Hidroponik & Aeroponik

Bioteknologi Modern

bioteknologi modern sudah memanfaatkan metode-metode mutakhir bioteknologi (currents methods of biotechnology) . Ciri atau sifat bioteknologi modern. bioteknologi modern mendasarkan pula pada manipulasi atau rekayasa genetika (DNA). produksi dalam jumlah lebih banyak. antara lain: steril.Bioteknologi Modern Selain mendasarkan pada mikrobiologi dan biokimia. dan terjamin. Berbeda dengan bioteknologi konvensional. kualitasnya standar.

arang.Hidroponik Hidroponik adalah metode atau teknik menanam tumbuhan tanpa menggunakan tanah. batu-batuan. Dua macam metode Hidroponik : • Kultur Air Kultur air adalah metode hidroponik dengan menggunakan air sebagai medium atau substrat tanamnya. atau sabut kelapa sebagai medium atau substrat tanamnya . • Kultur Pasir Kultur pasir adalah metode hidroponik dengan menggunakan pasir.

Kelebihan & Kekurangan Kelebihan 1 Produksi tanaman lebih tinggi dibandingkan dengan menggunakan media tanam tanah biasa. Lebih terjamin kebebasan tanaman dari hama dan penyakit. Tanaman dapat tumbuh di tempat yang semestinya tidak cocok bagi tanaman yang bersangkutan. Metode kerja yang sudah distandardisasi. 5. 3. Tanaman tumbuh lebih cepat dan pemakaian pupuk lebih hemat. 2 Perawatan yang cukup mahal 3 Hanya khusus tanaman tertentu 6. lebih memudahkan pekerjaan dan tidak membutuhkan tenaga kasar. 7. 4. 2. Tanaman akan memberikan hasil yang Countinue Kekurangan 1 Kekurangan Hidroponik antara lain larutan nutrient harus seimbang. . bias diganti dengan tanman baru dengan mudah. Bila ada tanaman yang mati.

bata merah yang dihaluskan dan steril atau arang sekam. • Selanjutnya tanaman disiram dengan larutan yang mengandung pupuk. • Penyemprotan dilakukan terus-menerus dengan air biasa agar tetap lembap selama 2-3 minggu. Pasir atau kerikil tersebut perlu dijaga kelembabannya terus-menerus dengan jalan disemprot dengan air biasa. • • .Cara pelaksanaan Hidroponik • Penanaman teknik hidroponik dapat dilakukan di dalam pot-pot dengan media pasir. penyiraman dengan air biasa tetap dilakukan untu menjaga kelembapan pasir atau kerikil dan kira-kira seminggu sekali perlu ditambahkan larutan mineral yang mengandung pupuk anorganik. • Tempat penanaman dapat digunakan pot hidroponik atau dalam bentuk kantong-kantong plastik. Dapat juga langsung disiramkan pada tanaman dalam pot hidroponik dengan periode waktu tertentu. Bibit tersebut siap ditanam di dalam pot hidroponik yang telah disiapkan dengan ditimbuni pasir atau kerikil-kerikil kecil sampai setinggi pangkal akar tanaman tersebut. Sistem pengairannya dapat menggunakan pipa plastik atau pipa pralon berlubang yang dipasang di atas deretan tanaman. Bibit tanaman diambil dari tempat pembibitan di kebun biasa. sebaiknya ditutup dengan plastik dibentuk seperti rumah kaca. • Untuk menjaga kesterilan kebun hidroponik dari serangan hama atau penyakit dari luar. tanah yang melekat pada tanaman tersebut dibuang dengan hati-hati agar tidak sampai merusak dan melukai akar-akarnya. Sebaiknya jangan diberi pupuk terdahulu agar keadaan akar menjadi segar kembali karena untuk menjaga akar yang terluka. Kemudian akar tersebut dicuci dengan air pada suatu bak sampai benar-benar bersih.

• Fungsi: memenuhi kebutuhan air tanaman. memberikan nutrisi bagi tanaman • Efisiensi harus diperhatikan • Kualitas air harus diperhatikan terutama untuk sistem sirkulasi • Frekuensi penyiraman terutama pada hidroponik substrat harus tepat Aspek irigasi pada Hidroponik .

Aeroponik .

Aeroponik Aeroponik merupakan salah satu cara budidaya tanaman hidroponik Beberapa alasan menggunakan system Aeroponik  Luasan lahan untuk pertanian dengan tanah semakin berkurang. harga sewa/beli tanah juga mahal. . Dengan menerapkan system aeroponik akan mengurangi ketergantungan ketersediaan tanah dan tidak dibutuhkan rotasi lahan.

.Jenis Tanaman Aeroponik Jenis tanaman yang sering dibudidayakan secara aeroponik pada umumnya berupa sayuran daun yang waktu panennya sekitar satu bulan setelah pindah tanam.

Ekosistem Budaya Pada Aeroponik • • • • • • • • • Curah Hujan Kelembaban Cahaya Suhu Elevasi Angin Air Oksigen Penghantaran Listrik .

Kelebihan & kekurangan Aeroponik Kekurangan • Tanaman sering kekurangan nutrisi • Hasilnya tidak sebanyak jika ditanam di lahan • Hasilnya tidak semaksimal jika ditanam di lahan • Membutuhkan biaya yang mahal .

Kelebihan & kekurangan Aeroponik Kelebihan • • • • • • Aeroponik akan mengurangi ketergantungan ketersediaan tanah dan tidak dibutuhkan rotasi lahan. sehingga menjamin efisiensi tenaga kerja. Artinya ketersediaan sayuran bisa terjamin. daging sayur terasa lebih renyah daripada sayur hasil penanaman di tanah. Karena dipanen umur muda. karena ditanam di dalam green house). Pada komoditi tertentu bahkan bisa diperpendek umur panen dengan kualitas yang sama. sehingga pertumbuhannya bisa optimal. Hasil yang diperoleh merupakan produk yang bersih (tidak memerlukan pencucian). sehat (selama proses budidaya tidak menggunakan pestisida. tidak terlalu membutuhkan tenaga kerja yang banyak. . Dengan aeroponik dipastikan bisa menanam sepanjang musim. ketersediaan nutrisi tanaman terjamin setiap saat. bahkan maksimal. Dengan cara aeroponik.

Hasil yang diperoleh merupakan produk yang bersih (tidak memerlukan pencucian). sehingga menjamin efisiensi tenaga kerja. Artinya ketersediaan sayuran bisa terjamin. ketersediaan nutrisi tanaman terjamin setiap saat. tidak terlalu membutuhkan tenaga kerja yang banyak. Karena dipanen umur muda. Dengan cara aeroponik. sehat (selama proses budidaya tidak menggunakan pestisida. karena ditanam di dalam green house).Kelebihan & kekurangan Aeroponik Kelebihan • • • • • Dengan aeroponik dipastikan bisa menanam sepanjang musim. Pada komoditi tertentu bahkan bisa diperpendek umur panen dengan kualitas yang sama. sehingga pertumbuhannya bisa optimal. . bahkan maksimal. daging sayur terasa lebih renyah daripada sayur hasil penanaman di tanah.

Terimakasih telah melihat presentasi kami .