P. 1
Pengelasan Resistansi Listrik

Pengelasan Resistansi Listrik

|Views: 167|Likes:
Published by Hendra HD

More info:

Published by: Hendra HD on Apr 17, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/26/2015

pdf

text

original

Pengelasan Resistansi Listrik

yaitu pada permukaan kontak ke dua lembaran logam. Komponenkomponen utama dalam pengelasan resistansi listrik ditunjukkan dalam gambar 1 untuk operasi pengelasan titik.  Panas tertinggi muncul di daerah yang memiliki resistansi listrik tertinggi. . Permukaan lembaran logam yang akan disambung ditekan satu sama lain dan arus yang cukup besar kemudian dialirkan melalui logam sehingga menimbulkan panas pada sambungan.

Gambar 1. Pengelasan resistansi listrik .

W-sec.) Arus yang digunakan dalam pengelasan resistansi listrik ini sangat besar (umumnya. . . 5000 sampai dengan 20. R = resistansi listrik.4 detik.1 sampai dengan 0. detik (sec. I = arus listrik. t = waktu.000 A).Sumber panas pada pengelasan resistansi listrik H = I2 R t dimana : H = panas yang dihasilkan. Panjang waktu arus dialirkan pada umumnya sangat singkat. atau J (1 J= 1/1055 Btu). untuk pengelasan titik sekitar 0. tetapi tegangan relatif rendah (biasanya di bawah 10 V). A.

Contoh soal : Operasi pengelasan titik resistansi listrik dilakukan pada dua lembar baja tebal 0.000 A untuk durasi 0.25 in dan tebal 0. Resistansi listrik adalah 0.1 in.0001 . dan manik las-an (weld nugget) yang dihasilkan memiliki diameter 0. menggunakan arus listrik sebesar 12.062 in. dan berapa persen yang terserap oleh logam sekitarnya ? . Energi lebur (unit melting energy) untuk logam Um = 155 Btu/in3. Berapa persen panas yang dihasilkan digunakan untuk melakukan pengelasan.23 detik.

Volume dari manik las-an : V = 0. sehingga panas yang diserap oleh logam sekitarnya = 76 %.14 Btu.000)2 (0. = (3312)/1055 Btu = 3.23) = 3312 Watt-sec.14 x 100 % = 24 %.761 Btu Jadi panas yang digunakan untuk melakukan pengelasan : 0.0001) (0.761/3. .Jawab : Panas yang dihasilkan dalam operasi ini : H = I2Rt = (12.00491 in3 Panas yang dibutuhkan untuk melebur manik las-an ini : Hm = V Um = 0.25) 2 = 0.00491 (155) = 0.(0.1 /4 .

Keberhasilan dalam pengelasan resistansi listrik tergantung pada tekanan dan panas. Fungsi tekanan yang utama dalam pengelasan ini adalah :  menekan elektrode ke permukaan benda kerja. sehingga dapat dialiri arus listrik. .  menekan permukaan kontak menjadi satu agar diperoleh sambungan bila suhu pengelasan telah dicapai. dan permukaan benda kerja dengan benda kerja yang lain agar terjadi kontak.

. • tidak diperlukan operator dengan ketrampilan tinggi. • hanya dapat mengerjakan sambungan tumpang (lap joint).Kelebihan pengelasan resistansi listrik adalah : • tidak menggunakan logam pengisi. adalah : • biaya investasi tinggi. • memiliki kemampuan ulang (repeatability) dan keandalan yang baik. Kelemahan dari pengelasan resistansi listrik ini. karena mesin dijalankan secara automatis. karena harga peralatan mahal. • kecepatan produksi tinggi.

RSW). RSEW). RPW). • Pengelasan proyeksi resistansi listrik (resistance projection welding. • Pengelasan kampuh resistansi listrik (resistance seam welding.Proses Pengelasan Resistansi Listrik • Pengelasan titik resistansi listrik (resistance spot welding. . • Pengelasan resistansi listrik yang lain.

Operasi pengelasan titik Gambar 2. (b) Gaya tekan dan arus listrik yang terkait selama siklus pengelasan . (a) Tahapan siklus pengelasan titik.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->