P. 1
Perbedaan Antara Sistem Hukum Adat Dengan Sistem Hukum

Perbedaan Antara Sistem Hukum Adat Dengan Sistem Hukum

|Views: 1,647|Likes:
Published by Bernardus Bayu
tentang hukum
tentang hukum

More info:

Categories:Types, Reviews
Published by: Bernardus Bayu on Apr 18, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/01/2014

pdf

text

original

Resume Hukum Adat

PERBEDAAN ANTARA SISTEM HUKUM ADAT DENGAN SISTEM HUKUM BARAT

Disusun Oleh : Bernardus Bayu E0010073

UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA 2011

4. Hukum Barat mengenal perbedaan antara hukum publik dengan hukum privat. Hukum Barat membedakan pelanggaran-pelanggaran hukum dalam dua golongan yaitu pelanggaran yang bersifat pidana dan harus diperiksa oleh hakim pidana. Kalau toh mau mengadakan pemisahan antara hukum adat yang bersifat publik dan hukum adat yang hanya mengenai lapangan privat saja. “Persoonlijke rechten” adalah hak atas sesuatu obyek (benda) yang hanya berlaku terhadap sesuatu orang lain tertentu. Hukum adat tidak mengenal perbedaan ini. Hakim di dalam sengketa yang dihadapinya wajib mempertimbangkan berat-ringannya kepentingan-kepentingan hukum yang saling bertentangan serta berhadapan itu. 2. maka batas antara kedua lapangan itu di dalam hukum adat adalah berlainan. Hukum adat tidak mengenal pembagian hak dalam dua golongan seperti tersebut di atas. Hukum adat tidak mengenal perbedaan demikian. Hukum Barat mengenal “zakelijke rechten” dan “persoonlijke rechten”. misalnya: 1. dan pelanggaran-pelanggaran yang hanya mempunyai akibat dalam lapangan perdata saja serta yang diadili oleh hakim Perdata.\ 3. hak-hak menurut sistem hukum adat perlindungannya ada di tangan hakim. jadi merupakan hak relatif. “Zakelijke rechten” adalah hak atas benda yang bersifat “zakelijk” artinya berlaku terhadap tiap orang.PERBEDAAN ANTARA SISTEM HUKUM ADAT DENGAN SISTEM HUKUM BARAT Antara sistem hukum adat dan sitem hukum Barat terdapat beberapa perbedaan yang fundamental. Tiap pelanggaran hukum adat membutuhkan pembetulan hukum kembali dan hakim (kepala adat) . Jadi merupakan hak mutlak atau absolut.

Apabila sistem hukum adat diperbandingkan dengan sistem hukum barat maka akan tampak perbedaan pokok sebagai berikut: a. kontant. 2. Corak serta sifat yang berlainan antara hukum adat dan hukum Barat.memutuskan upaya adat (adat reaksi) apa yang harus digunakan untuk memulihkan kembali hukum yang dilanggar itu. 4. 5. 6.yaitu hak-hak yang berlaku terhadap setiap orang dan hak-hak perorangan yaitu hak-hak atas suatu objek yang hanya berlaku terhadap seseorang tertentu saja. Terdapat pembagian hukum dalam hukum privat dan hukum publik. Perlu adanya sanski sebagai jaminan terlaksananya penertipan. Menjunjung tinggi nilai kondifikasi 2. Karena tidak ada penetapan yang prae existence maka hakim diberi kebebasan leluasa dalam mewujudkan keadilan yang hidup dalam masryarakat karena hakimnya aktif. Sistem Hukum Adat Sistem hukum adat merupakan sistem hukum khas. Tidak menghendaki kodifikasi 2. Dikenal perbedaan benda dalam benda tetap dan benda bergerak 7. Menyadarkanpada asas-asas hukum saja artinya hanya mengatur dalam garis besar saja. Pandangan hidup yang mendukung (“Volksgeist menurut Von Savigny) kedua macam hukum itu juga jauh berlainan. b. dan konkret. 3. pada hakikatnya disebabkan karena: 1. Mengenal benda kebendaan.\ Perbedaan-perbedaan fundamental dalam sistem ini. Hakim terikat penetapan darikodifikasi. yang bersifat religiomagis komunal. Sistem Hukum Adat 1. . Memuat peraturan yang kasuistis artinya merinci 3. Sistem Hukum Barat 1.

tetapi sebagai upaya untuk mengembalikan keseimbangan kosmis mengenal penggolongan persoonlijke rechten  Mengenal dikotomi  Pembidangan hukum: hukum publik dan hukum privat  Menggolongkan pelanggaran hukum ke dalam pelanggaran pidana dan pelanggaran perdata  Sanksi dalam hukum berfungsi sebagai alat pemaksa Sebab-sebab adanya perbedaan tersebut [Soerojo 1979]: 1. Perbandingan Sistem Hukum Adat dan Sistem Hukum Barat (Civil Law System) Sistem Hukum Barat (Civil Law Sistem Hukum System) Adat  Statutary law  Mengenal zakelijke dan  Unstatutary law  Tidak mengenal pembagian hak  Tidak mengenal pembidangan hukum  Tidak pelanggaran  Sanksi bukan sebagai pemaksa. Hak-hak kebendaan dan perorangan seperti itu tidak dikenal dalam hukum adat. Tidak dikenal pembagian seperti itu 6.4. Corak yang berlainan antara hukum adat dan hukum barat . Dalam hukum adat tidak ada ketentuan yang harus disertai syarat yang menjamin terlaksananya ketertiban dengan jalan mempergunakan sanksi. 5. Perbedaan benda seperti itu tidak dikenal dalam hukum adat 7.

Hukum Adat Sebagai Suatu Model Hukum 4.mempengaruhi Daftar Pustaka 1. 1992 2. Dunia manusia berhubungan erat dengan segala hidup di alam ini yang saling bersangkut-paut. tidak ada pembedaan antara tata dunia lahir dan gaib. Catatan Catatan-Catatan tentang Hukum Adat Dewasa Ini 3.. 1981 . Soerojo Wignjodipoero Wignjodipoero. Pandangan hidup / jiwa (Von Savigny = volksgeist) yang berlainan di antara kedua sistem hukum di atas  Dunia barat liberalis-rasionalistis  Dunia Timur Bersifat kosmis. Hukum Adat Indonesia. Hilman hadikusuma hadikusuma. Pengantar dan Asas-Asas Hukum Adat. Soerjono Soekanto Soekanto. pengaruh.2. Bab Bab-Bab tentang Hukum Adat. 1979 6. M. Koesnoe Koesnoe. Soepomo Soepomo. Pengantar Ilmu Hukum Adat. 1996 5. ----------.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->