P. 1
Carbon (1)

Carbon (1)

|Views: 1|Likes:
Published by Sinta Crismayanti

More info:

Published by: Sinta Crismayanti on Apr 19, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/09/2014

pdf

text

original

CarBØn

MAKALAH Dipresentasikan pada tanggal 25 bulan 11 tahun 2009 diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Kimia Anorganik 1 jurusan Pendidikan Kimia semester 3 yang dibimbing oleh Dra. Ida Farida M.Pd.

Disusun Oleh:
Nama Rofa Yulia Azhar M. Widan B.Y. Syifa Fauziah Ucu Sumiati Windayanti NIM 208 204 121 208 204 126 208 204 146 208 204 149 208 204 153

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI BANDUNG 2009

Nov. 15

Karbon

Kata Pengantar
Bismillahirohmanirohim, Assalamualaikum Wr. Wb. Puji dan syukur marilah kita panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas nikmat iman dan islam-Nyalah kita masih merasakan nikmatnya kehidupan ini. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada jungjungan kita The Leader of Moeslim Muhammad saw, kepada keluarganya, sahabatnya dan kepada kita sekalian selaku umatnya yang setia sampai akhir zaman. Dalam kesempatan ini penyusun ingin mengucapkan banyak terima kasih bagi pihak-pihak yang telah membantu penyusun dalam penyusunan makalah ini. Penyusun mengucapkan terima kasih kepada: 1. Kedua orang tua Penyusun, yang telah memberikan dukungan baik moril maupun materil kepada penyusun. 2. Dra. Ida Farida M.Pd. selaku dosen pembimbing yang telah memberikan arahan dalam penyusunan makalah ini. 3. Dan semua pihak yang telah membantu penyusun dimulai dari penjaga perpustakaan, penjaga warnet, tukang fotokopi, narasumber dalam makalah ini serta pihak-pihak lainnya yang telah membantu penyusun yang tidak mungkin penyusun sebutkan satu-persatu

Gajah mati meninggalkan gading, Harimau mati meninggalkan belang. Itulah pribahasa yang kiranya dapat mewakili harapan penyusun dalam makalah ini. Secercah harapan yang penyusun siratkan dalam makalah ini adalah semoga makalah ini dapat berguna bagi semua pihak, manjadi amal baik bagi penyusun, menjadi motivator bagi mahasiswa lainnya untuk menyusun makalah yang lebih baik lagi serta semoga menjadi buah yang manis kelak.

i

Wassalamualaikum Wr. Maka dari itu penyusun menantikan saran dan kritik yang membangun dari semua pihak agar penyusun dapat mengoreksi kesalahan tersebut dan sebagai bahan pembelajaran bagi penyusun dimasa yang akan datang. 15 Karbon Tidak ada gading yang tak retak. 15 November 2009 Penyusun ii .Nov. Bandung. Wb. begitu pula dengan karya yang penyusun buat ini.

.................................................................................................................................................................................................................................................. Karbon...1 Tujuan ...................................................................................................... 1 2................... 12 BAB V Siklus Karbon 5................................................. 20 DAFTAR PUSTAKA .................................Simpulan ....................2.................... 21 iii .................................................... 15 Karbon Daftar Isi KATA PENGANTAR .....4 Modifikasi Grafit dan Kegunaannya ........................................................ 5 BAB III Alotropi Karbon 3............................... 14 5...............2 Grafit .......... Sifat-Sifat fisis golongan 4 A ...................................................... 1 3.1 Siklus Karbon .........2 Karbon diberbagai Lapisan ..............................................................................1 Ruang Lingkup dan Peta Konsep ..............................................................Nov..............................................................................1......................... 11 4................ 19 3................................................1 Latar Belakang Masalah ........ 3 2............... 2 BAB II Sifat-Sifat Karbon 2................................. 11 4...........2 Arbon Dioksisida ......... 16 BAB II Penutup 3.................................................................................... 7 3............................................Kritik dan Saran ..................................... 9 3....................3 Karbonat dan Bikarbonat .....3 Fullerene ........ 9 BAB IV Senyawa Anorganik Karbon dan Penggunaannya 4........................................................................................2... i DAFTAR ISI ...................................................1......... Pemilik Empat Tangan nan Mengagumkan ....................... 8 3...... iii BAB I Pendahuluan 1.............1 Karbon Monoksida ................1 Intan .........................

sehingga untuk menempatkan keempat kovalensi yang normal. 1 . atomnya harus dipromosikan ke keadaan valensi 2s2 2p1x 2p1y 2p1z. Oleh karena itu. jumlah senyawa karbon menjadi sangat banyak. Oksigen. Atom karbon dikatakan unik karena dapat berikatan sesamanya membentuk rantai atom karbon. seperti CaCO3. Dua ujung dari satu rantai dapat tersambung sehingga membentuk suatu rantai melingkar. Nitrogen. Tujuan utama dari penyusunan makalah ini adalah: Memahami sifat periodik atom karbon.1% dalam jumlah kelimpahan karbon seluruhnya. Tambahan lagi. Selebihnya terdapat sebagai senyawa organik dalam mahluk hidup. 15 Karbon BAB I Pendahuluan 1. Rantai atom karbon ini mungkin juga mempunyai cabang yang juga terdiri dari rantai atom karbon. Belerang. 1. Tidak kurang dari 9 juta senyawa karbon yang telah dikenal. atom karbon dapat juga berikatan dengan unsur lain seperti Hidrogen.Nov. Karbon dalam kulit bumi terdapat sekitar 50% dalam bentuk karbonat CO32-. Dalam jumlah kecil terdapat juga dalam unsur bebas. Namun kelimpahan sebanyak ini dalam kulit bumi hanya mencakup 0.1 Latar Belakang Masalah Karbon memiliki struktur elektronik dalam keadaan dasarnya 1s2 2s2 2p2. Halogen dan beberapa atom logam lainnya.2 Tujuan Dalam menyusun makalah ini penyusun menyesuaikan isi makalah dengan situasi dan kondisi serta tuntutan yang relevan bagi kehidupan yang berkaitan dengan aspek ilmu pengetahuan dan teknologi.

PETA KONSEP Karbon berhubungan berdasarkan berhubungan Senyawa Karbon Alotropi Siklus Karbon Terdiri dari Terdiri dari CO Massa CO2 Nukleon Karbonat dan Grafit Gravitasi Intan Elektromagnetik Fullerence Muatan Listrik Bikarbonat Nuklir 2 . 15 Karbon Memahami keunikan atom karbon dan senyawa anorganik yang dibentuknya.3 Ruang Lingkup dan Peta Konsep Ruang lingkup dari pembahasan yang penyusun cantumkan dalam makalah ini mencakup: Analisis sifat-sifat dan reaktivitas karbon dan senyawa karbon anorganik. Mengidentifikasi Macam-macam alotropi yang dibentuk oleh atom karbon. Mendeskripsikan pengolahan dan penggunaan karbon serta senyawanya. Mengetahui manfaat dan bahaya dari pemanfaatan atom karbon dalam kehidupan Mempelajari Siklus karbon. 1.Nov.

Intan memiliki struktur tiga dimensi dari atom-aton karbon yang masing-masing tergabung secara kovalen dengan 4 atom lainnya. Gambar 1: Bagian kecil dari struktur intan. jika anda memukulnya dengan palu. 3 . Karbon sebagai intan. Pada intan elektron terikat erat dan tidak bebas bergerak.1 Sifat-Sifat Fisis Karbon dan Golongan 4 A Karbon pada posisi paling atas mempunyai struktur kovalen raksasa dengan dua allotropi yang sangat dikenal – intan dan grafit. 15 Karbon BAB II Sifat-Sifat Karbon 1. Karbon sebagai intan tidak menghantarkan listrik. Anda memerlukan energi yang cukup untuk memecah keberadaan ikatan karbon-karbon. Gambar berikut menunjukkan bagian kecil dari strukturnya.Nov. intan akan pecah. sangat keras – menggambarkan kekuatan ikatan kovalen. Namun demikian. tentu.

Gambar 4: Energi Ionisasi dari golongan 4 A jika membentukion 4+. 15 Karbon Gambar 2: Titik didih dan titik leleh golongan 4 A.Nov. Gambar 3: Keelektronegatifan golongan 4 A. 4 .

yang disebut karbon.. suatu unsur yang telah ditemukan sejak jaman pra-sejarah sangat banyak ditemukan di alam. atom-atom unsur tersebut terikat dalam bentuk yang berbeda-beda. 15 Karbon Gambar 5: Energi Ionisasi dari golongan 4 A jika membentukion 2+.Nov. Diperkirakan ada bentuk keempat. Arkansas dan beberapa tempat lainnya. Karbon ditemukan di alam dalam tiga bentuk alotropi1 : amorphous. other. Grafit alami dilaporkan 1 Alotropi (Gr. grafit dan berlian. 5 . arang) Karbon. Energi dari matahari dan bintang-bintang dapat diatribusikan setidaknya pada siklus karbon-nitrogen. sedangkan belian bahan yang terkeras. yang dikenal sebagai allotrop unsur tersebut. allos. Mereka memiliki sifat identik. komet dan amosfir kebanyakan planet. Berlian alami juga ditemukan di kimberlite pipa gunung berapi. and tropos. Pemilik Empat Tangan nan Mengagumkan (Latin: carbo. Ceraphite (serafit) merupakan bahan terlunak. Alotrop adalah modifikasi struktural yang berbeda-beda dari sebuah unsur. 1. Pada tiap alotrop. kecuali struktur kristal mereka. Unsur-unsur seperti ini dapat ditemukan dalam dua bentuk atau lebih. Berlian sekarang ini diambil dari dasar samudera di lepas pantai Cape of Good Hope. di Afrika Selatan. manner) or alotropisme adalah perilaku yang diperlihatkan oleh beberapa unsur kimia. Karbon juga banyak terkandung di matahari. Karbon dalam bentuk berlian mikroskopik telah ditemukan di dalam beberapa meteor yang jatuh ke bumi. Grafit ditemukan dalam dua bentuk: alfa dan beta. Sekitar 30% berlian industri yang dipakai di AS sekarang ini merupakan hasil sintesis.2 Karbon. bintang-bintang.

Pada tahun 1961. Saat ini sangat sedikit informasi yang tersedia mengenai karbon. Bentuk alfa hexagonal dapat dikonversi ke beta melalui proses mekanikal. isotop dengan paruh waktu 5715 tahun. organisasi International Union of Pure and Applied Chemistry mengadopsi isotop karbon-12 sebagai dasar berat atom. karbon terbentuk sebagai kristal-kristal tranparan kecil pada tepian grafit. sedangkan bahan sintesis memiliki bentuk alfa. 15 Karbon mengandung sebanyak 30% bentuk beta. 6 . dan bentuk beta kembali menjadi bentuk alfa dengan cara memanaskannya pada suhu di atas 1000 derajat Celcius. ada bentuk alotropi baru karbon yang diproduksi pada saat sublimasi grafit pirolotik (pyrolytic graphite) pada tekanan rendah. Pada tahun 1969.Nov. telah digunakan untuk menghitung umur bahan-bahan organik seperti pohon dan spesimen-spesimen arkeologi. Di bawah kondisi free-vaporization (vaporisasi bebas) di atas 2550K. Karbon memiliki 7 isotop. Karbon-14.

Karena kesetimbangannya dicapai dengan sangat lambat pada suhu tersebut.1 g/cm3 sedangkan grafit memiliki kerapatan 2. Intan memiliki kerapatan 3.Nov. Gambar 7: Struktur Intan. Intan Intan adalah salah satu bentuk karbon yang paling dikenal.22 g/cm3. Dari rapatannya dapat disimpulkan bahwa untuk mengubah grafit menjadi intan diperlukan tekanan.1. struktur intan akan tetap pada kondisi biasa. Dari sifat-sifat termodinamika alotrop diperkirakan intan akan berada dalam kesetimbangan jika berada pada suhu 300 K dan tekanan ± 15. Gambar 6: Intan dalam bentuk fisis. 15 Karbon BAB III Alotropi Karbon 3. 7 .000 atm.

Jarak antara lapisan sebesar 335.300K dan tekanan diatas 125 kbar (125. dengan menggunakan katalis Cr. Grafit Grafit adalah zat padat hitam yang jauh lebih lunak daripada intan. Intan dapat dihasilkan adari grafit hanya dengan pemberian tekanan tinggi dan suhu tinggi diperlukan untuk mendapatkan laju perubahan yang diinginkan. talk = 0.2.2 dan kuku = 2. Atom-atom karbon tersusun dalam jaringan raksasa berbentuk lembaran pararel. Hal ini menjelaskan mengapa grafit bersifat halus dan licin sehingga dapat digunakan sebagai pelumas kering.4 pm. atom-atom tersusun secara kompak membentuk jaringan tetrahedral dengan jarak sekitar 154. Pada tahun 1955 dilaporkan adanya sintesis intan dari grafit yang berhasil. Fe atau Pt. Setiap lembaran tersusun dari jaringan karbon berbentuk hexagonal. 8 . 3. 15 Karbon Dalam intan. Setiap atom C pada grafit berikatan dengan tiga atom karbon lainnya melalui ikatan sigma.5. lilin = 0.5 pm. Intan yang terbentuk secara alamiah terjadi akibat kondisikondisis yang memungkinkan yang disediakan oleh proses-proses geologi. Setiap atom C ini masih mempunyai satu elektron dan elektron-elektron itu kemudian berpasangan ke dalam sistim ikatan phi.000 atm).Nov. Resonansinya menghasilkan jarak ikatan 141. Setiapa taom karbon terikat dengan empat atom karbon laiinyamelalui ikatan sigma (sehingga intan bersifat keras). Adanya sistim phi pada lapisan mengakibatkan terjadinya delokalisasi elektron sehingga memungkinkan adanya hantaran listrik. Meskipun grafit dapat langsung diubah menjadi intan pada kira-kira 3.45 pm. Skala kekerasan intan 10 (dalam Mohs). Jadi setiap atom C hanya dikelilingi tiga atom karbon tetangganya. Intan akan terbakar diudara pada suhu 6000c-8000c tetapi kereaktifan kimianya jauh lebih rendah dari grafit.

maka pada suhu ruangan material ini akan bersifat sebagai logam. karena strukturnya dirancang oleh Buckminster Fuller. Sebelum fullerene muncul. para ahli kimia karbon beranggapan bahwa tidak ada lagi material dari unsure karbon yang lebih stabil dari intan dan grafit. ikatannya membentuk hexagon dan pentagon. Dari beberapa fullerene C60 merupakan material yang paling popular karena ditemukan pertama kali dan berbentuk unik dan dinamai Bucky ball dan dinamai juga Buckminsterpullerene.Nov. Fullerene Fullerene tersusun dari unsur karbon berjumlah 60 atom atau lebih dan berjenis orbital sp3. 3. Gambar 9: Perbedaan bentuk grafit dan intan dari segi fisis dan struktur. 15 Karbon Gambar 8: Struktur intan. Fullerene bersifat sebagai 9 .3. Berdasarkan strukturnya fullerene bersifat isolator.

Aplikasi fullerene yang telah dikembangkan antara lain : Sebagai solar cell (penghasil energi dari sinar matahari). 3.Nov. 15 Karbon magnet pada suhu dan tekanan yang tingggi. Sebagai material hardisk komputer karena fullerene mempunyai sifat magnet dalam kondisi tertentu. namun berbeda dengan grafit dan tidak menghantarkan listrik. Sifat penghantar fullerene bisa dikontrol. Sebagai fuel cell. Karena outputnya hanya menghasilkan air saja maka teknologi ini sangat ramah lingkungan. arang dan karbon aktif. Modifikasi Grafit dan Kegunaanynya Modifikasi grafit dikenal dalam bentuk Kristal mikro grafit yang bersifat amorf (disebut karbon amorf).4. jelaga (karbon black). struktur dan ukuran nanometer dan sifat kimiawi yang stabil inilah yang menarik perhatian para peneliti karena yakin dapat diaplikasikan di bidang mekanika kuantum. Karena fullerene mempunyai daya absorpsi yang kuat sehingga berpotensi untuk mencegah virus HIV. Gambar 10: Struktur Fullerene. Karbon amorf berwarna hitam. karena fullerene lebih efisien dari solar cell poly-silikon sekarang. Fuel cell adalah jenis baterai pembangkit energi listrik dari reaksi kimia antara gas hidrogen dan oksigen. Bentuk karbon amorf yang terkenal dalah kokas. 10 .

menyerap zat racun dan sebagai topeng gas. pigmen untuk cat. plastik. Arang dibuat dari kayu dengan pemanasan pada suhu tinggi tanpa udara. Arang sangat berpori sehingga mempunyai permukaan yang jauh lebih luas daripada volumenya. tinta. kertas. 11 . Sifat senyawa dari karbon aktif ini digunakan untuk pengolahan air tebu. Batu bara juga dapat dibuat menjadi bahan bakar gas sintetik. dll. Prosesnya dinamakan gratifikasi. berbagai gas yang mudah menguap dikeluarkan. 15 Karbon Bentuk lain dari karbon amorf didapat dari batu bara yang dipanaskan tanpa udara. Kokas digunakan sebagai reduktor pada pengolahan berbagai jenis. reaksinya dapat dituliskan sebagai berikut: Batu bara → C(s) + CH4 C(s) + H2O(g) → CO(g) + H2(g) CO(g) + H2O(g) → CO2(g) + H2(g) CO(g) + 3H2(g) → CH4(g) + H2O(g) C(s) + 2H2(g) → CH4(g) Karbon Black adalah jelaga yang terbentuk jika senyawa hidrokarbon dibakar dengan udara terbatas: CH4(g) + O 2 (g) → C(s) + 2H2O(g) . membuat ebonite. selain itu dikeluarkan kokas (karbon kadar tinggi). Oleh karena itu bentuk tertentu dari arang (disebut karbon aktif) menunujukan sifat permukaan yang kuat. Krbon black digunakan dalam vulkanisir karet ban kendaraan.Nov. terutama untuk mengaborpsi senyawa-sentyawa dari larutan cair atau dari keadaan gas. menghilangkan bahan pencemar pada air.

Dalam industry gas CO digunakan sebagai reduktor pada pengolahan berbagai jenis logam. 15 Karbon BAB IV Senyawa Anorganik Karbon dan Penggunaannya 4. Co merupakan racun terhadap pernafasan karena terikat pada atom Fe dalam Hemoglobin darah.Nov. Karbon Monoksida Merupakan gas yang beracun dan tidak berwarna (titik didih 1900c) terbentuk apabila karbon dibakar dengan oksigen yang terbatas: 2C(s) + O 2 (g) → CO(g) Sedangkan bila dalam kesetimbangan terjadi reaksi: CO(g) ↔ C(s) + CO2(g) Tetapi kesetimbangan ini diperoleh pada suhu tinggi. Terdapat di atmosfer (300 ppm).1. gas CO yang dicampur dengan gas H2 dalam berbagai proposi menghasilkan gas sistesis yang digunakan untuk membuat berbagi senyawa organik. sehingga menghalangi fungsi utama hemoglobin sebagai pengankut oksigen. dalam gas-gas vulkanik dan dalam larutan super jenuh 12 . misalnya besi: Fe2O3(s) + CO(g) → 2Fe(s) + 3CO2(g) Selain itu. Karbon Dioksida Merupakan gas yang tidak berwarna dan tidak berbau. Karbon monoksida dibuat secara komersil bersama dengan Hidrogen dengan reaksi: CO2(g) + H2(g) ↔ CO(g) + H2O(g) Pembakaran tak sempurna bahan bakar fosil merupakan sumber utama CO sebagai polutan. CO(g) + H2(g) → CH3OH(l) 4.2.

2 atm. kemudian berubah menjadi batuan silikat dan membebaskan CO2 ke udara. Gas ini tidak beracun tetapi dapat mengusir oksigen sehingga jika kadarnya terlalu besar (10-20% volume) dapat mengganggu pernapasan dan menyebabkan pingsan. misalkan reaksi yang terjadi pada pemanasan bikarbonat: CaCO3(s) → CaO(s) + CO2(g) Karbondioksida di udara terdapat sekitar 0. 15 Karbon dari mata air tertentu. 13 . Dilepaskan dalam skala besar oleh proses fermentasi.35% dari volume udara. CO2 lebih berat dari Oksigen. sehingga menyemprotkan CO2 akan mengusir oksigen dari daerah yang mengalami kebakaran. Kegunaan alamiah karbon dioksida adalah dalam proses fotosentesis tumbuhan reaksinya adalah sebagai berikut: 6CO2(g) + 6H2O(l) → C6H12O6(s) + 6O2(g) CO2 digunakan oleh siput.Nov. Juga terdappat dalam air. Pelarut ini digunakan Karena tidak meninggalkan residu beracun dalam kopi. CO2 cair digunakan untuk mengestraksi kafein dari kopi dan merubahnya menjadi kopi nonkafein. CO2 dapat dihasilkan dari beberapa proses misalnya pada pembakaran bahan bakar fosil: 2C8H18 + 25O2 → 16CO2 + 18H2O Dalam skala laboraturium CO2 terbentuk dari reaksi antara asam dengan bikarbonat atau pemberian panas pada bikarbonat. CO2 digunakan sebagai pemadam api. kalsinasi batu kapur dan semua pembentuk pembakaran karbon dan senyawa karbon. CO2 dapat meleleh menjadi cairan pada suhu -560c dan tekanan dibawah 5. kerang-kerangan dan sejenisnya untuk membangun cangkangnya. terutama air laut. Bangkai siput atau kerang akan tertahan didasar laut atau pantai. Sebagian besar CO2 digunakan untuk membuat urea dan bahan mentah polimer formaldehida. Penggunaan terbesar CO2 bukanlah pada bidang kimia melainkan sebagai pendingin (es kering yang dipadatkan pada suhu -780c).

dapat berupa natrium aluminum sulfat atau kalium asam tartat.Nov. Larutan natrium bikarbonat bersifat basa dan dapat bertindak sebagai buffer karena kemampuan ion HCO3. Selain itu NaHCO3 digunakan untuk mengendalikan pH air di kolam renang dan ditambahkan pada obat-obatan penghilang sakit (analgesik) untuk menetralisir asam lambung. Natrium hydrogen karbonat (soda kue) antara lain digunakan sebagai pengembang kue.menetralisis sam dan basa. 15 Karbon 4. Bubuk pengembang kue adalah campuran dari serbuk NaHCO3 dengan suatu zat yang bersifat asam.3. Karboanat dan Bikarbonat Garam terpenting dari asam karbonat adalah bikarbonat dan karbonat dari logam golongan 1A yang bersifat mudah larut dalam air. 14 . tetapi begitu berada dalam adonan segera bereaksi membebaskan gas CO2 yang akan memekarkan adonan. Natrium Hidrogen Karbonat dan asam tersebut tidak bereaksi dalam keadaan kering.

Lautan mengadung kolam aktif karbon terbesar dekat permukaan Bumi. Analisis neraca karbon dari sebuah kolam atau reservoir dapat memberikan informasi tentang apakah kolam atau reservoir berfungsi sebagai sumber (source) atau lubuk (sink) karbon dioksida.1. fisika. lautan (termasuk karbon anorganik terlarut dan biota laut hayati dan non-hayati). Siklus Karbon Siklus karbon adalah siklus biogeokimia dimana karbon dipertukarkan antara biosfer. geosfer.biosfer). dan biologi yang bermaca-macam. Neraca karbon global adalah kesetimbangan pertukaran karbon (antara yang masuk dan keluar) antar reservoir karbon atau antara satu putaran (loop) spesifik siklus karbon (misalnya atmosfer . hidrosfer. namun demikian laut dalam bagian dari kolam ini mengalami pertukaran yang lambat dengan atmosfer. geologi. Pergerakan tahuan karbon. Dalam siklus ini terdapat empat reservoir karbon utama yang dihubungkan oleh jalur pertukaran. pertukaran karbon antar reservoir.Nov. 15 . Reservoir-reservoir tersebut adalah atmosfer. biosfer teresterial (biasanya termasuk pula freshwater system dan material non-hayati organik seperti karbon tanah (soil carbon)). dan atmosfer Bumi (objek astronomis lainnya bisa jadi memiliki siklus karbon yang hampir sama meskipun hingga kini belum diketahui). terjadi karena proses-proses kimia. dan sedimen (termasuk bahan bakar fosil). 15 Karbon BAB V siklus Karbon 5.

meskipun sedang mengalami kenaikan). Gas-gas tersebut adalah gas rumah kaca yang konsentrasinya di 16 .04% dalam basis molar. dalam milyar ton ("GtC" berarti Giga Ton Karbon). Meskipun jumlah gas ini merupakan bagian yang sangat kecil dari seluruh gas yang ada di atmosfer (hanya sekitar 0. tidak termasuk ~70 juta GtC batuan karbonat dan kerogen Bagian terbesar dari karbon yang berada di atmosfer Bumi adalah gas karbon dioksida (CO2). Angka dengan warna hitam menyatakan berapa banyak karbon tersimpan dalam berbagai reservoir. 15 Karbon Gambar 8: Siklus karbon di alam. sebagaimana yang diberikan dalam diagram. Sedimen.Nov. namun ia memiliki peran yang penting dalam menyokong kehidupan. Diagram dari siklus karbon. Gas-gas lain yang mengandung karbon di atmosfer adalah metan dan kloroflorokarbon atau CFC (CFC ini merupakan gas artifisial atau buatan). Angka dengan warna biru menyatakan berapa banyak karbon berpindah antar reservoir setiap tahun.

Nov. Pada permukaan laut ke arah kutub. dan melepaskan oksigen ke atmosfer. Melalui pernafasan (respirasi) oleh tumbuhan dan binatang. Melalui pembakaran material organik yang mengoksidasi karbon yang terkandung menghasilkan karbon dioksida (juga yang lainnya seperti asap). pada daerah dengan produktivitas yang tinggi. beberapa organisme juga membentuk cangkang karbonat dan bagian-bagian tubuh lainnya yang keras.2. Melalui pembusukan binatang dan tumbuhan.. 15 Karbon atmosfer telah bertambah dalam dekade terakhir ini. 17 . air laut menjadi lebih dingin dan CO2 akan lebih mudah larut. Produksi semen. Hal ini merupakan reaksi eksotermik dan termasuk juga di dalamnya penguraian glukosa (atau molekul organik lainnya). organisme membentuk jaringan yang mengandung karbon. dihasilkan dengan cara memanaskan batu kapur atau batu gamping yang akan menghasilkan juga karbon dioksida dalam jumlah yang banyak. 5. Pelapukan batuan silikat. Selanjutnya CO2 yang larut tersebut akan terbawa oleh sirkulasi termohalin yang membawa massa air di permukaan yang lebih berat ke kedalaman laut atau interior laut (lihat bagian solubility pump). tumbuhan melakukan fotosintesa untuk mengubah karbon dioksida menjadi karbohidrat. yaitu kapur atau gamping atau kalsium oksida. dan berperan dalam pemanasan global. Pelapukan batuan karbonat tidak memiliki efek netto terhadap CO2 atmosferik karena ion bikarbonat yang terbentuk terbawa ke laut. Karbon diberbagai lapisan Karbon diambil dari atmosfer dengan berbagai cara: Ketika matahari bersinar. Di laut bagian atas (upper ocean). Salah satu komponennya.

Karbon juga dapat berpindah dari bisofer ketika bahan organik yang mati menyatu dengan geosfer (seperti gambut). dll. kayu yang digunakan untuk tungku penghangat atau kayu bakar. respirasi anaerobik lah yang terjadi. respirasi aerobik terjadi. Pembakaran biomassa (seperti kebakaran hutan.Nov. Cangkang 18 . karbon dioksida terlarut dilepas kembali ke atmosfer.) dapat juga memindahkan karbon ke atmosfer dalam jumlah yang banyak. yang melepaskan karbon dioksida ke udara atau air di sekitarnya dengan reaksi: C6H12O6 + 6O2 → 6CO2 + 6H2O. 15 Karbon Di permukaan laut dimana air menjadi lebih hangat. yang melepaskan metan ke lingkungan sekitarnya yang akhirnya berpindah ke atmosfer atau hidrosfer. Hampir sebagian besar autotroph menggunakan radiasi matahari untuk memenuhi kebutuhan energi. Sebagian besar karbon meninggalkan biosfer melalui pernafasan atau respirasi. Karbon diambil dari biosfer dengan berbagai cara: Autotroph adalah organisme yang menghasilkan senyawa organiknya sendiri dengan menggunakan karbon dioksida yang berasal dari udara dan air di sekitar tempat mereka hidup. Untuk menghasilkan senyawa organik tersebut mereka membutuhkan sumber energi dari luar. Termasuk di dalamnya pemanfaatan material organik yang mati (detritus) oleh jamur dan bakteri untuk fermentasi atau penguraian. Erupsi vulkanik atau ledakan gunung berapi akan melepaskan gas ke atmosfer. Fotosintesis memiliki reaksi: 6CO2 + 6H2O → C6H12O6 + 6O2 Karbon dipindahkan di dalam biosfer sebagai makanan heterotrop pada organisme lain atau bagiannya (seperti buah-buahan). Pada keadaan tanpa oksigen. Ketika tersedia oksigen.

mencapai lainnya yang penting sebuah dalam kesetimbangan mengontrol nilai pH lautan adalah pelepasan ion hidrogen dan bikarbonat. 15 Karbon binatang dari kalsium karbonat yang menjadi batu gamping melalui proses sedimentasi. sehingga sebagian besar analisis biokimia melakukan kesalahan dengan mengabaikannya. Karbon diambil dari laut dengan berbagai cara: Konsentasi DIC permukaan laut "saat ini" (1990-an) (dari the GLODAP climatology) Laut mengandung sekitar 36. Karbon siap untuk saling dipertukarkan antara atmosfer dan lautan. Karena ukuran dan kompisisinya. Sebagai contoh. pada daerah downwelling karbon (CO2) berpindah dari atmosfer ke lautan. penemuan terbaru bahwa rumah larvacean mucus (biasa dikenal sebagai "sinkers") dibuat dalam jumlah besar yang mana mampu membawa banyak karbon ke laut dalam seperti yang terdeteksi oleh perangkap sedimen2. Reaksi dua arah. masih dipelajari. adalah penting dalam reaksinya di dalam air. yaitu senyawa karbon tanpa ikatan karbon-karbon atau karbonhidrogen. karbon dilepaskan ke atmosfer. Reaksi ini mengontrol perubahan yang besar pada pH: H2CO3⇌ H+ + HCO3− 2 SCOPE 13 The Global Carbon Cycle 19 . yaitu siklus karbon di laut dalam. Karbon anorganik.000 gigaton karbon. dimana sebagian besar dalam bentuk ion bikarbonat. rumah ini jarang terbawa dalam perangkap sedimen. Sisanya. Pada saat CO2 memasuki lautan.Nov. asam karbonat terbentuk: CO2 + H2O ⇌ H2CO3 Reaksi ini memiliki sifat kimia. Sebaliknya. Pada daerah upwelling. Pertukaran karbon ini menjadi penting dalam mengontrol pH di laut dan juga dapat berubah sebagai sumber (source) atau lubuk (sink) karbon.

Rantai atom karbon ini mungkin juga mempunyai cabang yang juga terdiri dari rantai 20 .1. Salah satu wujud nyatanya berupa pemanasan global yang sedang menjadi wacana yang tidak habisnya untuk dibahas. Hal itu tidak terlepas dari pengaruh kedua unsur ini dalam kehidupan. Saran dan kritik yang ingin penyusun sampaikan supaya pemerintah lebih memperhatikan lingkungan hidup terutama kelestarian alam. Bahkan. Walaupun peraturan sudah ada tapi pelaksanaannyalah yang menjadi nadir permasalahan. menurut beberapa survey membuktikan bahwa kata pemanasan global adalah kata pertama yang paling popular untuk diucapkan dan dibahas di dunia ini. Ilmu pengetahuan telah menunjukan jalan ke arah batas-batas nilai yang tak pernah kita kenal sebelumnya Karbon adalah unsur yang cukup unik karena memiliki empat elektron valensi yang dapat berikatan sesamanya membentuk rantai atom karbon. Pada akhirnya harus mengabaikan kelestarian alam dengan pembukaan hutan sebagai sarana penambah pendapatan negara. Penyusun haraf selain tumbuhnya kesadaran dari masyarakat disertai dengan tegaknya hukum akan kelestarian alam.2. 6.Nov. Simpulan Dengan mempelajari ilmu pengetahuan semakin memberi kita pemahaman akan makna hidup. Kritik dan Saran Banyak sekali senyawa karbon yang ada di alam ini tetapi yang menjadi titik permasalahan adalah senyawa karbon yang berbentuk karbon monoksida dan karbon dioksida. 15 Karbon BAB VI Penutup 6. Selama ini pemerintah terlalu disibukan dengan angka-angka berupa angka pertumbuhan ekonomi yang selalu menjadi tolak ukur keberhasilan suatu pemerintahan.

Lalu apa yang harus kita lakukan? Mari kita renungkan dari cari jawabannya bersama-sama. Hal lain yang dapat penyusun simpulkan adalah setiap materi selalu memiliki kegunaan yang dapat mendukung kegiatan manusia selama materi yang tersedia itu tidak disalah gunakan. Selain itu senyawa karbon yang ditemukan jumlahnya sangat banyak mencapai ± 9 juta senyawa. 21 .Nov. 15 Karbon atom karbon. Dua ujung dari satu rantai dapat tersambung sehingga membentuk suatu rantai melingkar. Sebenarnya ironis sekali disatu sisi kita memerlukan karbon untuk membantu segala aktifitas kita (terutama dalam bentuk bahan bakar dan batu bara) tetapi polusi yang ditimbulkannya secara tidak langsung dan lambat laun akan mengancam kehidupan manusia.

org www.chem-is-try. Erlangga: Bandung. Ahmad. Kimia Unsur dan Radiokimia. UI-Press: Jakarta.Nov. 2007. Hiskia. Kimia Anorganik. 2001. M. Pendidikan kimia Fakultas Tarbiyah dan keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung. 15 Karbon Daftar Pustaka Farida. Cotton dan Wilkinson.com 22 . Ida. 2009. Kimia Anorganik Dasar.wikipedia. www.Pd. Dra.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->