ASURANSI KESEHATAN DI INDONESIA

Asuransi kesehatan adalah sebuah jenis produk asuransi yang secara khusus menjamin biaya kesehatan atau perawatan para anggota asuransi tersebut jika mereka jatuh sakit atau mengalami kecelakaan. Produk asuransi kesehatan diselenggarakan baik oleh perusahaan asuransi sosial, perusahaan asuransi jiwa, maupun juga perusahaan asuransi umum. Pada umumnya perusahaan asuransi yang menyelenggarakan program asuransi kesehatan bekerja sama dengan provider rumah sakit baik secara langsung maupun melalui institusi perantara sebagai asisten manajemen jaringan rumah sakit. PT. Asuransi Kesehatan Indonesia atau juga dikenal dengan nama PT. Askes Indonesia (Persero) adalah merupakan Badan Usaha Milik Negara yang ditugaskan khusus oleh pemerintah untuk menyelenggarakan jaminan pemeliharaan kesehatan bagi Pegawai Negeri Sipil, Penerima Pensiun PNS dan TNI/POLRI, Veteran, Perintis Kemerdekaan beserta keluarganya dan Badan Usaha lainnya.

Sejarah singkat PT Askes Indonesia
 1968 - Pemerintah Indonesia mengeluarkan kebijakan yang secara jelas mengatur pemeliharaan kesehatan bagi Pegawai Negeri dan Penerima Pensiun (PNS dan ABRI) beserta anggota keluarganya berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 230 Tahun 1968. Menteri Kesehatan membentuk Badan Khusus di lingkungan Departemen Kesehatan RI yaitu Badan Penyelenggara Dana Pemeliharaan Kesehatan (BPDPK), dimana oleh Menteri Kesehatan RI pada waktu itu (Prof. Dr. G.A. Siwabessy) dinyatakan sebagai cikal-bakal Asuransi Kesehatan Nasional.  1984 - Untuk lebih meningkatkan program jaminan pemeliharaan kesehatan bagi peserta dan agar dapat dikelola secara profesional, Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 1984 tentang Pemeliharaan Kesehatan bagi Pegawai Negeri Sipil,Penerima Pensiun (PNS, ABRI dan Pejabat Negara) beserta anggota keluarganya. Dengan Peraturan

 1992 .Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 1992 status Perum diubah menjadi Perusahaan Perseroan (PT Persero) dengan pertimbangan fleksibilitas pengelolaan keuangan. kontribusi kepada Pemerintah dapat dinegosiasi untuk kepentingan pelayanan kepada peserta dan manajemen lebih mandiri. Disamping itu.Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 69 Tahun 1991.  Pelayanan kesehatan dengan prinsip managed care dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang. sesuai Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 1241/MENKES/SK/XI/2004 dan Nomor 56/MENKES/SK/I/2005. 23/1992 tentang Kesehatan  UU No. sebagai Penyelenggara Program Jaminan Kesehatan Masyarakat Miskin (PJKMM/ASKESKIN).  1991 .PT.  2005 . kepesertaan program jaminan pemeliharaan kesehatan yang dikelola Perum Husada Bhakti ditambah dengan Veteran dan Perintis Kemerdekaan beserta anggota keluarganya. perusahaan diijinkan memperluas jangkauan kepesertaannya ke badan usaha dan badan lainnya sebagai peserta sukarela.  Mengacu pada prinsip asuransi kesehatan sosial. .Pemerintah Nomor 23 Tahun 1984. status badan penyelenggara diubah menjadi Perusahaan Umum Husada Bhakti.40/2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN)  Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1241/MENKES/SK/XI/2004 dan Nomor 56/MENKES/SK/I/2005. o Dasar Penyelenggaraan :  UUD 1945  UU No. o Prinsip Penyelenggaraan mengacu pada :  Diselenggarakan secara serentak di seluruh Indonesia dengan azas gotong royong sehingga terjadi subsidi silang. Askes (Persero) diberi tugas oleh Pemerintah melalui Departemen Kesehatan RI.

Contoh: program Simas Sehat. ada tiga model yang dapat diadaptasi: 1. premi berdasarkan persentase tertentu dari pendapatan/gaji. Allianz. Asuransi kesehatan merupakan pilihan dalam pengembangan sistem pelayanan kesehatan di Indonesia. program Askes Mandiri bagi non pegawai negeri. Bumida. 2. 3. BRIngin. Model asuransi ini dapat dikelola oleh swasta sepenuhnya. program Askes bagi pegawai negeri dari PT. MODEL ASURANSI KESEHATAN Dalam penyelenggaraan skema pembiayaan kesehatan. Program diselenggarakan dengan prinsip nirlaba. (Persero) Askes. risk sharing kecil. Contoh: National Health Insurance yang diterapkan di Inggris.  Adanya akuntabilitas dan transparansi yang terjamin dengan mengutamakan prinsip kehati-hatian. akan tetapi harus ada gotong royong antara pemerintah dan masyarakat. Hal ini disebabkan biaya kesehatan di masa yang akan datang akan mencapai jumlah yang besar. benefit diberikan sesuai perjanjian (kesepakatan). santunan pelayanan kesehatan (benefit) bersifat komprehensif dan menganut asas gotong royong (risk sharing).  Menjamin adanya protabilitas dan ekuitas dalam pelayanan kepada peserta. atau didasarkan pada peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah. Asuransi sosial Kepesertaannya wajib. efisiensi dan efektifitas. Dana sehat (medical saving account) . Asuransi komersial Kepesertaan bersifat sukarela. premi biasanya ditetapkan dengan nilai nominal. Dengan demikian biaya kesehatan tidak akan mungkin dibebankan kepada pemerintah atau perusahaan saja.

50%). Social Health Insurance (Asuransi Kesehatan Sosial) Asuransi kesehatan sosial menempati posisi kunci dalam pembiayaan kesehatan di hampir semua negara. Konsep asuransi kesehatan sosial ini dipelopori oleh Otto Von Bismarck (Jerman) pada tahun 1883. BENTUK ASURANSI KESEHATAN Menurut bank dunia. Organisasi pengelola Jamkessosda dapat berbentuk :  Tripartite Bentuk tripartite dalam pengelolaan Jamkessosda terdiri dari konsumen. PPK dan badan pengelola (contoh: Asuransi Askes. dalam laporannya pada tahun 1993. tidak ada risk sharing. Contoh: Medisave yang diterapkan di Singapura. pinjaman Koperasi Krama Bali. iuran atau premi berdasarkan persentase pendapatan atau gaji. peserta dan keluarganya memperoleh jaminan pemeliharaan kesehatan. memperkenalkan tiga pengelompokan bentuk Asuransi Kesehatan yakni : 1. peserta memperoleh kompensasi selama sakit peran pemerintah sangat besar. di luar negara-negara sosialis dan Amerika Serikat. Dengan prinsip . PPK dan badan pengelola ada dalam satu organisasi (contoh: Kaiser Health Maintenance Organization di Amerika Serikat). yang pelunasannya bisa dicicil. Jaminan kesehatan Jembrana). iuran ditanggung bersama oleh tempat kerja atau perusahaan dan tenaga kerja (50% . Model ini dapat juga berupa pinjaman untuk keperluan kesehatan. Prinsip asuransi kesehatan sosial adalah keikutsertaan bersifat sukarela.  Bipartite Sedangkan dalam bentuk bipartite.Diterapkan secara sukarela. individu menyimpan dana di rekening khusus dan hanya digunakan (earmarked) untuk keperluan kesehatan.

peran pemerintah kecil.sebagaimana dikemukakan di atas. Masyarakat pekerja. 2. dan murni berdasarkan risiko sakit perorangan. Korea. India. masalah pengumpulan dana yang menjadi sumber pembiayaan program askes sosial juga terjamin. Amerika Serikat satu-satunya negara di dunia yang asuransinya bersifat komersial. Prinsip-prinsip asuransi kesehatannya komersial adalah keikutsertaannya bersifat sukarela. iuran atau premi berdasarkan angka absolut. Prinsip asuransi kesehatan komersial ini sangat dinamis. membuka peluang kompetisi di antara perusahaan asuransi kesehatan yang jumlahnya banyak.kelompok tenaga kerja yang sejenis. Vietnam. Jepang. Prinsip-prinsip asuransi kesehatan sosial ini berkembang di berbagai negara Eropa. sehingga rasa keadilan dan resiko sakit dapat dipadukan. . sehingga tidak tergantung pada risiko sakit perorangan. khususnya lingkungan tempat kerja yang mempunyai resiko tinggi terhadap kesehatannya atau mempunyai nilai ekonomi yang tinggi untuk tetap sehat. memerlukan pemeliharaan kesehatan yang berkelanjutan. maka mekanisme asuransi kesehatan berdasarkan suatu kelompok tenaga kerja. Dengan dimulainya di lingkungan tempat kerja. peserta dan keluarganya memperoleh santunan biaya pelayanan kesehatan sesuai dengan kontrak. Dengan memulai pada kelompok . Perhitungan iuran atau premi dilakukan berdasarkan kelompok sesuai dengan kebutuhan anggaran yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan medik kelompok tersebut. Thailand. Perkembangan kebutuhan pelayanan kesehatan pada kelompok . Philipina. yang kemudian ditawarkan pada kelompok tenaga kerja melalui perusahaanperusahaan. Private Voluntary Health Insurance (Asuransi Kesehatan Komersial) Private Voluntary Health Insurance (Asuransi Kesehatan Komersial) adalah prinsip asuransi kesehatan yang diterapkan di Amerika Serikat. dan lain-lain. diperhitungkan resiko sakit perorangan pada kelompok itu hampir sama.kelompok masyarakat tumbuh secara bertahap. sesuai dengan perjanjian kontrak.

atau berbagai jaminan kesehatan oleh perusahaan-perusahaan. Hal ini terlihat dari sejarah Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat (JPKM) yang tidak lepas dari pengaruh DUKM. atau perkebunan. tentara. konsep asuransi kesehatan dimulai dengan dasar pelayanan kesehatan primer di Puskesmas dengan model Dana Upaya Kesehatan Masyarakat (DUKM). dan peran pemerintah relatif besar (dalam bentuk regulasi). Bank Dunia memberikan rekomendasi untuk memilih Regulated Voluntary Health Insurance. iuran dengan atau premi berdasar angka absolut (nilai nominal). asuransi kesehatan pegawai negeri yang dikelola oleh PT Askes Indonesia.3. JENIS ASURANSI KESEHATAN DI INDONESIA . Pada jaman kolonial Belanda. PERKEMBANGAN ASURANSI KESEHATAN DI INDONESIA Konsep jaminan kesehatan sebenarnya sudah lama masuk ke masyarakat Indonesia. Konsep ini terus berkembang sampai sekarang dimana ada pelayanan kesehatan ABRI untuk militer dan keluarganya. Akan tetapi untuk rakyat biasa tidak ada jaminan pelayanan kesehatan. Untuk menjangkau rakyat lainnya. Regulated Voluntary Health Insurance (Asuransi Kesehatan Sukarela dengan Regulasi) Regulated Voluntary Health Insurance (Asuransi Kesehatan Sukarela dengan Regulasi) adalah suatu asuransi kesehatan yang merupakan suatu alternatif bagi asuransi kesehatan komersial. pegawai kolonial. Pola yang dipergunakan adalah kesehatan sebagai modal untuk bekerja. Dengan skala ekonomi yang jauh sangat kecil dibandingkan dengan di negara maju. peserta memperoleh jaminan pemeliharaan kesehatan sesuai dengan kontrak. Prinsip asuransi kesehatan dengan regulasi adalah keikutsertaannya bersifat sukarela. konsep asuransi kesehatan masuk ke Indonesia pada dekade 1970an dan 1980an. seandainya masih diperlukan untuk melengkapi asuransi kesehatan sosial. pemerintah. alasannya adalah dapat mencegah peningkatan biaya pelayanan kesehatan dan peran pemerintah besar. Asuransi kesehatan dengan regulasi dalam menerapkan iuran atau premi pesertanya berdasarkan risiko yang terjadi di masyarakat. karyawan dan buruh perusahaan ditanggung oleh sistem kesehatan militer.

Bila bukan penduduk miskin dan bukan pegawai negeri. PT Askes juga menyediakan program “kepesertaan sukarela” bagi para pegawai di sektor swasta. 2. Pemerintah melalui program Askeskin (asuransi kesehatan masyarakat miskin) menjamin biaya kesehatan sampai jumlah tertentu bagi para penduduk miskin pemegang kartu Askeskin. dll. . atau pertanggungan hanya diberikan bila pelayanan kesehatan dilakukan oleh penyedia layanan (provider) yang terdaftar. Untuk masing-masing golongan kelas. (Dengan kata lain. Asuransi kesehatan komersial dapat dibeli oleh individu maupun kelompok (kumpulan). bukan orang per orang. Jadi. Para pegawai negeri juga dijamin biaya kesehatannya oleh Pemerintah melalui PT Askes yang preminya dibayar melalui pemotongan gaji PNS. Biaya pembedahan sendiri masih akan dibagi berdasarkan minor. obat-obatan. misalnya dari kelas kamar terendah (kelas III) sampai kelas VIP atau VVIP. Besarnya biaya yang ditanggung biasanya ditentukan dengan limit maksimum untuk masingmasing komponen per kunjungan/per tahun dan frekuensi maksimum kunjungan dalam satu tahun. Asuransi rawat jalan biasanya hanya diberikan kepada peserta asuransi kumpulan dan menjadi manfaat tambahan asuransi rawat inap. Penggolongan asuransi rawat inap biasanya dilakukan berdasarkan kelas kamar. Pembatasan juga dapat diberlakukan dengan mewajibkan rujukan dokter umum sebelum kunjungan ke dokter spesialis. Bahkan. Rawat Jalan Asuransi rawat jalan meng-cover biaya dokter. yang meliputi biaya kamar. Karena pertimbangan administratif dan risiko. Berikut adalah beberapa jenis biaya layanan kesehatan yang dapat dijamin oleh asuransi : 1.Asuransi kesehatan di Indonesia saat ini disediakan baik oleh Pemerintah maupun swasta. tidak bisa dibeli oleh orang per orang dan harus menjadi satu dengan asuransi rawat inap). pembedahan. Rawat Inap Asuransi rawat inap meng-cover biaya rawat inap di rumah sakit. diagnosis/lab. kebanyakan produk asuransi kesehatan hanya boleh dibeli oleh kelompok. ada batasan-batasan maksimum yang ditanggung asuransi untuk biaya kamar perawatan. sedang atau mayor. dll. biaya obat. pembedahan. dan obat. masyarakat dapat membeli program asuransi komersial yang banyak diselenggarakan oleh perusahaan swasta nasional maupun asing. laboratorium/penunjang diagnostik. jasa dokter.

Biasanya pihak asuransi akan membatasi frekuensi penggantian kacamata dalam satu periode pertanggungan. orang yang memiliki asuransi rawat inap kelas III akan memiliki maksimum biaya operasi mayor yang jauh lebih rendah dibandingkan peserta kelas VIP. obat. Karakteristik asuransi perawatan gigi seperti asuransi rawat jalan di mana limit manfaatnya dipilah berdasarkan biaya dokter. 5. tidak peduli berapa biaya yang sebenarnya kita keluarkan. Khusus untuk asuransi individu. Besarnya maksimum biaya yang ditanggung untuk keduanya berbeda dan tergantung pada jumlah premi yang dibayarkan. Asuransi rawat inap bisa dibeli secara kumpulan maupun individu. Asuransi Perawatan Gigi Asuransi perawatan gigi menanggung biaya perawatan gigi rutin dan pembedahan yang sifatnya bukan kosmetik. Manfaat asuransi melahirkan dibedakan antara manfaat untuk operasi caesar dan persalinan normal. Bila Anda sedang hamil. Anda juga tidak bisa membeli asuransi melahirkan secara perorangan. Asuransi penggantian (indemnity insurance) adalah asuransi yang memberikan penggantian biaya yang kita keluarkan sesuai tagihan rumah sakit. kita bisa memilih apakah jenis asuransinya bersifat penggantian atau tunjangan. hanya lensa saja atau hanya frame saja. 3. Asuransi Melahirkan (Maternity) Asuransi melahirkan menanggung biaya kesehatan selama persalinan dan biasanya hanya diberikan kepada sekelompok wanita usia subur dengan jumlah keanggotaan minimal tertentu. DAFTAR PUSTAKA . Anda tidak dapat didaftar sebagai peserta asuransi melahirkan. Asuransi Kacamata Asuransi kacamata menanggung biaya kacamata. Asuransi tunjangan (cash plan) memberikan tunjangan pendapatan dalam jumlah tertentu untuk setiap hari dirawat di rumah sakit. 4. dan layanan lainnya. lensa dan frame.misalnya.

Asuransi Kesehatan di Indonesia. Internet.Anonymous. Asuransi Kesehatan. Diakses tanggal 1 November 2009.net ASURANSI KESEHATAN INDONESIA Disusun Oleh : Dewi Pradipaswita Maya Maharani . Diakses 1 November 2009. http://www.gizi. Internet. http://www.wikipedia.com Sulastomo. dr.

ILMU KEDOKTERAN KOMUNITAS PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER UNIVERSITAS LAMPUNG 2009 .