OLEH : MUHAMAD JAFAR SMA NEGERI 4 KENDARI

Waktu : 6 x 45 Menit (Keseluruhan KD)
Kompetensi Dasar : Standar Kompetensi :
2. Menganalisis Budaya Demokrasi Menuju Masyarakat Madani
2.1. Mendeskripsikan pengertian dan prinsip-prinsip budaya demokrasi. 2.2. Mengidentifikasi ciri-ciri masyarakat madani. 2.3. Menganalisis pelaksanaan demorasi di Indonesia sejak orde lama, orde baru dan reformasi. 2.4. Menampilkan perilaku budaya demokrasi dalam kehidupan seharihari.

Waktu : 4 x 45 Menit
Standar Kompetensi :
Menganalisis Budaya Demokrasi Menuju Masyarakat Madani

Kompetensi Dasar : 2.1. Mendeskripsikan pengertian dan prinsip-prinsip budaya demokrasi. 2.2. Menganalisis ciri-ciri masyarakat madani.

 Menguraikan konsepsi masyarakat madani.  Mendeskripsikan ciri-ciri dan prinsip-prinsip demokrasi. .  Mendeskripsikan karakteristik menuju masyarakat madani.  Menganalisis tentang demokratisasi.(Indikator) Hasil Yang Diharapkan :  Menguraikan pengertian dan pemikiran tentang demokrasi.

2.P. Giovanni S.P. BUDAYA DEMOKRASI & MASYARAKAT MADANI Pemikiran Tentang Demokrasi Bentuk dan Ciri-ciri Demokrasi Prinsip-prinsip Demokrasi Konsepsi MASYARAKAT MADANI Karakteristik Menuju Masyarakat Madani . 3. Abraham L. Ensiklopedi P.Pengertian 1.

Demokrasi a. Pengertian Istilah demokrasi secara etimologis berasal dari bahasa Yunani “demokratia” terdiri dari dua kata. . demokrasi berarti kekuatan rakyat atau suatu bentuk pemerintahan negara dengan rakyat sebagai pemegang kedaulatannya. Secara harafiah.1. demos = rakyat dan kratos/ kratein = kekuatan/ pemerintahan.

oleh rakyat dan untuk rakyat.  Giovanni Sartori. memandang demokrasi sebagai suatu sistem di mana tak seorangpun dapat memilih dirinya sendiri.Lanjutan …………. demokrasi adalah pemerintahan dari rakyat.  Abraham Lincoln. tak seorangpun dapat menginvestasikan dia dgn kekuasaannya. International Commision of Jurist (ICJ). demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan dimana hak untuk membuat keputusankeputusan politik diselenggarakan oleh wn melalui wakil-wakil yg dipilih oleh mereka dan bertanggung jawab kepada mereka melalui suatu proses pemilihan yg bebas. kemudian tidak dapat juga untuk merebut dari kekuasaan lain dengan cara-cara tak terbatas dan tanpa syarat. .

demokrasi adalah suatu pola pemerintahan dalam mana kekuasaan untuk memerintah berasal dari mereka yang diperintah.  Ensiklopedi Populer Politik Pembangunan Pancasila. . Diamond & Lipset.Lanjutan ………….  Partisipasi politik yang melibatkan sebanyak mungkin warga negara dalam pemilihan pemimpin atau kebijakan. 3 (tiga) syarat pokok demokrasi sebagai suatu sistem pemerintahan :  Kompetisi yang sungguh-sungguh dan meluas utk memperebutkan jabatan-jabatan pemerintahan .  Suatu tingkat kebebasan sipil dan politik.

Gambarannya adalah sebagai berikut : 1. pada dasarnya demokrasi adalah pemerintahan oleh rakyat dan untuk rakyat. 3. kompromi. kerjasama dan dukungan. Cara melaksanakan kekuasaan negara ialah selalu mengingat kehendak dan keinginan rakyat.Lanjutan …………. . 2. Yang melakukan kekuasaaan negara adalah wakilwakil yang terpilih untuk menyalurkan kehendak rakyat. Menurut Hans Kelsen. konsensus. Menyelesaikan setiap konflik secara damai melalui dialog.

baik dalam kesempatan untuk memilih atau pun dipilih. Tidak ada pihak lain yang berhak mengatur dirinya selain dirinya sendiri. lembaga-lembaga pemerintahan maupun organisasi kemasyarakatan. budaya atau ideologi” yang mewarnai pengorganisasian berbagai elemen politik seperti partai politik. . Dalam sistem demokrasi posisi rakyat adalah sederajat dihadapan hukum dan pemerintahan. Rakyat memiliki kedaulatan yang sama. Demokrasi tidak akan efektif dan lestari tanpa substansi yang berujud ”jiwa.Lanjutan ………….

Salah satu hak asasi manusia adalah kebebasan untuk mengejar kebenaran. sehingga perlu suatu cara untuk mengatur bagaimana mengatasinya. Sesuatu yang diputuskan bersama akan memiliki kadar ketepatan dan kebenaran yang lebih menjamin dan lebih baik. b. Manusia diperlakukan dan ditempatkan sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai mahluk Tuhan. d. .b. Didalam kehidupan masyarakat pasti akan timbul selisih paham dan kepentingan antar individu. dan kebahagiaan. keadilan. Pemikiran Demokrasi Paham demokrasi yang menekankan pada pemerintahan rakyat. c. karena bertolak dari suatu pola pikir (pemikiran) bahwa : a.

3. berbicara dan mengemukakan pendapat sesuai aturan yang berlaku. 6. 7. dan 2. Keadilan hukum harus benar-benar diupayakan perlakuan yang sama didepan hukum. Indikator Kekuasaan Uraian / Keterangan Pemerintah demokratis sangat erat kaitannya dengan pelaksanaan kekuasaan. Terdapatnya kebebasan dalam berpikir. 4. Keadilan Kesejahteraan Peradaban Afeksi Keamanan Kebebasan . Hak wn untuk berpartisipasi dalam kegiatan politik/pemerintah harus dihormati. 5. Yakni adanya jaminan keamanan bagi seluruh warga negara dalam kehidupannya. dan kebebasan dalam berinovasi/berkarya. Yang meliputi pengembangan pendidikan. Yaitu adanya hubungan antara masyarakat dan wakil rakyat dilembaga perwakilan. Beberapa kriteria yang dapat digunakan untuk menentukan situasi demokratis : No 1. nyata adanya. kreativitas. Kesempatan yg sama utk menikmati hasi pembangunan.Lanjutan ………….

Lanjutan …………. Gagasan perlunya pembatasan kekuasaan dalam rule of law : Pengakuan hak asasi manusia Pemisahaan atau pembagian kekuasaan RULE OF LAW Pemerintahan menurut hukum Supermasi hukum Persamaan dalam hukum Peradilan administrasi dalam perselisihan .

termasuk prosedurnya. 5. Kebebasan mengemukakan pendapat. 4. 3. bahwa rule of the law mencakup : 2. Pemilihan umum yang bebas dan kebersamaan politik. . Kebebasan berserikat & beroposisi. 6.Lanjutan …………. Jaminan hak individu secara konstitusional. Pendidikan pol/kewarganegaraan (civil education). Henry B. Badan kehakiman yang bebas dan tidak memilih/memihak. 1. Mayo.

DPR yang mewakili semua golongan dan kepentingan. 6. 7. . 3. yang dipilih melalui pemilihan umum yang bebas dan rahasia. 4. Organisasi politik sistem dwipartai/multipartai serta organisasi massa yang diinginkan masyarakat. Pemerintah yg bertanggung jawab. Mengakui keanekaragaman sikap secara wajar hingga batas toleransi persatuan bangsa. 5. Lembaga peradilan yang independen agar lebih menjamin hak asasi manusia secara adil.Lanjutan …………. Menjamin perubahan sosial scr damai terkendali melalui cara penyesuaian kebijaksanaan dan pembinaan oleh pemerintah. 8. bersih & berdedikasi tinggi. Menjamin tegaknya keadilan. Pers yang bebas dan terbuka untuk umum. 2. Kriteria Penyelenggara Negara Yang Melaksanakan Nilai-nilai Demokrasi : 1.

.... Abraham Lincoln.............................. Dari rakyat : ....... Berikan ulasan pengertian kembali tentang “demokrasi” sesuai pendapat anda dan tokoh-tokoh terkenal ! Pendapat anda tentang demokrasi ? ........................ .. b...................... Untuk rakyat : ............................... oleh rakyat...................................... mendefinisikan demokrasi sebagai pemerintahan dari rakyat...................... dan untuk rakyat............................ Berikan penjelasan singkatnya ! a...................Penugasan Praktik Kewarganegaraan 1 Setelah mempelajari materi-materi tentang : Pengertian Demokrasi (Pengertian Umum dan Pemikiran Tentang Demokrasi) dilanjutkan Penugasan dengan menjawab pertanyaan sebagai berikut : : 1.................... No Tokoh Uraian Singkat 1 2 2.....

c. Macam-macam Demokrasi
Atas Dasar Penyaluran Kehendak Rakyat Demokrasi Langsung Demokrasi Tidak Langsung

MACAMMACAM DEMOKRASI

Atas Dasar Prinsip Ideologi Demokrasi Konstitusional / liberal Demokrasi Rakyat Atas Dasar Yang Menjadi Titik Perhatiannya Demokrasi Formal (negara-negara liberal) Demokrasi Material (negara-negara komunis) Demokrasi Gabungan (negara-negara nonblok)

Lanjutan ………….

Bentuk-bentuk demokrasi menurut Sklar
No 1. 2. Bentuk Demokrasi Demokrasi Liberal Demokrasi Terpimpin Demokrasi Sosial Uraian / Keterangan Yaitu pemerintahan yg dibatasi oleh UU & pemilu bebas yg diselenggarakan dalam waktu yg ajeg. Para pemimpin percaya bahwa tindakan mereka dipercayai rakyat, tetapi menolak persaingan dlm pemilihan umum untuk menduduki kekuasaan. Yaitu menaruh kepedulian pada keadaan sosial dan egalitarianisme bagi persyaratan utk memperoleh kepercayaan politik. Yaitu menekankan hubungan timbal balik antara penguasa dan yang dikuasai. Yaitu menekankan pada proteksi khusus bagi kelompok-kelompok budaya & menekankan kerja sama yang erat diantara elite yang mewakili bagian budaya masyarakat utama.

3.

4. 5.

Demokrasi Partisipasi Demokrasi Konstitusional

d. Ciri-ciri Demokrasi
Esensi ciri-ciri empiris demokrasi, adalah bahwa demokrasi senantiasa berkaitan erat dengan pertanggungjawaban (account ability), kompetisi, keterlibatan, dan tinggi rendahnya kadar untuk menikmati hak-hak dasar, seperti hak untuk berekspresi, berserikat, berkumpul dan sebagainya. Demokrasi, pada umumnya ditandai dengan ciri-ciri :

a. Adanya pembatasan terhadap tindakan pemerintah.
b. Prasarana pendapat umum (media massa) yang bebas dan betanggung jawab.

c. Sikap menghargai hak-hak minoritas dan perorangan.

Menyelesaikan perselisihan dengan damai dan secara melembaga. memberikan ciri-ciri demokrasi dari sejumlah nilai (values). . 3. Henry B. Membatasi pemakaian kekerasan sampai minimum (Minimum of coercion). Menyelenggarakan pergantian pimpinan secara teratur (Orderly succession of rulers). Menjamin tegaknya keadilan.Lanjutan …………. 2. Mengakui serta menganggap wajar adanya keanekaragaman (deverity) dalam masyarakat. 5. yaitu : 1. 4. Mayo. Menjamin terselenggaranya perubahan secara damai dalam suatu masyarakat yang sedang berubah . 6.

Masyarakat masih mencari dan menemukan identitas Ciri yang menonjol adalah eksekutif sangat berperan (dominatif) Di negaranegara berkembang pada umumnya Di satu sisi nampaknya berhasil meningkatkan pertumbuhan ekonominya.Lanjutan …………. Pelaksanaannya cenderung bersifat paksaaan “otoriter”. . namun di sisi lain infra struktur politik hanya berperan sebagai pendukung saja.

3. 6. kekuasaan pemerintah harus dibatasi. 4. Suatu sistem pemilihan – kekuasaan mayoritas. Tingkat kebebasan atau kemerdekaan tertentu yang diakui dan dipakai oleh warga negara. dan hak-hak individu harus dilindungi. prinsipprinsip dalam demokrasi : 1. 2. Prinsip-prinsip Demokrasi Prinsip-prinsip dasar demokrasi secara univerasal. Tingkat persamaan tertentu di antara warga negara. Keterlibatan warga negara dlm pembuatan keputusan politik.e. Supremasi hukum . Suatu sistem perwakilan. dan 5. bahwa yang disebut pemerintahan demokratis adalah pemerintahan yang menempatkan kewenangan tertinggi berada di tangan rakyat. Lyman Tower Sargent.

Dalam teori dan praktik politik demokrasi. yang tidak kalah pentingnya adalah “tingkat persamaan”.  Persamaan politik  Persamaan di depan hukum  Persamaan kesempatan  Persamaan ekonomi  Persamaan sosial .Lanjutan ………….

dengan mengutamakan persamaan hak dan kewajiban serta perlakuan yang sama bagi warga negara. Demokratisasi Merupakan proses pendemokrasian segenap rakyat untuk turut serta dalam pemerintahan melalui wakil-wakilnya.f. Demokratisasi Mrp proses dalam menuju kondisi-kondisi demokrasi. Dapat menjadi jalan keluar dari otoritarianisme .

Pencakupan Orang Dewasa Sebagian besar orang dewasa yang menjadi penduduk tetap. Kriteria masyarakat dan negara yang melakukan demokratisasi. Dahl. Pemahaman Setiap anggota harus mempunyai kesempatan yang sama dan Yang Jelas efektif untuk mempelajari kebijakan-kebijakan alternatif yang relevan dan konsekuensi-konsekuensi yang mungkin. 3. seharusnya memiliki hak kewarganegaraan penuh yang ditunjukkan oleh empat kriteria sebelumnya. maka setiap anggota harus mempunyai kesempatan yang sama dan efektif untuk memberikan suara dan seluruh suara harus dihitung sama. menurut Robert A.Lanjutan …………. . 2. Pengawasan Setiap anggota harus mempunyai kesempatan eksklusif untuk Agenda memutuskan bagaimana dan apa permasalahan yang dibahas. 5. No 1. 4. Bila sebuah keputusan tentang kebijakan dibuat. seluruh anggota memiliki kesempatan yang sama dan berpartisipasi efektif. Kriteria Partisipasi Efektif Persamaan Suara Uraian / Keterangan Sebelum sebuah kebijakan dilakukan.

kemudian lakukan hal-hal berikut : 1. majalah. Berikan alasan penjelasan. Berikan penjelasan singkat perbedaan antara ciri-ciri demokrasi dengan prinsip-prinsip demokrasi ! . mengapa di dalam kehidupan bernegara dalam sistem politik demokrasi. sangat penting ! 3.Penugasan Praktik Kewarganegaraan 2 Carilah sumber informasi lain baik dari buku. Berikan penjelasan pentingnya “keterlibatan warga negara dlm pembuatan keputusan politik”. internet. legitimasi pemerintah sbg dukungan rakyat banyak. koran. Rumuskan kembali tentang pemahaman ciri-ciri dan prinsipprinsip demokrasi ! 2. Jelaskan yang dimaksud dengan “demokratisasi” pada negara yang menerapkan sistem politik demokrasi ! 5. buletin & sebagainya. di dalam suatu negara ! 4.

2. dalam satu ruang gerak yang tidak memungkinkan negara melakukan intervensi” Masyarakat Madani (Civil Society) Indikator. Berkeinginan membangun hubungan yang bersifat konsultatif antara warga negara dan negara. . Konsepsi ”Mrp konsep tentang keberadaan satu masyarakat yang dalam batas-batas tertentu mampu memajukan dirinya sendiri melalui penciptaan aktivitas mandiri. al : Menginginkan kesejajaran hubungan antara warga negara dan negara atas dasar prinsip saling menghormati. Masyarakat Madani (Civil Society) a.

beradab dan kehidupan bersama. atau pulan-perkumpulan sukarela memiliki rasionalitas dan mampu (voluntary association). Pendapat beberapa ahli : Sumber M. gereja atau  Civil Society diterjemahkan menjadi perkumpulan-perkumpulan masyarakat madani.perkataan madinah. pengertian civil society. menunjuk prinsip kemanusiaan dan kepada semangat dan musyawarah. dalam perkummelayani kepentingan umum...suatu ruang (realm) partisipasi  Terdiri dari organisasi-organisasi yang masyarakat. . dalam  Adanya kedaulatan rakyat sebagai peristilahan modern. media mengatur dirinya sendiri secara massa.” (civil society). Nurcholis Madjid “. yaitu: agama. suatu  Berpartisipasi dan mengambil bagian istilah Inggris yang berarti dalam proses-proses menentukan masyarakat sopan.. perkumpulan profesi. peradaban dan perkotaan. serikat buruh tani. Dawam Rahardjo Substansi Indikator (antara lain :) “. hal.” sikap terbuka. bebas. dan memiliki sikapyang baik. mengandung tiga keagamaan. terutama di teratur dalam bentuk negara bidang politik.Lanjutan ………….

Swadaya. dan keterikatan dengan normanorma atau nilai-nilai hukum yang diikuti oleh warganya (masyarakat madani). dan keswadayaan (self supporting).  Terorganisasi. Franz Magnis Suseno “.  Kehidupan bersama harus didukung oleh suatu konsensus dasar.  Terikat dengan norma-norma atau nilai-nilai hukum yang diikuti warganya. individu. kesukarelaan (voluntary). dan Mandiri. Sukarela. . kemandirian tinggi berhadapan dengan negara.Lanjutan ………….  Secara hakiki harus bebas secara internal.wilayah-wilayah kehidupan sosial yang terorganisasi dan bercirikan antara lain.  Masyarakat diatur oleh pihak-pihak yang dapat menjamin kebebasan sege-nap warga masyarakat. dan kolektif untuk mewujudkan kehidupan menurut cita-cita mereka sendiri. keswasembadaan (self generating). Swasembada..  Keberadaannya didekati secara faktual dan bukannya dengan pendekatan normatif.

Sifat Partisipatif Sifat Otonom Tidak bebas nilai Identifikasi ada-tidaknya perkembangan masyarakat madani Merupakan bagian dari sistem dengan struktur non-dominatif (plural) Termanifestasi dalam organisasi .Lanjutan ………….

Upaya memberikan jaminan terciptanya keadilan yg diposisikan secara netral. Keadilan Sosial 6. Karakteristik Masyarakat Madani N o 1. Supremasi hukum . termasuk berinteraksi dengan lingkungannya. Toleran 4. warga negara memiliki kebebasan penuh untuk menjalankan aktivitas kesehariannya. Partisipasi sosial 7. Free Public Sphere 2.b.artinya setiap orang sama dimata hukum Kriteria Uraian / Keterangan 3. Keadilan dimaksudkan untuk menyebutkan keseimbangan dan pembagian yang proposional terhadap hak dan kewajiban setiap warga negara yang mencakup seluruh aspek kehidupan. Pluralisme 5. Pluralisme harus dipahami secara mengakar dengan menciptakan sebuah tatanan kehidupan yang menghargai dan menerima kemajemukan dalam konteks kehidupan sehari-hari. dimana dlm menjalani kehidupan. sehingga memiliki kedewasaan dan kemandirian berpolitik. Merupakan satu identitas yang menjadi penegak wacana masyarakat madani. berkumpul serta mempublikasikan informasi kepada publik.intimidasi/intervensi penguasa. berserikat. Demokratis Adanya ruang publik yg bebas sebagai sarana dlm mengemukakan pendapat. Partisipasi yg bersih dr rekayasa. Toleran adalah suatu sikap yang dikembangkan dalam masyarakat madani untuk menunjukkan sikap saling menghargai dan menghormati aktivitas yang dilakukan oleh orang lain.

menghormati perbedaan dan menghargai keberagaman. berkeadilan sosial. merupakan wujud masyarakat yang memiliki keteraturan hidup dalam suasana perikehidupan yang mandiri.c. Mereka juga telah mampu mengembangkan budaya kebebasan berpendapat. musyawarah dan toleransi dengan berdasarkan nilai-nilai tradisional. Menuju Masyarakat Madani Masyarakat madani (civil society). dan sejahtera. Masyarakat telah mampu mengembangkan gotong royong. Masyarakat madani mencerminkan tingkat kemampuan dan kemajuan masyarakat yang tinggi untuk bersikap kritis dan partisipatif dalam menghadapi berbagai persoalan hidup. .

Kendala-kendala dalam mewujudkan masyarakat madani di indonesia yaitu : 1. Pemutusan hubungan kerja secara sepihak dalam jumlah besar . Masih rendahnya pendidikan politik masyarakat 3. Kondisi sosial politik yg belum stabil pasca reformasi 6. Kondisi ekonomi nasional yg belum stabil 4. Kualitas SDM yg belum memadai karena belum merata 2. Tingginya angkatan kerja yg belum terserap karena lapangan kerja terbatas 5.

Sbg kontrol terhadap negara 4. dan pengangguran. 3. Sbg pengembangan masyarakat melalui upaya peningkatan pendapatan dan pendidikan 2. Sbg advokasi masyarakat yang teraniaya yg tidak bs membela haknya terutama yg terkena PHK.Dalam rangka menghadapi perkembangan dan perubahan zaman.maka pemberdayaan civil society ( masyarakat madani ) perlu ditekankan melalui peranannya yaitu : 1. Menjadi kelompok kepentingan & kelompok penekan 5. Menjembatani kepentingan negara dan masyarakat .

2. Menampilkan perilaku budaya demokrasi dalam kehidupan sehari-hari.4. .Waktu : 2 x 45 Menit Standar Kompetensi : Menganalisis Budaya Demokrasi Menuju Masyarakat Madani Kompetensi Dasar : 2.3. orde baru dan reformasi. Menganalisis pelaksanaan demorasi di Indonesia sejak orde lama.

(Indikator) Hasil Yang Diharapkan :  Menguraikan pelaksanaan demokrasi liberal.  Mendeskripsikan pemilihan umum sebagai sarana demokrasi. . Pancasila dan era reformasi. terpimpin.  Menganalisis perilaku budaya demokrasi dalam kehidupan sehari-hari.

d. Sekarang) Pelaksanaan DEMOKRASI DI INDONESIA Pemilihan Umum Sebagai Sarana Demokrasi Sistem Distrik Sistem Proporsional Sistem Gabungan Perilaku budaya demokrasi dalam kehidupan sehari-hari . 1965 Demokrasi Pancasila (OrBa) (1966 s.7 – 1959 s. 5 .d.7 .8 .d.Demokrasi Liberal (17.1959 Demokrasi Terpimpin (5 . 1988) Demokrasi Era Reformasi (1988 s.1950 s.d.

8 . Pasca agresi militer Belanda II (19 Des 1945). Pada November 1945. .7 .1959 Langkah awal demokratisasi di Indonesia. negara Indonesia terpecah dan terbentuk Negara Republik Indonesia Serikat (RIS) yang menerapkan sistem demokrasi liberal.1950 s. selanjutnya beralih menjadi DPR/MPR.1. kabinet presidensial diganti menjadi kabinet parlementer dengan perdana menteri Sultan Syahrir. 3 November 1945 tentang anjuran untuk membentuk partai politik KNIP (Sebagai salah satu alat kelengkapan negara). dilakukan melalui penerbitan Maklumat Wakil Presiden No. 5 . semula berfungsi sebagai pembantu presiden. tgl.d. Pelaksanaan Demokrasi di Inonesia a. Demokrasi Liberal (17. X.

4. Kabinet Ali Sastrowijoyo I (31 Juli 1953 – 12 Agustus 1955). Kabinet Natsir (6 September 1950 – 27 April 1951). adalah berikut ini : 1. Masyumi. 6. Tentang peristiwa jatuh bangunnya kabinet. . 7.Lanjutan ………………. 5. kabinet ini merintis sistem zaken kabinet (terdiri dari para ahli dibidangnya). 3. Kabinet Juanda (9 April 1957) merupakan zaken kabinet. Kabinet Ali II (20 Maret 19955 – 14 Maret 1957). Kabinet Bahanudin Harahap dari Masyumi (12 Agustus 1955 – 3 Maret 1959). Kabinet Soekiman-Soewiryo (27 April 1951 – 3 April 1952). merupakan kabinet pertama yg memerintah pada masa demokrasi liberal. dipimpin oleh Soekiman-Soewiryo (koalisi Masyumi – PNI). Kabinet Wilopo (3 April 1952 – 3 Juni 1953). dan NU. 2. kabinet koalisi PNI. merupakan kabinet terakhir sebelum pemilihan umum yang didukung oleh PNI – NU (Masyumi menjadi oposisi).

. Pada masa kabinet Ali Sastroamijoyo. Jatuh bangunnya kabinet diera ini terus berlanjut hingga pada 1959. Pada masa inilah terjadi kekacauan dikalangan konstituante yang tiada berakhir. maka kemudian Presiden Soekarno mengeluarkan Dekrit Presiden pada 5 juli 1959. justru kabinet tersebut menyerahkan mandatnya kepada presiden. kemudian dilanjutkan oleh kabinet Bahanuddin Harahap. Pada masa inilah kemudian terlaksananya pemilu 1955. telah dipersiapkan pelaksanaan pemilu II pada 29 September 1955. Namun.Lanjutan ………………. yang dinilai banyak kalangan sebagai satu pelaksanaan Pemilu Indonesia yang bersih.

Dekrit presiden diterima oleh rakyat dan didukung oleh TNI AD.b.7 – 1959 s. Demokrasi Terpimpin (5 . serta dibenarkan oleh Mahkamah Agung.d. maka UUD 1945 berlaku kembali dan berakhirlah UUDS 1950. Dekrit presiden memuat ketentuan pokok yang meliputi :  Menetapkan pembubaran konstituante.  Menetapkan UUD 1945 berlaku kembali bagi segenap bangsa Indonesia. Presiden tidak bertanggung jawab kepada DPR. kedudukan DPR dan presiden berada di bawah MPR.  Pembentukan MPRS dan DPAS dalam waktu singkat. 1965 Dengan adanya Dekrit Presiden 5 Juli 1959. .

Sila keempat Pancasila telah ditafsirkan sebagai sistem demokrasi terpimpin. Presiden banyak menentukan yang bukan kewenangannya. Soekarno diangkat menjadi presiden seumur hidup. Praktik sistem politik demokrasi terpimpin. Kata „terpimpin‟ artinya dipimpin oleh seorang pemimpin atau panglima besar revolusi. dan Komunis).Lanjutan ………………. diwujudkan dalam implementasi kedudukan lembaga-lembaga negara yang justru bertentangan dengan UUD 1945. Untuk kepentingan melanggengkan kedudukannya. Agama. Kondisi tersebut pada akhirnya membawa pada situasi thn 1965 yang merupakan anti klimaks kekuasaan demokrasi terpimpin. Sidang Umum MPRS 1963. . presiden mengusulkan prinsip Nasakom (Nasionalis.

masih dalam koridor. 21 Mei 1998 berhasil menurunkan Presiden Soeharto. orba baru menampilkan sistem politik baru dengan nama ”demokrasi konstitusional” atau demokrasi Pancasila. shg timbul Kesenjangan & banyak praktik KKN. dan rakyat ketika itu. . 1998) Awal kebangkitan orde baru. Sampai dengan tahun 1970-an.d. muncul perlawanan rakyat melalui gerakan reformasi. TNI. Akhir 1997. bercita-cita untuk menjalankan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen. Perjalanan kurun waktu orde baru Era 1980 & 1990-an proses pembangunan ekonomi menjadi panglima. Demokrasi Pancasila Orde Baru (1966 s.c. Tgl. Atas dukungan mahasiswa.

Habibie. PKB. Pelaksanaan pemilu 7 Juni 1999.c. . PBB dan lain-lain (sebanyak 48 Parpol). Bj. PPP. Golkar.d. Pemilu 1999 telah melahirkan banyak partai politik. PAN. dianggap paling jujur & adil dibandingkan pemilu sebelumnya. antara lain : PDIP. Berhentinya Soeharto sebagai presiden. Demokrasi Era Reformasi (1998 s. Sekarang) Reformasi lahir setelah Presiden Soeharto mengundurkan diri sejak 21 Mei 1998 dan digantikan oleh wakil presiden Dr. karena tidak adanya lagi kepercayaan dari masyarakat serta menghadapi krisis moneter dan ekonomi yang berkepanjangan. Ir.

Kolusi dan Nepotisme (KKN). Dalam perkembangan demokrasi di era reformasi. .  Pemberantasan terhadap Korupsi. peran mahasiswa. kelompok kepentingan dan komponen rakyat Indonesia ingin agar dilaksanakan ”reformasi total” disegala bidang.Lanjutan ……………….  Penegakkan hukum dan  Jaminan terhadap pelaksanaan hak-hak asasi manusia. Agenda utama Reformasi :  Kebebesan dalam menyampaikan pendapat (unjuk rasa).

Cara langsung berarti rakyat secara langsung memilih wakil-wakilnya yang akan duduk di badan-badan perwakilan rakyat. kemudian wakilnya itulah yang akan memilih wakil rakyat yang akan duduk dibadan-badan perwakilan rakyat. dan DPR. Pemilihan Umum Sebagai Sarana Demokrasi Pemilihan umum adalah suatu cara untuk memilih wakil-wakil rakyat yang duduk di lembaga perwakilan rakyat serta salah satu pelayanan hak-hak asasi warga negara di bidang politik. DPRD I. .2. contoh: pemilu di Indonesia untuk memilih anggota DPRD II. Pemilihan umum dapat dilakukan dengan dua cara : Cara bertingkat berarti rakyat memilih dulu wakilnya (senat).

. tidak perlu diadakan koalisi partai lain. • Kecendrungan utk membentuk partai baru dapat terbendung. Sistem distrik sering dipakai dalam negara yg mempunyai sistem dwi partai/multi partai.a. sehingga mendukung stabilitas nasional. • Lebih mudah bagi suatu partai untuk mencapai kedudukan mayoritas dalam parlemen. • Sistem ini sederhana dan mudah untuk melaksanakannya. dikenal oleh penduduk distrik tsb. Sistem Distrik Sistem distrik mrp sistem pemilu yang didasarkan kepada kesatuan goegrafis (mempunyai satu wakil di parlemen). Beberapa keuntungan Sistem distrik : • Wakil yang terpilih. kemungkinan dapat melakukan penyederhanaan partai secara alamiah. • Cenderung lebih kearah koalisi partai.

.Lanjutan ………………. dimana partai yang kalah dalam suatu distrik kehilangan suara yang telah mendukungnya. • Kurang representatif. apabila golongan tersebut terpencar dalam beberapa distrik. • Ada kecendrungan si wakil lebih mementingkan kepentingan daerahnya dari pada kepentingan nasional. Beberapa kelemahan sistem distrik : • Kurang memperhatikan adanya partai-partai kecil dan golongan minoritas. • Umumnya kurang efektif bagi suatu masyarakat heterogen. Dengan demikian. suara tersebut tidak diperhitungkan lagi.

karena asas one man one vote dilaksanae kan msecara penuh tanpa ada suara yg hilang. S Beberapa keuntungan Sistem proporsional : • i s Dianggap lebih demokratis. karena jumlah kursi partai dalam parlemen sesuai dgn jumlah suara yang r o diperolehnya dari masyarakat dalam pemilu. dalam arti lebih egalit tarian. sesuai dengan jumlah suara yang diperolehnya dalam pemilihan umum. p o r . • Lebih p representatif. Sistem Proporsional Sistem perwakilan proporsional adalah presentasi kursi di DPR dibagi kepada tiap-tiap partai politik.b. khusus di daerah pemilihan.

• Karena banyaknya partai bersaing. . • Memberikan peranan atau kekuasaan yang sangat kuat kepada pemimpin partai. • Lebih memperbesar perbedaan yang ada dibandingkan dengan kerjasama sehingga ada kecendrungan untuk memperbanyak jumlah partai.Lanjutan ………………. Kelemahan sistem proporsional : • Mempermudah pembentukan partai baru. • Wakil yang dipilih renggang ikatannya dengan warga yang telah memilihnya. maka sulit bagi suatu partai untuk meraih mayoritas (50 % + 1) dalam parlemen.

melainkan diperhitungkan dengan jumlah kursi yang belum dibagi (diterapkan di Indonesia sejak pemilu tahun 1977 dalam memilih anggota DPR. DPRD I. Sistem Gabungan Sistem gabungan mrp sistem yang menggabungkan sistem distrik dengan proporsional. . dan DPRD II). Sistem ini disebut juga sistem proporsional berdasarkan stelsel daftar. Sisa suara pemilih tidak hilang. Sistem ini membagi wilayah negara dalam beberapa daerah pemilihan.b.

Tumbuh suburnya partai-partai politik : ... 2... 1959.............. Ketidak stabilan pemerintahan : .............................. ... hal-hal yang menonjol adalah tumbuh suburnya partai-partai politik dan ketidak stabilan pemerintahan...................................................... ................. ............................................................................................................................... Pada masa berlakunya demokrasi liberal antara tahun 1950 s................ berikan penjelasan dgn singkat ! a......... dilanjutkan Penugasan dengan menjawab pertanyaan : 1......... b............................................. Berikan ulasan kembali tentang pelaksanaan sistem politik demokrasi di Indonesia era orde lama.............Penugasan Praktik Kewarganegaraan 4 Setelah mempelajari materi-materi tentang : Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia & Pemilu Sebagai Sarana Demokrasi.................d..................... orde baru dan era reformasi sesuai pendapat anda secara umum ! ..........................

.... Jelaskan maksudnya !.........………………………... .........………….... 3.................................................................. . Selama Pemerintahan orde lama pernah diberlakukan “demokrasi liberal” dan “demokrasi terpimpin”.... ............... 4................ Jelaskan maksudnya ! ...... Demokrasi Liberal Demokrasi Terpimpin ………………………………… .....Lanjutan ……………….......................................... .................. ………………………………........................................ ………………………………….............. Selama Pemerintahan orde lama pernah diberlakukan “demokrasi liberal” dan “demokrasi terpimpin”..

3. Perilaku Budaya Demokrasi Dalam Kehidupan Sehari-hari Budaya demokrasi Pancasila. merupakan paham demokrasi yang berpedoman pada asas sila Pancasila Menjunjung tinggi persamaan Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban Membudayakan sikap bijak dan adil Membiasakan musyawarah mufakat dalam mengambil keputusan Mengutamakan persatuan dan kesatuan nasional .

Tuliskan. Jelaskan perbedaan budaya politik partisipan dengan budaya politik toleransi. berikan contoh dari perbedaan tersebut ! .SOAL ESSAY/URAIAN Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan singkat dan jelas ! 1. bagaimana pengaruh birokrasi terhadap suatu budaya politik di Indonesia ! 4. Berikan tanggapan penjelasan yang dimaksud budaya politik dan mengapa budaya politik antara suatu negara dengan negara lain memiliki perbedaan ! 2. Jelaskan 4 (empat) tahapan dalam sosialisai politik yang dilakukan seorang anak menurut Easton dan Dennis ! 5. Jelaskan. apa sajakah unsur-unsur budaya politik yang menonjol dalam sistem politik di Indonesia ! 3.

teruturama pada masa orde baru ! 8.Lanjutan ………………. bagaimana hubungan antara pelaskanaan pemilu dengan demokrasi di dalam suatu negara ! 9. Tuliskan. Beri penjelasan dan alasan. Uraikan faktor-faktor penghambat bagi terciptanya demokratisasi di Indonesia. Jelaskan bentuk-bnetuk demokrasi dalam sistem pemerintahan negara ! 7. perbedaan mendasar penerapan demokrasi di era orde baru dan era reformasi ! 10. 6.Bandingkan pelaksanaan pemilihan umum tahun 1999 dengan pemilu tahun 2004 ! 11.Berikan 3 (tiga) contoh perilaku yang mendukung tegaknya prinsip demokrasi di Indonesia ! .

Ketua Lembaga Pengkajian Demokrasi dan Kebangsaan M. kesejahteraan. menurut Yudi. diuntungkan dengan mencairnya kutub ideologis sebagai salah satu warisan Orde Baru. tetapi otoritas harus ada sehingga ada kepastian hukum. Orang bisa masuk partai yang beda dengan ormasnya di masa lalu. Sayangnya. “Demokrasi kita kehilangan kepemimpinan yang punya otoritas. Yudi Latif. dan keadilan sosial. mulai dari kemanusiaan.STUDI KASUS Demokrasi Indonesia Dinilai Tanpa Demokrat Demokrasi sebangun dengan cita-cita ideal yang diinginkan pendiri bangsa. Fadjroel Rachman. perwakilan. serta peneliti Pusat Studi Islam dan Kenegaraan Universitas Paramadina Abbas Al-Jauhari. mengatakan hal ini dalam Refleksi Kritis Pengalaman Indonesia Pascakemerdekaan di Kampus Universitas Islam Syarif Hidayatullah di Jakarta. Meski demokrasi tidak menghendaki otoriter.” ujarnya. Tampil pula sebagai pembicara. anggota DPR Partai Golkar Ade Komarudin. Sumber : Kompas. demokrasi yang berjalan di Indonesia saat tanpa demokrat. 12/1/2007 . Dalam konsilidasi demokrasi saat ini. Dosen Universitas Paramadina Jakarta. Demokrasi tanpa regulasi yang baik jauh lebih buruk dari kondisi ekonomi yang buruk.

Sebagai pejabat kepala pemerintahan (presiden) ! . Sebagai ketua organisasi pemuda ! b.Tagihan Tugas : • • Setelah disimak dan baca baik-baik. apa yang harus anda lakukan guna mewujudkan demokrasi yang sebangun dengan cita-cita ideal di Indonesia. Berikan usulan konkrit. Sebagai ketua suatu partai politik ! c. dan keadilan sosial ! • • Tentukan langkah-langkah nyata bagaimana agar pelaksanaan demokrasi di Indonesia mampu memberikan otoritas kepada pemimpinan negara dalam mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial ! 1. mengapa budaya demokrasi di Indonesia belum menyentuh pada cita-cita ideal kesejahteraan. jika anda : a. jelaskan kembali apa telah ditulis sesuai dengan persepsi yang ada dibenak anda ! Berikan beberapa penjelasan indikasi tentang munculnya “demokrasi di Indonesia tanpa demokrat” dalam pelaksanaan sistem politik di Indonesia ! Jelaskan dengan memberi alasan.

Kemudian lakukan demonstrasi dalam bentuk simulasi atau role play di dalam kelas ! .INQUIRI Carilah referensi dari berbagai sumber untuk mengkaji ulang Tentang konsepsi dan rumusan tentang “Masyarakat Madani” (berikut gambar-gambar pendukungnya) yang berkaitan dengan cita-cita ideal negara demokrasi Indonesia ! 1. Carilah topik-topik dari berbagai sumber (mass media cetak atau elektronik) sekitar wujud masyarakat madani (civil society) dalam pemikiran anda ! 3. Pahami kembali tentang rumusan “masyarakat madani”. dan buatlah skenario (simulasi atau role play) wujud implementasinya di sekolah dan masyarakat ! 2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful