DEMOKRASI INDONESIA

MPK ini diajukan untuk memenuhi tugas Pendidikan Kewarganegaraan

Pembimbing Penyusun Ketua Anggota

: Drs. Qudsy Fauzi : : Galuh Prasetya M.P. : 1. Ajeng Sefti Putri 2. Distriana Synthia A. 3. Absi Hayuningrat 4. Nuri Fashichah 5. Nur Rizky Amalia 6. Edi Hidayat 7. Ricky Rubby P. 8. Abidah Kamilah

(081012111) (081012093) (081012035) (081012081) (081012066) (081012107) (081012077) (081012104) (081012003)

S1 Matematika

Sains dan Teknologi

UNIVERSITAS AIRLANGGA
2010/2011
1

Sholawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi Besar Muhammad SAW. 9 Desember 2010 Penulis 2 . Oleh karena itu. Amin. Tuhan Yang Maha Esa. Harapan kami makalah yang sederhana ini dapat memberi pengetahuan kepada masyarakat umum tentang arti pentingnya demokrasi Indonesia. Surabaya. Kami menyadari sebagai seorang mahasiswa yang pengetahuannya belum seberapa dan masih perlu belajar dalam penulisan makalah. namun berkat bimbingan dari berbagai pihak. kami sangat mengharapkan adanya kritik dan saran yang membangun agar makalah ini menjadi lebih baik dan berdaya guna bagi masyarakat yang akan datang. Dalam penyelesaian makalah ini kami banyak mengalami hambatan karena sedikitnya ilmu pengetahuan. sebagai suri tauladan bagi umat Islam.KATA PENGANTAR Puji syukur Alhamdulillah penulis panjatkan ke hadirat Allah. Penulisan makalah ini bertujuan untuk memenuhi tugas mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. rahmat. akhirnya karya ilmiah ini dapat kami selesaikan walaupun masih banyak terdapat kekurangan. bahwa makalah ini masih memiliki kekurangan. karena atas berkah. dan inayah-Nyalah makalah ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya. Makalah yang kami beri judul Demokrasi Indonesia. juga bertujuan untuk membantu mahasiswa agar lebih memahami materi demokrasi Indonesia. taufiq.

sebab demokrasi saat ini disebut-sebut sebagai indikator perkembangan politik suatu Negara. bahkan kekuasaan absolut pemerintah seringkali menimbulkan pelanggaran terhadap hak-hak asasi manusia. tidak akan membawa kebaikan untuk rakyat. misalnya kekuasaan berlebihan dari lembaga legislatif menentukan sendiri anggaran untuk gaji dan tunjangan anggota-anggotanya tanpa mempedulikan aspirasi rakyat. Konsep demokrasi menjadi sebuah kata kunci tersendiri dalam bidang ilmu politik. Namun. bersamaan dengan perkembangan sistem "demokrasi" di banyak negara. Prinsip semacam trias politica ini menjadi sangat penting untuk diperhitungkan ketika fakta-fakta sejarah mencatat kekuasaan pemerintah (eksekutif) yang begitu besar ternyata tidak mampu untuk membentuk masyarakat yang adil dan beradab.BAB I PENDAHULUAN Istilah "demokrasi" berasal dari Yunani Kuno yang diutarakan di Athena kuno pada abad ke-5 SM. Demokrasi menempati posisi vital dalam kaitannya pembagian kekuasaan dalam suatu negara (umumnya berdasarkan konsep dan prinsip trias politica) dengan kekuasaan negara yang diperoleh dari rakyat juga harus digunakan untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat. Hal ini menjadi wajar. arti dari istilah ini telah berubah sejalan dengan waktu. tetapi harus ada mekanisme formal yang mewujudkan akuntabilitas dari setiap 3 . dan definisi modern telah berevolusi sejak abad ke-18. setiap lembaga negara bukan saja harus akuntabel (accountable). Negara tersebut biasanya dianggap sebagai contoh awal dari sebuah sistem yang berhubungan dengan hukum demokrasi modern. Demikian pula kekuasaan berlebihan di lembaga negara yang lain. Intinya.

system politik dapat dibedakan dari system politik demokrasi dan non demokrasi. 2. Sistem politik demokrasi.1 Pengertian Demokrasi dan Perkembangan Demokrasi Pengertian Demokrasi Menurut Etimologis/Bahasa Menurut etimologi/bahasa. kekuasaan tidak takterbatas dan mengutamakan kepentingan umum dan keadilan. Oleh karena itu dalam sistem demokrasi rakyat mendapat kedudukan penting didasarkan adanya rakyat memegang kedaulatan. Demokrasi sebagai sistem politik 2. Demokrasi membutuhkan usaha nyata dan perilaku demokratis untuk mendukung pemerintahan dan system politik demokrasi.1. demokrasi berasal dari bahasa yunani yaitu dari demos = rakyat dan cratos atau cratos/cratein = pemerintahan atau kekuasaan. Perilaku didasarkan nilai-nilai demokrasi dan membentuk budaya/kultur demokrasi baik dari warganegara maupun dari pejabat negara/pemerintah. BAB II PEMBAHASAN 1. Menurut (Huntington).2 Menurut Terminology 4 .1. Demokrasi dan Implementasinya Demokrasi dari system politik lebih luas dari bentuk pemerintahan.1 2. tidak sewenag-wenang.lembaga negara dan mekanisme ini mampu secara operasional (bukan hanya secara teori) membatasi kekuasaan lembaga negara tersebut. Demokrasi berarti pemerintahan rakyat atau kekuasaan rakyat. Demokrasi sebagai sikap hidup Demokrasi ini dipahami sebagai sikap hidup dan pandangan hidup yang demokratis. 2. sistem pemerintahan dalam suatu negara yang menjalankan prinsip demokrasi. Pemerintahan dan system politik tumbuh dan berkembang tidak datang dengan sendirinya.

2 Perkembangan demokrasi Konsep demokrasi telah mengalami perkembangan sejak definisi empirik “Schumpeter” dikemukakan(demokrasi dari sudut prosedur kelembagaan untuk mencapai keputusan politik yang di dalamnya setiap individu memperoleh kekuasaan untuk membuat keputusan melalui perjuangan kompetititf dalam rangka memperoleh dukungan berupa suara rakyat. perdebatan akademis seputar demokrasi melahirkan definisi konsep paling beragam dalam ranah akademis. (4) bahwa tidak dapat mencapai partisipasi yang demokratis tanpa perubahan lebih dulu dalam keseimbangan sosial dan kesadaran sosial. yaitu: 1. Medieval theory(menerapkan roman law dan konsep popular souvregnty) dan 3. 2. Berbagai studi mengenai demokrasi dalam ilmu politik dan sosiologi cenderung untuk menilainya dari sudut pandang berbeda-beda. Perubahan sosial dan partisipasi demokratis perlu dikembangkan secara bersamaan karena satu sama lain saling ketergantungan.Demokrasi dari segi terminology mengandung makna demokrasi konseptual(dilihat dari segi pemikiran politik). by the people. (3) melihat keseimbangan partisipasi masyarakat terhadap beban yang berat dan tuntutan yang tidak dapat dipenuhi. 2. oleh rakyat.yaitu: (1) menitik beratkan pada perlindungan terhadap tirani. Substantive menunjuk pada demokrasi dalam 4 bentuk. (Torres) melihat demokrasi dari segi formal dan substantive. and for the people”. dan untuk rakyat) Menuut (Torres) demokrasi dilihat dari tiga tradisi pemikiran politik. (pemerintahan dari rakyat. Formal menunjuk pada demokrasi dalam arti system pemerintahan. Demokrasi tidak memiliki 5 . (2) titik berat pada manusia mengembangkan kekuasaan dan kemampuan. Clssical Aristotelian theory(demokrasi merupakan salah satu bentuk pemerintahan). contemporary doctrine(dengan konsep republik dipandang sebagai bentuk pemerintahan rakyat yang murni). (Abraham Lincoln th 18673) memberikan pengertian demokrasi “ government of the people.).

Karena itulah demokrasi masih menimbulkan perdebatan terutama dalam penerapannya di negara-negara berkembang. pemerintahan Amerika Serikat yang memiliki agenda utama dalam mempromosikan demokrasi dalam kebijakan luar negerinyapun ternyata belum memiliki kesepakatan tentang makna demokrasi. formal democracy (formal democracy menunjuk pada demokrasi dalam arti system pemerintahan) dan substansive democracy (menunjuk pada bagaimana proses demokrasi itu dilakukan). Hal ini dapat dilihat dari dalam berbagai pelaksanaan demokrasi di berbagai Negara. Karena pencitraan demokrasi di Amerika Serikat absurdnya. hingga dikatakan bahwa demokrasi merupakan instrumen penekan negaranegara Eropa Barat dan Amerika Serikat terhadap negara-negara lainnya di dunia. pengertian demokrasi di berbagai belahan dunia merujuk pada penegakkan demokrasi di Amerika Serikat mengalami distorsi makna. (negara superpower satu-satunya di dunia secara retorik dan militeristik mempromosikan sistem politik yang tetap tidak terdefinisikan sampai saat ini dan hal tersebut mempertaruhkan kredibilitas dan sumber daya teramat berharga demi mencapai maksudnya). padahal demokrasi sebagai suatu konsep memiliki pengertian lebih luas. (the world’s only superpower is rhetorically and militarily promoting a political system that remains undefinedand it is staking its credibility and treasure on the pursuit ). Sebagai contoh. Demokrasi dapat dipertukarkan dengan pengertian sangat sempit semisal voting atau pemilihan umum semata.tolak ukuran pasti dalam pengukurannya karena membutuhkan konsensus baik dalam lingkup publik maupun akademik sekalipun. 6 . 3.1 Bentuk-Bentuk Demokrasi Menurut Torres Demokrasi dapat dilihat dari dua aspek yaitu yang pertama ialah. 3. maka perlu didefinisikan kembali karakteristik dari demokrasi. Menurut “Donald Horowitz (2006)”. atau sistem parlementer. Sehingga. Dalam suatu Negara misalnya dapat demokrasi dengan menerapkan system presidensial.

Sistem seperti ini di sebagaimana diterapkan di Negara Amerika dan Indonesia. penguasa dan sebagai simbol kepemimpinan Negara.a)Sistem Presidensial Sistem ini menekankan pentingnya pemilihan presiden secara langsung. Oleh karena itu presiden ialah kepala eksekutif. sehingga presiden terpilih mendapatkan mandat secara langsung dari rakyat. Adapun kepala Negara adalah berada pada seorang ratu.2 Eric Hiariej Dalam sejarah terdapat sedikitnya tiga bentuk demokrasi yang pernah dicoba. kepala Negara. Berikut ini adalah gambaran singkat tentang bentuk-bentuk demokrasi tersebut 3. 3. c) Sistem Semiparlementer 3. demokrasi langsung (direct democracy/assembly democracy). b) Sistem Parlementer Sistem ini menerapkan model yang menyatu antara kekuasaan eksekutif dan legislatif. demokrasi permusyawaratan(deliberative democracy).2. demokrasi perwakilan (representative democracy). 2. Kepala eksekutif adalah berada di tangan seorang perdana menteri.yaitu: 1. Dalam sistem ini kekuasaan eksekutif sepenuhnya berada di tangan presiden. misalnya di Negara Inggris atau ada pula yang berada di tangan seorang presiden misalnya di India.1 Demokrasi Langsung 7 .

praktik demokrasi pada asosiasi yang berukuran kecil. Pemerintah dan yang diperintah terpisah secara tegas. 3.2 Demokrasi Perwakilan (Demokrasi tidak Langsung) Demokrasi ini muncul karena adanya pembatasan ikut dalam pemerintahan pada anak. dll ) dan referendum.2. tapi memilih wakil yang akan membuat kebijakan atas nama masyarakat . town meeting. 3. demokratis tidaknya demokrasi bentuk ini tergantung pada kemampauan para wakil yang dipilih membangun dan mempertahankan hubungan yang efektif antara pemerintah dan yang diperintah. Tidak terdapat batas yang tegas antara pemerintah dan yang diperintah. semacam sistem self-government. Sistem kelembagaannya berupa pertemuan warga (mass meeting. Berdasarkan pada partisipasi yang terbatas (partisipasi warga hanya dalam waktu yang singkat) dan hanya dilakukan beberapa kali dalam kurun waktu tertentu seperti dalam bentuk keikutsertaan dalam pemilihan umum. Pada masa itu Yunani berupa negara kota (polis). Berdasarkan pada partisipasi langsung. pemerintah dan yang diperintah adalah orang yang sama. wanita dan budak yang terjadi dalam demokrasi langsung.2. Demokrasi tidak langsung dijalankan melalui sistem perwakilan. pertemuan RT/RW. Biasanya dilaksanakan dengan cara pemilihan umum.3 Demokrasi Permusyawaratan 8 .Rakyat seluruhnya dikutsertakan dalam permusyawaratan untuk menentukan kebijakan dan mengambil keputusan. Demokrakasi ini merupakan praktik demokrasi paling tua. parktik demokrasi pada asosiasi yang berukuran besar seperti Negara. Berdasarkan pada partisipasi yang tidak langsung (masyarakat tidak mengoperasikan kekuasaan sendiri). tanpa perwakilan dan terus menerus dari warga desa dalam membuat dan melaksankan keputusan bersama. Hal ini terjadi pada zaman yunani kuno (abad ke 4 SM – abad ke 6 SM).

Dalam demokrasi ini kelembagaan Negara melindungi serta menjamin atas kebebasan secara individu dalam hidup bernegara. Tapi pemisahan yang lebih penting adalah antara Negara dan masyarakat sipil. sosial. keagamaan bahkan kebebasan anti agama.Bentuk demokrasi paling kontemporer. Negara merupakan tempat menggodok dan melaksanakan kebijakan.” Selain itu ada juga pemisahan antara wilayah publik dan wilayah privat. demokratis tidaknya sebuah kebijakan tergantung pada apakah kebijakan tersebut sudah melalui proses pembicaraan. Kedaulatan berkaitan dengan keterlibatan masyarakat dalam membicarakan. mendiskusikan dan mendebatkan isu-isu bersama atau dalam menentukan apa yang pantas dianggap isu bersama. “demokrasi perwakilan liberal merupakan suatu pembaharuan kelembagaan pokok untuk mengatasi problema kesinambungan antara kekuasaan memaksa dan kebebasan”. Masyarakat sipil merupakan tempat berlangsungnya “permusyawaratan. dipraktikan pada masyarakat yang kompleks dan berukuran besar. Ada pemisahan yang tegas antara pemerintah dan yang diperintah. Rakyat harus diberikan jaminan kebebasan secara individual baik didalam kehidupan politik. Konsekuensi dari implementasi sistem dan prinsip demokrasi ini adalah berkembang persaingan bebas. 9 . ekonomi. didiskusikan dan didebatkan secara publik. terutama dalam kehidupan ekonomi sehingga akibatnya individu yang tidak mampu menghadapi persaingan tersebut akan tenggelam. bentuk demokrasi yang menggabungkan aspek partisipasi langsung dan bentuk demokrasi perwakilan. Memberikan tekanan yang berbeda dalam memahami makna kedaulatan rakyat. 3. Wilayah publik adalah wilayah “permusyawaratan” wilayah privat adalah wilayah tenpat seseorang memikirkan apa isu yang penting dan kenapa isu itu perlu dibicarakan.3 Demokrasi Perwakilan Liberal Menurut (Held (2004: 10)). Akibatnya kekuasaan kapitalislah yang menguasai kehidupan Negara. diskusi dan perdebatan yang melibatkan masyarakat luas.

dan akhirnya kapitalislah yang menguasai Negara. Namun kalau direnungkan secara arif. artinya masingmasing paham mendasarkan pengertian bahwa kekuasan di tangan rakyat. Dalam upaya mencari bentuk demokrasi yang paling tepat diterapkan di negara RI.1 Perkembangan Demokrasi di Indonesia Pelaksanan Demokrasi di Indonesia Sejarah pelaksanaan demokrasi di Indonesia cukup menarik. bagaimanapun juga tidak terlepas dari periodesasi sejarah politik di Indonesia. pemerintahan demokrasi liberal. 4. 4. kebebasan formal berdasarkan demokrasi liberal akan menghasilkan kesenjangan kelas yang semakin lebar dalam masyarakat. Dalam system ini tidak ditoleransi kemungkinan adanya partaipartai lain Berdasarkan teori serta praktek demokrasi sebagaimana dijelaskan. 10 . maka pengertian demokrasi secara filosofi menjadi semakin luas.bahkan berbagai kebijakan dalam Negara sangat ditentukan oleh kekuasaan kapital.dan lainya. ada semacam trial and error (coba dan gagal). Dinamika pemerintahan Negara yang menganut sitem partai tunggal cenderung statis (nonkompetitif karena di haruskan menerima pimpinan dari partai dominant). Membicarakan demokrasi Indonesia.Rusia. 3.Cina. Bangsa Indonesia mencari bentuk demokrasi yang tepat sejak tahun 1945 hingga sekarang masih terantuk-antuk.Vietnam. yaitu apa yang disebut sebagai periode pemerintahan massa revolusi kemerdekaan. pemerintahan demokrasi terpimpin.4 Demokrasi Satu Partai dan Komunisme Demokrasi satu partai ini lazimnya dilaksanakan di Negara-negara komunis seperti. Hal ini bukan karena ketidakseriusannya tetapi karena memerlukan waktu panjang. dan pemerintahan demokrasi pancasila. ternyata untuk menuju ke sistem demokrasi yang ideal perlu waktu yang cukup panjang.

Demokrasi terpimpin juga disebut demokrasi yang tidak memperhatikan hak-hak asasi warga negaranya. 4.2 Demokrasi Terpimpipin Dekrit Presiden 5 juli 1959 merupakan tonggak terakhir masa berlakunya demokrasi parlementer di Indonesia sekaligus awal berlakunya demokrasi terpimpin. Landasan demokrasi liberal adalah 1.1.1 Demokrasi Liberal Demokrasi liberal adalah paham demokrasi yang menekankan pada kebebasan individu. Demokrasi yang diterapkan adalah demokrasi yang berdasarkan kepada Pancasila. 2. Demokrsai terpimpin adalah paham demokrasi yang berintikan musyawarah mufakat secara gotong-royong antar semua kekuatan nasional progresif devolusioner berporoskan Nasakom (Nasional.…”. 4. Demokrasi liberal atau sering disebut demokrasi parlementer. persamaan hukum. karena lembaga tangan parlemen atau DPR.4. Komunis).1. dan hak asasi bagi warga negaranya.1. Demokrasi terpimpin berlangsung mulai Juli 1959-april 1965. Dari kalimat tersebut. Agama. dan 3. konstitusi UUD sementara tahun 1950 (pasal 83 ayat 2). menegaskan “…maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan itu dalam suatu Undang Undang Dasar negara Indonesia yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada: Ketuhanan Yang Maha Esa. dan tidak pula mengenal lembaga kekuasaan dalam tata pemerintahannya. 11 . konstitusi RIS 1949 (pasal 116 ayat 2). maklumat pemerintah tanggal 3 November 1945.3 Demokrasi Pancasila Alenia IV Pembukaan UUD 1945. jelas bahwa negara RI adalah negara yang berkedaulatan rakyat atau negara demokratis. atau disebut demokrasi pancasila.

Negara Indonesia sebagai negara demokrasi terdapat pada pembukaan UUD 45 alinea ke 4 dan pasal 1 ayat (2) UUD 45 (sebelum di amandemen). Perlu adanya cara penyelesaian terhadap kepentingan yang berbeda dengan cara damai. dan yudikatif. Indonesia sejak awal berdiri sudah menjadikan demokrasi sebagai pilihan sistem politik. Sistem politik demokrasi didasarkan pada nilai. diwarnai. dan mulai Mei 1998 sampai sekarang berlaku Demokrasi Pancasila dalam Reformasi. membatasi kekuasaan pemerintah dan mem-berikan keadilan. kedaulatan adalah di tangan rakyat dan 12 . tertib. baik hal kenyataan / obyektif pendapat / kepentingan. Intinya yaitu demokrasi Pancasila yaitu dalam mengambil keputusan secara mufakat melalui musyawarah bersama.2 Pengertian Demokrasi menurut UUD 1945 Menurut Samuel Huntington sistem politik demokrasi dapat dibedakan dari system politik demokrasi dan non demokrasi. Pembagian secara tegas wewenag/kekuasaan antara lembaga eksekutif. adil dan beradab. 3. yang dijiwai dan diintegrasikan oleh nilai-nilai luhur Pancasila. Sistem ini mampu menjamin hak kebebasan warganegara. Penegakan kedaulatan rakyat dengan menberdayakan pengawasan lembaga negara. dan program parpol yang multipartai. lembaga politik dan kemasyarakatan. 2. prosedur dan kelembagaan yang demokratis. ciri. Penghormatan kepada keberagaman asa.Demokrasi Pancasila mengandung pengertian demokrasai yang dijiwai. Demokrasi Pancasila mulai berlaku sejak Maret 1966. disemangati. aspirasi. prinsip.Mei 1998. 4. Dalam reformasi lebih menekankan pada: 1. legislatif. NILAI-NILAI DEMOKRASI : Pengakuan adanya perbedaan di masyarakat . dan didasarkan oleh bangsa dan negara Indonesia.

dan Presiden memegang kekua-saan pemerintahan menurut UUD. Hal ini jelas pada makna negara berbentuk republik. Sistem pemerintahan Presidensiil. Presiden dibantu oleh wakil Presiden. baik sebelum dan sesudah di amandemen. Pemerintahan berdasarkan konstitusi (lihat BAB III) e. Masalah pertanggung jawaban pemerintah dalam hal ini Presiden kepada siapa dan bagaimana serta waktu penyampaian pertanggung jawaban tidak diatur dalam UUD 45. pasal 1 ayat (2) setelah diamandemen berubah menjadi “kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut UUD”. f. Ide kedaulatan rakyat (Pasal 1 ayat (2)) c. Sistem ini jelas dalam UUD 45 dengan adanya Pemilihan Umum. Perubahan ini menghilangkan kata “dilaksanakan sepenuhnya” menjadi dilaksanakan menurut UUD.1 Sendi-Sendi Pokok Sistem Politik Demokrasi Di Indonesia Berdasarkan UUD 45 a.2. Negara berdasar atas hukum (Pasal 1 ayat (3)) d. untuk memilih wakil rakyat di DPR/D dan DPD. Sistem perwakilan. g. Selain itu Presiden dibantu oleh menterimenteri. Pemerintahan yang bertanggung jawab.dilaksanakan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Berbentuk republik (Pasal 1 ayat (1)) b. 4. 13 . Apapun perubahannya ini membuktikan sejak berdirinya negara Indonesia telah menganut demokrasi.

Saran 14 . demokrasi terpimpipin sampai kembali lagi ke demokrasi pancasila. oleh dan untuk rakyat. Indonesia melaksanakan system coba dalam menggunakan system demokrasi. perwakilan dan permusyawaratan. Bentuk-bentuk demokrasi yang dianut oleh suatu Negara biasanya system demokrasi langsung. Mulai dari system demokrasi dmokrasi Liberal. System demokrasi yang di jalankan oleh suatu Negara memiliki cirri khas tersendiri yang membedakannya dengan system yang dianut Negara lain. sehingga kedaulatan berada di tangan rakyat. Demokrasi adalah system pemerintaha dari. Indonesia sendiri adalah penganut bentuk perwakilan. karena pada perkembangannya Indonesia menganut demokrasi yang terus berganti.BAB III PENUTUP Kesimpulan Demokrasi dapat dijadikan sebagai sistem politik yang mengatur pemerintahan suatu Negara serta sebagai sikap hidup yang mengtur kehidupan masyarakat dalam keikut sertaan dalam pemerintahan. namun mayoritas system yang dianut oleh suatu Negara berorientasikan pada system demokrasi yang ada di Amerika.

DAFTAR PUSTAKA http://yanel.2007.wikipedia.files.com http://www. 15 ..org/wiki/Sejarah_Indonesia_%281959-1966%29 http://www.com/2007/05/21/demokrasi-atau-oligarchipasca-refomasi/ Kaeland. karena dirancang sesuai dengan kepribadian dan pengalaman hidup bangsa Indonesia sendiri.Demokrasi Pancasila adalah demokrasi yang sangat pas untuk diterapkan di Indonesia.PARADIGMA.wikipedia.scribd.wetpaint.wordpress.com/doc/22007655/Pelaksanaan-Demokrasi-Di-Indonesia-2 http://ahmadsamantho.scribd.com/doc/33733141/PERKEMBANGAN-demokrasi http://www. Pengamalan nilai-nilai pancasila sangatlah penting untuk membangun bangsa ini menjadi bangsa yang maju dan berperadaban tinggi.raconquista.com/page/Demokrasi http://id.scribd.wordpress.UGM:Yogyakarta. Oleh karena itu pendidikan pancasila sangatlah penting bagi geneasi muda penerus bangsa yang kelak akan memimpin bangsa ini dan membawa bangsa kita ke tingkat internasional.org/wiki/Demokrasi http://www.pendidikan kewarganegaraan untuk perguruan tinggi.com/doc/27543684/Bentuk-Bentuk-Demokrasi http://id.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful