38312325 Strategi Pembelajaran

BAB I PENDAHULUAN

I.

Latar Belakang Didalam proses pembelajaran matematika terdapat komponen strategi,

pendekatan metode dan teknik yang dikembangkan dalam proses tersebut. Tujuan utama proses pembelajaran adalah keberhasilan siswa dalam rangka pendidikan dalam mata pelajaran matematika. Matematika sampai saat ini belum ada kesepakatan yang bulat, namun demikian dapat dikenal melalui karakteristiknya. Sedangkan karakteristik matematika dapat dipahami melalui hakikat matematika.

II. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut: 1. Apakah perbedaan strategi, pendekatan, metode dan teknik dalam pembelajaran matematika. 2. Apakah hakikat matematika dalam pembelajaran matematika.

III. Tujuan Berdasarkan Latar belakang maka dapat disimpulkan tujuan sebagai berikut : 1. Untuk mengetahui perbedaan strategi, pendekatan, metode dan teknik dalam pembelajaran matematika. 2. Untuk mengetahui hakikat matematika dalam pembelajaran matematika

yaitu: (1) Pendekatan yang bersifat metodelogik dan (2) pendekatan yang bersifat materi. menguatkan. Sedangkan pedekatan material adalah pendekatan pembelajaran matematika dimana dalam menyajikan konsep matematika melalui konsep matematika lain yang telah dimiliki siswa. dengan mengutip pemikiran J.BAB II ISI A. tematik. Pendekatan Metodelogik diantaranya adalah pendekatan intuitif. analitik. yang merujuk pada pandangan tentang terjadinya suatu proses yang sifatnya masih sangat umum. induktif. bahwa strategi pada dasarnya masih bersifat konseptual tentang keputusan-keputusan yang akan diambil dalam suatu pelaksanaan pembelajaran. Artinya. spiral. Defenisi Strategi. Pendekatan. Pendekatan Metodelogik berkenaan dengan cara siswa mengadaptasi konsep yang disajikan ke dalam struktur kognitifnya. Kemp (Wina Senjaya. R David. deduktif. sintetik. Dilihat dari pendekatannya. pembelajaran terdapat dua jenis pendekatan. dan melatari metode pembelajaran dengan cakupan teoretis tertentu. realistik. Wina Senjaya (2008) menyebutkan bahwa dalam strategi pembelajaran terkandung makna perencanaan. menginsiprasi. yang sejalan dengan cara guru menyajikan bahan tersebut. Strategi Pembelajaran Dari pendekatan pembelajaran yang telah ditetapkan selanjutnya diturunkan ke dalam strategi pembelajaran. Metode dan Teknik Pembelajaran Matematika I. Selanjutnya. dan heuristik. Pendekatan pembelajaran dapat diartikan juga sebagai titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran. Pendekatan Pembelajaran Pendekatan (approach) pembelajaran matematika adalah cara yang ditempuh guru dalam pelaksanaan agar konsep yang disajikan bisa beradaptasi dengan sisiwa. 2008) mengemukakan bahwa strategi pembelajaran adalah suatu kegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan guru dan siswa agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien. di dalamnya mewadahi. II. .

Mempertimbangkan dan menetapkan tolok ukur (criteria) dan patokan ukuran (standard) untuk mengukur dan menilai taraf keberhasilan (achievement) usaha. Mempertimbangkan dan memilih jalan pendekatan utama (basic way) yang paling efektif untuk mencapai sasaran. 4. 2008). pembelajaran dapat dikelompokkan ke dalam dua bagian pula. Newman dan Logan (Abin Syamsuddin Makmun. 2. masyarakat dengan yang mempertimbangkan memerlukannya. Mempertimbangkan dan menetapkan langkah-langkah (steps) yang akan dtempuh sejak titik awal sampai dengan sasaran. Mengidentifikasi dan menetapkan spesifikasi dan kualifikasi hasil (out put) dan sasaran (target) aspirasi yang dan harus selera dicapai. yaitu: 1) exposition-discovery learning 2) group-individual learning (Rowntree dalam Wina Senjaya. .Dilihat dari strateginya. 2003) mengemukakan empat unsur strategi dari setiap usaha. yaitu : 1. 3.

(7) experimen. Metode ini banyak dipilih guru karena mudah dilaksanakan dan tidak membutuhkan alat bantu khusus serta tidak perlu merancang kegiatan siswa. (7) penugasan. 2. 1. metode dan teknik pembelajaran.Jika kita terapkan dalam konteks pembelajaran. 4. (5) demonstrasi. diantaranya: (1) ceramah. Mempertimbangkan dan memilih sistem pendekatan pembelajaran yang dipandang paling efektif. III.. Metode pembelajaran dapat diartikan juga sebagai cara yang digunakan untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam bentuk kegiatan nyata dan praktis untuk mencapai tujuan pembelajaran. Dengan kata lain. (4) belajar kooperatif. Mempertimbangkan dan menetapkan langkah-langkah atau prosedur. Dalam pengajaran yang menggunakan metode ceramah terdapat . Metode ceramah Metode ceramah adalah metode penyampaian bahan pelajaran secara lisan. Menetapkan spesifikasi dan kualifikasi tujuan pembelajaran yakni perubahan profil perilaku dan pribadi peserta didik. Strategi pembelajaran sifatnya masih konseptual dan untuk mengimplementasikannya digunakan berbagai metode pembelajaran tertentu. Metode Pembelajaran Metode Pembelajaran adalah cara menyajikan materi yang bersifat umum. keempat unsur tersebut adalah: 1. (3) diskusi. (2) Tanya jawab. strategi pembelajaran dapat dibedakan antara strategi pembelajaran induktif dan strategi pembelajaran deduktif. 3. Terdapat beberapa metode pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengimplementasikan strategi pembelajaran. Ditinjau dari cara penyajian dan cara pengolahannya. dan sebagainya. (6) ekspositori. Menetapkan norma-norma dan batas minimum ukuran keberhasilan atau kriteria dan ukuran baku keberhasilan. strategi merupakan “a plan of operation achieving something” sedangkan metode adalah “a way in achieving something” (Wina Senjaya (2008).

Dengan metode diskusi keberanian dan kreativitas siswa dalam mengemukakan gagasan menjadi terangsang. Metode ini akan lebih efektif dalam mencapai tujuan apabila sebelum proses pembelajaran siswa ditugasi membaca materi yang akan dibahas. Dalam hal ini siswa hanya diharuskan melihat dan mendengar serta mencatat tanpa komentar informasi penting dari guru yang selalu dianggap benar itu. Metode tanya jawab Metode tanya jawab dapat menarik dan memusatkan perhatian siswa. 3. Dengan mengajukan pertanyaan yang terarah. Metode diskusi Metode diskusi adalah cara pembelajaran dengan memunculkan masalah. Padahal dalam diri siswa terdapat mekanisme psikologis yang memungkinkannya untuk menolak disamping menerima informasi dari guru. dan yang lebih penting melalui diskusi mereka akan belajar bertanggung jawab terhadap hasil pemikiran bersama. menghargai dan menerima pendapat orang lain. Metode ini dapat menjadi pendorong bagi siswa untuk mengadakan penelusuran lebih lanjut pada berbagai sumber belajar. Semua anggota harus turut terlibat karena keberhasilan kelompok ditunjang oleh aktivitas anggotanya. Kemampuan berpikir siswa dan keruntutan dalam mengemukakan pokok – pokok pikirannya dapat terdeteksi ketika menjawab pertanyaan. sehingga anggota kelompok saling membantu. Dalam diskusi terjadi tukar menukar gagasan atau pendapat untuk memperoleh kesamaan pendapat. 4. 2. Inilah yang disebut kemampuan untuk mengatur dan mengarahkan diri. Metode belajar kooperatif Dalam metode ini terjadi interaksi antar anggota kelompok dimana setiap kelompok terdiri dari 4-5 orang. Model belajar kooperatif yang sering diperbincangkan yaitu belajar kooperatif model jigsaw yakni tiap anggota kelompok mempelajari materi yang berbeda untuk disampaikan atau diajarkan pada teman sekelompoknya. . siswa terbiasa bertukar pikiran dengan teman.unsur paksaan. siswa akan tertarik dalam mengembangkan daya pikir.

dan membina kebiasaan mencari dan mengolah sendiri informasi. dapat memperkaya pengalaman. Metode eksperimen Metode eksperimen adalah cara penyajian pelajaran dengan menggunakan percobaan. Dengan menggunakan papan tulis guru dan siswa dapat menggambarkan objek. 8. dengan maksud mengemukakan gagasan atau sebagai alat untuk membantu menyampaikan informasi yang diperlukan. Dengan melakukan eksperimen. membuat hitungan matematika. mengingat fungsinya yang multi proses. dan lain – lain. meransang untuk belajar lebih banyak. Metode ini dapat mengembangkan kemandirian siswa. 7.5. Metode ekspositori atau pameran Metode ekspositori adalah suatu penyajian visual dengan menggunakan benda dua dimensi atau tiga dimensi. dan hasil belajar akan bertahan lebih lama dalam ingatan siswa. membina disiplin dan tanggung jawab siswa. alat demonstrasi yang paling pokok adalah papan tulis dan white board. siswa menjadi akan lebih yakin atas suatu hal daripada hanya menerima dari guru dan buku. gambar. 6. Metode ini paling tepat apabila digunakan untuk merealisasikan pembelajaran dengan pendekatan inkuiri atau pendekatan penemuan. membuat skema. Metode demonstrasi biasanya diaplikasikan dengan menggunakan alat – alat bantu pengajaran seperti benda – benda miniatur. Tetapi dlam metode ini sulit mengawasi mengenai kemungkinan siswa tidak bekerja secara mandiri. Metode demonstrasi Metode demonstrasi adalah cara penyajian pelajaran dengan memeragakan suatu proses kejadian. mengembangkan sikap ilmiah. . dan lain – lain. Metode penugasan Metode ini berarti guru memberi tugas tertentu agar siswa melakukan kegiatan belajar. Akan tetapi.

James dan James (1976) dalam kamus matematikanya mengatakan bahwa matematika adalah ilmu tentang logika mengenai bentuk. perlu digunakan teknik yang berbeda pada kelas yang siswanya tergolong aktif dengan kelas yang siswanya tergolong pasif.IV. Kline (1973) dalam bukunya mengatakan bahwa matematika itu bukanlah pengetahuan menyendiri yang dapat sempurna karena dirinya sendiri. pola mengorganisasi. representasinya dengan symbol dan padat. dkk (1984) dalam bukunya mengataan bahwa matematika adalah telaah tentang pola dan hubungan. Demikian pula. besaran. namun demikian dapat dikenal melalui karakteristiknya. Hakikat Matematika Pendefinisian matematika sampai saat ini belum ada kesepakatan yang bulat. Johnson dan Rising (1972) dalam bukunya mengatakan bahwa matematika adalah pola berfikir. suatu seni. Sedangkan karakteristik matematika dapat dipahami melalui hakikat matematika. Misalkan. Teknik Pembelajaran Teknik pembelajaran dapat diatikan sebagai cara yang dilakukan seseorang dalam mengimplementasikan suatu metode secara spesifik. yang tentunya secara teknis akan berbeda dengan penggunaan metode ceramah pada kelas yang jumlah siswanya terbatas. Reys. penggunaan metode ceramah pada kelas dengan jumlah siswa yang relatif banyak membutuhkan teknik tersendiri. Dalam hal ini. matematika itu bahasa yang menggunakan istilah yang didefinisikan dengan cermat. susunan. dan konsep-konsep yang berhubungan satu dengan yang lainnya dengan jumlah yang banyak yang terbagi kedalam tiga bidang yaitu aljabar. jelas dan akurat. suatu jalan atau pola pikiran. guru pun dapat berganti-ganti teknik meskipun dalam koridor metode yang sama. suatu bahasa dan suatu alat. B. ekonomi dan alam. lebih berupa bahasa symbol mengenai ide dari pada mengenai bunyi. analisis dan geometri. . tetapi adanya matematika itu terutama untuk membantu manusia dalam memahami dan menguasai permasalahan social. dengan penggunaan metode diskusi. pembuktian yang logic.

contohnya A(1. struktur . Matematika adalah pengetahuan tentang penalaran logik dan berhubungan dengan bilangan. Matematika adalah pengetahuan tentang aturan-aturan yang ketat. yaitu sebagai berikut: a. titik A (1. e. Karena itu. Berdasarkan uraian di atas. Matematika adalah cabang ilmu pengetahuan eksak dan terorganisisr secara sistematik b.struktur dan hubungan-hubungannya yang diatur menurut urutan yang logis.2) titik A terletak pada perpotongan garis X = 1 dan y = 2 titik B( 6. hal terpenting adalah bahwa ide harus dipahami sebelum ide itu sendiri disimbolkan. Matematika adalah pengetahuan tentang struktur-struktur yang logic f. Hubungan–hubungan dengan simbol-simbol dan kemudian mengaplikasikan konsep-konsep yang dihasilkan kesituasi yang nyata. .simbol formal diperlukan untuk membantu memanipulasi aturan-aturan yang beroperasi di dalam strukturstruktur. Misalnya simbol (x. Matematika adalah pengetahuan fakta-fakta kuantitatif dan masalah tentang ruang dan bentuk. y) merupakan pasangan simbol “x” dan “y” yang masih kosong dari arti.Hudoyo (1979:96) mengemukakan bahwa hakikat matematika berkenan dengan ide-ide. Jadi matematika berkenaan dengan konsep-konsep yang abstrak. Matematika adalah pengetahuan tentang bilangan dan kalkulasi c.2). Sedang Soedjadi (1985:13) berpendapat bahwa simbol-simbol di dalam matematika umumnya masih kosong dari arti sehingga dapat diberi arti sesuai dengan lingkup semestanya. dapat diartikan sebagai kordinat titik. Soedjadi (2000: 1) mengemukakan bahwa ada beberapa definisi atau pengertian matematika berdasarkan sudut pandang pembuatnya. Apabila konsep tersebut dipakai dalam geometri analitik bidang.9). Selanjutnya dikemukakan bahwa apabila matematika dipandang sebagai struktur dari hubungan-hubungan maka simbol. agar supaya simbol itu berarti maka kita harus memahami ide yang terkandung di dalam simbol tersebut. 9) artinya titik B terletak pada perpotongan garis X = 6 dan y = 9. d. B(6.

maka matematika sering pula disebut sebagai seni. pengertian pangkal/primitif. artinya suatu teori atau pernyataan dalam matematika dapat diterima kebenarannya apabila telah dibuktikan secara deduktif (umum). dan . matematika merupakan suatu bangunan struktur yang terorganisir. bahwa pengertian tentang matematika itu dengan menggabungkan pengertia dari definisi-definisi tersebut. atau sifat penalaran matematika yang sistematis. Sebagai sebuah struktur. d) Matematika sebagai cara bernalar (the way of thinking). Agak berbeda dengan ilmu pengetahuan yang lain. Matematika merupakan pengetahuan yang memiliki pola pikir deduktif. Simbol merupakan ciri yang paling menonjol dalam matematika. yang meliputi aksioma/postulat. Bahasa matematika adalah bahasa simbol yang bersifat artifisial. seperti matematika matematika memuat cara pembuktian yang sahih (valid). b) Matematika sebagai alat (tool). yang baru memiliki arti bila dikenakan pada suatu konteks. Matematika juga sering dipandang sebagai alat dalam mencari solusi berbagai masalah dalam kehidupan sehari-hari. Penalaran yang logis dan efisien serta perbendaharaan ide-ide dan polapola yang kreatif dan menakjubkan. dan dalil/teorema (termasuk di dalamnya lemma (teorema pengantar/kecil) dan corolly/sifat). f) Matematika sebagai seni yang kreatif. khususnya merupakan seni berpikir yang kreatif.Sumardyono (2004:28) secara umum definisi matematika dapat dideskripsikan sebagai berikut. Matematika dapat pula dipandang sebagai cara bernalar. ia terdiri atas beberapa komponen. Semua definisi dapat diterima. paling tidak karena beberapa hal. e) Matematika sebagai bahasa artifisial. Dari definisi – definisi diatas. karena memamng matematika dapat ditinjau dari segala sudut. di antaranya: a) Matematika sebagai struktur yang terorganisir. rumus-rumus atau aturan yang umum. c) Matematika sebagai pola pikir deduktif.

logis dan sistematis mulai dari konsep yang paling sederhana sampai konsep yang paling kompleks. Matematika Sebagai Ilmu Deduktif Matematika dikenal sebagai ilmu deduktif. III. Ini berarti proses pengerjaan matematika harus bersifat deduktif. matematika tidak menerima generalisasi berdasarkan pengamatan (induktif). untuk membantu pemikiran pada tahap-tahap permulaan seringkali kita memerlukan bantuan contoh-contoh khusus atau ilustrasi geometris. tentang struktur yang terorganisasikan. terstruktur. dari yang paling sederhana sampai kepada yang paling kompleks. Matematika Sebagai Ilmu Terstruktur Matematika mempelajari tentang pola keteraturan. tetapi harus berdasarkan pembuktian deduktif. Matematika tumbuh dan berkembang untuk dirinya sendiri sebagai suatu ilmu. Matematika sebagai Ratu dan Pelayan Ilmu Matematika itu sebagai suatu ilmu yang berfungsi melayani ilmu pengetahuan. juga untuk melayani kebutuhan ilmu pengetahuan dalam pengembangan dan operasionalnya . I. II.matematika itu bias memasuki seluruh segi kehidupan manusia. Dimulai dari unsure-unsur yang tidak terdefinisikan (undefined terms. primitive terms) kemudian pada unsure yang didefinisikan ke aksioma/postulat dan akhirnya pada teorama (Ruseffendi. basic terms. Konsepkonsep matematika tersusun secara hierarkis. 1980:50).

BAB III PENUTUP I. terutama di bidang sains dan teknologi. bahwa untuk dapat melaksanakan proses pembelajaran matematika. Berdasarkan berbagai pendapat tentang hakikat matematika di atas. . menunjukkan bahwa objek kajian dalam matematika begitu luas. metode dan teknik pembelajaran yang baik dan tepat. Kesimpulan Berdasarkan uraian di atas. Matematika selalu memiliki hubungan dengan disiplin ilmu yang lain untuk pengembangan keilmuan. pendekatan. diperlukan strategi.

org/downloads/sma/STRATEGIPEMBELAJARANMATE MATIKA.org/content/blog/pengertian-pendekatan-strategimetode-teknik-taktik-dan-model-pembelajaran . Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer. http://mjafareffendi.psb-psma.wordpress.com/ http://www.scribd. Bandung : JICA-UPI.Daftar Pustaka Erman Suherman. dkk. Common Text Book.com/2010/03/22/pengertian-pendekatan-strategimetode-teknik-taktik-dan-model-pembelajaran/ http://www.pdf http://smacepiring.wordpress. (2001).com/doc/16166334/Pengertian-Pendekatan http://p4tkmatematika.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful