P. 1
SITOLOGI

SITOLOGI

|Views: 50|Likes:
Published by Odi Nugraha
ilmu yang mempelajari tentang sel
ilmu yang mempelajari tentang sel

More info:

Categories:Types, Reviews
Published by: Odi Nugraha on Apr 17, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/20/2013

pdf

text

original

SITOLOGI 6.

Sediaan apus pada rongga mulut Secara umum dapat dikatakan bahwa sitologi apusan pada rongga mulut merupakan cara yang cukup efektif sebagai evaluasi awal suatu lesi yang mencurigakan pada rongga mulut. Cara ini memang tidak dapat menggantikan biopsy dan tidak dapat digunakan sebagai diagnosa yang definisi dan final. Sitologi usapan lebih berguna sebagai suatu cara screening sejumlah besar pasien yang diduga menderita kanker mulut. Hal ini teritama bila liokasi fasilitas diagnosa lengkap maupun pembedahan. Teknik ini juga berguna untuk mengikuti perkembangan suatu kanker setelah dilakukan radioterapi. Disamping itu juga untuk mendiagnosa kanker mulut, sitologi usapan pada rongga mulut juga berguna dalam mendiagnosa berbagai penyakit virus pada rongga mulut dan oropharynx seperti herpetic stomatitis, herpangina dan herpes zoster. Juga untuk berbagai penyakit lain seperti pemphigus atau lesi akibat jamur. Walaupun demikian , cara ini tidak dapat digunakan untuk mendiagnosa beberapa tipe lesi hiperkeratotik, lesi dibawah mukosa mulut yang diduga ganas dan lesi pada bibir dimana terdapat lapisan keratin. Kelebihan pemeriksaan sitologi • Mudah • Murah
• • • • • •

1.

Cepat Sederhana Pendarahan sedikit, bahkan tanpa rasa nyeri. Dapat dilakukan pada beberapa pasien dalam waktu singkat. Dapat dilakukan sebagai tindakan massal. Untuk screening lesi yang derajat menimbulkan stimulasi metastase. keganasannya tinggiàtidak

Efektif untuk diagnosis tumor saluran pencernaan, paru, saluran air kemih, dan lambung. Dapat memberikan hasil positif meskipun pada pemeriksaan langsung dan palpasi tidak menunjukkan kelainan. Karsinoma dapat terdiagnosis meskipun masih dalam stadium in situ.

2. Kekurangan pemeriksaan sitologi • Diagnosa sitologi hanya berdasar perubahan sitoplasma dan inti sel

Janti Sudiono. MDSc .• • Perubahan yang terjadi harus dipastikan bukan akibat kesalahan teknis Hanya dapat untuk mendeteksi lesi yang letaknya di permukaan mukosa mulut Hanya untuk lesi yang yang tidak tertutup keratin tebal Tidak efektif untuk digunakan pada lesi nonulseratif dan hiperkeratotik karena sel-sel abnormal masih tertutup oleh lapisan keratin Hasil pemeriksaan sitologi yang mengindikasikan keganasan masih perlu dikonfirmasi dengan biopsi Sering kali bahan yang terambil tidak representatif • • • • Pemeriksaan Patologi untuk diagnosis neoplasma mulut By drg.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->