MAKALAH AGAMA PERAN DAN FUNGSI AGAMA DALAM KEHIDUPAN MANUSIA

BAB I PENDAHULUAN

1.1

Latar belakang Manusia memiliki kebebasan beragama. Agama islam sebagai agama yang paling baik

tidak pernah membeda- bedakan golongan. Hal ini berlaku selama manusia itu mempergunakan akal pikiran dan semua karunia Allah SWT dalam hal-hal yang diridhoi-Nya. Agama islam sangat mentoleransi kepada agama-agam lain. 1.2 Rumusan masalah Untuk mengkaji dan mengulas tentang peran dan fungsi agama dalam kehidupan manusia, maka diperlukan subpokok bahasan yang saling berhubungan, sehingga penyusun membuat rumusan masalah sebagai berikut: 1. Bagaimana peran dan fungsi agama menurut islam? 2. Bagaimana sikap dan hikmah beragama? 3. Bagaiman cara islam mentoleransi terhadap agama lain? 1.3 Tujuan dan manfaat penulisan Tujuan disusunnya makalah ini adalah untuk memenuhi tugas agama Islam dan menjawab pertanyaan yang ada pada rumusan masalah. Manfaat dari penulisan makalah ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan penyusun dan pembaca tentang peran dan fungsi agama dalam kehidupan manusia 1.4 Metode Penulisan Penyusun memakai metode studi literatur dan kepustakaan dalam penulisan makalah ini. Referensi makalah ini bersumber tidak hanya dari buku, tetapi juga dari media media lain seperti e-book, web, blog, dan perangkat media massa yang diambil dari internet. 1.5 Sistematika Penulisan

suku. sedangkan pemuka-pemuka agama itu sendiri merupakan bagian dari budaya dan tidak dapat melepaskan diri dari budaya dalam masa kehidupannya. karena pandanganpandangan. tetapi oleh pengikut-pengikutnya dianggap sebagai Perintah Illahi. awalan A berarti ―tidak‖ dan GAM berarti ―pergi atau berjalan.maupun agama. dan sistematika penulisan. Terakhir. manusia selalu dalam jalinan lingkup budaya karena manusia berpikir dan berperilaku. metode penulisan. Beberapa acuan yang berkaitan dengan kata ―Agama‖ pada umumnya. dan bab penutup. berdasarkan Sansekerta yang menunjukkan adanya keyakinan manusia berdasarkan Wahyu Illahi dari kata A-GAM-A. Kristen dan Yahudi. bab penutup terdiri atas kesimpulan. Adapun bab pendahuluan terbagi atas : latar belakang. Khonghucu dan berbagai aliran keagamaan lain atau kepercayaan. Sedangkan bab pembahasan dibagi berdasarkan subbab yang berkaitan dengan manusia dalam pandangan islam serta fungsi dan tanggung jawab manusia dalam islam. Dalam prakteknya. sedangkan akhiran A bersifat men guatkan yang kekal. agama yang diperoleh melalui Wahyu Illahi antara lain Islam. karena itu tidak mengherankan jika secara internal muncul pendapat-pendapat yang secara apriori menyatakan bahwa agama tertentu saja sebagai satu-satunya agama samawi. Buddha. Manusia memiliki keunikan yang beragam dalam hal :ras. ajaran-ajaran. dan ketidak sanggupan manusia untuk mendefinisikan agama karena disebabkan oleh persoalan-persoalan yang berkaitan dengan kepentingan mutlak dan tidak dapat ditawar-tawar lagi. BAB II PERAN DAN FUNGSI AGAMA DALAM KEHIDUPAN MANUSIA Manusia merupakan makhluk yang paling mulia di sisi Allah SWT. dengan demikian “agama: berarti pedoman hidup yang kekal” . 1. sulit memisahkan antara wahyu Illahi dengan budaya. Sumber terjadinya agama terdapat dua katagori. bab pembahasan.—-dan agama Wad’i atau agama bumi yang juga sering disebut sebagai agama budaya yang diperoleh berdasarkan kekuatan pikiran atau akal budi manusia antara lain Hindu. seruan-seruan pemuka agama meskipun diluar Kitab Sucinya.Agama dalam kehidupan manusia sangat berperan penting dalam menjalani kehidupannya. Kristen dan Yahudi. meskipun dalam waktu yang bersamaan menyatakan bahwa agama samawi itu meliputi Islam. tujuan dan manfaat penulisan. rumusan makalah.1 Pengertian Agama Secara Umum Merumuskan pengertian agama bukan suatu perkara mudah. yaitu bab pendahuluan. Tao.Makalah ini disusun menjadi tiga bab. pada umumnya agama Samawi dari langit.

sehingga agama dimaknai sebagai ajaran untuk menguak rahasia misteri Tuhan. fungsi agama mempunyai dimensi yang lain seperti apa yang dihuraikan di bawah: . PERAN DAN FUNGSI AGAMA BAGI KEHIDUPAN Ada beberapa alasan tentang mengapa agama itu sangat penting dalam kehidupan manusia.yang menurut istilah Al-Gazali dinamakan malak al-ghiwayah. kosong atau hampa‖. huruf A berarti ―awang-awang. Godaan dan rayuan daridalam diri manusia dibagi menjadi dua bagian. yaitu  Godaan dan rayuan yang berysaha menarik manusia ke dalam lingkungan kebaikan. maupun dari luar dirinya. Fungsi Agama Kepada Manusia Dari segi pragmatisme. api. yaitu membimbing manusia kejalan yang baik dan menghindarkan manusia dari kejahatan atau kemungkaran. manusia senantiasa dipengaruhi oleh berbagai macam godaan dan rayuan. kidung kemenyan atau mantra. penglihatan dan hati. GA berarti ―genah atau tempat‖ dan MA berarti ―matahari. S. al-Nahl (16) : 78 Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak tahu apa-apa. tetapi sedikit di antara mereka yang mensyukurinya. sedangkan MA atau Maruta berarti ―angin atau udara‖ sehingga dalam hal ini agama berarti sebagai upacara yang harus dilaksanakan dengan sarana air. Dalam keadaan yang demikian itu. sedangkan istilah UGAMA mengandung makna.   Manusia sejak dilahirkan ke dunia ini dalam keadaan lemah dan tidak berdaya. U atau UDDAHA yang berarti ―tirta atau air suci‖ dan kata GA atau Gni berarti ―api‖. maupun di kala duka. Karena agama memberikan bimbingan rohani bagi manusia baik di kala suka. antara lain adalah :   Karena agama merupakan sumber moral Karena agama merupakan petunjuk kebenaran Karena agama merupakan sumber informasi tentang masalah metafisika.Berdasarkan kitab. Tetapi dari segi sains sosial. terang atau bersinar‖. serta tidak mengetahui apa-apa sebagaimana firman Allah dalam Q. Godaan dan rayuan yang berusaha memperdayakan manusia kepada kejahatan. yakni kekuatan-kekuatan yang berusaha menarik manusia kepada kejahatan  Disinilah letak fungsi agama dalam kehidupan manusia. agama itu berfungsi untuk menjaga kebahagiaan hidup. AGAMA dan UGAMA. seseorang itu menganut sesuatu agama adalah disebabkan oleh fungsinya. sehingga agama berarti Ilmu guna memahami tentang hakikat hidup dan keberadaan Tuhan. Berdasarkan kitab SADARIGAMA dari bahasa sansekerta IGAMA yang mengandung arti I atau Iswara. SUNARIGAMA yang memunculkan dua istilah. Dia menjadikan untukmu pendengaran. agama berasal dari kata A-GA-MA. GA berarti Jasmani atau tubuh dan MA berarti Amartha berarti ―hidup‖. baik dari dalam. yang menurut istilah Al-Gazali dalam bukunya ihya ulumuddin disebut dengan malak Alhidayah yaitu kekuatan-kekuatan yang berusaha menarik manusia kepada hidayah ataukebaikan. Bagi kebanyakan orang.

Maka. agama itulah berfungsi untuk menjawab soalan-soalan ini. – Memainkan fungsi kawanan sosial.semua agama sudah sangat sempurna dikarnakan dapat menuntun umat-nya bersikap dengan baik dan benar serta dibenarkan. mengikat. Contohnya soalan kehidupan selepas mati. memburukan serta membandingkan agama satu dengan yang lain adalah cerminan kebodohan si pemeluk agama Beberapa tujuan agama yaitu :  Menegakan kepercayaan manusia hanya kepada Allah. Maka ini dikatakan agama memainkan fungsi kawanan sosial Fungsi Sosial Agama Secara sosiologis. pengaruh agama bisa dilihat dari dua sisi. agama Islam menerangkan kepada umatnya bahawa dunia adalah ciptaan Allah SWTdan setiap manusia harus menaati Allah SWT -Menjawab pelbagai soalan yang tidak mampu dijawab oleh manusia. Agama merupakan satu faktor dalam pembentukkan kelompok manusia. Contohnya. memecah-belah bahkan menghancurkan eksistensi suatu masyarakat. Kebanyakan agama di dunia adalah menyaran kepada kebaikan. pandangan dunia dan nilai yang sama. Hal ini dikarenakan nilai-nilai yang mendasari sistem-sistem kewajiban sosial didukung bersama oleh kelompok-kelompok keagamaan sehingga agama menjamin adanya konsensus dalam masyarakat.. yaitu pengaruh yang bersifat positif atau pengaruh yang menyatukan (integrative factor) dan pengaruh yang bersifat negatif atau pengaruh yang bersifat destruktif dan memecah-belah (desintegrative factor). . baik diantara anggota-anggota beberapa masyarakat maupun dalam kewajiban-kewajiban sosial yang membantu mempersatukan mereka. Dalam ajaran agama sendiri sebenarnya telah menggariskan kod etika yang wajib dilakukan oleh penganutnya. Sesetangah soalan yang sentiasa ditanya oleh manusia merupakan soalan yang tidak terjawab oleh akal manusia sendiri. Fungsi Integratif Agama Peranan sosial agama sebagai faktor integratif bagi masyarakat berarti peran agama dalam menciptakan suatu ikatan bersama. keburukan cara ber-sikap dan penyampaian si pemeluk agama dikarnakan ketidakpahaman tujuan daripada agama-nya. . Pembahasan tentang fungsi agama disini akan dibatasi pada dua hal yaitu agama sebagai faktor integratif dan sekaligus disintegratif bagi masyarakat. matlamat menarik dan untuk menjawabnya adalah perlu. Fungsi Disintegratif Agama. Ini adalah kerana sistem agama menimbulkan keseragaman bukan sahaja kepercayaan yang sama. Hal ini merupakan konsekuensi dari begitu kuatnya agama dalam mengikat kelompok pemeluknya sendiri sehingga seringkali mengabaikan bahkan menyalahkan eksistensi pemeluk agama lain Tujuan Agama Salah satu tujuan agama adalah membentuk jiwa nya ber-budipekerti dengan adab yang sempurna baik dengan tuhan-nya maupun lingkungan masyarakat.Memberi rasa kekitaan kepada sesuatu kelompok manusia. Penerangan bagi pekara ini sebenarnya sukar dicapai melalui inderia manusia.Memberi pandangan dunia kepada satu-satu budaya manusia. pada saat yang sama agama juga dapat memainkan peranan sebagai kekuatan yang mencerai-beraikan. dan memelihara eksistensi suatu masyarakat. Meskipun agama memiliki peranan sebagai kekuatan yang mempersatukan. malah tingkah laku.Tuhan Yang Maha Esa (tahuit). dan juga kedudukan manusia di dalam dunia. melainkan sedikit penerangan daripada falsafah. Agama dikatankan memberi pandangan dunia kepada manusia kerana ia sentiasanya memberi penerangan mengenai dunia(sebagai satu keseluruhan).

yakni hati (kalbu). Ketika Allah SWT menurunkan ayat al-Quran yang memerintahkan manusia agar saling kenal mengenal (Al-Hujurat 49: 13). Agama tidak berfungsi karena lepas dari ruang batinnya yang hakiki. Menjunjung tinggi dan melaksanakan peribadatan hanya kepada Allah. Bagi pembaca Muslim. Menurut para peletak dasar ilmu sosial seperti Max Weber.Mengapa kita sering takut kehilangan agama.Masalahnya. Bagi umumnya agamawan. Perbincangan tentang fungsi pertama ini berkisar tentang Ketuhanan. Hati yang rusak adalah yang lepas dari agama. Mereka yang mabuk kekuasaan akan melihat dengan jeli dan tidak akan menyia-nyiakan sisi potensial dari agama ini. . di antara elite agama (terutama Islam dan Kristen yang ekspansionis). dalam proyek ―kerja sama‖ ini tentunya para politisi jauh lebih lihai dibandingkan elite agama. Dengan kata lain. Padahal sangat jelas. tak ayal agama kemudian dijadikan sebagai komoditas yang sangat potensial untuk merebut kekuasaan. kategori ini saya rujukkan ia sebagai hablun minannaas. mengekspansi) seluas-luasnya keyakinan agama yang dipeluknya. Maka. memancarkan kebenaran dalam kehidupan seharihari. Menyempurnakan akhlak manusia. adalah daerah yang tidak terlibat di dalam dialog antara agama. Bila hati sudah rusak. bukan kita internalisasi dalam hati. Kesahihan Risalah dan sebagainya. TIDAK bermaksud menyamaratakan semua agama dalam konteks ini. Dan. yang terjadi sebenarnya adalah politisasi agama. Bagi Muslim. agama merupakan aspek yang sangat penting dalam kehidupan manusia.Namun. ialah mendefinisikan siapakah saya dan siapakah Tuhan. dimensi ini dinamakan sebagai hablun minaLlah dan ia merupakah skop manusia meneliti dan mengkaji kesahihan kepercayaannya dalam menghuraikan persoalan diri dan Tuhan yang saya sebutkan tadi. dan Peter L Berger. dunia dan akhirat.   Mengatur kehidupan manusia di dunia. politisasi agama menjadi proyek kerja sama antara politisi yang mabuk kekuasaan dengan para elite agama yang juga mabuk ekspansi keyakinan. bukan di relung hati Fungsi pertama agama. sesat.agar kehidupan teratur dengan baik. sehingga dapat mencapai kesejahterahan hidup. Itulah sebab. mengapa Rasulullah SAW pernah menegaskan bahwa segala tingkah laku manusia merupakan pantulan hatinya. Kenabian. kloplah.Yang lebih sial lagi. lahir dan batin. mereka tampil (seolaholah) menjadi elite yang sangat relijius yang mengupayakan penyebaran dakwah (misi agama) melalui jalur politik. mengintai kepentingan para politisi. Tidak mungkin semua agama itu sama! Manakala fungsi kedua bagi agama ialah mendefinisikan siapakah saya dalam konteks interpersonal iaitu bagaimanakah saya berhubung dengan manusia. Erich Fromm. ruang batin)– dalam kehidupan kemanusiaan. kita lebih suka meletakkan agama di arena yang lain: di panggung atau di kibaran bendera.Di tangan penguasa atau politisi yang ambisius. Dengan retorikanya yang memabukkan. Mana mungkin penyama rataan dibuat sedangkan sesiapa sahaja tahu bahawa asas agama malah sejarahnya begitu berbeza. di balik keyakinan para agamawan ini. baik yang ada di organisasi-organisasi Islam semacam MUI. agama yang mestinya bisa mempersatukan umat malah dijadikan alat untuk mengkotak-kotakkan umat. karena agama kita miliki. perbezaan yang berlaku di antara manusia bukan sahaja meliputi perbezaan kaum. agama merupakan aspek yang paling besar pengaruhnya –bahkan sampai pada aspek yang terdalam (seperti kalbu. hanya agama yang diletakkan di relung hati yang bisa diobjektifikasi. dan tuduhan jahat lainnya.Sayangnya. Pluralisma agama yang disebut beberapa kali oleh satu dua penceramah. agama yang lahir untuk membimbing ke jalan yang benar disalahfungsikan menjadi alat legitimasi kekuasaan. rusak pula kehidupan manusia. Ulama harus mempu mengembalikan fungsi agama karena Agama bukan benda yang harus dimiliki. para elite agama ini pun tentunya sangat jeli dan tidak akan menyia-nyiakan peran signifikan dari negara sebagaimana yang dikatakan Hobbes di atas. Kategori pertama ini. serta bagaimanakah saya berhubung dengan Tuhan itu. atau bahkan dijadikan dalil untuk memvonis pihak-pihak yang tidak sejalan sebagai kafir. perlu dicatat.disfungsi atau penyalahgunaan fungsi agama inilah yang seyogianya diperhatikan oleh segenap ulama. banyak di antaranya yang berambisi ingin mendakwahkan atau menebarkan misi (baca. melainkan nilai yang melekat dalam hati. Maka.

Hal demikian harus menjadi lebih nyata pada hidup beragama di tengah pluralitas agama sebagai keniscayaan yang diterima dan disyukuri sebagai anugerah Allah. Perbedaan ciptaan Allah ditengah alam semesta adalah suatu keniscayaan yang patut diterima sebagai anugerah yang harus disyukuri. Dialog antara agama bertujuan untuk menerokai beberapa persamaan yang ada di antara agama. HIKMAH AGAMA DAN SIKAP HIDUP BERAGAMA KEPADA SESAMA MANUSIA Hidup beragama tampak pada sika dan cara perwujudan sikap hidup beragama seorang yang menerima sesama yang beragama apapun sebagai sesama hamba Allah. tetapi membeda-bedakan atau melakukan diskriminasi terhadap orang lain justru bertentangan dengan akal sehat dan nilai kemanusiaan yang dijunjung tinggi oleh umat beragama dari setiap agama yang saling berbeda. Seorang yang tulus dalam beragama akan menghormati. Dan persamaan itu banyak ditemui di peringkat etika dan nilai. Kasih atau cinta kepada sesama manusia harus dapat menembus atribut-atribut yang mengemasnya. Seorang yang tulus beragama mengasihi sesamanya hanya dengan berpamrih pada Tuhan sebagai sumber segala kasih dan rahmat. manusia adalah manusia ciptaan Allah sehingga saling berbeda tidak mengharuskan seorang untuk berlaku tak adil dengan membedabedakan seorang dengan dirinya sendiri atau dengan orang lain atau dengan memperlakukan sesama secara diskriminasi karena berbeda agama.malah agama dan kepercayaan. budaya. Karena keyakinan seorang bahwa Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang mengasihi setiap manusia dan seluruh umat manusia tanpa diskriminasi berdasarkan kemaha-adilan Tuhan. Atribut-atribut perbedaan yang melekat pada diri seorang tak harus menjadi perisai yang menangkis atau menangkal kasih atau rahmat yang diberikan oleh orang lain kepadanya. mereka memerlukan beberapa perkara yang boleh dikongsi bersama untuk menghasilkan persefahaman. dan bukannya gelanggang krisis dan perbalahan. Maka manusia dituntut agar belajar untuk menjadikan perbedaan itu sebagai medan kenal mengenal. menghargai dan bahkan mengasihi atau merahmati sesamanya karena sesamanya adalah manusia yang dikasihi Allah. Membedakan diri sendiri dengan orang lain adalah perbuatan akal sehat. maka dia pun wajib dan tak punya pilihan lain. atau status dan lain sebagainya. profesi. Secara hakiki. suku. TOLERANSI BERAGAMA . membeda-bedakan manusia berdasarkan perbedaan agama sesungguhnya bertentangan dengan ajaran agama. Untuk seorang manusia berkenalan dan seterusnya bekerjasama di antara satu sama lain. Maka di sinilah. etnik. Fenomena berbilang agama adalah seiring dengan perkembangan manusia yang berbilang bangsa itu semenjak sekian lama. Karena itu. Sebagai bangsa yang beragama. selain mengasihi sesamanya tanpa diskriminasi berdasarkan agama. sepatutnya kita menjadi contoh terbaik bagi umat manusia sedunia dengan cara hidup yang saling mengasihi dan saling merahmati dengan menerima perbedaan agama sebagai rahmat Allah. atau kepentingan tertentu yang berbeda. dialog antara agama (Interfaith Dialogue) mengambil tempat.

bahkan sebaliknya akan membawa makna besar dalam kehidupan bersama dalam segala bidang. pendapat pandangan. Karenanya. dengan eksisnya berbagai agama samawi maupun agama ardli dalam kehidupan umat manusia ini. Toleransi/toleran dalam pengertian seperti itu terkadang menjadi sesuatu yang sangat berat bagi pribadi-pribadi yang belum menyadarinya. dalam Q. ―Kiranya umat manusia tidak terjebak dalam perpecahan tatkala menjalankan agama masing-masing. mereka adalah para nabi dan rasul. yang disertai ketundukan itu. Al-din (agama) adalah aturan-aturan atau tata-cara hidup manusia yang dipercayainya bersumber dari Yang Maha Kuasa untuk kebahagiaan di dunia dan di akhirat. karena Tuhan sang Pencipta alam semesta ini telah menciptakan agama-agama untuk umat manusia. apalagi perpecahan itu justru bermotivasikan keagamaan‖. kepercayaan. yang kemudian berdampak pada adanya rasa suka (rughbah). apalagi dalam domain kehidupan beragama. Berbagai agama telah lahir di dunia ini dan membentuk suatu syariat (aturan) yang mengatur kehidupan manusia. maka pemeluk agama-agama yang ada di dunia ini. itulah unsur dasar al-din (agama).Dalam beragama atau Pengakuan adanya kekuatan Yang Maha Tinggi. kelakuan. (ii) menunjukkan manusia kepada kebahagiaan hakiki. Yakni umat beragama dalam berinteraksi antaragama wajib mengutamakan standar universal ini. Kembali kepada Fitrah Beragama Dalam kesempatan ini. God. 13: “Dia telah mensyariatkan bagi kamu tentang agama. Toleran dalam kehidupan beragama menjadi sangat mutlak adanya.Dalam kaitan ini Tuhan telah mengingatkan kepada umat manusia dengan pesan yang bersifat universal. yang disebut iman. kami mengajak pembaca untuk fitrah beragama. merupakan standar normatif Ilahiyah. takut (ruhbah). Yahweh. kehendak-Nya hanyalah jangan berpecah-belah dalam beragama maupun atas nama agama. bersifat atau bersikap menghargai.S.” Pesan lainnya terkandung dalam Q. Standar yang bersifat universalistik ini bermakna ruang lingkupnya berlaku di mana pun dan kapan pun. 3 A. sang Pencipta agama telah berpesan dengan sangat. Allah. merupakan fitrah (naluri) yang dimiliki oleh setiap manusia. yang sudah barang tentu dan sangat boleh jadi terdapat berbagai perbedaan antara satu dengan lainnya. Berbagai fungsi tersebut adalah: (i) menunjukkan manusia kepada kebenaran sejati. .Tegakkanlah agama dan jangan berpecah belah dalam beragama. yang intinya dalam menjalankan agama harus menjauhi perpecahan antarumat beragama maupun sesama umat beragama. dan apa yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan apa yang telah diwahyukan kepada Ibrahim. Toleran maknanya. baik agama samawi (yang bersumber dari wahyu Ilahi) maupun yang terdapat dalam agama ardli (budaya) yang bersumber dari pemikiran manusia. 103: “Dan berpegang teguhlah kamu kepada agama Allah dan janganlah kamu bercerai-berai. Elohim. telah memiliki strategi. baik samawi maupun ardli. yang termaktub di dalam kitab-kitab suci. Kendati demikian. Padahal perkara tersebut bukan mengakibatkan kerugian pribadi. Pesan dari langit ini menghendaki umat manusia itu memeluk dan menegakkan agama. membiarkan pendirian. 42 A. Perasaan tunduk kepada Yang Maha Tinggi. memiliki fungsi dalam kehidupan manusia. apa yang telah diwasiatkan kepada Nuh. umat manusia dalam menjalankan agamanya. kebiasaan.Dari hakikat dan fungsi agama seperti yang disebutkan itu.Itu maknanya. metoda dan teknik pelaksanaannya masing-masing. Semua agama-agama. yaitu toleransi yang harus ditegakkan sebagai keyakinan pokok (akidah) dalam beragama. sebagai patokan baku untuk pembimbingan perilaku umat manusia dalam beragama.” Pesan universal ini merupakan pesan kepada segenap umat manusia tidak terkecuali.S. dan (iii) mengatur kehidupan manusia dalam kehidupan bersama. dan lain-lain yang berbeda atau bertentangan dengan pendirian sendiri. manusia tetap memerlukan adanya pemberi peringatan agar tidak menyeleweng dari fitrahnya. dan Isa yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecahbelah dalam urusan agama. atau itikad. pengamalan toleransi harus menjadi suatu kesadaran pribadi dan kelompok yang selalu dihabitualisasikan dalam wujud interaksi sosial. yaitu Tuhan. hormat (ta’dzim) dan lain -lain. Musa.

Dan inilah yang menjadi sosialisasi dasar dalam kehidupan umat manusia. dapat kita jadikan suatu norma. nilai. metoda dan teknik interaksi masing-masing agama dan para pemeluknya bahkan dalam kalangan suatu agama dan para pemeluknya. peran. Segala norma-norma itu bukan berarti mengeliminir kebebasan manusia dalam beragama. yang ruang lingkupnya berlaku bagi kelompok pemeluk agama tertentu di tempat mereka berada. dibatasi oleh standar-standar normatif yang ada dalam masyarakat. yang dapat mempengaruhi perilaku sosial dari orang yang memiliki nilai itu. terlebih perpecahan itu dibungkus oleh orientasi motivasional maupun orientasi nilai keagamaan. Kita katakan sebagai nilai karena toleransi merupakan gambaran mengenai apa yang kita inginkan. Tindakan manusia beragama itu selalu memiliki orientasi. Sebab strategi. kemampuan untuk berpikir. dan sosialisasi sekunder terjadi sesudah sosialisasi primer itu terjadi. Norma memungkinkan seseorang menentukan terlebih dahulu bagaimana tindakannya itu akan dinilai orang lain untuk mendukung atau menolak perilaku seseorang.Jangan Berpecah Tegakkan agama dan jangan berpecah belah dalam beragama. mengenal negara. Jika yang berperan dalam sosialisasi primer adalah seluruh keluarga dalam rumah tangga. yang merupakan keyakinan pokok (akidah) dalam beragama.Sedangkan elemen lainnya adalah orientasi nilai. Dalam lingkungan keluarga. ialah proses memelajari norma. agar setiap individu mampu mengamalkan dalam kehidupan nyata di masyarakat luas.Ini bermakna. yang dari padanya dikembangkan sosialisasi lebih lanjut sebagai follow-up. yang selalu disosialisasikan dalam tingkat rumah tangga.Dan nilai (toleransi) akan sangat mempengaruhi kebudayaan dan masyarakat. Toleransi sebagai Nilai dan Norma Toleransi dalam pengertian yang telah disampaikan. aturan agama dan kehidupan antarbangsa dan lain- . yang dalam kehidupan sekarang ini adalah arena pembelajaran sekolah. dan semua persyaratan lainnya yang diperlukan untuk memungkinkan partisipasi yang efektif dalam kehidupan sosial.Sifat dan sikap toleran ini perlu disosialisasikan. motivasi untuk memperbesar kepuasan jangka panjang dan jangka pendek. sangat mungkin terjadi perbedaan baik secara prinsip maupun nonprinsip. kemampuan untuk dapat hidup dalam kehidupan sosial yang lebih luas.Di sekolah kita mendapatkan bekal pengetahuan. kepercayaan. pandangan. dan juga menyangkut sifat dan sikap untuk menghargai pendirian. kebebasan individu dalam bertindak. undang-undang.Karena toleransi sudah kita jadikan nilai dan norma. atau dalam makna lain. Interaksi seperti ini sudah barang pasti berkonsekuensi. yaitu suatu patokan perilaku dalam suatu kelompok tertentu. kebiasaan dan kelakuan. Hidup beragama yang toleran sekaligus menjadi sikap dasar dalam kehidupan sosial masyarakat. baik yang bersifat Ilahiyah maupun budaya. Maknanya. merupakan sosialisasi primer.Itu berarti bahwa setiap umat beragama dalam interaksi sosialnya mempunyai kebebasan dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas pemeluknya. pendapat. kehidupan yang toleran harus disosialisasikan sejak dini terhadap anggota keluarga (anak-anak). yang pantas. Ada dua elemen penting dalam orientasi tindakan manusia termasuk tindakan manusia dalam beragama yaitu orientasi motivasional dan orientasi nilai. yang berharga. Orientasi ini menunjuk kepada standar-standar normatif yang mempengaruhi dan mengendalikan pilihan-pilihan individu terhadap tujuan yang dicapai dan alat yang dipergunakan untuk mencapai tujuan itu. justru menawarkan berbagai alternatif dalam bertindak. dapat kita lihat bahwa individu-individu itu dalam beragama memungkinkan dapat menggunakan agama sebagai kekuatan yang mempersatukan dan sebaliknya juga dapat menggunakannya sebagai pencerai-beraian. maka sifat dan sikap sebagai nilai dan norma itu mesti disosialisasikan. Orientasi motivasional adalah yang berhubungan dengan keinginan individu yang bertindak itu untuk memperbesar kepuasan dan mengurangi kekecewaan. bermakna juga bahwa manusia itu dalam beragama mempunyai kebebasan penuh yang dibatasi oleh kebebasan yang dimiliki orang selainnya. berarti selalu diarahkan kepada tujuan. Dalam menjalankan agama hendaknya menjauhi perpecahan sesama agama. Perintah ini juga merupakan standar yang bersifat partikularistik. maka yang berperan dalam sosialisasi sekunder adalah luar rumah tangga. minimal saling singgung. yang mengakibatkan timbulnya konflik. dapat kita jadikan sebagai nilai dan norma. dan lain-lain yang berbeda bahkan bertentangan dengan pendirian sendiri. Dan sesungguhnya sosialisasi primer itu merupakan dasar bagi sosialisasi sekunder. Demikian juga toleransi.Walhasil.

Dialog disertai deklarasi tegas dan sikap toleran telah dicontohkan oleh Rasulullah dalam Q. sedangkan pihak yang berbeda (yang memusuhi sekalipun) kita bebaskan terhadap sikap dan keyakinannya. dan terus mencari dan mendapatkan yang lebih baik. bertahan dengan struktur yang ada (morfostatis). Itulah maknanya bahwa sosialisasi terhadap kehidupan toleran itu merupakan proses yang tak henti-hentinya. Toleran dan Prinsip Hidup Berinteraksi dengan jiwa toleran dalam setiap bentuk aktivitas.Ternyata sosialisasi terhadap sikap hidup toleran dalam berbagai bidang kehidupan (agama dan lain-lain). dan untuk itu kita harus terus belajar. sehingga tujuan yang dicita-citakan dapat dicapai. Namun diiringi dengan sikap toleransi yang sangat tinggi: Kamu pada prinsipmu dan aku pada prinsipku. tidak menciptakan individu yang wangkeng. Interaksi yang sedemikian itu mampu menciptakan kehidupan yang saling membutuhkan dan saling memerlukan. Darinya tumbuh berbagai norma yang mencerminkan sikap toleran. tanpa meninggalkan prinsip seperti itu dilaksanakan pada saat masyarakat lingkungannya tampil dengan budaya represif.Sikap toleran juga melahirkan kemampuan mengubah perilaku individu (self correction) terhadap pola yang selama itu dilakukan. Dan sekali-kali aku tidak akan menjadi pengabdi pengabdianmu. tidak harus membuang prinsip hidup (beragama) yang kita yakini. dengan sentuhan deklarasi yang tegas.Sikap toleran.S. tertutup dan represif. atau nasibnya memang demikian dan tidak mau mengubah diri. Secara apologi bersikap dan mengatakan bahwa: Tujuan itu tidak tercapai karena belum waktunya. Ternyata sikap toleran sangat menentukan proses terjadinya bentuk serta perubahan atau perkembangan suatu sistem maupun struktural atau penyederhanaannya (morfogenesis). Aku tidak akan mengabdi kepada apa yang menjadi pengabdianmu. sosialisasi sekunder masih terus dilakukan dalam kehidupan yang lebih luas.Sikap tegas penuh toleran. baik primer maupun sekunder. kita harus menyesuaikan diri dengan berbagai norma dalam kelompok kerja maupun masyarakat. setibanya ke tempat tujuan migrasi (Yatsrib/Madinah). yang tak berdaya mengubah masyarakat tradisional. Mampu mendengar berbagai ungkapan dan menyaring yang terbaik daripada semua itu. yang tidak mau mengubah perilakunya.Sikap toleran membuahkan kemampuan yang sangat signifikan dalam menetapkan pilihan yang terbaik. Toleran. Kita bebas dengan keyakinan kita. Setelah pembelajaran formal di bangku sekolah selesai. yang ditempuh pertama kali adalah terciptanya . Sedangkan Nabi Muhammad saw sedang memulai pembentukan kelompok (formation group) menuju perubahan. Juga kamu tidak mungkin mengabdi di pengabdianku. Sedangkan prinsip yang harus dipegang oleh mereka yang berbeda (penentangnya) juga dijelaskan dengan tegas.” Prinsip yang telah dibela oleh Rasulullah sangat jelas. mampu menemukan jalan keluar dan problem solving yang pantas dan mengangkat martabat dan harga diri dalam berbagai bidang kehidupan. Dan kamu juga tidak harus mengabdi kepada apa yang menjadi pengabdianku. Yakni sepakat untuk berbeda. Rasulullah bermigrasi (hijrah) meninggalkan kehidupan dan tatanan sosial tradisional represif yang belum mampu diubahnya menuju kepada tempat dan kelompok masyarakat yang telah dipersiapkannya untuk dapat menerima perubahan dan bahkan menjadikannya sebagai agen perubahan di zamannya serta zaman selanjutnya. Bersama kelompoknya kemudian berinteraksi membaur ke dalam berbagai kelompok dalam masyarakat yang majemuk baik ras maupun agama. Segalanya menjadi jelas dan tegas tatkala kita meletakkan sikap mengerti dan memahami terhadap apapun yang nyata berbeda dengan prinsip yang kita yakini. walau tujuannya tidak tercapai.Dengan sikap toleran. Agamamu untukmu. dan berusaha mencari sesuatu yang baru dalam kehidupan berpengetahuan. berlangsung seumur hidup karena kehidupan kita umat manusia dari hari ke hari adalah kehidupan yang ditandai oleh penambahan pengetahuan. Para Rasul Allah sebagai Rujukan Bertoleransi Para rasul Allah telah memberi teladan dan menunjukkan serta mengajarkan bersikap toleran. 109: “Wahai orang yang berbeda prinsip (yang menentang). Dan agamaku untukku. Terus berlangsung seumur hidup umat manusia.lain. Kehidupan yang toleran justru akan menguatkan prinsip hidup (keagamaan) yang kita yakini. Nabi Muhammad saw mencontohkan. yang sistem sosialnya dalam proses tidak menghendaki perubahan. dalam bentuknya yang saling bertanggung jawab dalam membela masyarakatnya.

7. 4. 28. Setelah air bah (kehancuran makhluk di bumi) Nabi Nuh AS. janganlah Engkau biarkan seorang pun di antara orang-orang kafir tinggal di atas bumi. 3. Masyarakat modern dan sehat manapun pasti mengakui hakikat maknawinya secara jujur. masyarakat kontemporer patut mengadopsinya. keadilan.Kemudian menciptakan sistem sosial baru. demi terciptanya dunia yang penuh toleransi dan perdamaian. juga merupakan perjanjian. sebagai wahana berbagai kegiatan dari berbagai orang dan kelompok yang saling berhubungan secara konstan. Dijuluki sebagai Pahlawan Air Bah. Persamaan keadilan bagi seluruh warga negara. 42 ayat 13 yang telah disampaikan terdahulu. Monoteisme. 8. Tuhanku. Nuh disifati sebagai seorang yang benar. Sistem baru itu dilegalisir dalam bentuk norma timbal-balik untuk menciptakan keseimbangan yang memadai antara berbagai kelompok yang terlibat dalam hubungan sosial di tempat yang baru (Yatsrib). 5. Nabi Muhammad SAW sebagai pimpinan negara. 6. namun dalam menata kembali umat manusia dan peradabannya setelah kehancurannya dari libasan air bah. Beliau adalah bapak leluhur umat manusia setelah sirnanya hampir seluruh manusia di muka bumi. penghormatan terhadap hak-hak asasi manusia. yaitu Nuh AS. orang tidak bercela di antara orang-orang sezamannya yang telah terbenam dalam taraf hidup moral yang sangat rendah dan hina. tatanan bernegara yang mengandung aturan-aturan kehidupan bersama dalam sistem sosial besar berbentuk negara. terkenal dengan doanya yang diabadikan dalam Al-Qur’an : S. semua pemeluk agama bebas menjalankan agamanya. Persatuan dan kesatuan.Piagam Madinah di samping bersifat norma hubungan timbal balik yang memadai bagi masyarakat berbilang kaum.Dalam dakwahnya Nuh AS tergolong tidak berhasil membawa mereka kepada iman. Sesungguhnya jika Engkau biarkan mereka tinggal. Tauhid. Prinsip-prinsip umum Piagam Madinah: 1. Nabi Nuh AS. hampir satu milenium. 71 A.Berkaitan dengan Q. merupakan kewajiban bersama. perlindungannya adalah satu. Allah menyebut nama-nama para utusannya yang bertugas membimbing umat dengan syariat agama-Nya. Muslim menjalankan agamanya. Pengakuan dan pelestarian adat kebiasaan yang baik.S.. Toleransi dan perdamaian yang terkandung di dalamnya sangat kental. Yahudi. dan lain-lain di sebuah negara yang bernama Madinah. beberapa pasang putranya dan berbagai pasang binatang dan tumbuh-tumbuhan dapat diselamatkan. Nuh berkata: “Ya. Piagam Madinah merupakan manifestasi sikap toleran. semua berstatus sama di hadapan hukum. benar bersumber dari keteguhan imannya. Musa AS. Ibrahim AS. Dari para utusan Allah inilah agama samawi berkembang sampai hari ini dan kelak kemudian. 26. berusaha sedaya-upaya untuk meletakkan dan mendasarkan filosofi misi yang diembannya dalam membangun tatanan hidup bersama yang mencakup seluruh golongan. Nabi Nuh AS. Supremasi aturan dan ajaran Ilahi. dekat kepada Tuhannya. Pembelaan negara. sebagaimana. Muhammad SAW. Mereka memiliki sifat-sifat toleran dan kesabaran yang prima yang perlu diteladani terus-menerus. sehingga penduduk negara dapat hidup berdampingan secara damai dan sejahtera. penegasan bahwa seluruh warga Madinah adalah satu umat. ditengarai membangun kembali bumi ini dan menatanya dengan bertani. Norma itu terpatri dalam Sohifah al Madaniyyah (lebih kita kenal dengan Piagam Madinah). niscaya mereka akan menyesatkan . Pertama. dan kepada orang-orang semacam inilah Nuh AS menyampaikan dakwah tentang kebenaran abadi. Ketuhanan Yang Maha Esa. sampai wafatnya. dan Isa Almasih. Kebebasan beragama. Politik damai dan proteksi internal. Nuh menjadi pahlawan umat manusia dan lingkungannya. Nasrani. Nabi Nuh AS juga disebut sebagai Abu al-Basyar setelah Adam AS. undang-undang politik. penegakan keadilan bagi semua. berumur 950 tahun. bagi segenap warganya yang berbilang kaum: Muslim. yang selanjutnya menjadi pelanjut generasi pengisi bumi babak selanjutnya.27 . dan kedamaian. yang permanen adanya. Membangun bahtera yang tatkala air bah pasang. seluruh warga menanggung pembiayaan negara.brotherhood dan penyatuan diri antara kelompok migran dengan berbagai kelompok penghuni asal (pribumi). Di tengah kemajemukan masyarakat (negara Madinah). 2.

diimani oleh kaum muslimin sebagai salah seorang nabi besar utusan Allah. Hidupnya dijadikan teladan iman terhadap Tuhan oleh orang-orang Yahudi. Q. ampunilah aku. Dari tokoh Median inilah Musa mendapat pengetahuan tentang Sinai dan Median yang dalam perjalanannya membawa makna besar baginya. hanya putra seorang pembantu di istana Firaun. Musa tidak hanya diperlengkapi secara teknis dengan pertumbuhannya dan pendidikannya di Mesir. sang ibu menyelamatkan Musa dengan berbagai cara yang dimiliki sebagai penghuni pinggiran sungai. Ia membunuh mandor Mesir yang dia saksikan menganiaya seorang pekerja Ibrani. sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu. Sebagai Nabi Akbar yang menerima perjanjian Tuhan. membenarkan kitab (yang turun) sebelumku. Dari pemahamannya yang mendalam akan bangsanya. maka budaya Ibrani tetap dimilikinya. dan sangat bergiat bekerja atas nama Allah. sangat kasih sayang terhadap keluarga. lari ke arah timur menyeberangi perbatasan menuju Median. Nabi Ibrahim. disebut sebagai pemimpin ulung pemberi hukum. yang dalam kesehariaannya justru diasuh oleh sang ibu di dalam istana Firaun. ibu bapakku. Ketiga. Ia membina mereka menjadi suatu umat untuk mengabdi kepada Allah.Karenanya. dan Musa menikah dengan salah satu gadis penggembala tersebut. bersifat murah hati dan tanpa pamrih. Nabi Isa Almasih. Namanya dalam bahasa Ibrani Avram (Abram) dan selanjutnya berganti menjadi Abraham dan Ibrahim (bahasa Arab) yang berarti bapak sejumlah besar bangsa.Ibrahim tergolong orang yang banyak harta milik. Ibrahim memainkan peranan yang unik baik dalam tradisi Yahudi dan Islam. 87 A. Yang dalam ceriteranya putri (istri) Firaun memperanakkannya (mengadopsinya). terkenal sebagai Khalilullah (sahabat Allah). 18-19 mengabadikan kemampuan jurnalistik Musa itu. Kedua.hamba-hamba-Mu. Musa juga diceritakan sebagai orang yang berkemampuan jurnalistik. mentauhidkan Allah bertentangan dengan politeisme nenek moyangnya. Nabi Musa. dan membawa mereka sampai ke perbatasan negeri yang dijanjikan Allah kepada nenek moyang mereka. Keempat. Kristen. ia juga dibina menjadi pemimpin ulung berkat kesetiaannya mengikuti Allah dengan landasan iman. yaitu Taurat dan memberi kabar gembira dengan (datangnya) seorang rasul yang akan datang sesudahku. dan mereka tidak akan melahirkan selain anak yang berbuat maksiat lagi sangat kafir: Ya Tuhanku.Sebagai pemimpin umatnya. tulisan. kitab perjanjian. berhasil dalam membina dan menuntun anakanak dan keturunannya. perantara (Allah) membawa orang-orang Israel keluar dari Mesir. orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Arab. . adalah leluhur bangsa Yahudi. keturunannya melalui Ismail dan Ishaq.6la. menulis berbagai dokumen ringkas tentang hukum Allah. Iman Ibrahiem kepada Allah totalitas dalam bentuk ketaatan dan kesiapannya melakukan apapun perintah Tuhan.6: Dan (ingatlah) ketika Isa putra Maryam berkata: “Hai Bani Israil. dengan menerapkan kebenaran dan keadilan.S. tumbuh solidaritas yang tinggi atas bangsanya yang ditindas oleh Firaun dalam bentuk kerja paksa. namun karena dia dalam asuhan ibu kandungnya. sampai menjadi dewasa tanpa diketahui oleh siapa pun. Musa adalah salah seorang putra yang terselamat dari maklumat Firaun (yang memerintahkan untuk membunuh semua bayi laki-laki Ibrani). Musa bukan berasal dari keturunan yang dapat dicatat dengan jelas oleh sejarah. Sesungguhnya ini benar-benar terdapat dalam kitab yang dahulu.S. Imannya sangat teguh. Ibrahim suka menjamu tamu dan siapa pun orang yang tidak beliau kenal. putri seorang pemimpin Median bernama Syueb (Rehuel).Musa dibesarkan di istana.Namun Musa tak pernah putus asa menghadapi bangsa yang tegar tengkuk dan pencemooh itu. supaya tetap hidup menurut jalan yang ditunjukkan Tuhan. (yaitu) Kitab-kitab Ibrahim dan Musa. Musa memiliki iman dan ketegaran baja kepada Allah. pemberani. Ibrahiem berakidah monoteis. karenanya dia mengikuti pendidikan intelektual meliputi sastra. Di sana Musa berjumpa dua orang putri penggembala. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orangorang yang zalim itu selain kebinasaan. ia lari dari istana setelah diketahui oleh Firaun. Tapi dalam hal yang jauh lebih asasi. dan bangsa-bangsa lain. dan tata administrasi kerajaan Firaun. Dalam perjalanannya Musa menghadapi tingkah pola serangan Firaun dan juga kaumnya yang selalu menentang dan mencemoohkannya. yang dilukiskan di dalam Q. risalah perjalanan di padang gurun dan lain-lain. Orang seperti itulah yang dibangkitkan Allah untuk memimpin umatnya dari perhambaan dan penindasan. dan Islam.

mereka berkata: “ Ini adalah sihir yang nyata. Menghapus sistem perbudakan.000 orang. 1. Anglikan. teologi. Bahkan dalam kehidupan umat manusia di masa kini masih sangat banyak mereka yang tidak memeluk agama apapun. yang dideklarasikan sebagai pemegang kitab Allah. nabi akhir dan penutup para nabi dan para rasul Allah. yang harus diyakini setiap pemeluknya. Dan seluruh ajarannya menyatu pada dirinya sendiri. tercatat bahwa penduduk dunia yang tersebar di dalam 238 negara di lima benua dan Oceania berjumlah 6. metafisika dan teologi. Inti ajarannya ialah pengumuman mengenai dirinya sebagai juruselamat dunia. 4. pemeluk Agama Kristen (Katolik. 3. atau etika.Ensiklopedi Alkitab Masa Kini menyatakan bahwa ajaran Yesus dapat diklasifikasikan dengan judul-judul sebagai berikut: etika. yakni Islam untuk semua umat manusia tanpa batasan teritorial. bahwa ajarannya berbeda sekali dari ajaran setiap orang sebelum dan sesudah dia. Di sinilah letaknya sebuah toleransi. bahwa tujuan dasar beragama adalah tercapainya kebahagiaan (kedamaian) dunia maupun dalam kehidupan setelah dunia. penyelamatan dan eskatologi (ajaran teologi mengenai akhir zaman.4 %.dan yang kelima adalah Rasul Allah Muhammad saw. Sekali lagi sikap toleransi yang dapat mengatasinya. Sebab semua orang beragama merasa wajib untuk mengembangkan dan menyampaikan keyakinannya kepada siapapun di dunia ini.052. dengan wujudnya berbagai syareat yang mampu menciptakan tolong menolong antar sesama manusia.7%.Jika umat manusia dengan agamanya. Persamaan hak bagi umat manusia. 2. membenarkan keberadaan para nabi terdahulu dengan segala ajarannya.Kita coba membaca perkembangan umat manusia dengan keagamaannya dewasa ini. itu sudah menjadi fitrah manusia. termasuk umat manusia yang meletakkan dirinya pada pilihan sebagai ateis.000 orang (belum termasuk mereka yang pernah menjadi penduduk di bawah pengawasan komunis Uni Soviet Rusia) = 19. Tidak beragama 771. 5. tentunya masih banyak agama-agama ardli. seperti hari kiamat. Bersifat universal. sebagai sesuatu yang sangat penting dalam pergaulan umat manusia di dunia. hal yang sangat ironis jika hal itu justru yang dikedepankan dalam sikap hidup umat beragama. Dan sikap adil dalam segala kehidupan. Keimanan terhadap para nabi Allah tidak dibeda-bedakan dalam inti kandungan ajaran Islam. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.207. Atheist. Sikap toleran akan dapat meminimalkan segala konsekuensi negatif penyebaran agama. tentang keesaan Allah. Ajarannya mempunyai ciri: 1.019. Dari data yang dapat dikumpulkan dari ―Ensiklopedi Britannica‖ tahun 2001. 361. tersebar di 236 negara dunia = 12. Ortodoks. kemudian mengembangkannya. 150.345. Buddhists. tersebar di 99 negara dunia. sama-sama berkembang pesat sepesat agama samawi.9% yang tersebar di 126 negara. Disimpulkan. Muslim. Sedangkan Jews . 819. 6. sosial.6%. Ajaran Tauhid.000 orang = 2.Hindu. tersebar di 204 negara di seluruh dunia. kiranya sesuatu yang sangat esensial ini tidak ternodai oleh perselisihan justru atas nama kesejahteraan dunia akhirat tersebut. Independen.000 orang = 5.000 orang.128.Dalam Alkitab dijelaskan bahwa topik pokok ajaran Yesus Kristus adalah total baru dan revolusioner dan pada dasarnya ajarannya bukan hanya baru tapi juga unik. Ia adalah penerus ajaran para nabi Allah sebelumnya. Kristen Marginal dan Kristen yang tidak berafiliasi) berjumlah 2. Ajaran moral. Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata. Selanjutnya dijelaskan bahwa ajaran Nabi Isa bin Maryam bukanlah seperti filsafat.3 %.yang namanya Ahmad (Muhammad)”.000 orang = 6. tersebar di 114 negara di dunia.Sesuatu yang menjadi sangat penting dan terpenting adalah tertanamnya suatu sikap bagi seluruh umat beragama.000 orang = 32.9% yang tersebar di seluruh negara dunia (238 negara).985.167. Rambu-rambu untuk itu dalam tatanan hidup antarbangsa dan agama telah dimiliki oleh umat dan bangsa sedunia. 387.5% tersebar di 161 negara.689.252. siapapun umat beragama bebas untuk mendakwahkan agamanya dan siapapun manusia bebas menerima maupun menolak ajakan itu. Protestan.Dari sejumlah ini. yang penganutnya disebut sebagai ahlul kitab.148. dan lain-lain kebaikan yang dapat menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia. Perkembangan Agama Dunia Kini dan Mendatang Apa yang telah diuraikan itu barulah agama-agama yang bersifat samawi.000 = 13.512. kebangkitan segala manusia dan sorga). Agama Rakyat Cina. terdiri dari 83% Sunni dan 16 % Syi’i serta 1% lain-lain. “ Bagi umat Islam mengimani para nabi Allah adalah merupakan rukun iman yang asasi.

yaitu kehidupan yang toleran dan damai . Untuk menuju ke arah itu. kiranya dengan aktivitas yang selama ini kita tekuni sebagai masyarakat terus bergerak ke arah kehidupan beragama atau kegiatan lainnya selalu mengedepankan sikap toleran.484. Posisi Umat Islam Bangsa Indonesia Hampir seluruh Muslim di Asia Tenggara membentuk bagian dari wilayah budaya Melayu.Inilah gambaran perkembangan agama-agama dunia. Malaysia.584.000 orang = 0. lingkungan kita ini harus sangup menjadi wahana pengkaderan bangsa dan umat yang orientasinya adalah terciptanya sikap toleran dalam kehidupan beragama. dalam artian pembiasaan yang tiada hentinya.2%. sampai sikap itu menjadi darah daging yang tak terpisahkan (akidah). Berbahagialah umat yang mencita-citakan kehidupan yang dicita-citakan oleh seluruh warga dunia. yang akan membawa kehidupan bangsa dan seluruh warga serantau Asia Tenggara ini menjadi bangsa warga dunia pelopor kehidupan penuh toleran dan damai. Komunitas Muslim di wilayah ini adalah yang terbesar di dunia. dan agama-agama ardli menduduki posisi 3 besar dunia. agama samawi menduduki tempat teratas. budaya dan adat kebiasaan yang dimiliki oleh Muslim di wilayah ini.1 %. Philipina. Berbagai syarat untuk itu ada dalam lingkungan wilayah ini baik berupa bahasa. sedangkan Yahudi persentasenya di bawah 1 %. mestinya dapat lebih mewarnai Dunia Islam kontemporer.Dari catatan perkembangan agama-agama dunia yang ada pada abad ini. tersebar di 134 negara. Kemampuan untuk berkembang membentuk diri untuk tampil sebagai umat beragama yang toleran dapat ditunjang oleh kemampuan Muslim di wilayah ini. Kita harus yakin bahwa penanaman sikap toleran ini akan tercapai dengan seksama hanya melalui pendidikan. dengan dipaparkannya gambaran seperti ini. jumlahnya tidak kurang dari 206. Singapura. kita sebagai masyarakat/kelompok sosial ini harus menanamkan visi pada diri kita masing-masing.000 orang = 17. Thailand. Dalam menegakkan kehidupan keagamaan yang toleran dan damai di muka bumi ini peranan Muslim Asia dimotori oleh Indonesia. baik Kristen maupun Islam. berbangsa dan bernegara. Ini maknanya.(Yahudi) 14. tersebar di Indonesia. kiranya kita dapat mengerti apa yang harus dilakukan umat beragama.11 % dari jumlah umat Islam sedunia. khususnya Indonesia. Benang merah yang menghubungkan praktik dan keyakinan keagamaan mereka di wilayah ini adalah ungkapan budaya yang dimiliki bersama termasuk penggunaan bahasa Indonesia maupun Melayu yang dapat dipergunakan sebagai bahasa komunikasi keagamaan. dan Brunei Darussalam. Pengembangan dan pembentukan diri bagi Muslim di wilayah ini tidak lagi harus tergantung pada wilayah tempat asal mula munculnya agama Islam (Timur Tengah). Dari tempat yang kita wujudkan bersama ini pasti akan tumbuh kaderkader bangsa dan umat. khususnya kita selaku Muslim. sejalan dengan perkembangan peradaban umat manusia yang semakin maju yang dapat diakses oleh setiap Muslim di Asia Tenggara. Namun orang-orang yang tidak beragama dan atheis justru lebih besar jumlahnya jika dibandingkan dengan agama Hindu = 15.

PENUTUP .semua agama sudah sangat sempurna dikarnakan dapat menuntun umat-nya bersikap dengan baik dan benar serta dibenarkan. memburukan serta membandingkan agama satu dengan yang lain adalah cerminan kebodohan si pemeluk agama.karena agama adalah suatu pedoman hidup seseorang untuk mencapai kebahagiaan dunia maupun akhiratnya Salah satu tujuan agama adalah membentuk jiwa nya ber-budipekerti dengan adab yang sempurna baik dengan tuhan-nya maupun lingkungan masyarakat. keburukan cara ber-sikap dan penyampaian si pemeluk agama dikarnakan ketidakpahaman tujuan daripada agama-nya.BAB III KESIMPULAN Peran dan fungsi agama bagi manusia sangatlah berpengaruh terhadap kehidupannya.

Semoga makalah ini berguna bagi penyusun pada khususnya juga para pembaca yang budiman pada umumnya.com/2010/04/11/fungsi-agama-bagi-kehidupan/ .com/toleransi-beragama/ http://abdain.html http://ruangpelangi. DAFTAR PUSTAKA http://dyanperawat.blogspot.wordpress.wordpress. karena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya rujukan atau referensi yang ada hubungannya dengan judul makalah ini. tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya. Penyusun banyak berharap para pembaca yang budiman dapat memberikan kritik dan saran yang membangun kepada penyusun demi sempurnanya makalah ini dan dan penulisan makalah di kesempatan – kesempatan berikutnya.Demikian yang dapat kami paparkan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan dalam makalah ini.com/2012/01/hikmah-agama-dan-sikap-hidup-beragama.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful