P. 1
Shielding

Shielding

|Views: 179|Likes:
Published by Maulita Dismayanda

More info:

Published by: Maulita Dismayanda on Apr 18, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/15/2013

pdf

text

original

Nama : Maulita Dismayanda NRP : 1411100112 Kelas : Kimia Unsur – B

SHIELDING EFFECT Shielding effect merupakan efek yang timbul karena adanya gaya tolak menolak antara elektron yang menutupi inti dari elektron pada kulit terluar. Efek shielding ini dapat menjelaskan bagaimana jari-jari atom semakin bernilai besar pada atom yang memiliki periode semakin bertambah namun jari-jari atom akan semakin kecil apabila bertambah golongannya. Seperti pada gambar di bawah ini

Gambar 1 Kecenderungan Ukuran Atom Jari-jari atom akan semakin besar saat nomor atom semakin besar dalam satu golongan dan akan semakin kecil apabila bertambah nomor atomnya dalam satu perioda

Efek shielding muncul saat elektron di tingkat energi yang lebih kecil daripada elektron valensi mengurangi kekuatan gaya tarik-menarik elektron di kulit terluar dengan inti. Semakin lengkap elektron yang berada dibawah kulit terluar maka efek shielding ini akan semakin besar dan semakin melemahkan “kekuatan muatan positif” dari inti atom atau dapat juga dinyatakan

2p] [3s. Konstanta Perisai untuk suatu elektron adalah jumlah seluruh konstanta mengikuti kaidah berikut: . Harus dipahami bahwa kekuatan efek shielding ini akan selalu tetap pada satu periode karena atom tidak bertambah kulit hanya menambah proton di inti atom dan elektron di kulit terluarnya.3p] [3d] [4s. 5p] [5d] dst. Aturan dalam perhitungan Shielding effect Slater memperkenalkan suatu aturan dalam bidang kimia kuantum yang menyajikan nilai numerik untuk muatan inti efektif. Hal ini sangat diperlukan sebab pada atom dengan jumlah elektron banyak.semakin besarnya gaya tolak-menolak antara elektron di kulit terluar dengan kulit dibawahnya. Pertama-tama. oleh sebab itu efek perisai dari elektron-elektron lain berada lebih dekat pada inti. Slater pada tahun 1930.4p] [4d] [4f] [5s. elektron-elektron dengan orbital s dan p diletakkan dalam kelompok yang sama. Oleh karena itu mengapa jari-jari atom cenderung bertambah ukurannya bila semakin ke bawah dalam satu golongan di tabel periodik. elektron yang satu merasakan muatan inti yang lebih kecil dibandingkan kenyataannya. sehingga jarak antara kulit dan elektron akan semakin renggang atau memiliki orbit yang lebih luas lagi sehingga jari-jari atom semakin besar. Setiap kali kita melompat turun satu periode ke bawah. Contoh: [1s] [2s. Kemudian. elektron-elektron diurutkan berdasarkan bilangan kuantum pertama. Karena muatan positif dalam inti atom bertambah. Aturan ini bersifat semi-empiris dan dipublikasikan oleh John C. diiringi juga elektron pada kulit terluar juga semakin bertambah sedang efek shielding memiliki kekuatan yang tetap dapat disimpulkan bahwa gaya tarik-menarik elektron dengan proton di inti akan semakin kuat seiring bertambahnya nomor atom dalam satu perioda sehingga jari-jari elektron atom tersebut akan semakin mengecil. elektron menyelesaikan oktetnya artinya atom tersebut telah mendapat shielding yang baru. Kemudian perlu dijelaskan bagaimana jari-jari atom cenderung mengecil apabila atom itu semakin kekanan dalam satu periode (golongan bertambah dalam satu periode). Hal ini mengakibatkan bertambahnya efek shielding ini.

15 = 14.85) + (60 x 1) = 86.65 = 38. memberi kontribusi sebesar 0.00 d. kecuali untuk kelompok [1s] sebesar 0.atom – S = 96 – 86.15 = No. dengan bilangan n kurang satu dari elektron yang dikaji. Setiap elektron dengan orbital s dan p.35] + (28 x 0.75 Orbital 5f S Zeff = [(10-1) x 0. Setiap elektron dalam kelompok yang sama memberi kontribusi sebesar 0.atom – S = 96 – 81. elektron di sebelah kanan elektron yang dikaji tidak memberi konstanta perisai (=0) 2.15 = No.00 baik untuk elektron dengan n lebih kecil daripada elektron yang dikaji.35] + (78 x 1) = 81.25 = No. Setiap elektron dalam kelompok d dan f memberi kontribusi sebesar 1.85 - Orbital 5s 5p S Zeff = [(8-1) x 0.35 .1. atau dengan n sama dengan elektron yang dikaji tetapi memiliki bilangan kuantum azimut yang lebih kecil (Miessler.35 . 2003) PERHITUNGAN SHIELDING 96Cm Konfigurasi elektron : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d10 4s2 4p6 4d10 4f14 5s2 5p6 5d10 5f10 6s2 6p6 Perhitungan Shielding Orbital 6s 6p S Zeff = [(8-1) x 0. memberi kontribusi sebesar 1.85 - Orbital 5d S Zeff = [(10-1) x 0.25 = 9. elektron di sebelah kiri elektron yang dikaji: a.30 b.atom – S = 96 – 71.atom – S = 96 – 57.15 = 24. dengan bilangan n kurang dua atau lebih dari elektron yang dikaji.65 = No.35] + (32 x 0.85 c.35] + (68 x 1) = 71.85) + (28 x 1) = 57. Setiap elektron dengan orbital s dan p.

85 - Orbital 1s S Zeff = [(2-1) x 0.atom – S = 96 – 4.35] + (11 x 0.35] + (2 x 0.27.atom – S = 96 – 11.65 23V Konfigurasi elektron : 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 3d3 4s2 Perhitungan Shielding Orbital 4s S Zeff = [(2-1) x 0.75 = No.35] = 0.35] + (18 x 0.25 - Orbital 3d S Zeff = [(3-1) x 0.85) + (10 x 1) = 19.15 = 56.- Orbital 4f S Zeff = [(14-1) x 0.35] + (8 x 0.55 = 45.35] + (36 x 1) = 39.45 - Orbital 4d S Zeff = [(10-1) x 0.35 = 95.atom – S = 96 – 18.85) + (2 x 1) = 11.85 - Orbital 4s 4p S Zeff = [(8-1) x 0.39.85) + (10 x 1) = 27.15 = No.3 Orbital 3d .35] + (18 x 1) = 18.55 = No.atom – S = 96 – 0.25 = No.atom – S = 96 .75 - Orbital 2s 2p S Zeff = [(8-1) x 0.7 = No.atom – S = 23 – 19.7 = No.35 = No.7 = 77.7 = 3.atom – S = 96 – 50.35] + (46 x 1) = 50.3 - Orbital 3s 3p S Zeff = [(8-1) x 0.15 = No.25 = 84.85) = 4.15 = 91.atom – S = 96 .75 = 68.

35 = 22.atom – S = 23 – 4.85) = 4.7 = No.35] + (2 x 0.75 - Orbital 2s 2p S Zeff = [(8-1) x 0.15 = 18.7 = 4.25 = No.atom – S = 23 – 18.25 = 11.35 = No.atom – S = 23 – 0.35] + (18 x 1) = 18.3 Orbital 3s 3p S Zeff = [(8-1) x 0.S Zeff - = [(3-1) x 0.35] + (8 x 0.atom – S = 23 – 11.85 - Orbital 1s S Zeff = [(2-1) x 0.65 .85) + (2 x 1) = 11.35] = 0.15 = No.

Kemudian Robert Boyle menemukan kembali dan mendeskripsikan reaksi antara besi dan asam yang menghasilkan gas hidrogen. 2002). Namun unsur hidrogen jarang ditemukan dalam bentuk murni di Bumi karena unsur ini mudah membenuk senyawa kovalen dan plasma dengan unsur-unsur lain dalam bentuk molekul air maupun senyawa organik. Proses terbentuknya hidrogen Gas hidrogen pertama kali dihasilkan secara artifisial oleh T. Isotop hidrogen yang paling umum dikenal adalah protium dengan simbol 1H dengan proton tunggal dan tidak memiliki proton. tidak berwarna pada suhu dan tekanan normal. Namun dia tidak menyadari bahwa gas tersebut mudah terbakar yang dihasilkan oleh reaksi kimia ini adalah unsur kimia yang baru. Hidrogen sangatlah larut dalam berbagai senyawa yang terdiri dari logam tanah nadir dan logam transisi dan dapat dilarutkan dalam logam kristal maupun logam amorf. Henry Cavendish . Von Hohenheim (dikenal juga sebagai Paracelsus.00794 amu. Formula kimia untuk hidrogen dapat dituliskan menjadi H2. Kelarutan hidrogen dalam logam disebabkan oleh distorsi setempat ataupun ketidakmurnian dalam kekisi hablur logam (Rogers. Kelarutan dan karakteristik hidrogen dengan berbagai macam logam merupakan subyek yang sangat penting dalam bidang metalurgi (karena perapuhan hidrogen dapat terjadi pada kebanyakan logam) dan dalam riset pengembangan cara yang aman untuk meyimpan hidrogen sebagai bahan bakar. 1493–1541) melalui pencampuran logam dengan asam kuat. hidrogen merupakan satu-satunya atom netral yang persamaan Schrodingernya dapat diselesaikan secara analitik. Dengan massa atom 1. Unsur hidrogen merupakan unsur yang paling melimpah di alam semesta dengan persentase 75 % dari barion berdasarkan massa dan lebih dari 90% berdasarkan jumlah atom. hidrogen merupakan unsur teringan di dunia.HIDROGEN Hidrogen berasal dari bahasa Latin : hydrogenium dimana hydro berarti air dan genes berarti membentuk. Hidrogen merupakan gas yang mudah terbakar. hidrogen memiliki nomor atom 1 dengan simbol H. dan tidak berbau. Pada tahun 1766. Sebagai unsur yang paling sederhana. Pada tabel periodik.

Henry lebih lanjut menemukan bahwa gas ini menghasilkan air ketika dibakar. Penelitian ini bertujuan untuk meniru proses alam seperti fotosintesis untuk menghasilkan bahan bakar bersih. Menggunakan katalis homogen dari oksidasi air Kimiawan di Emory University telah mengembangkan katalis homogen yang dikenal paling kuat untuk oksidasi air. Cara memperoleh hidrogen Dengan menggunakan sinar matahari Para peneliti di University of East Anglia telah melaporkan terobosan dalam generasi hidrogen dari air. yang dilapisi emas elektroda dengan nanoclusters dari phosphide indium. dengan tujuan jangka panjang untuk menghasilkan hidrogen dari air dengan menggunakan sinar matahari saja (Febrianti. Pada tahun 1783. mengambil unsur-unsur dan mekanisme yang ditemukan dalam kehidupan pabrik yang telah berevolusi lebih dari 3 milyar tahun dan diciptakan kembali salah satu proses di laboratorium. 2011). 2007). Antoine Lavoisier memberikan unsur ini dengan nama hidrogen (dari Bahasa Yunani hydro yang artinya air dan genes yang artinya membentuk) ketika dia dan Laplace mengulang kembali penemuan Cavendish yang mengatakan pembakaran hidrogen menghasilkan air (Winter. Para peneliti menirukan alam. Teknologi ini didasarkan pada penggunaan nanophotocathode. Menggunakan water photo oxidizing catalist Sebuah tim peneliti dari Australia-AS yang dipimpin oleh Monash University telah mengembangkan katalis foto bio air terinspirasi oksidasi katalis untuk pemecahan air menjadi oksigen dan hidrogen menggunakan energi surya.adalah orang yang pertama mengenali gas hidrogen sebagai zat diskret dengan mengidentifikasikan gas tersebut dari reaksi logam-asam sebagai "udara yang mudah terbakar". dengan sistem baru yang mencapai efisiensi 60 persen untuk sebuah proses di mana hidrogen dihasilkan dari air oleh foton mencolok sebuah elektroda yang dirancang khusus. Pada tahun 1781. Hal ini memungkinkan kita untuk menghasilkan banyak hidrogen dengan memisahkan air dan akan meningkatkan efisiensi semuanya. . yang dianggap sebagai komponen penting untuk menghasilkan bahan bakar hidrogen dari air dengan menggunakan sinar matahari saja.

015% hidrogen ada sebagai deuterium. cukup berbeda (Saito. penambahan ion hidrogen mengakibatkan ikatan asam lemak yang awalnya tidak jenuh akan menjadi jenuh sehingga membuat minyak nabati menjadi lebih padat sehingga tidak mudah rusak. Meningkatkan kejenuhan minyak Dengan menggunakan proses hidrogenasi. dan kemudian tritium. melalui reaksi fusi nuklir dalam bintang hidrogen membentuk unsur-unsur lain yang lebih berat. Salah satu contohnya adalah proses pembuatan margarin. dan senyawa yang mengandung isotop ini. deuterium. 2H. dan juga pembakaran kayu untuk panas. Agen pereduksi bijih logam . petroleum dan gas alam. Bahan bakar fosil Bahan bakar fosil atau mineral merupakan sumber daya alam yang mengandung hidrokarbon seperti batu bara. c.Kegunaan unsur hidrogen bagi unsur lain: Hidrogen memiliki tiga jenis isotop yaitu 1H. dan dapat diperkaya dengan elektrolisis air. dipreparasi dari deuterium di tahun 1934. tenaga air. dan 3H. Karena massa deuterium dan tritium sekitar dua kali dan tiga kali massa hidrogen. Urey dkk tahun 1932. b. ditemukan oleh H. Penggunaan bahan bakar fosil ini telah menggerakkan pengembangan industri dan menggantikan kincir angin. sifat fisik isotop. 1996). 2010) 2 3 3 4 Kegunaan unsur hidrogen bagi kehidupan : a. Maka dari itu. Dari ketiga jenis isotop hidrogen.33 tahun. Tritium bersifat radioaktif dan mengemisikan partikel β dengan waktu paruh 12. Reaksi fusi nuklir yang pertama adalah reaksi fusi hidrogen membentuk helium melalui proses rantai proton-proton yang mendominasi pada bintang seukuran matahari atau yang lebih kecil 1 H + 1H H + 1H He + 3He 2 H He He + 21H (Bethe. C. T. D. Sejak terbentuknya hidrogen. Sekitar 0. hidrogen bermanfaat dalam pembuatan unsur-unsur lainnya di alam semesta.

e. Dari reaksi tersebut tidak menghasilkan gas karbon dioksida. .Dalam mengekstrak logam. Sebagai sel bahan bakar Pada saat terbakar. Pemurnian minyak bumi Produk hidrogen sering digunakan sebagai produk perantara untuk proses pengolahan minyak lainnya seperti pemecahan katalis hidrogen dan hidrodesulfurisasi. bijih atau senyawa logam harus mengalami proses reduksi (misalnya : ion logam positif menerima elektron negatif untuk membentuk atom logam netral atau oksida yang kehilangan oksigen untuk membentuk atom logam bebas) d. hidrogen melepaskan energi berupa panas dan menghasilkan air sebagai bahan buangan. f. Zat pendingin rotor Hidrogen digunakan sebagai pendingin rotor pada generator pembangkit listrik karena hidrogen mempunyai konduktivitas termal yang paling tinggi diantara semua jenis gas. Sehingga penggunaan hidrogen sebagai bahan bakar sangat membantu mengurangi polusi karbon dioksida dan juga karbon monoksida dan sekaligus dapat mengurangi efek umah kaca.

Dipetik March 4.ac. 2013. (2011. M. Inorganic Chemistry.Ltd. "The Hydrogen Bomb". R. H. Cara Menghasilkan Hidrogen. New York: Highwire Press. L. WebElements. Rogers. New York: Bulletin of The Atomic Scientsts.DAFTAR PUSTAKA Bethe. Dipetik March 3. (2002). (2007). (2010). Febrianti. (1996). (2003).id Miessler. July 24). A. G.unsri. Kimia Organik. 2013. H. Winter.id: http://blog.org . dari Hydrogen : Historical Information: http://education. Tokyo: Iwanami Shoten. T.jlab. Saito. D. Hydrogen Embrittlement of Metals. dari Unsri. New York: Prectice Hall.ac.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->