ORGAN TUMBUHAN DAN JARINGAN TUMBUHAN

1. AKAR Fungsi akar antara lain: Mengokohkan berdirinya batang, kedalaman, dan luasnya akar sebanding dengan ketinggian dan rindangnya daun Pada beberapa tumbuhan akar berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan Untuk menyerap air dan mineral dalam tanah Untuk bernapas Jika diperhatikan pada ujung akar muda terlihat adanya empat daerah pertumbuhan (primer), yaitu sebagai berikut. a. Tudung akar (kaliptra), tudumg akar terdapat diujung akar melindungi meristem akar dari kerusakan mekanik pada semua akar tumbuhan kecuali pada akar tumbuhan parasit dan akar yang membentuk mikoriza. b. Daerah pembelahan c. Daerah pembelahan sel (daerah pemanjangan) d. Daerah diferensiasi sel Penampang akar muda dari luar kedalam adalah. a. Epidermis Dinding selnya tipis, tidak mempunyai ruang antarsel. Sifatnya semipermiabel, terdapat rambut akar yang fungsinya mengisap air dan garam mineral dari tanah,serta memperluas permukaan akar b. Korteks Dindingnya tipis,banyak ruang antarsel. Fungsinya untuk pertukaran zat dan menyimpan zat tepung. c. Endodermis Merupakan pemisah antara korteks dan stele.Fungsinya untuk mengatur masuknya air dan zat yang terleetak kedalam silinder pusat d. Stele Tersusun dari jaringan parenkim, lapisan luarnya disebut perisikel atau perikambium.Terdiri dari : Perisikel = perikambium. Merupakan jaringan yang letaknya sejajar dengan endodermis untuk pembentukan akar cabang Kambium vasikuler. Berfungsi untuk membentuk floem dan xilem sekunder, pada permulaannya berbentuk bintang (radial) tetapi akhirnya membulat Xilem/berkas pembuluh kayu -sel-selnya mati, tersusun membujur, seratnya lenyap -berfungsi untuk mengangkut makanan dari akar ke daun -terdiri dari unsure tracheal dan trachea Floem, terdiri dari: -pembuluh tapis -sel pengiring yang menghasilkan hormone traulin Jaringan pengisi (parenkim) berfungsi menjadi bagian yang kosong. 2. BATANG Fungsi batang: a. Sebagai tempat cadangan makanan, misal pada tebu

palem. Untuk bernapas Pada batang terdapat tiga daerah pokok yaitu epidermis.pinang Adapun daun yang tidak lengkap yaitu misal pada Biduri (Calotropis gigantea) hanya memiliki helaian daun saja Akasia (Acasia auruculiformis-Acunn). Epidermis Epidermis daun terdiri atas sel dengan dinding tebal berlapiskan kutikula dan kadang-kadang tidak berlignin. sehingga tidak tumbuh membesar. sedangkan pada tumbuhan dikotil tulang daun menyirip atau menjari.b. DAUN Daun merupakan tempat fotosintesis. Batang dikotil berkambium sehingga dapat tumbuh membesar.makin tipis permukaan daun. Ikatan pembuluh kolateral tertutup dan berkas pengangkut kelihatan tersebar. dan berkas pembuluh pengangkut teratur dalam lingkaran. Parenkim/mesofil Pada daun tumbuhan monokotil belumberdeferiensi. Untuk mengangkut zat hara dari akar kedaun atau sebaliknya d. Untuk menegakkan tanaman e. memiliki endodermis dan perisikel. terdapat dipermukaan bawah dan atas serta berfungsi sebagai pelindung. daunnya merupakam pelebaran tangkai Perbedaan daun pada dikotil dan monokotil adalah daun tumbuhan monokotil mempunyai tulang daun sejajar atau melengkung. Alat pengeluaran pada waktu penguapan (evaporasi) dan gutasi c. Daun (morfologi daun yang lengkap) yaitu: Pelepah daun (upih daun/vaginula) Tangkai daun (ptiolus) Helaian daun (lamina) Contoh pada pisang. 3. . memiliki endodermis dan perisikel. c. korteks. sedangkan pada daun dikotil sudah berdefiriensi menjadi jaringan tiang dan pagar (palisade) yang terdapat dibagian luar dan yang didalam jaringan spons (bungan karang) dibagian dalam. dan silinder pusat. Tempat tumbuhnya daun dan akar c. 4. Pengangkut Jaringan pengangkut daun merupakan bagian akhir dan awal dari floem. makin cepat terjadinya fotosintesis . berikatan pembuluh kolateral terbuka. Batang monokotil tidak berkambium. Untuk fotosintesis dan pernapasan b. Pada tumbuhsn yang lain daun berfungsi sebagai alat perkembangbiakan vegetatif Jaringan penyusun daun: a. Tempat pertukaran gas oksigen dan karbondioksida Hal ini terjadi karena adanya stomata dan emiserium (alat pengeluaran air pada tumbuhan). b. tidak berklorofil. BUNGA Bunga merupakan organ tumbuhan yang muncul hanya pada saat-saat tertentu saja yaitu jika tumbuhan telah mencapai usia tertentu. Fungsi daun: a.

b. Biji adalah calon individu baru yang tumbuh didalam buah. Ada beberapa macam jaringan meristem. jaringan epidermis. jaringan xylem. a. Jaringan Parenkim Jaringan parenkim adalah jaringan yang selnya berdinding selulosa tipis yang berfungsi sebagai pengisi bagian tubuh tumbuhan. kambium ini terdapat padapermukaan batang atau akar yang pecah akibat pertumbuhan sekunder. BUAH dan BIJI Buah merupakan salah satu organ tumbuhan yang berfungsi : a Menyimpan cadangan makanan b Alat perkembangbiakan karena mengandung biji Buah merupakan pertumbuhan dari bakal buah setelah terjadi fertilisasi. Adapun fungsi jaringan parenkim antara lain : . meristem ini menyebabkan tumbuh memanjang atau disebut juga tumbuh primer. Ciri-ciri khas jaringan ini adalah sel-selnya berukuran besar.Titik tumbuh. Letaknya antara korteks dan silinder pusat. sementara ke samping membentuk jaringan meristematis yang berfungsi memperluas kambium. berdinding tipis dan susunannya renggang sehingga banyak ruang antar sel dan vakuolanya besar. Kambium fasikuler kea rah dalam membentuk Xilem dank e arah luar membentuk floem.Tempat menyimpan cadangan makanan . . pada buah. Pertumbuhan oleh kambium ini disebut pertumbuhan sekunder . terdiri dari endoperm yang dibungkus oleh kulit biji. . Jenisjenis jaringan pada tumbuhan antara lain: Jaringan meristem. Yang pertama adalah teori histogen dari Hanstein yang menyatakan titik tumbuh terdiri dari dermatogens yang menjadi epidermis. jaringan kolenkim. terdapat pada ujung batang. antara lain : . periblem yang menjadi korteks. Jaringan Meristem Jaringan meristem adalah jaringan yang sel-selnya selalu membelah (mitosis) serta belum berdifferensiasi. jaringan sklerenkim.Perisikel (perikambium) merupakan tempat tumbuhnya cabang-cabang akar. Kali ini kita pelajari jaringan tumbuhan terlebih dahulu.dan jaringan floem. serta di antara Xilem dan floem.Parenkim yang meristematis terdapat pada beberapa batang pohon palm raja. Jaringan ini terletak Pada korteks dan empulur batang dan akar. Teori kedua adalah teori Tunica-Corpus dari Schmidt yang menyatakan bahwa titik tumbuh terdiri atas Tunica yang fungsinya memperluas titik tumbuh. jaringan parenkim. Kambium gabus kea rah luar membentu sel gabus pengganti epidermis dank e arah dalam membentuk sel feloderm hidup. kambium hanya terdapat pada batang tumbuhan Agave dan Pleomele. Khusus pada tumbuhan monokotil.Kambium sekunder (kambium gabus/ kambium felogen). Kambium inilah yang menyebabkan terjadinya lingkar tahun pada tumbuhan. Kambium ini terdapat di antara Xilem dan floem pada tumbuhan dikotil dan Gymnospermae.Struktur bunga terdiri: a kelopak bunga (calyx) yaitu melindungi kuncup bunga b mahkota bunga (corola) yaitu menarik perhatian serangga c benang sari (stamen) yaitu penghasil serbuk sari d putik (pistilum) yaitu penghasil gamet betina 5. Terdapat dua teori yang menjelaskan pertumbuhan ini. Jaringan adalah sekumpulan sel yang memiliki bentuk dan fungsi sama. jaringan klorenkim. Jaringan pada tumbuhan dan hewan berbeda.Sebagai pengisi tubuh . dan plerom yang akan menjadi silinder pusat.Kambium fasikuler (kambium primer). serta Corpus yang berdifferensiasi menjadi jaringan-jaringan. .

Oleh karena itu akar-akar yang muda epidermisnya diperluas dengan tonjolan-tonjolan yang disebut bulu akar. Floem terdiri atas unsur-unsur sebagai berikut. sedangkan yang berbentuk bulat disebut jaringan spons. Fungsi jaringan epidermis antara lain : .Pelindung.Buluh tapis berbentuk tabung dengan bagian ujung berlubang-lubang .Tempat difusi O2 dan CO2 sewaktu respirasi.Sel pengiring berbentuk silinder-silinder dan lebih besar daripada sel-sel tapis serta plasmanya pekat .Serabut Xilem yang terdiri dari sel-sel panjang dan ujungnya meruncing .Untuk penguapan air yang berlebiha. Bisa melalui evaporasi atau gutasi . Jaringan Xilem Jaringan Xilem terdapat pada bagian kayu tanaman .Bulu-bulu akar. yaitu rambut-rambut yang tumbuh pada permukaan luar dari epidermis daun dan batang. . dinding selnya berlubang-lubang . Jaringan ini biasanya berkelompok membentu untaian atau silinder. . tidak dapat ditembus air dari luar.Parenkim kayu yang berisi berbagai zat seperti cadangan makanan. Xilem terdiri atas unsur-unsur sebagai berikut. Jaringan ini terletak pada bagian terluar batang dan urat daun.Unsur trakeal terdiri dari trakea yang sel-selnya berbentuk tabung dan trakeid yang selselnya lancip panjang. c. . Mesofil yang berbentuk panjang disebut palisade. kecuali pada epidermis tumbuhan Bryophita dan Pterydophyta serta sekitar stomata. yaitu rambut-rambut yang tumbuh pada permukaan akar yang dapat diresapi oleh larutan garam-garam tanah. yang pertama adalah parenkim yang berada di daun. yaitu berbentuk fiber (serat) misalnya rami. yaitu lubang pada lapisan epidermis daun. e. terjadi pada epidermis yang permukaannya bergabus Epidermis memiliki beberapa struktur khas sebagai berikut : . d. Berfungsi untuk menahan penguapan air. f. perisikel. Jaringan epidermis umumnya tidak berklorofil. Jaringan Kolenkim jaringan kolenkim adalah jaringan yang terdiri atas sel-sel hidup yang memiliki selulosa tebal. Jaringan Floem Jaringan Floem terdapat bagian kulit kayu berfungsi menyalurkan zat makanan hasil fotosintesis ke seluruh bagian tumbuhan. Sekitar stomata terdapat sel yang berklorofil disebut sel penutup. fungsinya menyalurkan air dari akar menuju bagian atas tanaman..Peresap air dan mineral pada akar yang muda. penebalan yang utama terjadi pada sudut-sudutnya. . jaringan epidermis Jaringan epidermis adalah jaringan yang terdapat pada tubuh sebelah luar. Jaringan Sklerenkim Jaringan sklerenkim terdiri atas sel-sel yang bersifat mati dan seluruh bagian dinding selnya mengalami penebalan. Fungsinya sebagai penyokong dan memperkuat organ. tannin dan Kristal g. Fungsi jaringan sklerenkim adalah sebagai alat penyokong dan pelindung. Letaknya adalah di bagian korteks.Parenkim yang berklorofil berfungsi sebagai tempat fotosintesis Jaringan ini dibagi dua. Jaringan epidermis tersusun atas sel-sel hidup berbentuk pipih selapis yang berderet rapat tanpa ruang antar sel.Stomata (mulut daun). kecuali akar yang muda. Jaringan sklerenkim pada bagian keras biji dan buah berupa sklereida Sklerenkim ada dua jenis. dan slereida pada kulit kacang atau kulit biji. Stomata berfungsi sebagai tempat masuknya CO2 dan keluarnya O2 sewaktu berfotosintesis. . serta di antara xylem dan floem.Trichoma. disebut mesofil. disebut klorenkim. Selai itu stomata juga berfungsi untuk penguapan air . Jenis jaringan parenkim yang kedua adalah jaringan parenkim berklorofil yang letaknya tidak di daun.

daun. yaitu protoplas dan dinding sel. tunas. Kloroplas mengandung pigmen klorofil yang dapat mengabsorpsi energi matahari dan dapat mengubah senyawa anorganik (CO. maka tumbuhan hijau merupakan produsen bagi organisme lain dan bersifat fotoautotrof. ukuran. sehingga dapat dilihat langsung dengan mata biasa. yaitu jaringan . dan-air) menjadi senyawa karbohidrat yang dapat digunakan oleh makhluk hidup lain sebagai makanan. Sel dan Jaringan Tumbuhan Secara evolusi. semua jenis tumbuhan memiliki dasar persoalan yang sama yaitu bagaimana mereka dapat memperoleh air dari dalam tanah. Namun. tumbuhan mempunyai dua bagian utama. sel tumbuhan memiliki organel khusus untuk fotosintesis. Di samping itu. dan akar rimpang (rizoma). yaitu kloroplas (plastida). batang. Semua organisme tersusun oleh sel yang memiliki variasi dalam bentuk. kotak. sistem akai (root systen). Adanya variasi dari ketiga struktur dasar tersebut memungkinkan tumbuhan dapat melangsungkan kehidupannya dalam lingkungan yang beragam. yang terletak di bawah tanah membentuk organ akar umbi. A.Serabut floem. buah. pada dasarnya. jaringan pada tumbuhan berasal dari pembelahan sel embrional yang berdiferensiasi menjadi bermacam-macam bentuk vang memiliki fungsi khusus. Pola struktur jaringan tumbuhan bervariasi dalam setiap jenis tumbuhan yang tergantung pada tahap pertumbuhan dan perkembangan dari tumbuhan itu sendiri. dinding sel bersifat tidak hidup. prisma. Umumnya. di antaranya sel tumbuhan mempunyai dinding sel yang nyata dan bersifat kaku sehingga tumbuhan tidak dapat bebas berpindah tempat sebagaimana hewan. ukuran rata-rata sel tumbuhan berkisar antara 10 . dan fungsi. Kelompok sel tumbuhan tertentu membentuk suatu kelompok sel yang memiliki struktur dan fungsi yang sama dan disebut jiringan. Bentuk sel tumbuhan bermacam-macam. Sedangkan. bentuk. tumbuhan berbiji merupakan organisme yang telah teradaptasi dengan lingkungan di daratan. elips.. bentuknya panjang dengan ujung-ujung berhimpit dan dindingnya tebal . dammar. tumbuhan berbiji memiliki struktur dasar organ yang sama. Parenkim floem berisi tepung. melalui batang dan membawanya hingga sampai di daun untuk bahan dasar fotosisntesis dengan bantuan sinar matahari. bunga. dan fungsi pada setiap jenis tumbuhan. Ciri khas yang lain dari sel tumbuhan adalah memiliki vakuola yang besar yang berperan sebagai tempat cadangan makanan dan memelihara kekakuan dinding sel dari cengkraman stress lingkungan. ketiga struktur organ tersebut memiliki variasi dalam hal ukuran.100 m. selnya hidup memiliki diding primer dengan lubang kecil yang disebut noktah halaman. atau Kristal. Protoplas terdiri atas bagianbagian yang bersifat hidup dan tidak hidup. yaitu terdiri atas: akar. memanjang seperti serabut dan ada yang seperti pipa. secara umum.Parenkim floem. maka jenis jaringan pada tumbuhan dibagi menjadi dua. dan biji. yaitu: sistem pucuk-(shoot system) yang terletak di bagian atas tanah yang membentuk organ batang. tumbuhan memiliki dua sistem organ. Beberapa sel tumbuhan memiliki diameter sampai 1 mm atau lebih. poligonal. seperti di daerah perairan dun gurun pasir yang tandus. dan daun. Tumbuhan memiliki karakteristik dalam struktur dan fungsi khusus untuk menunjang kehidupannya di daratan tersebut. sel tumbuhan berbeda dengan sel hewan karena memiliki struktur khusus. Berdasarkan aktivitas pembelahan sel selama fase pertumbuhan dan perkembangan sel/jaringan tumbuhan. Dengan struktur demikian. Ada yang berbentuk seperti kubus.

2. 1. Jaringan Meristem ( Jaringan Embrional ) Meristem adalah jaringan yang sel-selnya mampu membelah diri dengan cara mitosis secara terus menerus (bersifat embrional) untuk menambah jumlah sel-sel tubuh pada tumbuhan. Meristem primer biasanya terdapat pada ujung (pucuk) batang dan ujung akar. Selain itu. yaitu meristem primer dan meristem skunder. Meristem terdapat pada bagian-bagian tertentu saja pada tumbuhan. dan relatif kaya akan protoplasma. Kemampuan jaringan meristem untuk bermitosis secara terus-menerus menyebabkan tumbuhan dapat bertambah tinggi dan besar. Meristem sekunder berasal dari jaringan dewasa yang selselnya telah berkembang lebih lanjut (terdiferensiasi). Jaringan dewasa ada yang sudah tidak bersifat meristematik lagi (sel penyusunnya sudah tidak membelah lagi) sehingga disebut jaringan permanen. terdapat kambium gabus (felogen) yang juga merupakan bagian dari pertumbuhan sekunder yang disebut periderm. jaringan dewasa pada tumbuhan dibedakan menjadi empat macam jaringan yaitu: a. Kambium gabus terdiri atas tiga bagian yaitu: 1) felem. Pada umumnya. misalnya kambium dan kambium gabus. jaringan meristem digolongkan menjadi dua. yaitu bagian vang dibentuk felogen kearah dalam dan merupakan jaringan yang sifatnva serupa parenkim dan terdiri atas sel-sel hidup. terletak sejajar dengan permukaan organ. Vakuola sel meristem sangat kecil dan tersebar di seluruh protoplasma. b) meristem interkalar/aksilar (meristem antara). c) meristem lateral (meristem samping). biasanya pada tumbuhan dikotil. Meristem primer berasal dari jaringan embrional (embrio/lembaga) yang membelah secara mitosis dan menghasilkan pertumbuhan primer pada tumbuhan sehingga menyebabkan tumbuhan dapat bertambah tinggi. Berdasarkan bentuk dan fungsinya. terdapat di antara jaringan dewasa.meristem dan jaringan dewasa (permanen). Berdasarkan asal terbentuknya. Dari jaringan meristem sekunder akan menghasilkan pertumbuhan sekunder yang menyebabkan batang menjadi bertambah besat misalnya aktivitas kambium pada batang tumbuhan clikotil akan menghasilkan pembuluh kayu (xilem) ke bagian dalam dan pembuluh tapis (floem) ke bagian luar. Jaringan ini terdiri atas sel-sel yang belum terdiferensiasi.sel mati 2) felogen. yaitu bagian kambium gabus yang mengarah ke luar membentuk felem 3) feloderm. sel-sel penyusun jaringan meristem berdinding tipis. Berikut akan diuraikan karakateristik dari kedua macam jaringan tersebut secara rinci. isodiametris. yaitu jaringan gabus itu sendiri yang tersusun atas sel . Berdasarkan letaknya. Jaringan Permanen ( Jaringan Dewasa ) Jaringan dewasa merupakan kelompok sel tumbuhan yang berasal dari pembelahan sel sel meristem dan telah mengalami pengubahan bentuk yang disesuaikan dengan fungsinya (Diferensiasi). Jaringan Epiderm . misalnya pada pangkal ruas batang. meristem dibedakan atas: a) meristem apikal (meristem ujung) terdapat pada ujung-ujung pokok batang dan cabang serta ujung akar.

seperti pada parenkim xilem. Cadangan makanan yang terdapat pada . Ciri utama sel parenkim adalah memiliki dinding sel yang tipis. ukuran. Bentuk. Ciri khas parenkim yang lain adalah sel-selnya banyak memiliki ruang antarsel karena bentuk selnya membulat.b. Seperti kita temukan pada biji dan daun pinus. Parenkim yang mempunyai ruang antarsel adalah daun. yaitu untuk berlangsungnya proses fotosintesis. Trikoma ini berperan sebagai kelenjar yang mengeluarkan zat seperti terpen. dan susunan. Jaringan Penyokong d. dan jari-jari empulur. Jaringan parenkim terutama terdapat pada bagian kulit batang dan akar. mesofil daun. serta fungsi sel epidermis berbeda-beda pada berbagai jenis organ tumbuhan. Jaringan Parenkim ( Jaringan Dasar) Parenkim terdiri atas kelompok sel hidup yang bentuk. Jaringan yang terbentuk dari sel-sel parenkim semacam ini disebut klorenkim. Isi sel parenkim bervariasi sesuai dengan fungsinya. bila batangnya menua. Fungsi utama jaringan epidermis adalah sebagai pelindung jaringan yang ada di bagian sebelah dalam. dan gula. Sel-sel parenkim juga tersebar pada jaringan lain. Sel parenkim memiliki banyak fungsi. Pada beberapa tumbuhan vang berumur panjang. Ruang antarsel ini berfungsi sebagai sarana pertukaran gas antar klorenkim dengan udara luar. maupun fungsinya berbeda-beda. biji. garam. dan akar. bagian bunga. trikoma yang berupa tonjolan epidermis dan tersusun atas beberapa sel yang mengalami penebalan sekunder. Beberapa bentuk khusus sel epidermis yang telah berubah struktur dan f ungsinva diantaranya adalah: stomata (mulut daun) yang berperan sebagai tempat pertukaran gas dan uap air. Beberapa sel parenkim mengalami penebalan. serta lentur. ada yang mengalami penebalan di bagian yang menghadap ke permukaan tubuh. rambut akar merupakan tonjolan epidermis akar yang memiliki dinding sel tipis dengan vakuola besar. Jaringan Dasar (Parenkim) c. ]aringan epidermis tetap ada sepanjang hidup organ tertentu vang tidak mengalami penebalan sekunder. dan endosperma biji. misalnya sel yang berfungsi untuk fotosintesis banyak mengandung kloroplas. a. daging buah. Di permukaan luar kutikula kadangkala kita temukan lapisan lilin vang kedap air untuk mengurangi penguapan air. penyimpanan makanan dan fungsi metabolisme lain. Jaringan Epidermis Epidermis rnerupakan jaringan paling luar vang menutupi permukaan organ tumbuhan. ukuran. epidermis digantikan oleh jaringan gabus. b. Dinding luar sel epidermis biasanva mengandung kutin. seperti pada parenkim xilem. Ciri khas sel epidermis adalah sel--selnya rapat satu sama lain membentuk bangunan padat tanpa ruang antar sel. Sel-sel parenkim yang telah dewasa dapat bersifat meristematik bila lingkungannya memungkinkan. seperti: daun. yaitu senyawa lipid yang mengendap di antara selulosa penvusun dinding sel sehingga membentuk lapisan khusus di permukaan sel yang disebut kutikula. buah. Sel-sel parenkim mampu mempertahankan kemampuannya untuk membelah meskipun telah dewasa sehingga berperan penting dalam proses regenerasi. batang. Dinding sel epidermis ada yang tipis. dan ada yang semua sisinya berdinding tebal dan mengandung lignin. Jaringan Pengangkut. parenkim floem. Sel parenkim berbentuk kubus atau memanjang dan mengandung vakuola sentral yang besar.

tetapi tidak dapat kembali seperti semula bila organnya tumbuh. Kolenkim terdapat pada batang. dan akar. 3) Parenkim Air Terdapat pada tumbuhan yang hidup di daerah panas (xerofit) untuk menghadapi masa kering. cairan dalam plasma atau berupa kristal (amilum). yaitu: 1) Parenkim Asimilasi Biasanya terletak di bagian tepi suatu organ. 2) Parenkim Penimbun Biasanya terletak di bagian dalam tubuh. Di dalam selnya terdapat kloroplas. Sel kolenkim dapat mengandung kloroplas yang menyerupai sel-sel parenkim. batang yang berwarna hijau. 4) Parenkim Udara Ruang antar selnva besar. kolenkim angular (kolenkim sudut). misalnya parenkim pada tangkai daun tumbuhan enceng gondok C. sel kolenkim dibedakan atas: 1. umbi akaL umbi lapis. Jaringan Penyokong Jaringan penyokong atau jaringan penguat pada tumbuhan terdiri atas sel-sel kolenkim dan sklerenkim. misalnya pada tumbuhan kaktus dan lidah buaya. buah. Berdasarkan fungsinya. Sel parenkim biasanya menyusun jaringan dasar pada tumbuhan. sel. yang berperan penting sebagai tempat berlangsungnya proses fotosintesis. akar rimpang (rizoma). Sel – sel kolenkim dindingnya mengalami penebalan dari kolenkim bervariasi. daun. atau biji. dan buah. Di dalam sel-selnya terdapat cadangan makanan yang berupa gula. oleh karena itu disebut jaringan dasar. karena sel-sel penyusunnya hanya terdiri atas satu tipe sel 1) Kolenkim Kolenkim tersusun atas sel-sel hidup yang bentuknya memanjang dengan penebalan dinding sel yang tidak merata dan bersifat plastis. parenkim dibagi menjadi bebrapa jenis jaringan. bagian-bagian bunga. Sel parenkim merupakan struktur sel yang jumlahnya paling banyak menyusun jaringan tumbuhan. misalnya: pada empulur batang. artinya mampu membentang. Kedua bentuk jaringan ini merupakan jaringan sederhana. lemak atau protein.sel parenkim berupa larutan dalam vakuola.sel penyusunnya bulat sebagai alat pengapung di air. ada yang pendek membulat dan ada yang memanjang seperti serabut dengan ujung tumpul. merupakan jaringan kolenkim dengan . Berdasarkan bagian sel yang mengalami penebalan. tepung. misalnya pada daun. Ciri penting dari sel parenkim adalah dapat membelah dan terspesialisasi menjadi berbagai jaringan yang memiliki fungsi khusus.

Sedangkan pada trakea terdapat perforasi pada bagian ujung-ujung selnya. merupakan jaringan kolenkim yang penebalan dinding selnya membujur. Xilem disebut juga sebagai pembuluh kayu yang membentuk kayu pada batang. Sel-sel pembentuk trakea tersusun sedemikian rupa sehingga merupakan deretan sel memanjang (ujung bertemu ujung) membentuk pipa panjang (kapiler). yang membentuk berkas pengangkut (berkas vaskuler). Sel – selnya membentuk jaringan yang keras. misalnya pada tempurung kelapa. adalah pada trakeid tidak terdapat perforasi (lubang-lubang). berdinding sekunder dari lignin dan tidak mengandung kloroplas sehingga berupa sel mati. yaitu sklereid dan serabut.selnya mengalami penebalan sekunder dengan lignin dan menunjukkan sifat elastis. Floem juga dikenal sebagai pembuluh tapis. hanya ada celah (noktah). kolenkim lamelal. merupakan kolenkim yang penebalan dinding selnya merata pada bagian dinding sel sehinggi berbentuk pipa. Trakeid dan trakea merupakan dua kelompok sel yang membangun pembuluh xilem. sklerenkim. Sklerenkim tersusun atas dua kelompok sel. 2) Floem Pada prinsipnya. Kedua tipe sel berbentuk bulat panjang. Serabut berbentuk pita dengan anyaman menurut pola yang khas. atau jala. sedangkan serabut berasal dari sel . sedangkan floem berfungsi mengedarkan hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tumbuhan. parenkim. Xilem juga tersusun atas serabut. yang membentuk kulit kayu pada batang. sedangkan pada trakeid berlangsung lewat noktah (celah) antar sel selnya. Penyusun utamanya adalah trakeid dan trakea sebagai saluran pengangkut air dengan penebalan dinding sel yang cukup tebal sekaligus berfungsi sebagai penyokong. yang sel . 2) Sklerenkim Sklerenkim merupakan jaringan penyokong tumbuhan. serta sel-sel parenkim yang hidup dan berperan dalam berbagai kegiatan metabolisme sel. serabut. kulit biji dan mesofil daun. floem merupakan jaringan parenkim. yaitu: sel tapis (sieve plate) berupa . sedangkan serabut sel – selnya. Jaringan Pengangkut Jaringan pengangkut pada tumbuhan terdiri atas sel-sel xilem dan floem. Serabut sklerenkim banyak menyusun jaringan pengangkut.penebalan dinding sel pada bagian sudut sel. Bentuk penebalan pada dinding trakea dapat berupa cincin spiral. berupa plasmodesmata yang menghubungkan satu sel dengan sel lainnya. Unsur penyusun pembuluh floem terdiri atas dua bentuk. d. dan sklerenkim. 3. 1) Xilem Xilem merupakan jaringan kompleks karena tersusun dari beberapa tipe sel yang berbeda. panjangsklereid berasal dari sel-sel parenkim.sel pendek.Tersusun atas beberapa tipe sel yang berbeda. Sklereid disebut juga sel batu yang terdiri atas sel . Sklereid terdapat di berbagai bagian tubuh. Xilem berperan mengangkut air dan mineral dari dalam tanah ke daun. yaitu buluh tapis. Perbedaan pokok antara keduanya.sel meristem. Transpor air dan mineral pada trakea berlangsung melalui perforasi ini. kolenkim anular. sel pengiring. 2.

terdapat zona pembelahan sel. sejajar sumbu akar. maka akan terlihat struktur sel dan jaringan penyusun akar. asam amino serta hasil fotosintesis lainnya dari daun ke seluruh bagian tumbuhan. Pada zona pemanjangan. yang berupa rambut dan berukuran relatif sama. Berdasarkan asal terbentuknya. sel – sel jaringan akar menyelesaikan dan menyempurnakan diferensiasinya. yaitu penebalan dari suberin dan . dan organ reproduksi (organa reproductikum). Lapisan ini disebut endodermis. Organ Pada Tumbuhan Tumbuhan memiliki bermacam-macam organ yang tersusun atas beberapa jaringan tumbuhan. Akar Akar merupakan organ tumbuhan yang penting karena berperan sebagai alat pencengkeram pada tanah/penguat dan sebagai alat penyerap air. 1. Di sebelah dalam korteks terdapat selapis sel yang bersambung membentuk silinder dan memisahkan korteks dari slinder berkas pengangkut di sebelah dalamnya. yaitu epidermis. Akar memiliki bagian pelindung berupa tudung akar yang tidak dimiliki oleh organ lain. Semakin keatas . sistem perakaran berupa akar tunggang yang memiliki satu akar pokok yang besar. sel-sel memanjang sampai sepuluh kali panjang semula. sedangkan organ reproduksi berupa putik dan benang sari yang terdapat pada bunga. Di sebelah dalam lapisan epidermis sering terdapat selapis atau beberapa lapis sel membentuk jaringan padat yang disebut hipodermis atau eksodermis yang dinding selnya mengandung suberin dan lignin. dan daun. Pada kebanyakan tumbuhan dikotil dan gimnospermae. Korteks akar terutama terdiri atas jaringan parenkim yang relative renggang dan sedikit jaringan penyokongnya. pemanjangan sel ini berguna untuk mendorong ujung akar (termasuk meristem) kedepan. Kemudian dari ujung akar ke arah atas. sedangkan akar adventitif berkembang dari akar yang telah dewasa selain dari perisikel atau keluar dari organ lain seperti dari daun dan batang. dan memanjang. zona pembelahan menyatu dengan zona pemanjangan.sel tunggal dan bentuknya memanjang dan buluh tapis (sieve tubes) yang serupa pipa. mulai dari yang paling ujung disebut ujung akar. Menuju ke atas. endodermis dan stele (silinder pusat). berdinding tipis. Apabila kita membuat irisan melintang akar muda. Dinding sel epidermis tersusun dari bahan selulosa dan pectin yang menyerap air. Lapisan terluar dari akar adalah epidermis yang tersusun atas sel –sel yang tersusun rapat satu sama lain tanpa ruang antar sel. zona pemanjangan akan bergabung dengan zona pematangan. Dengan bentuk seperti ini pembuluh tapis dapat menyalurkan gula. B. Sel-sel endodermis membentuk pita kaspari. Berdasarkan fungsinya. pada daerah ini terdapat meristem apikal dan turunannya yang disebut meristem primer. organ pada tumbuhan dibedakan menjadi organ sebagai alat hara (orgnna nutritiaum). Alat hara meliputi akar. Ujung akar ditutupi oleh tudung akar (kaliptra). sedangkan pada tumbuhan monokotil berupa akar serabut. akar dapat dibedakan atas akar primer dan akar adventitif. Epidermis akar biasanya satu lapis. Akar primer terbentuk dari bagian ujung embrio dan dari perisikel. PErmukaan sel epidermis sebelah luar membentuk tonjolan yaitu berupa rambut atau bulu akar. Pada zona pematangan. batang. berturut – turut. korteks. Pada irisan membujur akar akan terlihat bagian-bagian akar.

maka akan kita jumpai bagian-bagian penyusun struktur anatomi daun yang sesuai dengan fungsi daun tersebut. jari-jari empulur tampak berupa garis-garis halus yang membentuk lingkaran tahun. Empulur batang tersusun atas jaringan parenkim yang mungkin mengandung kloroplas. daun juga berfungsi untuk transpirasi (penguapan air) dan respirasi (pernapasan). 2. Pada tumbuhan dikotil ini. berbulu. berkas pembuluh tersusun dalam suatu lingkaran sehingga korteks terdapat di bagian luar lingkaran dan empulur di bagian dalam lingkaran. Kambium merupakan jaringan meristem lateral yang berfungsi dalam pertumbuhan sekunder. bentuk pangkal daun (runcing. Dua macam kambium yang menghasilkan jaringan sekunder tumbuhan dikotil. Daun tersusun atas jaringan epidermis. dan sejajar). beringgit. Silinder pusat akar (stele) tersusun atas berkas pengangkut. dan bulat telur). sedangkan pada tumbuhan monokotil. perisai. rompang/ terbelah. Oleh karena itu.meruncing. 3. Daun Struktur morfologi daun pada setiap jenis tumbuhan berbeda-beda. Pada tumbuhan dikotil. tumpul. Bagian ini dipisahkan dari korteks oleh endodermis. dan jaringan pengangkut. Empulur mempunyai ruang antarsel yang nyata dan tersusun atas perikambium yang disebut perisikel. struktur morfologi daun dapat digunakan untuk mengklasifikasikan jenis-jenis tumbuhan. xilem tersusun di bagian dalam lingkaran. Epidermis berfungsi sebagai pelindung jaringan ini memiliki struktur khusus sebagai adaptasi untuk berkangsungnya proses fotosintesis.lignin pada sisi radial. tumpul. bentuk ujung daun (runcing. Xilem pada tumbuhan dikotil mengumpul di bagian tengah silinder pusat. tepi daun (bergerigi. b) kambium gabus (cork cambium) yang menghasilkan suatu penutup keras dan tebal yang menggantikan epidermis pada batang dan akar. bergiri. larutan tidak bisa menembusnya. meruncing. berkerut. lanset. jaringan parenkim. menjari. membulat. Di antara floem dan xilem terdapat cambium yang menyebabkan pertumbuhan sekunder pada tumbuhan dikotil. dan bersisik). Perikambium dibatasi oleh floem primer di sebelah dalam dan endodermis di sebelah luarnya. Stomata tersusun atas sel penutup dan sel tetangga yang banyak . Tidak hanya sebagai tempat fotosintesis. dan prmukaan (licin. sebelah dalam perisikel terdapat berkas pengangkut xilem dan floem. dan berduri). yaitu adanya stoma yang dalam jumlah banyak disebut stomata. melengkung. tersusun seperti bentuk bintang. bangun daun atau bentuk helaian daun (bulat. jorong. Fungsi utamanya adalah melangsungkan pengangkutan makanan ke arah radial. dan rata). mulai dari empulur sampai dengan floem. Bila kita mengamati preparat irisan melintang daun. xilem dan floem letaknya berselang-seling. rata. memanjang. sehingga sering disebut sebagai perikambium. Jari-jari empulur berupa pita radier yang terdiri atas sederet sel. Peranan perisikel terutama sebagai awal terbentuknya cabang akar tempat terjadinya kambium vaskuler. Batang Pada tumbuhan dikotil. Struktur daun dapat dilihat dari: bentuk tulang daun (menvirip. yaitu: a) kambium pembuluh (vascular cambium) yairg menghasilkan xylem sekunder (kayu) ke arah dalam dan floem sekunder ke arah luar. Akibat adanya penebalan ini. dan berlekuk). kambium gabus dan berperan dalam proses penebalan akar. Bagian luar yang berbatasan dengan endodermis adalah perisikel yang tersusun atas sel-sel parenki berdinding tipis dan mempunyai potensi meristematik. jantung. membulat. berombak. kasap.

4. Mahkota bunga ini berperan dalam menarik serangga dan agen penyerbukan yang lain. sedangkan sebagian lagi akan mengalami metamorfosis membentuk bagian yang berperan dalam proses reproduksi. C. sehingga proses pengangkutan disebut pengangkutan vaskuler. Bunga Bunga merupakan organ reproduksi pada tumbuhan. air dan mineral diserap oleh akar. seperti pada tumbuhan biji dilakukan melalui dua mekanisme pertama. selanjutnya diangkut dalam berkas pembuluh yaitu pada pembuluh kayu (xilem). air dan mineral diserap dari dalam tanah menuju sel .sel akar. benang sari terdiri atas kepala sari yang merupakan tempat berkembangnya serbuk sari (gametofit jantan) dan suatu tangkai yang disebut filamen (tangkai sari). Adanya stomata memungkinkan terjadinya pertukaran gas antara sel – sel fotosintetik dibagian dalam daun dengan udara disekitarnya. Pada putik terdapat kepala putik yang biasanya memiliki permukaan yang lengket sebagai tempat menempelnya serbuk sari. Tulang daun ini berisi pembuluh angkut xylem dan floem. . Bagian tengah dari struktur anatomi daun juga dapat kita jumpai jaringan parenkim yang menyusun mesofil daun dan terdiri atas parenkim palisade (parenkim pagar / jaringan tiang) dan parenkim spons (parenkim bunga karang. organ ini bukanlah organ pokok dan rnerupakan modifikasi (perubahan bentuk) dari organ utama yaitu batang dan daun yang bentuk. Proses Pengangkutan Pada Tumbuhan 1. Putik merupakan alat reproduksi betina pada bunga. Pengangkutan ini dilakukan diluar berkas pembuluh. sedangkan kelopak dan mahkota bunga merupakan modifikasi dari daun yang bentuk dan warnanya berubah. |ika kita memperhatikan bagian dasar bunga dan tangkai bunga. Selain itu. sehingga disebut sebagai mekanisme pengangkutan ekstravaskuler. susunan. Stomata juga merupakan jalan keluarnya uap air.garam mineral pada tumbuhan tingkat tinggi. Sebagian masih tetap bersifat seperti daun. Air dan garam mineral dari dalam tanah memasuki tumbuhan melalui epidermis akar. Parenkim palisade terdiri atas sel – sel yang memanjang di sel –sel bulat dan pada bagian ini banyak terdapat ruang antar sel sebagai tempat pertukaran gas selama fotosintesis berlangsung. dan warnanya telah disesuaikan dengan fungsinya sebagai alat perkembangbiakan pada tumbuhan. putik memiliki saluran yang disebut tangkai putik. Proses Pengangkutan Air dan Garam Mineral Pengangkutan air dan garam . Mahkota bunga biasanya memiliki warna dan bentuk yang menarik jika dibandingkan dengan kelopak bunga. Berkas pengangkut pada daun berfungsi untuk mengangkut air dan hasil fotosintesis pada daun. kedua . Kelopak bunga merupakan bagian bunga yang masih mempertahankan sifat daun. bagian ini merupakan modifikasi dari batang.mengandung kloroplas. Benang sari merupakan bagian yang berperan sebagai alat reproduksi jantan pada bunga. Hamper semua daun memiliki berkas pengangkut yang tampak sebagai tulang daun atau urat daun. Saluran ini menuju ke ovarium pada dasar bunga yang mengandung bakal buah tempat sel telur (gametofit betina). Kelopak bunga berfungsi untuk melindungi kuncup bunga sebelum bunga mekar.

setelah masuk kedalam sel epidermis bulu akar. aliran air secara apoplas tidak tidak dapat terus mencapai xilem karena terhalang oleh lapisan endodermis yang memiliki penebalan dinding sel dari suberin dan lignin yang dikenal sebagai pita kaspari. Air bergerak dari sel trakea satu ke sel trakea yang di atasnya mengikuti prinsip kapilaritas dan kohesi air dalam sel trakea xilem. Pengangkutan Simplas Padap engangkutan ini. yaitu apoplas dan simplas. air dan mineral yang terlarut akan masuk ke pembuluh kayu (xilem) dan selanjutnya terjadi pengangkutan secara vertikal dari akar menuju batang sampai kedaun. Pengangkutan air dan mineral dari dalam tanah di luar berkas pembuluh ini dilakukan melalui 2 mekanisme. yaitu dinding sel dan ruang antar sel. 2.sel trakea. 2. Pengangkutan melalui berkas pengangkutan (pengangkutan intravaskuler) Setelah melewati sel . Dengan adanya transpirasi membantu tumbuhan dalam proses penyerapan dan transportasi air di dalam tumbuhan. air masuk dengan cara difusi.menembus korteks akar. Adapun lintasan aliran air pada pengangkutan simplas adalah sel .sel korteks. air dan garam mineral siap diangkut keatas menuju batang dan daun. Dengan demikian.sel akar. Proses ini menyebabkan sel daun kehilanagan air dan timbul tarikan terhadap air yang ada pada sel – sel di bawahnya dan tarikan ini akan diteruskan molekul demi molekul. dari sini . menyebabkan air dapat mencapai bagian silinder pusat. Pengangkutan Ekstravaskuler Dalam perjalanan menuju silinder pusat. Pengangkutan Apoplas Pengangkutan sepanjang jalur ekstraseluler yang terdiri atas bagian tak hidup dari akar tumbuhan. b. pengangkutan air secara apoplas pada bagian korteks dan stele menjadi terpisah. perisikel. a. Bagian ujung sel trakea terbuka membentuk pipa kapiler. 1. Daya Hisap Daun (Tarikan Transpirasi) Pada organ daun terdapat proses penguapan air melalui mulut daun (stomata ) yang dikenal sebagai proses transpirasi.sel bulu akar menuju sel . Adapun transpirasi itu sendiri merupakan mekanisme pengaturan fisiologis yan g herhubungan dengan proses adaptasi tumbuhan terhadap lingkungan. a. Pembuluh kayu disusun oleh beberapa jenis sel.sel penyusun jaringan tersebut tersebut mengalami fusi (penggabungan). yaitu: . endodermis. Struktur jaringan xilem seperti pipa kapiler ini terjadi karena sel . namun bagian yang berperan penting dalam proses pengangkutan air dan mineral ini adalah sel . Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Pengangkutan Air. menuju ke bawah sampai ke seluruh kolom air pada xilem sehingga menyebabkan air tertarik ke atas dari akar menuju ke daun. air akan bergerak secara bebas di antara ruang antar sel. kemudian bergerak dari satu sel ke sel yang lain melaluivplasmodesmata. air dan mineral yang terlarut bergerak dalam sitoplasma dan vakuola. masuk ke stele dan kemudian mengalir naik ke pembuluh xilem sampai pucuk tumbuhan. Sistem pengangkutan ini . dan xilem. Ada beberapa factor yang mempengaruhi proses kecepatan transparasi uap air dari daun.

yaitu keluarnya air yang berlebih pada malam hari melalui katup pelepasan (hidatoda) pada daun. c. 3) Kelembaban udara 4) Kandungan air tanah. Tekanan Akar Akar tumbuhan menyerap air dan €taram mineral baik siang maupun malam. Satu pembuluh tapis dalam sebuah berkas pembuluh bisa membawa cairan floem dalam satu arah sementara cairan didalam pipa lain dalam berkas yang sama dapat mengalir dengan arah yang berlaianan. b. Pada malam hari. maka kecepatan transpirasi akan semakin tinggi. 3. terutama sukrosa. Untuk masing – masing pembuluh tapis. sel-sel akar masih tetap menggunakan energi untuk memompa ion – ion mineral ke dalam xilem. arah transport hanya bergantung pada lokasi sumber gula dan tempat penyimpanan makanan yang dihubungkan oleh pipa tersebut. berbeda dengan pengangkutan pada pembuluh xilem yang berjalan satu arah dari akar ke daun. pengangkutan pada pembuluh xylem yang berjalan satu arah dari akar kedaun. Daya kapilaritas disebabkan karena adanya kohesi antara molekul air dengan air dan adhesi antara molekul air dengan dinding pembuluh xilem. Pengangkutan Hasil Fotosintesis Proses pengangkutan bahan makanan dalam tumbuhan dikenal dengan translokasi. Di samping itu.dan hormon. Dorongan getah xilem ke arah atas ini disebut tekanan akar (roof pressure). dan ukuran stomata. Translokasi merupakan pemindahan hasil fotosintesis dari daun atau organ tempat penyimpanannya ke bagian lain tumbuhan yang memerlukannya. Akumulasi mineral di dalam stele akan menurunkan potensial air.1) Temperatur udara. Baik kohesi maupun adhesi ini menimbulkan tarikan terhadap molekul air dari akal sampai ke daun secara bersambungan. ukuran sel jaringan pengangkut. Endodermis yang mengelilingi stele akar tersebut membantu mencegah kebocoran ion . Dengan kata lain. Air akan mengalir masuk dari korteks akar. yaitu dari sumber gula (tempat penyimpanan hasil fotosintesis) ke organ lain tumbuhan yang memerlukannya.ion ini keluar dari stele. 2) Instensitas cahaya matahari. di dalam getah floem juga mengandung mineral. semakin tinggi intesitas cahaya matahari yang diterima daun. terjadi karena pembuluh kayu (xilem) tersusun seperti rangkaian pipa-pipa kapiler. Selain itu. kecepatan transprasi akan semakin tinggi. jumlah. Tekanan akar juga menyebabkan tumbuhan mengalami gutasi. Zat terlarut yang paling banyak dalam getah floem adalah gula. Kapilaritas Batang Pengangkutan air melalui pembuluh kayu (xilem). transpirasi juga dipengaruhi oleh faktor dalam tumbuhan di antaranya adalah banyaknya pembuluh. menghasilkan suatu tekanan positif yang memaksa cairan naik ke xilem. pengengkutan pada pembuluh floem dapat berlangsung kesegala arah. pengangkutan air melalui xilem mengikuti prinsip kapilaritas. makin tinggi temperature . Biasanya air yang keluar dapat kita lihat pada pagi hari berupa tetesan atau butiran air pada ujung-ujung helai daun rumput atau pinggir daun kecil herba (tumbuhan tak berkayu) dikotil. Jaringan pembuluh yang bertugas mengedarkan hasil fotosintesis ke seluruh bagian tumbuhan adalah floem (pembuluh tapis). asam amino. ketika transpirasi sangat rendah atau bahkan nol. .

7) Basahilah cangkokan tersgb11t1ia p hari dengan air agar tetap lembab. Bila dilakukan pada musim kemarau. Hal ini dapat dilakukan dengan cara mengurangi jumlah daun dan mempertinggi kelembaban udara di sekitar media. ukuran batang dan perawatan tanaman.D. Waktu mencangkok sebaiknva dilakukan pada musim hujan. 6) Rungkus media c. atau plastic yang dilubangi. selain caranya mudah. yaitu 'cangkok kerat dan cangkok belah. 3) Buatlah dua buah keratan melingkar pada daerah pangkal cabang. ijuk. 2) Tentukan satu atau beberapa bagian tanaman yang akan distek.rmanva sampai terlihat adanya pertumbuhan akar di sekitar tanah penutup luka cabang tanamin yang dicangkok tersebut. Media persemaian untuk stek yang biasa digunakan adalah pasir atau campuran pasir dengan humus. 4) Lepaskan kulit di antara dua keratan tadi dan buanglah lapisan kambium yang masih melekat pada kayu dengan cara mengeriknya hingga lapisan kambium yang berupa lendir hilang. seperti rasa. salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan stek adalah mencegah terjadinya penguapan yang terlalu tinggi pada stek tersebut. kompos atau mos (akar pakis sararrg) r'arrg banyak tersedia di toko bibit tanaman dan buah-buahan. 5) Tutup bagian cabang vang telah dilepaskan kulitnya dengan media yang berupa bubuk sabut kelapa. Bagian bawah dari potongan . Adapun cara mencangkok adalah? 1) Tentukan satu jenis tanaman yang akan dicangkok. atau akar) dengan memotong bagian tanaman tersebut dari induknya dan menanamnya dalam suatu media persemaian. Banyak keuntungan dari teknik ini. masingmasing panjangnya sekitar 10-20 cm tergantung panjang ruas pada cabang tersebut. 8) Biarkan beberapa n'aktu l. Jarak antara keratan yang satu dengan yang berikutnya berkisar antara 2-5 cm tergantung besarnya diameter cabang tanaman. 'Ada dua cara mencangkok yang sering dilakukan di Indonesia. cangkokan sebaiknya harus selalu disiram untuk mencegah kekeringan. pucuk. ukuran buah. 3) Pilihlah satu bagian cabang taniman yang sehat dari tanaman yang akan distek. 9) Potonglah cabang tadi di sebelah barvah keratan atau akar untuk di tanam terpisah dari induknva. Stek merupakan salah satu cara memperoleh perakaran tanaman dari suatu bagian tanaman (cabang. daun. pupuk kandang. Mencangkok merupakan salah sattu cara memperoleh perakaran dari suatu cabang tanaman tanpa mcmotong cabang tersebut dari induknya. 2) Pilihlah satu atau dua cabang yang masih sehat. dan tidak terlalu muda. Pembudidayaan Tanaman Dengan Teknik Cangkk dan Stek Untuk pernbudidayaan tanaman dapat dilakukan dengan cara menyetek dan mencangkok. Biasanya dipilih dari tanaman yang berkualitas unggul. Kedua teknik ini merupakan teknik yang telah banyak digunakan untuk rnemperbanyak tanamin secara vegetative. Cangkok kerat dilakukan terhadap tanaman vang kulitnya mudah untuk dilepas. Berikut ini adalah langkah menyetek cabang tanaman: 1) Siapkan wadah persemaian yang telah berisi media berupa campuran pasir dan humus dengan perbandingan 3 : 1. 4)Buatlah beberapa potongan cabang yang telah dipilih tadi. sedangkan cangkok belah dilakukan untuk tanaman-tanaman yang kulitnya sukar dilepaskan.rngkokan dengan sabut kelapa. juga dapat diperoleh keturunan yang banvak dalam waktu yang relatif cepat sehingga cara ini juga efektif untuk membudidayakan tanaman yang tergolong langka. tidak terlalu tua.

jumlah daunnya diusahakan tidak terlampau banyak. pengerjaannya hampir mirip dengan Iangkah di atas) . (untuk stek daun dan pucuk. 5) Tanamkan potongan-potongan cabang tadi pada baki persemaian yang telah disediakan. kemudian tutuplah baki tersebut dengan kaca atau plastik bening untuk menjaga kelembaban di sekitar persemaian.dibuat runcing untuk memperluas tempat tumbuhnya akar. Potongan cabang yang disertii daun. Setiap potongan cabang dapat disertai dengan daun atau tidak.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful