P. 1
Makala h

Makala h

|Views: 5|Likes:
Published by Muflikhatun Umamah

More info:

Published by: Muflikhatun Umamah on Apr 17, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/09/2014

pdf

text

original

kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa. Jamli dkk. Menurut pendapat Krisna (Pengaruh Globalisasi Terhadap Pluralisme Kebudayaan Manusia di Negara Berkembang. Teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam globalisasi. perkembangan teknologi begitu cepat sehingga segala informasi dengan berbagai bentuk dan kepentingan dapat tersebar luas ke seluruh dunia. hubungan jarak jauh pun akan semakin terasa dekat karena semakin pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membuat komunikasi menjadi semakin lancar.september 2005).bangsa di seluruh dunia. politik. Globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan seperti bidang ideologi. yaitu dimensi ruang dan waktu. ekonomi.Oleh karena itu globalisasi tidak dapat kita hindari kehadirannya. sosial budaya. Dewasa ini. Kewarganegaraan. pertahanan keamanan dan lain. Dunia akan terasa semakin sempit.public jurnal. . Proses globalisasi berlangsung melalui dua dimensi dalam interaksi antar bangsa. (Menurut Edison A.2005) Globalisasi sebenarnya dapat diartikan sebagai suatu proses atau tindakan yang mendunia (universal).lain.1 Latar Belakang Globalisasi adalah suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah. Globalisasi pada hakikatnya adalah suatu proses dari gagasan yang dimunculkan. Ruang makin dipersempit dan waktu makin dipersingkat dalam interaksi dan komunikasi pada skala dunia. Sebab di era globalisasi akan terjadi perubahan – perubahan yang sangat cepat dan transparan.BAB I PENDAHULUAN 1. Bagi kehidupan modern dalam era globalisasi ini keadaan semacam ini merupakan kondisi kebangsaan yang kurang memadai dan kurang menguntungkan.internet.

Pengaruh tersebut meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif. 1. Pengaruh globalisasi di berbagai bidang kehidupan seperti kehidupan politik. tak terkecuali Inodonesia.Kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia. budaya globalisasi sedang melanda dunia. Arus globalisasi begitu cepat merasuk ke dalam masyarakat terutama di kalangan muda. Dengan adanya globalisasi yang mulai mempengaruhi dan masuk ke lingkup nasionalisme.2 Rumusan Masalah Dari latar belakang diatas. ekonomi. Segala aspek secara tidak langsung mendapatkan pengaruh yang dengan adanya globalisasi ini. Pengaruh .3 Tujuan Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah sebagai berikut : 1) Untuk mengetahui adanya pengaruh globalisasi terhadap kualitas nasionalisme bangsa 2) Untuk mengetahui peran pendidikan kewarganegaraan dalam mengatasi pengaruh globalisasi terhadap nasionalisme bangsa BAB II PEMBAHASAN 2. dapat diketahui rumusan masalah sebagai berikut : 1) Bagaimana pengaruh adanya globalisasi terhadap kualitas nasionalisme bangsa ? 2) Bagaimana peran pendidikan kewarganegaraan dan Pancasila dalam mengatasi pengaruh globalisasi terhadap nasionalisme bangsa ? 1. Pengaruh globalisasi terhadap generasi muda juga begitu kuat.1 Kondisi Bangsa di Era Globalisasi Seperti yang dikemukakan diatas. ideologi.lain akan mempengaruhi nilai. sosial budaya dan lain.nilai nasionalisme terhadap bangsa. maka diperlukan adanya suatu tindakan preventif dan filtrasi yang dipandang ampuh dalam meminimalisir dampak yang ditimbulkan oleh pengaruh globalisasi yang kini mulai mengikis semangat nasionalisme.

Jika pengaruh-pengaruh di atas dibiarkan. Seharusnya penerus bangsa mempuyai sikap nasionalisme yang kuat demi mempertahankan budaya dan nilai-nilai Pancasila yang dijadikan landasan dalam berbangsa dan bernegara dalam rangka memupuk serta membudayakan rasa semangat dan jiwa nasionalisme bangsa. Tetapi jika tidak. Tak ketinggalan gaya rambut mereka dicat beraneka warna. kita akan mendapat kerugian.globalisasi tersebut telah membuat banyak generasi muda kita kehilangan kepribadian diri sebagai bangsa Indonesia. Hal ini ditunjukkan dengan gejalagejala yang muncul dalam kehidupan sehari.hari. Jika digunakan secara semestinya tentu kita memperoleh manfaat yang berguna. Mereka menggunakan pakaian yang minim bahan yang memperlihatkan bagian tubuh yang seharusnya tidak kelihatan.jelas tidak sesuai dengan kebudayaan kita. Pendek kata orang lebih suka jika menjadi orang lain dengan cara menutupi identitasnya. timbul tindakan anarkis antara golongan muda. Kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia. banyak pelajar dan mahasiswa yang menggunakan tidak semestinya. Tidak banyak remaja yang mau melestarikan budaya bangsa dengan mengenakan pakaian yang sopan sesuai dengan kepribadian bangsa.remaja kita yang berdandan seperti selebritis yang cenderung ke budaya Barat. Rasa sosial terhadap masyarakat menjadi tidak ada karena mereka lebih memilih sibuk dengan menggunakan handphone. Dari cara berpakaian banyak remaja. Dan sekarang ini. Hubungannya dengan nilai nasionalisme akan berkurang karena tidak ada rasa cinta terhadap budaya bangsa sendiri dan rasa peduli terhadap masyarakat. Padahal generasi muda adalah penerus masa depan bangsa. Pengaruh tersebut meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif. Pengaruh globalisasi di berbagai bidang kehidupan seperti kehidupan politik.hari generasi muda sekarang. ekonomi. Teknologi internet merupakan teknologi yang memberikan informasi tanpa batas dan dapat diakses oleh siapa saja. Moral generasi bangsa menjadi rusak. . Apa lagi bagi generasi muda internet sudah menjadi santapan mereka sehari. Seperti tindakan kriminalitas dan lain-lain. Pada hal cara berpakaian tersebut jelas.

bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat. sosial budaya dan lain.nilai nasionalisme. Tanggapan positif tersebut berupa rasa nasionalisme terhadap negara menjadi meningkat. jika pemerintahan djalankan secara jujur.nilai nasionalisme terhadap bangsa.lain akan mempengaruhi nilai.) membanjiri di Indonesia. Dari aspek globalisasi ekonomi. Coca Cola. . Dilihat dari globalisasi politik. 2.ideologi. 3. Pengaruh positif globalisasi terhadap nilai. hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri karena banyaknya produk luar negeri (seperti Mc Donald. antara lain : 1. Globalisasi mampu meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa liberalisme dapat membawa kemajuan dan kemakmuran.dll. Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekonomi bangsa yang menunjang kehidupan nasional bangsa. terbukanya pasar internasional. 2. Pizza Hut. pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis. Sehingga tidak menutup kemungkinan berubah arah dari ideologi Pancasila ke ideologi liberalisme. Dari globalisasi aspek ekonomi. Dengan hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri menunjukan gejala berkurangnya rasa nasionalisme masyarakat kita terhadap bangsa Indonesia.nilai nasionalisme. Karena pemerintahan adalah bagian dari suatu negara. Jika hal tesebut terjadi akibatnya rasa nasionalisme bangsa akan hilang. Dari globalisasi sosial budaya kita dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa dan akan mempertebal rasa nasionalisme kita terhadap bangsa. Pengaruh negatif globalisasi terhadap nilai. meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa negara. antara lain : 1.

Secara bahasa nasionalisme barasal dari kata nation.3. karena gaya hidupnya cenderung meniru budaya barat yang oleh masyarakat dunia dianggap sebagai kiblat. di dalam masyarakat Indonesia yang adil dan makmur. yang telah diuji kebenaran. 5. Hal tersebut dapat menimbulkan pertentangan antara yang kaya dan miskin yang dapat mengganggu kehidupan nasional bangsa. Munculnya sikap individualisme yang menimbulkan ketidakpedulian antarperilaku sesama warga. setiap penyelenggara negara serta setiap lembaga kenegaraan dan lembaga kemasyarakatan. yang memberi kekuatan hidup kepada bangsa Indonesia serta membimbingnya dalam mengejar kehidupan lahir batin yang makin baik.2 Nilai-nilai Pendidikan Pancasila dan Nasionalisme Sejarah telah mengungkapkan bahwa Pancasila adalah jiwa seluruh rakyat Indonesia. Menyadari bahwa untuk kelestarian kemampuan dan kesaktian Pancasila itu. Berdasarkan analisa dan uraian di atas pengaruh negatif globalisasi lebih banyak daripada pengaruh positifnya. Bahwasanya Pancasila yang telah diterima dan ditetapkan sebagai dasar negara seperti tercantum dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 merupakan kepribadian dan pandangan hidup bangsa. 2. perlu diusahakan secara nyata dan terus menerus penghayatan dan pengamamalan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya oleh setiap warga negara Indonesia. Jadi nasionalisme adalah pemahaman mengenai nilai-nilai kebangsaan. sehingga tak ada satu kekuatan manapun juga yang mampu memisahkan Pancasila dari kehidupan bangsa Indonesia. kemampuan dan kesaktiannya. Mengakibatkan adanya kesenjangan sosial yang tajam antara yang kaya dan miskin. karena adanya persaingan bebas dalam globalisasi ekonomi. Han Kohn dalam Budi Cahyo (1995) memberikan makna nasionalisme sebagai suatu paham yang berpendapat bahwa kesetiaan . Mayarakat kita khususnya anak muda banyak yang lupa akan identitas diri sebagai bangsa Indonesia. 4. Dengan adanya individualisme maka orang tidak akan peduli dengan kehidupan bangsa. Oleh karena itu diperlukan langkah untuk mengantisipasi pengaruh negatif globalisasi terhadap nilai nasionalisme. yang berarti bangsa. baik di pusat maupun di daerah.

Sehingga dalam perkembanganya tampak bahwa proses pendewasaann dan kematangan konsep nasionalisme Indonesia bergerak dari nasionalisme cultural. Dengan makna yang demikian nasionalisme memiliki pokok kekuatan dalam menilai kecintaan individu terhadap bangsanya dan penyerahaan setinggi-tingginya. Sehingga barang siapa yang merasa dirinya adalah warga Negara yang memiliki jiwa nasionalisme. 27. 20.2008). Bagi bangsa Indonesia.tertinggi individu harus diserahkan kepeda Negara kebangsaan. berupa norma obyektif. “cara berpikir nasional ialah sikap seseorang terhadap kesadaran bernegara.” . nasionalisme merupakan hal yang sangat mendasar sebab ia telah membimbing dan mengantar bangsa Indonesia dalam mengarungi hidup dan kehidupannya (Budi Cahyo. dan memuncak manjadi nasionalisme politik revolusioner yang mempunya aspek multidimensional (Budi Cahyo. berkembang ke sosioekonomis. Bila merugikan. Segala perbuatan baik yang berisifat ke luar maupun kedalam diukur dengan norma tersebut. mengutamakan kepentingan kehidupan nasional. Nasionalisme adalah manifestasi kesadaaran bernegara atau semangat bernegara (Slamet Muljana. Nasionalisme di Indonesia lahir dengan proses yang panjang. Pancasila.1995) Nasionalisme Indonesia secara umum bertujuan kedalam memperhebat nation building dan character building sesuai dengan falasafah dan pandangan hidup bangsa (Budi Cahyo 21:1995). 3.1995). Apakah suatu tindakan itu menguntungkan kehidupan nasional ataukah justru merugikan. Muljana (2008) menerangkan. inilah cara pandang yang digunakan dalam membangun nasionalisme bangsa. Cara berpikir nasional memiliki ciri khusus. selayaknya membuktikan dengan perbuatan yang nyata untuk menunjukkan rasa cinta negaranya. Dengan cara pandang tersebut kita dapat melakukan pemikiran membangun nasional bangsa. tidak instan. perlu bahkan wajib ditinggalkan jika kesadaran bernegara memang terdapat dalam hati warga Negara yang bersangkutan.

nilai-nilai budaya yang tidak sesuai apalagi merusak tata nilai budaya nasional mesti ditolak dengan tegas. perubahan sosial tak berarti westernisasi atau kebarat-baratan. Bagi bangsa dan rakyat Indonesia yang membangun bangsa dan negara dengan kekuatan dan kepribadian sendiri. dengan kepribadiannya sendiri. mau tak mau dan suka tak suka. Seperti yang terjadi saat ini dimana rakyat tidak lagi mengenal dirinya sendiri. sikap. bangsa dan negara Indonesia berani menyongsong dan memandang pergaulan dunia. Rakyat dan bangsa yang kehilangan jati dirinya sendiri senantiasa berada dalam kegelisahan sehingga akhirnya menjadi lemah. Perubahan wajah dunia telah membawa pengaruh bagi perubahan sosial di Tanah Air. Kunci jawaban dari persoalan tersebut terletak pada Pancasila sebagai pandangan hidup dan dasar negara. harus diingat bahwa bangsa dan negara Indonesia tak mesti kehilangan jati diri. Rakyat yang tumbuh di atas kepribadian bangsa lain mungkin saja mendatang kemajuan. Mereka kehilangan jati diri yang sebenarnya sudah jelas tergambar melalui nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila. kendati hidup di tengah-tengah pergaulan dunia. Tetapi. dan tingkah laku bangsa dan rakyat Indonesia. Perubahan sosial yang terjadi tentu tak bisa dipandang sebelah mata mengingat perubahan tersebut mengandung kekuatan dan dinamika yang menyangkut tata nilai. bangsa Indonesia harus hidup dan berada di antara pusaran arus globalisasi dunia. Atau dengan kata lain.3 Peranan Pancasila Dalam Menghadapi Tantangan Globalisasi Dunia kini tengah mengalami perubahan drastis dengan berbagai kemajuan yang telah dicapai. Bila rakyat dan bangsa Indonesia konsisten menjaga nilai-nilai luhur bangsa. Kini. maka nilai-nilai atau budaya dari luar yang tidak baik akan tertolak dengan sendirinya. Seyogianya. Sebaliknya. Yang terpenting adalah bagaimana bangsa dan rakyat Indonesia mampu menyaring agar hanya nilai-nilai kebudayaan yang baik dan sesuai dengan kepribadian bangsa saja yang terserap. perubahan sosial yang terjadi dipandang sebagai upaya bangsa untuk mengembangkan kepribadiannya sendiri melalui penyesuaian dengan tuntutan dan kebutuhan masyarakat modern. tetapi kemajuan tersebut akan membuat rakyat menjadi asing dengan dirinya sendiri.2. .

Dengan begitu. Pancasila akan menilai nilai-nilai mana saja yang bisa diserap untuk disesuaikan dengan nilai-nilai Pancasila sendiri. nilai-nilai baru yang berkembang nantinya tetap berada di atas kepribadian bangsa Indonesia. hasil survei lembagalembaga lain yang dilakukan sekitar tahun 2006 dan 2007 menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat mengenai Pancasila merosot tajam. Temuan ini menegaskan. sebab didalamnya memiliki komitmen yang kuat terhadap pluralisme dan toleransi.4 Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Menumbuhkan Nasionalisme Bangsa Survei yang dilakukan Pusat Studi Pancasila menyebutkan. Namun. satu hal yang patut kita beri perhatian. keprihatinan tersebut mungkin dipandang sebagai sikap konservatif. mata pelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah-sekolah sekarang ini seolah hanya pelengkap kurikulum. Pancasila adalah barometer moral di mana kerangka kewarganegaraan harus didasarkan. yakni fenomena ini mengindikasikan bahwa masa depan berbangsa kita sedang terancam. Pancasila secara fundamental merupakan kerangka yang kuat untuk pendefinisian konsep kewarganegaraan yang inklusif. Komitmen inilah yang mampu mempersatukan dan menjaga keutuhan bangsa yang terdiri 400 lebih kelompok etnis dan bahasa. Bagi kalangan tertentu. setiap bangsa di dunia sangat memerlukan pandangan hidup agar mampu berdiri kokoh dan mengetahui dengan jelas arah dan tujuan yang hendak dicapai. Dengan pandangan hidup. . dan tidak dipelajari secara serius oleh peserta didik. Sebagai dasar negara. dan pendidikan kewarganegaraan tidak lagi populer. Pasalnya. suatu bangsa mempunyai pedoman dalam memandang setiap persoalan yang dihadapi serta mencari solusi dari persoalan tersebut. 2.Dalam kondisi seperti itu—sekali lagi—peran Pancasila sebagai pandangan hidup dan dasar negara memegang peranan penting. dalam konteks berbangsa. ini adalah sebuah fakta bahwa kredibilitas Pancasila sedang merosot. Penyebabnya bisa macam-macam. Pelajar dan guru hanya mengejar mata pelajaran-mata pelajaran yang menentukan kelulusan saja.

Pada akhirnya pandangan hidup bisa diterjemahkan sebagai sebuah kristalisasi dari nilai-nilai yang dimiliki suatu bangsa yang diyakini kebenarannya serta menimbulkan tekad bagi bangsa yang bersangkutan untuk mewujudkannya.adilnya. dalam pergaulan kehidupan berbangsa dan . cinta serta bangga tanpa malu-malu menggunakan produk-produk dalam negeri demi kemajuan ekonomi Negara. Selektif terhadap pengaruh globalisasi di bidang politik.baiknya. agar tidak melenceng dari garisnya.Inilah pentingnya kita kembali peduli kepada Pancasila. menerapkan dan menegakkan hukum dalam arti sebenarbenarnya dan seadil. seni peran yang bertajuk semangat juang untuk negara dan karya-karya seni lainnya. ekonomi.baiknya. kita juga memiliki tanggung jawab mengawasi pelaksanaan komitmen-komitmen tersebut. guru maupun dosen yang tulus mengajar dengan baik dan dengan ikhlas menuntun para siswa hingga mampu mengukir prestasi yang gemilang. Juga terkandung pikiran-pikiran terdalam dan gagasan suatu bangsa mengenai wujud kehidupan yang dicitacitakan. ideologi. Bukan itu saja nasionalisme juga dapat dibangun melalui karya seni seperti menciptakan lagu-lagu yang berslogan cinta tanah air. pelajar yang belajar dengan sungguh-sungguh dengan segenap kemampuannya demi nama baik bangsa dan Negara. Menanamkan dan melaksanakan ajaran agama dengan sebaik. hari kemerdekaan. Sebagai warga negara. melaksanakan komitmen-komitmennya dan menegakkan prinsip-prinsip kewarganegaraan. hari pahlawan dan hari besar nasional lainnya. Nasionalisme dapat dipupuk kembali dalam momentum-momentum yang tepat seperti pada saat peringatan hari sumpah pemuda. Karena itu.nilai Pancasila dengan sebaik. melukis. Menumbuhkan semangat nasionalisme yang tangguh. Menanamkan dan mengamalkan nilai. sosial budaya bangsa.Mewujudkan supremasi hukum. Sebenarnya banyak cara menumbuhkembangkan rasa nasionalisme masyarakat Indonesia di tengah wacana mengenai kekhawatiran akan semakin tajamnya kemerosotan nasionalisme. misal semangat mencintai produk dalam negeri. Dalam pandangan hidup terkandung konsep mengenai dasar kehidupan yang dicita-citakan suatu bangsa.

