BAB I PENDAHULUAN A.

Latar Belakang Tumbuhan tingkat tinggi merupakan organisme autotrof dapat mensintesa komponen molekular organik yang dibutuhkannya, selain juga membutuhkan hara dalam bentuk anorganik dari lingkungan sekitarnya. Hara mineral diabsorpsi dari tanah oleh akar dan akan bergabung dengan senyawa organik yang esensial untuk pertumbuhan dan perkembangan. Penggabungan hara mineral dengan senyawa organik membentuk pigmen, kofaktor enzim, lipid, asam nukleat dan asam amino. Proses inilah yang disebut dengan asimilasi hara mineral. Asimilasi nitrogen dan sulfur membutuhkan serangkaian reaksi biokimia yang komplek yang membutuhkan energi. Asimilasi kation melibatkan pembentukkan komplek dengan senyawa organik. Pada makalah ini diulas mengenai reaksi primer untuk asimilasi dua unsur hara utama nitrogen dan sulfur. Nitrogen merupakan elemen yang sangat esensial, menyusun bermacammacam persenyawaan penting, baik organik maupun anorganik. Nitrogen menempati porsi 1-2 % dari berat kering tanaman. Ketersediaan nitrogen dialam berada dalam beberapa bentuk persenyawaan, yaitu berupa N2 (72 % volume udara), N2O, NO, NO2, NO3 dan NH4+. Di dalam atanah, lebih dari 90% nitrogen adalah dalam bentuk N-organik. Belerang atau sulfur adalah unsur kimia Bentuknya adalah non-metal yang tak berasa, tak berbau danmultivalent. Belerang, dalam bentuk aslinya, adalah sebuah zat padat kristalin kuning. Di alam, belerang dapat ditemukan sebagai unsur murni atau sebagai mineral- mineralsulfide dan sulfate. Ia adalah unsur penting untuk kehidupan dan ditemukan dalam duaasam amino. Penggunaan komersilnya terutama dalam fertilizer namun juga dalam bubuk mesiu, korek api, insektisida dan fungisida.

1

Rumusan Masalah 1. Bagaimana proses terjadinya asimilasi sulfur dan blerang? 3. Tujuan 1. Apa peranan sulfur dan blerang terhadap pertumbuhan tanaman? C. Mengetahui proses terjadinya asimilasi sulfur dan blerang 3.B. Untuk mengetahui pengertian dari asimilasi sulfur dan blerang 2. Apa yang dimaksud dengan asimilasi sulfur dan blerang? 2. Mengetahui peranan sulfur dan blerang terhadap pertumbuhan tanaman 2 .

Pada tanaman yang memiliki hubungan mutualistik dengan rhizobia. Di dalam tanah. Transport pasif akan terjadi hanya ketika molekul mampu berdifusi melalui membran sel. tidak membutuhkan energi dari luar dan akan berlangsung sampai konsentrasi di area perbatasan sel dengan daerah luar menjadi homogen . nitrat akan tereduksi secara bertahap menjadi ion amonia (NH4+).BAB II PEMBAHASAN A. Asimilasi Sulfur dan Nitrogen a. pertama-tama direduksi menjadi ion nitrit dan kemudian ion amonium untuk dimasukkan ke dalam asam amino. Proses-proses pengubahan dari amonia menjadi nitrat disebut nitrifikasi. sumber nitrogen yang paling banyak diserab adalah NO3 dan NH4+ dan beberapa N-organik. Pada tumbuhan tinggi umumnya. Bakteri nitrifikasi dan denitrifikasi berperan pada proses konversi tersebut. atau sebaliknya. Sebaliknya. dalam suasana anarobik. asam nukleat. nitrogen dapat berasimilasi dalam bentuk ion amonium langsung dari nodul. Pada tumbuhan tinggi umumnya. dan bakteri. algae. terutama pada bakteri dan algae tertentu. nukleotida dan molekul organik kecil. Sebaliknya. Hewan. dan klorofil. Pengertian Asimilasi Asimilasi adalah transport komponen metabolik terlarut dari luar ke dalam lingkungan sel. sumber terpenting nitrogen adalah ion nitrat (NO3=) yang diambil dari larutan tanah. jamur. Sel yang mendapatkan semua komponen metabolic melalui asimilasi disebut osmotrof. dengan mekanisme difusi. Proses ini bersifat spontan. dan organisme heterotrof lain mendapatkan nitrogen sebagai asam amino. Sedangkan hewan memperoleh nitrogen dari tanaman yang mereka makan. baik secara pasif (difusi) maupun transport aktif. contohnya jamur. terjadi peristiwa 3 . Norganik dan N2. Jika nitrat diserap. B. Asimilasi dipenuhi dengan mekanisme transportasi dengan energi pasif (energi netral) dan energi aktif (energi konsumsi). Transport pasif dilakukan berdasarkan driving force yang berupa gradient konsentrasi. Dalam situasi aerobik. Asimilasi Nitrogen Tanaman mendapatkan nitrogen dari tanah melalui absorbsi akar baik dalam bentuk ion nitrat atau ion amonium. spesiasi ion nitrat tidaklah stabil. Tanaman dapat menyerap ion nitrat atau amonium dari tanah melalui rambut akarnya. Di alam dikenal ada banyak bakteri terlibat dalam konversi nitrat menjadi amonia. NH4+. ion nitrogen lebih banyak dalam bentuk nitrat. Ada beberapa sumber nitrogen yang dapat diambil tumbuhan yakni NO3.

sebagian besar relatif tidak dapat digunakan oleh tanaman. tahu kan kalau protein adalah zat yang sangat kita butuhkan dalam pertumbuhan. dan pelepasannitrogen dalam air limbah telah secara dramatis mengubah siklus nitrogen global. (juga dikenal sebagai nitrogen reaktif). akan dihasilkan ion-ion amonia.pengubahan nitrat . Kelimpahan atau kelangkaan dari bentuk "tetap" nitrogen. diperlukan untuk mengkonversi gas nitrogenmenjadi bentuk yang dapat digunakan oleh organisme hidup. Pada proses pembusukan dari senyawa Norganik. yang penting untuk fotosintesis dan pertumbuhan lebih lanjut. nukleat. Pembukaannya sudah cukup. termasuk produksi primer dan dekomposisi. Transformasi ini dapat terjadi secara biologis maupun non-biologis. sekarang kita menginjak ke detail proses daur / siklus nitrogen.Nitrogen juga nantinya hadir di basis pembentuk asam tumbuhan. Aktivitas manusia seperti pembakaran bahan bakar fosil. Proses nitrifikasi melibatkan bakteri nitrosomonas dan nitrobakter. Siklus nitrogen secara khusus sangat dibutuhkan dalam ekologi karena ketersediaan nitrogen dapat mempengaruhi tingkat proses ekosistem kunci. yang nantinya dimasukkan ke dalam protein. penggunaan pupuk nitrogen buatan. Meskipun atmosfer bumi merupakan sumber berlimpah nitrogen. Pengolahan kimia atau fiksasi alami (melalui proses konversi seperti yang dilakukan bakteri rhizobium). Siklus Nitrogen Siklus nitrogen sendiri adalah suatu proses konversi senyawa yang mengandungunsur nitrogen menjadi berbagai macam bentuk kimiawi yang lain. Nitrogen sangatlah penting untuk berbagai proses kehidupan di Bumi. banyak seperti DNA dan RNA yang membawa hereditas. Nitrogen adalah komponen utama dalam semua asam amino. o Berkaitan erat dengan metabolisme karbon. yang prosesnya disebut amonifikasi. menentukan berapa banyak makanan yang dapat tumbuh pada sebidang tanah. nitrit menjadi amonia atau N2 yang disebut denitrifikasi. 4 . oleh karena itu nitrogen menjadi komponen penting dari produksi pangan. Pada dari nitrogen digunakan dalam molekul klorofil. Yang dibutuhkan dalam asimilasi nitrogen yaitu : o Memerlukan cadangan sumber energi o Energi berasal dari fotosintesis o Reaksi terjadi pada jaringan dan kompartemen sel yang berbeda.

Rhizobia. nitrat (NO3-). Sebuah contoh dari hidup bebas bakteri Azotobacter. Fiksasi Nitrogen Fiksasi nitrogen adalah proses alam. fiksasi nitrogen juga terjadi pada proses non-biologis. Proses siklus nitrogen mengubah nitrogen dari satu bentuk kimia lain. biologis atau abiotik yang mengubah nitrogen di udara menjadi ammonia (NH3). atau humus. dan gas nitrogen (N2). Selain itu ganggang hijau biru juga dapat memfiksasi nitrogen. Spesies ini diazotrophs. contohnya sambaran petir. Nitrogen organik dapat berupa organisme hidup. Selain dilakukan oleh mikroorganisme. yang hidup dalam nodul akar kacang-kacangan. Azotobacteraceae. dan beberapa hewan (rayap).PROSES-PROSES DALAM DAUR NITROGEN Nitrogen hadir di lingkungan dalam berbagai bentuk kimia termasuk nitrogen organik. 1. telah membentuk asosiasi (simbiosis) dengan diazotrof. Banyak proses yang dilakukan oleh mikroba baik untuk menghasilkan energi atau menumpuk nitrogen dalam bentuk yang dibutuhkan untuk pertumbuhan. Fiksasi biologis: beberapa bakteri simbiotik (paling sering dikaitkan dengan tanaman polongan) dan beberapa bakteri yang hidup bebas dapat memperbaiki nitrogen sebagai nitrogen organik. Clostridium. amonium (NH4 +). Mikroorganisme ini memiliki enzim nitrogenaze yang dapat menggabungkan hidrogen dan nitrogen. ada empat cara yang dapat mengkonversi unsur nitrogen di atmosfer menjadi bentuk yang lebih reaktif : a. Sebuah contoh dari bakteri pengikat nitrogen adalah bakteri Rhizobium mutualistik. nitrit (NO2-). dan Frankia. Diagram di atas menunjukkan bagaimana proses-proses cocok bersama untuk membentuk siklus nitrogen (lihat gambar). Mikroorganisme yang mem-fiksasi nitrogen disebut diazotrof. Reaksi untuk fiksasi nitrogen biologis ini dapat ditulis sebagai berikut : N2 + 8 H+ + 8 e− → 2 NH3 + H2 Mikro organisme yang melakukan fiksasi nitrogen antara lain : Cyanobacteria. 5 . Beberapa tanaman yang lebih tinggi. dan dalam produk antara dekomposisi bahan organik atau humus dibangun. Lebih jauh.

pada suhu 600 C. dan klorofil. seperti Nitrobacter. Pada tanaman yang memiliki hubungan mutualistik dengan rhizobia. Nitrifikasi Konversi amonium menjadi nitrat dilakukan terutama oleh bakteri yang hidup di dalam tanah dan bakteri nitrifikasi lainnya. Sedangkan hewan memperoleh nitrogen dari tanaman yang mereka makan. dapat memfiksasi nitrogen. Dalam proses Haber-Bosch. Proses konversi nitrit menjadi nitrat sangat penting karena nitrit merupakan racun bagi kehidupan tanaman.+ CO2 + 0. 4.b. Asimilasi Tanaman mendapatkan nitrogen dari tanah melalui absorbsi akar baik dalam bentuk ion nitrat atau ion amonium. yang melepaskan berbagai nitrogen oksida (NOx). pembentukan NO dari N2 dan O2 karena foton dan terutama petir.5 O2 + Nitrosomonas → NO2. d. Industri fiksasi nitrogen : Di bawah tekanan besar. 4. nitrogen atmosfer dan hidrogen (biasanya berasal dari gas alam atau minyak bumi) dapat dikombinasikan untuk membentuk amonia (NH3). bertanggung jawab untuk oksidasi nitrit menjadi dari nitrat (NO3-). pertama-tama direduksi menjadi ion nitrit dan kemudian ion amonium untuk dimasukkan ke dalam asam amino. 2. N2 adalah diubah bersamaan dengan gas hidrogen (H2) menjadi amonia (NH3). 3. c. Spesies bakteri lain.+ H2O + H+ NO2. dan dengan penggunaan katalis besi. Proses nitrifikasi dapat ditulis dengan reaksi berikut ini : 1. 3. Tahap utama nitrifikasi. asam nukleat. bakteri nitrifikasi seperti spesies Nitrosomonas mengoksidasi amonium (NH4 +) dan mengubah amonia menjadinitrit (NO2-). Hewan. Proses lain: Selain itu.5 O2 + Nitrobacter → NO3NH3 + O2 → NO2− + 3H+ + 2e− NO2− + H2O → NO3− + 2H+ + 2e 6 . NH3 + CO2 + 1. Jika nitrat diserap. nitrogen organik diubah menjadi amonium (NH4+) oleh bakteri dan jamur. dan organisme heterotrof lain mendapatkan nitrogen sebagai asam amino. Tanaman dapat menyerap ion nitrat atau amonium dari tanah melalui rambut akarnya. nukleotida dan molekul organik kecil. 2. jamur. Pembakaran bahan bakar fosil : mesin mobil dan pembangkit listrik termal. yang digunakan untuk membuat pupuk dan bahan peledak. Amonifikasi Jika tumbuhan atau hewan mati. nitrogen dapat berasimilasi dalam bentuk ion amonium langsung dari nodul.

