P. 1
KLT

KLT

|Views: 84|Likes:
KLT
KLT

More info:

Published by: Felisia Nuhan 'troublesherpes' on Apr 19, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/14/2013

pdf

text

original

KROMATOGRAFI

Felisia A. Nuhan (2443011127) Tirza V. Kase (2443011140)

.Pengertian Kromatografi Kromatografi adalah proses pemisahan yang digunakan untuk memisahkan campuran molekuler berdasarkan perbedaan kecepatan migrasi komponen dan distribusi molekul-molekul dalam dua fasa diam (adsorben) dan fasa bergerak (eluen). Dengan perkataan lain prinsip dasar dalam analisa kromatografi adalah berdasarkan pada prinsip distribusi fasa yakni suatu perpindahan komponen-komponen zat yang dianalisa dari suatu fasa yang bergerak (eluen) menuju ke fasa lain yang diam (adsorben) yang dilaluinya.

4. 3. Menentukan kemurnian zat sampel. 2. Menentukan komponen-komponen yang terdapat dalam suatu zat . Memisahkan komponen-komponen yang terdapat dalam suatu zat.Fungsi Kromatografi 1. Menentukan konsentrasi suatu zat sampel.

Kromatografi Lapis Tipis 2.Kromatografi Kolom 4.Kromatografi Gas .Jenis-jenis Kromatografi 1.Kromatografi Kertas 3.

.KLT • Kromatografi lapis tipis (KLT) adalah cara pemisahan campuran senyawa menjadi senyawa murninya dan mengetahui kuantitasnya yang digunakan.

alumunium oksida. Namun yamg paling banyak digunakan adalah slika gel dan alumunium oksida karena kadar air yang digunakan berpengaruh nyata terhadap daya. selulosa.KLT terbagi atas 2 fase: A. Fasa gerak (Eluen) Bertindak sebagai pembawa campuran. . Komponenkomponen campuran akan bergerak dengan kecepatan yang berbeda-beda akibat hambatan dari fase diam sehingga terjadi pemisahaan. Fasa diam (adsorben atau lapisan penyerap) Bertindak sebagai pemisah campuran. B. Contoh pelrut yang digunakan adalah silika gel.

artinya meskipun jumlah cuplikan sedikit masih dapat dideteksi. Daya resolusinya tinggi. sehingga pemisahan lebih sempurna. 3. Waktu pemisahan lebih cepat 2.Kelebihan KLT 1. . Sensitive.

.Kerugian KLT 1. Hanya merupakan langkah awal untuk menentukan pelarut yang cocok dengan pada kromatografi kolom 2. Noda yang terbetuk belum tentu senyawa murni.

Prinsip kerja KLT Prinsip kerjanya memisahkan sampel berdasarkan perbedaan kepolaran antara sampel dengan pelarut yang digunakan. Larutan atau campuran larutan yang digunakan dinamakan eluen. Teknik ini biasanya menggunakan fase diam dari bentuk plat silika dan fase geraknya disesuaikan dengan jenis sampel yang ingin dipisahkan. Semakin dekat kepolaran antara sampel dengan eluen maka sampel akan semakin terbawa oleh fase gerak tersebut .

jika noda sudah bewarna dapat langsung diperiksa dan ditentukan harga Rf. Rf merupakan nilai dari Jarak relatif f pada pelarut. Harga Rf dihitung sebagai jarak yang ditempuh oleh komponen dibagi dengan jarak tempuh oleh eluen (fase gerak) untuk setiap senyawa berlaku rumus sebagai berikut: Rf = Jarak yang di tempuh komponen Jarak yang ditempuh pelarut .Rumus untuk harga Rf Pada identifikasi noda atau penampakan noda.

Pelarut (derajat kemurnian) fase bergerak. Kerapan dari satu pasang penyerap.Faktor-faktor yg mempengaruhi gerak dan harga Rf • • • • Sifat dari penyerap dan derajat aktivitas. . Struktur kimia dari senyawa dipisahkan.

Untuk komponen yang lebih polar. . 2.Syarat-syarat pelarut yang diinginkan dalam KLT 1. Pelarut yang digunakan tergantung pada sifat zat yang akan dianalisa. Yang polar akan larut pada pelarut polar.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->