P. 1
Zakat

Zakat

|Views: 24|Likes:
Published by Oxy Rizal

More info:

Published by: Oxy Rizal on Apr 17, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/17/2014

pdf

text

original

BAB I : PENDAHULUAN

1.1. LATAR BELAKANG Pemilihan tema makalah memahami gerakan zakat, infaq dan shodaqoh dalam muhammadiyah untuk menyelsaikan tugas AIK dari dosen. Selain itu pembahasan menarik November lalu rapat Paripurna DPR menyetujui pengesahan RUU tentang Zakat, Infaq, dan Shodaqoh (ZIS) menjadi UU. Persetujuan tersebut ditanyakan langsung dari meja pimpinan sidang dan seluruh fraksi yang ada di DPR menyatakan setuju RUU tentang ZIS menjadi UU. undang-undang ini merupakan satu kemajuan dalam penerapan prinsip-prinsip syariah ke dalam hukum positif, dimana negara memiliki peran dan harus hadir memberikan pelayanan, perlindungan, dan jaminan kepada seluruh fakir miskin yang menjadi mustahik utama zakat.

1.2. TUJUAN 1. Meningkatkan semangat ibadah, jihad, zakat, infak, wakaf, shadaqah, hibah, dan amal shalih lainnya. 2. Memperdalam dan mengembangkan pengajian ajaran Islam dalam berbagai aspek kehidupan untuk mendapatkan kemurnian dan kebenaran. 3. Menanamkan keyakinan, memperdalam dan memperluas pemahaman, meningkatkan pengamalan, serta menyebar-luaskan ajaran Islam dalam berbagai aspek kehidupan.

Pembentukan keshalihan pribadi dan keshalihan dalam sistem masyarakat inilah salah satu tujuan diturunkannya Risalah Islam sebagai rahmatallil ‘alamin oleh Allah SWT kepada manusia. untuk menggapai kebaikan di akhirat. Allah SWT menghendaki kebaikan kehidupan manusia dengan ajaran-Nya agar hidup tolong menolong. karena zakat adalah rukun Islam ketiga setelah syahadat dan shalat. dan waktu suatu kekayaan atau harta yang wajib diserahkan. Dengan zakat. jumlah. Pengertian Zakat Dan Perbedaannya Dengan Infaq dan Shadaqah 1. kekayaan dan status sosial dalam kehidupan adalah sunatullah yang tidak mungkin dihilangkan sama sekali. Jika shalat berfungsi untuk membentuk keshalihan dari sisi pribadi seperti mencegah diri dari perbuatan keji dan munkar. gotong royong dan selalu menjalin persaudaraan. Adanya perbedaan harta. Dan zakat (juga infaq dan shadaqah) adalah salah satu instrumen paling efektif untuk menyatukan umat manusia dalam naungan kecintaan dan kedamaian hidupnya di dunia. berkembang dan berkah (HR. At-Tirmidzi) atau dapat pula berarti membersihkan atau mensucikan: "Pungutlah zakat dari sebagian kekayaan mereka dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka. (QS : At-Taubah : 103).BAB II : PEMBAHASAN Zakat merupakan salah satu pokok agama yang sangat penting dan strategis dalam Islam. berarti : tumbuh. Sedangkan istilah zakat berarti derma yang telah ditetapkan jenis. menumbuhkan rasa kepedulian dan cinta kasih terhadap golongan yang lebih lemah. maka zakat berfungsi membentuk keshalihan dalam sistem sosial kemasyarakatan seperti memberantas kemiskinan. Bahkan adanya perbedaan status sosial itulah manusia membutuhkan antara satu dengan lainnya. dan pendayagunaannya pun ditentukan pula. .". yaitu dari umat Islam untuk umat Islam. Makna Zakat Secara Bahasa (lughat).

LAZISMU adalah lembaga nirlaba tingkat nasional yang berkhidmat dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendayagunaan secara produktif dana zakat. berapa jumlah yang yang sebaiknya diserahkan. 3.2. Tidak ditentukan jenisnya. cara penyantunan terhadap fakir miskin dan anak yatim. Dengan demikian ibadah wajib harus lebih dahulu setelah sunnah. cara pengelolaan rumah sakit. memberikan senyuman dan wajah yang manis kepada saudaranya. infaq. cara pengelolaan zakat fitrah dan zakat harta benda. maka Muhammadiyah bertekad membuat gerakan Zakat secara nasional. Makna Infaq Pengertian infaq adalah lebih luas dan lebih umum dibanding dengan zakat. Gerakan Muhammadiyah sebenarnya tidak hanya sebatas pengertian upaya memurnikan ajaran Islam dari berbagai kotoran yang menempel pada tubuhnya. Atas manfaat yang luar biasa tersebut. lembaga. waktu dan juga yang tidak terbatas pada materi tetapi juga dapat dalam bentuk non materi. melainkan juga termasuk upaya Muhammadiyah melakukan berbagai pembaharuan cara-cara pelaksanaan Islam dalam kehidupan bermasyarakat. . misalnya menyingkirkan rintangan di jalan. menuntun orang yang buta. Salah satu gerakan zakat Muhammadiyah adalah LAZISMU. menyalurkan syahwatnya pada istri dsb. jumlahnya dan waktunya suatu kekayaan atau harta harus didermakan. Makna Shadaqah Adapun Shadaqoh mempunyai makna yang lebih luas lagi dibanding infaq. pelaksanaan sholat Id dan pelaksanaan kurban dan sebagainya. FIQH PRIORITAS Zakat sifatnya wajib bagi setiap muslim yang hartanya telah memenuhi syarat tertentu sedangkan infaq atau shadaqah adalah sunnah. wakaf dan dana kedermawanan lainnya baik dari perseorangan. Dan shadaqoh adalah ungkapan kejujuran (shiddiq) iman seseorang. semacam memperbaharui cara penyelenggaraan pendidikan. perusahaan dan instansi lainnya. Zakat yang diberikan masyarakat dinilai sangat membantu pembangunan sosial. Allah memberi kebebasan kepada pemiliknya untuk menetukan jenis harta. Shadaqah ialah segala bentuk nilai kebajikan yang tidak terikat oleh jumlah.

S. Hajriyanto Y. HM. MA (Buya Syafi’i) dan selanjutnya dikukuhkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia sebagai Lembaga Amil Zakat Nasional melalui SK No. fakta Indonesia yang berselimut dengan kemiskinan yang masih meluas. H. potensi yang ada belum dapat dikelola dan didayagunakan secara maksimal sehingga tidak memberi dampak yang signifikan bagi penyelesaian persoalan yang ada. kepercayaan public semakin menguat.Ip. Din Syamsuddin. Kedua. Dr. infaq dan wakaf yang terbilang cukup tinggi. Dengan spirit kreatifitas dan inovasi. sebuah jaringan konsolidasi lembaga zakat yang tersebar di seluruh propinsi yang menjadikan program-program pendayagunaan LAZISMU mampu menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara cepat. Dalam operasional programnya. MA dan Sekretarisnya adalah Ahmad Imam Mujadid Rais. . Thohari. pembangunan manusia dan mampu mengentaskan kemiskinan. Thohari MA. HA. Latar belakang berdirinya LAZISMU terdiri atas dua faktor. MA ( Tokoh umat Islam dan pimpinan ormas terbesar. terfokus dan tepat sasaran. kebodohan dan indeks pembangunan manusia yang sangat rendah. Sebagai Negara berpenduduk muslim terbesar di dunia. 457/21 November 2002. Dengan budaya kerja amanah. Berdirinya LAZISMU dimaksudkan sebagai institusi pengelola zakat dengan manajemen modern yang dapat menghantarkan zakat menjadi bagian dari penyelesai masalah (problem solver) kondisi kebangsaan yang terus berkembang. H. professional dan transparan.Berdiri pada tahun 2002 yang ditandai dengan penandatangan deklarasi oleh Prof. Hajriyanto Y. Kepengurusan LAZISMU pada periode awal dipimpin oleh Prof. Dan seiring waktu. zakat diyakini mampu bersumbangsih dalam mendorong keadilan sosial. LAZISMU berusaha mengembangkan diri menjadi Lembaga Zakat terpercaya. LAZISMU didukung oleh Jaringan Multi Lini. Semuanya berakibat dan sekaligus disebabkan tatanan keadilan sosial yang lemah. Namun. Muhammadiyah ) dengan sekretaris Drs. Pertama. LAZISMU senantiasa menproduksi program-program pendayagunaan yang mampu menjawab tantangan perubahan dan problem sosial masyarakat yang berkembang. Dan memasuki periode ke-2 ini. Indonesia memiliki potensi zakat. Syafi’i Ma’arif. kepengurusan LAZISMU dipegang oleh Drs. Dr.

beroreintasi pada skala prioritas dan bertumpu pada spirit kreatifitas dan inovasi serta azas partisipatif dengan tetap memegang teguh prinsip-prinsip Syariah. .Kebijakan strategis program LAZISMU tahun 2010-2012 difokuskan pada program pendayagunaan produktif yang terdiri atas : • • • • Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat (Micro Economic Empowerment) Pemberdayaan Petani ( Farm & Agriculture Empowerment) Pengembangan pendidikan (Education Development) Pelayanan Sosial dan Dakwah (Social & Dakwah Services) Kebijakan strategis ini selanjutnya dijabarkan kedalam berbagai program pendayagunaan yang fokus pada sasaran yang disusun berdasarkan analisa kebutuhan sasaran.

tetapi juga sebagai media pemberdayaan ekonomi umat.BAB III : PENUTUP 3. Tujuannya adalah untuk memecahkan problem kemiskinan. . dana zakat tidak hanya berfungsi konsumtif semata. Pendekatan pemberdayaan ini (program zakat bergulir) terhitung masih sedikit daripada program zakat yang bersifat konsumtif. memeratakan pendapatan dan meningkatkan kesejahteraan umat dan negara.1 KESIMPULAN Zakat merupakan ibadah sosial yang masuk sebagai rukun ketiga dari lima rukun Islam. Jadi. Zakat harus diarahkan kepada aktifitas produktif sehingga berkembang menjadi dana bergulir (revolving) yaitu tercapainya peningkatan perekonomian umat.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->