MAKALAH FILSAFAT ILMU “WILAYAH FILSAFAT”

BAB I PENDAHULUAN

Pengetahuan merupakan khasanah kekayaan mental yang secara langsung atau tak langsung turut memperkaya kehidupan kita. Sukar untuk di bayangkan bagaimana kehidupan manusia seandainya pengetahuan itu tak ada, sebab pengetahuan merupakan sumber jawaban bagi berbagai pertanyaan yang muncul dalam kehidupan. Setiap jenis pengetahuan mempunyai ciri-ciri yang spesifik mengenai apa(ontologi), bagaimana (epistimologi) dan untuk apa (aksiologi) pengetahuan itu disusun. Ketiga landasan ini saling berkaiatan; jadi antologi ilmu terkait dengan epistimologi ilmu dan epistologi ilmu terkait dengan aksiologi ilmu. Jadi kalau kita ingin membicarakan epistimologi ilmu, maka harus dikaitkan dengan ontologi dan aksiologi ilmu. Ilmu mempelajari alam sebagaimana adanya dan terbatas pada lingkup pengalaman kita. Pengetahuan dikumpulkan oleh ilmu dengan tujuan untuk menjawab permasalahan kehidupan yang sehari-hari dihadapi manusia.

Ontologi berupaya mencari inti yang termuat dalam setiap kenyataan. menampilkan pemikiran semesta universal. pada dataran studi filsafat pada umumnya dilakukan oleh filsafat metafisika. Awal mula alam pikiran Yunani telah menunjukkan munculnya perenungan di bidang ontologi. . Objek telaah ontologi adalah yang ada. ontologi membahas tentang yang ada. atau dalam Lorens Bagus. Ontologi merupakan salah satu di antara lapangan penyelidikan kefilsafatan yang paling kuno. Dalam persoalan ontologi orang menghadapi persoalan bagaimanakah kita menerangkan hakikat dari segala yang ada ini? Pembahasan tentang ontologi sebagai dasar ilmu berusaha untuk menjawab “apa” yang menurut Aristoteles merupakan The First Philosophy dan merupakan ilmu mengenai esensi benda. Sedangkan menurut Jujun S. seberapa jauh kita ingin tau atau dengan perkataan lain.1 Ontologi Kata ontologi berasal dari perkataan Yunani : On = being. Studi tentang yang ada. Jadi ontologi adalah teori tentang keberadaan sebagai keberadaan. Ontologi membahas tentang yang ada yang universal. atau dalam rumusan realitas dalam semua bentuknya. Ontologi berusaha mencari inti yang termuat dalam setiap kenyataan.BAB II PEMBAHASAN 2. menjelaskan yang ada yang meliputi semua realitas dalam semua bentuknya. Suriasumantri dalam Pengantar ilmu dalam perpektif mengatakan ontologi membahas tentang apa yang ingin kita ketahui. Muhadjir dalam bukunya filsafat ilmu mengatakan. suatu pengkajian mengenai teori tentang “ada”. yang tidak terikat oleh suatu perwujudan tertentu. Istilah ontologi banyak digunakan ketika kita membahas yang ada dalam konteks filsafat ilmu. dan logos = logic.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful