Satuan Acara Penyuluhan ( S.A.

P ) Pokok Bahasan Sub Pokok Bahasan Sasaran Hari/Tanggal Waktu Tempat Penyuluh : Keperawatan Komunitas : Katarak dan Persiapan op Katarak : Ny. R : Rabu, 17 April 2013 : 1 x 30 Menit : Rumah Ny. R : Eko Puji Riyanto

I.

Tujuan Instruksional Umum (TIU) Setelah dilakukan pendidikan kesehatan selama 1 x 30 menit, Ny. R memahami tentang katarak dan persiapan sebelum operasi katarak serta pasien siap secara mental untuk menjalani operasi katarak.

II.

Tujuan Instruksional Khusus (TIK) Setelah dilakukan proses penyuluhan mengenai Katarak dan Persiapan op Katarak selama 1 x 30 menit Ny. R dapat : a. Memahami pengertian Katarak b. Menjelaskan tentang tanda dan gejala terkena katarak c. Menjelaskan tentang macam-macam katarak d. Menjelaskan tentang penyebab katarak e. Menjelaskan tentang penatalaksanaan f. Mengetahui tentang persiapan sebelum operasi katarak g. Mengetahui tentang proses operasi katarak h. Mengetahui tentang perawatan mata setelah pembedahan katarak

Eko Puji Riyanto (10.060)

Page 1

tanda dan gejala. Tanya jawab IV. Leaflet V. Proses operasi katarak. Media 1. macam-macam. Metode 1. Persiapan sebelum operasi katarak. Kegiatan penyuluhan Tahap Pendahuluan Waktu Kegiatan Penyuluh a) Membuka acara dengan mengucapkan salam b) Memperkenalkan diri c) Menyampaikan 5 menit dan tujuan penkes d) Kontrak waktu e) Mengkondisikan pasien untuk berkonsentrasi topik Kegiatan Peserta a) Menjawab salam b) Memperhatikan c) Mendengarkan penyuluh menyampaikan dan tujuan d) Menyetujui kesepakatan waktu penkes pelaksanaan topik 2. Materi Materi penyuluhan meliputi : Pengertian. Ceramah 2. Kegiatan Inti a) Memberikan penjelasan tentang materi yang a) Mendengarkan memperhatikan penyuluh b) Menanyakan hal-hal dan akan diberikan b) Memberikan kesempatan 20 menit untuk bertanya c) Menjawab dari peserta Eko Puji Riyanto (10. No 1. penyebab.060) peserta yang tidak dimengerti dari materi c) Mendengarkan dan memperhatikan Page 2 pertanyaan . Perawatan mata setelah pembedahan katarak VI.III. penatalaksanaan katarak.

Pasien berada di rumah 5 menit sebelum acara dimulai Tempat.d) Melakukan evaluasi penyuluh d) Menjawab hal-hal yang ditanyakan penyuluh 3.060) Page 3 . Kegiatan penutup a) Menyimpulkan materi a) Memperhatikan b) Menyampaikan hal-hal yang perlu diklarifikasikan c) Menyetujui rencana tindak lanjut d) Memperhatikan dan menjawab salam yang disampaikan b) Mengklarifikasi c) Rencana tindak lanjut 5 menit d) Menutup kegiatan dan mengakhiri salam dengan VII. Evaluasi a) Evaluasi Persiapan          Pengaturan tempat serta kontrak dengan pasien 1 hari sebelum acara dilaksanakan Kesiapan materi 2 hari sebelum acara dilaksanakan Mempersiapkan leaflet 1 hari sebelum acara dilaksanakan b) Evaluasi Proses Pasien hadir. alat dan media dapat digunakan dengan baik dan dipersiapkan 20 menit sebelum acara mulai Kegiatan dilaksanakan sesuai waktu yang telah ditentukan c) Evaluasi Hasil Pasien mampu menjelaskan pengertian katarak dengan benar Pasien mampu menyebutkan salah satu dari 5 tanda gejala katarak dengan benar Eko Puji Riyanto (10.

    Pasien mampu menyebutkan salah satu dari 5 macam katarak dengan benar Pasien mampu menjelaskan penyebab katarak dengan benar Pasien mampu menyebutkan cara penatalaksanaan katarak dengan benar Pasien mampu dan siap secara mental untuk melakukan op Katarak. hal: 128-136. Jakarta : Balai Penerbit FKUI.blogspot. Jakarta: Balai Penerbit FKUI. 3rd edisi.blogspot. 2008. d) Alat Evaluasi       Apa pengertian Katarak? Apa tanda dan Gejala Katarak? Apa salah satu macam jenis Katarak? Apa Penyebab terjadinya Katarak? Apa yang harus dilakukan penderita katarak? Apa saja persiapan untuk op Katarak? VIII. 200-211  http://agus-sadrak.html Eko Puji Riyanto (10.com/2012/04/sap-katarak.  Ilyas S.html  http://uzanxwsdcito.scribd.com/2010/10/laporan-pendahuluan-katarak.com/jXKD1  http://www.060) Page 4 . Daftar Pustaka  Ilyas S. ed 3.com/2011/06/sap-katarak. 2005.blogspot. Ilmu Penyakit Mata. Penuntun Ilmu Penyakit Mata.html  http://networkedblogs.com/doc/62002328/Persiapan-bedah-katarak  http://zonavick.

1998) 3. Katarak yang didapat sejak lahir 2. Katarak adalah proses terjadinya opasitas secara progresif pada lensa atau kapsul lensa. Tampak kecoklatan / putih susu pada pupil 5.duanya. Peka terhadap sinar 3.MATERI PENYULUHAN A. dkk. Katarak yang didapat pada lanjut usia 4. Katarak yang disebabkan trauma. B. Penglihatan ganda saat melihat satu benda dengan satu mata. Tanda dan Gejala Katarak 1.Biasanya mengenai kedua mata dan berjalan progresif. 2000). Pengelihatan tidak jelas seperti ada kabut yang menghalangi obyek 2. Dalam bahasa Indonesia disebut buyar penglihatan seperti tertutup air terjun akibat lensa yang keruh. Kesulitan memfokuskan kerja dengan dekat / merasa di ruang gelap 4. atau akibat kedua. gejala ini terjadi saat katarak bertambah luas. Eko Puji Riyanto (10. denaturasi protein lensa. Katarak yang didapat pada anak sesudah lahir 3. Katarak adalah keadaan di mana terjadi kekeruhan pada serabut atau bahan lensa di dalam kapsul lensa (Sidarta Ilyas.060) Page 5 . 2. Macam-macam Katarak 1. Pengertian Katarak 1. C. (Kapita Selekta Jilid Satu. Katarak yang disebabkan penyakit lain 5. umumnya akibat dari proses penuaan yang terjadi pada semua orang lebih dari 65 tahun (Marilynn Doengoes. Katarak adalah keadaan kekeruhan pada lensa yang dapat terjadi akibat hidrasi (penambahan cairan) lensa. 4. 2001).

060) Page 6 . Operasi mata sebelumnya 10. sehingga katarak akan mengakibatkan adanya kebutaan. Penggunaan obat tertentu.D. Mata tanpa pelindung terkena sinar matahari dalam waktu yang cukup lama 8. Walaupun sebenarnya dapat diobati. Rokok dan Alkohol 9. Faktor-faktor lainya yang belum diketahui. gangguan metabolisme seperti DM (Diabetus Melitus) 6. Sekitar 50% orang berusia 75-85 tahun daya penglihatannya berkurang akibat katarak. E. Penyebab katarak lainnya meliputi : 1. Data statistik menunjukkan bahwa lebih dari 90% orang berusia di atas 65 tahun menderita katarak. khususnya steroid 5. Cacat bawaan sejak lahir 3. katarak merupakan penyebab utama kebutaan di dunia. Masalah kesehatan. Penatalaksanaan dan Pencegahan katarak Salah satu cara pengobatan katarak adalah dengan cara pembedahan . gangguan pertumbuhan 7.yaitu lensa yang telah keruh diangkat dan sekaligus ditanam lensa intraokuler sehingga pasca operasi tidak perlu lagi memakai kaca mata khusus (kaca mata aphakia). Trauma (kecelakaan) pada mata 11. Pembedahan dilakukan bila tajam penglihatan sudah menurun sedemikian rupa sehingga mengganggu pekerjaan sehari-hari atau bila telah menimbulkan penyulit seperi glaukoma dan uveitis. Tekhnik yang umum dilakukan adalah ekstraksi katarak ekstrakapsular. misalnya diabetes 4. dimana isi lensa dikeluarkan melalui pemecahan atau perobekan kapsul lensa anterior sehingga korteks dan Eko Puji Riyanto (10. Faktor keturunan 2. Setelah operasi harus dijaga jangan sampai terjadi infeksi. Penyebab Katarak Sebagian besar katarak terjadi karena proses bertambahnya usia seseorang. Katarak kebanyakan muncul pada usia lanjut.

yang masih memiliki zonula zinn. Pasien diminta untuk menuruti apa permintaan dokter demi keberhasilan dan kelancaran proses operasi katarak tersebut b. Pasien mendafarkan diri di pendaftaran 2. c. Dengan tekhnik ekstraksi katarak intrakapsuler tidak terjadi katarak sekunder karena seluruh lensa bersama kapsul dikeluarkan. dapat dilakukan pada yang matur dan zonula zinn telah rapuh. pasien di persilahkan untuk berangkat ke ruang OK 11.060) . dimana komplikasi pasca operasi lebih sedikit dan rehabilitasi penglihatan pasien meningkat. Pasien diberikan obat pantokain untuk melebarkan pupil mata pasien yang dinyatakan positif katarak 8. Persiapan Pasien Sebelum Operasi Katarak 1. namun tidak boleh dilakukan pada pasien berusia kurang dari 40 tahun. Pasien dan keluarganya diminta persetujuannya untuk melakukan operasi katarak 7. Pasien diminta menunggu di ruang tunggu untuk menunggu proses pelebaran pupilnya 9. Setelah obat pantokain bereaksi dan pupil pasien melebar. seperti: a. katarak imatur. Pasien datang keruangan poli pemeriksaan mata 3. Pasien dilarang untuk batuk pada saat operasi Pasien diminta untuk tetap diam dan tidak banyak bergerak pada saat operasi Page 7 Eko Puji Riyanto (10. Pasien diperiksa terlebih dahulu 4. pasien di berikan petunjuk saat dimana operasi akan dilaksanakan. Setelah didapatkan hasil pemeriksaannya pasien diminta untuk menunggu di ruang tunggu 5.nukleus lensa dapat dikeluarkan melalui robekan tersebut. F. Pada saat diruang OK. Namun dengan tekhnik ini dapat timbul penyulit katarak sekunder. sehingga hanya diperlukan insisi kecil. Pasien dinyatakan positif menderita katarak dan akan dilakukan operasi 6. Pasien kemudian dilakukan pemeriksaan mata secara auskultasi untuk melihat apakah obat pantokain sudah bereaksi dengan menggunakan pen light 10. Dapat pula dilakukan tekhnik ekstrakapsuler dengan fakoemulsifikasi yaitu fragmentasi nukleus lensa dengan gelombang ultrasonik.

d. Pasien diberitahu bahwa operasi katarak akan segera dimulai 2. c. Hal-hal yang tidak boleh dilakukan setelah operasi katarak a. Jika pasien ingin berdoa. Hal-hal yang boleh dilakukan setelah operasi katarak a. b. Mata pasien di berikan obat pelunak untuk memudahkan proses pembedahan dan dilakukan balonisasi selama 5 menit 4. Perawatan mata setelah pembedahan katarak 1. Setelah itu mata yang akan dibedah dibersihkan dan dijaga selalu kelembabannya 6. Pasien dibawa kembali keruang poli pemeriksaan mata H. Mata dijahit kembali dan diberikan saleb mata untuk mempersepat proses penyembuhannya 9. Lensa yang telah rusak digantikan dengan lensa buatan 8. c. d. Pasien diminta untuk berbaring diatas tempat tidur pembedahan operasi katarak G.060) . Mata ditutup dengan kasa kemudian diperban agar tidak terkontaminasi dengan udara diluar 10. Kemudian mata yang akan dibedah diberikan obat anastesi lokal 5. b. Mata yang mengalami katarak dibedah dan dikeluarkan lensa yang telah rusak di mata tersebut 7. Proses Operasi Katarak 1. Pembedahan katarak telah selesai 11. Jangan menggosok mata Jangan membungkuk terlalu dalam Jangan menggendong yang berat Jangan membaca berlebihan dari biasanya Page 8 Eko Puji Riyanto (10. d. tetapi angkat kaki keatas 2. Tim operasi mempersiapkan perlengkapan alat 3. pasien diminta untuk berdoa di dalam hati saja 12. Memakai dan meneteskan obat seperti yang dianjurkan Pakai Penutup mata seperti yang dinasehatkan Melakukan pekerjaan hanya tidak berat Bila memakai sepatu jangan membungkuk.

Jangan mengejan keras sewaktu buang air besar Jangan berbaring kesisi mata yang baru dibedah Jangan menggosok gigi pada minggu pertama dan coba mencuci mulut saja. g.060) Page 9 . f. Eko Puji Riyanto (10.e.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful