BAB II INDIVIDU DAN KELOMPOK

Miranda Diponegoro Z

Sebagai mahluk sosial, individu memiliki kebutuhan yang kuat untuk hidup bersama dalam kelompok dan melalui hidup berkelompok individu dapat mengembangkan kemanusiaannya.. Dengan demikian secara umum tidak ada individu yang tidak ingin hidup bersama orang lain. Individu yang ada di dalam kelompok, melakukan interaksi di antara mereka dan melalui interaksinya itu disepakati aturan-aturan atau norma-norma yang mengatur kehidupan berkelompok.

1.Tahap perkembangan kelompok
Saat kita berbicara tentang kelompok, kita tidak akan terlepas membahas mengenai bagaimana sebuah kelompok terbentuk dan berkembang. Menurut Tuckman (dalam Suzanne Janasz, Karen Dowd dan Beth Scheider, 2009) kelompok tumbuh dan berkembang melalui serangkaian tahapan, mulai dari tahap forming (pembentukan), strorming (goncangan), norming (pembentukan norma), performing (melakukan atau melaksanakan), adjourning (penangguhan). Setiap tahap memiliki karakteristik pembeda dan menyajikan tantangan khusus bagi anggota dan pemimpin kelompok. lihat gambar II.1.

Gambar: II.1. Tahap perkembangan Kelompok (Tuckman, 2009) 1.1 Tahap Pertama: Pembentukan (Forming) Umumnya kelompok dibentuk untuk menyelesaikan tugas tertentu. Pada tahap ini, awalnya anggota kelompok belum mengenal satu sama lain, dan bahkan jika mereka lakukan sesuatu,

muncul perasaan ketidakpastian karena anggota kelompok belum memiliki kesempatan untuk mengenal satu sama lain dan menetapkan tujuan kelompok. Pada tahap pembentukan, anggota kelompok akan terlibat dalam kegiatan, seperti mendefinisikan tugas awal, membahas bagaimana pembagian tugas, memahami ruang lingkup tuga, tujuan tugas, dan belajar tentang sumber daya (waktu, peralatan, personil) yang tersedia untuk kelompok bekerja menyelesaikan tugas. Pada tahap ini, beberapa anggota melakukan uji peran kepemimpinan, menemukan kesamaan kepribadian dan perbedaan, dan membuat beberapa pengungkapan awal, namun kemajuan relatif sedikit. Sebagai anggota atau pemimpin kelompok, peran anggota kelompok di tahap pertama adalah untuk mendorong kelompok untuk memantapkan misi dan tujuan, mengatur jadwal kerja, mengenal satu sama lain, dan menetapkan beberapa norma awal untuk bekerja sama. 1.2 Tahap Kedua: Goncangan (Storming) Pada tahap ini, di antara anggota kelompok timbul beberapa perbedaan seperti arah, kepemimpinan, gaya kerja dan pendekatan, dan persepsi tentang kualitas yang diharapkan dan produk akhir. Sama halnya dengan hubungan antar manusia lainnya, konflik tidak dapat dihindari. Saat konflik pertama di antara anggota kelompok muncul, beberapa atau semua anggota mulai merasa kurang antusias terhadap kelompok dan bahkan mungkin saja meragukan kelompok akan mencapai tujuannya secara bersama-sama. Pada tahap ini kemungkinan akan terjadi perebutan kepemimpinan ("cara saya adalah yang terbaik"), kekuatan ("jika Anda tidak setuju kami akan meninggalkan Anda di belakang"), dan peran ("yang ditunjuk kepala Anda?"). Di samping itu, muncul perasaan-perasaan tertentu seperti resistensi terhadap tugas atau pendekatan yang dilandasi oleh kebencian, perbedaan beban kerja, kemarahan tentang peran dan tanggung jawab, dan perubahan sikap terhadap kelompok atau anggota kelompok dan kekhawatiran. Biasanya dalam tahap goncangan, kelompok dalam kondisi konflik dan kacau, karena belum ditetapkannya cara untuk berkomunikasi tentang perbedaan-perbedaan ini. Pada tahap ini, peran anggota kelompok atau pemimpin adalah untuk menahan diri dari mengambil sisi, mendorong kelompok untuk mengembangkan saluran komunikasi, dan membantu anggota kelompok lain agar terpusat pada tugas dan bukan pada perbedaan pribadi. Selain itu juga mempromosikan lingkungan komunikasi yang terbuka untuk memastikan bahwa konflik yang tak terhindarkan adalah sehat , efektivitas komunikasi ditingkatkan, dan memiliki komitmen yang tinggi terhadap tugas kelompok. Perlu diingat

bahwa tingkat ketegangan yang tepat dapat memotivasi kelompok, akan tetapi tingkat ketegangan yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat mempengaruhi produktivitas kelompok. Sebuah kelompok yang tidak dapat belajar bagaimana menangani konflik tidak pernah dapat mencapai tujuannya. 1.3 Tahap Ketiga: Membangun Norma (Norming) Pada tahap ini, para anggota kelompok berusaha menetapkan dan mematuhi pola perilaku yang dapat diterima dan dalam bekerja sama mereka belajar untuk menggabungkan metode dan prosedur baru yang telah disepakati sebelumnya. Pada tahap membangun norma (norming), anggota kelompok merasa memiliki kemampuan baru untuk mengekspresikan kritik yang konstruktif, mereka merasa menjadi bagian dari sebuah kelompok kerja dan memiliki keyakinan bahwa segala sesuatu yang dikerjakan akan berhasil. Pada tahap ini, anggota berusaha untuk mencapai keselarasan dengan menghindari konflik yang tidak perlu, bertindak lebih ramah terhadap sesama anggota kelompok, saling percaya satu sama lain, dan mengembangkan rasa kesatuan kelompok ("bersama-sama, kita mampu memecahkan masalah ini"). Norma tidak harus sama untuk setiap keputusan atau kebijakan. Sebagai anggota atau pemimpin kelompok, berperan mendorong anggota kelompok untuk mengambil tanggung jawab lebih, bekerja sama menciptakan cara yang dapat diterima untuk memecahkan masalah, menetapkan tujuan yang menantang, dan mengambil tanggung jawab pribadi untuk keberhasilan kelompok. Peran utama ada pada pemimpin kelompok. Jangan mengharapkan orang lain untuk "melakukan seperti yang Anda katakan, tapi tidak seperti yang Anda lakukan." Jika Anda terlihat bertengkar dengan rekan-rekan dan diam-diam merencanakan langkah politik, anggota kelompok cenderung meniru perilaku normatif dan ada kemungkinan mundur ke tahap goncangan. 1.4 Tahap Keempat: Melakukan atau Melaksanakan (Performing) Pada tahap Melakukan atau Melaksanakan (Performing), status keanggotaan anggota kelompok sudah stabil, tugas sudah jelas, dan perhatian anggota kelompok lebih pada ganjaran. Anggota kelompok sangat termotivasi untuk menyelesaikan tugas mereka dan pusat perhatian lebih pada tujuan kelompok daripada kepentingan individu. Melalui bekerja bersama-sama, anggota kelompok telah mengembangkan wawasan ke dalam kekuatan dan kelemahan satu sama lain, merasa puas dengan kemajuan kelompok, dan percaya kelompok akan berhasil mencapai atau bahkan melebihi tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya. Pada tahap ini, anggota terlibat dalam perubahan diri yang konstruktif demi kebaikan kelompok;

kemampuan antisipasi. mengevaluasi proses mereka dan melakukan upaya komunikasi untuk memastikan mereka untuk menjaga alur kerja dan bekerja seproduktif mungkin. peranan pada tahap akhir ini adalah mendorong anggota kelompok untuk mendiskusikan proyek atau tugas. dengan membahas pelajaran yang dapat diperoleh dari hasil pekerjaan mereka dan menyampaikan kepada kelompok baru cara pemecahan masalah apabila berhadapan dengan masalah yang serupa. atau manfaat lainnya (seperti mengajak kelompok untuk makan siang di luar kampus). keterikatan antar anggota kelompok juga berkembang. Beberapa kelompok mungkin mendapatkan anggota baru atau menerima tujuan baru. Tugas pada tahap ini adalah untuk mengendurkan ikatan kelompok untuk kemudian menindaklanjuti tugastugasnya. dan upaya. kerja keras. mencegah. Peran anggota dan pemimpin kelompok pada tahap ini adalah untuk mendorong anggota untuk memberikan dukungan dan berfungsi sebagai sumber daya satu sama lain. dan sebagai hasilnya. anggota kelompok dapat memilih untuk berdiskusi di taman atau kantin. Pekerjaan mungkin tetap berlangsung terus dengan tujuan baru sekalipun proyek tertentu selesai. berarti membantu untuk melanjutkan momentum dan membangun motivasi. dan memandu agar tetap sukses. Pada tahap Penangguhan. Tahap ini juga bermanfaat sebagai upaya mengakui kelompok. kelompok dapat bubar secara permanen atau beristirahat sementara. anggota akan merasa kecewa jika pengalaman itu positif. . atau bekerja melalui masalah-masalah kelompok dikembangkan. 1. bukan menangguhkan. Dalam hal ini. Dengan memberikan dorongan dan mengakui prestasi. Hal ini dapat dilakukan dalam bentuk pengakuan publik (uraian atas prestasi kelompok dalam newsletter bulanan).kemampuan berkomunikasi dan memberikan umpan balik satu sama lain ditingkatkan. atau rasa terima kasih jika pengalaman itu negatif. Anggota dan pemimpin kelompok juga berperan agar kelompok melanjutkan kemajuan yang sudah dicapai dan mempertahankan kohesi dan moral. hadiah (imbalan organisasi berupa persentase dari pendapatan tabungan diwujudkan sebagai hasil dari kerja kelompok). pekerjaan yang sedang berlangsung mungkin tidak secara fisik berhenti bekerja atau istirahat. Sebagai anggota atau pemimpin kelompok. Tentu saja.5 Tahap kelima: Penangguhan (Adjourning) Setelah berhasil menyelesaikan tugas atau tujuan.

Dalam beberapa kasus ekstrim. Sebagai contoh. Bila di . kelompok akan mengalami disfungsi dan akan memerlukan intervensi dari luar untuk menyelesaikan tugasnya. kelompok juga memiliki siklus perkembangan. akan memakan waktu lebih lama untuk mencapai tahap penetapan norma (norming). Apabila kelompok persahabatan memiliki nilai dan norma yang searah dengan tujuan kelompok formal. atau perusahaan biasanya ia mulai menjalin hubungan persahabatan dengan anggota lain dalam organisasi formal tersebut sehingga tampak dalam organisasi formal akan terbentuk kelompok informal. di mana anggota kelompok belum saling mengenal dengan baik. Kelompok informal ialah: kelompok yang tidak mempunyai struktur dan organisasi tertentu. Hal yang menarik perhatian banyak ilmuan sosial ialah adanya kaitan antara kelompok formal dan kelompok informal. 2. belajar bersama untuk mendapatkan nilai A. Tidak semua kelompok berkembang melalui semua tahap. Memahami ini sebelumnya dapat membantu anggota dan pemimpin kelompok mengembangkan strategi untuk membantu kelompoknya berkembang menjadi sebuah kelompok efektif pada setiap langkah dari perjalanannya. Dalam hal ini ada kemungkinan anggota kelompok akan menderita karena ketidakmampuan untuk berfungsi secara kohesif. Sebuah kelompok terjebak dalam tahap goncangan tetapi menghadapi tenggat waktu dekat harus terus melakukan. karena dibutuhkan waktu untuk saling mengenal dengan baik hingga terbentuk kelompok kerja yang efektif. berbeda atau bertentangan dengan nilai dan aturan yang berlaku dalam organisasi formal. Gejala yang telah di amati para ilmuan sosial ialah bahwa dalam organisasi formal sering terbentuk kelompok informal yang nilai dan normanya dapat searah. Dalam kasus lain.Kelompok Formal dan Kelompok Informal Kelompok formal ialah: kelompok yang mempunyai struktur organisasi dan peraturan yang tegas dan dengan sengaja diciptakan oleh anggotanya untuk mengatur hubungan diantara anggotanya. Setelah seseorang menjadi anggota organisasi formal seperti sekolah. Beberapa orang mungkin terjebak dalam salah satu tahapan dan bubar sebelum maju ke tahap berikutnya tampil di tingkat lebih rendah daripada apa yang mungkin.universitas. dan beberapa berkembang melalui langkah yang berbeda.Adalah sehat bagi kelompok-kelompok untuk bergerak melalui beberapa atau semua tahap ini karena mereka berkembang menjadi sebuah kelompok kerja. Sebagaimana halnya dengan hubungan. tujuan belajar akan mendukung tujuan perguruan tinggi sebagai kelompok/organisasi formal. jika anggota kelompok yang sudah saling kenal sebelumnya dan memiliki nilai-nilai dan tujuan yang sama-serta ketat tenggat waktu. mereka mungkin dapat bergerak segera ke tahap penetapan norma (norming).

Tipe kelompok berdasarkan efektivitasnya Berdasarkan efektivitasnya. sebenarnya mereka saling bersaing. dan harus saling menghalangi kinerja satu sama lain. Sumber: ________________________ 3. tradisional (traditional groups). mulai dari yang kinerjanya tertinggi sampai yang paling rendah. Akibatnya individu jadi lebih produktif bila bekerja sendiri dan hasil kerja kelompok jadi lebih buruk daripada bila mereka bekerja sendiri-sendiri. seperti melakukan pelangaran disiplin dalam melengkapi daftar hadir.kalangan siswa dan mahasiswa tujuan kesetiakawanan bertentangan dengan aturan organisasi. Johnson dan Johnson (2006) membedakan empat macam kelompok yaitu kelompok pseudo (pseudogroups). tentunya akan mempersulit tercapainya tujuan institusi pendidikan sebagai organisasi formal.1 Kelompok Pseudo Kelompok pseudo adalah kelompok yang anggotanya mendapat tugas untuk bekerja bersama namun sebenarnya tidak berminat untuk melaksanakannya. Kelompok macam ini tidak akan mencapai kematangan karena anggotanya tidak berminat dan tidak komit akan masa depan kelompoknya. Mereka menganggap satu sama lain sebagai saingan yang harus dikalahkan atau dihambat. efektif (effective groups) dan kinerja tinggi (high-performance groups). berusaha menyesatkan dan membuat yang lain bingung. Contoh dari Kelompok Pseudo adalah . mereka saling menyembunyikan informasi. 3. Mereka percaya bahwa mereka akan dievaluasi dalam peringkat. Walaupun anggota kelompok saling berbicara. tidak percaya satu dengan yang lain.

3. memiliki keterampilan berkelompok.2Kelompok Tradisional Kelompok Tradisional adalah kelompok yang anggotanya mendapat tugas untuk bekerja sama dan bisa menerima bahwa mereka harus bekerja sama. Anggota kelompok bertanggung jawab atas pekerjaannya masing-masing tapi bukan sebagai tim. Beberapa karakteristik dari Kelompok Efektif adalah saling ketergantungan yang positif (positive interdependence). dan kerjasama yang efektif. kelompok yang efektif ini menampilkan proses pengambilan keputusan yang memungkinkan setiap anggota kelompok untuk saling mempertanyakan informasi dan penalarannya dan mengatasi konflik secara konstruktif. Kelompok Efektif adalah kelompok yang anggota-anggotanya komit untuk memaksimalkan keberhasilan dirinya maupun keberhasilan anggota-anggota yang lain. Beberapa anggota kelompok akan bermalas-malasan dan berusaha nèbèng pada anggota yang lebih serius. Anggota yang lebih serius akan merasa dieksploitasi lalu akan mengurangi kerjanya. bukan sebagai anggota kelompok.kelompok para salesman yang anggotanya saling bersaing untuk jadi salesman terbaik dan melakukan penjualan terbanyak. . Tugas-tugas sangat terstruktur sehingga kecil sekali kerjasama yang dituntut. Akibatnya adalah. membantu keberhasilan satu sama lain. Kelompok Tradisionasl banyak ditemui pada kelas-kelas dimana kelompok ditetapkan oleh guru atau dosennya. 3. namun hasil kerja anggota yang lebih serius akan lebih baik hasilnya kalau bekerja sendiri dibandingkan bila mereka bekerja dalam kelompok. Anggota kelompok berinteraksi terutama untuk menjelaskan bagaimana pekerjaan harus dilakukan. komunikasi-dua-arah.3Kelompok Efektif Kelompok Efektif bukan sekedar jumlah dari bagian-bagiannya. Anggota Kelompok Efektif saling mengandalkan tanggungjawab satu sama lain dalam menjalankan bagian tugasnya.bagi beberapa anggota hasil kerjasama itu akan lebih baik dari pada bila mereka bekerja sendirisendiri. yang menyatukan para anggota kelompok untuk mencapai sasaran operasional yang jelas. Sebagai tambahan. dan kekuasaan berdasarkan keahlian. kepemimpinan didistribusikan (mimpin secara bergantian). Anggota kelompok percaya bahwa mereka akan dinilai sebagai individu. Mereka berusaha mendapatkan informasi dari yang lain tapi tidak bermotivasi untuk membagi informasi pada anggota yang lain yang lain.

Peran pribadi persepsi dalam hubungan antar Persepsi adalah sebuah proses mengorganisasi dan menginterpretasikan informasi sehingga menjadi berarti (King. respek satu sama lain. . 4. mereka sangat peduli pada anggota-anggota timnya. misalnya menarik atau tidak. Selalu siap untuk membantu siapa saja yang membutuhkan bantuan. Karakteristik dari individu yang mempersepsi (perceiver) seperti sikap. minat. namun persepsinya sangat penting karena perilaku individu biasanya didasari oleh persepsinya. Situasi adalah konteks dari lingkungan sekitar yang mempengaruhi persepsi. maka anak tersebut akan berpendapat. bersikap maupun memilih tindakan sesuai dengan persepsinya itu . yang membentuk dan kadang mendistorsi persepsi. Ada banyak faktor yang mempengaruhi persepsi. Faktor-faktor tersebut adalah sebagai berikut: 1. ia dianak tirikan. Kelompok ini memiliki tingkat komitmen yang lebih tinggi. motif. tapi bila salah seorang anaknya merasa tidak diperlakukan secara adil. bedanya dari kelompok efektif adalah pada tingkat komitmen anggota-anggotanya satu sama lain maupun komitmen pada keberhasilan kelompok. pengalaman masa lalu serta ekspektasinya. termasuk pada pengembangan pribadi setiap anggota kelompok.3. individu mengorganisasi dan menginterpretasikan apa yang ditangkap oleh inderanya. tidak hanya kepercayaan. menjadi Kelompok Kinerja Tinggi.4Kelompok Kinerja-Tinggi Kelompok Kinerja-Tinggi memenuhi seluruh kriteria dari kelompok yang efektif. suara. walaupun seorang seorang ibu telah berlaku adil. Misalnya 2. Persepsi bisa tidak sesuai dari realitas. Sayangnya jarang sekali ada kelompok yang mencvapai tingkat perkembangan ini. 3. gerakan. Contohnya. bukan oleh realitas itu sendiri. Dengan demikian dalam mempersepsi. 2011). Karakteristik dari target. ukuran dan lain sebagainya.

Gambar apakah ini? Apakah yang pertama anda lihat adalah gambar seorang gadis atau seorang nenek? Apakah Anda dapat melihat baik gambar Sebuash gadis maupun untuk gambar melihat nenek? kedua pedoman duanya. Setreotipi – menilai seseorang atau kelompok berdasarkan penilaian umum. karakteristik atau keterbatasannya sendiri pada orang lain. 4. maka persepsi juga akan mempengaruhi bagaimana orang berkomunikasi satu sama lainnya. cara ini bisa menyesatkan. mempelajari jalan pintas bisa membantu dalam mengenali saat terjadi dan menghindari distorsi dalam persepsi. Seperti menggunakan filter. 2. dan sikapnya namun membusang bagian informasi yang dirasakan mengancam atau dianggap tidak relevan. latar belakang. pengalaman. Bagaimana? Berhasilkah Anda melihat dua figure dari individu atau apa yang lebih familiar baginya. Persepsi yang selektif – individu menginterpretasi apa yang dilihatnya secara selektif berdasarkan minat. anak bungsu manja. Misalnya menilai seseorang yang kelihatannya perlente sebagai intelek atau terpelajar. Karena persepsi sangat mempengaruhi keyakinan individu akan apa yang dihadapinya. Oleh karena itu. menyaring hanya apa yang sesuai dengan harapannya. sebagai patokan bisa dilihat dagu sang gadis adalah hidung sang nenek. orang Jawa halus. Walaupun seringkali jalan pintas membantu mempercepat individu menyimpulkan apa yang dipersepsi. Orang yang curang atau berbohong bisa berasumsi semua orang juga curang dan berbohong. orang tua kolot. Dalam menilai orang lain seringkali kita menggunakan jalan pintas. Proyeksi – mengatribusikan sikap.Perhatikan gambar di sebelah ini. tersebut? Biasanya apa yang pertamakali terlihat tergantung pada minat . 3. Jalan pintas yang sering diambil ini adalah sebagai berikut: 1. Halo Effect – perasaan positif mengenai sebuah karakteristik pada individu mempengaruhi penilaiannya mengenai karakteristik yang lain.

Untuk itu individuindividu saling mengirim dan menerima pesan yang bermakna dari satu sama lain. 2011): a. Titsworth.1 Pentingnya komunikasi Mempelajari komunikasi sangat penting karena komunikasi merupakan pusat kehidupan kita sebagai manusia. dan Harter. Terlepas dari kepentingan dan tujuannya. dalam Pearson. kita belajar tentang diri kita sendiri. dan Harter. 2011). Mempelajari komunikasi dapat meningkatkan cara kita memandang diri sendiri. konsep diri. Komunikasi memainkan peran utama dalam hampir setiap aspek kehidupan. 2000. Komunikasi yang efektif dapat membantu kita memecahkan masalah dalam kehidupan profesional kita dan meningkatkan hubungan dalam kehidupan pribadi kita. Belajar bagaimana berkomunikasi sama pentingnya dengan belajar tentang komunikasi. dan self-efficacy mungkin tidak melihat diri mereka secara akurat atau mungkin tidak menyadari pengembangan dirinya. Seperti kita terlibat dalam pikiran (komunikasi intrapersonal) dan dalam interaksi dengan orang lain yang signifikan (komunikasi interpersonal). Mempelajari komunikasi secara komprehensif memberikan setidaknya tujuh keuntungan (Pearson. Kita tidak dapat menghindari komunikasi. kemampuan untuk berkomunikasi secara efektif akan meningkatkan dan memperkaya hidup kita. Orang yang naif tentang proses komunikasi dan pengembangan kesadaran diri. Sebagian dari pengetahuan kita berasal dari pengalaman komunikasi. dan Harter. Nelson. Obsborn. Komunikasi adalah "penting untuk perkembangan seluruh pribadi" (Morreale. & Pearson. 2011).5. Titsworth. dan kita akan terlibat dalam komunikasi hampir setiap menit setiap hari dalam hidup kita. Nelson. Komunikasi ada di mana-mana. individu harus berhubungan satu sama lainnya.Peran Komunikasi Dalam Hubungan Antar pribadi Sebagai mahluk sosial. Titsworth. 5. Para ahli komunikasi percaya bahwa komunikasi yang buruk adalah akar dari banyak masalah dan bahwa komunikasi yang efektif adalah salah satu solusi untuk masalah ini (Pearson. Nelson. Mengetahui bagaimana .

keakraban. b. dalam arti membolehkan seseorang untuk mengalihkan diri. dan hubungan timbal balik (Pearson. 2011). merasa nyaman dengan persepsi orang lain terhadap diri mereka. Nelson. Belajar keterampilan komunikasi dapat meningkatkan cara kita memandang diri sendiri dengan cara kedua. daya nalarnya dengan orang lain. kebutuhan untuk melarikan diri. keberhasilan kita dalam berinteraksi dengan orang lain dalam situasi sosial dan prestasi kita dalam pengaturan profesional akan menimbulkan perasaan yang lebih positif tentang diri kita sendiri. c. Melalui hubungan antar manusia terpenuhi berbagai kebutuhan dasar manusia. dan Harter. kebutuhan akan kesenangan. Dalam hubungan ini kita belajar tentang kepercayaan. Mempelajari komunikasi dapat meningkatkan pengetahuan tentang hubungan antar manusia. mereka merasa percaya diri tentang diri sendiri. kebutuhan inklusi. dan menggunakan bahasa secara tepat (Ford & Wolvin. Hubungan antar manusia melayani berbagai fungsi. dalam arti berbagi kebahagiaan dan menyenangkan). di tempat kerja. Titsworth. hubungan keluarga. 2011). antara lain: kebutuhan akan kasih sayang. dalam arti seseorang dapat mengalami perasaan bahwa kita saling memiliki dan mampu menunjukkan perasaan terhadap orang lain sesuai dengan pesan yang mereka miliki. Nelson. dan hubungan masyarakat. Dalam sebuah penelitian berdasarkan tanggapan dari 344 mahasiswa di sebuah universitas publik yang besar. Kebanyakan orang menghargai hubungan antar manusia dan menemukan kenyamanan dalam persahabatan. Ketika kita belajar bagaimana melakukan komunikasi secara efektif dalam berbagai situasi dari hubungan interpersonal rasa percaya diri kita akan meningkat. Belajar komunikasi termasuk belajar tentang bagaimana orang berhubungan satu sama lain dan tentang apa jenis komunikasi yang sesuai untuk situasi tertentu. dalam arti seseorang dapat menerima dan memberikan kehangatan dan keramahan. mahasiswa yang telah mengikuti pelatihan komunikasi dirasakan kompetensi komunikasi mereka menjadi lebih besar dalam kelas.komunikasi mempengaruhi persepsi-diri dapat menyebabkan kesadaran yang lebih besar dan penghargaan diri (Pearson. dan dalam pengaturan sosial. Paling dramatis adalah perbaikan persepsi. dan Harter. Singkatnya. 1993). dan kebutuhan akan kontrol. Titsworth. .

Pastinya orang-orang tidak dapat dipertukarkan satu sama lain. antar pengajar. Kita juga belajar bahwa peran kita dalam interaksi dengan orang lain dapat membantu atau berbahaya. Hubungan antar manusia kompleks. Kita juga belajar bahwa diantara mereka ada yang mungkin didekati atau sangat formal. Keluarga. dan antara pengajar dan mahasiswa masing-masing memiliki andil yang besar dalam membangun pola hubungan yang akan terbentuk. antar mahasiswa. cerita yang disampaikan oleh anggota keluarga mungkin saja akan membentuk pola hubungan yang sangat negatif sebagai orang menipu orang lain dengan informasi yang memungkinkan mereka untuk menutupi tindakan kriminal seperti penggunaan narkoba. Pola hubungan yang terjadi mungkin positif apabila sebagai anggota keluarga menekankan perasaan mereka rasa memiliki dan identitas mereka sebagai anggota keluarga. Kita belajar bahwa mereka dapat menerima atau meremehkan kita. Melalui komunikasi dapat berbagi informasi pribadi yang membangun kepercayaan dan raport. Melalui studi komunikasi. Sementara beberapa hubungan meningkatkan dukungan sosial. yang lain penuh dengan penipuan dan konflik. Kita belajar bahwa setiap orang dalam hubungan antar manusia ikut membangun realitas hubungan yang terjadi. misalnya. atau pembunuhan. ketika melakukan perjalanan keberbagai tempat. Di lain pihak.dalam arti memberikan kebebasan untuk mengelola kehidupannya sendiri dan mempengaruhi orang lain) (Rubin. petunjuk verbal dan nonverbal . bahwa orang lain dalam hubungan yang sangat berbeda satu sama lain. Tentunya demikian pula hubungan antar manusia yang terjadi didunia kampus. adanya kesempatan suka bercerita pengalaman mereka yang buruk ketika berlibur. Hubungan antar manusia tidak bersifat netral. 1988). atau ketika beberapa kejadian khusus yang positif atau negatif terjadi. Informasi pribadi yang sama dapat digunakan untuk menghina atau mempermalukan orang lain. akan memperjelas variabel yang terlibat dalam hubungan antar manusia. pertama. pelecehan anak. Dengan adanya kesempatan saling bercerita akan membangun pola hubungan tertentu. Kita belajar bahwa mereka dapat berperilaku seolah-olah mereka lebih unggul atau lebih rendah dari kita. & Barbato. Kita belajar tentang kompleksitas hubungan antar manusia sebagai juga kita mempelajari komunikasi. Perse. Kita belajar.

d. Orang yang memiliki keterampilan komunikasi juga mengalami kepuasan relasional lebih besar (Egeci & Gencoz. pemecahan masalah. Koneksi berlaku dalam konteks kesehatan (Dutta-Bergman. Hubungan antara keterampilan komunikasi dan kepuasan hidup yang kuat. lebih mungkin untuk melaporkan kepuasan hubungan yang lebih besar daripada mereka yang tidak menerima pendidikan tersebut (Ireland. dan melalui media massa.Mempelajari komunikasi dapat membantu kita menggunakan kebebasan konstitusional karena kita memahami bagaimana berkomunikasi secara efektif. tetapi juga melibatkan kemampuan untuk menelaah secara kritis pesan yang disampaikan orang lain. 1999) e. resolusi konflik. namun kebebasan berbicara adalah penting untuk suatu bentuk pemerintahan yang demokratis. dan berbicara di depan orang banyak. (Allen. 2006). Dengan demikian dengan pemahaman tentang proses komunikasi akan jauh lebih siap untuk terlibat dalam hubungan antar manusia. Hunt. 2003). Mempelajari komunikasi dapat mengajarkan seseorang akan pentingnya keterampilan hidup. Mempelajari komunikasi berarti pula belajar keterampilan penting lainnya yang akan digunakan dalam menjalankan kehidupannya. termasuk situasi di mana anggota keluarga yang mengalami penyakit yang mengancam jiwa (Manne dkk. Beberapa negara memiliki hak untuk mengajak warganya untuk menyampaikan pendapat dan ide-ide mereka. Menjadi warga negara berlatih dalam suatu masyarakat demokratis berarti mengetahui tentang isu-isu saat ini dan mampu berbicara tentang mereka dalam percakapan. Sanders. melek media. dan Louden. Pemahaman kita tentang komunikasi membentuk kehidupan politik kita pula. 2006). pengambilan keputusan. orang-orang di lokasi terpencil serta . Berkowitz. presentasi. 2005). pengaruh waktu. Jika kitamenerima pendidikan dalam keterampilan komunikasi. Hari ini orang lebih banyak memiliki kesempatan untuk menerima informasi daripada sebelumnya. Melalui media massa. seperti berpikir kritis.yang diberikan. & Markie-Dodds. sifat hubungan. Komunikasi massa dan teknologi komunikasi secara tajam telah mengubah proses politik. dan tujuan manusianya. membangun tim.

berbunyi. 1994: Peterson. menganalisisargumen. 1994. ilmu informasi. 1990. 2) Berikutnya lisan. Titsworth. Sebuah iklan lowongan pekerjaan di koran akan memberikan pemahaman langsung tentang pentingnya meningkatkan pengetahuan dan praktek komunikasi. 1997. LaBar . baik secara tertulis dan . Titsworth. Banyak profesi yang keberhasilannya ditentukan oleh keterampilan komunikasi. Namun juga memiliki beban tambahan agar memiliki pemahaman tentang media dan teknologi informasi lainnya. Messmer. dan penjualan semua ditulis tentang pentingnya kemampuan komunikasi lisan (Hanzevack & McKean. Glen. mensintesis sejumlah besar informasi. Simkin. "Anda harus kreatif. 1996. Masalah mendesak dapat perhatian segera. 1996. Dengan menguasai keterampilan komunikasi." 3) Sebuah iklan untuk spesialis trainer hendaknya memiliki " keterampilan presentasi yang baik. ingin tahu. Horton & Brown. Nelson. 1992 dalam Pearson. Masa depan masyarakat kita tergantung pada penguasaan tersebut. Sebagai orang yang berpendidikan dalam komunikasi. 2006. dan kritis mengkonsumsi informasi dari berbagai sumber. keterampilan komunikasi verbal dan tertulis. dan Harter. mampu melakukan komunikasi dengan baik dan inovator" membaca satu iklan untuk seorang manajer pemasaran. Profesional di bidang-bidang seperti akuntansi. 1997: Ugbah & Evuleocha. 1997. dan Harter. humas. dalam Pearson. 2011). Di bawah ini akan ditunjukkan beberapa iklan lowongan kerja dari koran atau internet seperti ini: 1) "Kami membutuhkan orang yang berorientasi pada hasil. memiliki kesempatan untuk menjadi anggota yang berfungsi penuh dari masyarakat demokratis. teknik. kita akan lebih mudah mendapatkan pekerjaan yang lebih diinginkan (Bardwell. profesional di bidang industri komputer (Coopersmith. perbankan. dan seorang komunikator yang baik. Mempelajari komunikasi dapat membantu kita sukses secara profesional. Nelson. 1996. 2006).informasi seperti ini di pusat-pusat kota besar. Mempelajari komunikasi akan membantu kita belajar bagaimana berbicara secara efektif. Cockrum. Ridley. konseling. dan kemampuan untuk berinteraksi dengan semua tingkat dalam organisasi”. satu untuk seorang analis pemasaran. f. audit. higiene industri. Akhirakhir ini. 1991. 2011). secara profesional berpengalaman. Nisberg.

secara umum. Komunikasi adalah konsep yang tidak mudah untuk . Dalam survei lain. 1998. pertanian dan peternakan (Harper. Salah satu survei menunjukkan bahwa personil manajer yang efektif diidentifikasi berbicara dan mendengarkan sebagai faktor paling penting dalam mempekerjakan orang (Curtis. Eksekutif bisnis mencatat pentingnya kompetensi komunikasi (Argenti & Forman. kemungkinan besar bahwa sekitar satu dari setiap lima orang yang datang ke konter akan berbicara dengan bahasa Inggris sebagai bahasa kedua. 1996). Belajar bagaimana komunikasi di dunia sekarang ini. dan kebidanan (Nicholls & Webb. g. keterampilan komunikasi adalah salah satu prioritas utama bagi pekerja. 2006). pengusaha mengidentifikasi keterampilan yang paling penting bagi lulusan perguruan tinggi memiliki kemampuan komunikasi lisan. Ketika kita berjalan-jalan di mal. selanjutnya perlu dipelajari secara tepat pengertian tentang komunikasi. dan kemampuan analitis (Collins & Oberman. pergi ke bioskop. Titsworth. Dengan mempelajari komunikasi. memerlukan pemahaman tentang komunikasi dan budaya dan bagaimana dua konsep terkait. 2006). personil pewawancara mencatat bahwa keterampilan komunikasi lisan. apakah bahasa Inggris adalah bahasa pertama atau tidak. tetapi sepanjang rentang kehidupan kerja. 5. keterampilan wawancara Anda akan ditingkatkan. 2006). atau bekerja di pekerjaan Anda. Menurut banyak ahli yang dikutip oleh Pearson.2 Pengertian komunikasi Setelah memahami tentang pentingnya komunikasi. kemampuan interpersonal. secara signifikan mempengaruhi keputusan diterima atau tidaknya seorang calon karyawan (Peterson. Keterampilan komunikasi penting tidak hanya di awal karir Anda. Lebih lanjut. 1997). Nelson. Reinsch & Shelby. 1994). uang deposito di bank.genetika dan ilmu pengetahuan (Bubela. Winsor. Akhirnya. pendidikan (Lavin Colky & Young. kerjasama. 2006) telah menekankan pentingnya keterampilan komunikasi bagi karyawannyal. dan Harter (2011) salah satu satu yang perlu diperhatikan dalam kaitannya dengan keterampilan komunikasi yaitu dalam kontak pertama dengan orang lain. Mempelajari komunikasi dapat membantu Anda mengendalikan dunia yang semakin beragam. 1989). Dauphinais (1997) mengamati bahwa kemampuan komunikasi dapat meningkatkan mobilitas dalam karir seseorang. & Stephens. Berbagai karir ini menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi yang penting di seluruh jajarannya.

Titsworth. akhir. David Berlo. Dengan kata lain. dan Harter (2011). kode. berkelanjutan. umpan balik.3 Komponen Komunikasi Bagaimana komunikasi dalam tindakan benar-benar bekerja ditentukan oleh komponen yang ada. . sebuah proses yang dimulai sebelum kata-kata mulai dan berakhir lama setelah akhir kata. dan Harter. Nelson. Jika kita menerima konsep proses. pertukaran. 5. atau satu set perilaku-bukan produk yang tidak berubah. Kemungkinan lain. seorang pionir dalam bidang komunikasi. Komponen komunikasi terdiri atas orang-orang. berarti komunikasi sebagai proses tidak memiliki awal.sampai pada definisi yang tepat dan memuaskan untuk sebagian besar dari mereka yang menganggap dirinya ahli komunikasi. dan kebisingan (Pearson. yang berarti "untuk membuat umum" atau "untuk berbagi". Namun sebagian besar ahli memiliki pandangan yang sama. dan Harter (2011). bahwa pertemuan singkat ini tidak berakhir ketika ketiga mahasiswa itu pergi dengan cara mereka. bahwa komunikasi adalah begitu dalam berakar pada perilaku manusia dan struktur masyarakat yang sulit untuk memikirkan kegiatan sosial atau perilaku yang tidak ada komunikasi. Komunikasi dianggap suatu proses karena kegiatan. sebuah kejadian tidak dapat menangkap semua yang terjadi selama komunikasi. Ketika kita label sesuatu sebagai suatu proses. 2011). saluran. melainkan bahwa mereka berpikir tentang konservasi mereka di kemudian hari atau yang mengarah ke pertemuan lain akhir minggu ini. komunikasi dapat didefinisikan sebagai proses menggunakan pesan untuk menghasilkan makna. karena mereka semua tampaknya memiliki pemahaman umum apa yang dikatakan. mungkin memberikan pernyataan paling jelas tentang komunikasi sebagai suatu proses. Komunikasi berasal dari kata Latin communicare. Ada kemungkinan mereka berbagi pengalaman yang sama membentuk persepsi mereka. pesan. Gambaran tiga orang mahasiswa yang sedang melakukan pertemuan di selasar antara kelas dan saling berbicara dengan bertukar beberapa kalimat. Titsworth. kita melihat peristiwa dan hubungan yang dinamis. terus menerus. Ada kemungkinan hubungan mereka dimulai sebelum pertemuan ini. urutan tetap kejadian. 1960. terus berubah. Titsworth. dalam Pearson. encoding dan decoding. Sedangkan menurut Pearson. Kejadian ini tidak dimulai dan berakhir dengan kata-kata pertama dan kalimat terakhir yang diutarakan ketiga mahasiswa tersebut walaupun mereka semua berhenti untuk saling berbicara satu sama lain. Nelson. Nelson.

Karakteristik individu. dan kode nonverbal lainnya. baik sebagai sumber dan penerima pesan. usia. nada suara. penerima menanggapi pesan-pesan yang disampaikan sumber atau pengirim dengan memberikan umpan balik sehingga sumber mengetahui pesan diterima sebagaimana dimaksud. Pesan adalah isi dari interaksi. e. dengan melakukan perjalanan melalui media. ekspresi wajah. kontak fisik. atau diam. pikiran. atau saluran. seperti perilaku gelisah dan bingung terlihat dari mahasiswa di ruang kuliah.a. Sebagai sumber yang menyampaikan pesan. Idealnya. gerakan tubuh. b. gelombang suara. gerakan. Saluran atau Media Saluran atau Media adalah sarana penyampaian pesan dari sumber ke penerima pesan. nilai. Pesan Pesan adalah bentuk verbal dan non verbal ide. Bahkan tidak ada tanggapan. Airwaves dan kabel adalah dua dari berbagai saluran melalui mana kita menerima pesan televisi. pengiriman pesan melalui saluran gelombang suara dan gelombang cahaya yang memungkinkan penerima untuk melihat dan mendengar apa yang disampaikan sumber. Umpan balik adalah bagian dari setiap situasi komunikasi. termasuk ras. Ada pesan yang relatif pendek dan mudah untuk dipahami atau panjang dan rumit. dari satu orang ke orang lain. dan penerima adalah sasaran pesan. jika ada) perjalanan melalui cahaya dan gelombang suara. Orang Orang-orang yang terlibat dalam proses komunikasi memiliki dua peran. budaya. jenis kelamin. mempengaruhi cara orang mengirim dan menerima pesan. atau perasaan bahwa satu orang (sumber) ingin berkomunikasi dengan orang lain atau sekelompok orang (penerima). Misalkan pada waktu mahasiswa ingin mencari kamar kecil yang belum pernah tahu sebelumnya. Airwaves. d. serat kaca. c. adalah umpan balik. Komputer gambar (dan suara. Dalam komunikasi orang ke orang. dan kabel semua saluran komunikasi. Kode . kabel tembaga twinted. Umpan balik Umpan balik adalah respon penerima baik verbal dan nonverbal untuk pesan yang disampaikan sumber. Pesan berisi simbol-simbol yang digunakan untuk berkomunikasi yang dapat berupa ide-ide. dan sikap. Sebuah pesan bergerak dari satu tempat ke tempat lain. Pesan radio bergerak melalui gelombang suara.

pikiran. Menempatkan visi ini menjadi kata-kata dan memberitahu kepada kekasih tersebutlah yang disebut sebagai encoding. kebisingan adalah setiap gangguan pada proses encoding dan decoding yang mengurangi kejelasan pesan. seperti sepotong makanan di antara gigi depan seseorang. psikologis. Misalnya. kekasih kita akan membayangkan seperti apa baju yang akan kita hadiahkan. encoding dan decoding sangat penting dalam berbagi pikiran. Kode nonverbal terdiri dari semua simbol yang bukan kata-kata. dan suara selain katakata. seperti seseorang berdiri terlalu dekat untuk kenyamanan. Tapi baju apa konkritnya yang akan hadiahkan belum tentu sesuai dengan apa yang dibayangkan oleh kekasih kita. dan kalimat menjadi "simbol" yang digunakan untuk membangun gambaran. seperti suara keras.Sebuah kode adalah susunan sistematis simbol yang digunakan untuk membuat makna dalam pikiran orang lain atau orang-orang. Kebisingan dapat berupa mental. Kita mencoba memvisualisasikan baju dengana warna hitam. dan berupa celana panjang yang disukai oleh kekasih kita itu. yang dapat membantu kita ketika akan membelinya. ketika berkomunikasi dengan orang lain menggunakan kode yang disebut "bahasa". Kata. g. atau perilaku yang tidak biasa. membelalakan matanya merupakan tanda marah bagi orang lain. Meskipun demikian. kesalahpahaman sering terjadi karena keterbatasan bahasa dan ketidakcukupan deskripsi. Kode verbal terdiri dari simbol dan pengaturan tata bahasa mereka. kita tertarik untuk membeli baju untuk kekasih yang berulang tahun. proses komunikasi dapat dilihat sebagai salah satu encoding dan decoding. seperti lamunan tentang orang Jika seseorang . Encoding didefinisikan sebagai proses menerjemahkan ide atau pemikiran ke kode. frasa. dan ide-ide dalam pikiran orang lain. desain sederhana. Kita mencoba untuk menggambarkan baju yang cocok untuk kekasih kita itu. Setelah mendengarkan apa yang disampaikan. gagasan. Decoding adalah proses untuk menempatkan berarti bahwa ide atau pemikiran. Semua bahasa adalah kode. termasuk gerakan tubuh. mengganggu pemandangan. Kode verbal dan nonverbal adalah dua jenis kode yang digunakan dalam komunikasi. Kebisingan Dalam proses komunikasi. Encoding dan Decoding Komunikasi melibatkan penggunaan kode. Seperti yang Anda lihat. yang disebut sebagai decoding. dan perasaan dengan orang lain. atau semantik. penggunaan ruang dan waktu. Kebisingan dapat fisik. f. Sebuah komputer membawa pesan melalui kode pada kabel atau kawat serat. pakaian dan ornamen lainnya.

dan gerak tubuh.2 Komunikasi Tertulis Komunikasi tertulis berupa tulisan kata-kata yang ingin disampaikan pada waktu berkomunikasi. 5. Contoh lain dari komunikasi nonverbal adalah kontak fisik.1 Komunikasi Verbal Komunikasi verbal meliputi suara. seperti. Bahasa tubuh adalah cara non-verbal komunikasi. Komunikasi non-verbal dapat pula berupa gerakan kreatif dan estetika termasuk menyanyi. menepuknepuk dan menyentuh mengungkapkan rasa keakraban. berjabat tangan. perilaku. atau ketidakpastian tentang apa kata orang lain maksud. suara.yang dicintai. wilayah geografis. bahasa dan berbicara.4.4 Jenis Komunikasi Ada berbagai jenis komunikasi tetapi mereka dapat diklasifikasikan ke dalam empat jenis dasar komunikasi. khawatir tentang suatu kejadian. Keempat jenis komunikasi adalah sebagai berikut: 5. Simbol dan bahasa isyarat juga termasuk dalam komunikasi non-verbal. interpersonal komunikasi dan berbicara di depan umum. Membaca ekspresi wajah dapat membantu Anda mengetahui seseorang yang lebih baik. kelas. sakit kepala.2 . 5. kata.4. profesi. artikel dan memo adalah beberapa cara menggunakan komunikasi tertulis dalam pendidikan dan bisnis. Komunikasi Non-Verbal Komunikasi non-verbal melibatkan cara-cara fisik dari komunikasi. Dasar-dasar pembentukan bahasa adalah: gender. postur tubuh dan kontak fisik menyampaikan banyak informasi. seperti. Komunikasi tertulis yang baik sangat penting untuk tujuan pendidikan dan bisnis. dan kontak mata adalah cara-cara komunikasi yang berbeda. E-mail. 5. Komunikasi tertulis dapat diedit dan diubah berkali-kali sebelum . laporan. kelompok umur dan elemen sosial lainnya. Ada banyak bahasa yang diucapkan di dunia. sentuhan. mendorong. Ekspresi wajah. menari dan memahat. nada. Berbicara adalah cara yang efektif untuk berkomunikasi dan diklasifikasikan menjadi dua yaitu jenis. Komunikasi tertulis dapat dipraktekkan dalam berbagai bahasa. bermain musik.4. Bahasa dikatakan berasal dari suara dan gerak tubuh. postur tubuh banyak hal ketika Anda berkomunikasi secara lisan kepada seseorang.

fotografi. Kita dapat berkomunikasi dengan diri sendiri. dan komunikasi massa. memberikan umpan balik kepada dirinya sendiri dalam proses internal yang sedang berlangsung. Jumlah orang yang terlibat dalam komunikasi mempengaruhi jenis komunikasi yang terjadi. kegiatan tambahan dari berbicara dan mendengar apa . Komunikasi intrapersonal dapat mencakup: • • • Bermimpi Melakukan introspeksi diri Berbicara dengan suara keras (berbicara kepada diri sendiri).5. komunikasi tertulis yang digunakan tidak hanya dalam pendidikan dan bisnis saja. membaca keras.1 Komunikasi Intrapersonal Komunikasi intrapersonal-adalah komunikasi yang menggunakan bahasa atau pemikiran internal sebagai kommunikator. 5. di antara beberapa kenalan bisnis dalam suatu kelompok kecil. Komunikasi dapat terjadi antara dua teman. program komunikasi terjadi dalam konteks: komunikasi interpersonal. Perbedaan antara situasi ini mempengaruhi pilihan kita dari kode yang paling tepat verbal dan non verbal. Pada banyak perguruan tinggi dan universitas. 5. atau dengan banyak orang lain.3 Komunikasi visual Komunikasi visual adalah tampilan visual dari informasi.5 Tingkat Komunikasi Komunikasi terjadi dalam konteks suatu keadaan atau situasi. Komunikasi intrapersonal merupakan keterlibatan individu sekaligus menjadi pengirim dan penerima pesan. tapi juga untuk tujuan komunikasi informal. dengan orang lain. tanda. 5. berbicara di depan banyak orang (public speaking). Jenis komunikasi yang meningkat dari hari ke hari dapat membantu kejelasan dan menghilangkan ambiguitas dalam komunikasi.4. mengulangi apa yang didengar. simbol dan desain. Televisi dan video klip adalah bentuk elektronik komunikasi visual.dikomunikasikan kepada pihak kedua kepada siapa komunikasi dimaksudkan. Ini adalah salah satu keuntungan utama menggunakan tulisan sebagai sarana utama komunikasi dalam kegiatan usaha. dan antara dosen dan mahasiswanya di dalam kelas. Mobile SMS adalah contoh komunikasi tertulis informal. topografi. komunikasi dalam suatu kelompok kecil. seperti. wawancara.

tanda." merenungkan alternatif dalam pikiran. Komunikasi antara bagian tubuh.yang dipikirkan. seperti komunikasi tertulis atau komunikasi lisan. Dalam kategori ini adalah saluran verbal dan non-verbal komunikasi. menyelesaikan konflik internal. Kegiatan ini dapat membantu dalam memetakan pikiran seseorang. perencanaan untuk masa depan. Saluran komunikasi yang dipilih adalah medium untuk menyampaikan pesan dari pengirim ke penerima. dan berbeda dari orang yang satu dengan orang lainnya. di atas berpikir. misalnya "Perut saya memberitahu saya sudah waktunya untuk makan siang. dan mengevaluasi diri sendiri dan hubungan dengan orang lain. • Menulis (dengan tangan. Saluran langsung adalah mereka yang jelas dan dapat dengan mudah dikenali oleh penerima. • Melakukan sesuatu sambil berpikir: aktivitas tambahan. membaca atau mendengar yang dapat meningkatkan konsentrasi dan retensi. suatu cara yang dapat meningkatkan konsentrasi. Komunikasi intrapersonal juga mencakup kegiatan seperti pemecahan masalah internal. dari gerakan tubuh. membantu dalam pemecahan masalah. di samping menghasilkan catatan yang dapat digunakan kemudian hari. atau dengan pengolah kata. misalnya gerakan dan kontak mata. dan simbol. Saluran komunikasi dapat dikategorikan ke dalam dua kategori utama: saluran komunikasi langsung dan tidak langsung. 5. Mereka juga berada di bawah kontrol langsung dari pengirim.2 Komunikasi Interpersonal Komunikasi interpersonal didefinisikan oleh para ahli komunikasi dalam berbagai cara. Menyalin teks untuk membantu menghafal juga masuk dalam kategori ini. dll) hasil pikiran atau pengamatan: kegiatan tambahan. • • • • Mengambil keputusan. dan membantu memori. di atas pemikiran. misalnya menafsirkan peta. meskipun definisi paling banyak: melibatkan peserta yang saling bergantung satu sama lain dan menuntut keterampilan berbicara dan mendengar. saluran komunikasi verbal adalah mereka yang menggunakan kata-kata dalam beberapa cara. saluran komunikasi non-verbal adalah mereka yang tidak memerlukan . teks.5. Hal ini dianggap normal. menulis dan membaca kembali lagi yang dapat meningkatkan pemahaman diri ("Bagaimana saya tahu apa yang saya maksud sampai aku lihat apa yang saya katakan ") dan konsentrasi. Menginterpretasikan komunikasi non-verbal.

seperti "firasat". Komunikasi kelompok kecil adalah proses menggunakan pesan untuk menghasilkan makna dalam sebuah kelompok kecil orang (Brilhart & Galanes.5. 1998). Ini termasuk gerakan atau bahasa tubuh. diad dan komunikasi kelompok kecil adalah dua himpunan bagian dari komunikasi interpersonal. yang disertai komunikasi nonverbal. 5. Komunikasi dalam kelompok kecil.4 Komunikasi Publik Komunikasi publik adalah proses menggunakan pesan untuk menghasilkan makna dalam situasi di mana satu sumber mengirimkan pesan ke banyak penerima. terjadi dalam keluarga. pendidikan. 5. dan kadang-kadang dengan mengajukanpertanyaan dan jawaban atau umpan balik. seperti ekspresi wajah terbuka tertentu. dan manajemen konflik. dan kelompok belajar. gerakan tubuh terkontrol (seperti yang dibuat oleh polisi lalu lintas untuk mengendalikan lalu lintas di persimpangan). seperti wawancara dengan seorang atasan atau seorang guru. Menurut Pearson. dan Harter (2011). Dalam komunikasi publik sumber menyesuaikan pesan ke penerima pesan dalam upaya untuk mencapai pemahaman maksimum. konseling. Komunikasi kelompok kecil umumnya terjadi dalam konteks yang menggambungkan interaksi komunikasi interpersonal dengan pengelompokan sosial. kali lain banyak penerima pesan atau audiens gagal untuk memahami. manajemen. dan bukan di bawah kontrol langsung dari pengirim. kelompok kerja. Komunikasi diad hanya melibatkan dua orang. kelompok pendukung.5. kenalan. Ini juga mencakup hal jelas. Saluran tidak langsung adalah saluran yang biasanya diakui secara sadar oleh penerima. hubungan yang akrab. Titsworth. dan interaksi dengan orang yang belum dikenal sebelumnya. Komunikasi publik paling sering digunakan untuk . berarti hijau pergi dll). atau anak. Komunikasi publik. Komunikasi interpersonal yang baik mendukung proses seperti menjadi orang tua.3 Komunikasi Kelompok Komunikasi kelompok mengacu pada sifat dari komunikasi yang terjadi dalam kelompok antara 3 sampai 12 orang. Adakalanya hampir semua penerima atau audiens memahami pesan pembicara. dan teman-teman. kelompok agama. "firasat" atau "pertanda". yang mencerminkan emosi batin dan motivasi daripada pesan yang disampaikan sebenarnya. suara (sirene. pasangan. pembicaraan dengan orang tua. Nelson.kata-kata. mentoring. penjualan. atau berbicara di depan umum dan pesan dikemas dalam struktur perencanaan yang bentuknya formal. alarm dll). warna (merah untuk bahaya.

tetapi juga dapat pula untuk tujuan menghibur. Rumah pruduksi menggunakannya untuk mempromosikan film mereka. yaitu kemampuan untuk menemukan. dan ibadah. 5. Ketika kita menonton acara TV favorit. Jenis komunikasi ini disebut "massa" karena pesan tersebut masuk ke koran dan majalah pembaca. meliputi komunikasi manusia dan berbagi informasi melalui jaringan komputer. Tidak ada kebijakan atau produk bisa berhasil tanpa pesan cerdasyang ditargetkan untuk khalayak yang tepat dengan cara yang kreatif dan inovatif. Komunikasi Melalui Komputer ini membutuhkan keaksaraan digital. Nelson. yang mengajarkan komunikasi radio dan televisi. dan Harter (2011) mengemukakan komunikasi lain: Komunikasi Melalui Komputer. atau jurnalisme. catatan newsgroup. dan dalam beberapa kasus membentuk suatu wadah tersendiri.5. penerbitan. tulisan diskusi kelompok. seminar atau ceramah di ruang aula atau auditorium. Komunikasi publik juga dilakukan ketika seorang politisi mencoba untuk meyakinkan para calon pemilih melalui kegiatan kampanye. Pesan e-mail. 5. Atau. pesan teks. dan ungkapan selamat datang. pesan instan. sinyal akan diperoleh dari sebuah studio siaran melalui satelit atau sistem kabel dan kemudian dari sistem akan sampai ke TV kita: Mediatornya adalah saluran. Saat ini banyak mahasiswa yang tertarik pada konvergensi media atau cara penyiaran. Bentuk komunikasi public antara lain: kuliah di dalam ruangan kelas. dan twitters berfungsi sebagai pesan manusia yang secara terus . antara sumber dan sejumlah besar penerima yang melibatkan beberapa sistem transmisi (mediator).tujuan menginformasikan atau membujuk. dan menggunakan informasi yang tersedia melalui komputer. atau ketika memperkenalkan pembicara tamu untuk khalayak dengan jumlah yang besar. memperkenalkan suatu produk. metode distribusi.5. Komunikasi massa sering diajarkan pada sebuah perguruan tinggi. pemirsa TV. dan pendengar radio. mengevaluasi. dan komunikasi digital sekarang berkumpul.6 Komunikasi Melalui Komputer Secara khusus Pearson. Orang yang mempelajari komunikasi massa mungkin tertarik dalam proses melalui saluran atau media apa komunikasi ditransmisikan. mereka mungkin tertarik dalam efek media pada masyarakat dan srudi persuasi atau bagaimana opini publik diciptakan dan diubah.5 Komunikasi Massa Komunikasi massa merupakan proses penyampaian pesan untuk menghasilkan makna. mengumumkan suatu informasi atau keputusan. Komunikasi massa telah mengalami peningkatan peminat karena kesempatan untuk melakukan komunikasi di Internet semakin diperluas. Titsworth.

6. 5.menerus melayani sebagai sumber atau penerima dari pesan-pesan. ada layar penghalang. termasuk suara. kedekatan kepada orang lain bantu komunikasi karena itu membantu kita mengenal satu sama lain. Hambatan fisik di lingkungan kampus meliputi: • • • Ditandai wilayah. sulit. Dengan cara yang sama. Anggapan ini muncul setelah banyak yang sudah kita lakukan sepanjang hidup kita. dan menimbulkan frustrasi . 5. wilayah yang terpisah untuk orang yang berbeda status Wilayah kerja besar atau bekerja dalam satu unit yang secara fisik terpisah dari orang lain. dan video. Akan tetapi apabila kita telusuri lebih jauh lagi ternyata tidak selalu komunikasi berhasil dengan efektif. Penelitian menunjukkan bahwa salah satu faktor paling penting dalam membangun tim kohesif adalah kedekatan. asumsi dan persepsi kita akan membentuk realitas kita sendiri. Pikiran.2 Hambatan persepsi. Berikut adalah tujuh hambatan yang dapat membuat proses komunikasi tidak berjalan efektif. Selama orang masih memiliki ruang pribadi yang mereka dapat memanggil mereka sendiri. .1 Hambatan Fisik. Ada beberapa kebenaran dalam pandangan sederhana. semacam ekslusivitas di mana orang asing tidak diperbolehkan Pintu ruangan dosen tertutup.6 Hambatan dalam Komunikasi Banyak orang menganggap berkomunikasi itu mudah. konvergensi media telah menjadi jalan penting dari penelitian tentang komunikasi massa. konvergensi teknologi telah menggelitik minat para sarjana dan praktisi. Masalah dengan berkomunikasi dengan orang lain adalah bahwa kita semua melihat dunia adakalanya berbeda. Pertimbangkan berbagai perangkat elektronik digunakan saat ini dan apa yang mungkin telah digunakan lima tahun yang lalu untuk mendapatkan beberapa pemahaman tentang seberapa cepat perubahan ini terjadi.6. data. Ada beberapa kemungkinan yang membuat komunikasi dirasakan rumit. Konvergensi teknologi memfokuskan diri pada sistem teknologi. 5.

4 Hambatan budaya. Lebih jauh mengenai persepsi telah dibahas dalam topic persepsi. berbeda dengan mahasiswa yang memiliki kepercayaan diri yang tinggi.Mahasiswa yang memiliki kepercayaan diri yang rendah merasa takut apabila diminta untuk datang ke ruang dosen. "Anakanak harus dilihat dan tidak mendengar". Dalam kelompok yang senang menerima anggotanya. Akibatnya banyak orang menahan diri dari mengkomunikasikan pikiran dan perasaan kepada orang lain. dan anggota kelompok tersebut dengan senang hati akan menyesuaikan diri. Akar dari ketidakpercayaan emosional kita terhadap orang lain terletak pada masa kecil kita dan masa kanak-kanak ketika kita diajarkan untuk berhati-hati apa yang kita katakan kepada orang lain. Mereka merasa rentan. ketakutan yang berlebihan dari apa yang orang lain mungkin menganggap kami bisa mencapait perkembangan sebagai komunikator yang efektif dan mampu untuk membentuk hubungan yang bermakna. Bahasa yang menggambarkan apa yang kita ingin katakan dalam dapat menjadi sumber hambatan komunikasi kita dengan orang lain yang tidak akrab dengan ekspresi kita dan jargon. Salah satu hambatan utama untuk membuka dan komunikasi bebas adalah hambatan emosional. 5. Hal ini terutama terdiri dari ketakutan. persetujuan dan inklusi.6.6. cepat atau lambat kita perlu mengadopsi pola perilaku kelompok.5 Hambatan Bahasa. Penyebab utamanya adalah persepsi “diminta untuk ke ruang dosen” bagi mahasiswa yang kurang percaya diri adalah ada teguran atau sudah melakukan suatu kesalahan. 5. dilain pihak mahasiswa yang percaya diri dapat saja menganggap akan memperoleh kesempatan baik.3 Hambatan emosional. apabila terdapat hambatan untuk menyesuaikan diri sebagai anggota kelompok. "Pikiran Anda P dan Q".6. terjadi mutualitas kepentingan dan tingkat kepuasan menang-menang. Sementara beberapa orang mungkin bijak dalam hubungan tertentu. "Jangan bicara sampai kau berbicara dengan". Namun demikian. Ketika kita bergabung dalam kelompok dan ingin tetap di dalamnya. 5. tidak terjadi komunikasi yang baik. ketidakpercayaan dan kecurigaan. . Kelompok bermanfaat bagi penguatan perilaku tersebut melalui tindakan pengakuan.

" M. "Siapa pun yang ingin menjadi pemimpin dapat meningkatkan kemampuannya melalui pelatihan. b. seperti musik terbaik. e. Sementara mereka tidak perlu membawa pasukan mereka ke medan perang. dipelajari. dan memotivasi karyawan mereka untuk mencapai keunggulan untuk "pertempuran" di pasar global.6 Kepemimpinan dan Kelompok "Kepemimpinan sehalus melodi Mozart. Kepemimpinan hanya ada kalau ada pengikut. dan umpan balik. Musik ada dan tiada. menginspirasi kita untuk melihat kemungkinan-kemungkinan baru. dan efektivitas hubungan langsungnya bervariasi hingga pada tingkat kepercayaan dalam hubungan tersebut. menterjemahkan perintah dan pendekatan kontrol untuk kepemimpinan tidak akan banyak manfaatnya. Sementara itu beberapa orang mungkin lebih atau kurang percaya daripada yang lain.1 Apa itu Kepemimpinan? a. seperangkat praktek dan keterampilan yang berkaitan dengan hubungan interpersonal. Selain itu para pemimpin harus memimpin "pasukan" dengan cara yang memungkinkan mereka tidak hanya untuk melakukan tugas-tugas yang diperlukan. c. pemimpin organisasi harus memahami lingkungan di mana mereka beroperasi.Kur (1997: p. d. praktek. tetapi juga untuk berpartisipasi dalam sehari-hari keputusan yang mempengaruhi mereka. 271) Para pemimpin kelompok atau organisasi menghadapi tantangan serupa. tapi itu tidak akan berarti apa-apa apabila tidak ditampilkan dan didengar. Dapat diamati." . Suatu proses pengaruh sosial untuk memindahkan individu dan kelompok menuju pencapaian tujuan tertentu Berbagi visi dan pengikut yang terlibat dalam visi itu. Anggota kelompok atau organisasi berharap untuk memainkan peran yang lebih berarti dalam kegiatan kelompok atau organisasi daripada di masa lalu. Pemimpin terbaik. Musik tertulis di halaman. Kemampuan untuk menggerakkan organisasi ke arah tingkat kinerja yang lebih tinggi dengan mengubah visi menjadi tindakan yang signifikan. dan kepercayaan ada (dan berkembang) dalam hubungan tersebut. menetapkan tujuan dan sasaran. 6. Merupakan suatu hubungan. Banyak tidaknya efek tergantung pada pelaku dan pendengarnya.

Hendaknya seorang pemimpin merasa tertantang untuk melakukan suatu usaha untuk membawa anggota kelompok mencapai suatu tujuan sekalipun dihadapkan pada berbagai kesulitan.1 Tertantang pada proses. Mereka ada yang perempuan (misalnya Sri Mulyani) dan laki-laki.f. "Tapi aku hanya seorang mahasiswa. Pemimpin yang efektif juga mengambil waktu untuk merenungkan tindakan dan perilaku mereka untuk menilai secara objektif apa yang berhasil dan apa yang tidak. Organisasi dan kelompok adalah tempat terjadinya konflik yang tak terhindarkan dan juga konflik eksternal. pemimpin yang efektif adalah belajar terus menerus. 6. Jadi. tua dan muda. . membandingkannya dengan pengalaman sebelumnya dan praktek. para pemimpin yang efektif ditandai oleh kemampuan mereka untuk 6. Bahkan beberapa yang awalnya sederhana. Singkatnya. proses. Kepemimpinan yang efektif membutuhkan kemampuan untuk menilai situasi (dan orang yang terlibat). Tidak ada cetakan tunggal untuk menjadi pemimpin besar. seperti Abraham Lincoln dan Jenderal Sudirman. Ketegangan Sri Mulyani yang terjadi dapat meningkatkan produktivitas. dan kesadaran bahwa apa yang efektif dalam satu situasi mungkin tidak efektif di negara lain.2. apa yang dibutuhkan untuk menjadi pemimpin besar? Menurut Kouzes dan Posner (1993). dan mengembangkan pendekatan yang akan fit tapi tetap cukup fleksibel untuk menyesuaikan dengan situasi yang membutuhkan. Anda mungkin berpikir. telah naik ke posisi kepemimpinan dan mempengaruhi banyak orang dan Jenderal Sudirman (1916-1950) bahkan bangsa.2 Karakteristik Kepemimpinan yang Efektif Setiap orang memiliki kemampuan untuk menjadi seorang pemimpin besar. Sebuah integrasi teori." atau "Saya tidak pintar” atau “Orang tua saya tergolong tidak mampu”. berbadan sehat dan fisik ditantang. dan datang dari semua bangsa dan latar belakang sosial ekonomi.

maka menurun. Pemimpin harus memimpin anggota terhadap agar keahlian mereka ditingkatkan. Saat seseorang percaya dia adalah seorang ahli dan berhenti mencoba untuk belajar lebih banyak. mereka kehilangan keahlian mereka. Praktek-praktek baru harus didukung didasari oleh pengetahuan tentang penelitian yang relevan dan teori. Tanggung jawab kepemimpinan kedua adalah untuk menciptakan visi bersama dari apa yang tim atau organisasi harus dan bisa. 2) Mengkomunikasikan visi itu dengan komitmen dan antusiasme. pemimpin yang efektif akan mengakui nilai-nilai. Keahlian adalah proses. bukan produk akhir. Dan tantangan yang paling jelas dan langsung ke langkah kompetitif dan individualistis tradisional adalah adopsi dari tim koperasi dalam organisasi. Untuk melakukannya seorang pemimpin harus: 1) Memiliki visi / impian yang dapat dicapai organisasi. 6. Daripada mendikte arah. Seseorang tanpa pengikut bukan pemimpin. membantu. 4) Membuat visi yang rasional dan prosedur pelaksanaan disusun berdasarkan kesepakatan bersama. 3) Membuat visi bersama diadopsi anggota staf sebagai milik mereka.2 Menginspirasi visi bersama secara jelas. dan emosi anggota kelompok. Setiap orang atau organisasi terus berubah.2. Pemimpin hendaknya antusias dan sering berkomunikasi tentang impian tim dan organisasi serta menjadi tempat di mana anggota kelompok saling berbagi. dan mendukung usaha satu sama lain untuk mencapai dan berhasil. dan memotivasi mereka untuk menyelaraskan diri dengan misi yang mencerminkan kebaikan yang lebih besar. misi yang jelas bahwa semua anggota berkomitmen untuk mencapai. maka ia akan kehilangan keahlian mereka. . Bekerja sama untuk mendapatkan pekerjaan yang dapat dilakukan dan menciptakan kepedulian serta berkomitmen yang mendorong anggota maju dalam pencarian bersama mereka untuk mencapai prestasi yang unggul. dan orang tidak akan menjadi pengikut sampai mereka menerima visi sebagai milik mereka. Dalam rangka meningkatkan penyesuaian psikologis dan harga diri anggautanya. dan satu set tujuan sebagai upaya-upaya membimbing anggota-anggota '. mendorong. organisasi perlu diubah menjadi jaringan saling koperatif.Pemimpin perlu menyoroti bahwa jika anggota tidak bekerja untuk meningkatkan keahlian mereka. keyakinan. Jika keahlian tidak tumbuh.

kekuatan seorang pemimpin ada tidak begitu banyak karena peran mereka itu sendiri. Seorang pemimpin adalah bagian dari dan tidak terlepas dari kelompok. harus melakukan hal yang sama dengan berbagi kekuasaan. misalnya melalui suatu pelatihan atau memanfaatkan peluang untuk menjadi seorang pemimpin. Seperti yang dapat kita pelajari dari karakteristik ini.4 Model bagaimana ‘berjalan’. Dengan kata lain. dan pengakuan pada anggotanya untuk menunjukkan penghargaan atas upaya mereka. Anggota kelompok perlu tahu di mana mereka cocok dan memiliki kemampuan untuk membuat keputusan dalam rangka memberikan kontribusi dalam cara yang berarti. para pemimpin yang mengharapkan ketekunan dan dedikasi tidak boleh menyerah.5 Mendorong berfungsinya ‘jantung’. pemimpin harus ‘berjalan sesuai pembicaraan’ dengan menunjukkan perilaku yang mereka harapkan dari orang lain dan memastikan konsisten antara kata dan perbuatan mereka. Pemimpin yang efektif akan memberikan pelatihan. bahkan di tengah-tengah kesulitan.2.2. menerima kesalahan. Demikian pula.3 Memungkinkan orang lain untuk bertindak. umpan balik. ketua kelas yang mengharapkan ketua kelompok untuk memberdayakan anggota kelompok. 6. Dengan demikian agar efektif. Misalnya. Bagaimana jika Anda Tidak Ingin Menjadi Pemimpin? .6. 6. tetapi karena diberikan oleh para pengikutnya. Kepemimpinan dapat dipelajari. Pemimpin yang efektif akan berbagi informasi dan kekuasaan dengan cara berkolaborasi dan memberdayakan mereka untuk menetapkan dan mencapai tujuan koperatif.2. bahwa mereka tanpa posisi kepemimpinan formal dapat berhasil memimpin orang lain. Dengan mendengarkan dan mendukung semua anggota kelompok akan menciptakan suasana saling percaya dan menghormati untuk mengembangkan potensi mereka. dan melibatkan ketua kelompok dalam keputusan-keputusan. Pemimpin hendaknya mampu menemukan cara untuk menghargai anggota dan kelompok untuk mencapai kemajuan dan sukses menuju tujuan bersama.

mempertahankan hubungan yang baik antar anggota kelompok. Dalam kelompok yang efektif. Menunjukkan pengetahuan tentang segala sesuatu. 1. sebuah kelompok harus melakukan tiga hal: mencapai sasaran. 2) Jika hadir di pertemuan. Komunikasi merupakan dasar dari interaksi manusia serta berfungsinya kelompok. kata-kata besar dan jargon teknis. banyak di awal diskusi. Bangun komunikasi-dua-arah yang efektif dalam kelompok dimana setiap anggota dapat mengkomunikasikan gagasan dan perasaannya secara tepat dan jelas. Kelompok terbentuk karena alasan: orang-orang ingin mencapai sasaran yang tak dapat dicapainya sendiri. 3) Jika Anda berpartisipasi. termasuk kosa kata. Anggota kelompok harus mengirimkan dan menerima pesan secara efektif agar bisa saling bertukar informasi dan mengirimkan makna dengan tepat. 2. Sasaran juga harus relevan bagi kebutuhan dari anggota sehingga mereka akan komit untuk mencapainya. tidak memberikan kontribusi apa-apa. 7. Ini sangat penting saat sekelompok orang mengusahakan pencapaian sebuah tujuan bersama. Johnson dan Johnson (2008) mengajukan tujuh pedoman untuk membangun kelompok yang efektif. Tetapkan sasaran kelompok yang jelas. Sasaran harus operasional sehingga anggota kelompok memahami bagaimana cara mencapainya. sasaran harus dinyatakan dengan jelas sehingga setiap anggota memahami hakikat dari sasaran tersebut.Membangun kelompok yang efektif Untuk bisa menjadi efektif. dan menyesuaikan diri terhadap kondisi yang berubah dari lingkungannya.1) Sesering mungkin tidak hadir pada pertemuan kelompok. operasional dan relevan sehingga menciptakan saling ketergantungan yang positif dan membangkitkan komitment yang tinggi dari setiap anggotanya. Akhirnya. sasaran kelompok marus menciptakan saling ketergantungan yang positif pada anggotanya. 5) Selama pertemuan membaca koran atau merajut. . 4) Menunjukkan bahwa hanya mau melakukan yang dianggap harus dilakukan dan tidak lebih.

Pastikan bahwa kekuasaan dibagi di antara anggota kelompok dan bahwa pola pengaruh bervariasi sesuai dengan kebutuhan dari kelompok. anggota kelompok harus membentuk koalisi untuk membantu memenuhi sasaran pribadi anggota atas dasar saling mempengaruhi dan saling ketergantungan.Komunikasi yang efektif juga dapat mengurangi salah pengertian dan perpecahan antar anggota kelompoknya.distribusi kekuasaan juga harus berkembang. setiap anggota kelompok hendaknya memiliki sebagian kekuatan pengaruh pada beberapa bagian dari kerja kelompok. . memungkinkan kelompok. 4. Untuk mencegahnya. kemampuan. setiap anggota kelompok hendaknya memiliki sebagian kekuatan pengaruh pada beberapa bagian dari kerja kelompok. menggunakan sumberdaya dari setiap individu. Untuk itu. Dengan berbagi kepemimpinan dan berpartisipasi. bukan pada otoritas ataupun karakter kepribadian. anggota kelompok harus membentuk koalisi untuk membantu memenuhi sasaran pribadi anggota atas dasar saling mempengaruhi dan saling ketergantungan. 3. Partisipasi setara dan kepemimpinan memastikan bahwa semua anggota berinvestasi dalam kerja kelpompok. Perebutan kekuasaan di antara anggota kelompok bisa mengalihkan kelompok dari tujuan dan sasarannya. komit untuk menerapkan keputusan kelompok. Pastikan bahwa setiap anggota berkesempatan untuk menjadi pemimpin dan berpartisipasi.distribusi kekuasaan juga harus berkembang. kemampuan. Untuk itu. Dengan berkembangnya kelompok dan ditetapkannya sasaran baru. Dengan berkembangnya kelompok dan ditetapkannya sasaran baru. bukan pada otoritas ataupun karakter kepribadian. Dalam kelompok yang efektif kekuatan didasarkan pada keakhlian. dan akses pada informasi. dan akhirnya akan membuat kelompok menjadi tidak berguna. Semua anggota kelompok bertanggungjawab untuk menyediakan kepemimpinan. Dalam kelompok yang efektif kekuatan didasarkan pada keakhlian. Perebutan kekuasaan di antara anggota kelompok bisa mengalihkan kelompok dari tujuan dan sasarannya. sehingga dapat meningkatkan kekompakan kelompok. dan akhirnya akan membuat kelompok menjadi tidak berguna. 5. Untuk mencegahnya. Pastikan bahwa kekuasaan dibagi di antara anggota kelompok dan bahwa pola pengaruh bervariasi sesuai dengan kebutuhan dari kelompok. dan akses pada informasi. dan puas dengan keanggotaannya. sebagai suatu kesatuan.

Hadapi dan pecahkan konflik secara konstrutktif. sedangkan kelompok arisan yang akan memutuskan kapan untuk mengadakan pertemuan berikutnya mungkin tidak. Kontroversi juga membantu memastikan pendapat minoristas dan pendapat yang bertentangan mendapatkan kesempatan untuk didiskusikan dan dipertimbangkan secara serius. kualitas dan kreativitas dalam pengambilan keputusan. anggota kelompok harus manyajikan alasan terbaik bagi program yang pilihannya serta menganalisis berbagai pilihan lainnya secara kritis. sehingga akan meningkatkan pengambilan keputusan dan pemecahan masalah yang kreatif. persatuan. dan komitmen.Lima strategi dasar bisa digunakan untuk mengangani konflik kepentingan adalah: . 7. Untuk membuat keputusan yang efektif. 8. namun harus ada keseimbangan antara waktu dan sumberdaya yang dimiliki kelompok dengan metode pengambilan keputusan yang dipilih. Melibatkan kontroversi yang konstruktif melalui ketidaksetujuan dan tantangan terhadap kesimpulan dan penalaran satu sama lain. Konflik kepentingan bisa terjadi akibat kebutuhan dan tujuan yang tidak selaras. Misalnya kelompok hukum untuk memutuskan hukuman mati memerlukan keputusan bulat. Cara yang paling efektif dalam membuat keputusan adalah berdasarkan Konsensus. tujuan atau sasaran kelompok atau hubungan antar anggota kelompok. keterlibatan. Konsensus akan mendorong distribusi partisipasi. Kelompok bisa mengambil keputusan dalam berbagai cara. serta komitmen untuk melaksanakan keputusan kelompok. karena akan meningkatkan pelibatan diri dalam kerja kelompok. Dalam menangani konflik ini. kontroversi yang konstruktif. Sesuaikan prosedur pengambilan keputusan dengan situasinya. Kontroversi akan gagasan-gagasan dan kesimpulan-kesimpulan bermanfaat bagi kelompok. ada dua kepentingan yang menjadi pertimbangan. pemerataan kekuasaan. langkanya sumberdaya maupun adanya persaingan.6.

Bila baik tujuan maupun hubungan dianggap sama-sama pentingnya. Strategi Hiu menganggap hubungan tidak penting sedangkan tujuannya Hubungan Sangat penting Burung hantu (kolaborasi). dalam menghadapi konflik dengan orang lain. Dalam strategi boneka beruang hubungan dianggap sangat penting. Boneka beruang (akomodasi). Hiu (konfrontasi). seperti ketika mengungkapkan suatu pandangan mungkin saja akan mendapat bantahan yang cukup keras. Cara ini dapat saja dilakukan apabila tujuan tidak begitu penting dan apabila kualitas hubungan tidak dijaga akan lebih berdampak buruk. . sedangkan tujuan memiliki derajat kepentingan yang rendah. Solusi yang dicari dipastikan bahwa ia maupun anggota kelompok lainnya sepenuhnya dapat mencapai tujuannya dan menyelesaikan setiap ketegangan dan perasaan negatif antara mereka yang terlibat konflik. Strategi burung hantu sangat menghargai tujuan maupun hubungan. Individu yang cenderung menggunakan strategi ini. cenderung lebih mempertahankan kualitas hubungan dan cenderung akan mengorbankan tujuannya sendiri.Sangat penting Boneka beruan g Rubah Kura-kura kurang penting Tujuan Hiu Burun g hantu Strategi ini memerlukan langkah yang berisiko. untuk menyelesaikan konflik individu akan memilih pemecahan masalah negosiasi.

masih ada ‘pekerjaan rumah’ yang perlu diselesaikan. Atau kadang-kadang untuk sementara waktu menghindar atau menarik diri dari . ingin terlibat dalam pemecahan masalah negosiasi tetapi tidak memiliki waktu yang cukup untuk melakukannya. Kompromi sering digunakan ketika terjadi konflik. Rubah (kompromi). Yang perlu diingat asdalah strategi ini hanya menghasilkan penyelesaian sementara. demikian pula orang dengan gaya kura-kura apabila terlibat konflik dengan orang lain cenderung menarik diri menghindari konflik. dalam rangka untuk mencapai kesepakatan. agresi fisik dan verbal. Rubah menganggap tujuan dan hubungan dengan anggota kelompok lainnya sama-sama cukup penting. atau tindakan-tindakan lain yang merugikan orang lain sekalipun akan berdampak terganggu atau bahkan terputusnya hubungannya dengan anggota kelompok lain yang terlibat konflik dengannya itu.sangat penting. Seperti kura-kura apabila merasa terancam. atau dengan cara membalik koin untuk menentukan penyelesaian konfliknya. kedua belah pihak bertemu di tengah sehingga masing-masing mendapat setengah. dan tampaknya bahwa dirinya dan anggota kelompok lain yang terlibat konflik dengan dirinya tidak mungkin memperoleh sepenuhnya apa yang diinginkan. hukuman-hukuman. Kura-kura (menghindar). Ketika tujuan tersebut adalah tidak penting dan Anda tidak perlu menjaga hubungan dengan orang lain. Ia tidak mementingkan hubungannya dengan orang lain dan tujuannya tidak akan tercapai. melalui ancaman. oleh karena itu individu ini akan mencoba untuk mengalahkan lawan dengan memaksa mereka untuk menyerah sehingga ia dapat mencapai tujuannya. akan menarik diri ke dalam cangkangnya. orang dengan gaya rubah merasa perlu untuk menyerahkan sebagian dari tujuannya dan sedikit mengorbankan hubungannya kepada anggota kelompok lainnya yang terlibat konflik dengan dirinya . Strategi penyelesaian konflik yang dilakukan dengan gaya hiu yaitu dengan memenangkan. Ketika baik tujuan dan hubungan dianggap sama pentingnya. Hiu berusaha untuk mencapai tujuannya dengan memaksa atau membujuk yang lain hingga berhasil. gaya kura-kura ini dapat dipilih. Dengan kompromi.

29. "The Differential Impact of a Basic Communication Course on Perceived Communication Competencies in Class. Dowd.. Pearson Education. Credibility: How leaders Gain and Lose It. 2009. Posner. Boston. 215-23.. Inc. 2006. The Triune Brain in Evolution: Role of Paleocerebral Functions. Osborn. Wolvin (1993). 2008. Johnson David W. 2011. Wendy S. ISBN: 978-007-122154-2 Kouzes J. Human. Why communication is important: A rationale for the centrality of the study of communication. 42(3). Schneider. efektivitas kelompok akan meningkat. & Frank P. and Social Contexts. Daftar Pustaka Ford. Third Edition. The science of Psychology. Laura A. Ninth Edition. Morreale.. Journal of the Association for Communication Administration. Jika negosiasi gagal. New York: MacGraw-Hill. & Pearson. and Andrew D. MacLean. Joining Together.M. Paul D. Work. McGraw-Hill International Edition Co. 1993.Z. New York. dan Beth Z. King. mediasi dapat terjadi. J." Communication Education. .P. the science behind what make us unique.. Apabila konflik berhasil diselesaikan secara konstruktif. HarperCollons e-books Janasz Suzanne C. Oleh karena itu konflik merupakan aspek penting dan sangat diperlukan guna meningkatkan efektivitas kelompok. San Francisco. S. Johnson. (2000). Interpersonal Skills in Organizations. Anggota kelompok yang efektif akan menghadapi konflik dan terlibat dalam mengatasi konflik tersebut dengan cara negosiasi integratif. 1990 New York: Springer. Group Theory and Group Skills.C. M. [EJ 463 803] Gazzaniga. Why People Demand It.. Jossey-Bass.M.konflik sampai keadaan emosi masing-masing yang terlibat sudah lebih stabil dan sudah berhasil mengendalikan perasaannya. Zabava. dan B. Michael S. 1-25. Karen O.

2009. Stephens.buzzle.Belmont: Wadsworths Cengage Learning. W.com/articles/four-types-of-communication. 2003. thierd ed. et al. Psychology applied to modern life. “Leaders Everywhere! Can a Broad Spectrum of Leadership Behaviours Permeate an Entire Organization?” Leadership and Organization Development Journal 18 (1997). _____________http://www. Inc.. R. P.M. Robbins. 1988. Tieger. Rubin. Do what you are. Paul D. Organizational Behaviour 9th ed.B.. Boston: Little Brown Company. C. & Barbato.. San Diego State University Prentice Hall International. Conceptualization and measurement of interpersonal communication motives.M.A.Kur. Human Communication Research. diunduh 26 Juni 2011 . Weiten. E. Perse. 2001. & Barbara Barron-Tieger.html.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.