BAB I HAKEKAT BANGSA DAN NEGARA

Standar Kompetensi : 1. Kemampuan menganalisis hakikat bangsa dan negara serta menentukan sikap positif terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kompetensi Dasar : 1.1. Peserta didik mampu mengkaji makna manusia; bangsa dan negara 1.2. Peserta didik mampu mendeskripsikan unsur-unsur terbentuknya bangsa dan negara dan pentingnya pengakuan suatu negara terhadap negara lain 1.3. Peserta didik mampu menguraikan fungsi dan tujuan negara 1.4. Peserta didik mampu menunjukkan sikap semangat kebangsaan (nasionalisme dan patriotisme) dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

A. PENDAHULUAN
------------------- (Ada gambar sekelompok rakyat dengan penguasa) -----------------Tahukah anda, siapakah diri kita yang disebut sebagai ”Manusia” ?. Manusia, secara kodrati merupakan mahkluk ciptaan Tuhan yang memiliki identitas sebagai mahluk pribadi sekaligus makhluk sosial. Sebagai makhluk sosial, manusia senantiasa dihadapkan pada kenyataan yang sangat kompleks, terutama dalam upaya memenuhi kebutuhan hidupnya. Kenyataan ini menimbulkan perlunya wadah yang terwujud (terejawantah) dalam berbagai bentuk asosiasi, misalnya asosiasi ekonomi, asosiasi pendidikan, asosiasi spiritual, asosiasi negara, dan sebagainya. Dari sejumlah asosiasi yang ada, asosiasi negara merupakan asosiasi terpenting karena didirikan untuk mengatur berbagai sistem kehidupan politik, ekonomi, sosial budaya, serta ketertiban dan keamanan bersama. Bagaimanakah manusia sebagai rakyat dan warga negara di dalam sebuah negara ? Dalam sebuah negara, sebagai rakyat harus tunduk dan patuh kepada kekuasaan negara. Berdasarkan hubungannya dengan daerah tertentu di dalam suatu negara, rakyat dapat dibedakan menjadi penduduk dan bukan penduduk. Sedangkan berdasarkan hubungannya dengan pemerintah negara, rakyat dapat dibedakan menjadi warga negara dan bukan warga negara. Rakyat dalam jumlah besar yang merupakan kumpulan masyarakat yang membentuk negara disebut bangsa. Apa itu Bangsa ? Dalam arti sosiologis, bangsa termasuk ”kelompok paguyuban” yang secara kodrati ditakdirkan untuk hidup bersama dan 1

senasib sepenanggungan di dalam satu negara. Untuk mempertahankan identitas suatu bangsa dan kedaulatan suatu negara, setiap warga negara harus memiliki sikap kebangsaan nasionalisme dan patriotisme dalam kehidupan bermasyarakat, berbanga dan bernegara.

B. MAKNA MANUSIA, BANGSA DAN NEGARA 1. Makna Manusia

Kata manusia berasal dari kata manu (Sansekerta), atau mens (Latin) yang berarti berfikir, berakal budi, atau homo yang berarti seorang yang dilahirkan dari tanah, humus = tanah. Pengertian etimologis tentang ”manusia”, dapat memberikan petunjuk tentang hakikat manusia. Di satu pihak manusia adalah makhluk bumi seperti manusia lainnya; di lain pihak manusia melampaui cakrawala bumi dan mencita-citakan dunia yang luhur. Hal prinsip yang membedakan antara manusia dengan makhluk lainnya adalah bahwa manusia secara kodrati telah dilengkapi dengan akal, pikiran, perasaan dan keyakinan untuk mempertinggi kualitas hidupnya di bumi. Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa dengan derajat paling tinggi dari antara ciptaan-ciptaan yang lain.

Fokus Kita :
Manusia atau insan (Arab), merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang tertinggi derajatnya, yang mempunyai akal untuk berfikir dan memiliki bahasa sebagai alat komunikasi antar sesama (Kamus Umum Bahasa Indonesia). Secara teoritis, pemahaman tentang manusia dapat dilakukan melalui beberapa pendekatan. Perhatikan bagan berikut : MANUSI A

Materialism e Antropologi k

Materialis me Biologik

Idealisme Antropolo gik

Keterangan :  Materialisme Antropologik, yaitu menjelaskan bahwa manusia pada hakikatnya adalah materi; bahwa manusia adalah jasad yang tersusun dari bahan-bahan material dari dunia an-organik.

Materialisme Biologik, yaitu menjelaskan bahwa manusia merupakan badan yang hidup atau organisme yang mempersatukan segala pembawaan dan kegiatan kehidupan badan 2

di dalam dirinya. Struktur kehidupan manusia yang memiliki kewaspadaan indrawi berlaku juga bagi hewan. Dalam kenyataan, manusia memang merupakan bagian dari kehidupan organik yang dapat ditelusuri dari bentuk sub-human (evolusi).

Materialisme Antropoligik, yaitu menjelaskan bahwa manusia adalah mahluk yang memiliki unsur spiritual-intelektual yang secara intrinsik tidak bergantung kepada materi. Manusia tidak dapat dijelaskan dengan satu prinsip saja, sebab di dalam diri manusia bergabung berbagai prinsip yang menyusun suatu pemahaman tentang dirinya secara utuh dan lengkap.

Dalam mempelajari makna manusia, berikut akan dijelaskan tentang : a) Aspek Manusia, b) Tipologi Manusia c) Manusia sebagai Mahluk Individu dan Sosial, serta c) Ras Manusia.

a. Aspek Manusia
Manusia dalam wujud kehidupan sehari-hari, terdiri dari aspek badan dan jiwa (jasmani dan rokhani) sebagai suatu kesatuan yang utuh. Namun dalam perkembangan pemikiran tentang aspek manusia, secara filosofis sering dipertanyakan manakah yang lebih penting antara badan dan jiwa ?. Berdasarkan kajian teori, tentang aspek manusia telah melahirkan aliran materialisme, aliran spiritualisme, dan aliran dualisme. N o
1.

Tokoh Aliran
FEURBACH  (1804 – 1972) ”Materialism  e”

Uraian Penjelasan
Badanlah yang penting, jiwa hanya mem-bonceng saja dalam tubuh. Di balik badan manusia tidak ada mahluk lain yang misterius yang disebut jiwa, seperti tidak adanya Tuhan di balik alam ini. Sesuatu itu disebut nyata, bila dapat dirasakan oleh pancaindera. Manusia merupakan makhluk jasamani yang yang dinamis. Jiwa lebih penting daripada badan, jiwa telah ada di ”alam atas” sebelum masuk ke jiwa. Jiwa ini terjatuh ke dalam hidup duniawi, lalu terikat pada badan jasmani yang fana. Dalam kerukunannya, badan dan jiwa tidak berdampingan secara

Keterangan
Pendapatnya bersifat materialistis, ateis dan sosialis-komunis. Pada abad 19, pen-dapat tersebut sangat berpengaruh terhadap pemikiran Karl Marx dan Friedrich Engels. Teori spiritualisme bersifat ”Etis – Religius”.

 
2. PLATO  (427 – 347 SM) ”Spiritualis me” 

3

Badan dan jiwa sama penting. namun tanpa salah satu unsur itu maka ia bukan manusia lagi Dualisme terbagi atas Paralelisme dan Monisme. dia terkurung dalam badan. Dunia inderawi hanya merupakan bayangan dari dunia ide. sehingga manunggal. melainkan merupakan tawanan. Kepribadian manusia. Paralelisme mengatakan bahwa badan sejajar kedudukannya dengan jiwa. RENE  DESCARTE S (1596 – 1650) ”Dualisme”  setingkat. Hubungan antara badan dan jiwa adalah hubungan hakiki. tersusun atas dasar VITALITAS faktor-faktor sebagaimana tercantum pada bagan di bawah ini.   3. Jiwa harus melepaskan diri dari penularan (kontaminasi) dan pembusukan badan. Badan merupakan rintangan terhadap jiwa yang lebih asli dari kenyataan duniawi dan mempunyai pertalian dengan nilai-nilai yang abadi. b. yang masingmasing merupakan substansi sendir. Pendapat Monisme paling umum diterima. JASMANI & ROHANI KARAKTER KEPRIBADIAN BAKAT 4 TEMPERAMEN . jiwa adalah substansi yang berfikir dan badan adalah substansi yang berkeluasan. sedangkan Monisme mengatakan bahwa antara badan dan jiwa telah terjadi perpaduan. Tipologi Manusia Tipologi adalah pengetahuan yang menggolongkan manusia atas dasar kepribadian.

Karakter. merupakan campuran cairan-cairan yang ada di dalam tubuh manusia (humorus). bakat. merupakan bentuk kepribadian seseorang yang antara satu dengan Tipologi manusia yang didasarkan pada kondisi tubuh antara lain dikemukakan oleh Johan Gasper Lavater dan Galenus (1741 – 1801). Raja Louis XV .    Fokus Kita : Kondisi keseluruhan manusia yang terdiri dari vitalitas jasmani dan rohani. Dari cairan yang dominan inilah akan membentuk sifat temperamen yang relatif konstan. Sedangkan Vitalitas Rohani. Bahwa tipe manusia dapat dibedakan berdasarkan bentuk tubuh. yaitu berupa . mempunyai sifat lincah dan kurang sabar. Gerardus Heymans (1857 – 1930) seorang psikolog Belanda. Dasar Kejiwaan Sifat Amorf Ciri-ciri Khusus Sifatnya Contoh Tokoh 5 datar. membuat tipologi manusia atas dasar kejiwaan. lendir putih. Temperamen. yaitu sebagai berikut : N o 1. karena sebagian bergantung kepada lingkungan yang mempengaruhinya. yaitu pada orang gemuk biasanya mempunyai sifat tenang dan sabar. Oleh karena itu. merupakan daya hidup psikis yang belum terarah secara intensional (disengaja). Vitalitas Jasmani. merupakan konstruksi tubuh manusia yang dipengaruhi oleh faktor hereditas (keturunan) sehingga keadaannya menjadi konstan atau tetap. empedu kuning. merupakan fitrah yang ditentukan oleh kelahiran atau keturunan sehingga sifat tersebut cenderung konstan. dan empedu hitam. darah merah. Bakat. temperamen dan karekater. karakter dapat mengalami perubahan. merupakan sifat manusia yang sebagian ditentukan oleh hereditas dan sebagian lagi oleh pengaruh pendidikan. Sedangkan bagi yang bertubuh kecil dan tinggi.

dingin dan kurang menyesuaikan diri. gemar hal-hal yang bersifat spiritual. dan mudah menyerah. tidak idealis. tertib dan teratur dan mudah mengampuni. (terlalu perasa) tertutup. suka & menunda pekerjaan. Sisi negatif : perasaan tidak stabil. kurang obyektif Sifat Sentimentil Perasaan sensitif. Sanguinikus tidak takut menghadapi (riang & hari depan. pasif. karena selalu gelisah. egois. Sifat Sifat positif : tidak banyak Flegmatikus ketegangan. kurang konsekwen. tidak jujur. Goerge Sand. Sifat negatif : kurang peka. Agustinus. Sifat Nervous Kurang bisa menguasai (selalu gugup) diri. suka berfikir panjang. Sifat negatif : lebih dominan. Sifat Sisi positif : percaya diri. dan Thomas Aquinas Voltaire. sosiabilitasnya (kemasyarakatan) rendah. Idi Amin dari Uganda dan Benito Mussolini dari Italia. pemalu. (pathos atau menyukai cara yang phate = perasaan) mudah. dan mudah terpengaruh. Sifat Kholerikus Sifat positif : segala (mudah marah) kesukaran diatasi dengan energi berlebihan dan banyak inisiatifnya. kurang peka. reaktif tanpa dipikir mendalam. aktivitasnya rendah. Adolf Hitler dari Jerman. men-jemukan dan agak konservatif. morphe = bentuk) ceroboh. rasa sosialnya rendah. Sifat Apathikus Cenderung lamban. 6 . 4. Tenno Heika. emosional dan mau dari Prancis Raja Louis XIV dari Prancis. selalu ragu-ragu. memandang sesuatu dengan serius. hidup kurang teratur. gerak dan bicaranya banyak dan mudah mengambil prakarsa. mudah tersinggung. 6. Margaret Teacher dan Jawaharal Nehru. 7. 5. eksplosif. Chopin Edgar Poe dan Allan Amir Hamzah. dan Tsar Nicolas II dari Rusia. memiliki (Tenang dan harapan yang hebat. tidak Netral) emosional. dan Jean Bodin Mohamad Hatta.2. mudah optimistik) menyesuaikan diri. acuh tak acuh terhadap pendapat orang lain. 3. kaku dan bersifat tertutup. (a berarti = tidak.

sosiabilitasnya tinggi. manusia mampu berhubungan dengan dimensi moral dan spiritual. perasaan dan keyakinan) sehingga sanggup beridiri sendiri dan bertanggung jawab atas dirinya. dan sebagainya. amat religius. penuh citapassie = derita / cita besar. terikat kepada pengalaman lama. Sifat Selalu sibuk. perasaan hawa nafsu) keterikatan sangat kuat. (passio atau hidup teratur. Soekarno. percaya diri. sapi atau kuda untuk mengangkut barang. yang benar dan salah. Dengan perasaan dan keyakinan. Kennedy c. Manusia Sebagai Makhluk Individu dan Sosial Manusia sebagai makhluk individu. telah melekat pada setiap manusia yang sejak lahir hingga meninggal dunia tidak akan mempu hidup sendirian dan akan selalu membutuhkan bantuan orang lain.8. rasional serta mudah tersinggung.  Akal dan pikiran manusia. jujur dan baik hati. teknologi informasi. kerja sama. peramah. manusia dapat menggunakan tenaga kerbau. Adanya potensi dasar kemanusiaannya (sifat kasih sayang. sering disebut zoon politicon yaitu makhluk yang pada dasarnya ingin bergaul dengan sesama manusia lainnya (Aristoteles. ingin dihormati. Michel Angelo dari Italia dan John F. Setiap manusia. 384 – 322 M). dan sebagainya) merupakan potensi dasar manusia dalam mengembangkan pergaulan sosial yang 7  . Jiwa dan raga yang membentuk individu. dapat digunakan untuk menaklukkan alam dan makhluk lain serta sekaligus dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Napo-leon Bonaparte. Gepassioneerd jangkauan jauh ke depan. akurat. kurang obyejktif . yakni Tuhan Yang Maha Esa sebagai perwujudan nalar (akal dan pikiran) manusia dalam menemukan titik/pusat Ketuhanan (God Spot) sang pencipta  Manusia sebagai makhluk sosial. menang sendiri. Contoh.  Status sebagai makhluk sosial. senantiasa akan berusaha mengembangkan kemampuan pribadinya guna memenuhi berbagai kebutuhan dan mempertahankan hidupnya (survival). komunikasi. cinta kasih. pikiran. terdiri dari unsur jasmani (raga) dan rohani (jiwa) yang merupakan satu kesatuan. merupakan anugerah Tuhan yang tidak diberikan kepada mahluk lainnya sehingga manusia dapat membedakan yang baik dan buruk. Perasaan dan keyakinan manusia. gembira. Melakukan inovasi dalam bidang ilmu pengetahuan. rajin. telah dibekali potensi atau kemampuan (akal.

Ras Pokok Kaukaso id (Eropid) Ciri-ciri Rambut  pirang. Perawakan kecil. Negroid (Negrida) 3. Irdic (Arab Saudi. rambut ikal/ ber. Indian. Kalahari) Vedoid (Bugis) Ainu (Jepang) Australian (Aborigin) Asiatic (Jepang. rambut keriting. d.lebih luas. bibir tebal. Ras Manusia Ras (bahasa Arab = asal) dalam pengertian etnologi.  Contoh/Keterangan Bangsa Nordic (Eropa bagian utara : Swedia.ombak. Korea. Bangsa Alpin (Perancis. Kulit kuning/sawo matang. Pakistan dan Bangladesh). Negrida (Negroid) dan Mongoloid. 2. Rumania dan Jerman). muka bulat. hidung mancung. postur sedang. kulit putih. dan nyata berbeda dengan jenis lainnya. N o 1. Mongolo id (Mongol) Kulit hitam. tidak peduli bahasa atau adatnya. Cina dan Taiwan) Malayan (Indonesia) American (Meksiko) Info Kewarganegaraan 8 . kulit sawo matang. negara dan dunia. Ada tiga ras pokok yang ada di dunia : Eropid (Kaukasoid). merupakan penggolongan manusia yang jelas sekali memiliki kemiripan satu dengan lainnya. masyarakat. Finlandia).  badan tinggi dan mata  biru. rambut hitam ikal/lurus. Ras juga dapat diartikan sebagai segolongan orang (bangsa) berdasarkan ciri-ciri fisiknya atau rumpun bangsanya. tinggi. bangsa.           Melanosoid (Irian Jaya/Papua) Bangsa-bangsa Afrika Negrito (Sri Langka) Busman (G. Mediterania (Arab yang putih). yakni dari : keluarga.

wilayah tertentu. dizamannya !!!!!. Di masa mendatang. konflik sengit. Darwin. Darwin adalah seorang rasis tulen yang meyakini keunggulan bangsa kulit putih. Seperti terungkap jelas dalam pernyataan ini. perjuangan berdarah melingkupi alam kehidupan ini. Namun hingga saat ini. ”kera-kera mirip manusia ?” tak pelak lagi akan dimusnahkan. dan kemudian memusnahkan ras-ras kelas rendah.TEORI DARWIN TENTANG RAS MANUSIA Charles Darwin dalam bukunya The Descent of Man (1871). mitos leluhur 9 . Darwin sungguh mendapat sambutan baik. ras-ras lain akhirnya akan dihapuskan sama sekali. meskipun tidak sama. Pada saat yang sama. Ras pilihan adalah ‘bangsa kulit putih Eropa’. Sumb er : www/gogeel/Ras 2. Darwin dengan sangat jelas mengungkap pandangan rasialnya. Makna Bangsa Dalam memahami pengertian sebuah bangsa. Ia meyakini bangsa kulit putih pertamatama akan memperbudak. sedangkan Ras Asia atau Afrika gagal dalam perjuangan mempertahan-kan hidup. tidak sampai berabad-abad lagi. Apa itu bangsa ? sebagian ahli mendefinisikan mirip dengan komunitas etnik. adalah bahwa sejumlah ras berevolusi lebih cepat dan maju dari yang lain. Oleh sebab itu. telah banyak upaya-upaya yang dilakukan oleh para ahli dibidangnya. Hasil pemikiran yang menarik. Gagasan C. toeri C. dan ini mendorong yang kuat untuk berkembang. membangun keseluruhan teorinya pada konsep “perjuangan untuk mempertahankan hidup”. sementara ada ras-ras lain yang dianggap masih setingkat dengan kera. rasras manusia beradab hampir dipastikan akan memusnahkan dan menggantikan ras-ras biadab di seluruh dunia. C. Ditegaskan pula bahwa konflik serupa juga berlaku pada ras-ras manusia. Yang kuat selalu menang melawan yang lemah. belum ditemukan bukti apapun yang mendukung klaim teorinya (masih dalam khayalan). menyatakan bahwa manusia berevolusi dari makhluk mirip kera. Bahkan pada sub-judul bukunya "The Origin of Species: by way of Natural Selection or the Preservation of Favoured Races in the Struggle for Life" (Asal Usul Spesies: Melalui Seleksi Alam atau Pelestarian Ras-Ras Pilihan dalam Perjuangan Mempertahankan Hidup). Menurutnya. Bangsa adalah suatu komunitas etnik yang memiliki ciri-ciri : memiliki nama.

suatu akal yang terjadi dari dua hal.  Bung Karno (disampaikan dalam pidatonya pada tanggal.  Otto Bauer (Jerman) Bangsa adalah kelompok manusia yang mempunyai kesamaan karakter. Karakteristik tumbuh karena adanya kesamaan nasib. Contoh: bangsa Indonesia.  Ernest Renan (Perancis) Bangsa adalah suatu nyawa. yaitu sekelompok orang yang sudah mempunyai persamaan kesadaran bernegara dan kesadaran berpolitik tanpa membedakan ras atau volk. yaitu sekelompok orang yang sudah mempunyai kesamaan dalam kebudayaan. kenangan bersama. 1 . bangsa dapat diartikan ”kaum. Suatu bangsa merupakan golongan yang beraneka ragam dan tidak bisa dirumuskan secara eksak. dan sebagainya. 1 Juni 1945) Yang disebut bangsa yaitu : 1) Ras. sejarahnya. dan adat istiadatnya. serta berpemerintahan sendiri. Berikut ini pendapat beberapa ahli kenegaraan ternama dalam mendefinsikan sebuah bangsa :  Hans Kohn (Jerman) Bangsa adalah buah hasil tenaga hidup manusia dalam sejarah. 3) Natie. dan rakyat yang kemudian harus mempunyai kemauan atau keinginan hidup untuk menjadi satu. yaitu sekelompok orang yang mempunyai ciri-ciri jasmaniah sama yang dibawa sejak lahir. bangsa Jepan. agama. bahkan tidak lagi membedakan suku.  Jalobsen dan Lipman Bangsa adalah suatu kesatuan budaya (cultural unity) dan kesatuan politik (political unity). ras dan antar golongan (SARA). merupakan kumpulan orang yang sama asal keturunannya. 2) Volk. satu atau beberapa budaya yang sama dan solideritas tertentu.bersama. Dalam pengertian sosiologis. Ratzel (Jerman) Bangsa terbentuk karena adanya hasrat bersatu. Dalam pengertian yang sama. bahasa. yaitu rakyat yang harus bersama-sama menjalankan satu riwayat. Hasrat itu timbul karena adanya rasa kesatuan antara manusia dan tempat tinggalnya (paham geopolitik). Fokus Kita : Bangsa. bani” (Kuraisy. Israel) atau ”kasta” (Ksatria. bangsa termasuk ”kelompok paguyuban” yang secara kodrati ditakdirkan untuk hidup bersama dan senasib sepenanggungan di dalam suatu negara.  F.

serta Ras manusia). wilayah. Setelah mempelajari materi-materi tentang : Makna manusia (Aspek manusia. budaya publik bersama. disampaikan oleh Josep Stalin yang mengatakan bahwa ”suatu bangsa terbentuk secara historis.  Definisi yang menekan pada faktor obyektif. serta perasaan psikologis yang terwujud dalam budaya bersama”. disampaikan oleh Benedict Anderson yang mengatakan bahwa ”bangsa adalah suatu komunitas politik yang terbayang (imagined community) dalam wilayah yang jelas batasnya dan berdaulat”. dan sentimen. kehidupan ekonomi. memiliki mitos-mitos dan sejarah bersama. 2. kemudian Bangsa. wilayah dan institusi. Tipologi. Pendeka tan Materialis me Antropolo gik Materialis me Uraian Singkat Komentar 1 .Info Kewarganegaraan DEFINISI BANGSA Definsi-definsi bangsa. Sedangkan menurut Anthony D. menguasai suatu tanah air. berkisar dari yang menekankan faktor-faktor ”obyektif” seperti bahasa. agama. dilanjutkan Penugasan dengan menjawab pertanyaan atau pernyataan sebagai berikut : 1 1 Apa Penugasan Praktik Kewarganegaraan 1 sajakah perbedaan pokok manusia bila dilihat berdasarkan pendekatan-pendekatan sebagai berikut : N o 1. sampai definisi yang sepenuhnya menekankan faktor-faktor ”subyektif”.  Definisi yang menekankan pada faktor subyektif. persepsi. bangsa adalah suatu komunitas manusia yang memiliki nama. seperti sikap. perekonomian tunggal dan hak serta kewajiban bersama bagi semua anggotanya. Smith. Manusia sebagai makhluk individu dan sosial. adat istiadat. merupakan komunitas rakyat yang stabil yang terbentuk atas dasar kesamaan bahasa.

.................................................................................... ................................ ............................... ......... ............... Biologik Idealisme Antropolo gik 1 1 Berikan penjelasan tentang Tipologi manusia berdasarkan kepribadian tentang peranan faktor-faktor berikut dalam kehidupan sehari-hari ! a...................... ................................................................................................................ ..... setiap diri manusia secara kodrati telah diberikan akal............. ........................... ....................................................... . ......................................................... ............................................. 1 1 1 Tuliskan ........................... ............................... Bakat : ................................................................ .................................................................................................. .................................... ................................................................... ...... Karakter : ............................................................................... ............... 1 1 Pada 1 1 Berikan tanggapan penjelasan......... Beri penjelasan singkat pada kolom di bawah ini ! Fungsi Pokok Akal dan Pikiran ............................................................................... b...................... adakah di dunia ini ras manusia yang dikatakan paling unggul atau hebat ! .......................... Fungsi Pokok Perasaan dan Keyakinan ................................... ............ ......................... ............ ............ .............................................................................................. ................................................ perasaan dan keyakinan sehinga mampu memenuhi kebutuhan hidupnya dan mempertahankan hidupnya.............................................3....................... ........................................................................................ ....................................... ....................... ............. pikiran........................................................................................................................................................................... persamaan dan perbedaan pengertian bangsa menurut Ernest Renan dan Otto Bauer ! Persamaan Perbedaan ..................... .............. ....................... ..........

......... seperti tertulis dalam buku Negara Kertagama karangan Mpu Prapanca (1365).. yaitu status atau statum yang berarti "menempatkan dalam keadaan berdiri....................... ..... Kata staat maupun state berakar dari bahasa Latin............................ ...... Makna Negara a.... Dalam arti luas...................... ...... kota....... Negara adalah suatu organisasi yang timbul karena adanya kehendak dari suatu golongan atau bangsa........................ pengertian negara menurut beberapa pakar Nama Tokoh George Jellinek G........... Kranenburg 1 ................................... dan pemerintah yang berdaulat (baik ke dalam maupun ke luar)........F........... Niccolo Machiavelli memperkenalkan istilah La Stato dalam bukunya " II Principe" yang mengartikan negara sebagai kekuasaan.. Mr.............. 3.......... Hegel Pendapat Yang Dikemukakan Negara adalah organisasi kekuasaan dari sekelompok manusia yang mendiami wilayah tertentu.. ....... hubungan antardaerah........................ atau penguasa. 3... Jerman).......... Kata "negara" yang lazim digunakan di Indonesia berasal dari bahasa Sansekerta nagari atau nagara... Fokus Kita : Negara adalah organisasi yang di dalamnya ada rakyat. ........... .............. membuat berdiri......... . atau State (Inggris)...... wilayah yang permanen.. Sementara itu............... ....... Pengertian Negara Secara etimologis. dan menempatkan"... Buku itu juga mengajarkan bagaimana seharusnya seorang raja memerintah dengan sebaik-baiknya............W....... "negara" berasal dari bahasa asing Staat (Belanda....... dan hubungan dengan negara-negara tetangga......... 2.......... digambarkan tentang pemerintahan Majapahit yang menghormati musyawarah................ .. ..... Kata status juga dapat diartikan sebagai sesuatu keadaan yang menunjukkan sifat atau keadaan tegak dan tetap......... Negara adalah organisasi kesusilaan yang muncul sebagai sintetis dari kemerdekaan individual dan kemerdekaan universal......... Pada masa Kerajaan Majapahit abad XIV........ negara merupakan kesatuan sosial (masyarakat) yang diatur secara konstitusional untuk Berikut ini kenegaraan : N o 1................ yang berarti wilayah.. ...........................

ORGANISASI KESUSILAAN : Dalam pandangan G.W. keanggotaannya bersifat mengikat orang. suatu persekutuan hukum yang menempati daerah tertentu dan yang diperlengkapi dengan kekuasaan tertinggi untuk mengurus kepentingan bersama. Menurut J. 7.A. organisasi kekuasaan yang bertujuan mengatur dan menyelenggarakan masyarakat dengan Negara merupakan suatu tubuh yang persis sama seperti Ibnu Chaldun kekuasaan tersebut. dan kekuasaan tertentu. organisasi kesusilaan dan suatu integritas antara pemerintah NEGARA dengan rakyat. negara suatu 11 . disebut bangsa. 8. Negara adalah suatu organisasi manusia atau kumpulan manusia .F. daerah tertentu. Negara mengatasi seluruh golongan dalam masyarakat dan merupakan 1 suatu kesatuan yang organis. negara merupakan suatu integritas antara pemerintah dengan rakyat. Organisasi itu adalah ikatan-ikatan fungsi atau lapangan-lapangan kerja tetap. Tokoh teori adalah B. yaitu harus ada daerah. sudut pandang hukum. dan pemerintah yang berdaulat. R. Negara adalah suatu jenis dari suatu organisasi masyarakat yang mengandung tiga kritetia. Negara adalah alat (agency) atau wewenang ( authority ) yang mengatur atau mengendalikan persoalan bersama atas nama rakyat. Sedangkan menurut tubuh manusia.H. serta ada organisasi kekuasaan yang diciptakan oleh masa tua manusia dan mati (vergaan sekelompok yang ). Tubuh manusia mengalami masa lahir dan pandangan Kranenburg. : organisasi kekuasaan. negara adalah suatu tumbuh ( groi ). Logemann 6. hal tersebut maka negara membutuhkan berikut ini adalah Untuk klasifikasi pengertian negara yang ditinjau dari Tokohnya Robert Mc. . Spinoza. warga negara. karena negara memiliki kedaulatan tertinggi dan Dari beberapa pengertian tentang negara semua oleh para ahli. Negara adalah suatu masyarakat hukum . organisasi politik. Negara adalah organisasi kemasyarakatan (ikatan kerja) yang mempunyai tujuan untuk mengatur dan memelihara masyarakat tertentu dengan kekuasaannya. negara adalah suatu organisasi kesusilaan yang timbul dari sintesa antara kemerdekaan universal dengan kemerdekaan individual. Djokosoetono Negara adalah suatu bentuk 10 Mr. 5. Adam Muller. INTEGRALISTIK : Menurut pandangan tokoh teori ini. Hegel. Soenarko 9. Negara adalah suatu pergaulan hidup bersama dengan tata paksa. Mr. Nasrun ORGANISASI KEKUASAAN : pergaulan hidup tertentu (khusus) yangLogeman harus memenuhi tiga adalah syarat pokok: rakyat . ada masa muda dan dewasa ( bloei ). yang berada di bawah suatu pemerintahan yang sama. Roger Soltau Bellefroid F. Iver . tertentu. ORGANISASI POLITIK : Negara adalah suatu organisasi politik yang berbeda dengan organisasi lain.4. TINJAUAN 12 Hans Kelsen . dan di Indonesia . Karl Marx Negara adalah alat kelas yang berkuasa (kaum borjuis/ kapitalis ) untuk menindas atau mengeksploitasi kelas yang lain (proletariat / buruh). M.

dalam bukunya Politica. diperkirakan pada abad ke 4 SM. Plato. Sementara peradaban Yunani Kuno sendiri dimulai kira-kira pada 1200 SM. melihat bahwa negara ada karena adanya keinginan dan kebutuhan manusia yang beraneka ragam yang mendorong mereka untuk bekerja sama guna memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut. Polis Yunani terbentuk pada abad ke 8 SM dan mencapai puncaknya pada abad ke 5 SM. sudah dikenal pemerintahan dengan sistem ”demokrasi langsung”. Konsep ”pemerintahan oleh rakyat” ini. yaitu dari periode ketika peradaban Mycenaean hancur. sampai 323 SM (ketika Alexander Agung wafat). Menurut perkiraan para ahli sejarah. memberi 1 . terutama Athena. Polis berfungsi sebagai tempat tinggal bersama warga negara dan pemerintah dan sebagai benteng untuk menjaga keamanan dari serangan musuh. sudah dikenal sejak zaman Yunani kuno yang disebut ”Polis” atau ”negara kota”. sebagai sebuah bentuk organisasi politik dan sosial yang baru. ketika Alexander Agung berkuasa dan memperakpandakan tatanan polis yang sudah ada. sebagai guru Aristoteles. Menurut Aristoteles (384 – 322).Info Kewarganegaraan POLIS ATAU NEGARA KOTA Istilah negara. Pada negara kota atau polis. Polis atau negara kota di Yunani kuno yang terkenal adalah Sparta (berbentuk oligarki militer) dan Athena (berbentuk demokrasi) yang memungkinkan partisipasi rakyat dalam berbagai persoalan politik. Kehancuran Polis Yunani.

Hak untuk berpartisipasi dalam proses pembuatan keputusan (seperti berbicara. Setiap kebijakan diputuskan dalam diskusi terbuka. Agar berfungsi. Hak untuk mengadakan perjanjian perkawinan secara legal dengan sesama warga negara. yang telah 1) Sifat Memaksa Negara memiliki sifat memaksa. sifat hakekat negara mencakup hal-hal sebagai berikut : Fokus Kita : Sifat Hakekat negara berkaitan terbentuknya negara. Syarat menjadi warga negara adalah : harus pria dewasa yang nenek moyangnya orang Yunani dan berasal dari Polis tertentu. c. Tidak setiap orang adalah warga negara. Tiran tidak diakui atau ditolak. Semuanya merupakan warga negara pria dewasa. 1 . Keluarga besar dianggap paling kuat dalam masyarakat. b. sangat penting artinya bagi rakyat atau bangsa yang membutuhkan wadah yang dapat menjamin kelangsungan hidupnya. Hanya warga negara yang memiliki hak-hak istimewa sebagai berikut : a.nuansa kebebasan dan harmoni. Perubahan hanya mungkin dilakukan melalui proses debat terbuka dan konsensus (kesepakatan). d. Otoritas publik lemah. adat istiadat dan sebagainya. b. Hak untuk memiliki properti. Masing-masing negara kota (polis) terdiri atas raja. Miriam Budiardjo (1984). c. Hak untuk memilih. norma dasar menjadi tujuan. Perkembangan polis Yunani dapat dibagi dalam dua tahap : 1. dalam arti mempunyai kekuatan fisik secara legal. Periode Kuno. masyarakat membutuhkan ”perasaan” sebagai satu komunitas dan kemauan yang teguh para anggota untuk hidup menurut aturan-aturan tradisional tertentu. Hakekat berdirinya suatu negara. Sarana untuk itu. sebuah dewan. para budak dan orang asing dianggap bukan warga negara. adalah polisi. falsafah hidup perjalanan sejarah dan tata nilai erat dengan (fundamental yang ingin sosial-budaya dasar-dasar norm) yang diwujudkan. Anak-anak. Menurut Prof. 2. hak dan kewajiban rakyat. Setelah Periode Kuno : Terjadi perubahan pengaturan kekuasaan. bahasa. d. b. dan turut serta dalam pemungutan suara). Sifat Hakekat Negara Berdirinya suatu negara. dan sebuah majelis. sangat berkaitan erat dengan adanya keinginan manusia yang membentuk suatu bangsa karena adanya berbagai kesamaan ras. Polis ditandai oleh ciri-ciri sebagai berikut : a.

kita dapat membedakan pula pengertian negara dalam arti formal dan material sebagai berikut :  Dalam arti formal. 3) Sifat Mencakup Semua (AllEmbracing) Semua peraturan perundang-undangan yang berlaku adalah untuk semua orang tanpa kecuali. sejak itu pula kata ”negara” ditafsirkan dalam berbagai arti berikut ini. akan dikenakan sanksi hukum tertentu. sebab kalau seseorang dibiarkan berada di luar ruang lingkup aktivitas negara.tentara. negara diartikan sebagai masyarakat 1 HAKEKAT NEGARA . yaitu orang-orang yang melakukan kekuasaan tertinggi atas persekutuan rakyat yang bertempat tinggal dalam suatu wilayah tertentu. maka usaha negara ke arah tercapainya masyarakat yang dicita-citakan akan gagal. Negara dalam pengertian ini diartikan sebagai pemerintah (staat-overheid). yaitu dalam menetapkan tujuan bersama masyarakat. negara dapat mengatakan bahwa aliran kepercayaan atau partai politik tertentu dilarang karena dianggap bertentangan dengan tujuan masyarakat.  ”Negara” dipakai dalam arti penguasa. Dengan sifat memaksa ini. dan alat penjamin hukum lainnya. 2) Sifat Monopoli Negara mempunyai sifat monopoli. diharapkan semua peraturan perundangan yang berlaku ditaati supaya keamanan dan ketertiban negara tercapai. Misalnya. Dari dua penafsiran tentang pengertian di atas. yaitu suatu bangsa yang hidup dalam suatu daerah. Info Kewarganegaraan Sejak kata ”negara” diterima sebagai pengertian yang menunjukkan organisasi bangsa yang bersifat teritorial (kewilayahan) dan mempunyai kekuasaan tertinggi. di bawah kekuasaan yang tertinggi menurut kaidah-kaidah hukum yang sama. Karakteristik dari negara formal adalah kewenangan pemerintah untuk menjalankan paksaan fisik secara ilegal. yang perlu ada untuk menyelenggarakan kepentingan bersama dan mencapai tujuan bersama.  Dalam arti material. Bentuk paksaan yang dapat dilihat dalam suatu negara adalah adanya UU Perpajakan yang memaksa setiap warga negara untuk membayar pajak dan bila melanggar. (Umumnya dilaksanakan pada negara-negara Komunis).  ”Negara” dipakai dalam arti persekutuan rakyat. Hal itu perlu. negara diartikan sebagai organisasi kekuasaan dengan suatu pemerintahn pusat.

Penugasan Carilah sumber Praktik informasi lain baik dari2 buku. hal ini didasarkan pada kepercayaan bahwa segala sesuatu terjadi karena kehendak Tuhan. 5. Terbagi dalam Teori Ketuhanan Langsung dan Tidak Langsung : a. Terjadinya Negara Pada umumnya ada 3 (tiga) pendekatan dalam mempelajari terjadinya negara. koran. 2. majalah.J Stahl Haller Kranenbur g Jean Bodin Ajaran Yang Dikemukakan 1. 3. kemudian lakukan hal-hal Kewarganegaraan berikut : Rumuskan kembali yang dimaksud dengan manusia. Teori Teori Ketuhan an Tokoh Agustinus F. serta secara faktual. . bangsa dan negara di dalam suatu wilayah tertentu ! Berikan sekurang-kurangnya 3 (tiga) kriteria bahwa suatu manusia (rakyat) di dalam suatu wilayah tertentu disebut sebagai bangsa dan negara ! Berikan pendapat atau pandangan anda berkaitan dengan praktik-praktik sifat hakekat negara Indonesia di sekitar wilayah/daerah anda sendiri ! c. (Umumnya dilaksanakan pada negara-negara demokrasi). proses pertumbuhan primer dan sekunder. 1) Pendekatan Teoritis Terjadinya negara secara teoritis. bangsa dan negara ! Berikan penjelasan hubungan antara adanya manusia. Dewa bahkan Tuhan sendiri”. internet. adalah pendekatan yang didasarkan pada pendapat-pendapat para ahli yang masuk akal dari berbagai hasil penelitian. 4. buletin dan sebagainya. utusan Tuhan. Negara ada karena kehendak Tuhan. 2.(staat-gemenschaap) atau negara sebagai persekutuan hidup. Teori Ketuhanan Langsung : Bahwa suatu negara pada awalnya ada karena sudah kehendak Tuhan langsung. Secara ringkas pendekatan teoritis dapat dilihat pada matrik di bawah ini. sehingga beranggapan Raja adalah merupakan ”penjelmaan Tuhan. Contoh : Kaisar Tenno 1 1. yaitu : melalui pendekatan teoritis.

Hobbes. dapat diketahui melalui Konstitusinya negaranya dengan mencantumkan kalimat ” by the grace of Good” (Atas berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa). ”monarki 6. b. John Locke masyarakat). Negara yang dikehendaki ”monarki konstitusional”.J. Pada negara modern. Montesquie menyerahkan sebagian u kedaula-tannya kepada negara untuk menyeleng-garakan kepentingan masyarakat. Teori Ketuhanan Langsung : Bahwa negara ada memang sudah kehendak Tuhan. John Locke. Thomas menghendaki absolut”. Teori Perjanjia n Masyara kat 1. J. mengadakan perjanjian untuk Rousseau membentuk negara dan 4. Raja memerintah atas nama Tuhan. Negara terjadi karena adanya Hobbes kontrak sosial (perjanjian 2. perjanjian diadakan dengan penguasa (pactum subjectiones). 4. Masyarakat 3. 5. yang kemudian menjadi raja. Thomas 3. Rousseau. Pada tahap II. namun tidak secara langsung melainkan melalui penciptaan manusia terlebih dahulu.J.Heika Jepang dianggap sebagai keturunan Dewa Matahari dan Raja Fir’auan di Mesir Kuno mengaku dirinya Tuhan. bahwa pada tahap I perjanjian antar individu yang diadakan untuk membentuk negara (pactum unionis). J. (disebut Bapak Kedaulatan Rakyat) menghendaki bahwa raja 1 .

4. C. 3. melainkan kekuasaan alam yang berlaku setiap waktu dan tempat. seseorang karena kelebihanya atau er keistimewaannya baik karena 5.  Karl Marx. Aristoteles. negara terjadi karena adanya keharusan untuk menebus dosa orangorang yang ada di dalamnya. Dari hakikat manusia seperti ini. hukum lebih tinggi dari negara yang berdaulat. dan kekuasaan 2. Kedaulatan Hukum : Hukum memegang peranan dalam negara. Krabbe Teori Hukum Alam 1. Horald J. 3. Karl Marx 4. Leon adalah ciptaan mereka yang Duguit paling kuat dan berkuasa. Kedaulatan Negara : Kekuasaan tertinggi ada pada negara. negara dibentuk untuk mengabdi dan melindungi kepentingan kelas yang berkuasa. Jellinek a. Kallikles fisik. Hukum alam bukan buatan negara. Agustinus. Oppenheim  L. dan negaralah yang menciptakan hukum untuk mengatur b.  Negara terbentuk atas dasar Laski kekuasaan. terbentuklah berturut-turut “Keluarga → Masyarakat → Negara”. G. yakni keadilan. Paul an Laband 3. Toeri Kekuasa an 1.hanyalah mandataris rakyat dan karena itu dapat diganti. yaitu kaum kapitalis. A. manusia adalah zoon politicon. kecerdasan. B. 2 1. Vonthering Kedaulat 2. ekonomi maupun agama dapat memaksakan kehendaknya kepada orang lain. Negara yang baik mewujudkan cita-cita agama agama. bukan pada kelompok orang yang menguasai kehidupan negara. Plato Aristoteles Agustinus Thomas Aquinas . serta bersifat universal dan tidak berubah. 2. Duguit. Teori 1.

Dengan demikian lambat laun tumbuh kesadaran akan kebangsaan dalam bentuk negara nasional. terjadinya negara secara evolusi. kerajaan membeli senjata dan membangun semacam angkatan bersenjata yang kuat sehingga raja menjadi berwibawa. Fase Kerajaan (Rijk) Kepala suku sebagai primus interpas kemudian menjadi seorang raja dengan cakupan wilayah yang lebih luas. Sebagai pimpinan. 2 . yang kemudian berkembang luas baik karena faktor alami maupun karena penaklukan-penaklukan. Pertumbuhan Primer dan Sekunder Terjadinya negara berdasarkan pendekatan pertumbuhan primer secara ringkas dapat kita lihat pada bagan di bawah ini. Untuk menghadapi kemungkinan adanya wilayah/suku lain yang memberontak. 1. 2. Plato. Semua rakyat dipaksa mematuhi 3. kemudian berkembang luas menjadi kelompok-kelompok masyarakat hukum tertentu (suku). Thomas Aquinas. b.D. Suku/Persek utuan Masyarakat (genootscha ft) Nega ra Nasio nal Keraj aan (Rijk) Keterangan : Negara Demokr asi Fase Genootschaft Kehidupan manusia diawali dari sebuh keluarga. E. Kepala suku merupakan primus interpares (orang pertama di antara yang sederajat) dan memimpin suatu suku. Fase Negara Nasional Pada awalnya negara nasional diperintah oleh raja yang absolut dan tersentralisasi. kepala suku bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan kehidupan bersama. negara merupakan lembaga alamiah yang diperlukan manusia untuk menyelenggarakan kepentingan umum.

yang pada akhirnya mendorong lahirnya negara demokrasi. dan penaklukan. munculah negara yang menggantikan negara yang ada tersebut. Menurut pendekatan pertumbuhan sekunder. dan negara lain kemudian mengakuinya baik secara de facto maupun secara de jure. yang diungkap dalam sejarah (kenyataan historis). intervensi. Contoh: Liberia yang didiami oleh budak-budak negro kemudian menjadi negara merdeka pada tahun 1847. Ada keinginan rakyat untuk mengendalikan pemerintahan dan memilih pemimpinannya sendiri yang dianggap dapat mewujudkan aspirasi mereka. Pendekatan Faktual Pendekatan faktual adalah pendekatan yang didasarkan pada kenyataan-kenyataan yang benar-benar terjadi. Kenyataan terbentuknya negara secara sekunder tidak dapat dipungkiri. c. Namun karena adanya revolusi. 2 . Hanya ada sati identitas kebangsaan Fase demikian dinamakan fase nasional. Fase ini lebih dikenal dengan ”kedaulatan rakyat”. Pendekatan faktual antara lain mencakup:  Occopatie (Pendudukan) Hal ini terjadi ketika suatu wilayah yang tidak bertuan dan belum dikuasai kemudian diduduki dan dikuasai oleh suku atau kelompok tertentu. Contoh: lahirnya Negara Indonesia setelah melewati revolusi panjang yang mencapai klimaksnya pada tanggal 17 Agustus 1945.  Cessie (Penyerahan) Hal ini terjadi ketika suatu wilayah diserahkan kepada negara lain berdasarkan perjanjian tertentu.  Fusi (Peleburan) Hal ini terjadi ketika negara-negara kecil yang mendiami suatu wilayah mengadakan perjanjian untuk saling melebur menjadi negara baru Contoh : Terbentuknya Federasi Kerajaan Jerman pada tahun 1871. Lahirnya negara Indonesia otomatis yang mengakhiri pemerintahan Nederlands Indie (Hindia Belanda) di Indonesia. meskipun cara terbentuknya kadang-kadang tidak sah menurut hukum.kehendak dan perintah raja. negara sebelumnya telah ada. 4. Fase Negara Demokrasi Rakyat yang semakin lama memiliki kesadaran kemudian tidak ingin diperintah oleh raja yang absolut.

negara Israel banyak mencaplok daerah Palestina. Wilayah tersebut kemudian dihuni oleh sekelompok orang sehingga akhirnya membentuk negara. Contoh: ketika dibentuk pada tahun 1948. Diberikan “wacana” atau kliping sesuai dengan topik pembelejaran.  Innovation (Pembentukan Baru) Suatu negara baru muncul di atas wilayah suatu negara yang pecah karena suatu hal dan kemudian lenyap. Austria adalah salah satu negara yang kalah pada Perang Dunia I. dan ditulis pada lembar kertas. Kewarganegaraan Setelah mempelajari materi-materi tentang : Makna Manusia. Contoh: Negara Mesir yang terbentuk dari delta sungai Nil. Yordania.  Anexatie (Pencaplokan/Penguasaan) Suatu negara berdiri di suatu wilayah yang dikuasai (dicaplok) oleh bangsa lain tanpa reaksi berarti. Bangsa dan Negara. Setiap kelompok bekerja sama saling membacakan dan menemukan ide pokok serta memberi tanggapan 2 terhadap wacana/kliping. Contoh: Negara Republik Indonesia yang merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945 dari penjajahan Jepang dan Belanda. Kemudian di wilayah negara tersebut muncul negara baru yaitu Venezuela dan Columbia Baru.  Separatisme (Pemisahan) Suatu wilayah negara yang memisahkan diri dari negara yang semula menguasainya. 3 . lakukan Strategi Pembelajaran dengan Penugasan Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) atau Kooperatif Terpadu Membaca dan Menulis.  Accesie (Penarikan) Pada mulanya suatu wilayah terbentuk akibat naiknya lumpur sungai atau timbul dari dasar laut (delta).Contoh: Wilayah Sleewijk diserahkan oleh Austria kepada Prussia (Jermanz0 karena adanya perjanjian bahwa negara yang kalah perang harus memberikan negara yang dikuasainya kepada negara yang menang. Suriah. dan Mesir  Proclamation (Proklamasi) Hal ini terjadi karena pendudukan pribumi dari suatu wilayah yang diduduki oleh bangsa lain mengadakan perjuangan (perlawanan) sehingga berhasil merebut kembali wilayahnya dan menyatakan kemerdekaan. Mempresentasikan atau membacakan hasil kelompok. Contoh: Pada tahun 1939 Belgia memisahkan diri dari Belanda dan menyatakan Penugasan Praktik kemerdekaan. Langkah-langkah : Bentuk kelompok dengan anggotanya antara 3 – 4 orang. Buatlah kesimpulan bersama. Contoh: Negara Columbia yang pecah dan lenyap. kemudian menyatakan kemerdekaan.

kebudayaan. Keinginan untuk menonjol (unggul) di antara bangsa-bangsa dalam mengejar kehormatan. bahasa. yaitu : a. keaslian atau kekhasan. Friedrich Hertz (Jerman) dalam bukunya Nationality in History and Politich mengemukakan bahwa ada empat unsur yang berpengaruh dalam terbentuknya suatu bangsa. pengaruh dan prestise. agama. Pada masa penjajahan Belanda selama 350 tahun dan Jepang 3. kesamaan politik. jiwa dan semangat bangsa Indonesia dalam membentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945. Keinginan untuk mencapai kesatuan nasional yang terdiri atas kesatuan sosial.5 tahun. keunggulan. komunikasi. Unsur-Unsur Terbentuknya Bangsa Menurut Hans Kohn. perasaan dan agama. ras dan golongan yang terbentang dari sabang sampai merauke telah teruji dalam kurun waktu lebih dari 3 abad. b. c. dan solideritas. tekad. yakni kesamaan keturunan. kebanyakan bangsa terbentuk karena adanya faktor-faktor obyektif tertentu yang membedakannya dari bangsa lain. adat istiadat. Contoh : Terbentuknya bangsa Indonesia dengan kebhinekaan suku. Keinginan untuk mencapai kemerdekaan dan kebebasan nasional sepenuhnya. wilayah. Contoh : menjunjung tinggi bahasa nasonal yang mandiri. individualitas.C. UNSUR-UNSUR TERBENTUKNYA BANGSA DAN NEGARA SERTA PENGAKUAN DARI NEGARA LAIN 1. faktor obyektif terpenting terbentuknya suatu bangsa adanya kehendak atau kemauan bersama atau ”nasionalisme”. d. Keinginan akan kemandirian. Info Kewarganegaraan 2 . ekonomi. meskipun dengan berbagai politik pecah belah dan adu domba (devide et impera). yaitu bebas dari dominasi dan campur tangan bangsa asing terhadap urusan dalam negerinya. Dengan demikian. politik. agama. namun tidak mampu memisahkan niat.

adalah pengakuan dari negara lain (unsur deklaratif). yang justru memberikan sumbangan berupa tradisi dan kekuatan. 2. KONSTITUTIF MUTLA K 2. PEMERINTAH Adapun unsur lain WILAYAH BERDAULAT yang tidak mutlak (formalitas untuk memperlancar dalam tata pergaulatan internasional) yang dapat dipenuhi setelah negara tersebut berdiri. Negara ini telah menggelar wilayahnya jauh ke lingkaran Arktik sampai ke Alaska serta ke Samudra Pasifik sampai ke Hawaii. wilayah dan pemerintah yang berdaulat. Para perintis. perhatikan bagan berikut : UNSUR-UNSUR TIDAK TERBENTUKNYA MUTLA NEGARA DEKLARATIF K DE FACTO 2 DE JURE . Mereka telah berhasil mengatasi kesengsaraan akibat perang saudara. Hampir tidak ada kelompok ras yang tidak diwakili dalam jumlah yang besar di Amerika. Sejak semula. industri. Sesungguhnya. apabila memenuhi unsur-unsur minimal konstitutif. bangsa Amerika telah mengalami banyak ujian sebagai berikut : 1. Tidak mungkin kita memahami Amerika Serikat tanpa mempertimbangkan kebhinekaan penduduknya. Bangsa Amerika memiliki rakyat yang Bhineka Tunggal Ika . yakni berupa : adanya RAKYAT rakyat. menaklukkan daerah barat yakni dengan perjuangan yang terus menerus melawan bencana alam (kekeringan. Untuk lebih jelasnya. dan bukan karena teknologi komputer dan robotnya. dan sekaligus berteknologi tinggi. Unsur konstitutif. Unsur-Unsur Terbentuknya Negara Suatu negara dapat terbentuk. yakni pertumpahan darah antara sesama saudara sebangsa. merupakan syarat mutlak yang harus ada untuk mendirikan negara. tetapi acapkali kejam.TERBENTUKNYA BANGSA AMERIKA Bangsa Amerika. berupaya memapankan diri mereka di lahan kosong yang subur . karena tekad dan semangat serta nasionalisme rakyatlah yang telah menjelmakan Amerika Serikat menjadi sebuah negara besar. telah tumbuh dari sejumlah koloni yang bertebaran disana-sini pada abad ke-17 menjadi sebuah negara yang mencakup seluruh benua dengan jumlah penduduk lebih dari 235 juta jiwa. meskipun ketegangan antara kelompok. acapkali menimbulkan problema tersendiri. Para pemukim pertama. Amerika telah menjadi negara pertanian. banjir. Rakyat Amerika telah menyaksikan perubahan negara itu dari sebuah negeri yang berdiri sendiri dan terpencil menjadi sebuah negara adikuasa pada abad ke-20 yang terlibat dalam dua perang dunia dan 4 perang besar di Asia (Korea dan Vietnam) serta di Irak dan Afganistan. topan dan gempa bumi) 3.

Menurut ahli kenegaraan Oppenheimer dan Lauterpacht, suatu negara harus memenuhi syarat-syarat : rakyat yang bersatu, daerah atau wilayah pemerintah yang berdaulat dan pengakuan dari negara lain. Sedangkan menurut Konvensi Montevideo (Uruguay) tahun 1933 yang merupakan konvensi hukum internasional, negara harus mempunyai empat unsur konstitutif, yaitu sebagai berikut : a. Harus ada penghuni (rakyat, penduduk, warga negara) atau bangsa (staatsvolk) ; b. Harus ada wilayah atau lingkungan kekuasaan; c. Harus ada kekuasaan tertinggi (penguasa yang berdaulat) atau pemerintahan yang berdaulat; dan d. Kesanggupan berhubungan dengan negara-negara lain.

Fokus Kita :
Berdasarkan unsur konstitutif, negara dipandang sebagai satu kesatuan politis yang konkret, negara in concreto, sebagaimana terjelmanya negara dalam sejarah sebagai bentuk pengelompokkan sosial, sebagai asosiasi manusia. Jadi, bukan negara sebagai ide yang terlepas dari kenyataan sosialnya. Negara

a. Rakyat
Rakyat merupakan unsur terpenting negara, karena rakyatlah yang pertama kali berkehendak membentuk negara. Secara politis, rakyat adalah semua orang yang berada dan berdiam dalam suatu negara atau menjadi penghuni negara yang tunduk pada kekuasaan negara itu. Pembagian rakyat di dalam negara, dapat dilihat bagan berikut ini. 2

Fokus Kita :
Secara sosiologis, rakyat adalah sekumpulan manusia yang dipersatukan oleh rasa persamaan, dan yang bersama-sama mendiami suatu wilayah tertentu. Secara hukum, rakyat merupakan warga negara dalam suatu negara yang memiliki WARGA NEGARA BUKAN WARGA NEGARA

RAKYAT

PENDUDU K

BUKAN PENDUDU K Pembedaan rakyat berdasarkan hubungannya dengan daerah tertentu di dalam suatu negara, yaitu penduduk dan bukan penduduk.  Penduduk, adalah mereka yang bertempat tinggal atau berdomisili di dalam suatu wilayah negara (menetap) untuk jangka waktu yang lama. Secara sosiologis, penduduk adalah semua orang yang pada suatu waktu mendiami wilayah negara. Biasanya, penduduk adalah mereka yang lahir secara turuntemurun dan besar di dalam suatu negara. Di Indonesia, penduduk yang memiliki status kewarganegaraan disebut sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditandai dengan kepemilikan Akte Lahir atau Kartu Tanda Penduduk (KTP) bagi yang telah berumur 17 tahun ke atas. Warga Negara Asing (WNA) yang menetap di Indonesia karena suatu pekerjaan, juga disebut sebagai penduduk. Bukan Penduduk, adalah mereka yang berada di dalam suatu wilayah negara hanya untuk sementara waktu (tidak menetap). Contoh : para turis mancanegara atau tamu-tamu instansi tertentu di dalam suatu negara.

Sedangkan pembedaan rakyat berdasarkan hubungannya dengan pemerintah negaranya, yaitu warga negara dan bukan warga negara.

Warga Negara, adalah mereka yang berdasarkan hukum tertentu merupakan anggota dari suatu negara, dengan status kewarganegaraan warga negara asli atau warga negara keturunan asing. Warga negara juga dapat diperoleh berdasarkan suatu undang-undang atau perjanjian yang diakui sebagai warga negara (melalui proses naturalisasi).

2

Bukan Warga Negara (orang asing), adalah mereka yang berada pada suatu negara tetapi secara hukum tidak menjadi anggota negara yang bersangkutan, namun tunduk pada pemerintah di mana mereka berada. Contoh : Duta Besar, Konsuler, Kontraktor Asing, dan sebagainya).

Warga negara dan bukan warga memiliki hak dan kewajiban yang berbeda. Contoh : warga negara dapat memiliki tanah atau mengikuti pemilu, suatu hak yang tidak dimiliki oleh orang yang bukan warga negara.

b. Wilayah
Wilayah merupakan unsur mutlak suatu negara sebagai tempat berhuninya rakyat (warga negara) dan tempat berlangsungnya pemerintahan yang berdaulat. Jika warga negara merupakan dasar personel suatu negara, maka “wilayah” merupakan landasan material atau landasan fisik negara. Suatu bangsa yang berpindahpindah (nomaden) tidak akan mempunyai negara, walaupun mereka memiliki warga dan penguasa sendiri.

Fokus Kita :
Luas wilayah suatu negara, ditentukan oleh perbatasanya. Di dalam batas-batas itu, negara menjalankan yurisdiksi teritorial (kewenangan hukum kewilayahan) atas orang dan benda yang berada dalam wilayah itu, kecuali beberapa golongan orang dan benda yang dibebaskan dari yurisdiksi itu. Contoh : tempat Wilayah suatu negara, secara umum dapat dibedakan atas : wilayah daratan, wilayah lautan, wilayah udara dan wilayah ekstrateritorial.

 Wilayah Daratan
Wilayah daratan, merupakan wilayah di permukaan bumi dengan batas-batas tertentu dan di dalam tanah di bawah permukaan bumi. Wilayah daratan tidak sepenuhnya dapat dimiliki sendiri oleh suatu negara, karena ada kalanya harus berbagi dengan negara lain meskipun ada di dalam satu benua atau satu pulau. Batas wilayah suatu negara dengan negara lain di darat, dapat berwujud sebabagai berikut : 1) Batas Alamiah, yaitu batas suatu negara dengan negara lain yang terjadi secara alami dalam bentuk : sungai, danau, pegunungan, lembah, dan hutan. 2) Batas Buatan, yaitu batas suatu negara dengan negara lain yang sengaja dibuat oleh manusia dalam bentuk : 2

baik yang mencakup dua negara atau lebih pada umumnya ditentukan melalui suatu perjanjian atau traktat seperti contoh berikut ini. selat.ada gambar perbatasan negara Indonesia dengan negara lain ------ Carilah sumber Praktik informasi lain baik dari buku. 20 Juli 1891 dalam menentukan batas wilayah Hindia Belanda di Pulau Kalimantan.  Traktat antara Belanda dan Inggris pada tanggal. 12 Februari 1973. kawat berduri. -----. danau dan sungai dalam batas wilayah negara. yang dapat dihitung dengan adanya garis lintang dan bujur dalam bola dunia. yaitu batas wilayah suatu negara dengan negara lain yang dapat ditentukan melalui batas-batas secara geofisika. Misalnya letak negara Indonesia secara geografis berada pada lintang 60 LU. Batas-batas suatu wilayah daratan. kemudian lakukan hal-hal Kewarganegaraan berikut : Rumuskan kembali bagaimana suatu bangsa secara sosiologis maupun politis dapat terbentuk ! Berikan penjelasan hubungan antara adanya manusia dengan terbentuknya bangsa di dalam suatu negara tertentu ! Berikan penjelasan kembali mengapa unsur konstitutif. 3) Batas secara Geografis. majalah. 110 LS. Penugasan 4 internet.  Perjanjian antara Republik Indonesia dan Australia mengenai garis batas dengan Papua Nugini yang ditandatangani pada tanggal. Tidak semua negara memiliki lautan. 950 BB – 1410 BT.pagar tembok. oleh sebab itu khusus bagi 2 . koran. buletin dan sebagainya. merupakan unsur mutlak dalam berdirinya suatu negara ! Berikan Berikan sekurang-kurangnya sekurang-kurangnya 2 (dua) contoh 2 persamaan (dua) contoh dan berbedaan persamaan antara danwarga berbedaan negara antara dengan warga bukan negara warga dengan negara berdasarkan bukan warga haknegara dan kewajibannya berdasarkan ! hak dan kewajibannya ! Identifikasikan kembali dalam bentuk apa sajakah batas suatu negara dengan negara lain !  Wilayah Lautan Wilayah lautan merupakan perairan berupa samudra. tiang tembok. pos penjagaan dan patok. laut.

1) Res Nullius. diukur berdasarkan garis lurus yang ditarik dari garis dasar pantai ketika air surut ke arah laut bebas. yaitu res nullius dan res communis. awalnya ada dua konsepsi (pandangan) pokok mengenai wilayah lautan.Negara Republik Indonesia dengan luas wilayah 2/3 terdiri dari lautan hal ini merupakan karunia Tuhan yang patut disyukuri. maka wilayahnya menjadi 24 mil laut diukur dari pantai. Konsep ini dikembangkan oleh Hugo de Groot (Grotius) dari Belanda (1608) dalam bukunya Mare Liberum (laut bebas). yaitu konsepsi yang beranggapan bahwa laut itu adalah milik masyarakat dunia sehingga tidak dapat diambil atau dimiliki oleh masing-masing negara. Jadi. Sedangkan negara yang memiliki wilayah lautan dengan pulaupulau di dalamnya disebut archipelago state. yaitu konsepsi yang menyatakan bahwa laut itu dapat diambil dan dimiliki oleh setiap negara. Dewasa ini. Konferensi tersebut ditandatangani pada tanggal 10 Desember 1982 oleh 119 negara peserta (117 negara dan 2 organisasi kebangsaan di dunia). Konsepsi ini dikembangkan oleh John Sheldon (1584 – 1654) dari Inggris dalam bukunya Mare Clausum atau The Right and Dominion of The Sea. Karena konsepsi inilah Grotius kemudian dianggap sebagai Bapak Hukum Laut Internasional. Zona Bersebelahan (ZB) . Negara yang tidak memiliki lautan disebut land locked. suatu negara pantai dapat mengambil tindakan 3 2. 2) Res Communis. Pembahasan mengenai batas-batas wilayah lautan.ada gambar wilayah laut negara Indonesia dengan batas-batasnya -----N o 1. Di dalam wilayah ini. ---. Wilayah laut yang lebarnya 12 mil dari laut teritorial. jika suatu negara telah memiliki wilayah teritorial sejauh 12 mil. Batas Lautan Laut Teritorial (LT) Pengertian/Uraian Wilayah laut yang menjadi hak kedaulatan penuh suatu negara pantai dengan lebar wilayah 12 mil. yang dijadikan dasar hukum masalah wilayah kelautan suatu negara adalah berpedoman pada Hasil Konferensi Hukum Laut Internasional III tahun 1982 di Montigo By (Jamaika) yang diselenggarakan oleh PBB yaitu UNCLOS (United Nations conference on The Law of The Sea).

serta bebas pula memasang kabel dan pipa di bawah lautan ini. fiskal. Dalam wilayah ini. Negara pantai pantai yang bersangkutan dapat menangkap nelayan asing yang kedapatan menangkap ikan dalam ZEE-nya. Landas Kontinen (LK) 5. Landas Benua (LB) Untuk lebih memudahkan pemahaman tentang batas wilayah laut berdasarkan hasil Konferensi Hukum Laut Internasional III 1982. suatu negara boleh mengadakan eksplorasi dan eksploitasi dengan kewajiban membagi keuntungan dengan masyarakat Internasional 4. Wilayah daratan di bawah permukaan laut di luar laut teritorial dengan kedalaman 200 M atau lebih.dan menghukum pihak-pihak yang melanggar undang-undang bea cukai. Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Wilayah laut suatu negara pantai yang batasnya 200 mil ke laut bebas. Negara pantai dapat mengambil kekayaan alam lautan dan melakukan kegiatan ekonomi tertentu. Hal ini dimaksudkan untuk kepentingan penguasaan dan yurisdiksi kekayaan dalam dasar laut dengan negara tetangga. Negara lain bebas berlayar atau terbang di atas wilayahnya itu. 3. Wilayah lautan suatu negara yang lebarnya lebih dari 200 mil laut. (LT) 12 Mil (Z B) 12 Mil DARATAN NEGARA (B) LAU T (ZE E) 200 Mil ≥ Mil (LB )200 200 (LANDAS M KONTINEN) 3 . imigrasi dan ketertiban negara. perhatikan gambar berikut.

semua negara sepakat bahwa mereka dapat memiliki laut sepanjang pantainya.Perihal landas kontinen. walaupun pemilikan tersebut harus memperhatikan kepentingan masyarakat dunia dalam bentuk kebebasan pelayaran. Menurut konsepsi umum yang sekarang berlaku. Dalam laut teritorial semua ketentuan negara yang bersangkutan dapat diberlakukan. tetapi laut lepas harus bebas bagi semua orang. Pemerintah Indonesia merasa penting untuk menyelesaikan soal-soal garis landas kontinen dengan negara tetangga sebelum ditemukan deposit (endapan mineral) agar penyelesaiannya lebih mudah melalui cara-cara damai sebagai wujud semangat kebijaksanaan bertetangga yang baik (good neighborhood policy). Beberapa contoh hasil perjanjian landas kontinen yang telah ditandatangani. Pada tahun-tahun berikutnya. telah mengeluarkan Deklarasi tentang “Landas Kontinen” dengan kebiasaan praktik negara dan dibenarkan pula oleh Hukum Internasional bahwa suatu negara pantai mempunyai penguasaan dan yurisdiksi yang eksklusif atas kekayaan mineral dan kekayaan lainnya dalam dasar laut dan tanah di dalamnya di landas kontinen. pemerintah Republik Indonesia pada tanggal 17 Februari 1969. ditandatangani tanggal 17 Desember 1971 dan berlaku mulai tanggal 7 April 1972. demi menjamin keselamatan negara setiap negara berhak mengklaim bagian laut tertentu yang berbatasan dengan daratan sebagai bagian wilayahnya (laut teritorial). Perkembangan lebih lanjut. Info Kewarganegaraan PRAKTIK KENEGARAAN BATAS LAUT Praktik-praktik kenegaraan masa lalu memperlihatkan adanya kecenderungan pemilikan wilayah laut oleh negaranegara tertentu. Pada awal penentuan lebar wilayah laut teritorial 3 . 3) Persetujuan RI – Australia tentang penetapan atas batasbatas dasar laut tertentu di daerah Laut Timor dan Laut Arafuru sebagai tambahan pada persetujuan tanggal 18 Mei 1971. 2) Perjanjian RI – Thailand tentang landas kontinen Selat Malaka bagian Utara dan Laut Andaman. dan berlaku mulai tanggal 9 Oktober 1972. tuntutan terhadap lebar laut negara-negara pantai tidak sama karena tiap negara mempunhyai tujuan atau kepentingan yang berbeda. antara lain : 1) Perjanjian RI – Malaysia tentang Penetapan Garis Batas Landas Kontinen Kedua Negara (di Selat Malaka dan Laut Cina Selatan) ditandatangani pada tanggal 27 Oktober 1969 dan mulai berlaku tanggal 7 November 1969.

Sebagian besar negara memiliki wilayah laut. misalnya untuk kepentingan radio. sedangkan Elsavador menetapkan 200 mil. Berdasarkan undang-undang Negara Indonesia No. menentukan lebar wilayah lautnya hanya 3 mil. Australia dan Kanada. Pasal 1 Konvensi Paris 1919 meenyatakan bahwa negara-negara merdeka dan berdaulat berhak mengadakan eksplorasi dan eksplotasi di wilayah udaranya. lapisan atmosfir dalam jarak tembak meriam yang dipasang di darat. Myanmar (Burma). 20 Tahun 1982. Kemudian Konvensi Chiacago 1944 (Pasal 1) menyatakan ”Bahwa setiap negara mempunyai kedaulatan yang utuh dan ekslusif di ruang udara di atas wilayahnya”. Negara-negara yang tidak memiliki wilayah laut (land locked). Swiss. 11 Von Holzen Dorf 3 .ada gambar “Geo Stasioner 11 Lee Menurut Lee. Negara Indonesia berdasarkan Territoriale Zee en Maritime Kringen Ordonantie 1939. pada tanggal 13 Desember 1957 menetapkan ”Deklarasi Juanda” berdasarkan konsepsi negara kepulauan (archipelago state concept) yang dipertegas dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (PERPU) No. menetapkan lebar laut 3 mil (1 mil = 1852 m). antara lain : Afghanistan. 4 Tahun 1960. batas wilayah kedaulatan dirgantara yang termasuk orbit geo-stationer adalah setinggi 35. satelit. dianggap sama dengan udara teritorial negara. Hal ini kemudian diikuti dengan peraturan pelaksana mengenai ”lalu lintas damai kendaraan laut asing” dalam bentuk Peraturan Pemerintah (PP) No.  Wilayah Udara Wilayah udara adalah udara yang berada di wilayah permukaan bumi di atas wiliyah darat dan laut. Mongolia. Dengan demikian. 8 tahun 1962. dan Uganda. Berikut ini pandangan beberapa ahli mengenai batas wilayah udara. dinyatakan bahwa wilayah lebar laut = 12 mil diukur dari garis pangkal lurus (straight base line) dan semua pulau yang ada di dalamnya dianggap sebagai satu kesatuan yang utuh. dalam arti dapat di lalui oleh semua pesawat udara negara mana pun. Dalam perjuangan untuk mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia. -----------------------------.671 km. dan penerbangan. diukur dari garis terendah pantai tiap pulau di Indonesia. Di luar jarak tembak itu adalah udara bebas.terjadi silang pendapat.

negara tidak lagi mempunyai kedaulatan. negara dapat berdaulat di ruang armosfir selama masih terdapat gas atau partikel-partikel udara atau pada ketinggian 196 mil. subjacent state) hanya mempunyai hak atas wilayah/zona teritorial. dan Madrid (1911). ketinggian ruang udara adalah 1. Teori ini dikemukakan oleh Fauchille (1901). Tidak ada negara yang mempunyai hak dan kedaulatan di ruang udara. Namun pada tahun 1910. Menurut hukum internasional. Menurut Cooper (1951).  Negara kolong (negara bawah. 2) Teori Negara Berdaulat di Udara (The Air Sovereagnty) a) Teori Keamanan. Verona (1910). ruang udara itu bebas dan dapat digunakan oleh siapa pun. Menurut teori ini:  Setiap negara berhak mengambil tindakan tertentu untuk memlihara keamanan dan keselamatannya. “perwakilan 3 .  Wilayah Ekstrateritorial Wilayah ekstrateritorial adalah wilayah suatu negara yang berada di luar wilayah negara itu. 11 Henrich’s Menurutnya. Menurut teori ini. menyatakan bahwa suatu negara mempunyai kedaulatan atas wilayah udaranya sampai yang diperlukan untuk menjaga keamanannya. Di luar atmosfir. b) Kebebasan udara terbatas.Menurut Dorf. Menurut teori ini. Fauchille menetapkan bahwa ketinggian wilayah udara adalah 1. yaitu sebagai berikut : 1) Teori Udara Bebas (Air Freedom Theory) a) Kebebasan ruang udara tanpa batas.500 m. wilayah udara itu haruslah sampai suatu ketinggian di mana udara masih cukup mampu mengangkat (mengapungkan) balon dan pesawat udara. Ada dua teori tentang konsepsi wilayah udara yang dikenal saat ini. yang mengacu pada hasil Reglemen dalam Kongres Wina (1815) dan kongres Kongres Aachen (1818).000 meter dari titik permukaan bumi yang tertinggi. ketinggian diturunkan menjadi 500 m. teori ini bersumber dari hasil sidang Institut de Droit International pada sidang di Gent (1906). kedaulatan negara ditentukan oleh kemampuan negara yang bersangkutan untuk mengawasi ruang udara yang ada di atas wilayahnya secara fisik dan ilmiah. c) Teori Udara (Schacter). b) Teori Pengawasan Cooper (Cooper’s Control Theory).

Daerah ekstrateritorial mencakup : 1) Daerah perwakilan diplomatik di suatu negara Yaitu. Menurut Jean Bodin (1500-1596). Tidak seorangpun 5 Setelah mempelajari materi-materi tentang : Wilayah Lautan. gedung dan halaman keduataan sampai batas pagar. mengapa di dalam suatu wilayah ekstrateritorial para duta besar memiliki hak ekstrateritorial ! c 1 Pemerintah Yang Berdaulat Suatu pemerintahan yang berkuasa atas seluruh wilayah dan segenap rakyatnya disebut “kedaulatan” atau sovereignity. seorang duat besar memiliki hak ekstrateritorial (selain hak kekebalan diplomatik) yaitu hak kedaulatan atas bangunan. seseorang filsuf Perancis. Daerah ini juga bebas dari pengawasan dan sensor terhadap setiap kegiatan yang dilaksanakan di wilayah perwakilan tersebut. yang berarti “kekuasaan tertinggi”. Kata kedaulatan atau “daulat” berasal dari kata daulah (Arab) sovereignity (Inggris). Di tempat tersebut berlaku larangan bagi alat negara yang dituju (polisi dan penjabat kehakiman) untuk masuk tanpa izin. tempat perwakilan suatu negara lain. 2) Kapal yang berlayar di bawah bendera suatu negara Hal ini berlaku baik di laut lepas maupun di laut teritorial negara lain. Kedaulatan mempunyai sifat-sifat pokok sebagai berikut : 3 Penugasan Praktik . Kewarganegaraan Wilayah Udara dan Wilayah Ekstrateritorial. souvereiniteit (Perancis). supremus (Latin). Fokus Kita : Di dalam suatu wilauah ekstrateritorial. kedaulatan adalah kekuasaan tertinggi untuk menentukan hukum dalam suatu negara. Kekuasaan yang dimiliki pemerintah mempunyai kekuatan yang berlaku ke dalam (interne-souvereiniteit) dan ke luar (externe-souvereiniteit). dan souvranita ((Italia).diplomatik suatu negara di negara lain merupakan daerah ekstrateritorial”. Sebuah ka-pal dengan bendera tertentu diibaratkan sebagai pulau terapung (Floating land). Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut : Negara Indonesia memiliki wilayah laut yang luas dari Sabang sampai Merauke. tuliskan sekurang-kurangnya 3 (tiga) contoh kelebihan dan kekurangannya ! Berikan penjelasan. dampak apa sajakah yang akan ditimbulkan jika suatu negara tidak memiliki teknologi ruang angkasa/udara ! Berikan penjelasan.

Pemeriantah dalam rati organ. Pemerintah harus pula menghormati kekuasaan negara yang bersangkutan dengan tidak mencampuri urusan dalam negerinya. legislatif dan yudikatif. atau orang yang bertugas megnatur dan memajukan negara dengan rakyatnya.1) Asli.  Pemerintah dalam arti sempit. artinya kekuasaan itu tetap ada selama negara itu berdiri sekalipun pemegang kedaulatan berganti-ganti. artinya pemerintah berkuasa bebas. artinya pemerintah memiliki kewenangan tertinggi dalam mengatur dan menjalankan organsasi negara sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. kedaulatan dapat diartikan sebagai kekuasaan tertinggi negara (dulu : raja atau ratu) atas pemerintahan negara itu (Kamus Umum Bahasa Indonenesia). Pemerintah dalam arti luas. 3  . dapat dibedakan dalam arti sempit dan dalam arti luas. artinya kekuasaan itu tidak berasal dari kekuasaan lain yang lebih tinggi. artinya kekuasaan itu tidak dibatasi oleh kekuasaan lain. 4) Tidak terbatas (absolut). Badan ini terdiri atas presiden. wakil presiden dan para menteri (kabinet) yang menjalankan peraturan perundangan yang dibuat oleh/bersama lembaga legislatif. Dalam pengertian lain. 3) Tunggal (bulat). tidak terikat dan tidak tunduk kepada kekuatan lain. Bila ada kekuasaan lain yang membatasinya. adalah keseluruhan alat perlengkapan negara yang memegang kekuasaan negara yaitu meliputi kekuasaan eksekutif.  Dalam melaksanakan pemerintahan suatu negara. Kedaulatan ke luar. artinya kekuasaan itu merupakan satusatunya kekuasaan tertinggi dalam negara yang tidak diserahkan atau dibagi-bagikan kepada badan lain. pemerintah yang berdaulat adalah pemerintah yang memiliki kekuasaan tertinggi dalam Pemerintah adalah lembaga. kekuasaan tertinggi dalam suatu negara yang berlaku terhadap seluruh wilayah dan segenap rakyat negara itu. maka kekuasaan tertinggi yang dimilikinya akan lenyap. adalah suatu badan yang berwenang melaksanakan kebijakan negara atau perlengkapan negara yang melaksanakan fungsi pemerintahan saja (eksekutif). Fokus Kita : Kedaulatan adalah. kedaulatan yang dimiliki pemerintah dapat dibedakan sebagai berikut :  Kedaulatan ke dalam. 2) Permanen. Jadi.

perhatikan matrik berikut ini. pengertian kedaulatan kemudian juga mengalami perkembangan. Umat manusia mulai menyadari bahwa kemerdekaan negara dan kemerdekaan seseorang sebagai inti pengertian tentang kedaulatan juga dibagasi oleh kemerdekaan orang lain. Sejajar dengan kemajuan umat manusia. mereka dianggap sebagai utusan Tuhan.    Berkem bang pada abad V-XV  elakangi Dilatarb oleh Kehend ak Tuhan menjelma ke dalam diri raja atau penguasa (Paus).Info Kewarganegaraan TINJAUAN TENTANG KEDAULATAN Dalam tinjauan Hukum Tata Negara. Teori Kedaulatan Tuhan a. teori kedaulatan hukum dan teori kedaulatan rakyat. Kedaulatan personil. tumbuh pula kesadaran umat manusia. atau titisan dewa. Thomas Aquinas c. terdapat beberapa teori tentang kedaulatan yang dikemukakan oleh para ahli. masa Raja Haile Selassi (Ia`me-rasa diri dipilih oleh Tuhan). teori kedaulatan raja. kedaulatan diartikan sebagai kemerdekaan suatu negara terhadap negara-negara lain.  Belanda dengan rajaraja yang menganggap diri sebagai 3 .J. teori kedaulatan negara. b. sungai) dan udara. F. Marsillius d. yaitu menyangkut para kaula negara. Untuk lebih jelasnya. kedaulatan diartikan sebagai kekuasaan pemerintah negara yang tertinggi dan mutlak. Perkemba-ngan dan Latar Belakang Uraian pokok-pokok ajaran Keterangan 1. Tokoh. sesama bangsa dan antar negara. yaitu kedaulatan mengenai daerah kekuasaan yang mencakup wilayah : darat. danau. Kedaulatan dapat terbagi atas : a. Dalam praktik-praktik kedaulatan suatu negara. perairan (laut. Ethiopia. Dengan terbentuknya PBB sesudah Perang Dunia II. Kedaulatan teritorial. Stahl  Teori ini beranggapan bahwa raja atau penguasa memperoleh kekuasaan tertinggi dari Tuhan. Dalam tinjauan Hukum Internasional. warga negara dan penduduk atau rakyat. Oleh sebab itu. Agustinus b. Toeri. yaitu teori kedaulatan Tuhan.

 Raja berada di atas undang-undang.  Segala peraturan yang dijalankan oleh penguasa bersumber dari Tuhan. ke-kuatan.  Berk sekitar Raja juga merupakan baya-ngan dari Tuhan (Jean Bodin). Kedaulatan Raja a. manifestasi yang ada di dunia ini adalah Tuhan (menye-tarakan alam dengan Tuhan). 3 . Paul George  Kekuasa an pemerintah bersumber dari kedaulatan negara  Tsar di Rusia yang totaliter. Machiavelli 2) Jean Bodin 3) Thomas Hobbes 4) Hegel   Kedaula tan negara terletak di tangan raja sebagai pen-jelmaan kehendak Tuhan.perkembangan agama Kristen dan maraknya Pantheisme (paham yang menyatakan bahwa Tu-han bukan sebuah pribadi. 3. Dilat arbelakangi oleh perkembangan kekuasa-an yang sudah bergeser dari Gereja (Paus) ke raja. Jellinek b. Oleh sebab itu. negara adalah saya. By the grace of God (Atas Rahmat Tuhan). raja harus berkuasa mutlak dan tidak terbatas (N. wakil Tuhan.   embang abad XV.  Jepang pada masa Kaisar Tenno Heika yang dianggap sebagai titisan Dewa Matahari. Perancis pada masa Louis XIV (16431715) dengan ucapannya L’ Etat Cest moi yang berarti. melainkan bah-wa semua hukum. Machiavelli).  Agar negara kuat. rakyat harus patuh dan tunduk kepada perintah penguasa. Kedaulatan Raja 1) N. Rakyat harus rela menyerahkan hakhak asasi dan kekuasaannya secara mutlak kepada raja (Thomas Hobbes). 2.

dan digulingkan pada tahun 1917 melalui Revolusi Bol-shevik (Okto-ber) dengan paham komu-nis   Negaral ah yang menciptakan hukum. 4.  Dii lhami oleh gerakan Renaissance dan ajaran Niccolo Machiavelli tentang negara sebagai pusat kekuasaan. b.   Berkemban g setelah Revolusi perancis. dan Italia masa B. Jerman semasa Hitler.   Pemerin tah (negara) hanya berperan sebagai penjaga malam yang melindungi hak asasi manusia dan tidak boleh mencampuri urusan sosial- Indonesia menganut teori negara hukum modern. Oleh sebab itu. Negara Eropa dan Amerika pada umumnya menganut teori hukum murni. (staats souvereiniteit). Kant c.  Negara dianggap sebagai sumber kedaulatan yang memiliki kekuasaan tidak terbatas. kekuasaannya diserahkan kepada raja atas nama negara.  Karena negara itu abstrak.  Kekuasa an negara bersumber pada hukum. negara tidak wajib tunduk kepada hukum. sedang-kan hukum bersumber dari rasa keadilan dan kesadaran hukum. Diilhami oleh sembo-yan Revolusi perancis: Liberte.Laband  Be rkembang antara abad XV-XIX. g  Hukum (Nomokrasi) Krabbe Immanuel Kranenbur  Bahwa kekuasaan hukum (rechtssouvereiniteit ) merupa-kan kekuasaan tertinggi di dalam negara. dan Fraternite. Kedaulatan a. 3 . Mussolini me-rasa sebagai pusat kekuatan negara dan memerintah secara totalitersentralistik. Egalite.

Montesquie u d.  tah yang Pemerin berkuasa 4 . setiap tindakan negara harus didasarkan atas hukum (H. Solon b. & kebudayaa n masingmasing negara. 5. negara berfungsi dan berkewajiban mewujudkan kesejahteraan rakyat (welfare stateKranenburg). Kedaulatan Rakyat a.  Negara seharusnya menjadi negara hukum.  Penguas a dipilih dan ditentukan atas dasar kehendak rakyat/ umum (volonte generale) melalui perwakilan yang duduk di dalam pemerintahan. tetapi juga subyek dalam negara (demokrasi). John Locke c.  Rakyat sebagai pemegang kekuasaan tertinggi mem-berikan sebagian haknya kepada penguasa untuk kepentingan bersama.   Rakyat merupakan kesatuan yang dibentuk oleh individu-individu melalui perjanjian masyarakat (social contract)   Banyak dipengaruhi oleh teori kedaulatan Hukum yang menem-patkan rakyat tidak hanya sebagai obyek. Rousseau Berkemban g mulai abad XVIIXIX hingga sekarang.  Selain sebagai penjaga malam. Diterapkan di hampir semua negara.J. ideologi. Krabbe).ekonomi masyarakat (negara hukum murniImmanuel Kant). J. namun pelaksanaa nnya sangat tergan-tung pada re-zim yang berkuasa. Artinya.

............................................................. Unsurunsur Terbentuknya Bangsa dan Negara (rakyat...... 1......................... ........................................ Pendapat ..... ........................................................ .......................... sifat hakikat negara dan terjadinya negara )...................... Penugasan Praktik 6 Kewarganegaraan Setelah mempelajari materi-materi tentang : Makna Negara (pengertian...................... dilanjutkan Penugasan dengan menjawab pertanyaan atau pernyataan sebagai berikut : 1...................................... 4 ...... wilayah darat................................................ ......................................... Pendapat ................ 2......... ...............harus mengembalikan hakhak sipil kepada warganya (civil rights)....................... 3.................. Dari ketiga pendapat tersebut di atas........................................................ Secara ........ Kranenbu .................................... ko ............ Mr. Apa sajakah perbedaan pokok tentang makna (pengertian) negara berdasarkan hal-hal berikut : N Pengerti Uraian Singkat o an ................................................................... wilayah laut.............................................Soenar ..................... wilayah udara dan wilayah ekstrateritorial)................... Etimologis ........................... ................... rg ...... menurut anda manakah yang paling sesuai dengan kenyataan yang ada ! Berikan alasannya : .........................................................................................

................... Berikan penjelasan tentang sifat hakikat negara “Mencakup Semua” atau all embracing ! ......................................................................................... ..... .......... ................... Pengakuan Dari Negara Lain 4 .................................................................................................................................. ................ Perbedaan ........... ........................................................ 5....... ..................................................................................................2.................................... ......................................... . ................... ......................................... ................................. .......................... ........................................................ Berikan 2 (dua) contoh yang ada di sekitar wilayah anda : .. ..................................................................................... ... ....................... ................. 3.... Tuliskan nama-nama batas laut tersebut ! Laut Bagian Selatan ...................................................................................... ................................................................................................................ .......... .......... d........................... Wilayah Indonesia yang terbentang dari Sabang sampai dengan Merauke............................... Laut Bagian Utara ...................... ................ ............................................................................................................................................................................... 4.............................................................................. ................................................. ......... ......... ..... .................... ....................... ....................................................................... memiliki batas-batas wilayah laut dengan negara tetangga............................................. ..................................... .. ....................... ........................................................ Laut Bagian Barat ............ ............... .. ............................................................................................... bagaimanakah suatu negara dalam penguasaan ruang udara jika tidak memiliki teknologi ruang angkasa yang memadai! . .............. Tuliskan persamaan dan perbedaan Teori Kedaulatan Hukum dan Teori Kedaulatan Rakyat dalam praktik penyelenggaraan negara ! Persamaan ................ ............. Berikan tanggapan penjelasan.............

bisa juga bersifat sementara. bisa juga bersifat de jure. status sebagai negara merdeka merupakan prasyarat yang harus dipenuhi. dan keamanan. namun dalam tata hubungan internasional sangat diperlukan. dapat bersifat de facto.  Ketentuan hukum alam yang tidak bisa dielakkan bahwa suatu negara tidak dapat bertahan hidup tanpa bantuan dan kerja sama dengan bangsa lain. pertahanan. Sebab dalam tata hubungan internasional. memerlukan pengakuan dari negara lain karena beberapa pertimbangan berikut ini :  Adanya kekhawatiran akan kelangsungan hidupnya baik karena ancaman dari dalam (melalui kudeta) maupun karena intervensi dari negara lain.Pengakuan dari negara lain (deklaratif) meskipun bukan merupakan unsur pembentuk (konstitutif). Suatu negara yang baru merdeka. dan dengan tindakan ini mereka (negara-negara Pengakuan dari negara lain. Untuk lebih jelasnya. perhatikan bagan berikut : DE FAC BERSI TO FAT SEME NTAR BERSI A FAT TETA P UNSU R DEKL ARAT PENG IF AKUA N DARI NEGA RA LAIN DE JUR E BERSI FAT TETA P BERSI FAT PENU H 4 . politik. Pengakuan de facto bisa bersifat tetap. tidak terikat pada negara yang lebih dulu ada serta mampu melaksanakan kewajaibanpkewajiban menurut hukum internasional. misalnya dalam memecahkan masalah-masalah ekonomi. sedangkan pengakuan de jure bersifat tetap. bisa juga bersifat penuh. adalah perbuatan bebas oleh satu negara atau lebih negara untuk mengakui keberadaan suatu wilayah yang dihuni suatu masyarakat manusia yang secara politis terorganisasi. sosial budaya. Ketergantungan terhadap bangsa-banga lain itu sangat nyata. Fokus Kita : Pengakuan (recognition) dari negara lain.

negara Indonesia tetap memandang pengakuan dari negara lain hanya sebagai unsur deklaratif. Dalam kenyataan. pengakuan dari negara lain terhadap suatu negara hanya bisa menimbulkan hubungan di bidang ekonomi dan perdagangan (konsul). 2) Pengakuan secara De Jure a) Pengakauan de jure bersifat tetap Artinya. ekonomi dan diplomatik. Misalnya. Negara yang mengakui berhak menempati konsuler atau membuka keduataan. Sedangkan hubungan untuk tingkat duta belum dapat dilaksanakan. b) Pengakauan de jure bersifat penuh Artinya. b) Pengakuan de facto bersifat tetap Artinya. Pengakuan secara de facto dapat dibedakan menjadi : a) Pengakauan de facto bersifat sementara Artinya. 4 . terjadinya hubungan antara negara yang mengakui dan diakui meliputi hubungan dagang. Dengan demikian pengakuan secara de facto dapat sitingkatkan menjadi pengakuan secara de jure atau judicalfact. Info Kewarganegaraan PERIHAL PENGAKUAN DARI NEGARA LAIN Menurut Oppenheim. negara itu akan menarik kembali pengakuannya. pengakuan dari negara lain berlaku untuk selamalamanya setelah melihat adanya jaminan bahwa pemerintahan negara baru tersebut akan stabil dalam jangka waktu yang cukup lama. pengakuan dari suatu negara tgerhadap negara lain semata-mata merupakan syarat konstitutif untuk dapat menjadi An International Person. setiap negara mempunyai pandangan yang berbeda mengenai pengakuan de facto dan de jure. pengakuan yang diberikan oleh suatu negara tanpa melihat bertahan tidaknya negara tersebut di masa depan. Pengakuan ini bisa berlanjut pada terjalinnya hubungan dengan negara yang memberi pengakuan tersebut. Pengakuan secara de facto adalah pengakauan tentang kenyataan (fakta) adanya suatu negara. Karena itu.Keterangan : 1) Pengakuan secara De Facto Pengakuan secara de facto diberikan kalau suatu negara baru sudah memenuhi unsur konstitutif dan juga telah menunjukkan diri sebagai pemerintah yang stabil. Kalau ternyata negara baru tersebut kemudian jatuh atau hancur.

. Tuliskan nama-nama daerah darat/laut yang menjadi perbatasan antara Indonesia dengan Papua Nugini dan Indonesia dengan Australia ! .................................... Terutama.......................... Arab Saudi : November 1947....... Penugasan Praktik Simak baik-baik wacana berikut ini ! Kewarganegaraan 7 TNI Amankan Perbatasan RI – Australia Frekuensi pengamanan di wilayah perbatasan Indonesia dan Australia ditingkatkan meski ketegangan hubungan kedua negara telah berangsur-angsur menurun.... pertanyaan berikut ! 11/4/2006.. Afghanistan : September 1947......... Negara Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945 dan baru diakui oleh negara lain beberapa tahun kemudian (misalnya.......... negara Indonesia tetap berdiri sebagai negara dengan harkat dan martabat yang sama dengan negara lain................ yang dianggap memiliki tingkat kerawanan tinggi seperti Selat Merauke yang berbatasan dengan Australia............................. sebagai anggota yang ke 60.................... dan Belanda : Desember 1948)...................... Tuliskan pendapat atau pandangan anda dari judul wacana “TNI Amankan Perbatasan RI – Australia” ! ......” kata Panglima TNI....... Menurut Djoko. Uni Soviet : Mei 1948........................................ ”(Ada) tambahan personel ke perbatasan RI-PNG dan RIAustralia....... Sedangkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) baru mengakuinya pada tanggal 28 September 1950.... Suriah dan Irak : Juli 1947.. Panglima TNI Marsekal Djoko Suyanto menyampaikan hal itu usai memimpin upacara peringatan HUT ke-60 TNI Angkatan Udara (AU) di Jakarta........ ................................. 4 . . .................... 1.......... 2.. jawablah pertanyaanSumber : Media Indonesia.................. negara Mesir : Juni 1947........... tapi tidak ada penambahan pasukan di Papua...... .................. Lebanon : Juni 1947.. .................... Berdasarkan wacana tersebut di atas............... Minggu (9/4).....meskipun belum ada negara yang mengakui negara Republik Indonesia pada awal mula terbentuknya........... pihaknya akan menggelar pengamanan di wilayah perbatasan Indonesia dengan negara lain....................................

............................................................................... Jelaskan pendapat anda......................................................................................................................................................... ................................................................................................. .. Politik : ................. b..................... 4...................................................... Ekonomi : ........................ .... Info Kewarganegaraan TERBENTUKNYA NEGARA INDONESIA Istilah “Indonesia” untuk pertama kalinya ditemukan oleh seorang etnologi Inggris bernama James Richardson Logan tahun 4 .............. ............... .................................................. 5...................................................... .......... ............ ..... ............................................. 3....................................................................... .................... ........................................................................................................................................................................... .. ....................................................................................................... ................ ............ ................................ ...................................................................................................................................................................................................................................................... ...... bahwa di wilayah perbatasan Indonesia-Papua Nugini dan IndonesiaAustralia dewasa ini masih dianggap rawan................................................... ....................................... ............................................................................. .................................................................... Tuliskan faktorfaktor penyebab kerawanan tersebut ! .......................................................................................................................................................................................................................... ........ Tuliskan pendapata anda..................................................... adakah kepentingan Australia yang sering mengangkat “isu Papua” jika dilihat dari segi ekonomi dan politik ! a............................... .................................... ................................................................................ bagaimana solusi yang baik untuk menyelesaikan masalah kerawanan di perbatasan Indonesia-Papua Nugini dan Indonesia-Australia ! ....... Menurut Panglima TNI Marsekal Djoko Sutanto..

Perhinpunan Indonesia adalah suatu organisasi yang didirikan oleh pelajarpelajar Indonesia di negeri Belanda (1980). Sebab. Disamping bernama Indonesia.FUNGSI DAN TUJUAN NEGARA 1. Jadi Nusantara berarti. Sumber : Buku PMP Kelas 3. 1980. Organisasi itu pada mulanya bernama Indishe Vereeniging. “rangkaian pulau-pulau”. Kata Nusantara berasal dari bahasa Jawa Kuno. nama Indonesia lebih banyak digunakan. Istilah Indonesia secara resmi digunakan sebagai nama negara pada tanggal 17 Agustus 1945. Fungsi Negara Negara sebagai sebuah organisasi dalam menyelenggarakan kehidupan masyarakat. kepulauan Indonesia terletak diantara dua benua (Australia – Asia ) dan dua samudra (Indonesia dan Pasifik).1850. Kongres Pemuda II di Jakarta tahun 1928 menggunakan istilah Indonesia dalam rangka persatuan bangsa. Ia memakainya dalam rangka etnologi. Mereka menemukan istilah Indonesia itu dari kuliah-kuliah hukum adat yang diberikan oleh Prof. Kemudian juga oleh G. Kemudian nama itu diganti menjadi Indonesiche Vereeniging (1922). Kata Indonesia terdiri dari kata “Indus” (Latin = Hindia) dan “Nesos” (Yunani = pulau) atau “nesioi” – jamak. kepulauan kita terkenal pula dengan nama Nusantara. Akhirnya pada tahun 1884 seseorang etnolog Jerman yang bernama Adolf Bastian memakai juga istilah Indonesia itu. Akhirnya organisasi itu bernama Perhimpunan Indonesia (1922). Istilah Indonesia untuk pertama kalinya digunakan oleh Perhimpunan Indonesia. Dengan demikian. Cornelis van Vollenhoven. kata Indonesia berarti pulau-pulau Hindia.W. sebagai pengatur 4 . Earl yang menyebutnya “Indonesians” dan “Melayu-nesians” bagi penduduk kepulauan Melayu. Dalam perkembangan selanjutnya kedua nama itu digunakan untuk memberi nama kepulauan kita. Rangkaian kepulauan Indonesia terletak pada garis Bujur Timur 95 – 140 derajat dan 6 derajat Lintang Utara – 11 derajat Lintang Selatan. Dirjen Dikdasmen – Depdikbud. “The Island of Indonesia” (“Kepulauan Indonesia”). Pada tahun 1862 istilah Indonesia digunakan oleh orang Inggris yang bernama Maxwell dalam karangannya yang berjudul. “nusa” berarti “pulau” dan “antara” yang berarti “hubungan”. berarti “pulaupulau”). Secara politis. Hal ini dapat kita lihat dalam Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928. Kepulauan Indonesia menempati kedudukan strategis. memiliki fungsi yaitu. D. Maxwell memakai istilah Indonesia dalam rangka ilmu bumi. dengan diumumkannya proklamasi kemerdekaan Indonesia.

yaitu membuat undang-undang. Mengusahakan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat. 3) Fungsi Federatif. yaitu mengawasi agar semua peraturan ditaati (fungsi mengadili). 4 . 3) Fungsi Yudikatif. 2) Fungsi Eksekutif. Negara harus dilengkapi dengan alat-alat pertahanan yang kuat dan canggih. 2) Fungsi Eksekutif. Mengusahakan pertahanan untuk menangkal kemungkinan serangan dari luar. fungsi ini dianggap sangat penting terutama bagi negaranegara baru atau sedang berkembang. • • • Fokus Kita : Fungsi Negara pada umumnya. fungsi-fungsi negara mencakup hal-hal berikut : • Sebagai Stabilisator. Menurut para ahli kenegaraan. membagi fungsi negara menjadi 3 (tiga) : 1) Fungsi Legislatif. yang dilaksnakan melalui badan-badan peradilan. yaitu melaksanakan peraturan. fungsi mengusahakan kesejahteraan.kehidupan dalam negara untuk menciptkan tujuan-tujuan negara. yaitu membuat peraturan. Menurut John Locke. dan fungsi menegakkan keadilan. Pada masa sekarang. Teori ini dikenal dengan teori “Trias Politica”. yaitu melaksanakan undang-undang. fungsi mengadili temasuk bagian tugas dari eksekutif. yaitu untuk menjaga ketertiban (law and order) untuk mencapai tujuan bersama dan mencegah berbagai bentrokan dan perselisihan dalam masyarakat. menyatakan bahwa fungsi negara mencakup tiga tugas pokok: 1) Fungsi Legislatif. fungsi pertahanan.  Montesquieu. Menegakkan keadilan. 1) Fungsi Negara Menurut Para Ahli Para ahli hukum kenegaraan memiliki pandangan yang khas tentang fungsi negara sebagai berikut :  John Locke. yaitu mengurusi urusan luar negeri dan urusan perang serta damai. Masing-masing fungsi ini terpisah satu dengan yang lainnya. adalah meliputi fungsi : melaksanakan penertiban.

2) Bestuur. dan e) mengadakan pemungutan pajak. Jacobsen dan M. 4) Fungsi Jasa. 2) Policy Executing. Negara bertindak sebagai stabilisator. 4) Politie. membagi fungsi negara menjadi dua bagian: 1 1 Menjamin ketertiban (law and order). negara harus menjamin terciptanya ketertiban. Setiap negara berusaha meningkatkan taraf hidup masyarakat secara ekonomis.A. adalah 4 .  G. S. yaitu aktivitas yang mungkin tidak akan ada apabila tidak diselenggarakan oleh negara.H. Fungsi ini meliputi : a) memelihara angkatan perang untuk mempertahankan serangan dari luar atau untuk menindas pergolakan dalam negeri. yaitu fungsi menjamin ketertiban dan keamanan. membagi fungsi negara menjadi dua tugas pokok: 1) Policy Making. yaitu fungsi yang diperlukan demi kelanjutan negara. Untuk mencapai tujuan bersama dan mencegah bentrokanbentrokan dalam masyarakat. yaitu menyelenggarakan pemerintahan. d) mengadakan hubungan dengan luar negeri.H. yaitu membuat peraturan. berpendapat bahwa ada 3 fungsi negara : 3) Fungsi Esensial. Dewasa ini fungsi ini sangat penting. 3) Rechtspraak.  Mohamma d Kusnardi. c) memelihara pengadilan untuk mengadili pelanggaran hukum. Salah satu contohnya. 1 1 Mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.  Goodnow. Van Vollen Hoven. b) memelihara angkatan kepolisian untuk memberantas kejahatan. Lipman. menyatakan bahwa fungsi negara mencakup empat tugas pokok: 1) Regeling. yaitu membuat kebijakan negara pada waktu tertentu untuk seluruh masyarakat. yaitu melaksanakan kebijakan yang sudah ditentukan.. yaitu fungsi mengadili.

Info Kewarganegaraan PERBEDAAN FUNGSI DAN TUJUAN NEGARA Secara etimologis. baik moral. 2) Tugas Fakultatif : Meningkatkan kesejahteraan umum. Fungsi/Tugas Negara Secara Umum 1) Tugas Esensial : Mempertahankan negara sebagai organisasi politik yang berdaulat. penyelenggaraan pos dan telepon. Tugas essensial ini sering disebut tugas asli dari negara sebab dimiliki oleh setiap pemerintah dan negara manapun di dunia.M. maupun ekonomi. perlindungan deposito di Bank. kesehatan. Ketertiban dipelihara demi perlindungan. 5) Fungsi Perniagaan. 11 Fungsi konservasi (penyelamatan) dan perkembangan. Di antara contoh fungsi ini adalah jaminan sosial. bahwa negara dengan seluruh alat perlengkapannya dapat menjalankan fungsi-fungsi yang dapat dinikmati oleh generasi yang akan datang. Suatu tujuan tanpa fungsi adalah steril. danau. hasil pertanian. Bila kedua kata tersebut (fungsi dan tujuan) dikaitkan dengan negara maka dapat bermakna sebagai 5 . Tugas ini meliputi tugas internal (memelihara perdamaian. sungai. Fungsi ini dapat dilaksanakan oleh individu dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan. berpendapat bahwa fungsi negara sebagai berikut : 11 Fungsi memelihara ketertiban (order) dalam batas-batas wilayah negara. antara kata “fungsi” dan “tujuan” memiliki makna yang berbeda. dalam hal pemeliharaan hutanhutan. dan fungsi tanpa tujuan adalah mustahil. dan pendidikan rakyat. atau pengembangan industri. Mac Ivar. atau pembangunan jalan-jalan dan jembatan. ketertiban. intelektual. Contoh.  R. dan ketentraman dalam negara serta melindungi hak milik setiap orang) dan tugas eksternal (mempertahankan kemerdekaan negara). sosial. a. pencegahan pengangguran. Contoh: menjamin kesejahteraan fakir miskin.pemeliharaan fakir miskin. Tujuannya adalah untuk melindungi warga negara yang lemah. Fungsi ini dapat pula dilaksanakan oleh negara dengan pertimbangan bahwa modal swasta tidak mencukupi atau negara ingin memperluas penyelenggaraan berbagai fungsi di seluruh wilayah.

Bersifat abstrak – ideal. yang terlebih dahulu sudah ditetapkan. Menunjukkan dunia cita-cita. c. Menjadi ide yang statis kalau sudah ditetapkan. Perbedaan antara fungsi dan tujuan. Soltau. d. tujuan negara adalah untuk mencapai penghidupan dan kehidupan yang aman dan tenteram dengan taat kepada dan di bawah pimpinan Tuhan.berikut :  Tujuan. Tujuan Mengutamakan adanya sasaran yang hendak dicapai. dapat disebutkan sebagai berikut : a. dan kehidupan negara (rakyat). sangat penting artinya karena akan menjadi pedoman dalam menyusun. yakni suasana ideal yang harus diwujudkan. c. menunjukkan apa yang secara ideal hendak dicapai oleh suatu negara. b. sedangkan  Fungsi. tujuan negara adalah untuk menciptakan keadaan yang di dalamnya rakyat dapat mencapai keinginankeinginannya secara maksimal. Bersifat konkrit (dapat dirasakan dalam kehidupan). dan mengendalikan/mengerahkan segala kegiatan. adalah pelaksanaan cita-cita tersebut dalam kenyataan. b. tujuan negara adalah untuk menciptakan kesejahteraan. ketertiban. kondisi geografis. Pendapat Ahli Tentang Tujuan Negara  Plato. seluruh alat kelengkapan negara. Bersifat riil (nyata). Fungsi Menunjukkan keadaan gerak. aktivitas dan termasuk dalam suasana kenya-aan. bahwa tujuan negara adalah untuk memajukan kesusilaan manusia. sejarah terbentuknya. baik sebagai makhluk individu maupun sebagai makhluk sosial. Tujuan Negara Tujuan negara sangat berhubungan erat dengan organisasi negara yang bersangkutan.  Thomas Aquinas dan Agustinus. serta pengaruh politik dari penguasa yang bersangkutan. Pemimpin negara adalah wakil Tuhan karena kekuasaan yang dimilikinya berasal dari Tuhan. dan ketenteraman semua rakyat yang menjadi bagiannya. a. d. Fokus Kita : Tujuan negara.J. Merupakan pelaksanaan dari tujuan yang hendak dicapai tersebut. Pada umumnya. Menurut Roger F. Tujuan masing-masing negara sangat dipengaruhi oleh tata nilai sosial budaya.  H. 2. Laski. 5 . mengatur. tujuan negara itu memungkinkan rakyat untuk a.

kesusilaan. kekera-batan. Timu rakyat harus lemah dan negarawan r Lenk sebaliknya.  √ Dilatarbelaka ngi oleh keadaan negaranya saat itu yang 5 . Pemerintah/penguasa boleh ber-buat apa saja. Kekuasaan a. b. Louis XIV c. Tiong-kok/Cina d. Fred derick Agung. Kekuasaan  Negara (N. Kubh  Negara harus berusaha Kuno) ilai Khan mengum-pulkan √ Dilatarbelaka kekuasaan/kekuatan yang ngi oleh a. B. yang penting saudara. disiplin dan loyal itu yang untuk menghadapi banyak mebahaya-bahaya dari luar. seorang pemikir dan politikus dari Italia).  Rakyat harus dijauhkan dari kebu-dayaan. dapat dilihat pada matrik di bawah ini. dan sofisme (the ten evils). ngalami pembe Keselamatan dan rontakan dan kemakmuran tidak pe-rang diperlukan. hormat pada orang tua.b. kejujuran. Adolf Hitler d. Jeng berban-ding terbalik. Mussolini 2. yaitu agar dapat cerdik seperti “kancil” dan menakutnakuti rakyatnya seperti “singa”. seorang c. Negara keadaan nemenyi-apkan militer yang geri Cina saat kuat. Menitik beratkan pada sifat priba-di raja. kebaikan. asal untuk kepenti-ngan negara dalam mencapai ke-kuasaan negara yang a. semua itu dapat melemahkan jiwa seseorang (rakyat/prajurit). Atilla  Rakyat dan negara harus Negara b. musik. Pokok-popok Pendapat Penguasa Tokoh dan Latar Yang Dikemukakan Yang Belakangnya Menerapkan 1. Machiavelli 1469 – 1527. nyanyian. Nama Teori. sebesar-besarnya. hikayat. Alasannya. bila (Lord Shang his Khan negara ingin kuat maka Yang. adat. negara aman sentausa. Teori-teori Tentang Tujuan Negara Untuk lebih memahami tentang teori-toeri tentang tujuan negara.

perlu Bangsadibentuk satu negara di Bangsa (PBB). Pembentukan masingmasing negara merdeka hanya akan menimbulkan peperangan.     4. Pembentukan imperium bertujuan untuk kepentingan kemanusiaan. Perdamaian Dunia (Dante Alighieri 1265 – 1321. Keamanan dan ketenteraman manusia dalam negara dapat dicapai apabila ada perdamaian dunia. √ Dilatarbelaka ngi oleh keadaan negara Eropa . Negara harus membentuk dan mempertahankan hukum supaya hak dan kemerdekaan warga negara terpelihara. Banyak diterap-kan di negaranegara Eropa dan Amerika pada Adanya hukum yang umumnya dirumuskan dalam setelah abad perundang-undangan. hukum itu merupakan penjelmaan kehendak umum (volonte generale). seorang pemikir besar dari Prussia – Jerman) √ Dilatarbelaka ngi oleh adanya pertentangan antara Kaisar dengan Paus mengenai siapa yang paling berhak dalam kekuasaan negara. 5  3. yan tidak terletak pada masing-masing penguasa atau raja. seorang ahli hukum dari  Jerman). Pemerintah menghalalkan segala cara.banyak mengalami  pergola-kan dan perpecahan. Siapu pun yang melawan pemerin-tah/raja harus ditinak tanpa kom-promi. dan XVIII. Memberikan ins-pirasi bagi terben-tuknya (Liga BangsaBangsa atau LBB) dan selanjutnya diganti menjadi Dalam mencapai Perserikatan perdamaian dunia.  sebesar-besarnya. Jaminan Atas  Hak dan Kewajiban (Immauel Kant 1724 – 1804. meskipun harus melanggar sendisendi kesusilaan dan kebenaran. bawah satu imperium (Raja atau Kaisar). Seorang penguasa yang cermat tidak bertahan pada keyakinan /kepercayaan yang berlawanan dengan kepentingannya.

5. Negara harus benar-benar bertin-dak adil terhadap seluruh warga negaranya. Negara bukan sekedar pemelihara ketertiban hukum belaka. Banyak diterapkan di negaranegara Eropa dan Amerika. Dalam perkembangannya. teori-teori tentang tujuan negara menjelma menjadi paham-paham atau ideologi. Paham-paham tersebut adalah sebagai berikut : a. Negara  Kesejahteraan atau Walfare State (R.  √ Latar belakangnya hampir sama dengan Teori  Ja-minan atas Hak dan Kebebasan). tetapi secara aktif mengupayakan kesejahteraan warga negaranya.dalam  suasana pencera-han (enlightenme nt) yang  meagungagungkan otono-mi dan kebebasan  individu. Dari kata ini muncul istilah Fascio de Combattimento yang berarti “Barisan Tempur”. Dengan demikian. seorang ahli hukum Jerman). Peranan negara : menajga keterti-ban hukum dan melindungi hak serta kebebasan warganya. Mussolini menjadi Perdana Menteri Fasis Italia dari tahun 1922-1943. tetapi untuk kesejahteraan seluruh rakyat di dalam negara. tahun 1922 merupakan awal dimulainya praktik fasisme. Diterapkan di ke-banyakan negara modern yang menjunjung tinggi demokrasi dan menjamin keseimbangan antara kepentingan indi-vidu dan masya-rakat. Teori Fasisme Kata fasisme berasal dari kata “fascio” yang berarti “kelompok politik”. 5 . Negara tidak boleh turut campur dalam urusan pribadi dan ekonomi warganya. yang dipraktikkan di Italia pada zaman kediktatoran Mussolini (1883-1945). Kranenburg. Perlunya pemisahan kekuasaan antara eksekutif dan legislatif. Negara hukum bukan hanya untuk penguasa atau golongan tertentu saja.

negara bukan ciptaan rakyat melainkan ciptaan orang kuat. Secara lebih khusus. Jerman (Adolf Sebagai suatu sistem pemerintahan dalam pencapaian tujuan. Nazisme adalah salah satu jenis fasisme. 6) Pengaturan perekonomian sangat sentralistis. Bila orang kuat sudah membentuk organisasi negara. dikontrol. 4) Seluruh aspek kehidupan warga negara diatur. pengikut. para magister (para hakim) membawa seikat tongkat yang ditengah-tengahnya ditempatkan sebuah kapak yang kepalanya menonjol keluar (fasci dalam bahasa latin). dan kelompok pejuangnya memakai nama fascist. Mussolini menghidupkan kembali kata dan simbol itu di Italia pada tahun 1919. 7) Tujuan negara fasis adalah “Imperium Dunia”. 2) Adanya penindasan terhadap oposisi. fasisme adalah sistem kediktatoran yang menempatkan negara di tangan satu orang dan melarang setiap oposisi atau perlawanan. dan nasionalisme. Paham ini pernah dianut oleh negara Italia (Benito Mussolini). Info Kewarganegaraan ASAL MULA KATA FASIS Pada masa kekaisaran Roma. Pengikut Hilter di Jerman lebih suka menyebut diri mereka Sosialis Nasional dari pada fasis. fasisme adalah sistem pemerintah diktatorial Italia. Fasci ini melambangkan otoritas mereka. negara fasis memiliki ciri-ciri sebagai berikut : 1) Ditandai oleh kediktatoran satu partai yang kaku. dan dikendlikan secara ketat oleh pemerintah fasis yang sentralistis. Pemimpin bercita-cita untuk mempersatukan semua bangsa di dunia menjadi satu negara atau kekuatan bersama. maka negara wajib ”menggembleng” dan mengisi jiwa rakyat secara totaliter. diktatorial. 3) Menganut paham nasionalisme yang sempit.Secara umum. Meski demikian. dan seikat tongkat itu menjadi logo partai. kedua gerakan itu (Fasisme Italia di bawah Mussolini dan Sosialisme Nasionalisme Jerman di bawah Hilter) pada dasarnya sama. Fokus Kita : Menurut faham fasis. 5) Moralitas sering diabaikan demi mencapai tujuan negara fasis. yang kemudian terkenal dengan nasionalisme ekstremnya. 5 . Partai.

Teori Sosialisme Sosialisme berkembang secara luas di daratan Eropa (terutama Eropa Timur).b. Fokus Kita : Dalam pandangan individualisme. pelopor paham individualisme (liberalisme) dalam bidang politik. bukan individu untuk negara. Montesquieu. Individualisme dalam arti luas dapat dikatakan sebagai perjuangan menuju kebebasan (liberaisme). upah jam tidak 5 buruh kerja . Singkat kata. Mereka juga mengembangkan pemikiran rasionalisme dan humanisme sebagai buah dari “Revolusi Prancis” dan “Revolusi Industri”.  buruh yang tinggi. Teori ini muncul sebagai antiklimaks kekuasaan monarki absolut . individualisme sangat mengagung-angungkan kebebasan individu dalam mengejar kepentingan-kepentingannya. Rousseau. Voltaire. Penghisapan yang dimaksud antara lain :  rendah. Dalam artian ekonomis. kepentingan individu harus ditempatkan pada tujuan hidup manusia untuk mencapai kebahagiaan dan kemakmuran sebesar-besarnya. Teori Individualisme Teori ini muncul di tengah-tengah peradaban reformasi Barat. egalite (persamaan).  adanya jaminan kesehatan. negara hanya berfungsi sebagai “Penjaga Malam” (nachtwakerstaat). c. Menurut paham liberalisme. menyusul maraknya “Revolusi Industri” sekaligus penghisapan ekonomi oleh kaum kapitalis/borjuis terhadap kaum buruh/proletariat. antara lain John Locke. J. individualisme adalah paham yang mengajarkan bahwa negara ada untuk individu. Para tokoh ini selalu menyuarakan liberti (kebebasan). dan fraternite (persaudaraan). Negara tidak boleh ikut campur tangan dalam urusan pribadi. Dalam bidang ekonomi. yaitu sekadar menjaga keamanan dan ketertiban individu serta menjamin kebebasan individu yang seluas-luasnya dalam memperjuangkan kehidupannya. individualisme adalah paham yang mengajarkan bahwa kebebasan individu dalam arti kehidupan ekonomi tidak boleh dibatasi oleh peraturan pemerintah atau masyarakat. liberalisme baru muncul di abad XIX yang dipelopori oleh Adam Smith (Bapak Kapitalisme).J. dan Immanuel Kant. ekonomi dan Seara politis. kurang lebih pada abad XVII dan XVIII. Teori ini banyak diterapkan di Amerika Serikat dan sebagian besar negara Eropa.

Pelopor sosialisme antara lain Etienne Cabet. Pada tahap komunisme. Antara Sosialisme dan Komunisme. terinspirasi untuk mengembangkan dan memberi tanda revolusioner pada sosialisme. yaitu Tsar. kelas-kelas. kemiskinan Fokus Kita : Kelahiran sosialisme. Melalui revolusi yang berhasil pada bulan Oktober pada tahun 1917 – yang lazim disebut Revolusi Oktober/revolusi Bolshevik-Lenin ( yang kemudian dilanjutkan oleh pengikutnya Stalin) mendirikan negara Uni Soviet yang didasarkan pada paham komunisme. Mark sendiri tidak pernah menggerakkan revolusi. Ia menulis berbagai buku yang provokatif. sarana-sarana produksi dan distribusi dimiliki secara bersama-sama. dan terciptanya negara tanpa kelas. Selama hidupnya. seorang ahli ekonomi dan filsuf dari Prussia (Jerman). Sebab. sebenarnya kesamaan dan perbedaan pandang sebagai berikut : Persamaan Sosialisme dan Komunisme terdapat Perbedaan Sosialisme Komunisme Negara mempunyai a. Robert Owen. Hasil dari revolusi itu adalah terciptanya sosialisme. yang isinya antara lain meramalkan bahwa suatu saat kaum buruh dieksploitasi oleh kaum kapitalis akan menyadari nasibnya sendiri dan berbalik untuk menyingkirkan kaum kapitalis melalui suatu revolusi. Teman seperjuangan Mark adalah Friedrich Engels. sarana-sarana produksi dimiliki secara bersama-sama dan negara tanpa kelas tercipta. sekaligus menghancurkan pemerintah kapitalis-feodalis lama. Karena itu. Karl Marx. terkait erat dengan keberadaan kepitalisme yang sudah sangat eksploitatif. Tetapi pengikut setianya. hak milik pribadi. Negara hak campur tangan mengakui hak melakukan hak dalam berbagai segi milik pribadi atas milik pribadi atas kehidupan alat produksi alat produksi. Melihat derap langkah kapitalisme yang semakin menjerat dan menghisap kaum buruh itu. dan Albert Brisbane. 5 . yang merajalela di kalangan kaum buruh. hak milik pribadi pun belum sepenuhnya dihapus. yaitu Lenin dan Stalin menerjemahkan teori Mark menjadi suatu gerakan atau “aksi revolusioner”. dan negara benar-benar dihapus. Akan tetapi sosialisme bukanlah tahap akhir yang dicitacitakannya. dimana hak milik pribadi dan negara dihapus. Sosialisme menentang kemutlakan milik pribadi dan menyokong pemakaian milik pribadi tersebut untuk kesejahteraan umum. demikian pula kelas-kelas. Negara masih a. ia lebih tepat menyebut sosialisme sebagai tahap transisi menuju komunisme. negara belum sepenuhnya hilang. pada tahap sosialisme.

Menurut paham ini. Gagasan Soepomo ini kemudian menjadi dasar terbentuknya Tujuan Negara Republik Indonesia. Teori ini dipelopori oleh Benedectus De Spinozoa. dan Hegel. dan merata bagi segala cara. Keberadaan c. d. Untuk dilakukan demi b. serta  Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. bersama. setiap anggota c. paham integralistik merupakan aliran pemikiran yang paling sesuai dengan karakteristik bangsa Indonesia yang bersifat kekeluargaan (paguyuban). Keberadaan masyarakat. Fokus Kita : Paham Integralistik. Adam Muller.  Mencerdaskan kehidupan bangsa. negara merupakan susunan masyarakat yang integral. negara hanya negara di-perlukan untuk sementara untuk selamawaktu diperlukan. perdamaian abadi dan keadilan sosial. atau terdiri dari bagian-bagian yang membentuk suatu keseluruhan) ingin menggabungkan kemauan rakyat dan penguasa (negara). Dr. Di Indonesia. ne-gara kebahagiaan yang negara menggunakan sebesar-besarnya menghalalkan cara-cara damai. yaitu bersama secara sejahteraan memberi revolusioner. Hal ini terbatas.masyarakat. seperti termaktub dalam Pembukaan UUD 1945 Alinea IV:  Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia. Menurut Soepomo. lamanya. Paham ini melihat negara dan warga negara sebagai suatu keluarga besar. Untuk menciptakan ketercapainya tujuan sejahteraan menciptakan kenegara. 5 .  Memajukan kesejahteraan umum. beranggapan bahwa negara didirikan bukan hanya untuk kepentingan perorangan atau golongan tertentu saja. tetapi juga untuk kepentingan seluruh masyarakat negara yang bersangkutan. Soepomo pada permulaan sidang BPUPKI (Badan Penyidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) pada tahun 1945. paham integralistik pertama kali dikemukakan oleh Prof. b. Teori Integralistik Paham integralistik (dari kata Integral: suatu keseluruhan. yang anggota-anggotanya saling terkait sehingga membentuk satu kesatuan yang organis.

.............. Tujuan Negara ( pendapat tentang tujuan negara dan teori tujuan negara..................... kan ........................ Kesejahter ....... teori individualisme........ Stabilisator ... Demi kepentingan masyarakat umum..... Jelaskan fungsi-fungsi negara sebagai berikut : Fungsi Uraian Singkat Negara Sebagai ...... adalah negara sering mengorbankan kepentingan individu demi kepentingan negara atau bangsa secara keseluruhan....... .......... Kebersamaan atau kekeluargaan begitu dijunjung tinggi........ aan ........... teori fasisme.............................. antara lain ditebangnya pohon mangga di depan rumah dipotong begitu saja tanpa diberikan ganti rugi untuk atas nama “kepentingan umum” demi memperlancar pembangunan tiang listrik................................................ .............................................. Hal lain yang nampak sepele.............................................................. dilanjutkan Penugasan dengan menjawab pertanyaan atau pernyataan sebagai berikut : 1.............. bukan negara ada untuk individu..................................... ... 5 ............ menurut anda manakah di Indonesia yang sudah diterapkan dengan baik ! Berikan alasannya : ...................... .......Info Kewarganegaraan KELEMAHAN PAHAM INTEGRALISTIK Salah satu kelemahan paham integralistik... Contoh Penugasan Praktik Kewarganegaraan 8 Dari ketiga fungsi tersebut di atas......................................... Setelah mempelajari materi-materi tentang : Fungsi Negara (Fungsi dan tugas negara)......................... Mengusaha ... Sebab menurut paham ini..... Menegakka .... misalnya rumah rakyat (kepentingan individu) dapat digusur demi kepentingan pembangunan jalan raya (kepentingan umum) yang terkadang tanpa diberikan ganti rugi yang memadai.... individu ada untuk masyarakat/negara.. n Keadilan ............................... teori sosialisme dan teori integralistik)....

........... 6 ....................................................................................... ...................................................................................... .............. telah banyak dikemukakan oleh para ahli kenegaraan.......................................................................................................................................................................................................... Berikan tanggapan penjelasan singkat................................................................................................................................... .................... ....................................................................... ............ .............................................................................. Teori-teori tentang tujuan negara... Tuliskan intisari pendapat dari teori tujuan negara sebagai berikut ! Kekuasaan Negara .............................................................................. . ............................................. . . ........... 3................. ................ ................................................... ................................ .......... ........................................................ 4........... ................................ ..... Teori Komunsime ..................... ..................................................................... Eksternal : ........ ............ ............................................................................... Tuliskan perbedaan pokok antara Teori Sosialisme dan Teori Komunsime dalam praktik penyelenggaraan negara ! Teori Sosialisme ................ .. .............. ....... ...................... ..................................... ....... .............................................................................................................. Perdamaian Dunia ..... ............................................................................. bagaimanakah seorang Adolf Hitler sangat bersemangat dalam menerapkan fasisme (Naziisme) di negaranya (Jerman) ! ............................ ...... ................................. . ............... .................................... .............. 5.......................... Berikan penjelasan tentang tugas essensial negara ! ................................................................................................................................................. ........... ................................ .................................................................................................... Berikan contoh masing-masing yang internal dan eksternal : Internal : ............. ........................... Negara Kesejahteraan ..................................... 2.................................................................

....... akan mampu melahirkan sikap rela berkorban untuk memperoleh dan mempertahankan kemerdekaan serta kedaulatan negara....................... ..... Dengan kita mengerti dan memahami pentingnya semangat kebangsaan bagi setiap warga negara....................................................6..... E................. menjaga keutuhan serta persaudaraan antar sesama.. Semangat kebangsaan bagi setiap warga negara............. diharapkan mampu melahirkan jiwa nasionalisme (cinta tanah air) dan patriotisme (rela berkorban) dengan tetap menjunjung tinggi sikap-sikap sebagai berikut : a........... Mengutamakan kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan............ Berikan tanggapan penjelasan singkat....................... SIKAP SEMANGAT KEBANGSAAN (NASIONALISME DAN PATRIO-ISME) DALAM KEHIDUPAN BERMASYARAKAT............................................... serta penguasa setempat yang menghiasi rakyat/warga setempat sejak lama atau disebut dengan ”semangat kebangsaan”........................ harus dapat dijadikan motivasi spiritual dan horizontal dalam mencapai kemajuan dan kejayaan bangsa................................................................. b............... adat istiadat leluhur................. ................... ................ DAN BERNEGARA............ Hal ini merupakan bentuk keterikatan kepada tanah air...................................... ............ ................................................................................................. ................ keselarasan dan keharmonisasn hidup yang dilandasi oleh nilai-nilai ke-Tuhanan Yang Maha Esa............ sudah barang tentu memiliki keterikatan emosional dengan negara yang bersangkutan sebagai perwujudan rasa bangga dan memiliki bangsa dan negaranya................................... ............................................................................ b.................................................................................. .......... ................................................. Mengedepankan keserasian.................................. 6 ................. BERBANGSA...................................... Tuliskan sekurang-kurangnya 2 (dua) kelemahan dalam penerapan teori integralistik ! a.............. .......... Perasaan bangga dan memiliki terhadap bangsanya.................. mengapa Indonesia lebih memilih “Teori Integralistik” dalam penyelenggaran negara ! ....................... Setiap warga negara dari suatu negara................................................ .................................

Pemahaman tentang nasionalisme. Menjunjung tinggi nilai-nilai persatuan. e. atau memelihara kehormataan bangsa. bahasa. Menurut Ensiklopedi Indonesia. dan wilayah serta kesamaan cita-cita dan tujuan. Jiwa nasionalisme akan menjelma dalam ideologi negara yang berlandaskan pada keinginan untuk meningkatkan kesejahteraan bangsa dan negara secara utuh dan menyeluruh tanpa bergantung kepada bangsa lain. diartikan sebagai "kesatuan orang-orang yang bersamaan asal keturunan. yaitu paham kebangsaan yang mengandung makna kesadaran dan semangat cinta tanah air. 1. dan kemampuan bangsa sendiri. Menunjukkan kerelaan berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara. harapan. mempertahankan. Menghargai Hak Asasi Manusia (HAM). Nasionalisme dalam makna persatuan dan kesatuan. merasakan adanya kesetiaan mendalam terhadap kelompok bangsa itu. tidak diskriminatif dan bersikap demokratis. nasionalisme diartikan sebagai sikap politik dan sosial dari kelompok-kelompok suatu bangsa yang mempunyai kesamaan kebudayaan. g. dan kekuatan bangsa. Mengedepankan sikap berkeadilan sosial dalam hidup berbangsa dan bernegara. Fokus Kita : "Kebangsaan" terbentuk dari kata "bangsa" yang dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. bahasa dan sejarahnya. persaudaraan. kemakmuran. kebersamaan. dengan demikian. Di dalam jiwa nasionalisme." Sedangkan kebangsaan diartikan sebagai "ciri-ciri yang menandai asal bangsanya dan hal yang Untuk lebih memahami tentang semangat kebangsaan. serta berpemerintahan sendiri. berikut ini akan diuraikan tentang Nasionalisme dan Patriotisme. d. f. dapat dibedakan antara nasionalisme dalam arti sempit dan dalam arti luas : a. dan keharmonisan dengan sesama. adat. Nasionalisme juga dapat diartikan sebagai suatu ikatan antar manusia yang didasarkan atas ikatan kekeluargaan. tertanam sebuah keinginan untuk membangun negara sesuai dengan cita-cita. yaitu merupakan bentuk sebuah kesadaran keanggotaan di sautu bangsa yang secara potensial atau aktual bersama-sama mencapai. dan mengabadikan identitas.c. klan dan kesukuan. memiliki rasa kebanggaan sebagai bangsa. Nasionalisme dalam arti sempit 6 . Nasionalisme Kata “nasionalisme” secara etimologis berasal dari kata “nasional” dan “isme”. Menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan dan keadaban manusia.

menuntut setiap warga negara untuk menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan. dan hasrat untuk mencapai kehormatan negara. Oleh sebab itu. terejawantahkan dalam bentuk kesetiaan/loyalitas tertinggi hanya 6 . Ein Fuhrer (satu negara. Ein Volk. perluasan daerah untuk merebut ruang hidup (labensraum) bagi ras leluhur (herrenrasse) Teuton. Dalam melakukan kerjasama dengan negara lain. Persatuan dan kesatuan. serasi dan seimbang. hasrat untuk mencapai keaslian. serta pemulihan harga diri dengan pemerintahan militer yang bersatu – Ein Reich. kepentingan dan keselamatan bangsanya. satu bangsa dan satu pimpinan). dilaksanakan dengan persenjataan. Paham yang demikian sering dikenal dengan istilah Chauvinisme. harus mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa.Nasionalisme disini diartikan sebagai perasaan kebangsaan atau cinta terhadap bangsanya yang tinggi atau berlebih-lebihan. sehingga memandang bangsa lain lebih rendah. adalah perasaan cinta atau bangga terhadap tanah air dan bangsanya dengan tetap menghormati bangsa lain karena merasa sebagai bagian dari bangsa lain di dunia. Fokus Kita : Nasionalisme menurut Friedrich Hertz (Jerman).  Prinsip Kebersamaan Penerapan prinsip kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari. hasrat untuk mencapai kemerdekaan. Nasionalisme dalam arti luas Nasionalisme dalam pengertian luas. mencanangkan program Partai Nazi ( Naziisme) yang berdasarkan nasionalisme sempit. Nasionalisme merupakan hasil interrelasi dan interaksi b. yaitu menuntut kepada setiap warga negara agar memiliki sikap “pengendalian diri” untuk mengarahkan aktivitasnya menuju kehidupan yang selaras. nasionalisme dalam arti luas terkandung prinsip-prinsip : Kebersamaan. Gerakan chauvinisme Jerman. Nilai kebersamaan. yaitu : hasrat untuk mencapai kesatuan. misalnya yang pernah dianut oleh bangsa Itali (masa B. serta tetap memandang bangsa lain sama derajat dan terhormatnya sebagaimana bangsanya sendiri. Mussolini). Di masa Hitler berkuasa (1921 – 1945). rasisme (terutama anti Yahudi). autoriterisme dan militerisme. Demokrasi atau demokratis. Jepang (masa Tenno Haika) dan Jerman (massa Hilter).  Prinsip Persatuan dan Kesatuan Dalam penerapan prinsip persatuan dan kesatuan. mengandung 4(empat) unsur.

setiap warga negara harus mampu mengedepankan sikap . Ini berarti setiap warga negara harus mampu mengesampingkan kepentingan pribadi atau golongannya yang dapat menimbulkan perpecahan dan anarkhis (merusak). 6 . adalah adanya tekad untuk hidup bersama yang mengutamakan kepentiangan bangsa dan negara yang tumbuh dan berkembang dari bawah untuk bersedia hidup sebagai bangsa yang bebas.  Prinsip Demokrasi/Demokratis Prinsip demokrasi/demokratis. adil dan makmur. kesetiakawanan sosial. solideritas dan berkeadilan sosial. berkedaulatan. memandang bahwa setiap warga negara mempunyai kedudukan. bersatu.untuk kepentingan negara. merdeka. peduli terhadap sesama. Untuk tetap tegaknya prinsip persatuan dan kesatuan. Karena hakikat semangat kebangsaan. hak dan kewajiban yang sama.

pernah menonjol di wilayah ini karena perkembangan dan pertumbuhan ekonomi. kultural. Kondisi kita lebih cocok jika dilukiskan sebagai cenderung asyik di antara kita sendiri. Selanjutnya perlu juga ditegaskan. Siap membela negara dan kepentingan tetap kita perlukan. penyakit. pemerintah. Dalam kerangka kontekstual itu pula. Namun . 6 Nasionalisme yang tetap berakar. dan seni budaya. Ambillah. alasannya kuat. India. serta cerdas. globalisasi membawa serta hal-hal merugikan. maupun bisnis. secara cerdas dan bijak. misalnya. Diantaranya dalam komitmen warga mengejar pendidikan. Mengapa tidak bangkit bersama menghadapi dan mengejar ketertinggalan ? Siapa kita ketuk hati dan pikirannya agar membawa kebangkitan dan komitmen bersama mengejar ketinggalan itu ? Para pemimpin. . membangun sikap budaya dan orientasi nilai yang menunjang kemajuan. berpenduduk 220 juta. asyik saling menyalahkan. tepat sambutan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar kita memahami perkembangan baru seperti globalisasi dengan sikap rasional. Kita negara kaya alam. Kamis 23 Maret). nasionalisme sebagai sikap bangsa berarti mencintai sesama warga bangsa. menghargai pendidikan. partai. adalah kesadaran dan komitmen para pelaku bisnis. Sekarang kita ketinggalan dari Malaysia. bijak. tanah air.Info Kewarganegaraan NASIONALISME YANG DIPERLUKAN Nasionalisme sebagai paham kemasyarakatan mau tidak mau bersifat konstekstual. nasionalisme macam apa yang kita perlukan ?. Tidak kurang penting. Justru agar kita menyikapinya dengan cerdas. masyarakat. Diingatkan oleh Presiden agar kita jangan gamang menghadapi globalisasi. alam. membangun saling percaya. kondisi kita secara umum masih terpuruk. Diterjemahkan sebagai disiplin. asyik kurang saling percaya. dan kini dari Vietnam. tulus. paham dan sikap nasionalisme itu kita aktualisasikan sekarang. dengan nasionalisme yang juga kontekstual (Kompas. Lebih jauh sikap cinta dan membela tanah air. Masuk akal jika kita bertanya. elite politik. dan emosional belum muncul sikap kita bersama untuk bangkit dan mengejar ketinggalan itu. sekaligus juga kesempatan yang agar kita pilih dan kita manfaatkan secara kritis dan konstruktif. dan musibah yang membuat perikehidupan kita bersama bertambah memprihatinkan. Meskipun sekali lagi. organisasi kemasyarakatan. pemerintahan. dan kesempatan pada wilayah negara. menghargai prestasi. bersetia kawan. warga dan budaya bangsa itu perlu dijabarkan diberi makna yang aktual. Diingatkan pula. serta memanfaatkan peluang bagi kemajuan dan kesejahteraan rakyat. Kita perlukan untuk menghadapi persoalan dan tantangan ke dalam maupun keluar. kerja keras. asyik berbeda pendapat. penghayatan dan pelaksanaannya tak bisa terlepas dari perkembangan dan perubahan zaman. Thailand. pandai mengelola uang. aktual. Dinyatakan dalam sikap mendahulukan kepentingan umum dan kepentingan bersama karena itu pantang menyalahgunakan kekuasaan. Namun. tetapi konstekstual. bahkan disertai aneka bencana alam. China. secara rasional.

dan martabat bangsa dan negara. Bagi mereka yang lain. jiwa/raga) demi bangsa dan negara. ada juga yang menjadi petugas dapur umum.  Pada Masa Damai (Paska Kemerdekaan) Setiap warga negara yang tidak mengalami masa perang (paska kemerdekaan). yaitu sikap yang gagah berani. cinta tanah air. merupakan bukti sikap patriotik yang didasari oleh rasa cinta tanah air atau semangat nasionalisme sebagai warga bangsa. Semangat patriotisme dapat melahirkan seorang pejuang sejati. penguasaan terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi. sikap dan perilaku terpuji. berusaha mengangkat senjata. Sikap patriotisme. menolong yang terluka/meninggal. Pejuang bangsa yang mempunyai semangat. pantang menyerah dan rela berkorban (harta. ikut bertempur secara fisik ke medan perang. Setiap warga negara yang mampu. dalam mewujudkan semangat patriotisme yang dilandasi oleh rasa nasionalisme antara lain : mampu menegakkan hukum dan kebenaran. kejayaan dan kemakmuran tanah airnya. 6 .11 Patriotisme Makna “patriotisme” yang berasal dari kata “patriot” dan “isme”. atau sumbangan dalam bentuk harta benda dan lain-lain. merupakan sikap yang bersumber dari perasaan sangat cinta kepada tanah air sehingga menimbulkan kerelaan berkorban untuk bangsa dan negaranya. memelihara persaudaraan dan persatuan. meningkatkan kemampuan diri secara optimal. merupakan sifat kepahlawanan atau jiwa pahlawan (Indonesia) atau heroism dan patritism (Inggris). dan lainlain. Semua kegiatan tersebut. memajukan pendidikan dengan memberantas kebodohan dan kemiskinan. Pengejawantahan sikap patriotisme dapat dilaksanakan pada masa darurat (perang) atau masa damai. dimana ia rela mengorbankan segala-galanya bahkan nyawa sekalipun untuk kemajuan. kedaulatan.  Pada Masa Darurat (Perang) Merupakan perjuangan dalam melawan penjajah dalam mewujudkan kemerdekaan.

tidak dapat dipisahkan dengan nasionalisme. agresi. dan lain-lain) demi keutuhan negaranya.Info Kewarganegaraan PATRIOTISME Dalam bahasa Yunani. Patriotisme menjadi berjalin dengan demokrasi dan nasionalisme. Penerapan Semangat Kebangsaan Pembahasan tentang patriotisme. dapat terjadi pada setiap bangsa dan dalam segala jaman. Para penyelenggara negara dituntut memiliki kemampuan dalam upaya menegakkan kebenaran dan keadilan serta mengantisipasi berbagai ancaman negara baik dari dalam (separatisme. Patriotisme yang berlebihan menjurus ke arah chauvinisme atau jingoisme. 3. dan kepentingan rakyatnya. Semangat kebangsaan harus diimbangi 6 . korupsi. karena keduanya merupakan perwujudan semangat kebangsaan. usia. dan persenjataan baru lainnya. Hampir dalam sepanjang sejarah umat manusia. “patritosme” berasal dari kata “patris” yang berarti tanah air. propaganda yang mendeskriditkan. Dalam akhir 1880-an bangsa-bangsa Barat merasa berutang budi. Narkoba. kebanggaan terhadp sejarah dan kebudaya-annya. Pada pertengahan tahun 1900-an bangsa-bangsa Jerman dan Italia di bawah Adolf Hilter dan Benito Mussolini merasa mempunyai tugas patrotik untuk memperlebar batas-batas kawasan daerahnya. senapan mesin. Patriotisme berarti rasa kecintaan dan kesetiaan seseorang pada tanah air dan bangsanya. Sikap kebalikan Patriotisme : kosmopolitisme. dari segala bangsa. dan lain-lain ) maupun dari luar (intervensi. konflik antar suku. dan jaman. dan dengan demikian mengalihkan kebudayaannya pada rakyat jajahan. maka wajib memajukan tanah jajahannya. serta sikap pengabdian demi kesejahteraan. merupakan sikap atau perasaan wajar pada manusia. Di dalamnya juga terkandung pengertian rasa kesatuan dan keanggotaan bagi bangsanya. juga ditemukannya tank. anarkhisme. patriotisme merupakan cita-cita sederhana tanpa pertautan politik tertentu. kekaguman pada adat dan kebiasaannya. Menjadi lebih rumit sesudah terjadi perkembangan baru dalam sarana angkutan dan perhubungan.

membayar pajak tepat waktu. dan sebagainya. Semangat kebangsaan dalam arti luas. dapat diterapkan pada keluarga. Pewarisan Pewarisan atau “warisan”. Keteladanan dapat diberikan di berbagai lingkungan seperti di rumah (keluarga). memberikan atau menyerahkan sesuatu kepada pihak lain. ketokohan perlu dijadikan sandaran pedoman (referensi) guna memberikan motivasi dan semangat bagi generasi muda. Ketokohan Ketokohan atau “tokoh”. b. c. membantu sesama. Dalam semangat kebangsaan. instansi pemerintah dan swasta. sekolah dan lingkungan masyarakat sekitar dengan cara : a. tidak cepat puas dalam suatu prestasi. merupakan sikap dan perilaku yang patut dicontoh atau ditiru karena perkataan dan perbuatannya. merupakan sosok seseorang yang terkenal dan disegani karena pangaruhnya sangat besar di dalam masyarakat. Contoh : berupaya selalu mengambil inisiatif dalam hal-hal kebaikan (kerja bakti. Pewarisan semangat kebangsaan. Dalam keteladanan. maupun dalam masyarakat luas. berlaku jujur dan bertanggung jawab dalam mengemban amanah. karena saling merasa bahwa negara dan bangsanya dianggap paling penting untuk diperjuangkan. ingin selalu memberikan yang terbaik. rajin membantu atau sedekah kepada orang lain yang membutuhkan. di sekolah. mau melakukan kerja bakti/gotong royong membersihkan lingkungan. dan lain-lain. 6 . dan belajar). Contoh : bekerja keras dan disiplin dalam mengejar prestasi. mematuhi tata tertib berlalu lintas. adalah cara-cara menurunkan nilai-nilai. dan lain-lain. terbiasa belajar dan bekerja tepat waktu.dengan nilai-nilai religius dan pengendalian diri agar tidak menimbulkan perpecahan. Contoh : tulus ikhlas dalam membantu orang yang terkena musibah. merupakan cara atau proses dalam menurunkan. mulailah dari hal-hal terkecil. sikap dan perilaku terpuji kepada generasi berikutnya (muda). dan dari diri sendiri. tidak melakukan korupsi. Keteladanan Keteladanan atau “teladan”.

fungsi mengusahakan kesejahteraan. Dalam perkembangan teori-teori tentang tujuan negara. Paham kebangsaan sangat penting untuk dibangun dalam rangka memperkuat daya tahan suatu bangsa untuk menghadapi berbagai ancaman baik dari dalam maupun dari luar. Di antara paham-paham tersebut antara lain fasisme (negara di tangan satu orang). Makna manusia dalam kehidupan nyata. Para ahli masih berbeda pendapat tentang rumusan suatu bangsa. liberalisme (mengutamakan kepentingan individual). ketertiban. dapat dibedakan antara lain sebagai makhluk individu dan makhluk sosial. Dengan paham kebangsaan. laut. namun secara umum dapat diberikan makna bahwa suatu bangsa merupakan kumpulan orang yang memiliki kesamaan keturunan. Secara umum. Unsur-unsur terbentuknya negara dapat dibedakan antara unsur konstitutif (wajib) dan unsur deklaratif (pernyataan). rakyat dan pemerintah yang berdaulat. fikiran. mengatur. terdapat pahampaham atau ideologi yang muncul dan telah diterapkan di banyak negara hingga sekarang ini. dan ketenteraman semua rakyat yang menjadi bagiannya. dan sejarahnya. Negara Indonesia memilih paham integralistik. perlu juga dilihat pendapat para ahli.Manusia merupakan makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa yang telah diberikan akal. Sedangkan unsur deklaratif. Penerapan semangat kebangsaan sangat penting untuk . wilayah (darat. yang benar dan yang salah. hal ini karena sesuai dengan kondisi bangsa yang majemuk dan mengedepankan sifat kekeluargaan. pemerintah yang berdaulat serta wilayah ekstrateritorial. Pada umumnya. kepentingan dan keselamatan bangsa serta 6 menghargai hak asasi manusia. Di dalam memahami tentang makna negara. diharapakan akan mampu melahirkan jiwa nasionalisme (cinta tanah air) dan patriotisme (rela berkorban) dengan tetap menjunjung tinggi sikapsikap antara lain : keserasian. dan udara). Paham integralistik beranggapan bahwa negara yang didirikan bukan hanya untuk kepentingan perorangan atau golongan tertentu saja. dan mengendalikan segala kegiatan bagi seluruh kelengkapan negara. Tujuan didirikannya negara sangat penting dalam rangka menyusun. Unsur konstitutif mencakup : rakyat. merupakan pengakuan dari negara lain yang diperlukan sebagai persyaratan dalam tata hubungan internasional. Fungsi negara pada umumnya mencakup fungsi melaksanakan penertiban. bahasa. perasaan dan keyakinan sehingga ia mampu KESIMPULAN F membedakan antara yang baik dan buruk. dan fungsi menegakkan keadilan. fungsi pertahanan. adat istiadat. namun untuk kepentingan seluruh masyarakat negara yang bersangkutan. negara didirikan dengan tujuan untuk menciptakan kesejahteraan. negara dapat dikatakan sebagai suatu organisasi yang di dalamnya ada wilayah. dan sosialisme/komunisme (bersifat kolektif). sifat hakikat negara dan terjadinya negara baik secara teoritis maupun secara faktual. Setiap negara yang didirikan akan memiliki fungsi dalam pengaturan kehidupan negara guna menciptakan tujuan-tujuan negara.

. melindungi hak milik dari setiap orang b. Tipologi manusia yang antara lain mempunyai jangkauan berfikirnya jauh ke depan dan penuh cita-cita besar. Salah satu fungsi umum negara dalam mengatur kehidupan negara adalah . d. menegakkan keadilan dan kebenaran 7 c. sanguinikus b. antara lain melalui : sikap keteladanan.. Tokoh yang berpendapat bahwa bangsa adalah kelompok manusia yang memiliki kesamaan karakter dan nasib. negaras nasional e. tumbuhnya Primus interpares adalah pada fase . flegmatikus c. genootschaft b. LATIHAN UJI KOMPETENSI 11 Pilihan Ganda Pilihlah salah satu jawaban yang dianggap paling benar ! 1.. sudah lama menetap 6. a. Ratzel d. amorf e. adalah yang memiliki sifat . Ernest Renan c. a. e.. materialisme biologik b.. sikap pewarisan dan sikap ketokohan. idealisme materialisme d.. di daerah yang sama e. historis materialisme 4. a.. materialisme antropologik e.. disebut . a. maupun di dalam masyarakat......... Adapun cara yang dapat dilakukan dalam penerapan semangat kebangsaan. c.. negara demokrasi 7... Pada negara yang terjadi berdasarkan pendekatan pertumbuhan primer dan sekunder. Idealisme antropologik 2.... negara meru-pakan organisasi kekuasaan dari sekelom-pok manusia yang telah berkediaman . a. kerajaan (rijk) c. a. a. sekolah. Pendekatan manusia yang didasarkan pada pernyataan bahwa manusia adalah jasad yang tersusun dari bahan-bahan material. di wilayah tertentu b. intuisi b. Hans Kohn b. Bung Karno 5. adalah . kecuali .dalam keluarga.. secara permanen c. sentimentil . negara otokrasi d.. gepasssioneerd d. Hal terpenting yang dapat membedakan antara manusia dengan makhluk lain guna mempertinggi kualitas hidupnya adalah sebagai berikut. akal pikiran perasaan keyakinan 3. F... Menurut George Jellinek... Jalobsen dan Lipman e. secara bersamasama d.

. ketokohan c. dapat dilakukan di dalam keluarga. milik bersama semua negara c.. patok kayu/batu 9.. dapat dimiliki oleh negara b. Penerapan semangat kebangsaan dalam arti luas.. Macam-macam bentuk batas buatan wilayah daratan antara satu negara dengan negara lain. a. transparansi d. pagar tembok b. a. sekolah dan masyarakat luas. tidak satupun negara yang memiliki 10.... yaitu antara lai sebagai berikut.c. tiang tembok e. mengawasi aturan agar diaati warganya d.. dimiliki negara yang besar d... hutan buatan c. kawat berduri d. dapat dimanfaatkan semua negara e.. sosialisas 7 . a. kecuali . konsep laut res nullius. menjamin kesejahteraan fakir miskin 8. Pada negara yang memiliki wilayah laut yang luas. adalah konsepsi yang menyatakan bahwa laut tersebut adalah . kedisiplinan e. dengan cara . membuat dan melaksanakan peraturan e.. demokratisasi b.

Sebuah persepsi yang begitu lama ditanamkan selama Orde Baru yang mengatakan bangsa Indonesia merupakan sesuatu yang pasti dan final. Berikan penjelasan. organisasi kesusilaan dan integralistik. Identifikasikan. Implikasi dari pemikiran ini adalah tidak . Manurut anda. mengapa pada unsur konstitutif rakyatlah yang dianggap paling penting keberadaannya ! 7.11 SOAL ESSAY/URAIAN Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan singkat dan jelas ! 1. tentang aspek manusia dapat dibedakan dalam aliran materialisme. Berikan penjelasan pentingnya fungsi perasaan dan keyakinan manusia sebagai makhluk individu dan makhluk sosial ! 3. organisasi politik. dapat ditinjau dari organisasi kekuasaan. Semangat kebangsaan harus tetap kita pertahankan dalam membela bangsa dan negara. Berdasarkan kajian teori. terdapat fase kerajaan menjadi fase negara nasional. Jelaskan hubungan antara teori kedaulatan hukum (nomokrasi) dengan teori kedaulatan rakyat dalam pandangan-pandangan para ahli kenegaraan ! 9. nasionalisme merupakan konstruksi sosial dan politik. manakah di antara tinjauan negara tersebut yang paling sesuai dengan kondisi negara Indonesia ? berikan alasannya ! 5. aliran spiritualisme dan aliran dualisme. wilayah. Berikan penjelasan tentang fungsi negara Indoneisa pada umumnya dalam menegakkan keadilan yang dilaksanakan melalui badan-badan peradilan ! 10. Berikan penjelasan. nasionalisme bukanlah barang jadi dan bukan pula warisan leluhur. Pemerintah Indonesia merasa penting untuk menyelesaikan masalah-masalah landas kontinen dengan negara tetangga. dan pemerintah berdaulat. bagaimana hal tersebut dapat terjadi ! NASIONALISME BUKAN BARANG JADI 6. Klasifikasi pengertian negara. Tuliskan 5 (lima) contoh semangat kebangsaan yang paling sesuai dengan daerah anda pada situasi sekarang ini ! 11 INQUIRI Menurut Hilmar Farid. Unsur-unsur terbentuknya negara konstititif terdiri dari rakyat. Tuliskan perbedaan pokok diantara ketiga aliran tersebut sesuai dengan pemahaman anda ! 2. Jelaskan yang dimaksud landas kontinen dan beri alasan mengapa hal tersebut dianggap penting bagi bangsa Indonesia ! 8. bukan realitas nyata. Dalam teori terjadinya negara berdasarkan pendekatan primer. unsur-unsur apa sajakah yang ada dalam memaknai suatu bangsa yang secara umum ada pada bangsabangsa di dunia ! 4. Artinya.

Berdasarkan wacana tentang “Nasionalisme Bukan Barang Jadi”. Rumuskan kembali dimaksud nasionalisme ! yang dengan 2. berikan tanggapan penjelasan ! 1. mengapa nasionalisme bukan merupakan barang jadi dan bukan pula warisan leluhur ! 5. Apa sesungguhnya inti sari pendapat Hilmar Farid tentang nasionalisme ! 3. benarkah masa orde baru “tidak membuka peluang memikir-kan kembali konsep tentang bangsa” ! . Tuliskan perbedaan perwujudan nasiona-lisme pada masa orde baru dengan masa sekarang (reformasi) ! 4. Jelaskan. Berikan penjelasan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful