MASALAH-MASALAH SOSIAL MAKALAH Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Pengembangan Pembelajaran IPS SD Dosen Pengampu

: Dra. Arini Estiastuti, M.Pd.

Disusun Oleh Fella Veronica A. Dyah Ayu Kinanti (1401411314) (1401411602)

Rombel 1

PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

Apa saja teori-teori sosial? 3. Mengetahui pendekatan dalam pemecahan masalah sosial . sifat kodrat manusia yaitu sebagai makhluk individu dan makhluk sosial. B. Tujuan 1. Manusia dikatakan sebagai makhluk sosial karena manusia itu hidup di tengahtengah manusia lain atau hidup dalam suatu komunitas yang disebut masyarakat. Latar Belakang Manusia adalah makhluk monodualis yaitu makhluk yang terdiri dari beberapa kodrat tetapi tetap merupakan satu kesatuan. Rumusan Masalah 1. manusia sebagai makhluk individu dan sekaligus sebagai makhluk sosial. terdiri dari susunan kodrat yaitu jiwa dan raga. Dalam kaitannya dengan materi yang kita pelajari. maka sifat kodrat manusialah yang akan dibahas lebih lanjut yaitu.BAB I PENDAHULUAN A. Mengetahui teori-teori sosial 3. Apa saja pendekatan dalam pemecahan masalah sosial? C. di situ ada prinsip saling ketergantungan antara individu yang satu dengan individu yang lain. Apa pengertian masalah dan masalah sosial? 2. Mengetahui masalah-masalah sosial di lingkungan sekitar kita 4. Mengetahui pengertian masalah dan masalah sosial 2. serta kedudukan kodratnya sebagai makhluk Tuhan dan makhluk yang berdiri sendiri. Apa saja masalah-masalah sosial di lingkungan sekitar kita? 4. Dalam kehidupannya di tengah-tengah masyarakat.

teori Konflik dan teori Sistem. bukan das sein atau sesuatu yang senyatanya terjadi. B. Proses sosialisasi merupakan suatu proses pembelajaran sejak anak itu masih kecil dengan tujuan untuk membentuk kepribadiannya. lembaga . Apabila masalahmasalah itu menjadi berlarut-larut. Teori-teori Sosial Ada beberapa teori sosial yang berkaitan dengan masalah-masalah sosial antara lain teori Fungsional Struktural. Dalam kehidupan sehari-hari rasa berkepentingan itu tersalurkan melalui proses sosialisasi dan interaksi sosial. a. Dalam kehidupannya di tengah-tengah masyarakat. Jadi yang dimaksud dengan masalah sosial adalah kesenjangan antara das sollen yaitu sesuatu yang seharusnya ada dengan das sein yaitu sesuatu yang senyatanya terjadi. Teori Fungsional Struktural Menurut teori Fungsional Struktural. Pengertian Masalah dan Masalah Sosial Setiap individu berkepentingan dengan individu-individu lain dalam kelompoknya sendiri maupun di luar kelompoknya. Kenyataan-kenyataan seperti inilah yang akan menimbulkan kesenjangan dan pada akhirnya akan menimbulkan masalah-masalah dalam masyarakat. maka gejala atau kenyataan itu akan menjadi masalah sosial. Oleh karena itu berbicara mengenai nilai berarti kita berbicara tentang halhal yang ideal atau das sollen yaitu sesuatu yang seharusnya. Interaksi sosial terjadi ketika anak itu mulai bergaul dengan orang lain baik dalam lingkungan keluarganya sendiri maupun dengan orang lain atau masyarakat di luar lingkungan keluarga. Namun dalam kenyataannya ada orang atau sekelompok orang yang dengan sengaja dan sadar melakukan hal-hal yang bertentangan dengan nilai-nilai yang ada dalam masyarakat. Lembaga-lembaga itu antara lain lembaga sekolah. manusia harus mengemban nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku sebagai penuntun atau pedoman dalam kehidupannya. di mana masing-masing lembaga mempunyai fungsi sendiri-sendiri. masyarakat sebagai suatu sistem memiliki struktur yang terdiri dari banyak lembaga.BAB II PEMBAHASAN A.

kemiskinan. Teori Sistem Teori sistem banyak digunakan oleh para sosiolog. Masalah-masalah Sosial di Lingkungan Sekitar Kita Masalah-masalah sosial di lingkungan sekitar kita dapat diklasifikasikan ke dalam tiga aspek. pelanggaran terhadap norma-norma masyarakat. Setiap bagian unsur saling mempengaruhi. Apabila golongan fungsional melihat undang-undang sebagai jalan untuk meningkatkan integrasi sosial. Jadi ada saling ketergantungan antara bagian yang satu dengan bagian yang lain. dan adanya kerjasama antara bagian yang satu dengan bagian yang lain. Masalah-masalah sosial dalam lingkup lokal adalah masalah-masalah yang dialami oleh seseorang maupun sekelompok orang dalam interaksinya dengan orang lain atau masyarakat. prestise. masalah keluarga. sehingga masyarakat itu terus berlangsung dan dapat bertahan sebagaimana kelangsungan hidup organisme. adanya saling ketergantungan. saling melengkapi dalam satu kesatuannya. yaitu masalah sosial dalam lingkup lokal. diantaranya oleh Auguste Comte.keagamaan. C. Masalah-masalah sosial ini dapat berupa. maka fungsi lembaga itu akan terganggu. dan kekayaan. lembaga kebudayaan. b. misalnya berebut kekuasaan. Apabila ada ketidakseimbangan diantara lembaga-lembaga tersebut. Biasanya konflik sosial itu muncul dalam masyarakat karena memperebutkan kekuasaan. Tumbuh dan berkembangnya masyarakat berlaku seperti konsep sistem. . Jadi teori konflik tidak memusatkan perhatiannya pada keseimbangan. Comte mengatakan bahwa masyarakat itu seperti organisme hidup. saling memerlukan. maka teori konflik akan memandang undang-undang itu sebagai suatu bentuk aturan yang akan menguntungkan salah satu kelompok saja. lembaga keluarga dan sebagainya yang semuanya saling berkaitan satu dengan yang lain. dan masalah sosial dalam lingkup internasional. lembaga politik. kenakalan remaja. dan sebagainya. lembaga ekonomi. pengangguran. kejahatan atau kriminalitas. lembaga sosial. masalah sosial dalam lingkup nasional. Teori Konflik Teori konflik memandang masyarakat sebagai suatu arena dimana antara kelompok yang satu dengan yang lain saling berebut. lembaga hukum. saling mengisi. c.

masalah kemiskinan. Namun akibatnya akan dirasakan oleh seluruh bangsa dalam suatu wilayah negara. masalah lingkungan. konflik sosial yang akan berakibat pada perpecahan bangsa atau disintegrasi bangsa. karya atau makhluk yang berbudi daya. Artinya.Adapun yang dimaksud dengan masalah-masalah sosial dalam lingkup nasional adalah masalah-masalah sosial yang dialami oleh sekelompok orang atau masyarakat dalam suatu wilayah tertentu. ekonomi dan kulturalnya. lingkungan. maupun sosial. namun akibatnya akan dirasakan oleh negara-negara lain. dan internasional pun juga saling berkaitan. sehingga manusia dan berbagai kegiatannya selalu menjadi fokus analisis dalam keterkaitannya dengan lingkungan abiotik. Apabila kita cermati lebih jauh. Pendekatan dalam Pemecahan Masalah Sosial Ada beberapa pendekatan yang digunakan untuk memecahkan masalah-masalah sosial yang terjadi dalam masyarakat. karsa. rasa. Masalah-masalah sosial dalam lingkup internasional adalah masalah-masalah sosial yang terjadi dalam suatu wilayah negara. . Jadi bukan hanya negara yang bersangkuan saja yang akan merasakan akibatnya. Sebagai contoh. masalah sosial dalam lingkup lokal bisa menjadi masalah nasional. kependudukan. Selain itu antara masalah sosial dalam lingkup lokal. tapi juga akan berdampak lebih luas sampai ke negara-negara lain. namun adalah sosok yang dikaruniai daya cipta. pengangguran. terorisme.Masalahmasalah sosial dalam lingkup internasional ini misalnya. D. dan masalah sosial dalam lingkup nasional pada suatu saat bisa menjadi masalah sosial dalam lingkup internasional. nasional. biotik. karena dari masalah yang satu bisa menimbulkan masalah yang lain. maka sebetulnya antara masalah sosial yang satu dengan masalah sosial yang lain itu saling berkaitan. yaitu: (a) pendekatan ekologi Pendekatan ekologi adalah suatu metode analisis yang menekankan pada hubungan antara manusia dan kegiatan lingkungannya. dan sebagainya. Manusia dalam hal ini tidak boleh diartikan sebagai makhluk biologis semata yang setaraf dengan makhluk hidup lainnya.

sehingga terjadi kepadatan penduduk di Indonesia. Hemat. Dari sudut ilmu psikologi. Contohnya seperti di karawang secara psikologis apabila sudah panen beras. menghamburhamburkan uang. membangun bangunan yang tidak begitu di perlukan . mengembangkan dan mengevaluasi sekumpulan bahan dan strategi bertujuan untuk mencapai tujuan pendidikan yang khusus. (c) pendekatan interdisipliner / multidisipliner Pendekatan Multidisipliner adalah pendekatan dalam pemecahan suatu masalah dengan menggunakanberbagai sudut pandang banyak ilmu yang relevan. masalahnya semakin banyak warga Negara Indonesia semakin berkurang sumber daya Alamnya sehingga menjadi tidak seimbang. mengguanakan uang seperlunya. jangan boros. karena kemiskinan itu semakin berkembangnya Negara semakin banyak kemiskinan. banyaknya “kemiskinan” khususnya di Negara kita Indonesia. cara memecahkan masalahnya yaitu dengan Rasional. itupun menjadi salah satu faktor ekonomi yang dapat menimbulkan kemiskinan.antara kebutuhan dan manusiannya. Jadi dalam pemecahan masalah ekonomi dengan menggunakan ilmuilmu lainnya yang relevan.Pendekatan sistem dalam manajemen dirancang untuk memanfaatkan analisis ilmiah dalam suatu organisasi yang kompleks. dalam permasalahan ekonominya. Jadi Pendakatan sistem adalah cara pandang atau cara berfikir menggunakan konsep-konsep sistem dalam memecahkan suatu masalah. Pendekatan dilihat dari pendidikan dan pelatihan adalah cara yang sistematis mengidentifikasi .(b) pendekatan sistem Pendekatan sistem merupakan aplikasi dari sistem ilmiah dan manajemen. Dari sudut ilmu ekonomi. yang sulit untuk dipecahkan. Ilmu ekonomi adalah suatu studi tentang bagaimana langkahnya sumber-sumber dimanfaatkan untuk memenuhi keinginan-keinginan manusia yang tidak terbatas. Ilmu politik adalah cara untuk mencari dan mempertahankan kekuasaannya. Ilmu psikologi adalah ilmu yang mempelajari perilaku-perilaku manusia. Dari sudut Ilmu politik. tidak sesuai dengan keperluan. Dan juga di Indonesia semakin banyak penduduk dan semakin banyak tingkat kelahiran di setiap tahunnya. pemerintah tidak jarang membangun kantor baru. maka dalam penggunaan uangnya secara boros.

cara pemecahannya yaitu seharusnya lebih mengutamakan pendidikan untuk masa depan.boleh untuk bekerja dahulu untuk membiayai pendidikannya. khususnya bagi masyarakat awam. Dari sudut Ilmu sosiologi. . menghambur-hamburkan uang rakyat.lalu memprioritaskan pendidikannya. Masalah ekonominya seperti dalam pendidikan. tidak sedikit orang yang memprioritaskan pendidikan.dalam artian maka pemerintah telah berlaku tidak rasional. sehingga itulah salah satu faktor dari ilmu politik yang dapat menimbulkan masalah kemiskinan. yang lebih mementingkan bekerja di bandingkan belajar samapi tingkat tinggi. karena salah satu faktornya yaitu tidak mampub dalam hal financial. Tetapi apabila ingin menyeimbangkan antara bekerja dengan belajar. solusinya yaitu dengan merubah perilaku pemerintah yang tadinya berlaku konsumtif menjadi rasional/hemat. Ilmu sosiologi adalah mempelajari perilaku manusia dalam kelompok-kelompok yang dapat dilihat dari bagaimana cara berinteraksi.

Oleh karena itu berbicara mengenai nilai berarti kita berbicara tentang halhal yang ideal atau das sollen yaitu sesuatu yang seharusnya. Menjadi guru yang mengetahui pendekatan dalam pemecahan masalah sosial . yaitu: (a) pendekatan ekologi. Saran 1. Menjadi guru yang mempu mengetahui masalah-masalah sosial di lingkungan sekitar 2. (b) pendekatan sistem. Namun dalam kenyataannya ada orang atau sekelompok orang yang dengan sengaja dan sadar melakukan hal-hal yang bertentangan dengan nilai-nilai yang ada dalam masyarakat. (c) pendekatan interdisipliner / multidisipliner B. manusia harus mengemban nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku sebagai penuntun atau pedoman dalam kehidupannya.BAB III PENUTUP A. Ada beberapa pendekatan yang digunakan untuk memecahkan masalah-masalah sosial yang terjadi dalam masyarakat. Simpulan Dalam kehidupannya di tengah-tengah masyarakat. bukan das sein atau sesuatu yang senyatanya terjadi.

DAFTAR PUSTAKA Hidayati. . Jakarta : Direktorat Jendral Dikti Departemen Pendidikan Nasional. dkk. Pengembangan Pendidikan IPS SD 3 SKS. 2008.