Setiap jenis tanaman mempunyai kecenderungan khusus untuk menggunakan bentuk ion nitrogen yang dibutuhakannya dan kecendrungan ini dapat berubah oleh cause lingkungan. Reduksi dalam kondisi anoxic juga dapat terjadi melalui proses yang disebut oksidasi amonia anaerobik NH4+ + NO2− → N2 + 2 H2O. Plant Tanaman spesies memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi di serapan. sedangkan tanman padi sawah lebih banyak menyerap N-NH4+. Proses ini membentuk sebagian besar dari konversi nitrogen unsur di lautan. Umumnya tanaman mampu menyerap dan menggunakan nitrat dan amonium. Denitrifikasi umumnya berlangsung melalui beberapa kombinasi dari bentuk peralihan sebagai berikut: NO3− → NO2− → NO + N2O → N2 (g) Proses denitrifikasi lengkap dapat dinyatakan sebagai reaksi redoks: 2 NO3− + 10 e− + 12 H+ → N2 + 6 H2O 6. Mereka menggunakan nitratsebagai akseptor elektron di tempat oksigen selama respirasi. seperti asam amino larut atmosphere dan asam nukleik. Denitrifikasi Denitrifikasi adalah proses reduksi nitrat untuk kembali menjadi gas nitrogen (N2). • • • Beberapa organisme dapat memperoleh sulfur melalui asimilasi reduksi sulfat. Proses ini dilakukan oleh spesies bakteri seperti Pseudomonas dan Clostridium dalam kondisi anaerobik. metabolization dan akumulasi sulfur sehingga ada potensi untuk menggunakan tanaman untuk fitoremediasi situs belerang-diperkaya. b. Tanaman lahan atusan lebih banyak menyerap N dalam bentuk anion nitrat. kation amonium (N4+) dan bahan lebih kompleks. Penyerapan nitrogen • • Anasir hara nitrogen (N) diserap perakaran tanaman dalam bentuk anion nitrat (NO3-).5. sebagian lagi memperoleh sulfur melalui reduksi senyawa sulfur seperti H. untuk menyelesaikan siklus nitrogen. Sulfur adalah nutrisi utama bagi semua organisme. 7 . Oksidasi Amonia Anaerobik Dalam proses biologis. Fakultatif anaerob bakteri ini juga dapat hidup dalam kondisi aerobik. Asimilasi Sulfur Sulfur adalah komponen asam amino yang dibutuhkan untuk sintesis protein. nitrit dan amonium dikonversi langsung ke elemen (N2) gas nitrogen.

DAUR / SIKLUS SULFUR (BELERANG) Sulfur terdapat dalam bentuk sulfat anorganik. membuat bahan tanaman (nabati ekstraksi) kurang cocok untuk digunakan sebagai pakan ternak dan untuk konsumsi manusia. antara lain Desulfomaculum dan Desulfibrio yang akan mereduksi sulfat menjadi sulfida dalam bentuk hidrogen sulfida (H2S). dan metabolisme S berasimilasi menyediakan berbagai senyawa yang bermanfaat bagi hewan.Sebuah survei tanah diperkaya dengan sulfur baik secara alami atau aktivitas manusia menunjukkan bahwa surplus sulfur sebagian besar disertai dengan surplus unsur kimia lainnya yang dapat membatasi fitoremediasi karena terjadi co-elemen lebih beracun untuk tanaman dari belerang. Sulfur (S) asimilasi oleh tumbuhan memainkan peran penting dalam siklus S di alam. termasuk manusia. Selain itu.Tumbuhan menyerap sulfur dalam bentuk sulfat (SO4). Sulfur di oksidasi menjadi sulfat oleh bakteri kemolitotrof seperti Thiobacillus. Sulfur direduksi oleh bakteri menjadi sulfida dan kadang-kadang terdapat dalam bentuk sulfur dioksida atau hidrogen sulfida. Hidrogen sulfida ini seringkali mematikan mahluk hidup di perairan dan pada umumnya dihasilkan dari penguraian bahan organik yang mati. Sangat penting untuk memahami mekanisme yang terlibat dalam metabolisme S sistemik dalam rangka meningkatkan tanaman agronomi dan produksi tanaman makanan dan Studi-studi ini dapat dianggap sebagai studi kasus penting yang memberikan informasi mengenai mekanisme peraturan rumit yang terlibat dalam metabolisme tanaman. Perpindahan sulfat terjadi melalui proses rantai makanan. Kemudian H2S digunakan bakteri fotoautotrof anaerob seperti Chromatium dan melepaskan sulfur dan oksigen. 8 . lalu semua mahluk hidup mati dan akan diuraikan komponen organiknya oleh bakteri. Beberapa jenis bakteri terlibat dalam daur sulfur. akumulasi unsur-unsur lain.

H2S → S → SO4. Amonium merupakan sumber nitrogen bagi tumbuhan yang hidup di tanah masam. Belerang merupakan bagian (constituent) dari hasil metabolisme senyawa-senyawa kompleks. dan metionin. 9 . terutama tanah humus. 4. hijau dan ungu. nitrat. bakteri thiobacilli. H2S → SO4 (Pengokaidasi sulfide aerobik). merupakan sumber nitrogen bagi tumbuhan yang hidup di tanah netral atau basa selanjutnya organic. S organik → SO4 + H2S. turunlah hujan asam yang membawa H2SO4 kembali ke tanah. Disamping itu S juga merupakan bagian dari biotin. bakteri sulfur tak berwarna. koenzim A dan glutationin. Peranan nitrogen dalam tanaman yaitu mensintesis karbohidrat menjadi protein dan protoplasma (melalui mekanisme respirasi) yang berperan dalam pembentukan jaringan fegetatif tanaman. Sedangkan peranan nitropgen dalam tanah yaitu nitrogen diserap tanaman dalam bentuk nitrat (NO3) dan ammonium (NH4). 3. tiamin. masing-masing mikroorganisme heterotrofik aerobik dan anaerobik. Hal ini dapat menyebabkan perusakan batuan juga tanaman. Dalam daur belerang. dan merangsang perkembang biakan mikroorganisme. mikroorganisme yang bertanggung jawab dalam setiap trasformasi adalah sebagai berikut : 1. sistein. SO4 → H2S (reduksi sulfat anaerobik). Hasil pembakaran pabrik membawa sulfur ke atmosfer. manusia juga berperan dalam siklus sulfur. merupakan sumber nitrogen bagi tumbuhan yang hidup di tanah organic. Ketika hujan terjadi. b. Peranan Nitrogen dan Sulfur terhap pertumbuhan tanaman a. 2. yang salah satu fungsi utamanya adalah penyususn protein yaitu dalam pembentukan ikatan disulfide antara rantai-rantai peptide. C.Selain proses tadi. Diperkirakan 90% S dalam tanaman ditemukan dalam bentuk asam amino. Nitrogen udaram merupakaan sumber nitrogen bagi tumbuhan yang bersimbiosis dengan organisme penambat nitrogen. Peranan Sulfur Pada umumnya belerang dibutuhkan tanaman dalam pembentukan asam-asam amino sistin. Belerang juga berfungsi sebagai activator. akan tetapi nitrat akan segera tereduksi menjadi amonium melalui enzim yang mengandung Mo. berperan dalam pembentukan klorofil. Peranan Nitrogen Ada beberapa peranan nitrogen terhadap pertumbuhan tanaman diantaranya adalah memacu pertumbuhan tanaman secara umum terutama pada fase vegetative. bakteri desulfovibrio.

Devisiensi Unsur Nitrogen dan Belerang Kekurangan unsur hara Nitrogen (N) • Warna daun hijau agak kekuning-kuningan dan pada tanaman padi warna ini mulai dari ujung daun menjalar ke tulang daun selanjutnya berubah menjadi kuning lengkap. kebutuhan S oleh tanaman Graminaea. peranan S dalam pertumbuhan dan metabolisme tanaman sangat banyak dan penting. dan protein. yaitu: a) tanaman dengan tingkat kebutuhan S yang banyak (20-80 kg S/ha) b) tanaman dengan tingkat kebutuhan S sedang (10-50 kgS/ha) c) tanaman dengan kebutuhan S rendah (5-25 kg S/ha). sehingga seluruh tanaman berwarna pucat kekuning-kuningan. Cruciferae. 0. diantaranya (1) merupakan bagian penting dari ferodoksin.1 sampai 0. yang dapat dilihat dari kandungan sulfat pada biji dari masing-masing kelompok tanaman tersebut adalah secara berturut-turut (0.5% dari bobot kering tanaman. • • Pertumbuhan tanaman lambat dan kerdil Perkembangan buah tidak sempurna atau tidak baik. (2) S terdapat dalam senyawa-senyawa yang mudah menguap yang menyebabkan adanya rasa dan bau pada rumput-rumputan dan bawang-bawangan.25-0 3% dan 1.1-1. D. suatu complex Fe dan S yang terdapat dalam kloroplas dan terlibat dalam reaksi oksidoreduksi dengan transfer elektron serta dalam reduksi nitrat dalam proses fotosintesis. Jaringan daun mati dan inilah yang menyebabkan daun selanjutnya menjadi kering dan berwarna merah kecoklatan. Belerang juga dapat merangssang pembentukan akar dan buah serta dapat mengurangi serangan penyakit. lemak.7%) dari bobot kering tanaman.19%.kofaktor atau regulator enzim dan berperan dalam proses fisiologi tanaman. Leguminaeae.18-0. Selain fungsi yang dikemukakan di atas. Spencer (1975) membagi 3 kelompok tanaman berdasarkan tingkat kebutuhan S. Belerang dikaitkan pula dengan pembentukan klorofil yang erat hubungannya dengan proses fotosintesis dan ikut serta dalam beberapa reaksi metabolisme seperti karbohidrat. seringkali masak sebelum waktunya 10 . Tanaman sangat membutuhkan blerang karena pada umumnya belerang yang dibutuhkan untuk pertumbuhan optimal tanaman bervariasi antara 0. Berdasarkan familinya.

berkayu dan berdiameter kecil Pada tanaman tebu yang menyebabkan rendemen gula rendah Jumlah anakan terbatas. sehingga tanaman tampak berdaun kuning dan hijau. BAB III PENUTUP 11 .• • Dapat menimbulkan daun penuh dengan serat. seperti misalnya gejala-gejala yang tampak pada daun tanaman teh di beberapa tempat di Kenya yang terkenal dengan sebutan”Tea Yellow” atau”Yellow Disease” • • • Tanaman tumbuh terlambat. dimulai dari bagian bawah terus ke bagian atas. daun menjadi kering. Kekurangan unsur hara Belerang (S) • Daun-daun muda mengalami klorosis (berubah menjadi kuning). batang tanaman berserat. kerdil. berbatang pendek dan kurus. hal ini dikarenakan menebalnya membran sel daun sedangkan selnya sendiri berukuran kecil-kecil Dalam keadaan kekurangan yang parah. perubahan warna umumnya terjadi pada seluruh daun muda. kadang mengkilap keputih-putihan dan kadang-kadang perubahannya tidak merata tetapi berlangsung pada bagian daun selengkapnya • Perubahan warna daun dapat pula menjadi kuning sama sekali.

dan merangsang perkembang biakan mikroorganisme. Ada beberapa peranan nitrogen terhadap pertumbuhan tanaman diantaranya adalah memacu pertumbuhan tanaman secara umum terutama pada fase vegetative. Sulfur ini merupakan unsur yang penting dalam beberapa jenis protein seperti asam amino. dan bakteri. dan lain-lain. contohnya jamur. kubis. Unsur ini pun membantu pertumbuhan anakan. Kesimpulan • Asimilasi adalah transport komponen metabolik terlarut dari luar ke dalam lingkungan sel. sulfur merupakan bagian penting pada tanaman-tanaman penghasil minyak. • • Asimilasi nitrogen dan sulfur membutuhkan serangkaian reaksi biokimia yang komplek yang membutuhkan energi. baik secara pasif (difusi) maupun transport aktif. algae. Sel yang mendapatkan semua komponen metabolic melalui asimilasi disebut osmotrof. 12 . Asimilasi dipenuhi dengan mekanisme transportasi dengan energi pasif (energi netral) dan energi aktif (energi konsumsi). • Belerang (S) berperan dalam pembentukan bintil-bintil akar. berperan dalam pembentukan klorofil. Selain itu.A. sayuran seperti cabai.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful