SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP

)

Pokok Bahasan Hari/tanggal Waktu Penyaji Tempat

: Penyakit Gastritis : : : :

I. Tujuan Instruktusional a. Tujuan Instruktusional Umum Setelah mengikuti proses penyuluhan ini, siswa diharapkan mampu mencegah dan mengatasi gastritis b. Tujuan Instruktusioanal Khusus Setelah mengikuti proses penyuluhan, siswa diharapkan mampu: 1. Menyebutkan pengertian gastritis 2. Menyebutkan penyebab gastritis 3. Menyebutkan tanda dan gejala gastritis 4. Menyebutkan cara mencegah gastritis 5. Menyebutkan cara mengatasi gastritis

II. Materi Terlampir pada lampiran

III. Metode a. Ceramah b. Tanya jawab c. Demonstrasi

1

Menjelaskan pengertian gastritis 7. Kontrak waktu 4. Kegiatan Penyuluhan Tahap Kegitan PenKes Waktu (menit) Pembukaan 1. Menjelaskan pembelajaran Penyajian 5. Menyebutkan mencegah gastritis 10. Menjelaskan penyebab gastritis 8. Memberikan kesempatan 10 kepada menit  Memperhatikan  Menjawab  Bertanya  Memperhatikan cara  Memperhatikan cara  Memperhatikan  Memperhatikan  Memperhatikan  Memperhatikan  Menjawab tujuan 5 menit  Menjawab salam  Memperhatikan  Memperhatikan  Memperhatikan Kegitan Peserta peserta untuk bertanya 13. Memperkenalkan diri 3. Mengajukan pertanyaan kepada siswa pertanyaan 2 . Menjeskan tanda dan gejala gastritis 9. Mengucapkan salam 2. Menyebutkan mengatasi gastritis 11. Menanyakan pengertian gastritis 6. Menjawab peserta 14. Mendemonstrasikan cara merawat gastritis Penutup 12.IV.

Memberikan evaluasi 17.15. Media dan Alat a. Memberikan reward 16. Mengucapkan salam  Bertepuk tangan  Menjawab  Memperhatikan  Menjawab salam V. Absensi dan alat tulis 3 . Flipchart/lembar balik b. Membuat kesimpulan 18. Alat peraga c.

Gastritis akut erosive sangat bervariasi. 2000). Gaya hidup. Penyebab a. Pada kasus yang sangat berat. 2) Pada sebagian besar kasus. 2002). Pengertian Gastritis Gastritis adalah inflamasi dari mukosa lambung (Mansjoer. d. 2. makanan yang bersifat asam. Keluhan – keluhan itu misalnya nyeri timbul pada uluhati. 4 . Bakteri salmonela atau stafilokokus c. Gastritis merupakan suatu keadaan peradangan atau perdarahan mukosa lambung yang dapat bersifat akut. alkohol. pola makan tidak teratur dan diet yang tidak sehat. Tanda dan Gejala a. kronis. mulai dari yang sangat ringan asimtomatik sampai sangat berat yang dapat membawa kematian. misalnya obat-obat sakit kepala.MATERI PENYAKIT GASTRITIS 1. Perusak langsung: obat-obatan. difus atau local (Price. 1996). stres. b. gejala yang sangat mencolok adalah: 1) Hematemetis dan melena yang dapat berlangsung sangat hebat sampai terjadi renjatan karena kehilangan darah. gejalanya amat ringan bahkan asimtomatis. biasanya ringan dan tidak dapat ditunjuk dengan tepat lokasinya. obat-obat anti peradangan yang dikonsumi dalam waktu lama dan banyak. pedas dan bersantan serta minum kopi. Penyakit pada hati atau usus 3. rokok. Gastritis adalah suatu proses inflamasi pada lapisan mukosa dan submukosa sering akibat diet yang sembrono ( Smeltzer. Dapat disimpulkan bahwa gastritis adalah inflamasi pada lapisan mukosa dan submukosa lambung dan dapat dibuktikan dengan adanya infltrasi sel-sel radang.

4) Perdarahan saluran cerna sering merupakan satu. pucat. 2002).3) Kadang – kadang disertai dengan mual.satunya gejala.mual dan muntah. Tanda dan gejala: 5 . 5) Pada kasus yang amat ringan perdarahan bermanifestasi sebagai darah samar pada tinja dan secara fisis akan dijumpai tanda – tanda anemia defisiensi dengan etiologi yang tidak jelas. takikardia sampai gangguan kesadaran (Smeltzer. Kronis: Peradangan lapisan dalam lambung yang bersifat menahun. keringat dingin. b. 6) Pada pemeriksaan fisis biasanya tidak ditemukan kelainan kecuali mereka yang mengalami perdarahan yang hebat sehingga menimbulkan tanda dan gejala gangguan hemodinamik yang nyata seperti hipotensi. Akut: Peradangan lapisan dalam lambung yang bersifat akut lapisan dalam ini mengalami luka-luka. Gastritis kronis 1) Bervariasi dan tidak jelas 2) Perasaan penuh dan anoreksia 3) Distress epigastrik yang tidak nyata 4) Cepat kenyang (Smeltzer. 2002). Tanda dan gejala gastritis secara umum adalah sebagai berikut: a. Tanda Gejala: 1) 2) 3) 4) Nyeri ulu hati Bila ulu hati ditekan. akan terasa nyeri Mual dan ingin muntah Tidak nafsu makan b.

5. Makan teratur setiap 2-4 jam. sehingga dapat terhindari 6) Menghindari bau makanan yang menyengat sebelum jam makan 7) Menghindari banyak kegiatan menjelang waktu makan b. Cara Mencegah a. Cara Perawatan a. Muntah 1) Sediakan tempat muntah di dekat tempat tidur 6 . sambil relaksasi dan mendengar musik. Menyediakan makanan ringan. dan mengandung gas. d. c. Mual 1) Banyak minum yang segar atau makan agar-agar atau jeli 2) Hindari bau-bau yang menyengat 3) Makan buah yang tidak asam 4) Beristirahat c.1) Nyeri ulu hati dan bisa berkurang bila sudah ada makanan yang masuk 2) Nyeri bisa disertai mual dan muntah 3) Tidak selera makan dan badan kurus 4) Anemia 5) Tidak tahan makanan yang berbumbu atau mengandung banyak lemak 4. Mengurangi makan makanan yang merangsang lambung seperti makanan pedas. Mengurangi stress dengan mendekatkan diri pada Allah. b. 2) Beristirahat dengan berbaring. Nyeri ulu hati 1) Minum teh manis. susu yang hangat. asam. 3) Memberi kompres hangat pada bagian ulu hati 4) Minum obat yang telah diberikan dokter 5) Memperhatikan apa penyebab kambuh.

makanlah selagi ada selera. buat menarik 8) Lingkungan tempat makan bersih dan tenang 9) Menjelaskan pentingnya makan 10) Jangan makan makanan yang terlalu panas atau dingin Referensi: Mansjoer. Arif. Jakarta: Media Aesculapius. jangan berbaring 6) Makan dengan potongan kecil dan pelan saat menelannya 7) Menghindari minum banyak sebelum atau pada saat makan. asam dan gula 4) Minum menggunakan sedotan. minum satu jam setelah makan 8) Makan-makanan yang sudah hangat. biarkan duduk. sehingga banyak protein yang masuk 6) Jika perlu makanan dihaluskan. Tidak selera makan 1) Jaga kebersihan mulut.2) Menghindari pemandangan dan bau yang tidak menyenangkan 3) Menjaga kebersihan mulut 4) Menarik nafas terlebih dahulu sebelum menelan makanan 5) Setelah makan. membersihkan sebelum dan sesudah makan 2) Makanan kecil sebelum waktu makan.). sehingga tidak ada aromanya lagi 9) Memakai baju longgar dan banyak di udara terbuka 10) Boleh berbaring setelah 2 jam makan d. (2000). perbanyak frekuensi makan 3) Makan-makanan yang tidak banyak lemak. Kapita selekta kedokteran jilid 1(3rd ed. sehingga menarik 5) Memberi makanan yang sudah dicampur telur atau susu. sehingga mudah ditelan 7) Menyajikan makanan selagi hangat. 7 .

Patofisiologi: konsep. klinis. edisi 4. dan proses-proses penyakit. Jakarta: EGC Smeltzer. 2002. Wilson. & Lorraine M. Jakarta: EGC 8 . Suzanne C. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Edisi 8 Volume 2. Sylvia A.Price. (1996).