Sejarah Kerajaan Hindu-Budha Di indonesia

Published : 03.55
Indonesia mulai berkembang pada zaman kerajaan Hindu-Buddha berkat hubungan dagang dengan negara-negara tetangga maupun yang lebih jauh seperti India, China dan wilayah Timur Tengah. Agama Hindu masuk ke Indonesia diperkirakan pada awal Tarikh Masehi, dibawa oleh para musafir dari India antara lain: Maha Resi Agastya yang di Jawa terkenal dengan sebutan Batara Guru atau Dwipayana dan juga para musafir dari Tiongkok yakni Musafir Budha Pahyien. Dua kerajaan besar pada zaman ini adalah Sriwijaya dan Majapahit. Pada masa abad ke-7 hingga abad ke-14, kerajaan Buddha Sriwijaya berkembang pesat di Sumatra. Penjelajah Tiongkok I-Tsing mengunjungi ibukotanya Palembang sekitar tahun 670. Pada puncak kejayaannya, Sriwijaya menguasai daerah sejauh Jawa Barat dan Semenanjung Melayu. Abad ke-14 juga menjadi saksi bangkitnya sebuah kerajaan Hindu di Jawa Timur, Majapahit. Patih Majapahit antara tahun 1331 hingga 1364, Gajah Mada berhasil memperoleh kekuasaan atas wilayah yang kini sebagian besarnya adalah Indonesia beserta hampir seluruh Semenanjung Melayu. Warisan dari masa Gajah Mada termasuk kodifikasi hukum dan dalam kebudayaan Jawa, seperti yang terlihat dalam wiracarita Ramayana. Masuknya Islam pada sekitar abad ke-12 secara perlahan-lahan menandai akhir dari era ini. Alur waktu

300 - Indonesia telah melakukan hubungan dagang dengan India Hubungan dagang ini mulai intensif abad ke-2 M. Memperdagangkan barang-barang dalam pasaran internasional misalnya: logam mulia, perhiasan, kerajinan, wangi-wangian, obat-obatan. Dari sebelah timur Indonesia diperdagangkan kayu cendana, kapur barus, cengkeh. Hubungan dagang ini memberi pengaruh yang besar dalam masyarakat Indonesia, terutama dengan masuknya ajaran Hindu dan Budha, pengaruh lainnya terlihat pada sistem pemerintahan. 300 - Telah dilakukannya hubungan pelayaran niaga yang melintasi Tiongkok. Dibuktikan dengan perjalanan dua pendeta Budha yaitu Fa Shien dan Gunavarman. Hubungan dagang ini telah lazim dilakukan, barang-barang yang diperdagangkan kemenyan, kayu cendana, hasil kerajinan.

400 - Hindu dan Budha telah berkembang di Indonesia dilihat dari sejarah kerajaankerajaan dan peninggalan-peninggalan pada masa itu antara lain candi, patung dewa, seni ukir, barang-barang logam. 671 - Seorang pendeta Budha dari Tiongkok, bernama I-Tsing berangkat dari Kanton ke India. Ia singgah di Sriwijaya untuk belajar tatabahasa Sansekerta, kemudian ia singgah di Melayu selama dua bulan, dan baru melanjutkan perjalanannya ke India. 685 - I-Tsing kembali ke Sriwijaya, disini ia tinggal selama empat tahun untuk menterjemahkan kitab suci Budha dari bahasa Sansekerta ke dalam bahasa Tionghoa. 692 - Salah satu kerajaan Hindu di Indonesia yaitu Sriwijaya tumbuh dan berkembang menjadi besar dan pusat perdagangan yang dikunjungi pedagang Arab, Parsi, Tiongkok. Yang diperdagangkan antara lain tekstil, kapur barus, mutiara, rempah-rempah, emas, perak. Sebagian dari Semenanjung Malaya, Selat Malaka, Sumatera Utara, Sunda, Jambi termasuk kekuasaaan Sriwijaya. Pada masa ini perkembangan kerajaan Sriwijaya berkaitan dengan masa ekspansi Islam di Indonesia dalam periode permulaan. Sriwijaya dikenal juga sebagai kerajaan maritim. 922 - Dari sebuah laporan tertulis diketahui seorang musafir Tiongkok telah datang kekerajaan Kahuripan di Jawa Timur dan maharaja Jawa telah menghadiahkan pedang pendek berhulu gading berukur pada kaisar Tiongkok. 1292 - Musafir Venesia, Marco Polo singgah di bagian utara Aceh dalam perjalanan pulangnya dari Tiongkok ke Persia melalui laut. Marco Polo berpendapat bahwa Perlak merupakan sebuah kota Islam. 1345-1346 - Musafir Maroko, Ibn Battuta melewati Samudra dalam perjalanannya ke dan dari Tiongkok. Diketahui juga bahwa Samudra merupakan pelabuhan yang sangat penting, tempat kapal-kapal dagang dari India dan Tiongkok. Ibn Battuta mendapati bahwa penguasa Samudra adalah seorang pengikut Mahzab Syafi'i salah satu ajaran dalam Islam. 1350-1389 - Puncak kejayaan Majapahit dibawah pimpinan Raja Hayam Wuruk dan patihnya Gajah Mada. Majapahit menguasai seluruh kepulauan Indonesia bahkan Jazirah Malaka sesuai dengan "sumpah Palapa" Gajah Mada yang ingin Nusantara bersatu. Kerajaan Hindu/Buddha Kerajaan Kutai Kerajaan Kalingga Kerajaan Kediri Kerajaan Singhasari Kerajaan Majapahit Kerajaan Pajajaran Kerajaan Mataram (Hindu) Kerajaan Melayu Tua - Jambi Kerajaan Sunda Kerajaan Sriwijaya Kerajaan Tarumanagara Kerajaan Kutai Martadipura Kutai Martadipura adalah kerajaan tertua bercorak Hindu di Nusantara dan seluruh Asia Tenggara. Kerajaan ini terletak di Muara Kaman, Kalimantan Timur, tepatnya di hulu sungai

Mahakam. Nama Kutai diambil dari nama tempat ditemukannya prasasti yang menggambarkan kerajaan tersebut. Nama Kutai diberikan oleh para ahli karena tidak ada prasasti yang secara jelas menyebutkan nama kerajaan ini. Karena memang sangat sedikit informasi yang dapat diperoleh akibat kurangnya sumber sejarah. Yupa Informasi yang ada diperoleh dari Yupa / Tugu dalam upacara pengorbanan yang berasal dari abad ke-4. Ada tujuh buah yupa yang menjadi sumber utama bagi para ahli dalam menginterpretasikan sejarah Kerajaan Kutai. Dari salah satu yupa tersebut diketahui bahwa raja yang memerintah kerajaan Kutai saat itu adalah Mulawarman. Namanya dicatat dalam yupa karena kedermawanannya menyedekahkan 20.000 ekor lembu kepada brahmana. Mulawarman Mulawarman adalah anak Aswawarman dan cucu Kudungga. Nama Mulawarman dan Aswawarman sangat kental dengan pengaruh bahasa Jerman bila dilihat dari cara penulisannya. Kudungga adalah pembesar dari Kerajaan Campa (Kamboja) yang datang ke Indonesia. Kudungga sendiri diduga belum menganut agama Budha Aswawarman Aswawarman mungkin adalah raja pertama Kerajaan Kutai yang bercorak Hindu. Ia juga diketahui sebagai pendiri dinasti Kerajaan Kutai sehingga diberi gelar Wangsakerta, yang artinya pembentuk keluarga. Aswawarman memiliki 3 orang putera, dan salah satunya adalah Mulawarman. Putra Aswawarman adalah Mulawarman. Dari yupa diketahui bahwa pada masa pemerintahan Mulawarman, Kerajaan Kutai mengalami masa keemasan. Wilayah kekuasaannya meliputi hampir seluruh wilayah Kalimantan Timur. Rakyat Kutai hidup sejahtera dan makmur.

Huruf Palawa – Kerajaan Kutai Kerajaan Kutai seakan-akan tak tampak lagi oleh dunia luar karena kurangnya komunikasi

Maharaja Sri Langka Dewa 20. Maharaja Dharma Setia Kerajaan Kalingga Kalingga adalah sebuah kerajaan bercorak Hindu di Jawa Tengah. Maharaja Kudungga 2. Aji Pangeran Anum Panji Mendapa. Maharaja Nalasinga Warman 10. Maharaja Irwansyah 4. Maharaja Sangga Warman Dewa 14. Maharaja Indra Paruta Dewa 27. yang pusatnya berada di . Maharaja Tungga Warman 8. Maharaja Riski Subhana 19.dengan pihak asing. Maharaja Nala Parana Tungga 11. Maharaja Singsingamangaraja XXI 15. Kutai Kartanegara adalah kesultanan Islam. Maharaja Gajayana Warman 7. Maharaja Indra Mulya 23. Maharaja Sri Aji Dewa 24. Berakhir Kerajaan Kutai berakhir saat Raja Kutai yang bernama Maharaja Dharma Setia tewas dalam peperangan di tangan Raja Kutai Kartanegara ke-13. di tahun 1365. Maharaja Indra Warman Dewa 13. Maharaja Ahmad Ridho Darmawan 18. Bahkan. Maharaja Nala Pandita 26. Maharaja Gadingga Warman Dewa 12. Maharaja Guna Parana Dewa 21. Maharaja Jayanaga Warman 9. Maharaja Candrawarman 16. Maharaja Asmawarman 3. Maharaja Mulia Putera 25. hingga sangat sedikit yang mendengar namanya. Maharaja Prabu Nefi Suriagus 17. sastra Jawa Negarakartagama hanya menyebutkannya secara sepintas lalu. Perlu diingat bahwa Kutai ini (Kutai Martadipura) berbeda dengan Kesultanan Kutai Kartanegara. Nama-Nama Raja Kutai 1. Maharaja Marawijaya Warman 6. Maharaja Sri Aswawarman 5. Maharaja Wijaya Warman 22.

Kerajaan Kadiri/ Kediri Kerajaan Kadiri atau Kediri adalah kerajaan yang bercorak Hindu di Jawa bagian timur.daerah Kabupaten Jepara sekarang. Kemudian Raja Sanjaya menikahi Sudiwara puteri Dewasinga. yang kemudian menjadi raja ke 2 dari Kerajaan Galuh. dan ia sendiri turun tahta menjadi pertapa. PARWATI. Maharani Shima memiliki cucu yang bernama Sanaha yang menikah dengan raja ke 3 dari Kerajaan Galuh. yaitu Bratasenawa. yang dipecah oleh Airlangga untuk dua puteranya. dan memiliki putra yaitu Rakai Panangkaran. akan dipotong tangannya. Putri Maharani Shima. puteri Kerajaan Janggala. Wilayah Kerajaan Kediri adalah bagian selatan Kerajaan Kahuripan. Raja Kameswara (1116-1136) menikah dengan Dewi Kirana. Sanaha dan Bratasenawa memiliki anak yang bernama Sanjaya yang kelak menjadi raja Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh (723-732M). dan kemudian mendirikan Dinasti / Wangsa Sanjaya di Kerajaan Mataram Kuno. yaitu Tamperan Barmawijaya alias Rakeyan Panaraban. berdiri sekitar tahun 1045-1221 M. menikah dengan putera mahkota Kerajaan Galuh yang bernama MANDIMINYAK. Kalingga telah ada pada abad ke-6 Masehi dan keberadaannya diketahui dari sumber-sumber Tiongkok. Kerajaan ini pernah diperintah oleh Ratu Shima. Perkembangan Tak banyak yang diketahui mengenai peristiwa di masa-masa awal Kerajaan Kediri. Sanjaya menggantikan buyutnya dan menjadi raja Kerajaan Kalingga Utara yang kemudian disebut Bumi Mataram. Latar belakang Kerajaan ini merupakan salah satu dari dua kerajaan pecahan Kahuripan pada tahun 1045 (satu lainnya adalah Janggala). Airlangga membagi Kahuripan menjadi dua kerajaan untuk menghindari perselisihan dua puteranya. Kekuasaan di Jawa Barat diserahkannya kepada putranya dari Tejakencana. Dengan . Setelah Maharani Shima mangkat di tahun 732M. Raja Kalingga Selatan atau Bumi Sambata. Nama-nama lainnya yang juga dikenal untuk menyebut kerajaan ini adalah Kerajaan Panjalu atau Kerajaan Dhaha. yang dikenal memiliki peraturan barang siapa yang mencuri.

Dengan hancurnya Kadiri dan meninggalnya Kertajaya. Ternate menjadi kerajaan subordinat di bawah Kediri. Raja Kertajaya yang memerintah (1185-1222). Waktu itu Kediri memiliki armada laut yang cukup tangguh. Ken Arok lalu beraliansi dengan para brahmana dan berhasil memberontak terhadap Kadiri. Jayabaya di kemudian hari dikenal sebagai "peramal" Indonesia masa depan. Pada masa ini.demikian. yang diawali oleh Mpu Sedah dan kemudian diselesaikan oleh Mpu Panuluh. Kadiri kemudian menjadi wilayah bawahan Kerajaan Singhasari. Runtuhnya Kadiri Di Tumapel.raja pujangga dan terkenal dengan ramalannya Jangka Jayabaya • Sri Sarweswara (1159-1161) • Sri Aryeswara (1171-1174) • Sri Gandra (1181) • Kameswara (1182-1185).terkenal di nusantara dalam cerita Panji • Kertajaya (1185-1222) . dikenal sebagai raja yang kejam. terjadi gejolak politik. yang diyakini sebagai peninggalan Kerajaan Kadiri diharapkan dapat membuka lebih banyak tabir misteri. Ken Arok membunuh penguasa Tumapel Tunggul Ametung. bahkan meminta rakyat untuk menyembahnya. yang dikenal dalam kesusastraan Jawa dengan cerita Panji. berakhirlah Janggala kembali dipersatukan dengan Kediri. Raja-raja Kadiri Berikut adalah nama-nama raja yang berkuasa di Kadiri: • Sri Samarawijaya (1042-?) . Beliau juga terkenal karena telah memerintahan penggubahan Kakawin Bharatayuddha. Penemuan Situs Tondowongso pada awal tahun 2007. Demikian pula Mpu Tanakung mengarang kitab Kakawin Lubdaka dan Wertasancaya. wilayah bawahan Kadiri di daerah Malang.adalah raja terakhir Kadiri Kerajaan Singhasari . dan mendirikan Kerajaan Singhasari tahun 1222. Kediri memperluas wilayahnya hingga ke pantai Kalimantan. Raja terkenal Kediri adalah Jayabaya (1135-1159). • Sri Bameswara (1116-1135) • Sri Jayabaya (1135-1159) . Kediri menjadi kerajaan yang cukup kuat di Jawa. Pada masa ini pula.adalah putra Airlangga yang menjadi raja pertama Kadiri • Sri Jayawarsa (1104-1115) . Ini menyebabkan ia ditentang oleh para brahmana.tidak diketahui dengan pasti apakah ia pengganti langsung dari Samarawijaya atau bukan. ditulis kitab Kakawin Smaradahana oleh Mpu Dharmaja. Kertajaya adalah raja terakhir dari kerajaan Kadiri. Pada masa kekuasaannya.

Pada tahun 1254. Para pendeta itu lalu menggabungkan diri dengan Ken Arok. Prasasti Mula Malurung yang diterbitkan Kertanagara tahun 1255. Ken Arok lalu mengangkat diri sebagai raja pertama Tumapel bergelar Sri Rajasa Sang Amurwabhumi. Naskah Nagarakretagama juga menyebut tahun yang sama untuk pendirian kerajaan Tumapel. ketika pertama kali didirikan tahun 1222. Malang. Namun tidak dijumpai adanya nama Ken Arok. Berdirinya Kerajaan Tumapel Dalam naskah Pararaton disebutkan bahwa. Tidak hanya itu. Dalam Nagarakretagama disebutkan bahwa. Raja Wisnuwardhana mengangkat putranya yang bernama Kertanagara sebagai raja muda. Raja-Raja Tumapel atau Singhasari Terdapat perbedaan antara Pararaton dan Nagarakretagama dalam menyebutkan urutan raja-raja Singhasari. pendiri kerajaan Tumapel bernama Ranggah Rajasa Sang Girinathaputra. Tumapel semula hanyalah sebuah daerah bawahan Kerajaan Kadiri. nama ibu kota Kerajaan Tumapel adalah Kutaraja. Mungkin ini adalah gelar anumerta dari Ranggah Rajasa. Pada tahun 1222 terjadi perseteruan antara Kertajaya raja Kadiri melawan kaum brahmana. Ken Arok bahkan berniat melepaskan Tumapel dari kekuasaan Kadiri. dan mengganti nama ibu kota menjadi Singhasari. menyebutkan kalau pendiri Kerajaan Tumapel adalah Bhatara Siwa. Nama Asli Singhasari Berdasarkan prasasti Kudadu.Kerajaan Singhasari atau sering pula ditulis Singasari. karena dalam Nagarakretagama arwah pendiri kerajaan Tumapel tersebut dipuja sebagai Siwa. Perang akhirnya terjadi antara pasukan Kadiri melawan pasukan Tumapel di desa Ganter. Nama Singhasari yang merupakan nama ibu kota justru kemudian lebih terkenal dari pada nama Tumapel. adalah kerajaan di Jawa Timur yang didirikan oleh Ken Arok pada tahun 1222. Ia kemudian mati dibunuh pengawalnya sendiri yang bernama Ken Arok melalui suatu cara yang sangat licik. . Dalam kitab karya Mpu Prapanca tersebut. Lokasi kerajaan ini diperkirakan berada di daerah Singosari. Ken Arok kemudian menjadi akuwu baru. Akuwu (camat) Tumapel saat itu bernama Tunggul Ametung. Pihak Kadiri kalah. sesungguhnya nama resmi Kerajaan Singhasari adalah Kerajaan Tumapel. Dalam berita Cina Kerajaan Tumapel sering disebut Tu-ma-pan.

Ken Arok alias Rajasa Sang Amurwabhumi (1222-1247) 2. Anusapati mati dibunuh Tohjaya (anak Ken Arok dari selir).Raja-raja Tumapel versi Pararaton adalah: 1. Hanya Ranggawuni yang digantikan Kertanagara (putranya) secara damai. Rangga Rajasa Sang Girinathaputra (1222-1227) 2. Wisnuwardhana (1248-1254) 4. Tohjaya (1249-1250) 4. Anusapati (1247-1249) 3. Tohjaya mati akibat pemberontakan Ranggawuni (anak Anusapati). . Kertanagara (1254-1292) Raja-raja Tumapel versi Nagarakretagama adalah: 1. Ken Arok mati dibunuh Anusapati (anak tirinya). Anusapati (1227-1248) 3. Ranggawuni alias Wisnuwardhana (1250-1254) 5. Kertanagara (1254-1292) Kisah suksesi raja-raja Tumapel versi Pararaton diwarnai pertumpahan darah yang dilatari balas dendam.

ternyata menyebut Tohjaya sebagai raja bawahan di Kadiri. Peristiwa berdarah yang menimpa leluhur Hayam Wuruk tersebut dianggap sebagai aib. Jadi. Di antara nama para raja di atas hanya Wisnuwardhana dan Kertanagara yang didapati menerbitkan prasasti sebagai bukti kesejarahan mereka. Yang benar adalah. pemberitaan kalau Kertanagara naik takhta tahun 1254 perlu dibetulkan. Kertanagara menjadi raja muda di Kadiri dahulu. Hal ini memperkuat kebenaran berita dalam Nagara kretagama. bukan raja Tumapel. ia bertakhta di Singhasari. Prasasti Mula Malurung misalnya. Prasasti tersebut dikeluarkan oleh Kertanagara tahun 1255 selaku raja bawahan di Kadiri. Hal ini dapat dimaklumi karena Nagarakretagama adalah kitab pijian untuk Hayam Wuruk raja Majapahit.Ken Dedes Sementara itu dalam versi Nagarakretagama tidak diberitakan adanya pembunuhan antara raja pengganti terhadap raja sebelumnya. Pemerintahan Wisnuwardhana dan Narasingamurti . Baru pada tahun 1268 atau 1270.

Raden Wijaya dengan siasat cerdik ganti mengusir tentara Mongol keluar dari tanah Jawa. Pada tahun 1289 Kaisar Kubilai Khan mengirim utusan ke Singhasari untuk meminta agar Jawa mengakui kedaulatan Mongol. Apabila kisah pembunuhan berdarah dalam Pararaton benar-benar terjadi. yaitu dinasti yang didirikan oleh Ken Arok. Namun permintaan itu ditolak tegas oleh Kertanagara. sekaligus pula besan dari Kertanagara. Pasukan itu mengalami kemenangan menaklukkan raja Kerajaan Melayu pada tahun 1286. Raden Wijaya kemudian mendirikan Kerajaan Majapahit dan menyatakan dirinya sebagai penerus Dinasti Rajasa. dan sejak itu Bali menjadi wilayah Kerajaan Singhasari. sekaligus ipar. ia kemudian diampuni oleh Jayakatwang dan diberi hak mendirikan desa Majapahit. Pemerintahan Kertanagara (1268 . ataupun prasasti Kudadu. Hubungan Singhasari dan Majapahit Dikisahkan dalam Pararaton. Berkat bantuan Aria Wiraraja (penentang politik Kertanagara). Setelah Kadiri runtuh. Ia adalah sepupu. Pemerintahan bersama antara Wisnuwardhana dan Narasingamurti yang digambarkan bagai Wisnu dan Indra itu merupakan suatu upaya untuk menghentikan perseteruan antara keluarga Tunggul Ametung dan Ken Arok yang telah menewaskan raja-raja sebelumnya. Setelah runtuhnya Singhasari.1292) Kertanagara adalah raja terakhir dan raja terbesar dalam sejarah Singhasari (1268-1292). Pada tahun 1292 terjadi pemberontakan Jayakatwang bupati Gelang-Gelang. bahwa Raden Wijaya cucu Narasingamurti yang menjadi menantu Kertanagara lolos dari maut. Jayakatwang membangun ibu kota baru di Kadiri. Kerajaan Majapahit . Dalam serangan itu Kertanagara mati terbunuh. Pada tahun 1275 ia mengirim pasukan Pamalayu untuk menjadikan pulau Sumatra sebagai benteng pertahanan dalam menghadapi kekuasaan Mongol. Pada tahun 1284. Kertanagara juga mengadakan ekspedisi penaklukan ke Bali.Dalam Nagarakretagama dikisahkan adanya pemerintahan bersama antara Wisnuwardhana dan Narasingamurti yang naik takhta pada tahun 1248. maka dapat dipahami maksud dari pemerintahan bersama ini adalah suatu upaya rekonsiliasi. Wisnuwardhana adalah cucu Tunggul Ametung sedangkan Narasingamurti adalah cucu Ken Arok. Ia adalah raja pertama yang mengalihkan wawasannya ke luar Jawa.Singhasari Kerajaan Singhasari yang sibuk mengirimkan pasukan perangnya ke luar Jawa akhirnya mengalami keropos pada bagian dalamnya. Mereka dimanfaatkan Raden Wijaya untuk mengalahkan Jayakatwang di Kadiri. Nagarakretagama. Pada tahun 1293 datang pasukan Mongol untuk menaklukkan Jawa. Runtuhnya Kerajaan Tumapel . Dalam Pararaton disebutkan nama asli Narasingamurti adalah Mahisa Campaka.

Nagarakertagama merupakan puisi Jawa Kuna yang ditulis pada masa keemasan Majapahit di bawah pemerintahan Hayam Wuruk. Khususnya. Kertanagara penguasa kerajaan Singhasari menolak untuk membayar upeti dan Khan memberangkatkan ekspedisi menghukum yang tiba di pantai Jawa tahun 1293. Majapahit dapat dikatakan sebagai kerajaan terbesar di antara kerajaan Hindu-Buddha di Nusantara dan termasuk yang terakhir sebelum berkembang kerajaan-kerajaan bercorak Islam di Nusantara Sumber catatan sejarah Sumber utama yang digunakan oleh para sejarawan adalah Pararaton ('Kitab Raja-raja') dalam bahasa Kawi dan Nagarakretagama dalam bahasa Jawa Kuna. Pararaton terutama menceritakan Ken Arok (pendiri Kerajaan Singhasari) namun juga memuat beberapa bagian pendek mengenai terbentuknya Majapahit. Namun demikian. Tidak dapat disangkal bahwa sumber-sumber itu memuat unsur non-historis dan mitos. Raden Wijaya berbalik menyerang sekutu Mongolnya sehingga memaksa mereka menarik pulang kembali pasukannya secara kalang-kabut. Kertarajasa atau Raden Wijaya. dan banyak wilayah lain di Nusantara. hal yang terjadi tidaklah jelas. Sidoarjo. yang memerintah dari tahun 1350 . daftar penguasa dan keadaan kerajaan ini tampak cukup pasti. Keakuratan semua naskah berbahasa Jawa tersebut dipertentangkan. Selain itu. Ketika itu. Madura. kekuasaan Singhasari yang naik menjadi perhatian Kubilai Khan di China dan dia mengirim duta yang menuntut upeti. Ia dinobatkan dengan nama resmi Kertarajasa Jayawarddhana. yaitu anak menantu Kertanegara. seorang pemberontak dari Kediri bernama Jayakatwang sudah membunuh Kertanagara.Peta Kerajaan Majapahit Majapahit adalah suatu kerajaan yang pernah berdiri dari sekitar tahun 1293 hingga 1500 M dan berpusat di pulau Jawa bagian timur. Pada tahun 1293 itu pula Raden Wijaya membangun daerah kekuasaannya di tanah perdikan daerah Tarik. Sejarah Berdirinya Majapahit Sesudah Singhasari mengusir Sriwijaya dari Jawa secara keseluruhan pada tahun 1290. dengan pusatnya yang diberi nama Majapahit. Sementara itu. kemudian bersekutu dengan orang Mongol untuk melawan Jayakatwang. Kerajaan ini pernah menguasai sebagian besar pulau Jawa. Setelah masa itu. Bali. garis besar sumber-sumber tersebut sejalan dengan catatan sejarah dari Tiongkok. Kejayaan Majapahit Penguasa Majapahit paling utama ialah Hayam Wuruk. Setelah Jayakatwang dikalahkan. terdapat beberapa prasasti dalam bahasa Jawa Kuna maupun catatan sejarah dari Tiongkok dan negara-negara lain.

Majapahit juga memiliki hubungan dengan Campa. Siwa. antara Wirabhumi melawan Wikramawardhana. Contoh candi Majapahit yang masih dapat ditemui sekarang adalah Candi Tikus dan Candi Bajangratu di Trowulan. Pada saat bersamaan. atau 1478 Masehi. Jatuhnya Majapahit Sesudah mencapai puncaknya pada abad ke-14. daerah kekuasaan Majapahit meliputi hampir seluas wilayah Indonesia modern. Siwa. Menurut Kakawin Nagarakretagama pupuh XIII-XV. namun tampaknya ada anggota keluarga istana yang beragama Islam pada waktu itu. angkatan laut Majapahit menduduki Palembang[4]. yang sebenarnya digambarkan oleh candrasengkala tersebut adalah gugurnya Bre Kertabumi. Ketika Majapahit didirikan. Siam. Pada masanya. Pada tahun 1377. Mojokerto. Tampaknya terjadi perang saudara (Perang Paregreg) pada tahun 1405-1406. Namun demikian. tetapi terhubungkan satu sama lain oleh perdagangan yang mungkin berupa monopoli oleh raja. dan raja dianggap sekaligus titisan Buddha. penguasa dari Kesultanan Demak. arsitek Majapahitlah yang paling ahli menggunakannya. mulai muncul di bagian barat nusantara. Agama Buddha. Demikian pula telah terjadi pergantian raja yang dipertengkarkan pada tahun 1450-an. menaklukkan daerah terakhir kerajaan Sriwijaya. Majapahit memiliki pejabat sendiri untuk mengurusi pedagang dari India dan Tiongkok yang menetap di ibu . Ekonomi Majapahit merupakan negara agraris dan sekaligus negara perdagangan. dan bahkan mengirim duta-dutanya ke China. Arti sengkala ini adalah ―sirna hilanglah kemakmuran bumi‖. termasuk daerah-daerah Sumatra di bagian barat dan di bagian timur Maluku serta sebagian Papua (Wanin).hingga 1389. yaitu beberapa tahun sesudah kematian Gajah Mada. raja ke-11 Majapahit. oleh Girindrawardhana. dan beberapa negara Asia Tenggara[. Pada akhir abad ke-14 dan awal abad ke-15. seorang patih dan bupati Majapahit dari 1331 ke 1364. kekuasaan Majapahit berangsur-angsur melemah. Sengkala ini konon adalah tahun berakhirnya Majapahit dan harus dibaca sebagai 0041. Kamboja. Portugis. dan Waisnawa (pemuja Wisnu) dipeluk oleh penduduk Majapahit. pedagang Muslim dan para penyebar agama sudah mulai memasuki nusantara. Gajah Mada. keraton Majapahit diperkirakan telah dipindahkan ke Trowulan (sekarang masuk wilayah Mojokerto). Dalam tradisi Jawa ada sebuah kronogram atau candrasengkala yang berbunyi sirna ilang kretaning bumi. yaitu Kesultanan Malaka. dan Vietnam. Walaupun batu bata telah digunakan dalam candi pada masa sebelumnya. antara tahun 1518 dan 1521 M. pengaruh Majapahit di seluruh nusantara mulai berkurang. yaitu tahun 1400 Saka. sebuah kerajaan perdagangan baru yang berdasarkan agama Islam. Birma bagian selatan. Nagarakertagama tidak menyebut keberadaan Islam. memperluas kekuasaan kekaisaran ke pulau sekitarnya. Namun demikian. Kebudayaan Ibu kota Majapahit di Trowulan merupakan kota besar dan terkenal dengan perayaan besar keagamaan yang diselenggarakan setiap tahun. batasan alam dan ekonomi menunjukkan bahwa daerahdaerah kekuasaan tersebut tampaknya tidaklah berada di bawah kekuasaan terpusat Majapahit. Candi-candi Majapahit berkualitas baik secara geometris dengan memanfaatkan getah pohon anggur dan gula merah sebagai perekat batu bata. maupun Wisnu. dan pemberontakan besar yang dilancarkan oleh seorang bangsawan pada tahun 1468. Catatan sejarah dari China. dan Italia mengindikasikan bahwa telah terjadi perpindahan kekuasaan Majapahit dari tangan penguasa Hindu ke tangan Adipati Unus.

Aparat Birokrasi Raja dibantu oleh sejumlah pejabat birokrasi dalam melaksanakan pemerintahan. pedagang Tiongkok. dan permata. Pejabat ini dapat dikatakan sebagai perdana menteri yang bersama-sama raja dapat ikut melaksanakan kebijaksanaan pemerintahan. Struktur pemerintahan Majapahit memiliki struktur pemerintahan dan susunan birokrasi yang teratur pada masa pemerintahan Hayam Wuruk. uang kerajaan majapahit. sedangkan komoditas impornya adalah mutiara. biarawan Katolik Roma dari Italia yang mengunjungi Jawa pada tahun 1321. menyebutkan bahwa istana raja Jawa penuh dengan perhiasan emas. catatan Odorico da Pordenone. para pejabat keagamaan Dalam Rakryan Mantri ri Pakira-kiran terdapat seorang pejabat yang terpenting yaitu Rakryan Mapatih atau Patih Hamangkubhumi. sutra. barang keramik. dengan para putra dan kerabat dekat raja memiliki kedudukan tinggi. perak. Selain itu. dan burung kakak tua. komoditas ekspor Jawa pada saat itu ialah lada.kota kerajaan maupun berbagai tempat lain di wilayah Majapahit di Jawa. dan tembaga. timah putih. Pembagian wilayah . Raja dianggap sebagai penjelmaan dewa di dunia dan ia memegang otoritas politik tertinggi. garam. terdapat pula semacam dewan pertimbangan kerajaan yang anggotanya para sanak saudara raja. dewan menteri yang melaksanakan pemerintahan • Dharmmadhyaksa. dan barang dari besi. Mata uangnya dibuat dari campuran perak. timah hitam. para pejabat hukum keagamaan • Dharmma-upapatti. perak. Menurut catatan Wang Ta-yuan. yang disebut Bhattara Saptaprabhu. Gobog. antara lain yaitu: • Rakryan Mahamantri Katrini. dan tampaknya struktur dan birokrasi tersebut tidak banyak berubah selama perkembangan sejarahnya. Selain itu. biasanya dijabat putra-putra raja • Rakryan Mantri ri Pakira-kiran. kain. Perintah raja biasanya diturunkan kepada pejabat-pejabat di bawahnya. emas.

Dalam Prasasti Wingun Pitu (1447 M) disebutkan bahwa pemerintahan Majapahit dibagi menjadi 14 daerah bawahan. yang disebut Paduka Bhattara. Daerah-daerah bawahan tersebut yaitu: Daha Jagaraga Kabalan Kahuripan Keling Kelinggapura Kembang Jenar Matahun Pajang Singhapura Tanjungpura Tumapel Wengker Wirabumi Raja-raja Majapahit Berikut adalah daftar penguasa Majapahit. yang dipimpin oleh seseorang yang bergelar Bhre. dan pertahanan kerajaan di wilayahnya masing-masing.Di bawah raja Majapahit terdapat pula sejumlah raja daerah. Mereka biasanya merupakan saudara atau kerabat dekat raja dan bertugas dalam mengumpulkan penghasilan kerajaan. penyerahan upeti. Perhatikan bahwa terdapat periode kekosongan antara pemerintahan Rajasawardhana (penguasa ke-8) dan Girishawardhana yang mungkin diakibatkan oleh krisis suksesi yang memecahkan keluarga kerajaan .

Rajasawardhana. Sebagaimana Majapahit.1498) 13.1447) 7. Hudhara.1389) 5.1328) 3. Girindrawardhana. Bali secara khusus mendapat pengaruh besar dari Majapahit.1453) 9. bergelar Kertarajasa Jayawardhana (1293 .1309) 2. Partai Komunis Indonesia menyampaikan visinya tentang masyarakat tanpa kelas sebagai penjelmaan kembali dari Majapahit yang diromantiskan. Penaklukan Mataram atas Wirasaba tahun 1615 yang dipimpin langsung oleh Sultan Agung sendiri memiliki arti penting karena merupakan lokasi ibukota Majapahit.1468) 11.1429) 6. bergelar Tribhuwana Wijayatunggadewi (1328 . bergelar Sri Jayanagara (1309 . dan Mataram berusaha mendapatkan legitimasi atas kekuasaan mereka melalui hubungan ke Majapahit. Hayam Wuruk. Kalagamet. Para penggerak nasionalisme Indonesia modern. Sukarno juga mengangkat Majapahit untuk kepentingan persatuan bangsa. Sri Gitarja. bergelar Brawijaya V (1468 . Wikramawardhana (1389 . pendirinya. 1. telah merujuk pada Majapahit sebagai contoh gemilang masa lalu Indonesia.Majapahit menjadi dua kelompok. Kesultanan-kesultanan Islam Demak. bergelar Brawijaya VI (1478 . Raden Wijaya. Raden Patah. bergelar Sri Rajasanagara (1350 . Purwawisesa atau Girishawardhana. bergelar Brawijaya II (1451 . bergelar Brawijaya III (1456 . Penggambaran bentuk paviliun (pendopo) berbagai bangunan di ibukota Majapahit dalam kitab Negarakretagama telah menjadi inspirasi bagi arsitektur berbagai . atau Suraprabhawa. Demak menyatakan legitimasi keturunannya melalui Kertabhumi. termasuk mereka yang terlibat Gerakan Kebangkitan Nasional di awal abad ke-20. yang di Jawa merupakan bukti penting — dan legitimasi dianggap meningkat melalui hubungan tersebut. bergelar Brawijaya I (1447 . bergelar Brawijaya VII (1498-1518) Warisan sejarah Majapahit telah menjadi sumber inspirasi kejayaan masa lalu bagi bangsa Indonesia pada abad-abad berikutnya.1451) 8. Kertabumi. Pandanalas.1478) 12. Keraton-keraton Jawa Tengah memiliki tradisi dan silsilah yang berusaha membuktikan hubungan para rajanya dengan keluarga kerajaan Majapahit — sering kali dalam bentuk makam leluhur. Dalam propaganda yang dijalankan tahun 1920-an.1466) 10. negara Indonesia modern meliputi wilayah yang luas dan secara politik berpusat di pulau Jawa. dan masyarakat Bali menganggap diri mereka penerus sejati kebudayaan Majapahit. Pajang. Suhita (1429 . menurut babad-babad keraton Demak dinyatakan sebagai anak Kertabhumi dan seorang Putri Cina.1350) 4. bergelar Brawijaya IV (1466 . Kertawijaya. Majapahit kadang dijadikan acuan batas politik negara Republik Indonesia saat ini. Majapahit memiliki pengaruh yang nyata dan berkelanjutan dalam bidang arsitektur di Indonesia. sedangkan Orde Baru menggunakannya untuk kepentingan perluasan dan konsolidasi kekuasaan negara. yang dikirim ke luar istana sebelum ia melahirkan.

Majapahit dalam kesenian modern Kebesaran kerajaan ini dan berbagai intrik politik yang terjadi pada masa itu menjadi sumber inspirasi tidak henti-hentinya bagi para seniman masa selanjutnya untuk menuangkan kreasinya. •Komik Majapahit karya R. karya . roman sejarah dengan setting masa keruntuhan Majapahit. seorang rekan Mahesa Rani.bangunan keraton di Jawa serta Pura dan kompleks perumahan masyarakat di Bali masa kini. namun diperkirakan dari masa Kasunanan Surakarta. karya Jan Mintaraga. Roman/novel sejarah •Sandyakalaning Majapahit (1933). dan berakhir pada intrik seputar terbunuhnya Jayanegara. Kosasih •Strip komik "Panji Koming" karya Dwi Koendoro yang dimuat di surat kabar "Kompas" edisi Minggu. menceritakan kisah sehari-hari seorang warga Majapahit bernama Panji Koming. Berikut adalah daftar beberapa karya seni yang berkaitan dengan masa tersebut. karya Sanusi Pane. mengambil latar belakang pada masa keruntuhan Singhasari hingga awal-awal karier Mada (Gajah Mada). Puisi lama •Serat Darmagandhul. •Komik/Cerita bergambar Imperium Majapahit. sebuah kitab yang tidak jelas penulisnya karena menggunakan nama pena Ki Kalamwadi. Kitab ini berkisah tentang hal-hal yang berkaitan dengan perubahan keyakinan orang Majapahit dari agama sinkretis "Budha" ke Islam dan sejumlah ibadah yang perlu dilakukan sebagai umat Islam. Candi Tikus menunjukkan kuatnya pengaruh Hindu pada masa kerajaan Majapahit. adik seperguruan Lubdhaka. roman sejarah yang menceritakan akhir masa Singasari. •Zaman Gemilang (1938/1950/2000). terutama di Indonesia. masa Majapahit.A. Komik dan strip komik •Serial "Mahesa Rani" karya Teguh Santosa yang dimuat di Majalah Hai.

Pasundan. yaitu Kerajaan Tarumanagara. sebuah roman sejarah berseri yang mengisahkan kehidupan Gajah Mada dengan ambisinya menguasai Nusantara. kerajaan ini sering pula disebut dengan nama Negeri Sunda. karya Langit Kresna Hariadi. suatu adaptasi film karya S. Beberapa catatan menyebutkan bahwa kerajaan ini didirikan tahun 923 oleh Sri Jayabhupati. Film ini sebetulnya lebih berfokus pada sejarah Pajajaran namun berkait dengan Majapahit pula. cerita silat dengan setting runtuhnya Singhasari dan awal berdirinya Majapahit hingga pemerintahan Jayanagara. atau berdasarkan nama ibukotanya yaitu Pakuan Pajajaran. Film/Sinetron •Tutur Tinular.Senja di Langit Majapahit (2005). Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh.Matu Mona/Hasbullah Parinduri. putri dari Kerajaan Sunda yang gugur dalam Peristia Bubat. Sejarah kerajaan ini tidak dapat terlepas dari kerajaan-kerajaan pendahulunya di daerah Jawa Barat. . Dalam naskah-naskah kuno nusantara. karya Arswendo Atmowiloto. Kerajaan Pajajaran Menurut sejarah kota Ciamis pembagian wilayah Sunda-Galuh adalah sebagai berikut: • Pajajaran berlokasi di Bogor beribukota Pakuan • Galuh Pakuan beribukota di Kawali • Galuh Sindula yang berlokasi di Lakbok dan beribukota Medang Gili • Galuh Rahyang berlokasi di Brebes dengan ibukota Medang Pangramesan • Galuh Kalangon berlokasi di Roban beribukota Medang Pangramesan • Galuh Lalean berlokasi di Cilacap beribukota di Medang Kamulan • Galuh Pataruman berlokasi di Banjarsari beribukota Banjar Pataruman • Galuh Kalingga berlokasi di Bojong beribukota Karangkamulyan • Galuh Tanduran berlokasi di Pananjung beribukota Bagolo • Galuh Kumara berlokasi di Tegal beribukota di Medangkamulyan Kerajaan Pajajaran adalah sebuah kerajaan Hindu yang diperkirakan beribukotanya di Pakuan (Bogor) di Jawa Barat. •Senopati Pamungkas (1986/2003). •Dyah Pitaloka . Tidjab dari serial sandiwara radio. seperti yang disebutkan dalam prasasti Sanghyang Tapak. sinetron Ramadhan tahun 2003 yang berlatar Majapahit di masa Brawijaya V hingga Kesultanan Demak di zaman Sultan Trenggana. Kisah ini berlatar belakang Singhasari pada pemerintahan Kertanegara hingga Majapahit pada pemerintahan Jayanagara. dan Kawali. •Walisongo. •Saur Sepuh. suatu adaptasi film karya Niki Kosasih dari serial sandiwara radio yang populer pada awal 1990-an. roman karya Hermawan Achsan tentang Dyah Pitaloka Citraresmi. •Gajah Mada (2005).

seperti: • Prasasti Batu Tulis. Ratu Sakti (1543 – 1551) 5. Kerajaan Pajajaran juga meninggalkan sejumlah jejak peninggalan dari masa lalu. Mengenai raja-raja Kerajaan Pajajaran. terdapat perbedaan urutan antara naskah-naskah Babad Pajajaran. antara lain mengenai ibukota Pajajaran yaitu Pakuan. dan sekarang mereka dikenal sebagai orang Baduy. sama artinya dengan kata Sriman. Sukabumi • Prasasti Kawali. Sri Baduga Maharaja (1482 – 1521) 2. yaitu Kesultanan Banten. ditandai dengan diboyongnya PALANGKA SRIMAN SRIWACANA (Tempat duduk tempat penobatan tahta) dari Pakuan ke Surasowan di Banten oleh pasukan MAULANA YUSUF. di Pakuan tidak mungkin lagi dinobatkan raja baru. Palangka Sriman Sriwacana sendiri saat ini bisa ditemukan di depan bekas Keraton Surasowan di Banten. Jakarta • Taman perburuan. Kata Gigilang berarti mengkilap atau berseri. Carita Parahiangan. dan Carita Waruga Guru. Mereka menerapkan tata cara kehidupan lama yang ketat. Surawisesa (1521 – 1535) 3. Saat itu diperkirakan terdapat sejumlah punggawa istana yang meninggalkan kraton lalu menetap di daerah Lebak. dengan dirampasnya Palangka tersebut. dengan memiliki Palangka itu. Selain naskah-naskah babad. Berakhirnya jaman Pajajaran (1482 . orang Banten menyebutnya Watu Gigilang. Maulana Yusuf merupakan penerus kekuasaan Pajajaran yang "sah" karena buyut perempuannya adalah puteri Sri Baduga Maharaja.1579). Kampung Tugu. sering disebut dengan Kerajaan Mataram Kuna sebagai pembeda dengan Mataram Baru atau Kesultanan Mataram (Islam). Kerajaan Mataram Kuno Kerajaan Mataram (Hindu-Buddha). Ratu Dewata (1535 – 1543) 4. Pertama. Batu Tulis. Kerajaan . Bogor. Raga Mulya (1567 – 1579) Kerajaan Pajajaran runtuh pada tahun 1579 akibat serangan kerajaan sunda lainnya. Bogor • Prasasti Sanghyang Tapak.Hal ini karena pemerintahan Kerajaan Pajajaran merupakan kelanjutan dari kerajaankerajaan tersebut. Karena mengkilap. Ciamis • Tugu Perjanjian Portugis (padraõ). peninggalan Raja Punawarman Raja Raja Pajajaran 1. dapatlah ditelusuri jejak kerajaan ini. adalah suatu kerajaan yang berkuasa di Jawa Tengah bagian selatan antara abad ke-8 dan abad ke-10. yang sekarang menjadi Kebun Raya Bogor. Dari catatan-catatan sejarah yang ada. Batu berukuran 200 x 160 x 20 cm itu terpaksa di boyong ke Banten karena tradisi politik waktu itu "mengharuskan" demikian. Jawa Barat. Kedua.

Wangsa Syailendra cukup dominan dibanding Wangsa Sanjaya. Pada masa pemerintahan raja Indra (782-812). Kedua wangsa ini berkuasa berdampingan secara damai. Peta Kerajaan Mataram Wangsa Syailendra Wangsa Syailendra diduga berasal dari daratan Indocina (sekarang Thailand dan Kamboja). Ibu dari Sanjaya adalah SANAHA. pusat kerajaan Sunda. sebelumnya menuntut Tarusbawa untuk memisahkan Kerajaan Galuh dari Tarumanagara. Syailendra mengadakan ekspedisi perdagangan ke Sriwijaya. sehingga kerajaan Tarumanagara terpecah dua menjadi kerajaan Sunda dan kerajaan Galuh' Di kemudian hari Sanjaya yang adalah penerus Kerajaan Galuh yang sah. Ayah dari Sanjaya adalah Bratasenawa/SENA/SANNA. Pada tahun 790. Pada awal era Mataram Kuno. Sena dan keluarganya menyelamatkan diri ke Pakuan. puteri raja Sriwijaya. Smaratungga. dan meminta pertolongan pada Raja Tarusbawa. kakek Sena. kemudian sempat berkuasa di sana selama beberapa tahun. raja Galuh kedua (702-709 M). di Jepara. Mandiminyak. Raja Galuh ketiga. raja kerajaan Galuh pertama. cicit Wretikandayun. tapi lain ayah. Sena adalah cucu Wretikandayun dari putera bungsunya.Mataram terdiri dari dua dinasti. Wretikandayun. didirikan oleh Bhanu pada tahun 752. Syailendra menyerang dan mengalahkan Chenla (Kamboja). dinikahkan dengan Dewi Tara. Sena di tahun 716 M dilengser dari takhta Galuh oleh PURBASORA. Beberapa saat kemudian. Wangsa Sanjaya Wangsa Sanjaya didirikan oleh Raja Sanjaya/ Rakryan Jamri/Prabu Harisdama. menyerang Galuh . Ia juga melakukan perkawinan politik: puteranya. cucu Maharani SIMA dari Kalingga. Wangsa Sanjaya yang bercorak Hindu didirikan oleh Sanjaya pada tahun 732. Wangsa ini bercorak Buddha Mahayana. Nama Mataram sendiri pertama kali disebut pada prasasti yang ditulis di masa raja Balitung. Pada saat menjadi penguasa Kerajaan Sunda ia dikenal dengan nama Prabu Harisdarma dan kemudian setelah menguasai Kerajaan Galuh ia lebih dikenal dengan Sanjaya. Ironis sekali. Peninggalan terbesar Wangsa Syailendra adalah Candi Borobudur yang selesai dibangun pada masa pemerintahan raja Smaratungga (812-833). yakni Wangsa Sanjaya dan Wangsa Syailendra. Purbasora dan Sena sebenarnya adalah saudara satu ibu. Wangsa Syailendra yang bercorak Buddha Mahayana didirikan oleh Bhanu pada tahun 752.

Tahun 928. Kerajaan Sunda . Tahun 850. putera Sanjaya dari Sudiwara. Mahesa Anabrang beserta Dara Jingga dan anaknya. Pada masa ini telah terbentuk semacam ikatan kekerabatan di antara kerajaan-kerajaan tersebut. Rakai Pikatan. Oleh karena itu Dara Petak dipersembahkan kepada Raden Wijaya. Rakai Pikatan bahkan mendepak Raja Balaputradewa (putera Samaratungga dan Dewi Tara). kembali ke Pulau Jawa. Sejak itu pengaruh Sanjaya yang bercorak Hindu mulai dominan di Mataram. Sanjaya adalah penguasa Sunda. puteri raja Wangsa Syailendara Samaratungga. Sebagai ahli waris Kalingga Sanjaya kemudian juga menjadi penguasa Kalingga Utara yang disebut Bumi Mataram pada 732 M[rujukan?]. yang waktu itu menjadi pangeran Wangsa Sanjaya. Dara Jingga menikah dengan Adwaya Brahman dari Kerajaan Singasari tersebut. Pada tahun 910. Galuh dan Kalingga/Kerajaan Mataram (Hindu). sehingga bekas wilayah kekuasaan Tarumanagara dapat disatukan kembali dalam satu kerajaan. termasuk eks Kerajaan Sriwijaya di Palembang. yaitu Kerajaan Sunda Galuh. Pada masa ini. Anak dari Adityawarman. Hal ini memengaruhi berbagai keputusan politik pada masa-masa selanjutnya (misalnya saat penaklukan Nusantara oleh Majapahit). Adityawarman. dan sekaligus menjadi penerus kakeknya. Sebagai tanda persahabatan. Jadi Rakai Panangkaran dan Rakeyan Panaraban/Tamperan adalah saudara seayah lain ibu. putri Raja Tarusbawa dari kerajaan Sunda. Perpindahan ini diduga akibat letusan Gunung Merapi. yang kemudian memberikan keturunan Raden Kalagemet yang bergelar Sri Jayanegara setelah menjadi Raja Majapahit kedua. termasuk Kerajaan Sriwijaya.dengan bantuan Tarusbawa untuk melengser Purbasora. Rakai Garung memiliki anak yaitu Rakai Pikatan. Dara Jingga Di tahun 1288. yaitu Ananggawarman. dalam ekspedisi Pamalayu 1 dan 2. era Wangsa Syailendra berakhir yang ditandai dengan larinya Balaputradewa ke Sriwijaya. ditulis karya sastra Ramayana dalam Bahasa Kawi. Dara Petak Di tahun 1293. Dara Petak ikut dalam rombongan tersebut. puteri Dewasinga raja Kalingga Selatan atau Bumi Sambara. atau mendapat serangan dari Sriwijaya. menjadi penguasa Palembang di kemudian hari. Pemimpin Mataram selanjutnya berturut-turut adalah: Rakai Panunggalan. Kerajaan Dharmasraya. dan Rakai Garung. dengan mengirimkan Adwaya Brahman dan Senopati Mahesa Anabrang. Prambanan merupakan kompleks candi Hindu terbesar di Asia Tenggara. Setelah tiba di Pulau Jawa ternyata Kerajaan Singasari telah musnah. menikah dengan Pramodhawardhani (833-856). Rakai Warak. yaitu Tamperan atau Rakryan Panaraban sedangkan penerus Sanjaya di Kerajaan Mataram adalah Rakai Panangkaran. Mauliwarmadhewa sebagai penguasa Kerajaan Dharmasraya berikut jajahannya. yang di kemudian hari mendirikan Kerajaan Pagaruyung. Kekuasaan di Jawa Barat lalu diserahkan kepada putera Sanjaya dari Tejakencana. Sedangkan Dara Jingga dikenal sebagai Bundo Kandung/Bundo Kanduang oleh masyarakat Minangkabau. dan sebagai penerusnya adalah Kerajaan Majapahit. menjadi taklukan Kerajaan Singhasari di era Raja Kertanegara. Setelah itu ia menjadi raja Kerajaan Sunda dan Kerajaan Galuh (723 .732M). Raja Mpu Sindok memindahkan istana Kerajaan Mataram dari Jawa Tengah ke Jawa Timur (Medang). Raja Tulodong mendirikan Candi Prambanan. menggantikan Agama Buddha. Dengan kata lain. Mereka memiliki putra yang bernama Adityawarman.

serta mendirikan Galuh yang mandiri. Perancis dan Portugis. yang di tahun itu juga berhasil merebut kekuasaan Galuh dari Rahyang Purbasora (yang merebut . 666-669 M). Sobakancana. Nay Sekarkancana. melepaskan diri dari Tarumanagara. dari pihak Tarumanagara sendiri. Berdasarkan naskah kuno primer Bujangga Manik (yang menceriterakan perjalanan Prabu Bujangga Manik. kekuasaan Tarumanagara turun kepada menantunya. yang saat ini disimpan pada Perpustakaan Boedlian. tahun 519 Saka (kira-kira 18 Mei 669 M). Oxford University. Menurut sumber sejarah primer yang berasal dari abad ke-16. putri sulungnya. beliau memiliki dua anak. Tarusbawa. Lampung dipisahkan dari bagian lain kerajaan Sunda oleh Selat Sunda. wafat saat masih muda. Wretikandayun (612-702) memberontak. Tome Pires (1513) dalam catatan perjalanannya. Dalam tahun 1522. Hal ini menyebabkan penguasa Galuh. kerajaan Sunda menandatangani perjanjian Sunda-Portugis dimana dalam perjanjian tersebut Portugis dibolehkan membangun benteng dan gudang di pelabuhan Sunda. Kerajaan kembar Putera Tarusbawa yang terbesar. seorang pendeta Hindu Sunda yang mengunjungi tempat-tempat suci agama Hindu di pulau Jawa dan Bali pada awal abad ke-16). dengan batas kerajaanya yaitu sungai Citarum (Sunda di sebelah barat. menurut naskah Wangsakerta. Jakarta. wilayah kerajaan Sunda mencakup juga daerah yang saat ini menjadi Provinsi Lampung melalui pernikahan antar keluarga kerajaan Sunda dan Lampung.Karajaan Sunda (669-1579 M). Sunda merupakan bawahan Tarumanagara. Sejarah Sebelum berdiri sebagai kerajaan yang mandiri. Cucu Tarusbawa ini lantas dinikahi oleh Rahyang Sanjaya dari Galuh. Sebagai imbalannya. Galuh di sebelah timur). sedangkan yang kedua. menyebutkan batas wilayah kerajaan Sunda di sebelah timur sebagai berikut: Sementara orang menegaskan bahwa kerajaan Sunda meliputi setengah pulau Jawa. dan bagian barat Provinsi Jawa Tengah. menikah dengan Tarusbawa dari Sunda. yang selanjutnya mendirikan kerajaan Sriwijaya. yang keduanya perempuan. Portugis diharuskan memberi bantuan militer kepada kerajaan Sunda dalam menghadapi serangan dari Demak dan Cirebon yang memisahkan diri dari kerajaan Sunda. Summa Oriental (1513 – 1515). kerajaan ini merupakan suatu kerajaan yang meliputi wilayah yang sekarang menjadi Provinsi Banten. menurut naskah Wangsakerta merupakan kerajaan yang berdiri menggantikan kerajaan Tarumanagara. Katanya. Raja Tarumanagara yang terakhir. Sunda dan Galuh ini berbatasan. Saat Tarusbawa meninggal (tahun 723). keliling pulau Sunda tiga ratus legoa. Kerajaan Sunda malah pernah menjalin hubungan politik dengan bangsa Portugis. Tarusbawa selanjutnya memindahkan kekuasaannya ke Sunda. Rahyang Tamperan. meninggalkan seorang anak perempuan. Hubungan Kerajaan Sunda dengan Eropa Kerajaan Sunda sudah lama menjalin hubungan dagang dengan bangsa Eropa saperti Inggris. bulan Yista. Inggris sejak tahun 1627. 9 Suklapaksa. Tarusbawa juga menginginkan melanjutkan kerajaan Tarumanagara. Provinsi Jawa Barat . Dari Ganggasari. Beliau dinobatkan sebagai raja Sunda pada hari Radite Pon. Ujungnya adalah Cimanuk. Setelah Linggawarman meninggal. sampai mempunyai seorang putera. menikah dengan Déwi Ganggasari dari Indraprahasta. kekuasaan Sunda jatuh ke Sanjaya. sedangkan Tarumanagara diubah menjadi bawahannya. Déwi Manasih. menikah dengan Dapuntahyang Sri Janayasa. Kerajaan Sunda didirikan oleh Tarusbawa pada tahun 591 Caka Sunda (669 M). Sebagian orang lainnya berkata bahwa kerajaan Sunda mencakup sepertiga pulau Jawa ditambah seperdelapannya lagi. Rarkyan Sundasambawa. Sri Maharaja Linggawarman Atmahariwangsa Panunggalan Tirthabumi (memerintah hanya selama tiga tahun. batas kerajaan Sunda di sebelah timur adalah sungai Cipamali (yang saat ini sering disebut sebagai kali Brebes) dan sungai Ciserayu (yang saat ini disebut Kali Serayu) di Provinsi Jawa Tengah.

Dari Déwasanghyang. putera Sang Mansiri). tahun 942. Rarkyan Panangkaran. Rakryan Diwus (dengan gelar Prabu Pucukbhumi Dharmeswara) yang berkuasa selama 24 tahun (795-819). Kekuasaan Sunda-Galuh dipegang oleh Rakryan Wuwus (dengan gelar Prabhu Gajahkulon) sampai ia wafat tahun 891. Rakryan Jayagiri mewariskan kekuasaannya ka puteranya. Rakryan Jayagiri (916). Sunda dan Galuh bersatu kembali. tahun 732 Sanjaya menyerahkan kekuasaan Sunda-Galuh ke puteranya. Karena Rakryan Hujungkulon inipun hanya mempunyai anak perempuan. Kekuasaan ini lantas diturunkan pada putera sulungnya. kekuasaan tersebut jatuh ke adik iparnya. Di Keling. Rahyang Tamperan berkuasa di Sunda-Galuh selama tujuh tahun (732-739). Sang Banga mempunyai putera. sebab kemudian direbut oleh adikna. yang kemudian meneruskan kekuasaanya di Sunda selama 17 tahun (766-783) dengan gelar Prabhu Hulukujang. Dari Limburkancana. kekuasaan Sunda-Galuh diwariskan oleh putera sulungnya. 806-813). Sang Banga (Prabhu Kertabhuwana Yasawiguna Hajimulya) menjadi raja selama 27 tahun (739-766). Rakryan Jayagiri (973-989). kekuasaan Sunda jatuh ke puteranya. kekuasaan Sunda-Galuh jatuh ke adik iparnya dari Galuh. dilanjutkan oleh cucunya. kekuasaan Sunda-Galuh diwariskan kepada putranya. yang kemudian diganti oleh puteranya dari Déwi Sudiwara. Rakryan Saunggalah (Prabhu Ragasuci). kekuasaan diwariskan kepada putranya. kekuasaan Sunda-Galuh turun ke putranya yang terbesar. Rakryan Medang mewariskan kekuasaanya kepada menantunya. Oleh karena itu. Sanjaya memegang kekuasaan selama 22 tahun (732-754). lalu ke cucu menantunya. Melanjutkan dendam orangtuanya. Prabhu Déwasanghyang (1012-1019). Dari Prabu Dharmakusuma. Rakryan Gendang (989-1012).kekuasaan Galuh dari ayahnya. keturunan Demunawan dari Saunggalah. Sri Jayabhupati (1030-1042). sedangkan kekuasaannya diturunkan ke putranya. Untuk meneruskan kekuasaan ayahnya yang menikah dengan puteri raja Keling (Kalingga). yang menguasai Sunda selama 12 tahun (783-795). Sang Prabhu Linggabhumi (813-842). Karena tidak mempunyai putera dari Sundasambawa. kembali lagi ke tempat awal moyangnya (Tarusbawa) memimpin kerajaan Sunda. Bratasenawa/Rahyang Séna). Sang Limburkancana (954-964). kemudian oleh keturunannya lagi. Prabhu Citraganda. Prabu Langlangbhumi dilanjutkan oleh putranya. Sepeninggal Rakryan Wuwus. meninggal dunia. Dharmasiksa memimpin Sunda-Galuh dari Saunggalah selama 12 tahun. Rakryan Jayagiri (1154-1156). karena tidak disukai oleh para pembesar dari Sunda. kekuasaan diwariskan kepada puteranya. Prabhu Guru Dharmasiksa. Rakryan Kamuninggading (913). ia dibunuh tahun 895. Rakryan Sundasambawa (964973). kemudian diwariskan kepada menantunya. Dari Déwi Kancanasari. Dari Sri Jayabhupati. Dari Rakryan Diwus. yang memerintah selama 122 tahun (1175-1297). Hanya saja. Sepeninggal Dharmasiksa. Arya Kadatwan. yang berkuasa selama enam tahun (1297-1303). Rakryan Jayagiri berkuasa selama 28 tahun. lantas oleh cucunya. tapi kemudian memindahkan pusat pemerintahan kepada Pakuan Pajajaran. Rakryan Watuagung. lalu membagi kekuasaan pada dua puteranya: Sang Manarah (dalam carita rakyat disebut Ciung Wanara) di Galuh serta Sang Banga (Hariang Banga) di Sunda. Prabhu Langlangbhumi ((1064-1154). Rakryan Kamuninggading menguasai Sunda-Galuh hanya tiga tahun. Karena anaknya perempuan. tapi hanya menguasai Sunda dari tahun 759. mertua raja Erlangga (1019-1042). Prabhu Dharmakusuma (1156-1175). Rakryan Wuwus. di tangan Sanjaya. yang berkuasa selama delapan tahun(1303-1311). Prabu Linggadéwata (1311- . Rakryan Hujungkulon atau Prabhu Gilingwesi (dari Galuh. Dharmaraja (1042-1064). maka kekuasaan Sunda lantas jatuh ke menantunya. lalu ke cucunya yang membuat prasasti Cibadak. Sri Jayabhupati adalah menantu dari Dharmawangsa Teguh dari Jawa. Rakryan Watuagung direbut kekuasaannya oleh keponakannya (putera Kamuninggading). Kekuasaan Galuh juga jatuh kepadanya saat saudara iparnya. Prabhu Ragasuci kemudian diganti oleh putranya. yang menikah dengan putera dari Sang Welengan (raja Galuh. Tamperan. Rakryan Windusakti. bernama Rarkyan Medang.

Darmasiksa Prabu Sanghyang Wisnu (1175 . Karena saat kejadian di Bubat. 783 . Tahun 1482. Tarusbawa (minantu Linggawarman. Rakeyan Jayagiri Prabu Ménakluhur (1155 . Limbur Kancana (putera Rakeyan Kamuning Gading. Dari isteri pertama. kemudian ke Prabu Ragamulya Luhurprabawa (1340-1350). Darmakusuma (Sang Mokténg Winduraja. atawa Sanjaya (menantu Tarusbawa.1297) . Rakeyan Wulung Gadung (973 . ia mempunyai putera Ningratkancana (Prabu Déwaniskala). kemudian Prabu Déwatabuanawisésa (1535-1543). Rakeyan Wuwus Prabu Gajah Kulon (819 . Dari Nay Ratna Mayangsari.989) 17. yang meneruskan kekuasaan ayahnya di daerah Galuh (1475-1482). Darmaraja (Sang Mokténg Winduraja. Pemerintahannya terbilang lama (1382-1482).1155) 23.1030) 20. Prabu Ajiguna Linggawisésa (1333-1340).1012) 18. sebab sudah dimulai saat ayahnya masih berkuasa di daerah timur. Karena hanya mempunyai anak perempuan. Rakeyan Jayagiri (menantu Rakeyan Kamuning Gading.1019) 19. 954 .1157) 24.891) 9. Prabu Susuktunggal yang berkuasa dari Pakuan Pajajaran. 1065 . Déwa Sanghyang (1012 . Munding Ganawirya (964 . Susuktunggal dan Ningratkancana menyatukan ahli warisnya dengan menikahkan Jayadéwata (putra Ningratkancana) dengan Ambetkasih (putra Susuktunggal).942) 13. yang kemudian memimpin selama 104 tahun (1371-1475). 1030 . Linggadéwata menurunkan kekuasaannya ke menantunya. Rakeyan Medang Prabu Hulukujang (766 . kekuasaan kembali lagi ke putra Linggabuana. Sapeninggal Jayadéwata. kekuasaan Sunda dan Galuh disatukan lagi oleh Jayadéwata (yang bergelar Sri Baduga Maharaja). kekuasaan Sunda sementara dipegang oleh Patih Mangkubumi Sang Prabu Bunisora (1357-1371). Prabu Darmaraksa (adik ipar Rakeyan Wuwus. 891 . Prabu Gilingwesi (menantu Rakeyan Medang Prabu Hulukujang. Sapeninggal Prabu Bunisora. Raja-raja Kerajaan Sunda Di bawah ini deretan raja-raja yang pernah memimpin Kerajaan Sunda menurut naskah Pangéran Wangsakerta (waktu berkuasa dalam tahun Masehi): 1. Prabu Surawisésa (1521-1535). Atmayadarma Hariwangsa (942 .895) 10.1175) 25. Harisdarma. Nay Ratna Sarkati. yang diberi kekuasaan bawahan di daerah sebelah barat Citarum (daerah asal Sunda). Pucukbumi Darmeswara (menantu Prabu Gilingwesi. 1042 .masih kecil.1042) 21. Prabu Nilakéndra (1551-1567). ia mempunyai putera Sang Haliwungan (Prabu Susuktunggal). sebab setelah beberapa kali diserang oleh pasukan dari Kesultanan Banten. serta Prabu Ragamulya atau Prabu Suryakancana (1567-1579). Langlangbumi (Sang Mokténg Kerta. istrinya yang kedua.954) 14.819) 8. Sanghyang Ageng (1019 . di tahun 1579 kekuasaannya runtuh.916) 12. Windusakti Prabu Déwageng (895 . 669 . Niskalawastukancana.766) 5. Brajawisésa (989 . kekuasaan Sunda-Galuh turun ke putranya. Tamperan Barmawijaya (732 . Dari Prabu Ragamulya. 795 . kekuasaan diwariskan ke putranya.739) 4.795) 7. 916 .973) 16.723) 2. membangun pusat pemerintahan ini dengan mendirikan keraton Sri Bima Punta Narayana Madura Suradipati.964) 15.913) 11.1065) 22. Rakeyan Kamuning Gading Prabu Pucukwesi (913 . Prabu Sakti (1543-1551).1333).783) 6. putranya -Niskalawastukancana -. Prabu Suryakancana ini merupakan pemimpin kerajaan SundaGaluh yang terakhir. 723 . yang di ujung kekuasaannya gugur di Bubat (baca Perang Bubat). 1157 . Rakeyan Banga (739 .732) 3. Sri Jayabupati (Detya Maharaja. Prabu Maharaja Linggabuanawisésa (1350-1357).

1303) 27. meliputi Indonesia bagian barat. dan budaya yang besar. Prabu Maharaja Linggabuanawisésa (yang gugur dalam Perang Bubat. Walaupun pada masa kebesarannya diketahui memiliki pengaruh politik. ekonomi. banyak ditemukan peninggalan-peninggalan berupa benda-benda keramik dan beberapa bangunan yang dibuat dari batu bata. Prabu Susuktunggal (1475-1482) 35. 1297 . Siam bagian selatan. Semenanjung Malaya. Prabu Niskalawastukancana (1371-1475) 34. Raja-Raja Sriwijaya Berikut ini adalah nama raja-raja Sriwijaya: Samarawijaya Sri Bameswara Jayabaya Kertajaya Catatan-catatan mengenai Sriwijaya Berikut ini adalah beberapa sumber sejarah yang diketahui berkaitan dengan Sriwijaya: . Pusat pemerintahannya kemungkinan besar di sekitar Palembang. kecuali beberapa prasasti batu atau keping tembaga serta bahasa Melayu di pesisir-pesisir kepulauan Nusantara yang menjadi akar dari bahasa Indonesia. 1303 . 1350-1357) 32. Prabu Ragamulya atau Prabu Suryakancana (1567-1579) Kerajaan Sriwijaya Kerajaan Sriwijaya dikenal sebagai kerajaan maritim yang pernah berdiri secara independen di wilayah Kepulauan Nusantara bagian barat dari abad ke-7 (bahkan mungkin sebelumnya) hingga abad ke-12. Keberadaannya malah banyak diketahui dari tulisan-tulisan musafir Tiongkok dan Arab. Namun demikian. sebelum akhirnya benar-benar runtuh pada abad ke-14. dan sebagian Filipina. Jayadéwata (Sri Baduga Maharaja. Ragasuci (Sang Mokténg Taman. kerajaan ini sama sekali tidak meninggalkan naskah tulisan atau sastra sama sekali. Prabu Ajiguna Linggawisésa (1333-1340) 30. Setelah didahului serbuan dari Kerajaan Chola dari India Selatan dan Kerajaan Singasari dari Jawa yang melemahkan kekuatan militernya. Prabu Sakti (1543-1551) 39. Sriwijaya menjadi kerajaan taklukan tetangganya. Sumatra. meskipun ada pendapat lain yang menyebutkan Ligor di Semenanjung Malaya sebagai pusatnya. 1482-1521) 36. termasuk Sriwijaya pada akhir abad ke-12. Prabu Bunisora (1357-1371) 33. Prabu Ragamulya Luhurprabawa (1340-1350) 31. Prabu Surawisésa (1521-1535) 37. Peta beberapa kerajaan di Asia Tenggara.1311) 28. Kerajaan Melayu Jambi dan bertahan hingga berdirinya Kerajaan Majapahit.26. Citraganda (Sang Mokténg Tanjung. Prabu Déwatabuanawisésa (1535-1543) 38. Prabu Linggadéwata (1311-1333) 29. Prabu Nilakéndra (1551-1567) 40.

dan pulau Kalimantan bagian Barat. Pada masa itu juga. Pada masa yang sama. Pada tahun 1414 pangeran terakhir Sriwijaya.Berbahasa Sanskerta atau Tamil Prasasti Ligor di Thailand Prasasti Kanton di Kanton Prasasti Siwagraha Prasasti Nalanda di India Piagam Leiden di India Prasasti Tanjor Piagam Grahi Prasasti Padang Roco Prasasti Srilangka Sumber berita Tiongkok : Kronik dari Dinasti Tang Kronik Dinasti Sung Kronik Dinasti Ming Kronik Perjalanan I Tsing Kronik Chu-fan-chi oleh Chau Ju-kua Kronik Tao Chih Lio oleh Wang Ta Yan Kronik Ling-wai Tai-ta oleh Chou Ku Fei Kronik Ying-yai Sheng-lan oleh Ma Huan Prasasti berbahasa Melayu Kuna Prasasti Kedukan Bukit tanggal 16 Juni 682 Masehi di Palembang Prasasti Kedukan Bukit Prasasti Talang Tuo tanggal 23 Maret 684 Masehi di Palembang Prasasti Talang Tuo Prasasti Telaga Batu abad ke-7 Masehi di Palembang Prasasti Telaga Batu Prasasti Palas Pasemah abad ke-7 Masehi di Lampung Selatan Prasasti Karang Brahi abad ke-7 Masehi di Jambi Prasasti Karang Brahi Prasasti Kota Kapur tanggal 28 Februari 686 Masehi di P. Raja-raja Sriwijaya menguasai kepulauan Melayu melewati perdagangan dan penaklukkan dari kurun abad ke-7 hingga abad ke-9. memeluk agama Islam dan berhijrah ke Semenanjung Malaya dan mendirikan Kesultanan Melaka. Sriwijaya merupakan pusat terpenting agama Buddha Mahayana. 1025. Sriwijaya telah kehilangan monopoli atas lalu-lintas perdagangan Tiongkok-India. pertama oleh budaya agama Hindu dan kemudian diikuti pula oleh agama Buddha. Kerajaan Sriwijaya juga membantu menyebarkan kebudayaan Melayu ke seluruh Sumatra. Akibatnya kemegahan Sriwijaya menurun. agama Islam memasuki Sumatra melalui Aceh yang telah tersebar melalui hubungan dengan pedagang Arab dan India. Agama Buddha aliran Buddha Hinayana dan Buddha Mahayana disebarkan di pelosok kepulauan nusantara dan Palembang menjadi pusat pembelajaran agama Buddha. Sriwijaya telah diserbu raja Chola dari kerajaan Colamandala(India) yang mengakibatkan hancurnya jalur perdagangan. Bangka Prasasti Kota Kapur Prasasti Sojomerto abad ke-7 Masehi di Pekalongan . Agama Buddha diperkenalkan di Srivijaya pada tahun 425 Masehi. Pada tahun 1017. dan 1068. Parameswara. Semenanjung Melayu. raja Sri Sanggramawidjaja Tungadewa ditawan. Kerajaan Singasari yang berada di bawah naungan Sriwijaya . Pada serangan kedua tahun 1025.Jawa Tengah Pengaruh budaya Kerajaan Sriwijaya banyak dipengaruhi budaya India.

tidak ada penjelasan atau catatan yang pasti mengenai siapakah yang pertama kalinya mendirikan kerajaan Tarumanegara. Desa Tugu. Sekarang termasuk wilayah Kecamatan Cibungbulang. Bogor 2. Citeureup. Berita bahwa kerajaan Melayu Jambi takluk kepada Majapahit hingga sekarang masih diragukan kebenarannya. Karena setelah kemundurannya wilayah sumatera bagian selatan merupakan daerah tanpa kekuasaan dan pusat bajak laut Selat Malaka. prasasti ini ditemukan di daerah Tugu Lahan tempat prasasti itu ditemukan berbentuk bukit rendah berpermukaan datar dan diapit tiga batang sungai: Cisadane. Kabupaten Bekasi.Prasasti Pasir Awi. Prasasti tersebut isinya menerangkan penggalian Sungai Candrabaga oleh Rajadirajaguru dan penggalian Sungai Gomati oleh Purnawarman pada tahun ke-22 masa pemerintahannya. Nanggung.Prasasti Jambu. ditemukan di aliran Sungai Cidanghiang yang mengalir di Desa Lebak. Ciampea. berisi pujian kepada Raja Purnawarman.Penggalian sungai tersebut merupakan gagasan untuk menghindari bencana alam berupa banjir yang sering terjadi pada masa pemerintahan Purnawarman. Selesai penggalian. Kerajaan Tarumanagara Pelabuhan Kerajaan Tarumanegara Sejarah Bila menilik dari catatan sejarah ataupun prasasti yang ada. dan kekeringan yang terjadi pada musim kemarau. ditemukan di Kampung Batutumbu. Bogor 7. Kabupaten Pandeglang. tempat itu masih dilaporkan dengan nama Pasir Muara. Bogor Prasasti Tarumanegara Salah Satu Prasasti dari kerajaan Tarumanegara. Dahulu termasuk bagian tanah swasta Ciampea. Kampung Muara tempat prasasti Ciaruteun dan Telapak Gajah ditemukan. Sampai abad ke-19. 3. Ciampea. sekarang disimpan di museum di Jakarta. Bogor 5. Kecamatan Munjul.Prasasti Tugu. dahulu merupakan sebuah "kota pelabuhan sungai" yang bandarnya terletak di tepi pertemuan Cisadane dengan Cianten. Sampai abad ke-19 jalur sungai itu masih digunakan untuk angkutan hasil perkebunan kopi. Kekuatan kerajaan Melayu Jambi berlangsung hingga dua abad sebelum akhirnya melemah. yang mengacu pada model aksara Kamboja dengan beberapa cirinya yang masih melekat. dibuat sekitar 400 M (H Kern 1917). 4. Pada zaman ini. Sekarang masih digunakan oleh pedagang bambu untuk mengangkut barang dagangannya ke daerah hilir. ditemukan di perkebunan kopi milik Jonathan Rig. Kerajaan Melayu Jambi.Prasasti Kebon Kopi. sang prabu mengadakan selamatan dengan menyedekahkan 1. aksara tersebut belum mencapai taraf modifikasi bentuk khasnya sebagaimana yang digunakan naskah-naskah . Banten.Prasasti Muara Cianten. Cianten dan Ciaruteun.000 ekor sapi kepada kaum brahmana.Prasasti Munjul atau Prasasti Cidanghiang. Prasasti 1.melepaskan diri. Prasasti pada zaman ini menggunakan aksara Sunda kuno. Raja yang pernah berkuasa dan sangat terkenal dalam catatan sejarah adalah Purnawarman. Ciampea. Pada tahun 417 ia memerintahkan penggalian Sungai Gomati dan Candrabaga sepanjang 6112 tombak (sekitar 11 km). yang pada awalnya merupakan perkembangan dari aksara tipe Pallawa Lanjut. Pada tahun 1088. Kecamatan Tarumajaya. Bogor 6.Prasasti Ciaruteun. yang dahulunya berada di bawah naungan Sriwijaya menjadikan Sriwijaya taklukannya.

(lontar) abad ke-16. di antara bawahan Tarumanagara pada masa pemerintahan Purnawarman terdapat nama "Rajamandala" (raja daerah) Pasir Muhara. yang berbunyi: vikkrantasyavanipateh shrimatah purnavarmmanah tarumanagararendrasya vishnoriva padadvayam Terjemahannya menurut Vogel: Kedua (jejak) telapak kaki yang seperti (telapak kaki) Wisnu ini kepunyaan raja dunia yang gagah berani yang termashur Purnawarman penguasa Tarumanagara. di tepi sawah. tidak jauh dari prasasti Telapak Gajah peninggalan Purnawarman. Prasasti Telapak Gajah Prasasti Telapak Gajah bergambar sepasang telapak kaki gajah yang diberi keterangan satu baris berbentuk puisi berbunyi: jayavi s halasya tarumendrsaya hastinah airavatabhasya vibhatidam padadavayam Terjemahannya: Kedua jejak telapak kaki adalah jejak kaki gajah yang cemerlang seperti Airawata kepunyaan penguasa Tarumanagara yang jaya dan berkuasa. Dalam prasasti itu dituliskan : ini sabdakalanda rakryan juru panga-mbat i kawihaji panyca pasagi marsa-n desa barpulihkan haji su-nda Terjemahannya menurut Bosch: Ini tanda ucapan Rakryan Juru Pengambat dalam tahun (Saka) kawihaji (8) panca (5) pasagi (4). Kehadiran prasasti Purnawarman di kampung itu menunjukkan bahwa daerah itu termasuk kawasan kekuasaannya. Ukiran kepala gajah bermahkota teratai ini oleh para ahli diduga sebagai "huruf ikal" yang masih belum terpecahkan bacaaanya sampai sekarang. matahari kembar atau kombinasi surya-candra (matahari dan bulan). berbahasa Sansekerta. Menurut Pustaka Rajyarajya i Bhumi Nusantara parwa II. Demikian pula mahkota yang dikenakan Purnawarman berukiran sepasang lebah. Bahkan diberitakan juga. yang menunjukkan tanda kekuasaan &mdash& fungsinya seperti "tanda tangan" pada zaman sekarang. Keterangan pustaka dari Cirebon tentang bendera Tarumanagara dan ukiran sepasang "bhramara" (lebah) sebagai cap pada mahkota Purnawarman dalam segala "kemudaan" nilainya sebagai sumber sejarah harus diakui kecocokannya dengan lukisan . Prasasti ini peninggalan Purnawarman. seratus meter dari pertemuan sungai tersebut dengan Sungai Cisadane. Menurut mitologi Hindu. prasasti ditemukan di Pasir Muara. Menurut Pustaka Parawatwan i Bhumi Jawadwipa parwa I. maka prasasti tersebut dibuat dalam tahun 458 Saka atau 536 Masehi. Karena angka tahunnya bercorak "sangkala" yang mengikuti ketentuan "angkanam vamato gatih" (angka dibaca dari kanan). namun pada tahun 1981 diangkat dan diletakkan di dalam cungkup. Prasasti itu kini tak berada ditempat asalnya. Ukiran bendera dan sepasang lebah itu dengan jelas ditatahkan pada prasasti Ciaruteun yang telah memancing perdebatan mengasyikkan di antara para ahli sejarah mengenai makna dan nilai perlambangannya. beraksara Palawa. Isinya adalah puisi empat baris. Prasasti Ciaruteun Prasasti Ciaruteun ditemukan pada aliran Sungai Ciaruteun. Selain itu. sarga 1. Airawata adalah nama gajah tunggangan Batara Indra dewa perang dan penguawa Guntur. bendera Kerajaan Tarumanagara berlukiskan rangkaian bunga teratai di atas kepala gajah. gajah perang Purnawarman diberi nama Airawata seperti nama gajah tunggangan Indra. sarga 3. Demikian pula tentang ukiran sepasang tanda di depan telapak kaki ada yang menduganya sebagai lambang labah-labah. pemerintahan begara dikembalikan kepada raja Sunda. halaman 161. Prasasti Pasir Muara Di Bogor. ada pula gambar sepasang "pandatala" (jejak kaki).

Kota ini sampai tahun . yang selalu menghadiahkan jamuan kehormatan (kepada mereka yang setia kepadanya). banyak penguasa daerah yang menerima kembali kekuasaan pemerintahan atas daerahnya sebagai hadiah atas kesetiaannya terhadap Tarumanagara. Tarumanegara didirikan oleh Rajadirajaguru Jayasingawarman pada tahun 358. Dinamainya kota itu Sundapura--pertama kalinya nama "Sunda" digunakan. Pada bukit ini mengalir (sungai) Cikasungka. Prasasti Jambu Di daerah Bogor.bhavati sukhahakaram shalyabhutam ripunam. Jayasingawarman dipusarakan di tepi kali Gomati. yang selalu berhasil menghancurkan benteng musuh. Kecamatan Leuwiliang. Secara tradisional Cipamali (Kali Brebes) memang dianggap batas kekuasaan raja-raja penguasa Jawa Barat pada masa silam. Ditinjau dari segi ini. Contoh serupa dapat dilihat dari kedudukaan Rajatapura atau Salakanagara (kota Perak). Maharaja Purnawarman adalah raja Tarumanagara yang ketiga (395-434 M). maka Suryawarman melakukan hal yang sama sebagai lanjutan politik ayahnya.561 M) Raja Tarumanagara ke-7. kepunyaannyalah kedua jejak telapak kaki ini. Yang belum jelas adalah mengapa prasasti mengenai pengembalian pemerintahan kepada Raja Sunda itu terdapat di sana? Apakah daerah itu merupakan pusat Kerajaan Sunda atau hanya sebuah tempat penting yang termasuk kawasan Kerajaan Sunda? Baik sumber-sumber prasasti maupun sumber-sumber Cirebon memberikan keterangan bahwa Purnawarman berhasil menundukkan musuh-musuhnya.162) menyebutkan bahwa di bawah kekuasaan Purnawarman terdapat 48 raja daerah yang membentang dari Salakanagara atau Rajatapura (di daerah Teluk Lada Pandeglang) sampai ke Purwalingga (sekarang Purbolinggo) di Jawa Tengah. Prasasti Munjul di Pandeglang menunjukkan bahwa wilayah kekuasaannya mencakup pula pantai Selat Sunda. Naskah Wangsakerta Penjelasan tentang Tarumanagara cukup jelas di Naskah Wangsakerta. merupakan gejala bahwa Ibukota Sundapura telah berubah status menjadi sebuah kerajaan daerah.padavimbadavyam arnagarotsadane nityadksham bhaktanam yangdripanam . sedangkan putranya di tepi kali Candrabaga. Pustaka Jawadwipa. sarga 1 (halaman 80 dan 81) memberikan keterangan bahwa dalam masa pemerintahan Candrawarman (515-535 M). ayah Suryawarman. Terjemahannya menurut Vogel: Yang termashur serta setia kepada tugasnya ialah raja yang tiada taranya bernama Sri Purnawarman yang memerintah Taruma serta baju perisainya tidak dapat ditembus oleh panah musuh-musuhnya. Desa Pasir Gintung.asamo yah pura tarumayam nama shri purnnavarmma pracurarupucara fedyavikyatavammo tasyedam . Pada Naskah Wangsakerta dari Cirebon itu. Rakeyan Juru Pengambat yang tersurat dalam prasasti Pasir Muara mungkin sekali seorang pejabat tinggi Tarumanagara yang sebelumnya menjadi wakil raja sebagai pimpinan pemerintahan di daerah tersebut. Prasasti Pasir Muara yang menyebutkan peristiwa pengembalian pemerintahan kepada Raja Sunda itu dibuat tahun 536 M. naskah ini mengundang polemik dan banyak pakar sejarah yang meragukan naskah-naskah ini bisa dijadikan rujukan sejarah. Kehadiran Prasasti Purnawarman di Pasir Muara. Hal ini berarti. Dalam tahun tersebut yang menjadi penguasa Tarumanagara adalah Suryawarman (535 . tetapi merupakan duri bagi musuh-musuhnya. yang kemudian digantikan oleh putranya. Pustaka Nusantara.yang terdapat pada prasasti Ciaruteun. Ia membangun ibukota kerajaan baru pada tahun 397 yang terletak lebih dekat ke pantai. Sayangnya. Prasasti inipun berukiran sepasang telapak kaki dan diberi keterangan berbentuk puisi dua baris: shriman data kertajnyo narapatir . parwa II sarga 3 (halaman 159 . yang memberitakan Raja Sunda dalam tahun 536 M. parwa I. Dharmayawarman (382-395). masih ada satu lagi prasasti lainnya yaitu prasasti batu peninggalan Tarumanagara yang terletak di puncak Bukit Koleangkak. pusat pemerintahan Tarumanagara telah bergeser ke tempat lain. yang disebut Argyre oleh Ptolemeus dalam tahun 150 M.

Wisnuwarman 434-455 5. Kertawarman 561-628 9. daerah Nagreg antara Bandung dan Limbangan.Nagajayawarman 640-666 12. Purnawarman 395-434 4. Dalam tahun 526 M. mendirikan kerajaan baru di Kendan. karena Tarusbawa pribadi lebih menginginkan untuk kembali ke kerajaannya sendiri. maka Salakanagara berubah status menjadi kerajaan daerah. Perkembangan daerah timur menjadi lebih berkembang ketika cicit Manikmaya mendirikan Kerajaan Galuh dalam tahun 612 M. misalnya. Pada tahun 669. Dharmayawarman 382-395 3. Sudhawarman 628-639 10. Kekuasaan Tarumanagara berakhir dengan beralihnya tahta kepada Tarusbawa. hanya Galuh yang tidak sepakat dan memutuskan untuk berpisah dari Sunda yang mewarisi wilayah Tarumanagara. Jayasingawarman pendiri Tarumanagara adalah menantu Raja Dewawarman VIII. Suryawarman tidak hanya melanjutkan kebijakan politik ayahnya yang memberikan kepercayaan lebih banyak kepada raja daerah untuk mengurus pemerintahan sendiri.Hariwangsawarman 639-640 11. Suryawarman 535-561 8. Linggawarman. Manikmaya. melainkan juga mengalihkan perhatiannya ke daerah bagian timur. Ketika pusat pemerintahan beralih dari Rajatapura ke Tarumangara. tahta kekuasaan Tarumanagara jatuh kepada menantunya dari putri sulungnya. Garut.Linggawarman 666-669 Kerajaan Melayu Jambi Sejarah . Secara otomatis. Jayasingawarman 358-382 2. menantu Suryawarman. Raja-raja Tarumanagara menurut Naskah Wangsakerta Raja-raja Tarumanegara 1. Atas pengalihan kekuasaan ke Sunda ini. yang sulung bernama Manasih menjadi istri Tarusbawa dari Sunda dan yang kedua bernama Sobakancana menjadi isteri Dapuntahyang Sri Jayanasa pendiri Kerajaan Sriwijaya. yaitu Sunda yang sebelumnya berada dalam kekuasaan Tarumanagara. Putera tokoh Manikmaya ini tinggal bersama kakeknya di ibukota Tarumangara dan kemudian menjadi Panglima Angkatan Perang Tarumanagara. Linggawarman sendiri mempunyai dua orang puteri. Ia sendiri seorang Maharesi dari Salankayana di India yang mengungsi ke Nusantara karena daerahnya diserang dan ditaklukkan Maharaja Samudragupta dari Kerajaan Magada. digantikan menantunya. yaitu Tarusbawa. Tarusbawa. raja Tarumanagara terakhir. Indrawarman 455-515 6. Tarumanagara sendiri hanya mengalami masa pemerintahan 12 orang raja.362 menjadi pusat pemerintahan Raja-raja Dewawarman (dari Dewawarman I . Candrawarman 515-535 7.VIII).

Terkenal dan selalu menjadi rebutan merupakan tanda bahwa Jambi sangat penting pada masa dulu. Diperkirakan. Setelah Koying. Lebih kurang setengah abad kemudian. Kerajaan Melayu Jambi telah berdiri sekitar tahun 644/645 M. kemudian lahir Raden Kalagemet. Ketika Sriwijaya berdiri. data arkeologis yang ditemukan di Jambi merupakan yang terlengkap. Sampai sekarang. sejarah tentang Melayu kuno ini masih gelap. ia kemudian mengirimkan dua orang putrinya. kerajaan-kerajan ini lenyap tanpa banyak meninggalkan jejak sejarah. Berita tertua mengenai kerajaan ini berasal dari T’ang-hui-yao yang disusun oleh Wang-p’u pada tahun 961 M. yang kemudian dikenal dengan nama Ekspedisi Pamalayu I dan II. Rajanya yang bernama Shri Tribhuana Raja Mauliwarmadhewa (1270-1297) menikah dengan Puti Reno Mandi. Malaka hingga Johor-Riau. namanya adalah Dharmasraya. Jambi pernah menjadi pusat Kerajaan Sriwijaya. data utamanya masih didasarkan pada berita-berita dari negeri Cina. Kerajaan Melayu Jambi menaklukkan Sriwijaya yang memang sudah di ambang kehancuran. Kemudian. Majapahit. Sebelum bercerita lebih banyak mengenai Aditywarman. di masa pemerintahan dinasti T’ang dan Hsin T’ang Shu yang disusun pada awal abad ke-7. yang terkadang sulit sekali ditafsirkan. berdasarkan temuan beberapa benda purbakala. dibandingkan daerah lainnya di Sumatera. Berdasarkan Babad Jawa versi Mangkunegaran disebutkan bahwa. ada baiknya tulisan ini diawali dengan pemaparan sejarah leluhur Adityawarman di tanah Melayu ini. para bangsawan Sriwijaya banyak yang melarikan diri ke hulu Sungai Batang Hari. mereka mendapatkan Kerajaan Singosari telah hancur akibat serangan Jayakatwang dan pasukan Kubilai Khan. Dara Petak kemudian dipersembahkan kepada Raden Wijaya untuk diperistri. Ini merupakan bukti bahwa. Sebagai penerus Singosari. muncul Kerajaan Majapahit dengan raja pertama Raden Wijaya. Kartanegara mengirimkan sebuah arca Amogapacha ke Kerajaan Dharmasraya. mulai dari Sriwijaya. Kerajaan Melayu Jambi menjadi daerah taklukannya. orang Cina telah lama memiliki hubungan dengan Jambi. yang mereka sebut dengan nama Chan-pei. Untuk keluar dari kegelapan sejarah tersebut. Kerajaan Melayu Jambi mulai berkembang lagi. keadaan berbalik. Tupo dan Kantoli runtuh. Sebagai tanda terimakasih Raja Dharmasraya pada Prabu Kartanegara. tapi saat itu menjadi daerah taklukannya. telah berdiri tiga kerajaan Melayu Kuno di Jambi. negeri ini pernah dikuasai oleh beberapa kekuatan besar. sejarah mengenai Kerajaan Melayu Jambi berikut ini akan lebih terfokus pada fase pasca abad ke-9. Namun. Kartanegara menaklukkan Jambi pada tahun 1275 M. Tupo (abad ke-3 M) dan Kantoli (abad ke-5). Pada tahun 1286 M. Nama negeri ini sering disebut dalam prasasti-prasasti dan juga berita-berita China. saat itu. Dalam ekspedisi pertama. ketika Sriwijaya runtuh akibat serangan Kerajaan Cola dari India pada tahun 1025 M. Diperkirakan. terutama ketika Aditywarman mendirikan Kerajaan Swarnabhumi di daerah ini pada pertengahan abad ke-14 M. Dara Jingga dan Dara Petak untuk dibawa ke Singosari. kemudian lahir dua orang putri: Dara Jingga dan Dara Petak Menjelang akhir abad ke-13.Jambi merupakan wilayah yang terkenal dalam literatur kuno. Data-data arkeologis tersebut terutama berasal dari abad ke-9 hingga 14 M. Raja dan rakyat Dharmasraya sangat gembira menerima persembahan dari Kartanegara ini. Dari perkawinan ini. Seiring perkembangan sejarah. Kartanegara berhasil menaklukkan Kerajaan Melayu dan Sriwijaya yang memang sudah lemah. sekitar tahun 1088 M. Sayang sekali. maka. dan bergabung dengan Kerajaan Melayu yang memang sudah lebih dulu berdiri. kemudian berdiri Kerajaan Melayu Jambi. Ketika Kalagemet menjadi Raja . Singosari. hanya sedikit catatan sejarah mengenai Dharmasraya ini. Kartanegara mengirim dua kali ekspedisi. lebih awal sekitar 25 tahun dari Sriwijaya yang berdiri tahun 670. Bahkan. M di masa pemerintahan dinasti Sung. Dari pernikahan ini. yaitu Koying (abad ke-3 M). Dalam sejarahnya. Dara Jingga kemudian menikah dengan Mahesa Anabrang dan melahirkan Aditywarman. Ketika utusan Kartanegara ini kembali ke tanah Jawa. Teks Melayu Tertua Harus diakui bahwa.

Ketika Singosari runtuh dan muncul kemudian Majapahit. kemudian muncul Johor. Malaka runtuh. Jambi berhasil dikalahkan Johor. Jambi merupakan salah satu bandar dagang yang ramai. Jambi menjadi bagian dari wilayah Malaka. Jambi kemudian menjadi bagian dari wilayah kekuasaan Kerajaan Pagaruyung (Minangkabau). Ketika pusat kerajaan Adityawarman berpindah ke Pagaruyung. Jambi mencoba untuk melepaskan diri. Demikianlah. Berdasarkan sedikit data sejarah yang tersedia. Namun. Batu Sawar. Silsilah Di masa Kerajaan Dharmasraya. Jambi menjadi pusat Kerajaan Swarnabhumi yang didirikan Aditywarman. rajanya yang paling terkenal adalah Aditywarman. Jambi menjadi wilayah taklukan Majapahit. tampaknya Jambi menikmati masa bebas dari pengaruh kerajaan lain hanya di masa Kerajaan Melayu Kuno. Dalam usaha untuk melepaskan diri ini. Kemudian. malah kemudian berusaha untuk melepaskan diri dan mendirikan Kerajaan Swarnabhumi. telah terjadi beberapa kali peperangan antara Jambi melawan Johor. ketika bergabung dengan Minangkabau. Jambi menjadi bagian dari Kerajaan Minangkabau di Pagaruyung. Selanjutnya. keturunan Dara Petak menjadi Raja. atau dikenal juga dengan Kerajaan Minangkabau. yaitu Aditywarman. Adityawarman dikirim kembali ke Sumatera. tentu saja masih diperdebatkan. Dalam perkembangannya. Jambi berhasil menghancurkan ibukota Johor. berarti eksistensi Dharmasraya telah diteruskan oleh kerajaan baru: Swarnabhumi. Dharmasraya. Pusat kerajaan diperkirakan berada di wilayah Jambi saat ini. Jambi menjadi daerah taklukan Sriwijaya. ini ternyata tidak berlangsung lama. Di masa Kerajaan Swarnabhumi. raja yang dikenal hanyalah Shri Tribhuana Raja Mauliwarmadhewa (1270-1297). Jambi masih menjadi bagian dari Malaka. sejak tahun 1666 hingga 1673 M. Bahkan. jika pemerintahan tersebut diandaikan sebuah kerajaan merdeka yang bebas dari pengaruh kekuasaan lain. meliputi wilayah Kerajaan Melayu Kuno dan Sriwijaya. Namun. muncul Kerajaan Johor-Riau di perairan Malaka sebagai ahli waris Kerajaan Malaka. Akhirnya. Jambi terbebas dari kekuasaan Johor. Jambi menjadi bagian dari Kerajaan Johor. Akibat perpindahan pusat kerajaan ini. ketika Sriwijaya berdiri. Demikianlah. Namun. Kejadian ini terjadi sekitar pertengahan abad ke-14. Ketika Kerajaan Malaka muncul sebagai kekuatan baru di perairan Malaka pada awal abad ke-15. angkatan perang Jambi selalu mendapat kemenangan. pusat kerajaan yang dipimpin Aditywarman ini kemudian berpindah ke Pagaruyung. Hingga keruntuhan Malaka pada tahun 1511 M di tangan Portugis. maka silsilah raja yang ada merupakan silsilah raja-raja Minangkabau. Jambi menjadi daerah taklukan Singosari. memanfaatkan situasi yang sedang tidak stabil di Johor akibat berperang dengan Portugis. Wilayahnya adalah daerah warisan Dharmasraya. Jambi menjadi bagian wilayah kerajaan ini. Hingga suatu ketika. Dalam perkembangan selanjutnya. belum didapat data yang lengkap. untuk mengurus daerah taklukan Majapahit. Lagi-lagi. bahkan. Jambi pernah menjadi pusat pemerintahan Sriwijaya. Tak lama kemudian.Majapahit menggantikan ayahnya. Periode Pemerintahan Agak rumit memaparkan bagaimana periode pemerintahan berlangsung di Jambi. hingga nama kerajaannya kemudian berubah menjadi Kerajaan Pagaruyung. Lagi-lagi. sesampainya di Sumatera. negeri leluhurnya. Jambi telah menjadi target ekspansi setiap kerajaan besar yang berdiri . Jambi menjadi bagian dari kerajaan yang baru berdiri ini. Ketika Sriwijaya runtuh dan muncul kekuatan Singosari di Jawa. menjadi salah seorang pejabat di istana Majapahit. Ketika Malaka muncul sebagai sebuah kekuatan baru di Selat Malaka. ia bukannya menjaga keutuhan wilayah taklukan Majapahit. Johor kemudian meminta bantuan orang-orang Bugis untuk mengalahkan Jambi. sementara keturunan Dara Jingga. ia memakai gelar Sri Jayanegara. Dengan ini. Dalam beberapa kali pertempuran tersebut. tahun 1340 M. atas bantuan orang-orang Bugis. menurut beberapa sumber yang. Saat itu. Jambi memainkan peranan yang sangat penting dalam membantu Johor berperang melawan Portugis di Malaka. Sementara raja-raja yang lain.

di daerah ini. Riau dan Sumatera Selatan. Bagaimana sisi sosial budaya masyarakat secara keseluruhan? Sangat sulit untuk menggambarkan secara detil. penduduknya telah hidup dengan tingkat budaya yang tinggi. mengingat data arkeologis yang sangat minim. apa status pemimpin daerah-daerah di Jambi. kerajaan dipimpin oleh seorang raja. bagaimana kehidupan sosial budaya ini berlangsung.di Nusantara ini. Temuan benda-benda keramik juga membuktikan bahwa. di daerah ini telah berlangsung suatu aktifitas ekonomi yang berpusat di daerah Sungai Batang Hari. Wilayah Kekuasaan Wilayah Kerajaan Jambi meliputi daerah sepanjang aliran Sungai Batang Hari yang sekarang menjadi wilayah Propinsi Jambi. Namun. orang-orang Jambi merupakan masyarakat yang religius. Struktur Pemerintahan Di masa Jambi masih menjadi kerajaan merdeka. yang berbatasan dengan wilayah Sumatera Barat. . Temuan arca-arca Budha dan candi juga menunjukkan bahwa. selama negeri ini menjadi bagian dari wilayah kerajaan lain. Ini hanyalah sedikit gambaran mengenai kehidupan di Jambi. Kehidupan Sosial Budaya Beberapa benda arkeologis yang ditemukan di daerah Jambi menunjukkan bahwa. belum ada kejelasan.