TEKNIK PENGECATAN 1.

Pengecatan Sistem Manual Komponen penting dari pengecatan sistem manual adalah Kompresor udara sebagai alat penghasil udara bertekanan, transformer udara sebagai pengatur tekanan udara yang akan digunakan untuk proses pengecatan dan juga berfungsi untuk menyaring minyak dan air yang masuk ke selang yang akan mempengaruhi kualitas pengecatan. Spray gun berfungsi sebagai pengkabut cat, mendorong dan mengarahkan cat pada benda kerja, mengontrol bentuk dan pola pengecatan serta beberapa fungsi lain, nih gambarnya

Prinsip dasar dari pengecatan manual adalah: a. Posisi tangan saat memegang spay gun; pada saat melakukan pengecatan, posisi tangan kiri memegang slang untuk mencegah slang menyentuh benda kerja dan tangan kanan memegang spray gun, ini sih tergantung klo orangnya kidal dibalik aja. b. Sudut spray gun pada permukaan benda kerja; Posisi pengecatan yang baik harus tegak lurus terhadap permukaan benda kerja untuk menghasilkan ketebalan permukaan cat yang merata. c. Jarak pengecatan; jarak pengecatan akan mempengaruhi kualitas pengecatan. Semakin dekat sray gun terhadap permukaan part yang akan dicat akan mengakibatkan ketebalan cat yang tidak merata, bila semakin jauh jarak pengecatan akan mengakibatkan penempelan cat pada part tidak maksimal. Jarak pengecatan yang ideal sebesar 25-30 cm untuk logam dan 15-20 cm untuk cat plastik. d. Lebar pattern; merupakan daerah permukaan yang terkena cat pada saat penyemprotan. Semakin besar sudut semprot maka semakin lebar pattern yang dihasilkan sebaliknya semakin kecil sudut semprot maka semakin sempit pattern yang dihasilkan. Lebar pattern dapat diatur secara vertikal atau horisontal. e. Over lapping; merupakan teknik pengecatan pada pemukaan benda kerja sehingga penyemprotan yang pertama akan menyambung dengan penyemprotan yang kedua. Teknik ini pernah ane liat buat ngecat bottom case-nya shockabsorber buatan Showa…sama dipake sama proses pengecatan aftermarket. 2. Pengecatan dengan sistem celup (dipping)

3. dimana pada bagian bawah akan cenderung lebih tebal. Teknik ini ane pernah liat diproses pengecatan body mobil Suzuki. sehingga part yang masuk harus dalam keadaan bersih dan kering.Pengecatan sistem dipping merupakan proses pencelupan part ke dalam tangki cat. kelebihan cat akan kembali ke dalam tangki cat saat diangkat Beberapa keuntungan untuk sistem dipping ini: a) Peralatan sederhana b) Tidak diperlukan keahlian khusus operator c) Dapat diotomatisasikan d) Cat yang terbuang sedikit Kerugian untuk sistem dipping: a) Tebal cat berbeda. kayanya ini yang paling banyak dipake di perusahaan manufaktur. d) Bentuk part yang komplek sulit terlapisi semua. b) Terjadi pemisahan pigmen dan resin bila didiamkan dalam waktu lama. Bila dibandingkan dengan sistem spraying biasa untuk waktu dan volume cat yang sama. c) Kemungkinan kontaminasi besar. Elektrostatik Spaying Merupakan sistem pengecatan dengan menggunakan media elektrostatis untuk mengarahkan butiran cat ke seluruh luas permukaan benda kerja. pada elektrospraying akan didapat jumlah cat yang menempel ke benda kerja lebih banyak .

Coating Head C. Reservoar Tank G. Pengecatan dengan sistem aliran (flow coater) Dilakukan dengan melewatkan part yang akan dicat pada tirai aliran cat.4. Catch Basin E. Keterangan gambar: A. Infeed Conveyor D. Pengaturan ketebalan cat dilakukan dengan mengatur viskositas dan kecepatan aliran tirai cat. Filer B. Pada umunya sistem pengecatan ini dipakai untuk pengecatan kaca / back mirror. Pump F. Outfeed Conveyor .

sampai saat ini sistem spray enamel masih dipakai. Bahkan inspeksi cat masih dilakukan sebelum kendaraan didistribusikan ke konsumen. Pada waktu yang hampir bersamaan ditemukan juga metode penyemprotan yang memanfaatkan tekanan gas (spray gun). Sedikit saja terdapat kesalahan atau kerusakan pada cat bisa berakibat penarikan produk untuk dilakukan pengecatan ulang secara menyeluruh. General Motor menemukan proses pengecatan baru yang disebut reflow. Elektro Deposition Painting (EDP) Pada umunya pengecatan dengan sistem ini dipakai untuk keperluan pengecatan primer (lapisan yang terhubung langsung dengan permukaan metal yang dilapisi). Bahkan. Salah satunya disebut stoving enamel. Pengecatan sistem ini mempunyai daya rekat dan daya tahan terhadap produksi yang sangat tinggi dan sifat kerataan yang relatif merata. Cat khusus untuk kendaraan sudah ditemukan sejak lama. Pada tahun 1950-an. Pada pertengahan tahun 1950-an. Karena itu.5. Pabrikan kendaraan tahu hal itu. . Mengenal Cat Mobil Warna dan kualitas cat bisa menjadi faktor utama ketertarikan konsumen pada kendaraan. Pada era 30-an barulah ditemukan lusinan material baru pada cat untuk mendukung proses pengecatan yang semakin baik. Dibandingkan dengan stoving enamel. Proses reflow dimulai dengan penggunaan cat akrilik (acrylic) yang dipanaskan dengan temperatur tinggi agar terjadi penguapan. tingkat kerataan dan kecerahan yang dihasilkan proses reflow lebih kecil. kedua temuan itu dipadukan dan digunakan pabrikan kendaraan pada proses pengecatan. Stoving enamel adalah proses pengeringan menggunakan pemanasan (minimal 120 derajat celsius). Namun. cat pernis untuk menghasilkan kilauan baru ditemukan pada awal abad ke20. pabrikan kendaraan sangat memperhatikan kualitas akhir pengecatan produknya. Hal ini bertujuan untuk menghasilkan penyebaran cat yang merata dan halus.

daya tahannya akan semakin lama jika dilakukan perawatan dengan baik. Ford membuat divisi khusus yang terdiri dari pemasok cat untuk membuat acrylic stoving enamel. keaslian. dan kesempurnaan yang tinggi. Cat dapat digunakan pada hampir semua jenis objek. dan Ditzsler lahir. Hal ini dijawab pabrikan cat dan mobil dengan mengurangi kandungan VOC atau petroleum solvent. industri cat berkembang sangat pesat. Kini cat berbasis urethane dan polyure¬thane memiliki kualitas warna. antara lain untuk menghasilkan karya seni (oleh pelukis untuk membuat lukisan). atau pengawet (untuk mencegah korosi atau kerusakan oleh air). Banyak pemerintahan di dunia melarang penggunaannya karena memunculkan efek negatif pada lingkungan. Kilauannya pun begitu balk. Akan tetapi. BASF. produsen cat memperbaikinya hingga kualitasnya semakin balk dari sebelumnya. Mereka membuat sistem dua lapisan pada cat akrilik (acrylic) dengan memproduksi cat metalik (metal flake). Ford memanfaatkan metode stoving yang dipadukan dengan teknologi cat akrilik (acrylic) generasi terakhir. Beberapa pabilk kendaraan juga ikut memanfaatkan metode pengecatan reflow yang ditemukan General Motor ini. Klasifikasi cat Cat dibedakan menjadi : . Nama-nama. Namun. Dan metode ini Ford kemudian terilhami untuk membuat cat dan proses pewarnaan yang lebih baik. Ford berhasil membuat cat mobil semakin berkilau dan warnanya tahan lama. Selain itu. bantuan pengemudi (marka jalan). seperti yang sudah kita kenal sekarang ini. Pabrikan cat bahkan mampu membuat multilapisan cat melalui proses penelitian tinggi untuk mencapai kualitas cat yang lebih baik. pengerjaannya lebih cepat dan efisien. Untuk menghasilkan cat yang mengilau. Sejak saat itu. Namun. Cat adalah istilah umum yang digunakan untuk keluarga produk yang digunakan untuk melindungi dan memberikan warna pada suatu objek atau permukaan dengan melapisinya dengan lapisan berpigmen. Lewat temuan itu. Untuk itu. Akhirnya. DuPont. produsen mobil Jepang dan Eropa juga mengeluarkan teknologi cat yang lebih maju. Penekanannya tidak hanya pada kualitas. Temuan ini memukul teknologi cat yang diprakarsai Ford.Namun. pada era yang sama. seperti PPG. kedua material tersebut menimbulkan masalah pada saat bersentuhan dengan cairan kimia atau produk formula perawatan mobil. perkembangan teknologi cat berbasis akrilik (acrylic) dengan pemanfaatan volatile organic compound (VOC) harus berakhir pada awal era 90-an. Mereka membuat terobosan baru pada bidang cat.cat tetapi juga pada proses penggunaannya yang semakin mudah. salutan industri (industrial coating). Kualitas cat yang diproduksi pabrik cat bahkan hanya berbeda tipis dengan buatan pabrik kendaraan. Temuan Ford ini popular di industri otomotif pada era 70-an. Sebagai penggantinya digunakan material baru berupa urethane dan polyurethane.

merekatkan Cat Pada Bidang dan membentuk Lapisan Film. Vinyl Acrylic. dan Styrene Acrylic Additive • • • • Digunakan sebagai : Thickener . Menjaga kestabilan emulsi agar filler dan liquid tidak memisah antifoam. Menghasilkan kekentalan tertentu.Water Based Meliputi Cat tembok dan cat air Solvent Based Meliputi Cat mobil. dan Talc Powder. Liquid • sebagai pembawa elemen-elemen solid dimana dalam cat tembok yang digunakan adalah air. Binder • • Digunakan untuk mengikat Pigment. mencegah timbulnya busa ada saat cat diaduk di pabrik. Contoh : Acrylic. pada saat cat diaduk dalam kemasannya dan pada saat cat diaplikasikan di permukaan Biocide . dan cat minyak Element penyusun cat Pigment • • Berfungsi menyediakan warna Contoh : Pigment Putih (Titanium Dioxide) dan Pigment Kuning (Zinc Oxide) Pigment extender / filler • • Digunakan untuk membantu pigment utama dan meningkatkan daya rekat Contoh : Calcium Carbonat. mencegah timbulnya jamur di dalam kaleng/kemasan dan di permukaan (tembok) Tahap pembuatan cat x Pembuatan Pigment Pasta . Kaolin Clay. cat besi.

Mulai dari pagar besi.x Pencampuran Pigmen Pasta dan Latex x Penambahan Additive x Mesin Produksi x High speed disperser x Homogeniser x Planetary mixer x Three roll mill Kegunaan cat Cat digunakan mulai dari cat rumah. Gunanya. perabot rumah. selain untuk menambah keindahan barang yang dicat juga untuk melindungi bahan yang dicat dari karat. dan berbagai peralatan sampai kepada mobil. . teralis dan sampai kepada perut kapal laut ataupun tanker. khususnya logam.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful