P. 1
Uji Lanjut 2 Arah

Uji Lanjut 2 Arah

|Views: 1,030|Likes:
Published by Robert Higgins

More info:

Published by: Robert Higgins on Apr 19, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/23/2015

pdf

text

original

UJI LANJUT

PERBANDINGAN ANOVA DUA JALUR

A. METODE SCHEFFE UNTUK ANAVA DUA JALAN
Uji scheffe dikembangkan oleh Henry Scheffe (1959). Langkah-langkah komparasi
ganda dengan metode Scheffe’ untuk analisis variansi dua jalan pada dasarnya sama
dengan langkah-langkah pada komparasi ganda untuk analisis variansi satu jalan.
Bedanya ialah pada analisis variansi dua jalan terdapat empat macam komparasi, yaitu
komparasi ganda rataan antara :

(1) baris ke-i dan baris ke-j,
(2) kolom ke-i dan kolom ke-j,
(3) sel ij dan sel kj (sel-sel pada kolom ke-j), dan
(4) komparasi ganda antara sel pada baris dan kolom yang tidak sama.

Komparasi Rataan Antar Baris
Uji Scheffe untuk komparasi rataan antar baris adalah :
( )
(
(
¸
(

¸

+
÷
=
· ·
· ·
· ÷ ·
j i
j i
j i
n n
RKG
X X
F
1 1
2

dengan
· ÷ · j i
F = nilai
obs
F pada pembandingan baris ke-i dan baris ke-j
· i X = rataan pada baris ke-i
· j X = rataan pada baris ke-j
RKG = rataan kuadrat galat yang diperoleh dari perhitungan analisis variansi
· i
n = ukuran sampel baris ke-i
· j
n = ukuran sampel baris ke-j
Daerah kritik untuk uji itu ialah:
( ) { }
pq N p
F p F F DK
÷ ÷
÷ > =
; 1 ;
1
o


Komparasi Rataan Antar Kolom
Uji Scheffe’ untuk komparasi rataan antar kolom adalah :
( )
(
(
¸
(

¸

+
÷
=
· ·
· ·
· ÷ ·
j i
j i
j i
n n
RKG
X X
F
1 1
2

dengan daerah kritik :
( ) { }
pq N p
F p F F DK
÷ ÷
÷ > =
, 1 ;
1
o


Makna dari lambang-lambang pada komparasi ganda rataan antar kolom ini mirip dengan
makna lambang-lambang komparasi ganda rataan antar baris; hanya dengan mengganti baris
menjadi kolom.

Komparasi Rataan Antar Sel Pada Kolom yang Sama
Uji Scheffe’ untuk komparasi rataan antar sel pada kolom yang sama adalah sebagai berikut :

( )
(
(
¸
(

¸

+
÷
=
÷
kj ij
ikj ij
kj ij
n n
RKG
X X
F
1 1
2

dengan :
kj ij
F
÷
= nilai
obs
F pada pembandingan rataan pada sel ke - ij dan rataan pada sel ke - kj
ij X = rataan pada sel ke - ij
kj X = rataan pada sel ke - kj
RKG = rataan kuadrat galat, yang diperoleh dari perhitungan analisis variansi
ij
n = ukuran sel ke - ij
jk
n = ukuran sel ke - kj

Daerah kritik untuk uji itu ialah :
( ) { }
pq N pq
F pq F F DK
÷ ÷
÷ > =
; 1 ;
1
o



Komparasi Rataan Antar Sel Pada Baris yang sama
Uji Scheffe’ untuk komparasi rataan antar sel pada baris yang sama adalah sebagai
berikut :
( )
(
(
¸
(

¸

+
÷
=
÷
ik ij
ik ij
ik ij
n n
RKG
X X
F
1 1
2

Daerah kritik untuk uji itu ialah :
( ) { }
pq N pq
F pq F F DK
÷ ÷
÷ > =
; 1 ;
1
o




Contoh soal :
a. Hasil pengumpulan data di Universitas Sriwijaya tentang efektifitas prestasi belajar
mahasiswa dari dua guru yaitu perempuan dan laki-laki dengan dua metode mengajar
yaitu metode ceramah dan metode pemberian tugas-tugas.
Ceramah(B
1
) Tugas(B
2
)
Laki-laki (A
1
) 80 79 89 75
90 80 85 88
80
80 60 75 85
76 89 80 75
80
Perempuan(A
2
) 60 70 75 60
60 65 60 70
75
65 70 50 70
60 65 80 65
60

Jika menggunakan α=5% bagaimana kesimpulan penelitian tersebut?
Penyelesaian :
Rangkuman Hasil Analisi Variansi
(Hasil Tabel Anova)
Sumber
Variansi
JK Db KR F
hitung
F
tabel
Keputusan
Uji
Antar
Group(A)
1965,45 1 1965,45 38,4 4,15 H
0A
ditolak
Antar
Group (B)
87,11 1 87,11 1,7 7,50 H
0B

diterima
Antar
Group
(AB)
35,99 1 35,99 0,7 7,50 H
0AB
diterima
Dalam
Group(D)
1637,34 32 51,17 - - -
Total 3725,89 53 - - -



- Untuk interaksi Baris B
1

Menentukan hipotesis
H
0.A1B1-A2B1
: µ
A1B1
= µ
A2B1
H
1.A1B1-A2B1
: µ
A1B1
≠ µ
A2B1

Dipilih α = 5%
Misal yang akana diuji H
0.A1B1-A2B1
: µ
A1B1
= µ
A2B1
Ceramah (B
1
) Tugas (B
2
)
Laki-laki (A
1
) 82,888
(9)
77,778
(9)
Perempuan (A
2
) 66,111
(9)
65
(9)


Hitung F
A1B1-A2B1
=
()

(

)

Kesimpulan :
Ftabel = F
(0,05, 2-1,36-6)
= F
(0,05, 1, 30)
= 4,17
Karena F = 24,75 > 4,17 maka H
0.A1B1-A2B1
ditolak, artinya efektifitas prestasi belajar
dengan menggunakan metode ceramah dengan dua guru yang berbeda memiliki
perbedaan yang relatif besar.
- Untuk scheffe Baris B
2

Menentukan hipotesis
Dipilih α = 5%
H
0.A1B2-A2B2
: µ
A1B2
= µ
A2B2
H
1.A1B2-A2B2
: µ
A1B2
≠ µ
A2B2

Hitung F ?

()

(

)


Kesimplan :
Ftabel=F
(0.05,2-1,36-6)
=F
(0.05,1,30)
= 4,17
Karena F = 14,36 > 4,17 maka H
0.A1B2-A2B2
ditolak, artinya efektifitas prestasi belajar
menggunakan metode pemberian tugas-tugas dari dua guru yang berbeda memiliki
perbedaan yang relatif besar.
- Untuk scheffe Kolom A
1

Menentukan hipotesis
H
0.A1B1-A1B2
:

µ
A1B1
= µ
A1B2
H
1.A1B1-A1B2
:

µ
A1B1
≠ µ
A1B2

Dipilih α = 5%
Hitung F ?

()

(

)


Kesimplan :
Ftabel=F
(0.05,2-1,36-6)
=F
(0.05,1,30)
= 4,17
Karena F = 2,29 < 4,17 maka H
0.A1B2-A1B2
diterima, artinya efektifitas prestasi belajar
menggunakan metode pemberian tugas-tugas dan metode ceramah dengan guru laki-
laki tidak memiliki perbedaan.
- Untuk scheffe Kolom A
2

Menentukan hipotesis
H
0
.
A2B1-A2B2
: µ
A2B1
= µ
A2B2

H
1
.
A2B1-A2B2
: µ
A2B1
≠ µ
A2B2

Dipilih α = 5%
Hitung F ?

()

(

)


Kesimplan :
Ftabel=F
(0.05,2-1,36-6)
=F
(0.05,1,30)
= 4,17
Karena F = 0,10 < 4,17 maka H
0.A1B2-A1B2
diterima, artinya efektifitas prestasi belajar
menggunakan metode pemberian tugas-tugas dan metode ceramah dengan guru
perempuan tidak memiliki perbedaan.
- Untuk interaksi A
1
B
1
dan A
2
B
2

Menentukan hipotesis
H
0
.
A1B1-A2B2
: µ
A1B1
= µ
A2B2

H
0
.
A1B1-A2B2
: µ
A1B1
≠ µ
A2B2
Dipilih α = 5%
Hitung F ?

()

(

)


Kesimplan :
Ftabel=F
(0.05,2-1,36-6)
=F
(0.05,1,30)
= 4,17
Karena F = 28,14 > 4,17 maka H
0.A1B1-A2B2
diterima, artinya efektifitas prestasi
belajar menggunakan metode ceramah dengan guru laki-laki dan metode pemberian
tugas-tugas dengan guru perempuan memiliki perbedaan yang relatif besar.
- Untuk interaksi A
1
B
2
dan A
2
B
1

Menentukan hipotesis
H
0
.
A1B2-A2B1
: µ
A1B2
= µ
A2B1

H
0
.
A1B2-A2B1
: µ
A1B2
≠ µ
A2B1
Dipilih α = 5%
Hitung F ?

()

(

)


Kesimplan :
Ftabel=F
(0.05,2-1,36-6)
=F
(0.05,1,30)
= 4,17
Karena F = 11,97 > 4,17 maka H
0.A1B2-A2B1
diterima, artinya efektifitas prestasi
belajar menggunakan metode pemberian tugas dengan guru laki-laki dan metode
ceramah dengan guru perempuan memiliki perbedaan yang relatif besar.





















DAFTAR PUSTAKA

Elniconengeance. 2011. Analisis Variansi. (online).
(http://Elnicovengeance.files.wordpress.com/2011/06/analisis-variansi.docx,
diakses 1 Maret 2013).

Getut. 2012. Anava 2 Arah.(online).
(getut.staff.uns.ac.id/files/.../chap2_ANAVA2_2012_21.pdf, diakses 9 april 2013).

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->