DOKUMEN PENGADAAN

untuk Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Paket Pekerjaan

Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh

DINAS PERTANIAN KABUPATEN TULUNGAGUNG

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

2

BAB I. UMUM
A. Dokumen Pengadaan ini disusun berdasarkan Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang terakhir diubah dengan Peraturan Presiden No. 70 Tahun 2012 beserta petunjuk teknisnya serta ketentuan teknis operasional pengadaan barang/jasa secara elektronik. Dalam dokumen ini dipergunakan pengertian, istilah dan singkatan sebagai berikut: Pekerjaan Konstruksi HPS HEA Kemitraan/ Kerja Sama Operasi (KSO) LDP LDK Pokja ULP PPK SPPBJ SPMK TKDN PHO FHO LPSE : seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan pelaksanaan konstruksi bangunan atau pembuatan wujud fisik lainnya; : Harga Perkiraan Sendiri; : Harga Evaluasi Akhir; : kerja sama usaha antar penyedia yang masing-masing pihak mempunyai hak, kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan perjanjian tertulis;

B.

: Lembar Data Pemilihan; : Lembar Data Kualifikasi; : Pokja Konstruksi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Tulungagung, yang berfungsi untuk melaksanakan Pengadaan Pekerjaan Konstruksi; : Pejabat Pembuat Komitmen adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa; : Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa; : Surat Perintah Mulai Kerja; : Tingkat Komponen Dalam Negeri. : Serah Terima Pertama Pekerjaan/Provisional Hand Over : Penyerahan Akhir Pekerjaan setelah Masa Pemeliharaan berakhir/Final Hand Over. : Layanan Pengadaan Secara Elektronik adalah unit kerja K/L/D/I yang dibentuk untuk menyelenggarakan sistem pelayanan Pengadaan Barang/Jasa secara elektronik.

Aplikasi SPSE : Aplikasi perangkat lunak Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) berbasis web yang terpasang di server LPSE yang dapat diakses melalui website LPSE. Form Isian : Tampilan/antarmuka pemakai berbentuk grafis berisi komponen isian yang dapat Elektronik diinput oleh pengguna aplikasi. Form Isian : Form isian elektronik pada aplikasi SPSE yang digunakan penyedia barang/jasa Elektronik untuk menginputkan dan mengirimkan data kualifikasi. Data Kualifikasi E-Lelang : Proses pelelangan umum/terbatas/pemilihan langsung dengan tahapan sesuai Perpres 54/2010 dan perubahannya serta petunjuk teknisnya yang disesuaikan dengan teknis operasional pengadaan secara elektronik sebagaimana diatur dalam Perka 18/2012. Semua istilah “pelelangan” pada dokumen ini merujuk pada pengertian “e-lelang”.

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

3

C. Pemilihan Langsung dengan pascakualifikasi ini dibiayai dari sumber pendanaan sebagaimana tercantum dalam LDP. D. Pemilihan Langsung ini terbuka dan dapat diikuti oleh semua peserta yang berbentuk badan usaha atau kemitraan/KSO serta perorangan. E. Pokja ULP mengumumkan pelaksanaan Pemilihan Langsung dengan pascakualifikasi melalui website Pemerintah Daerah, papan pengumuman resmi untuk masyarakat dan Portal Pengadaan Nasional melalui LPSE.

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

go.tulungagung. Demikian disampaikan untuk menjadi perhatian. Yani Timur No.00 (Dua ratus lima puluh lima juta tiga ratus delapan ribu rupiah) Sumber pendanaan : APBD Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2013.4 BAB II. 12 April 2013 Pokja Konstruksi ULP Kab. Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tulungagung Jl A. 2.id. 6.05/KONSTRUKSI.tulungagung. PENGUMUMAN PEMILIHAN LANGSUNG DENGAN PASCAKUALIFIKASI PEMERINTAH KABUPATEN TULUNGAGUNG SEKRETARIAT DAERAH UNIT LAYANAN PENGADAAN TULUNGAGUNG ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------PENGUMUMAN PEMILIHAN LANGSUNG DENGAN PASCAKUALIFIKASI Nomor : 601.tulungagung. Pokja Konstruksi ULP Kab. Yani Timur no.EPROC/112/022/2013 Pokja Konstruksi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Tulungagung akan melaksanakan Pemilihan Langsung dengan pascakualifikasi untuk paket pekerjaan konstruksi sebagai berikut : 1.id. Dokumen pengadaan dapat diambil dalam bentuk softcopy dengan diunduh (download) melalui lpse.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . 37 Tulungagung : www.000.go. 0355-321220 3.tulungagung. A.id Peserta dapat melakukan pendaftaran secara langsung melalui website lpse. : Sekretariat Unit Layanan Pengadaan.go. 5.308. Paket Pekerjaan Nama paket pekerjaan : Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh Nilai total HPS : Rp.tulungagung.id Jl. 255.1/01. Persyaratan Peserta Perusahaan yang mempunyai kualifikasi pekerjaan tersebut : Kualifikasi : Kecil Bidang : Tata Lingkungan Sub Bidang : Pekerjaan Pengeboran Air Tanah Pelaksanaan Pengadaan Tempat dan alamat Website Website LPSE 4.go.id : lpse. 37 – Tulungagung Telp. Tulungagung.Tulungagung. Jadwal Pengadaan Lihat pada lpse.go.

Umum 1. seperti digugurkan dari proses Pemilihan Langsung atau pembatalan penetapan pemenang.3 2. Nama paket dan lingkup pekerjaan sebagaimana tercantum dalam LDP. Lingkup Pekerjaan 1. 4. 1. membuat dan/atau menyampaikan dokumen dan/atau keterangan lain yang tidak benar untuk memenuhi persyaratan dalam Dokumen Pengadaan ini.3 Pokja Konstruksi ULP Kab.1 Pemilihan Langsung penyedia pekerjaan konstruksi ini terbuka dan dapat diikuti oleh semua peserta yang berbentuk badan usaha. Kolusi. untuk memenuhi keinginan peserta yang bertentangan dengan Dokumen Pengadaan. sanksi administratif. Pengenaan sanksi dilaporkan oleh Pokja ULP kepada PA/KPA. gugatan secara perdata. untuk mengubah Perjanjian 3. INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) A. 3. c. Larangan Korupsi. dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan 4.2 4.1 Pokja ULP mengumumkan kepada para peserta untuk menyampaikan penawaran atas paket pekerjaan konstruksi sebagaimana tercantum dalam LDP. b. c. Peserta yang menurut penilaian Pokja ULP terbukti melakukan tindakan sebagaimana dimaksud dalam pasal 4. berusaha mempengaruhi anggota Pokja ULP dalam bentuk dan cara apapun.2 3.3 4.1 Peserta dan pihak yang terkait dengan pengadaan ini berkewajiban untuk mematuhi etika pengadaan dengan tidak melakukan tindakan sebagai berikut: a. sehingga mengurangi / menghambat / memperkecil / meniadakan persaingan yang sehat dan/atau merugikan pihak lain. berdasarkan syarat umum dan syarat khusus kontrak dengan mutu sesuai spesifikasi teknis dan harga sesuai kontrak. kemitraan/KSO atau peserta perorangan yang memenuhi kualifikasi. sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam.5 BAB III. melakukan persekongkolan dengan peserta lain untuk mengatur hasil Pemilihan Langsung. b. Peserta kemitraan/KSO dilarang Kemitraan/Kerja Sama Operasi. dan/atau d. pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang. baik dengan perusahaan nasional maupun asing maka peserta harus memiliki Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi yang memuat persentase kemitraan/KSO dan perusahaan yang mewakili kemitraan/KSO tersebut. Dalam hal peserta akan atau sedang melakukan kemitraan/KSO. Penyedia yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. dan/atau peraturan perundang-undangan. 3. Sumber Dana Peserta Pemilihan Langsung Pengadaan ini dibiayai dari sumber pendanaan sebagaimana tercantum dalam LDP.1 dikenakan sanksi sebagai berikut: a.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .2 1.

2 5.2 Pokja Konstruksi ULP Kab. pabrikasi. dalam Pekerjaan Konstruksi. perbankan. d. konsultan manajemen konstruksi berperan sebagai Konsultan Perencana dan/atau Konsultan Pengawas. f. dan f. disusun berdasarkan keperluan yang nyata.3 6. ekspedisi. Dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi dimungkinkan menggunakan bahan baku. e. baik langsung maupun tidak langsung oleh pihak yang sama yaitu lebih dari 50% (lima puluh perseratus) pemegang saham dan/atau salah satu pengurusnya sama. penggunaan tenaga ahli asing dilakukan semata-mata untuk mencukupi kebutuhan jenis keahlian yang belum dapat diperoleh di Indonesia. konsultan perencana/ pengawas bertindak sebagai pelaksana Pekerjaan Konstruksi yang direncanakannya/diawasinya. semaksimal mungkin menggunakan jasa pelayanan yang ada di dalam negeri. komponen berupa bahan baku belum diproduksi di dalam negeri dan/atau spesifikasi teknis bahan baku yang diproduksi di dalam negeri belum memenuhi persyaratan. pekerjaan pemasangan. pemilahan atau pembagian komponen harus benar-benar mencerminkan bagian atau komponen yang telah dapat diproduksi di dalam negeri dan bagian atau komponen yang masih harus diimpor. jumlah dan harga yang dilampirkan pada Dokumen Penawaran. Pegawai K/L/D/I dilarang menjadi peserta kecuali cuti diluar tanggungan K/L/D/I. baik langsung maupun tidak langsung mengendalikan atau menjalankan perusahaan peserta. c.6 5. Larangan Pertentangan Kepentingan 5.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . pengujian dan lainnya sedapat mungkin dilakukan di dalam negeri. 5.1 6. peserta diwajibkan membuat daftar Barang yang diimpor yang dilengkapi dengan spesifikasi teknis. seperti jasa asuransi. angkutan. e. Peserta berkewajiban untuk menyampaikan penawaran yang mengutamakan material/ bahan produksi dalam negeri dan tenaga kerja Indonesia serta Pekerjaan Konstruksi yang dilaksanakan di Indonesia. d. Pertentangan kepentingan sebagaimana dimaksud pada angka 5. pengurus koperasi pegawai dalam suatu K/L/D/I atau anak perusahaan pada BUMN/BUMD yang mengikuti Pengadaan dan bersaing dengan perusahaan lainnya. b. hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang dikendalikan. baik secara langsung maupun tidak langsung. b. dan diusahakan secara terencana untuk semaksimal mungkin terjadinya alih pengalaman/keahlian dari tenaga ahli asing tersebut ke tenaga Indonesia.1 antara lain meliputi: a. dalam suatu badan usaha. menghindari dan mencegah pertentangan kepentingan para pihak yang terkait. tenaga ahli. c. dan pemeliharaan. kecuali dalam pelaksanaan Kontrak Pengadaan Pekerjaan Terintegrasi. merangkap sebagai anggota Pokja ULP atau pejabat yang berwenang menetapkan pemenang Pelelangan. PPK dan/atau anggota Pokja ULP. anggota direksi atau dewan komisaris merangkap sebagai anggota direksi atau dewan komisaris pada badan usaha lainnya yang menjadi peserta pada Pelelangan yang sama.1 Para pihak dalam melaksanakan tugas. dan perangkat lunak yang tidak berasal dari dalam negeri (impor) dengan ketentuan: a. Pendayagunaan Produksi Dalam Negeri 6. fungsi dan perannya.

Peserta berkewajiban memeriksa keseluruhan isi Dokumen Pengadaan ini. 6) Jaminan Pemeliharaan.1 7. Syarat-Syarat Umum Kontrak.7 6. dan/atau c. k. Lembar Data Kualifikasi. Isi Dokumen 8. baik atas nama sendiri maupun sebagai anggota kemitraan/KSO hanya boleh memasukkan satu penawaran untuk satu paket pekerjaan. i. Kelalaian menyampaikan Dokumen Penawaran yang tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ini sepenuhnya merupakan risiko peserta. b. Satu Penawaran Tiap Peserta 7. Tata cara evaluasi kualifikasi. 2) SPMK. g. 3) Dokumen Penawaran Teknis. Setiap peserta yang termasuk dalam kemitraan/KSO dilarang menjadi peserta baik secara sendiri maupun sebagai anggota kemitraan/KSO yang lain pada paket pekerjaan yang sama. j. spesifikasi teknis barang yang diproduksi dan/atau kualifikasi teknis tenaga ahli dalam negeri belum memenuhi persyaratan. Dokumen Pengadaan 8. Setiap peserta. b. Pokja Konstruksi ULP Kab. Isian Data Kualifikasi.3 8. 2) Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO) (apabila peserta berbentuk Kemitraan/KSO). Pakta Integritas. d. Dokumen Kualifikasi meliputi: a. Pengumuman. Bentuk Surat Perjanjian.2 8. h. Bahasa Dokumen Pengadaan Dokumen Pengadaan beserta seluruh korespondensi tertulis dalam proses Pengadaan menggunakan Bahasa Indonesia. d. Instruksi Kepada Peserta. volume produksi dalam negeri tidak mampu memenuhi kebutuhan. b. Dokumen Pengadaan terdiri dari Dokumen Pemilihan dan Dokumen Kualifikasi. Bentuk Dokumen Lain: 1) SPPBJ.1 Pengadaan 8.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . e. c. Dokumen Pemilihan meliputi: a. Spesifikasi Teknis dan Gambar. 4) Formulir Rekapitulasi Perhitungan TKDN. c. 7. 3) Jaminan Sanggahan Banding. Syarat-Syarat Khusus Kontrak.4 9.2 B. Umum. Petunjuk Pengisian Data Kualifikasi. Daftar Kuantitas dan Harga. f. e. Bentuk Dokumen Penawaran: 1) Surat Penawaran. barang/jasa tersebut belum dapat diproduksi/dihasilkan di dalam negeri.3 Pengadaan barang/jasa impor dimungkinkan dalam hal: a. 4) Jaminan Pelaksanaan. 5) Jaminan Uang Muka. Lembar Data Pemilihan.

Pokja ULP melalui tim atau tenaga ahli pemberi penjelasan teknis yang ditunjuk dapat memberikan penjelasan lanjutan dengan cara melakukan peninjauan lapangan. Apabila diperlukan Pokja ULP dapat memberikan informasi yang dianggap penting terkait dengan dokumen pengadaan. maka Pokja ULP wajib mengundurkan batas akhir pemasukan penawaran. Apabila ketentuan baru atau perubahan penting tersebut tidak dituangkan dalam Adendum Dokumen Pemilihan. maka Pokja ULP menuangkan ke dalam Adendum Dokumen Pengadaan yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan.3 11.1 11. Apabila dipandang perlu. Ketidakikutsertaan peserta pada saat pemberian penjelasan tidak dapat dijadikan dasar untuk menolak/menggugurkan penawaran.5 11.7 Pokja Konstruksi ULP Kab. maka ketentuan baru atau perubahan tersebut dianggap tidak ada dan ketentuan yang berlaku adalah Dokumen Pemilihan awal.1 10.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Jika dilaksanakan peninjauan lapangan dapat dibuat Berita Acara Pemberian Penjelasan Lanjutan dan diunggah melalui aplikasi SPSE. Apabila dipandang perlu.7 11. Pokja ULP dapat mengumumkan Adendum Dokumen Pemilihan dengan cara mengunggah (upload) file adendum dokumen Pemilihan melalui aplikasi SPSE paling lambat 2 (dua) hari sebelum batas akhir pemasukan penawaran. Biaya peninjauan lapangan ditanggung oleh peserta.4 11. Perubahan rancangan kontrak. Pemberian Penjelasan 10. Pokja ULP dapat memberikan penjelasan (ulang). Peserta dapat mengunduh (download) Adendum Dokumen Pemilihan yang diunggah (upload) Pokja ULP pada aplikasi SPSE (apabila ada). gambar dan/atau nilai total HPS. Kumpulan tanya jawab pada saat pemberian penjelasan dalam aplikasi SPSE merupakan Berita Acara Pemberian Penjelasan (BAPP).6 10. Setelah Pemberian Penjelasan dan sebelum batas akhir waktu pemasukan penawaran. Apabila pada saat pemberian penjelasan terdapat hal-hal/ketentuan baru atau perubahan penting yang perlu ditampung. Perubahan Dokumen Pengadaan 11. Pokja ULP dapat menetapkan Adendum Dokumen Pengadaan. harus mendapatkan persetujuan PPK sebelum dituangkan dalam Adendum Dokumen Pemilihan.2 10.3 10. spesifikasi teknis.8 10. Apabila Pokja ULP akan mengunggah (upload) file Adendum Dokumen Pemilihan kurang dari 2 (dua) hari sebelum batas akhir pemasukan penawaran.5 10.6 11.2 11. 10. Setiap Adendum yang ditetapkan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan.4 Pemberian penjelasan dilakukan secara online melalui aplikasi SPSE sesuai jadwal dalam aplikasi SPSE. berdasarkan informasi baru yang mempengaruhi substansi Dokumen Pengadaan.

dan 4) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan.1 13. daftar kuantitas dan harga.dan Pokja Konstruksi ULP Kab. e. maka yang berlaku adalah penjelasan dalam Bahasa Indonesia. kapasitas.3 Peserta menanggung semua biaya dalam penyiapan dan penyampaian penawaran. surat penawaran yang didalamnya mencantumkan. dengan ketentuan: a) penyusunan jadwal dengan menggunakan metode jaringan kerja (Network Diagram) yang berbentuk Diagram Balok (Gantt Chart) dalam format MS Project dengan ketentuan menyampaikan sub item pekerjaan sesuai mata pembayaran yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. Dalam hal terjadi perbedaan penafsiran. Formulir Pra RK3K. 5) daftar personil inti.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Semua Indonesia.(apabila ada) g. C. analisa harga satuan pekerjaan. Dokumen penunjang yang berbahasa asing perlu disertai penjelasan dalam Bahasa Indonesia. c. 3) harga penawaran.1 14. Biaya dalam Penyiapan Penawaran 13. Pokja ULP tidak bertanggung jawab atas kerugian apapun yang ditanggung oleh peserta. h. meliputi: a.2 14. 1) tanggal. 2) masa berlaku penawaran. d) kesesuaian antara jangka waktu pelaksanaan pada jadwal dan kurva S yang tidak melebihi waktu yang dipersyaratkan didalam LDP. Bahasa Penawaran 14.2 14. 6) bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan. surat Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (apabila peserta berbentuk Kemitraan/KSO). 4) jenis. f. dokumen penawaran teknis terdiri dari: 1) metode pelaksanaan pekerjaan. b) kesesuaian jenis pekerjaan pada jadwal dengan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga serta urutan pekerjaan setiap tahap pada jadwal secara teknis dapat dilaksanakan. komposisi dan jumlah peralatan. surat kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan). Penyiapan Dokumen Penawaran 13. 15. Formulir rekapitulasi perhitungan TKDN. Dokumen Penawaran Dokumen Penawaran. 2) jadwal dan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan sampai dengan serah terima pertama Pekerjaan (PHO). d. Dokumen Penawaran harus menggunakan Bahasa Dokumen penunjang yang terkait dengan Dokumen Penawaran dapat menggunakan Bahasa Indonesia atau bahasa asing. c) penyusunan rencana progres pelaksanaan pekerjaan dalam bentuk kurva S dalam format MS Project/ MS Excel. 3) spesifikasi teknis.9 12. b. Tambahan Waktu Pemasukan Dokumen Penawaran Apabila adendum dokumen pengadaan mengakibatkan kebutuhan penambahan waktu penyiapan dokumen penawaran maka Pokja ULP memperpanjang batas akhir pemasukan penawaran.

3 18. Bentuk Dokumen Penawaran 19.2 Dengan mendaftar sebagai peserta lelang pada suatu paket pekerjaan melalui aplikasi SPSE. Pembayaran atas pelaksanaan pekerjaan dilakukan sesuai dengan cara sebagaimana tercantum dalam LDP dan diuraikan dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak. maka peserta telah menandatangani Pakta Integritas. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran 17. Masa Berlaku Penawaran dan Jangka Waktu Pelaksanaan 18.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 21. dan pungutan lain serta biaya asuransi yang harus dibayar oleh penyedia untuk pelaksanaan paket pekerjaan konstruksi ini diperhitungkan dalam total harga penawaran. Semua harga dalam penawaran harus dalam bentuk mata uang sebagaimana tercantum dalam LDP. retribusi. 21.2 18. b.1 Pakta integritas berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan dan akan melaporkan terjadinya kolusi. Untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan lump sum dan harga satuan. menyetujui permintaan tersebut tanpa mengubah penawaran. Peserta dapat: a. 20. Pengisian . sebelum akhir masa berlakunya penawaran. bea.2 20. menolak permintaan tersebut dan dapat mengundurkan diri secara tertulis dengan tidak dikenakan sanksi. badan usaha yang ditunjuk mewakili Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO) wajib menyampaikan pakta integritas melalui fasilitas unggahan lainnya pada form isian elektronik data kualifikasi di aplikasi SPSE. 16. Dokumen kualifikasi disampaikan melalui program LPSE dan pendukung dokumen kualifikasi perusahaan disampaikan dengan pemindaian/scan program LPSE.4 19. Pokja ULP dapat meminta kepada seluruh peserta secara tertulis untuk memperpanjang masa berlakunya penawaran tersebut dalam jangka waktu tertentu.10 i. Semua Dokumen Penawaran disampaikan dalam bentuk softcopy berupa file yang telah dienkripsi melalui program LPSE. dan nepotisme (KKN).1 19. Masa berlaku penawaran sesuai sebagaimana tercantum dalam LDP. Apabila evaluasi belum selesai dilaksanakan. korupsi.2 Data Kualifikasi. Pakta Integritas 20. Harga penawaran ditulis dengan jelas dalam angka dan huruf.1 18. kecuali untuk penyedia barang/jasa yang melakukan Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO).1 Peserta berkewajiban untuk menyetujui Pakta Integritas dan mengisi form Pokja Konstruksi ULP Kab. Harga Penawaran 16. Biaya overhead termasuk untuk penyelenggaraan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan keuntungan serta semua pajak.1 16.1 17. 16. Jika harga satuan ditulis nol atau tidak dicantumkan maka pekerjaan dalam mata pembayaran tersebut dianggap telah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain dan pekerjaan tersebut tetap harus dilaksanakan.3 17. peserta mencantumkan harga satuan dan harga total untuk tiap mata pembayaran/pekerjaan dalam Daftar Kuantitas dan Harga.2 18. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP.

2 23. File penawaran terakhir akan menggantikan file penawaran yang telah terkirim sebelumnya 23. c. kecuali untuk penyedia barang/jasa yang melakukan Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO) Pakta Integritas dan Data Kualifikasi ditandatangani oleh pejabat yang menurut perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi berhak mewakili Kemitraan/KSO. 22. Penawaran administrasi. 3) Peserta dapat mengunggah file penawaran secara berulang sebelum batas akhir waktu pemasukan Dokumen Penawaran.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . 2) peserta mengunggah (upload) file penawaran administrasi.rhs) hanya melalui aplikasi SPSE sesuai jadwal yang ditetapkan.1 D. Penawaran teknis. Jaminan penawaran tidak dipersyaratkan.11 Dokumen Isian Kualifikasi 21. Penyampaian Dokumen Penawaran 24.3 23. Batas Akhir Waktu Pemasukan Penawaran 26. Penawaran Terlambat Penawaran harus disampaikan secara elektronik melalui aplikasi SPSE kepada Pokja ULP paling lambat pada waktu yang ditentukan oleh Pokja ULP Aplikasi SPSE menolak setiap file penawaran yang dikirimkan setelah batas akhir waktu pemasukan penawaran kirim. Data kualifikasi diinput dan dikirimkan melalui form isian elektronik data kualifikasi pada SPSE. Penyampulan dan Penandaan Sampul Penawaran 23. Peserta dapat mengirimkan data kualifikasi secara berulang sebelum batas akhir waktu pemasukan Dokumen Penawaran. teknis dan harga yang telah terenkripsi (*. File penawaran disandikan/dienkripsi dengan Aplikasi Pengaman Dokumen (APENDO). teknis dan harga dienkripsi menggunakan Apendo. Pemasukan Dokumen Penawaran 23.1 24.2 25. Jaminan Penawaran 22. c.rhs) melalui aplikasi SPSE sesuai jadwal yang ditetapkan. Dilanjutkan dengan mengunggah file penawaran terenkripsi (*.2 isian elektronik data kualifikasi dalam aplikasi SPSE.1 File penawaran yang disampaikan oleh peserta terdiri dari 1 (satu) file penawaran yang telah disandikan/dienkripsi yang terdiri dari: a. Penawaran harga. b. Data kualifikasi yang dikirmkan terakhir akan menggantikan data kualifikasi yang telah terkirim sebelumnya. mengirimkan Data Kualifikasi melalui form isian elektronik data kualifikasi pada aplikasi SPSE. Pokja Konstruksi ULP Kab. Pertama-tama. b. Untuk metode 1 (satu) file (sampul): 1) Setelah File penawaran administrasi. Peserta menyampaikan Dokumen Penawaran kepada Pokja ULP dengan ketentuan: a. Peserta mengirimkan file penawaran yang telah disandikan/ dienkripsi melalui aplikasi SPSE.4 24. Pakta Integritas dan Data Kualifikasi dianggap telah disetujui dan ditandatangani oleh peserta pengadaan.

Apabila dapat dibuka.2 27. apabila file penawaran tidak dapat dibuka/didekripsi maka Pokja ULP dapat menetapkan bahwa file penawaran tersebut tidak memenuhi syarat sebagai penawaran dan penyedia barang/jasa yang mengirimkan file penawaran tersebut dianggap tidak memasukkan penawaran. Pembukaan Penawaran 27.4 28. dilakukan pembetulan. apabila terjadi kesalahan hasil perkalian antara volume dengan harga apabila terjadi kesalahan hasil perkalian antara volume dengan harga satuan pekerjaan. maka Pokja ULP akan melanjutkan proses atas penawaran yang bersangkutan File yang dianggap sebagai penawaran adalah dokumen penawaran yang berhasil dibuka dan dapat dievaluasi yang sekurang-kurangnya memuat satu file: harga penawaran. daftar kuantitas dan harga untuk kontrak harga satuan/gabungan. Total harga penawaran setelah koreksi aritmatik yang melebihi nilai total HPS dinyatakan gugur.3 28. jangka waktu penawaran.12 E.3 27. jenis pekerjaan yang tidak diberi harga satuan dianggap sudah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain dan harga satuan pada daftar kuantitas dan harga tetap dibiarkan kosong. Terhadap file penawaran yang tidak dapat dibuka (didekripsi). Berdasarkan hasil koreksi aritmatik Pokja ULP menyusun urutan dari penawaran terendah. dan deskripsi/spesifikasi barang/jasa yang ditawarkan. Koreksi aritmatik sebelum dilakukan evaluasi penawaran dengan ketentuan: a. Berdasarkan keterangan dari LPSE atau LKPP. dan e.4 27. Pokja ULP menyampaikan file penawaran tersebut kepada LPSE untuk mendapat keterangan bahwa file yang bersangkutan tidak dapat dibuka dan bila dianggap perlu LPSE dapat menyampaikan file penawaran tersebut kepada LKPP.5 28.5 .2 28. c. Evaluasi Penawaran 28. dengan ketentuan harga satuan pekerjaan yang ditawarkan tidak boleh diubah.1 28.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 27. volume dan/atau jenis pekerjaan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga disesuaikan dengan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan. jenis pekerjaan yang tidak tercantum dalam daftar kuantitas dan harga disesuaikan dengan jenis pekerjaan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan dan harga satuan pekerjaan dimaksud dianggap nol.1 Pada tahap pembukaan penawaran. Pokja ULP mengunduh ( download) dan melakukan dekripsi file penawaran dengan menggunakan Apendo sesuai waktu yang telah ditetapkan. Apabila penawaran yang masuk kurang dari 3 (tiga) peserta maka pelelangan dinyatakan gagal Evaluasi penawaran dilakukan dengan sistem gugur. d. Pokja ULP memasukan hasil koreksi aritmatik pada aplikasi SPSE Pokja Konstruksi ULP Kab. b. Pembukaan dan Evaluasi Penawaran 27. hasil koreksi aritmatik pada bagian harga satuan dapat mengubah nilai total harga penawaran sehingga urutan peringkat dapat menjadi lebih tinggi atau lebih rendah dari urutan peringkat semula.

dan/atau mengubah isi Dokumen Penawaran. f. para pihak dilarang mempengaruhi atau melakukan intervensi kepada Pokja ULP selama proses evaluasi. dan/atau 2) penawaran dari peserta dengan persyaratan tambahan yang akan menimbulkan persaingan usaha tidak sehat dan/atau tidak adil diantara peserta yang memenuhi syarat. Pokja Konstruksi ULP Kab. c. 2) proses evaluasi tetap dilanjutkan dengan menetapkan peserta lainnya yang tidak terlibat (apabila ada). evaluasi teknis.13 28. Indikasi persekongkolan antar penyedia barang/jasa adalah terpenuhinya sekurang-kurangnya 2 (dua) indikasi dibawah ini: 1) Terdapat kesamaan dokumen teknis. maka pelelangan dinyatakan gagal. Pokja ULP dilarang menambah. dengan tujuan untuk memenangkan salah satu peserta. Pokja ULP dan/atau PPK. e. penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat adalah: 1) penyimpangan dari Dokumen Pengadaan ini yang mempengaruhi lingkup. alat. mengganti dan/atau mengubah isi Dokumen Pengadaan ini. 2) seluruh penawaran dari Penyedia mendekati HPS. analisa pendekatan teknis.6 Pelaksanaan evaluasi dengan sistem gugur dilakukan oleh Pokja ULP untuk mendapatkan 3 (tiga) penawaran yang memenuhi syarat yang dimulai dengan penawaran terendah setelah koreksi aritmatik. kualitas dan hasil/kinerja pekerjaan. mengganti. bahan. mengurangi. dan/atau spesifkasi barang yang ditawarkan (merk/tipe/jenis) dan/atau dukungan teknis. evaluasi harga. dan d. evaluasi administrasi. g. Apabila setelah koreksi aritmatik terdapat kurang dari 3 (tiga) penawar yang menawar harga kurang dari HPS maka proses lelang tetap dilanjutkan dengan melakukan evaluasi penawaran. d. mengurangi. penawaran yang memenuhi syarat adalah penawaran yang sesuai dengan ketentuan antara lain disampaikan oleh penawar yang berhak.7 28.9 . apabila dalam evaluasi ditemukan bukti adanya persaingan usaha yang tidak sehat dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan) antara peserta. evaluasi kualifikasi Ketentuan umum dalam melakukan evaluasi sebagai berikut: a. b. antara lain: metode kerja. maka: 1) peserta yang ditunjuk sebagai calon pemenang dan peserta lain yang terlibat dimasukkan ke dalam Daftar Hitam. harga satuan.8 28. syarat teknis dalam menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan dan harga yang wajar dapat dipertanggung jawabkan tanpa ada penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat. pada waktu yang telah ditentukan. memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan meliputi syarat administrasi. Pokja ULP dan/atau peserta dilarang menambah. b. c. dan 3) apabila tidak ada peserta lain sebagaimana dimaksud pada angka 2). 3) adanya keikutsertaan beberapa Penyedia Barang/Jasa yang berada dalam 1 (satu) kendali.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 28. untuk paket pekerjaan yang dilelangkan. Pokja ULP melakukan evaluasi penawaran yang meliputi: a.

5) Daftar personil inti yang akan ditempatkan secara penuh . Dokumen penawaran teknis : 1) Metode Pelaksanaan. maka penawarannya tidak digugurkan dan nilai TKDN-nya dianggap nol). atau (3) apabila nilai dalam angka dan nilai yang tertulis dalam huruf tidak jelas. g).10 Evaluasi Administrasi: a. (2) apabila nilai yang tertulis dalam angka jelas sedangkan nilai dalam huruf tidak jelas. Surat Perjanjian / Kemitraan / Kerjasama Operasional (apabila ada). b). komposisi. maka penawaran dinyatakan gugur. Surat penawaran. dan jumlah peralatan . maka nilai yang diakui adalah nilai yang tertulis dalam angka. 4) Spesifikasi teknis . 2) Jadwal waktu pelaksanaan. (2) apabila nilai yang tertulis dalam angka jelas sedangkan nilai dalam huruf tidak jelas. c) bertanggal. 28. antara lain kesamaan/kesalahan pengetikan. h). f).14 4) adanya kesamaan/kesalahan isi dokumen penawaran. apabila: 1) syarat-syarat substansial yang diminta berdasarkan Dokumen Pengadaan ini dipenuhi/dilengkapi : a). evaluasi terhadap data administrasi hanya dilakukan terhadap hal-hal yang tidak dinilai pada saat penilaian kualifikasi. c). d). Formulir rekapitulasi perhitungan TKDN(khusus untuk peserta yang tidak menyampaikan formulir TKDN. maka surat penawaran Pokja Konstruksi ULP Kab. d) apabila terdapat kesalahan pada tanggal surat penawaran yang menyebabkan jangka waktu berlaku surat penawaran menjadi kurang dari waktu yang ditetapkan dalam LDP. susunan. Surat Kuasa dari Direktur Utama/Pimpinan Perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan). e).Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . b. atau (3) apabila nilai dalam angka dan nilai yang tertulis dalam huruf tidak jelas. 6) Daftar bagian pekerjaan yang akan di subkontrakkan. dengan ketentuan: (1) apabila ada perbedaan nilai penulisan antara angka dan huruf maka yang diakui adalah tulisan huruf. maka nilai yang diakui adalah nilai yang tertulis dalam angka. Rincian harga penawaran (daftar kuantitas dan harga). Formulir Pra RK3K. penawaran dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi. Kapasitas. 2) Surat penawaran memenuhi ketentuan sebagai berikut: a) jangka waktu berlakunya surat penawaran tidak kurang dari waktu sebagaimana tercantum dalam LDP dengan ketentuan: (1) apabila ada perbedaan nilai penulisan antara angka dan huruf maka yang diakui adalah tulisan huruf. Analisa Harga Satuan Pekerjaan. b) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. maka penawaran dinyatakan gugur. dan format penulisan. 3) Jenis.

c. apabila tidak ada peserta yang memenuhi persyaratan administrasi.1.15 dinyatakan tidak memenuhi persyaratan administrasi. kesesuaian antara jangka waktu pelaksanaan pada jadwal dan kurva S yang tidak melebihi waktu yang dipersyaratkan didalam LDP. kesesuain jenis pekerjaan pada jadwal dengan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga serta urutan pekerjaan setiap tahap pada jadwal secara teknis dapat dilaksanakan. penyusunan jadwal dengan menggunakan metode jaringan kerja (Network Diagram) yang berbentuk Diagram Balok (Gantt Chart) dalam format MS Project dengan ketentuan menyampaikan sub item pekerjaan sesuai mata pembayaran yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. 2) penilaian persyaratan teknis minimal dilakukan terhadap: a) metode pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan termasuk pengendalian terhadap risiko K3. b. tidak dapat menggugurkan teknis berdasarkan Pra RK3K Pokja Konstruksi ULP Kab. d) spesifikasi teknis memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ini. Pokja ULP dapat melakukan klarifikasi terhadap hal-hal yang kurang jelas dan meragukan. evaluasi teknis dilakukan dengan sistem gugur dengan ketentuan: 1) Pokja ULP menilai persyaratan teknis minimal yang harus dipenuhi dengan membandingkan pemenuhan persyaratan teknis sebagaimana tercantum dalam dokumen pengadaan ini.2. peserta yang memenuhi persyaratan administrasi dilanjutkan dengan evaluasi teknis. c) jenis dan jumlah peralatan minimal yang disediakan sebagaimana tercantum dalam LDP. termasuk alasan ketidaklulusan peserta dalam evaluasi administrasi.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . d. b) Penilaian jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan dilakukan atas: b. f. b. b. Pokja ULP memasukan hasil evaluasi administrasi pada aplikasi SPSE. penyusunan rencana progres pelaksanaan pekerjaan dalam bentuk kurva S dalam format MS Project/ MS Excel.11 Evaluasi Teknis: a. b. unsur-unsur yang dievaluasi teknis sesuai dengan yang ditetapkan. g) Pra RK3K memenuhi persyaratan keselamatan dan kesehatan kerja yang akan dilakukan pada saat pelaksanaan pekerjaan konstruksi. e.3.4. apabila hanya ada 1 (satu) atau 2 (dua) peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. f) bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP. Metode pelaksanaan dilengkapi metode kerja untuk jenis-jenis pekerjaan utama dan pekerjaan penunjang atau pekerjaan sementara yang ikut menentukan keberhasilan pelaksanaan pekerjaan dan diyakini menggambarkan penguasaan penawar untuk melaksanakan pekerjaan. g. Apabila terdapat hal yang meragukan dapat dilakukan klarifikasi untuk menegaskan bahwa K3 akan dilaksanakan. maka pelelangan dinyatakan gagal. e) personil inti yang akan ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan. 28. maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi teknis.

peserta yang dinyatakan lulus evaluasi teknis dilanjutkan ke tahap evaluasi harga. 7) dalam klarifikasi peserta tidak diperkenankan mengubah substansi penawaran. 28. apabila dinilai tidak konsisten dan/atau tidak wajar maka penawaran tidak memenuhi syarat dan dalam evaluasi penawaran harus dinyatakan gugur teknis. maupun pencapaian produktivitas dan spesifikasi teknis. Selanjutnya meneliti dan melakukan analisis terhadap uraian Analisa Teknis Satuan Pekerjaan tersebut. apabila tidak ada peserta yang lulus evaluasi teknis maka pelelangan dinyatakan gagal. tenaga kerja. 4) untuk harga penawaran: Pokja Konstruksi ULP Kab. Pokja ULP dapat : a). meminta peserta untuk menjelaskan metode pelaksanaan pekerjaan. jadwal waktu pelaksanaan. Unsur-unsur yang perlu dievaluasi adalah hal-hal yang pokok atau penting. Pokja ULP memasukan hasil evaluasi teknis pada aplikasi SPSE. dilakukan klarifikasi. 4) Untuk menilai konsistensi dan kewajaran antara metode pelaksanaan. d). Pokja ULP melakukan klarifikasi dengan peserta. c). Harganya dianggap termasuk dalam harga satuan pekerjaan lainnya. f. maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi harga. Harga satuan penawaran tersebut dinyatakan timpang dan hanya berlaku untuk volume sesuai dengan Daftar Kuantitas dan Harga.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . peralatan. penggunaan peralatan dan bahan (material konstruksi). 6) apabila dalam evaluasi teknis terdapat hal-hal yang kurang jelas atau meragukan. dan bahan(material konstruksi) terhadap jenis pekerjaan yang perlu dinilai konsistensinya. Hasil klarifikasi dapat menggugurkan penawaran. dinyatakan gugur.12 Evaluasi Harga: a. hal-hal lain yang kurang jelas atau meragukan. e. termasuk alasan ketidaklulusan peserta dalam evaluasi teknis. mengecek lokasi dan kondisi peralatan yang ditawarkan. meminta peserta untuk menghadirkan personil inti yang ditawarkan. dengan ketentuan: 1) total harga penawaran atau penawaran terkoreksi dibandingkan terhadap nilai total HPS: a) apabila total harga penawaran terkoreksi melebihi nilai total HPS. c. apabila peserta yang lulus evaluasi teknis kurang dari 3 (tiga). pelelangan dinyatakan gagal. 3) mata pembayaran yang harga satuannya nol atau tidak ditulis dilakukan klarifikasi dan kegiatan tersebut harus tetap dilaksanakan. b).16 3) Apabila penawaran tidak memenuhi salah satu kriteria angka 2). Dalam klarifikasi teknis ini. d. Pokja ULP dapat melakukan klarifikasi dengan menilai rincian/uraian Analisa Teknis Satuan Pekerjaan untuk pekerjaan utama meliputi komponen tenaga kerja. 2) harga satuan penawaran yang nilainya lebih besar dari 110% (seratus sepuluh perseratus) dari harga satuan yang tercantum dalam HPS. dan b) apabila semua harga penawaran atau penawaran terkoreksi di atas nilai total HPS. 5) Pokja ULP dapat meminta uji mutu/teknis/fungsi untuk bahan/alat tertentu sebagaimana tercantum dalam LDP. a) sampai dengan f) maka penawaran dinyatakan tidak memenuhi persyaratan teknis.

Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . maka penawaran tidak memenuhi syarat dan dalam evaluasi penawaran harus dinyatakan gugur.17 a) apabila ada perbedaan antara penulisan nilai harga penawaran antara angka dan huruf maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan huruf. dan bahan (material konstruksi) terhadap jenis pekerjaan utama yang perlu dinilai kewajarannya untuk diteliti dan dianalisa. dan c) apabila peserta yang bersangkutan tidak bersedia menaikkan nilai Jaminan Pelaksanaan. sehingga akan menyebabkan terjadinya kerugian dibandingkan keuntungan yang akan diperoleh serta diperkirakan mempengaruhi lingkup. b) apabila peserta tersebut ditunjuk sebagai pemenang lelang. maka penawarannya digugurkan dan Jaminan Penawaran disita untuk negara serta dimasukkan dalam Daftar Hitam. Pokja Konstruksi ULP Kab. b. 29. Dilakukan klarifikasi kewajaran harga dengan ketentuan sebagai berikut: 1) klarifikasi dalam hal penawaran Tingkat Komponen Dalam Negeri(TKDN) berbeda dibandingkan dengan perkiraan Pokja ULP. kualitas. Apabila hasil analisa mengindikasikan bahwa pekerjaan utama tidak dapat dilaksanakan dengan harga yang ditawarkan yang disebabkan harga penawaran di bawah harga pasar dan dapat dibuktikan. maka dilakukan evaluasi kualifikasi terhadap penawar ranking berikutnya. Apabila dalam evaluasi ditemukan bukti harga tidak wajar akibat terjadinya persaingan usaha tidak sehat dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan). Indikasi kerugian dan keuntungan diteliti dari data yang tercantum dalam analisa harga satuan pekerjaan dan rekapitulasi daftar kuantitas dan harga. atau c) apabila penawaran dalam angka dan huruf tidak jelas. c. Dalam hal terdapat 2 (dua) calon pemenang memiliki harga penawaran yang sama.1 29. maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan angka. hasil/ kinerja dan diyakini tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan persyaratan/ ketentuan. Evaluasi Kualifikasi 29. Evaluasi kualifikasi dilakukan dengan menggunakan metode penilaian sistem gugur. 2) klarifikasi kewajaran harga apabila harga penawaran dibawah 80% (delapan puluh perseratus) HPS dengan ketentuan: a) menilai rincian/uraian Analisa Harga Satuan Pekerjaan Utama meliputi komponen tenaga kerja. Pokja ULP menyusun urutan 3 (tiga) penawaran sebagai calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada). maka Pokja ULP memilih peserta yang mempunyai kemampuan teknis lebih besar dan hal ini dicatat dalam Berita Acara. d. Apabila calon pemenang lelang serta pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada) tidak lulus evaluasi kualifikasi. maka penawaran dinyatakan gugur.2 29. b) apabila penawaran dalam angka tertulis dengan jelas sedangkan dalam huruf tidak jelas. e.3 Evaluasi dilakukan terhadap calon pemenang lelang serta calon pemenang cadangan 1 dan 2 apabila ada. harus bersedia untuk menaikkan Jaminan Pelaksanaan menjadi 5% (lima perseratus) dari nilai total HPS. maka pelelangan dinyatakan gagal dan peserta yang terlibat dimasukkan dalam Daftar Hitam. peralatan.

Apabila hasil pembuktian kualifikasi ditemukan pemalsuan data. teknis dan harga. Pembuktian Kualifikasi 30. maka peserta digugurkan. dengan tembusan disampaikan secara offlinekepada PPK dan APIP K/L/D/Isebagaimana tercantum dalam LDP.3 33. Pokja ULP wajib memberikan jawaban secara elektronik melalui aplikasi SPSE atas semua sanggahan paling lambat 3 (tiga) hari kerja setelah menerima surat sanggahan. Pembuktian kualifikasi dilakukan dengan cara melihat keaslian dokumen dari dokumen asli atau salinan dokumen yang sudah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang dan meminta salinan dokumen tersebut.4 30. Dalam pembuktian kualifikasi harus dihadiri oleh penanggung jawab penawaran atau yang menerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya. Penetapan Pemenang. memenuhi persyaratan administrasi. Sanggahan Pokja ULP menetapkan pemenang lelang berdasarkan urutan nilai penawaran yang paling rendah.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 33. 54 Tahun 2010 sebagaimana diubah terakhir dengan Peraturan Presiden No. 30. Pokja ULP mengumumkan pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada) melalui aplikasi SPSE dan papan pengumuman resmi untuk masyarakat 33. dan/atau c. atau kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. badan usaha dan/atau pengurusnya dimasukkan dalam Daftar Hitam. Pokja Konstruksi ULP Kab. penyalahgunaan wewenang oleh Pokja ULP dan/atau pejabat yang berwenang lainnya. b. Apabila tidak ada calon pemenang yang lulus pembuktian kualifikasi.3 30. disertai bukti terjadinya penyimpangan. Pokja ULP melakukan klarifikasi dan/atau verifikasi kepada penerbit dokumen atau kepada tenaga ahli yang bersangkutan/dalam dokumen penawaran apabila diperlukan.18 30. 70 Tahun 2012 dan peraturan perundangundangan lainnya yang masih berlaku dan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan. Apabila sanggahan dinyatakan benar maka Pokja ULP menyatakan pelelangan gagal.1 30. maka lelang dinyatakan gagal.2 Pembuktian kualifikasi terhadap peserta yang memenuhi persyaratan kualifikasi dilakukan setelah evaluasi kualifikasi.4 . 32. penyimpangan terhadap ketentuan dan prosedur yang diatur dalam Peraturan Presiden No. Sanggahan diajukan oleh peserta apabila terjadi penyimpangan prosedur meliputi: a. rekayasa tertentu sehingga menghalangi terjadinya persaingan usaha yang sehat.2 33. atau pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama.5 F. Pengumuman Pemenang 33. Penetapan Pemenang 31.1 Peserta yang memasukkan dokumen penawaran secara lengkap dapat menyampaikan sanggahan secara elektronik melalui aplikasi SPSE atas penetapan pemenang kepada Pokja ULP dalam waktu 3 (tiga) hari kerja setelah pengumuman pemenang.

Penunjukan Penyedia Barang/Jasa 35. masa sanggah dan/atau masa sanggah banding berakhir. atau c. apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan masa penawarannya masih berlaku dengan alasan yang tidak dapat diterima secara obyektif oleh Pokja ULP. tidak ada sanggahan dari peserta.1 Pokja ULP membuat dan mengunggah Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) ke dalam aplikasi SPSE dan menyampaikan kepada PPK sebagai dasar untuk menerbitkan Surat Penunjukan Penyedia/Jasa (SPPBJ) PPK menerbitkan SPPBJ apabila pernyataan peserta pada formulir isian kualifikasi masih berlaku.2 34.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 35. Penerima Jaminan Sanggahan Banding adalah Pokja ULP. maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan dicairkan dan disetorkan sebagaimana tercantum dalam LDP serta dimasukkan dalam Daftar Hitam.1 34. dapat mengajukan sanggahan banding secara tertulis kepada Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi sebagaimana tercantum dalam LDP. Sanggahan Banding 34. dengan ketentuan: a. Pokja ULP. 34.6 G. dianggap sebagai pengaduan dan ditindaklanjuti secara offline di luar aplikasi SPSE oleh pihak-pihak yang berwenang Peserta yang tidak sependapat dengan jawaban sanggahan dari Pokja ULP. sanggahan dan/atau sanggahan banding terbukti tidak benar. maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan dicairkan dan disetorkan sebagaimana tercantum dalam LDP. atau c. Apabila pemenang yang ditunjuk mengundurkan diri. Peserta yang akan melakukan Sanggahan Banding harus memberikan Jaminan Sanggahan Banding yang ditujukan kepada Pokja ULP sebesar 1% (satu perseratus) dari nilai total HPSdengan masa berlaku 5 (lima) hari kerja sejak tanggal pengajuan sanggahan banding. dengan tembusan kepada PPK. dianggap sebagai pengaduan dan tetap harus ditindaklanjuti. Sanggahan banding menghentikan proses pelelangan. Penyedia yang ditunjuk wajib menerima keputusan tersebut.3 34. maka penunjukan pemenang dapat dilakukan kepada pemenang cadangan sesuai dengan urutan peringkat. wajib memberikan jawaban secara tertulis atas semua sanggahan banding paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah surat sanggahan banding diterima. paling lambat 3 (tiga) hari kerja setelah menerima jawaban sanggahan. Sanggahan banding yang disampaikan bukan kepada Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi sebagaimana tercantum dalam LDP atau disampaikan di luar masa sanggah banding. apabila yang bersangkutan tidak bersedia ditunjuk karena masa penawarannya sudah tidak berlaku. dan APIP K/L/D/I sebagaimana tercantum dalam LDP.19 33.2 35.5 Sanggahan yang disampaikan secara offline. selama masa surat penawaran dan Jaminan Penawaran pemenang Pokja Konstruksi ULP Kab. b. apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan masa penawarannya masih berlaku dengan alasan yang dapat diterima secara obyektif oleh Pokja ULP. b.4 34. bukan kepada Pokja ULP atau disampaikan diluar masa sanggah. Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi sebagaimana tercantum dalam LDP. dengan ketentuan: a.4 . maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan tidak boleh dicairkan.5 34.3 35. Penunjukan Pemenang Pengadaan 35.

evaluasi. dalam evaluasi penawaran ditemukan bukti/indikasi terjadi persaingan tidak sehat. tidak ada penawaran yang lulus evaluasi penawaran. atau Pokja Konstruksi ULP Kab. Informasi yang berhubungan dengan penelitian.6 36.6 35. apabila: a. d. Evaluasi penawaran yang disimpulkan dalam Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) oleh Pokja ULP bersifat rahasia sampai dengan saat pengumuman pemenang.dan usulan calon pemenang tidak boleh diberitahukan kepada peserta. jumlah peserta yang memasukan Dokumen Penawaran kurang dari 3 (tiga) peserta. konfirmasi. maka pelelangan dinyatakan gagal oleh PA/KPA setelah mendapat laporan dari PPK. Pokja ULP menyatakan pelelangan gagal. Dalam SPPBJ disebutkan bahwa penyedia harus menyiapkan Jaminan Pelaksanaan sebelum penandatanganan kontrak.1 36. Evaluasi penawaran yang disimpulkan dalam Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) oleh Pokja ULP bersifat rahasia sampai dengan saat pengumuman pemenang. harga penawaran terendah terkoreksi lebih tinggi dari HPS. Kontrak ditandatangani paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya SPPBJ.5 35. 54 Tahun 2010 dan Dokumen Pengadaan ternyata benar. file BAHP dapat diunggah secara berulang.3 36. klarifikasi.7 H. BAHP dan Kerahasiaan Proses 36.9 36. apabila tidak ada sanggahan. c.8 35.2 36. diganti atau ditimpa sampai dengan kontrak ditandatangani. b.4 36. atau orang lain yang tidak berkepentingan sampai keputusan pemenang diumumkan. Jika diperlukan. Proses evaluasi Dokumen Penawaran bersifat rahasia dan dilaksanakan oleh pokja ULP secara independen. Pelelangan 37. sanggahan dari peserta atas pelaksanaan pelelangan yang tidak sesuai dengan ketentuan Peraturan Presiden No. e. Pelelangan Gagal 37.5 36.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 35.20 cadangan masih berlaku atau sudah diperpanjang masa berlakunya. Pokja ULP menuangkan ke dalam BAHP segala hal terkait proses pemilihan penyedia/barang jasa secara elektronik yang tidak dapat diakomodir atau difasilitasi aplikasi SPSE. f. SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 6 (enam) hari kerja setelah pengumuman penetapan pemenang. 35. sanggahan dari peserta atas kesalahan substansi Dokumen Pengadaan ternyata benar.7 Apabila semua pemenang yang ditunjuk mengundurkan diri.1 Gagal . SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah semua sanggahan dan sanggahan banding dijawab. Setiap usaha peserta lelang mencampuri proses evaluasi dokumen penawaran atau keputusan pemenang akan mengakibatkan ditolaknya penawaran yang bersangkutan.

d. Pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN yang melibatkan PA dan/atau KPA. pengaduan masyarakat adanya dugaan KKN yang melibatkan Pokja ULP dan/atau PPK ternyata benar.1 Surat Jaminan Pelaksanaan memenuhi ketentuan sebagai berikut: a. b. 37. b. evaluasi ulang. calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2. KPA sebagaimana tercantum dalam LDP sependapat dengan PPK yang tidak bersedia menandatangani SPPBJ karena proses Pelelangan tidak sesuai dengan Peraturan Presiden No. atau b. sanggahan dari Penyedia Barang/Jasa atas kesalahan prosedur yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan ternyata benar. Surat Jaminan Pelaksanaan 38. pelelangan ulang. apabila: a. atau d. PPK dan/atau Pokja ULP. penghentian proses pelelangan. 54 Tahun 2010.5 I. e. diterbitkan oleh Bank Umum (tidak termasuk bank perkreditan rakyat). Setelah pelelangan dinyatakan gagal.3 Kepala Daerah sebagaimana tercantum dalam LDP menyatakan pelelangan gagal. penyampaian ulang Dokumen Penawaran. 37. setelah dilakukan evaluasi dengan sengaja tidak hadir dalam klarifikasi dan/atau pembuktian kualifikasi. f. 54 Tahun 2010. ternyata benar. Setelah pemberitahuan adanya pelelangan gagal. masa berlaku Jaminan Pelaksanaan sejak tanggal penandatanganan Kontrak sampai dengan serah terima pertama pekerjaan berdasarkan Kontrak (PHO) sebagaimana tercantum dalam LDP. yaitu melakukan: a. besaran nilai Jaminan Pelaksanaan dicantumkan dalam angka dan huruf. Sanggahan banding dari peserta atas terjadinya pelanggaran prosedur dalam pelaksanaan pelelangan yang melibatkan PA. apabila: a. perusahaan penjaminan atau perusahaan asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian (suretyship) yang sebagaimana ditetapkan oleh Menteri Keuangan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . besaran nilai Jaminan Pelaksanaan tidak kurang dari nilai jaminan yang ditetapkan. e.2 KPA sebagaimana tercantum dalam LDP menyatakan pelelangan gagal.4 37. calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 mengundurkan diri. pelaksanaan Pelelangan tidak sesuai atau menyimpang dari Dokumen Pengadaan. nama penyedia sama dengan nama yang tercantum dalam surat Jaminan Pelaksanaan. menentukan langkah selanjutnya. Surat Jaminan Pelaksanaan 38. atau g. ternyata benar. 37. KPA. nama PPK yang menerima Jaminan Pelaksanaan sama dengan nama PPK Pokja Konstruksi ULP Kab. c. maka Pokja ULP atau Pokja ULP lainnya yang ditugaskan meneliti dan menganalisis penyebab terjadinya pelelangan gagal. Dokumen Pengadaan tidak sesuai dengan Peraturan Presiden No. c. b. f. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan Pelelangan dinyatakan benar oleh pihak berwenang. c. d. maka Pokja ULP memberitahukan secara elektronik kepada peserta.21 g.

dengan ketentuan: a.6 . SPPBJ. PPK dan penyedia wajib memeriksa konsep Kontrak meliputi substansi. BAHP. Perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan dilakukan setelah mendapat persetujuan kontrak tahun jamak. h. bahasa. pokok perjanjian.3 39. dan i. gambar-gambar. adendum Surat Perjanjian (apabila ada).5 39.22 g.2 Penandatanganan kontrak dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkan SPPBJ dan setelah penyedia menyerahkan Jaminan Pelaksanaan. J. Jaminan Pelaksanaan atas nama Kemitraan/KSO harus ditulis atas nama Kemitraan/KSO. redaksional.3 yang menandatangan kontrak. dokumen lainnya seperti: jaminan-jaminan.1 Sebelum penandatanganan kontrak PPK wajib memeriksa apakah pernyataan tanganan dalam Dokumen Isian Kualifikasi masih berlaku. nilai Jaminan Pelaksanaan untuk harga penawaran atau penawaran terkoreksi dibawah 80% (delapan puluh perseratus) nilai total HPS adalah sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai total HPS. maka berlaku urutan sebagai berikut: a. syarat-syarat umum kontrak. Ketentuan lebih lanjut mengenai pencairan Surat Jaminan Pelaksanaan diatur dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak.2 38. Apabila salah satu pernyataan Kontrak tersebut sudah tidak dipenuhi. dan memuat nama. i. nilai Jaminan Pelaksanaan untuk harga penawaran atau penawaran terkoreksi diatas 80% (delapan puluh perseratus) nilai total HPS adalah sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai penawaran atau penawaran terkoreksi. atau b. j. kecuali perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan yang melewati batas tahun anggaran. d. g. 39. Kegagalan penyedia yang ditunjuk untuk menyerahkan Surat Jaminan Pelaksanaan dipersamakan dengan penolakan untuk menandatangani Kontrak. spesifikasi umum. Penanda39.4 39. surat penawaran berikut daftar kuantitas dan harga. h. paket pekerjaan yang dijamin sama dengan paket pekerjaan yang tercantum dalam SPPBJ. spesifikasi khusus. Penandatanganan Kontrak 39. alamat dan tanda tangan pihak penjamin. Pokja Konstruksi ULP Kab. PPK dan penyedia tidak diperkenankan mengubah substansi Dokumen Pengadaan sampai dengan penandatanganan Kontrak. maka penandatanganan kontrak tidak dapat dilakukan. Jaminan Pelaksanaan harus dapat dicairkan tanpa syarat (unconditional) sebesar nilai jaminan dalam jangka waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah surat pernyataan wanprestasi dari PPK diterima oleh penerbit Jaminan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 39. angka dan huruf serta membubuhkan paraf pada setiap lembar Dokumen Kontrak. Menetapkan urutan hirarki bagian-bagian Dokumen Kontrak dalam Surat Perjanjian. c. f. b. dengan maksud apabila terjadi pertentangan ketentuan antara bagian satu dengan bagian yang lain. syarat-syarat khusus kontrak. e. 38.

23

39.7

Banyaknya rangkap kontrak dibuat sesuai kebutuhan, yaitu: a. sekurang-kurangnya 2 (dua) Kontrak asli, terdiri dari: 1) kontrak asli pertama untuk PPK dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh penyedia; dan 2) kontrak asli kedua untuk penyedia dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh PPK; b. rangkap kontrak lainnya tanpa dibubuhi materai, apabila diperlukan. Pihak yang berwenang menandatangani kontrak atas nama penyedia adalah Direksi yang disebutkan namanya dalam Akta Pendirian/ Anggaran Dasar, yang telah didaftarkan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Pihak lain yang bukan Direksi atau yang namanya tidak disebutkan dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar sebagaimana dimaksud pada pasal 38.8, dapat menandatangani kontrak, sepanjang mendapat kuasa/pendelegasian wewenang yang sah dari Direksi atau pihak yang sah berdasarkan Akta Pendirian/Anggaran Dasar untuk menanda-tangani kontrak.

39.8

39.9

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

24

BAB IV. LEMBAR DATA PEMILIHAN (LDP)
A. Lingkup Pekerjaan 1. 2. Nama Pokja ULP : Pokja Konstruksi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Tulungagung. Alamat : Sekretariat ULP (Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tulungagung) Jl. A. Yani Timur No. 37, Tulungagung : www.tulungagung.go.id

Website

Website LPSE : lpse.tulungagung.go.id 3. 4. 5. B. Sumber Dana C. Pemberian Penjelasan Dokumen Pengadaan dan Peninjauan Lapangan D. Dokumen Penawaran 1. 2. Nama Paket Pekerjaan : Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh Lingkup pekerjaan meliputi Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh Jangka waktu penyelesaian pekerjaan : 90 (sembilan puluh) hari kalender Pekerjaan ini dibiayai dari sumber pendanaan : APBD Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2013. Pemberian Penjelasan Dokumen Pengadaan akan dilaksanakan melalui : LPSE dan jadwal sesuai dengan jadwal pada LPSE Peninjauan lapangan dilaksanakan apabila diminta oleh peserta.

1.

Daftar Personil Inti yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan:
No 1 1 2 3 Jabatan dlm Organisasi Pekerjaan 2 Pelaksana Juru Pengeboran Administrasi Jumlah minimal (orang) 3 1 1 1 Pendidika n Minimal 4 SMK Bangunan SMU/SMK sederajat SMU/SMK sederajat
Pengalaman minimal

Profesi/ keahlian dengan Sertifikat 6 SKT Pelaksana Bangunan Irigasi SKT Juru Pengeboran Air Tanah -

5 5 tahun 3 tahun

-

Keterangan: Dilampiri dengan hasil scan/copy ijazah dan SKA/SKT yang masih berlaku. 2. Daftar Peralatan Utama minimal yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan: No 1 Jenis Alat Dump Truck / Truck Jumlah 1 unit Kapasitas Minimal Keterangan Milik sendiri/ sewa

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

25

2 3 4

Pompa air Molen beton Mesin bor lengkap

1 unit 1 unit 1 set

-

Milik sendiri Milik sendiri Milik sendiri/sewa

Keterangan: Dilampiri dengan hasil scan/copy bukti kepemilikan untuk milik sendiri dan bukti perjanjian sewa atau dukungan alat untuk sewa. 3. E. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran F. Masa Berlakunya Penawaran G. Jaminan Penawaran H. Pemasukan Dokumen Penawaran I. Batas Akhir Waktu Penyampaian Penawaran J. Pembukaan Penawaran K. Sanggahan, Sanggahan Banding Dan Pengaduan 1. 2. Bagian Pekerjaan yang disubkontrakkan : tidak ada. Mata uang yang digunakan Rupiah Pembayaran dilakukan dengan cara angsuran (termin). Masa berlaku penawaran selama 60 (enam puluh) hari kalender sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran. Tidak dipersyaratkan. Lihat jadwal di LPSE

Lihat jadwal di LPSE

Lihat jadwal di LPSE 1. 2. Sanggahan disampaikan melalui aplikasi SPSE. Tembusan sanggahan ditujukan kepada: a. PPK b. PA/KPA c. Inspektorat Kab. Tulungagung Sanggahan Banding disampaikan diluar aplikasi SPSE (offline) ditujukan kepada Bupati Tulungagung Tembusan sanggahan banding ditujukan kepada: a. PPK b. Pokja Konstruksi ULP Kabupaten Tulungagung. c. Inspektorat Kab. Tulungagung Besarnya jaminan sanggahan banding sebesar 1% (satu perseratus) dari nilai total HPS

3. 4.

L. Jaminan Sanggahan Banding

1.

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

Jaminan Pelaksanaan dicairkan dan disetorkan pada Kas Daerah. Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . 2. Masa berlaku Jaminan Pelaksanaan selama 90 (sembilan puluh) hari kalender (unconditional) sejak penandatanganan kontrak. Jaminan Pelaksanaan 1.26 M.

37. Yani Timur No. Memiliki NPWP dan telah memenuhi kewajiban perpajakan tahun pajak terakhir (SPT Tahun 2011) serta memiliki laporan bulanan PPh pasal 21. 3.27 BAB V.go. Menyampaikan surat pernyataan/ pengakuan tertulis bahwa perusahaan yang bersangkutan dan manajemennya atau peserta perorangan tidak dalam pengawasan pengadilan. tidak pailit.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Memperoleh paling sedikit 1 (satu) pekerjaan bagi penyedia dalam kurun waktu 4 tahun terakhir. Peserta dapat mengganti persyaratan ini dengan menyampaikan Surat Keterangan Fiskal (SKF) sampai dengan bulan Februari 2013. Lingkup Kualifikasi Nama Pokja ULP : Pokja Konstruksi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Tulungagung. Alamat : Sekretariat ULP Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tulungagung Jl. Memiliki pengalaman pada bidang Tata Lingkungan.go. Salah satu dan/atau semua pengurus dan badan usahanya atau perorangan tidak masuk dalam daftar hitam. 7. Tulungagung : www. A.tulungagung. kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan.id Website Website LPSE : lpse.tulungagung.id Nama Paket Pekerjaan : Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh B. Persyaratan Kualifikasi 1. Memiliki Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBUJK) dan Izin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK) dengan sub bidang pekerjaan yang sesuai dan masih berlaku: Kualifikasi : Kecil Bidang : Tata Lingkungan Sub Bidang : Pekerjaan Pengeboran Air Tanah 2. PPh pasal 25/29 dan PPN (bagi pengusaha kena pajak) bulan Desember 2012. 6. tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana. 4. pasal 23 bila ada transaksi. 5. Januari 2013 dan Februari 2013. baik dilingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. LEMBAR DATA KUALIFIKASI (LDK) A. Memiliki kemampuan menyediakan personil inti sebagai berikut : No 1 1 2 3 Jabatan dlm Organisasi Pekerjaan 2 Pelaksana Juru Pengeboran Administrasi Jumlah minimal (orang) 3 1 1 1 Pendidika n Minimal 4 SMK Bangunan SMK Bangunan SMU/SMK sederajat Pengalaman minimal Profesi/ keahlian dengan Sertifikat 6 SKT Pelaksana Bangunan Irigasi SKT Juru Pengeboran Air Tanah - 5 5 tahun 3 tahun - Pokja Konstruksi ULP Kab.

8. dalam hal kemitraan/KSO. SKP = KP . 11. 10. yang diperhitungkan adalah SKP dari semua perusahaan yang bermitra/KSO.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Pokja Konstruksi ULP Kab. Mempunyai Sisa Kemampuan Paket (SKP). b. yaitu: No 1 2 3 4 Jenis Alat Dump Truck / Truck Pompa air Molen beton Mesin bor lengkap Jumlah 1 unit 1 unit 1 unit 1 set Kapasitas Minimal Keterangan Milik sendiri/ sewa Milik sendiri Milik sendiri Milik sendiri/sewa Keterangan: Dilampiri dengan hasil scan/copy bukti kepemilikan untuk milik sendiri dan bukti perjanjian sewa atau dukungan alat untuk sewa.jumlah paket yang sedang dikerjakan KP = Kemampuan menangani paket pekerjaan untuk usaha kecil KP = 5 N = Jumlah paket pekerjaan terbanyak yang dapat ditangani pada saat bersamaan selama kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir. Memiliki kemampuan untuk menyediakan fasilitas/peralatan/perlengkapan untuk melaksanakan pekerjaan konstruksi ini. Memiliki surat keterangan dukungan keuangan dari bank pemerintah/swasta minimal 10 % (sepuluh perseratus) dari nilai total HPS. Dalam hal melakukan kemitraan peserta wajib mempunyai surat perjanjian kerja sama operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan dan perusahaan yang mewakili kemiraan tersebut.28 Keterangan: Dilampiri dengan hasil scan/copy ijazah dan SKA/SKT yang masih berlaku. dengan ketentuan: a. 9.

6. Dengan disampaikannya Surat Penawaran ini.. [Bagian Pekerjaan yang akan disubkontrakkan.. PT/CV/Firma/Kemitraan (KSO) ____________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] ......... BENTUK DOKUMEN PENAWARAN A..29 BAB VI. Metoda Pelaksanaan... Sehubungan dengan pengumuman pendaftaran dan pengambilan Dokumen Pengadaan nomor:_________________ tanggal ______________ dan setelah kami pelajari dengan seksama Dokumen Pengadaan [serta adendum Dokumen Pengadaan].... 5.. Penawaran ini sudah memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas. Jadwal Waktu Pelaksanaan.... dengan ini kami mengajukan penawaran untuk pekerjaan ………. Dokumen penawaran teknis. c.. ... 4. 1.. Formulir rekapitulasi perhitungan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).. apabila dipersyaratkan]. Sesuai dengan persyaratan.....) hari kalender......Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .. bersama Surat Penawaran ini kami lampirkan: Hasil pemindaian (scan)Jaminan Penawaran [atau asli]... komposisi. apabila ada].... dan jumlah peralatan utama minimal yang dibutuhkan. Jl.... Penawaran ini berlaku selama ____ (__________________) hari kalender sejak tanggal surat penawaran ini. b. f..: Pokja ...... 2. maka kami menyatakan sanggup dan akan tunduk pada semua ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan.. Data kualifikasi yang dikirimkan melalui aplikasi SPSE [Dokumen lain yang dipersyaratkan].... [Hasil pemindaian Surat perjanjian kemitraan/Kerja Sama Operasi.. BENTUK SURAT PENAWARAN PESERTA BADAN USAHA/KEMITRAAN (KSO) CONTOH [Kop Surat Badan Usaha/Kemitraan (KSO)] Nomor Lampiran : : Kepada Yth.... Kami akan melaksanakan pekerjaan tersebut dengan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama …….. d..... kapasitas.... [Daftar Kuantitas dan Harga.......... Daftar Personil Inti.... e.. 7......... apabila ada]. terdiri dari : a. (……………..... Tulungagung di TULUNGAGUNG Perihal : Penawaran Pekerjaan ………….. Jenis.. Spesifikasi teknis. 3..... sebesar Rp_______________ (__________________________) termasuk PPN... Jabatan Pokja Konstruksi ULP Kab......

perjanjian subkontrak. Terlepas dari sharing yang ditetapkan di atas. tahun ________________________ [Peserta 1] (_______________) [Peserta 3] (________________) [Peserta 2] (________________) [dst (________________)] Catatan: Surat Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi ini harus dibuat d iatas kertas segel Pokja Konstruksi ULP Kab. 8. Membentuk kemitraan/KSO dengan nama kemitraan/KSO adalah ________________ b. Perjanjian ini berlaku sejak tanggal ditandatangani. Wewenang menandatangani untuk dan atas nama kemitraan/KSO diberikan kepada _________________________ [nama wakil peserta] dalam kedudukannya sebagai direktur utama/direktur pelaksana _________________________ [nama peserta 1] berdasarkan persetujuan tertulis dari seluruh anggota kemitraan/KSO. dan lain-lain. maka kami: ______________________________ [nama peserta 1] ______________________________ [nama peserta 2] ______________________________ [nama peserta 3] ______________________________ [dan seterusnya] bermaksud untuk mengikuti pelelangan dan pelaksanaan kontrak secara bersama-sama dalam bentuk kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO). akan mengambil bagian sesuai sharing tersebut pada butir 2. 4. 7. perintah pembelian. 2. c. Masing-masing peserta anggota kemitraan/KSO. Kami menyetujui dan memutuskan bahwa: 1. 6. Perjanjian ini secara otomatis menjadi batal dan tidak berlaku lagi bila pelelangan tidak dimenangkan oleh perusahaan kemitraan/KSO.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . dalam hal pengeluaran. DENGAN KESEPAKATAN INI semua anggota kemitraan/KSO membubuhkan tanda tangan di _________ pada hari __________ tanggal __________ bulan ____________. wajib bertanggung jawab baik secara bersama-sama atau masing-masing atas semua kewajiban sesuai ketentuan dokumen kontrak. kecuali dengan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan persetujuan bersama secara tertulis dari masing-masing anggota kemitraan/KSO. termasuk hak untuk memeriksa keuangan.30 BENTUK PERJANJIAN KEMITRAAN/KERJA SAMA OPERASI (KSO) CONTOH SURAT PERJANJIAN KEMITRAAN/ KERJA SAMA OPERASI (KSO) Sehubungan dengan pelelangan pekerjaan ________________ yang pembukaan penawarannya akan dilakukan di ________________ pada tanggal ________ 20__. dan kerugian dari kemitraan/KSO. tanda terima. Keikutsertaan modal (sharing) setiap perusahaan dalam kemitraan/KSO adalah: _______________ [nama peserta 1] sebesar _____ % (___________ persen) _______________ [nama peserta 2] sebesar _____ % (___________ persen) _______________ [nama peserta 3] sebesar _____ % (___________ persen) _________________________________ [dst] 3. daftar peralatan dan tenaga kerja. keuntungan. 9. Perjanjian ini dibuat dalam rangkap ____ (_______) yang masing-masing mempunyai kekuatan hukum yang sama. Menyetujui apabila ditunjuk sebagai pemenang. surat-menyurat. Secara bersama-sama: a. Pembagian sharing dalam kemitraan/KSO ini tidak akan diubah baik selama masa penawaran maupun sepanjang masa kontrak. Menunjuk ____________________________ [nama peserta 1] sebagai perusahaan utama (leading firm) untuk kemitraan/KSO dan mewakili serta bertindak untuk dan atas nama kemitraan/KSO. 5. masing-masing anggota kemitraan/KSO akan melakukan pengawasan penuh terhadap semua aspek pelaksanaan dari perjanjian ini.

3. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS Dokumen Penawaran Teknis [Cantumkan dan jelaskan secara rinci hal-hal berikut. komposisi dan jumlah peralatan minimal [sebagaimana tercantum dalam LDP]. jenis.31 B. spesifikasi teknis. 2. [Hal-hal lain yang dipersyaratkan]. serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan]. penyusunan rencana progres pelaksanaan pekerjaan dalam bentuk kurva S dalam format MS Project/MS Excel. dan 7. Pokja Konstruksi ULP Kab. Jika diperlukan. metoda pelaksanaan pekerjaan [diyakini menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan].Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan [tidak melampaui batas waktu sebagaimana tercantum dalam LDP]. a) penyusunan jadwal dengan menggunakan metode jaringan kerja (Network Diagram) yang berbentuk Diagram Balok (Gantt Chart) dalam format MS Project dengan ketentuan menyampaikan sub item pekerjaan sesuai mata pembayaran yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. kapasitas. bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan [sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP]. keterangan dapat dicantumkan dalam lembar tersendiri/tambahan] 1. personil inti yang akan ditempatkan secara penuh [sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP. Contoh : b) c) kesesuain jenis pekerjaan pada jadwal dengan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga serta urutan pekerjaan setiap tahap pada jadwal secara teknis dapat dilaksanakan. Contoh : d) kesesuaian antara jangka waktu pelaksanaan pada jadwal dan kurva S yang tidak melebihi waktu yang dipersyaratkan didalam LDP. 5. 4. 6.

__ [tanggal] __________ [bulan] 20__ [tahun] [tanda tangan] [nama wakil sah badan usaha/pemimpin kemitraan (KSO)] Pokja Konstruksi ULP Kab. Jasa Umum B.Nilai Jasa Luar Negeri (8B) Nilai Gabungan Barang dan Jasa (9C) __________ [tempat].Nilai Barang Luar Negeri (3B) Nilai Gabungan Barang dan Jasa (9C) Nilai Jasa Total(8C) . Sub Total Barang Jasa III. BENTUK FORMULIR REKAPITULASI PERHITUNGAN TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN) FORMULIR REKAPITULASI PERHITUNGAN TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN) Nilai Gabungan Barang/Jasa (Rp) Uraian Pekerjaan DN (2) LN (3) Total Ribu Rp (4) % KDN (5) Barang/ Jasa (7) TKDN Gabungan (8) (1) Barang I. Peralatan (Barang jadi) A. Sub Total Jasa C. Konstruksi dan Fabrikasi VI. Manajemen Proyek dan Perekayasaan IV.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .32 C. Alat Kerja / Fasilitas Kerja V. Material Langsung (Bahan baku) II. TOTAL Biaya (A + B) (1A) (2A) (3A) (1B) (2B) (3B) (1C) (2C) (3C) (1D) (2D) (3D) (1E) (2E) (3E) (1G) (2G) (3G) (4A) (5A) (6A) (7A) (8A) (9A) (4B) (5B) (6B) (7B) (8B) (9B) (4C) (5C) (6C) (7C) (8C) (9C) (4D) (5D) (6D) (7D) (8D) (9D) (4E) (5E) (6E) (7E) (8E) (9E) (4G) (5G) (6G) (7G) (8G) (9G) Formulasi perhitungan: % TKDN (Gabungan Barang dan Jasa) = Nilai Barang Total (3C) .

memiliki kemampuan menyediakan fasilitas dan peralatan serta personil yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan. 3. menyampaikan pernyataan/pengakuan tertulis bahwa perusahaan yang bersangkutan dan manajemennya atau peserta perorangan tidak dalam pengawasan pengadilan. memiliki izin usaha sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Januari 2013 dan Februari 2013. 10. 2. atau peserta perorangan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana. kelengkapan Dokumen Isian Kualifikasi. peserta wajib mempunyai perjanjian Kerja Sama Operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan/KSO dan perusahaan yang mewakili kemitraan/KSO tersebut. Pokja Konstruksi ULP Kab. 8. memiliki surat keterangan dukungan keuangan dari bank pemerintah/swasta untuk mengikuti pengadaan pekerjaan konstruksi paling kurang 10% (sepuluh perseratus) dari nilai total HPS. kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan. Memiliki pengalaman pada bidang Tata Lingkungan. yang diperhitungkan adalah SKP dari semua perusahaan yang bermitra/KSO.33 BAB VII. dalam hal peserta akan melakukan kemitraan/KSO: a. 7. memperoleh paling sedikit 1 (satu) pekerjaan sebagai penyedia dalam kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir. tidak pailit. pemenuhan persyaratan kualifikasi. dengan ketentuan: a. 11. mempunyai Sisa Kemampuan Paket (SKP). 9. b. dalam hal kemitraan/KSO. TATA CARA EVALUASI KUALIFIKASI A. B. b. salah satu dan/atau semua pengurus dan badan usahanya atau peserta perorangan tidak masuk dalam Daftar Hitam. 6. 5. Dokumen Kualifikasi yang akan dievaluasi harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: 1. Peserta dapat mengganti persyaratan ini dengan menyampaikan Surat Keterangan Fiskal (SKF) sampai dengan bulan Februari 2013. SKP = KP – jumlah paket yang sedang dikerjakan KP = Kemampuan menangani paket pekerjaan untuk usaha kecil KP = 5 N = Jumlah paket pekerjaan terbanyak yang dapat ditangani pada saat bersamaan selama kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir. Pokja ULP memeriksa dan membandingkan persyaratan dan data isian peserta dalam Dokumen Isian Kualifikasi dalam hal: 1. PPh pasal 25/29 dan PPN (bagi pengusaha kena pajak) bulan Desember 2012. baik di lingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. Memiliki NPWP dan telah memenuhi kewajiban perpajakan tahun pajak terakhir (SPT Tahun 2011) serta memiliki laporan bulanan PPh pasal 21. dan 2. 4.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . menyampaikan daftar perolehan pekerjaan yang sedang dikerjakan. evaluasi persyaratan pada angka 1 sampai dengan angka 10 dilakukan untuk setiap perusahaan yang melakukan kemitraan/KSO. pasal 23 bila ada transaksi.

Evaluasi kualifikasi sudah merupakan kompetisi. D. maka data yang kurang tidak dapat dilengkapi. Pokja Konstruksi ULP Kab. Apabila ditemukan hal-hal dan/atau data yang kurang jelas maka Pokja ULP dapat meminta peserta untuk menyampaikan klarifikasi secara tertulis namun tidak boleh mengubah substansi formulir isian kualifikasi.34 C.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .

1. Pokja Konstruksi ULP Kab.4 Pejabat Pembuat Komitmen yang selanjutnya disebut PPK adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Pekerjaan Konstruksi. reviu.15 Direksi teknis adalah tim pendukung yang ditunjuk/ditetapkan oleh PPK untuk mengawasi pelaksanaan pekerjaan. 1.3 Kuasa Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut KPA adalah pejabat yang ditetapkan oleh PA untuk menggunakan APBN atau ditetapkan oleh Kepala Daerah untuk menggunakan APBD. 1. 1. kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan perjanjian tertulis. 1. Definisi Istilah-istilah yang digunakan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini harus mempunyai arti atau tafsiran seperti yang dimaksudkan sebagai berikut: 1. 1. 1. untuk melaksanakan sebagian pekerjaan (subkontrak).Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . pemantauan dan kegiatan pengawasan lain terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi organisasi. 1.5 Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan adalah Pokja ULP/pejabat yang ditetapkan oleh PA/KPA yang bertugas memeriksa dan menerima hasil pekerjaan. 1.9 Kemitraan/KSO adalah kerja sama usaha antar penyedia baik penyedia nasional maupun penyedia asing.2 Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut PA adalah pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran Kementerian/ Lembaga/Satuan Kerja Perangkat Daerah atau Pejabat yang disamakan pada Institusi lain Pengguna APBN/APBD. SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK (SSUK) A. 1. yang masing-masing pihak mempunyai hak. terdiri dari 1 (satu) orang atau lebih.12 Nilai Kontrak adalah total harga yang tercantum dalam Kontrak. 1. 1.35 BAB VIII. adalah jaminan tertulis yang bersifat mudah dicairkan dan tidak bersyarat (unconditional).6 Aparat Pengawas Intern Pemerintah atau pengawas intern pada Institusi lain yang selanjutnya disebut APIP adalah aparat yang melakukan pengawasan melalui audit.7 Penyedia adalah badan usaha atau orang perseorangan yang menyediakan Pekerjaan Konstruksi.8 Subpenyedia adalah penyedia yang mengadakan perjanjian kerja dengan penyedia penanggung jawab kontrak. yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak untuk mengendalikan pelaksanaan pekerjaan.1 Pekerjaan Konstruksi adalah seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan pelaksanaan konstruksi bangunan atau pembuatan wujud fisik lainnya. Ketentuan Umum 1.13 Hari adalah hari kalender.11 Kontrak Pengadaan Barang/Jasa yang selanjutnya disebut Kontrak adalah perjanjian tertulis antara PPK dengan penyedia yang mencakup Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK) ini dan Syarat-Syarat Khusus Kontrak (SSKK) serta dokumen lain yang merupakan bagian dari kontrak.14 Direksi lapangan adalah tim pendukung yang dibentuk/ditetapkan oleh PPK.10 Surat Jaminan yang selanjutnya disebut Jaminan. evaluasi. yang dikeluarkan oleh Bank Umum/Perusahaan Penjaminan/Perusahaan Asuransi yang diserahkan oleh penyedia kepada PPK/Pokja ULP untuk menjamin terpenuhinya kewajiban penyedia. 1. 1.

realistik dan dapat dilaksanakan. yang diterbitkan oleh PPK.25 1. Kegagalan Bangunan adalah keadaan bangunan. Tanggal mulai kerja adalah tanggal mulai kerja penyedia yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). menjadi tidak berfungsi.17 1.28 1. Masa pemeliharaan adalah kurun waktu kontrak yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak. Kegagalan Konstruksi adalah keadaan hasil pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi pekerjaan sebagaimana disepakati dalam kontrak baik sebagian maupun keseluruhan sebagai akibat kesalahan pengguna atau penyedia.23 1. Harga Perkiraan Sendiri (HPS) adalah perhitungan perkiraan biaya pekerjaan yang disusun oleh PPK. dan/atau keselamatan umum. dihitung sejak tanggal penyerahan pertama pekerjaan sampai dengan tanggal penyerahan akhir pekerjaan.16 1. dinyatakan dalam Berita Acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh PPK.24 1. realistik dan dapat dilaksanakan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan dan diyakini menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan dengan tahap pelaksanaan yang sistimatis berdasarkan sumber daya yang dimiliki penawar.27 1.21 1.22 1. Jadwal waktu pelaksanaan adalah jadwal yang menunjukkan kebutuhan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan.18 1. Pekerjaan utama adalah jenis pekerjaan yang secara langsung menunjang terwujudnya dan berfungsinya suatu konstruksi sesuai peruntukannya yang ditetapkan sebagaimana tercantum dalam LDP.29 Daftar kuantitas dan harga (rincian harga penawaran) adalah daftar kuantitas yang telah diisi harga satuan dan jumlah biaya keseluruhannya yang merupakan bagian dari penawaran.20 1. dari segi teknis. manfaat. keselamatan dan kesehatan kerja. Harga Satuan Pekerjaan (HSP) adalah harga satu jenis pekerjaan tertentu per satu satuan tertentu. Personil inti adalah tenaga yang akan ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan sebagaimana tercantum dalam LDP serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan untuk melaksanakan pekerjaan. terdiri atas tahap pelaksanaan yang disusun secara logis.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Metoda pelaksanaan pekerjaan adalah cara kerja yang layak. Tanggal penyelesaian pekerjaan adalah tanggal penyerahan pertama pekerjaan selesai.19 1. baik secara keseluruhan maupun sebagian dan/atau tidak sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam kontrak. yang setelah diserahterimakan oleh penyedia kepada PPK dan terlebih dahulu diperiksa serta diterima oleh Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. Bagian pekerjaan yang disubkontrakkan adalah bagian pekerjaan bukan pekerjaan utama yang ditetapkan sebagaimana tercantum dalam LDP.36 1.26 1. Masa Kontrak adalah jangka waktu berlakunya Kontrak ini terhitung sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan masa pemeliharaan berakhir. yang pelaksanaannya diserahkan kepada penyedia lain dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK. Pokja Konstruksi ULP Kab. dikalkulasikan secara keahlian berdasarkan data yang dapat dipertanggungjawabkan serta digunakan oleh Pokja ULP untuk menilai kewajaran penawaran termasuk rinciannya.

Berdasarkan etika pengadaan barang/jasa pemerintah. c. Penyedia menjamin bahwa yang bersangkutan (termasuk semua anggota Kemitraan/KSO apabila berbentuk Kemitraan/KSO) dan Sub penyedianya (jika ada) tidak pernah dan tidak akan melakukan tindakan yang dilarang di atas. mendorong terjadinya persaingan tidak sehat. antara lain tempat material/bahan ditambang. dan d. menerima atau menjanjikan untuk memberi atau menerima hadiah atau imbalan berupa apa saja atau melakukan tindakan lainnya untuk mempengaruhi siapapun yang diketahui atau patut dapat diduga berkaitan dengan pengadaan ini.2 4. menawarkan. Pengenaan sanksi administratif di atas dilaporkan oleh PPK kepada Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi lainnya. membuat dan/atau menyampaikan secara tidak benar dokumen dan/atau keterangan lain yang disyaratkan untuk penyusunan dan pelaksanaan Kontrak ini. Hukum yang digunakan adalah hukum yang berlaku di Indonesia. Penerapan SSUK diterapkan secara luas dalam pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi ini tetapi tidak dapat bertentangan dengan ketentuan-ketentuan dalam Dokumen Kontrak lain yang lebih tinggi berdasarkan urutan hierarki dalam Surat Perjanjian.37 2. tumbuh. atau diproduksi. pengenaan daftar hitam.1 5. b. 3.4 4. pemutusan Kontrak. Larangan Korupsi. Penyedia harus menyampaikan asal material/bahan yang terdiri dari rincian komponen dalam negeri dan komponen impor. kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan hukum yang berlaku di Indonesia atau hukum yang berlaku di negara pemberi pinjaman/hibah (tergantung kesepakatan antara Pemerintah dan negara pemberi pinjaman/hibah).2 Pokja Konstruksi ULP Kab. Penyedia yang menurut penilaian PPK terbukti melakukan laranganlarangan di atas dapat dikenakan sanksi-sanksi administratif oleh PPK sebagai berikut: a. sisa uang muka harus dilunasi oleh Penyedia. PPK yang terlibat dalam KKN dan penipuan dikenakan sanksi berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan. b.2 4.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Asal material/bahan merupakan tempat material/bahan diperoleh.1 4.1 Bahasa kontrak harus dalam Bahasa Indonesia kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan Bahasa Indonesia dan bahasa nasional pemberi pinjaman/hibah tersebut dan/atau bahasa Inggris. c. Kolusi dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan 4. Jaminan Pelaksanaan dicairkan dan disetorkan sebagaimana ditetapkan dalam SSKK. Asal Material/ Bahan 5.5 5. Bahasa dan Hukum 3. dilarang untuk: a.3 4. 3.

bea. dan dianggap telah diberitahukan jika telah disampaikan secara langsung kepada wakil sah Para Pihak dalam SSUK. Semua pengeluaran perpajakan ini dianggap telah termasuk dalam Nilai Kontrak.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 12. dan setiap dokumen yang disyaratkan atau diperbolehkan untuk dibuat berdasarkan Kontrak ini oleh PPK atau Penyedia hanya dapat dilakukan atau dibuat oleh pejabat yang disebutkan dalam SSKK. 8. Pembukuan 9. Penyedia diharapkan untuk melakukan pencatatan keuangan yang akurat dan sistematis sehubungan dengan pelaksanaan pekerjaan ini berdasarkan standar akuntansi yang berlaku. dan Personil yang bersangkutan berkewajiban untuk membayar semua pajak. Wakil Sah Para Pihak Setiap tindakan yang disyaratkan atau diperbolehkan untuk dilakukan. baik sebagai akibat peleburan (merger) maupun akibat lainnya. atau jika disampaikan melalui surat tercatat dan/atau faksimili ditujukan ke alamat yang tercantum dalam SSKK. Pokja Konstruksi ULP Kab. Penyedia tetap bertanggung jawab atas bagian pekerjaan yang disubkontrakkan. Korespondensi 6. Penyedia berdasarkan Kontrak ini bertanggung jawab penuh terhadap personil dan subpenyedianya (jika ada) serta pekerjaan yang dilakukan oleh mereka. Pengalihan seluruh Kontrak hanya diperbolehkan dalam hal pergantian nama Penyedia.2 10. retribusi. Khusus untuk penyedia perseorangan. Jika ketentuan di atas dilanggar maka Kontrak diputuskan dan Penyedia dikenakan sanksi sebagaimana diatur dalam SSKK.3 10.4 11.1 Penyedia dilarang untuk mengalihkan sebagian atau seluruh Kontrak ini. Subpenyedia (jika ada). Penyedia dilarang untuk mensubkontrakkan sebagian/seluruh pekerjaan utama dalam Kontrak ini. 10.2 7. dan pungutan lain yang dibebankan oleh peraturan perpajakan atas pelaksanaan Kontrak ini. Perpajakan 10. Penyedia tidak boleh diwakilkan. 6. e-mail dan/atau faksimili dengan alamat tujuan para pihak yang tercantum dalam SSKK. Penyedia Mandiri .38 6. Pengabaian hanya dapat mengikat jika dapat dibuktikan secara tertulis dan ditandatangani oleh Wakil Sah Pihak yang melakukan pengabaian. Subkontrak sebagian pekerjaan utama hanya diperbolehkan kepada Penyedia spesialis setelah persetujuan tertulis dari PPK. permohonan. atau persetujuan berdasarkan Kontrak ini harus dibuat secara tertulis dalam Bahasa Indonesia. Penyedia.1 Semua korespondensi dapat berbentuk surat. Pengalihan dan/atau Subkontrak 10. Pengabaian Jika terjadi pengabaian oleh satu Pihak terhadap pelanggaran ketentuan tertentu Kontrak oleh Pihak yang lain maka pengabaian tersebut tidak menjadi pengabaian yang terus-menerus selama Masa Kontrak atau seketika menjadi pengabaian terhadap pelanggaran ketentuan yang lain. Semua pemberitahuan.

Waktu pelaksanaan kontrak adalah jangka waktu yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak dihitung sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK. Persetujuan Pengawas Pekerjaan 15. penyedia bertanggung jawab secara penuh atas rancangan Hasil Pekerjaan Sementara. Semua gambar yang digunakan untuk mendapatkan Hasil Pekerjaan baik yang permanen maupun sementara harus mendapatkan persetujuan Pengawas Pekerjaan. 14. Pengawasan Pelaksanaan Pekerjaan 14. Kemitraan/KSO Kemitraan/KSO memberi kuasa kepada salah satu anggota yang disebut dalam Surat Perjanjian untuk bertindak atas nama Kemitraan/KSO dalam pelaksanaan hak dan kewajiban terhadap PPK berdasarkan Kontrak ini. 17.2 15. Penemuanpenemuan 18. Penyedia berkewajiban untuk menjamin akses PPK.39 13.1 Selama berlangsungnya pelaksanaan pekerjaan. 19. Penyedia wajib memberitahukan kepada PPK dan kepada pihak yang berwenang semua penemuan benda/barang yang mempunyai nilai sejarah atau penemuan kekayaan di lokasi pekerjaan yang menurut peraturan perundang-undangan dikuasai oleh negara . Jika dalam pelaksanaan pekerjaan ini diperlukan terlebih dahulu adanya Hasil Pekerjaan Sementara maka penyedia berkewajiban untuk menyerahkan spesifikasi dan gambar usulan Hasil Pekerjaan Sementara tersebut untuk disetujui oleh Pengawas Pekerjaan. PPK jika dipandang perlu dapat mengangkat Pengawas Pekerjaan yang berasal dari personil PPK atau konsultan pengawas. Penyelesaian. Dalam melaksanakan kewajibannya. Pengawas Pekerjaan berkewajiban untuk mengawasi pelaksanaan pekerjaan. Wakil Sah PPK dan/atau Pengawas Pekerjaan ke lokasi kerja dan lokasi lainnya dimana pekerjaan ini sedang atau akan dilaksanakan. Perintah Penyedia berkewajiban untuk melaksanakan semua perintah Pengawas Pekerjaan yang sesuai dengan kewenangan Pengawas Pekerjaan dalam Kontrak ini. Jika tercantum dalam SSKK. Adendum dan Pemutusan Kontrak 19.1 Kontrak ini berlaku efektif pada tanggal penandatanganan Surat Perjanjian oleh Para Pihak atau pada tanggal yang ditetapkan dalam SSKK.2 16.1 15. Akses ke Lokasi Kerja B.3 Pokja Konstruksi ULP Kab. Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan 19. Terlepas dari ada tidaknya persetujuan Pengawas Pekerjaan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .2 19. Pengawas Pekerjaan dapat bertindak sebagai Wakil Sah PPK. 14. Penyedia harus menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang ditentukan dalam SSKK. Pelaksanaan. Pengawas Pekerjaan selalu bertindak untuk kepentingan PPK.

Program Mutu 22. PPK menerbitkan SPMK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak tanggal penanda-tanganan kontrak. Penyedia berkewajiban untuk menyerahkan program mutu pada rapat persiapan pelaksanaan kontrak untuk disetujui oleh PPK. Jika dalam pemeriksaan lapangan bersama ditemukan hal-hal yang dapat mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka perubahan tersebut harus dituangkan dalam adendum Kontrak. c. b. pelaksana kerja. jadwal pelaksanaan pekerjaan.40 19.1 Pelaksanaan Pekerjaan 20. dan kondisi ini ditetapkan sebagai Peristiwa Kompensasi. termasuk perubahan terhadap urutan pekerjaan. dan f. Pemutakhiran program mutu harus mendapatkan persetujuan PPK. Penyerahan Lokasi Kerja 20. Pokja Konstruksi ULP Kab.4 Apabila penyedia berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal karena keadaan diluar pengendaliannya dan penyedia telah melaporkan kejadian tersebut kepada PPK.2 20. prosedur instruksi kerja. Program mutu disusun paling sedikit berisi: a. d. B.5 22.1 21.1 PPK berkewajiban untuk menyerahkan keseluruhan lokasi kerja kepada penyedia sebelum SPMK diterbitkan.3 22. informasi mengenai pekerjaan yang akan dilaksanakan.1 22. prosedur pelaksanaan pekerjaan. Pemutakhiran program mutu harus menunjukkan perkembangan kemajuan setiap pekerjaan dan dampaknya terhadap penjadwalan sisa pekerjaan. e. organisasi kerja penyedia. Program mutu dapat direvisi sesuai dengan kondisi lokasi pekerjaan. Penyerahan dilakukan setelah sebelumnya dilakukan pemeriksaan lapangan bersama. maka PPK dapat melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas penyedia dengan adendum kontrak. Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) 21. Hasil pemeriksaan dan penyerahan dituangkan dalam berita acara penyerahan lokasi kerja.4 22.3 21. Penyedia berkewajiban untuk memutakhirkan program mutu jika terjadi adendum Kontrak dan Peristiwa Kompensasi.2 22.2 22. Jika penyerahan hanya dilakukan pada bagian tertentu dari lokasi kerja maka PPK dapat dianggap telah menunda pelaksanaan pekerjaan tertentu yang terkait dengan bagian lokasi kerja tersebut. Dalam SPMK dicantumkan saat paling lambat dimulainya pelaksanaan kontrak oleh penyedia.6 . Persetujuan PPK terhadap program mutu tidak mengubah kewajiban kontraktual penyedia.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 20.

dan unsur pengawasan.1 Kecuali Kontrak diputuskan lebih awal. dan sebagainya. tata cara pengaturan pelaksanaan pekerjaan. Pemeriksaan Bersama 25. e. dan/atau c. f. c. jadwal pelaksanaan pekerjaan.2 24. jadwal pengadaan bahan/material.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 26. dan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan program mutu.2 25. 23. unsur perencanaan. Apabila dalam pemeriksaan bersama mengakibatkan perubahan isi Kontrak. mempersiapkan fasilitas seperti kantor. mobilisasi peralatan dan personil. Beberapa hal yang dibahas dan disepakati dalam rapat persiapan pelaksanaan kontrak meliputi: a. Mobilisasi peralatan dan personil dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. mendatangkan peralatan-peralatan terkait yang diperlukan dalam pelaksanaan pekerjaan. Waktu Penyelesaian Pekerjaan . PPK bersama dengan penyedia. gudang. d. Mobilisasi dilakukan sesuai dengan lingkup pekerjaan. gedung laboratorium. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Personil dan/atau Peralatan ternyata belum memenuhi persyaratan Kontrak maka penyedia tetap dapat melanjutkan pekerjaan dengan syarat Personil dan/atau Peralatan yang belum memenuhi syarat harus segera diganti dalam jangka waktu yang disepakati bersama. b. penyusunan rencana dan pelaksanaan pemeriksaan lokasi pekerjaan. penyedia berkewajiban untuk memulai pelaksanaan pekerjaan pada Tanggal Mulai Kerja. Hasil pemeriksaan bersama dituangkan dalam Berita Acara. Mobilisasi 24. serta menyelesaikan pekerjaan selambat-lambatnya pada Tanggal Penyelesaian yang ditetapkan dalam SPMK. pada tahap awal pelaksanaan Kontrak. Mobilisasi paling lambat harus sudah mulai dilaksanakan dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak diterbitkan SPMK.3 25. b. program mutu. maka harus dituangkan dalam adendum Kontrak. Apabila diperlukan. rumah.4 B.2 Pengendalian Waktu 26.1 24. mendatangkan personil-personil. Pokja Konstruksi ULP Kab.1 Selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak diterbitkannya SPMK dan sebelum pelaksanaan pekerjaan. yaitu: a.3 25. harus sudah menyelenggarakan rapat persiapan pelaksanaan kontrak.41 23. Untuk pemeriksaan bersama ini. PA/KPA dapat membentuk Pokja ULP/Pejabat Peneliti Pelaksana-an Kontrak atas usul PPK. bengkel.1 25. organisasi kerja. PPK bersama-sama dengan penyedia melakukan pemeriksaan lokasi pekerjaan dengan melakukan pengukuran dan pemeriksaan detail kondisi lokasi pekerjaan untuk setiap rencana mata pembayaran. Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak 23.2 24.

Rapat Pemantauan Pengawas Pekerjaan dapat memerintahkan secara tertulis penyedia untuk menunda pelaksanaan pekerjaan. PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan memperpanjang Tanggal Penyelesaian Pekerjaan secara tertulis. dan rekamannya diserahkan kepada PPK dan pihak-pihak yang menghadiri rapat. Perpanjangan Tanggal Penyelesaian harus dilakukan melalui adendum Kontrak jika perpanjangan tersebut mengubah Masa Kontrak.1 27. Denda atau ganti rugi tidak dikenakan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang.42 26.1 .2 28. PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan harus telah menetapkan ada tidaknya perpanjangan dan untuk berapa lama.3 26. dalam jangka waktu 21 (dua puluh satu) hari setelah penyedia meminta perpanjangan.1 Pengawas Pekerjaan atau penyedia dapat menyelenggarakan rapat pemantauan. Rapat pemantauan diselenggarakan untuk membahas perkembangan pekerjaan dan perencanaaan atas sisa pekerjaan serta untuk menindaklanjuti peringatan dini.4 27. Hasil rapat pemantauan akan dituangkan oleh Pengawas Pekerjaan dalam berita acara rapat. Jika penyedia lalai untuk memberikan peringatan dini atas keterlambatan atau tidak dapat bekerja sama untuk mencegah keterlambatan maka keterlambatan seperti ini tidak dapat dijadikan alasan untuk memperpanjang Tanggal Penyelesaian. Penundaan oleh Pengawas Pekerjaan 29. Perpanjangan Waktu 27.2 Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau Peristiwa Kompensasi atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia dikenakan denda. Mengenai hal-hal dalam rapat yang perlu diputuskan. Pengawas Pekerjaan dapat memutuskan baik dalam rapat atau setelah rapat melalui pernyataan tertulis kepada semua pihak yang menghadiri rapat.3 30. Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam Pasal ini adalah tanggal penyelesaian semua pekerjaan. menaikkan Nilai Kontrak atau Pokja Konstruksi ULP Kab. Peringatan Dini 30. Jika terjadi Peristiwa Kompensasi sehingga penyelesaian pekerjaan akan melampaui Tanggal Penyelesaian maka penyedia berhak untuk meminta perpanjangan Tanggal Penyelesaian berdasarkan data penunjang.2 29. dan meminta satu sama lain untuk menghadiri rapat tersebut. Setiap perintah penundaan ini harus segera ditembuskan kepada PPK.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 29. 29. 26. Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh Peristiwa Kompensasi maka PPK dikenakan kewajiban pembayaran ganti rugi. Penyedia berkewajiban untuk memperingatkan sedini mungkin Pengawas Pekerjaan atas peristiwa atau kondisi tertentu yang dapat mempengaruhi mutu pekerjaan.

penyedia wajib memperbaiki/menyelesaikannya.8 31.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . PPK menerima penyerahan pertama pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Kontrak dan diterima oleh Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan.3 Penyelesaian Kontrak 31. Setelah masa pemeliharaan berakhir. atas perintah PPK. 30. B. sedangkan yang 5% (lima perseratus) merupakan retensi selama masa pemeliharaan. PPK wajib melakukan pembayaran sisa nilai kontrak yang belum dibayar atau mengembalikan Jaminan Pemeliharaan. penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan pekerjaan. PPK menugaskan Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan. Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia. Penyedia wajib memelihara hasil pekerjaan selama masa pemeliharaan sehingga kondisi tetap seperti pada saat penyerahan pertama pekerjaan.3 31.10 Jika Hasil Pekerjaan berupa bangunan maka umur konstruksi bangunan ditetapkan dalam SSKK.5 31.1 Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus).9 31. Pengawas Pekerjaan dapat memerintahkan penyedia untuk menyampaikan secara tertulis perkiraan dampak peristiwa atau kondisi tersebut di atas terhadap Nilai Kontrak dan Tanggal Penyelesaian. penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan akhir pekerjaan. Serah Terima Pekerjaan 31. Pembayaran dilakukan sebesar 95% (sembilan puluh lima perseratus) dari nilai kontrak. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan. atau pembayaran dilakukan sebesar 100% (seratus perseratus) dari nilai kontrak dan penyedia harus menyerahkan Jaminan Pemeliharaan sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak. Apabila penyedia tidak melaksanakan kewajiban pemeliharaan sebagaimana mestinya. PPK menerima penyerahan akhir pekerjaan setelah penyedia melaksanakan semua kewajibannya selama masa pemeliharaan dengan baik.4 31. maka PPK berhak menggunakan uang retensi untuk membiayai perbaikan/pemeliharaan atau mencairkan Jaminan Pemeliharaan.2 Penyedia berkewajiban untuk bekerja sama dengan Pengawas Pekerjaan untuk mencegah atau mengurangi dampak peristiwa atau kondisi tersebut. Pernyataan perkiraan ini harus sesegera mungkin disampaikan oleh penyedia.6 31. Pokja Konstruksi ULP Kab.43 menunda penyelesaian pekerjaan.7 31.2 31. 31.

Pedoman Pengoperasian dan Perawatan B.2 35. b.1 35. Apabila penyedia tidak memberikan pedoman pengoperasian dan perawatan. dan/atau d. perubahan pelaksanaan pekerjaan dan/atau penyesuaian harga. Hasil negosiasi tersebut dituangkan dalam Berita Acara sebagai dasar penyusunan adendum kontrak. Untuk kepentingan perubahan kontrak. c. perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan. Perintah perubahan pekerjaan dibuat oleh PPK secara tertulis kepada penyedia kemudian dilanjutkan dengan negosiasi teknis dan harga dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam kontrak awal.2 Kontrak hanya dapat diubah melalui adendum kontrak. Pekerjaan tambah harus mempertimbangkan tersedianya anggaran dan paling tinggi 10% (sepuluh perseratus) dari nilai kontrak awal. mengubah spesifikasi teknis dan gambar pekerjaan sesuai dengan kebutuhan lokasi pekerjaan.2 Penyedia diwajibkan memberikan petunjuk kepada PPK tentang pedoman pengoperasian dan perawatan sesuai dengan SSKK. meliputi: a. c. 33.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 34.1 34.3 35. Perubahan Lingkup Pekerjaan 35. mengurangi atau menambah jenis pekerjaan. 33. PPK berhak menahan uang retensi atau Jaminan Pemeliharaan.44 32.4 36. perubahan pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak.4 Adendum 34. menambah atau mengurangi volume pekerjaan yang tercantum dalam kontrak. Perubahan Jadwal 36. Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PPK atas Pokja Konstruksi ULP Kab. Pengambilalihan PPK akan mengambil alih lokasi dan hasil pekerjaan dalam jangka waktu tertentu setelah dikeluarkan surat keterangan selesai/pengakhiran pekerjaan. Perubahan Kontrak bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh para pihak. Perubahan Kontrak 34. PA/KPA dapat membentuk Pokja ULP/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak atas usul PPK.1 . maka PPK bersama penyedia dapat melakukan perubahan kontrak yang meliputi antara lain : a.1 33. perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan pekerjaan. melaksanakan pekerjaan tambah yang belum tercantum dalam kontrak yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan.3 35. Apabila terdapat perbedaan yang signifikan antara kondisi lokasi pekerjaan pada saat pelaksanaan dengan gambar dan spesifikasi yang ditentukan dalam Dokumen Kontrak. b.

maka penyedia memberitahukan kepada PPK paling lambat 14 (empat belas) hari sejak terjadinya Keadaan Kahar.5 Keadaan Kahar 37. c.3 36. bencana non alam. 36. Apabila terjadi Keadaan Kahar. e. PPK dapat menugaskan Pokja ULP/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak untuk meneliti kelayakan usulan perpanjangan waktu pelaksanaan. kebakaran.1 37.5 37. Jika selama masa Keadaan Kahar PPK memerintahkan secara Pokja Konstruksi ULP Kab. pemogokan. gangguan industri lainnya sebagaimana dinyatakan melalui keputusan bersama Menteri Keuangan dan menteri teknis terkait. Penyedia berhak untuk menerima pembayaran sesuai dengan prestasi atau kemajuan pelaksanaan pekerjaan yang telah dicapai. Persetujuan perpanjangan waktu pelaksanaan dituangkan dalam adendum kontrak. c. keadaan kahar. pekerjaan tambah. d.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 37.6 . Jangka waktu yang ditetapkan dalam Kontrak untuk pemenuhan kewajiban Pihak yang tertimpa Keadaan Kahar harus diperpanjang sekurang-kurangnya sama dengan jangka waktu terhentinya Kontrak akibat Keadaan Kahar. Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat Keadaan Kahar yang dilaporkan paling lambat 14 (empat belas) hari sejak terjadinya Keadaan Kahar. 36. d.4 37. keterlambatan yang disebabkan oleh PPK. tidak dikenakan sanksi.3 37. dan/atau f.5 B. bencana alam. PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan atas kontrak setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia. Yang digolongkan Keadaan Kahar meliputi: a. b. Kontrak ini akan dihentikan sementara hingga Keadaan Kahar berakhir dengan ketentuan. b. bencana sosial. dan/atau e. Pada saat terjadinya Keadaan Kahar.1. Keadaan Kahar suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak dan tidak dapat diperkirakan sebelumnya. dengan menyertakan pernyataan Keadaan Kahar dari pejabat yang berwenang.2 37. perubahan disain.4 36. masalah yang timbul di luar kendali penyedia. sehingga kewajiban yang ditentukan dalam Kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi.2 Waktu penyelesaian pekerjaan dapat diperpanjang sekurangkurangnya sama dengan waktu terhentinya kontrak akibat keadaan kahar atau waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan pada pasal 39.45 Pelaksanaan Pekerjaan pertimbangan yang layak dan wajar untuk hal-hal sebagai berikut: a.

pemutusan Kontrak melalui pemberitahuan tertulis dapat dilakukan apabila: a.4 . pengaduan tentang penyimpangan prosedur. biaya langsung demobilisasi Personil. dan selanjutnya menjadi hak milik PPK. Bahan dan Perlengkapan ini harus diserahkan oleh Penyedia kepada PPK. d. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. h. penyedia tidak mempertahankan keberlakuan Jaminan Pelaksanaan. Penggantian biaya ini harus diatur dalam suatu adendum Kontrak. penyedia berada dalam keadaan pailit. penyedia terbukti melakukan KKN. kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang. g. Pengawas Pekerjaan memerintahkan penyedia untuk menunda pelaksanaan atau kelanjutan pekerjaan. penyedia selama Masa Kontrak gagal memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh PPK. b. j.1 38. maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai. Pemutusan kontrak dapat dilakukan oleh pihak penyedia atau pihak PPK.3 38. penyedia tanpa persetujuan Pengawas Pekerjaan. c. i. dan perintah tersebut tidak ditarik selama 28 (dua puluh delapan) hari. f.6 Penghentian dan Pemutusan Kontrak 38. b. PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SSKK.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 38. B. Penghentian dan Pemutusan Kontrak 38. biaya langsung pengadaan Bahan dan Perlengkapan untuk pekerjaan ini. Pokja Konstruksi ULP Kab. denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari nilai Kontrak dan PPK menilai bahwa Penyedia tidak akan sanggup menyelesaikan sisa pekerjaan.46 tertulis kepada Penyedia untuk meneruskan pekerjaan sedapat mungkin maka Penyedia berhak untuk menerima pembayaran sebagaimana ditentukan dalam Kontrak dan mendapat penggantian biaya yang wajar sesuai dengan yang telah dikeluarkan untuk bekerja dalam situasi demikian. biaya langsung pembongkaran dan demobilisasi Hasil Pekerjaan Sementara dan Peralatan. tidak memulai pelaksanaan pekerjaan.2 Penghentian kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar. penyedia menghentikan pekerjaan selama 28 (dua puluh delapan) hari dan penghentian ini tidak tercantum dalam program mutu serta tanpa persetujuan Pengawas Pekerjaan. dan/atau k. termasuk: a. e. c. Dalam hal kontrak dihentikan. Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya dan tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu yang telah ditetapkan.

b. Jaminan Pelaksanaan dicairkan. C. Peralatan. dan d. penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. penyedia membayar denda. c. Hasil Pekerjaan Sementara yang masih berada di lokasi kerja setelah pemutusan Kontrak akibat kelalaian atau kesalahan penyedia. penyelesaian dan perbaikan pekerjaan yang dirinci dalam kontrak. sisa Uang Muka harus dilunasi oleh penyedia atau Jaminan Uang Muka dicairkan. dan/atau d. Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan prosedur. peralatan. melakukan KKN dan/atau pelanggararan persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan. e. f. Hak dan Kewajiban Para Pihak 40.2 . angkutan ke atau dari lapangan. berhak meminta fasilitas-fasilitas dalam bentuk sarana dan prasarana dari PPK untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak.1 Hak dan kewajiban PPK: a.5 Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena kesalahan penyedia: a. Hak dan Kewajiban Para Pihak Hak-hak yang dimiliki serta kewajiban-kewajiban yang harus dilaksanakan oleh PPK dan penyedia dalam melaksanakan kontrak. c. dan segala pekerjaan permanen maupun sementara yang diperlukan untuk pelaksanaan. maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundang-undangan. Hak dan kewajiban penyedia: a. c. Pengambilan kembali semua peninggalan tersebut oleh penyedia hanya dapat dilakukan setelah mempertimbangkan kepentingan PPK. bahan-bahan. Pokja Konstruksi ULP Kab. membayar pekerjaan sesuai dengan harga yang tercantum dalam kontrak yang telah ditetapkan kepada penyedia. melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan secara cermat. b. melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh PPK tanpa kewajiban perawatan. meliputi: 40. 38. Peninggalan Semua Bahan. meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh penyedia. b. menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang telah ditentukan dalam kontrak.6 39.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 40. melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada PPK. mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. Perlengkapan. akurat dan penuh tanggung jawab dengan menyediakan tenaga kerja.47 38. d. memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh penyedia untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan PPK.

Tulungagung Tahun Anggaran 2013 43. membebaskan.1 44. Penanggungan dan Risiko 43. proses pemeriksaan hukum. kehilangan atau kerusakan harta benda. tanggung jawab. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian berat PPK) sehubungan dengan klaim yang timbul dari hal-hal berikut terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir: a. misalnya spesifikasi teknis dan/atau gambargambar. Subpenyedia (jika ada). kerugian. semua risiko kehilangan atau kerusakan Hasil Pekerjaan ini.4 44. Penyedia wajib melindungi PPK dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga yang disebabkan penggunaan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) oleh penyedia. Bahan dan Perlengkapan merupakan risiko penyedia.2 43. dan h. b. Terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan awal. Pada Pokja Konstruksi ULP Kab. kecuali dengan ijin tertulis dari PPK. dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan.48 g. sakit atau kematian pihak ketiga. mengambil langkah-langkah yang cukup memadai untuk melindungi lingkungan tempat kerja dan membatasi perusakan dan gangguan kepada masyarakat maupun miliknya akibat kegiatan penyedia. menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. kehilangan. kehilangan atau kerusakan peralatan dan harta benda penyedia. Penyedia berkewajiban untuk mematuhi dan memerintahkan Personilnya untuk mematuhi peraturan keselamatan kerja. kecuali kerugian atau kerusakan tersebut diakibatkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK. dan cidera tubuh. Penggunaan DokumenDokumen Kontrak dan Informasi 42. 43.2 . denda. Penyedia dan Subpenyedia berkewajiban atas biaya sendiri untuk mengikutsertakan Personilnya pada program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Hak Kekayaan Intelektual Penyedia tidak diperkenankan menggunakan dan menginformasikan dokumen kontrak atau dokumen lainnya yang berhubungan dengan kontrak untuk kepentingan pihak lain. kewajiban.1 Penyedia berkewajiban untuk melindungi.3 43. Perlindungan Tenaga Kerja 44. Kehilangan atau kerusakan terhadap Hasil Pekerjaan atau Bahan yang menyatu dengan Hasil Pekerjaan selama Tanggal Mulai Kerja dan batas akhir Masa Pemeliharaan harus diganti atau diperbaiki oleh penyedia atas tanggungannya sendiri jika kehilangan atau kerusakan tersebut terjadi akibat tindakan atau kelalaian penyedia. gugatan atau tuntutan hukum. c. 41. Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan dalam Pasal ini. sakit atau kematian Personil. cidera tubuh. dan Personil.

Asuransi 46. c. tindakan lain yang diatur dalam SSKK. kehilangan.4 45. mengubah syarat dan ketentuan polis asuransi. Hasil pemeriksaan pekerjaan dituangkan dalam laporan kemajuan hasil pekerjaan. serta risiko lain yang tidak dapat diduga. menggunakan spesifikasi dan gambar dalam Pasal 15 SSUK. d. mengubah atau memutakhirkan program mutu. mengubah Personil Inti dan/atau Peralatan. Tanpa mengurangi kewajiban penyedia untuk melaporkan kecelakaan berdasarkan hukum yang berlaku. perlindungan terhadap kegagalan bangunan. pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. mensubkontrakkan sebagian pekerjaan. jika ada) perlengkapan keselamatan kerja yang sesuai dan memadai. atas segala risiko terhadap kecelakaan. c. b.2 48.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 46.2 47. Pokja Konstruksi ULP Kab. 44. serta pekerja untuk pelaksanaan pekerjaan. Penyedia berkewajiban untuk mendapatkan lebih dahulu persetujuan tertulis PPK sebelum melakukan tindakan-tindakan berikut: a. Pemeliharaan Lingkungan Penyedia berkewajiban untuk mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan baik di dalam maupun di luar tempat kerja dan membatasi gangguan lingkungan terhadap pihak ketiga dan harta bendanya sehubungan dengan pelaksanaan Kontrak ini. d. menunjuk Personil yang namanya tidak tercantum dalam Lampiran A SSKK. semua barang dan peralatan yang mempunyai risiko tinggi terjadinya kecelakaan. Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam nilai kontrak.1 . Laporan Hasil Pekerjaan 48. b. penyedia beserta Personilnya dianggap telah membaca dan memahami peraturan keselamatan kerja tersebut. 44. dan c. tindakan lain yang diatur dalam SSKK. Pemeriksaan pekerjaan dilakukan selama pelaksanaan kontrak untuk menetapkan volume pekerjaan atau kegiatan yang telah dilaksanakan guna pembayaran hasil pekerjaan.3 Penyedia berkewajiban atas biaya sendiri untuk menyediakan kepada setiap Personilnya (termasuk Personil Subpenyedia.49 waktu pelaksanaan pekerjaan. penyedia akan melaporkan kepada PPK mengenai setiap kecelakaan yang timbul sehubungan dengan pelaksanaan Kontrak ini dalam waktu 24 (dua puluh empat) jam setelah kejadian. Tindakan Penyedia yang Mensyaratkan Persetujuan PPK atau Pengawas Pekerjaan 47.1 Penyedia wajib menyediakan asuransi sejak SPMK sampai dengan tanggal selesainya pemeliharaan untuk: a. b. 46. kerusakan. Penyedia berkewajiban untuk mendapatkan lebih dahulu persetujuan tertulis Pengawas Pekerjaan sebelum melakukan tindakan-tindakan berikut: a.1 47. pelaksanaan pekerjaan.

e. Untuk merekam kegiatan pelaksanaan proyek.4 48.4 51. laporan.7 49. Laporan bulanan terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu bulan.1 Penyedia yang mempunyai harga Kontrak di atas Rp25. jenis dan kuantitas bahan yang berada di lokasi pekerjaan. yaitu dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama. gambar. Laporan harian berisi: a. Apabila penyedia yang ditunjuk adalah penyedia Usaha Mikro. banjir dan peristiwa alam lainnya yang berpengaruh terhadap kelancaran pekerjaan. d. serta halhal penting yang perlu ditonjolkan. penempatan tenaga kerja untuk tiap macam tugasnya. Kerjasama Antara Penyedia dan Sub Penyedia 50.6 48.3 50. catatan-catatan lain yang berkenaan dengan pelaksanaan. serta halhal penting yang perlu ditonjolkan. Usaha Kecil dan koperasi kecil. Penyedia paling lambat pada waktu pemutusan atau akhir Masa Kontrak berkewajiban untuk menyerahkan semua dokumen dan piranti lunak tersebut beserta daftar rinciannya kepada PPK. Laporan harian dibuat oleh penyedia. maka dalam kontrak dimuat Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 50. Kepemilikan Dokumen Semua rancangan.00 (dua puluh lima miliar rupiah) wajib bekerja sama dengan penyedia Usaha Mikro dan Usaha Kecil serta koperasi kecil. Penyedia tetap bertanggung jawab atas bagian pekerjaan yang disubkontrakkan tersebut. Usaha Kecil dan 51.5 48.3 48.000. 48.000. Laporan mingguan terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu minggu. c. Ketentuan-ketentuan dalam subkontrak harus mengacu kepada Kontrak serta menganut prinsip kesetaraan.50 48. jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. Bagian pekerjaan yang disubkontrakkan tersebut harus diatur dalam Kontrak dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK. keadaan cuaca termasuk hujan.000.2 Untuk kepentingan pengendalian dan pengawasan pelaksanaan pekerjaan. b. apabila diperlukan diperiksa oleh konsultan dan disetujui oleh wakil PPK. spesifikasi. Penyedia dapat menyimpan 1 (satu) buah salinan tiap dokumen dan piranti lunak tersebut. seluruh aktivitas kegiatan pekerjaan di lokasi pekerjaan dicatat dalam buku harian sebagai bahan laporan harian pekerjaan yang berisi rencana dan realisasi pekerjaan harian. dan f. dan dokumendokumen lain serta piranti lunak yang dipersiapkan oleh penyedia berdasarkan Kontrak ini sepenuhnya merupakan hak milik PPK.1 . 50.2 50. jumlah dan kondisi peralatan. Pembatasan (jika ada) mengenai penggunaan dokumen dan piranti lunak tersebut di atas di kemudian hari diatur dalam SSKK. desain. jenis. Usaha Mikro. PPK membuat fotofoto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan di lokasi pekerjaan.

2 Apabila penyedia yang terpilih adalah penyedia bukan Usaha Mikro. 55. atau b. dalam melaksanakan kewajiban di atas penyedia terpilih tetap bertanggungjawab penuh atas keseluruhan pekerjaan tersebut. c. Jika dipandang perlu.1 Jaminan Pelaksanaan diberikan kepada PPK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) sebelum dilakukan penandatanganan kontrak dengan besar: a. bentuk kerjasama tersebut hanya untuk sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama. Jaminan Uang Muka diberikan kepada PPK dalam rangka pengambilan uang muka dengan nilai 100% (seratus perseratus) dari besarnya uang muka. penyedia wajib bekerja sama dengan penyedia Usaha Mikro. b. Pokja Konstruksi ULP Kab. 51. Pembayaran Denda tidak mengurangi tanggung jawab kontraktual penyedia. Apabila ketentuan tersebut di atas dilanggar. Pembayaran Denda 55. PPK mengenakan Denda dengan memotong angsuran pembayaran prestasi pekerjaan penyedia. PPK dapat memberikan jadwal kerja penyedia yang lain di lokasi kerja. 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak. membuat laporan periodik mengenai pelaksanaan ketetapan di atas. antara lain dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaannya. Penyedia Lain Penyedia berkewajiban untuk bekerjasama dan menggunakan lokasi kerja bersama-sama dengan penyedia yang lain (jika ada) dan pihak-pihak lainnya yang berkepentingan atas lokasi kerja. 5% (lima perseratus) dari nilai total Harga Perkiraan Sendiri (HPS) bagi penawaran yang lebih kecil dari 80% (delapan puluh perseratus) HPS. Usaha Kecil dan koperasi kecil. Usaha Kecil dan koperasi kecil. Keselamatan 54.4 .3 55.3 52. Penyedia berkewajiban untuk membayar sanksi finansial berupa Denda sebagai akibat wanprestasi atau cidera janji terhadap kewajiban-kewajiban penyedia dalam Kontrak ini. maka dalam kontrak dimuat: a. dan d. Masa berlakunya Jaminan Pelaksanaan sekurang-kurangnya sejak tanggal penanda-tanganan kontrak sampai dengan serah terima pertama pekerjaan (Provisional Hand Over/PHO).51 Koperasi Kecil ketentuan bahwa pekerjaan tersebut harus dilaksanakan sendiri oleh penyedia yang ditunjuk dan dilarang diserahkan atau disubkontrakkan kepada pihak lain. Jaminan Pelaksanaan dikembalikan setelah pekerjaan dinyatakan selesai 100% (seratus perseratus) dan diganti dengan Jaminan Pemeliharaan atau menahan uang retensi sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak. maka penyedia dikenakan sanksi yang diatur dalam SSKK.2 55. Penyedia bertanggung jawab atas keselamatan semua pihak di lokasi kerja.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 53. 51. Jaminan 55.

Penggantian personil inti dan/atau peralatan tidak boleh dilakukan kecuali atas persetujuan tertulis PPK. maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dengan kualifikasi yang setara atau lebih baik dari personil inti dan/atau peralatan yang digantikan tanpa biaya tambahan apapun. Pokja Konstruksi ULP Kab.1 56. 55. Jika penggantian personil inti dan/atau peralatan perlu dilakukan.52 55. Jaminan Pemeliharaan diberikan kepada PPK setelah pekerjaan dinyatakan selesai 100% (seratus perseratus). Personil dan/atau Peralatan Penyedia 56. Jika diperlukan oleh PPK.5 56.4 56. Kewajiban PPK 57. 56. maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dan menjamin personil inti tersebut meninggalkan lokasi kerja dalam waktu 7 (tujuh) hari sejak diminta oleh PPK. Masa berlakunya Jaminan Pemeliharaan sekurang-kurangnya sejak tanggal serah terima pertama pekerjaan (PHO) sampai dengan tanggal penyerahan akhir pekerjaan (Final Hand Over/FHO). mengabaikan pekerjaan yang menjadi tugasnya. Penggantian personil inti dilakukan oleh penyedia dengan mengajukan permohonan terlebih dahulu kepada PPK dengan melampirkan riwayat hidup/pengalaman kerja personil inti yang diusulkan beserta alasan penggantian. Personil Inti dan/atau Peralatan 56. b. tidak mampu atau tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik.6 Nilai Jaminan Uang Muka dapat dikurangi secara proporsional sesuai dengan pencapaian prestasi pekerjaan. berkelakuan tidak baik.6 56. Jika PPK menilai bahwa personil inti: a. Fasilitas PPK dapat memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana atau kemudahan lainnya (jika ada) yang tercantum dalam SSKK untuk kelancaran pelaksanan pekerjaan ini. Personil inti dapat sewaktu-waktu disyaratkan untuk menjaga kerahasiaan pekerjaan di bawah sumpah. Masa berlakunya Jaminan Uang Muka sekurang-kurangnya sejak tanggal persetujuan pemberian uang muka sampai dengan tanggal penyerahan pertama pekerjaan (PHO).7 55. Personil inti berkewajiban untuk menjaga kerahasiaan pekerjaannya.9 D.3 Personil inti dan/atau peralatan yang ditempatkan harus sesuai dengan yang tercantum dalam Dokumen Penawaran. Pengembalian Jaminan Pemeliharan dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah masa pemeliharaan selesai dan pekerjaan diterima dengan baik sesuai dengan ketentuan kontrak.2 56.7 E.8 55.5 55. atau c. PPK dapat menilai dan menyetujui penempatan/penggantian personil inti dan/atau peralatan menurut kualifikasi yang dibutuhkan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .

Ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. Peristiwa Kompensasi 58.1 Peristiwa Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut: a. Perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. personil.3 58. Pokja Konstruksi ULP Kab.3 60. PPK memerintahkan untuk mengatasi kondisi tertentu yang tidak dapat diduga sebelumnya dan disebabkan oleh PPK. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat Peristiwa Kompensasi. Harga kontrak telah memperhitungkan keuntungan. penyedia belum bisa masuk ke lokasi sesuai jadwal dalam kontrak. uang muka dibayar untuk membiayai mobilisasi peralatan. d. Jenis kontrak harga satuan . PPK tidak memberikan gambar-gambar. Pembayaran 60. beban pajak dan biaya overhead serta biaya asuransi yang meliputi juga biaya keselamatan dan kesehatan kerja. Harga Kontrak 59.5 F.53 58. pembayaran uang tanda jadi kepada pemasok bahan/material dan persiapan teknis lain. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. PPK mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan.4 58.1 . Penyedia tidak berhak atas ganti rugi dan/atau perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan jika penyedia gagal atau lalai untuk memberikan peringatan dini dalam mengantisipasi atau mengatasi dampak Peristiwa Kompensasi. b. ketentuan lain dalam SSKK.2 PPK membayar kepada penyedia atas pelaksanaan pekerjaan dalam kontrak sebesar harga kontrak. Jika Peristiwa Kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan dan/atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. g.2 58. 58.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 59. PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak ditemukan kerusakan/kegagalan/penyimpangan. h. dapat dibuktikan perlunya tambahan waktu akibat Peristiwa Kompensasi. Uang muka a. e. Pembayaran kepada Penyedia 59. b.1 59. PPK memerintahkan penundaan pelaksanaan pekerjaan. besaran uang muka ditentukan dalam SSKK dan dibayar setelah penyedia menyerahkan Jaminan Uang Muka senilai uang muka yang diterima. keterlambatan pembayaran kepada penyedia. f. c.

54 c. pengembalian uang muka harus diperhitungkan berangsurangsur secara proporsional pada setiap pembayaran prestasi pekerjaan dan paling lambat harus lunas pada saat pekerjaan mencapai prestasi 100% (seratus perseratus). Jaminan Uang Muka diterbitkan oleh bank umum. tidak termasuk bahan/material dan peralatan yang ada di lokasi pekerjaan. besarnya denda yang dikenakan kepada penyedia atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan untuk setiap hari keterlambatan adalah: 1) 1/1000 (satu perseribu) dari sisa harga bagian kontrak yang belum dikerjakan. b. 60. sesuai ketentuan dalam SSKK. 2) pembayaran dilakukan dengan sistem bulanan. 4) pembayaran harus dipotong angsuran uang muka. c. ganti rugi merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada PPK karena terjadinya cidera janji/wanprestasi. perusahaan penjaminan. b. apabila bagian pekerjaan yang sudah dilaksanakan dapat berfungsi. e. permintaan pembayaran harus dilengkapi bukti pembayaran kepada seluruh sub penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan.3 . penyedia harus mengajukan permohonan pengambilan uang muka secara tertulis kepada PPK disertai dengan rencana penggunaan uang muka untuk melaksanakan pekerjaan sesuai Kontrak. Pokja Konstruksi ULP Kab. atau Perusahaan Asuransi Umum yang memiliki izin untuk menjual produk jaminan (suretyship) yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan. paling lambat 7 (tujuh) hari kerja setelah Jaminan Uang Muka diterima. denda merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada penyedia. PPK dapat meminta penyedia untuk menyampaikan perhitungan prestasi sementara dengan mengesampingkan hal-hal yang sedang menjadi perselisihan. PPK dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah pengajuan permintaan pembayaran dari penyedia harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran kepada Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM). pembayaran prestasi hasil pekerjaan yang disepakati dilakukan oleh PPK. 3) pembayaran dilakukan senilai pekerjaan yang telah terpasang. c. f. apabila bagian pekerjaan yang sudah dilaksanakan belum berfungsi. dan 5) untuk kontrak yang mempunyai sub kontrak. dengan ketentuan: 1) penyedia telah mengajukan tagihan disertai laporan kemajuan hasil pekerjaan. PPK harus mengajukan surat permintaan pembayaran untuk permohonan tersebut pada huruf c.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 60. d. d. bila terdapat ketidaksesuaian dalam perhitungan angsuran. atau 2) 1/1000 (satu perseribu) dari harga kontrak. tidak akan menjadi alasan untuk menunda pembayaran. denda (apabila ada). sistem termin atau pembayaran secara sekaligus. Denda dan ganti rugi a. pajak dan uang retensi. pembayaran terakhir hanya dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus) dan Berita Acara penyerahan pertama pekerjaan diterbitkan.2 Prestasi pekerjaan a.

61. PPK berdasarkan hasil penelitian tagihan oleh Pengawas Pekerjaan berkewajiban untuk menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran terakhir selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang diterima oleh Pengawas Pekerjaan. pembayaran denda dan/atau ganti rugi diperhitungkan dalam pembayaran prestasi pekerjaan. Pembayaran yang ditangguhkan harus disesuaikan dengan proporsi kegagalan atau kelalaian penyedia.1 63. PPK dapat menangguhkan pembayaran setiap angsuran prestasi pekerjaan penyedia jika penyedia gagal atau lalai memenuhi kewajiban kontraktualnya. penyedia berkewajiban untuk menyerahkan kepada Pengawas Pekerjaan rincian perhitungan nilai tagihan terakhir yang jatuh tempo. e. atau dapat diberikan kompensasi. sesuai yang ditetapkan dalam SSKK. Penyedia harus membayar upah hari kerja kepada tenaga kerjanya setelah formulir upah ditandatangani.2 63. PPK secara tertulis memberitahukan kepada penyedia tentang penangguhan hak pembayaran.1 62. Penyedia diberi kesempatan untuk memperbaiki dalam jangka waktu tertentu. Perhitungan Akhir 62. penangguhan pembayaran akibat keterlambatan penyerahan pekerjaan dapat dilakukan bersamaan dengan pengenaan denda kepada penyedia.3 63.55 d. Hari Kerja 61. besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar. disertai alasan-alasan yang jelas mengenai penangguhan tersebut. Jika dipandang perlu oleh PPK. g. 61. apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data.1 Semua pekerja dibayar selama hari kerja dan datanya disimpan oleh penyedia. Penangguhan 63. Jam kerja dan waktu cuti untuk pekerja harus dilampirkan. termasuk penyerahan setiap Hasil Pekerjaan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. f. ganti rugi dan kompensasi kepada peserta dituangkan dalam adendum kontrak. Pembayaran angsuran prestasi pekerjaan terakhir dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus persen) dan berita acara penyerahan awal berdasarkan telah ditandatangani oleh kedua belah Pihak.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . pembayaran ganti rugi dan kompensasi dilakukan oleh PPK.4 Pokja Konstruksi ULP Kab. Sebelum pembayaran terakhir dilakukan.2 63.2 61.3 62. Daftar pembayaran ditandatangani oleh masing-masing pekerja dan dapat diperiksa oleh PPK. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia.

Dn/Do+. Co. d = Koefisien komponen kontrak seperti tenaga kerja. tenaga kerja dan alat kerja ditetapkan dalam rapat persiapan pelaksanaan kontrak.9 64.15. digunakan indeks harga yang dikeluarkan oleh instansi teknis... alat kerja.56 64. Penyesuaian Harga Satuan bagi komponen pekerjaan yang berasal dari luar negeri. Bo. Penyesuaian Harga Satuan diberlakukan sesuai dengan jadwal pelaksanaan yang tercantum dalam kontrak awal/adendum kontrak. Do = Indeks harga komponen pada bulan ke-12 setelah penanda-tanganan kontrak.dst adalah 1.. a = Koefisien tetap yang terdiri atas keuntungan dan overhead. Dn = Indeks harga komponen pada saat pekerjaan dilaksanakan (mulai bulan ke-13 setelah penandatanganan kontrak). ditetapkan dengan rumus sebagai berikut: Hn = Ho (a+b.00.7 64. Cn.4 64.Cn/Co+d. Penetapan koefisien bahan.12 Rumusan penyesuaian nilai kontrak ditetapkan sebagai berikut: Pn = (Hn1xV1)+(Hn2xV2)+(Hn3xV3)+. Penyesuaian harga diberlakukan pada Kontrak Tahun Jamak yang masa pelaksanaannya lebih dari 12 (dua belas) bulan dan diberlakukan mulai bulan ke-13 (tiga belas) sejak pelaksanaan pekerjaan.1 64.3 64. Penyesuaian Harga Satuan. 64.2 [Harga yang tercantum dalam kontrak dapat berubah akibat adanya penyesuaian harga sesuai dengan peraturan yang berlaku.. dst Pn = Nilai Kontrak setelah dilakukan penyesuaian Harga Satuan. bahan. Bn. 64.Bn/Bo+c.. [Penyesuaian Harga (Untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak Gabungan Harga Satuan dan Lump Sum)] 64.) Hn = Harga Satuan pada saat pekerjaan dilaksanakan..11 Dalam hal indeks harga tidak dimuat dalam penerbitan BPS. b. dsb..6 64.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . menggunakan indeks penyesuaian harga dari negara asal barang tersebut. c. Ho = Harga Satuan pada saat harga penawaran.. Penjumlahan a+b+c+d+. Dalam hal penawaran tidak mencantumkan besaran komponen keuntungan dan overhead maka a = 0. kecuali komponen keuntungan dan biaya operasional sebagaimana tercantum dalam penawaran. Pokja Konstruksi ULP Kab. 64. Kontrak yang terlambat pelaksanaannya disebabkan oleh kesalahan Penyedia diberlakukan penyesuaian harga berdasarkan indeks harga terendah antara jadwal awal dengan jadwal realisasi pekerjaan. Penyesuaian Harga Satuan berlaku bagi seluruh kegiatan/mata pembayaran.8 64.10 Indeks harga yang digunakan bersumber dari penerbitan BPS... Jenis pekerjaan baru dengan Harga Satuan baru sebagai akibat adanya adendum kontrak dapat diberikan penyesuaian harga mulai bulan ke-13 (tiga belas) sejak adendum kontrak tersebut ditandatangani.5 64.

Jika penyedia tidak memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditentukan maka PPK. berdasarkan pertimbangan Pengawas Pokja Konstruksi ULP Kab. Jika PPK atau Pengawas Pekerjaan memerintahkan penyedia untuk melakukan pengujian Cacat Mutu yang tidak tercantum dalam Spesifikasi Teknis dan Gambar. 69.13 Pembayaran penyesuaian harga dilakukan oleh PPK. Pengawasan Mutu 65. penyedia berkewajiban untuk memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditetapkan dalam pemberitahuan. Pengujian 69. Pengawasan dan Pemeriksaan PPK berwenang melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia.2 PPK dalam masa pelaksanaan pekerjaan dapat melakukan penilaian atas hasil pekerjaan yang dilakukan oleh penyedia.14 Penyedia dapat mengajukan secara berkala selambat-lambatnya setiap 6 (enam) bulan.1 66. Penilaian atas hasil pekerjaan dilakukan terhadap mutu dan kemajuan fisik pekerjaan. Penyedia bertanggung jawab atas cacat mutu selama Masa Kontrak dan Masa Pemeliharaan. PPK dapat memerintahkan kepada pihak ketiga untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. 66. Apabila diperlukan. serta menguji Hasil Pekerjaan yang dianggap oleh PPK atau Pengawas Pekerjaan mengandung Cacat Mutu.1 PPK atau Pengawas Pekerjaan akan menyampaikan pemberitahuan Cacat Mutu kepada penyedia segera setelah ditemukan Cacat Mutu tersebut. Volume setiap jenis komponen pekerjaan yang dilaksanakan. Cacat Mutu PPK atau Pengawas Pekerjaan akan memeriksa setiap Hasil Pekerjaan dan memberitahukan penyedia secara tertulis atas setiap Cacat Mutu yang ditemukan. Jika tidak ditemukan adanya Cacat Mutu maka uji coba tersebut dianggap sebagai Peristiwa Kompensasi. Perbaikan Cacat Mutu 69. Penyedia bertanggung jawab atas perbaikan Cacat Mutu selama Masa Kontrak dan Masa Pemeliharaan. apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan datadata. 66.] G.3 . 64. Penilaian Pekerjaan Sementara oleh PPK 67.2 69. 64. PPK atau Pengawas Pekerjaan dapat memerintahkan penyedia untuk menemukan dan mengungkapkan Cacat Mutu. dan hasil uji coba menunjukkan adanya Cacat Mutu maka penyedia berkewajiban untuk menanggung biaya pengujian tersebut.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 68. Terhadap pemberitahuan Cacat Mutu tersebut.57 Hn = V = Harga Satuan baru setiap jenis komponen pekerjaan setelah dilakukan penyesuaian harga menggunakan rumusan penyesuaian Harga Satuan.

2 70. dan cidera tubuh. Penyelesaian Perselisihan 71. Penyelesaian perselisihan atau sengketa antara para pihak dalam Kontrak dapat dilakukan melalui musyawarah.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 71. proses pemeriksaan hukum. 70.2 72. Penyelesaian Perselisihan 71. Itikad Baik 76.3 70. Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa Pokja Konstruksi ULP Kab. gugatan atau tuntutan hukum. arbitrase. Penyedia berkewajiban untuk menyimpan dan memelihara semua dokumen yang digunakan dan terkait dengan pelaksanaan ini selama umur konstruksi yang tercantum dalam SSKK tetapi tidak lebih dari 10 (sepuluh) tahun.2 . Jika Hasil Pekerjaan sebagaimana ditetapkan dalam SSKK berupa bangunan maka PPK dan/atau penyedia terhitung sejak tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir bertanggung jawab atas kegagalan bangunan sesuai dengan kesalahan masing-masing selama umur konstruksi yang tercantum dalam SSKK tetapi tidak lebih dari 10 (sepuluh) tahun. kerugian. membebaskan. Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak-hak yang terdapat dalam kontrak. denda. PPK dapat memperoleh penggantian biaya dengan memotong pembayaran atas tagihan penyedia yang jatuh tempo (jika ada) atau uang retensi atau pencairan Surat Jaminan Pemeliharaan atau jika tidak ada maka biaya penggantian akan diperhitungkan sebagai utang penyedia kepada PPK yang telah jatuh tempo.4 PPK dapat mengenakan Denda Keterlambatan untuk setiap keterlambatan perbaikan Cacat Mutu. konsiliasi atau pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. mediasi. kehilangan.4 H.1 70.1 76. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian PPK) sehubungan dengan klaim kehilangan atau kerusakan harta benda. sakit atau kematian pihak ketiga yang timbul dari kegagalan bangunan. dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan.58 Pekerjaan. berhak untuk secara langsung atau melalui pihak ketiga yang ditunjuk oleh PPK melakukan perbaikan tersebut. Penyedia segera setelah menerima klaim PPK secara tertulis berkewajiban untuk mengganti biaya perbaikan tersebut. tanggung jawab. Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan penyedia dalam Pasal ini. Penyedia berkewajiban untuk melindungi. dan mendaftarhitamkan penyedia. 69. Kegagalan Bangunan 70.1 Para Pihak berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan Kontrak ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan ini. kewajiban.

59 menonjolkan kepentingan masing-masing pihak. maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut. salah satu pihak merasa dirugikan. Pokja Konstruksi ULP Kab. Apabila selama kontrak.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .

Tulungagung : : : : : : : : Wakil Sah Para Pihak sebagai berikut: Untuk PPK Untuk Penyedia : : C. Batas akhir waktu yang disepakati untuk penerbitan SPP oleh PPK untuk pembayaran tagihan angsuran adalah 7 (tujuh) hari kalender terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang yang tidak diperselisihkan diterima oleh PPK. Umur Konstruksi Pedoman Pengoperasian dan Perawatan Kontrak berlaku 90 (sembilan puluh) hari kalender Masa Pemeliharaan berlaku selama 6 (enam) bulan. Pencairan Jaminan I. Pembayaran Tagihan H. Kepemilikan Dokumen Penyedia diperbolehkan menggunakan salinan dokumen dan piranti lunak yang dihasilkan dari Pekerjaan Konstruksi ini dengan pembatasan sebagai berikut: __________ PPK dapat memberikan fasilitas berupa : 1. Shop drawing 2. F. Fasilitas L. Pekerjaan tambah kurang G.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 K. SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK (SSKK) A. Masa Pemeliharaan E. Gambar ”As built” dan/atau pedoman pengoperasian dan perawatan harus diserahkan selambat-lambatnya: 14 (empat belas) hari kalender/bulan/tahun setelah tanggal penandatanganan Berita Acara penyerahan awal. Korespondensi Alamat Para Pihak sebagai berikut: Satuan Kerja PPK Nama Alamat Website Email Faksimili Penyedia: Nama Alamat Email Faksimili B. Wakil Sah Para Pihak : Dinas Pertanian Kab. Sumber . Jaminan dicairkan dan disetorkan pada Kas Daerah Tindakan lain oleh Penyedia yang memerlukan persetujuan Pengawas Pekerjaan adalah: 1. Bangunan Hasil Pekerjaan memiliki umur konstruksi: 50 (lima puluh) tahun sejak tanggal penanda-tanganan Berita Acara penyerahan akhir. Tindakan Penyedia yang Mensyaratkan Persetujuan PPK atau Pengawas Pekerjaan J. Lokasi pendirian direksi kit Kontrak Pengadaan Pekerjaan Konstruksi ini dibiayai dari APBD Kabupaten Pokja Konstruksi ULP Kab. Tanggal Berlaku Kontrak D.60 BAB IX.

Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Untuk pekerjaan ini besar denda keterlambatan untuk setiap hari keterlambatan adalah 1/1000 (satu perseribu) dari [harga kontrak/harga bagian kontrak yang belum dikerjakan] Jika perselisihan Para Pihak mengenai pelaksanaan Kontrak tidak dapat diselesaikan secara damai maka Para Pihak menetapkan lembaga penyelesaian perselisihan tersebut di bawah sebagai Pemutus Sengketa: Pengadilan Negeri Tulungagung O. Laporan prestasi pekerjaan. Denda Q. Back Up data pekerjaan Tidak ada penyesuaian harga. Pembayaran Uang Pekerjaan Konstruksi ini diberikan uang muka sebesar 30% (Tiga puluh Muka persen) dari Nilai Kontrak N. M. Pembayaran berdasarkan cara tersebut di atas dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut: Prestasi pekerjaan yang dihasilkan pada pencapaian tersebut diatas dikurangi pengembalian uang muka secara proporsional. Penyelesaian Perselisihan Pokja Konstruksi ULP Kab. Pembayaran Prestasi Pekerjaan Pembayaran prestasi pekerjaan dilakukan dengan cara termin atau angsuran yaitu termin pertama prestasi pekerjaan mencapai 50%. termin kedua prestasi pekerjaan mencapai 100 %. Penyesuaian Harga P.61 Pembiayaan Tulungagung Tahun Anggaran 2013. Dokumen penunjang yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran prestasi pekerjaan: 1. 2.

DAFTAR KUANTITAS DAN HARGA Terlampir.62 BAB X.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . BAB XI. Pokja Konstruksi ULP Kab. SPESIFIKASI TEKNIS PEKERJAAN DAN GAMBAR Terlampir.

Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Sanggahan Banding tidak benar dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________ [Pokja ULP] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp _____________________________________ (terbilang ________________________________________________________) sebagai Jaminan Sanggahan Banding dalam bentuk garansi bank. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. BENTUK DOKUMEN LAIN A. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. 3. 5.d. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. 6.63 BAB XII. Dikeluarkan di : _____________ Pada tanggal : _____________ [Bank] Pokja Konstruksi ULP Kab. ____________________ 2. BENTUK SURAT-SURAT JAMINAN Jaminan Sanggahan Banding dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN SANGGAHAN BANDING No. 4.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________ . Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Sanggahan Banding tidak benar dari Penerima Jaminan dan pengenaan sanksi akibat Sanggahan Banding yang diajukan Yang Dijamin tidak benar. dari tanggal _____________________ s. apabila: Nama : _____________________________ [peserta pelelangan] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata Sanggahan Banding yang diajukan tidak benar.

64 Materai Rp. pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] ________________ [Nama dan Jabatan] Pokja Konstruksi ULP Kab.00 Untuk keyakinan.6000.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .

Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .00 ________________ [Nama dan Jabatan] Pokja Konstruksi ULP Kab. ____________________ 2. 6. 4. sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Pemilihan yang diikuti oleh Yang Dijamin. 3. 5.65 Jaminan Pelaksanaan dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN PELAKSANAAN No. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________ . Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________ [nama PPK] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp _____________________________________ (terbilang ________________________________________________________) sebagai Jaminan Pelaksanaan dalam bentuk garansi bank. lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa: a. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. dari tanggal _____________________ s. b. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. Dikeluarkan di : _____________ Pada tanggal : _____________ Untuk keyakinan. Pemutusan kontrak akibat kesalahan Yang Dijamin. pemegang Garansi Bank disarankan untuk [Bank] mengkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] Materai Rp. Yang dijamin tidak menyelesaikan pekerjaan tersebut pada waktunya dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak.d. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. apabila: Nama : _____________________________ [nama penyedia] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan.6000.

Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .66 Pokja Konstruksi ULP Kab.

Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. _____________ [alamat] sebagai Penyedia. dan _____________________ [nama penerbit jaminan]. Dikeluarkan di _____________ pada tanggal _______________ TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp.6000. 4. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________ (terbilang __________________________________) Maka kami.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .67 Jaminan Pelaksanaan dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN PELAKSANAAN Nomor Jaminan: __________________ Nilai: ___________________ 1. _________________________ [alamat] sebagai Pemilik Pekerjaan.00 _____________________ Untuk keyakinan. 2. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Pemenang Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No. 7. bahwa kami: _____________________ [nama]. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _____________________ [nama PPK]. _______________ tanggal _____________________ Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ___________ sampai dengan tanggal __________ Jaminan ini berlaku apabila: a. selanjutnya disebut TERJAMIN. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke _____[Penerbit Jaminan] 6. _____________ [alamat] sebagai Penjamin. 3. Dengan ini dinyatakan. 5. TERJAMIN tidak menyelesaikan pekerjaan tersebut pada waktunya dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak. __________________ Pokja Konstruksi ULP Kab. b. Pemutusan kontrak akibat kesalahan TERJAMIN. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN.

Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .68 Pokja Konstruksi ULP Kab.

apabila: Nama : _____________________________ [nama penyedia] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. Dikeluarkan di : _____________ Pada tanggal : _____________ [Bank] Materai Rp. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas atau sisa Uang Muka yang belum dikembalikan Yang Dijamin dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain.69 Jaminan Uang Muka dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN UANG MUKA No. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________ [nama PPK] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp _____________________________________ (terbilang ________________________________________________________) sebagai Jaminan Uang Muka dalam bentuk garansi bank. Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tnggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. dari tanggal _____________________ s. 3.00 Untuk keyakinan. 5. ____________________ 2. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________ . 6. pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] ________________ [Nama dan Jabatan] Pokja Konstruksi ULP Kab. lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa: Yang Dijamin tidak memenuhi kewajibannya melakukan pembayaran kembali Uang Muka yang sudah diterima Yang Dijamin kepada Penerima Jaminan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini.d.6000. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. 4.

Nilai: ___________________ Dengan ini dinyatakan. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. _______________ tanggal _____________________ Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ___________ sampai dengan tanggal __________ Jaminan ini berlaku apabila: TERJAMIN tidak memenuhi kewajibannya melakukan pembayaran kembali kepada PENERIMA JAMINAN senilai Uang Muka yang wajib dibayar menurut Dokumen Kontrak. pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke _____[Penerbit Jaminan] 2. 5. dan _____________________ [nama penerbit jaminan]. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Pemenang Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No. Dikeluarkan di _____________ pada tanggal _______________ TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________ (terbilang __________________________________) Maka kami. 6. __________________ Pokja Konstruksi ULP Kab. 4.70 Jaminan Uang Muka dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN UANG MUKA Nomor Jaminan: __________________ 1. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata.6000. bahwa kami: _____________________ [nama]. 7. _____________ [alamat] sebagai Penyedia.00 _____________________ Untuk keyakinan. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas atau sisa Uang Muka yang belum dikembalikan TERJAMIN dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. _________________________ [alamat] sebagai Pemilik Pekerjaan. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _____________________ [nama PPK]. _____________ [alamat] sebagai Penjamin.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . 3. selanjutnya disebut TERJAMIN.

00 Untuk keyakinan. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________ [nama PPK] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp _____________________________________ (terbilang ________________________________________________________) sebagai Jaminan Pemeliharaan dalam bentuk garansi bank. Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender. lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa: Yang Dijamin tidak memenuhi kewajibannya melakukan pemeliharaan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. 6. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . 5. 4.6000. Dikeluarkan di Pada tanggal Materai Rp. apabila: Nama : _____________________________ [nama penyedia] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________ .d. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.71 Jaminan Pemeliharaan dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN PEMELIHARAAN No. dari tanggal _____________________ s. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. 3. pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] : _____________ : _____________ [Bank] ________________ [Nama dan Jabatan] Pokja Konstruksi ULP Kab. ____________________ 2. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain.

Untuk keyakinan. _____________ [alamat] sebagai Penjamin.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Nilai: ___________________ 2. 3. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________ (terbilang __________________________________) Maka kami. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Pemenang Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No. 7. Dengan ini dinyatakan. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _____________________ [nama PPK]. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. 4.6000. dan _____________________ [nama penerbit jaminan]. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji.72 Jaminan Pemeliharaan dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN PEMELIHARAAN Nomor Jaminan: __________________ 1. 6. _____________ [alamat] sebagai Penyedia. 5.00 TERJAMIN _____________________ __________________ Pokja Konstruksi ULP Kab. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. _________________________ [alamat] sebagai Pemilik Pekerjaan. _______________ tanggal _____________________ Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ___________ sampai dengan tanggal __________ Jaminan ini berlaku apabila: TERJAMIN tidak memenuhi kewajibannya melakukan pemeliharaan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak. pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke _____[Penerbit Jaminan] Dikeluarkan di _____________ pada tanggal _______________ PENJAMIN Materai Rp. selanjutnya disebut TERJAMIN. bahwa kami: _____________________ [nama].