P. 1
Dermaga152 JULI 2011

Dermaga152 JULI 2011

|Views: 53|Likes:
Published by Frans Newtony

More info:

Published by: Frans Newtony on Apr 17, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/29/2013

pdf

text

original

Sections

  • DARI TANJUNG WANGI
  • CEGAH BIAYA MAHAL
  • DENGAN PRODUK INDONESIA !
  • PELABUHAN TAK KALUT
  • MENCEGAH ABRASI DENGAN MANGROVISASI

kompas

Apa kabar pembaca ?

SUSUNAN D E WA N R E D A K S I
Pelindung Direksi PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Pengarah Achmad Baroto Pemimpin Redaksi Edi Priyanto Redaktur Pelaksana Camelia Koordinator Liputan & Fotografer Wilis Aji Wiranata Administrasi Anita Setyowati Koordinator Distribusi Sumantri Alamat Redaksi Jl. Perak Timur 610 Surabaya 60165 Indonesia Telp: +62 (31) 3298631 - 3298637 Fax : +62 (31) 3295204 ; 3295207 Telex : +62 (31) 32387 PO BOX : 853 Surat Ijin Terbit Surat Keputusan Menteri Penerangan RI NO. 1428/SK/DIRJEN PPG/SIT/1989 Tanggal 27 Pebruari 1989 Dicetak Oleh : CV. Intergraf Indonesia Isi diluar Tanggung Jawab Percetakan

Genap 10 (sepuluh) tahun silam, pemisahan pelayanan petikemas di Cabang Tanjung Emas dari divisi TPK Pelindo III Cabang Tanjung Emas menjadi unit usaha baru sebagai cabang yang terpisah dari cabang Tanjung Emas yang tepatnya didirikan pada 1 Juli 2001 yang kemudian dikenal dengan sebutan Terminal Petikemas Semarang (TPKS). Dalam ulang tahunnya yang ke 10, TPKS memberikan anugerah berupa “TPKS Award” kepada para Customer yang dianggap memenuhi troughput tertentu dan kelancaran proses keuangan. Pada Cabang Pelabuhan lain, diungkap lebih mendalam tentang kendala-kendala yang dihadapi Pelabuhan Tanjung Wangi Banyuwangi dalam pelayanan petikemas, adanya potensi Pelabuhan Celukan Bawang sebagai pintu gerbang (gate way) perekonomian di Propinsi Bali serta potensi pelayanan curah pasir besi dengan adanya peningkatan bongkar muat pasir besi di Pelabuhan Tanjung Intan Cilacap. Kiprah anak Perusahaan PT Pelindo III (Persero), dengan upaya PT Berlian Jasa Terminal Indonesia (BJTI) dalam melakukan terobosan usaha dan inovasi bisnisnya dengan mengantisipasi peningkatan arus barang dengan melakukan penambahan peralatan bongkar muat, sedangkan PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia, sesuai dengan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan, kembali menyelenggarakan kegiatan penanaman pohon mangrove di lingkungan kerja TPS, Tanjung Perak. Catatan lain, di Denpasar Bali, puluhan pengusaha mikro mitra binaan Program Kemitraan & Bina Lingkungan (PKBL) mengikuti Pelatihan Managerial dan Pengembangan Usaha bagi pelaku UKM mitra binaan Pelindo III untuk menggali kiat-kiat pengusaha sukses dan sharing pengalaman usaha, dengan menggandeng akademisi dari Universitas Brawijaya Malang. Sebagai negara kepulauan, peran sistem logistik nasional yang kuat merupakan hal yang sangat penting untuk memastikan tiap wilayah dapat tumbuh dengan merata. Sistem logistik ditunjang dengan transportasi yang memadai dan efisien. Sehingga diperlukan transformasi transportasi menuju efisiensi. Sehingga tidak mengherankan Universitas ternama di Surabaya, ITS memperkenalkan program studi transportasi laut untuk menjawab tantangan transportasi laut. Prodi tersebut mendidik mahasiswa untuk menguasai perencanaan dan analisis angkutan laut, multimoda transportasi, kegiatan kepelabuhanan, desain konseptual kapal, dan infrastruktur kepelabuhanan yang berorientasi internasional dengan demikian akan siap mendukung kebutuhan kelautan akan SDM yang berkualitas. Kupasan menarik tentang bagaimana mengurai kemacetan akses ke pelabuhan, dalam pandangan lain kemacetan lalu lintas dalam suatu kota merupakan indikator kegiatan ekonomi suatu daerah yang sedang tumbuh dan berkembang, karena pertumbuhan kendaraan sangat pesat (mengikuti deret ukur) dan prasarana jalan lambat (mengikuti deret hitung). Refleksi Peringatan Isra’ Mi’raj bagi Peningkatan Kualitas, Produktifitas dan Profesionalisme Insan Pelindo III menjadi tema peringatan Isro’ Mi’roj dilingkungan PT Pelindo III (Persero) dengan menghadirkan penceramah da’i sejuta umat, KH Zainuddin MZ. Kesimpulan refleksi Isra’ Mi’raj dalam peningkatan profesionalisme individu, yakni menempatkan diri sebagai insan yang benar-benar membutuhkan Allah, dengan mengerjakan shalat sebagai jalan komunikasi dengan sang Khaliq, membuat manusia disiplin, rapi dan teliti dengan tameng iman yang semakin kuat. Selain itu, karena manusia memerlukan orang lain untuk mencapai kemenangan, maka sebaiknya mengusung semangat bersanding, bukan bertanding. Akhirnya selamat membaca Majalah Dermaga dan terima kasih. Saran dan kritik kami tunggu di majalahdermaga@yahoo.com.

Selamat Membaca
EDISI 152 I JULI I 2011

1

Kemudi

PENGANUGERAHAN “TPKS AWARD” Pada Acara HUT ke-10 Terminal Petikemas Semarang (TPKS) _______________ 8

Tros

CABANG CELUKAN BAWANG BUKAN “ANAK BAWANG” _______________________ 10
Pelabuhan Celukan Bawang, berpotensi menjadi gerbang perekonomian Bali

Panjarwala

MENGUSIR SEPI DARI TANJUNG WANGI _________________________ 13
Dengan keunggulan kolam -14 meter LWS, pelabuhan Tanjung Wangi masih terkendala untuk pelayanan petikemas

Kemudi

04

Palka

SISTEM LOGISTIK NASIONAL CEGAH BIAYA MAHAL _________________________ 16
Wapres: “Agenda yang mendesak untuk dilaksanakan, adalah membangun sistem logistik nasional”

Suar

TPKS, MAKIN TUA KIAN BERJAYA
Posisi TPKS yang terjepit antara pelabuhan Tanjung Perak – Tanjung Priok justru menjadi pendorong kinerja

1 JULI 2011 HUT KE-10 TPKS:

MENGURAI KEMACETAN AKSES KE PELABUHAN ________________________ 26
Kemacetan lalu lintas dapat menjadi indikator kegiatan ekonomi suatu daerah yang sedang tumbuh

Semaphore

BANJIRI NEGERI CHINA DENGAN PRODUK INDONESIA ! __________________ 28
Lewat Inacraft diharap produk unggulan Indonesia bisa ekspansi ke pasar potensial di China

Baling-Baling BONGKAR MUAT MENINGKAT BJTI TAMBAH ALAT __________________________ 30
Mengantisipasi peningkatan arus barang, PT BJTI menambah peralatan berupa empat unit RTG

Boom

ADA “EMAS HITAM” DI TANJUNG INTAN ____________________________ 32
Dengan peningkatan bongkar muat pasir besi, Tanjung Intan memantapkan diri dalam pelayanan curah

K a b i n

19

Teropong Geladak

________________________________ 34

TEROBOSAN ITS PRODI TRANSPORTASI LAUT PELABUHAN TAK KALUT _______________________ 36
Untuk menjawab tantangan kelautan, ITS perkenalkan program studi transportasi laut

MEMICU MITRA BINAAN KE USAHA UNGGULAN
Lima puluh Mitra Binaan terpilih dibekali pelatihan manajemen lanjutan, menggandeng Universitas Brawijaya

Buritan 2

MENCEGAH ABRASI DENGAN MANGROVISASI _______ 44 L

EDISI 152 I JULI I 2011

H a l u a n 22 TRANSFORMASI TRANSPORTASI MENUJU EFISIENSI China dan Taiwan membangun jalur kereta api untuk koridor ekonomi. Bagaimana dengan Indonesia ? Jangkar 32 41 Anjungan PESAN ZAINUDIN MZ: BERSAMA KELOLA ASET PERINGATAN ISRA’ MI’RAJ: KETIKA CREW DERMAGA “NGLURUG” KE JAKARTA EDISI 152 I JULI I 2011 3 .

MAKIN TUA KIAN BERJAYA 4 EDISI 152 I JULI I 2011 .kemudi 1 JULI 2011 HUT KE-10 TPKS: TPKS.

Unit usaha yang didirikan pada 1 Juli 2001 inilah yang kemudian dikenal dengan sebutan TPKS. maka yang di Semarang masih tetap menjadi usaha mandiri. kerajinan (Sukoharjo). sampai apabila kondisinya tepat nanti. menjadi fenomena khas keberhasilan pemisahan usaha pelayanan petikemas di tingkat cabang. Selain itu. makanan olahan/ minuman dalam kemasan serta kimia (Kabupaten Smarang). Tak ada keinginan untuk juga melakukan privatisasi terhadap TPKS ? Menjawab pertanyaan itu. jamur (Wonosobo). Tetapi manajemen menyadari. pasti akan ada pihak yang berminat” .Posisi TPKS yang terjepit antara pelabuhan Tanjung Perak – Tanjung Priok justru menjadi pendorong kinerja T ERMINAL Peti Kemas Semarang (TPKS) yang saat ini merupakan salah satu dari unit usaha PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) dengan status Kelas-1. Prediksi akan melonjaknya industrialisasi berorientasi ekspor di daerah hinterland TPKS pada akhir tahun 90-an tidaklah meleset. Kegiatan pengiriman barang ekspor/impor di Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Jogyakarta yang kala itu terus meningkat. Bedanya. Slawi). Dukungan Hinterland Sejak resmi dikeluarkannya SK Direksi PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) tentang pemisahan pelayanan petikemas di Cabang Tanjung Emas tahun 2001. merupakan komoditi yang sampai kini mendominasi ekspor menggunakan petikemas lewat TPKS. untuk TPKS akan kami lakukan pembenahan dan peningkatan. furniture antik/replika dan garmen dari DIJ. Hal tersebut sama dengan yang terjadi di Tanjung Perak yang melakukan spinoff Usaha Terminal Serbaguna (Uster). batik (Pekalongan). hasil agro (Tegal. kalau yang di Tanjung Perak kemudian diprivatisasi menjadi PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS). Provinsi Jawa Tengah dengan produkproduk: furniture dan ukiran (Jepara). mendorong manajemen Pelindo III mendirikan unit usaha baru sebagai cabang yang terpisah dari cabang Tanjung Emas. Direktur Operasi & Teknik Pelindo III Faris Assagaf pernah berucap kepada Reporter Dermaga: “Pernah muncul wacana seperti itu. kalau “dagangan” kita belum terlalu signifikan. masih ditambah dengan cenderamata. layanan pengiriman barang dengan petikemas di wilayah pelabuhan Semarang tidak lagi melalui divisi TPK Pelindo III Cabang Tanjung Emas. EDISI 152 I JULI I 2011 5 . maka minat pembeli akan rendah. Karenanya.

Namun pada April 2011. Peningkatan arus barang dari tahun ke tahun terjadi seiring dengan munculnya berbagai industri dan pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah. Dituturkan.000 box. Barang impor yang mendominasi adalah produk-produk seperti handphone dan barang elektronik” jelas GM TPKS. Kondisi seperti itu. Data grafik arus pengiriman barang yang dilayani TPKS mengalami kenaikan yang stabil. Sementara peformansi bongkar/ muat Box/Ship/Hour tercapai 50 B/S/H atau 109% di atas target. Mencapai Rekor “Bulan Apr il ini terjadi peningktan yang signifikan pada arus barang impor. Performansi kemampuan peralatan Box/ Crane/Hour mencapai 34 B/C/H.000 box.873 box atau 19.912 sampai 22. Banyak pemilik barang dari Jatim dan Jabar yang mengapalkan produk mereka lewat TPKS. atau 100% dari target.” ungkap Putu.211 box atau 14. 6 EDISI 152 I JULI I 2011 . karena selama ini pengiriman barang tidak pernah mencapai 23.286 TEU’s dan rata-rata impor 9.241 TEU’s dengan jumlah impor sebesar 11.475 box atau 17. Responsif. Ciamis). komoditas ekspor lewat TPKS juga datang dari perbatasan barat Provinsi Jawa Timur (Madiun.” ungkap Putu. terjadi peningkatan hingga 23. dan Akuntable). Modern. Kuningan. Selain terjadinya peningkatan dalam arus petikemas. Magetan dan Ponorogo) serta perbatasan timur Provinsi Jawa Barat (Cirebon. karena selama ini pengiriman barang tidak pernah mencapai 23. justru jadi salah satu kekuatan tersendiri. Hal tersebut terpicu oleh masuknya barang impor dari Korea.763 TEU’s per bulan dengan rata-rata ekspor 10. Inovatif.294 TEU’s.650 box atau 39. dalam dua tahun terakhir ini arus petikemas terjadi dalam kisaran 17. memicu komitmen perusahaan dalam menerapkan pelayanan PRIMA (Professional. “Kondisi TPKS yang terjepit. dengan pertimbangan bahwa biaya handlingnya lebih terjangkau dan pelayanannya lebih efisien karena antrian kapal di TPKS tidak terlalu lama dibanding dengan bila mengapalkan lewat Tanjung Perak atau Tanjung Priok” ungkap General Manager TPKS I Putu Ariawan kepada Reporter Dermaga yang pertengahan Juni lalu meliput kegiatan di Semarang.805 sampai 37.757 TEU’s. yang memiliki akses jalan lebih dekat dengan Semarang.kemudi Selain dari hinterland utama di Jateng/DIJ. “Pencapaian bulan lalu merupakan rekor tersendiri bagi TPKS. “Pencapaian bulan lalu merupakan rekor tersendiri bagi TPKS. juga telah terjadi peningkatan produktivitas alat dalam melakukan bongkar muat.417 box atau 29. menjadi pilihan tersendiri bagi pengguna jasa.

039 62.361 57. menurut GM TPKS I Putu Ariawan.806 110. otomatis CC juga harus ditambah. Piala Citra Pelayanan Prima dari Presiden RI untuk jasa pelayanan publik berkinerja sangat baik tahun 2009 9.18 Tambah Fasilitas & Alat Menyikapi pertumbuhan yang terus meningkat.969. Prima Madya 2006 Pelayanan Publik Terminal Petikemas dari Menhub 6. Di antara sertifikasi dan penghargaan yang pernah diterima TPKS antara lain: 1.369 43. tapi sekarang sudah mulai proses.35 105. TPKS akan menambah fasilitas dermaga dari yang semula 490 meter.653 135.994.969.761 127. TPKS memang telah membuktikan kemampuan mencapai berbagai prestasi yang menunjukkan kehandalan kinerjanya.153 537 100. Menurutnya. Rencananya.745 39.24 EMPTY CONTAINER 20’ 40’ 1.252 2.642 107.00 103. pengadaan tambahan fasilitas sudah mendapat persetujuan dari Direksi Pelindo III. Selain itu juga akan ditambah CC sebanyak 3 unit.815 99. nantinya TPKS akan mampu melayani dua unit kapal sekaligus.567 18. Kalau itu semua sudah terealisasi.17 G.114 82. sedangkan untuk penambahan alat tinggal menunngu proses sertifikasi. TPKS memang telah membuktikan kemampuan mencapai berbagai prestasi yang menunjukkan kehandalan kinerjanya EDISI 152 I JULI I 2011 7 .” terang Putu. FULL CONTAINER 20’ 40’ 45’ 12.515 28.446 62 119. ISO 14001:2004 untuk Perlindungan Lingkungan 4.32 91. saat ini sudah terasa perlunya dilakukan penambahan fasilitas dan peralatan. Prima Madya 2010 Pelayanan Publik Terminal Petikemas dari Menhub 8. Jelas GM TPKS: “Karena harus menjalani serangkaian tes.40 108.815 99.400 69. (Kalimas1) Dalam perjalanan waktu.170 630 11.79 45’ 0 0 0 TOTAL EKSPOR BOX TEU’s 400. Sementara itu kalau ada penambahan alat. “Dengan penambahan fasilitas dermaga menjadi 600 meter. sedangkan penambahan peralatan berupa RTG sebanyak enam unit untuk menunjang pengangkutan peti kemas.17 G.150 41 14.18 92. Dalam perjalanan waktu. FULL CONTAINER 20’ 40’ 45’ 11.76 (s/d Apr 2010) s/d Apr2011) TREND (%) 2.614 72. akan mampu kian berjaya. yang pada gilirannya akan mampu memberi kontribusi kepada perusahaan dengan lebih signifikan” . maka proses sertifikasi agak memakan lama.68 106. Prima Madya 2007 Pelayanan Publik Terminal Petikemas dari Menhub 7. menjadi 600 meter.T.16 314. Sertifikasi ISPS Code Compliance 2.774 485 TOTAL IMPOR BOX TEUS 361.836 105.T. maka TPKS yang usianya semakin tua.515 27.16 84.877 532 150. SMK3 implementasi K-3 di lingkungan perusahaan 5.662 531 4. Penghargaan zero-accident tahun 2011.28 114.916 169 2.PERBANDINGAN ARUS PETIKEMAS DI TPKS 2010 – 2011 Petikemas Impor Bulan SHIP CALL 192 200 104. ISO 9001:2008 untuk Pelayanan Jasa Terminal Petikemas 3. yaitu kurang lebih satu tahun.71 (s/d Apr 10) s/d Apr 11) TREND (%) 2.00 TOTAL EKS/IMP BOX TEU’S 761.994.212 16.62 85.22 0.252 2.00 EMPTY CONTAINER 20’ 765 705 40’ 45’ 5.34 Petikemas Ekspor Bulan SHIP CALL 192 200 104.

dimana telah terjadi peningkatan dari tahun sebelumnya yaitu terealisasi sebesar 356. 2. Dengan dilaksanakan acara “TPKS Award” ini.Terminal Petikemas Semarang menganugerahkan “TPKS award”kepada para pelanggannya bersamaan dengan ulang tahun ke-10 TPKS. Kalisari Putra. Masaji Tatanan Laut. yaitu perusahaan pelayaran dan perusahaan forwarding. Realisasi kegiatan bongkar muat tahun 2010 di TPKS telah mencapai 384. Evergreen Shipping Agency. Andal Lautan Niaga. Sedangkan yang dilakukan oleh Terminal Petikemas Semarang dalam meningkatkan pelayanan yakni dengan melakukan investasi 8 EDISI 152 I JULI I 2011 .461 TEUs. hal-hal inilah yang menjadi pertimbangan dari Tim penilai TPKS Award 2010.522 TEUs. para pelanggan di Terminal Petikemas Semarang dapat melihat peran. Samudera Selaras. Adapun pengguna jasa yang mendapatkan penghargaan dengan kategori perusahaan pelayaran adalah sebagai berikut : 1. Keberhasilan berupa kinerja troughput dan terkait dengankelancaran membayar jasa pelayanan terminal. 2. 3. kiprah dan keberhasilan perusahaan pelayaran dan perusahaan forwarding (EMKL) yang selama ini telah menunjukan kinerja yang baik. Samudera Indonesia. 3. Sedangkan untuk kategori perusahaan forwarding (EMKL) penghargaan diberikan kepada : 1. 7 Juli 2011 malam bertempat di Grand Candi Hotel Semarang. Penghargaan diberikan kepada 2 (dua) kategori pelanggan.k e m u d i PENGANUGERAHAN “TPKS AWARD” Pada Acara HUT ke-10 Terminal Petikemas Semarang (TPKS) S emarang.

infrastruktur dan suprastruktur. Ketepatan Waktu dan Kesiapan Alat Terminal Petikemas Semarang ( TPKS) terletak di lokasi strategis ditengah-tengah pulau jawa yang memberikan pelayanan jasa petikemas (container terminal handling) yang handal. dan terintegrasi antar moda serta didukung dengan penggunaan teknologi informasi yang modern dan di desain untuk memenuhi kebutuhan pengguna jasa. Tidak hanya dalam bidang pelayanan prima. Investasi infrastruktur dengan telah dilakuk an peningkatan kapasitas lapangan penumpukan dari 15 Ha menjadi 18 Ha pada tahun 20082009. yang secara nyata memerlukan pengelolaan yang lebih profesional. yaitu Professional. Setelah selesainya pembangunan tahap II tahun 1997.sehingga semua urusan handling petikemas sepenuhnya dilakukan sendiri oleh manajemen Terminal Petikemas Semarang. memberikan jaminan keamanan pada fasilitas pelabuhan dengan memperoleh sertifikat comply ISPS Code serta memberikan jaminan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan diperolehnya sertifikat Bendera “Emas” SMK3. 2007 dan 2010. dan KESIAPAN ALAT. Pada tanggal 1 Juli 2011 yang lalu. menjadi 2 bagian yaitu pengelolaan Terminal Petikemas secara mandiri di bawah tanggung jawab General Manajer Terminal Petikemas Semarang dan pengelolaan pelabuhan di bawah tanggung jawab General Manajer Pelabuhan Tanjung Emas. penanganan petikemas memasuki tahap pelayanan terminal sendiri yang dikendalikan Divisi Terminal Petikemas Cabang Pelabuhan Tanjung Emas (Divisi TPK). Inovatif. selanjutnya pada tahun 2011 ini akan melakukan penambahan RTG sebanyak 6 unit dan menambah Headtruck dan Chassis lagi sebanyak 5 unit. Terminal Petikemas Semarang (TPKS) juga telah menerapkan beberapa standar internasional. khususnya di daerah Jawa Tengah dan DIY. Kecepatan Pelayanan. Modern. Profil TPKS Awalnya. mendapatkan penghargaan “Prima Madya” dari Menteri Perhubungan RI pada tahun 2006. selanjutnya pada tahun 2011 – 2012 berencana menambah kapasitas Container Yard (CY) seluas 3 Ha. Komitmen tersebut direalisasikan dengan KECEPATAN PELAYANAN. Pada tanggal 1 Juli 2001. aman. diperolehnya “Piala Citra Pelayanan Prima” dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang diserahkan secara langsung oleh Presiden RI pada tahun 2008 yang lalu. Komitmen Manajemen TPKS adalah memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jasa dengan sepenuh hati. diantaranya adalah dengan mengimplementasikan Sistem Manajemen Mutu (ISO 9001:2008). kegiatan bongkar muat petikemas di Pelabuhan Tanjung Emas dilakukan secara konvensional yaitu menjadi satu kesatuan dengan bongkar muat barang umum (general cargo) yang berada di bawah kendali Divisi Usaha Terminal Cabang Pelabuhan Tanjung Emas. sebagai langkah antisipasi terhadap pertumbuhan angkutan petikemas di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. dengan mengajak seluruh jajaran dan instansi pelayanan yang berada di Pelabuhan Tanjung Emas yang terkait pelayanan di TPKS untuk melakukan tindakan reformatif dan perubahan paradigma lama. Pada tahun 2013 – 2014. TPKS juga akan melakukan investasi dengan melakukan penambahan panjang dermaga 105 m sehingga total panjangnya menjadi 600 m agar dapat menampung 3 kapal sandar ukuran 180 m dan melakukan penambahan CC (Container Crane) 1 unit lagi sehingga total menjadi 6 unit. Terminal Petikemas Semarang (TPKS) telah berulang kali berprestasi dengan memperoleh penghargaan terkait dengan pelayanan jasa bongkar muat petikemas Prestasi dan Penghargaan Terminal Petikemas Semarang (TPKS) telah berulang kali berprestasi dengan memperoleh penghargaan terkait dengan pelayanan jasa bongkar muat petikemas diantaranya. dan yang membanggakan adalah EDISI 152 I JULI I 2011 9 . kepedulian lingkungan hidup dengan menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan (ISO 14001). Responsif. bertepatan 10 tahun yang lalu Terminal Petikemas Semarang berdiri menjadi Terminal Petikemas yang sangat diminati para pelaku ekspor dan impor. melainkan untuk memberikan kontribusi berupa deviden terhadap perekonomian negara tercinta. KETEPATAN WAKTU. TPKS sangat siap terhadap persaingan dan kompetisi dengan mengusung spirit memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jasa dengan sepenuh hati dan dengan kebersamaan meningkatkan pelayanan PRIMA. Terminal Petikemas Semarang ( TPKS) merupakan cabang yang berdiri sendiri terpisah dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. manajemen PT Pelindo III (Persero) melakukan pemekaran organisasi PT Pelindo III (Persero) Cabang Tanjung Emas. jumlah RTG eksisiting 2010 sebanyak 13 unit. dan Akuntable. Dan yang masih hangat adalah Penghargaan “Zero Accident” juga diterima pada tahun 2011 dari Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi pada akhir bulan Mei 2011. Komitmen tersebut utamanya bukan bertujuan untuk keuntungan individual.

10 EDISI 152 I JULI I 2011 . yaitu jalur jalan Cekik menuju Negara. dan jalur Tejakula menuju Kubu. Jalur Seririt menuju Pupuan. Namun dari ke empat jalur ini yang memiliki kelaikan jalan dengan truk trailer hanya jalur Cekik karena memiliki medan yang cukup datar. baik dari data kunjungan kapal atau arus barang. dari hasil evaluasi lima tahunan terjadi penurunan yang signifikan sejak tahun 2007. menjadikan pelabuhan ini tidak mudah tersendimitasi. angka itu terus mengalami penurunan hingga ditahun 2010 mencapai titik 215 unit kunjungan kapat dengan bobot 145. Terdapat beberapa akses transportasi yang menghubungkan pelabuhan ini dengan berbagai daerah yang menjadi pusat-pusat pengembangan di wilayah Bali. Sempat Merosot Pelabuhan yang masuk dalam wilayah Buleleng memiliki kedalaman perairan yang bervariasi yakni antara 15 m sampai 20 meter. kayu dan sembilan bahan pokok.032 GT. Tidak dapat dipungkiri.638 GT.746 GT. pupuk. Selama ini aktifitas pelabuhan masih berupa bongkar muat komoditas semen. berpotensi menjadi gerbang perekonomian Bali BUKAN “ANAK BAWANG” N UANSA sejuk beserta semilir angin sepoi-sepoi ditambah garis pantai melengkung membentuk celuk dengan pasir yang masih alami menjadi potret tersendiri pada frame pantai di Celukan Bawang. jalur Singaraja menuju Bedugul atau Singaraja menuju Kintamani. di tahun 2008 kunjungan kapal hanya sejumlah 346 unit dengan bobot 398.t r o s CABANG CELUKAN BAWANG Pelabuhan Celukan Bawang. Keadaan oseanografis yang dikelilingi palung laut cukup dalam. Celukan Bawang dapat dikatakan cukup strategis sebagai gateway port yang menjadi tempat bongkar muat barang bagi kebutuhan daerah. Di tahun 2007 kunjungan kapal tercatat 369 dengan bobot 410. dengan dominasi semen bag dari PT Tiga Roda. Berada di pintu gerbang masuk sebelah utara Bali.

Selain itu. zona perkantoran bisnis maritim seluas 79. Selama ini 50 persen lahan yang menjadi kewenangan Pelindo Cabang Celukan Bawang sudah termanfaatkan.300.229 Ton. Penurunan aktifitas bongkar muat tersebut diakui oleh General Manager PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Celukan Bawang. Diantaranya. Rencananya. “Kapal besar asal China yang mengangkut peralatan pembangunan PLTU pernah labuh disini. Pengembangan infrastruktur dan suprastruktur pelabuhan pun akan terus ditingkatkan. dermaga perikanan sepanjang 50 meter yang digunakan kapal-kapal pelra. awalnya hanya sepanjang 60 meter.745 Ton.” ujar Poniman. Altus. zona perikanan dan zona pariwisata yang masing-masing memiliki luas 39. dan barang curah dengan luas total 491.500 meter persegi. Namun. dan dermaga paling ujung sepanjang 160 meter. kargo. Kemudian dermaga itu disambung oleh pemerintah daerah Kabuparen Buleleng.600 meter persegi. Dermaga baru itu akan dioperasikan untuk penerimaan kapalkapal cruise. 2008 sebesar 528. “Dermaga milik Pelindo III sendiri. keadaan ini akan disiasati dengan pendekatan ke sejumlah perusahaan.Arus barang pun mengalami penurunan yakni 2007 sebesar 565. zona Port Associated Industries (PAI) seluas 4. Dermaga terahir ini adalah dermaga baru yang dibangun pemerintah Provinsi Bali dan Pemkab Buleleng. Drs Poniman. mengungkapkan pemanfaatan lahan akan ditingkatkan untuk mengoptimalisasi pendapatan perusahaan.161 ton. yakni zona terminal yang meliputi terminal penumpang. sebagai imbas dari merosotnya pasokan barang dari Kalimantan. Celukan Bawang akan kedatangan kapal cruise pada awal tahun 2012 mendatang. PT. 2009 tercatat 528. tetapi tidak berkelanjutan karena masih terganjal perijinan. satu dermaga dengan panjang 58 meter. Sambut Cruise Pelabuhan Celukan Bawang terbagi menjadi lima zona. Pelabuhan ini mengoperasikan empat unit dermaga yang salah satunya merupakan Dermaga Untuk Kepentingan Sendiri (DUKS) yang dikelola oleh PT Semen Tonasa sepanjang 72 meter.500 meter persegi. dan ditahun 2010 sebesar 494. Bosowa dan pengusaha barang di kawasan Denpasar. Untuk pelayanan kapal-kapal pesiar EDISI 152 I JULI I 2011 11 .006 ton. kurang lebih 100 meter. perusahaan pengeboran lepas pantai PT. MM yang mengaku kerap dipanggil Jendral Poniman karena kemiripan namanya dengan nama seorang jendral tokoh Angkatan 45 yang pernah menduduki jabatan puncak dilingkungan TNI-AD.

Karena itu tak Data Kunjungan Kapal Pelabuhan Celukan Bawang 12 EDISI 152 I JULI I 2011 . sedang dari arah timur yang hinterlandnya belum berkembang harus lebih dulu melewati desa Culik Kabupaten Karangasem. harus melewati Gitgit. dari selatan kami kena gigit sedang dari timur bakal kena culik. sekitar tiga kilometer dari Pelabuhan Celukan Bawang. mengacu kepada sulitnya akses jalan masuk ke Buleleng. Buleleng juga memiliki berbagai obyek wisata unggulan. maka potensi yang terdapat di Bali utara akan dapat dikembangkan lebih signifikan lagi. Cukup Potensial Seperti halnya kebanyakan daerah Bali lain. kapal pesiar dari Australia pernah rapat di pelabuhan Celukan Bawang. maka Bali Utara akan semakin cepat berkembang. kopi (Munduk). Sebab setelah lewat desa Cekik Kabupaten Jembrana di barat. Pemkab Buleleng telah menyiapkan lahan seluas 25 hektar sebagai Kawasan Industri di Kerobokan. Yang jelas. Untuk itu.(NIlam) yang rata-rata mempunyai panjang sekitar 200-250 meter dengan GRT sekitar 20. lada dan anggur (Seririt. vanili. Kabupaten Buleleng banyak potensi yang sampai saat ini belum tergarap. Tetapi bila sampai saat ini belum bisa menyamai kabupaten lain. Selama ini. dan masih banyak lagi. antara lain resort-area Lovina yang terkenal dengan pantai berpasir putih yang menjadi habitat mamallia laut ikan lumba-lumba. “Sementara ini Pelindo hanya dikenakan biaya pemeliharaan. Kesulitan utama untuk pengembangan wisata dan perekonomian Buleleng. termasuk peluang pelayanan kapal wisata. Selain itu. Duren (Pegadungan). pembangunan dermaga tersebut merupakan bukti komitmen Pemkab Buleleng dalam upaya memajukan perekonomian daerah. kondisi seperti ini akan segera dapat diatasi. air terjun bertingkat tiga di Gitgit. hanya terdapat jalur jalan sempit. Kapal tersebut mendapat rekomendasi langsung dari dinas pariwisata. hanya terletak pada infrastruktur yang untuk investasinya diperlukan biaya cukup besar. rambutan (dataran tinggi Subuk. sudah dicekik. Apalagi munculnya pemindahan bandar udara internasional dari Ngurah Rai ke Kubutambahan atau Gerokgak yang sudah ditinjau oleh calon investor dari Kuwait juga jadi dilaksanakan. Bila masuk dari arah selatan yang penuh tanjakan dan tikungan tajam.t r o s salah kalau kami kembangkan Buleleng lewat utara yang merupakan laut terbuka” . mungkin karena Buleleng selalu terkendala oleh akses masuk.000 dan draft -8 meter. Masak Gubernur Bali Made Mangku Pastika yang berasal dari Bondalem di Buleleng tak tergugah hatinya melihat daerah asalnya yang masih tetap tertatih-tatih ini” tutur Bupati Buleleng Bagiada dalam suatu perbincangan dengan Dermaga. orang nomor satu di Bumi Panji Sakti ini berucap:“Sebenarnya Kabupaten Buleleng mempunyai semua. Kalibubuk). lokasi wisata selam di Pulau Menjangan. Tetapi. Sepang). sedangkan wewenang operasional diserahkan kepada kami. Namun kedepan. Disinggung tentang sistem share antara pihak Pelindo III dengan pemerintah s e t e m p a t . kondisi kolam Celukan Bawang sudah memenuhi syarat” terang GM Celukan Bawang pada penerimaan kunjungan para wartawan pelabuhan di kantor Cabang Benoa. yang selain menjadi daerah penghasil buah-buahan jeruk (Tejakula). Semua upaya ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kinerja Pelabuhan Celukan Bawang. museum lontar Gedung Kirtya. Namun sejauh ini belum ada perjanjian pembagian share antara pemilik dermaga dengan Pelindo III selaku operator. Dari arah barat. sejalan dengan rencana pembangunan PLTU sebagai pemasok kebutuhan industri penunjang pariwisata yang akan dipusatkan di Bali utara. Po n i m a n m e n y a t a k a n pemerintah telah menyerahkan hak kelola dermaga baru itu kepada Pelindo III. pura tua di Pulaki. potensi apa yang dimiliki kabupaten yang biasa disebut sebagai Gumi Kebus (Bumi Panas) ini ? Unggulan ekonomi Buleleng sejak awal memang bertumpu pada pertanian. “Kalau rencana Pemprov memindahkan kegiatan bongkar muat general cargo dan petikemas dari Benoa ke Celukan Bawang segera dilaksanakan. agar tak lagi menjadi “anak bawang” yang perannya sekedar sebagai pelengkap penderita” tutur GM Pelindo III Cabang Celukan Bawang Poniman. Dalam seloroh Bupati Putu Bagiada dengan Reporter Dermaga beberapa waktu lalu. Guyon khas ini.

Dataran tinggi dan jajaran gunung-gunung dengan puncak kawah gunung Ijen.panjarwala MENGUSIR SEPI Dengan keunggulan kolam -14 meter LWS. Seperti halnya tidak terpikir mencampur rujak ulek dengan soto. Tak salah pula jika pada rentang waktu enam tahun selama masa jabatannya sebagai Letnan Gubernur Jenderal untuk wilayah Hindia Timur Thomas Stamford Raffles pernah memendam mimpi menjadikan kota ini sebagai pusat perdagangan. pelabuhan Tanjung Wangi masih terkendala untuk pelayanan petikemas DARI TANJUNG WANGI A gaknya karakter sebuah daerah tidak lepas dari apa yang menjadi ciri khas budayanya. menggiring ingatan pada daerah paling timur pulau Jawa. Atau pada lembah di bawah gunung Raung yang konon pesonanya memikat orang Eropa hingga memberikan nama kembar dengan sebuah daerah cantik di Scotlandia: Gleenmore! Atau. Sejak EDISI 152 I JULI I 2011 13 . mendengar Banyuwangi teringat pada keunikan paduan bumbu kacang berpadu petis dengan aroma kuah soto babat yang membuat orang penasaran mencoba ketika mendengar nama “Rujak Soto” . Mendengar nama Banyuwangi. teh dan cacao eks tanah tenant (orang pribumi yang diwajibkan membayar uang sewa tanah yang di klaim milik pemerintah) yang dulu dikuasai Belanda. Banyuwangi menyimpan berbagai potensi. Memang. namun makanan ini mampu menjadi daya tarik serta ikonik tersendiri di Bumi Gandrung ini. Maka tak salah kalimat yang sering beredar. Atau pada hamparan perkebunan kopi.‘tak ada yang mustahil terjadi di Banyuwangi’.

Karena sistem penguasaan tanah oleh pemerintah telah diganti dengan alur kerjasama dimana pemerintahan hanya menetapkan sistem regulasinya. coklat dan buah-buahan. teh. tanggal 2 Nopember 1973. impian R affles mewujudk an kemegahan pelabuhan Banyuwangi harus terhenti. Setelah Inggris mendapat kekuasaan terhadap Tumasek yang kini dikenal sebagai Singgapore.73. Mereka tidak lagi dapat melihat potensi alam sekitar. Pelabuhan ini dinilai sangat strategis karena dapat dijadikan salah satu bandar persinggahan kapalkapal ekspansi menuju Australia. kepada pemerintah provinsi sehingga pelayaran rakyat dapat ditampung di Pelabuhan Banyuwangi guna membantu 14 EDISI 152 I JULI I 2011 . Warga Banyuwangi dipaksa menjadi pekerja dalam pembangunan jalur kereta api dan terowongan. Meski di tahun 1818 ketika Belanda kembali meminta wilayah Hindia Timur pelabuhan ini sempat dipertahankan karena dinilai bukan termasuk wilayah kekuasaan Belanda. Akibatnya. Maka pelabuhan di semenanjung Banyuwangi mulai dibangun. dan perkebunan mulai ditinggalkan. Berbagai komoditas perkebunan lain memberikan hasil yang melimpah. Ladang. barang-barang yang dikirim adalah hasil perkebunan yakni kopi. Hampir Jadi Singapura Selanjutnya. Pada masanya. Maka jadilah Banyuwangi kawasan yang multi etnis. buah yang menjadi andalan ekspor adalah pisang yang menjadi favorit masyarakat Australia. serta Bugis. dan cacao menyemai luas. Umumnya.40 tahun 1999. Sebab sesuai dengan Traktat London 1816. Raffles melakukan terobosan awal dengan menghapuskan sisitem landeljik stelsel yakni sistem sewa sawah pada masa kolonial. sawah. Sistem kerja rodi yang lambat laun mendarah daging ini mempertebal kabut hitam di mata masyarakat Banyuwangi. Namun sayang. harus segera mengembalikan kawasan Hindia Timur kepada Belanda yang merupakan sekutu Perancis. Arab. dalam rangka kebebasan bagi kapal-kapal Inggris yang melakukan pelayaran ke Australia. perdagangan hasil perkebunan pun menurun.119/0/Phb.pa n j a r wa l a pelabuhan tersebut. Raffles yang berkedudukan di Malaka segera saja mengembangkan Tanjung Wangi Kini S ejak berlakunya Surat M enteri Perhubungan No. Orang pribumi tidak lagi dibatasi dalam penanaman satu jenis tanaman tertentu yang kemudian wajib menyerahkan hasil pertaniannya kepada pemerintah. Begitu juga dengan markas tentara.56 tahun 2002. Hingga kelak masyarakat akan sadar tidak ada yang mustahil dikembangkan di wilayah Banyuwangi. Melayu. menjadi sepi dari segi pengelolaan. namun Raffles terpaksa harus merelakan Banyuwangi. kopi. Terowongan yang menembus Gunung Raung itu merupakan terowongan terpanjang di Asia yang dibangun pada masa lalu. Ada beberapa diantara penumpang kapal itu yang kemudian menetap dan membangun pemukiman. Butuh waktu untuk kembali membuat masyarakat peka terhadap sejarah jika dulu daerah ini hampir memiliki pelabuhan internasional. Berdasar KM No. atau takut jika ketahuan memiliki perkebunan kopi pribadi. Pelabuhan yang dimpikan dan nyaris menjadi pusat transaksi perdagangan sesuai rencana Rafles yang kemudian diterapkan di Singapura. Ladang karet. dibawah kewenangan pengelolaan PT Pelabuhan Indonesia III (Persero). awal pemerintahannya di tahun 1811. Pemerintah Belanda kembali mengeksploitasi tenaga pribumi. dan beberapa kantor pemerintahan. India. pemerintah pusat melimpahkan pengelolaan Pelabuhan Banyuwangi Lama yang dikenal sebagai pelabuhan Boom. Kantor dagang Inggris didirikan di area lingkungan pelabuhan. Pelabuhan Banyuwangi yang menjadi persinggahan kapal-kapal explorasi Inggris banyak membawa penumpang dari berbagai bangsa seperti Cina.50 ha dan sejak berlakunya KM No. Pelabuahan Tanjung Wangi yang merupakan salah satu pelabuhan utama di Banyuwangi ditetapkan sebagai pelabuhan yang terbuka untuk perdagangan umum dalam dan luar negeri/antar negara dengan kategori pelabuhan kelas II. Beralihlah era dimana sistem rodi terulang lagi. Inggris yang mengalami kekalahan perang dengan Perancis di Waterloo. Konon. KM. Raffles yang menjadi penguasa Hindia Timur pada tahun 1811 hingga 1816 mulai melirik potensi pada pelabuhan Tanjung Wangi. pelabuhan ini juga sudah berfungsi sebagai perlintasan kegiatan ekspor. Pelabuhan Banyuwangi memiliki luas DLKR 196.

Namun agaknya. Bahkan peresmian oleh pemerintah setempat sampai saat ini tercatat telah terjadi berulangkali. optimisme GM Tanjung Wangi untuk melampaui target laba yang ditetapkan dengan menggandeng perusahaan offshore (pengeboran lepas pantai) merupakan langkah yang cukup strategis. Hal ini dibenarkan General Manager Pelindo III Cabang Tanjung Wangi. Padahal. Sebagai pelabuhan komersial. Namun penurunan terjadi di dua tahun selanjutnya. Maka. Jika aktivitas bongkar muat terus menurun. Meresapi kearifan lokal yang tersirat dalam filosofi “Rujak Soto” . Kedalaman kolam pun cukup memenuhi. yakni 12-14 LWS. Sebagai akibat dari itu semua. Dermaga pelabuhan ini dinyatakan bebas perawatan akibat dari pendangkalan yang ditimbulkan sedimentasi. Sampai saat ini sudah ada kontrak dengan PT. tentu saja tidak bisa dibiarkan. usaha ini belum menampakkan hasil yang sesuai harapan.000 ton. Pengusaha-pengusaha tersebut diantaranya pengusaha dan pengrajin meubel dari wilayah Situbondo yang memiliki buyer tetap di luar pulau dan luar negeri. Selama ini pengiriman pupuk dan semen memang mendominasi.kinerja operasional Pelabuhan Tanjung Wangi. “Pengiriman pupuk dari Kalimantan Timur mulai lesu. “Dermaga multipurpose di Tanjung Wangi hanya selebar 15 meter. Tapi agaknya lebar dermaga masih kurang proposional untuk pelayanan petikemas. Ditahun 2006 arus barang berkisar 853. melakukan peresmian operasional pelayanan petikemas dari Tanjung Wangi pada 11 Juni dengan Kapal “Segara Makmur” yang meluncur dari Banyuwangi menuju Jakarta. Altus yang mulai akan melakukan kegiatan pengeboran tahun 2012. kendala kurang laiknya infrastuktur ini harus menjadi catatan wacana pengadaan terminal petikemas mendatang.4 milyar. Meski adanya penurunan laba yang cukup signifikan di tahun 2010 yakni turun 25% dari tahun 2009. Kegiatan bongkar muat barang diantaranya pupuk curah. disela-sela pemaparannya tentang kondisi umum Pelabuhan Tanjung Wangi di depan peserta Tour Orientasi & Penyegaran Wawasan yang diikuti oleh anggota Forum Wartawan Pelabuhan (Forwapel). namun tak juga terjadi langkah yang berkelanjutan. Keadaan geografis Pelabuhan Tanjung Wangi sebenarnya mendukung prospek untuk pelayanan petikemas. dan ikan hasil tangkapan. nanti pelabuhan semakin miskin aktifitas. dengan KM “Mentari Sejahtera” wakil Bupati berangkat dari Banyuwangi menuju Singapore. Peresmian kedua dilakukan oleh wakil bupati Yusuf Nuris di bulan Februari 2007. Penurunan arus barang dipengaruhi pasokan pupuk curah dari Kalimantan yang juga cenderung menurun dua tahun terahir.” tutur GM Tanjung Wangi. ada 35 pengusaha eksportir yang mengharap keberadaan terminal petikemas di lingkungan Pelabuhan Tanjung Wangi. Malaysia. bahwa segala hal yang mustahil bisa saja terjadi di Tanjung Wangi. Tak heran jika pengiriman barang di tahun kemarin hanya sekitar 712.000 ton. (kalimas1) Peti Kemas Menanti Sesuai trafik report. sedangkan untuk pelayanan kapal pengangkut petikemas idealnya lebar dermaga paling tidak 25 meter.34 milyar. semen. yang disebabkan terjadinya anomali cuaca yang berpengaruh kepada kegiatan pertanian. Ia mengakui penambahan lebar dermaga membutuhkan investasi biaya yang tidak kecil. Padahal rencana pengiriman barang dengan penggunaan peti kemas yang akan melalui Pelabuhan Tanjung Wangi sempat lama diwacanakan. Ini sebagai alternatif kegiatan pelabuhan. Dilansir oleh beberapa media.4. Di tahun 2003 pemerintah bekerjasama dengan perusahaan nasional dan Management of Portklang. pengusaha ekspor di sekitar Banyuwangi telah mendesak realisasi dibangunnya terminal petikemas di Tanjung Wangi guna memperlancar kegiatan pengiriman barang hasil produksinya. ditahun mendatang Kosasih tetap optimis dalam pencapaian laba Rp. penggunaan pupuk juga mulai berkurang. Rupanya.4 miliar seperti yang sudah ditargetkan. akibatnya terjadi penurunan komoditas barang yang dikirim melalui Tanjung Wangi. Keadaan geografis Pelabuhan Tanjung Wangi sebenarnya mendukung prospek untuk pelayanan petikemas.3.459 ton. Tanjung Wangi mengedepankan upaya baik pelayanan jasa dan pemanfaatan fasilitas. Kemudian pada tahun berikutnya arus barang menurun hingga kisaran 638.” ujar Kosasih. Namun pada lima tahun terahir terjadi fluktuasi kegiatan bongkar muat barang maupun arus penumpang.000 ton dengan penumpang 11.855 orang.” lanjut Kosasih. Di akhir tahun 2010 Gubernur Jatim kembali berencana meresmikan peluncuran perdana pengiriman petikemas melalui Pelabuhan Banyuwangi. EDISI 152 I JULI I 2011 15 . Namun ditahun 2008 kembali meningkat hingga mencapai 889. “Saat ini kami sedang melakukan pendekatan terhadap tiga perusahaan pengeboran minyak dan gas bumi yang beroperasi di lepas pantai Jawa Timur. Terbukti dari laporan triwulan hinga Mei 2011 laba yang tercapai sudah tercatat Rp. dari data 5 tahun sampai 2010 belum tercatat adanya pengiriman barang melalui peti kemas yang dilayani dari Pelabuhan Tanjung Wangi. 2008 menjadi tahun yang cukup gemilang dimana pelabuhan ini berhasil membukukan laba sebesar Rp.

dan merasa perlu diterbitkannya aturan sistem logistik nasional (Sislognas)” ujar Wakil Presiden Budiono beberapa waktu dalam pertemuan dengan pengurus Kadin dan Gabungan Importir Nasional Indonesia (GINSI) di Jakarta. hingga pelaku usaha lokal menghadapi kesulitan bersaing dalam memasarkan produknya. Tetapi blue print logistik nasional yang sedianya ditargetkan ditandatangani 16 EDISI 152 I JULI I 2011 . jauh lebih besar dibandingkan rasio biaya logistik dan nilai tambah di Thailand yang sebesar 25% dan Korea Selatan yang hanya sebesar 16%. adalah membangun sistem logistik nasional” SISTEM LOGISTIK NASIONAL P EMERINTAH RI maupun Kamar Dagang & Industri Indonesia (KADIN) mengakui bahwa biaya logistik nasional saat ini masih mahal. Padahal untuk memacu daya saing di pasar global. Distribusi dan Logistik Kadin Natsir Mansyur dan Sekjen GINSI Achmad Ridwan menyatakan bahwa ongkos logistik di Indonesia berkisar 30% dari biaya produksi. sejak beberapa tahun lalu Kementerian Perdagangan serta kementerian terkait telah menyusun cetak biru logistik nasional untuk kemudian menyerahkannya kepada Menteri Koordinator Ekuin agar diteruskan kepada Presiden guna mendapat pengesahan. Besaran ongkos tersebut. bila dibanding dengan luar negeri. Wapres bersama Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan. CEGAH BIAYA MAHAL Godog Usulan Pada dasarnya. pemerintah sangat konsern dalam mengawal masalah itu. “Karena itu.p a l k a Wapres: “Agenda yang mendesak untuk dilaksanakan. yang berakibat produk dalam negeri sulit bersaing di pasar global. menurut mereka harus terjadi rasio serendah mungkin.

Pernyataan yang mengkritisi terhadap kondisi timbulnya biaya tinggi perekonomian Indonesia. Mengingat kondisi seperti itu. Natsir Mansur mengatakan untuk mengatasi problematika jalur logistik nasional KADIN terus berupaya mendorong peningkatan logistik di Kawasan Timur Indonesia (KTI) dengan mengusulkan Faktor Penggerak Sementara itu dalam kesempatan terpisah Ketua Umum KADIN Suryo Bambang Sulisto menengarai bahwa penyebab utama terjadinya biaya logistik tinggi. jalur angkutan darat maupun bandar udara di sekitar sentra industri di KTI. Sebab dengan dekatnya pelabuhan pengumpul dari tempat penghasil barang. Tim ini memiliki bidang tugas yang sangat luas. Namun sebaliknya tarif pengiriman dari ketiga pelabuhan di Papua menuju Jakarta justru bisa lebih murah.tim logistik ini tak hanya beranggotakan kalangan pemerintah tetapi juga melibatkan para pebisnis. sementara itu sistem logistik di Indonesia terus berjalan tanpa dipayungi aturan yang jelas.16 juta per TEU’s. agar Pelabuhan Makassar diterapkan menjadi pelabuhan pengumpul (hub). Pertimbangannya adalah agar biaya logistik di KTI bisa lebih murah. pelabuhan Makassar sangat cocok menjadi hub untuk KTI. “Menurut penilaian kami.Wapres Budiono yang mengakui bahwa sistem logistik di Indonesia sudah sangat tertinggal. tetapi juga dilontarkan oleh Staf Ahli Menteri Perindustrian Bidang Sumber Daya Industri & Teknologi Sakri Widhianto serta AnggotaTetap Bidang Logistik KADIN Indonesia Anwar Sata. APBMI. Sementara itu tarif angkut petikemas dari Jakarta ke Manokwari mencapai Rp. GPEI.9. EDISI 152 I JULI I 2011 17 . dengan adanya pelabuhan yang memadai waktu tunggu kapal akan lebih pendek. Bahkan konsep dasarnya kemudian mendapat revisi yang dilakukan bersama KADIN Indonesia sebagai wadah pebisnis nasional. Menurutnya. INSA. sebaliknya akan mengeluarkan biaya tinggi manakala kapal lebih lama menunggu di pelabuhan. maka biaya logistik nasional akan untuk KTI akan dapat terpangkas” ujar Natsir Mansur. sedang produktivitas bongkar muat barang di pelabuhan akan dapat lebih ditingkatkan. “Mengingat kondisi seperti itu. jembatan dan pelabuhan yang cukup memadai.5 juta dan Rp.5 juta per TEU’s. dengan target agar dalam tahun 2011 ini juga dapat diselesaikan Peningkatan Pelayanan Menanggapi komitmen pemerintah di sektor logistik. tidak saja disuarakan Wapres. Seperti dari Jayapura dan Manokwati menuju Jakarta. Selain itu. Memberi tanggapan tentang cetak biru yang dikerjakan KADIN. Sementara itu.12 juta per TEU’s. mulai dari tim arus barang hingga tim jasa. Selain ke Merauke. Sebab dengan ketersediaan barang yang didukung oleh produktivitas tinggi dalam bongkar muat di pelabuhan. adalah belum tersedia atau kurangnya infrastruktur pendukung seperti jalan. maka Turn Round Time kapal menjadi lebih singkat. Sementara itu menurut Achmad Ridwan. tarif angkutan petikemas dari Jakarta menuju Jayapura tercatat sampai Rp. Sebab dengan demikian arus mobilitas orang akan lebih lancar. terpaksa tertunda. masing-masing hanya sebesar Rp. pada saat ini KADIN Indonesia tengah menggodok usulan tentang sistem logistik nasional kepada pemerintah.15. harus dicari jalan terbaik guna meyakinkan calon investor untuk berinvestasi membangun industri di KTI. Dengan kondisi sekarang para pelaku bisnis tersebut terpaksa bersabar hati menunggu tanpa kepastian. dengan target agar dalam tahun 2011 ini juga dapat diselesaikan” tutur Anwar Sata.Presiden pada akhir 2010 lalu. Lebih jauh ia mencontohkan tentang tarif angkut petikemas dari Tanjung Priok ke sejumlah pelabuhan di daerah Papua yan sangat tinggi. maka menjadi kewajiban pemerintah untuk juga membangun infrastruktur seperti pelabuhan laut. berjanji pemerintah akan memperbaiki sistem logistik lewat pembentukan tim khusus. Achmad Ridwan berucap: “Kami berharap agar konsep yang sedang digodok KADIN bisa cepat selesai untuk kemudian sebelum diserahkan kembali ke pemerintah agar difinalisasi bersama asosiasi terkait seperti GINSI. Menurut mereka. pada saat ini KADIN Indonesia tengah menggodok usulan tentang sistem logistik nasional kepada pemerintah. Guna mendorong ke arah sana. yang pada gilirannya akan dapat memangkas biaya logistik yang harus dikeluarkan. ALFI dan tentu saja fihak Pelindo sebagai operator terminal” . rasio biaya logistik terhadap nilai tambah produk Indonesia masih sekitar 61%. yang berpengaruh besar terhadap biaya operasional kapal yang hanya akan mendapat hasil usaha bila lebih banyak berlayar. Meskipun pada waktu itu Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu telah mengatakan bawa blue print itu akan ditandatangani presiden akhir tahun lalu sesuai harapan para pelaku bisnis sektor logistik dan angkutan laut nasional.

sementara distribusi minyak bumi mayoritas akan dikirim dari pelabuhan-pelabuhan di Jawa dan Sumatera. pelabuhan di Sumatera juga akan menangani sebagian besar distribusi CPO. Sesuai dengan target pertumbuhan ekonomi di masa depan. Arus barang terbesar dari Kalimantan. Sentra produksi dan pengolahan hasil bumi dan lumbung energi nasional yang berpusat di Sumatera Utara 2. dengan jumlah penumpang mencapai 106 juta orang pada tahun 2010. Pada tahun 2005-2009 pertumbuhan penumpang angkutan udara mencapai rata. Bila demand angkutan menggunakan kereta api di Jawa lebih bervariasi kebutuhannya antara lain untuk pengiriman tekstil. yakni: a. Penyedia jasa logistik e. supaya Indonesia siap menghadapi perkembangan logistik kawasan dan implementasi komunitas ekonomi ASEAN yang akan diberlakukan mulai tahun 2015 mendatang” ujar Ketua Umum KADIN Indonesia pula. sementara arus lalu lintas petikemas masih akan tetap terkonsentrasi di Jawa. Indonesia memiliki potensi besar dalam memasok hasil Sumber Daya Alam dan produk olahannya ke berbagai negara” turur Edy Putra Irawadi. “Persoalannya kini adalah tinggal bagaimana pemerintah dan swasta bisa menyelaraskan langkah dalam membuat program terpadu dan menjalankannya” ujar Bambang pula. Jika dilihat dari sisi rantai pasok global. Pusat pengembangan pangan. Apalagi para pelaku usaha telah menyatakan kesiapan membantu pemerintah memperbaiki sistem logistik dan keterhubungan nasional. Pintu gerbang pariwisata nasional dan pendukung pangan nasional di Bali dan Nusa Tenggara 5. dengan cara mengintegrasikan pendekatan pengembangan berbasis komoditas unggulan melalui enam koridor ekonomi. Jelasnya: “Total kereta api barang di jawa diperkirakan mencapai 18 juta ton dan di Sumatera 38 juta ton. cetak biru sistem transportasi nasional. agar kapal-kapal besar bisa merapat dan membongkar muat barang secara cepat dan efisien” kata Bambang. perkebunan & perikanan berpusat di Sulawesi 4. “Bagi Indonesia yang merupakan negara kepulauan.(Nilam) 18 EDISI 152 I JULI I 2011 . Selain itu. juga diperlukan lahan untuk pembangunan pelabuhan baru yang akan dilakukan oleh pemegang ijin Badan Usaha Pelabuhan (BUP) baru yang telah dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan. Indonesia merupakan negara paling menjanjikan dalam industri angkutan udara di kawasan ASEAN. diperlukan pendekatan yang fokus dan terarah. Penerapan sistem informasi dan teknologi d. pemerintah harus segera merealisasikan rencana untuk memperbaiki sistem logistik dan koneksifitas rantai pasok nasional supaya masalah-masalah terkait logistik cepat terselesaikan. sedankan di Sumatera proyeksi pertumbuhannya berkisar 26%. Pusat produksi dan pengolahan hasil pertanian. yang terdiri dari: 1.rata 7%/ tahun. belum tersedia cukup pelabuhan curah.P a l k a “Untuk Jawa yang penduduknya sangat padat saja. “Rencana-rencana itu harus segera dilaksanakan. Wakil Menteri Perhubungan Bambang susantono lebih terfokus didalam mencermati demand kereta api barang di Jawa. Selain itu. pemerintah juga telah menyusun kerangka kerja penguatan konektifitas nasional yang mengintegrasikan cetak biru sistem logistik nasional. Pengembangan infrastruktur c. Pengembangan SDM bidang logistik f. Di sektor perhubungan laut. sementara di Jawa akan diperlukan tambahan 1. Deputi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Edy Putra Irawadi dan Wakil menteri Perhubungan Bambang Susantono menyatakan upaya meningkatkan daya saing logistik.139 hektar lahan dalam rangka ekspansi pelabuhan. Enam Koridor Terkait maraknya perbincangan tentang sistem logistik nasional. akan tetap didominasi oleh angkutan batubara. Pusat pengolahan dan produksi hasil tambang dan lumbung energi nasional di Kalimantan 3. kalau melihat potensi demand pelabuhan. energi dan pertambangan nasional di Papua dan Maluku. Pendorong industri dan jasa nasional di Jawa 6. pembangunan daerah dan peta jalan pengembangan sistem teknologi informasi. Wakil Menteri Perhubungan memproyeksikan analisis untuk angkutan laut dan pelabuhan pada Tahun 2030 menyebut Kalimantan akan memiliki throughput terbesar pada pelabuhan. Penataan dan harmonisasi sistem. Padahal seharusnya ini banyak dibangun. sistem logistik nasional yang kuat merupakan hal yang sangat penting untuk memastikan tiap wilayah dapat tumbuh dengan merata. maka di Sumatera lebih dibutuhkan untuk angkutan batubara dan CPO” . perikanan. hasil pertanian dan barang-barang permesinan. Penetapan komoditas penentu b. Selain untuk pengembangan pelabuhan eksisting. Dalam hal ini pemerintah telah menetapkan rencana pengembangan sistem logistik nasional yang pengembangannya bertumpu pada enam faktor penggerak. Pemerintah harus segera merealisasikan rencana untuk memperbaiki sistem logistik dan koneksifitas rantai pasok nasional supaya masalahmasalah terkait logistik cepat terselesaikan. Menurut Ketua KADIN. angka ini diharapkan dapat mencapai lebih dari 9%/tahun. yang berpotensi tumbuh 47% setiap tahunnya selama lima tahun kedepan. Untuk potensi demand angkutan udara dan bandara.

k a b i n MEMICU Lima puluh Mitra Binaan terpilih dibekali pelatihan manajemen lanjutan. serta keunggulan komoditas. KE USAHA UNGGULAN Tak mengherankan bila puluhan pengusaha mikro mitra binaan Program Kemitraan & Bina Lingkungan (PKBL) PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) begitu antusias menyimak paparan dari pengusaha yang sukses melanggengkan produknya hingga manca negara. Sedangkan publikasi merupakan sarana informasi supaya produk dikenal dan diminati masyarakat” demikian paparan yang diutarakan oleh I G. managerial. pengelolaan. Produktifitas berkaitan dengan barang produksi. Managerial merupakan tata kelola usaha yang berarti perencanaan. Kunjungan ke tempat usaha sekaligus rumah produksi Pak Oles tersebut. Nyoman Wididana. menggandeng Universitas Brawijaya MITRA BINAAN K UNCI keberhasilan suatu usaha banyak tergantung pada produktifitas. dalam rangka Pelatihan Managerial dan Pengembangan Usaha bagi pelaku UKM mitra binaan Pelindo EDISI 152 I JULI I 2011 19 . mutu. dan publikasi. dengan produkproduk herbal di bawah nama usaha “Pak Oles” . kuantitas. dan pengembangan. insinyur agronomi dan wirausahawan berhasil yang lebih dikenal dengan nama beken: “Pak Oles” . kualitas. Tiga hal itulah yang menjadi titik poin terpenting dalam upaya pengembangan usaha. strategi.

Tanjung Intan.Mempebaharui dan memberi nilai tambah. Tidak mungkin kita membeli saja. Peserta pelatihan yang datang dari berbagai kota. Ini lebih menguntungkan. jangan sampai usaha yang sudah kita rintis sekian tahun hancur begitu saja karena tidak ada yang mengelola” terang pengusaha yang getol mempromosikan produk unggulan lewat “Koran Pak Oles” dan memiliki tiga stasiun radio. . nama atau sebagainya. Dan yang tak kalah penting adalah managemen pengelolaan.” tutur Profesor Muslih. harga. Tanjung Emas. Tempat pertama yang menjadi ‘jujukan’ peserta PKBL adalah rumah usaha Pak Oles. Bisa dari segi kualitas. Karena semua jenis bunga dan tanaman hias ini sudah dikeringkan. merupakan para mitra binaan terpilih yang dikirim dari cabang-cabang Pelindo III Tanjung Perak. yakni industri obat Pak Oles. bagaimana cara kita memproduksi dan membangun jalur pemasaran secara bersamaan” jelas Pak Oles. pemilik outlet yang diberi nama “Indah Asri” ini merintis usahanya sejak tahun 1998. Selain karena jaraknya yang jauh.” katanya. Tak sedikit perjuangan para pelaku usaha ini dalam menguji kegigihan untuk sampai pada lokasi pelatihan yakni Pulau Dewata. Baik bunga atau ornamen disekelilingnya tidak mengesankan warna mencolok melainkan lebih dove dan bernuansa etnik. meramu dan mengkomunikasikan. tiru dan inovasi.k a b i n “Masalah utamanya adalah bagaimana kita berpikir dalam skala industri dengan membuat banyak dan menjual banyak. Ia 20 EDISI 152 I JULI I 2011 . Itu termasuk strategi jemput bola. Buatlah sebuah branding khusus yang melekat pada produk yang akan dipasarkan. Banjarmasin. Prinsipnya bisnis itu membeli dan menjual. Ketiga langkah usaha tersebut. Tidak mungkin kita membeli saja. ya lama-lama bisa habis. “Jika beriklan mahal. selain mengiklankan produk secara langsung anda juga memiliki usaha media. “Masalah utamanya adalah bagaimana kita berpikir dalam skala industri dengan membuat banyak dan menjual banyak.“Biar barang yang terbuang bisa diambil. oleh Pak Oles disebut sebagai: amati. Trend bisnis sekarang adalah pengadaan distributor mandiri. dan fokus. Tak perlu juga kawatir membuatnya layu. Branding & Informasi Bali sebagai tempat pelatihan menjadi pilihan selain karena daerah ini menyimpan kekhasan budaya yang unik. Pelindo III sebagai event organizer dalam kegiatan ini. . Lebih lanjut ia menuturkan kekuatan pemasaran ada pada branding dan informasi. Maka kita harus memikirkan. sebelum itu distributor kita sudah ada di kota tersebut. Informasi tentang produk sangat penting dalam strategi marketing. sang owner produk berbasis bahan organik ini berkenan mengungkap bagaimana menjadikan produk berpangsa global.Proaksis yaitu berkembang dan terus melaksanakan.Prosesing atau mencacah. Bagi Pak Oles dalam menjalankan usaha ia bermodal keberanian. Lembar. Selain itu juga harus dipersiapkan regenerasinya atau next generation. juga harus menghadapi berbagai kesulitan di perjalanan akibat jadwal angkutan yang kadang kurang mendukung kelancaran. ya lama-lama bisa habis. “Ada empat tempat yang nantinya menjadi tujuan kita. Yang kedua adalah ciptakan demand (permintaan) dengan menginfokannya. koordinator dari lembaga Manajemen SDM Brawijaya yang ditunjuk Berbekal Bunga Kering Setelah puas mendengar tips-tips dari Pak Oles. pusat handycraf “Indah Asri” di Denpasar. Made. dan produsen kerajinan perak “Sun Silver” di Gianyar. itu akan membuat produk lebih dikenal. Prinsipnya bisnis itu membeli dan menjual. Disebuah pemukiman daerah Batu Jimbar tersebut berjajar rapi aneka bunga yang terangkai mengikuti pola-pola tertentu. di tempat ini pula tumbuh subur industri-industri yang memulai usahanya dari rintisan kecil kemudian berhasil mengembangkan sayapnya hingga menembus pasar internasional. barang produksi harus memiliki ke-khasan yang membedakan barang yang kita produksi dengan produk lain. kesederhanaan. Dalam kesimpulan yang diberikan Pak Oles adalah adanya tiga tahapan dalam menjalankan usaha minyak berbahan organik yakni: . Mayoritas berwarna kemasan. Meski dari latar pendidikan teknik yang sama sekali tak pernah mempelajari seni merangkai bunga tak menyurut niatnya untuk menggeluti bisnis ini. ia dan istri mencoba mengeringkan bunga kemudian merangkainya. Berawal dari minat sang istri terhadap bunga serta keinginannya mengambil dan mengabadikan sesuatu yang ada di Bali. tak kenal maka tak beli. Di aula lantai III tempat usahanya. Tidak perlu mengganti air untuk menjaga kesegaran bunga-bunga dan beragam jenis tanaman itu. kemasan. Made pun menciptakan desain-desain tersendiri pada bunga hasil rangkaiannya. Kupang dan Sampit. Tidak perlu menunggu pesanan dari luar kota. peserta pelatihan ‘digiring’ menuju gerai bunga kering Indah Asri. Benoa. Menurutnya. Diharapkan nantinya para peserta bisa aktif bertanya untuk menggali informasi tentang apa saja tips sukses mereka dalam menjalankan bisnis usahanya. III untuk menggali kiat-kiat pengusaha sukses dan sharing pengalaman usaha. atau menjual saja. buatlah media sendiri untuk mempublikasikan usaha. atau menjual saja. Karena.

Ia mengilustrasikan dari bahan seharga 6 ribu setelah berbentuk rangkaian. Paparan dan gelaran para dedengkot “mazhab kalimat panjang” ini. 2. tetapi domisilinya persis di perbatasan Provinsi Jawa Barat dengan Jawa Tengah ! (kalimas1) EDISI 152 I JULI I 2011 21 . diberikan oleh Direktur Keuangan Pelindo III Wahyu Suparyono yang bergelar sarjana ekonomi serta akuntan. Pada acara yang lebih longgar ini. semestinya juga digunakan untuk itu. sebagai mitra kerja Pelindo III. Kalau dalam pengajuan pinjaman ditulis untuk mengembangkan usaha kerajinan. maka acara farewell-party dilaksanakan pada malam hari tanggal 15 Juni 2011. umpamanya. Manajemen Lanjutan Acara paling menarik dalam rangka pelatihan manajemen lanjutan bagi mitra binaan terpilih. dilakukan penganugerahan gelar terpilih untuk para“unggulan”yang terdiri dari:1. merangkai bunga mengembangkan potensi otak kiri dan otak kanan secara bersamaan. akan menanggung dosa ganda. Menerima berbagai penuturan dari pengusaha yang sudah sukses membentuk usahanya serta menerima berbagai ilmu baru. Pesanan tidak datang hanya dari wilayah sekitar Bali. Kini sudah puluhan desain rangkaian yang sudah dibuatnya. juga akan menanggung dosa di akhirat. Ini menambah kecintaannya dalam mengkreasikan bunga kering. Pada tengah hari sekaligus bersantap siang dengan sate lilit dan sup ikan. layak mendapat perhatian. maka contain yang dipaparkan juga lebih berat lagi bagi karimah untuk memicu mitra binaan menjadi wiraswasta unggulan. Pada pertama kali mendapat kesempatan untuk melakukan pameran. menjejakkan kaki di pulau Bali tanpa menikmati makanan dan sajian khas kebudayaan Bali. dan sebagian peserta yang dari CV mereka.tak pernah merasa puas dalam mendesain rangkaian bunga. Kristin. Namun tak lengkap rasanya. terbukti banyak pula yang telah mengenyam perguruan tinggi. Setelah sesi kuliah yang bernada “guyon maton” dari Dirkeu. Pembuatan bunga kering memang menjanjikan profit yang cukup menggiurkan. salah satu mitra binaan cabang Tanjung Perak begitu antusias mencatat jenis zat-zat kimia yang digunakan sebagai bahan pengawet bunga. jadinya malah tidak amanah. Maka usahanya pun berkembang. Ibadahnya sendiri memang bagus. tentu sangat menyenangkan bagi peserta program kemitraan. Made mengistilahkan bisnis ini ‘dari barang murah menjadi bernilai tambah’.“Suatu saat saya ingin keliling dunia dengan membawa bunga kering.Penghargaan kepada Peserta Paling Kreatif diberikan kepada Ibu Sri Rahayu. hasil karyanya mendapat tanggapan positif dari konsumen. Berulang kali saya mengatakan di banyak kesempatan. Sumatra. tapi menginovasinya yang susah. Sesuai dengan kompetensi mereka. disambung dengan kuliah yang membuat kening berkerut dari Profesor DR. “Yang terpenting bagi pengusaha kecil yang ingin maju adalah harus mampu memotivasi diri. Tidak sedikit peserta yang ingin mengembangkan bisnis serupa setelah kembali ke daerahnya. Setelah tiga hari yang penuh makna bagi mitra binaan. Kalau dipercaya mendapat pinjaman dari Pelindo III. Ia menuturkan awalnya tidak menyangka apa yang ia lakukan dapat menjadi peluang bisnis yang lumayan menguntungkan. tetapi juga dikenal sebagai pendakwah ulung.” katanya. Baginya. beberapa doktor dan juga mara magister dalam ilmu ekonomi teoritik maupun praktis. Maka pemilik UKMUKM binaan Pelindo III ini menyempatkan diri untuk mengunjungi Bali Clasic Center (BCC). Kuliah umum pertama di aula Hotel “Werdha Puri” Sanur. Sebab uang yang digulirkan untuk PKBL merupakan milik negara yang dengan sendirinya adalah milik masyarakat !” ungkap Dirkeu Pelindo III. seharusnya konsekuen dengan proposal yang diajukan. maka selain judul kuliahnya yang tergolong aktual tetapi berat. dan Kalimantan. Demikian juga harus amanah dalam melunasi pinjaman. Inti kuliah Dirkeu antara lain terangkum dalam mutiara hikmah tentang sifat-sifat dasar manusia yang ingin maju. di samping ada seorang peserta sepuh yang berucap: pendidikan saya hanya pas-pasan saja di sekolah pinggir sawah. dan tidak untuk biaya menunaikan ibadah haji. “Nanti saya tanyakan di toko bahan kimia di Surabaya. topeng lingsir (tari topeng tua). Kisah yang diungkapkan Made menginspirasi peserta pelatihan. Bahkan pernah ia diundang untuk mengadakan pameran di Filiphina. yang didasari oleh amanah. adalah pembekalan yang dikemas dalam judul “Pelatihan & Benchmarking Peningkatan Kompetensi UKM Mitra Binaan Pelindo III Menghadapi Persaingan Global” . Susy. “Bahan-bahan itu mencarinya sih gampang. karena diberikan oleh dua orang bergelar profesor. tetapi seringkali terkendala kondisi lingkungannya yang kurang mendukung. tapi memang merangkainya butuh keahlian khusus. Maka kuliah umum pertama dibawah judul “Mencari Makna Hidup Dengan Bekerja” yang bertema: menjadi wiraswasta yang akhlakul tidak malah “ngemplang” dengan tak mau melunasi hutangnya. Penghargaan sebagai Peserta Paling Aktif diberikan kepada Ibu Mahindar si Ratu Keripik dari Lumajang dan penghargaan sebagai Peserta Paling Sepuh. tetapi kalau yang digunakan adalah uang pinjaman yang semestinya untuk modal usaha. keduanya dari Fakultas Ekonomi dan Manajemen Universitas Brawijaya Malang. peserta pelatihan disuguhi berbagai kesenian khas Bali seperti parade melasti (upacara pensucian lingkungan menjelang hari raya Galungan).” ujar Made menerangkan. yang diberikan kepada Haji Karsono pemilik usaha Sabutret dari Cilacap. Selain menanggung konsekuensi tuntutan hukum di dunia. tari pergaulan asal kawasan Bali barat joget bumbung dan sebagainya. dapat dinilai sangat tepat. tetapi beliau ternyata menguasai filosofi matang yang berbasis kearifan lokal. hasilnya bisa dijual dengan harga 38 ribu. bahwa barang siapa yang main-main dengan dana PKBL. ibing bebondresan (tari lucu).” tuturnya. Armanu Thoyib dan DR. Bahan-bahan yang dibutuhkan pun tidak sulit untuk dicari. Melainkan bunga keringnya sudah sampai di Jawa.

haluan 22 EDISI 152 I JULI I 2011 .

para ekonom dan planolog China sangat meyakini bahwa pembentuk koridor ekonomi regional China masa depan adalah melalui koneksivitas angkutan kereta api cepat. Salah satu koridor yang berpotensi dilayani kereta api cepat adalah koridor pantai utara Jawa” ungkap Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono. Pada tahun 1978-2006. Untuk keperluan itu. Jalur kereta api terpanjang antara kota Beijing ke Shanghai sepanjang 1. jarak antara dua kota tersebut hanya perlu ditempuh dalam waktu 90 menit atau satu setengah jam saja. Argo Cahaya “Berdasar terwujudnya koneksivitas seperti hal itu. tahun 1978 kota Taipei di utara dan Kaoshiung di selatan yang berjarak 345 kilometer yang terhubung oleh jaringan kereta api. Mencermati hal itu.318 kilometer dibangun dengan biaya 221 miliar yuan. Lebih jauh dikatakan bahwa saat ini China dan Taiwan terlihat serius dalam mengembangkan moda transportsi kereta api dengan kecepatan tinggi. Sementara itu sejak tahun 2007 dengan kereta api cepat. sudah sepantasnya bila Indonesia harus mulai menganalisis dampak ekonominya. di China sedang dibangun jalur kereta api cepat secara besar-besaran. jalan tol telah berhasil “mendekatkan” jarak tersebut dengan lima jam. Bagaimana dengan Indonesia ? D ALAM rangka mewujudkan dukungan terhadap pengembangan akonomi. para pelaku ekonomi mulai merespons dengan menempatikan pusat-pusat ekonomi dan kegiatannya di sepanjang koridor yang terbentuk” kata Wamenhub pula. Saat ini. harus ditempuh dalam satu hari perjalanan. EDISI 152 I JULI I 2011 23 . seusai menghadiri pertemuan “Intelligent Transportation System Asia Pasifik” ke-19 di Kaoshiung. maka moda transportasi kereta api harus segera diwujudkan. Taiwan. Menurut Wamenhub. agar daya saing Indonesia tidak makin ketinggalan.China dan Taiwan membangun jalur kereta api untuk koridor ekonomi.

Diperkenalkannya kereta api seri Argo (Bromo. untuk mencari bis antar kota antar provinsi atau antar kota dalam provinsi dengan jadual tetap saja sudah cukup sulit. penumpang bisa memanfaatkan naik kereta api cepat. serta tingkat hunian satu dengan lain wilayah sangat berbeda. Ketua Forum Perkeretaapian Masyarakat Transportasi Indonesia (FP-MTI) Djoko Setijowarno mengatakan akan lebih baik membangun kereta api cepat dibanding dengan membangun jalur jalan tol. juga dimaksud untuk meningkatkan performa KA Bima di lintas selatan yang menghubungkan dua kota tersebut dalam waktu 12 jam. Yaitu empat rangkaian kereta api yang setiap hari menghubungkan Batavia dengan Parijs van Jawa. menempuh jarak Jakarta-Surabaya hanya dalam waktu 2. Sejauh mana realisasi rencana tersebut. memiliki kemajuan ekonomi yang tidak sama. Belum lagi kalau perbandingan ini menyangkut daerah hinterland sebagai pendukung atau disparitas ekonomi di suatu daerah. telah dikenal kereta api cepat Jakarta-Bandung dengan nama “fluchte vier” . serta karakter prasarana jalan. Yang karena saking bersihnya. menempuh jarak Jakarta-Surabaya hanya dalam waktu 2. angkutan dalam provinsi dengan jadual tetap atau angkutan umum intra/antar wilayah yang padat penumpang. dengan jadual yang selain tepat waktu juga dikenal sangat bersih. Tetapi akan tidak adil bila membandingkan keunggulan yang satu dengan lainnya. Sembrani) di lintas utara yang mampu menempuh jarak Surabaya-Jakarta dalam waktu 9 jam.5 jam saja. jangankan bis eksekutif. Sebagai sekedar gambaran. angkutan laut maupun udara. justru Kementerian Perhubungan memiliki visi yang cukup maju. Di samping itu. yang dipertegas dengan adanya pengumuman bernada rasialis berbunyi: “Verboden voor honden en inlander” yang bila diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar akan berbunyi: “Dilarang bagi anjing dan bumiputera” . calon penumpang dari Kupang tak akan kesulitan terbang ”Pemerintah pernah merencanakan pembangunan untuk mengoperasikan kereta api “Argo Cahaya” yang dengan kemampuan jelajah 300 km/per jam. Hal ini dapat dicermati dari pertumbuhan pembangunan bandar-bandar udara lokal dan keterisian jalur penerbangan yang dilaksanakan dalam rangka kerjasama antara perusahaan penerbangan dengan pemerintah daerah setempat. maka gambaran yang didapat adalah: bis eksekutif charter pariwisata. Maka untuk saat ini. mulai angkutan jalan raya. pelabuhan dan bandara yang berbeda satu dengan lainnya dalam tingkat kehandalannya. setiap wilayah 24 EDISI 152 I JULI I 2011 .5 jam saja. Anggrek. Persoalan besar yang mengganjal upaya transformasi sektor transportasi adalah fenomena bahwa Indonesia memiliki luas wilayah yang menyebar mulai dari Merauke sampai ke Sabang. di NTT setiap ibukota kabupaten telah terhubung oleh jalur penerbangan. sering ditemui bahwa prasarana jalan kelas-3 di Pulau Jawa sering masih lebih baik dalam daya dukungnya maupun teknologi pengerjaannya. Demikian pula pelabuhan kelas 1 di Maluku. Di segmen angkutan darat. kereta api. Apabila di Pulau Jawa dibicarakan tentang angkutan penumpang. Menurutnya. dibanding dengan jalan provinsi di Kalimantan Tengah atau NTT. yang tujuan akhirnya adalah guna menciptakan rantai pasok logistik nasional yang cukup handal. kondisinya juga tak banyak berbeda. Sedangkan di NTT. sementara angkutan untuk barang dapat memanfaatkan jalur ganda kereta eksisting. Maka kalau di Jawa hanya dikenal jalur-jalur penerbangan antar provinsi seperti Jakarta-Semarang-Surabaya-Lampung dll. bis eksekutif antar kota antar provinsi. Kata Djoko: ”Pemerintah pernah merencanakan pembangunan untuk mengoperasikan kereta api “Argo Cahaya” yang dengan kemampuan jelajah 300 km/per jam. yang jelas sampai saat ini ketika rencana telah dibuat lima belas tahun lalu. dengan ribuan pulau. tetapi tingkat ketersediaan sarana angkutan maupun kondisi prasarana jalan masih sangat rendah. Pada era Hindia Belanda. Di segmen angkutan udara. baru pada tahun 2011 ini diperkirakan akan mampu memberi kontribusi laba bagi PT Pelabuhan Indonesia III (Persero). tetapi belum dapat terwujud juga” . Sejatinya keberadaan kereta api cepat pernah mewarnai sejarah emas di dunia “sepur” nusantara.h a lua n Dalam kesempatan terpisah. belum tentu memiliki sarana pendukung seperti pelabuhan kelas-2 Gresik. yang selayaknya terpadu dalam sistem transportasi nasional. Walau mobilitas penduduk di provinsi tersebut cukup tinggi. Terjadi Disparitas Sebenarnya pemerintah telah cukup memahami perlunya transformasi di sektor transportasi. Sebab Pelabuhan Benoa di selatan yang merupakan gerbang pariwisata dan arus barang general cargo. kereta api ini hanya diperuntukkan bagi warga Eropa. sedang Celukan Bawang di utara yang merupakan pelabuhan bongkar utamanya curah kering. selalu berada dalam posisi sebagai pelabuhan yang telah mampu mencapai laba usaha. Namun yang jadi soal adalah banyak dan rumitnya masalah yang dihadapi di tiap lini moda transportasi. Meskipun Pulau Dewata memiliki dua pelabuhan umum yang diusahakan. seperti yang terjadi di Bali.

dalam rangka mengelola agar seluruh bangsa Indonesia menikmati transportasi dengan aman. yang direncanakan akan siap doperasikan tahun 2014. laut dan udara yang handal. yang tampak akan menjadi kebijakan yang dipaksakan secara top down. Yang lebih penting dari itu adalah dengan memberikan kompensasi yang cukup atraktif. perlunya penataan pelabuhan dan peremajaan armada angkutan laut di moda transportasi laut. termasuk adanya innovasi dan alternatif alat transportasi. Dengan APBN yang pas-pasan bagi upaya membangun jalan-jalan baru termasuk rel ganda. Untuk yang berbasis jalan raya diarahkan ke penggunaan buslane dan busway seperti yang telah dirintis di Semarang serta Denpasar. selain kebijakan tambal sulam dengan bentuk pelebaran road frontage. Dari visi Kementerian Perhubungan yang didukung oleh Wakil Presiden. Adapun yang berbasis rel dapat menggunakan Rapit Rail Transit (RRT). sampai saat ini masih terjadi tarik ulur pemilihan alternatif basis transportasi. Di perkotaan. antara lain jumlah penumpang yang bertambah seperti volume penumpang angkutan udara yang mendekati 50 juta penumpang. Light Rail Transit (LRT) atau Urban/Duburban Rail Transit (URT) seperti yang sudah diterapkan di Jakarta. Persoalan yang masih traumatis sampai saat ini adalah kesiapan anggaran pemerintah dalam mewujudkan agenda besar yang akan menentukan tumbuh kembangnya perekonomian nasional. pemerintah telah menyadari diperlukannya basis data untuk membenahi sistem transportasi di Indonesia. Karenanya kota-kota besar di Korea dan Jepang. Kepada calon investor harus diberi keyakinan bahwa sektor transportasi merupakan bisnis yang prospektif walau mungkin kurang “quick yieldings” . hak pengelolaan yang cukup panjang dan adanya kebijakan menerapkan tax-holiday dan aturan perundang-undangan serta payung hukum yang berfihak kepada pelaku bisnis yang bersifat highrisk. dll. Padahal sistem membangun jalan tol layang di tengah kota sudah dinilai usang di banyak kota-kota dunia. dll. yang cenderung lebih memilih basis angkutan jalan raya. meliputi penyelenggaraan arus lalu lintas udara. ke depan nanti akan dipilih sistem Mass Rapid Transportation (MRT). karena yang diutamakan adalah upaya membuka isolasi terhadap suatu daerah. Tantangan yang segera tampak. memang diperlukan upaya all out dari seluruh pemangku kepentingan. laut dan darat serta kereta api. juga terjadi ketidakselarasan pilihan antara Pemkot/ Pemprov/Pemerintah Pusat dalam membangun jalan layang di tengah kota. Termasuk didalamnya memberi peluang investor mancanegara maupun lokal agar mau berinvestasi di sektor transportasi. mulai dari tak adanya pungli pada saat melakukan penjajakan. saat ini mulai beralih pada pilihan lain serta menghapus keberadaan jalan layang tol di tengah kota. Terdapat beberapa hal yang menjadi faktor kerumitan dalam masalah transportasi. Maumere. pemerintah mulai melakukan transformasi jenis moda angkutan massal. nyaman dan lancar. Konsekuensinya. Tahun 2011 ini akan banyak tantangan yang dihadapi berkaitan dengan sistem transportasi di negeri ini. Larantuka. high cost dan high-profit ini (Nilam) Persoalan yang masih traumatis sampai saat ini adalah kesiapan anggaran pemerintah dalam mewujudkan agenda besar yang akan menentukan tumbuh kembangnya perekonomian nasional. termasuk dalam penyiapan kereta api cepat yang sudah dimulai dengan membangun rel ganda antara Jakarta-Surabaya. Ende. Yang paling mencolok adalah munculnya kemauan dalam mewujudkan Urban Mass Transit System (UMTS). penyediaan fasilitas terminal dan armada yang handal. bandara yang cukup baik serta sarana angkutan darat. EDISI 152 I JULI I 2011 25 . Waingapu. Anehnya untuk kota raya seperti Surabaya. Tentu saja dalam hal ini jangan dulu dilihat dari ukuran besar kecilnya pesawat udara yang tersedia. Kalabahi. sebagai bagian dari Asean Logistic & Transportasion Road-map yang juga ditarget siap operasi tahun 2014 nanti. kemacetan di moda transportasi darat di perkotaan akibat dari pertambahan populasi kendaraan bermotor. Transformasi Transportasi Terkait dengan kondisi eksisting seperti digambarkan di atas.ke kota-kota “kecil” Bajawa. Tenggat waktu ini dimaksud sebagai pelengkap dioperasikannya jalan tol trans Jawa antara Merak sampai Banyuwangi. Berbagai kota di Indonesia mulai atau bahkan telah mendisain sistem transportasi wilayah sesuai dengan karasteristik setempat. pelabuhan yang berkualitas. sebab selain kurang efektif juga akan muncul dampak masalah sosial yang rentan.

ibu2 berangkat ke pasar dan kegiatan lainnya. Denpasar dan lainnya yang diwarnai dengan cepatnya pertumbuhan penduduk serta populasi kendaraan bermotor. hal ini akan menambah volume kendaraan yang berada di jalan. merupakan potensi yang mengakibatkan kemacetan. mempunyai kepentingan yang bersamaan akan membutuhkan moda transportasi dan akses jalan.30 s/d 18. saling serobot dan arogansi dari pengemudi kendaraan berukuran besar dan ketidakpedulian terhadap faktor keselamatan orang lain. kemacetan lalulintas ini sangat merugikan semua pihak yang berkepentingan. Semarang. Makassar. khususnya pada jam-jam puncak (peak hour) yaitu antara jam 06. 26 EDISI 152 I JULI I 2011 . kesadaran masyarakat dalam berlalulintas.00 WIB.d 09. Secara ekonomis. kurang sabar. pelajar dan mahasiswa berangkat menuntut ilmu.s u a r MENGURAI KEMACETAN AKSES KE PELABUHAN Oleh: HARDJONO *) Kemacetan lalu lintas dapat menjadi indikator kegiatan ekonomi suatu daerah yang sedang tumbuh Sangat Merugikan Semua kegiatan ekonomi dan kegiatan lainnya.00 pagi.30 s. Bagi pemerintah muncul potensi kerugian terhadap pemborosan pemakaian bahan bakar. Lebih-lebih bila dibanding dengan lambatnya penambahan jalur-jalur jalan baru. Baik itu transportasi umum / pribadi. juga menjadi salah satu faktor penyebab timbulnya kemacetan. Di samping kendala yang disebut di atas. Kota-kota metropolitan seperti Jakarta. Para pengusaha transportasi juga mengalami kerugian karena tambahan bahan bakar. Surabaya. jumlah ritnya menjadi sedikit K EMACETAN lalu-lintas menjadi pemandangan yang ”biasa” di kota-kota pada Negara-negara yang sudah maju pada umumnya. dan bertemunnya semua jenis kendaraan di satu titik/ persimpangan jalan. maupun di negara-negara yang sedang berkembang seperti di Indonesia. seakan tak mampu menghindar dari ”penyakit” umum transportasi tersebut. Sore harinya terjadi kemacetan yang sama pada jam pulang kerja antara jam 03. dimana para karyawan akan pergi berangkat kerja. Budaya ”lebih cepat lebih baik” . oleh karena bahan bakar di Indonesia masih disubsidi oleh negara dan biaya subsidi nilainya cukup significan.

dan masih banyak lagi biaya sosial yang harus ditanggung oleh masyarakat pada umumnya. menindak tegas pelanggaran dijalan raya tanpa tebang pilih. Kalau pemerintah merasa terkendala karena keterbatasan anggaran. dll.30. Tomang. manakala terjadi suatu insiden sedikit saja. atau pada hari Jumat. *** *) Penulis mantan pegawai Pelindo III. Yani s/d Pelabuhan Tanjung Perak dengan Rencana Anggaran Belanja lebih Rp. Sejalan dengan hal tersebut akan terjadi pertumbuhbangkitan lalulintas dari dan ke pelabuhan yang akan menambah beban jalan yang ada di kota Surabaya. Pertumbuhan ekonomi Jatim tahun 2010 / 2011 diperkirakan sebesar � 6. dan dapat mendukung kegiatan ekonomi. terjadinya kemacetan di jalan tol pada pagi dan sore hari. Upaya-upaya yang telah dilakukan yaitu dengan mensosialisasikan peraturan lalu lintas. Pinto Tol Waru. dll. Sebenarnya kemacetan lalulintas tersebut bisa dijadikan sebagai salah satu indicator bahwa kegiatan perekonomian suatu daerah telah mampu tumbuh dan berkembang maju dengan perputaran yang cukup tinggi. Hal ini diharapkan semua kepentingan akan dapat diakomodasikan dan tidak saling mengganggu. bundaran jalan Tanjung Priok dan perempatan Jalan Jakarta. Misalnya dengan pengaturan perubahan jam sekolah. pertokoan/mall dibuka jam �10. Bahkan pemerintah merencanakan penambahan jalan lingkar barat dan jalan toll tengah kota Surabaya A. kantor swasta/perusahaan /industri jam 08. kegiatan ekonomi akan staknasi.00. kawasan Wonokromo. terhadap container yang akan dikapalkan ke Singapura. akan diketahui bahwa kemacetan yang satu akan punya pengaruh terhadap yang lainnya.15 diubah menjadi jam 06. jam kantor pemerintah jam 08. atau dengan langkah awal membangun jalan layang (flyover) di kawasan-kawasan berpotensi macet tersebut. Pintu Tol Kota Satelit. Kemacetan di simpul ini akan selalu terjadi pada jam-jam peak hour. adalah persimpangan jalan yang ada di Surabaya.00. ditetapkan lebih pagi dari yang semula pada jam 07. Yani dengan Margorejo. Semua kawasan macet ini. yang nantinya akan diintegrasikan dengan akses jalan yang ada di Surabaya dan jembatan Sura-Madu. Cakung. Kejar Deadline Prediksi kedepan bila fenomena seperti digambarkan di atas tidak segera diatasi. sekolah shopping/ pertokoan dengan harapan kepentingan penggunaan transportasi dan jalan raya bisa secara bergantian. dengan kebijakan mengurangi kendaraan tua yang tidak layak dijalan. yaitu daerah Tanjung Perak yang mempunyai tiga titik persimpangan satu bidang yang rawan terhadap kemacetan dan lokasinya berdampak pada perolehan keuntungan mengecil yang bagi pelaku bisns akan kehilangan kesempatan mendapatkan keuntungan karena keterlambatan barang sampai ke pasar / pembeli. Di luar akses langsung ke pelabuhan. Untuk ini Surabaya harus belajar banyak dari Jakarta yang sambil membangun akses jalan ke Tanjung Priok juga membangun jalan layang di Cawang. Yaitu: bundaran tol depan TPS. khususnya di Jawa Timur. Tetapi bila masalahnya dikaji lebih mendalam. Demikian pula kemacetan di jalan utama poros tengah (A. Biayanya ? Bisa ditempuh dengan berbagai jalan. Karena transportasi merupakan urat nadi utama perekonomian suatu di daerah. seperti di persimpangan A. misal ada truk tua yang macet atau kejadian lainnya dijalan dapat dipastikan kondisi lalu lintas akan terganggu dan lalu lintas menjadi macet. yang menjadi simpul dan akses jalan pelabuhan dengan daerah hinterland. kondisinya akan semakin parah. melebarkan dan menambah panjang jalan dengan membuat jalan menjadi satu arah. dan masih banyak kendala non teknis lainnya yang dapat menghambat laju investasi jalan raya yang baru. masih terdapat simpul-simpul ruas jalan yang berpotensi mengalami kemacetan kronis. Hal tersebut disebabkan oleh karena pertumbuhan kendaraan sangat pesat (mengikuti deret ukur) dan prasarana jalan lambat (mengikuti deret hitung). tampaknya tak mempunyai kaitan dengan produktivitas pelabuhan Tanjung Perak. bisa dengan cara merangkul fihak swasta untuk membangun. Pemerintah pada dewasa ini telah cukup memberi perhatian terhadap kondisi tranportasi yang ada. tidak ketemu pada waktu dan tempat yang sama sehingga kemacetan relatif berdekatan. Salah satu cara untuk mengurai kemacetan yang bisa ditempuh adalah dengan jalan membangun jalan akses jalan langsung ke pelabuhan.30. Namun dalam kondisi seperti ini.9 triliun. akan berpengaruh langsung pada kecepatan angkutan barang dari dan ke hinterland pelabuhan.5% akan menambah jumlah komoditas export import. Kawasan sekitar Tugu Pahlawan. Yang masih perlu mendapatkan perhatian serius dari aparat Pusat dan Daerah. menyeimbangkan jumlah kendaraan dengan lebar dan panjang jalan. Baik itu Pemerintah Pusat atau Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota telah melakukan kebijakan waktu jam kerja. Hal ini yang perlu dicarikan solusinya agar kegiatan transportasi bisa berjalan lancar. tatkala para shipper mengejar deadline & closing time di Terminal Petikemas Surabaya (TPS).Yani – Wonokromo – Raya Darmo – Bubutan) akan berakibat pada kelancaran angkutan ke Surabaya Utara umumnya dan Tanjung Perak khususnya. Ditambah lagi terkendala pembebasan tanah dalam rangka pembangunan penambahan jalur jalan. agar terkoneksi dengan mother vessel dari Singapura ke Eropa dll. praktisi & dosen kepelabuhanan EDISI 152 I JULI I 2011 27 . Khususnya wilayah kota Surabaya utara. persimpangan Raya Darmo-Polisi Istimewa/ Diponegoro.bisa dihindari. dengan kompensasi penarikan biaya lintas (toll fee) bagi pengguna flyover tersebut. Antara lain.

Langkah ini diawali dengan mengundang para pengusaha asal China untuk mengunjungi pameran produk kerajinan terlengkap dan terbesar di Asia Tenggara yang dikemas dalam Inacraft ke-13 yang diselenggarakan akhir April 2011 lalu. Maksudnya. 28 EDISI 152 I JULI I 2011 . Kegiatan yang diselenggarakan atas kerjasama Asosiasi Eksportir & Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) dengan PT Mediatama Binarekasi itu menjadi ikon pemasaran produk-produk kreatif unggulan dari 33 provinsi di Indonesia. Sepanjang lima hari pameran yang dibuka oleh Wakil Presiden RI ini. telah menampilkan kepiawaian para perajin Indonesia dalam menghasilkan berbagai produk kerajinan tangan seperti batik. mendorong pelaku usaha dalam negeri untuk balik membanjiri negeri China dengan pelbagai produk-produk unggulan negeri ini. perhiasan. utamanya yang berbasis UKM. perabotan rumah tangga. aksesori hingga pernik-pernik lainnya. tetapi Kementerian Perdagangan tengah mencoba jurus “membelah langit dengan pedang kayu” .semaphore Lewat Inacraft diharap produk unggulan Indonesia bisa ekspansi ke pasar potensial di China BANJIRI NEGERI CHINA DENGAN PRODUK INDONESIA ! K ENDATI implementasi pasar bebas Asean-China merupakan masalah yang cukup menyita perhatian karena membanjirnya barang-barang asal negeri tirai bambu itu ke Indonesia. di Jakarta Convention Center. mainan.

“Konsumen mancanegara. mengatakan kegiatan ini memiliki andil dalam menciptakan brand marking pengrajin di seluruh Indonesia. fihak penyelenggara pentargetkan mencapai 175.5 miliar dengan nilai kontrak dagang dan pembeli luar negeri sekitar US $. Sementara itu untuk tahun 2011 diharapkan terjadinya pertumbuhan 10%. dengan adanya aktivitas industri kerajinan ini. jaringan kerja. baik yang telah mapan maupun dalam binaan BUMN dan perbankan nasional.800 produsen perajin yang ikut dalam pameran sekitar 60% di antaranya merupakan peserta individual yang membiayai sendiri keikutsertaannya dalam pameran ini. Inacraft mampu meraih omzet hingga Rp. yang merupakan pasar potensial selain Timur Tengah. Dalam hal jumlah pengunjung. dan para seniman kriya maupun usahawan harus mampu memanfaatkan kesempatan ini” ujar Wapres Budiono dalam sambutannya di depan peserta Incraft 2011. akhir-akhir ini kembali melirik produk-produk perajinan Indonesia. Sedangkan lainnya merupakan binaan BUMN dan Pemda. 90. Pameran akbar Inacraft 2011 yang bertema “From Smart Village to Global Market” ini memiliki visi untuk menaungi produk-produk kerajinan nusantara agar bisa sampai ke tingkat pasar yang lebih luas.Empati BUMN Event yang digelar setiap tahun ini. Alhamdulillah. jumlah tersebut kian bertambah tiap tahunnya sehingga menjadi bukti keberhasilan pihak penyelenggara dalam memfasilitasi para pengusaha kecil. yang pada awalnya hanya diikuti oleh 100 peserta. Mari juga mengajak delegasi Asean-China Entreprenuer Association untuk melihat potensi kriya Indonesia yang bersifat seni. telah tercatat kunjungan 600 buyer yang berasal dari 40 negara yang mengunjungi pameran. Direktur Utama PT Mediatama Binakreasi yang juga Ketua Panitia Inacraft 2011 Bramantyo berucap bahwa pemeran kali ini diikuti oleh 1. Menurut Bramantyo hal yang lebih membanggakan adalah di antara 1. sekaranglah saatnya melakukan sinergi untuk menghasilkan produk yang lebih berkualitas. Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu yang telah ikut mengawal perkembangan Inacraft dalam enam tahun terakhir.800 peserta” tutur Bramantyo.(Nilam) “Kami yakin bahwa produk kreatif UKM ini akan semakin meningkat dan tiap tahun selalu menampilkan produk unggulan yang berbeda. 8 juta. kepedulian kalangan perbankan serta empati dari sekian banyak Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam memanfaatkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) serta Program Kemitraan & Bina Lingkungan (PKBL). dan diterima masyarakat dalam negeri dan luar negeri.800 produsen perajin dengan jumlah stan mencapai 1. Pada tahun lalu. “K ami yak in bahwa produk kreatif UKM ini akan semakin meningkat dan tiap tahun selalu menampilkan produk unggulan yang berbeda. memungkinkan pengusaha kerajinan Indonesia untuk dapat menjalin kerjasama dalam rangka mengembangkan ekspornya ke China. EDISI 152 I JULI I 2011 29 . kini mampu berkembang menjadi 1. Jadi kewajiban kita yang harus mempertahankan bahwa produk-produk itu selain kreatif juga mempunyai kualitas yang kian membaik” kata Bramantyo pula.000 orang. Pada awal pekan pertama penyelenggaraan Inacraft 2011 lalu. Angka ini tidak terlalu jauh dengan tahun sebelumnya. Hal tersebut dinilai sebagai fenomena kian meningkatnya daya mampu para pengusaha UKM. Tetapi dengan kian membaiknya kondisi perekonomian. sekaligus memberi bukti tentang pencapaian para seniman kriya beserta pengusahanya dalam memanfaatkan teknologi. Eropa dan Amerika Utara yang sedang memulihkan ekonominya” ujar Menteri Perdagangan. ketika kondisi ekonomi masih kurang baik maka kondisi pasar luar negeri sempat mendapat imbas dan ikut kurang bagus. “Dengan kedatangan delegasi Asean dan China kali ini. Inacraft 2011 yang mengangkat kekayaan warisan budaya Lampung sebagai ikon utamanya juga bertujuan untuk mengembangkan produk ekonomi kreatif dalam rangka peningkatan kualitas ekspor produk kerajinan Indonesia. sehingga membuka peluang untuk menjajagi kerjasama perdagangan. Menurutnya. Pada penyelenggaraan Tahun 2010 lalu. Dari sekian banyak hasil kriya yang dipamerkan.222 unit.000 – 200. setidak-tidaknya telah menyerap 10 juta tenaga kerja di seluruh Indonesia. Dalam kesempatan yang sama. ternyata menjadi magnet yang bisa menyedot perhatian penduduk Jakarta serta kota-kota lain di luar Jawa. kami mengajak para pengusaha UKM untuk berpartisipasi dalam pameran yang kami gelar. agar dapat dijadikan alternatif penunjang perekonomian nasional di era perdagangan bebas. Menurut Menteri Perdagangan. Dalam penyelenggaraan Inacraft 2011. sebagai negeri yang telah menjadi kekuatan ekonomi global dan mampu merebut pasar sektor industri dengan barang yang murah. Kementerian Perdagangan juga mengajak para perajin untuk memanfaatkan pasar Cina. “Pada saat Indonesia mengalami keterpurukan ekonomi pada tahun 1998. Makin Meningkat Memberi keterangan pameran yang digelar tahunan.

tanpa meninggalkan mitra kerja yang digandeng selama ini. curah cair dan petikemas. tetapi punya komitmen untuk maju bersama mitra kerja. general cargo. semua dilaksanakan dengan berhitungan mencari keuntungan. Maka. BJTI juga membuka peluang kepada mitra kerja yang akan menempatkan alat mereka di wilayah kerja yang dikelola perusahaan ini” . membuat Terminal Berlian mulai terasa sempit dan kekurangan alat. Itu sebabnya.baling-baling BONGKAR MUAT MENINGKAT MENAMBAH ALAT BJTI Mengantisipasi peningkatan arus barang. tiap tahun selalu terjadi peningkatan prodiktivitas di lingkup tugasnya. kendati tak pernah dipublikasi secara mencolok. mulai dari pengelola terminal. Fokus dalam mengelola Terminal Berlian dan menyelenggarakan kegiatan bongkar muat. curah kering. Saat ini. berbagai segmen usaha telah dirambah. “Dengan tren pertumbuhan petikemas yang terus meningkat tiap tahun. PT BJTI menambah peralatan berupa empat unit RTG P T Berlian Jasa Terminal Indonesia (BJTI) dikenal sebagai anak perusahaan Pelindo III yang paling agresif dalam melakukan terobosan usaha dan innovasi bisnisnya. Oleh sebab itu. manajemen terus berusaha mendayagunakan lahan yang ada serta berusaha menambah peralatan guna mengimbangi tingginya arus kapal dan barang” tutur Direktur Operasi & Teknik PT BJTI 30 EDISI 152 I JULI I 2011 . ternyata throughput petikemas di Terminal Berlian tahun 2010 lalu terbukti telah mendekati angka 800. konsolidator barang hingga bekerjasama dalam penjualan BBM kapal.000 TEU’s. Hal itu selaras dengan semangat kebersamaan seperti yang pernah diucapkan Rahmat Satria selaku Direktur Utama: “BJTI bukan perusahaan yang kaya. perusahaan bongkar muat. selain memiliki alat-alat bongkar muat yang merupakan modal kerja dari induk perusahaan.

258 7.817 6.492 11.30 WIB. antara lain di Belawan (4 unit RTG). Ini merupakan bentuk kerjasama kemitraan yang sudah lama kami jalin” jelas Kayin dari manajemen Emitraco kepada Dermaga.829 13.787 58.718 INTERN.440 126.705 7. China.767 8.521 10. dalam rangk a mengantisipasi pertumbuhan arus bongkar muat barang dengan petikemas.888 12.352 8.116 11. tahun ini akan dilakukan pengeprasan gudang.60 miliar itu merupakan milik PT Emitraco yang akan ditempatkan di Dermaga Berlian dan dioperasikan oleh BJTI.373 49.259 7.956 TREND % BONGKAR MUAT PETIKEMAS TAHUN 2010 DI DERMAGA BERLIAN 115 / 118 95 / 139 102 / 35 138 / 288 86 / 83 91 / 91 107 / 112 83 / 65 101 / 127 123 / 126 99 / 94 96/96 104/105 98/98 104/104 93/93 106/106 98/98 82/81 121/122 87/87 101/102 TOTAL throughput tahun 2010 tercatat: 636.935 59. Sabtu 2 Juli 2011 lalu BJTI kembali menerima kedatangan alat baru berupa empat unit Rubber Tyred Gantry (RTG) buatan Kalmar yang dirakit di Shanghai.951 643. Pengangkutan alat bongkar muat tersebut dilakukan dengan CSC Chang Hai yang berangkat dari Shanghai pada 24 Juni dan sandar di dermaga Berlian Barat pada jam 15. Selain di dermaga Berlian.607 48. perusahaan yang bermarkas di Prapat Kurung itu akan kembali mendatangkan 5 unit HMC dan 2 unit RTG.Penambahan luasan lapangan penumpukan petikemas tersebut.841 51. Ircham dari PT BJTI menjelaskan bahwa di tahun 2012 mendatang. Terminal Berlian akan mengoperasikan 9 unit HMC dan 4 unit RTG di dermaga domestik dan 8 unit di dermaga ocean going.665 6.036 13. Dengan kedatangan RTG sebagai pengganti peralatan serupa yang sudah mulai uzur tersebut.461 55. “Peralatan yang harga per unitnya senilai sekitar 1.2 juta Euro atau setara dengan Rp. BJTI juga mengoperasikan peralatan di dermaga Jamrud Utara.290 90.626 BOX / 770.549 61.196 58.529 8. TEU’s 8. hingga nantinya dari luasan eksisting Container Yard (CY) yang hanya 2.4 hektar nantinya akan menjadi 4.990 545.090 6. BOX 6.8 hektar.249 55.196 6.979 52.637 60.502 49.926 4.739 TREND % Dalam kesempatan terpisah.583 60. BULAN JAN FEB MAR APR MAY JUN JUL AUG SEP OKT NOV DES TOTAL INTERN.928 9. dan Tanjung Perak (4 unit RTG).323 57.300 46.520 10. Dalam rangka memenuhi kebutuhan lapangan penumpukan di dermaga Berlian Barat.Prayitno dalam suatu perbincangan dengan Reporter Dermaga beberapa waktu lalu.567 8.679 58.337 57. Perusahaan ini juga memiliki berbagai peralatan bongkar muat yang dioperasikan di berbagai pelabuhan Indonesia.695 TEU’s EDISI 152 I JULI I 2011 31 .646 12.579 62.725 56. Tanjung Priok (2 unit RTG).620 9.263 61.328 59. juga diikuti dengan penambahan alat bongkar-muat petikemas yang secara bertahap sudah dimulai tahun sejak 2010 dengan mendatangkan Harbor Mobile Crane (HMC).900 DOMESTIK TEU’s 61.139 58.(Nilam) DOMESTIK BOX 58.

sampai saat ini memang masih menjadi salah satu pelabuhan yang menjadi pintu gerbang untuk masuknya ternak sapi dari Australia. satu-satunya pelabuhan yang diusahakan di pantai selatan Pulau Jawa ini. Mulai dari kisah supranatural hingga hal-hal faktual. Sebaliknya. Tanjung Intan memantapkan diri dalam pelayanan curah T ANJUNG Intan. maka Pelabuhan Cilacap justru menghadap ke “luar”. Dan juga adanya penilaian para ekonom bahwa Pelabuhan Cilacap merupakan bandar yang salah letak. Cilacap. dalam kapasitasnya tersendiri. Tetapi tak kurang pula yang menganggap bahwa lokasi Cilacap memiliki potensi menjadi gerbang internasional dalam hubungan laut dengan negara lain.Antara lain adanya kepercayaan penduduk pesisiran yang mengatakan bahwa Cilacap merupakan gerbang penghubung daerah kekuasaan Kanjeng Ratu Kidul dengan Pulau Jawa.b o o m ADA “EMAS HITAM” DI TANJUNG INTAN Dengan peningkatan bongkar muat pasir besi. karena berbeda dengan pelabuhan besar lainnya yang menghadap ke pedalaman negara. Tentang teori terakhir ini. masih terbukti bahwa Tanjung Intan yang terletak di Kabupaten Cilacap tersebut. berbagai 32 EDISI 152 I JULI I 2011 . selalu mempunyai kisah unik yang bisa dipublikasikan.

dengan tujuan ekspor langsung ke China. PT Kereta Api Indonesia dan PT Petromat Energy sebagai partner usaha General Mineral Resourches yang diwakili okeh M. masih banyak fihak-fihak lain yang melaksanakan kegiatan eksportasi pasir besi lewat pelabuhan yang dipimpinnya. Beberapa waktu yang lalu. Memang eksportasinya selama ini masih dilakukan oleh perorangan. Ditargetkan untuk mendatang. Dari diskusi fihak-fihak terkait.GM Tanjung Intan menyebutkan bahwa di luar kerjasama dengan GMR ini.“Dengan adanya pelayanan bongkar muat pasir besi ini. Dalam keterangannya kepada Dermaga. komoditas juga masih diekspor lewat Tanjung Intan. Tetapi sejak awal tahun 2011 ini. Sebab selain curah cair yang dilakukan di DUKS Pertamina. serta klinker dengan tujuan ekspor” tutur Adhi hardono pula. “Dengan adanya pelayanan bongkar muat pasir besi ini. beberapa tahun lalu memang pernah mengalami kemunduran. seperti terigu ke India dan pasir besi ke China. direncanakan untuk melakukan pengangkutan pasir besi dari lokasi tambang ke Stasiun Kereta Api Tasikmalaya yang kemudian akan meneruskan angkutan sampai ke pelabuhan Tanjung Intan. lengkap sudah predikat Tanjung Intan sebagai pelabuhan curah. bertempat di Kantor Pusat Pelindo III telah dilakukan penandatanganan nota kesefahaman bongkar muat pasir besi antara Pelindo III. dan di dermaga umum juga terdapat bongkar muat semen dari PT Holcim.000 ton. Kegiatan sudah akan dilaksanakan mulai bulan Juli ini. dengan target pengapalan sampai 100 ton tiap bulan. lengkap sudah predikat Tanjung Intan sebagai pelabuhan curah. terdapat pula handling curah kering terigu. “Akan halnya ekspor pasir besi ini. tetapi kedepan nanti sudah akan dilakukan ekspor secara teratur oleh perusahaan multinasional yang bermarkas di Timur Tengah” tutur General manager PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Cabang Tanjung Intan Adhi Hardono kepada Reporter Dermaga. kembali lagi terjadi “booming emas hitam” .(Nilam) EDISI 152 I JULI I 2011 33 . yang masing-masing kapal mengangkut sekitar 30. pelayanan bongkar muat pasir besi di Tanjung Intan akan dapat mencapai 2 juta ton setiap tahun. Krishnan. Ini terbukti sejak Januari 2011 telah terjadi lima kali mengapalan komoditas unggulan itu.

teropong 34 EDISI 152 I JULI I 2011 .

EDISI 152 I JULI I 2011 35 .

C ITA-cita. Peresmian prodi tersebut dilakukan pada Jumat (24/6). transportasi laut merupakan pondasi ekonomi. perlu dihubungkan dengan jembatan dan transportasi laut. 36 EDISI 152 I JULI I 2011 . ITS perkenalkan program studi transportasi laut PELABUHAN TAK KALUT Kesulitan Pengajar Meski awalnya FTK kesulitan mencari tenaga pengajar tetap. pengembangan. lulusan. Untuk itu. “Dua per tiga wilayah Republik Indonesia terdiri dari perairan. Tri Ahmadi menyebutkan. FTK bernama Fakultas Teknik Perkapalan (FTP). saat ITS pertama dinegerikan tahun 1960. di Aula BG Munaf. dalam sambutannya mengatakan. Salah satunya melalui Fakultas Teknologi Kelautan (FTK). Fakultas tersebut berkeinginan untuk mewujudkan penguasaan. kualifikasi tenaga pengajar. silabus.dan menurutnya ITS membuat keputusan yang pintar dengan membuka Prodi Transportasi Laut yang akan mengisi SDM di bidang itu. Menjawab tantangan kelautan kini. dan semangat kepahlawanan yang menjadi dasar terwujudnya lembaga pendidikan ITS (Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya) terus dijaga dan diteladani oleh segenap civitas akademikanya. namun akhirnya sejak 1969 fakultas ini mampu mandiri dalam hal tenaga pengajar. pemanfaatan. jiwa. Gedung W. tahun 1983 FTP berkembang menjadi FTK. dan transformasi Iptek di bidang kelautan yang berbasis masyarakat serta berwawasan lingkungan. jumlah mahasiswa. Rektor ITS. lanjutnya. Akreditasi RINA (Royal Institute of Naval Architect) Inggris juga telah menjamin kualitas dari segi kurikulum. Sesuai keputusan presiden. Lebih jauh dikatakan. seharusnya ada solusi dalam membangun transportasi laut yang lebih besar. Tekad keikhlasan berkorban demi negara serta rasa persatuan yang terkandung dalam nama ITS membuat kampus itu terus berbenah agar mutu yang dihasilkan selalu berguna bagi nusa dan bangsa. Ketua Prodi Transportasi Laut. FTK berharap mampu menghasilkan SDM yang berkualitas dan dapat berkontribusi positif dalam dunia bahari Indonesia. Awalnya. Dengan mutu yang demikian. Padahal. yakni Prodi Transportasi Laut. Melalui fakultas-fakultas yang ada. ITS berusaha memenuhi kebutuhan negara akan SDM yang berkualitas. tetapi saat ini lebih banyak memiliki moda transportasi darat. FTK membentuk program studi (prodi) baru.geladak TEROBOSAN ITS PRODI TRANSPORTASI LAUT Untuk menjawab tantangan kelautan.” ujar Yogi.Triyogi Yuwono. serta sarana prasarana FTK. Indonesia adalah negara kesatuan yang terdiri atas pulau-pulau. Bahkan telah bekerjasama dengan Jerman untuk tenaga pengajar dan bantuan alat-alat laboratorium. FTK ITS.

Sedangkan kebutuhan SDM untuk PNS sekitar 1. adalah peranti keras. perlu dikembangkan program studi yang secara khusus mempelajari aspek manajerial dan operasional kapal. kata Ahmadi. desain konseptual kapal. Yang diperlukan untuk mendukungnya. Penyerapannya untuk pegawai kelas I sebanyak 414 orang. FTK telah menjadi ujung tombak dalam pengembangan teknologi kemaritiman di ITS. Ahmadi menjelaskan. ITS melalui FTK selama ini telah mendukung penyiapan SDM di bidang kelautan dengan membuka program S1. Oleh sebab itu. dan pegawai kelas utama 232 orang. siapa lagi? Dan kalau bukan sekarang. yang hadir meresmikan Prodi Transportasi Laut FTK ITS. khususnya pendidikan tinggi.000 alumnus dan dua Doktor bidang transportasi laut. dan salah satu cara peningkatan kualitasnya adalah melalui sektor pendidikan. serta logistik maritim. namun selama ini lebih terfokus pada pengembangan perangkat keras seperti kapal. kepelabuhanan dan infrastruktur. serta kesisteman dalam kapal. (Kalimas3) “Penyiapan SDM merupakan titik awal bangkitnya transportasi laut Indonesia. bangunan lepas pantai.571 orang. kegiatan kepelabuhanan. berkenan juga mengisi kuliah tamu mengenai kepelabuhanan kepada mahasiswa. yakni pelayaran. tapi juga tempat bersandar kehidupan.” Ahmadi menegaskan. Sunaryo.peran transportasi laut sangat besar dan strategis di Indonesia. dan S3. pegawai kelas II 285 orang. S2. pegawai kelas III 304 orang. dan infrastruktur kepelabuhanan yang berorientasi internasional. Sedangkan 721 TUKS (Terminal Untuk Kepentingan Sendiri) membutuhkan 72. Sunaryo menilai keputusan ITS membuka Prodi Transportasi Laut sangat tepat. kapan lagi?” pungkasnya mengomentari pengelolaan kelautan tanah air Indonesia oleh SDM dalam negeri yang mumpuni. Saat ini hampir 90% barang diangkut dengan moda transportasi laut. Hingga saat ini FTK menghasilkan 70.100 tenaga kerja. Jika ditotal.200 tenaga kerja dibutuhkan pelabuhan umum yang tidak komersial. Oleh karena kebutuhan SDM yang banyak. kebutuhan SDM di bidang usaha kepelabuhanan nasional non-PNS mencapai 129. “Pelabuhan bukan sekadar tempat bersandar kapal. dosen. sedangkan SDM yang mengelola kelautan termasuk yang menyandarkan hidupnya pada pelabuhan” tuturnya mengawali kuliah tamu.” Ahmadi menegaskan. terdapat tiga bidang keahlian dalam Prodi Transportasi Laut.300 orang. multimoda transportasi. Prodi itu mendidik mahasiswa untuk menguasai perencanaan dan analisis angkutan laut. “Kalau bukan kita. Kapan Lagi Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Prodi Transportasi Laut siap mendukung kebutuhan kelautan akan SDM yang berkualitas. “Penyiapan SDM merupakan titik awal bangkitnya transportasi laut Indonesia. Sunaryo menjelaskan jumlah tenaga yang dibutuhkan untuk mendukung pengelolaan kelautan yang berada di 111 pelabuhan umum komersial membutuhkan 10 ribu tenaga kerja. dan SDM. Hal itu akan menguntungkan dunia kepelabuhanan karena dapat menyerap SDM yang siap pakai. peranti lunak. Sebanyak 47. karena dengan program transportasi laut maka badan usaha pelabuhan tak perlu kalut mencari SDM yang memiliki kompetensi di bidangnya. EDISI 152 I JULI I 2011 37 . Dengan tenaga pengajar profesional dari berbagai universitas ternama di luar negeri dan fasilitas pendidikan berupa laboratorium yang lengkap. SDM yang berkompetensi tinggi dalam bidang transportasi laut sangat diperlukan. dan seluruh undangan yang hadir.

jangkar PERINGATAN ISRA’ MI’RAJ: PESAN ZAINUDIN MZ: BERSAMA KELOLA ASET Da’i sejuta umat Zainudin MZ mengingatkan “penyakit aneh” manusia jaman sekarang. Apa saja ? 38 EDISI 152 I JULI I 2011 .

Produktifitas dan Profesionalisme Insan Pelindo III” ini dihadiri Komisaris utama PT Pelindo III. Keduanya adalah: Abu Thalib. Zainudin MZ. Agar tak dirundung kesedihan terlalu lama.D U K A m e n d a l a m m e n g g e l ay u t i b a t i n Rasulullah Muhammad SAW. Itu adalah sepenggal kisah perjalanan Isra’ Mi’raj Muhammad Saw yang disampaikan KH. GM Cabang EDISI 152 I JULI I 2011 39 . Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan Pelindo III yang bertajuk “Refleksi Peringatan Isra’ Mi’raj bagi Peningkatan Kualitas. pamannya yang kafir namun sangat ia sayangi. Kekasih Allah ini harus hijrah dari masjidil Haram di tanah Arab ke masjidil Aqsa. Rasulullah SAW melakukan perjalanan naik menuju langit ke tujuh. di Palestina. ketika dua orang kesayangannya harus pulang ke rahmatullah. General Manager (GM) Cabang Tanjung Perak. Dengan kedua kakinya Rasulullah Saw berjalan menembus padang pasir yang luasnya bermil-mil. isteri yang paling ia cintai diantara isteri yang lainnya: Siti Khadijah. dan isteri pertama Rasul. Di sana Rasulullah mendapatkan perintah shalat dari Allah untuk diajarkan pada umatnya. Direksi anak perusahaan. Direksi Pelindo III.Setibanya di sana. dengan kendaraan khusus yang disediakan Allah. Allah memberinya hadiah sebuah perintah perjalanan ke langit dalam semalam. ketika peringatan Isra’ Mi’raj yang diselenggarakan PT Pelindo III di halaman Kantor Cabang Pelabuhan Tanjung Perak. Selasa 28 Juli 2011 lalu.

dengan mengerjakan shalat sebagai jalan komunikasi dengan sang Khaliq. Kurang Iman. Zainudin MZ memimpin do’a bersama. Innalillahi wainnailahirojiun-artikel ini diturunkan untuk mengenang Dai sejuta umat KH Zainudin MZ yang berpulang 5 Juli 2011 atau tepat satu minggu setelah berceramah di hadapan seluruh pegawai dan undangan Peringatan Isra Mi’raj di Pelindo III. maka sebaiknya mengusung semangat bersanding. intinya masingmasing manusia saling membutuhkan satu sama lain. membuat banyak aset negara dikuasai asing. Kurap (kurang rapi) dan Kutil (kurang teliti) yang semuanya disebabkan oleh Kuman. bersama membangun produktifitas kerja. Semua itu disebabkan karena kurangnya iman yang tertanam dalam diri masing-masing manusia. perbaikan mental dalam memacu produktifitas perusahaan.” ujar Da’i sejuta umat ini. Acara yang diawali pembacaan ayat suci Al Qur’an ini berlangsung khidmat. KH Zainudin MZ mencontohkan tentang lima orang terbaik yang selalu bekerjasama mendampingi Rasulullah dalam menjalankan tugasnya sebagai khalifah (pemimpin). Zainudin MZ ini adalah kali kedua setelah 17 tahun yang lalu. semoga dapat memberi manfaat berupa peningkatan kualitas kerja perusahaan untuk pegawai dan mitra kerja. Jadi.Yakni menempatkan diri sebagai insan yang benar-benar membutuhkan Allah. dengan seni hidup jadi indah. Kurap (kurang rapi) dan Kutil (kurang teliti) yang semuanya disebabkan oleh Kuman. Di akhir ceramah sempat disimpulkan refleksi Isra’ Mi’raj dalam peningkatan profesionalisme individu. yang muda dan intelek seperti Ali Bin Abi Thalib yang dapat disamakan dengan para pegawai perusahaan.jangkar Gresik. membuatnya menjadi gegabah. kegagalan dan ketidakmampuan manusia mengelola menejemen perusahaan secara rapi. Tembang rohani yang dilantunkan grup akapela Insan Voice. Bangun Profesionalisme “Seseorang jika ingin menang. Ditambah lagi. Selain itu.” ulasnya.” ujar Da’i sejuta umat ini. A Edi Hidayat Nurjaman dalam sambutannya. Usman Bin Affan bagai penyandang dana atau para pemegang saham.” kata Direktur Personalia dan Umum. Masing-masing elemen dalam PT Pelindo III harusnya saling bekerjasama. ia harus kuat.” tandasnya. bagaikan jajaran komisaris dalam PT Pelindo III. Aset pelindo yang ada baiknya di kelola bersama dengan semangat bersanding.semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT. seorang pemberani yang dianalogikan sebagai direktur utama. Kemudian. dan peningkatan keterampilan serta kualitas insan Pelindo III. Terlihat ketika KH. ibu-ibu Perispindo dan perwakilan undangan dari aparat Kepolisian dan TNI Angkatan Laut. kurangnya ketelitian manusia dalam membaca situasi dan kondisi. Seperti Kudis (kurang disiplin). keluarnya izin BUP dan kejadian lain yang terjadi belakangan ini. Dan persatuan dapat terwujud jika saling terjalin silahturahim yang baik. “Dengan ilmu hidup jadi mudah. bukan bertanding.pak Ustadz. Sebelum menutup ceramah. Kurang Iman. Yaitu Abu Bakar As Sidiq. Dibarengi peningkatan kualitas yang baik agar menghasilkan mutu pelayanan terbaik pula. Bisa kuat kalau dia bersatu. 40 EDISI 152 I JULI I 2011 .amin(Kalimas2) “Penyakit manusia zaman sekarang ini aneh. Selain itu. Disiplin jika ada yang melihat atau mengawasi. “Penyakit manusia zaman sekarang ini aneh. saat ini manusia lebih takut pada aturan dari pada Allah. menutup kekhidmatan peringatan ini. membuat manusia disiplin. pejabat struktural di lingkungan Pelindo III. Selamat jalan. Seperti Kudis (kurang disiplin). Menurutnya. membantu jamaahnya memahami isi ceramah. karena manusia memerlukan orang lain untuk mencapai kemenangan. Tidak jarang celetukan guyonan membuat mereka terhibur dan larut dalam suasana menyenangkan. Umar Bin Khattab. sahabat sekaligus mertua nabi yang sangat dipatuhi. bukan bertanding. Kemudian Khadijah Binti Khualid yang mewakili kaum perempuan di PT Pelindo III. Kedatangan KH. Gaya ceramahnya yang khas.. KH. contoh-contoh ringan dengan bumbu humor. Zainudin MZ menyampaikan ceramahnya. dan dengan iman hidup jadi terarah. Penyakit Manusia “Gonjang-ganjing Undang-Undang nomor 17 tahun 2008 tentang pelayaran. para undangan seksama memperhatikan dengan baik. rapi dan teliti dengan tameng iman yang semakin kuat.

mbak Lia juga cukup akrab dengan ibukota. akhir Juni silam. Meski datang dari kawasan pinggiran yang bernama Surabaya. Rombongan asal Kota Buaya ini pada akhirnya berkumpul di Kantor Perwakilan Pelindo III yang beralamat di Mediterania Palace. yang tersesat sampai ke tepian Danau Sunter sebelum ketemu Jl. tetapi “Edi and his gang” tersebut “nglurug” ke ibukota tanpa dibebani rasa asing seperti kata pepatah “bedes mlebu kuto” yang bisa diterjemahkan menjadi “kera masuk ke kota” . maka keberangkatan rombongan tidak bisa berbarengan. dilaksanakan dengan hati mantap. Redaktur Pelaksana Camelia.anjungan “NGLURUG” KE JAKARTA Studi banding crew Dermaga ke Garuda Magazine dan Metro TV tak tersangkut “Cek Pelawatan” KETIKA CREW DERMAGA K ARENA memang tak pernah berkenalan dengan Miranda Gultom. Yang jadi tujuan adalah penerbit “Garuda Magazine” dan Humas Metro TV di Ibukota Republik Indonesia Jakarta. serta tak dibiayai “Cek Pelawatan” . Administrasi Anita Setyowati dan Reporter Erick Arhadita didampingi Manager Kantor Perwakilan Dhani Rachmad Agustian. Maklum selain “Pak Dhe” Erick yang pernah tinggal di Jakarta mulai jaman “kuda gigit besi” sampai era “kuda menyantap hamburger” . Rombongan terdiri dari Kahumas PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Edi Priyanto. Karena bertepatan dengan masa liburan sekolah. maka rencana crew Majalah Dermaga melakukan studi banding ke Jakarta. EDISI 152 I JULI I 2011 41 . di bekas bandar udara Kemayoran. Koordinator Liputan Wilis Aji Wiranata. Benyamin “Tarsan Betawi” Suaib di ujung Jembatan Haji Ung yang diambil dari nama Bang Maming punya engkong. Tentu saja ada selingan kisah perjalanan mencari alamat.

yang meskipun berlokasi di pinggiran tetapi tetap memancarkan aroma metropolitan. 42 EDISI 152 I JULI I 2011 . muncul pikiran-pikiran: apakah suatu saat gagasan kemandirian penerbitan Majalah Dermaga akan bisa Studi banding diawali dengan berkunjung ke penerbit Garuda Magazine. juga terdapat kesamaan maupun perbedaan antara dua media. Sebab di samping menerbitkan inflight magazine. Antara PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) dengan PT Garuda Indonesia memang sama-sama bernaung dibawah Kementerian BUMN. Dari hasil perbincangan. Sinergi ini bisa mulus berkat adanya perjanjian yang jelas. utamanya membuka wawasan dalam kerangka kerjasama saling menguntungkan antara PT Garuda Indonesia yang BUMN dengan PT Indomultimedia yang seratus prosen badan usaha swasta. maka Dermaga didukung oleh 2 pegawai staf Humas. operator perjalanan dan pelaku industri pariwisata.200 juta tiap edisi. dibantu seorang jurnalis ditambah tiga reporter muda berstatus magang magang. Sambil mengarungi samudra kemacetan Jakarta. Namun antara Majalah Dermaga sebagai inhouse magazine yang diterbitkan oleh Pelindo III dengan Garuda Magazine ternyata hanya mempunyai persinggungan kecil. maka PT Garuda Indonesia tak perlu mengeluarkan biaya peneritan yang mencapai Rp. didapat kesamaan maupun kelainan antara dua Majalah Dermaga dengan Garuda Magazine. yang muatannya ditujukan bagi para penggemar wisata. So. didapat kejelasan bahwa perusahaan swasta ini merupakan vendor yang mendapatkan hak penerbitan dari Divisi Komersial PT Garuda Indonesia. dengan tim redaksi yang berasal dari staf humas.000 eksemplar tersebut. Dalam hal penyelenggaraan penerbitan. Sementara itu. ramah. apa hasil yang didapat dari kunjungan ke Garuda Magazine ini ? Tentu saja banyak hal. muncul pikiran-pikiran: apakah suatu saat gagasan kemandirian penerbitan Majalah Dermaga akan Simbiosa Mutualis Sambil mengarungi samudra kemacetan Jakarta. kepercayaan terhadap kredibiliti dan profesionalisme para wartawan muda penyelenggara penerbitan. Teknisnya. smart dan zakelijk (apa adanya). Demikian kesan pertama yang timbul dalam diskusi dengan penyelenggara penerbitan inflight media dengan oplag sekitar 50. setelah melalui jalan panjang antar jalan tol mulai Kemayoran hingga kawasan Warung Buncit. Sesuai kontrak.“Jalanjalan” dan “hellobali” yang kesemuanya merupakan travel-guide. perbedaannya terasa sangat banyak. Persamaan yang ada antara Majalah Dermaga dengan Garuda Magazine. Crew Dermaga disambut dengan keramahan khas orang bisnis Jakarta: terbuka. satu reporter profesional dan tiga reporter magang dan secara insidental ada pegawai Pelindo III yang sukarela menjadi kontributor. terletak pada fisiknya sebagai media cetak full-color berperiode terbit sebulan sekali. BUMN penerbangan PT Garuda Indonesia melakukan kerjasama dengan perusahaan penerbitan PT Indomultimedia. Bahkan fihaknya mendapat hak 40% atas penjualan space iklan Garuda Magazine. Garuda Indonesia mengeluarkan otorisasi penerbitan dan pencarian iklan kepada vendor dengan “titipan” content “Inside Garuda” sekitar 5-10 halaman dari keseluruhan 100 halaman Garuda Magazine. Sedang untuk menerbitkan Garuda Magazine.anjungan Dalam diskusi dengan Cristian Rahadiansyah selaku Group Editor-in-Chief. antara lain: Biaya penerbitan Majalah Dermaga berasal dari anggaran tetap korporat lewat alokasi biaya Humas Kantor Pusat. perusahaan yang bermarkas di Globe Building Jl. Kalau redaksi Garuda Magazine terdiri atas 14 editor/reporter profesional ditambah 200 kontributor yang tersebar di seluruh dunia. yang oleh Cristian diakui mempunyai tarif termahal di antara sesama travel magazine di Indonesia. Buncit Raya ini juga menerbitkan media-media “Jakarta Java Kini” (JJK). Sebab ternyata hubungan BUMN Garuda Indonesia dengan PT Indomultimedia yang menerbitkan Garuda Magazine hanya terjadi simbiosa mutualis.

“hanya” dalam waktu satu jam lebih dikit …… !!! Tiba di kompleks Metro TV. Kedekatannya dengan semua pagawai. sekian tahun kemudian Surya Paloh berhasil menggandeng SKM “Media Indonesia” yang eksis sampai saat ini. Berkat kegigihan dan ketekunan itu pula. Bahkan sering kali kami tak lagi bisa berfikir. tetapi dalam tugas menyiapkan penerbitan pada hakekatnya memiliki persamaan”tutur Mas Eddy yang asli Solo. (Nilam) Meskipun kita memiliki habitat berbeda. yaitu manakala harus menayangkan breaking-news yang sifatnya pendadakan di lapangan” . Wachid Hasyim. Kalau media cetak memiliki waktu merencanakan. Kendati demikian. dan menumbuhkan peran serta manusia Indonesia dalam membangun demokrasi. kini telah berhasil berdiri gedung megah di Kedoya yang menjadi pusat dunia penerbitan. dengan ketentuan agar antara manajemen Pelindo III dengan penyelenggara penerbitan nanti dapat sama-sama mendapatkan laba usaha. akan menjadi majalah umum bernuansa kepelabuhanan dengan pasar yang menyasar eksternal ? Atau merupakan simbiosa mutualis seperti Garuda Magazine yang merupakan travel guide dengan market pembaca umum. Berdiskusi tentang produksi media cetak dengan media elektronik. yang akhirnya dibreidel oleh rezim orde baru. Untuk selanjutnya crew Dermaga dipersilahkan memasuki ruang pertemuan dan dipertemukan dengan Head PR Officer Eddy Hidayat didampingi Humas Metro TV-Henny Puspitasari. perbincangan tetap saja “gayeng” . dan ikut mendorong terbitnya inflight-magazine berbahasa Inggris yang kelak dikembangkan oleh Ibu Daisy Hatmoko. yang berarti terjadi kevakuman tugas liputan.rombongan disambut ramah oleh PR Officer Dewi Indah Hanggono. “Meskipun kita memiliki habitat berbeda. maka dalam produksi berita televisi. Mero TV dan Media Indonesia harus tetap menjalankan fungsinya termasuk mengkritisi dirinya” . Dari semangat yang tak pernah luntur itu. Bisa saja PT Pelindo III menunjuk salah satu badan usaha penerbitan swasta menjadi partner dalam penerbitan seperti yang terjadi pada Garuda Magazine. Beliau juga merupakan figur yang tulus dalam pertemanan dan konsekuen dalam membela prinsip perjuangan. Terfikir pula: kalau Majalah Dermaga di spin-off seperti anak-anak perusahaan Pelindo lainnya. selama satu tahun penantian semua wartawan dan pegawai tetap mendapat penghasilan. Tetapi karena rumus “sesama bis kota tak boleh saling mendahului dan sesama media tidak boleh saling buka rahasia” . yang seterusnya berucap “perbedaannya hanya terletak pada manajemen waktu. Lebihlebih ketika Pak Dhe Erick mengisahkan kenangan masa muda dan terlibat dalam penerbitan di markas besar FKPPI di Slipi serta bersama Freemont Pello dan Rudy Parasdio ikut meramaikan harian “Prioritas” di Gondangdia. harus berfikir dari menit ke menit dan jam ke jam. tentu harus dicari solusi permodalan. Tukar pengalaman menjadi kian bersemangat ketika Mas Eddy Hidayat berkisah tentang konsistensi Bang Brewok (panggilan akrab untuk Surya Paloh) dalam dunia penerbitan dan penyiaran. dimana beliau ikut dalam konvensi partai politik yang akan menjagokannya jadi calon presiden. bisa saja “kagak nyambung” . menggarap hingga ke proses produksi dalam hitungan hari. ketika Erick bernostalgia dalam ikut membangun penerbitan media cetak internal “Rajawali” di PT Garuda Indonesia (waktu itu masih memakai tambahan Airways).bisa terwujud ? Kalau jawabnya bisa. Bahkan kemudian muncul “adik” kandungnya berupa lembaga penyiaran televisi. masuk jalur tol terus ke Kebon Jeruk dan Kedoya. dibuktikan ketika menjelang pemilihan presiden. produksi maupun administrasi. Ujarnya: “Prinsip yang tak pernah bisa ditawar-tawar dari figur seorang Surya Paloh adalah: menegakkan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Beda Habitat Esoknya. lalu content penerbitan akan menyasar pangsa yang mana ? Apakah akan tetap menjadi pembangun citra perusahaan dengan market di kalangan pegawai. perempuan muda ini berpenampilan selembut dewi yang indah dan (entah) masih sendiri yang dalam bahasa Kawi disebut: hanggana. hilang karena harus mampir makan siang di warung steak “Abuba” di jl. Wachid Hasyim. Tetapi karena terjebak kemacetan total menjelang pasar “Tenabang” (ucapan orang Betawi terhadap Tanah Abang). tetapi tetap memiliki sebagian content pembentukan citra PT Pelindo III. pembicaraan pun bagai bertemu ruas. beliau berpesan andai pun Surya Paloh jadi presiden. yang bila ditarik garis lurus tak lebih 10 Km dari Jl. Ini dibuktikan ketika Harian Prioritas yang beliau rintis diberangus oleh penguasa. yang sesuai dengan namanya. Atau … rasa kantuk dan lamunan. maka terpaksa “balik kucing” lewat Budi Kemuliaan-Tanah Abang III-Tomang. minggu dan bulan. Ini berbeda dengan tanggapan sekilas dari staf Garuda Magazine. penyiaran dan olah gerak organisasi kemasyarakatan dibawah komando “Bang Brewok” . tetapi dalam tugas menyiapkan penerbitan pada hakekatnya memiliki persamaan EDISI 152 I JULI I 2011 43 . Pada kesempatan itu. studi banding diteruskan menuju ke markas besar Metro TV/ Harian Media Indonesia/ Organisasi Kemasyarakatan Nasional Demokrat di Kedoya. tetapi bisa juga melalui pemberian modal awal penerbitan kepada tim penerbit.

Terhadap komitmen dari TPS ini. “Tujuan penanaman sepuluh ribu pohon mangrove di pantai utara Jatim mulai dari TPS hingga perbatasan Gresik ini. mewakili seluruh pemangku kepentingan kepelabuhanan dan kelautan.Zaini mengatakan bahwa menyelamatkan lingkungan merupakan tugas dan tanggungjawab dari mereka yang hidup di masa kini. Acara yang berlangsung dengan dihadiri oleh Kepala Otorita Pelabuhan Tanjung Perak I Nyoman Gede Saputra ini.000 pohon dan jenis Brubecera Gymnorizza sebanyak 400 pohon. TPS berkomitmen untuk melestarikan lingkungan K OMITMEN PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kegiatan ini juga terkait dengan acara Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Tanjung Perak. Menurut aktivis lingkungan Soni Muchson yang berpengalaman dalam menggalakkan mangrovisasi. Dirut TPS M. kawasan yang ditumbuhi pohon mangrove juga memiliki fungsi sebagai habitat biota laut. Tanaman mangrove juga bisa menjadi penunjang perekonomian bagi masyarakat sekitarnya karena buahnya dapat dijadikan sirup serta bisa menjadi pengganti beras” tutur Soni Muchson. yaitu jenis Rhisophora Mucronata sebanyak 4. yang selama ini merupakan lahan cadangan yang kelak akan dijadikan areal kerja pelayanan petikemas.(Nilam) 44 EDISI 152 I JULI I 2011 . yang ditanam di lingkungan TPS kali ini terdiri dari dua jenis mangrove yang memiliki keunggulan di perairan pantai. yang kelak akan mewariskan bumi yang lestari kepada generasi penerus. “Selain berguna untuk mencegah abrasi. kembali dibuktikan dengan kegiatan penanaman pohon mangrove di lingkungan kerja TPS. kami memberi apresiasi yang sangat tinggi” ungkap Kepala OP I Nyoman Gede Saputra mengawali penanaman mangrove yang diprakarsai oleh PT TPS.Tepatnya di depan dermaga petikemas domestik. menjadi lebih meriah karena dilakukan bertepatan dengan HUT Direktur Utam PT TPS M. Bahkan pada musim tertentu menjadi persinggahan burungburung dari Australia yang pada musim dingin akan bermigrasi ke utara untuk berkembang biak di daerah yang beriklim hangat. Zaini tanggal 5 Juni 2011.buritan MENCEGAH ABRASI DENGAN MANGROVISASI Lewat slogan: “Alam dipelihara manusia berjaya”. Dalam keterangannya kepada Dermaga. adalah dalam rangka mencegah terjadinya abrasi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->