DOKUMEN PENGADAAN

untuk Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Paket Pekerjaan

Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh

DINAS PERTANIAN KABUPATEN TULUNGAGUNG

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

2

BAB I. UMUM
A. Dokumen Pengadaan ini disusun berdasarkan Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang terakhir diubah dengan Peraturan Presiden No. 70 Tahun 2012 beserta petunjuk teknisnya serta ketentuan teknis operasional pengadaan barang/jasa secara elektronik. Dalam dokumen ini dipergunakan pengertian, istilah dan singkatan sebagai berikut: Pekerjaan Konstruksi HPS HEA Kemitraan/ Kerja Sama Operasi (KSO) LDP LDK Pokja ULP PPK SPPBJ SPMK TKDN PHO FHO LPSE : seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan pelaksanaan konstruksi bangunan atau pembuatan wujud fisik lainnya; : Harga Perkiraan Sendiri; : Harga Evaluasi Akhir; : kerja sama usaha antar penyedia yang masing-masing pihak mempunyai hak, kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan perjanjian tertulis;

B.

: Lembar Data Pemilihan; : Lembar Data Kualifikasi; : Pokja Konstruksi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Tulungagung, yang berfungsi untuk melaksanakan Pengadaan Pekerjaan Konstruksi; : Pejabat Pembuat Komitmen adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa; : Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa; : Surat Perintah Mulai Kerja; : Tingkat Komponen Dalam Negeri. : Serah Terima Pertama Pekerjaan/Provisional Hand Over : Penyerahan Akhir Pekerjaan setelah Masa Pemeliharaan berakhir/Final Hand Over. : Layanan Pengadaan Secara Elektronik adalah unit kerja K/L/D/I yang dibentuk untuk menyelenggarakan sistem pelayanan Pengadaan Barang/Jasa secara elektronik.

Aplikasi SPSE : Aplikasi perangkat lunak Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) berbasis web yang terpasang di server LPSE yang dapat diakses melalui website LPSE. Form Isian : Tampilan/antarmuka pemakai berbentuk grafis berisi komponen isian yang dapat Elektronik diinput oleh pengguna aplikasi. Form Isian : Form isian elektronik pada aplikasi SPSE yang digunakan penyedia barang/jasa Elektronik untuk menginputkan dan mengirimkan data kualifikasi. Data Kualifikasi E-Lelang : Proses pelelangan umum/terbatas/pemilihan langsung dengan tahapan sesuai Perpres 54/2010 dan perubahannya serta petunjuk teknisnya yang disesuaikan dengan teknis operasional pengadaan secara elektronik sebagaimana diatur dalam Perka 18/2012. Semua istilah “pelelangan” pada dokumen ini merujuk pada pengertian “e-lelang”.

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

3

C. Pemilihan Langsung dengan pascakualifikasi ini dibiayai dari sumber pendanaan sebagaimana tercantum dalam LDP. D. Pemilihan Langsung ini terbuka dan dapat diikuti oleh semua peserta yang berbentuk badan usaha atau kemitraan/KSO serta perorangan. E. Pokja ULP mengumumkan pelaksanaan Pemilihan Langsung dengan pascakualifikasi melalui website Pemerintah Daerah, papan pengumuman resmi untuk masyarakat dan Portal Pengadaan Nasional melalui LPSE.

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

12 April 2013 Pokja Konstruksi ULP Kab. 37 Tulungagung : www. Persyaratan Peserta Perusahaan yang mempunyai kualifikasi pekerjaan tersebut : Kualifikasi : Kecil Bidang : Tata Lingkungan Sub Bidang : Pekerjaan Pengeboran Air Tanah Pelaksanaan Pengadaan Tempat dan alamat Website Website LPSE 4. A.id Peserta dapat melakukan pendaftaran secara langsung melalui website lpse.tulungagung. Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tulungagung Jl A.go. Yani Timur No.id Jl. 2.000. PENGUMUMAN PEMILIHAN LANGSUNG DENGAN PASCAKUALIFIKASI PEMERINTAH KABUPATEN TULUNGAGUNG SEKRETARIAT DAERAH UNIT LAYANAN PENGADAAN TULUNGAGUNG ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------PENGUMUMAN PEMILIHAN LANGSUNG DENGAN PASCAKUALIFIKASI Nomor : 601.tulungagung.id. Yani Timur no.tulungagung. 0355-321220 3.05/KONSTRUKSI. : Sekretariat Unit Layanan Pengadaan. 5.1/01. 255. Dokumen pengadaan dapat diambil dalam bentuk softcopy dengan diunduh (download) melalui lpse.go. Pokja Konstruksi ULP Kab. 6.4 BAB II.tulungagung.308.go. Demikian disampaikan untuk menjadi perhatian.EPROC/112/022/2013 Pokja Konstruksi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Tulungagung akan melaksanakan Pemilihan Langsung dengan pascakualifikasi untuk paket pekerjaan konstruksi sebagai berikut : 1.00 (Dua ratus lima puluh lima juta tiga ratus delapan ribu rupiah) Sumber pendanaan : APBD Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2013.Tulungagung.go.tulungagung. 37 – Tulungagung Telp. Paket Pekerjaan Nama paket pekerjaan : Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh Nilai total HPS : Rp.id : lpse.id. Tulungagung.go.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Jadwal Pengadaan Lihat pada lpse.

dan/atau d. Dalam hal peserta akan atau sedang melakukan kemitraan/KSO.2 1. seperti digugurkan dari proses Pemilihan Langsung atau pembatalan penetapan pemenang. 4.3 2. sehingga mengurangi / menghambat / memperkecil / meniadakan persaingan yang sehat dan/atau merugikan pihak lain. berusaha mempengaruhi anggota Pokja ULP dalam bentuk dan cara apapun. 3. b. sanksi administratif. gugatan secara perdata. dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan 4. membuat dan/atau menyampaikan dokumen dan/atau keterangan lain yang tidak benar untuk memenuhi persyaratan dalam Dokumen Pengadaan ini. Penyedia yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP.3 Pokja Konstruksi ULP Kab. Umum 1. Nama paket dan lingkup pekerjaan sebagaimana tercantum dalam LDP. Peserta kemitraan/KSO dilarang Kemitraan/Kerja Sama Operasi. dan/atau peraturan perundang-undangan.2 3.3 4. Sumber Dana Peserta Pemilihan Langsung Pengadaan ini dibiayai dari sumber pendanaan sebagaimana tercantum dalam LDP.1 Pokja ULP mengumumkan kepada para peserta untuk menyampaikan penawaran atas paket pekerjaan konstruksi sebagaimana tercantum dalam LDP.1 dikenakan sanksi sebagai berikut: a.1 Peserta dan pihak yang terkait dengan pengadaan ini berkewajiban untuk mematuhi etika pengadaan dengan tidak melakukan tindakan sebagai berikut: a. c. c. INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) A.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Lingkup Pekerjaan 1. Pengenaan sanksi dilaporkan oleh Pokja ULP kepada PA/KPA. Kolusi. untuk memenuhi keinginan peserta yang bertentangan dengan Dokumen Pengadaan. berdasarkan syarat umum dan syarat khusus kontrak dengan mutu sesuai spesifikasi teknis dan harga sesuai kontrak. sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam.5 BAB III. untuk mengubah Perjanjian 3. pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang. 3. melakukan persekongkolan dengan peserta lain untuk mengatur hasil Pemilihan Langsung.2 4.1 Pemilihan Langsung penyedia pekerjaan konstruksi ini terbuka dan dapat diikuti oleh semua peserta yang berbentuk badan usaha. Larangan Korupsi. 1. Peserta yang menurut penilaian Pokja ULP terbukti melakukan tindakan sebagaimana dimaksud dalam pasal 4. b. baik dengan perusahaan nasional maupun asing maka peserta harus memiliki Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi yang memuat persentase kemitraan/KSO dan perusahaan yang mewakili kemitraan/KSO tersebut. kemitraan/KSO atau peserta perorangan yang memenuhi kualifikasi.

baik secara langsung maupun tidak langsung. Larangan Pertentangan Kepentingan 5. dan perangkat lunak yang tidak berasal dari dalam negeri (impor) dengan ketentuan: a. merangkap sebagai anggota Pokja ULP atau pejabat yang berwenang menetapkan pemenang Pelelangan. Pertentangan kepentingan sebagaimana dimaksud pada angka 5. jumlah dan harga yang dilampirkan pada Dokumen Penawaran. semaksimal mungkin menggunakan jasa pelayanan yang ada di dalam negeri. ekspedisi. dalam suatu badan usaha. pemilahan atau pembagian komponen harus benar-benar mencerminkan bagian atau komponen yang telah dapat diproduksi di dalam negeri dan bagian atau komponen yang masih harus diimpor. d. pengujian dan lainnya sedapat mungkin dilakukan di dalam negeri. tenaga ahli. baik langsung maupun tidak langsung oleh pihak yang sama yaitu lebih dari 50% (lima puluh perseratus) pemegang saham dan/atau salah satu pengurusnya sama. perbankan.3 6. disusun berdasarkan keperluan yang nyata. anggota direksi atau dewan komisaris merangkap sebagai anggota direksi atau dewan komisaris pada badan usaha lainnya yang menjadi peserta pada Pelelangan yang sama.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . dan pemeliharaan. pekerjaan pemasangan. e. pengurus koperasi pegawai dalam suatu K/L/D/I atau anak perusahaan pada BUMN/BUMD yang mengikuti Pengadaan dan bersaing dengan perusahaan lainnya. peserta diwajibkan membuat daftar Barang yang diimpor yang dilengkapi dengan spesifikasi teknis. komponen berupa bahan baku belum diproduksi di dalam negeri dan/atau spesifikasi teknis bahan baku yang diproduksi di dalam negeri belum memenuhi persyaratan. konsultan perencana/ pengawas bertindak sebagai pelaksana Pekerjaan Konstruksi yang direncanakannya/diawasinya. Dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi dimungkinkan menggunakan bahan baku. d.6 5. menghindari dan mencegah pertentangan kepentingan para pihak yang terkait. Peserta berkewajiban untuk menyampaikan penawaran yang mengutamakan material/ bahan produksi dalam negeri dan tenaga kerja Indonesia serta Pekerjaan Konstruksi yang dilaksanakan di Indonesia. e. 5. b. penggunaan tenaga ahli asing dilakukan semata-mata untuk mencukupi kebutuhan jenis keahlian yang belum dapat diperoleh di Indonesia. baik langsung maupun tidak langsung mengendalikan atau menjalankan perusahaan peserta. seperti jasa asuransi. konsultan manajemen konstruksi berperan sebagai Konsultan Perencana dan/atau Konsultan Pengawas. Pegawai K/L/D/I dilarang menjadi peserta kecuali cuti diluar tanggungan K/L/D/I. dan f. dan diusahakan secara terencana untuk semaksimal mungkin terjadinya alih pengalaman/keahlian dari tenaga ahli asing tersebut ke tenaga Indonesia. c. f. pabrikasi. PPK dan/atau anggota Pokja ULP. b. kecuali dalam pelaksanaan Kontrak Pengadaan Pekerjaan Terintegrasi.2 5. hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang dikendalikan. fungsi dan perannya. Pendayagunaan Produksi Dalam Negeri 6. c.1 Para pihak dalam melaksanakan tugas. angkutan.2 Pokja Konstruksi ULP Kab. dalam Pekerjaan Konstruksi.1 antara lain meliputi: a.1 6.

Bentuk Surat Perjanjian. Syarat-Syarat Umum Kontrak. Setiap peserta. d.2 8. Petunjuk Pengisian Data Kualifikasi. Tata cara evaluasi kualifikasi. dan/atau c.2 B. Bentuk Dokumen Penawaran: 1) Surat Penawaran. e. Lembar Data Kualifikasi. Spesifikasi Teknis dan Gambar. 3) Jaminan Sanggahan Banding. Umum. Bahasa Dokumen Pengadaan Dokumen Pengadaan beserta seluruh korespondensi tertulis dalam proses Pengadaan menggunakan Bahasa Indonesia. Lembar Data Pemilihan.4 9. 2) SPMK. 2) Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO) (apabila peserta berbentuk Kemitraan/KSO). f. Dokumen Kualifikasi meliputi: a. Daftar Kuantitas dan Harga. 5) Jaminan Uang Muka. barang/jasa tersebut belum dapat diproduksi/dihasilkan di dalam negeri. Bentuk Dokumen Lain: 1) SPPBJ.3 Pengadaan barang/jasa impor dimungkinkan dalam hal: a. Dokumen Pemilihan meliputi: a. 4) Jaminan Pelaksanaan. Pengumuman. g. b. b. Instruksi Kepada Peserta. Syarat-Syarat Khusus Kontrak. j.7 6. Pokja Konstruksi ULP Kab. Dokumen Pengadaan terdiri dari Dokumen Pemilihan dan Dokumen Kualifikasi. c. Dokumen Pengadaan 8. Pakta Integritas. k.1 7. Peserta berkewajiban memeriksa keseluruhan isi Dokumen Pengadaan ini.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . volume produksi dalam negeri tidak mampu memenuhi kebutuhan. Isian Data Kualifikasi. Satu Penawaran Tiap Peserta 7.1 Pengadaan 8. Setiap peserta yang termasuk dalam kemitraan/KSO dilarang menjadi peserta baik secara sendiri maupun sebagai anggota kemitraan/KSO yang lain pada paket pekerjaan yang sama. 7. h. 3) Dokumen Penawaran Teknis. i. Isi Dokumen 8. 6) Jaminan Pemeliharaan. Kelalaian menyampaikan Dokumen Penawaran yang tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ini sepenuhnya merupakan risiko peserta. baik atas nama sendiri maupun sebagai anggota kemitraan/KSO hanya boleh memasukkan satu penawaran untuk satu paket pekerjaan. spesifikasi teknis barang yang diproduksi dan/atau kualifikasi teknis tenaga ahli dalam negeri belum memenuhi persyaratan. c. e. d.3 8. 4) Formulir Rekapitulasi Perhitungan TKDN. b.

maka Pokja ULP wajib mengundurkan batas akhir pemasukan penawaran. Kumpulan tanya jawab pada saat pemberian penjelasan dalam aplikasi SPSE merupakan Berita Acara Pemberian Penjelasan (BAPP). berdasarkan informasi baru yang mempengaruhi substansi Dokumen Pengadaan.6 10. Apabila Pokja ULP akan mengunggah (upload) file Adendum Dokumen Pemilihan kurang dari 2 (dua) hari sebelum batas akhir pemasukan penawaran. Pokja ULP dapat menetapkan Adendum Dokumen Pengadaan. Jika dilaksanakan peninjauan lapangan dapat dibuat Berita Acara Pemberian Penjelasan Lanjutan dan diunggah melalui aplikasi SPSE.2 10. Perubahan rancangan kontrak. Pokja ULP dapat memberikan penjelasan (ulang). Perubahan Dokumen Pengadaan 11. Pemberian Penjelasan 10. gambar dan/atau nilai total HPS. Apabila ketentuan baru atau perubahan penting tersebut tidak dituangkan dalam Adendum Dokumen Pemilihan. Pokja ULP dapat mengumumkan Adendum Dokumen Pemilihan dengan cara mengunggah (upload) file adendum dokumen Pemilihan melalui aplikasi SPSE paling lambat 2 (dua) hari sebelum batas akhir pemasukan penawaran.1 11.1 10. Peserta dapat mengunduh (download) Adendum Dokumen Pemilihan yang diunggah (upload) Pokja ULP pada aplikasi SPSE (apabila ada). harus mendapatkan persetujuan PPK sebelum dituangkan dalam Adendum Dokumen Pemilihan. Apabila dipandang perlu. spesifikasi teknis. Pokja ULP melalui tim atau tenaga ahli pemberi penjelasan teknis yang ditunjuk dapat memberikan penjelasan lanjutan dengan cara melakukan peninjauan lapangan. Apabila pada saat pemberian penjelasan terdapat hal-hal/ketentuan baru atau perubahan penting yang perlu ditampung.6 11.2 11.3 10. maka ketentuan baru atau perubahan tersebut dianggap tidak ada dan ketentuan yang berlaku adalah Dokumen Pemilihan awal. Setiap Adendum yang ditetapkan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan.4 11. Ketidakikutsertaan peserta pada saat pemberian penjelasan tidak dapat dijadikan dasar untuk menolak/menggugurkan penawaran. Setelah Pemberian Penjelasan dan sebelum batas akhir waktu pemasukan penawaran.3 11.7 Pokja Konstruksi ULP Kab.4 Pemberian penjelasan dilakukan secara online melalui aplikasi SPSE sesuai jadwal dalam aplikasi SPSE.5 11. Apabila dipandang perlu.5 10. Apabila diperlukan Pokja ULP dapat memberikan informasi yang dianggap penting terkait dengan dokumen pengadaan.8 10.7 11. maka Pokja ULP menuangkan ke dalam Adendum Dokumen Pengadaan yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan. 10. Biaya peninjauan lapangan ditanggung oleh peserta.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .

(apabila ada) g. maka yang berlaku adalah penjelasan dalam Bahasa Indonesia. Formulir Pra RK3K.9 12. Bahasa Penawaran 14. 2) masa berlaku penawaran. e.1 14.1 13.2 14. d. analisa harga satuan pekerjaan. Pokja ULP tidak bertanggung jawab atas kerugian apapun yang ditanggung oleh peserta. d) kesesuaian antara jangka waktu pelaksanaan pada jadwal dan kurva S yang tidak melebihi waktu yang dipersyaratkan didalam LDP. Dokumen Penawaran Dokumen Penawaran. c) penyusunan rencana progres pelaksanaan pekerjaan dalam bentuk kurva S dalam format MS Project/ MS Excel. C. daftar kuantitas dan harga. 3) harga penawaran. Semua Indonesia. dan 4) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan.dan Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . c. 5) daftar personil inti. komposisi dan jumlah peralatan. f. h. surat Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (apabila peserta berbentuk Kemitraan/KSO). Penyiapan Dokumen Penawaran 13.3 Peserta menanggung semua biaya dalam penyiapan dan penyampaian penawaran. 1) tanggal. Dokumen penunjang yang berbahasa asing perlu disertai penjelasan dalam Bahasa Indonesia. Formulir rekapitulasi perhitungan TKDN. Tambahan Waktu Pemasukan Dokumen Penawaran Apabila adendum dokumen pengadaan mengakibatkan kebutuhan penambahan waktu penyiapan dokumen penawaran maka Pokja ULP memperpanjang batas akhir pemasukan penawaran. Biaya dalam Penyiapan Penawaran 13. b) kesesuaian jenis pekerjaan pada jadwal dengan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga serta urutan pekerjaan setiap tahap pada jadwal secara teknis dapat dilaksanakan. kapasitas. 4) jenis. dengan ketentuan: a) penyusunan jadwal dengan menggunakan metode jaringan kerja (Network Diagram) yang berbentuk Diagram Balok (Gantt Chart) dalam format MS Project dengan ketentuan menyampaikan sub item pekerjaan sesuai mata pembayaran yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. 3) spesifikasi teknis. 15. surat kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan). 6) bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan. 2) jadwal dan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan sampai dengan serah terima pertama Pekerjaan (PHO).2 14. dokumen penawaran teknis terdiri dari: 1) metode pelaksanaan pekerjaan. b. Dalam hal terjadi perbedaan penafsiran. surat penawaran yang didalamnya mencantumkan. meliputi: a. Dokumen Penawaran harus menggunakan Bahasa Dokumen penunjang yang terkait dengan Dokumen Penawaran dapat menggunakan Bahasa Indonesia atau bahasa asing.

16. b. 16.1 Peserta berkewajiban untuk menyetujui Pakta Integritas dan mengisi form Pokja Konstruksi ULP Kab. Jika harga satuan ditulis nol atau tidak dicantumkan maka pekerjaan dalam mata pembayaran tersebut dianggap telah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain dan pekerjaan tersebut tetap harus dilaksanakan. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran 17. dan pungutan lain serta biaya asuransi yang harus dibayar oleh penyedia untuk pelaksanaan paket pekerjaan konstruksi ini diperhitungkan dalam total harga penawaran. Masa berlaku penawaran sesuai sebagaimana tercantum dalam LDP. korupsi. maka peserta telah menandatangani Pakta Integritas. Semua harga dalam penawaran harus dalam bentuk mata uang sebagaimana tercantum dalam LDP.2 Data Kualifikasi. Peserta dapat: a. 21. Semua Dokumen Penawaran disampaikan dalam bentuk softcopy berupa file yang telah dienkripsi melalui program LPSE. Harga Penawaran 16. menyetujui permintaan tersebut tanpa mengubah penawaran.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 21. sebelum akhir masa berlakunya penawaran. dan nepotisme (KKN). peserta mencantumkan harga satuan dan harga total untuk tiap mata pembayaran/pekerjaan dalam Daftar Kuantitas dan Harga. Pengisian . bea. Untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan lump sum dan harga satuan. Biaya overhead termasuk untuk penyelenggaraan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan keuntungan serta semua pajak. Masa Berlaku Penawaran dan Jangka Waktu Pelaksanaan 18. Harga penawaran ditulis dengan jelas dalam angka dan huruf. Bentuk Dokumen Penawaran 19.1 17.10 i. Pembayaran atas pelaksanaan pekerjaan dilakukan sesuai dengan cara sebagaimana tercantum dalam LDP dan diuraikan dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak.4 19.1 16.1 18. kecuali untuk penyedia barang/jasa yang melakukan Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO).2 Dengan mendaftar sebagai peserta lelang pada suatu paket pekerjaan melalui aplikasi SPSE.1 19. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. badan usaha yang ditunjuk mewakili Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO) wajib menyampaikan pakta integritas melalui fasilitas unggahan lainnya pada form isian elektronik data kualifikasi di aplikasi SPSE. Pakta Integritas 20.2 20. Pokja ULP dapat meminta kepada seluruh peserta secara tertulis untuk memperpanjang masa berlakunya penawaran tersebut dalam jangka waktu tertentu.1 Pakta integritas berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan dan akan melaporkan terjadinya kolusi. Apabila evaluasi belum selesai dilaksanakan. 20. Dokumen kualifikasi disampaikan melalui program LPSE dan pendukung dokumen kualifikasi perusahaan disampaikan dengan pemindaian/scan program LPSE.2 18. menolak permintaan tersebut dan dapat mengundurkan diri secara tertulis dengan tidak dikenakan sanksi.2 18. retribusi.3 18.3 17.

rhs) melalui aplikasi SPSE sesuai jadwal yang ditetapkan. Peserta menyampaikan Dokumen Penawaran kepada Pokja ULP dengan ketentuan: a.2 23. Pemasukan Dokumen Penawaran 23. Batas Akhir Waktu Pemasukan Penawaran 26.1 D. File penawaran terakhir akan menggantikan file penawaran yang telah terkirim sebelumnya 23. b. Jaminan Penawaran 22. teknis dan harga yang telah terenkripsi (*. Penawaran teknis. 22. Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Pakta Integritas dan Data Kualifikasi dianggap telah disetujui dan ditandatangani oleh peserta pengadaan. Untuk metode 1 (satu) file (sampul): 1) Setelah File penawaran administrasi. c. Penawaran Terlambat Penawaran harus disampaikan secara elektronik melalui aplikasi SPSE kepada Pokja ULP paling lambat pada waktu yang ditentukan oleh Pokja ULP Aplikasi SPSE menolak setiap file penawaran yang dikirimkan setelah batas akhir waktu pemasukan penawaran kirim. Jaminan penawaran tidak dipersyaratkan. 3) Peserta dapat mengunggah file penawaran secara berulang sebelum batas akhir waktu pemasukan Dokumen Penawaran. File penawaran disandikan/dienkripsi dengan Aplikasi Pengaman Dokumen (APENDO). Peserta mengirimkan file penawaran yang telah disandikan/ dienkripsi melalui aplikasi SPSE. Penyampulan dan Penandaan Sampul Penawaran 23.2 isian elektronik data kualifikasi dalam aplikasi SPSE. Penawaran administrasi.11 Dokumen Isian Kualifikasi 21. Data kualifikasi yang dikirmkan terakhir akan menggantikan data kualifikasi yang telah terkirim sebelumnya. Penawaran harga.3 23. Dilanjutkan dengan mengunggah file penawaran terenkripsi (*. Peserta dapat mengirimkan data kualifikasi secara berulang sebelum batas akhir waktu pemasukan Dokumen Penawaran.1 24. b. 2) peserta mengunggah (upload) file penawaran administrasi. kecuali untuk penyedia barang/jasa yang melakukan Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO) Pakta Integritas dan Data Kualifikasi ditandatangani oleh pejabat yang menurut perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi berhak mewakili Kemitraan/KSO. c.1 File penawaran yang disampaikan oleh peserta terdiri dari 1 (satu) file penawaran yang telah disandikan/dienkripsi yang terdiri dari: a. Data kualifikasi diinput dan dikirimkan melalui form isian elektronik data kualifikasi pada SPSE. mengirimkan Data Kualifikasi melalui form isian elektronik data kualifikasi pada aplikasi SPSE.2 25.rhs) hanya melalui aplikasi SPSE sesuai jadwal yang ditetapkan.4 24. Penyampaian Dokumen Penawaran 24. Pertama-tama. teknis dan harga dienkripsi menggunakan Apendo.

hasil koreksi aritmatik pada bagian harga satuan dapat mengubah nilai total harga penawaran sehingga urutan peringkat dapat menjadi lebih tinggi atau lebih rendah dari urutan peringkat semula.1 28. Pembukaan Penawaran 27. volume dan/atau jenis pekerjaan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga disesuaikan dengan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan. dilakukan pembetulan.2 27. Pokja ULP menyampaikan file penawaran tersebut kepada LPSE untuk mendapat keterangan bahwa file yang bersangkutan tidak dapat dibuka dan bila dianggap perlu LPSE dapat menyampaikan file penawaran tersebut kepada LKPP.1 Pada tahap pembukaan penawaran.12 E.2 28. Pokja ULP memasukan hasil koreksi aritmatik pada aplikasi SPSE Pokja Konstruksi ULP Kab.5 . Evaluasi Penawaran 28. jenis pekerjaan yang tidak diberi harga satuan dianggap sudah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain dan harga satuan pada daftar kuantitas dan harga tetap dibiarkan kosong. jenis pekerjaan yang tidak tercantum dalam daftar kuantitas dan harga disesuaikan dengan jenis pekerjaan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan dan harga satuan pekerjaan dimaksud dianggap nol.3 27. dan deskripsi/spesifikasi barang/jasa yang ditawarkan. Berdasarkan hasil koreksi aritmatik Pokja ULP menyusun urutan dari penawaran terendah.4 28. c. apabila terjadi kesalahan hasil perkalian antara volume dengan harga apabila terjadi kesalahan hasil perkalian antara volume dengan harga satuan pekerjaan. dengan ketentuan harga satuan pekerjaan yang ditawarkan tidak boleh diubah. Pokja ULP mengunduh ( download) dan melakukan dekripsi file penawaran dengan menggunakan Apendo sesuai waktu yang telah ditetapkan. Total harga penawaran setelah koreksi aritmatik yang melebihi nilai total HPS dinyatakan gugur. Koreksi aritmatik sebelum dilakukan evaluasi penawaran dengan ketentuan: a. b.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 27.3 28. Apabila dapat dibuka. dan e. maka Pokja ULP akan melanjutkan proses atas penawaran yang bersangkutan File yang dianggap sebagai penawaran adalah dokumen penawaran yang berhasil dibuka dan dapat dievaluasi yang sekurang-kurangnya memuat satu file: harga penawaran. Terhadap file penawaran yang tidak dapat dibuka (didekripsi). Berdasarkan keterangan dari LPSE atau LKPP. Apabila penawaran yang masuk kurang dari 3 (tiga) peserta maka pelelangan dinyatakan gagal Evaluasi penawaran dilakukan dengan sistem gugur. apabila file penawaran tidak dapat dibuka/didekripsi maka Pokja ULP dapat menetapkan bahwa file penawaran tersebut tidak memenuhi syarat sebagai penawaran dan penyedia barang/jasa yang mengirimkan file penawaran tersebut dianggap tidak memasukkan penawaran.5 28. d. Pembukaan dan Evaluasi Penawaran 27. daftar kuantitas dan harga untuk kontrak harga satuan/gabungan.4 27. jangka waktu penawaran.

evaluasi teknis.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 28. d. Pokja ULP dilarang menambah.7 28. evaluasi harga.8 28. dan 3) apabila tidak ada peserta lain sebagaimana dimaksud pada angka 2). Pokja Konstruksi ULP Kab. 3) adanya keikutsertaan beberapa Penyedia Barang/Jasa yang berada dalam 1 (satu) kendali. antara lain: metode kerja. c. maka pelelangan dinyatakan gagal. dan/atau 2) penawaran dari peserta dengan persyaratan tambahan yang akan menimbulkan persaingan usaha tidak sehat dan/atau tidak adil diantara peserta yang memenuhi syarat. bahan. c. mengganti dan/atau mengubah isi Dokumen Pengadaan ini. maka: 1) peserta yang ditunjuk sebagai calon pemenang dan peserta lain yang terlibat dimasukkan ke dalam Daftar Hitam. Apabila setelah koreksi aritmatik terdapat kurang dari 3 (tiga) penawar yang menawar harga kurang dari HPS maka proses lelang tetap dilanjutkan dengan melakukan evaluasi penawaran. mengurangi. Indikasi persekongkolan antar penyedia barang/jasa adalah terpenuhinya sekurang-kurangnya 2 (dua) indikasi dibawah ini: 1) Terdapat kesamaan dokumen teknis. evaluasi administrasi. harga satuan. mengurangi. apabila dalam evaluasi ditemukan bukti adanya persaingan usaha yang tidak sehat dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan) antara peserta. penawaran yang memenuhi syarat adalah penawaran yang sesuai dengan ketentuan antara lain disampaikan oleh penawar yang berhak. untuk paket pekerjaan yang dilelangkan. kualitas dan hasil/kinerja pekerjaan. b. dan/atau spesifkasi barang yang ditawarkan (merk/tipe/jenis) dan/atau dukungan teknis. 2) seluruh penawaran dari Penyedia mendekati HPS. analisa pendekatan teknis. penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat adalah: 1) penyimpangan dari Dokumen Pengadaan ini yang mempengaruhi lingkup. Pokja ULP melakukan evaluasi penawaran yang meliputi: a. b. dan d. pada waktu yang telah ditentukan. g. para pihak dilarang mempengaruhi atau melakukan intervensi kepada Pokja ULP selama proses evaluasi. mengganti. Pokja ULP dan/atau peserta dilarang menambah.13 28.6 Pelaksanaan evaluasi dengan sistem gugur dilakukan oleh Pokja ULP untuk mendapatkan 3 (tiga) penawaran yang memenuhi syarat yang dimulai dengan penawaran terendah setelah koreksi aritmatik. Pokja ULP dan/atau PPK. dan/atau mengubah isi Dokumen Penawaran.9 . f. dengan tujuan untuk memenangkan salah satu peserta. evaluasi kualifikasi Ketentuan umum dalam melakukan evaluasi sebagai berikut: a. alat. 2) proses evaluasi tetap dilanjutkan dengan menetapkan peserta lainnya yang tidak terlibat (apabila ada). memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan meliputi syarat administrasi. syarat teknis dalam menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan dan harga yang wajar dapat dipertanggung jawabkan tanpa ada penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat. e.

Formulir Pra RK3K. 6) Daftar bagian pekerjaan yang akan di subkontrakkan. f). Dokumen penawaran teknis : 1) Metode Pelaksanaan. b) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. komposisi. antara lain kesamaan/kesalahan pengetikan. (2) apabila nilai yang tertulis dalam angka jelas sedangkan nilai dalam huruf tidak jelas. d). atau (3) apabila nilai dalam angka dan nilai yang tertulis dalam huruf tidak jelas. 28. Surat Perjanjian / Kemitraan / Kerjasama Operasional (apabila ada). Surat Kuasa dari Direktur Utama/Pimpinan Perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan). dan format penulisan. evaluasi terhadap data administrasi hanya dilakukan terhadap hal-hal yang tidak dinilai pada saat penilaian kualifikasi. c) bertanggal. 5) Daftar personil inti yang akan ditempatkan secara penuh . b). d) apabila terdapat kesalahan pada tanggal surat penawaran yang menyebabkan jangka waktu berlaku surat penawaran menjadi kurang dari waktu yang ditetapkan dalam LDP. Kapasitas. 2) Surat penawaran memenuhi ketentuan sebagai berikut: a) jangka waktu berlakunya surat penawaran tidak kurang dari waktu sebagaimana tercantum dalam LDP dengan ketentuan: (1) apabila ada perbedaan nilai penulisan antara angka dan huruf maka yang diakui adalah tulisan huruf. 2) Jadwal waktu pelaksanaan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . maka penawaran dinyatakan gugur. g). (2) apabila nilai yang tertulis dalam angka jelas sedangkan nilai dalam huruf tidak jelas. 4) Spesifikasi teknis . Rincian harga penawaran (daftar kuantitas dan harga). maka penawaran dinyatakan gugur. susunan. maka nilai yang diakui adalah nilai yang tertulis dalam angka. 3) Jenis.14 4) adanya kesamaan/kesalahan isi dokumen penawaran. e). Formulir rekapitulasi perhitungan TKDN(khusus untuk peserta yang tidak menyampaikan formulir TKDN. h). penawaran dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi. apabila: 1) syarat-syarat substansial yang diminta berdasarkan Dokumen Pengadaan ini dipenuhi/dilengkapi : a). maka penawarannya tidak digugurkan dan nilai TKDN-nya dianggap nol). dan jumlah peralatan . Analisa Harga Satuan Pekerjaan. Surat penawaran. b.10 Evaluasi Administrasi: a. c). maka nilai yang diakui adalah nilai yang tertulis dalam angka. atau (3) apabila nilai dalam angka dan nilai yang tertulis dalam huruf tidak jelas. dengan ketentuan: (1) apabila ada perbedaan nilai penulisan antara angka dan huruf maka yang diakui adalah tulisan huruf. maka surat penawaran Pokja Konstruksi ULP Kab.

penyusunan rencana progres pelaksanaan pekerjaan dalam bentuk kurva S dalam format MS Project/ MS Excel. Apabila terdapat hal yang meragukan dapat dilakukan klarifikasi untuk menegaskan bahwa K3 akan dilaksanakan.11 Evaluasi Teknis: a. penyusunan jadwal dengan menggunakan metode jaringan kerja (Network Diagram) yang berbentuk Diagram Balok (Gantt Chart) dalam format MS Project dengan ketentuan menyampaikan sub item pekerjaan sesuai mata pembayaran yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. d. f. 2) penilaian persyaratan teknis minimal dilakukan terhadap: a) metode pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan termasuk pengendalian terhadap risiko K3. termasuk alasan ketidaklulusan peserta dalam evaluasi administrasi. apabila hanya ada 1 (satu) atau 2 (dua) peserta yang memenuhi persyaratan administrasi.15 dinyatakan tidak memenuhi persyaratan administrasi. Pokja ULP memasukan hasil evaluasi administrasi pada aplikasi SPSE. tidak dapat menggugurkan teknis berdasarkan Pra RK3K Pokja Konstruksi ULP Kab. e) personil inti yang akan ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan. kesesuain jenis pekerjaan pada jadwal dengan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga serta urutan pekerjaan setiap tahap pada jadwal secara teknis dapat dilaksanakan. g. d) spesifikasi teknis memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ini. 28. f) bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP.4. b. Metode pelaksanaan dilengkapi metode kerja untuk jenis-jenis pekerjaan utama dan pekerjaan penunjang atau pekerjaan sementara yang ikut menentukan keberhasilan pelaksanaan pekerjaan dan diyakini menggambarkan penguasaan penawar untuk melaksanakan pekerjaan. c) jenis dan jumlah peralatan minimal yang disediakan sebagaimana tercantum dalam LDP. maka pelelangan dinyatakan gagal. b. b. peserta yang memenuhi persyaratan administrasi dilanjutkan dengan evaluasi teknis. g) Pra RK3K memenuhi persyaratan keselamatan dan kesehatan kerja yang akan dilakukan pada saat pelaksanaan pekerjaan konstruksi. kesesuaian antara jangka waktu pelaksanaan pada jadwal dan kurva S yang tidak melebihi waktu yang dipersyaratkan didalam LDP. unsur-unsur yang dievaluasi teknis sesuai dengan yang ditetapkan. b. apabila tidak ada peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. evaluasi teknis dilakukan dengan sistem gugur dengan ketentuan: 1) Pokja ULP menilai persyaratan teknis minimal yang harus dipenuhi dengan membandingkan pemenuhan persyaratan teknis sebagaimana tercantum dalam dokumen pengadaan ini.3.1. maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi teknis. b) Penilaian jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan dilakukan atas: b. e. c.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .2. Pokja ULP dapat melakukan klarifikasi terhadap hal-hal yang kurang jelas dan meragukan.

peralatan. d). apabila peserta yang lulus evaluasi teknis kurang dari 3 (tiga).16 3) Apabila penawaran tidak memenuhi salah satu kriteria angka 2). Pokja ULP dapat : a). dan bahan(material konstruksi) terhadap jenis pekerjaan yang perlu dinilai konsistensinya. 28. f. a) sampai dengan f) maka penawaran dinyatakan tidak memenuhi persyaratan teknis. tenaga kerja. maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi harga. Pokja ULP memasukan hasil evaluasi teknis pada aplikasi SPSE. Unsur-unsur yang perlu dievaluasi adalah hal-hal yang pokok atau penting. Dalam klarifikasi teknis ini. Pokja ULP melakukan klarifikasi dengan peserta. 6) apabila dalam evaluasi teknis terdapat hal-hal yang kurang jelas atau meragukan. Harga satuan penawaran tersebut dinyatakan timpang dan hanya berlaku untuk volume sesuai dengan Daftar Kuantitas dan Harga. c.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . d. peserta yang dinyatakan lulus evaluasi teknis dilanjutkan ke tahap evaluasi harga. 4) Untuk menilai konsistensi dan kewajaran antara metode pelaksanaan. dengan ketentuan: 1) total harga penawaran atau penawaran terkoreksi dibandingkan terhadap nilai total HPS: a) apabila total harga penawaran terkoreksi melebihi nilai total HPS. mengecek lokasi dan kondisi peralatan yang ditawarkan. jadwal waktu pelaksanaan. 3) mata pembayaran yang harga satuannya nol atau tidak ditulis dilakukan klarifikasi dan kegiatan tersebut harus tetap dilaksanakan. maupun pencapaian produktivitas dan spesifikasi teknis. meminta peserta untuk menghadirkan personil inti yang ditawarkan. Harganya dianggap termasuk dalam harga satuan pekerjaan lainnya. e. dinyatakan gugur. termasuk alasan ketidaklulusan peserta dalam evaluasi teknis. apabila tidak ada peserta yang lulus evaluasi teknis maka pelelangan dinyatakan gagal. penggunaan peralatan dan bahan (material konstruksi). hal-hal lain yang kurang jelas atau meragukan. dilakukan klarifikasi. c). pelelangan dinyatakan gagal. 4) untuk harga penawaran: Pokja Konstruksi ULP Kab. meminta peserta untuk menjelaskan metode pelaksanaan pekerjaan. apabila dinilai tidak konsisten dan/atau tidak wajar maka penawaran tidak memenuhi syarat dan dalam evaluasi penawaran harus dinyatakan gugur teknis. 2) harga satuan penawaran yang nilainya lebih besar dari 110% (seratus sepuluh perseratus) dari harga satuan yang tercantum dalam HPS. 7) dalam klarifikasi peserta tidak diperkenankan mengubah substansi penawaran. Pokja ULP dapat melakukan klarifikasi dengan menilai rincian/uraian Analisa Teknis Satuan Pekerjaan untuk pekerjaan utama meliputi komponen tenaga kerja. dan b) apabila semua harga penawaran atau penawaran terkoreksi di atas nilai total HPS. Hasil klarifikasi dapat menggugurkan penawaran. 5) Pokja ULP dapat meminta uji mutu/teknis/fungsi untuk bahan/alat tertentu sebagaimana tercantum dalam LDP.12 Evaluasi Harga: a. b). Selanjutnya meneliti dan melakukan analisis terhadap uraian Analisa Teknis Satuan Pekerjaan tersebut.

Pokja Konstruksi ULP Kab. e. Evaluasi Kualifikasi 29.2 29. Dalam hal terdapat 2 (dua) calon pemenang memiliki harga penawaran yang sama. Evaluasi kualifikasi dilakukan dengan menggunakan metode penilaian sistem gugur.17 a) apabila ada perbedaan antara penulisan nilai harga penawaran antara angka dan huruf maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan huruf. maka Pokja ULP memilih peserta yang mempunyai kemampuan teknis lebih besar dan hal ini dicatat dalam Berita Acara. maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan angka. Apabila calon pemenang lelang serta pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada) tidak lulus evaluasi kualifikasi. Pokja ULP menyusun urutan 3 (tiga) penawaran sebagai calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada). 2) klarifikasi kewajaran harga apabila harga penawaran dibawah 80% (delapan puluh perseratus) HPS dengan ketentuan: a) menilai rincian/uraian Analisa Harga Satuan Pekerjaan Utama meliputi komponen tenaga kerja. dan bahan (material konstruksi) terhadap jenis pekerjaan utama yang perlu dinilai kewajarannya untuk diteliti dan dianalisa. maka penawarannya digugurkan dan Jaminan Penawaran disita untuk negara serta dimasukkan dalam Daftar Hitam.1 29. b. 29. harus bersedia untuk menaikkan Jaminan Pelaksanaan menjadi 5% (lima perseratus) dari nilai total HPS. maka penawaran tidak memenuhi syarat dan dalam evaluasi penawaran harus dinyatakan gugur. Apabila hasil analisa mengindikasikan bahwa pekerjaan utama tidak dapat dilaksanakan dengan harga yang ditawarkan yang disebabkan harga penawaran di bawah harga pasar dan dapat dibuktikan. hasil/ kinerja dan diyakini tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan persyaratan/ ketentuan. maka pelelangan dinyatakan gagal dan peserta yang terlibat dimasukkan dalam Daftar Hitam. atau c) apabila penawaran dalam angka dan huruf tidak jelas.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . maka dilakukan evaluasi kualifikasi terhadap penawar ranking berikutnya. peralatan.3 Evaluasi dilakukan terhadap calon pemenang lelang serta calon pemenang cadangan 1 dan 2 apabila ada. c. Dilakukan klarifikasi kewajaran harga dengan ketentuan sebagai berikut: 1) klarifikasi dalam hal penawaran Tingkat Komponen Dalam Negeri(TKDN) berbeda dibandingkan dengan perkiraan Pokja ULP. d. kualitas. sehingga akan menyebabkan terjadinya kerugian dibandingkan keuntungan yang akan diperoleh serta diperkirakan mempengaruhi lingkup. maka penawaran dinyatakan gugur. Apabila dalam evaluasi ditemukan bukti harga tidak wajar akibat terjadinya persaingan usaha tidak sehat dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan). b) apabila peserta tersebut ditunjuk sebagai pemenang lelang. b) apabila penawaran dalam angka tertulis dengan jelas sedangkan dalam huruf tidak jelas. dan c) apabila peserta yang bersangkutan tidak bersedia menaikkan nilai Jaminan Pelaksanaan. Indikasi kerugian dan keuntungan diteliti dari data yang tercantum dalam analisa harga satuan pekerjaan dan rekapitulasi daftar kuantitas dan harga.

3 30.2 33. Pokja ULP wajib memberikan jawaban secara elektronik melalui aplikasi SPSE atas semua sanggahan paling lambat 3 (tiga) hari kerja setelah menerima surat sanggahan. Pokja ULP mengumumkan pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada) melalui aplikasi SPSE dan papan pengumuman resmi untuk masyarakat 33. atau pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. Apabila sanggahan dinyatakan benar maka Pokja ULP menyatakan pelelangan gagal. memenuhi persyaratan administrasi.1 30. dengan tembusan disampaikan secara offlinekepada PPK dan APIP K/L/D/Isebagaimana tercantum dalam LDP. Apabila hasil pembuktian kualifikasi ditemukan pemalsuan data. maka peserta digugurkan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 33. Dalam pembuktian kualifikasi harus dihadiri oleh penanggung jawab penawaran atau yang menerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya.18 30. Penetapan Pemenang 31. maka lelang dinyatakan gagal. 70 Tahun 2012 dan peraturan perundangundangan lainnya yang masih berlaku dan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan. Pembuktian Kualifikasi 30. atau kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. Pembuktian kualifikasi dilakukan dengan cara melihat keaslian dokumen dari dokumen asli atau salinan dokumen yang sudah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang dan meminta salinan dokumen tersebut. Sanggahan Pokja ULP menetapkan pemenang lelang berdasarkan urutan nilai penawaran yang paling rendah.1 Peserta yang memasukkan dokumen penawaran secara lengkap dapat menyampaikan sanggahan secara elektronik melalui aplikasi SPSE atas penetapan pemenang kepada Pokja ULP dalam waktu 3 (tiga) hari kerja setelah pengumuman pemenang. penyimpangan terhadap ketentuan dan prosedur yang diatur dalam Peraturan Presiden No. b.4 . rekayasa tertentu sehingga menghalangi terjadinya persaingan usaha yang sehat. teknis dan harga. 54 Tahun 2010 sebagaimana diubah terakhir dengan Peraturan Presiden No. disertai bukti terjadinya penyimpangan. Pokja ULP melakukan klarifikasi dan/atau verifikasi kepada penerbit dokumen atau kepada tenaga ahli yang bersangkutan/dalam dokumen penawaran apabila diperlukan. 30. dan/atau c. Penetapan Pemenang. Pengumuman Pemenang 33. penyalahgunaan wewenang oleh Pokja ULP dan/atau pejabat yang berwenang lainnya.5 F.3 33.4 30. Apabila tidak ada calon pemenang yang lulus pembuktian kualifikasi. badan usaha dan/atau pengurusnya dimasukkan dalam Daftar Hitam. 32. Sanggahan diajukan oleh peserta apabila terjadi penyimpangan prosedur meliputi: a.2 Pembuktian kualifikasi terhadap peserta yang memenuhi persyaratan kualifikasi dilakukan setelah evaluasi kualifikasi. Pokja Konstruksi ULP Kab.

dengan ketentuan: a.6 G. 34. Sanggahan banding menghentikan proses pelelangan.4 34. paling lambat 3 (tiga) hari kerja setelah menerima jawaban sanggahan. dianggap sebagai pengaduan dan ditindaklanjuti secara offline di luar aplikasi SPSE oleh pihak-pihak yang berwenang Peserta yang tidak sependapat dengan jawaban sanggahan dari Pokja ULP. dengan tembusan kepada PPK.5 Sanggahan yang disampaikan secara offline. apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan masa penawarannya masih berlaku dengan alasan yang dapat diterima secara obyektif oleh Pokja ULP. wajib memberikan jawaban secara tertulis atas semua sanggahan banding paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah surat sanggahan banding diterima. Penunjukan Pemenang Pengadaan 35.1 Pokja ULP membuat dan mengunggah Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) ke dalam aplikasi SPSE dan menyampaikan kepada PPK sebagai dasar untuk menerbitkan Surat Penunjukan Penyedia/Jasa (SPPBJ) PPK menerbitkan SPPBJ apabila pernyataan peserta pada formulir isian kualifikasi masih berlaku.2 34. b. dianggap sebagai pengaduan dan tetap harus ditindaklanjuti. Pokja ULP. atau c. apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan masa penawarannya masih berlaku dengan alasan yang tidak dapat diterima secara obyektif oleh Pokja ULP. dengan ketentuan: a. Sanggahan banding yang disampaikan bukan kepada Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi sebagaimana tercantum dalam LDP atau disampaikan di luar masa sanggah banding.5 34. bukan kepada Pokja ULP atau disampaikan diluar masa sanggah. masa sanggah dan/atau masa sanggah banding berakhir. Peserta yang akan melakukan Sanggahan Banding harus memberikan Jaminan Sanggahan Banding yang ditujukan kepada Pokja ULP sebesar 1% (satu perseratus) dari nilai total HPSdengan masa berlaku 5 (lima) hari kerja sejak tanggal pengajuan sanggahan banding. tidak ada sanggahan dari peserta. maka penunjukan pemenang dapat dilakukan kepada pemenang cadangan sesuai dengan urutan peringkat. dapat mengajukan sanggahan banding secara tertulis kepada Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi sebagaimana tercantum dalam LDP.1 34. b. selama masa surat penawaran dan Jaminan Penawaran pemenang Pokja Konstruksi ULP Kab.2 35. Apabila pemenang yang ditunjuk mengundurkan diri. apabila yang bersangkutan tidak bersedia ditunjuk karena masa penawarannya sudah tidak berlaku. sanggahan dan/atau sanggahan banding terbukti tidak benar. maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan dicairkan dan disetorkan sebagaimana tercantum dalam LDP.4 . Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi sebagaimana tercantum dalam LDP. Penyedia yang ditunjuk wajib menerima keputusan tersebut. Sanggahan Banding 34. maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan tidak boleh dicairkan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 35.19 33. Penunjukan Penyedia Barang/Jasa 35.3 35. Penerima Jaminan Sanggahan Banding adalah Pokja ULP.3 34. atau c. dan APIP K/L/D/I sebagaimana tercantum dalam LDP. maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan dicairkan dan disetorkan sebagaimana tercantum dalam LDP serta dimasukkan dalam Daftar Hitam.

Tulungagung Tahun Anggaran 2013 35. c. sanggahan dari peserta atas pelaksanaan pelelangan yang tidak sesuai dengan ketentuan Peraturan Presiden No. Dalam SPPBJ disebutkan bahwa penyedia harus menyiapkan Jaminan Pelaksanaan sebelum penandatanganan kontrak. 54 Tahun 2010 dan Dokumen Pengadaan ternyata benar.4 36. jumlah peserta yang memasukan Dokumen Penawaran kurang dari 3 (tiga) peserta.1 36. apabila tidak ada sanggahan.6 35. klarifikasi. apabila: a.7 Apabila semua pemenang yang ditunjuk mengundurkan diri. tidak ada penawaran yang lulus evaluasi penawaran. Proses evaluasi Dokumen Penawaran bersifat rahasia dan dilaksanakan oleh pokja ULP secara independen.8 35.6 36. Setiap usaha peserta lelang mencampuri proses evaluasi dokumen penawaran atau keputusan pemenang akan mengakibatkan ditolaknya penawaran yang bersangkutan. diganti atau ditimpa sampai dengan kontrak ditandatangani. dalam evaluasi penawaran ditemukan bukti/indikasi terjadi persaingan tidak sehat. maka pelelangan dinyatakan gagal oleh PA/KPA setelah mendapat laporan dari PPK. SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah semua sanggahan dan sanggahan banding dijawab. Kontrak ditandatangani paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya SPPBJ. evaluasi. Pokja ULP menuangkan ke dalam BAHP segala hal terkait proses pemilihan penyedia/barang jasa secara elektronik yang tidak dapat diakomodir atau difasilitasi aplikasi SPSE. Pelelangan Gagal 37. atau orang lain yang tidak berkepentingan sampai keputusan pemenang diumumkan. 35.5 36. d.7 H.9 36.2 36. konfirmasi. BAHP dan Kerahasiaan Proses 36. f.dan usulan calon pemenang tidak boleh diberitahukan kepada peserta. Evaluasi penawaran yang disimpulkan dalam Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) oleh Pokja ULP bersifat rahasia sampai dengan saat pengumuman pemenang. Informasi yang berhubungan dengan penelitian.1 Gagal .20 cadangan masih berlaku atau sudah diperpanjang masa berlakunya. sanggahan dari peserta atas kesalahan substansi Dokumen Pengadaan ternyata benar. SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 6 (enam) hari kerja setelah pengumuman penetapan pemenang. Evaluasi penawaran yang disimpulkan dalam Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) oleh Pokja ULP bersifat rahasia sampai dengan saat pengumuman pemenang. harga penawaran terendah terkoreksi lebih tinggi dari HPS.3 36.5 35. b. atau Pokja Konstruksi ULP Kab. Pokja ULP menyatakan pelelangan gagal. Pelelangan 37. Jika diperlukan. e. file BAHP dapat diunggah secara berulang.

1 Surat Jaminan Pelaksanaan memenuhi ketentuan sebagai berikut: a. c. c. b. nama penyedia sama dengan nama yang tercantum dalam surat Jaminan Pelaksanaan. b. pengaduan masyarakat adanya dugaan KKN yang melibatkan Pokja ULP dan/atau PPK ternyata benar. Sanggahan banding dari peserta atas terjadinya pelanggaran prosedur dalam pelaksanaan pelelangan yang melibatkan PA. f. setelah dilakukan evaluasi dengan sengaja tidak hadir dalam klarifikasi dan/atau pembuktian kualifikasi. diterbitkan oleh Bank Umum (tidak termasuk bank perkreditan rakyat). calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2. 54 Tahun 2010. PPK dan/atau Pokja ULP. d. besaran nilai Jaminan Pelaksanaan dicantumkan dalam angka dan huruf.21 g. sanggahan dari Penyedia Barang/Jasa atas kesalahan prosedur yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan ternyata benar. atau b. apabila: a. atau g. apabila: a. ternyata benar. besaran nilai Jaminan Pelaksanaan tidak kurang dari nilai jaminan yang ditetapkan. c. atau d.4 37. pelaksanaan Pelelangan tidak sesuai atau menyimpang dari Dokumen Pengadaan. penyampaian ulang Dokumen Penawaran. nama PPK yang menerima Jaminan Pelaksanaan sama dengan nama PPK Pokja Konstruksi ULP Kab. 37.3 Kepala Daerah sebagaimana tercantum dalam LDP menyatakan pelelangan gagal. d. Setelah pemberitahuan adanya pelelangan gagal. perusahaan penjaminan atau perusahaan asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian (suretyship) yang sebagaimana ditetapkan oleh Menteri Keuangan. calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 mengundurkan diri. e. e.5 I.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN yang melibatkan PA dan/atau KPA. yaitu melakukan: a. Setelah pelelangan dinyatakan gagal.2 KPA sebagaimana tercantum dalam LDP menyatakan pelelangan gagal. maka Pokja ULP atau Pokja ULP lainnya yang ditugaskan meneliti dan menganalisis penyebab terjadinya pelelangan gagal. ternyata benar. KPA. Dokumen Pengadaan tidak sesuai dengan Peraturan Presiden No. KPA sebagaimana tercantum dalam LDP sependapat dengan PPK yang tidak bersedia menandatangani SPPBJ karena proses Pelelangan tidak sesuai dengan Peraturan Presiden No. 37. pelelangan ulang. f. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan Pelelangan dinyatakan benar oleh pihak berwenang. 37. penghentian proses pelelangan. Surat Jaminan Pelaksanaan 38. b. menentukan langkah selanjutnya. evaluasi ulang. Surat Jaminan Pelaksanaan 38. maka Pokja ULP memberitahukan secara elektronik kepada peserta. 54 Tahun 2010. masa berlaku Jaminan Pelaksanaan sejak tanggal penandatanganan Kontrak sampai dengan serah terima pertama pekerjaan berdasarkan Kontrak (PHO) sebagaimana tercantum dalam LDP.

dokumen lainnya seperti: jaminan-jaminan. bahasa. BAHP. gambar-gambar.4 39. dengan maksud apabila terjadi pertentangan ketentuan antara bagian satu dengan bagian yang lain. J. atau b. 39. 38.1 Sebelum penandatanganan kontrak PPK wajib memeriksa apakah pernyataan tanganan dalam Dokumen Isian Kualifikasi masih berlaku. b. syarat-syarat umum kontrak. angka dan huruf serta membubuhkan paraf pada setiap lembar Dokumen Kontrak. nilai Jaminan Pelaksanaan untuk harga penawaran atau penawaran terkoreksi dibawah 80% (delapan puluh perseratus) nilai total HPS adalah sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai total HPS.5 39. spesifikasi umum. Menetapkan urutan hirarki bagian-bagian Dokumen Kontrak dalam Surat Perjanjian. dan memuat nama.2 38. Perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan dilakukan setelah mendapat persetujuan kontrak tahun jamak. Jaminan Pelaksanaan atas nama Kemitraan/KSO harus ditulis atas nama Kemitraan/KSO. Kegagalan penyedia yang ditunjuk untuk menyerahkan Surat Jaminan Pelaksanaan dipersamakan dengan penolakan untuk menandatangani Kontrak. maka penandatanganan kontrak tidak dapat dilakukan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 39. h.2 Penandatanganan kontrak dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkan SPPBJ dan setelah penyedia menyerahkan Jaminan Pelaksanaan. Pokja Konstruksi ULP Kab. spesifikasi khusus. e. paket pekerjaan yang dijamin sama dengan paket pekerjaan yang tercantum dalam SPPBJ. i. dan i. g. nilai Jaminan Pelaksanaan untuk harga penawaran atau penawaran terkoreksi diatas 80% (delapan puluh perseratus) nilai total HPS adalah sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai penawaran atau penawaran terkoreksi. kecuali perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan yang melewati batas tahun anggaran. Ketentuan lebih lanjut mengenai pencairan Surat Jaminan Pelaksanaan diatur dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak. maka berlaku urutan sebagai berikut: a. j. Jaminan Pelaksanaan harus dapat dicairkan tanpa syarat (unconditional) sebesar nilai jaminan dalam jangka waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah surat pernyataan wanprestasi dari PPK diterima oleh penerbit Jaminan. f.22 g. h. syarat-syarat khusus kontrak. redaksional. dengan ketentuan: a. adendum Surat Perjanjian (apabila ada). surat penawaran berikut daftar kuantitas dan harga. Penanda39.3 yang menandatangan kontrak. SPPBJ.6 . Apabila salah satu pernyataan Kontrak tersebut sudah tidak dipenuhi. d. PPK dan penyedia wajib memeriksa konsep Kontrak meliputi substansi.3 39. PPK dan penyedia tidak diperkenankan mengubah substansi Dokumen Pengadaan sampai dengan penandatanganan Kontrak. alamat dan tanda tangan pihak penjamin. pokok perjanjian. c. Penandatanganan Kontrak 39.

23

39.7

Banyaknya rangkap kontrak dibuat sesuai kebutuhan, yaitu: a. sekurang-kurangnya 2 (dua) Kontrak asli, terdiri dari: 1) kontrak asli pertama untuk PPK dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh penyedia; dan 2) kontrak asli kedua untuk penyedia dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh PPK; b. rangkap kontrak lainnya tanpa dibubuhi materai, apabila diperlukan. Pihak yang berwenang menandatangani kontrak atas nama penyedia adalah Direksi yang disebutkan namanya dalam Akta Pendirian/ Anggaran Dasar, yang telah didaftarkan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Pihak lain yang bukan Direksi atau yang namanya tidak disebutkan dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar sebagaimana dimaksud pada pasal 38.8, dapat menandatangani kontrak, sepanjang mendapat kuasa/pendelegasian wewenang yang sah dari Direksi atau pihak yang sah berdasarkan Akta Pendirian/Anggaran Dasar untuk menanda-tangani kontrak.

39.8

39.9

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

24

BAB IV. LEMBAR DATA PEMILIHAN (LDP)
A. Lingkup Pekerjaan 1. 2. Nama Pokja ULP : Pokja Konstruksi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Tulungagung. Alamat : Sekretariat ULP (Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tulungagung) Jl. A. Yani Timur No. 37, Tulungagung : www.tulungagung.go.id

Website

Website LPSE : lpse.tulungagung.go.id 3. 4. 5. B. Sumber Dana C. Pemberian Penjelasan Dokumen Pengadaan dan Peninjauan Lapangan D. Dokumen Penawaran 1. 2. Nama Paket Pekerjaan : Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh Lingkup pekerjaan meliputi Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh Jangka waktu penyelesaian pekerjaan : 90 (sembilan puluh) hari kalender Pekerjaan ini dibiayai dari sumber pendanaan : APBD Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2013. Pemberian Penjelasan Dokumen Pengadaan akan dilaksanakan melalui : LPSE dan jadwal sesuai dengan jadwal pada LPSE Peninjauan lapangan dilaksanakan apabila diminta oleh peserta.

1.

Daftar Personil Inti yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan:
No 1 1 2 3 Jabatan dlm Organisasi Pekerjaan 2 Pelaksana Juru Pengeboran Administrasi Jumlah minimal (orang) 3 1 1 1 Pendidika n Minimal 4 SMK Bangunan SMU/SMK sederajat SMU/SMK sederajat
Pengalaman minimal

Profesi/ keahlian dengan Sertifikat 6 SKT Pelaksana Bangunan Irigasi SKT Juru Pengeboran Air Tanah -

5 5 tahun 3 tahun

-

Keterangan: Dilampiri dengan hasil scan/copy ijazah dan SKA/SKT yang masih berlaku. 2. Daftar Peralatan Utama minimal yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan: No 1 Jenis Alat Dump Truck / Truck Jumlah 1 unit Kapasitas Minimal Keterangan Milik sendiri/ sewa

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

25

2 3 4

Pompa air Molen beton Mesin bor lengkap

1 unit 1 unit 1 set

-

Milik sendiri Milik sendiri Milik sendiri/sewa

Keterangan: Dilampiri dengan hasil scan/copy bukti kepemilikan untuk milik sendiri dan bukti perjanjian sewa atau dukungan alat untuk sewa. 3. E. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran F. Masa Berlakunya Penawaran G. Jaminan Penawaran H. Pemasukan Dokumen Penawaran I. Batas Akhir Waktu Penyampaian Penawaran J. Pembukaan Penawaran K. Sanggahan, Sanggahan Banding Dan Pengaduan 1. 2. Bagian Pekerjaan yang disubkontrakkan : tidak ada. Mata uang yang digunakan Rupiah Pembayaran dilakukan dengan cara angsuran (termin). Masa berlaku penawaran selama 60 (enam puluh) hari kalender sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran. Tidak dipersyaratkan. Lihat jadwal di LPSE

Lihat jadwal di LPSE

Lihat jadwal di LPSE 1. 2. Sanggahan disampaikan melalui aplikasi SPSE. Tembusan sanggahan ditujukan kepada: a. PPK b. PA/KPA c. Inspektorat Kab. Tulungagung Sanggahan Banding disampaikan diluar aplikasi SPSE (offline) ditujukan kepada Bupati Tulungagung Tembusan sanggahan banding ditujukan kepada: a. PPK b. Pokja Konstruksi ULP Kabupaten Tulungagung. c. Inspektorat Kab. Tulungagung Besarnya jaminan sanggahan banding sebesar 1% (satu perseratus) dari nilai total HPS

3. 4.

L. Jaminan Sanggahan Banding

1.

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

26 M. 2.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Jaminan Pelaksanaan 1. Jaminan Pelaksanaan dicairkan dan disetorkan pada Kas Daerah. Pokja Konstruksi ULP Kab. Masa berlaku Jaminan Pelaksanaan selama 90 (sembilan puluh) hari kalender (unconditional) sejak penandatanganan kontrak.

Memperoleh paling sedikit 1 (satu) pekerjaan bagi penyedia dalam kurun waktu 4 tahun terakhir. tidak pailit. Memiliki Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBUJK) dan Izin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK) dengan sub bidang pekerjaan yang sesuai dan masih berlaku: Kualifikasi : Kecil Bidang : Tata Lingkungan Sub Bidang : Pekerjaan Pengeboran Air Tanah 2.27 BAB V. 6. Memiliki kemampuan menyediakan personil inti sebagai berikut : No 1 1 2 3 Jabatan dlm Organisasi Pekerjaan 2 Pelaksana Juru Pengeboran Administrasi Jumlah minimal (orang) 3 1 1 1 Pendidika n Minimal 4 SMK Bangunan SMK Bangunan SMU/SMK sederajat Pengalaman minimal Profesi/ keahlian dengan Sertifikat 6 SKT Pelaksana Bangunan Irigasi SKT Juru Pengeboran Air Tanah - 5 5 tahun 3 tahun - Pokja Konstruksi ULP Kab. PPh pasal 25/29 dan PPN (bagi pengusaha kena pajak) bulan Desember 2012. 7. Memiliki NPWP dan telah memenuhi kewajiban perpajakan tahun pajak terakhir (SPT Tahun 2011) serta memiliki laporan bulanan PPh pasal 21. Tulungagung : www. 5.tulungagung. Yani Timur No. A.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Lingkup Kualifikasi Nama Pokja ULP : Pokja Konstruksi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Tulungagung. 37. Januari 2013 dan Februari 2013. Persyaratan Kualifikasi 1.go. kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan. 4.id Nama Paket Pekerjaan : Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh B. Alamat : Sekretariat ULP Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tulungagung Jl. LEMBAR DATA KUALIFIKASI (LDK) A. 3. Peserta dapat mengganti persyaratan ini dengan menyampaikan Surat Keterangan Fiskal (SKF) sampai dengan bulan Februari 2013. Salah satu dan/atau semua pengurus dan badan usahanya atau perorangan tidak masuk dalam daftar hitam. pasal 23 bila ada transaksi. baik dilingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak.id Website Website LPSE : lpse.go.tulungagung. Memiliki pengalaman pada bidang Tata Lingkungan. tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana. Menyampaikan surat pernyataan/ pengakuan tertulis bahwa perusahaan yang bersangkutan dan manajemennya atau peserta perorangan tidak dalam pengawasan pengadilan.

Memiliki kemampuan untuk menyediakan fasilitas/peralatan/perlengkapan untuk melaksanakan pekerjaan konstruksi ini.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . yang diperhitungkan adalah SKP dari semua perusahaan yang bermitra/KSO. Pokja Konstruksi ULP Kab. yaitu: No 1 2 3 4 Jenis Alat Dump Truck / Truck Pompa air Molen beton Mesin bor lengkap Jumlah 1 unit 1 unit 1 unit 1 set Kapasitas Minimal Keterangan Milik sendiri/ sewa Milik sendiri Milik sendiri Milik sendiri/sewa Keterangan: Dilampiri dengan hasil scan/copy bukti kepemilikan untuk milik sendiri dan bukti perjanjian sewa atau dukungan alat untuk sewa. 8. dengan ketentuan: a. Mempunyai Sisa Kemampuan Paket (SKP). b. dalam hal kemitraan/KSO. 11.jumlah paket yang sedang dikerjakan KP = Kemampuan menangani paket pekerjaan untuk usaha kecil KP = 5 N = Jumlah paket pekerjaan terbanyak yang dapat ditangani pada saat bersamaan selama kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir. Memiliki surat keterangan dukungan keuangan dari bank pemerintah/swasta minimal 10 % (sepuluh perseratus) dari nilai total HPS. 10.28 Keterangan: Dilampiri dengan hasil scan/copy ijazah dan SKA/SKT yang masih berlaku. Dalam hal melakukan kemitraan peserta wajib mempunyai surat perjanjian kerja sama operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan dan perusahaan yang mewakili kemiraan tersebut. SKP = KP . 9.

....Tulungagung Tahun Anggaran 2013 ... bersama Surat Penawaran ini kami lampirkan: Hasil pemindaian (scan)Jaminan Penawaran [atau asli].. apabila dipersyaratkan].) hari kalender. Dengan disampaikannya Surat Penawaran ini.......... f. maka kami menyatakan sanggup dan akan tunduk pada semua ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan. Jenis.... Penawaran ini sudah memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas.. c.....29 BAB VI. Data kualifikasi yang dikirimkan melalui aplikasi SPSE [Dokumen lain yang dipersyaratkan].. Penawaran ini berlaku selama ____ (__________________) hari kalender sejak tanggal surat penawaran ini.. Metoda Pelaksanaan... b... 3... Formulir rekapitulasi perhitungan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).: Pokja . .. dan jumlah peralatan utama minimal yang dibutuhkan. apabila ada]. 5..... Kami akan melaksanakan pekerjaan tersebut dengan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama …….... BENTUK SURAT PENAWARAN PESERTA BADAN USAHA/KEMITRAAN (KSO) CONTOH [Kop Surat Badan Usaha/Kemitraan (KSO)] Nomor Lampiran : : Kepada Yth. Jadwal Waktu Pelaksanaan. Jabatan Pokja Konstruksi ULP Kab.. Dokumen penawaran teknis. [Hasil pemindaian Surat perjanjian kemitraan/Kerja Sama Operasi......... dengan ini kami mengajukan penawaran untuk pekerjaan ………..... BENTUK DOKUMEN PENAWARAN A.. kapasitas...... 1........ 7.. Tulungagung di TULUNGAGUNG Perihal : Penawaran Pekerjaan …………..... Sehubungan dengan pengumuman pendaftaran dan pengambilan Dokumen Pengadaan nomor:_________________ tanggal ______________ dan setelah kami pelajari dengan seksama Dokumen Pengadaan [serta adendum Dokumen Pengadaan].. Jl.. [Daftar Kuantitas dan Harga.... apabila ada].. 4. Daftar Personil Inti. [Bagian Pekerjaan yang akan disubkontrakkan......... 2.... PT/CV/Firma/Kemitraan (KSO) ____________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] . (…………….. Sesuai dengan persyaratan. komposisi.. Spesifikasi teknis... terdiri dari : a...... sebesar Rp_______________ (__________________________) termasuk PPN.. 6. e.... d...

5. daftar peralatan dan tenaga kerja. tahun ________________________ [Peserta 1] (_______________) [Peserta 3] (________________) [Peserta 2] (________________) [dst (________________)] Catatan: Surat Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi ini harus dibuat d iatas kertas segel Pokja Konstruksi ULP Kab. dalam hal pengeluaran. Masing-masing peserta anggota kemitraan/KSO. surat-menyurat. keuntungan. masing-masing anggota kemitraan/KSO akan melakukan pengawasan penuh terhadap semua aspek pelaksanaan dari perjanjian ini. Pembagian sharing dalam kemitraan/KSO ini tidak akan diubah baik selama masa penawaran maupun sepanjang masa kontrak. Perjanjian ini dibuat dalam rangkap ____ (_______) yang masing-masing mempunyai kekuatan hukum yang sama. Membentuk kemitraan/KSO dengan nama kemitraan/KSO adalah ________________ b. kecuali dengan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan persetujuan bersama secara tertulis dari masing-masing anggota kemitraan/KSO. 6. Perjanjian ini secara otomatis menjadi batal dan tidak berlaku lagi bila pelelangan tidak dimenangkan oleh perusahaan kemitraan/KSO. Secara bersama-sama: a. 2. tanda terima. termasuk hak untuk memeriksa keuangan. Wewenang menandatangani untuk dan atas nama kemitraan/KSO diberikan kepada _________________________ [nama wakil peserta] dalam kedudukannya sebagai direktur utama/direktur pelaksana _________________________ [nama peserta 1] berdasarkan persetujuan tertulis dari seluruh anggota kemitraan/KSO. Kami menyetujui dan memutuskan bahwa: 1. akan mengambil bagian sesuai sharing tersebut pada butir 2. Menunjuk ____________________________ [nama peserta 1] sebagai perusahaan utama (leading firm) untuk kemitraan/KSO dan mewakili serta bertindak untuk dan atas nama kemitraan/KSO. perjanjian subkontrak. Keikutsertaan modal (sharing) setiap perusahaan dalam kemitraan/KSO adalah: _______________ [nama peserta 1] sebesar _____ % (___________ persen) _______________ [nama peserta 2] sebesar _____ % (___________ persen) _______________ [nama peserta 3] sebesar _____ % (___________ persen) _________________________________ [dst] 3. 8. maka kami: ______________________________ [nama peserta 1] ______________________________ [nama peserta 2] ______________________________ [nama peserta 3] ______________________________ [dan seterusnya] bermaksud untuk mengikuti pelelangan dan pelaksanaan kontrak secara bersama-sama dalam bentuk kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO). perintah pembelian. 7. Menyetujui apabila ditunjuk sebagai pemenang. wajib bertanggung jawab baik secara bersama-sama atau masing-masing atas semua kewajiban sesuai ketentuan dokumen kontrak. DENGAN KESEPAKATAN INI semua anggota kemitraan/KSO membubuhkan tanda tangan di _________ pada hari __________ tanggal __________ bulan ____________. Terlepas dari sharing yang ditetapkan di atas. 4.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . dan kerugian dari kemitraan/KSO. Perjanjian ini berlaku sejak tanggal ditandatangani.30 BENTUK PERJANJIAN KEMITRAAN/KERJA SAMA OPERASI (KSO) CONTOH SURAT PERJANJIAN KEMITRAAN/ KERJA SAMA OPERASI (KSO) Sehubungan dengan pelelangan pekerjaan ________________ yang pembukaan penawarannya akan dilakukan di ________________ pada tanggal ________ 20__. c. dan lain-lain. 9.

bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan [sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP]. [Hal-hal lain yang dipersyaratkan]. 6. penyusunan rencana progres pelaksanaan pekerjaan dalam bentuk kurva S dalam format MS Project/MS Excel. keterangan dapat dicantumkan dalam lembar tersendiri/tambahan] 1. 2. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS Dokumen Penawaran Teknis [Cantumkan dan jelaskan secara rinci hal-hal berikut. 4. kapasitas. komposisi dan jumlah peralatan minimal [sebagaimana tercantum dalam LDP]. jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan [tidak melampaui batas waktu sebagaimana tercantum dalam LDP]. personil inti yang akan ditempatkan secara penuh [sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP. Contoh : d) kesesuaian antara jangka waktu pelaksanaan pada jadwal dan kurva S yang tidak melebihi waktu yang dipersyaratkan didalam LDP. 3. metoda pelaksanaan pekerjaan [diyakini menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan]. Contoh : b) c) kesesuain jenis pekerjaan pada jadwal dengan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga serta urutan pekerjaan setiap tahap pada jadwal secara teknis dapat dilaksanakan.31 B. serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan]. Pokja Konstruksi ULP Kab. dan 7. 5.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . jenis. Jika diperlukan. a) penyusunan jadwal dengan menggunakan metode jaringan kerja (Network Diagram) yang berbentuk Diagram Balok (Gantt Chart) dalam format MS Project dengan ketentuan menyampaikan sub item pekerjaan sesuai mata pembayaran yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. spesifikasi teknis.

Nilai Barang Luar Negeri (3B) Nilai Gabungan Barang dan Jasa (9C) Nilai Jasa Total(8C) . BENTUK FORMULIR REKAPITULASI PERHITUNGAN TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN) FORMULIR REKAPITULASI PERHITUNGAN TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN) Nilai Gabungan Barang/Jasa (Rp) Uraian Pekerjaan DN (2) LN (3) Total Ribu Rp (4) % KDN (5) Barang/ Jasa (7) TKDN Gabungan (8) (1) Barang I. Sub Total Jasa C. Konstruksi dan Fabrikasi VI. Alat Kerja / Fasilitas Kerja V. TOTAL Biaya (A + B) (1A) (2A) (3A) (1B) (2B) (3B) (1C) (2C) (3C) (1D) (2D) (3D) (1E) (2E) (3E) (1G) (2G) (3G) (4A) (5A) (6A) (7A) (8A) (9A) (4B) (5B) (6B) (7B) (8B) (9B) (4C) (5C) (6C) (7C) (8C) (9C) (4D) (5D) (6D) (7D) (8D) (9D) (4E) (5E) (6E) (7E) (8E) (9E) (4G) (5G) (6G) (7G) (8G) (9G) Formulasi perhitungan: % TKDN (Gabungan Barang dan Jasa) = Nilai Barang Total (3C) . __ [tanggal] __________ [bulan] 20__ [tahun] [tanda tangan] [nama wakil sah badan usaha/pemimpin kemitraan (KSO)] Pokja Konstruksi ULP Kab.32 C.Nilai Jasa Luar Negeri (8B) Nilai Gabungan Barang dan Jasa (9C) __________ [tempat]. Manajemen Proyek dan Perekayasaan IV.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Material Langsung (Bahan baku) II. Peralatan (Barang jadi) A. Jasa Umum B. Sub Total Barang Jasa III.

B. dan 2. 4. baik di lingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. peserta wajib mempunyai perjanjian Kerja Sama Operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan/KSO dan perusahaan yang mewakili kemitraan/KSO tersebut. dengan ketentuan: a. SKP = KP – jumlah paket yang sedang dikerjakan KP = Kemampuan menangani paket pekerjaan untuk usaha kecil KP = 5 N = Jumlah paket pekerjaan terbanyak yang dapat ditangani pada saat bersamaan selama kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir. 10. pemenuhan persyaratan kualifikasi. memiliki kemampuan menyediakan fasilitas dan peralatan serta personil yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan. Dokumen Kualifikasi yang akan dievaluasi harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: 1. evaluasi persyaratan pada angka 1 sampai dengan angka 10 dilakukan untuk setiap perusahaan yang melakukan kemitraan/KSO. yang diperhitungkan adalah SKP dari semua perusahaan yang bermitra/KSO.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . atau peserta perorangan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana. Januari 2013 dan Februari 2013. 3. memiliki surat keterangan dukungan keuangan dari bank pemerintah/swasta untuk mengikuti pengadaan pekerjaan konstruksi paling kurang 10% (sepuluh perseratus) dari nilai total HPS. Memiliki pengalaman pada bidang Tata Lingkungan. 5. menyampaikan daftar perolehan pekerjaan yang sedang dikerjakan. 8. memperoleh paling sedikit 1 (satu) pekerjaan sebagai penyedia dalam kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir. pasal 23 bila ada transaksi. 11. b. PPh pasal 25/29 dan PPN (bagi pengusaha kena pajak) bulan Desember 2012. dalam hal peserta akan melakukan kemitraan/KSO: a. dalam hal kemitraan/KSO. Peserta dapat mengganti persyaratan ini dengan menyampaikan Surat Keterangan Fiskal (SKF) sampai dengan bulan Februari 2013. menyampaikan pernyataan/pengakuan tertulis bahwa perusahaan yang bersangkutan dan manajemennya atau peserta perorangan tidak dalam pengawasan pengadilan. kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan. 2. TATA CARA EVALUASI KUALIFIKASI A. Pokja ULP memeriksa dan membandingkan persyaratan dan data isian peserta dalam Dokumen Isian Kualifikasi dalam hal: 1. salah satu dan/atau semua pengurus dan badan usahanya atau peserta perorangan tidak masuk dalam Daftar Hitam. 9. 7. memiliki izin usaha sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. tidak pailit. b. mempunyai Sisa Kemampuan Paket (SKP). 6. Pokja Konstruksi ULP Kab. kelengkapan Dokumen Isian Kualifikasi.33 BAB VII. Memiliki NPWP dan telah memenuhi kewajiban perpajakan tahun pajak terakhir (SPT Tahun 2011) serta memiliki laporan bulanan PPh pasal 21.

D.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Evaluasi kualifikasi sudah merupakan kompetisi. maka data yang kurang tidak dapat dilengkapi.34 C. Pokja Konstruksi ULP Kab. Apabila ditemukan hal-hal dan/atau data yang kurang jelas maka Pokja ULP dapat meminta peserta untuk menyampaikan klarifikasi secara tertulis namun tidak boleh mengubah substansi formulir isian kualifikasi.

35 BAB VIII.5 Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan adalah Pokja ULP/pejabat yang ditetapkan oleh PA/KPA yang bertugas memeriksa dan menerima hasil pekerjaan. kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan perjanjian tertulis.4 Pejabat Pembuat Komitmen yang selanjutnya disebut PPK adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Pekerjaan Konstruksi. 1. pemantauan dan kegiatan pengawasan lain terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi organisasi. 1. 1. SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK (SSUK) A. 1.10 Surat Jaminan yang selanjutnya disebut Jaminan. Ketentuan Umum 1. reviu. 1. evaluasi.14 Direksi lapangan adalah tim pendukung yang dibentuk/ditetapkan oleh PPK. 1. 1. Definisi Istilah-istilah yang digunakan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini harus mempunyai arti atau tafsiran seperti yang dimaksudkan sebagai berikut: 1. yang dikeluarkan oleh Bank Umum/Perusahaan Penjaminan/Perusahaan Asuransi yang diserahkan oleh penyedia kepada PPK/Pokja ULP untuk menjamin terpenuhinya kewajiban penyedia. adalah jaminan tertulis yang bersifat mudah dicairkan dan tidak bersyarat (unconditional).9 Kemitraan/KSO adalah kerja sama usaha antar penyedia baik penyedia nasional maupun penyedia asing.13 Hari adalah hari kalender.11 Kontrak Pengadaan Barang/Jasa yang selanjutnya disebut Kontrak adalah perjanjian tertulis antara PPK dengan penyedia yang mencakup Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK) ini dan Syarat-Syarat Khusus Kontrak (SSKK) serta dokumen lain yang merupakan bagian dari kontrak.3 Kuasa Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut KPA adalah pejabat yang ditetapkan oleh PA untuk menggunakan APBN atau ditetapkan oleh Kepala Daerah untuk menggunakan APBD.8 Subpenyedia adalah penyedia yang mengadakan perjanjian kerja dengan penyedia penanggung jawab kontrak. yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak untuk mengendalikan pelaksanaan pekerjaan. 1.1 Pekerjaan Konstruksi adalah seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan pelaksanaan konstruksi bangunan atau pembuatan wujud fisik lainnya. 1.6 Aparat Pengawas Intern Pemerintah atau pengawas intern pada Institusi lain yang selanjutnya disebut APIP adalah aparat yang melakukan pengawasan melalui audit. 1. untuk melaksanakan sebagian pekerjaan (subkontrak).12 Nilai Kontrak adalah total harga yang tercantum dalam Kontrak. 1. 1. 1.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . terdiri dari 1 (satu) orang atau lebih. Pokja Konstruksi ULP Kab. yang masing-masing pihak mempunyai hak.2 Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut PA adalah pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran Kementerian/ Lembaga/Satuan Kerja Perangkat Daerah atau Pejabat yang disamakan pada Institusi lain Pengguna APBN/APBD. 1.7 Penyedia adalah badan usaha atau orang perseorangan yang menyediakan Pekerjaan Konstruksi.15 Direksi teknis adalah tim pendukung yang ditunjuk/ditetapkan oleh PPK untuk mengawasi pelaksanaan pekerjaan.

Masa Kontrak adalah jangka waktu berlakunya Kontrak ini terhitung sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan masa pemeliharaan berakhir.36 1. realistik dan dapat dilaksanakan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan dan diyakini menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan dengan tahap pelaksanaan yang sistimatis berdasarkan sumber daya yang dimiliki penawar. Bagian pekerjaan yang disubkontrakkan adalah bagian pekerjaan bukan pekerjaan utama yang ditetapkan sebagaimana tercantum dalam LDP.20 1. Harga Perkiraan Sendiri (HPS) adalah perhitungan perkiraan biaya pekerjaan yang disusun oleh PPK.28 1. menjadi tidak berfungsi.26 1. manfaat. Kegagalan Konstruksi adalah keadaan hasil pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi pekerjaan sebagaimana disepakati dalam kontrak baik sebagian maupun keseluruhan sebagai akibat kesalahan pengguna atau penyedia.22 1.17 1. yang diterbitkan oleh PPK. Tanggal mulai kerja adalah tanggal mulai kerja penyedia yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . dikalkulasikan secara keahlian berdasarkan data yang dapat dipertanggungjawabkan serta digunakan oleh Pokja ULP untuk menilai kewajaran penawaran termasuk rinciannya.18 1.23 1.21 1. yang setelah diserahterimakan oleh penyedia kepada PPK dan terlebih dahulu diperiksa serta diterima oleh Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. yang pelaksanaannya diserahkan kepada penyedia lain dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK. keselamatan dan kesehatan kerja. Jadwal waktu pelaksanaan adalah jadwal yang menunjukkan kebutuhan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan. Metoda pelaksanaan pekerjaan adalah cara kerja yang layak. dinyatakan dalam Berita Acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh PPK. terdiri atas tahap pelaksanaan yang disusun secara logis. dan/atau keselamatan umum.19 1. dihitung sejak tanggal penyerahan pertama pekerjaan sampai dengan tanggal penyerahan akhir pekerjaan. Masa pemeliharaan adalah kurun waktu kontrak yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak.24 1. Tanggal penyelesaian pekerjaan adalah tanggal penyerahan pertama pekerjaan selesai. Kegagalan Bangunan adalah keadaan bangunan. Pekerjaan utama adalah jenis pekerjaan yang secara langsung menunjang terwujudnya dan berfungsinya suatu konstruksi sesuai peruntukannya yang ditetapkan sebagaimana tercantum dalam LDP.16 1. Harga Satuan Pekerjaan (HSP) adalah harga satu jenis pekerjaan tertentu per satu satuan tertentu. Personil inti adalah tenaga yang akan ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan sebagaimana tercantum dalam LDP serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan untuk melaksanakan pekerjaan. baik secara keseluruhan maupun sebagian dan/atau tidak sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam kontrak. dari segi teknis.27 1. Pokja Konstruksi ULP Kab. realistik dan dapat dilaksanakan.29 Daftar kuantitas dan harga (rincian harga penawaran) adalah daftar kuantitas yang telah diisi harga satuan dan jumlah biaya keseluruhannya yang merupakan bagian dari penawaran.25 1.

4 4. c. Pengenaan sanksi administratif di atas dilaporkan oleh PPK kepada Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi lainnya. pemutusan Kontrak. Asal material/bahan merupakan tempat material/bahan diperoleh. Hukum yang digunakan adalah hukum yang berlaku di Indonesia.1 4.2 4. antara lain tempat material/bahan ditambang. Penyedia yang menurut penilaian PPK terbukti melakukan laranganlarangan di atas dapat dikenakan sanksi-sanksi administratif oleh PPK sebagai berikut: a. dan d. menerima atau menjanjikan untuk memberi atau menerima hadiah atau imbalan berupa apa saja atau melakukan tindakan lainnya untuk mempengaruhi siapapun yang diketahui atau patut dapat diduga berkaitan dengan pengadaan ini.1 5. mendorong terjadinya persaingan tidak sehat. atau diproduksi. menawarkan. sisa uang muka harus dilunasi oleh Penyedia. c. Bahasa dan Hukum 3. PPK yang terlibat dalam KKN dan penipuan dikenakan sanksi berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.5 5. Penyedia menjamin bahwa yang bersangkutan (termasuk semua anggota Kemitraan/KSO apabila berbentuk Kemitraan/KSO) dan Sub penyedianya (jika ada) tidak pernah dan tidak akan melakukan tindakan yang dilarang di atas. dilarang untuk: a. membuat dan/atau menyampaikan secara tidak benar dokumen dan/atau keterangan lain yang disyaratkan untuk penyusunan dan pelaksanaan Kontrak ini.37 2. b. 3. tumbuh. kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan hukum yang berlaku di Indonesia atau hukum yang berlaku di negara pemberi pinjaman/hibah (tergantung kesepakatan antara Pemerintah dan negara pemberi pinjaman/hibah). Jaminan Pelaksanaan dicairkan dan disetorkan sebagaimana ditetapkan dalam SSKK. Kolusi dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan 4. Asal Material/ Bahan 5. 3. b. Larangan Korupsi.3 4.1 Bahasa kontrak harus dalam Bahasa Indonesia kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan Bahasa Indonesia dan bahasa nasional pemberi pinjaman/hibah tersebut dan/atau bahasa Inggris.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Berdasarkan etika pengadaan barang/jasa pemerintah. pengenaan daftar hitam.2 4. Penyedia harus menyampaikan asal material/bahan yang terdiri dari rincian komponen dalam negeri dan komponen impor.2 Pokja Konstruksi ULP Kab. Penerapan SSUK diterapkan secara luas dalam pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi ini tetapi tidak dapat bertentangan dengan ketentuan-ketentuan dalam Dokumen Kontrak lain yang lebih tinggi berdasarkan urutan hierarki dalam Surat Perjanjian.

6. 8. Khusus untuk penyedia perseorangan. Jika ketentuan di atas dilanggar maka Kontrak diputuskan dan Penyedia dikenakan sanksi sebagaimana diatur dalam SSKK. 10. dan Personil yang bersangkutan berkewajiban untuk membayar semua pajak. Subpenyedia (jika ada). atau jika disampaikan melalui surat tercatat dan/atau faksimili ditujukan ke alamat yang tercantum dalam SSKK. Penyedia.4 11. Penyedia tetap bertanggung jawab atas bagian pekerjaan yang disubkontrakkan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 12. Penyedia Mandiri . Pembukuan 9. retribusi. baik sebagai akibat peleburan (merger) maupun akibat lainnya. Pengabaian Jika terjadi pengabaian oleh satu Pihak terhadap pelanggaran ketentuan tertentu Kontrak oleh Pihak yang lain maka pengabaian tersebut tidak menjadi pengabaian yang terus-menerus selama Masa Kontrak atau seketika menjadi pengabaian terhadap pelanggaran ketentuan yang lain. dan dianggap telah diberitahukan jika telah disampaikan secara langsung kepada wakil sah Para Pihak dalam SSUK. Penyedia diharapkan untuk melakukan pencatatan keuangan yang akurat dan sistematis sehubungan dengan pelaksanaan pekerjaan ini berdasarkan standar akuntansi yang berlaku. Pengabaian hanya dapat mengikat jika dapat dibuktikan secara tertulis dan ditandatangani oleh Wakil Sah Pihak yang melakukan pengabaian. Penyedia berdasarkan Kontrak ini bertanggung jawab penuh terhadap personil dan subpenyedianya (jika ada) serta pekerjaan yang dilakukan oleh mereka.2 10. e-mail dan/atau faksimili dengan alamat tujuan para pihak yang tercantum dalam SSKK.38 6. dan pungutan lain yang dibebankan oleh peraturan perpajakan atas pelaksanaan Kontrak ini. Semua pengeluaran perpajakan ini dianggap telah termasuk dalam Nilai Kontrak. Semua pemberitahuan. Penyedia tidak boleh diwakilkan.3 10. Pengalihan dan/atau Subkontrak 10. Subkontrak sebagian pekerjaan utama hanya diperbolehkan kepada Penyedia spesialis setelah persetujuan tertulis dari PPK. dan setiap dokumen yang disyaratkan atau diperbolehkan untuk dibuat berdasarkan Kontrak ini oleh PPK atau Penyedia hanya dapat dilakukan atau dibuat oleh pejabat yang disebutkan dalam SSKK. permohonan.2 7. Penyedia dilarang untuk mensubkontrakkan sebagian/seluruh pekerjaan utama dalam Kontrak ini.1 Penyedia dilarang untuk mengalihkan sebagian atau seluruh Kontrak ini. Wakil Sah Para Pihak Setiap tindakan yang disyaratkan atau diperbolehkan untuk dilakukan.1 Semua korespondensi dapat berbentuk surat. bea. Pokja Konstruksi ULP Kab. Pengalihan seluruh Kontrak hanya diperbolehkan dalam hal pergantian nama Penyedia. Korespondensi 6. Perpajakan 10. atau persetujuan berdasarkan Kontrak ini harus dibuat secara tertulis dalam Bahasa Indonesia.

Pengawas Pekerjaan selalu bertindak untuk kepentingan PPK. 14. penyedia bertanggung jawab secara penuh atas rancangan Hasil Pekerjaan Sementara.1 15.2 15. Waktu pelaksanaan kontrak adalah jangka waktu yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak dihitung sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK. Penemuanpenemuan 18. Jika tercantum dalam SSKK. Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan 19. 17. Kemitraan/KSO Kemitraan/KSO memberi kuasa kepada salah satu anggota yang disebut dalam Surat Perjanjian untuk bertindak atas nama Kemitraan/KSO dalam pelaksanaan hak dan kewajiban terhadap PPK berdasarkan Kontrak ini. Penyedia harus menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang ditentukan dalam SSKK. Pengawas Pekerjaan dapat bertindak sebagai Wakil Sah PPK. Penyelesaian. PPK jika dipandang perlu dapat mengangkat Pengawas Pekerjaan yang berasal dari personil PPK atau konsultan pengawas. Wakil Sah PPK dan/atau Pengawas Pekerjaan ke lokasi kerja dan lokasi lainnya dimana pekerjaan ini sedang atau akan dilaksanakan. Jika dalam pelaksanaan pekerjaan ini diperlukan terlebih dahulu adanya Hasil Pekerjaan Sementara maka penyedia berkewajiban untuk menyerahkan spesifikasi dan gambar usulan Hasil Pekerjaan Sementara tersebut untuk disetujui oleh Pengawas Pekerjaan. Adendum dan Pemutusan Kontrak 19. Pelaksanaan. Penyedia wajib memberitahukan kepada PPK dan kepada pihak yang berwenang semua penemuan benda/barang yang mempunyai nilai sejarah atau penemuan kekayaan di lokasi pekerjaan yang menurut peraturan perundang-undangan dikuasai oleh negara . Persetujuan Pengawas Pekerjaan 15. Terlepas dari ada tidaknya persetujuan Pengawas Pekerjaan.39 13. 19.1 Selama berlangsungnya pelaksanaan pekerjaan. Akses ke Lokasi Kerja B. Pengawas Pekerjaan berkewajiban untuk mengawasi pelaksanaan pekerjaan.1 Kontrak ini berlaku efektif pada tanggal penandatanganan Surat Perjanjian oleh Para Pihak atau pada tanggal yang ditetapkan dalam SSKK.2 16.2 19. Pengawasan Pelaksanaan Pekerjaan 14. Penyedia berkewajiban untuk menjamin akses PPK.3 Pokja Konstruksi ULP Kab. Dalam melaksanakan kewajibannya. Semua gambar yang digunakan untuk mendapatkan Hasil Pekerjaan baik yang permanen maupun sementara harus mendapatkan persetujuan Pengawas Pekerjaan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Perintah Penyedia berkewajiban untuk melaksanakan semua perintah Pengawas Pekerjaan yang sesuai dengan kewenangan Pengawas Pekerjaan dalam Kontrak ini. 14.

dan f. b.4 Apabila penyedia berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal karena keadaan diluar pengendaliannya dan penyedia telah melaporkan kejadian tersebut kepada PPK. Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) 21. Pemutakhiran program mutu harus mendapatkan persetujuan PPK. dan kondisi ini ditetapkan sebagai Peristiwa Kompensasi. Hasil pemeriksaan dan penyerahan dituangkan dalam berita acara penyerahan lokasi kerja. Penyedia berkewajiban untuk memutakhirkan program mutu jika terjadi adendum Kontrak dan Peristiwa Kompensasi. Program Mutu 22.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 20.1 21. Program mutu disusun paling sedikit berisi: a. prosedur pelaksanaan pekerjaan. organisasi kerja penyedia. pelaksana kerja. prosedur instruksi kerja.2 22. Penyedia berkewajiban untuk menyerahkan program mutu pada rapat persiapan pelaksanaan kontrak untuk disetujui oleh PPK.2 20. e. c.1 Pelaksanaan Pekerjaan 20. Persetujuan PPK terhadap program mutu tidak mengubah kewajiban kontraktual penyedia. Penyerahan dilakukan setelah sebelumnya dilakukan pemeriksaan lapangan bersama. Jika penyerahan hanya dilakukan pada bagian tertentu dari lokasi kerja maka PPK dapat dianggap telah menunda pelaksanaan pekerjaan tertentu yang terkait dengan bagian lokasi kerja tersebut. d.3 21.1 PPK berkewajiban untuk menyerahkan keseluruhan lokasi kerja kepada penyedia sebelum SPMK diterbitkan.3 22. Pokja Konstruksi ULP Kab. PPK menerbitkan SPMK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak tanggal penanda-tanganan kontrak.4 22. Penyerahan Lokasi Kerja 20. Pemutakhiran program mutu harus menunjukkan perkembangan kemajuan setiap pekerjaan dan dampaknya terhadap penjadwalan sisa pekerjaan. jadwal pelaksanaan pekerjaan.2 22. Jika dalam pemeriksaan lapangan bersama ditemukan hal-hal yang dapat mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka perubahan tersebut harus dituangkan dalam adendum Kontrak. termasuk perubahan terhadap urutan pekerjaan. Dalam SPMK dicantumkan saat paling lambat dimulainya pelaksanaan kontrak oleh penyedia.6 . B. maka PPK dapat melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas penyedia dengan adendum kontrak.40 19. Program mutu dapat direvisi sesuai dengan kondisi lokasi pekerjaan.5 22. informasi mengenai pekerjaan yang akan dilaksanakan.1 22.

serta menyelesaikan pekerjaan selambat-lambatnya pada Tanggal Penyelesaian yang ditetapkan dalam SPMK.3 25. Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak 23. harus sudah menyelenggarakan rapat persiapan pelaksanaan kontrak. dan sebagainya. Pemeriksaan Bersama 25. 23. penyusunan rencana dan pelaksanaan pemeriksaan lokasi pekerjaan. jadwal pelaksanaan pekerjaan. rumah. unsur perencanaan. PPK bersama dengan penyedia. Pokja Konstruksi ULP Kab. program mutu. dan unsur pengawasan.41 23. yaitu: a. mendatangkan personil-personil. e.1 Kecuali Kontrak diputuskan lebih awal. Mobilisasi 24. maka harus dituangkan dalam adendum Kontrak.2 24. b. pada tahap awal pelaksanaan Kontrak.1 25. Apabila dalam pemeriksaan bersama mengakibatkan perubahan isi Kontrak.4 B. Hasil pemeriksaan bersama dituangkan dalam Berita Acara. jadwal pengadaan bahan/material. Waktu Penyelesaian Pekerjaan . PA/KPA dapat membentuk Pokja ULP/Pejabat Peneliti Pelaksana-an Kontrak atas usul PPK. penyedia berkewajiban untuk memulai pelaksanaan pekerjaan pada Tanggal Mulai Kerja. gedung laboratorium. c.2 Pengendalian Waktu 26. tata cara pengaturan pelaksanaan pekerjaan. dan/atau c.1 Selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak diterbitkannya SPMK dan sebelum pelaksanaan pekerjaan. organisasi kerja. PPK bersama-sama dengan penyedia melakukan pemeriksaan lokasi pekerjaan dengan melakukan pengukuran dan pemeriksaan detail kondisi lokasi pekerjaan untuk setiap rencana mata pembayaran. Mobilisasi dilakukan sesuai dengan lingkup pekerjaan. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Personil dan/atau Peralatan ternyata belum memenuhi persyaratan Kontrak maka penyedia tetap dapat melanjutkan pekerjaan dengan syarat Personil dan/atau Peralatan yang belum memenuhi syarat harus segera diganti dalam jangka waktu yang disepakati bersama. gudang. Beberapa hal yang dibahas dan disepakati dalam rapat persiapan pelaksanaan kontrak meliputi: a. Mobilisasi peralatan dan personil dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. Apabila diperlukan.1 24.3 25. dan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan program mutu. Mobilisasi paling lambat harus sudah mulai dilaksanakan dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak diterbitkan SPMK. b. f. mobilisasi peralatan dan personil. bengkel.2 25.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 26. d. Untuk pemeriksaan bersama ini. mendatangkan peralatan-peralatan terkait yang diperlukan dalam pelaksanaan pekerjaan.2 24. mempersiapkan fasilitas seperti kantor.

Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh Peristiwa Kompensasi maka PPK dikenakan kewajiban pembayaran ganti rugi. Perpanjangan Waktu 27.4 27. menaikkan Nilai Kontrak atau Pokja Konstruksi ULP Kab.1 .2 29.1 27. dalam jangka waktu 21 (dua puluh satu) hari setelah penyedia meminta perpanjangan. Mengenai hal-hal dalam rapat yang perlu diputuskan. Rapat Pemantauan Pengawas Pekerjaan dapat memerintahkan secara tertulis penyedia untuk menunda pelaksanaan pekerjaan. PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan harus telah menetapkan ada tidaknya perpanjangan dan untuk berapa lama. Pengawas Pekerjaan dapat memutuskan baik dalam rapat atau setelah rapat melalui pernyataan tertulis kepada semua pihak yang menghadiri rapat. dan rekamannya diserahkan kepada PPK dan pihak-pihak yang menghadiri rapat. Rapat pemantauan diselenggarakan untuk membahas perkembangan pekerjaan dan perencanaaan atas sisa pekerjaan serta untuk menindaklanjuti peringatan dini. Denda atau ganti rugi tidak dikenakan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang.2 Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau Peristiwa Kompensasi atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia dikenakan denda. Penundaan oleh Pengawas Pekerjaan 29. 29. PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan memperpanjang Tanggal Penyelesaian Pekerjaan secara tertulis. Penyedia berkewajiban untuk memperingatkan sedini mungkin Pengawas Pekerjaan atas peristiwa atau kondisi tertentu yang dapat mempengaruhi mutu pekerjaan. Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam Pasal ini adalah tanggal penyelesaian semua pekerjaan.42 26. Peringatan Dini 30. Setiap perintah penundaan ini harus segera ditembuskan kepada PPK. Hasil rapat pemantauan akan dituangkan oleh Pengawas Pekerjaan dalam berita acara rapat.3 26. dan meminta satu sama lain untuk menghadiri rapat tersebut. Jika penyedia lalai untuk memberikan peringatan dini atas keterlambatan atau tidak dapat bekerja sama untuk mencegah keterlambatan maka keterlambatan seperti ini tidak dapat dijadikan alasan untuk memperpanjang Tanggal Penyelesaian.2 28. Jika terjadi Peristiwa Kompensasi sehingga penyelesaian pekerjaan akan melampaui Tanggal Penyelesaian maka penyedia berhak untuk meminta perpanjangan Tanggal Penyelesaian berdasarkan data penunjang. 26.3 30.1 Pengawas Pekerjaan atau penyedia dapat menyelenggarakan rapat pemantauan. Perpanjangan Tanggal Penyelesaian harus dilakukan melalui adendum Kontrak jika perpanjangan tersebut mengubah Masa Kontrak.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 29.

30. Pengawas Pekerjaan dapat memerintahkan penyedia untuk menyampaikan secara tertulis perkiraan dampak peristiwa atau kondisi tersebut di atas terhadap Nilai Kontrak dan Tanggal Penyelesaian. PPK wajib melakukan pembayaran sisa nilai kontrak yang belum dibayar atau mengembalikan Jaminan Pemeliharaan. PPK menugaskan Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. Apabila penyedia tidak melaksanakan kewajiban pemeliharaan sebagaimana mestinya.7 31. penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan pekerjaan.2 Penyedia berkewajiban untuk bekerja sama dengan Pengawas Pekerjaan untuk mencegah atau mengurangi dampak peristiwa atau kondisi tersebut. Pernyataan perkiraan ini harus sesegera mungkin disampaikan oleh penyedia. B. Pokja Konstruksi ULP Kab. Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia. Penyedia wajib memelihara hasil pekerjaan selama masa pemeliharaan sehingga kondisi tetap seperti pada saat penyerahan pertama pekerjaan. Setelah masa pemeliharaan berakhir.8 31.5 31.1 Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus). maka PPK berhak menggunakan uang retensi untuk membiayai perbaikan/pemeliharaan atau mencairkan Jaminan Pemeliharaan.2 31.9 31. sedangkan yang 5% (lima perseratus) merupakan retensi selama masa pemeliharaan.4 31. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan. Serah Terima Pekerjaan 31. atas perintah PPK.6 31. 31. Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan.43 menunda penyelesaian pekerjaan. Pembayaran dilakukan sebesar 95% (sembilan puluh lima perseratus) dari nilai kontrak. PPK menerima penyerahan akhir pekerjaan setelah penyedia melaksanakan semua kewajibannya selama masa pemeliharaan dengan baik. penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan akhir pekerjaan. atau pembayaran dilakukan sebesar 100% (seratus perseratus) dari nilai kontrak dan penyedia harus menyerahkan Jaminan Pemeliharaan sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak.3 Penyelesaian Kontrak 31.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . PPK menerima penyerahan pertama pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Kontrak dan diterima oleh Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. penyedia wajib memperbaiki/menyelesaikannya.10 Jika Hasil Pekerjaan berupa bangunan maka umur konstruksi bangunan ditetapkan dalam SSKK.3 31.

perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan pekerjaan. b. 33.2 Kontrak hanya dapat diubah melalui adendum kontrak. Apabila penyedia tidak memberikan pedoman pengoperasian dan perawatan. meliputi: a.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 34. perubahan pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak. mengurangi atau menambah jenis pekerjaan. PPK berhak menahan uang retensi atau Jaminan Pemeliharaan. Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PPK atas Pokja Konstruksi ULP Kab. b. Perubahan Lingkup Pekerjaan 35. menambah atau mengurangi volume pekerjaan yang tercantum dalam kontrak. Perubahan Kontrak bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh para pihak.4 Adendum 34. maka PPK bersama penyedia dapat melakukan perubahan kontrak yang meliputi antara lain : a.3 35.2 Penyedia diwajibkan memberikan petunjuk kepada PPK tentang pedoman pengoperasian dan perawatan sesuai dengan SSKK. Perubahan Jadwal 36.1 . Pekerjaan tambah harus mempertimbangkan tersedianya anggaran dan paling tinggi 10% (sepuluh perseratus) dari nilai kontrak awal. Pengambilalihan PPK akan mengambil alih lokasi dan hasil pekerjaan dalam jangka waktu tertentu setelah dikeluarkan surat keterangan selesai/pengakhiran pekerjaan. PA/KPA dapat membentuk Pokja ULP/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak atas usul PPK. 33. Pedoman Pengoperasian dan Perawatan B. Untuk kepentingan perubahan kontrak. perubahan pelaksanaan pekerjaan dan/atau penyesuaian harga.1 34.2 35. Hasil negosiasi tersebut dituangkan dalam Berita Acara sebagai dasar penyusunan adendum kontrak. Perubahan Kontrak 34.3 35. mengubah spesifikasi teknis dan gambar pekerjaan sesuai dengan kebutuhan lokasi pekerjaan. Perintah perubahan pekerjaan dibuat oleh PPK secara tertulis kepada penyedia kemudian dilanjutkan dengan negosiasi teknis dan harga dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam kontrak awal.4 36. melaksanakan pekerjaan tambah yang belum tercantum dalam kontrak yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan. Apabila terdapat perbedaan yang signifikan antara kondisi lokasi pekerjaan pada saat pelaksanaan dengan gambar dan spesifikasi yang ditentukan dalam Dokumen Kontrak.44 32.1 35. dan/atau d. c. perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan. c.1 33.

maka penyedia memberitahukan kepada PPK paling lambat 14 (empat belas) hari sejak terjadinya Keadaan Kahar. Pada saat terjadinya Keadaan Kahar. dan/atau f.1 37. pekerjaan tambah. dengan menyertakan pernyataan Keadaan Kahar dari pejabat yang berwenang. bencana alam. kebakaran. d.5 Keadaan Kahar 37. dan/atau e.45 Pelaksanaan Pekerjaan pertimbangan yang layak dan wajar untuk hal-hal sebagai berikut: a. keterlambatan yang disebabkan oleh PPK. Kontrak ini akan dihentikan sementara hingga Keadaan Kahar berakhir dengan ketentuan. Penyedia berhak untuk menerima pembayaran sesuai dengan prestasi atau kemajuan pelaksanaan pekerjaan yang telah dicapai. tidak dikenakan sanksi. Apabila terjadi Keadaan Kahar. keadaan kahar. b. Yang digolongkan Keadaan Kahar meliputi: a.5 37. pemogokan. bencana sosial.6 .3 36.5 B. Jangka waktu yang ditetapkan dalam Kontrak untuk pemenuhan kewajiban Pihak yang tertimpa Keadaan Kahar harus diperpanjang sekurang-kurangnya sama dengan jangka waktu terhentinya Kontrak akibat Keadaan Kahar.3 37. PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan atas kontrak setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia. sehingga kewajiban yang ditentukan dalam Kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi. 36. Persetujuan perpanjangan waktu pelaksanaan dituangkan dalam adendum kontrak.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 37. gangguan industri lainnya sebagaimana dinyatakan melalui keputusan bersama Menteri Keuangan dan menteri teknis terkait.1. Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat Keadaan Kahar yang dilaporkan paling lambat 14 (empat belas) hari sejak terjadinya Keadaan Kahar. Jika selama masa Keadaan Kahar PPK memerintahkan secara Pokja Konstruksi ULP Kab. perubahan disain. PPK dapat menugaskan Pokja ULP/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak untuk meneliti kelayakan usulan perpanjangan waktu pelaksanaan. b.4 37. e.4 36.2 37. c. bencana non alam.2 Waktu penyelesaian pekerjaan dapat diperpanjang sekurangkurangnya sama dengan waktu terhentinya kontrak akibat keadaan kahar atau waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan pada pasal 39. Keadaan Kahar suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak dan tidak dapat diperkirakan sebelumnya. 36. c. d. masalah yang timbul di luar kendali penyedia.

penyedia tidak mempertahankan keberlakuan Jaminan Pelaksanaan. penyedia tanpa persetujuan Pengawas Pekerjaan. denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari nilai Kontrak dan PPK menilai bahwa Penyedia tidak akan sanggup menyelesaikan sisa pekerjaan. e. b. Pokja Konstruksi ULP Kab. Pemutusan kontrak dapat dilakukan oleh pihak penyedia atau pihak PPK. penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya dan tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. penyedia menghentikan pekerjaan selama 28 (dua puluh delapan) hari dan penghentian ini tidak tercantum dalam program mutu serta tanpa persetujuan Pengawas Pekerjaan.4 . Penggantian biaya ini harus diatur dalam suatu adendum Kontrak. kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang. c. dan/atau k.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 38.6 Penghentian dan Pemutusan Kontrak 38. pengaduan tentang penyimpangan prosedur. biaya langsung demobilisasi Personil. Bahan dan Perlengkapan ini harus diserahkan oleh Penyedia kepada PPK. biaya langsung pengadaan Bahan dan Perlengkapan untuk pekerjaan ini. B. Dalam hal kontrak dihentikan. biaya langsung pembongkaran dan demobilisasi Hasil Pekerjaan Sementara dan Peralatan. Penghentian dan Pemutusan Kontrak 38.2 Penghentian kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar. c. g. d. pemutusan Kontrak melalui pemberitahuan tertulis dapat dilakukan apabila: a. penyedia terbukti melakukan KKN. b. dan perintah tersebut tidak ditarik selama 28 (dua puluh delapan) hari. PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SSKK. i. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang.46 tertulis kepada Penyedia untuk meneruskan pekerjaan sedapat mungkin maka Penyedia berhak untuk menerima pembayaran sebagaimana ditentukan dalam Kontrak dan mendapat penggantian biaya yang wajar sesuai dengan yang telah dikeluarkan untuk bekerja dalam situasi demikian. Pengawas Pekerjaan memerintahkan penyedia untuk menunda pelaksanaan atau kelanjutan pekerjaan. j. h. f. dan selanjutnya menjadi hak milik PPK. tidak memulai pelaksanaan pekerjaan. penyedia berada dalam keadaan pailit.3 38. maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai.1 38. Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. penyedia selama Masa Kontrak gagal memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh PPK. termasuk: a.

Pokja Konstruksi ULP Kab. Hak dan kewajiban penyedia: a. dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh PPK tanpa kewajiban perawatan. memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan PPK. b. meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh penyedia. d. c. bahan-bahan. c. angkutan ke atau dari lapangan.2 . b. penyedia membayar denda.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 40. menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang telah ditentukan dalam kontrak. dan/atau d.47 38. Hasil Pekerjaan Sementara yang masih berada di lokasi kerja setelah pemutusan Kontrak akibat kelalaian atau kesalahan penyedia. Hak dan Kewajiban Para Pihak 40. berhak meminta fasilitas-fasilitas dalam bentuk sarana dan prasarana dari PPK untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. Perlengkapan. dan segala pekerjaan permanen maupun sementara yang diperlukan untuk pelaksanaan. memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh penyedia untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. Peralatan. akurat dan penuh tanggung jawab dengan menyediakan tenaga kerja. meliputi: 40.5 Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena kesalahan penyedia: a. f. 38. penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. Peninggalan Semua Bahan. sisa Uang Muka harus dilunasi oleh penyedia atau Jaminan Uang Muka dicairkan.6 39. melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan secara cermat. penyelesaian dan perbaikan pekerjaan yang dirinci dalam kontrak. c. mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan prosedur. e. melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada PPK. Jaminan Pelaksanaan dicairkan. Pengambilan kembali semua peninggalan tersebut oleh penyedia hanya dapat dilakukan setelah mempertimbangkan kepentingan PPK. membayar pekerjaan sesuai dengan harga yang tercantum dalam kontrak yang telah ditetapkan kepada penyedia. peralatan. maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundang-undangan. melakukan KKN dan/atau pelanggararan persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan. dan d. C. Hak dan Kewajiban Para Pihak Hak-hak yang dimiliki serta kewajiban-kewajiban yang harus dilaksanakan oleh PPK dan penyedia dalam melaksanakan kontrak. b.1 Hak dan kewajiban PPK: a.

kerugian. cidera tubuh. Penyedia berkewajiban untuk mematuhi dan memerintahkan Personilnya untuk mematuhi peraturan keselamatan kerja. kehilangan atau kerusakan peralatan dan harta benda penyedia.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 43. proses pemeriksaan hukum.1 44. sakit atau kematian Personil. dan Personil.2 43. Perlindungan Tenaga Kerja 44. kehilangan. c.4 44. kewajiban. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian berat PPK) sehubungan dengan klaim yang timbul dari hal-hal berikut terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir: a. b. 41. Penyedia wajib melindungi PPK dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga yang disebabkan penggunaan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) oleh penyedia. kecuali dengan ijin tertulis dari PPK. semua risiko kehilangan atau kerusakan Hasil Pekerjaan ini. Kehilangan atau kerusakan terhadap Hasil Pekerjaan atau Bahan yang menyatu dengan Hasil Pekerjaan selama Tanggal Mulai Kerja dan batas akhir Masa Pemeliharaan harus diganti atau diperbaiki oleh penyedia atas tanggungannya sendiri jika kehilangan atau kerusakan tersebut terjadi akibat tindakan atau kelalaian penyedia.2 . Bahan dan Perlengkapan merupakan risiko penyedia. dan cidera tubuh. kehilangan atau kerusakan harta benda. mengambil langkah-langkah yang cukup memadai untuk melindungi lingkungan tempat kerja dan membatasi perusakan dan gangguan kepada masyarakat maupun miliknya akibat kegiatan penyedia. Penggunaan DokumenDokumen Kontrak dan Informasi 42. denda. tanggung jawab. 43. sakit atau kematian pihak ketiga.1 Penyedia berkewajiban untuk melindungi. Subpenyedia (jika ada). Hak Kekayaan Intelektual Penyedia tidak diperkenankan menggunakan dan menginformasikan dokumen kontrak atau dokumen lainnya yang berhubungan dengan kontrak untuk kepentingan pihak lain. Terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan awal. misalnya spesifikasi teknis dan/atau gambargambar. Penanggungan dan Risiko 43. Pada Pokja Konstruksi ULP Kab. dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan. menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak.48 g. membebaskan.3 43. Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan dalam Pasal ini. kecuali kerugian atau kerusakan tersebut diakibatkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK. gugatan atau tuntutan hukum. dan h. Penyedia dan Subpenyedia berkewajiban atas biaya sendiri untuk mengikutsertakan Personilnya pada program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Pokja Konstruksi ULP Kab. penyedia beserta Personilnya dianggap telah membaca dan memahami peraturan keselamatan kerja tersebut. menunjuk Personil yang namanya tidak tercantum dalam Lampiran A SSKK.3 Penyedia berkewajiban atas biaya sendiri untuk menyediakan kepada setiap Personilnya (termasuk Personil Subpenyedia. jika ada) perlengkapan keselamatan kerja yang sesuai dan memadai. 46. pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. Asuransi 46. kerusakan. tindakan lain yang diatur dalam SSKK. Penyedia berkewajiban untuk mendapatkan lebih dahulu persetujuan tertulis Pengawas Pekerjaan sebelum melakukan tindakan-tindakan berikut: a. b. dan c. perlindungan terhadap kegagalan bangunan.1 .Tulungagung Tahun Anggaran 2013 46. Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam nilai kontrak. mensubkontrakkan sebagian pekerjaan.2 47.1 47. Pemeriksaan pekerjaan dilakukan selama pelaksanaan kontrak untuk menetapkan volume pekerjaan atau kegiatan yang telah dilaksanakan guna pembayaran hasil pekerjaan. 44. Laporan Hasil Pekerjaan 48. serta risiko lain yang tidak dapat diduga.4 45. serta pekerja untuk pelaksanaan pekerjaan. mengubah syarat dan ketentuan polis asuransi. mengubah Personil Inti dan/atau Peralatan. c. menggunakan spesifikasi dan gambar dalam Pasal 15 SSUK. kehilangan. d. Tanpa mengurangi kewajiban penyedia untuk melaporkan kecelakaan berdasarkan hukum yang berlaku. Tindakan Penyedia yang Mensyaratkan Persetujuan PPK atau Pengawas Pekerjaan 47. Hasil pemeriksaan pekerjaan dituangkan dalam laporan kemajuan hasil pekerjaan. 44. b. d. b.49 waktu pelaksanaan pekerjaan. mengubah atau memutakhirkan program mutu. c. atas segala risiko terhadap kecelakaan.1 Penyedia wajib menyediakan asuransi sejak SPMK sampai dengan tanggal selesainya pemeliharaan untuk: a. pelaksanaan pekerjaan. Penyedia berkewajiban untuk mendapatkan lebih dahulu persetujuan tertulis PPK sebelum melakukan tindakan-tindakan berikut: a. tindakan lain yang diatur dalam SSKK.2 48. semua barang dan peralatan yang mempunyai risiko tinggi terjadinya kecelakaan. penyedia akan melaporkan kepada PPK mengenai setiap kecelakaan yang timbul sehubungan dengan pelaksanaan Kontrak ini dalam waktu 24 (dua puluh empat) jam setelah kejadian. Pemeliharaan Lingkungan Penyedia berkewajiban untuk mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan baik di dalam maupun di luar tempat kerja dan membatasi gangguan lingkungan terhadap pihak ketiga dan harta bendanya sehubungan dengan pelaksanaan Kontrak ini.

Penyedia tetap bertanggung jawab atas bagian pekerjaan yang disubkontrakkan tersebut. Laporan harian dibuat oleh penyedia. dan dokumendokumen lain serta piranti lunak yang dipersiapkan oleh penyedia berdasarkan Kontrak ini sepenuhnya merupakan hak milik PPK.3 50. jenis. laporan. catatan-catatan lain yang berkenaan dengan pelaksanaan. apabila diperlukan diperiksa oleh konsultan dan disetujui oleh wakil PPK. maka dalam kontrak dimuat Pokja Konstruksi ULP Kab. Bagian pekerjaan yang disubkontrakkan tersebut harus diatur dalam Kontrak dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK. Untuk merekam kegiatan pelaksanaan proyek.5 48. Usaha Mikro. c. e. yaitu dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama. gambar.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 50.50 48. Laporan mingguan terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu minggu. Laporan bulanan terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu bulan.4 51. Ketentuan-ketentuan dalam subkontrak harus mengacu kepada Kontrak serta menganut prinsip kesetaraan.1 . Apabila penyedia yang ditunjuk adalah penyedia Usaha Mikro. penempatan tenaga kerja untuk tiap macam tugasnya. jenis dan kuantitas bahan yang berada di lokasi pekerjaan.6 48. keadaan cuaca termasuk hujan. serta halhal penting yang perlu ditonjolkan. spesifikasi.000. Penyedia dapat menyimpan 1 (satu) buah salinan tiap dokumen dan piranti lunak tersebut.2 50. 50. Usaha Kecil dan koperasi kecil. banjir dan peristiwa alam lainnya yang berpengaruh terhadap kelancaran pekerjaan.000. dan f. Usaha Kecil dan 51. Penyedia paling lambat pada waktu pemutusan atau akhir Masa Kontrak berkewajiban untuk menyerahkan semua dokumen dan piranti lunak tersebut beserta daftar rinciannya kepada PPK.4 48.2 Untuk kepentingan pengendalian dan pengawasan pelaksanaan pekerjaan. jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. desain.000. serta halhal penting yang perlu ditonjolkan. seluruh aktivitas kegiatan pekerjaan di lokasi pekerjaan dicatat dalam buku harian sebagai bahan laporan harian pekerjaan yang berisi rencana dan realisasi pekerjaan harian. Kepemilikan Dokumen Semua rancangan.1 Penyedia yang mempunyai harga Kontrak di atas Rp25. Pembatasan (jika ada) mengenai penggunaan dokumen dan piranti lunak tersebut di atas di kemudian hari diatur dalam SSKK. PPK membuat fotofoto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan di lokasi pekerjaan. 48. b.3 48.00 (dua puluh lima miliar rupiah) wajib bekerja sama dengan penyedia Usaha Mikro dan Usaha Kecil serta koperasi kecil. Laporan harian berisi: a. jumlah dan kondisi peralatan. d. Kerjasama Antara Penyedia dan Sub Penyedia 50.7 49.

Masa berlakunya Jaminan Pelaksanaan sekurang-kurangnya sejak tanggal penanda-tanganan kontrak sampai dengan serah terima pertama pekerjaan (Provisional Hand Over/PHO). PPK mengenakan Denda dengan memotong angsuran pembayaran prestasi pekerjaan penyedia. membuat laporan periodik mengenai pelaksanaan ketetapan di atas. dalam melaksanakan kewajiban di atas penyedia terpilih tetap bertanggungjawab penuh atas keseluruhan pekerjaan tersebut.3 52. Jaminan Uang Muka diberikan kepada PPK dalam rangka pengambilan uang muka dengan nilai 100% (seratus perseratus) dari besarnya uang muka.51 Koperasi Kecil ketentuan bahwa pekerjaan tersebut harus dilaksanakan sendiri oleh penyedia yang ditunjuk dan dilarang diserahkan atau disubkontrakkan kepada pihak lain. Penyedia bertanggung jawab atas keselamatan semua pihak di lokasi kerja. PPK dapat memberikan jadwal kerja penyedia yang lain di lokasi kerja. b. maka dalam kontrak dimuat: a. Pokja Konstruksi ULP Kab. Penyedia Lain Penyedia berkewajiban untuk bekerjasama dan menggunakan lokasi kerja bersama-sama dengan penyedia yang lain (jika ada) dan pihak-pihak lainnya yang berkepentingan atas lokasi kerja.2 Apabila penyedia yang terpilih adalah penyedia bukan Usaha Mikro.1 Jaminan Pelaksanaan diberikan kepada PPK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) sebelum dilakukan penandatanganan kontrak dengan besar: a. bentuk kerjasama tersebut hanya untuk sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama. 55. 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak. antara lain dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaannya.2 55. penyedia wajib bekerja sama dengan penyedia Usaha Mikro. Jika dipandang perlu. Jaminan 55. Jaminan Pelaksanaan dikembalikan setelah pekerjaan dinyatakan selesai 100% (seratus perseratus) dan diganti dengan Jaminan Pemeliharaan atau menahan uang retensi sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 53.4 .3 55. 51. dan d. Pembayaran Denda tidak mengurangi tanggung jawab kontraktual penyedia. 5% (lima perseratus) dari nilai total Harga Perkiraan Sendiri (HPS) bagi penawaran yang lebih kecil dari 80% (delapan puluh perseratus) HPS. Usaha Kecil dan koperasi kecil. Penyedia berkewajiban untuk membayar sanksi finansial berupa Denda sebagai akibat wanprestasi atau cidera janji terhadap kewajiban-kewajiban penyedia dalam Kontrak ini. maka penyedia dikenakan sanksi yang diatur dalam SSKK. c. Pembayaran Denda 55. Usaha Kecil dan koperasi kecil. Apabila ketentuan tersebut di atas dilanggar. atau b. 51. Keselamatan 54.

maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dengan kualifikasi yang setara atau lebih baik dari personil inti dan/atau peralatan yang digantikan tanpa biaya tambahan apapun. Masa berlakunya Jaminan Pemeliharaan sekurang-kurangnya sejak tanggal serah terima pertama pekerjaan (PHO) sampai dengan tanggal penyerahan akhir pekerjaan (Final Hand Over/FHO).5 56.8 55. Jika PPK menilai bahwa personil inti: a.52 55. 56.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Kewajiban PPK 57. 55. Personil inti berkewajiban untuk menjaga kerahasiaan pekerjaannya. Personil inti dapat sewaktu-waktu disyaratkan untuk menjaga kerahasiaan pekerjaan di bawah sumpah.5 55.4 56. Jika penggantian personil inti dan/atau peralatan perlu dilakukan. Masa berlakunya Jaminan Uang Muka sekurang-kurangnya sejak tanggal persetujuan pemberian uang muka sampai dengan tanggal penyerahan pertama pekerjaan (PHO). Personil dan/atau Peralatan Penyedia 56. maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dan menjamin personil inti tersebut meninggalkan lokasi kerja dalam waktu 7 (tujuh) hari sejak diminta oleh PPK. Penggantian personil inti dilakukan oleh penyedia dengan mengajukan permohonan terlebih dahulu kepada PPK dengan melampirkan riwayat hidup/pengalaman kerja personil inti yang diusulkan beserta alasan penggantian. tidak mampu atau tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik.6 56. b. Personil Inti dan/atau Peralatan 56. Fasilitas PPK dapat memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana atau kemudahan lainnya (jika ada) yang tercantum dalam SSKK untuk kelancaran pelaksanan pekerjaan ini.1 56. atau c. mengabaikan pekerjaan yang menjadi tugasnya.6 Nilai Jaminan Uang Muka dapat dikurangi secara proporsional sesuai dengan pencapaian prestasi pekerjaan. Penggantian personil inti dan/atau peralatan tidak boleh dilakukan kecuali atas persetujuan tertulis PPK.9 D.7 55. Jika diperlukan oleh PPK. berkelakuan tidak baik. Jaminan Pemeliharaan diberikan kepada PPK setelah pekerjaan dinyatakan selesai 100% (seratus perseratus).7 E. Pokja Konstruksi ULP Kab. Pengembalian Jaminan Pemeliharan dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah masa pemeliharaan selesai dan pekerjaan diterima dengan baik sesuai dengan ketentuan kontrak.3 Personil inti dan/atau peralatan yang ditempatkan harus sesuai dengan yang tercantum dalam Dokumen Penawaran.2 56. PPK dapat menilai dan menyetujui penempatan/penggantian personil inti dan/atau peralatan menurut kualifikasi yang dibutuhkan.

2 PPK membayar kepada penyedia atas pelaksanaan pekerjaan dalam kontrak sebesar harga kontrak. PPK memerintahkan untuk mengatasi kondisi tertentu yang tidak dapat diduga sebelumnya dan disebabkan oleh PPK. personil. PPK mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. f. Jika Peristiwa Kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan dan/atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan.53 58. Harga kontrak telah memperhitungkan keuntungan. PPK tidak memberikan gambar-gambar. e. beban pajak dan biaya overhead serta biaya asuransi yang meliputi juga biaya keselamatan dan kesehatan kerja. dapat dibuktikan perlunya tambahan waktu akibat Peristiwa Kompensasi. b. Harga Kontrak 59.5 F. Perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. Jenis kontrak harga satuan . uang muka dibayar untuk membiayai mobilisasi peralatan. Ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. PPK memerintahkan penundaan pelaksanaan pekerjaan. PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak ditemukan kerusakan/kegagalan/penyimpangan. Pembayaran 60.1 Peristiwa Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut: a. Pembayaran kepada Penyedia 59. besaran uang muka ditentukan dalam SSKK dan dibayar setelah penyedia menyerahkan Jaminan Uang Muka senilai uang muka yang diterima. Peristiwa Kompensasi 58. 58. h.1 . dapat dibuktikan kerugian nyata akibat Peristiwa Kompensasi. b. ketentuan lain dalam SSKK. c.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 59. Uang muka a. keterlambatan pembayaran kepada penyedia. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. pembayaran uang tanda jadi kepada pemasok bahan/material dan persiapan teknis lain. penyedia belum bisa masuk ke lokasi sesuai jadwal dalam kontrak.1 59.3 60. d. Penyedia tidak berhak atas ganti rugi dan/atau perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan jika penyedia gagal atau lalai untuk memberikan peringatan dini dalam mengantisipasi atau mengatasi dampak Peristiwa Kompensasi.2 58. Pokja Konstruksi ULP Kab.3 58. g.4 58.

60. denda (apabila ada). 3) pembayaran dilakukan senilai pekerjaan yang telah terpasang. atau Perusahaan Asuransi Umum yang memiliki izin untuk menjual produk jaminan (suretyship) yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan. apabila bagian pekerjaan yang sudah dilaksanakan dapat berfungsi. perusahaan penjaminan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 60. pajak dan uang retensi. c. apabila bagian pekerjaan yang sudah dilaksanakan belum berfungsi. PPK dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah pengajuan permintaan pembayaran dari penyedia harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran kepada Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM). 2) pembayaran dilakukan dengan sistem bulanan. tidak akan menjadi alasan untuk menunda pembayaran. d. b. dan 5) untuk kontrak yang mempunyai sub kontrak. PPK harus mengajukan surat permintaan pembayaran untuk permohonan tersebut pada huruf c. atau 2) 1/1000 (satu perseribu) dari harga kontrak. sesuai ketentuan dalam SSKK. dengan ketentuan: 1) penyedia telah mengajukan tagihan disertai laporan kemajuan hasil pekerjaan. Denda dan ganti rugi a.54 c. sistem termin atau pembayaran secara sekaligus. besarnya denda yang dikenakan kepada penyedia atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan untuk setiap hari keterlambatan adalah: 1) 1/1000 (satu perseribu) dari sisa harga bagian kontrak yang belum dikerjakan. paling lambat 7 (tujuh) hari kerja setelah Jaminan Uang Muka diterima. Pokja Konstruksi ULP Kab. Jaminan Uang Muka diterbitkan oleh bank umum. d. denda merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada penyedia. bila terdapat ketidaksesuaian dalam perhitungan angsuran. f. e. pengembalian uang muka harus diperhitungkan berangsurangsur secara proporsional pada setiap pembayaran prestasi pekerjaan dan paling lambat harus lunas pada saat pekerjaan mencapai prestasi 100% (seratus perseratus). pembayaran prestasi hasil pekerjaan yang disepakati dilakukan oleh PPK. ganti rugi merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada PPK karena terjadinya cidera janji/wanprestasi. b. c. PPK dapat meminta penyedia untuk menyampaikan perhitungan prestasi sementara dengan mengesampingkan hal-hal yang sedang menjadi perselisihan. permintaan pembayaran harus dilengkapi bukti pembayaran kepada seluruh sub penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan.2 Prestasi pekerjaan a.3 . tidak termasuk bahan/material dan peralatan yang ada di lokasi pekerjaan. pembayaran terakhir hanya dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus) dan Berita Acara penyerahan pertama pekerjaan diterbitkan. 4) pembayaran harus dipotong angsuran uang muka. penyedia harus mengajukan permohonan pengambilan uang muka secara tertulis kepada PPK disertai dengan rencana penggunaan uang muka untuk melaksanakan pekerjaan sesuai Kontrak.

Jika dipandang perlu oleh PPK.2 63. penangguhan pembayaran akibat keterlambatan penyerahan pekerjaan dapat dilakukan bersamaan dengan pengenaan denda kepada penyedia. PPK berdasarkan hasil penelitian tagihan oleh Pengawas Pekerjaan berkewajiban untuk menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran terakhir selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang diterima oleh Pengawas Pekerjaan. Pembayaran angsuran prestasi pekerjaan terakhir dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus persen) dan berita acara penyerahan awal berdasarkan telah ditandatangani oleh kedua belah Pihak.3 62.1 62. pembayaran ganti rugi dan kompensasi dilakukan oleh PPK. Jam kerja dan waktu cuti untuk pekerja harus dilampirkan.2 61.55 d. Penyedia harus membayar upah hari kerja kepada tenaga kerjanya setelah formulir upah ditandatangani.3 63.2 63. e. Pembayaran yang ditangguhkan harus disesuaikan dengan proporsi kegagalan atau kelalaian penyedia.1 Semua pekerja dibayar selama hari kerja dan datanya disimpan oleh penyedia. Hari Kerja 61. disertai alasan-alasan yang jelas mengenai penangguhan tersebut. penyedia berkewajiban untuk menyerahkan kepada Pengawas Pekerjaan rincian perhitungan nilai tagihan terakhir yang jatuh tempo. PPK dapat menangguhkan pembayaran setiap angsuran prestasi pekerjaan penyedia jika penyedia gagal atau lalai memenuhi kewajiban kontraktualnya.1 63. Penangguhan 63. Penyedia diberi kesempatan untuk memperbaiki dalam jangka waktu tertentu. besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar. PPK secara tertulis memberitahukan kepada penyedia tentang penangguhan hak pembayaran. pembayaran denda dan/atau ganti rugi diperhitungkan dalam pembayaran prestasi pekerjaan. sesuai yang ditetapkan dalam SSKK. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. Daftar pembayaran ditandatangani oleh masing-masing pekerja dan dapat diperiksa oleh PPK. atau dapat diberikan kompensasi.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Perhitungan Akhir 62. g. ganti rugi dan kompensasi kepada peserta dituangkan dalam adendum kontrak. termasuk penyerahan setiap Hasil Pekerjaan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.4 Pokja Konstruksi ULP Kab. 61. f. Sebelum pembayaran terakhir dilakukan. apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data. 61.

Do = Indeks harga komponen pada bulan ke-12 setelah penanda-tanganan kontrak.56 64.dst adalah 1.. Penyesuaian harga diberlakukan pada Kontrak Tahun Jamak yang masa pelaksanaannya lebih dari 12 (dua belas) bulan dan diberlakukan mulai bulan ke-13 (tiga belas) sejak pelaksanaan pekerjaan.5 64.9 64.8 64. d = Koefisien komponen kontrak seperti tenaga kerja.15.Bn/Bo+c. Dn = Indeks harga komponen pada saat pekerjaan dilaksanakan (mulai bulan ke-13 setelah penandatanganan kontrak). Pokja Konstruksi ULP Kab. c. Penetapan koefisien bahan.11 Dalam hal indeks harga tidak dimuat dalam penerbitan BPS.7 64..) Hn = Harga Satuan pada saat pekerjaan dilaksanakan. Penjumlahan a+b+c+d+. Bn. Kontrak yang terlambat pelaksanaannya disebabkan oleh kesalahan Penyedia diberlakukan penyesuaian harga berdasarkan indeks harga terendah antara jadwal awal dengan jadwal realisasi pekerjaan. menggunakan indeks penyesuaian harga dari negara asal barang tersebut. b.4 64.... [Penyesuaian Harga (Untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak Gabungan Harga Satuan dan Lump Sum)] 64. Bo. Dalam hal penawaran tidak mencantumkan besaran komponen keuntungan dan overhead maka a = 0. dsb. kecuali komponen keuntungan dan biaya operasional sebagaimana tercantum dalam penawaran. digunakan indeks harga yang dikeluarkan oleh instansi teknis. Penyesuaian Harga Satuan.2 [Harga yang tercantum dalam kontrak dapat berubah akibat adanya penyesuaian harga sesuai dengan peraturan yang berlaku.. Cn.1 64. 64. Penyesuaian Harga Satuan berlaku bagi seluruh kegiatan/mata pembayaran.Dn/Do+.12 Rumusan penyesuaian nilai kontrak ditetapkan sebagai berikut: Pn = (Hn1xV1)+(Hn2xV2)+(Hn3xV3)+. a = Koefisien tetap yang terdiri atas keuntungan dan overhead..10 Indeks harga yang digunakan bersumber dari penerbitan BPS. tenaga kerja dan alat kerja ditetapkan dalam rapat persiapan pelaksanaan kontrak.6 64. alat kerja.3 64.00... Penyesuaian Harga Satuan diberlakukan sesuai dengan jadwal pelaksanaan yang tercantum dalam kontrak awal/adendum kontrak. Jenis pekerjaan baru dengan Harga Satuan baru sebagai akibat adanya adendum kontrak dapat diberikan penyesuaian harga mulai bulan ke-13 (tiga belas) sejak adendum kontrak tersebut ditandatangani.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .. bahan. Co. Ho = Harga Satuan pada saat harga penawaran.Cn/Co+d. dst Pn = Nilai Kontrak setelah dilakukan penyesuaian Harga Satuan. ditetapkan dengan rumus sebagai berikut: Hn = Ho (a+b. 64. 64. Penyesuaian Harga Satuan bagi komponen pekerjaan yang berasal dari luar negeri.

69. Apabila diperlukan. penyedia berkewajiban untuk memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditetapkan dalam pemberitahuan. Perbaikan Cacat Mutu 69. 66. berdasarkan pertimbangan Pengawas Pokja Konstruksi ULP Kab. 64. serta menguji Hasil Pekerjaan yang dianggap oleh PPK atau Pengawas Pekerjaan mengandung Cacat Mutu. Penilaian Pekerjaan Sementara oleh PPK 67.14 Penyedia dapat mengajukan secara berkala selambat-lambatnya setiap 6 (enam) bulan. Cacat Mutu PPK atau Pengawas Pekerjaan akan memeriksa setiap Hasil Pekerjaan dan memberitahukan penyedia secara tertulis atas setiap Cacat Mutu yang ditemukan. Pengawasan dan Pemeriksaan PPK berwenang melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 68. dan hasil uji coba menunjukkan adanya Cacat Mutu maka penyedia berkewajiban untuk menanggung biaya pengujian tersebut. 66. apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan datadata.1 66.57 Hn = V = Harga Satuan baru setiap jenis komponen pekerjaan setelah dilakukan penyesuaian harga menggunakan rumusan penyesuaian Harga Satuan. Pengujian 69. Jika penyedia tidak memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditentukan maka PPK.] G. Jika tidak ditemukan adanya Cacat Mutu maka uji coba tersebut dianggap sebagai Peristiwa Kompensasi.1 PPK atau Pengawas Pekerjaan akan menyampaikan pemberitahuan Cacat Mutu kepada penyedia segera setelah ditemukan Cacat Mutu tersebut. Terhadap pemberitahuan Cacat Mutu tersebut. Volume setiap jenis komponen pekerjaan yang dilaksanakan. PPK dapat memerintahkan kepada pihak ketiga untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. Penilaian atas hasil pekerjaan dilakukan terhadap mutu dan kemajuan fisik pekerjaan. Pengawasan Mutu 65. 64.13 Pembayaran penyesuaian harga dilakukan oleh PPK.2 69.2 PPK dalam masa pelaksanaan pekerjaan dapat melakukan penilaian atas hasil pekerjaan yang dilakukan oleh penyedia.3 . PPK atau Pengawas Pekerjaan dapat memerintahkan penyedia untuk menemukan dan mengungkapkan Cacat Mutu. Penyedia bertanggung jawab atas perbaikan Cacat Mutu selama Masa Kontrak dan Masa Pemeliharaan. Jika PPK atau Pengawas Pekerjaan memerintahkan penyedia untuk melakukan pengujian Cacat Mutu yang tidak tercantum dalam Spesifikasi Teknis dan Gambar. Penyedia bertanggung jawab atas cacat mutu selama Masa Kontrak dan Masa Pemeliharaan.

kewajiban. denda.2 72. 69. Penyelesaian Perselisihan 71. Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak-hak yang terdapat dalam kontrak. kehilangan. Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan penyedia dalam Pasal ini.2 70. dan cidera tubuh. Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa Pokja Konstruksi ULP Kab. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian PPK) sehubungan dengan klaim kehilangan atau kerusakan harta benda. Jika Hasil Pekerjaan sebagaimana ditetapkan dalam SSKK berupa bangunan maka PPK dan/atau penyedia terhitung sejak tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir bertanggung jawab atas kegagalan bangunan sesuai dengan kesalahan masing-masing selama umur konstruksi yang tercantum dalam SSKK tetapi tidak lebih dari 10 (sepuluh) tahun.4 PPK dapat mengenakan Denda Keterlambatan untuk setiap keterlambatan perbaikan Cacat Mutu.4 H. Penyelesaian Perselisihan 71.58 Pekerjaan. Penyedia segera setelah menerima klaim PPK secara tertulis berkewajiban untuk mengganti biaya perbaikan tersebut.2 . tanggung jawab. arbitrase. Penyelesaian perselisihan atau sengketa antara para pihak dalam Kontrak dapat dilakukan melalui musyawarah. sakit atau kematian pihak ketiga yang timbul dari kegagalan bangunan.1 Para Pihak berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan Kontrak ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan ini. 70. PPK dapat memperoleh penggantian biaya dengan memotong pembayaran atas tagihan penyedia yang jatuh tempo (jika ada) atau uang retensi atau pencairan Surat Jaminan Pemeliharaan atau jika tidak ada maka biaya penggantian akan diperhitungkan sebagai utang penyedia kepada PPK yang telah jatuh tempo. Kegagalan Bangunan 70.1 76. Itikad Baik 76. konsiliasi atau pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. berhak untuk secara langsung atau melalui pihak ketiga yang ditunjuk oleh PPK melakukan perbaikan tersebut.1 70. Penyedia berkewajiban untuk menyimpan dan memelihara semua dokumen yang digunakan dan terkait dengan pelaksanaan ini selama umur konstruksi yang tercantum dalam SSKK tetapi tidak lebih dari 10 (sepuluh) tahun. mediasi. kerugian. Penyedia berkewajiban untuk melindungi. membebaskan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 71. gugatan atau tuntutan hukum. dan mendaftarhitamkan penyedia. proses pemeriksaan hukum. dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan.3 70.

Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . salah satu pihak merasa dirugikan.59 menonjolkan kepentingan masing-masing pihak. Pokja Konstruksi ULP Kab. Apabila selama kontrak. maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut.

Korespondensi Alamat Para Pihak sebagai berikut: Satuan Kerja PPK Nama Alamat Website Email Faksimili Penyedia: Nama Alamat Email Faksimili B.Tulungagung : : : : : : : : Wakil Sah Para Pihak sebagai berikut: Untuk PPK Untuk Penyedia : : C. F. Jaminan dicairkan dan disetorkan pada Kas Daerah Tindakan lain oleh Penyedia yang memerlukan persetujuan Pengawas Pekerjaan adalah: 1. Wakil Sah Para Pihak : Dinas Pertanian Kab. Sumber . Tanggal Berlaku Kontrak D. Masa Pemeliharaan E. Pembayaran Tagihan H. Fasilitas L.60 BAB IX. Shop drawing 2. Pekerjaan tambah kurang G.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 K. Pencairan Jaminan I. Gambar ”As built” dan/atau pedoman pengoperasian dan perawatan harus diserahkan selambat-lambatnya: 14 (empat belas) hari kalender/bulan/tahun setelah tanggal penandatanganan Berita Acara penyerahan awal. Tindakan Penyedia yang Mensyaratkan Persetujuan PPK atau Pengawas Pekerjaan J. Bangunan Hasil Pekerjaan memiliki umur konstruksi: 50 (lima puluh) tahun sejak tanggal penanda-tanganan Berita Acara penyerahan akhir. Umur Konstruksi Pedoman Pengoperasian dan Perawatan Kontrak berlaku 90 (sembilan puluh) hari kalender Masa Pemeliharaan berlaku selama 6 (enam) bulan. Kepemilikan Dokumen Penyedia diperbolehkan menggunakan salinan dokumen dan piranti lunak yang dihasilkan dari Pekerjaan Konstruksi ini dengan pembatasan sebagai berikut: __________ PPK dapat memberikan fasilitas berupa : 1. Batas akhir waktu yang disepakati untuk penerbitan SPP oleh PPK untuk pembayaran tagihan angsuran adalah 7 (tujuh) hari kalender terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang yang tidak diperselisihkan diterima oleh PPK. SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK (SSKK) A. Lokasi pendirian direksi kit Kontrak Pengadaan Pekerjaan Konstruksi ini dibiayai dari APBD Kabupaten Pokja Konstruksi ULP Kab.

M. Penyesuaian Harga P. Back Up data pekerjaan Tidak ada penyesuaian harga. Penyelesaian Perselisihan Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . termin kedua prestasi pekerjaan mencapai 100 %.61 Pembiayaan Tulungagung Tahun Anggaran 2013. Pembayaran Prestasi Pekerjaan Pembayaran prestasi pekerjaan dilakukan dengan cara termin atau angsuran yaitu termin pertama prestasi pekerjaan mencapai 50%. Denda Q. Pembayaran berdasarkan cara tersebut di atas dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut: Prestasi pekerjaan yang dihasilkan pada pencapaian tersebut diatas dikurangi pengembalian uang muka secara proporsional. Dokumen penunjang yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran prestasi pekerjaan: 1. 2. Pembayaran Uang Pekerjaan Konstruksi ini diberikan uang muka sebesar 30% (Tiga puluh Muka persen) dari Nilai Kontrak N. Laporan prestasi pekerjaan. Untuk pekerjaan ini besar denda keterlambatan untuk setiap hari keterlambatan adalah 1/1000 (satu perseribu) dari [harga kontrak/harga bagian kontrak yang belum dikerjakan] Jika perselisihan Para Pihak mengenai pelaksanaan Kontrak tidak dapat diselesaikan secara damai maka Para Pihak menetapkan lembaga penyelesaian perselisihan tersebut di bawah sebagai Pemutus Sengketa: Pengadilan Negeri Tulungagung O.

DAFTAR KUANTITAS DAN HARGA Terlampir. SPESIFIKASI TEKNIS PEKERJAAN DAN GAMBAR Terlampir. Pokja Konstruksi ULP Kab. BAB XI.62 BAB X.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .

3.63 BAB XII. apabila: Nama : _____________________________ [peserta pelelangan] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata Sanggahan Banding yang diajukan tidak benar. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________ . Dikeluarkan di : _____________ Pada tanggal : _____________ [Bank] Pokja Konstruksi ULP Kab. BENTUK DOKUMEN LAIN A. dari tanggal _____________________ s. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________ [Pokja ULP] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp _____________________________________ (terbilang ________________________________________________________) sebagai Jaminan Sanggahan Banding dalam bentuk garansi bank. 5. ____________________ 2. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini.d. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Sanggahan Banding tidak benar dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . 6. BENTUK SURAT-SURAT JAMINAN Jaminan Sanggahan Banding dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN SANGGAHAN BANDING No. 4. Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Sanggahan Banding tidak benar dari Penerima Jaminan dan pengenaan sanksi akibat Sanggahan Banding yang diajukan Yang Dijamin tidak benar.

64 Materai Rp. pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] ________________ [Nama dan Jabatan] Pokja Konstruksi ULP Kab.6000.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .00 Untuk keyakinan.

65 Jaminan Pelaksanaan dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN PELAKSANAAN No. Yang dijamin tidak menyelesaikan pekerjaan tersebut pada waktunya dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak. b. lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa: a. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. pemegang Garansi Bank disarankan untuk [Bank] mengkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] Materai Rp. 5. Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Pemilihan yang diikuti oleh Yang Dijamin. ____________________ 2. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . 4.6000. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________ [nama PPK] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp _____________________________________ (terbilang ________________________________________________________) sebagai Jaminan Pelaksanaan dalam bentuk garansi bank. 3. Pemutusan kontrak akibat kesalahan Yang Dijamin. dari tanggal _____________________ s.d. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________ . namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. 6.00 ________________ [Nama dan Jabatan] Pokja Konstruksi ULP Kab. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. apabila: Nama : _____________________________ [nama penyedia] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. Dikeluarkan di : _____________ Pada tanggal : _____________ Untuk keyakinan.

Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .66 Pokja Konstruksi ULP Kab.

bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _____________________ [nama PPK]. pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke _____[Penerbit Jaminan] 6. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. Pemutusan kontrak akibat kesalahan TERJAMIN. 5.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . 3. bahwa kami: _____________________ [nama]. _______________ tanggal _____________________ Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ___________ sampai dengan tanggal __________ Jaminan ini berlaku apabila: a. Dikeluarkan di _____________ pada tanggal _______________ TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp. TERJAMIN tidak menyelesaikan pekerjaan tersebut pada waktunya dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak. selanjutnya disebut TERJAMIN. __________________ Pokja Konstruksi ULP Kab.00 _____________________ Untuk keyakinan. dan _____________________ [nama penerbit jaminan]. 7. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. 4. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji.6000. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Pemenang Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No.67 Jaminan Pelaksanaan dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN PELAKSANAAN Nomor Jaminan: __________________ Nilai: ___________________ 1. _____________ [alamat] sebagai Penjamin. b. 2. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________ (terbilang __________________________________) Maka kami. _____________ [alamat] sebagai Penyedia. _________________________ [alamat] sebagai Pemilik Pekerjaan. Dengan ini dinyatakan.

68 Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .

____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________ [nama PPK] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp _____________________________________ (terbilang ________________________________________________________) sebagai Jaminan Uang Muka dalam bentuk garansi bank. Dikeluarkan di : _____________ Pada tanggal : _____________ [Bank] Materai Rp. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tnggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. 5. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain.6000. lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa: Yang Dijamin tidak memenuhi kewajibannya melakukan pembayaran kembali Uang Muka yang sudah diterima Yang Dijamin kepada Penerima Jaminan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak.d. dari tanggal _____________________ s. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas atau sisa Uang Muka yang belum dikembalikan Yang Dijamin dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________ . apabila: Nama : _____________________________ [nama penyedia] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan.69 Jaminan Uang Muka dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN UANG MUKA No.00 Untuk keyakinan. 3. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. 4. Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] ________________ [Nama dan Jabatan] Pokja Konstruksi ULP Kab. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. 6. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. ____________________ 2.

00 _____________________ Untuk keyakinan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . _____________ [alamat] sebagai Penyedia. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Pemenang Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas atau sisa Uang Muka yang belum dikembalikan TERJAMIN dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. 7. 5. bahwa kami: _____________________ [nama]. __________________ Pokja Konstruksi ULP Kab. 6. Nilai: ___________________ Dengan ini dinyatakan.70 Jaminan Uang Muka dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN UANG MUKA Nomor Jaminan: __________________ 1. _________________________ [alamat] sebagai Pemilik Pekerjaan. 3. dan _____________________ [nama penerbit jaminan]. _____________ [alamat] sebagai Penjamin. 4. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________ (terbilang __________________________________) Maka kami. _______________ tanggal _____________________ Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ___________ sampai dengan tanggal __________ Jaminan ini berlaku apabila: TERJAMIN tidak memenuhi kewajibannya melakukan pembayaran kembali kepada PENERIMA JAMINAN senilai Uang Muka yang wajib dibayar menurut Dokumen Kontrak.6000. pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke _____[Penerbit Jaminan] 2. selanjutnya disebut TERJAMIN. Dikeluarkan di _____________ pada tanggal _______________ TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _____________________ [nama PPK]. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini.

Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. dari tanggal _____________________ s. 5. Dikeluarkan di Pada tanggal Materai Rp. ____________________ 2. pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] : _____________ : _____________ [Bank] ________________ [Nama dan Jabatan] Pokja Konstruksi ULP Kab. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________ [nama PPK] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp _____________________________________ (terbilang ________________________________________________________) sebagai Jaminan Pemeliharaan dalam bentuk garansi bank. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________ . lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa: Yang Dijamin tidak memenuhi kewajibannya melakukan pemeliharaan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak. 6. 3.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1.d. Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1.00 Untuk keyakinan. 4.71 Jaminan Pemeliharaan dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN PEMELIHARAAN No.6000. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. apabila: Nama : _____________________________ [nama penyedia] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan.

selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________ (terbilang __________________________________) Maka kami. Dengan ini dinyatakan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Nilai: ___________________ 2. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Pemenang Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No. 4. _______________ tanggal _____________________ Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ___________ sampai dengan tanggal __________ Jaminan ini berlaku apabila: TERJAMIN tidak memenuhi kewajibannya melakukan pemeliharaan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak. dan _____________________ [nama penerbit jaminan]. bahwa kami: _____________________ [nama]. _____________ [alamat] sebagai Penjamin. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini.6000. 5.72 Jaminan Pemeliharaan dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN PEMELIHARAAN Nomor Jaminan: __________________ 1. 6. _________________________ [alamat] sebagai Pemilik Pekerjaan.00 TERJAMIN _____________________ __________________ Pokja Konstruksi ULP Kab. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. 7. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. _____________ [alamat] sebagai Penyedia. Untuk keyakinan. pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke _____[Penerbit Jaminan] Dikeluarkan di _____________ pada tanggal _______________ PENJAMIN Materai Rp. selanjutnya disebut TERJAMIN. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _____________________ [nama PPK]. 3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful