bangsa di seluruh dunia. kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa. Dewasa ini. Teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam globalisasi. politik. Menurut pendapat Krisna (Pengaruh Globalisasi Terhadap Pluralisme Kebudayaan Manusia di Negara Berkembang.Oleh karena itu globalisasi tidak dapat kita hindari kehadirannya. perkembangan teknologi begitu cepat sehingga segala informasi dengan berbagai bentuk dan kepentingan dapat tersebar luas ke seluruh dunia. ekonomi. Bagi kehidupan modern dalam era globalisasi ini keadaan semacam ini merupakan kondisi kebangsaan yang kurang memadai dan kurang menguntungkan.lain. Ruang makin dipersempit dan waktu makin dipersingkat dalam interaksi dan komunikasi pada skala dunia. (Menurut Edison A. Sebab di era globalisasi akan terjadi perubahan – perubahan yang sangat cepat dan transparan. yaitu dimensi ruang dan waktu.public jurnal. Jamli dkk.2005) Globalisasi sebenarnya dapat diartikan sebagai suatu proses atau tindakan yang mendunia (universal).1 Latar Belakang Globalisasi adalah suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah. Kewarganegaraan.internet. Globalisasi pada hakikatnya adalah suatu proses dari gagasan yang dimunculkan.BAB I PENDAHULUAN 1. Proses globalisasi berlangsung melalui dua dimensi dalam interaksi antar bangsa. pertahanan keamanan dan lain. . hubungan jarak jauh pun akan semakin terasa dekat karena semakin pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membuat komunikasi menjadi semakin lancar.september 2005). Globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan seperti bidang ideologi. Dunia akan terasa semakin sempit. sosial budaya.

Pengaruh . Pengaruh tersebut meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif. tak terkecuali Inodonesia. maka diperlukan adanya suatu tindakan preventif dan filtrasi yang dipandang ampuh dalam meminimalisir dampak yang ditimbulkan oleh pengaruh globalisasi yang kini mulai mengikis semangat nasionalisme. ideologi. Pengaruh globalisasi di berbagai bidang kehidupan seperti kehidupan politik. budaya globalisasi sedang melanda dunia. Dengan adanya globalisasi yang mulai mempengaruhi dan masuk ke lingkup nasionalisme.2 Rumusan Masalah Dari latar belakang diatas.nilai nasionalisme terhadap bangsa. dapat diketahui rumusan masalah sebagai berikut : 1) Bagaimana pengaruh adanya globalisasi terhadap kualitas nasionalisme bangsa ? 2) Bagaimana peran pendidikan kewarganegaraan dan Pancasila dalam mengatasi pengaruh globalisasi terhadap nasionalisme bangsa ? 1. ekonomi.3 Tujuan Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah sebagai berikut : 1) Untuk mengetahui adanya pengaruh globalisasi terhadap kualitas nasionalisme bangsa 2) Untuk mengetahui peran pendidikan kewarganegaraan dalam mengatasi pengaruh globalisasi terhadap nasionalisme bangsa BAB II PEMBAHASAN 2. Pengaruh globalisasi terhadap generasi muda juga begitu kuat. 1. sosial budaya dan lain.1 Kondisi Bangsa di Era Globalisasi Seperti yang dikemukakan diatas.Kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia. Segala aspek secara tidak langsung mendapatkan pengaruh yang dengan adanya globalisasi ini.lain akan mempengaruhi nilai. Arus globalisasi begitu cepat merasuk ke dalam masyarakat terutama di kalangan muda.

Mereka menggunakan pakaian yang minim bahan yang memperlihatkan bagian tubuh yang seharusnya tidak kelihatan. Pada hal cara berpakaian tersebut jelas. Tak ketinggalan gaya rambut mereka dicat beraneka warna. Rasa sosial terhadap masyarakat menjadi tidak ada karena mereka lebih memilih sibuk dengan menggunakan handphone. Seperti tindakan kriminalitas dan lain-lain. kita akan mendapat kerugian. Apa lagi bagi generasi muda internet sudah menjadi santapan mereka sehari. timbul tindakan anarkis antara golongan muda.hari generasi muda sekarang. .jelas tidak sesuai dengan kebudayaan kita.globalisasi tersebut telah membuat banyak generasi muda kita kehilangan kepribadian diri sebagai bangsa Indonesia. ekonomi. Tetapi jika tidak. Teknologi internet merupakan teknologi yang memberikan informasi tanpa batas dan dapat diakses oleh siapa saja. Pendek kata orang lebih suka jika menjadi orang lain dengan cara menutupi identitasnya. Kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia. Dan sekarang ini. Hubungannya dengan nilai nasionalisme akan berkurang karena tidak ada rasa cinta terhadap budaya bangsa sendiri dan rasa peduli terhadap masyarakat. Pengaruh globalisasi di berbagai bidang kehidupan seperti kehidupan politik.remaja kita yang berdandan seperti selebritis yang cenderung ke budaya Barat. Jika pengaruh-pengaruh di atas dibiarkan. banyak pelajar dan mahasiswa yang menggunakan tidak semestinya. Hal ini ditunjukkan dengan gejalagejala yang muncul dalam kehidupan sehari.hari. Pengaruh tersebut meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif. Dari cara berpakaian banyak remaja. Moral generasi bangsa menjadi rusak. Jika digunakan secara semestinya tentu kita memperoleh manfaat yang berguna. Padahal generasi muda adalah penerus masa depan bangsa. Seharusnya penerus bangsa mempuyai sikap nasionalisme yang kuat demi mempertahankan budaya dan nilai-nilai Pancasila yang dijadikan landasan dalam berbangsa dan bernegara dalam rangka memupuk serta membudayakan rasa semangat dan jiwa nasionalisme bangsa. Tidak banyak remaja yang mau melestarikan budaya bangsa dengan mengenakan pakaian yang sopan sesuai dengan kepribadian bangsa.

Pizza Hut. meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa negara. Globalisasi mampu meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa liberalisme dapat membawa kemajuan dan kemakmuran. Tanggapan positif tersebut berupa rasa nasionalisme terhadap negara menjadi meningkat.nilai nasionalisme terhadap bangsa. terbukanya pasar internasional.dll. bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat.lain akan mempengaruhi nilai. antara lain : 1. hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri karena banyaknya produk luar negeri (seperti Mc Donald. 2.ideologi. Dari globalisasi aspek ekonomi. Dilihat dari globalisasi politik. jika pemerintahan djalankan secara jujur. antara lain : 1. Karena pemerintahan adalah bagian dari suatu negara. Jika hal tesebut terjadi akibatnya rasa nasionalisme bangsa akan hilang. Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekonomi bangsa yang menunjang kehidupan nasional bangsa. Pengaruh negatif globalisasi terhadap nilai. Dari aspek globalisasi ekonomi.nilai nasionalisme. Dari globalisasi sosial budaya kita dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa dan akan mempertebal rasa nasionalisme kita terhadap bangsa. pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis. sosial budaya dan lain.) membanjiri di Indonesia.nilai nasionalisme. Dengan hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri menunjukan gejala berkurangnya rasa nasionalisme masyarakat kita terhadap bangsa Indonesia. Sehingga tidak menutup kemungkinan berubah arah dari ideologi Pancasila ke ideologi liberalisme. 3. Pengaruh positif globalisasi terhadap nilai. 2. Coca Cola. .

Menyadari bahwa untuk kelestarian kemampuan dan kesaktian Pancasila itu. yang memberi kekuatan hidup kepada bangsa Indonesia serta membimbingnya dalam mengejar kehidupan lahir batin yang makin baik. karena adanya persaingan bebas dalam globalisasi ekonomi.2 Nilai-nilai Pendidikan Pancasila dan Nasionalisme Sejarah telah mengungkapkan bahwa Pancasila adalah jiwa seluruh rakyat Indonesia. 4. Dengan adanya individualisme maka orang tidak akan peduli dengan kehidupan bangsa. Jadi nasionalisme adalah pemahaman mengenai nilai-nilai kebangsaan. karena gaya hidupnya cenderung meniru budaya barat yang oleh masyarakat dunia dianggap sebagai kiblat. kemampuan dan kesaktiannya. 5. Secara bahasa nasionalisme barasal dari kata nation. Munculnya sikap individualisme yang menimbulkan ketidakpedulian antarperilaku sesama warga. sehingga tak ada satu kekuatan manapun juga yang mampu memisahkan Pancasila dari kehidupan bangsa Indonesia. Berdasarkan analisa dan uraian di atas pengaruh negatif globalisasi lebih banyak daripada pengaruh positifnya. Han Kohn dalam Budi Cahyo (1995) memberikan makna nasionalisme sebagai suatu paham yang berpendapat bahwa kesetiaan . Mayarakat kita khususnya anak muda banyak yang lupa akan identitas diri sebagai bangsa Indonesia.3. Bahwasanya Pancasila yang telah diterima dan ditetapkan sebagai dasar negara seperti tercantum dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 merupakan kepribadian dan pandangan hidup bangsa. baik di pusat maupun di daerah. 2. yang berarti bangsa. Oleh karena itu diperlukan langkah untuk mengantisipasi pengaruh negatif globalisasi terhadap nilai nasionalisme. setiap penyelenggara negara serta setiap lembaga kenegaraan dan lembaga kemasyarakatan. di dalam masyarakat Indonesia yang adil dan makmur. Mengakibatkan adanya kesenjangan sosial yang tajam antara yang kaya dan miskin. yang telah diuji kebenaran. perlu diusahakan secara nyata dan terus menerus penghayatan dan pengamamalan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya oleh setiap warga negara Indonesia. Hal tersebut dapat menimbulkan pertentangan antara yang kaya dan miskin yang dapat mengganggu kehidupan nasional bangsa.

Sehingga barang siapa yang merasa dirinya adalah warga Negara yang memiliki jiwa nasionalisme. 27. dan memuncak manjadi nasionalisme politik revolusioner yang mempunya aspek multidimensional (Budi Cahyo. Pancasila. 20.” .1995). perlu bahkan wajib ditinggalkan jika kesadaran bernegara memang terdapat dalam hati warga Negara yang bersangkutan. Nasionalisme di Indonesia lahir dengan proses yang panjang. Muljana (2008) menerangkan. berkembang ke sosioekonomis. Bagi bangsa Indonesia.1995) Nasionalisme Indonesia secara umum bertujuan kedalam memperhebat nation building dan character building sesuai dengan falasafah dan pandangan hidup bangsa (Budi Cahyo 21:1995). Dengan cara pandang tersebut kita dapat melakukan pemikiran membangun nasional bangsa. mengutamakan kepentingan kehidupan nasional. Segala perbuatan baik yang berisifat ke luar maupun kedalam diukur dengan norma tersebut. inilah cara pandang yang digunakan dalam membangun nasionalisme bangsa.tertinggi individu harus diserahkan kepeda Negara kebangsaan. “cara berpikir nasional ialah sikap seseorang terhadap kesadaran bernegara.2008). nasionalisme merupakan hal yang sangat mendasar sebab ia telah membimbing dan mengantar bangsa Indonesia dalam mengarungi hidup dan kehidupannya (Budi Cahyo. Bila merugikan. Dengan makna yang demikian nasionalisme memiliki pokok kekuatan dalam menilai kecintaan individu terhadap bangsanya dan penyerahaan setinggi-tingginya. 3. Cara berpikir nasional memiliki ciri khusus. tidak instan. berupa norma obyektif. selayaknya membuktikan dengan perbuatan yang nyata untuk menunjukkan rasa cinta negaranya. Apakah suatu tindakan itu menguntungkan kehidupan nasional ataukah justru merugikan. Nasionalisme adalah manifestasi kesadaaran bernegara atau semangat bernegara (Slamet Muljana. Sehingga dalam perkembanganya tampak bahwa proses pendewasaann dan kematangan konsep nasionalisme Indonesia bergerak dari nasionalisme cultural.

maka nilai-nilai atau budaya dari luar yang tidak baik akan tertolak dengan sendirinya. . Rakyat yang tumbuh di atas kepribadian bangsa lain mungkin saja mendatang kemajuan. dengan kepribadiannya sendiri. Yang terpenting adalah bagaimana bangsa dan rakyat Indonesia mampu menyaring agar hanya nilai-nilai kebudayaan yang baik dan sesuai dengan kepribadian bangsa saja yang terserap.2. Atau dengan kata lain. bangsa Indonesia harus hidup dan berada di antara pusaran arus globalisasi dunia. Tetapi. tetapi kemajuan tersebut akan membuat rakyat menjadi asing dengan dirinya sendiri.3 Peranan Pancasila Dalam Menghadapi Tantangan Globalisasi Dunia kini tengah mengalami perubahan drastis dengan berbagai kemajuan yang telah dicapai. Perubahan wajah dunia telah membawa pengaruh bagi perubahan sosial di Tanah Air. Kunci jawaban dari persoalan tersebut terletak pada Pancasila sebagai pandangan hidup dan dasar negara. perubahan sosial tak berarti westernisasi atau kebarat-baratan. Seperti yang terjadi saat ini dimana rakyat tidak lagi mengenal dirinya sendiri. Kini. Rakyat dan bangsa yang kehilangan jati dirinya sendiri senantiasa berada dalam kegelisahan sehingga akhirnya menjadi lemah. kendati hidup di tengah-tengah pergaulan dunia. sikap. Mereka kehilangan jati diri yang sebenarnya sudah jelas tergambar melalui nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila. Seyogianya. nilai-nilai budaya yang tidak sesuai apalagi merusak tata nilai budaya nasional mesti ditolak dengan tegas. dan tingkah laku bangsa dan rakyat Indonesia. harus diingat bahwa bangsa dan negara Indonesia tak mesti kehilangan jati diri. Bagi bangsa dan rakyat Indonesia yang membangun bangsa dan negara dengan kekuatan dan kepribadian sendiri. perubahan sosial yang terjadi dipandang sebagai upaya bangsa untuk mengembangkan kepribadiannya sendiri melalui penyesuaian dengan tuntutan dan kebutuhan masyarakat modern. mau tak mau dan suka tak suka. Perubahan sosial yang terjadi tentu tak bisa dipandang sebelah mata mengingat perubahan tersebut mengandung kekuatan dan dinamika yang menyangkut tata nilai. bangsa dan negara Indonesia berani menyongsong dan memandang pergaulan dunia. Bila rakyat dan bangsa Indonesia konsisten menjaga nilai-nilai luhur bangsa. Sebaliknya.

Penyebabnya bisa macam-macam. setiap bangsa di dunia sangat memerlukan pandangan hidup agar mampu berdiri kokoh dan mengetahui dengan jelas arah dan tujuan yang hendak dicapai. Temuan ini menegaskan. mata pelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah-sekolah sekarang ini seolah hanya pelengkap kurikulum.4 Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Menumbuhkan Nasionalisme Bangsa Survei yang dilakukan Pusat Studi Pancasila menyebutkan. dan pendidikan kewarganegaraan tidak lagi populer. ini adalah sebuah fakta bahwa kredibilitas Pancasila sedang merosot. satu hal yang patut kita beri perhatian. Bagi kalangan tertentu. Komitmen inilah yang mampu mempersatukan dan menjaga keutuhan bangsa yang terdiri 400 lebih kelompok etnis dan bahasa. Pancasila akan menilai nilai-nilai mana saja yang bisa diserap untuk disesuaikan dengan nilai-nilai Pancasila sendiri. hasil survei lembagalembaga lain yang dilakukan sekitar tahun 2006 dan 2007 menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat mengenai Pancasila merosot tajam. Namun. Pasalnya. yakni fenomena ini mengindikasikan bahwa masa depan berbangsa kita sedang terancam. . Pancasila adalah barometer moral di mana kerangka kewarganegaraan harus didasarkan. keprihatinan tersebut mungkin dipandang sebagai sikap konservatif. dalam konteks berbangsa. Dengan pandangan hidup. Dengan begitu. nilai-nilai baru yang berkembang nantinya tetap berada di atas kepribadian bangsa Indonesia. Sebagai dasar negara. Pelajar dan guru hanya mengejar mata pelajaran-mata pelajaran yang menentukan kelulusan saja. suatu bangsa mempunyai pedoman dalam memandang setiap persoalan yang dihadapi serta mencari solusi dari persoalan tersebut. sebab didalamnya memiliki komitmen yang kuat terhadap pluralisme dan toleransi. 2. dan tidak dipelajari secara serius oleh peserta didik.Dalam kondisi seperti itu—sekali lagi—peran Pancasila sebagai pandangan hidup dan dasar negara memegang peranan penting. Pancasila secara fundamental merupakan kerangka yang kuat untuk pendefinisian konsep kewarganegaraan yang inklusif.

seni peran yang bertajuk semangat juang untuk negara dan karya-karya seni lainnya. hari pahlawan dan hari besar nasional lainnya. melaksanakan komitmen-komitmennya dan menegakkan prinsip-prinsip kewarganegaraan. Bukan itu saja nasionalisme juga dapat dibangun melalui karya seni seperti menciptakan lagu-lagu yang berslogan cinta tanah air. Menanamkan dan mengamalkan nilai.Mewujudkan supremasi hukum. Menanamkan dan melaksanakan ajaran agama dengan sebaik.baiknya. Juga terkandung pikiran-pikiran terdalam dan gagasan suatu bangsa mengenai wujud kehidupan yang dicitacitakan. kita juga memiliki tanggung jawab mengawasi pelaksanaan komitmen-komitmen tersebut. ideologi. melukis. agar tidak melenceng dari garisnya.baiknya. ekonomi. Sebagai warga negara. sosial budaya bangsa.Inilah pentingnya kita kembali peduli kepada Pancasila.adilnya. guru maupun dosen yang tulus mengajar dengan baik dan dengan ikhlas menuntun para siswa hingga mampu mengukir prestasi yang gemilang. Dalam pandangan hidup terkandung konsep mengenai dasar kehidupan yang dicita-citakan suatu bangsa. Selektif terhadap pengaruh globalisasi di bidang politik. cinta serta bangga tanpa malu-malu menggunakan produk-produk dalam negeri demi kemajuan ekonomi Negara. hari kemerdekaan. dalam pergaulan kehidupan berbangsa dan . pelajar yang belajar dengan sungguh-sungguh dengan segenap kemampuannya demi nama baik bangsa dan Negara. Nasionalisme dapat dipupuk kembali dalam momentum-momentum yang tepat seperti pada saat peringatan hari sumpah pemuda. Sebenarnya banyak cara menumbuhkembangkan rasa nasionalisme masyarakat Indonesia di tengah wacana mengenai kekhawatiran akan semakin tajamnya kemerosotan nasionalisme. misal semangat mencintai produk dalam negeri. Pada akhirnya pandangan hidup bisa diterjemahkan sebagai sebuah kristalisasi dari nilai-nilai yang dimiliki suatu bangsa yang diyakini kebenarannya serta menimbulkan tekad bagi bangsa yang bersangkutan untuk mewujudkannya. Karena itu.nilai Pancasila dengan sebaik. Menumbuhkan semangat nasionalisme yang tangguh. menerapkan dan menegakkan hukum dalam arti sebenarbenarnya dan seadil.

bangsa Indonesia tidak bisa begitu saja mencontoh atau meniru model yang dilakukan bangsa lain. dan dasar negara Indonesia. Pancasila dapat ditetapkan sebagai dasar negara karena sistem nilainya mengakomodasi semua pandangan hidup dunia internasional tanpa mengorbankan kepribadian Indonesia. Karena itu. guna meredam pengaruh dari luar perlu dilakukan akulturasi kebudayaan akibat globalisasi. tanpa menyesuaikan dengan pandangan hidup dan kebutuhan bangsa Indonesia sendiri. pandangan hidup bangsa Indonesia. budaya dari luar disaring oleh budaya nasional sehingga output yang dikeluarkan seusai dengan nilai dan norma bangsa dan rakyat Indonesia. kepribadian bangsa Indonesia. adat istiadat. Nasionalisme bangs Indonesia dapat terus dipertahankan dan dilestarikan dengan mengimplementasikan seluruh nilai-nilai Pancasila dalam keseluruhan kehidupan berbangsa dan bernegara. Kebudayaan bangsa Indonesia sejak dahulu kala telah menegaskan bahwa hidup dan kehidupan manusia bisa mencapai kebahagiaan jika dikembangkan secara selaras dan seimbang baik dalam pergaulan antar anggota masyarakat selaku pribadi. Bangsa dan rakyat Indonesia sangat patut bersyukur bahwa founding fathers telah merumuskan dengan jelas pandangan hidup bagi bangsa dan rakyat Indonesia yang dikenal dengan nama Pancasila. kesadaran. Memang masuknya pengaruh negatif budaya asing tidak dapat lagi dihindari. Artinya. Juga sekaligus menjadi tujuan hidup bangsa Indonesia. bangsa Indonesia harus mempunyai akar-budaya dan mengikat diri dengan nilai-nilai agama. Bahwa Pancasila telah dirumuskan sebagai jiwa seluruh rakyat Indonesia. dan cita-cita moral yang meliputi seluruh jiwa dan watak yang telah beruratberakar dalam kebudayaan bangsa Indonesia. Oleh sebab itu. Yang sesuai dengan . hubungan manusia dengan komunitas. Maka. karena dalam era globalisasi tidak ada negara yang bisa menutup diri dari dunia luar. hubungan dengan alam. Pancasila tak bisa terlepas dari tata kehidupan rakyat sehari-hari mengingat Pancasila merupakan pandangan hidup. Hal ini akan menjaga nilai-nilai luhur bangsa dan semangat untuk ber-nasionalisme.bernegara. maupun hubungan dengan Sang Khalik. serta tradisi yang tumbuh dalam masyarakat.

dapat ditarik kesimpulan bahwasanya Implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dalam kehidupa berbangsa dan bernegara dapat menumbuhkan semangat nsionalisme yang kuat dalam mengantisipasi perubahan-perubahan di era globalisasi demi mempertahankan nasionalisme dan keutuhan bangsa Indonesia. Budi Cahyo.pengamalan nilai-nilai Pancasila pada sila ke-3 yakni Persatuan Indonesia yang bermakna Menjaga Persatuan dan Kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Yogyakarta. Semarang. BAB III PENUTUP 3. Rela berkorban demi bangsa dan negara. 1995. Hendaknya seluruh elemen bangsa Indonesia mengimplementasikan nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. 2008. Kesadaran Nasional. DAFTAR PUSTAKA Utomo. dari Kebangkitan Hingga Kemerdekaan. Slamet.LKIS http://id.IKIP Semrang press Muljana.1 Kesimpulan Dari pembahasan diatas. demi terciptanya masyarakat bangsa yang bernasionalisme tinggi.2 Saran Dengan adanya makalah ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar dalam membangun dan menumbuhkan semangat nasionalisme bangsa. Dinamika Pergerakan Kebangsaan Indonesia. Berbangga sebagai bagian dari Indonesia dan Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika merujuk pada semangat Nasionalisme bangsa. 3. dari Kolonialisme sampai Kemerdekaan Jilid I.wikipedia.org . Cinta akan Tanah Air.

Jamli dkk.Kewarganegaraan.public jurnal. . R. Ketua Umum DHN'45. 2005Pengaruh Globalisasi Terhadap Pluralisme Kebudayaan Manusia di Negara Berkembang. Pidato LetJen TNI (Purn) H. Soeprapto.Pancasila dan Globalisasi. Jakarta. internet. september . 16 Oktober 2006.Edison A. 2005.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful