MAKALAH AGAMA PERAN DAN FUNGSI AGAMA DALAM KEHIDUPAN MANUSIA

BAB I PENDAHULUAN

1.1

Latar belakang Manusia memiliki kebebasan beragama. Agama islam sebagai agama yang paling baik

tidak pernah membeda- bedakan golongan. Hal ini berlaku selama manusia itu mempergunakan akal pikiran dan semua karunia Allah SWT dalam hal-hal yang diridhoi-Nya. Agama islam sangat mentoleransi kepada agama-agam lain. 1.2 Rumusan masalah Untuk mengkaji dan mengulas tentang peran dan fungsi agama dalam kehidupan manusia, maka diperlukan subpokok bahasan yang saling berhubungan, sehingga penyusun membuat rumusan masalah sebagai berikut: 1. Bagaimana peran dan fungsi agama menurut islam? 2. Bagaimana sikap dan hikmah beragama? 3. Bagaiman cara islam mentoleransi terhadap agama lain? 1.3 Tujuan dan manfaat penulisan Tujuan disusunnya makalah ini adalah untuk memenuhi tugas agama Islam dan menjawab pertanyaan yang ada pada rumusan masalah. Manfaat dari penulisan makalah ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan penyusun dan pembaca tentang peran dan fungsi agama dalam kehidupan manusia 1.4 Metode Penulisan Penyusun memakai metode studi literatur dan kepustakaan dalam penulisan makalah ini. Referensi makalah ini bersumber tidak hanya dari buku, tetapi juga dari media media lain seperti e-book, web, blog, dan perangkat media massa yang diambil dari internet. 1.5 Sistematika Penulisan

Kristen dan Yahudi. seruan-seruan pemuka agama meskipun diluar Kitab Sucinya. Beberapa acuan yang berkaitan dengan kata ―Agama‖ pada umumnya. Buddha. dan ketidak sanggupan manusia untuk mendefinisikan agama karena disebabkan oleh persoalan-persoalan yang berkaitan dengan kepentingan mutlak dan tidak dapat ditawar-tawar lagi. manusia selalu dalam jalinan lingkup budaya karena manusia berpikir dan berperilaku. bab penutup terdiri atas kesimpulan. sedangkan akhiran A bersifat men guatkan yang kekal.suku.Makalah ini disusun menjadi tiga bab. BAB II PERAN DAN FUNGSI AGAMA DALAM KEHIDUPAN MANUSIA Manusia merupakan makhluk yang paling mulia di sisi Allah SWT. Sedangkan bab pembahasan dibagi berdasarkan subbab yang berkaitan dengan manusia dalam pandangan islam serta fungsi dan tanggung jawab manusia dalam islam.—-dan agama Wad’i atau agama bumi yang juga sering disebut sebagai agama budaya yang diperoleh berdasarkan kekuatan pikiran atau akal budi manusia antara lain Hindu. tetapi oleh pengikut-pengikutnya dianggap sebagai Perintah Illahi. Dalam prakteknya. Khonghucu dan berbagai aliran keagamaan lain atau kepercayaan. metode penulisan. 1. berdasarkan Sansekerta yang menunjukkan adanya keyakinan manusia berdasarkan Wahyu Illahi dari kata A-GAM-A. dan bab penutup.1 Pengertian Agama Secara Umum Merumuskan pengertian agama bukan suatu perkara mudah. sedangkan pemuka-pemuka agama itu sendiri merupakan bagian dari budaya dan tidak dapat melepaskan diri dari budaya dalam masa kehidupannya. rumusan makalah. meskipun dalam waktu yang bersamaan menyatakan bahwa agama samawi itu meliputi Islam. Adapun bab pendahuluan terbagi atas : latar belakang. Kristen dan Yahudi. tujuan dan manfaat penulisan. awalan A berarti ―tidak‖ dan GAM berarti ―pergi atau berjalan. Sumber terjadinya agama terdapat dua katagori. bab pembahasan. karena pandanganpandangan.maupun agama. pada umumnya agama Samawi dari langit.Agama dalam kehidupan manusia sangat berperan penting dalam menjalani kehidupannya. agama yang diperoleh melalui Wahyu Illahi antara lain Islam. Manusia memiliki keunikan yang beragam dalam hal :ras. yaitu bab pendahuluan. sulit memisahkan antara wahyu Illahi dengan budaya. Tao. dengan demikian “agama: berarti pedoman hidup yang kekal” . Terakhir. ajaran-ajaran. karena itu tidak mengherankan jika secara internal muncul pendapat-pendapat yang secara apriori menyatakan bahwa agama tertentu saja sebagai satu-satunya agama samawi. dan sistematika penulisan.

yakni kekuatan-kekuatan yang berusaha menarik manusia kepada kejahatan  Disinilah letak fungsi agama dalam kehidupan manusia. kosong atau hampa‖. tetapi sedikit di antara mereka yang mensyukurinya. U atau UDDAHA yang berarti ―tirta atau air suci‖ dan kata GA atau Gni berarti ―api‖. sedangkan istilah UGAMA mengandung makna. Bagi kebanyakan orang. maupun di kala duka. yaitu  Godaan dan rayuan yang berysaha menarik manusia ke dalam lingkungan kebaikan. Godaan dan rayuan yang berusaha memperdayakan manusia kepada kejahatan. maupun dari luar dirinya. Karena agama memberikan bimbingan rohani bagi manusia baik di kala suka. sehingga agama dimaknai sebagai ajaran untuk menguak rahasia misteri Tuhan. serta tidak mengetahui apa-apa sebagaimana firman Allah dalam Q. Berdasarkan kitab SADARIGAMA dari bahasa sansekerta IGAMA yang mengandung arti I atau Iswara. SUNARIGAMA yang memunculkan dua istilah. Tetapi dari segi sains sosial. seseorang itu menganut sesuatu agama adalah disebabkan oleh fungsinya. Fungsi Agama Kepada Manusia Dari segi pragmatisme. Godaan dan rayuan daridalam diri manusia dibagi menjadi dua bagian. PERAN DAN FUNGSI AGAMA BAGI KEHIDUPAN Ada beberapa alasan tentang mengapa agama itu sangat penting dalam kehidupan manusia. sedangkan MA atau Maruta berarti ―angin atau udara‖ sehingga dalam hal ini agama berarti sebagai upacara yang harus dilaksanakan dengan sarana air. agama berasal dari kata A-GA-MA. yang menurut istilah Al-Gazali dalam bukunya ihya ulumuddin disebut dengan malak Alhidayah yaitu kekuatan-kekuatan yang berusaha menarik manusia kepada hidayah ataukebaikan. sehingga agama berarti Ilmu guna memahami tentang hakikat hidup dan keberadaan Tuhan. Dalam keadaan yang demikian itu. antara lain adalah :   Karena agama merupakan sumber moral Karena agama merupakan petunjuk kebenaran Karena agama merupakan sumber informasi tentang masalah metafisika. fungsi agama mempunyai dimensi yang lain seperti apa yang dihuraikan di bawah: . Dia menjadikan untukmu pendengaran. GA berarti ―genah atau tempat‖ dan MA berarti ―matahari.yang menurut istilah Al-Gazali dinamakan malak al-ghiwayah. agama itu berfungsi untuk menjaga kebahagiaan hidup. huruf A berarti ―awang-awang. terang atau bersinar‖. al-Nahl (16) : 78 Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak tahu apa-apa. S. yaitu membimbing manusia kejalan yang baik dan menghindarkan manusia dari kejahatan atau kemungkaran. kidung kemenyan atau mantra. baik dari dalam. GA berarti Jasmani atau tubuh dan MA berarti Amartha berarti ―hidup‖. api. AGAMA dan UGAMA. manusia senantiasa dipengaruhi oleh berbagai macam godaan dan rayuan. penglihatan dan hati.   Manusia sejak dilahirkan ke dunia ini dalam keadaan lemah dan tidak berdaya.Berdasarkan kitab.

– Memainkan fungsi kawanan sosial. Maka. Hal ini merupakan konsekuensi dari begitu kuatnya agama dalam mengikat kelompok pemeluknya sendiri sehingga seringkali mengabaikan bahkan menyalahkan eksistensi pemeluk agama lain Tujuan Agama Salah satu tujuan agama adalah membentuk jiwa nya ber-budipekerti dengan adab yang sempurna baik dengan tuhan-nya maupun lingkungan masyarakat. Fungsi Disintegratif Agama.. Contohnya soalan kehidupan selepas mati. mengikat. Kebanyakan agama di dunia adalah menyaran kepada kebaikan. yaitu pengaruh yang bersifat positif atau pengaruh yang menyatukan (integrative factor) dan pengaruh yang bersifat negatif atau pengaruh yang bersifat destruktif dan memecah-belah (desintegrative factor). Agama dikatankan memberi pandangan dunia kepada manusia kerana ia sentiasanya memberi penerangan mengenai dunia(sebagai satu keseluruhan). agama Islam menerangkan kepada umatnya bahawa dunia adalah ciptaan Allah SWTdan setiap manusia harus menaati Allah SWT -Menjawab pelbagai soalan yang tidak mampu dijawab oleh manusia. Sesetangah soalan yang sentiasa ditanya oleh manusia merupakan soalan yang tidak terjawab oleh akal manusia sendiri. melainkan sedikit penerangan daripada falsafah. Fungsi Integratif Agama Peranan sosial agama sebagai faktor integratif bagi masyarakat berarti peran agama dalam menciptakan suatu ikatan bersama. pandangan dunia dan nilai yang sama. Penerangan bagi pekara ini sebenarnya sukar dicapai melalui inderia manusia. pengaruh agama bisa dilihat dari dua sisi. Maka ini dikatakan agama memainkan fungsi kawanan sosial Fungsi Sosial Agama Secara sosiologis. dan juga kedudukan manusia di dalam dunia.Tuhan Yang Maha Esa (tahuit). malah tingkah laku. memburukan serta membandingkan agama satu dengan yang lain adalah cerminan kebodohan si pemeluk agama Beberapa tujuan agama yaitu :  Menegakan kepercayaan manusia hanya kepada Allah. Meskipun agama memiliki peranan sebagai kekuatan yang mempersatukan. Pembahasan tentang fungsi agama disini akan dibatasi pada dua hal yaitu agama sebagai faktor integratif dan sekaligus disintegratif bagi masyarakat. memecah-belah bahkan menghancurkan eksistensi suatu masyarakat.Memberi rasa kekitaan kepada sesuatu kelompok manusia. pada saat yang sama agama juga dapat memainkan peranan sebagai kekuatan yang mencerai-beraikan. . . Contohnya. Agama merupakan satu faktor dalam pembentukkan kelompok manusia. agama itulah berfungsi untuk menjawab soalan-soalan ini.Memberi pandangan dunia kepada satu-satu budaya manusia.semua agama sudah sangat sempurna dikarnakan dapat menuntun umat-nya bersikap dengan baik dan benar serta dibenarkan. Dalam ajaran agama sendiri sebenarnya telah menggariskan kod etika yang wajib dilakukan oleh penganutnya. matlamat menarik dan untuk menjawabnya adalah perlu. keburukan cara ber-sikap dan penyampaian si pemeluk agama dikarnakan ketidakpahaman tujuan daripada agama-nya. baik diantara anggota-anggota beberapa masyarakat maupun dalam kewajiban-kewajiban sosial yang membantu mempersatukan mereka. Ini adalah kerana sistem agama menimbulkan keseragaman bukan sahaja kepercayaan yang sama. dan memelihara eksistensi suatu masyarakat. Hal ini dikarenakan nilai-nilai yang mendasari sistem-sistem kewajiban sosial didukung bersama oleh kelompok-kelompok keagamaan sehingga agama menjamin adanya konsensus dalam masyarakat.

TIDAK bermaksud menyamaratakan semua agama dalam konteks ini. dan Peter L Berger.Sayangnya. mereka tampil (seolaholah) menjadi elite yang sangat relijius yang mengupayakan penyebaran dakwah (misi agama) melalui jalur politik. serta bagaimanakah saya berhubung dengan Tuhan itu. sesat. yang terjadi sebenarnya adalah politisasi agama. Hati yang rusak adalah yang lepas dari agama. Ketika Allah SWT menurunkan ayat al-Quran yang memerintahkan manusia agar saling kenal mengenal (Al-Hujurat 49: 13). agama yang mestinya bisa mempersatukan umat malah dijadikan alat untuk mengkotak-kotakkan umat.Masalahnya. banyak di antaranya yang berambisi ingin mendakwahkan atau menebarkan misi (baca. Bila hati sudah rusak. Kategori pertama ini. Dan. atau bahkan dijadikan dalil untuk memvonis pihak-pihak yang tidak sejalan sebagai kafir. rusak pula kehidupan manusia. perlu dicatat. dalam proyek ―kerja sama‖ ini tentunya para politisi jauh lebih lihai dibandingkan elite agama. Dengan kata lain. Ulama harus mempu mengembalikan fungsi agama karena Agama bukan benda yang harus dimiliki.agar kehidupan teratur dengan baik. Maka. kita lebih suka meletakkan agama di arena yang lain: di panggung atau di kibaran bendera. ruang batin)– dalam kehidupan kemanusiaan.Mengapa kita sering takut kehilangan agama. Perbincangan tentang fungsi pertama ini berkisar tentang Ketuhanan. Padahal sangat jelas. Kenabian. di balik keyakinan para agamawan ini. mengintai kepentingan para politisi. tak ayal agama kemudian dijadikan sebagai komoditas yang sangat potensial untuk merebut kekuasaan. Menjunjung tinggi dan melaksanakan peribadatan hanya kepada Allah. mengapa Rasulullah SAW pernah menegaskan bahwa segala tingkah laku manusia merupakan pantulan hatinya. agama merupakan aspek yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Mana mungkin penyama rataan dibuat sedangkan sesiapa sahaja tahu bahawa asas agama malah sejarahnya begitu berbeza. bukan kita internalisasi dalam hati. Bagi Muslim. dunia dan akhirat. di antara elite agama (terutama Islam dan Kristen yang ekspansionis). Erich Fromm. melainkan nilai yang melekat dalam hati. ialah mendefinisikan siapakah saya dan siapakah Tuhan. Bagi umumnya agamawan. Kesahihan Risalah dan sebagainya. adalah daerah yang tidak terlibat di dalam dialog antara agama. . Itulah sebab. dimensi ini dinamakan sebagai hablun minaLlah dan ia merupakah skop manusia meneliti dan mengkaji kesahihan kepercayaannya dalam menghuraikan persoalan diri dan Tuhan yang saya sebutkan tadi.Namun. Menyempurnakan akhlak manusia. Bagi pembaca Muslim. Mereka yang mabuk kekuasaan akan melihat dengan jeli dan tidak akan menyia-nyiakan sisi potensial dari agama ini. Menurut para peletak dasar ilmu sosial seperti Max Weber. agama merupakan aspek yang paling besar pengaruhnya –bahkan sampai pada aspek yang terdalam (seperti kalbu. bukan di relung hati Fungsi pertama agama. hanya agama yang diletakkan di relung hati yang bisa diobjektifikasi. karena agama kita miliki. kloplah. sehingga dapat mencapai kesejahterahan hidup. perbezaan yang berlaku di antara manusia bukan sahaja meliputi perbezaan kaum. para elite agama ini pun tentunya sangat jeli dan tidak akan menyia-nyiakan peran signifikan dari negara sebagaimana yang dikatakan Hobbes di atas.Yang lebih sial lagi.   Mengatur kehidupan manusia di dunia. memancarkan kebenaran dalam kehidupan seharihari. kategori ini saya rujukkan ia sebagai hablun minannaas. yakni hati (kalbu). Pluralisma agama yang disebut beberapa kali oleh satu dua penceramah. agama yang lahir untuk membimbing ke jalan yang benar disalahfungsikan menjadi alat legitimasi kekuasaan. baik yang ada di organisasi-organisasi Islam semacam MUI. mengekspansi) seluas-luasnya keyakinan agama yang dipeluknya. politisasi agama menjadi proyek kerja sama antara politisi yang mabuk kekuasaan dengan para elite agama yang juga mabuk ekspansi keyakinan. Tidak mungkin semua agama itu sama! Manakala fungsi kedua bagi agama ialah mendefinisikan siapakah saya dalam konteks interpersonal iaitu bagaimanakah saya berhubung dengan manusia. Maka. lahir dan batin. dan tuduhan jahat lainnya.disfungsi atau penyalahgunaan fungsi agama inilah yang seyogianya diperhatikan oleh segenap ulama.Di tangan penguasa atau politisi yang ambisius. Agama tidak berfungsi karena lepas dari ruang batinnya yang hakiki. Dengan retorikanya yang memabukkan.

sepatutnya kita menjadi contoh terbaik bagi umat manusia sedunia dengan cara hidup yang saling mengasihi dan saling merahmati dengan menerima perbedaan agama sebagai rahmat Allah. Karena keyakinan seorang bahwa Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang mengasihi setiap manusia dan seluruh umat manusia tanpa diskriminasi berdasarkan kemaha-adilan Tuhan. dialog antara agama (Interfaith Dialogue) mengambil tempat. budaya. Karena itu. Maka di sinilah. profesi. Seorang yang tulus dalam beragama akan menghormati. manusia adalah manusia ciptaan Allah sehingga saling berbeda tidak mengharuskan seorang untuk berlaku tak adil dengan membedabedakan seorang dengan dirinya sendiri atau dengan orang lain atau dengan memperlakukan sesama secara diskriminasi karena berbeda agama. dan bukannya gelanggang krisis dan perbalahan. Sebagai bangsa yang beragama. Perbedaan ciptaan Allah ditengah alam semesta adalah suatu keniscayaan yang patut diterima sebagai anugerah yang harus disyukuri. Untuk seorang manusia berkenalan dan seterusnya bekerjasama di antara satu sama lain. Seorang yang tulus beragama mengasihi sesamanya hanya dengan berpamrih pada Tuhan sebagai sumber segala kasih dan rahmat. Secara hakiki. Atribut-atribut perbedaan yang melekat pada diri seorang tak harus menjadi perisai yang menangkis atau menangkal kasih atau rahmat yang diberikan oleh orang lain kepadanya. Dialog antara agama bertujuan untuk menerokai beberapa persamaan yang ada di antara agama.malah agama dan kepercayaan. Fenomena berbilang agama adalah seiring dengan perkembangan manusia yang berbilang bangsa itu semenjak sekian lama. Hal demikian harus menjadi lebih nyata pada hidup beragama di tengah pluralitas agama sebagai keniscayaan yang diterima dan disyukuri sebagai anugerah Allah. maka dia pun wajib dan tak punya pilihan lain. HIKMAH AGAMA DAN SIKAP HIDUP BERAGAMA KEPADA SESAMA MANUSIA Hidup beragama tampak pada sika dan cara perwujudan sikap hidup beragama seorang yang menerima sesama yang beragama apapun sebagai sesama hamba Allah. atau status dan lain sebagainya. Dan persamaan itu banyak ditemui di peringkat etika dan nilai. Kasih atau cinta kepada sesama manusia harus dapat menembus atribut-atribut yang mengemasnya. tetapi membeda-bedakan atau melakukan diskriminasi terhadap orang lain justru bertentangan dengan akal sehat dan nilai kemanusiaan yang dijunjung tinggi oleh umat beragama dari setiap agama yang saling berbeda. atau kepentingan tertentu yang berbeda. suku. mereka memerlukan beberapa perkara yang boleh dikongsi bersama untuk menghasilkan persefahaman. Maka manusia dituntut agar belajar untuk menjadikan perbedaan itu sebagai medan kenal mengenal. Membedakan diri sendiri dengan orang lain adalah perbuatan akal sehat. selain mengasihi sesamanya tanpa diskriminasi berdasarkan agama. etnik. menghargai dan bahkan mengasihi atau merahmati sesamanya karena sesamanya adalah manusia yang dikasihi Allah. membeda-bedakan manusia berdasarkan perbedaan agama sesungguhnya bertentangan dengan ajaran agama. TOLERANSI BERAGAMA .

” Pesan lainnya terkandung dalam Q.Dalam beragama atau Pengakuan adanya kekuatan Yang Maha Tinggi. Al-din (agama) adalah aturan-aturan atau tata-cara hidup manusia yang dipercayainya bersumber dari Yang Maha Kuasa untuk kebahagiaan di dunia dan di akhirat.” Pesan universal ini merupakan pesan kepada segenap umat manusia tidak terkecuali. pengamalan toleransi harus menjadi suatu kesadaran pribadi dan kelompok yang selalu dihabitualisasikan dalam wujud interaksi sosial. 42 A. baik agama samawi (yang bersumber dari wahyu Ilahi) maupun yang terdapat dalam agama ardli (budaya) yang bersumber dari pemikiran manusia. mereka adalah para nabi dan rasul. apalagi dalam domain kehidupan beragama. pendapat pandangan. dengan eksisnya berbagai agama samawi maupun agama ardli dalam kehidupan umat manusia ini. yaitu toleransi yang harus ditegakkan sebagai keyakinan pokok (akidah) dalam beragama. atau itikad. Karenanya.S. Toleran dalam kehidupan beragama menjadi sangat mutlak adanya. bersifat atau bersikap menghargai. membiarkan pendirian. Kembali kepada Fitrah Beragama Dalam kesempatan ini. maka pemeluk agama-agama yang ada di dunia ini. yang disebut iman. Pesan dari langit ini menghendaki umat manusia itu memeluk dan menegakkan agama. kelakuan. yang disertai ketundukan itu. Toleran maknanya. baik samawi maupun ardli. 103: “Dan berpegang teguhlah kamu kepada agama Allah dan janganlah kamu bercerai-berai. manusia tetap memerlukan adanya pemberi peringatan agar tidak menyeleweng dari fitrahnya. dan lain-lain yang berbeda atau bertentangan dengan pendirian sendiri.Itu maknanya. Perasaan tunduk kepada Yang Maha Tinggi. itulah unsur dasar al-din (agama). yang kemudian berdampak pada adanya rasa suka (rughbah). (ii) menunjukkan manusia kepada kebahagiaan hakiki.Dalam kaitan ini Tuhan telah mengingatkan kepada umat manusia dengan pesan yang bersifat universal.Dari hakikat dan fungsi agama seperti yang disebutkan itu. yang sudah barang tentu dan sangat boleh jadi terdapat berbagai perbedaan antara satu dengan lainnya. yang termaktub di dalam kitab-kitab suci. yang intinya dalam menjalankan agama harus menjauhi perpecahan antarumat beragama maupun sesama umat beragama. bahkan sebaliknya akan membawa makna besar dalam kehidupan bersama dalam segala bidang. kebiasaan. Yahweh. dan (iii) mengatur kehidupan manusia dalam kehidupan bersama. apa yang telah diwasiatkan kepada Nuh. Musa. sebagai patokan baku untuk pembimbingan perilaku umat manusia dalam beragama. apalagi perpecahan itu justru bermotivasikan keagamaan‖. telah memiliki strategi. Padahal perkara tersebut bukan mengakibatkan kerugian pribadi. dan Isa yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecahbelah dalam urusan agama. Standar yang bersifat universalistik ini bermakna ruang lingkupnya berlaku di mana pun dan kapan pun. kepercayaan. takut (ruhbah). Allah.S. Toleransi/toleran dalam pengertian seperti itu terkadang menjadi sesuatu yang sangat berat bagi pribadi-pribadi yang belum menyadarinya. dan apa yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan apa yang telah diwahyukan kepada Ibrahim. 13: “Dia telah mensyariatkan bagi kamu tentang agama. Semua agama-agama. hormat (ta’dzim) dan lain -lain. Yakni umat beragama dalam berinteraksi antaragama wajib mengutamakan standar universal ini. dalam Q. Elohim. God.Tegakkanlah agama dan jangan berpecah belah dalam beragama. kehendak-Nya hanyalah jangan berpecah-belah dalam beragama maupun atas nama agama. metoda dan teknik pelaksanaannya masing-masing. kami mengajak pembaca untuk fitrah beragama. merupakan standar normatif Ilahiyah. merupakan fitrah (naluri) yang dimiliki oleh setiap manusia. sang Pencipta agama telah berpesan dengan sangat. Berbagai agama telah lahir di dunia ini dan membentuk suatu syariat (aturan) yang mengatur kehidupan manusia. yaitu Tuhan. umat manusia dalam menjalankan agamanya. Kendati demikian. memiliki fungsi dalam kehidupan manusia. Berbagai fungsi tersebut adalah: (i) menunjukkan manusia kepada kebenaran sejati. . 3 A. karena Tuhan sang Pencipta alam semesta ini telah menciptakan agama-agama untuk umat manusia. ―Kiranya umat manusia tidak terjebak dalam perpecahan tatkala menjalankan agama masing-masing.

dapat kita jadikan sebagai nilai dan norma. yaitu suatu patokan perilaku dalam suatu kelompok tertentu. Hidup beragama yang toleran sekaligus menjadi sikap dasar dalam kehidupan sosial masyarakat. Ada dua elemen penting dalam orientasi tindakan manusia termasuk tindakan manusia dalam beragama yaitu orientasi motivasional dan orientasi nilai. kebebasan individu dalam bertindak. Tindakan manusia beragama itu selalu memiliki orientasi. aturan agama dan kehidupan antarbangsa dan lain- . Sebab strategi.Sifat dan sikap toleran ini perlu disosialisasikan. yang berharga. Kita katakan sebagai nilai karena toleransi merupakan gambaran mengenai apa yang kita inginkan. peran. Demikian juga toleransi. kemampuan untuk dapat hidup dalam kehidupan sosial yang lebih luas. yang dalam kehidupan sekarang ini adalah arena pembelajaran sekolah. Perintah ini juga merupakan standar yang bersifat partikularistik. Dan inilah yang menjadi sosialisasi dasar dalam kehidupan umat manusia. merupakan sosialisasi primer. yang merupakan keyakinan pokok (akidah) dalam beragama. yang ruang lingkupnya berlaku bagi kelompok pemeluk agama tertentu di tempat mereka berada. Toleransi sebagai Nilai dan Norma Toleransi dalam pengertian yang telah disampaikan. ialah proses memelajari norma. Dalam menjalankan agama hendaknya menjauhi perpecahan sesama agama. Orientasi ini menunjuk kepada standar-standar normatif yang mempengaruhi dan mengendalikan pilihan-pilihan individu terhadap tujuan yang dicapai dan alat yang dipergunakan untuk mencapai tujuan itu. yang selalu disosialisasikan dalam tingkat rumah tangga. maka yang berperan dalam sosialisasi sekunder adalah luar rumah tangga. dan juga menyangkut sifat dan sikap untuk menghargai pendirian. Interaksi seperti ini sudah barang pasti berkonsekuensi. pendapat. Dalam lingkungan keluarga. dapat kita jadikan suatu norma. bermakna juga bahwa manusia itu dalam beragama mempunyai kebebasan penuh yang dibatasi oleh kebebasan yang dimiliki orang selainnya. kebiasaan dan kelakuan.Karena toleransi sudah kita jadikan nilai dan norma. baik yang bersifat Ilahiyah maupun budaya. terlebih perpecahan itu dibungkus oleh orientasi motivasional maupun orientasi nilai keagamaan. sangat mungkin terjadi perbedaan baik secara prinsip maupun nonprinsip. motivasi untuk memperbesar kepuasan jangka panjang dan jangka pendek. minimal saling singgung. dibatasi oleh standar-standar normatif yang ada dalam masyarakat. atau dalam makna lain. Norma memungkinkan seseorang menentukan terlebih dahulu bagaimana tindakannya itu akan dinilai orang lain untuk mendukung atau menolak perilaku seseorang. kemampuan untuk berpikir.Dan nilai (toleransi) akan sangat mempengaruhi kebudayaan dan masyarakat. kepercayaan. dan semua persyaratan lainnya yang diperlukan untuk memungkinkan partisipasi yang efektif dalam kehidupan sosial. Segala norma-norma itu bukan berarti mengeliminir kebebasan manusia dalam beragama.Ini bermakna. dapat kita lihat bahwa individu-individu itu dalam beragama memungkinkan dapat menggunakan agama sebagai kekuatan yang mempersatukan dan sebaliknya juga dapat menggunakannya sebagai pencerai-beraian. kehidupan yang toleran harus disosialisasikan sejak dini terhadap anggota keluarga (anak-anak). pandangan. maka sifat dan sikap sebagai nilai dan norma itu mesti disosialisasikan. berarti selalu diarahkan kepada tujuan.Sedangkan elemen lainnya adalah orientasi nilai. justru menawarkan berbagai alternatif dalam bertindak. Orientasi motivasional adalah yang berhubungan dengan keinginan individu yang bertindak itu untuk memperbesar kepuasan dan mengurangi kekecewaan.Jangan Berpecah Tegakkan agama dan jangan berpecah belah dalam beragama. dan lain-lain yang berbeda bahkan bertentangan dengan pendirian sendiri.Walhasil. Maknanya. Jika yang berperan dalam sosialisasi primer adalah seluruh keluarga dalam rumah tangga. yang dari padanya dikembangkan sosialisasi lebih lanjut sebagai follow-up. yang dapat mempengaruhi perilaku sosial dari orang yang memiliki nilai itu. metoda dan teknik interaksi masing-masing agama dan para pemeluknya bahkan dalam kalangan suatu agama dan para pemeluknya.Itu berarti bahwa setiap umat beragama dalam interaksi sosialnya mempunyai kebebasan dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas pemeluknya. nilai. yang pantas. agar setiap individu mampu mengamalkan dalam kehidupan nyata di masyarakat luas. Dan sesungguhnya sosialisasi primer itu merupakan dasar bagi sosialisasi sekunder. mengenal negara. yang mengakibatkan timbulnya konflik. undang-undang.Di sekolah kita mendapatkan bekal pengetahuan. dan sosialisasi sekunder terjadi sesudah sosialisasi primer itu terjadi.

Darinya tumbuh berbagai norma yang mencerminkan sikap toleran. Interaksi yang sedemikian itu mampu menciptakan kehidupan yang saling membutuhkan dan saling memerlukan. Dan agamaku untukku. Para Rasul Allah sebagai Rujukan Bertoleransi Para rasul Allah telah memberi teladan dan menunjukkan serta mengajarkan bersikap toleran. bertahan dengan struktur yang ada (morfostatis). yang ditempuh pertama kali adalah terciptanya . Secara apologi bersikap dan mengatakan bahwa: Tujuan itu tidak tercapai karena belum waktunya. tanpa meninggalkan prinsip seperti itu dilaksanakan pada saat masyarakat lingkungannya tampil dengan budaya represif. dan terus mencari dan mendapatkan yang lebih baik. Itulah maknanya bahwa sosialisasi terhadap kehidupan toleran itu merupakan proses yang tak henti-hentinya. Terus berlangsung seumur hidup umat manusia. Segalanya menjadi jelas dan tegas tatkala kita meletakkan sikap mengerti dan memahami terhadap apapun yang nyata berbeda dengan prinsip yang kita yakini. tertutup dan represif. sedangkan pihak yang berbeda (yang memusuhi sekalipun) kita bebaskan terhadap sikap dan keyakinannya. Nabi Muhammad saw mencontohkan.Sikap tegas penuh toleran.Sikap toleran juga melahirkan kemampuan mengubah perilaku individu (self correction) terhadap pola yang selama itu dilakukan. Aku tidak akan mengabdi kepada apa yang menjadi pengabdianmu. dan untuk itu kita harus terus belajar. Bersama kelompoknya kemudian berinteraksi membaur ke dalam berbagai kelompok dalam masyarakat yang majemuk baik ras maupun agama. Kehidupan yang toleran justru akan menguatkan prinsip hidup (keagamaan) yang kita yakini. Juga kamu tidak mungkin mengabdi di pengabdianku.lain. dengan sentuhan deklarasi yang tegas. sehingga tujuan yang dicita-citakan dapat dicapai. tidak menciptakan individu yang wangkeng. yang tak berdaya mengubah masyarakat tradisional. 109: “Wahai orang yang berbeda prinsip (yang menentang). Toleran. Mampu mendengar berbagai ungkapan dan menyaring yang terbaik daripada semua itu.” Prinsip yang telah dibela oleh Rasulullah sangat jelas.Sikap toleran membuahkan kemampuan yang sangat signifikan dalam menetapkan pilihan yang terbaik. dan berusaha mencari sesuatu yang baru dalam kehidupan berpengetahuan. Yakni sepakat untuk berbeda. setibanya ke tempat tujuan migrasi (Yatsrib/Madinah). Sedangkan Nabi Muhammad saw sedang memulai pembentukan kelompok (formation group) menuju perubahan.Dengan sikap toleran. atau nasibnya memang demikian dan tidak mau mengubah diri. sosialisasi sekunder masih terus dilakukan dalam kehidupan yang lebih luas. Namun diiringi dengan sikap toleransi yang sangat tinggi: Kamu pada prinsipmu dan aku pada prinsipku. yang tidak mau mengubah perilakunya. baik primer maupun sekunder. mampu menemukan jalan keluar dan problem solving yang pantas dan mengangkat martabat dan harga diri dalam berbagai bidang kehidupan. Kita bebas dengan keyakinan kita. dalam bentuknya yang saling bertanggung jawab dalam membela masyarakatnya. Setelah pembelajaran formal di bangku sekolah selesai. kita harus menyesuaikan diri dengan berbagai norma dalam kelompok kerja maupun masyarakat. Rasulullah bermigrasi (hijrah) meninggalkan kehidupan dan tatanan sosial tradisional represif yang belum mampu diubahnya menuju kepada tempat dan kelompok masyarakat yang telah dipersiapkannya untuk dapat menerima perubahan dan bahkan menjadikannya sebagai agen perubahan di zamannya serta zaman selanjutnya.S.Ternyata sosialisasi terhadap sikap hidup toleran dalam berbagai bidang kehidupan (agama dan lain-lain). yang sistem sosialnya dalam proses tidak menghendaki perubahan. Dan sekali-kali aku tidak akan menjadi pengabdi pengabdianmu. walau tujuannya tidak tercapai. Ternyata sikap toleran sangat menentukan proses terjadinya bentuk serta perubahan atau perkembangan suatu sistem maupun struktural atau penyederhanaannya (morfogenesis). Toleran dan Prinsip Hidup Berinteraksi dengan jiwa toleran dalam setiap bentuk aktivitas. berlangsung seumur hidup karena kehidupan kita umat manusia dari hari ke hari adalah kehidupan yang ditandai oleh penambahan pengetahuan. Agamamu untukmu. Sedangkan prinsip yang harus dipegang oleh mereka yang berbeda (penentangnya) juga dijelaskan dengan tegas. Dan kamu juga tidak harus mengabdi kepada apa yang menjadi pengabdianku. tidak harus membuang prinsip hidup (beragama) yang kita yakini.Sikap toleran. Dialog disertai deklarasi tegas dan sikap toleran telah dicontohkan oleh Rasulullah dalam Q.

S. 7. Nabi Nuh AS. berusaha sedaya-upaya untuk meletakkan dan mendasarkan filosofi misi yang diembannya dalam membangun tatanan hidup bersama yang mencakup seluruh golongan. benar bersumber dari keteguhan imannya. tatanan bernegara yang mengandung aturan-aturan kehidupan bersama dalam sistem sosial besar berbentuk negara. Muhammad SAW. Nabi Nuh AS juga disebut sebagai Abu al-Basyar setelah Adam AS. Ibrahim AS. 26. namun dalam menata kembali umat manusia dan peradabannya setelah kehancurannya dari libasan air bah. dan lain-lain di sebuah negara yang bernama Madinah. dan kedamaian. Yahudi. 6. hampir satu milenium. dekat kepada Tuhannya. 8. Mereka memiliki sifat-sifat toleran dan kesabaran yang prima yang perlu diteladani terus-menerus. Ketuhanan Yang Maha Esa. Muslim menjalankan agamanya. Pembelaan negara. penghormatan terhadap hak-hak asasi manusia. semua berstatus sama di hadapan hukum. niscaya mereka akan menyesatkan . Tuhanku. dan kepada orang-orang semacam inilah Nuh AS menyampaikan dakwah tentang kebenaran abadi. Musa AS. Persatuan dan kesatuan. Setelah air bah (kehancuran makhluk di bumi) Nabi Nuh AS. 3. Sesungguhnya jika Engkau biarkan mereka tinggal. Tauhid. Beliau adalah bapak leluhur umat manusia setelah sirnanya hampir seluruh manusia di muka bumi. 4. Nuh menjadi pahlawan umat manusia dan lingkungannya. Norma itu terpatri dalam Sohifah al Madaniyyah (lebih kita kenal dengan Piagam Madinah). Politik damai dan proteksi internal. perlindungannya adalah satu. 71 A. sehingga penduduk negara dapat hidup berdampingan secara damai dan sejahtera.brotherhood dan penyatuan diri antara kelompok migran dengan berbagai kelompok penghuni asal (pribumi).27 . Toleransi dan perdamaian yang terkandung di dalamnya sangat kental. sebagai wahana berbagai kegiatan dari berbagai orang dan kelompok yang saling berhubungan secara konstan. Dari para utusan Allah inilah agama samawi berkembang sampai hari ini dan kelak kemudian. dan Isa Almasih. Di tengah kemajemukan masyarakat (negara Madinah). Nuh berkata: “Ya. merupakan kewajiban bersama. 2. bagi segenap warganya yang berbilang kaum: Muslim. Monoteisme. Nabi Muhammad SAW sebagai pimpinan negara. semua pemeluk agama bebas menjalankan agamanya. Dijuluki sebagai Pahlawan Air Bah. beberapa pasang putranya dan berbagai pasang binatang dan tumbuh-tumbuhan dapat diselamatkan. terkenal dengan doanya yang diabadikan dalam Al-Qur’an : S. Masyarakat modern dan sehat manapun pasti mengakui hakikat maknawinya secara jujur. 28. yang selanjutnya menjadi pelanjut generasi pengisi bumi babak selanjutnya. juga merupakan perjanjian.Dalam dakwahnya Nuh AS tergolong tidak berhasil membawa mereka kepada iman. Pengakuan dan pelestarian adat kebiasaan yang baik. Supremasi aturan dan ajaran Ilahi. Piagam Madinah merupakan manifestasi sikap toleran.. Persamaan keadilan bagi seluruh warga negara.Kemudian menciptakan sistem sosial baru. janganlah Engkau biarkan seorang pun di antara orang-orang kafir tinggal di atas bumi. keadilan. Nasrani. Sistem baru itu dilegalisir dalam bentuk norma timbal-balik untuk menciptakan keseimbangan yang memadai antara berbagai kelompok yang terlibat dalam hubungan sosial di tempat yang baru (Yatsrib).Piagam Madinah di samping bersifat norma hubungan timbal balik yang memadai bagi masyarakat berbilang kaum. demi terciptanya dunia yang penuh toleransi dan perdamaian. berumur 950 tahun. Kebebasan beragama. sebagaimana. Nuh disifati sebagai seorang yang benar. 42 ayat 13 yang telah disampaikan terdahulu.Berkaitan dengan Q. orang tidak bercela di antara orang-orang sezamannya yang telah terbenam dalam taraf hidup moral yang sangat rendah dan hina. penegasan bahwa seluruh warga Madinah adalah satu umat. 5. Prinsip-prinsip umum Piagam Madinah: 1. masyarakat kontemporer patut mengadopsinya. Membangun bahtera yang tatkala air bah pasang. yang permanen adanya. undang-undang politik. sampai wafatnya. ditengarai membangun kembali bumi ini dan menatanya dengan bertani. yaitu Nuh AS. seluruh warga menanggung pembiayaan negara. Nabi Nuh AS. Pertama. penegakan keadilan bagi semua. Allah menyebut nama-nama para utusannya yang bertugas membimbing umat dengan syariat agama-Nya.

kitab perjanjian. dengan menerapkan kebenaran dan keadilan. adalah leluhur bangsa Yahudi. Kedua. dan mereka tidak akan melahirkan selain anak yang berbuat maksiat lagi sangat kafir: Ya Tuhanku. Dalam perjalanannya Musa menghadapi tingkah pola serangan Firaun dan juga kaumnya yang selalu menentang dan mencemoohkannya. disebut sebagai pemimpin ulung pemberi hukum. tumbuh solidaritas yang tinggi atas bangsanya yang ditindas oleh Firaun dalam bentuk kerja paksa. sampai menjadi dewasa tanpa diketahui oleh siapa pun. sang ibu menyelamatkan Musa dengan berbagai cara yang dimiliki sebagai penghuni pinggiran sungai. ampunilah aku. diimani oleh kaum muslimin sebagai salah seorang nabi besar utusan Allah. Q. Iman Ibrahiem kepada Allah totalitas dalam bentuk ketaatan dan kesiapannya melakukan apapun perintah Tuhan.hamba-hamba-Mu. 87 A. Keempat. Kristen.Ibrahim tergolong orang yang banyak harta milik. Musa juga diceritakan sebagai orang yang berkemampuan jurnalistik. Di sana Musa berjumpa dua orang putri penggembala. dan Islam.Namun Musa tak pernah putus asa menghadapi bangsa yang tegar tengkuk dan pencemooh itu. keturunannya melalui Ismail dan Ishaq. Musa memiliki iman dan ketegaran baja kepada Allah.6: Dan (ingatlah) ketika Isa putra Maryam berkata: “Hai Bani Israil. sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu.S. Ia membunuh mandor Mesir yang dia saksikan menganiaya seorang pekerja Ibrani. karenanya dia mengikuti pendidikan intelektual meliputi sastra. dan membawa mereka sampai ke perbatasan negeri yang dijanjikan Allah kepada nenek moyang mereka. ia lari dari istana setelah diketahui oleh Firaun. Nabi Musa. maka budaya Ibrani tetap dimilikinya. Nabi Ibrahim. Dari pemahamannya yang mendalam akan bangsanya.Sebagai pemimpin umatnya. berhasil dalam membina dan menuntun anakanak dan keturunannya. Ibrahim memainkan peranan yang unik baik dalam tradisi Yahudi dan Islam. dan bangsa-bangsa lain. dan sangat bergiat bekerja atas nama Allah.S. namun karena dia dalam asuhan ibu kandungnya.Karenanya. putri seorang pemimpin Median bernama Syueb (Rehuel). Ibrahim suka menjamu tamu dan siapa pun orang yang tidak beliau kenal.Musa dibesarkan di istana. Namanya dalam bahasa Ibrani Avram (Abram) dan selanjutnya berganti menjadi Abraham dan Ibrahim (bahasa Arab) yang berarti bapak sejumlah besar bangsa. ia juga dibina menjadi pemimpin ulung berkat kesetiaannya mengikuti Allah dengan landasan iman. Dari tokoh Median inilah Musa mendapat pengetahuan tentang Sinai dan Median yang dalam perjalanannya membawa makna besar baginya. Musa bukan berasal dari keturunan yang dapat dicatat dengan jelas oleh sejarah. lari ke arah timur menyeberangi perbatasan menuju Median. Ibrahiem berakidah monoteis. tulisan. (yaitu) Kitab-kitab Ibrahim dan Musa. sangat kasih sayang terhadap keluarga. 18-19 mengabadikan kemampuan jurnalistik Musa itu. Imannya sangat teguh. Musa tidak hanya diperlengkapi secara teknis dengan pertumbuhannya dan pendidikannya di Mesir. mentauhidkan Allah bertentangan dengan politeisme nenek moyangnya. Hidupnya dijadikan teladan iman terhadap Tuhan oleh orang-orang Yahudi. bersifat murah hati dan tanpa pamrih. risalah perjalanan di padang gurun dan lain-lain. terkenal sebagai Khalilullah (sahabat Allah). orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. membenarkan kitab (yang turun) sebelumku. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orangorang yang zalim itu selain kebinasaan.6la. yang dalam kesehariaannya justru diasuh oleh sang ibu di dalam istana Firaun. Ketiga. Nabi Isa Almasih. Sebagai Nabi Akbar yang menerima perjanjian Tuhan. perantara (Allah) membawa orang-orang Israel keluar dari Mesir. Musa adalah salah seorang putra yang terselamat dari maklumat Firaun (yang memerintahkan untuk membunuh semua bayi laki-laki Ibrani). Sesungguhnya ini benar-benar terdapat dalam kitab yang dahulu. hanya putra seorang pembantu di istana Firaun. dan tata administrasi kerajaan Firaun. Orang seperti itulah yang dibangkitkan Allah untuk memimpin umatnya dari perhambaan dan penindasan. . yaitu Taurat dan memberi kabar gembira dengan (datangnya) seorang rasul yang akan datang sesudahku. Yang dalam ceriteranya putri (istri) Firaun memperanakkannya (mengadopsinya). supaya tetap hidup menurut jalan yang ditunjukkan Tuhan. Tapi dalam hal yang jauh lebih asasi. yang dilukiskan di dalam Q. ibu bapakku. menulis berbagai dokumen ringkas tentang hukum Allah. Arab. Ia membina mereka menjadi suatu umat untuk mengabdi kepada Allah. dan Musa menikah dengan salah satu gadis penggembala tersebut. pemberani.

689.512.128.Jika umat manusia dengan agamanya. seperti hari kiamat.6%. mereka berkata: “ Ini adalah sihir yang nyata. 819.167. 5. “ Bagi umat Islam mengimani para nabi Allah adalah merupakan rukun iman yang asasi. Persamaan hak bagi umat manusia. yang harus diyakini setiap pemeluknya. tentang keesaan Allah.148.Dari sejumlah ini. Agama Rakyat Cina. Independen. Ajaran moral.000 orang = 32. Ortodoks. Muslim.000 orang = 2.dan yang kelima adalah Rasul Allah Muhammad saw. 3.Ensiklopedi Alkitab Masa Kini menyatakan bahwa ajaran Yesus dapat diklasifikasikan dengan judul-judul sebagai berikut: etika. Rambu-rambu untuk itu dalam tatanan hidup antarbangsa dan agama telah dimiliki oleh umat dan bangsa sedunia. Di sinilah letaknya sebuah toleransi. Ajaran Tauhid. pemeluk Agama Kristen (Katolik. 361.000 orang = 6. tersebar di 114 negara di dunia. sosial. Selanjutnya dijelaskan bahwa ajaran Nabi Isa bin Maryam bukanlah seperti filsafat. itu sudah menjadi fitrah manusia. bahwa ajarannya berbeda sekali dari ajaran setiap orang sebelum dan sesudah dia. Disimpulkan. Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata.Sesuatu yang menjadi sangat penting dan terpenting adalah tertanamnya suatu sikap bagi seluruh umat beragama.985. tersebar di 204 negara di seluruh dunia. Bersifat universal. termasuk umat manusia yang meletakkan dirinya pada pilihan sebagai ateis. Sikap toleran akan dapat meminimalkan segala konsekuensi negatif penyebaran agama.000 = 13. 6.Kita coba membaca perkembangan umat manusia dengan keagamaannya dewasa ini. tersebar di 236 negara dunia = 12.5% tersebar di 161 negara. 4. Keimanan terhadap para nabi Allah tidak dibeda-bedakan dalam inti kandungan ajaran Islam. nabi akhir dan penutup para nabi dan para rasul Allah. Sebab semua orang beragama merasa wajib untuk mengembangkan dan menyampaikan keyakinannya kepada siapapun di dunia ini.9% yang tersebar di 126 negara. Dan sikap adil dalam segala kehidupan.3 %. sama-sama berkembang pesat sepesat agama samawi. hal yang sangat ironis jika hal itu justru yang dikedepankan dalam sikap hidup umat beragama. 387. yang penganutnya disebut sebagai ahlul kitab. teologi.019. Atheist. yakni Islam untuk semua umat manusia tanpa batasan teritorial.4 %.345.000 orang.000 orang (belum termasuk mereka yang pernah menjadi penduduk di bawah pengawasan komunis Uni Soviet Rusia) = 19.Dalam Alkitab dijelaskan bahwa topik pokok ajaran Yesus Kristus adalah total baru dan revolusioner dan pada dasarnya ajarannya bukan hanya baru tapi juga unik.7%.207.000 orang. Ia adalah penerus ajaran para nabi Allah sebelumnya. tersebar di 99 negara dunia. penyelamatan dan eskatologi (ajaran teologi mengenai akhir zaman. Sedangkan Jews .252.yang namanya Ahmad (Muhammad)”. metafisika dan teologi. siapapun umat beragama bebas untuk mendakwahkan agamanya dan siapapun manusia bebas menerima maupun menolak ajakan itu. tercatat bahwa penduduk dunia yang tersebar di dalam 238 negara di lima benua dan Oceania berjumlah 6.Hindu.052. Sekali lagi sikap toleransi yang dapat mengatasinya. tentunya masih banyak agama-agama ardli. 2. Bahkan dalam kehidupan umat manusia di masa kini masih sangat banyak mereka yang tidak memeluk agama apapun. 150. Anglikan. sebagai sesuatu yang sangat penting dalam pergaulan umat manusia di dunia. atau etika. Ajarannya mempunyai ciri: 1. Menghapus sistem perbudakan.9% yang tersebar di seluruh negara dunia (238 negara). Tidak beragama 771. Kristen Marginal dan Kristen yang tidak berafiliasi) berjumlah 2. kemudian mengembangkannya. Dari data yang dapat dikumpulkan dari ―Ensiklopedi Britannica‖ tahun 2001. kebangkitan segala manusia dan sorga). Perkembangan Agama Dunia Kini dan Mendatang Apa yang telah diuraikan itu barulah agama-agama yang bersifat samawi. yang dideklarasikan sebagai pemegang kitab Allah. dengan wujudnya berbagai syareat yang mampu menciptakan tolong menolong antar sesama manusia. Inti ajarannya ialah pengumuman mengenai dirinya sebagai juruselamat dunia.000 orang = 5. membenarkan keberadaan para nabi terdahulu dengan segala ajarannya. bahwa tujuan dasar beragama adalah tercapainya kebahagiaan (kedamaian) dunia maupun dalam kehidupan setelah dunia. kiranya sesuatu yang sangat esensial ini tidak ternodai oleh perselisihan justru atas nama kesejahteraan dunia akhirat tersebut. Protestan. 1. terdiri dari 83% Sunni dan 16 % Syi’i serta 1% lain-lain. dan lain-lain kebaikan yang dapat menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Dan seluruh ajarannya menyatu pada dirinya sendiri. Buddhists.

lingkungan kita ini harus sangup menjadi wahana pengkaderan bangsa dan umat yang orientasinya adalah terciptanya sikap toleran dalam kehidupan beragama. Pengembangan dan pembentukan diri bagi Muslim di wilayah ini tidak lagi harus tergantung pada wilayah tempat asal mula munculnya agama Islam (Timur Tengah). dan agama-agama ardli menduduki posisi 3 besar dunia. kita sebagai masyarakat/kelompok sosial ini harus menanamkan visi pada diri kita masing-masing. Singapura. Namun orang-orang yang tidak beragama dan atheis justru lebih besar jumlahnya jika dibandingkan dengan agama Hindu = 15. tersebar di 134 negara.584.Inilah gambaran perkembangan agama-agama dunia.2%. yaitu kehidupan yang toleran dan damai . sedangkan Yahudi persentasenya di bawah 1 %. Berbagai syarat untuk itu ada dalam lingkungan wilayah ini baik berupa bahasa. mestinya dapat lebih mewarnai Dunia Islam kontemporer. khususnya Indonesia. Thailand.11 % dari jumlah umat Islam sedunia. Ini maknanya.484. khususnya kita selaku Muslim.Dari catatan perkembangan agama-agama dunia yang ada pada abad ini. kiranya dengan aktivitas yang selama ini kita tekuni sebagai masyarakat terus bergerak ke arah kehidupan beragama atau kegiatan lainnya selalu mengedepankan sikap toleran.1 %. Philipina. yang akan membawa kehidupan bangsa dan seluruh warga serantau Asia Tenggara ini menjadi bangsa warga dunia pelopor kehidupan penuh toleran dan damai. Benang merah yang menghubungkan praktik dan keyakinan keagamaan mereka di wilayah ini adalah ungkapan budaya yang dimiliki bersama termasuk penggunaan bahasa Indonesia maupun Melayu yang dapat dipergunakan sebagai bahasa komunikasi keagamaan. dengan dipaparkannya gambaran seperti ini. kiranya kita dapat mengerti apa yang harus dilakukan umat beragama. Malaysia. tersebar di Indonesia. Untuk menuju ke arah itu. baik Kristen maupun Islam. Komunitas Muslim di wilayah ini adalah yang terbesar di dunia. sampai sikap itu menjadi darah daging yang tak terpisahkan (akidah).(Yahudi) 14. Posisi Umat Islam Bangsa Indonesia Hampir seluruh Muslim di Asia Tenggara membentuk bagian dari wilayah budaya Melayu. dan Brunei Darussalam. budaya dan adat kebiasaan yang dimiliki oleh Muslim di wilayah ini.000 orang = 17. Dalam menegakkan kehidupan keagamaan yang toleran dan damai di muka bumi ini peranan Muslim Asia dimotori oleh Indonesia. agama samawi menduduki tempat teratas. Kemampuan untuk berkembang membentuk diri untuk tampil sebagai umat beragama yang toleran dapat ditunjang oleh kemampuan Muslim di wilayah ini. berbangsa dan bernegara. Dari tempat yang kita wujudkan bersama ini pasti akan tumbuh kaderkader bangsa dan umat.000 orang = 0. Kita harus yakin bahwa penanaman sikap toleran ini akan tercapai dengan seksama hanya melalui pendidikan. sejalan dengan perkembangan peradaban umat manusia yang semakin maju yang dapat diakses oleh setiap Muslim di Asia Tenggara. dalam artian pembiasaan yang tiada hentinya. jumlahnya tidak kurang dari 206. Berbahagialah umat yang mencita-citakan kehidupan yang dicita-citakan oleh seluruh warga dunia.

karena agama adalah suatu pedoman hidup seseorang untuk mencapai kebahagiaan dunia maupun akhiratnya Salah satu tujuan agama adalah membentuk jiwa nya ber-budipekerti dengan adab yang sempurna baik dengan tuhan-nya maupun lingkungan masyarakat. keburukan cara ber-sikap dan penyampaian si pemeluk agama dikarnakan ketidakpahaman tujuan daripada agama-nya. PENUTUP .semua agama sudah sangat sempurna dikarnakan dapat menuntun umat-nya bersikap dengan baik dan benar serta dibenarkan.BAB III KESIMPULAN Peran dan fungsi agama bagi manusia sangatlah berpengaruh terhadap kehidupannya. memburukan serta membandingkan agama satu dengan yang lain adalah cerminan kebodohan si pemeluk agama.

Semoga makalah ini berguna bagi penyusun pada khususnya juga para pembaca yang budiman pada umumnya. karena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau referensi yang ada hubungannya dengan judul makalah ini.com/2012/01/hikmah-agama-dan-sikap-hidup-beragama.wordpress. tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya.wordpress.html http://ruangpelangi. DAFTAR PUSTAKA http://dyanperawat.com/toleransi-beragama/ http://abdain. Penyusun banyak berharap para pembaca yang budiman dapat memberikan kritik dan saran yang membangun kepada penyusun demi sempurnanya makalah ini dan dan penulisan makalah di kesempatan – kesempatan berikutnya.blogspot.Demikian yang dapat kami paparkan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan dalam makalah ini.com/2010/04/11/fungsi-agama-bagi-kehidupan/ .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful