Globalisasi pada hakikatnya adalah suatu proses dari gagasan yang dimunculkan. Kewarganegaraan. hubungan jarak jauh pun akan semakin terasa dekat karena semakin pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membuat komunikasi menjadi semakin lancar. . Globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan seperti bidang ideologi.Oleh karena itu globalisasi tidak dapat kita hindari kehadirannya. Menurut pendapat Krisna (Pengaruh Globalisasi Terhadap Pluralisme Kebudayaan Manusia di Negara Berkembang. sosial budaya. Ruang makin dipersempit dan waktu makin dipersingkat dalam interaksi dan komunikasi pada skala dunia. (Menurut Edison A. perkembangan teknologi begitu cepat sehingga segala informasi dengan berbagai bentuk dan kepentingan dapat tersebar luas ke seluruh dunia.BAB I PENDAHULUAN 1.bangsa di seluruh dunia.internet. Bagi kehidupan modern dalam era globalisasi ini keadaan semacam ini merupakan kondisi kebangsaan yang kurang memadai dan kurang menguntungkan. Dunia akan terasa semakin sempit.september 2005). Proses globalisasi berlangsung melalui dua dimensi dalam interaksi antar bangsa. pertahanan keamanan dan lain. Sebab di era globalisasi akan terjadi perubahan – perubahan yang sangat cepat dan transparan. Teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam globalisasi. kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa.1 Latar Belakang Globalisasi adalah suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah.lain.2005) Globalisasi sebenarnya dapat diartikan sebagai suatu proses atau tindakan yang mendunia (universal). politik. yaitu dimensi ruang dan waktu. ekonomi.public jurnal. Jamli dkk. Dewasa ini.

dapat diketahui rumusan masalah sebagai berikut : 1) Bagaimana pengaruh adanya globalisasi terhadap kualitas nasionalisme bangsa ? 2) Bagaimana peran pendidikan kewarganegaraan dan Pancasila dalam mengatasi pengaruh globalisasi terhadap nasionalisme bangsa ? 1. sosial budaya dan lain. Pengaruh . Dengan adanya globalisasi yang mulai mempengaruhi dan masuk ke lingkup nasionalisme. tak terkecuali Inodonesia. budaya globalisasi sedang melanda dunia. Pengaruh globalisasi terhadap generasi muda juga begitu kuat. Pengaruh tersebut meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif. ekonomi.Kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia. 1.lain akan mempengaruhi nilai.3 Tujuan Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah sebagai berikut : 1) Untuk mengetahui adanya pengaruh globalisasi terhadap kualitas nasionalisme bangsa 2) Untuk mengetahui peran pendidikan kewarganegaraan dalam mengatasi pengaruh globalisasi terhadap nasionalisme bangsa BAB II PEMBAHASAN 2.nilai nasionalisme terhadap bangsa. Segala aspek secara tidak langsung mendapatkan pengaruh yang dengan adanya globalisasi ini.2 Rumusan Masalah Dari latar belakang diatas. maka diperlukan adanya suatu tindakan preventif dan filtrasi yang dipandang ampuh dalam meminimalisir dampak yang ditimbulkan oleh pengaruh globalisasi yang kini mulai mengikis semangat nasionalisme. ideologi. Arus globalisasi begitu cepat merasuk ke dalam masyarakat terutama di kalangan muda.1 Kondisi Bangsa di Era Globalisasi Seperti yang dikemukakan diatas. Pengaruh globalisasi di berbagai bidang kehidupan seperti kehidupan politik.

banyak pelajar dan mahasiswa yang menggunakan tidak semestinya. timbul tindakan anarkis antara golongan muda. kita akan mendapat kerugian. Pengaruh globalisasi di berbagai bidang kehidupan seperti kehidupan politik.hari generasi muda sekarang. Hal ini ditunjukkan dengan gejalagejala yang muncul dalam kehidupan sehari. Moral generasi bangsa menjadi rusak. Dan sekarang ini. Padahal generasi muda adalah penerus masa depan bangsa. Jika pengaruh-pengaruh di atas dibiarkan. Apa lagi bagi generasi muda internet sudah menjadi santapan mereka sehari. ekonomi. Tetapi jika tidak. Pendek kata orang lebih suka jika menjadi orang lain dengan cara menutupi identitasnya. Kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia. Pengaruh tersebut meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif. Seharusnya penerus bangsa mempuyai sikap nasionalisme yang kuat demi mempertahankan budaya dan nilai-nilai Pancasila yang dijadikan landasan dalam berbangsa dan bernegara dalam rangka memupuk serta membudayakan rasa semangat dan jiwa nasionalisme bangsa. Dari cara berpakaian banyak remaja. Tak ketinggalan gaya rambut mereka dicat beraneka warna. Jika digunakan secara semestinya tentu kita memperoleh manfaat yang berguna.jelas tidak sesuai dengan kebudayaan kita. Rasa sosial terhadap masyarakat menjadi tidak ada karena mereka lebih memilih sibuk dengan menggunakan handphone. . Pada hal cara berpakaian tersebut jelas. Mereka menggunakan pakaian yang minim bahan yang memperlihatkan bagian tubuh yang seharusnya tidak kelihatan. Tidak banyak remaja yang mau melestarikan budaya bangsa dengan mengenakan pakaian yang sopan sesuai dengan kepribadian bangsa. Teknologi internet merupakan teknologi yang memberikan informasi tanpa batas dan dapat diakses oleh siapa saja. Hubungannya dengan nilai nasionalisme akan berkurang karena tidak ada rasa cinta terhadap budaya bangsa sendiri dan rasa peduli terhadap masyarakat.globalisasi tersebut telah membuat banyak generasi muda kita kehilangan kepribadian diri sebagai bangsa Indonesia. Seperti tindakan kriminalitas dan lain-lain.remaja kita yang berdandan seperti selebritis yang cenderung ke budaya Barat.hari.

Tanggapan positif tersebut berupa rasa nasionalisme terhadap negara menjadi meningkat. hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri karena banyaknya produk luar negeri (seperti Mc Donald. Sehingga tidak menutup kemungkinan berubah arah dari ideologi Pancasila ke ideologi liberalisme. 2. Dari globalisasi sosial budaya kita dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa dan akan mempertebal rasa nasionalisme kita terhadap bangsa. Pengaruh negatif globalisasi terhadap nilai. Pengaruh positif globalisasi terhadap nilai. antara lain : 1.lain akan mempengaruhi nilai.dll. Karena pemerintahan adalah bagian dari suatu negara. sosial budaya dan lain. 2.nilai nasionalisme terhadap bangsa. Dilihat dari globalisasi politik. Dari aspek globalisasi ekonomi. Globalisasi mampu meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa liberalisme dapat membawa kemajuan dan kemakmuran.ideologi. antara lain : 1. Coca Cola.nilai nasionalisme. 3. .nilai nasionalisme. Dengan hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri menunjukan gejala berkurangnya rasa nasionalisme masyarakat kita terhadap bangsa Indonesia. meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa negara. Pizza Hut. Jika hal tesebut terjadi akibatnya rasa nasionalisme bangsa akan hilang. jika pemerintahan djalankan secara jujur. pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis. Dari globalisasi aspek ekonomi. Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekonomi bangsa yang menunjang kehidupan nasional bangsa. terbukanya pasar internasional.) membanjiri di Indonesia. bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat.

kemampuan dan kesaktiannya.3. 2. baik di pusat maupun di daerah. di dalam masyarakat Indonesia yang adil dan makmur. sehingga tak ada satu kekuatan manapun juga yang mampu memisahkan Pancasila dari kehidupan bangsa Indonesia. Mengakibatkan adanya kesenjangan sosial yang tajam antara yang kaya dan miskin. perlu diusahakan secara nyata dan terus menerus penghayatan dan pengamamalan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya oleh setiap warga negara Indonesia. Secara bahasa nasionalisme barasal dari kata nation. Bahwasanya Pancasila yang telah diterima dan ditetapkan sebagai dasar negara seperti tercantum dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 merupakan kepribadian dan pandangan hidup bangsa. Hal tersebut dapat menimbulkan pertentangan antara yang kaya dan miskin yang dapat mengganggu kehidupan nasional bangsa. Berdasarkan analisa dan uraian di atas pengaruh negatif globalisasi lebih banyak daripada pengaruh positifnya. Munculnya sikap individualisme yang menimbulkan ketidakpedulian antarperilaku sesama warga. karena adanya persaingan bebas dalam globalisasi ekonomi. 5. Jadi nasionalisme adalah pemahaman mengenai nilai-nilai kebangsaan. Han Kohn dalam Budi Cahyo (1995) memberikan makna nasionalisme sebagai suatu paham yang berpendapat bahwa kesetiaan . yang telah diuji kebenaran. Menyadari bahwa untuk kelestarian kemampuan dan kesaktian Pancasila itu. Mayarakat kita khususnya anak muda banyak yang lupa akan identitas diri sebagai bangsa Indonesia. 4. yang memberi kekuatan hidup kepada bangsa Indonesia serta membimbingnya dalam mengejar kehidupan lahir batin yang makin baik. setiap penyelenggara negara serta setiap lembaga kenegaraan dan lembaga kemasyarakatan.2 Nilai-nilai Pendidikan Pancasila dan Nasionalisme Sejarah telah mengungkapkan bahwa Pancasila adalah jiwa seluruh rakyat Indonesia. Oleh karena itu diperlukan langkah untuk mengantisipasi pengaruh negatif globalisasi terhadap nilai nasionalisme. yang berarti bangsa. Dengan adanya individualisme maka orang tidak akan peduli dengan kehidupan bangsa. karena gaya hidupnya cenderung meniru budaya barat yang oleh masyarakat dunia dianggap sebagai kiblat.

3. 20. tidak instan. mengutamakan kepentingan kehidupan nasional. dan memuncak manjadi nasionalisme politik revolusioner yang mempunya aspek multidimensional (Budi Cahyo. selayaknya membuktikan dengan perbuatan yang nyata untuk menunjukkan rasa cinta negaranya. Bagi bangsa Indonesia. nasionalisme merupakan hal yang sangat mendasar sebab ia telah membimbing dan mengantar bangsa Indonesia dalam mengarungi hidup dan kehidupannya (Budi Cahyo. Segala perbuatan baik yang berisifat ke luar maupun kedalam diukur dengan norma tersebut. Sehingga dalam perkembanganya tampak bahwa proses pendewasaann dan kematangan konsep nasionalisme Indonesia bergerak dari nasionalisme cultural. “cara berpikir nasional ialah sikap seseorang terhadap kesadaran bernegara. Nasionalisme di Indonesia lahir dengan proses yang panjang.tertinggi individu harus diserahkan kepeda Negara kebangsaan.” . perlu bahkan wajib ditinggalkan jika kesadaran bernegara memang terdapat dalam hati warga Negara yang bersangkutan. Dengan cara pandang tersebut kita dapat melakukan pemikiran membangun nasional bangsa. Muljana (2008) menerangkan. Bila merugikan. Pancasila. Cara berpikir nasional memiliki ciri khusus. Apakah suatu tindakan itu menguntungkan kehidupan nasional ataukah justru merugikan.1995). 27. Sehingga barang siapa yang merasa dirinya adalah warga Negara yang memiliki jiwa nasionalisme. berkembang ke sosioekonomis. Nasionalisme adalah manifestasi kesadaaran bernegara atau semangat bernegara (Slamet Muljana. inilah cara pandang yang digunakan dalam membangun nasionalisme bangsa.1995) Nasionalisme Indonesia secara umum bertujuan kedalam memperhebat nation building dan character building sesuai dengan falasafah dan pandangan hidup bangsa (Budi Cahyo 21:1995).2008). berupa norma obyektif. Dengan makna yang demikian nasionalisme memiliki pokok kekuatan dalam menilai kecintaan individu terhadap bangsanya dan penyerahaan setinggi-tingginya.

Yang terpenting adalah bagaimana bangsa dan rakyat Indonesia mampu menyaring agar hanya nilai-nilai kebudayaan yang baik dan sesuai dengan kepribadian bangsa saja yang terserap. Seperti yang terjadi saat ini dimana rakyat tidak lagi mengenal dirinya sendiri. Bila rakyat dan bangsa Indonesia konsisten menjaga nilai-nilai luhur bangsa. dan tingkah laku bangsa dan rakyat Indonesia. Bagi bangsa dan rakyat Indonesia yang membangun bangsa dan negara dengan kekuatan dan kepribadian sendiri. Tetapi. perubahan sosial yang terjadi dipandang sebagai upaya bangsa untuk mengembangkan kepribadiannya sendiri melalui penyesuaian dengan tuntutan dan kebutuhan masyarakat modern. dengan kepribadiannya sendiri. Kunci jawaban dari persoalan tersebut terletak pada Pancasila sebagai pandangan hidup dan dasar negara. Rakyat dan bangsa yang kehilangan jati dirinya sendiri senantiasa berada dalam kegelisahan sehingga akhirnya menjadi lemah. Seyogianya. Atau dengan kata lain. perubahan sosial tak berarti westernisasi atau kebarat-baratan. . Sebaliknya. nilai-nilai budaya yang tidak sesuai apalagi merusak tata nilai budaya nasional mesti ditolak dengan tegas. Kini. harus diingat bahwa bangsa dan negara Indonesia tak mesti kehilangan jati diri. Perubahan wajah dunia telah membawa pengaruh bagi perubahan sosial di Tanah Air. Rakyat yang tumbuh di atas kepribadian bangsa lain mungkin saja mendatang kemajuan. kendati hidup di tengah-tengah pergaulan dunia. bangsa Indonesia harus hidup dan berada di antara pusaran arus globalisasi dunia. bangsa dan negara Indonesia berani menyongsong dan memandang pergaulan dunia.2.3 Peranan Pancasila Dalam Menghadapi Tantangan Globalisasi Dunia kini tengah mengalami perubahan drastis dengan berbagai kemajuan yang telah dicapai. maka nilai-nilai atau budaya dari luar yang tidak baik akan tertolak dengan sendirinya. mau tak mau dan suka tak suka. sikap. Perubahan sosial yang terjadi tentu tak bisa dipandang sebelah mata mengingat perubahan tersebut mengandung kekuatan dan dinamika yang menyangkut tata nilai. Mereka kehilangan jati diri yang sebenarnya sudah jelas tergambar melalui nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila. tetapi kemajuan tersebut akan membuat rakyat menjadi asing dengan dirinya sendiri.

yakni fenomena ini mengindikasikan bahwa masa depan berbangsa kita sedang terancam. suatu bangsa mempunyai pedoman dalam memandang setiap persoalan yang dihadapi serta mencari solusi dari persoalan tersebut. Dengan pandangan hidup. satu hal yang patut kita beri perhatian. Penyebabnya bisa macam-macam. dalam konteks berbangsa. Namun. Dengan begitu. dan pendidikan kewarganegaraan tidak lagi populer. Temuan ini menegaskan. Pelajar dan guru hanya mengejar mata pelajaran-mata pelajaran yang menentukan kelulusan saja. nilai-nilai baru yang berkembang nantinya tetap berada di atas kepribadian bangsa Indonesia. keprihatinan tersebut mungkin dipandang sebagai sikap konservatif.Dalam kondisi seperti itu—sekali lagi—peran Pancasila sebagai pandangan hidup dan dasar negara memegang peranan penting.4 Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Menumbuhkan Nasionalisme Bangsa Survei yang dilakukan Pusat Studi Pancasila menyebutkan. Sebagai dasar negara. Pancasila adalah barometer moral di mana kerangka kewarganegaraan harus didasarkan. sebab didalamnya memiliki komitmen yang kuat terhadap pluralisme dan toleransi. Pancasila akan menilai nilai-nilai mana saja yang bisa diserap untuk disesuaikan dengan nilai-nilai Pancasila sendiri. dan tidak dipelajari secara serius oleh peserta didik. Pancasila secara fundamental merupakan kerangka yang kuat untuk pendefinisian konsep kewarganegaraan yang inklusif. ini adalah sebuah fakta bahwa kredibilitas Pancasila sedang merosot. . hasil survei lembagalembaga lain yang dilakukan sekitar tahun 2006 dan 2007 menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat mengenai Pancasila merosot tajam. 2. mata pelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah-sekolah sekarang ini seolah hanya pelengkap kurikulum. Bagi kalangan tertentu. Pasalnya. Komitmen inilah yang mampu mempersatukan dan menjaga keutuhan bangsa yang terdiri 400 lebih kelompok etnis dan bahasa. setiap bangsa di dunia sangat memerlukan pandangan hidup agar mampu berdiri kokoh dan mengetahui dengan jelas arah dan tujuan yang hendak dicapai.

sosial budaya bangsa. guru maupun dosen yang tulus mengajar dengan baik dan dengan ikhlas menuntun para siswa hingga mampu mengukir prestasi yang gemilang. Sebenarnya banyak cara menumbuhkembangkan rasa nasionalisme masyarakat Indonesia di tengah wacana mengenai kekhawatiran akan semakin tajamnya kemerosotan nasionalisme.Mewujudkan supremasi hukum. Menanamkan dan mengamalkan nilai. dalam pergaulan kehidupan berbangsa dan .baiknya. kita juga memiliki tanggung jawab mengawasi pelaksanaan komitmen-komitmen tersebut. Pada akhirnya pandangan hidup bisa diterjemahkan sebagai sebuah kristalisasi dari nilai-nilai yang dimiliki suatu bangsa yang diyakini kebenarannya serta menimbulkan tekad bagi bangsa yang bersangkutan untuk mewujudkannya. seni peran yang bertajuk semangat juang untuk negara dan karya-karya seni lainnya. Juga terkandung pikiran-pikiran terdalam dan gagasan suatu bangsa mengenai wujud kehidupan yang dicitacitakan. hari kemerdekaan. pelajar yang belajar dengan sungguh-sungguh dengan segenap kemampuannya demi nama baik bangsa dan Negara. Nasionalisme dapat dipupuk kembali dalam momentum-momentum yang tepat seperti pada saat peringatan hari sumpah pemuda. Menanamkan dan melaksanakan ajaran agama dengan sebaik. Karena itu. Menumbuhkan semangat nasionalisme yang tangguh. cinta serta bangga tanpa malu-malu menggunakan produk-produk dalam negeri demi kemajuan ekonomi Negara.nilai Pancasila dengan sebaik. agar tidak melenceng dari garisnya. melaksanakan komitmen-komitmennya dan menegakkan prinsip-prinsip kewarganegaraan.Inilah pentingnya kita kembali peduli kepada Pancasila.adilnya. Dalam pandangan hidup terkandung konsep mengenai dasar kehidupan yang dicita-citakan suatu bangsa. menerapkan dan menegakkan hukum dalam arti sebenarbenarnya dan seadil. ideologi. Selektif terhadap pengaruh globalisasi di bidang politik. hari pahlawan dan hari besar nasional lainnya. Bukan itu saja nasionalisme juga dapat dibangun melalui karya seni seperti menciptakan lagu-lagu yang berslogan cinta tanah air. Sebagai warga negara. melukis. ekonomi.baiknya. misal semangat mencintai produk dalam negeri.

Oleh sebab itu. Karena itu. bangsa Indonesia harus mempunyai akar-budaya dan mengikat diri dengan nilai-nilai agama. Artinya.bernegara. karena dalam era globalisasi tidak ada negara yang bisa menutup diri dari dunia luar. adat istiadat. Nasionalisme bangs Indonesia dapat terus dipertahankan dan dilestarikan dengan mengimplementasikan seluruh nilai-nilai Pancasila dalam keseluruhan kehidupan berbangsa dan bernegara. maupun hubungan dengan Sang Khalik. Bangsa dan rakyat Indonesia sangat patut bersyukur bahwa founding fathers telah merumuskan dengan jelas pandangan hidup bagi bangsa dan rakyat Indonesia yang dikenal dengan nama Pancasila. dan cita-cita moral yang meliputi seluruh jiwa dan watak yang telah beruratberakar dalam kebudayaan bangsa Indonesia. Juga sekaligus menjadi tujuan hidup bangsa Indonesia. hubungan manusia dengan komunitas. Pancasila dapat ditetapkan sebagai dasar negara karena sistem nilainya mengakomodasi semua pandangan hidup dunia internasional tanpa mengorbankan kepribadian Indonesia. guna meredam pengaruh dari luar perlu dilakukan akulturasi kebudayaan akibat globalisasi. dan dasar negara Indonesia. Yang sesuai dengan . Bahwa Pancasila telah dirumuskan sebagai jiwa seluruh rakyat Indonesia. tanpa menyesuaikan dengan pandangan hidup dan kebutuhan bangsa Indonesia sendiri. Kebudayaan bangsa Indonesia sejak dahulu kala telah menegaskan bahwa hidup dan kehidupan manusia bisa mencapai kebahagiaan jika dikembangkan secara selaras dan seimbang baik dalam pergaulan antar anggota masyarakat selaku pribadi. Maka. hubungan dengan alam. Memang masuknya pengaruh negatif budaya asing tidak dapat lagi dihindari. kesadaran. pandangan hidup bangsa Indonesia. bangsa Indonesia tidak bisa begitu saja mencontoh atau meniru model yang dilakukan bangsa lain. budaya dari luar disaring oleh budaya nasional sehingga output yang dikeluarkan seusai dengan nilai dan norma bangsa dan rakyat Indonesia. serta tradisi yang tumbuh dalam masyarakat. kepribadian bangsa Indonesia. Pancasila tak bisa terlepas dari tata kehidupan rakyat sehari-hari mengingat Pancasila merupakan pandangan hidup. Hal ini akan menjaga nilai-nilai luhur bangsa dan semangat untuk ber-nasionalisme.

Slamet. Kesadaran Nasional. Cinta akan Tanah Air.2 Saran Dengan adanya makalah ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar dalam membangun dan menumbuhkan semangat nasionalisme bangsa. demi terciptanya masyarakat bangsa yang bernasionalisme tinggi. Semarang.IKIP Semrang press Muljana.1 Kesimpulan Dari pembahasan diatas.org . Berbangga sebagai bagian dari Indonesia dan Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika merujuk pada semangat Nasionalisme bangsa. DAFTAR PUSTAKA Utomo. Dinamika Pergerakan Kebangsaan Indonesia. dari Kolonialisme sampai Kemerdekaan Jilid I.pengamalan nilai-nilai Pancasila pada sila ke-3 yakni Persatuan Indonesia yang bermakna Menjaga Persatuan dan Kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Rela berkorban demi bangsa dan negara. dari Kebangkitan Hingga Kemerdekaan. 1995.LKIS http://id.wikipedia. Yogyakarta. Hendaknya seluruh elemen bangsa Indonesia mengimplementasikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Budi Cahyo. 2008. dapat ditarik kesimpulan bahwasanya Implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dalam kehidupa berbangsa dan bernegara dapat menumbuhkan semangat nsionalisme yang kuat dalam mengantisipasi perubahan-perubahan di era globalisasi demi mempertahankan nasionalisme dan keutuhan bangsa Indonesia. BAB III PENUTUP 3. 3.

2005. Soeprapto. Jamli dkk. september . .Pancasila dan Globalisasi.Kewarganegaraan. 2005Pengaruh Globalisasi Terhadap Pluralisme Kebudayaan Manusia di Negara Berkembang. Jakarta. Ketua Umum DHN'45.public jurnal. internet. Pidato LetJen TNI (Purn) H.Edison A. R. 16 Oktober 2006.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful