BAB I PENDAHULUAN A.

Latar Belakang Tumbuhan tingkat tinggi merupakan organisme autotrof dapat mensintesa komponen molekular organik yang dibutuhkannya, selain juga membutuhkan hara dalam bentuk anorganik dari lingkungan sekitarnya. Hara mineral diabsorpsi dari tanah oleh akar dan akan bergabung dengan senyawa organik yang esensial untuk pertumbuhan dan perkembangan. Penggabungan hara mineral dengan senyawa organik membentuk pigmen, kofaktor enzim, lipid, asam nukleat dan asam amino. Proses inilah yang disebut dengan asimilasi hara mineral. Asimilasi nitrogen dan sulfur membutuhkan serangkaian reaksi biokimia yang komplek yang membutuhkan energi. Asimilasi kation melibatkan pembentukkan komplek dengan senyawa organik. Pada makalah ini diulas mengenai reaksi primer untuk asimilasi dua unsur hara utama nitrogen dan sulfur. Nitrogen merupakan elemen yang sangat esensial, menyusun bermacammacam persenyawaan penting, baik organik maupun anorganik. Nitrogen menempati porsi 1-2 % dari berat kering tanaman. Ketersediaan nitrogen dialam berada dalam beberapa bentuk persenyawaan, yaitu berupa N2 (72 % volume udara), N2O, NO, NO2, NO3 dan NH4+. Di dalam atanah, lebih dari 90% nitrogen adalah dalam bentuk N-organik. Belerang atau sulfur adalah unsur kimia Bentuknya adalah non-metal yang tak berasa, tak berbau danmultivalent. Belerang, dalam bentuk aslinya, adalah sebuah zat padat kristalin kuning. Di alam, belerang dapat ditemukan sebagai unsur murni atau sebagai mineral- mineralsulfide dan sulfate. Ia adalah unsur penting untuk kehidupan dan ditemukan dalam duaasam amino. Penggunaan komersilnya terutama dalam fertilizer namun juga dalam bubuk mesiu, korek api, insektisida dan fungisida.

1

Tujuan 1. Apa yang dimaksud dengan asimilasi sulfur dan blerang? 2. Untuk mengetahui pengertian dari asimilasi sulfur dan blerang 2. Bagaimana proses terjadinya asimilasi sulfur dan blerang? 3. Mengetahui peranan sulfur dan blerang terhadap pertumbuhan tanaman 2 . Mengetahui proses terjadinya asimilasi sulfur dan blerang 3. Apa peranan sulfur dan blerang terhadap pertumbuhan tanaman? C. Rumusan Masalah 1.B.

nitrat akan tereduksi secara bertahap menjadi ion amonia (NH4+). NH4+. nitrogen dapat berasimilasi dalam bentuk ion amonium langsung dari nodul. jamur. Asimilasi Sulfur dan Nitrogen a. Dalam situasi aerobik. Jika nitrat diserap. nukleotida dan molekul organik kecil. Norganik dan N2. Pengertian Asimilasi Asimilasi adalah transport komponen metabolik terlarut dari luar ke dalam lingkungan sel. B. sumber nitrogen yang paling banyak diserab adalah NO3 dan NH4+ dan beberapa N-organik. dan bakteri. Ada beberapa sumber nitrogen yang dapat diambil tumbuhan yakni NO3. terjadi peristiwa 3 . atau sebaliknya. Pada tanaman yang memiliki hubungan mutualistik dengan rhizobia. Proses-proses pengubahan dari amonia menjadi nitrat disebut nitrifikasi. asam nukleat. dalam suasana anarobik. baik secara pasif (difusi) maupun transport aktif. Sebaliknya. ion nitrogen lebih banyak dalam bentuk nitrat. Di dalam tanah. algae. Tanaman dapat menyerap ion nitrat atau amonium dari tanah melalui rambut akarnya. Asimilasi Nitrogen Tanaman mendapatkan nitrogen dari tanah melalui absorbsi akar baik dalam bentuk ion nitrat atau ion amonium. Asimilasi dipenuhi dengan mekanisme transportasi dengan energi pasif (energi netral) dan energi aktif (energi konsumsi). sumber terpenting nitrogen adalah ion nitrat (NO3=) yang diambil dari larutan tanah. pertama-tama direduksi menjadi ion nitrit dan kemudian ion amonium untuk dimasukkan ke dalam asam amino. Sel yang mendapatkan semua komponen metabolic melalui asimilasi disebut osmotrof. Bakteri nitrifikasi dan denitrifikasi berperan pada proses konversi tersebut. Sebaliknya. terutama pada bakteri dan algae tertentu. Sedangkan hewan memperoleh nitrogen dari tanaman yang mereka makan.BAB II PEMBAHASAN A. contohnya jamur. Proses ini bersifat spontan. Transport pasif akan terjadi hanya ketika molekul mampu berdifusi melalui membran sel. tidak membutuhkan energi dari luar dan akan berlangsung sampai konsentrasi di area perbatasan sel dengan daerah luar menjadi homogen . Transport pasif dilakukan berdasarkan driving force yang berupa gradient konsentrasi. dan klorofil. Pada tumbuhan tinggi umumnya. spesiasi ion nitrat tidaklah stabil. dengan mekanisme difusi. Di alam dikenal ada banyak bakteri terlibat dalam konversi nitrat menjadi amonia. Hewan. dan organisme heterotrof lain mendapatkan nitrogen sebagai asam amino. Pada tumbuhan tinggi umumnya.

yang penting untuk fotosintesis dan pertumbuhan lebih lanjut. penggunaan pupuk nitrogen buatan. Pengolahan kimia atau fiksasi alami (melalui proses konversi seperti yang dilakukan bakteri rhizobium). (juga dikenal sebagai nitrogen reaktif). tahu kan kalau protein adalah zat yang sangat kita butuhkan dalam pertumbuhan. Pada proses pembusukan dari senyawa Norganik. Siklus nitrogen secara khusus sangat dibutuhkan dalam ekologi karena ketersediaan nitrogen dapat mempengaruhi tingkat proses ekosistem kunci. oleh karena itu nitrogen menjadi komponen penting dari produksi pangan. yang nantinya dimasukkan ke dalam protein. Nitrogen sangatlah penting untuk berbagai proses kehidupan di Bumi.Nitrogen juga nantinya hadir di basis pembentuk asam tumbuhan. diperlukan untuk mengkonversi gas nitrogenmenjadi bentuk yang dapat digunakan oleh organisme hidup. nukleat. Transformasi ini dapat terjadi secara biologis maupun non-biologis. dan pelepasannitrogen dalam air limbah telah secara dramatis mengubah siklus nitrogen global.pengubahan nitrat . termasuk produksi primer dan dekomposisi. Pada dari nitrogen digunakan dalam molekul klorofil. Proses nitrifikasi melibatkan bakteri nitrosomonas dan nitrobakter. 4 . banyak seperti DNA dan RNA yang membawa hereditas. Kelimpahan atau kelangkaan dari bentuk "tetap" nitrogen. menentukan berapa banyak makanan yang dapat tumbuh pada sebidang tanah. Pembukaannya sudah cukup. Yang dibutuhkan dalam asimilasi nitrogen yaitu : o Memerlukan cadangan sumber energi o Energi berasal dari fotosintesis o Reaksi terjadi pada jaringan dan kompartemen sel yang berbeda. sebagian besar relatif tidak dapat digunakan oleh tanaman. o Berkaitan erat dengan metabolisme karbon. akan dihasilkan ion-ion amonia. Siklus Nitrogen Siklus nitrogen sendiri adalah suatu proses konversi senyawa yang mengandungunsur nitrogen menjadi berbagai macam bentuk kimiawi yang lain. Nitrogen adalah komponen utama dalam semua asam amino. yang prosesnya disebut amonifikasi. nitrit menjadi amonia atau N2 yang disebut denitrifikasi. Meskipun atmosfer bumi merupakan sumber berlimpah nitrogen. Aktivitas manusia seperti pembakaran bahan bakar fosil. sekarang kita menginjak ke detail proses daur / siklus nitrogen.

Reaksi untuk fiksasi nitrogen biologis ini dapat ditulis sebagai berikut : N2 + 8 H+ + 8 e− → 2 NH3 + H2 Mikro organisme yang melakukan fiksasi nitrogen antara lain : Cyanobacteria. biologis atau abiotik yang mengubah nitrogen di udara menjadi ammonia (NH3). ada empat cara yang dapat mengkonversi unsur nitrogen di atmosfer menjadi bentuk yang lebih reaktif : a. Mikroorganisme yang mem-fiksasi nitrogen disebut diazotrof. 1. dan Frankia. Sebuah contoh dari bakteri pengikat nitrogen adalah bakteri Rhizobium mutualistik. yang hidup dalam nodul akar kacang-kacangan. nitrit (NO2-). nitrat (NO3-). fiksasi nitrogen juga terjadi pada proses non-biologis. Selain itu ganggang hijau biru juga dapat memfiksasi nitrogen. amonium (NH4 +). Banyak proses yang dilakukan oleh mikroba baik untuk menghasilkan energi atau menumpuk nitrogen dalam bentuk yang dibutuhkan untuk pertumbuhan. Nitrogen organik dapat berupa organisme hidup. contohnya sambaran petir.PROSES-PROSES DALAM DAUR NITROGEN Nitrogen hadir di lingkungan dalam berbagai bentuk kimia termasuk nitrogen organik. Clostridium. dan dalam produk antara dekomposisi bahan organik atau humus dibangun. 5 . Spesies ini diazotrophs. dan beberapa hewan (rayap). Fiksasi Nitrogen Fiksasi nitrogen adalah proses alam. Selain dilakukan oleh mikroorganisme. Beberapa tanaman yang lebih tinggi. Diagram di atas menunjukkan bagaimana proses-proses cocok bersama untuk membentuk siklus nitrogen (lihat gambar). dan gas nitrogen (N2). atau humus. Mikroorganisme ini memiliki enzim nitrogenaze yang dapat menggabungkan hidrogen dan nitrogen. Sebuah contoh dari hidup bebas bakteri Azotobacter. Azotobacteraceae. Lebih jauh. Proses siklus nitrogen mengubah nitrogen dari satu bentuk kimia lain. telah membentuk asosiasi (simbiosis) dengan diazotrof. Rhizobia. Fiksasi biologis: beberapa bakteri simbiotik (paling sering dikaitkan dengan tanaman polongan) dan beberapa bakteri yang hidup bebas dapat memperbaiki nitrogen sebagai nitrogen organik.

seperti Nitrobacter. Dalam proses Haber-Bosch. jamur. Pembakaran bahan bakar fosil : mesin mobil dan pembangkit listrik termal. nitrogen atmosfer dan hidrogen (biasanya berasal dari gas alam atau minyak bumi) dapat dikombinasikan untuk membentuk amonia (NH3).5 O2 + Nitrosomonas → NO2. dan organisme heterotrof lain mendapatkan nitrogen sebagai asam amino. Nitrifikasi Konversi amonium menjadi nitrat dilakukan terutama oleh bakteri yang hidup di dalam tanah dan bakteri nitrifikasi lainnya. Tahap utama nitrifikasi. 2.5 O2 + Nitrobacter → NO3NH3 + O2 → NO2− + 3H+ + 2e− NO2− + H2O → NO3− + 2H+ + 2e 6 . yang melepaskan berbagai nitrogen oksida (NOx). dan klorofil. nukleotida dan molekul organik kecil. dan dengan penggunaan katalis besi. nitrogen dapat berasimilasi dalam bentuk ion amonium langsung dari nodul. 4. Hewan. Pada tanaman yang memiliki hubungan mutualistik dengan rhizobia. Jika nitrat diserap. asam nukleat. 4. Sedangkan hewan memperoleh nitrogen dari tanaman yang mereka makan. N2 adalah diubah bersamaan dengan gas hidrogen (H2) menjadi amonia (NH3). NH3 + CO2 + 1. pembentukan NO dari N2 dan O2 karena foton dan terutama petir. Asimilasi Tanaman mendapatkan nitrogen dari tanah melalui absorbsi akar baik dalam bentuk ion nitrat atau ion amonium. 3. nitrogen organik diubah menjadi amonium (NH4+) oleh bakteri dan jamur.+ CO2 + 0. bakteri nitrifikasi seperti spesies Nitrosomonas mengoksidasi amonium (NH4 +) dan mengubah amonia menjadinitrit (NO2-). pada suhu 600 C.b. Tanaman dapat menyerap ion nitrat atau amonium dari tanah melalui rambut akarnya. 3. pertama-tama direduksi menjadi ion nitrit dan kemudian ion amonium untuk dimasukkan ke dalam asam amino. Industri fiksasi nitrogen : Di bawah tekanan besar. Spesies bakteri lain. yang digunakan untuk membuat pupuk dan bahan peledak. Proses konversi nitrit menjadi nitrat sangat penting karena nitrit merupakan racun bagi kehidupan tanaman. Proses lain: Selain itu. Proses nitrifikasi dapat ditulis dengan reaksi berikut ini : 1. 2. c. bertanggung jawab untuk oksidasi nitrit menjadi dari nitrat (NO3-).+ H2O + H+ NO2. Amonifikasi Jika tumbuhan atau hewan mati. dapat memfiksasi nitrogen. d.

7 . nitrit dan amonium dikonversi langsung ke elemen (N2) gas nitrogen. sebagian lagi memperoleh sulfur melalui reduksi senyawa sulfur seperti H. Sulfur adalah nutrisi utama bagi semua organisme. b. Asimilasi Sulfur Sulfur adalah komponen asam amino yang dibutuhkan untuk sintesis protein. kation amonium (N4+) dan bahan lebih kompleks. Oksidasi Amonia Anaerobik Dalam proses biologis. untuk menyelesaikan siklus nitrogen. Setiap jenis tanaman mempunyai kecenderungan khusus untuk menggunakan bentuk ion nitrogen yang dibutuhakannya dan kecendrungan ini dapat berubah oleh cause lingkungan. • • • Beberapa organisme dapat memperoleh sulfur melalui asimilasi reduksi sulfat. Denitrifikasi umumnya berlangsung melalui beberapa kombinasi dari bentuk peralihan sebagai berikut: NO3− → NO2− → NO + N2O → N2 (g) Proses denitrifikasi lengkap dapat dinyatakan sebagai reaksi redoks: 2 NO3− + 10 e− + 12 H+ → N2 + 6 H2O 6. Tanaman lahan atusan lebih banyak menyerap N dalam bentuk anion nitrat. Umumnya tanaman mampu menyerap dan menggunakan nitrat dan amonium. Reduksi dalam kondisi anoxic juga dapat terjadi melalui proses yang disebut oksidasi amonia anaerobik NH4+ + NO2− → N2 + 2 H2O. Proses ini dilakukan oleh spesies bakteri seperti Pseudomonas dan Clostridium dalam kondisi anaerobik. Denitrifikasi Denitrifikasi adalah proses reduksi nitrat untuk kembali menjadi gas nitrogen (N2). Penyerapan nitrogen • • Anasir hara nitrogen (N) diserap perakaran tanaman dalam bentuk anion nitrat (NO3-). metabolization dan akumulasi sulfur sehingga ada potensi untuk menggunakan tanaman untuk fitoremediasi situs belerang-diperkaya. Plant Tanaman spesies memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi di serapan. Proses ini membentuk sebagian besar dari konversi nitrogen unsur di lautan. Fakultatif anaerob bakteri ini juga dapat hidup dalam kondisi aerobik. seperti asam amino larut atmosphere dan asam nukleik.5. sedangkan tanman padi sawah lebih banyak menyerap N-NH4+. Mereka menggunakan nitratsebagai akseptor elektron di tempat oksigen selama respirasi.

Sulfur direduksi oleh bakteri menjadi sulfida dan kadang-kadang terdapat dalam bentuk sulfur dioksida atau hidrogen sulfida. dan metabolisme S berasimilasi menyediakan berbagai senyawa yang bermanfaat bagi hewan. membuat bahan tanaman (nabati ekstraksi) kurang cocok untuk digunakan sebagai pakan ternak dan untuk konsumsi manusia. DAUR / SIKLUS SULFUR (BELERANG) Sulfur terdapat dalam bentuk sulfat anorganik. Beberapa jenis bakteri terlibat dalam daur sulfur. Perpindahan sulfat terjadi melalui proses rantai makanan.Sebuah survei tanah diperkaya dengan sulfur baik secara alami atau aktivitas manusia menunjukkan bahwa surplus sulfur sebagian besar disertai dengan surplus unsur kimia lainnya yang dapat membatasi fitoremediasi karena terjadi co-elemen lebih beracun untuk tanaman dari belerang. Selain itu.Tumbuhan menyerap sulfur dalam bentuk sulfat (SO4). Hidrogen sulfida ini seringkali mematikan mahluk hidup di perairan dan pada umumnya dihasilkan dari penguraian bahan organik yang mati. termasuk manusia. Sangat penting untuk memahami mekanisme yang terlibat dalam metabolisme S sistemik dalam rangka meningkatkan tanaman agronomi dan produksi tanaman makanan dan Studi-studi ini dapat dianggap sebagai studi kasus penting yang memberikan informasi mengenai mekanisme peraturan rumit yang terlibat dalam metabolisme tanaman. Sulfur di oksidasi menjadi sulfat oleh bakteri kemolitotrof seperti Thiobacillus. akumulasi unsur-unsur lain. antara lain Desulfomaculum dan Desulfibrio yang akan mereduksi sulfat menjadi sulfida dalam bentuk hidrogen sulfida (H2S). Sulfur (S) asimilasi oleh tumbuhan memainkan peran penting dalam siklus S di alam. 8 . Kemudian H2S digunakan bakteri fotoautotrof anaerob seperti Chromatium dan melepaskan sulfur dan oksigen. lalu semua mahluk hidup mati dan akan diuraikan komponen organiknya oleh bakteri.

hijau dan ungu. b. tiamin. 4. S organik → SO4 + H2S. mikroorganisme yang bertanggung jawab dalam setiap trasformasi adalah sebagai berikut : 1. Peranan Nitrogen dan Sulfur terhap pertumbuhan tanaman a. dan merangsang perkembang biakan mikroorganisme. Hal ini dapat menyebabkan perusakan batuan juga tanaman. SO4 → H2S (reduksi sulfat anaerobik). terutama tanah humus. akan tetapi nitrat akan segera tereduksi menjadi amonium melalui enzim yang mengandung Mo. bakteri thiobacilli. 9 . Belerang juga berfungsi sebagai activator. manusia juga berperan dalam siklus sulfur. Hasil pembakaran pabrik membawa sulfur ke atmosfer. berperan dalam pembentukan klorofil. Nitrogen udaram merupakaan sumber nitrogen bagi tumbuhan yang bersimbiosis dengan organisme penambat nitrogen. H2S → S → SO4. Belerang merupakan bagian (constituent) dari hasil metabolisme senyawa-senyawa kompleks. merupakan sumber nitrogen bagi tumbuhan yang hidup di tanah netral atau basa selanjutnya organic. Sedangkan peranan nitropgen dalam tanah yaitu nitrogen diserap tanaman dalam bentuk nitrat (NO3) dan ammonium (NH4). sistein. dan metionin. 2. H2S → SO4 (Pengokaidasi sulfide aerobik). Peranan Sulfur Pada umumnya belerang dibutuhkan tanaman dalam pembentukan asam-asam amino sistin. nitrat. Peranan Nitrogen Ada beberapa peranan nitrogen terhadap pertumbuhan tanaman diantaranya adalah memacu pertumbuhan tanaman secara umum terutama pada fase vegetative. bakteri desulfovibrio. masing-masing mikroorganisme heterotrofik aerobik dan anaerobik. koenzim A dan glutationin. Peranan nitrogen dalam tanaman yaitu mensintesis karbohidrat menjadi protein dan protoplasma (melalui mekanisme respirasi) yang berperan dalam pembentukan jaringan fegetatif tanaman. bakteri sulfur tak berwarna. Dalam daur belerang. merupakan sumber nitrogen bagi tumbuhan yang hidup di tanah organic.Selain proses tadi. Diperkirakan 90% S dalam tanaman ditemukan dalam bentuk asam amino. turunlah hujan asam yang membawa H2SO4 kembali ke tanah. C. 3. Disamping itu S juga merupakan bagian dari biotin. Ketika hujan terjadi. Amonium merupakan sumber nitrogen bagi tumbuhan yang hidup di tanah masam. yang salah satu fungsi utamanya adalah penyususn protein yaitu dalam pembentukan ikatan disulfide antara rantai-rantai peptide.

7%) dari bobot kering tanaman. Selain fungsi yang dikemukakan di atas. Devisiensi Unsur Nitrogen dan Belerang Kekurangan unsur hara Nitrogen (N) • Warna daun hijau agak kekuning-kuningan dan pada tanaman padi warna ini mulai dari ujung daun menjalar ke tulang daun selanjutnya berubah menjadi kuning lengkap. dan protein. Spencer (1975) membagi 3 kelompok tanaman berdasarkan tingkat kebutuhan S. Cruciferae. yang dapat dilihat dari kandungan sulfat pada biji dari masing-masing kelompok tanaman tersebut adalah secara berturut-turut (0. Leguminaeae. yaitu: a) tanaman dengan tingkat kebutuhan S yang banyak (20-80 kg S/ha) b) tanaman dengan tingkat kebutuhan S sedang (10-50 kgS/ha) c) tanaman dengan kebutuhan S rendah (5-25 kg S/ha). Jaringan daun mati dan inilah yang menyebabkan daun selanjutnya menjadi kering dan berwarna merah kecoklatan.25-0 3% dan 1.19%. 0. suatu complex Fe dan S yang terdapat dalam kloroplas dan terlibat dalam reaksi oksidoreduksi dengan transfer elektron serta dalam reduksi nitrat dalam proses fotosintesis.1-1. seringkali masak sebelum waktunya 10 . kebutuhan S oleh tanaman Graminaea.18-0.5% dari bobot kering tanaman. lemak. diantaranya (1) merupakan bagian penting dari ferodoksin. sehingga seluruh tanaman berwarna pucat kekuning-kuningan.1 sampai 0. D. (2) S terdapat dalam senyawa-senyawa yang mudah menguap yang menyebabkan adanya rasa dan bau pada rumput-rumputan dan bawang-bawangan. Belerang juga dapat merangssang pembentukan akar dan buah serta dapat mengurangi serangan penyakit. Tanaman sangat membutuhkan blerang karena pada umumnya belerang yang dibutuhkan untuk pertumbuhan optimal tanaman bervariasi antara 0. • • Pertumbuhan tanaman lambat dan kerdil Perkembangan buah tidak sempurna atau tidak baik. peranan S dalam pertumbuhan dan metabolisme tanaman sangat banyak dan penting. Berdasarkan familinya.kofaktor atau regulator enzim dan berperan dalam proses fisiologi tanaman. Belerang dikaitkan pula dengan pembentukan klorofil yang erat hubungannya dengan proses fotosintesis dan ikut serta dalam beberapa reaksi metabolisme seperti karbohidrat.

seperti misalnya gejala-gejala yang tampak pada daun tanaman teh di beberapa tempat di Kenya yang terkenal dengan sebutan”Tea Yellow” atau”Yellow Disease” • • • Tanaman tumbuh terlambat. batang tanaman berserat. dimulai dari bagian bawah terus ke bagian atas. berkayu dan berdiameter kecil Pada tanaman tebu yang menyebabkan rendemen gula rendah Jumlah anakan terbatas.• • Dapat menimbulkan daun penuh dengan serat. perubahan warna umumnya terjadi pada seluruh daun muda. BAB III PENUTUP 11 . Kekurangan unsur hara Belerang (S) • Daun-daun muda mengalami klorosis (berubah menjadi kuning). kerdil. sehingga tanaman tampak berdaun kuning dan hijau. daun menjadi kering. berbatang pendek dan kurus. kadang mengkilap keputih-putihan dan kadang-kadang perubahannya tidak merata tetapi berlangsung pada bagian daun selengkapnya • Perubahan warna daun dapat pula menjadi kuning sama sekali. hal ini dikarenakan menebalnya membran sel daun sedangkan selnya sendiri berukuran kecil-kecil Dalam keadaan kekurangan yang parah.

Unsur ini pun membantu pertumbuhan anakan. 12 . Ada beberapa peranan nitrogen terhadap pertumbuhan tanaman diantaranya adalah memacu pertumbuhan tanaman secara umum terutama pada fase vegetative. berperan dalam pembentukan klorofil. sulfur merupakan bagian penting pada tanaman-tanaman penghasil minyak. • Belerang (S) berperan dalam pembentukan bintil-bintil akar. contohnya jamur.A. Sel yang mendapatkan semua komponen metabolic melalui asimilasi disebut osmotrof. Asimilasi dipenuhi dengan mekanisme transportasi dengan energi pasif (energi netral) dan energi aktif (energi konsumsi). sayuran seperti cabai. dan lain-lain. algae. baik secara pasif (difusi) maupun transport aktif. Selain itu. kubis. dan bakteri. Kesimpulan • Asimilasi adalah transport komponen metabolik terlarut dari luar ke dalam lingkungan sel. • • Asimilasi nitrogen dan sulfur membutuhkan serangkaian reaksi biokimia yang komplek yang membutuhkan energi. Sulfur ini merupakan unsur yang penting dalam beberapa jenis protein seperti asam amino. dan merangsang perkembang biakan mikroorganisme.