GEMPA BUMI DAN AKTIVITASNYA DI INDONESIA

DAFTAR ISI
Kata Pengantar .................................................................................................................... 3 BAB I .................................................................................................................................. 4 1.1 1.2 1.3 Latar Belakang .................................................................................................... 4 Tujuan ................................................................................................................. 4 Rumusan Masalah ............................................................................................... 5

BAB II................................................................................................................................. 6 2.1 2.2 2.3 2.3.1 2.3.2 2.4 2.5 2.6 Pengertian Gempa Bumi ..................................................................................... 6 Penyebab Terjadinya Gempa Bumi .................................................................... 6 Proses Terjadinya Gempa ................................................................................... 7 Macam-macam Gelombang Gempa ............................................................ 7 Faktor Yang Mempengaruhi Besar Kecilnya Gempa Bumi ....................... 8

Klasifikasi Gempa Bumi ..................................................................................... 9 Aktivitas Gempa Bumi Di Indonesia ................................................................ 10 Dampak Terjadinya Gempa Bumi .................................................................... 11

BAB III ............................................................................................................................. 13 3.1 3.2 Kesimpulan ....................................................................................................... 13 Saran ................................................................................................................. 14

DAFTAR PUSTAKA ....................................................................................................... 15

penulis berharap makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca dalam memahami persoalan gempa bumi beserta kejadian-kejadiannya. Makalah adalah salah satu sarana untuk mengembangkan kreativitas siswa juga pengetahuan yang dimiliki siswa. Makalah ini merupakan suatu sumbangan pikiran dari penulis untuk dapat digunakan oleh pembaca. Mei 2011 Penulis . Jakarta. Pada akhirnya. Penulis menyusun makalah ini dengan bahasa yang mudah ditangkap oleh pembaca sehingga makalah ini dapat dengan mudah dimengerti oleh pembaca.Kata Pengantar Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan makalah ini. Makalah ini disusun berdasarkan data-data dan sumber-sumber yang telah diperoleh penulis.

4) Mengetahui jenis-jenis gelombang gempa bumi.2 Tujuan Adapun tujuan-tujuan dari penulisan makalah ini: 1) Mengetahui pengertian dari gempa bumi. Gempa bumi sudah menghancurkan sebagian dari wilayah Indonesia. tapi bencana tersebut sudah sangat sering terjadi berulang-ulang di negara kita. Kita tidak pernah mengetahui kejadian-kejadian yang akan terjadi di muka bumi ini. Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki tingkat rawan bencana alam yang sangat tinggi. 2) Mengetahui penyebab dari terjadinya gempa bumi. Salah satunya di Indonesia. . Berarti gempa bumi sudah menjadi suatu ancaman bagi masyarakat di muka bumi ini.1 Latar Belakang Bumi yang kita tempati memiliki banyak rahasia alam yang tidak kita ketahui. 5) Mengetahui faktor yang mempengaruhi besar kecilnya gempa bumi. Indonesia sendiri memiliki titik-titik gempa yang tersebar diseluruh wilayah di Indonesia. Gempa bumi merupakan suatu peristiwa yang sangat sering terjadi di muka bumi ini. Salah satu kejadian alam yang sudah tidak asing di telinga masyarakat yaitu gempa bumi. 7) Mengetahui aktivitas gempa bumi di Indonesia. 3) Mengerti tentang proses terjadinya gempa bumi. Banyak kejadian-kejadian alam yang mendatangkan pertanyaan bagi manusia. 6) Mengetahui jenis-jenis gempa dan pengertiannya berdasarkan klasifikasinya.BAB I Pendahuluan 1. Maka sangatlah perlu bagi mereka untuk tahu dan mengerti serta memahami peristiwa-peristiwa gempa bumi yang terjadi. Dan banyak dari masyarakat tidak mengerti akan apa sebenarnya yang terjadi di muka bumi ini. 1. Dan sudah banyak sekali korbankorban yang berjatuhan akibat bencana tersebut. Mungkin kita merasa biasa saja dengan bencana alam tersebut di Indonesia.

1.3 Rumusan Masalah 1) Apa pengertian dari gempa bumi? 2) Apa penyebab terjadinya gempa bumi? 3) Bagaimana proses terjadinya gempa bumi? 4) Apa saja jenis-jenis gelombang gempa bumi? 5) Apa saja faktor yang mempengaruhi besar kecilnya gempa? 6) Bagaimana klasifikasi gempa bumi yang terjadi di muka bumi? 7) Bagaimana aktivitas gempa bumi di Indonesia? 8) Apa saja dampak dari gempa bumi yang terjadi? .8) Mengetahui dampak dari gempa bumi yang terjadi.

Getaran gempa biasa dinyatakan dalam skala richter. Ilmuwan yang mempelajari tentang gempa bumi disebut seismologist dan alat yang digunakan sisemologist untuk mengukur setiap getaran yang terjadi disebut siesmograf. Lempeng-lempeng tersebut bisa bergerak menjauh (divergen). Karena gempa bumi dikatakan bersumber dari dalam bumi atau lapisan bawah bumi berarti gempa bumi adalah getaran pada kulit bumi yang disebabkan oleh kekuatan dari dalam bumi.1 Pengertian Gempa Bumi Gempa Bumi atau seisme banyak diartikan sebagai getaran atau guncangan yang timbul di permukaan bumi yang terjadi karena adanya pergerakan lempeng bumi. Magma dalam bumi juga melakukan pergerakan. Energi .2 Penyebab Terjadinya Gempa Bumi Gempa bumi banyak disebabkan oleh gerakan-gerakan lempeng bumi. 2. Gempa bumi bukan hanya disebabkan oleh pergerakan lempeng tetapi juga disebabkan oleh cairan magma yang ada pada lapisan bawah kulit bumi. Gerakan lempeng-lempeng tersebut bisa dalam waktu yang lambat maupun dalam waktu yang cepat. Energi yang tersimpan dan sulit keluar menyebabkan energi tersebut tersimpan sampai akhirnya energi itu tidak dapat tertahan lagi dan terlepas yang menyebabkan pergerakan lempeng secara cepat dalam waktu yang singkat yang menyebabkan terjadinya getaran pada kulit bumi. Pergerakan tersebut yang menimbulkan penumpukan massa cairan. mendekat (konvergen) atau melewati (transform). Gempa bumi juga diartikan sebagai suatu pergeseran lapisan secara tiba-tiba yang berasa dalam bumi. Bumi kita ini memiliki lempeng-lempeng yang suatu saat akan bergerak karena adanya tekanan atau energi dari dalam bumi.BAB II Pembahasan 2. Cairan tersebut akan terus bergerak hingga akhirnya menimbulkan energi yang kuat yang memaksa cairan tersebut untuk keluar dari dalam kulit bumi.

Gelombang Longitudinal (Gelombang Primer) Gelombang longitudinal adalah gelombang yang pertama kali tercatat pada seismograf. Jenis gelombang longitudinal ini sifatnya sama seperti gelombang suara yang bisa merambat melalui zat padat. Pergerakan tersebut yang mengakibatkan terjadinya gempa bumi. Pusat gempa atau hiposentrum berada pada pertamuan lempeng benua dan lempeng samudra yang saling bertumbukan dan menimbulkan gelombang getaran. Gempa bumi juga dapat disebabkan oleh manusia sendiri. Lempeng samudra Gelombang getaran tersebut merambat sampai pada episentrum dan terus merambat ke segala arah di permukaan bumi dengan cepat. Gelombang ini dirambatkan dari hiposentrum melalui lapisan litosfer dan dirambatkan secara menyebar dan cenderung cepat.1 Macam-macam Gelombang Gempa 1). Gelombang Transversal (Gelombang Sekunder) Gelombang transversal muncul setelah gelombang longitudinal dan tercatat pada seismograf setelah gelombang longitudinal. cair dan padat. Seperti yang disebabkan oleh peledakan bahan peledak yang dibuat oleh manusia.3 Proses Terjadinya Gempa Dalam proses gempa bumi ada yang dikenal dengan hiposentrum dan episentrum. 2. 2. Gelombang ini dirambatkan dari hiposentrum ke segala arah dalam lapisan litosfer dan kecepatannya lebih rendah dibandingkan gelombang longitudinal dan bergerak tegak lurus dengan arah rambatannya. 2). Gelombang transversal hanya dapat . Hiposentrum adalah titik pusat gempa yang berada dibawah permukaan bumi sedangkan episentrum adalah titik pusat gempa yang berada di atas permukaan bumi. Selain itu juga pembangkit listrik tenaga nuklir atau senjata nuklir yang dibuat oleh manusia juga dapat menimbulkan guncangan pada permukaan bumi sehingga terjadi gempa.3.tersebut menimbulkan kulit bumi mengalami pergerakan divergen sebagai saluran untuk cairan tersebut keluar.

Jarak sumber gempa yang jauh dari perkotaan akan memungkinkan intensitas gempa semakin rendah. Yaitu kekuatan gempa yang terjadi yang bukan berdasarkan lokasi observasi pada suatu daerah . Yaitu kedalaman pusat terjadinya gempa diukur dari permukaan bumi. Kualitas tanah yang buruk akibat bangunan dapat mengakibatkan serangan gempa bumi yang kuat. Semakin dalam pusat gempa maka semakin rendah kekuatan gempa yang terjadi. Jika ia merambat melalui medium cair dan gas maka gelombang ini akan hilang dan tidak tercatat lagi pada seismograf.2 Faktor Yang Mempengaruhi Besar Kecilnya Gempa Bumi Gempa bumi yang terjadi pada suatu daerah bisa merupakan gempa yang berskala besar maupun gempa yang berskala kecil. Gelombang Panjang (Gelombang Permukaan) Gelombang panjang adalah gelombang yang merambat melalui episentrum dan menyebar ke segala arah di permukaan bumi. 4) Kedalaman sumber gempa. Magnitude gempa biasa dihitung tiap gempa terjadi dan dicatat oleh seismograf yang dinyatakan dalam satuan Skala Ricther. Gelombang transversal adalah gelombang yang bersifat merusak karena gelombang ini berjalan terus melalui wilayah sekitar pusat gempa bumi. 2) Durasi dan kekuatan gempa. Besar kecilnya gempa itu dikarenakan beberapa faktor yaitu: 1) Skala atau magnitude gempa. 3) Jarak sumber gempa terhadap perkotaan.merambat melalui zat padat. 6) Lokasi perbukitan dan pantai. Pantai atau daerah perbukitan merupakan daerah rawan gempa karena perbukitan dan pantai merupakan daerah . 2. 5) Kualitas tanah dan bangunan. Yaitu lamanya guncangan gempa yang terjadi pada suatau daerah dan kekuatan gempa yang terjadi dengan melihat kerusakan pada daerah tempat terjadinya gempa bumi.3. 3). Gelombang ini melanjutkan perjalanannya di permukaan bumi dan merupakan gelombang pengiring setelah gelombang transversal.

Runtuhan terowongan yang besar tersebut dapat mengakibatkan getaran yang kuat. Gempa Setempat: gempa yang guncangannya dirasakan pada permukaan bumi namun hanya pada daerah tempat titik pusat gempa berada. Biasanya gempa semacam ini memiliki kekuatan yang sangat rendah sehingga hanya dirasakan oleh wilayah setempat saja. Berada sekitar 100-300 km di bawah permukaan laut. c). 3) Berdasarkan Jarak Episentrum a). Sehingga dapat mempengaruhi besar kecil kekuatan gempa berdasarkan hiposentrumnya. Gempa Menengah: gempa yang memiliki kedalaman titik hiposentrumnya tidak terlalu dalam dan jauh dari permukaan bumi. Titik hiposentrum > 300 km di bawah permukaan air lut. b). c).pertemuan lempeng. Gempa Tektonik: gempa yang terjadi karena perubahan kedudukan lapisan batuan yang mengakibatkan adanya pergerakan lempeng-lempeng pada lapisan kulit bumi. Gempa Dalam: gempa yang memiliki kedalaman titik hiposentrumnya sangat jauh dari permukaan laut. Gempa Vulkanik: gempa yang terjadi karena adanya aktivitas magma dalam lapisan bawah permukaan bumi. b). 2. Gempa Runtuhan: gempa yang terjadi karena adanya runtuhan pada terowongan bawah tanah akibat aktivitas pertambangan. Gempa Dangkal: gempa yang memiliki kedalaman titik hiposentrumnya rendah.4 Klasifikasi Gempa Bumi 1) Berdasarkan Penyebabnya a). Titik hiposentrum ini dihitung dari permukaan laut sampai pada titik pusat gempa berada. . 2) Berdasarkan Kedalaman Hiposentrum a).

b). Gempa ini terjadi apabila hiposentrumnya berada di bawah permukaan bumi dan berada pada lempeng benua. Gempa yang dirasakan pada daerah setempat. Gempa Darat: gempa yang episentrumnya berada di permukaan bumi atau daratan. Di dunia ada 7 lempeng yang besar yaitu Pasifik. Amerika Utara. tempat . Sirkum pasifik dan sikum mediterania ini bertemu di wilayah Asia dan Indonesia merupakan salah satu negara yang berada diantara jalur tersebut.5 Aktivitas Gempa Bumi Di Indonesia Bumi kita memiliki dua jalur pegunungan muda yaitu sirkum pasifik dan sirkum mediterania. Gempa Jauh: gempa yang guncangannya dirasakan pada permukaan bumi dan getarannya dirasakan hingga daerah yang jauh dari titik pusat gempa berada. Biasanya gempa ini dapat mengakibatkan tsunami apa bila kekuatannya sangat besar. 5) Berdasarkan Letak Episentrum a). Gempa ini dapat terjadi apabila memiliki kekuatan yang cukup besar sehingga mengakibatkan guncangan yang kuat. Gempa Sangat Jauh: gempa yang guncangannya dirasakan pada permukaan bumi dan getarannya dapat dirasakan hingga daerah yang sangat jauh dari daerah asal gempa terjadi. Jalur pegunungan tersebut merupakan salah satu dari proses pembentukan batuan dan dampak dari gempa yang sering terjadi sehingga mengakibatkan tumbukan antar lempeng terus terjadi dan membentuk suatu pegunungan yang panjang. Gempa ini terjadi karena hiposentrumnnya berada di bawah dasar laut sehingga guncangan dan getarannya berada di dasar laut. Australia. 2. Gempa Laut: gempa yang episentrumnya berada di bawah dasar laut. 4) Berdasarkan Bentuk Episentrum a). b). Gempa ini dirasakan oleh daerah-daerah yang berada disebelah daerah pusat gempa dan terus merambat hingga daerah berikutnya sehingga membentuk suatu garis. Gempa Sentral: gempa yang episentrumnya berupa suatu titik. Gempa ini memiliki kekuatan yang sangat besar sehingga menimbulkan guncangan yang dahsyat dan mencakup wilayah yang sangat luas. c). Antartika. dan Eurasia. Amerika Selatan. Gempa Linier: gempa yang episentrumnya berupa suatu garis. b).

tak ada catatan sejarah gempa. Magnitude kurang dari 7 SR bisa terjadi. Indo-Australia. sedangkan lempeng Indo-Autralia adalah lempeng yang cenderung bergerak ke utara dan lempeng Pasifik yang cenderung bergerak ke barat. Jawa. Yaitu daerah pantai selatan Irian. 4) Daerah lipatan dengan atau tanpa retakan. Wilayah-wilayah di Indonesia yang merupakan daerah rawan yaitu Sumatra terutama bagian pesisir barat. 3) Daerah lipatan dan retakan. aktivitas gempa bumi di Indonesia dibagi menjadi 6 daerah aktivitas: 1) Daerah sangat aktif. Kalimatan bagian timur.6 Dampak Terjadinya Gempa Bumi Gempa bumi memiliki dampak negatif bagi manusia diantaranya kerusakan berat pada tempat tinggal warga yang bertempat tinggal ditempat kejadian. 6) Daerah stabil. Maluku dan Papua. Sulawesi tengah. Itulah yang membuat Indonesia berada pada daerah rawan bencana gempa bumi. Yaitu di daerah pantai timur Sumatra. Magnitude kurang dari 7 SR mungkin terjadi. Jawa bagian utara. Terutama apabila gempa yang terjadi memiliki kekuatan yang besar. Yaitu di Halmahera. Lempeng Eurasia merupakan lempeng yang keadaannya stabil. Yaitu di lepas pantai barat Sumatra. Nusa Tenggara. Indonesia merupakan daerah pertemuan 3 lempeng yaitu lempeng Eurasia. Gempa ini mengakibatkan timbulnya tsunami karena hiposentrumnya yang berada pada dasar laut. 2) Daerah aktif. 2. Kalimantan tengah. kepulauan Suna. Berdasarkan sejarah kekuatan sumber gempa. Magnitude 8 SR mungkin terjadi dan magnitude 7 SR sering terjadi.8 SR. Sulawesi.Indonesia berada. Salah satu gempa yang terdahsyat yaitu di tahun 2004 pada bulan desember yang mengguncang Aceh dan sekitarnya dengan gempa yang berkekuatan 9. Magnitude kurang dari 5 SR jarang terjadi. Banyak dari korban bencana . Banda. dan Pasifik. Magnitude lebih dari 8 SR mungkin terjadi di daerah ini. Kalimantan bagian barat. Indonesia memiliki banyak sejarah gempa yang terjadi. pantai utara Irian. 5) Daerah gempa kecil. Yaitu di Sumatra. Yaitu di pantai barat Sumatra. pantai selatan Jawa.

kehilangan tempat tinggal dan tempat berlindung. Ini juga dapat berdampak bagi perekonomian negara karena secara tidak langsung negara perlu mengeluarkan banyak biaya untuk mengatasi korbankorban bencana alam baik dari pangan maupun sandang. Tenaga medis dan fasilitasnyapun sangat diperlukan untuk mengatasi dampak dari bencana tersebut. . Beberapa dari korban juga akan mengalami trauma atas kejadian yang dialaminya. Selain itu gempa yang menyebabkan banyaknya bangunan yang runtuh akan mengakibatkan banyak korban jiwa berjatuhan akibat tertindih bangunan. Gempa juga dapat mengakibatkan timbulnya gelombang besar tsunami apabila gempa tersebut hiposentrumnya berada pada dasar laut dan memiliki kekuatan yang besar. Gelombang trunami tersebut dapat merusak semua benda yang dilaluinya dan membawa semua material-material kedalam laut. Selain kerusakan fisik. gempa juga memiliki dampak negative bagi psikologis korban yang mengalami bencana.

dan lokasi perbukitan dan pantai. skala atau magnitude. Secara fisik tentu dapat merusak bangunan-bangunan tempat terjadinya gempa sehingga banyak warga yang kehilangan tempat tinggal. Wilayah-wilayah di Indonesia yang dilalui oleh lempeng tersebut sehingga mengakibatkan wilayah tersebut rawan bencana gempa bumi adalah Sumatra. kedalaman sumber gempa. IndoAustralia an Pasifik. Baik secara fisik maupun psikologis. transversal dan panjang. Sulawesi. Maluku dan Papua. Selain itu juga banyak korban jiwa yang timbul karena tertimbun oleh bangunan-bangunan yang runtuh. Jawa. ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi besar kecilnya gempa yaitu. maupun aktivitas yang dilakukan manusia. Proses terjadinya gempa bumi juga dipengaruhi oleh jenis gempa yang terjadi baik tektonik maupun vulkanik.BAB III Penutup 3. Gelombang gempa ada 3 yaitu gelombang longitudinal. aktivitas magma. Gempa dapat membawa dampak negatif bagi manusia. Dampak negatif dari segi psikologis adalah beberapa dari korban bencana gempa dapat . kualitas tanah dan bangunan. Gempa dibagi menjadi beberapa macam yaitu: 1) Berdasarkan penyebabnya: tektonik-vulkanik-runtuhan 2) Berdasarkan kedalaman hiposentrum: dangkal-menengah-dalam 3) Berdasarkan jarak episentrum: setempat-jauh-sangat jauh 4) Berdasarkan bentuk episentrum: sentral-linier 5) Berdasarkan letak episentrum: laut-dasar Indonesia merupakan salah satu negara yang rawan bencana gempa karena Indonesia berada pada pertemuan tiga lempeng besar di dunia yaitu lempeng Eurasia. jarak sumber gempa dengan perkotaan.1 Kesimpulan Gempa bumi adalah getaran yang berasal dari energi dalam bumi yang bisa disebabkan oleh pergerakan batuan atau pergerakan lempeng. durasi dan kekuatan. Kalimantan merupakan satu pulau yang aman dari gempa bumi karena posisinya yang berada di tengah-tengah lempeng.

mengalami trauma akibat kejadian tersebut. Apabila dihadapkan dengan bencana gempa bumi. Pemerintah juga harus betindak cepat dalam menangani segala bencana yang terjadi agar tidak memakan banyak korban jiwa. Dampakdampak tersebut juga dapat berpengaruh bagi keadaan negara karena mempengaruhi perekonomian juga keamanan negara seperti banyaknya bantuan yang harus dijalankan pemerintah untung mengatasi bencana tersebut.2 Saran Masyarakat harus lebih tahu mengenai gejala-gelaja alam yang sering terjadi di Indonesia dan pemerintah juga harus sering mengadakan penyuluhan-penyuluhan serta pengetahuan bagi masyarakat agar mereka mengerti dan dapat mengetahui apa yang harus mereka lakukan apabila suatu saat mereka dihadapkan dengan bencana gempa bumi. 3. disaranakan yang pertama paling penting adalah menyelamatkan diri dibandingkan harta benda yang dimiliki. . Gempa yang berkekuatan besar dan yang memiliki sumber gempa di dasar laut juga memiliki dampak terjadinya tsunami.

html http://juanita.riedhagookil.edu/v3/index.id/blogs/entry/PENGERTIAN-GEMPA-dan-letak-indonesia http://adelnriripunya.com/2010/02/klasifikasi-gempa.DAFTAR PUSTAKA http://id.0 http://udhnr.multiply.id/2011/01/05/gelombang-seismik/ http://riyn.php?topic=13608.sch.com/journal/item/47/Gelombang http://www.upi.org/wiki/Gempa_bumi http://friends.answers.blogspot.wikipedia.yahoo.com/question/index?qid=20100915225510AAq636n .wikipedia.html http://id.com/2009/02/lempeng-indonesia.smansakra.uns.org/wiki/Tektonika_lempeng http://forum.ac.html http://id.com/2009/09/penyebab-terjadinya-gempa-bumi-dan-cara.blog.blogspot.

Banyak kejadian-kejadian alam yang mendatangkan pertanyaan bagi manusia. mendekat (konvergen) atau melewati (transform). Magma dalam bumi juga melakukan pergerakan. Lempeng-lempeng tersebut bisa bergerak menjauh (divergen). Selain itu juga pembangkit listrik tenaga nuklir atau senjata nuklir yang dibuat oleh manusia juga dapat menimbulkan guncangan pada permukaan bumi sehingga terjadi gempa.  Gempa bumi juga dapat disebabkan oleh manusia sendiri. Salah satunya di Indonesia.  Gempa bumi bukan hanya disebabkan oleh pergerakan lempeng tetapi juga disebabkan oleh cairan magma yang ada pada lapisan bawah kulit bumi.Nama : Domingas Novia Viegas F. Pergerakan tersebut yang menimbulkan penumpukan massa cairan. Gempa bumi juga diartikan sebagai suatu pergeseran lapisan secara tiba-tiba yang berasa dalam bumi. Pengertian Gempa Bumi Bumi yang kita tempati memiliki banyak rahasia alam yang tidak kita ketahui. Gempa Bumi atau seisme banyak diartikan sebagai getaran atau guncangan yang timbul di permukaan bumi yang terjadi karena adanya pergerakan lempeng bumi. Seperti yang disebabkan oleh peledakan bahan peledak yang dibuat oleh manusia. Getaran gempa biasa dinyatakan dalam skala richter. B. Kita tidak pernah mengetahui kejadian-kejadian yang akan terjadi di muka bumi ini. Gempa bumi merupakan suatu peristiwa yang sangat sering terjadi di muka bumi ini. Cairan tersebut akan terus bergerak hingga akhirnya menimbulkan energi yang kuat yang memaksa cairan tersebut untuk keluar dari dalam kulit bumi.Freitas NPM : 110213786 RINGKASAN A. Bumi kita ini memiliki lempeng-lempeng yang suatu saat akan bergerak karena adanya tekanan atau energi dari dalam bumi. Salah satu kejadian alam yang sudah tidak asing di telinga masyarakat yaitu gempa bumi. . Penyebab Terjadinya Gempa Bumi  Gempa bumi banyak disebabkan oleh gerakan-gerakan lempeng bumi.

Gelombang Transversal (gelombang sekunder) Gelombang transversal muncul setelah gelombang longitudinal dan tercatat pada seismograf setelah gelombang longitudinal. Gempa Vulkanik: gempa yang terjadi karena adanya aktivitas magma dalam lapisan bawah permukaan bumi.C. Lempeng samudra Gelombang getaran tersebut merambat sampai pada episentrum dan terus merambat ke segala arah di permukaan bumi dengan cepat. b). 2. 3. Klasifiksasi Gempa Bumi 1. Gelombang Panjang (gelombang panjang) Gelombang panjang adalah gelombang yang merambat melalui episentrum dan menyebar ke segala arah di permukaan bumi. D. Macam-macam gelombang gempa 1. Hiposentrum adalah titik pusat gempa yang berada dibawah permukaan bumi sedangkan episentrum adalah titik pusat gempa yang berada di atas permukaan bumi. Gelombang Longitudinal (gelombang primer) Gelombang longitudinal adalah gelombang yang pertama kali tercatat pada seismograf. Berdasarkan Penyebabnya a). . Gempa Tektonik: gempa yang terjadi karena perubahan kedudukan lapisan batuan yang mengakibatkan adanya pergerakan lempeng-lempeng pada lapisan kulit bumi. Proses Terjadinya Gempa Dalam proses gempa bumi ada yang dikenal dengan hiposentrum dan episentrum. Pusat gempa atau hiposentrum berada pada pertamuan lempeng benua dan lempeng samudra yang saling bertumbukan dan menimbulkan gelombang getaran.

4. Gempa yang dirasakan pada daerah setempat. Gempa Jauh: gempa yang guncangannya dirasakan pada permukaan bumi dan getarannya dirasakan hingga daerah yang jauh dari titik pusat gempa berada. Berada sekitar 100-300 km di bawah permukaan laut. c). Berdasarkan Bentuk Episentrum a). Gempa Runtuhan: gempa yang terjadi karena adanya runtuhan pada terowongan bawah tanah akibat aktivitas pertambangan. Gempa Setempat: gempa yang guncangannya dirasakan pada permukaan bumi namun hanya pada daerah tempat titik pusat gempa berada. Biasanya gempa semacam ini memiliki kekuatan yang sangat rendah sehingga hanya dirasakan oleh wilayah setempat saja. Gempa Sangat Jauh: gempa yang guncangannya dirasakan pada permukaan bumi dan getarannya dapat dirasakan hingga daerah yang sangat jauh dari daerah asal gempa terjadi. c).c). 2. Titik hiposentrum > 300 km di bawah permukaan air lut. Berdasarkan Kedalaman Hiposentrum a). b). . Titik hiposentrum ini dihitung dari permukaan laut sampai pada titik pusat gempa berada. Gempa Dalam: gempa yang memiliki kedalaman titik hiposentrumnya sangat jauh dari permukaan laut. Berdasarkan Jarak Episentrum a). 3. Gempa Dangkal: gempa yang memiliki kedalaman titik hiposentrumnya rendah. Gempa ini memiliki kekuatan yang sangat besar sehingga menimbulkan guncangan yang dahsyat dan mencakup wilayah yang sangat luas. Gempa ini dapat terjadi apabila memiliki kekuatan yang cukup besar sehingga mengakibatkan guncangan yang kuat. Gempa Sentral: gempa yang episentrumnya berupa suatu titik. Runtuhan terowongan yang besar tersebut dapat mengakibatkan getaran yang kuat. Gempa Menengah: gempa yang memiliki kedalaman titik hiposentrumnya tidak terlalu dalam dan jauh dari permukaan bumi. b).

aktivitas gempa bumi di Indonesia dibagi menjadi 6 daerah aktivitas:  Daerah sangat aktif. sedangkan lempeng IndoAutralia adalah lempeng yang cenderung bergerak ke utara dan lempeng Pasifik yang cenderung bergerak ke barat. Gempa Linier: gempa yang episentrumnya berupa suatu garis. Wilayah-wilayah di Indonesia yang merupakan daerah rawan yaitu Sumatra terutama bagian pesisir barat. Jawa bagian utara. Gempa ini dirasakan oleh daerah-daerah yang berada disebelah daerah pusat gempa dan terus merambat hingga daerah berikutnya sehingga membentuk suatu garis. Magnitude kurang dari 7 SR bisa terjadi. Nusa Tenggara. Amerika Selatan. Yaitu di Sumatra. Biasanya gempa ini dapat mengakibatkan tsunami apa bila kekuatannya sangat besar. Magnitude kurang dari 7 SR mungkin terjadi. Gempa Laut: gempa yang episentrumnya berada di bawah dasar laut. Gempa ini terjadi karena hiposentrumnnya berada di bawah dasar laut sehingga guncangan dan getarannya berada di dasar laut. Lempeng Eurasia merupakan lempeng yang keadaannya stabil. Yaitu di Halmahera. Itulah yang membuat Indonesia berada pada daerah rawan bencana gempa bumi. Jawa. Australia. Magnitude 8 SR mungkin terjadi dan magnitude 7 SR sering terjadi. Indo-Australia.  Daerah lipatan dan retakan. Maluku dan Papua. Yaitu di lepas pantai barat Sumatra. Berdasarkan sejarah kekuatan sumber gempa. tempat Indonesia berada. Magnitude lebih dari 8 SR mungkin terjadi di daerah ini. E. Banda. kepulauan Suna. dan Eurasia. Indonesia merupakan daerah pertemuan 3 lempeng yaitu lempeng Eurasia. . Sulawesi tengah. Gempa Darat: gempa yang episentrumnya berada di permukaan bumi atau daratan. Antartika. b). pantai utara Irian.  Daerah aktif. Amerika Utara. Kalimatan bagian timur. Gempa ini terjadi apabila hiposentrumnya berada di bawah permukaan bumi dan berada pada lempeng benua. 5. dan Pasifik.b).  Daerah lipatan dengan atau tanpa retakan. Berdasarkan Letak Episentrum a). pantai selatan Jawa. Sulawesi. Yaitu di pantai barat Sumatra. Aktifitas Gempa Bumi di Indonesia Di dunia ada 7 lempeng yang besar yaitu Pasifik.

 Daerah stabil. Wilayah-wilayah di Indonesia yang dilalui oleh lempeng tersebut sehingga mengakibatkan wilayah tersebut rawan bencana gempa bumi adalah Sumatra. Daerah gempa kecil. jarak sumber gempa dengan perkotaan. Yaitu daerah pantai selatan Irian. Gempa dibagi menjadi beberapa macam yaitu: 6) Berdasarkan penyebabnya: tektonik-vulkanik-runtuhan 7) Berdasarkan kedalaman hiposentrum: dangkal-menengah-dalam 8) Berdasarkan jarak episentrum: setempat-jauh-sangat jauh 9) Berdasarkan bentuk episentrum: sentral-linier 10) Berdasarkan letak episentrum: laut-dasar Indonesia merupakan salah satu negara yang rawan bencana gempa karena Indonesia berada pada pertemuan tiga lempeng besar di dunia yaitu lempeng Eurasia. .8 SR. F. Kesimpulan Gempa bumi adalah getaran yang berasal dari energi dalam bumi yang bisa disebabkan oleh pergerakan batuan atau pergerakan lempeng. maupun aktivitas yang dilakukan manusia. Sulawesi. kedalaman sumber gempa. ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi besar kecilnya gempa yaitu. kualitas tanah dan bangunan. Indonesia memiliki banyak sejarah gempa yang terjadi. Salah satu gempa yang terdahsyat yaitu di tahun 2004 pada bulan desember yang mengguncang Aceh dan sekitarnya dengan gempa yang berkekuatan 9. durasi dan kekuatan. skala atau magnitude. dan lokasi perbukitan dan pantai. Maluku dan Papua. transversal dan panjang. IndoAustralia an Pasifik. Kalimantan merupakan satu pulau yang aman dari gempa bumi karena posisinya yang berada di tengah-tengah lempeng. Yaitu di daerah pantai timur Sumatra. Magnitude kurang dari 5 SR jarang terjadi. Proses terjadinya gempa bumi juga dipengaruhi oleh jenis gempa yang terjadi baik tektonik maupun vulkanik. Kalimantan tengah. Kalimantan bagian barat. Jawa. Gempa ini mengakibatkan timbulnya tsunami karena hiposentrumnya yang berada pada dasar laut. tak ada catatan sejarah gempa. aktivitas magma. Gelombang gempa ada 3 yaitu gelombang longitudinal.

. Selain itu juga banyak korban jiwa yang timbul karena tertimbun oleh bangunan-bangunan yang runtuh. Secara fisik tentu dapat merusak bangunan-bangunan tempat terjadinya gempa sehingga banyak warga yang kehilangan tempat tinggal.Gempa dapat membawa dampak negatif bagi manusia. Baik secara fisik maupun psikologis. Dampak negatif dari segi psikologis adalah beberapa dari korban bencana gempa dapat mengalami trauma akibat kejadian tersebut. Gempa yang berkekuatan besar dan yang memiliki sumber gempa di dasar laut juga memiliki dampak terjadinya tsunami. Dampakdampak tersebut juga dapat berpengaruh bagi keadaan negara karena mempengaruhi perekonomian juga keamanan negara seperti banyaknya bantuan yang harus dijalankan pemerintah untung mengatasi bencana tersebut.