kepribadian bangsa Indonesia. Nasionalisme bangs Indonesia dapat terus dipertahankan dan dilestarikan dengan mengimplementasikan seluruh nilai-nilai Pancasila dalam keseluruhan kehidupan berbangsa dan bernegara. Kebudayaan bangsa Indonesia sejak dahulu kala telah menegaskan bahwa hidup dan kehidupan manusia bisa mencapai kebahagiaan jika dikembangkan secara selaras dan seimbang baik dalam pergaulan antar anggota masyarakat selaku pribadi. guna meredam pengaruh dari luar perlu dilakukan akulturasi kebudayaan akibat globalisasi. tanpa menyesuaikan dengan pandangan hidup dan kebutuhan bangsa Indonesia sendiri. Hal ini akan menjaga nilai-nilai luhur bangsa dan semangat untuk ber-nasionalisme. dan cita-cita moral yang meliputi seluruh jiwa dan watak yang telah beruratberakar dalam kebudayaan bangsa Indonesia. Memang masuknya pengaruh negatif budaya asing tidak dapat lagi dihindari. bangsa Indonesia tidak bisa begitu saja mencontoh atau meniru model yang dilakukan bangsa lain. Bahwa Pancasila telah dirumuskan sebagai jiwa seluruh rakyat Indonesia. Yang sesuai dengan . Artinya. hubungan manusia dengan komunitas. Pancasila dapat ditetapkan sebagai dasar negara karena sistem nilainya mengakomodasi semua pandangan hidup dunia internasional tanpa mengorbankan kepribadian Indonesia. Juga sekaligus menjadi tujuan hidup bangsa Indonesia. budaya dari luar disaring oleh budaya nasional sehingga output yang dikeluarkan seusai dengan nilai dan norma bangsa dan rakyat Indonesia. maupun hubungan dengan Sang Khalik. bangsa Indonesia harus mempunyai akar-budaya dan mengikat diri dengan nilai-nilai agama. dan dasar negara Indonesia. pandangan hidup bangsa Indonesia. Maka. serta tradisi yang tumbuh dalam masyarakat. karena dalam era globalisasi tidak ada negara yang bisa menutup diri dari dunia luar.bernegara. Oleh sebab itu. Bangsa dan rakyat Indonesia sangat patut bersyukur bahwa founding fathers telah merumuskan dengan jelas pandangan hidup bagi bangsa dan rakyat Indonesia yang dikenal dengan nama Pancasila. Karena itu. adat istiadat. kesadaran. hubungan dengan alam. Pancasila tak bisa terlepas dari tata kehidupan rakyat sehari-hari mengingat Pancasila merupakan pandangan hidup.

BAB III PENUTUP 3. 2008.LKIS http://id. Rela berkorban demi bangsa dan negara. Budi Cahyo.wikipedia. demi terciptanya masyarakat bangsa yang bernasionalisme tinggi. dari Kebangkitan Hingga Kemerdekaan.IKIP Semrang press Muljana.pengamalan nilai-nilai Pancasila pada sila ke-3 yakni Persatuan Indonesia yang bermakna Menjaga Persatuan dan Kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia. 3. DAFTAR PUSTAKA Utomo. Slamet.2 Saran Dengan adanya makalah ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar dalam membangun dan menumbuhkan semangat nasionalisme bangsa. dapat ditarik kesimpulan bahwasanya Implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dalam kehidupa berbangsa dan bernegara dapat menumbuhkan semangat nsionalisme yang kuat dalam mengantisipasi perubahan-perubahan di era globalisasi demi mempertahankan nasionalisme dan keutuhan bangsa Indonesia. Hendaknya seluruh elemen bangsa Indonesia mengimplementasikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Semarang. Berbangga sebagai bagian dari Indonesia dan Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika merujuk pada semangat Nasionalisme bangsa. Yogyakarta.org . dari Kolonialisme sampai Kemerdekaan Jilid I. Kesadaran Nasional. Cinta akan Tanah Air. Dinamika Pergerakan Kebangsaan Indonesia.1 Kesimpulan Dari pembahasan diatas. 1995.

2005. 16 Oktober 2006. september .Pancasila dan Globalisasi. R. 2005Pengaruh Globalisasi Terhadap Pluralisme Kebudayaan Manusia di Negara Berkembang. Pidato LetJen TNI (Purn) H. Soeprapto.Edison A. Jamli dkk.public jurnal. Ketua Umum DHN'45. Jakarta. . internet.Kewarganegaraan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->