P. 1
Pengertian Dasar Bergaanda Double Bottom

Pengertian Dasar Bergaanda Double Bottom

|Views: 2|Likes:
Published by Herman Subagio

More info:

Published by: Herman Subagio on Apr 18, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/25/2014

pdf

text

original

21 NOVEMBER 2010

Pengertian Dasar Berganda ( DOUBLE BOTTOM ) dan Lunas Kapal
PENGERTIAN DASAR BERGANDA ( DOUBLE BOTTOM ) Dasar berganda ialah bagian dari konstruksi kapal yang di batas : 1. 2. 3. 4. Bagian bawah - oleh kulit kapal bagian bawah (bottom shell plating) Bagian atas - oleh pelat dasar dalam (Inner bottom plating) Bagian samping - oleh lempeng samping (margin plate) Bagian depan - oleh sekat kedap air terdepan /sekat pelanggaran (collision bulkhead) 5. Bagian belakang - sekat kedap air paling belakang atau sering disebut sekat ceruk belakang ( after peak bulk head ) GUNA DASAR BERGANDA 1. 2. 3. 4. Bila kapal kandas dan mengalami kebocoran, masih ada dasar yg kedap air Sebagai ruangan muatan cair, air tawar, bahan bakar, ballas, dlsb. Membantu stabilitas kapal Menambah kekuatan melintang kapal

KONSTRUKSI DASAR BERGANDA

Dilengkapi dengan wrang–wrang penuh pada setiap gading di bawah kamar mesin. 3. Wrang penuh yg terbentang melintang dari penyanggah tengah sampai lempeng sampingpada setiap sisinya diberi lobang peringan.Konstruksi dasar berganda terdiri dari : Sistem konstruksi kerangka melintang dengan wrang – wrang penuh dan wrang – wrang terbuka Sistem konstruksi kerangka membujur dengan wrang – wrang penuh dan wrang – wrang terbuka Dasar Berganda kerangka melintang. 2. Jarak antara wrang penuh tidak lebih dari 3.05 m diselingi wrang terbuka. . ciri – cirinya : 1.

Untuk kapal yang panjangnya 61 m (200 kaki) dan kurang dari 76 m (249 kaki) harus dipasang dasar berganda paling sedikit dari sekat – sekat kamar mesin diteruskan sampai ke sekat ceruk haluan dan sekat ceruk buritan. Bagi kapal – kapal yang mempunyai kompartemen – kompartemen kedap air berukuran sedang dan digunakan untuk mengangkut minyak dan yang melakukan pelayaran internasional jarak dekat secara teratur. tidak lebih rendah dari satu bidang datar yang melalui titik potong garis gading dengan lunas. LUNAS KAPAL ( SHIP’S KEEL) . Jarak antara wrang yang satu dengan lainnya tidak melebihi 3. yang khusus di pergunakan untuk mengangkut minyak dan yang melakukan pelayaran Internasional jarak dekat secara teratur .4. 11.7 m. kursi ketel. dinding kedap air dan pada ujung bracket deep tank. Got pengering (drain well) yang dibuat di dalam dasar berganda yang di gunakan untuk mengeringkan palka/ruang muat dan dan lain sebagainya tidak boleh lebih rendah dari yang di perlukan 10. dimana garis diagonal tersebut membentuk sudut 250 dengan alas dan memotong bidang simetri pada setengah lebar kapal terbesar 9. Dasar berganda tidak diperlukan bagi kompartemen – kompartemen kedap air yang berukuran sedang. 7. Perlindungan ini dianggap memenuhi syarat bila garis potong antara lempeng samping (margin plate) dengan lajur samping (bilge strake). Bila dasar berganda di haruskan untuk dipasang. 6.25 meter 3. Pada kapal yang panjangnya kurang dari 215 m. dipasang penguat tegak paling seedikit 100mm untuk memperkuat longitudinals. Wrang penuh dipasang dibawah gading – gading kamar mesin. 2. penyanggah tengah dan lempeng samping tidak terputus. Sistem kerangka Membujur. Penyanggah tengah diberi bracket dengan jarak 1. ciri – cirinya : 1. 4. kecuali kapal tersebut diperuntukan bagi pengangkutan barang – barang berat atau biji – bijian tambang. Kapal – kapal yang lebarnya sampai 14 – 21 m dipasang sebuah longitudinals pada setiap sisi. longitudinals terputus pada wrang kedap air dan sebagai gantinya diberi bracket. 8. 5. Bila jarak antara sebuah wrang dengan wrang lainnya sampai 2 atau lebih jarak gading. Pada sistem kerangka melintang. pemerintah dapat memberikan kelonggaran terhadap konstruksi dasar berganda di bagian manapun dari kapal Itu. maka tingginya ditentukan atau atas persetujuan Pemerintah dan dasar dalam di teruskan sampai ke sisi lambung sehingga dapat melindungi dasar kapal sampai ke lengkungan got (bilge).

Tipe Lunas Pelat Dasar Tipe Lunas Pelat Batangan Lunas Pelat Datar ( Flat plate keel ) Lunas Pelat Datar termasuk tipe modernyang biasa dipakai sekarang ini. Lebar lunas ini antara 1 – 2 meter dengan tebal pelat utuh sepanjang 3/5 panjang kapal. Lunas ini dipasang antara sekat pelanggaran dan sekat kedap air di depan kamar mesin sebagai tempat disalurkannya pipa dari tangki – tangki. LUNAS SAMPING ( BILGE KEEL ) . Lunas Saluran ( duct keel ) Lunas ini menggunakan 2 buah penguat tengah (centre girder).

Gunanya untuk mengurangi frekwensi olengan .Di pasang di lajur samping kapal – kapal yang berlunas datar . Yaitu tepat pada perpotongan garis diagonal.Besarnya daya redam dari lunas samping berbanding lurus dengan kecepatan kapal. antara perpotongan garis lambung dengan perpanjangan luas dgn perpotongan antara garis air dengan bidang simetri dengan kulit kapal . Agar memenuhi fungsinya pemasangan lunas samping harus tepat benar.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->