Penjelasan Mengenai

FLU BURUNG

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

oleh Angger Anugerah H.S. NIM 072310101016

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN UNIVERSITAS JEMBER 2009

terutama pada unggas jinak misalnya ayam. maka dari itu perlu dilakukan penyuluhan pada masyarakat RT 3 RW 2.00 (60 menit) : Jumat. Moch.00-10. Virus ini beredar diantara burung-burung di seluruh dunia. bebek dan ayam. Burung-burung liar adalah tempat tinggal alami dari virus ini. B 1 Tujuan Tujuan Instruksional Umum: Setelah dilakukannya penyuluhan ini. Seruji 182 Jember Telp (0331)487145 Satuan Acara Pembelajaran (SAP) Topik/materi Sasaran Waktu Hari/tgl Tempat A : Flu Burung : Masyarakat RT 3 RW 2 Kalisat : 09. Dan dari hasil survei masyarakat RT 3 RW 2 Kalisat ini banyak masyarakatnya yang memelihara unggas seperti burung dara. maka dinamakan flu burung atau “avian influenza”. Seperti kita ketahui bahwa hewan ini sangat rentan terkena virus avian flu. diharapkan masyarakat RT 3 RW 2 Kelurahan Kalisat dapat menghindari dari terjangkit virus flu burung dengan membiasakan PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat).21 Mei 2010 : Rumah ketua RT 3 Latar belakang Influenza A (H5N1) adalah bagian dari jenis virus influenza tipe A. 2 Tujuan Instruksional Khusus: . Virus ini sangat mudah berjangkit dan dapat menjadi sangat mematikan bagi mereka.PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN UNIVERSITAS JEMBER Jln.

Memperhatikan . dan membuka penyuluhan Menjela skan materi secara umum Menjela skan tentang TIU dan TIK Menjela skan tentang pengertian flu burung Menany akan kepada peserta apabila ada yang Kegiatan Peserta .Memberikan pertanyaan . bagaimana gejalanya dan bagaimana ciri dari orang yang terinfeksi virus flu burung.Memperhatikan 2 3 Penyajian 1 .Memperhatikan Lembar balik a .Memperhatikan Media dan Alat Penyuluhan Lembar balik .Setelah dilakukannya penyuluhan ini. dan cara menghindarinya minimal 90% benar C Pokok Bahasan: Flu Burung D 1 2 3 4 E Tahap Kegiatan Pendahulua n Sub Pokok Bahasan: Pengertian flu burung Penyebaran flu burung Gejala-gejala flu burung Cara pencegahannya Kegiatan Penyuluhan Kegiatan Penyuluh 1 Member ikan salam. memperkenalkan diri.Memperhatikan . diharapkan masyarakat RT 3 RW 2 kelurahan Kalisat dapat menyebutkan apa itu flu burung.

Memperhatikan skan pencegahan terjangkitnya virus flu burung a Menany akan kepada peserta apabila ada yang kurang jelas b Meneri ma dan menjawab 4 .kurang jelas b Meneri ma dan menjawab pertanyaan yang diajukan peserta Menjela skan cara penyebarannya Menany akan kepada peserta apabila ada yang kurang jelas Menerima dan menjawab pertanyaan yang diajukan peserta Menjela skan gejala-gejala apa bila telah ter infeksi virus flu burung Menany akan kepada peserta apabila ada yang kurang jelas Meneri ma dan menjawab pertanyaan yang diajukan peserta Meperhatikan Memberikan pertanyaan Memperhatikan 2 a Memperhatikan b 3 Memberikan pertanyaan Memperhatikan a Memperhatikan b Memberikan pertanyaan Menjela .

Memperhatikan . .Menjawab Lembar balik pertanyaan yang diajukan pemateri .Memperhatikan dan membalas salam F Evaluasi Evaluasi dilakukan dengan cara mengulas kembali materi yang telah disampaikan dengan cara memberikan pertanyaan oleh penyuluh kepada masyarakat untuk mengetahui sejauh mana pemahaman mereka tentang materi yang telah disampaikan.Penutup 1 2 3 4 5 pertanyaan yang diajukan peserta Member ikan pertanyaan tentang materi yang baru disampaikan Menam pung yang disampaikan oleh peserta Mendis kusikan bersama jawaban dari peserta Bersam a peserta menyimpulkan materi yang telah disampaikan Menutu p pertemuan dan memberikan salam .Memberikan sumbang saran . G 1 2 3 Lampiran Materi Media yang digunakan (Lembar balik) Daftar hadir peserta Penyuluh.Memberikan sumbang saran .

ekonomi dan lainnya. Hingga saat ini banyak di Indonesia banyak ditemukan kasus penyakit baru yang berkembang salah satu diantaranya yaitu flu burung. ditemukan lebih dari 10.S. .1.Angger Anugerah H. namun karena virus ini tergolong virus ‘pintar’ maka virus ini pun mampu meginfeksi manusia. PENDAHULUAN 1.000 orang menderita tiap tahunya dan 100 kasus ditemukan tiap bulannya hal ini menunjukkan bahwa virus ini cocok dengan iklim di indonesia. Kasus ini hampir menginfasi di berbagai tempat di Indonesia terutama di daerah peternakan dan daerah pemukiman yang padat penduduk. Latar belakang Indonesia merupakan Negara berkembang. sehingga Indonesia di catatkan sebagai Negara yang memiliki kasus terbayak dengan penyakit flu burung. Saat ini yang sedang mengalami gangguan yaitu masalah kesehatan. NIM 072310101016 BAB 1. Virus ini pada mulanya hanya berkembang dari unggas ke unggas. pangan. yang mana sangat rentan sekali mengalami perubahan baik masalah kesehatan.

Pengertian Influenza A (H5N1) adalah bagian dari jenis virus influenza tipe A. Penyebarannya Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwasanya burung liar dan unggas domesik dapat menjadi sumber virus H5N1.1.1. Flu burung adalah penyakit yang perlu kita perhatikan secara serius. Virus ini sangat mudah berjangkit dan dapat menjadi sangat mematikan bagi mereka. Konsep Dasar Flu Burung 2. Jika terjadi wabah yang serius.BAB 2. yang mana akan terjadi dengan sangat cepat. murid-murid akan tidak diperkenankan untuk bersekolah walaupun mereka masih ada di Bali 2. Virus ini beredar diantara burung-burung di seluruh dunia. maka dinamakan flu burung atau “avian influenza”. TINJAUAN PUSTAKA 2. terutama pada unggas jinak misalnya ayam.2. Sebagai suatu institusi pendidikan.1. Burung-burung liar adalah tempat tinggal alami dari virus ini. Burung dan unggas yang terinfeksi . kami telah mengembangkan suatu rencana penanganan keadaan darurat jika terjadi wabah di Bali. Dalam waktu 4 bulan ini telah terjadi peristiwa pertama yang mematikan di Bali (sebagaimana dikonfirmasi oleh WHO).1.

3.virus ini dapat menular melalui udara ataupn kontak melalui makanan. Batuk terasa berat. Setiap orang yang berhubungan dengan bahan yang berasal dari saluran cerna unggas harus menggunakan pelindung seperti masker dan kaca mata . dengan tindakan sebagai berikut: .4 Cara pencegahannya Upaya pencegahan penularan dapat dilakukan dengan cara menghindari bahan yang terkontaminasi kotoran dan secret unggas. dan apabila tidak dilakukan tatalaksana dengan baik dapat menyebabkan kematian.menyebarkan virusnya di air liur. Hal ini di buktikan saat serangan penyakit flu burung ke manusia di Hong Kong Cina. nyeri otot. 2. Sampai dengan tanggal 17 Oktober 2007. demam mencapai suhu lebih dari 38 oc. sakit kepala. cairan saluran pernafasan. sakit tenggorokan. 3 kasus mematikan dilaporkan telah terjadi di Bali sejak bulan Agustus 2007. Virus tersebut telah menyebabkan sakit penafasan yang parah pada 18 orang dan 6 diantaranya meninggal. penyempitan jalan nafas dan kerja jantung “takikardi”. Diyakini bahwa sebagian besar kasus infeksi H5N1 pada manusia disebabkan oleh kontak dengan unggas yang telah terinfeksi atau lingkungan yang telah terkontaminasi. 2. minuman dan sentuhan. Virus flu burung menyebar diantara burung-burung yang rentan saat mereka terkena kotoran yang telah terkontaminasi. Dalam waktu singkat penyakit ini dapat menjadi lebih berat berupa peradangan di paru-paru (pneumonia). Gejala klinis yang ditemui seperti gejala flu pada umumnya. lemas dan kesulitan bernafas kemungkinan karena penumpukan sputum. Gejala yang Muncul Bagaimanapun dan apapun jenis flunya gejala yang ditimbulkan tidak jauh berbeda dengan gejala flu yang di sebabkan oleh influenza virus yang sering kita alami.1.1. yaitu. Indonesia telah melaporkan 109 kasus flu burung H5N1 pada manusia. ber-ingus. 88 diantaranya mematikan. Sejak saat itu terdapat kejadian penularan H5N1 pada manusia namun sejauh ini belum ditemukan kasus yang penyebarannya dari manusia ke manusia. dan kotorannya.

Bahan yang berasal dari aluran cerna unggas seperti kotoran harus ditatalaksana dengan baik. Alat-alat yang dipergunakan dalam peternakan harus dicuci dengan desinfektan. hal ini dikarenakan virus H5N1 ini akan mati pada suhu tinggi dan mampu bertahan di suhu rendah sehingga perlu diwaspadai mengenai cara memasak makanan yang berasal dari unggas .renang . . Melaksanankan kebersihan lingkungan Malakukan kebersihan diri . bisa dilakukan dengan alcohol ataupun desifektan lainnya. sebab kemungkinan virus melekat pada kandang sangat besar . Kandang dan kotoran unggas tidak boleh dikeluarkan dari lokasi peternakan sebelum di desinfeksi. Mengkonsumsi daging unggas yang telah dimasak pada suhu 80 oc selama 1 menit sedangkan telur unggas perlu dipanaskan pada suhu 64oc selama 5 menit. ditanam. Dengan demikian virus ataupun bakteri yang melekat dapat mati . dibakar agar tidak menjadi sumber penularan bagi orang disekitarnya. . sebah hal ini dapat mencegah virus terhirup dan melekat pada cairan mata .

2009. http://www.org/id/fluburung.php? option=articles&task=viewarticle&artid=214 (04 November 2009) . Flu Burung. 2009.go.htm (11 Mei 2009) Anonym. Waspada Flu Burung.DAFTAR PUSTAKA Anonym.php?lng=in&pg=205 di perbaharui pada (7 Agustus 2009) Depkes. 2009. Sekolah Dyatmika.dyatmika. http://www.infeksi.id/index.depkes. http://www.com/articles.

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN UNIVERSITAS JEMBER Jln Moch. Seroedji 142 Jember www.SemaKeperawatanUnej.co.id DAFTAR HADIR N o Nama Pekerjaan Tanda tangan .