P. 1
Dok Lelang E Proc Konstruksi Sumur Suwaluh

Dok Lelang E Proc Konstruksi Sumur Suwaluh

|Views: 12|Likes:
Published by Budi Setiawan
Dok Lelang E Proc Konstruksi Sumur Suwaluh
Dok Lelang E Proc Konstruksi Sumur Suwaluh

More info:

Published by: Budi Setiawan on Apr 19, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/09/2013

pdf

text

original

DOKUMEN PENGADAAN

untuk Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Paket Pekerjaan

Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh

DINAS PERTANIAN KABUPATEN TULUNGAGUNG

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

2

BAB I. UMUM
A. Dokumen Pengadaan ini disusun berdasarkan Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang terakhir diubah dengan Peraturan Presiden No. 70 Tahun 2012 beserta petunjuk teknisnya serta ketentuan teknis operasional pengadaan barang/jasa secara elektronik. Dalam dokumen ini dipergunakan pengertian, istilah dan singkatan sebagai berikut: Pekerjaan Konstruksi HPS HEA Kemitraan/ Kerja Sama Operasi (KSO) LDP LDK Pokja ULP PPK SPPBJ SPMK TKDN PHO FHO LPSE : seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan pelaksanaan konstruksi bangunan atau pembuatan wujud fisik lainnya; : Harga Perkiraan Sendiri; : Harga Evaluasi Akhir; : kerja sama usaha antar penyedia yang masing-masing pihak mempunyai hak, kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan perjanjian tertulis;

B.

: Lembar Data Pemilihan; : Lembar Data Kualifikasi; : Pokja Konstruksi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Tulungagung, yang berfungsi untuk melaksanakan Pengadaan Pekerjaan Konstruksi; : Pejabat Pembuat Komitmen adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa; : Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa; : Surat Perintah Mulai Kerja; : Tingkat Komponen Dalam Negeri. : Serah Terima Pertama Pekerjaan/Provisional Hand Over : Penyerahan Akhir Pekerjaan setelah Masa Pemeliharaan berakhir/Final Hand Over. : Layanan Pengadaan Secara Elektronik adalah unit kerja K/L/D/I yang dibentuk untuk menyelenggarakan sistem pelayanan Pengadaan Barang/Jasa secara elektronik.

Aplikasi SPSE : Aplikasi perangkat lunak Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) berbasis web yang terpasang di server LPSE yang dapat diakses melalui website LPSE. Form Isian : Tampilan/antarmuka pemakai berbentuk grafis berisi komponen isian yang dapat Elektronik diinput oleh pengguna aplikasi. Form Isian : Form isian elektronik pada aplikasi SPSE yang digunakan penyedia barang/jasa Elektronik untuk menginputkan dan mengirimkan data kualifikasi. Data Kualifikasi E-Lelang : Proses pelelangan umum/terbatas/pemilihan langsung dengan tahapan sesuai Perpres 54/2010 dan perubahannya serta petunjuk teknisnya yang disesuaikan dengan teknis operasional pengadaan secara elektronik sebagaimana diatur dalam Perka 18/2012. Semua istilah “pelelangan” pada dokumen ini merujuk pada pengertian “e-lelang”.

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

3

C. Pemilihan Langsung dengan pascakualifikasi ini dibiayai dari sumber pendanaan sebagaimana tercantum dalam LDP. D. Pemilihan Langsung ini terbuka dan dapat diikuti oleh semua peserta yang berbentuk badan usaha atau kemitraan/KSO serta perorangan. E. Pokja ULP mengumumkan pelaksanaan Pemilihan Langsung dengan pascakualifikasi melalui website Pemerintah Daerah, papan pengumuman resmi untuk masyarakat dan Portal Pengadaan Nasional melalui LPSE.

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

Persyaratan Peserta Perusahaan yang mempunyai kualifikasi pekerjaan tersebut : Kualifikasi : Kecil Bidang : Tata Lingkungan Sub Bidang : Pekerjaan Pengeboran Air Tanah Pelaksanaan Pengadaan Tempat dan alamat Website Website LPSE 4. 6. Paket Pekerjaan Nama paket pekerjaan : Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh Nilai total HPS : Rp.tulungagung. Tulungagung.tulungagung.go. A. 37 Tulungagung : www.go.id : lpse. PENGUMUMAN PEMILIHAN LANGSUNG DENGAN PASCAKUALIFIKASI PEMERINTAH KABUPATEN TULUNGAGUNG SEKRETARIAT DAERAH UNIT LAYANAN PENGADAAN TULUNGAGUNG ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------PENGUMUMAN PEMILIHAN LANGSUNG DENGAN PASCAKUALIFIKASI Nomor : 601.Tulungagung.go. Jadwal Pengadaan Lihat pada lpse. 0355-321220 3.00 (Dua ratus lima puluh lima juta tiga ratus delapan ribu rupiah) Sumber pendanaan : APBD Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2013.tulungagung.1/01. 37 – Tulungagung Telp.4 BAB II. 255.id Peserta dapat melakukan pendaftaran secara langsung melalui website lpse.tulungagung.id Jl.tulungagung. Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tulungagung Jl A.go. 2.EPROC/112/022/2013 Pokja Konstruksi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Tulungagung akan melaksanakan Pemilihan Langsung dengan pascakualifikasi untuk paket pekerjaan konstruksi sebagai berikut : 1. Pokja Konstruksi ULP Kab.000. Yani Timur no.308.id.go. Dokumen pengadaan dapat diambil dalam bentuk softcopy dengan diunduh (download) melalui lpse. 12 April 2013 Pokja Konstruksi ULP Kab. : Sekretariat Unit Layanan Pengadaan. 5.05/KONSTRUKSI. Demikian disampaikan untuk menjadi perhatian.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Yani Timur No.id.

3. Pengenaan sanksi dilaporkan oleh Pokja ULP kepada PA/KPA. kemitraan/KSO atau peserta perorangan yang memenuhi kualifikasi. untuk memenuhi keinginan peserta yang bertentangan dengan Dokumen Pengadaan.2 3. 3. Umum 1. dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan 4.1 Pemilihan Langsung penyedia pekerjaan konstruksi ini terbuka dan dapat diikuti oleh semua peserta yang berbentuk badan usaha. untuk mengubah Perjanjian 3.1 dikenakan sanksi sebagai berikut: a.2 1. Lingkup Pekerjaan 1. gugatan secara perdata. pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang. sanksi administratif. melakukan persekongkolan dengan peserta lain untuk mengatur hasil Pemilihan Langsung. Peserta yang menurut penilaian Pokja ULP terbukti melakukan tindakan sebagaimana dimaksud dalam pasal 4. seperti digugurkan dari proses Pemilihan Langsung atau pembatalan penetapan pemenang.3 Pokja Konstruksi ULP Kab. 4. baik dengan perusahaan nasional maupun asing maka peserta harus memiliki Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi yang memuat persentase kemitraan/KSO dan perusahaan yang mewakili kemitraan/KSO tersebut. b. dan/atau d. dan/atau peraturan perundang-undangan.3 4.2 4. berusaha mempengaruhi anggota Pokja ULP dalam bentuk dan cara apapun. berdasarkan syarat umum dan syarat khusus kontrak dengan mutu sesuai spesifikasi teknis dan harga sesuai kontrak. Dalam hal peserta akan atau sedang melakukan kemitraan/KSO. 1. Nama paket dan lingkup pekerjaan sebagaimana tercantum dalam LDP. c. INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) A. Penyedia yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. membuat dan/atau menyampaikan dokumen dan/atau keterangan lain yang tidak benar untuk memenuhi persyaratan dalam Dokumen Pengadaan ini. Kolusi. sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam. Peserta kemitraan/KSO dilarang Kemitraan/Kerja Sama Operasi.1 Peserta dan pihak yang terkait dengan pengadaan ini berkewajiban untuk mematuhi etika pengadaan dengan tidak melakukan tindakan sebagai berikut: a.3 2. sehingga mengurangi / menghambat / memperkecil / meniadakan persaingan yang sehat dan/atau merugikan pihak lain. c.5 BAB III.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Larangan Korupsi. b.1 Pokja ULP mengumumkan kepada para peserta untuk menyampaikan penawaran atas paket pekerjaan konstruksi sebagaimana tercantum dalam LDP. Sumber Dana Peserta Pemilihan Langsung Pengadaan ini dibiayai dari sumber pendanaan sebagaimana tercantum dalam LDP.

penggunaan tenaga ahli asing dilakukan semata-mata untuk mencukupi kebutuhan jenis keahlian yang belum dapat diperoleh di Indonesia. b. dan diusahakan secara terencana untuk semaksimal mungkin terjadinya alih pengalaman/keahlian dari tenaga ahli asing tersebut ke tenaga Indonesia. c.1 6. seperti jasa asuransi. ekspedisi.3 6. Peserta berkewajiban untuk menyampaikan penawaran yang mengutamakan material/ bahan produksi dalam negeri dan tenaga kerja Indonesia serta Pekerjaan Konstruksi yang dilaksanakan di Indonesia. f. hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang dikendalikan. pengurus koperasi pegawai dalam suatu K/L/D/I atau anak perusahaan pada BUMN/BUMD yang mengikuti Pengadaan dan bersaing dengan perusahaan lainnya.2 Pokja Konstruksi ULP Kab. baik secara langsung maupun tidak langsung. semaksimal mungkin menggunakan jasa pelayanan yang ada di dalam negeri. Pegawai K/L/D/I dilarang menjadi peserta kecuali cuti diluar tanggungan K/L/D/I. konsultan perencana/ pengawas bertindak sebagai pelaksana Pekerjaan Konstruksi yang direncanakannya/diawasinya. kecuali dalam pelaksanaan Kontrak Pengadaan Pekerjaan Terintegrasi. e. Pertentangan kepentingan sebagaimana dimaksud pada angka 5. e. Dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi dimungkinkan menggunakan bahan baku.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . pengujian dan lainnya sedapat mungkin dilakukan di dalam negeri. baik langsung maupun tidak langsung oleh pihak yang sama yaitu lebih dari 50% (lima puluh perseratus) pemegang saham dan/atau salah satu pengurusnya sama. d. peserta diwajibkan membuat daftar Barang yang diimpor yang dilengkapi dengan spesifikasi teknis. fungsi dan perannya. anggota direksi atau dewan komisaris merangkap sebagai anggota direksi atau dewan komisaris pada badan usaha lainnya yang menjadi peserta pada Pelelangan yang sama. baik langsung maupun tidak langsung mengendalikan atau menjalankan perusahaan peserta. dalam suatu badan usaha. d. pabrikasi.2 5. dan f. pekerjaan pemasangan.1 Para pihak dalam melaksanakan tugas. dalam Pekerjaan Konstruksi. jumlah dan harga yang dilampirkan pada Dokumen Penawaran. c. Pendayagunaan Produksi Dalam Negeri 6. pemilahan atau pembagian komponen harus benar-benar mencerminkan bagian atau komponen yang telah dapat diproduksi di dalam negeri dan bagian atau komponen yang masih harus diimpor. menghindari dan mencegah pertentangan kepentingan para pihak yang terkait. b.1 antara lain meliputi: a. tenaga ahli. dan pemeliharaan. perbankan. merangkap sebagai anggota Pokja ULP atau pejabat yang berwenang menetapkan pemenang Pelelangan. angkutan. PPK dan/atau anggota Pokja ULP.6 5. komponen berupa bahan baku belum diproduksi di dalam negeri dan/atau spesifikasi teknis bahan baku yang diproduksi di dalam negeri belum memenuhi persyaratan. dan perangkat lunak yang tidak berasal dari dalam negeri (impor) dengan ketentuan: a. Larangan Pertentangan Kepentingan 5. 5. disusun berdasarkan keperluan yang nyata. konsultan manajemen konstruksi berperan sebagai Konsultan Perencana dan/atau Konsultan Pengawas.

2) Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO) (apabila peserta berbentuk Kemitraan/KSO). Kelalaian menyampaikan Dokumen Penawaran yang tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ini sepenuhnya merupakan risiko peserta. Lembar Data Kualifikasi. Bentuk Dokumen Lain: 1) SPPBJ. Setiap peserta yang termasuk dalam kemitraan/KSO dilarang menjadi peserta baik secara sendiri maupun sebagai anggota kemitraan/KSO yang lain pada paket pekerjaan yang sama. Syarat-Syarat Umum Kontrak. h. baik atas nama sendiri maupun sebagai anggota kemitraan/KSO hanya boleh memasukkan satu penawaran untuk satu paket pekerjaan. Spesifikasi Teknis dan Gambar. barang/jasa tersebut belum dapat diproduksi/dihasilkan di dalam negeri. Bahasa Dokumen Pengadaan Dokumen Pengadaan beserta seluruh korespondensi tertulis dalam proses Pengadaan menggunakan Bahasa Indonesia. Instruksi Kepada Peserta. Dokumen Pengadaan 8.4 9. 3) Jaminan Sanggahan Banding.2 8. Tata cara evaluasi kualifikasi. Satu Penawaran Tiap Peserta 7. Isi Dokumen 8. dan/atau c. 7. d. b. j. Daftar Kuantitas dan Harga. Pokja Konstruksi ULP Kab. Peserta berkewajiban memeriksa keseluruhan isi Dokumen Pengadaan ini. 5) Jaminan Uang Muka. Lembar Data Pemilihan. Umum.7 6. e. c. Dokumen Pengadaan terdiri dari Dokumen Pemilihan dan Dokumen Kualifikasi.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Petunjuk Pengisian Data Kualifikasi. Pakta Integritas. Pengumuman. 4) Formulir Rekapitulasi Perhitungan TKDN. b. k.3 Pengadaan barang/jasa impor dimungkinkan dalam hal: a. spesifikasi teknis barang yang diproduksi dan/atau kualifikasi teknis tenaga ahli dalam negeri belum memenuhi persyaratan. f. b. 2) SPMK. d. Bentuk Surat Perjanjian. Syarat-Syarat Khusus Kontrak. e.1 Pengadaan 8. Dokumen Pemilihan meliputi: a. i. g. 4) Jaminan Pelaksanaan.1 7.2 B. 3) Dokumen Penawaran Teknis. volume produksi dalam negeri tidak mampu memenuhi kebutuhan. 6) Jaminan Pemeliharaan. Dokumen Kualifikasi meliputi: a. Setiap peserta. Isian Data Kualifikasi.3 8. Bentuk Dokumen Penawaran: 1) Surat Penawaran. c.

Biaya peninjauan lapangan ditanggung oleh peserta.7 Pokja Konstruksi ULP Kab.5 11. Apabila pada saat pemberian penjelasan terdapat hal-hal/ketentuan baru atau perubahan penting yang perlu ditampung.8 10. Apabila dipandang perlu. Pokja ULP dapat menetapkan Adendum Dokumen Pengadaan. Pokja ULP melalui tim atau tenaga ahli pemberi penjelasan teknis yang ditunjuk dapat memberikan penjelasan lanjutan dengan cara melakukan peninjauan lapangan. Setelah Pemberian Penjelasan dan sebelum batas akhir waktu pemasukan penawaran.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Kumpulan tanya jawab pada saat pemberian penjelasan dalam aplikasi SPSE merupakan Berita Acara Pemberian Penjelasan (BAPP). maka ketentuan baru atau perubahan tersebut dianggap tidak ada dan ketentuan yang berlaku adalah Dokumen Pemilihan awal. Perubahan Dokumen Pengadaan 11. Perubahan rancangan kontrak. Apabila Pokja ULP akan mengunggah (upload) file Adendum Dokumen Pemilihan kurang dari 2 (dua) hari sebelum batas akhir pemasukan penawaran.6 10.4 11. Ketidakikutsertaan peserta pada saat pemberian penjelasan tidak dapat dijadikan dasar untuk menolak/menggugurkan penawaran. gambar dan/atau nilai total HPS. berdasarkan informasi baru yang mempengaruhi substansi Dokumen Pengadaan.2 10.4 Pemberian penjelasan dilakukan secara online melalui aplikasi SPSE sesuai jadwal dalam aplikasi SPSE.5 10. Pokja ULP dapat mengumumkan Adendum Dokumen Pemilihan dengan cara mengunggah (upload) file adendum dokumen Pemilihan melalui aplikasi SPSE paling lambat 2 (dua) hari sebelum batas akhir pemasukan penawaran.7 11. maka Pokja ULP menuangkan ke dalam Adendum Dokumen Pengadaan yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan. Jika dilaksanakan peninjauan lapangan dapat dibuat Berita Acara Pemberian Penjelasan Lanjutan dan diunggah melalui aplikasi SPSE.3 11. Pemberian Penjelasan 10.2 11. Apabila diperlukan Pokja ULP dapat memberikan informasi yang dianggap penting terkait dengan dokumen pengadaan. Setiap Adendum yang ditetapkan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan. Pokja ULP dapat memberikan penjelasan (ulang). Apabila dipandang perlu. 10. harus mendapatkan persetujuan PPK sebelum dituangkan dalam Adendum Dokumen Pemilihan. maka Pokja ULP wajib mengundurkan batas akhir pemasukan penawaran. spesifikasi teknis.3 10. Apabila ketentuan baru atau perubahan penting tersebut tidak dituangkan dalam Adendum Dokumen Pemilihan.6 11. Peserta dapat mengunduh (download) Adendum Dokumen Pemilihan yang diunggah (upload) Pokja ULP pada aplikasi SPSE (apabila ada).1 11.1 10.

Biaya dalam Penyiapan Penawaran 13. d) kesesuaian antara jangka waktu pelaksanaan pada jadwal dan kurva S yang tidak melebihi waktu yang dipersyaratkan didalam LDP. Dokumen Penawaran Dokumen Penawaran. Pokja ULP tidak bertanggung jawab atas kerugian apapun yang ditanggung oleh peserta.(apabila ada) g.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .dan Pokja Konstruksi ULP Kab. Semua Indonesia.1 13.2 14. dengan ketentuan: a) penyusunan jadwal dengan menggunakan metode jaringan kerja (Network Diagram) yang berbentuk Diagram Balok (Gantt Chart) dalam format MS Project dengan ketentuan menyampaikan sub item pekerjaan sesuai mata pembayaran yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. Penyiapan Dokumen Penawaran 13. f. 1) tanggal. 2) jadwal dan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan sampai dengan serah terima pertama Pekerjaan (PHO). b.3 Peserta menanggung semua biaya dalam penyiapan dan penyampaian penawaran. Dokumen penunjang yang berbahasa asing perlu disertai penjelasan dalam Bahasa Indonesia. Tambahan Waktu Pemasukan Dokumen Penawaran Apabila adendum dokumen pengadaan mengakibatkan kebutuhan penambahan waktu penyiapan dokumen penawaran maka Pokja ULP memperpanjang batas akhir pemasukan penawaran. Dokumen Penawaran harus menggunakan Bahasa Dokumen penunjang yang terkait dengan Dokumen Penawaran dapat menggunakan Bahasa Indonesia atau bahasa asing.2 14. 3) harga penawaran. h. 6) bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan. surat kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan). meliputi: a.1 14. Dalam hal terjadi perbedaan penafsiran. 2) masa berlaku penawaran. dan 4) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan. dokumen penawaran teknis terdiri dari: 1) metode pelaksanaan pekerjaan. Formulir Pra RK3K. c. maka yang berlaku adalah penjelasan dalam Bahasa Indonesia. daftar kuantitas dan harga. 3) spesifikasi teknis. analisa harga satuan pekerjaan. Formulir rekapitulasi perhitungan TKDN. 5) daftar personil inti. Bahasa Penawaran 14. 4) jenis. C. c) penyusunan rencana progres pelaksanaan pekerjaan dalam bentuk kurva S dalam format MS Project/ MS Excel. komposisi dan jumlah peralatan.9 12. d. surat Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (apabila peserta berbentuk Kemitraan/KSO). e. surat penawaran yang didalamnya mencantumkan. b) kesesuaian jenis pekerjaan pada jadwal dengan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga serta urutan pekerjaan setiap tahap pada jadwal secara teknis dapat dilaksanakan. kapasitas. 15.

retribusi. korupsi. Peserta dapat: a.1 19.4 19.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 21. 20. Dokumen kualifikasi disampaikan melalui program LPSE dan pendukung dokumen kualifikasi perusahaan disampaikan dengan pemindaian/scan program LPSE. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. 16.3 18.2 18. bea. Harga Penawaran 16.1 17.3 17. kecuali untuk penyedia barang/jasa yang melakukan Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO). Pakta Integritas 20. maka peserta telah menandatangani Pakta Integritas.2 Data Kualifikasi. 16. Untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan lump sum dan harga satuan. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran 17. Biaya overhead termasuk untuk penyelenggaraan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan keuntungan serta semua pajak. Pembayaran atas pelaksanaan pekerjaan dilakukan sesuai dengan cara sebagaimana tercantum dalam LDP dan diuraikan dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak. Masa berlaku penawaran sesuai sebagaimana tercantum dalam LDP. menolak permintaan tersebut dan dapat mengundurkan diri secara tertulis dengan tidak dikenakan sanksi. dan nepotisme (KKN). Pokja ULP dapat meminta kepada seluruh peserta secara tertulis untuk memperpanjang masa berlakunya penawaran tersebut dalam jangka waktu tertentu.1 18.1 Pakta integritas berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan dan akan melaporkan terjadinya kolusi. Masa Berlaku Penawaran dan Jangka Waktu Pelaksanaan 18.1 Peserta berkewajiban untuk menyetujui Pakta Integritas dan mengisi form Pokja Konstruksi ULP Kab.1 16. b. Harga penawaran ditulis dengan jelas dalam angka dan huruf. menyetujui permintaan tersebut tanpa mengubah penawaran. badan usaha yang ditunjuk mewakili Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO) wajib menyampaikan pakta integritas melalui fasilitas unggahan lainnya pada form isian elektronik data kualifikasi di aplikasi SPSE.2 18. dan pungutan lain serta biaya asuransi yang harus dibayar oleh penyedia untuk pelaksanaan paket pekerjaan konstruksi ini diperhitungkan dalam total harga penawaran. sebelum akhir masa berlakunya penawaran. Apabila evaluasi belum selesai dilaksanakan. Bentuk Dokumen Penawaran 19. Semua Dokumen Penawaran disampaikan dalam bentuk softcopy berupa file yang telah dienkripsi melalui program LPSE. Pengisian . Jika harga satuan ditulis nol atau tidak dicantumkan maka pekerjaan dalam mata pembayaran tersebut dianggap telah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain dan pekerjaan tersebut tetap harus dilaksanakan. peserta mencantumkan harga satuan dan harga total untuk tiap mata pembayaran/pekerjaan dalam Daftar Kuantitas dan Harga.2 Dengan mendaftar sebagai peserta lelang pada suatu paket pekerjaan melalui aplikasi SPSE.10 i.2 20. 21. Semua harga dalam penawaran harus dalam bentuk mata uang sebagaimana tercantum dalam LDP.

3) Peserta dapat mengunggah file penawaran secara berulang sebelum batas akhir waktu pemasukan Dokumen Penawaran.2 25.2 isian elektronik data kualifikasi dalam aplikasi SPSE.rhs) hanya melalui aplikasi SPSE sesuai jadwal yang ditetapkan. 2) peserta mengunggah (upload) file penawaran administrasi. mengirimkan Data Kualifikasi melalui form isian elektronik data kualifikasi pada aplikasi SPSE. Penawaran harga. Batas Akhir Waktu Pemasukan Penawaran 26. Penyampaian Dokumen Penawaran 24.1 24. teknis dan harga yang telah terenkripsi (*. c. Penawaran administrasi. teknis dan harga dienkripsi menggunakan Apendo. Penawaran Terlambat Penawaran harus disampaikan secara elektronik melalui aplikasi SPSE kepada Pokja ULP paling lambat pada waktu yang ditentukan oleh Pokja ULP Aplikasi SPSE menolak setiap file penawaran yang dikirimkan setelah batas akhir waktu pemasukan penawaran kirim. File penawaran terakhir akan menggantikan file penawaran yang telah terkirim sebelumnya 23. b. c. kecuali untuk penyedia barang/jasa yang melakukan Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO) Pakta Integritas dan Data Kualifikasi ditandatangani oleh pejabat yang menurut perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi berhak mewakili Kemitraan/KSO. b. Penyampulan dan Penandaan Sampul Penawaran 23. 22. Data kualifikasi yang dikirmkan terakhir akan menggantikan data kualifikasi yang telah terkirim sebelumnya. Jaminan Penawaran 22. Peserta mengirimkan file penawaran yang telah disandikan/ dienkripsi melalui aplikasi SPSE.1 D.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Peserta menyampaikan Dokumen Penawaran kepada Pokja ULP dengan ketentuan: a.4 24. Penawaran teknis.11 Dokumen Isian Kualifikasi 21.3 23.1 File penawaran yang disampaikan oleh peserta terdiri dari 1 (satu) file penawaran yang telah disandikan/dienkripsi yang terdiri dari: a. Pertama-tama.2 23.rhs) melalui aplikasi SPSE sesuai jadwal yang ditetapkan. Pokja Konstruksi ULP Kab. Dilanjutkan dengan mengunggah file penawaran terenkripsi (*. Jaminan penawaran tidak dipersyaratkan. Pemasukan Dokumen Penawaran 23. Peserta dapat mengirimkan data kualifikasi secara berulang sebelum batas akhir waktu pemasukan Dokumen Penawaran. Untuk metode 1 (satu) file (sampul): 1) Setelah File penawaran administrasi. Pakta Integritas dan Data Kualifikasi dianggap telah disetujui dan ditandatangani oleh peserta pengadaan. File penawaran disandikan/dienkripsi dengan Aplikasi Pengaman Dokumen (APENDO). Data kualifikasi diinput dan dikirimkan melalui form isian elektronik data kualifikasi pada SPSE.

1 Pada tahap pembukaan penawaran.5 28.4 27. Pembukaan Penawaran 27. Total harga penawaran setelah koreksi aritmatik yang melebihi nilai total HPS dinyatakan gugur. Pokja ULP mengunduh ( download) dan melakukan dekripsi file penawaran dengan menggunakan Apendo sesuai waktu yang telah ditetapkan. Pokja ULP menyampaikan file penawaran tersebut kepada LPSE untuk mendapat keterangan bahwa file yang bersangkutan tidak dapat dibuka dan bila dianggap perlu LPSE dapat menyampaikan file penawaran tersebut kepada LKPP. dan deskripsi/spesifikasi barang/jasa yang ditawarkan. Pokja ULP memasukan hasil koreksi aritmatik pada aplikasi SPSE Pokja Konstruksi ULP Kab. Berdasarkan keterangan dari LPSE atau LKPP. dilakukan pembetulan. hasil koreksi aritmatik pada bagian harga satuan dapat mengubah nilai total harga penawaran sehingga urutan peringkat dapat menjadi lebih tinggi atau lebih rendah dari urutan peringkat semula. Evaluasi Penawaran 28. b.1 28. Koreksi aritmatik sebelum dilakukan evaluasi penawaran dengan ketentuan: a. volume dan/atau jenis pekerjaan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga disesuaikan dengan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan. jangka waktu penawaran. d. Apabila penawaran yang masuk kurang dari 3 (tiga) peserta maka pelelangan dinyatakan gagal Evaluasi penawaran dilakukan dengan sistem gugur.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 27.3 28. apabila terjadi kesalahan hasil perkalian antara volume dengan harga apabila terjadi kesalahan hasil perkalian antara volume dengan harga satuan pekerjaan. Berdasarkan hasil koreksi aritmatik Pokja ULP menyusun urutan dari penawaran terendah. maka Pokja ULP akan melanjutkan proses atas penawaran yang bersangkutan File yang dianggap sebagai penawaran adalah dokumen penawaran yang berhasil dibuka dan dapat dievaluasi yang sekurang-kurangnya memuat satu file: harga penawaran. Apabila dapat dibuka.4 28. dan e. apabila file penawaran tidak dapat dibuka/didekripsi maka Pokja ULP dapat menetapkan bahwa file penawaran tersebut tidak memenuhi syarat sebagai penawaran dan penyedia barang/jasa yang mengirimkan file penawaran tersebut dianggap tidak memasukkan penawaran. dengan ketentuan harga satuan pekerjaan yang ditawarkan tidak boleh diubah. c. daftar kuantitas dan harga untuk kontrak harga satuan/gabungan. Pembukaan dan Evaluasi Penawaran 27.2 27.2 28. Terhadap file penawaran yang tidak dapat dibuka (didekripsi). jenis pekerjaan yang tidak diberi harga satuan dianggap sudah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain dan harga satuan pada daftar kuantitas dan harga tetap dibiarkan kosong.12 E.5 .3 27. jenis pekerjaan yang tidak tercantum dalam daftar kuantitas dan harga disesuaikan dengan jenis pekerjaan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan dan harga satuan pekerjaan dimaksud dianggap nol.

mengganti. bahan. dan/atau spesifkasi barang yang ditawarkan (merk/tipe/jenis) dan/atau dukungan teknis. f. mengurangi. Pokja ULP dan/atau PPK. penawaran yang memenuhi syarat adalah penawaran yang sesuai dengan ketentuan antara lain disampaikan oleh penawar yang berhak. Pokja ULP melakukan evaluasi penawaran yang meliputi: a. syarat teknis dalam menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan dan harga yang wajar dapat dipertanggung jawabkan tanpa ada penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat. e. maka: 1) peserta yang ditunjuk sebagai calon pemenang dan peserta lain yang terlibat dimasukkan ke dalam Daftar Hitam.6 Pelaksanaan evaluasi dengan sistem gugur dilakukan oleh Pokja ULP untuk mendapatkan 3 (tiga) penawaran yang memenuhi syarat yang dimulai dengan penawaran terendah setelah koreksi aritmatik. Pokja ULP dan/atau peserta dilarang menambah. c. evaluasi teknis.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 28. para pihak dilarang mempengaruhi atau melakukan intervensi kepada Pokja ULP selama proses evaluasi. Pokja Konstruksi ULP Kab. alat.13 28. dan d. 2) proses evaluasi tetap dilanjutkan dengan menetapkan peserta lainnya yang tidak terlibat (apabila ada). dan 3) apabila tidak ada peserta lain sebagaimana dimaksud pada angka 2).9 . c. Indikasi persekongkolan antar penyedia barang/jasa adalah terpenuhinya sekurang-kurangnya 2 (dua) indikasi dibawah ini: 1) Terdapat kesamaan dokumen teknis. evaluasi kualifikasi Ketentuan umum dalam melakukan evaluasi sebagai berikut: a. d. untuk paket pekerjaan yang dilelangkan.7 28. g. analisa pendekatan teknis. dan/atau 2) penawaran dari peserta dengan persyaratan tambahan yang akan menimbulkan persaingan usaha tidak sehat dan/atau tidak adil diantara peserta yang memenuhi syarat. mengganti dan/atau mengubah isi Dokumen Pengadaan ini. Apabila setelah koreksi aritmatik terdapat kurang dari 3 (tiga) penawar yang menawar harga kurang dari HPS maka proses lelang tetap dilanjutkan dengan melakukan evaluasi penawaran. harga satuan. b. b. penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat adalah: 1) penyimpangan dari Dokumen Pengadaan ini yang mempengaruhi lingkup. dengan tujuan untuk memenangkan salah satu peserta. dan/atau mengubah isi Dokumen Penawaran. maka pelelangan dinyatakan gagal. antara lain: metode kerja. kualitas dan hasil/kinerja pekerjaan. pada waktu yang telah ditentukan. evaluasi harga. Pokja ULP dilarang menambah.8 28. evaluasi administrasi. apabila dalam evaluasi ditemukan bukti adanya persaingan usaha yang tidak sehat dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan) antara peserta. mengurangi. 2) seluruh penawaran dari Penyedia mendekati HPS. 3) adanya keikutsertaan beberapa Penyedia Barang/Jasa yang berada dalam 1 (satu) kendali. memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan meliputi syarat administrasi.

penawaran dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi. apabila: 1) syarat-syarat substansial yang diminta berdasarkan Dokumen Pengadaan ini dipenuhi/dilengkapi : a). maka nilai yang diakui adalah nilai yang tertulis dalam angka. maka penawaran dinyatakan gugur. Formulir Pra RK3K. 5) Daftar personil inti yang akan ditempatkan secara penuh . b. dan format penulisan. b). dan jumlah peralatan . atau (3) apabila nilai dalam angka dan nilai yang tertulis dalam huruf tidak jelas. Rincian harga penawaran (daftar kuantitas dan harga). b) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. atau (3) apabila nilai dalam angka dan nilai yang tertulis dalam huruf tidak jelas. 2) Jadwal waktu pelaksanaan. g). Kapasitas. Surat penawaran. h). 28. maka surat penawaran Pokja Konstruksi ULP Kab. f). 2) Surat penawaran memenuhi ketentuan sebagai berikut: a) jangka waktu berlakunya surat penawaran tidak kurang dari waktu sebagaimana tercantum dalam LDP dengan ketentuan: (1) apabila ada perbedaan nilai penulisan antara angka dan huruf maka yang diakui adalah tulisan huruf. komposisi. c). Dokumen penawaran teknis : 1) Metode Pelaksanaan. dengan ketentuan: (1) apabila ada perbedaan nilai penulisan antara angka dan huruf maka yang diakui adalah tulisan huruf. evaluasi terhadap data administrasi hanya dilakukan terhadap hal-hal yang tidak dinilai pada saat penilaian kualifikasi. maka nilai yang diakui adalah nilai yang tertulis dalam angka. 6) Daftar bagian pekerjaan yang akan di subkontrakkan. Surat Perjanjian / Kemitraan / Kerjasama Operasional (apabila ada). d) apabila terdapat kesalahan pada tanggal surat penawaran yang menyebabkan jangka waktu berlaku surat penawaran menjadi kurang dari waktu yang ditetapkan dalam LDP. Formulir rekapitulasi perhitungan TKDN(khusus untuk peserta yang tidak menyampaikan formulir TKDN. Surat Kuasa dari Direktur Utama/Pimpinan Perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan).10 Evaluasi Administrasi: a. d). Analisa Harga Satuan Pekerjaan. e). 4) Spesifikasi teknis . c) bertanggal. maka penawarannya tidak digugurkan dan nilai TKDN-nya dianggap nol). maka penawaran dinyatakan gugur. (2) apabila nilai yang tertulis dalam angka jelas sedangkan nilai dalam huruf tidak jelas. antara lain kesamaan/kesalahan pengetikan.14 4) adanya kesamaan/kesalahan isi dokumen penawaran.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . (2) apabila nilai yang tertulis dalam angka jelas sedangkan nilai dalam huruf tidak jelas. 3) Jenis. susunan.

b) Penilaian jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan dilakukan atas: b. e. d. evaluasi teknis dilakukan dengan sistem gugur dengan ketentuan: 1) Pokja ULP menilai persyaratan teknis minimal yang harus dipenuhi dengan membandingkan pemenuhan persyaratan teknis sebagaimana tercantum dalam dokumen pengadaan ini. apabila tidak ada peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. penyusunan jadwal dengan menggunakan metode jaringan kerja (Network Diagram) yang berbentuk Diagram Balok (Gantt Chart) dalam format MS Project dengan ketentuan menyampaikan sub item pekerjaan sesuai mata pembayaran yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. apabila hanya ada 1 (satu) atau 2 (dua) peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. c) jenis dan jumlah peralatan minimal yang disediakan sebagaimana tercantum dalam LDP. g.4. g) Pra RK3K memenuhi persyaratan keselamatan dan kesehatan kerja yang akan dilakukan pada saat pelaksanaan pekerjaan konstruksi. tidak dapat menggugurkan teknis berdasarkan Pra RK3K Pokja Konstruksi ULP Kab. d) spesifikasi teknis memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ini. c. maka pelelangan dinyatakan gagal. peserta yang memenuhi persyaratan administrasi dilanjutkan dengan evaluasi teknis.2. f) bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP. Apabila terdapat hal yang meragukan dapat dilakukan klarifikasi untuk menegaskan bahwa K3 akan dilaksanakan. kesesuain jenis pekerjaan pada jadwal dengan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga serta urutan pekerjaan setiap tahap pada jadwal secara teknis dapat dilaksanakan. b. Pokja ULP dapat melakukan klarifikasi terhadap hal-hal yang kurang jelas dan meragukan.3. f. b.11 Evaluasi Teknis: a. e) personil inti yang akan ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan. 2) penilaian persyaratan teknis minimal dilakukan terhadap: a) metode pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan termasuk pengendalian terhadap risiko K3. b. kesesuaian antara jangka waktu pelaksanaan pada jadwal dan kurva S yang tidak melebihi waktu yang dipersyaratkan didalam LDP. maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi teknis.15 dinyatakan tidak memenuhi persyaratan administrasi. penyusunan rencana progres pelaksanaan pekerjaan dalam bentuk kurva S dalam format MS Project/ MS Excel. 28. Pokja ULP memasukan hasil evaluasi administrasi pada aplikasi SPSE. b.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Metode pelaksanaan dilengkapi metode kerja untuk jenis-jenis pekerjaan utama dan pekerjaan penunjang atau pekerjaan sementara yang ikut menentukan keberhasilan pelaksanaan pekerjaan dan diyakini menggambarkan penguasaan penawar untuk melaksanakan pekerjaan. unsur-unsur yang dievaluasi teknis sesuai dengan yang ditetapkan.1. termasuk alasan ketidaklulusan peserta dalam evaluasi administrasi.

Pokja ULP memasukan hasil evaluasi teknis pada aplikasi SPSE. b). maupun pencapaian produktivitas dan spesifikasi teknis. Pokja ULP melakukan klarifikasi dengan peserta. hal-hal lain yang kurang jelas atau meragukan. a) sampai dengan f) maka penawaran dinyatakan tidak memenuhi persyaratan teknis. penggunaan peralatan dan bahan (material konstruksi). dengan ketentuan: 1) total harga penawaran atau penawaran terkoreksi dibandingkan terhadap nilai total HPS: a) apabila total harga penawaran terkoreksi melebihi nilai total HPS. apabila tidak ada peserta yang lulus evaluasi teknis maka pelelangan dinyatakan gagal. pelelangan dinyatakan gagal. e. 5) Pokja ULP dapat meminta uji mutu/teknis/fungsi untuk bahan/alat tertentu sebagaimana tercantum dalam LDP. mengecek lokasi dan kondisi peralatan yang ditawarkan. c. Pokja ULP dapat : a). Hasil klarifikasi dapat menggugurkan penawaran. 6) apabila dalam evaluasi teknis terdapat hal-hal yang kurang jelas atau meragukan. f. 7) dalam klarifikasi peserta tidak diperkenankan mengubah substansi penawaran. Harga satuan penawaran tersebut dinyatakan timpang dan hanya berlaku untuk volume sesuai dengan Daftar Kuantitas dan Harga.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . 3) mata pembayaran yang harga satuannya nol atau tidak ditulis dilakukan klarifikasi dan kegiatan tersebut harus tetap dilaksanakan. dan bahan(material konstruksi) terhadap jenis pekerjaan yang perlu dinilai konsistensinya. d.12 Evaluasi Harga: a. dan b) apabila semua harga penawaran atau penawaran terkoreksi di atas nilai total HPS. 2) harga satuan penawaran yang nilainya lebih besar dari 110% (seratus sepuluh perseratus) dari harga satuan yang tercantum dalam HPS. 28. Selanjutnya meneliti dan melakukan analisis terhadap uraian Analisa Teknis Satuan Pekerjaan tersebut. apabila dinilai tidak konsisten dan/atau tidak wajar maka penawaran tidak memenuhi syarat dan dalam evaluasi penawaran harus dinyatakan gugur teknis. termasuk alasan ketidaklulusan peserta dalam evaluasi teknis. apabila peserta yang lulus evaluasi teknis kurang dari 3 (tiga). meminta peserta untuk menjelaskan metode pelaksanaan pekerjaan. Harganya dianggap termasuk dalam harga satuan pekerjaan lainnya. d). c). dilakukan klarifikasi. peserta yang dinyatakan lulus evaluasi teknis dilanjutkan ke tahap evaluasi harga. dinyatakan gugur. maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi harga. peralatan. tenaga kerja. Unsur-unsur yang perlu dievaluasi adalah hal-hal yang pokok atau penting. Dalam klarifikasi teknis ini. jadwal waktu pelaksanaan. meminta peserta untuk menghadirkan personil inti yang ditawarkan. 4) Untuk menilai konsistensi dan kewajaran antara metode pelaksanaan. Pokja ULP dapat melakukan klarifikasi dengan menilai rincian/uraian Analisa Teknis Satuan Pekerjaan untuk pekerjaan utama meliputi komponen tenaga kerja. 4) untuk harga penawaran: Pokja Konstruksi ULP Kab.16 3) Apabila penawaran tidak memenuhi salah satu kriteria angka 2).

Pokja Konstruksi ULP Kab. Evaluasi Kualifikasi 29. Pokja ULP menyusun urutan 3 (tiga) penawaran sebagai calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada). Evaluasi kualifikasi dilakukan dengan menggunakan metode penilaian sistem gugur. hasil/ kinerja dan diyakini tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan persyaratan/ ketentuan. Dalam hal terdapat 2 (dua) calon pemenang memiliki harga penawaran yang sama. Apabila hasil analisa mengindikasikan bahwa pekerjaan utama tidak dapat dilaksanakan dengan harga yang ditawarkan yang disebabkan harga penawaran di bawah harga pasar dan dapat dibuktikan. kualitas. 2) klarifikasi kewajaran harga apabila harga penawaran dibawah 80% (delapan puluh perseratus) HPS dengan ketentuan: a) menilai rincian/uraian Analisa Harga Satuan Pekerjaan Utama meliputi komponen tenaga kerja. b. Apabila dalam evaluasi ditemukan bukti harga tidak wajar akibat terjadinya persaingan usaha tidak sehat dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan). harus bersedia untuk menaikkan Jaminan Pelaksanaan menjadi 5% (lima perseratus) dari nilai total HPS.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .17 a) apabila ada perbedaan antara penulisan nilai harga penawaran antara angka dan huruf maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan huruf. maka penawaran dinyatakan gugur. maka Pokja ULP memilih peserta yang mempunyai kemampuan teknis lebih besar dan hal ini dicatat dalam Berita Acara. maka dilakukan evaluasi kualifikasi terhadap penawar ranking berikutnya.2 29. dan c) apabila peserta yang bersangkutan tidak bersedia menaikkan nilai Jaminan Pelaksanaan. e.1 29. b) apabila penawaran dalam angka tertulis dengan jelas sedangkan dalam huruf tidak jelas. peralatan. 29. sehingga akan menyebabkan terjadinya kerugian dibandingkan keuntungan yang akan diperoleh serta diperkirakan mempengaruhi lingkup. b) apabila peserta tersebut ditunjuk sebagai pemenang lelang. atau c) apabila penawaran dalam angka dan huruf tidak jelas. Indikasi kerugian dan keuntungan diteliti dari data yang tercantum dalam analisa harga satuan pekerjaan dan rekapitulasi daftar kuantitas dan harga. maka pelelangan dinyatakan gagal dan peserta yang terlibat dimasukkan dalam Daftar Hitam. c. maka penawaran tidak memenuhi syarat dan dalam evaluasi penawaran harus dinyatakan gugur.3 Evaluasi dilakukan terhadap calon pemenang lelang serta calon pemenang cadangan 1 dan 2 apabila ada. maka penawarannya digugurkan dan Jaminan Penawaran disita untuk negara serta dimasukkan dalam Daftar Hitam. Dilakukan klarifikasi kewajaran harga dengan ketentuan sebagai berikut: 1) klarifikasi dalam hal penawaran Tingkat Komponen Dalam Negeri(TKDN) berbeda dibandingkan dengan perkiraan Pokja ULP. d. dan bahan (material konstruksi) terhadap jenis pekerjaan utama yang perlu dinilai kewajarannya untuk diteliti dan dianalisa. Apabila calon pemenang lelang serta pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada) tidak lulus evaluasi kualifikasi. maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan angka.

Apabila tidak ada calon pemenang yang lulus pembuktian kualifikasi. rekayasa tertentu sehingga menghalangi terjadinya persaingan usaha yang sehat. atau pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. Pokja ULP wajib memberikan jawaban secara elektronik melalui aplikasi SPSE atas semua sanggahan paling lambat 3 (tiga) hari kerja setelah menerima surat sanggahan. Pokja ULP melakukan klarifikasi dan/atau verifikasi kepada penerbit dokumen atau kepada tenaga ahli yang bersangkutan/dalam dokumen penawaran apabila diperlukan. penyimpangan terhadap ketentuan dan prosedur yang diatur dalam Peraturan Presiden No.4 30. memenuhi persyaratan administrasi. Pembuktian kualifikasi dilakukan dengan cara melihat keaslian dokumen dari dokumen asli atau salinan dokumen yang sudah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang dan meminta salinan dokumen tersebut.2 Pembuktian kualifikasi terhadap peserta yang memenuhi persyaratan kualifikasi dilakukan setelah evaluasi kualifikasi. 30.3 30. Pembuktian Kualifikasi 30. maka lelang dinyatakan gagal. 32. b. disertai bukti terjadinya penyimpangan. Sanggahan Pokja ULP menetapkan pemenang lelang berdasarkan urutan nilai penawaran yang paling rendah.4 . penyalahgunaan wewenang oleh Pokja ULP dan/atau pejabat yang berwenang lainnya. Pokja ULP mengumumkan pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada) melalui aplikasi SPSE dan papan pengumuman resmi untuk masyarakat 33. Pokja Konstruksi ULP Kab. maka peserta digugurkan. Apabila sanggahan dinyatakan benar maka Pokja ULP menyatakan pelelangan gagal. badan usaha dan/atau pengurusnya dimasukkan dalam Daftar Hitam.1 Peserta yang memasukkan dokumen penawaran secara lengkap dapat menyampaikan sanggahan secara elektronik melalui aplikasi SPSE atas penetapan pemenang kepada Pokja ULP dalam waktu 3 (tiga) hari kerja setelah pengumuman pemenang. 70 Tahun 2012 dan peraturan perundangundangan lainnya yang masih berlaku dan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan.5 F.3 33. teknis dan harga. Penetapan Pemenang. Apabila hasil pembuktian kualifikasi ditemukan pemalsuan data. dan/atau c. Penetapan Pemenang 31.2 33. atau kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 33. 54 Tahun 2010 sebagaimana diubah terakhir dengan Peraturan Presiden No.1 30. Pengumuman Pemenang 33.18 30. Dalam pembuktian kualifikasi harus dihadiri oleh penanggung jawab penawaran atau yang menerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya. Sanggahan diajukan oleh peserta apabila terjadi penyimpangan prosedur meliputi: a. dengan tembusan disampaikan secara offlinekepada PPK dan APIP K/L/D/Isebagaimana tercantum dalam LDP.

maka penunjukan pemenang dapat dilakukan kepada pemenang cadangan sesuai dengan urutan peringkat.4 . Sanggahan Banding 34. Penyedia yang ditunjuk wajib menerima keputusan tersebut.3 34.1 34. Apabila pemenang yang ditunjuk mengundurkan diri.6 G. wajib memberikan jawaban secara tertulis atas semua sanggahan banding paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah surat sanggahan banding diterima.19 33. dianggap sebagai pengaduan dan tetap harus ditindaklanjuti. Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi sebagaimana tercantum dalam LDP.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 35. tidak ada sanggahan dari peserta. b. apabila yang bersangkutan tidak bersedia ditunjuk karena masa penawarannya sudah tidak berlaku. dapat mengajukan sanggahan banding secara tertulis kepada Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi sebagaimana tercantum dalam LDP. atau c.1 Pokja ULP membuat dan mengunggah Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) ke dalam aplikasi SPSE dan menyampaikan kepada PPK sebagai dasar untuk menerbitkan Surat Penunjukan Penyedia/Jasa (SPPBJ) PPK menerbitkan SPPBJ apabila pernyataan peserta pada formulir isian kualifikasi masih berlaku. paling lambat 3 (tiga) hari kerja setelah menerima jawaban sanggahan. Sanggahan banding menghentikan proses pelelangan. dianggap sebagai pengaduan dan ditindaklanjuti secara offline di luar aplikasi SPSE oleh pihak-pihak yang berwenang Peserta yang tidak sependapat dengan jawaban sanggahan dari Pokja ULP. Pokja ULP.4 34. dengan ketentuan: a. Sanggahan banding yang disampaikan bukan kepada Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi sebagaimana tercantum dalam LDP atau disampaikan di luar masa sanggah banding. Penerima Jaminan Sanggahan Banding adalah Pokja ULP.5 34. dan APIP K/L/D/I sebagaimana tercantum dalam LDP. maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan dicairkan dan disetorkan sebagaimana tercantum dalam LDP serta dimasukkan dalam Daftar Hitam. apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan masa penawarannya masih berlaku dengan alasan yang dapat diterima secara obyektif oleh Pokja ULP. Penunjukan Pemenang Pengadaan 35. maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan tidak boleh dicairkan. maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan dicairkan dan disetorkan sebagaimana tercantum dalam LDP. Peserta yang akan melakukan Sanggahan Banding harus memberikan Jaminan Sanggahan Banding yang ditujukan kepada Pokja ULP sebesar 1% (satu perseratus) dari nilai total HPSdengan masa berlaku 5 (lima) hari kerja sejak tanggal pengajuan sanggahan banding.2 34. b. selama masa surat penawaran dan Jaminan Penawaran pemenang Pokja Konstruksi ULP Kab. apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan masa penawarannya masih berlaku dengan alasan yang tidak dapat diterima secara obyektif oleh Pokja ULP.2 35. 34. atau c. bukan kepada Pokja ULP atau disampaikan diluar masa sanggah. dengan ketentuan: a. Penunjukan Penyedia Barang/Jasa 35.3 35. masa sanggah dan/atau masa sanggah banding berakhir. dengan tembusan kepada PPK. sanggahan dan/atau sanggahan banding terbukti tidak benar.5 Sanggahan yang disampaikan secara offline.

4 36. tidak ada penawaran yang lulus evaluasi penawaran. c. SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 6 (enam) hari kerja setelah pengumuman penetapan pemenang. Pelelangan Gagal 37. atau orang lain yang tidak berkepentingan sampai keputusan pemenang diumumkan.6 35. jumlah peserta yang memasukan Dokumen Penawaran kurang dari 3 (tiga) peserta. apabila: a. Setiap usaha peserta lelang mencampuri proses evaluasi dokumen penawaran atau keputusan pemenang akan mengakibatkan ditolaknya penawaran yang bersangkutan. Proses evaluasi Dokumen Penawaran bersifat rahasia dan dilaksanakan oleh pokja ULP secara independen. konfirmasi. Informasi yang berhubungan dengan penelitian. f. dalam evaluasi penawaran ditemukan bukti/indikasi terjadi persaingan tidak sehat. Evaluasi penawaran yang disimpulkan dalam Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) oleh Pokja ULP bersifat rahasia sampai dengan saat pengumuman pemenang.8 35. SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah semua sanggahan dan sanggahan banding dijawab. maka pelelangan dinyatakan gagal oleh PA/KPA setelah mendapat laporan dari PPK.dan usulan calon pemenang tidak boleh diberitahukan kepada peserta.1 Gagal . atau Pokja Konstruksi ULP Kab. Kontrak ditandatangani paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya SPPBJ. Jika diperlukan. harga penawaran terendah terkoreksi lebih tinggi dari HPS.20 cadangan masih berlaku atau sudah diperpanjang masa berlakunya. sanggahan dari peserta atas pelaksanaan pelelangan yang tidak sesuai dengan ketentuan Peraturan Presiden No.7 H. diganti atau ditimpa sampai dengan kontrak ditandatangani.2 36. BAHP dan Kerahasiaan Proses 36. 35. Pokja ULP menuangkan ke dalam BAHP segala hal terkait proses pemilihan penyedia/barang jasa secara elektronik yang tidak dapat diakomodir atau difasilitasi aplikasi SPSE.7 Apabila semua pemenang yang ditunjuk mengundurkan diri.5 35. e. d. apabila tidak ada sanggahan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 35. evaluasi.1 36. Dalam SPPBJ disebutkan bahwa penyedia harus menyiapkan Jaminan Pelaksanaan sebelum penandatanganan kontrak. Pelelangan 37.6 36. Pokja ULP menyatakan pelelangan gagal. 54 Tahun 2010 dan Dokumen Pengadaan ternyata benar. Evaluasi penawaran yang disimpulkan dalam Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) oleh Pokja ULP bersifat rahasia sampai dengan saat pengumuman pemenang. b. sanggahan dari peserta atas kesalahan substansi Dokumen Pengadaan ternyata benar.9 36.3 36.5 36. klarifikasi. file BAHP dapat diunggah secara berulang.

Setelah pelelangan dinyatakan gagal. pelelangan ulang. pengaduan masyarakat adanya dugaan KKN yang melibatkan Pokja ULP dan/atau PPK ternyata benar. ternyata benar. f. atau b. KPA sebagaimana tercantum dalam LDP sependapat dengan PPK yang tidak bersedia menandatangani SPPBJ karena proses Pelelangan tidak sesuai dengan Peraturan Presiden No. diterbitkan oleh Bank Umum (tidak termasuk bank perkreditan rakyat). Surat Jaminan Pelaksanaan 38. f. b. d. maka Pokja ULP memberitahukan secara elektronik kepada peserta. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan Pelelangan dinyatakan benar oleh pihak berwenang.21 g. nama penyedia sama dengan nama yang tercantum dalam surat Jaminan Pelaksanaan. ternyata benar. calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2. perusahaan penjaminan atau perusahaan asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian (suretyship) yang sebagaimana ditetapkan oleh Menteri Keuangan. masa berlaku Jaminan Pelaksanaan sejak tanggal penandatanganan Kontrak sampai dengan serah terima pertama pekerjaan berdasarkan Kontrak (PHO) sebagaimana tercantum dalam LDP. menentukan langkah selanjutnya. 54 Tahun 2010. d. Dokumen Pengadaan tidak sesuai dengan Peraturan Presiden No. penghentian proses pelelangan. Pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN yang melibatkan PA dan/atau KPA. Sanggahan banding dari peserta atas terjadinya pelanggaran prosedur dalam pelaksanaan pelelangan yang melibatkan PA.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . c. PPK dan/atau Pokja ULP. b. penyampaian ulang Dokumen Penawaran. atau d. sanggahan dari Penyedia Barang/Jasa atas kesalahan prosedur yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan ternyata benar. nama PPK yang menerima Jaminan Pelaksanaan sama dengan nama PPK Pokja Konstruksi ULP Kab. Setelah pemberitahuan adanya pelelangan gagal.3 Kepala Daerah sebagaimana tercantum dalam LDP menyatakan pelelangan gagal.1 Surat Jaminan Pelaksanaan memenuhi ketentuan sebagai berikut: a. atau g. KPA. apabila: a.5 I. e. pelaksanaan Pelelangan tidak sesuai atau menyimpang dari Dokumen Pengadaan. 37. calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 mengundurkan diri. maka Pokja ULP atau Pokja ULP lainnya yang ditugaskan meneliti dan menganalisis penyebab terjadinya pelelangan gagal. 37. 54 Tahun 2010.2 KPA sebagaimana tercantum dalam LDP menyatakan pelelangan gagal. besaran nilai Jaminan Pelaksanaan dicantumkan dalam angka dan huruf. b.4 37. setelah dilakukan evaluasi dengan sengaja tidak hadir dalam klarifikasi dan/atau pembuktian kualifikasi. apabila: a. yaitu melakukan: a. c. evaluasi ulang. besaran nilai Jaminan Pelaksanaan tidak kurang dari nilai jaminan yang ditetapkan. e. c. Surat Jaminan Pelaksanaan 38. 37.

3 yang menandatangan kontrak. e. kecuali perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan yang melewati batas tahun anggaran. nilai Jaminan Pelaksanaan untuk harga penawaran atau penawaran terkoreksi dibawah 80% (delapan puluh perseratus) nilai total HPS adalah sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai total HPS. spesifikasi umum. Menetapkan urutan hirarki bagian-bagian Dokumen Kontrak dalam Surat Perjanjian. bahasa. dan i. g.6 . Apabila salah satu pernyataan Kontrak tersebut sudah tidak dipenuhi. alamat dan tanda tangan pihak penjamin.2 38. d. h. angka dan huruf serta membubuhkan paraf pada setiap lembar Dokumen Kontrak. Jaminan Pelaksanaan harus dapat dicairkan tanpa syarat (unconditional) sebesar nilai jaminan dalam jangka waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah surat pernyataan wanprestasi dari PPK diterima oleh penerbit Jaminan. b.22 g. gambar-gambar. maka penandatanganan kontrak tidak dapat dilakukan. h. syarat-syarat umum kontrak. dokumen lainnya seperti: jaminan-jaminan. Pokja Konstruksi ULP Kab. pokok perjanjian. paket pekerjaan yang dijamin sama dengan paket pekerjaan yang tercantum dalam SPPBJ. Perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan dilakukan setelah mendapat persetujuan kontrak tahun jamak. Jaminan Pelaksanaan atas nama Kemitraan/KSO harus ditulis atas nama Kemitraan/KSO. Penandatanganan Kontrak 39. j. maka berlaku urutan sebagai berikut: a. c. Penanda39. dengan ketentuan: a. redaksional.4 39.2 Penandatanganan kontrak dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkan SPPBJ dan setelah penyedia menyerahkan Jaminan Pelaksanaan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 39. 38. J. PPK dan penyedia wajib memeriksa konsep Kontrak meliputi substansi. Ketentuan lebih lanjut mengenai pencairan Surat Jaminan Pelaksanaan diatur dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak.5 39. PPK dan penyedia tidak diperkenankan mengubah substansi Dokumen Pengadaan sampai dengan penandatanganan Kontrak. Kegagalan penyedia yang ditunjuk untuk menyerahkan Surat Jaminan Pelaksanaan dipersamakan dengan penolakan untuk menandatangani Kontrak. atau b. surat penawaran berikut daftar kuantitas dan harga. spesifikasi khusus. syarat-syarat khusus kontrak. f. dan memuat nama. dengan maksud apabila terjadi pertentangan ketentuan antara bagian satu dengan bagian yang lain. BAHP. SPPBJ. nilai Jaminan Pelaksanaan untuk harga penawaran atau penawaran terkoreksi diatas 80% (delapan puluh perseratus) nilai total HPS adalah sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai penawaran atau penawaran terkoreksi. 39. i.1 Sebelum penandatanganan kontrak PPK wajib memeriksa apakah pernyataan tanganan dalam Dokumen Isian Kualifikasi masih berlaku.3 39. adendum Surat Perjanjian (apabila ada).

23

39.7

Banyaknya rangkap kontrak dibuat sesuai kebutuhan, yaitu: a. sekurang-kurangnya 2 (dua) Kontrak asli, terdiri dari: 1) kontrak asli pertama untuk PPK dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh penyedia; dan 2) kontrak asli kedua untuk penyedia dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh PPK; b. rangkap kontrak lainnya tanpa dibubuhi materai, apabila diperlukan. Pihak yang berwenang menandatangani kontrak atas nama penyedia adalah Direksi yang disebutkan namanya dalam Akta Pendirian/ Anggaran Dasar, yang telah didaftarkan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Pihak lain yang bukan Direksi atau yang namanya tidak disebutkan dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar sebagaimana dimaksud pada pasal 38.8, dapat menandatangani kontrak, sepanjang mendapat kuasa/pendelegasian wewenang yang sah dari Direksi atau pihak yang sah berdasarkan Akta Pendirian/Anggaran Dasar untuk menanda-tangani kontrak.

39.8

39.9

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

24

BAB IV. LEMBAR DATA PEMILIHAN (LDP)
A. Lingkup Pekerjaan 1. 2. Nama Pokja ULP : Pokja Konstruksi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Tulungagung. Alamat : Sekretariat ULP (Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tulungagung) Jl. A. Yani Timur No. 37, Tulungagung : www.tulungagung.go.id

Website

Website LPSE : lpse.tulungagung.go.id 3. 4. 5. B. Sumber Dana C. Pemberian Penjelasan Dokumen Pengadaan dan Peninjauan Lapangan D. Dokumen Penawaran 1. 2. Nama Paket Pekerjaan : Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh Lingkup pekerjaan meliputi Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh Jangka waktu penyelesaian pekerjaan : 90 (sembilan puluh) hari kalender Pekerjaan ini dibiayai dari sumber pendanaan : APBD Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2013. Pemberian Penjelasan Dokumen Pengadaan akan dilaksanakan melalui : LPSE dan jadwal sesuai dengan jadwal pada LPSE Peninjauan lapangan dilaksanakan apabila diminta oleh peserta.

1.

Daftar Personil Inti yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan:
No 1 1 2 3 Jabatan dlm Organisasi Pekerjaan 2 Pelaksana Juru Pengeboran Administrasi Jumlah minimal (orang) 3 1 1 1 Pendidika n Minimal 4 SMK Bangunan SMU/SMK sederajat SMU/SMK sederajat
Pengalaman minimal

Profesi/ keahlian dengan Sertifikat 6 SKT Pelaksana Bangunan Irigasi SKT Juru Pengeboran Air Tanah -

5 5 tahun 3 tahun

-

Keterangan: Dilampiri dengan hasil scan/copy ijazah dan SKA/SKT yang masih berlaku. 2. Daftar Peralatan Utama minimal yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan: No 1 Jenis Alat Dump Truck / Truck Jumlah 1 unit Kapasitas Minimal Keterangan Milik sendiri/ sewa

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

25

2 3 4

Pompa air Molen beton Mesin bor lengkap

1 unit 1 unit 1 set

-

Milik sendiri Milik sendiri Milik sendiri/sewa

Keterangan: Dilampiri dengan hasil scan/copy bukti kepemilikan untuk milik sendiri dan bukti perjanjian sewa atau dukungan alat untuk sewa. 3. E. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran F. Masa Berlakunya Penawaran G. Jaminan Penawaran H. Pemasukan Dokumen Penawaran I. Batas Akhir Waktu Penyampaian Penawaran J. Pembukaan Penawaran K. Sanggahan, Sanggahan Banding Dan Pengaduan 1. 2. Bagian Pekerjaan yang disubkontrakkan : tidak ada. Mata uang yang digunakan Rupiah Pembayaran dilakukan dengan cara angsuran (termin). Masa berlaku penawaran selama 60 (enam puluh) hari kalender sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran. Tidak dipersyaratkan. Lihat jadwal di LPSE

Lihat jadwal di LPSE

Lihat jadwal di LPSE 1. 2. Sanggahan disampaikan melalui aplikasi SPSE. Tembusan sanggahan ditujukan kepada: a. PPK b. PA/KPA c. Inspektorat Kab. Tulungagung Sanggahan Banding disampaikan diluar aplikasi SPSE (offline) ditujukan kepada Bupati Tulungagung Tembusan sanggahan banding ditujukan kepada: a. PPK b. Pokja Konstruksi ULP Kabupaten Tulungagung. c. Inspektorat Kab. Tulungagung Besarnya jaminan sanggahan banding sebesar 1% (satu perseratus) dari nilai total HPS

3. 4.

L. Jaminan Sanggahan Banding

1.

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

Jaminan Pelaksanaan 1. Jaminan Pelaksanaan dicairkan dan disetorkan pada Kas Daerah. Masa berlaku Jaminan Pelaksanaan selama 90 (sembilan puluh) hari kalender (unconditional) sejak penandatanganan kontrak.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .26 M. 2. Pokja Konstruksi ULP Kab.

id Nama Paket Pekerjaan : Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh B. tidak pailit. Lingkup Kualifikasi Nama Pokja ULP : Pokja Konstruksi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Tulungagung. PPh pasal 25/29 dan PPN (bagi pengusaha kena pajak) bulan Desember 2012. Memperoleh paling sedikit 1 (satu) pekerjaan bagi penyedia dalam kurun waktu 4 tahun terakhir.27 BAB V. A. Menyampaikan surat pernyataan/ pengakuan tertulis bahwa perusahaan yang bersangkutan dan manajemennya atau peserta perorangan tidak dalam pengawasan pengadilan. Memiliki pengalaman pada bidang Tata Lingkungan.id Website Website LPSE : lpse. tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .go. Tulungagung : www. pasal 23 bila ada transaksi.tulungagung. 6. Salah satu dan/atau semua pengurus dan badan usahanya atau perorangan tidak masuk dalam daftar hitam. Persyaratan Kualifikasi 1. Januari 2013 dan Februari 2013.go. Memiliki kemampuan menyediakan personil inti sebagai berikut : No 1 1 2 3 Jabatan dlm Organisasi Pekerjaan 2 Pelaksana Juru Pengeboran Administrasi Jumlah minimal (orang) 3 1 1 1 Pendidika n Minimal 4 SMK Bangunan SMK Bangunan SMU/SMK sederajat Pengalaman minimal Profesi/ keahlian dengan Sertifikat 6 SKT Pelaksana Bangunan Irigasi SKT Juru Pengeboran Air Tanah - 5 5 tahun 3 tahun - Pokja Konstruksi ULP Kab. Alamat : Sekretariat ULP Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tulungagung Jl. Peserta dapat mengganti persyaratan ini dengan menyampaikan Surat Keterangan Fiskal (SKF) sampai dengan bulan Februari 2013. Memiliki Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBUJK) dan Izin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK) dengan sub bidang pekerjaan yang sesuai dan masih berlaku: Kualifikasi : Kecil Bidang : Tata Lingkungan Sub Bidang : Pekerjaan Pengeboran Air Tanah 2. LEMBAR DATA KUALIFIKASI (LDK) A. 5. kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan. Memiliki NPWP dan telah memenuhi kewajiban perpajakan tahun pajak terakhir (SPT Tahun 2011) serta memiliki laporan bulanan PPh pasal 21. 37. 3. 7. Yani Timur No.tulungagung. 4. baik dilingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak.

yaitu: No 1 2 3 4 Jenis Alat Dump Truck / Truck Pompa air Molen beton Mesin bor lengkap Jumlah 1 unit 1 unit 1 unit 1 set Kapasitas Minimal Keterangan Milik sendiri/ sewa Milik sendiri Milik sendiri Milik sendiri/sewa Keterangan: Dilampiri dengan hasil scan/copy bukti kepemilikan untuk milik sendiri dan bukti perjanjian sewa atau dukungan alat untuk sewa. b. Memiliki surat keterangan dukungan keuangan dari bank pemerintah/swasta minimal 10 % (sepuluh perseratus) dari nilai total HPS. dengan ketentuan: a. 9. SKP = KP . Pokja Konstruksi ULP Kab.jumlah paket yang sedang dikerjakan KP = Kemampuan menangani paket pekerjaan untuk usaha kecil KP = 5 N = Jumlah paket pekerjaan terbanyak yang dapat ditangani pada saat bersamaan selama kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir. Memiliki kemampuan untuk menyediakan fasilitas/peralatan/perlengkapan untuk melaksanakan pekerjaan konstruksi ini. 10.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .28 Keterangan: Dilampiri dengan hasil scan/copy ijazah dan SKA/SKT yang masih berlaku. dalam hal kemitraan/KSO. 8. yang diperhitungkan adalah SKP dari semua perusahaan yang bermitra/KSO. Dalam hal melakukan kemitraan peserta wajib mempunyai surat perjanjian kerja sama operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan dan perusahaan yang mewakili kemiraan tersebut. 11. Mempunyai Sisa Kemampuan Paket (SKP).

. kapasitas. 5............ Dengan disampaikannya Surat Penawaran ini... Penawaran ini sudah memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas... komposisi.... 1.. [Hasil pemindaian Surat perjanjian kemitraan/Kerja Sama Operasi..) hari kalender. bersama Surat Penawaran ini kami lampirkan: Hasil pemindaian (scan)Jaminan Penawaran [atau asli]........... Jl. apabila dipersyaratkan]...Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . b. dengan ini kami mengajukan penawaran untuk pekerjaan ……….... Sesuai dengan persyaratan... apabila ada]...... PT/CV/Firma/Kemitraan (KSO) ____________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] ... sebesar Rp_______________ (__________________________) termasuk PPN. maka kami menyatakan sanggup dan akan tunduk pada semua ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan........... Jadwal Waktu Pelaksanaan. Spesifikasi teknis. 6.... f.. (…………….... 7.: Pokja ... [Daftar Kuantitas dan Harga.29 BAB VI.. Data kualifikasi yang dikirimkan melalui aplikasi SPSE [Dokumen lain yang dipersyaratkan]. terdiri dari : a.... 4...... .... [Bagian Pekerjaan yang akan disubkontrakkan.... Dokumen penawaran teknis.. Kami akan melaksanakan pekerjaan tersebut dengan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama ……... 2. Tulungagung di TULUNGAGUNG Perihal : Penawaran Pekerjaan …………... e. 3. c. Jabatan Pokja Konstruksi ULP Kab.. d..... dan jumlah peralatan utama minimal yang dibutuhkan... Metoda Pelaksanaan.... Penawaran ini berlaku selama ____ (__________________) hari kalender sejak tanggal surat penawaran ini. apabila ada]... Jenis. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN A. Formulir rekapitulasi perhitungan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).. Daftar Personil Inti..... Sehubungan dengan pengumuman pendaftaran dan pengambilan Dokumen Pengadaan nomor:_________________ tanggal ______________ dan setelah kami pelajari dengan seksama Dokumen Pengadaan [serta adendum Dokumen Pengadaan]. BENTUK SURAT PENAWARAN PESERTA BADAN USAHA/KEMITRAAN (KSO) CONTOH [Kop Surat Badan Usaha/Kemitraan (KSO)] Nomor Lampiran : : Kepada Yth...

2. dalam hal pengeluaran. 7. Perjanjian ini secara otomatis menjadi batal dan tidak berlaku lagi bila pelelangan tidak dimenangkan oleh perusahaan kemitraan/KSO. Secara bersama-sama: a. maka kami: ______________________________ [nama peserta 1] ______________________________ [nama peserta 2] ______________________________ [nama peserta 3] ______________________________ [dan seterusnya] bermaksud untuk mengikuti pelelangan dan pelaksanaan kontrak secara bersama-sama dalam bentuk kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO). surat-menyurat. perintah pembelian. Terlepas dari sharing yang ditetapkan di atas. tahun ________________________ [Peserta 1] (_______________) [Peserta 3] (________________) [Peserta 2] (________________) [dst (________________)] Catatan: Surat Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi ini harus dibuat d iatas kertas segel Pokja Konstruksi ULP Kab. termasuk hak untuk memeriksa keuangan. Membentuk kemitraan/KSO dengan nama kemitraan/KSO adalah ________________ b. Menyetujui apabila ditunjuk sebagai pemenang. DENGAN KESEPAKATAN INI semua anggota kemitraan/KSO membubuhkan tanda tangan di _________ pada hari __________ tanggal __________ bulan ____________. Keikutsertaan modal (sharing) setiap perusahaan dalam kemitraan/KSO adalah: _______________ [nama peserta 1] sebesar _____ % (___________ persen) _______________ [nama peserta 2] sebesar _____ % (___________ persen) _______________ [nama peserta 3] sebesar _____ % (___________ persen) _________________________________ [dst] 3. tanda terima. wajib bertanggung jawab baik secara bersama-sama atau masing-masing atas semua kewajiban sesuai ketentuan dokumen kontrak. daftar peralatan dan tenaga kerja. 4. 5. keuntungan. dan kerugian dari kemitraan/KSO. Pembagian sharing dalam kemitraan/KSO ini tidak akan diubah baik selama masa penawaran maupun sepanjang masa kontrak. dan lain-lain.30 BENTUK PERJANJIAN KEMITRAAN/KERJA SAMA OPERASI (KSO) CONTOH SURAT PERJANJIAN KEMITRAAN/ KERJA SAMA OPERASI (KSO) Sehubungan dengan pelelangan pekerjaan ________________ yang pembukaan penawarannya akan dilakukan di ________________ pada tanggal ________ 20__. kecuali dengan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan persetujuan bersama secara tertulis dari masing-masing anggota kemitraan/KSO. perjanjian subkontrak. Kami menyetujui dan memutuskan bahwa: 1. Menunjuk ____________________________ [nama peserta 1] sebagai perusahaan utama (leading firm) untuk kemitraan/KSO dan mewakili serta bertindak untuk dan atas nama kemitraan/KSO. akan mengambil bagian sesuai sharing tersebut pada butir 2.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Masing-masing peserta anggota kemitraan/KSO. c. Perjanjian ini dibuat dalam rangkap ____ (_______) yang masing-masing mempunyai kekuatan hukum yang sama. Perjanjian ini berlaku sejak tanggal ditandatangani. 6. masing-masing anggota kemitraan/KSO akan melakukan pengawasan penuh terhadap semua aspek pelaksanaan dari perjanjian ini. Wewenang menandatangani untuk dan atas nama kemitraan/KSO diberikan kepada _________________________ [nama wakil peserta] dalam kedudukannya sebagai direktur utama/direktur pelaksana _________________________ [nama peserta 1] berdasarkan persetujuan tertulis dari seluruh anggota kemitraan/KSO. 9. 8.

spesifikasi teknis. metoda pelaksanaan pekerjaan [diyakini menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan]. 5.31 B. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS Dokumen Penawaran Teknis [Cantumkan dan jelaskan secara rinci hal-hal berikut. a) penyusunan jadwal dengan menggunakan metode jaringan kerja (Network Diagram) yang berbentuk Diagram Balok (Gantt Chart) dalam format MS Project dengan ketentuan menyampaikan sub item pekerjaan sesuai mata pembayaran yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan [tidak melampaui batas waktu sebagaimana tercantum dalam LDP]. penyusunan rencana progres pelaksanaan pekerjaan dalam bentuk kurva S dalam format MS Project/MS Excel. Contoh : b) c) kesesuain jenis pekerjaan pada jadwal dengan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga serta urutan pekerjaan setiap tahap pada jadwal secara teknis dapat dilaksanakan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan]. 6. Pokja Konstruksi ULP Kab. Jika diperlukan. dan 7. 3. [Hal-hal lain yang dipersyaratkan]. 4. jenis. Contoh : d) kesesuaian antara jangka waktu pelaksanaan pada jadwal dan kurva S yang tidak melebihi waktu yang dipersyaratkan didalam LDP. kapasitas. keterangan dapat dicantumkan dalam lembar tersendiri/tambahan] 1. bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan [sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP]. 2. komposisi dan jumlah peralatan minimal [sebagaimana tercantum dalam LDP]. personil inti yang akan ditempatkan secara penuh [sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP.

Sub Total Barang Jasa III. __ [tanggal] __________ [bulan] 20__ [tahun] [tanda tangan] [nama wakil sah badan usaha/pemimpin kemitraan (KSO)] Pokja Konstruksi ULP Kab. Jasa Umum B. Alat Kerja / Fasilitas Kerja V.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Peralatan (Barang jadi) A. TOTAL Biaya (A + B) (1A) (2A) (3A) (1B) (2B) (3B) (1C) (2C) (3C) (1D) (2D) (3D) (1E) (2E) (3E) (1G) (2G) (3G) (4A) (5A) (6A) (7A) (8A) (9A) (4B) (5B) (6B) (7B) (8B) (9B) (4C) (5C) (6C) (7C) (8C) (9C) (4D) (5D) (6D) (7D) (8D) (9D) (4E) (5E) (6E) (7E) (8E) (9E) (4G) (5G) (6G) (7G) (8G) (9G) Formulasi perhitungan: % TKDN (Gabungan Barang dan Jasa) = Nilai Barang Total (3C) .32 C. Sub Total Jasa C. Konstruksi dan Fabrikasi VI. Manajemen Proyek dan Perekayasaan IV. Material Langsung (Bahan baku) II.Nilai Jasa Luar Negeri (8B) Nilai Gabungan Barang dan Jasa (9C) __________ [tempat].Nilai Barang Luar Negeri (3B) Nilai Gabungan Barang dan Jasa (9C) Nilai Jasa Total(8C) . BENTUK FORMULIR REKAPITULASI PERHITUNGAN TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN) FORMULIR REKAPITULASI PERHITUNGAN TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN) Nilai Gabungan Barang/Jasa (Rp) Uraian Pekerjaan DN (2) LN (3) Total Ribu Rp (4) % KDN (5) Barang/ Jasa (7) TKDN Gabungan (8) (1) Barang I.

Pokja Konstruksi ULP Kab. Dokumen Kualifikasi yang akan dievaluasi harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: 1. 4. mempunyai Sisa Kemampuan Paket (SKP). 10. 11. PPh pasal 25/29 dan PPN (bagi pengusaha kena pajak) bulan Desember 2012. dalam hal kemitraan/KSO. pemenuhan persyaratan kualifikasi. Januari 2013 dan Februari 2013. peserta wajib mempunyai perjanjian Kerja Sama Operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan/KSO dan perusahaan yang mewakili kemitraan/KSO tersebut. memperoleh paling sedikit 1 (satu) pekerjaan sebagai penyedia dalam kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir. kelengkapan Dokumen Isian Kualifikasi. 7. salah satu dan/atau semua pengurus dan badan usahanya atau peserta perorangan tidak masuk dalam Daftar Hitam. evaluasi persyaratan pada angka 1 sampai dengan angka 10 dilakukan untuk setiap perusahaan yang melakukan kemitraan/KSO. 6. dan 2. b. 3. Memiliki pengalaman pada bidang Tata Lingkungan. baik di lingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. b.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . dalam hal peserta akan melakukan kemitraan/KSO: a. atau peserta perorangan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana. Pokja ULP memeriksa dan membandingkan persyaratan dan data isian peserta dalam Dokumen Isian Kualifikasi dalam hal: 1. 8. B. menyampaikan daftar perolehan pekerjaan yang sedang dikerjakan. kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan. Peserta dapat mengganti persyaratan ini dengan menyampaikan Surat Keterangan Fiskal (SKF) sampai dengan bulan Februari 2013. 5. menyampaikan pernyataan/pengakuan tertulis bahwa perusahaan yang bersangkutan dan manajemennya atau peserta perorangan tidak dalam pengawasan pengadilan. memiliki izin usaha sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. yang diperhitungkan adalah SKP dari semua perusahaan yang bermitra/KSO. 9. pasal 23 bila ada transaksi. SKP = KP – jumlah paket yang sedang dikerjakan KP = Kemampuan menangani paket pekerjaan untuk usaha kecil KP = 5 N = Jumlah paket pekerjaan terbanyak yang dapat ditangani pada saat bersamaan selama kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir. memiliki surat keterangan dukungan keuangan dari bank pemerintah/swasta untuk mengikuti pengadaan pekerjaan konstruksi paling kurang 10% (sepuluh perseratus) dari nilai total HPS. TATA CARA EVALUASI KUALIFIKASI A. dengan ketentuan: a. memiliki kemampuan menyediakan fasilitas dan peralatan serta personil yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan. Memiliki NPWP dan telah memenuhi kewajiban perpajakan tahun pajak terakhir (SPT Tahun 2011) serta memiliki laporan bulanan PPh pasal 21. tidak pailit.33 BAB VII. 2.

Evaluasi kualifikasi sudah merupakan kompetisi.34 C. Pokja Konstruksi ULP Kab. D. maka data yang kurang tidak dapat dilengkapi. Apabila ditemukan hal-hal dan/atau data yang kurang jelas maka Pokja ULP dapat meminta peserta untuk menyampaikan klarifikasi secara tertulis namun tidak boleh mengubah substansi formulir isian kualifikasi.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .

7 Penyedia adalah badan usaha atau orang perseorangan yang menyediakan Pekerjaan Konstruksi. 1.14 Direksi lapangan adalah tim pendukung yang dibentuk/ditetapkan oleh PPK. untuk melaksanakan sebagian pekerjaan (subkontrak). 1. Ketentuan Umum 1. 1. 1. 1. 1. 1.4 Pejabat Pembuat Komitmen yang selanjutnya disebut PPK adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Pekerjaan Konstruksi.3 Kuasa Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut KPA adalah pejabat yang ditetapkan oleh PA untuk menggunakan APBN atau ditetapkan oleh Kepala Daerah untuk menggunakan APBD. 1.9 Kemitraan/KSO adalah kerja sama usaha antar penyedia baik penyedia nasional maupun penyedia asing.15 Direksi teknis adalah tim pendukung yang ditunjuk/ditetapkan oleh PPK untuk mengawasi pelaksanaan pekerjaan. 1. 1. yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak untuk mengendalikan pelaksanaan pekerjaan.12 Nilai Kontrak adalah total harga yang tercantum dalam Kontrak. 1.8 Subpenyedia adalah penyedia yang mengadakan perjanjian kerja dengan penyedia penanggung jawab kontrak. reviu. evaluasi. adalah jaminan tertulis yang bersifat mudah dicairkan dan tidak bersyarat (unconditional). Definisi Istilah-istilah yang digunakan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini harus mempunyai arti atau tafsiran seperti yang dimaksudkan sebagai berikut: 1.13 Hari adalah hari kalender.6 Aparat Pengawas Intern Pemerintah atau pengawas intern pada Institusi lain yang selanjutnya disebut APIP adalah aparat yang melakukan pengawasan melalui audit.11 Kontrak Pengadaan Barang/Jasa yang selanjutnya disebut Kontrak adalah perjanjian tertulis antara PPK dengan penyedia yang mencakup Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK) ini dan Syarat-Syarat Khusus Kontrak (SSKK) serta dokumen lain yang merupakan bagian dari kontrak.2 Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut PA adalah pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran Kementerian/ Lembaga/Satuan Kerja Perangkat Daerah atau Pejabat yang disamakan pada Institusi lain Pengguna APBN/APBD. 1.35 BAB VIII.10 Surat Jaminan yang selanjutnya disebut Jaminan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . yang dikeluarkan oleh Bank Umum/Perusahaan Penjaminan/Perusahaan Asuransi yang diserahkan oleh penyedia kepada PPK/Pokja ULP untuk menjamin terpenuhinya kewajiban penyedia. 1. Pokja Konstruksi ULP Kab.5 Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan adalah Pokja ULP/pejabat yang ditetapkan oleh PA/KPA yang bertugas memeriksa dan menerima hasil pekerjaan. terdiri dari 1 (satu) orang atau lebih. kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan perjanjian tertulis. yang masing-masing pihak mempunyai hak. SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK (SSUK) A. 1. pemantauan dan kegiatan pengawasan lain terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi organisasi.1 Pekerjaan Konstruksi adalah seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan pelaksanaan konstruksi bangunan atau pembuatan wujud fisik lainnya.

27 1. manfaat. yang pelaksanaannya diserahkan kepada penyedia lain dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK. baik secara keseluruhan maupun sebagian dan/atau tidak sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam kontrak.28 1.19 1. Metoda pelaksanaan pekerjaan adalah cara kerja yang layak. Tanggal penyelesaian pekerjaan adalah tanggal penyerahan pertama pekerjaan selesai.21 1.25 1.36 1. dan/atau keselamatan umum. dihitung sejak tanggal penyerahan pertama pekerjaan sampai dengan tanggal penyerahan akhir pekerjaan. dinyatakan dalam Berita Acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh PPK. realistik dan dapat dilaksanakan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan dan diyakini menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan dengan tahap pelaksanaan yang sistimatis berdasarkan sumber daya yang dimiliki penawar. Harga Perkiraan Sendiri (HPS) adalah perhitungan perkiraan biaya pekerjaan yang disusun oleh PPK. Pekerjaan utama adalah jenis pekerjaan yang secara langsung menunjang terwujudnya dan berfungsinya suatu konstruksi sesuai peruntukannya yang ditetapkan sebagaimana tercantum dalam LDP.18 1. Pokja Konstruksi ULP Kab. yang diterbitkan oleh PPK.16 1.17 1. Kegagalan Bangunan adalah keadaan bangunan. keselamatan dan kesehatan kerja. dari segi teknis. Jadwal waktu pelaksanaan adalah jadwal yang menunjukkan kebutuhan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan. menjadi tidak berfungsi.29 Daftar kuantitas dan harga (rincian harga penawaran) adalah daftar kuantitas yang telah diisi harga satuan dan jumlah biaya keseluruhannya yang merupakan bagian dari penawaran. dikalkulasikan secara keahlian berdasarkan data yang dapat dipertanggungjawabkan serta digunakan oleh Pokja ULP untuk menilai kewajaran penawaran termasuk rinciannya.22 1. Masa Kontrak adalah jangka waktu berlakunya Kontrak ini terhitung sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan masa pemeliharaan berakhir.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .26 1. Harga Satuan Pekerjaan (HSP) adalah harga satu jenis pekerjaan tertentu per satu satuan tertentu. Personil inti adalah tenaga yang akan ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan sebagaimana tercantum dalam LDP serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan untuk melaksanakan pekerjaan. Masa pemeliharaan adalah kurun waktu kontrak yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak. realistik dan dapat dilaksanakan. Tanggal mulai kerja adalah tanggal mulai kerja penyedia yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). terdiri atas tahap pelaksanaan yang disusun secara logis.24 1.23 1.20 1. yang setelah diserahterimakan oleh penyedia kepada PPK dan terlebih dahulu diperiksa serta diterima oleh Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. Bagian pekerjaan yang disubkontrakkan adalah bagian pekerjaan bukan pekerjaan utama yang ditetapkan sebagaimana tercantum dalam LDP. Kegagalan Konstruksi adalah keadaan hasil pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi pekerjaan sebagaimana disepakati dalam kontrak baik sebagian maupun keseluruhan sebagai akibat kesalahan pengguna atau penyedia.

1 5. menerima atau menjanjikan untuk memberi atau menerima hadiah atau imbalan berupa apa saja atau melakukan tindakan lainnya untuk mempengaruhi siapapun yang diketahui atau patut dapat diduga berkaitan dengan pengadaan ini. dan d. dilarang untuk: a.4 4.1 4. PPK yang terlibat dalam KKN dan penipuan dikenakan sanksi berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.2 4. 3.2 Pokja Konstruksi ULP Kab. Larangan Korupsi. menawarkan.1 Bahasa kontrak harus dalam Bahasa Indonesia kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan Bahasa Indonesia dan bahasa nasional pemberi pinjaman/hibah tersebut dan/atau bahasa Inggris. Bahasa dan Hukum 3. Hukum yang digunakan adalah hukum yang berlaku di Indonesia. atau diproduksi. Penyedia menjamin bahwa yang bersangkutan (termasuk semua anggota Kemitraan/KSO apabila berbentuk Kemitraan/KSO) dan Sub penyedianya (jika ada) tidak pernah dan tidak akan melakukan tindakan yang dilarang di atas.37 2.2 4. pengenaan daftar hitam.3 4. Jaminan Pelaksanaan dicairkan dan disetorkan sebagaimana ditetapkan dalam SSKK. tumbuh. Asal Material/ Bahan 5. b. Berdasarkan etika pengadaan barang/jasa pemerintah. Penerapan SSUK diterapkan secara luas dalam pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi ini tetapi tidak dapat bertentangan dengan ketentuan-ketentuan dalam Dokumen Kontrak lain yang lebih tinggi berdasarkan urutan hierarki dalam Surat Perjanjian. c. b. Pengenaan sanksi administratif di atas dilaporkan oleh PPK kepada Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi lainnya. Penyedia harus menyampaikan asal material/bahan yang terdiri dari rincian komponen dalam negeri dan komponen impor. pemutusan Kontrak. sisa uang muka harus dilunasi oleh Penyedia. Penyedia yang menurut penilaian PPK terbukti melakukan laranganlarangan di atas dapat dikenakan sanksi-sanksi administratif oleh PPK sebagai berikut: a. mendorong terjadinya persaingan tidak sehat. membuat dan/atau menyampaikan secara tidak benar dokumen dan/atau keterangan lain yang disyaratkan untuk penyusunan dan pelaksanaan Kontrak ini. Asal material/bahan merupakan tempat material/bahan diperoleh. Kolusi dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan 4. 3. antara lain tempat material/bahan ditambang. kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan hukum yang berlaku di Indonesia atau hukum yang berlaku di negara pemberi pinjaman/hibah (tergantung kesepakatan antara Pemerintah dan negara pemberi pinjaman/hibah).Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . c.5 5.

1 Semua korespondensi dapat berbentuk surat.3 10.2 7. Pengabaian Jika terjadi pengabaian oleh satu Pihak terhadap pelanggaran ketentuan tertentu Kontrak oleh Pihak yang lain maka pengabaian tersebut tidak menjadi pengabaian yang terus-menerus selama Masa Kontrak atau seketika menjadi pengabaian terhadap pelanggaran ketentuan yang lain. permohonan. Wakil Sah Para Pihak Setiap tindakan yang disyaratkan atau diperbolehkan untuk dilakukan. dan Personil yang bersangkutan berkewajiban untuk membayar semua pajak. bea. Pengabaian hanya dapat mengikat jika dapat dibuktikan secara tertulis dan ditandatangani oleh Wakil Sah Pihak yang melakukan pengabaian. Penyedia berdasarkan Kontrak ini bertanggung jawab penuh terhadap personil dan subpenyedianya (jika ada) serta pekerjaan yang dilakukan oleh mereka. dan setiap dokumen yang disyaratkan atau diperbolehkan untuk dibuat berdasarkan Kontrak ini oleh PPK atau Penyedia hanya dapat dilakukan atau dibuat oleh pejabat yang disebutkan dalam SSKK. Semua pemberitahuan. retribusi. Subpenyedia (jika ada). Pokja Konstruksi ULP Kab. baik sebagai akibat peleburan (merger) maupun akibat lainnya. Penyedia tidak boleh diwakilkan. Pengalihan dan/atau Subkontrak 10. Pembukuan 9. Pengalihan seluruh Kontrak hanya diperbolehkan dalam hal pergantian nama Penyedia.4 11. 8. Penyedia.1 Penyedia dilarang untuk mengalihkan sebagian atau seluruh Kontrak ini. 10. dan dianggap telah diberitahukan jika telah disampaikan secara langsung kepada wakil sah Para Pihak dalam SSUK. Penyedia Mandiri . Jika ketentuan di atas dilanggar maka Kontrak diputuskan dan Penyedia dikenakan sanksi sebagaimana diatur dalam SSKK. Subkontrak sebagian pekerjaan utama hanya diperbolehkan kepada Penyedia spesialis setelah persetujuan tertulis dari PPK. Penyedia diharapkan untuk melakukan pencatatan keuangan yang akurat dan sistematis sehubungan dengan pelaksanaan pekerjaan ini berdasarkan standar akuntansi yang berlaku.2 10. Korespondensi 6. e-mail dan/atau faksimili dengan alamat tujuan para pihak yang tercantum dalam SSKK. Khusus untuk penyedia perseorangan. atau jika disampaikan melalui surat tercatat dan/atau faksimili ditujukan ke alamat yang tercantum dalam SSKK. Penyedia tetap bertanggung jawab atas bagian pekerjaan yang disubkontrakkan.38 6. dan pungutan lain yang dibebankan oleh peraturan perpajakan atas pelaksanaan Kontrak ini. 6. Perpajakan 10.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 12. Semua pengeluaran perpajakan ini dianggap telah termasuk dalam Nilai Kontrak. Penyedia dilarang untuk mensubkontrakkan sebagian/seluruh pekerjaan utama dalam Kontrak ini. atau persetujuan berdasarkan Kontrak ini harus dibuat secara tertulis dalam Bahasa Indonesia.

2 15. penyedia bertanggung jawab secara penuh atas rancangan Hasil Pekerjaan Sementara. Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan 19.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . 19.1 Kontrak ini berlaku efektif pada tanggal penandatanganan Surat Perjanjian oleh Para Pihak atau pada tanggal yang ditetapkan dalam SSKK. 17. Jika dalam pelaksanaan pekerjaan ini diperlukan terlebih dahulu adanya Hasil Pekerjaan Sementara maka penyedia berkewajiban untuk menyerahkan spesifikasi dan gambar usulan Hasil Pekerjaan Sementara tersebut untuk disetujui oleh Pengawas Pekerjaan. Wakil Sah PPK dan/atau Pengawas Pekerjaan ke lokasi kerja dan lokasi lainnya dimana pekerjaan ini sedang atau akan dilaksanakan. 14. Penyedia berkewajiban untuk menjamin akses PPK.2 19.3 Pokja Konstruksi ULP Kab. Penyedia harus menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang ditentukan dalam SSKK. Dalam melaksanakan kewajibannya. Waktu pelaksanaan kontrak adalah jangka waktu yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak dihitung sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK. Akses ke Lokasi Kerja B. Penyelesaian. Persetujuan Pengawas Pekerjaan 15. Adendum dan Pemutusan Kontrak 19.39 13. Penemuanpenemuan 18.2 16. Pengawas Pekerjaan berkewajiban untuk mengawasi pelaksanaan pekerjaan. PPK jika dipandang perlu dapat mengangkat Pengawas Pekerjaan yang berasal dari personil PPK atau konsultan pengawas.1 15. Jika tercantum dalam SSKK. Penyedia wajib memberitahukan kepada PPK dan kepada pihak yang berwenang semua penemuan benda/barang yang mempunyai nilai sejarah atau penemuan kekayaan di lokasi pekerjaan yang menurut peraturan perundang-undangan dikuasai oleh negara . Perintah Penyedia berkewajiban untuk melaksanakan semua perintah Pengawas Pekerjaan yang sesuai dengan kewenangan Pengawas Pekerjaan dalam Kontrak ini. Pelaksanaan. Terlepas dari ada tidaknya persetujuan Pengawas Pekerjaan. Kemitraan/KSO Kemitraan/KSO memberi kuasa kepada salah satu anggota yang disebut dalam Surat Perjanjian untuk bertindak atas nama Kemitraan/KSO dalam pelaksanaan hak dan kewajiban terhadap PPK berdasarkan Kontrak ini.1 Selama berlangsungnya pelaksanaan pekerjaan. Pengawasan Pelaksanaan Pekerjaan 14. Semua gambar yang digunakan untuk mendapatkan Hasil Pekerjaan baik yang permanen maupun sementara harus mendapatkan persetujuan Pengawas Pekerjaan. 14. Pengawas Pekerjaan selalu bertindak untuk kepentingan PPK. Pengawas Pekerjaan dapat bertindak sebagai Wakil Sah PPK.

4 Apabila penyedia berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal karena keadaan diluar pengendaliannya dan penyedia telah melaporkan kejadian tersebut kepada PPK. Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) 21. B.1 Pelaksanaan Pekerjaan 20. Program mutu disusun paling sedikit berisi: a.2 20.3 22. Penyerahan dilakukan setelah sebelumnya dilakukan pemeriksaan lapangan bersama. e. termasuk perubahan terhadap urutan pekerjaan.1 22. Program Mutu 22.1 PPK berkewajiban untuk menyerahkan keseluruhan lokasi kerja kepada penyedia sebelum SPMK diterbitkan. pelaksana kerja. Jika penyerahan hanya dilakukan pada bagian tertentu dari lokasi kerja maka PPK dapat dianggap telah menunda pelaksanaan pekerjaan tertentu yang terkait dengan bagian lokasi kerja tersebut. Penyedia berkewajiban untuk memutakhirkan program mutu jika terjadi adendum Kontrak dan Peristiwa Kompensasi. prosedur pelaksanaan pekerjaan. Hasil pemeriksaan dan penyerahan dituangkan dalam berita acara penyerahan lokasi kerja.2 22. prosedur instruksi kerja. dan f. PPK menerbitkan SPMK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak tanggal penanda-tanganan kontrak.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 20. Pemutakhiran program mutu harus menunjukkan perkembangan kemajuan setiap pekerjaan dan dampaknya terhadap penjadwalan sisa pekerjaan. Pokja Konstruksi ULP Kab. Penyedia berkewajiban untuk menyerahkan program mutu pada rapat persiapan pelaksanaan kontrak untuk disetujui oleh PPK. jadwal pelaksanaan pekerjaan. Penyerahan Lokasi Kerja 20.2 22.4 22. Pemutakhiran program mutu harus mendapatkan persetujuan PPK. b.3 21. Program mutu dapat direvisi sesuai dengan kondisi lokasi pekerjaan. maka PPK dapat melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas penyedia dengan adendum kontrak. informasi mengenai pekerjaan yang akan dilaksanakan.40 19. Jika dalam pemeriksaan lapangan bersama ditemukan hal-hal yang dapat mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka perubahan tersebut harus dituangkan dalam adendum Kontrak. c. organisasi kerja penyedia. Persetujuan PPK terhadap program mutu tidak mengubah kewajiban kontraktual penyedia. dan kondisi ini ditetapkan sebagai Peristiwa Kompensasi. Dalam SPMK dicantumkan saat paling lambat dimulainya pelaksanaan kontrak oleh penyedia.6 .1 21.5 22. d.

pada tahap awal pelaksanaan Kontrak. unsur perencanaan.3 25. penyedia berkewajiban untuk memulai pelaksanaan pekerjaan pada Tanggal Mulai Kerja. dan unsur pengawasan. b. c. organisasi kerja.2 Pengendalian Waktu 26.2 24.1 24. dan/atau c.41 23.3 25. gudang. PPK bersama dengan penyedia. d. harus sudah menyelenggarakan rapat persiapan pelaksanaan kontrak. tata cara pengaturan pelaksanaan pekerjaan. jadwal pelaksanaan pekerjaan. PA/KPA dapat membentuk Pokja ULP/Pejabat Peneliti Pelaksana-an Kontrak atas usul PPK. serta menyelesaikan pekerjaan selambat-lambatnya pada Tanggal Penyelesaian yang ditetapkan dalam SPMK. mobilisasi peralatan dan personil. b.1 Selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak diterbitkannya SPMK dan sebelum pelaksanaan pekerjaan. Mobilisasi peralatan dan personil dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan.1 25.4 B. maka harus dituangkan dalam adendum Kontrak. Mobilisasi dilakukan sesuai dengan lingkup pekerjaan. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Personil dan/atau Peralatan ternyata belum memenuhi persyaratan Kontrak maka penyedia tetap dapat melanjutkan pekerjaan dengan syarat Personil dan/atau Peralatan yang belum memenuhi syarat harus segera diganti dalam jangka waktu yang disepakati bersama. mendatangkan personil-personil. penyusunan rencana dan pelaksanaan pemeriksaan lokasi pekerjaan. gedung laboratorium. 23.2 25. Pokja Konstruksi ULP Kab. mendatangkan peralatan-peralatan terkait yang diperlukan dalam pelaksanaan pekerjaan. dan sebagainya. Untuk pemeriksaan bersama ini. PPK bersama-sama dengan penyedia melakukan pemeriksaan lokasi pekerjaan dengan melakukan pengukuran dan pemeriksaan detail kondisi lokasi pekerjaan untuk setiap rencana mata pembayaran. Pemeriksaan Bersama 25. rumah. Apabila dalam pemeriksaan bersama mengakibatkan perubahan isi Kontrak. Mobilisasi paling lambat harus sudah mulai dilaksanakan dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak diterbitkan SPMK. dan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan program mutu.1 Kecuali Kontrak diputuskan lebih awal. yaitu: a. Apabila diperlukan. Hasil pemeriksaan bersama dituangkan dalam Berita Acara. Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak 23. mempersiapkan fasilitas seperti kantor.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 26. program mutu. bengkel. Waktu Penyelesaian Pekerjaan .2 24. Beberapa hal yang dibahas dan disepakati dalam rapat persiapan pelaksanaan kontrak meliputi: a. jadwal pengadaan bahan/material. e. f. Mobilisasi 24.

PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan memperpanjang Tanggal Penyelesaian Pekerjaan secara tertulis. Rapat pemantauan diselenggarakan untuk membahas perkembangan pekerjaan dan perencanaaan atas sisa pekerjaan serta untuk menindaklanjuti peringatan dini. Rapat Pemantauan Pengawas Pekerjaan dapat memerintahkan secara tertulis penyedia untuk menunda pelaksanaan pekerjaan. Hasil rapat pemantauan akan dituangkan oleh Pengawas Pekerjaan dalam berita acara rapat.42 26.2 Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau Peristiwa Kompensasi atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia dikenakan denda. Perpanjangan Waktu 27.4 27. Setiap perintah penundaan ini harus segera ditembuskan kepada PPK.3 30. Penundaan oleh Pengawas Pekerjaan 29.1 . PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan harus telah menetapkan ada tidaknya perpanjangan dan untuk berapa lama. Jika penyedia lalai untuk memberikan peringatan dini atas keterlambatan atau tidak dapat bekerja sama untuk mencegah keterlambatan maka keterlambatan seperti ini tidak dapat dijadikan alasan untuk memperpanjang Tanggal Penyelesaian. 29.1 27. dalam jangka waktu 21 (dua puluh satu) hari setelah penyedia meminta perpanjangan. Perpanjangan Tanggal Penyelesaian harus dilakukan melalui adendum Kontrak jika perpanjangan tersebut mengubah Masa Kontrak.2 28. Jika terjadi Peristiwa Kompensasi sehingga penyelesaian pekerjaan akan melampaui Tanggal Penyelesaian maka penyedia berhak untuk meminta perpanjangan Tanggal Penyelesaian berdasarkan data penunjang. menaikkan Nilai Kontrak atau Pokja Konstruksi ULP Kab.3 26. Peringatan Dini 30. dan meminta satu sama lain untuk menghadiri rapat tersebut. 26. dan rekamannya diserahkan kepada PPK dan pihak-pihak yang menghadiri rapat.1 Pengawas Pekerjaan atau penyedia dapat menyelenggarakan rapat pemantauan.2 29. Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh Peristiwa Kompensasi maka PPK dikenakan kewajiban pembayaran ganti rugi.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 29. Pengawas Pekerjaan dapat memutuskan baik dalam rapat atau setelah rapat melalui pernyataan tertulis kepada semua pihak yang menghadiri rapat. Denda atau ganti rugi tidak dikenakan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang. Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam Pasal ini adalah tanggal penyelesaian semua pekerjaan. Penyedia berkewajiban untuk memperingatkan sedini mungkin Pengawas Pekerjaan atas peristiwa atau kondisi tertentu yang dapat mempengaruhi mutu pekerjaan. Mengenai hal-hal dalam rapat yang perlu diputuskan.

atau pembayaran dilakukan sebesar 100% (seratus perseratus) dari nilai kontrak dan penyedia harus menyerahkan Jaminan Pemeliharaan sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak.43 menunda penyelesaian pekerjaan. Penyedia wajib memelihara hasil pekerjaan selama masa pemeliharaan sehingga kondisi tetap seperti pada saat penyerahan pertama pekerjaan.6 31.7 31. penyedia wajib memperbaiki/menyelesaikannya.1 Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus). PPK wajib melakukan pembayaran sisa nilai kontrak yang belum dibayar atau mengembalikan Jaminan Pemeliharaan.9 31. penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan akhir pekerjaan.5 31. B. Setelah masa pemeliharaan berakhir. PPK menerima penyerahan pertama pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Kontrak dan diterima oleh Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. Pengawas Pekerjaan dapat memerintahkan penyedia untuk menyampaikan secara tertulis perkiraan dampak peristiwa atau kondisi tersebut di atas terhadap Nilai Kontrak dan Tanggal Penyelesaian. Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan. PPK menerima penyerahan akhir pekerjaan setelah penyedia melaksanakan semua kewajibannya selama masa pemeliharaan dengan baik. Pokja Konstruksi ULP Kab. Pembayaran dilakukan sebesar 95% (sembilan puluh lima perseratus) dari nilai kontrak. PPK menugaskan Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan.2 Penyedia berkewajiban untuk bekerja sama dengan Pengawas Pekerjaan untuk mencegah atau mengurangi dampak peristiwa atau kondisi tersebut.8 31.4 31. Apabila penyedia tidak melaksanakan kewajiban pemeliharaan sebagaimana mestinya.10 Jika Hasil Pekerjaan berupa bangunan maka umur konstruksi bangunan ditetapkan dalam SSKK.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Serah Terima Pekerjaan 31.2 31. penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan pekerjaan.3 Penyelesaian Kontrak 31. maka PPK berhak menggunakan uang retensi untuk membiayai perbaikan/pemeliharaan atau mencairkan Jaminan Pemeliharaan. Pernyataan perkiraan ini harus sesegera mungkin disampaikan oleh penyedia. atas perintah PPK. sedangkan yang 5% (lima perseratus) merupakan retensi selama masa pemeliharaan.3 31. Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia. 30. 31.

menambah atau mengurangi volume pekerjaan yang tercantum dalam kontrak. dan/atau d.2 Kontrak hanya dapat diubah melalui adendum kontrak. Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PPK atas Pokja Konstruksi ULP Kab. mengurangi atau menambah jenis pekerjaan. perubahan pelaksanaan pekerjaan dan/atau penyesuaian harga.1 33. Perubahan Kontrak bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh para pihak.1 35. perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan. Apabila penyedia tidak memberikan pedoman pengoperasian dan perawatan. b.3 35. c.3 35. perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan pekerjaan. PA/KPA dapat membentuk Pokja ULP/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak atas usul PPK. meliputi: a. perubahan pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak. Perubahan Lingkup Pekerjaan 35.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 34. c. Pekerjaan tambah harus mempertimbangkan tersedianya anggaran dan paling tinggi 10% (sepuluh perseratus) dari nilai kontrak awal.4 36. Pengambilalihan PPK akan mengambil alih lokasi dan hasil pekerjaan dalam jangka waktu tertentu setelah dikeluarkan surat keterangan selesai/pengakhiran pekerjaan.4 Adendum 34.1 34. 33. Perubahan Jadwal 36. Perintah perubahan pekerjaan dibuat oleh PPK secara tertulis kepada penyedia kemudian dilanjutkan dengan negosiasi teknis dan harga dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam kontrak awal.44 32. b. Apabila terdapat perbedaan yang signifikan antara kondisi lokasi pekerjaan pada saat pelaksanaan dengan gambar dan spesifikasi yang ditentukan dalam Dokumen Kontrak.2 Penyedia diwajibkan memberikan petunjuk kepada PPK tentang pedoman pengoperasian dan perawatan sesuai dengan SSKK. maka PPK bersama penyedia dapat melakukan perubahan kontrak yang meliputi antara lain : a. Perubahan Kontrak 34. Hasil negosiasi tersebut dituangkan dalam Berita Acara sebagai dasar penyusunan adendum kontrak. melaksanakan pekerjaan tambah yang belum tercantum dalam kontrak yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan.2 35. mengubah spesifikasi teknis dan gambar pekerjaan sesuai dengan kebutuhan lokasi pekerjaan.1 . 33. Untuk kepentingan perubahan kontrak. Pedoman Pengoperasian dan Perawatan B. PPK berhak menahan uang retensi atau Jaminan Pemeliharaan.

36. masalah yang timbul di luar kendali penyedia. perubahan disain.2 Waktu penyelesaian pekerjaan dapat diperpanjang sekurangkurangnya sama dengan waktu terhentinya kontrak akibat keadaan kahar atau waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan pada pasal 39. Yang digolongkan Keadaan Kahar meliputi: a. sehingga kewajiban yang ditentukan dalam Kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi. dan/atau e. Pada saat terjadinya Keadaan Kahar. b. Keadaan Kahar suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak dan tidak dapat diperkirakan sebelumnya. bencana alam.4 36.3 37. Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat Keadaan Kahar yang dilaporkan paling lambat 14 (empat belas) hari sejak terjadinya Keadaan Kahar. Apabila terjadi Keadaan Kahar. Persetujuan perpanjangan waktu pelaksanaan dituangkan dalam adendum kontrak. e. pekerjaan tambah.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 37. keterlambatan yang disebabkan oleh PPK. dengan menyertakan pernyataan Keadaan Kahar dari pejabat yang berwenang.6 . bencana sosial. Jangka waktu yang ditetapkan dalam Kontrak untuk pemenuhan kewajiban Pihak yang tertimpa Keadaan Kahar harus diperpanjang sekurang-kurangnya sama dengan jangka waktu terhentinya Kontrak akibat Keadaan Kahar. Kontrak ini akan dihentikan sementara hingga Keadaan Kahar berakhir dengan ketentuan.4 37. bencana non alam. PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan atas kontrak setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia. Penyedia berhak untuk menerima pembayaran sesuai dengan prestasi atau kemajuan pelaksanaan pekerjaan yang telah dicapai. gangguan industri lainnya sebagaimana dinyatakan melalui keputusan bersama Menteri Keuangan dan menteri teknis terkait. c. 36.5 37. Jika selama masa Keadaan Kahar PPK memerintahkan secara Pokja Konstruksi ULP Kab.1. c.45 Pelaksanaan Pekerjaan pertimbangan yang layak dan wajar untuk hal-hal sebagai berikut: a.1 37. b. PPK dapat menugaskan Pokja ULP/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak untuk meneliti kelayakan usulan perpanjangan waktu pelaksanaan. tidak dikenakan sanksi.3 36.5 Keadaan Kahar 37.2 37. keadaan kahar. dan/atau f.5 B. kebakaran. d. maka penyedia memberitahukan kepada PPK paling lambat 14 (empat belas) hari sejak terjadinya Keadaan Kahar. d. pemogokan.

kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 38.1 38. Penggantian biaya ini harus diatur dalam suatu adendum Kontrak. biaya langsung pembongkaran dan demobilisasi Hasil Pekerjaan Sementara dan Peralatan. h. j.4 . e. Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. d. penyedia tidak mempertahankan keberlakuan Jaminan Pelaksanaan. dan selanjutnya menjadi hak milik PPK. maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai. i.46 tertulis kepada Penyedia untuk meneruskan pekerjaan sedapat mungkin maka Penyedia berhak untuk menerima pembayaran sebagaimana ditentukan dalam Kontrak dan mendapat penggantian biaya yang wajar sesuai dengan yang telah dikeluarkan untuk bekerja dalam situasi demikian. penyedia tanpa persetujuan Pengawas Pekerjaan. denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari nilai Kontrak dan PPK menilai bahwa Penyedia tidak akan sanggup menyelesaikan sisa pekerjaan. biaya langsung demobilisasi Personil. penyedia selama Masa Kontrak gagal memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh PPK. pengaduan tentang penyimpangan prosedur. pemutusan Kontrak melalui pemberitahuan tertulis dapat dilakukan apabila: a. Pemutusan kontrak dapat dilakukan oleh pihak penyedia atau pihak PPK. b. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. penyedia menghentikan pekerjaan selama 28 (dua puluh delapan) hari dan penghentian ini tidak tercantum dalam program mutu serta tanpa persetujuan Pengawas Pekerjaan. penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya dan tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. penyedia berada dalam keadaan pailit. Pokja Konstruksi ULP Kab. c.2 Penghentian kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar.6 Penghentian dan Pemutusan Kontrak 38. dan perintah tersebut tidak ditarik selama 28 (dua puluh delapan) hari. g. penyedia terbukti melakukan KKN. tidak memulai pelaksanaan pekerjaan. Pengawas Pekerjaan memerintahkan penyedia untuk menunda pelaksanaan atau kelanjutan pekerjaan. PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SSKK. biaya langsung pengadaan Bahan dan Perlengkapan untuk pekerjaan ini. b. c.3 38. Penghentian dan Pemutusan Kontrak 38. Dalam hal kontrak dihentikan. Bahan dan Perlengkapan ini harus diserahkan oleh Penyedia kepada PPK. termasuk: a. B. dan/atau k. f.

e. f. melakukan KKN dan/atau pelanggararan persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan. dan segala pekerjaan permanen maupun sementara yang diperlukan untuk pelaksanaan.1 Hak dan kewajiban PPK: a. b. melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada PPK. angkutan ke atau dari lapangan. Peninggalan Semua Bahan. mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. Pokja Konstruksi ULP Kab. Hak dan Kewajiban Para Pihak 40. Hak dan kewajiban penyedia: a.5 Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena kesalahan penyedia: a. penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. b. c. Jaminan Pelaksanaan dicairkan.2 . meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh penyedia.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 40. meliputi: 40.6 39. d. berhak meminta fasilitas-fasilitas dalam bentuk sarana dan prasarana dari PPK untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. Pengambilan kembali semua peninggalan tersebut oleh penyedia hanya dapat dilakukan setelah mempertimbangkan kepentingan PPK. 38. Hak dan Kewajiban Para Pihak Hak-hak yang dimiliki serta kewajiban-kewajiban yang harus dilaksanakan oleh PPK dan penyedia dalam melaksanakan kontrak. melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan secara cermat. penyelesaian dan perbaikan pekerjaan yang dirinci dalam kontrak. akurat dan penuh tanggung jawab dengan menyediakan tenaga kerja. memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh penyedia untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. membayar pekerjaan sesuai dengan harga yang tercantum dalam kontrak yang telah ditetapkan kepada penyedia. dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh PPK tanpa kewajiban perawatan. b. c. Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan prosedur. dan/atau d. dan d. bahan-bahan.47 38. c. maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundang-undangan. C. menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang telah ditentukan dalam kontrak. Peralatan. sisa Uang Muka harus dilunasi oleh penyedia atau Jaminan Uang Muka dicairkan. Perlengkapan. memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan PPK. penyedia membayar denda. peralatan. Hasil Pekerjaan Sementara yang masih berada di lokasi kerja setelah pemutusan Kontrak akibat kelalaian atau kesalahan penyedia.

dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan. Penyedia wajib melindungi PPK dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga yang disebabkan penggunaan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) oleh penyedia. c. b. menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. Penanggungan dan Risiko 43.48 g. Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan dalam Pasal ini. Penggunaan DokumenDokumen Kontrak dan Informasi 42. kehilangan atau kerusakan harta benda. Perlindungan Tenaga Kerja 44. kecuali kerugian atau kerusakan tersebut diakibatkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian berat PPK) sehubungan dengan klaim yang timbul dari hal-hal berikut terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir: a. mengambil langkah-langkah yang cukup memadai untuk melindungi lingkungan tempat kerja dan membatasi perusakan dan gangguan kepada masyarakat maupun miliknya akibat kegiatan penyedia. Terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan awal. kehilangan atau kerusakan peralatan dan harta benda penyedia. dan h.1 44. misalnya spesifikasi teknis dan/atau gambargambar.2 43. sakit atau kematian Personil. kecuali dengan ijin tertulis dari PPK. 41. sakit atau kematian pihak ketiga. dan Personil. dan cidera tubuh. 43. Subpenyedia (jika ada). Pada Pokja Konstruksi ULP Kab. membebaskan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 43. gugatan atau tuntutan hukum. proses pemeriksaan hukum. kerugian. Penyedia berkewajiban untuk mematuhi dan memerintahkan Personilnya untuk mematuhi peraturan keselamatan kerja. denda. kewajiban. Kehilangan atau kerusakan terhadap Hasil Pekerjaan atau Bahan yang menyatu dengan Hasil Pekerjaan selama Tanggal Mulai Kerja dan batas akhir Masa Pemeliharaan harus diganti atau diperbaiki oleh penyedia atas tanggungannya sendiri jika kehilangan atau kerusakan tersebut terjadi akibat tindakan atau kelalaian penyedia.2 .3 43. Penyedia dan Subpenyedia berkewajiban atas biaya sendiri untuk mengikutsertakan Personilnya pada program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. cidera tubuh. semua risiko kehilangan atau kerusakan Hasil Pekerjaan ini. tanggung jawab. Bahan dan Perlengkapan merupakan risiko penyedia. Hak Kekayaan Intelektual Penyedia tidak diperkenankan menggunakan dan menginformasikan dokumen kontrak atau dokumen lainnya yang berhubungan dengan kontrak untuk kepentingan pihak lain. kehilangan.4 44.1 Penyedia berkewajiban untuk melindungi.

pelaksanaan pekerjaan. d. c. menggunakan spesifikasi dan gambar dalam Pasal 15 SSUK. Tindakan Penyedia yang Mensyaratkan Persetujuan PPK atau Pengawas Pekerjaan 47. Pemeliharaan Lingkungan Penyedia berkewajiban untuk mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan baik di dalam maupun di luar tempat kerja dan membatasi gangguan lingkungan terhadap pihak ketiga dan harta bendanya sehubungan dengan pelaksanaan Kontrak ini. Pokja Konstruksi ULP Kab. pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. mengubah syarat dan ketentuan polis asuransi. penyedia beserta Personilnya dianggap telah membaca dan memahami peraturan keselamatan kerja tersebut. mengubah Personil Inti dan/atau Peralatan. Hasil pemeriksaan pekerjaan dituangkan dalam laporan kemajuan hasil pekerjaan. atas segala risiko terhadap kecelakaan. kerusakan. kehilangan.49 waktu pelaksanaan pekerjaan.1 47. d. 44. tindakan lain yang diatur dalam SSKK.1 Penyedia wajib menyediakan asuransi sejak SPMK sampai dengan tanggal selesainya pemeliharaan untuk: a. Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam nilai kontrak. mengubah atau memutakhirkan program mutu. b. semua barang dan peralatan yang mempunyai risiko tinggi terjadinya kecelakaan. serta risiko lain yang tidak dapat diduga. b.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 46. Asuransi 46. Tanpa mengurangi kewajiban penyedia untuk melaporkan kecelakaan berdasarkan hukum yang berlaku. Laporan Hasil Pekerjaan 48. 46.1 . serta pekerja untuk pelaksanaan pekerjaan.3 Penyedia berkewajiban atas biaya sendiri untuk menyediakan kepada setiap Personilnya (termasuk Personil Subpenyedia.2 48. jika ada) perlengkapan keselamatan kerja yang sesuai dan memadai. mensubkontrakkan sebagian pekerjaan. dan c. Penyedia berkewajiban untuk mendapatkan lebih dahulu persetujuan tertulis Pengawas Pekerjaan sebelum melakukan tindakan-tindakan berikut: a. 44. perlindungan terhadap kegagalan bangunan.2 47. menunjuk Personil yang namanya tidak tercantum dalam Lampiran A SSKK. tindakan lain yang diatur dalam SSKK. penyedia akan melaporkan kepada PPK mengenai setiap kecelakaan yang timbul sehubungan dengan pelaksanaan Kontrak ini dalam waktu 24 (dua puluh empat) jam setelah kejadian. c. b. Pemeriksaan pekerjaan dilakukan selama pelaksanaan kontrak untuk menetapkan volume pekerjaan atau kegiatan yang telah dilaksanakan guna pembayaran hasil pekerjaan. Penyedia berkewajiban untuk mendapatkan lebih dahulu persetujuan tertulis PPK sebelum melakukan tindakan-tindakan berikut: a.4 45.

50. Usaha Mikro. apabila diperlukan diperiksa oleh konsultan dan disetujui oleh wakil PPK. b. Penyedia tetap bertanggung jawab atas bagian pekerjaan yang disubkontrakkan tersebut.6 48. Bagian pekerjaan yang disubkontrakkan tersebut harus diatur dalam Kontrak dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK. Usaha Kecil dan 51. Pembatasan (jika ada) mengenai penggunaan dokumen dan piranti lunak tersebut di atas di kemudian hari diatur dalam SSKK. maka dalam kontrak dimuat Pokja Konstruksi ULP Kab.000.00 (dua puluh lima miliar rupiah) wajib bekerja sama dengan penyedia Usaha Mikro dan Usaha Kecil serta koperasi kecil. Kepemilikan Dokumen Semua rancangan. catatan-catatan lain yang berkenaan dengan pelaksanaan. serta halhal penting yang perlu ditonjolkan. dan f. spesifikasi.000.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 50. dan dokumendokumen lain serta piranti lunak yang dipersiapkan oleh penyedia berdasarkan Kontrak ini sepenuhnya merupakan hak milik PPK.1 . banjir dan peristiwa alam lainnya yang berpengaruh terhadap kelancaran pekerjaan. e.000.7 49. Laporan mingguan terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu minggu. keadaan cuaca termasuk hujan.3 50. PPK membuat fotofoto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan di lokasi pekerjaan. Laporan bulanan terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu bulan. Penyedia dapat menyimpan 1 (satu) buah salinan tiap dokumen dan piranti lunak tersebut. jumlah dan kondisi peralatan.3 48.1 Penyedia yang mempunyai harga Kontrak di atas Rp25. Kerjasama Antara Penyedia dan Sub Penyedia 50. c. Untuk merekam kegiatan pelaksanaan proyek.2 Untuk kepentingan pengendalian dan pengawasan pelaksanaan pekerjaan.4 48.2 50. Laporan harian dibuat oleh penyedia. Apabila penyedia yang ditunjuk adalah penyedia Usaha Mikro. Penyedia paling lambat pada waktu pemutusan atau akhir Masa Kontrak berkewajiban untuk menyerahkan semua dokumen dan piranti lunak tersebut beserta daftar rinciannya kepada PPK. Ketentuan-ketentuan dalam subkontrak harus mengacu kepada Kontrak serta menganut prinsip kesetaraan. serta halhal penting yang perlu ditonjolkan.5 48. jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. Laporan harian berisi: a. jenis. d. jenis dan kuantitas bahan yang berada di lokasi pekerjaan. penempatan tenaga kerja untuk tiap macam tugasnya. desain.4 51. seluruh aktivitas kegiatan pekerjaan di lokasi pekerjaan dicatat dalam buku harian sebagai bahan laporan harian pekerjaan yang berisi rencana dan realisasi pekerjaan harian. 48.50 48. Usaha Kecil dan koperasi kecil. yaitu dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama. gambar. laporan.

3 55.3 52. Masa berlakunya Jaminan Pelaksanaan sekurang-kurangnya sejak tanggal penanda-tanganan kontrak sampai dengan serah terima pertama pekerjaan (Provisional Hand Over/PHO). Jika dipandang perlu. Penyedia Lain Penyedia berkewajiban untuk bekerjasama dan menggunakan lokasi kerja bersama-sama dengan penyedia yang lain (jika ada) dan pihak-pihak lainnya yang berkepentingan atas lokasi kerja. 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak. Usaha Kecil dan koperasi kecil.51 Koperasi Kecil ketentuan bahwa pekerjaan tersebut harus dilaksanakan sendiri oleh penyedia yang ditunjuk dan dilarang diserahkan atau disubkontrakkan kepada pihak lain. Jaminan Uang Muka diberikan kepada PPK dalam rangka pengambilan uang muka dengan nilai 100% (seratus perseratus) dari besarnya uang muka.4 . Usaha Kecil dan koperasi kecil. Pokja Konstruksi ULP Kab. PPK mengenakan Denda dengan memotong angsuran pembayaran prestasi pekerjaan penyedia. Jaminan 55. Pembayaran Denda tidak mengurangi tanggung jawab kontraktual penyedia. dan d. Pembayaran Denda 55. Penyedia berkewajiban untuk membayar sanksi finansial berupa Denda sebagai akibat wanprestasi atau cidera janji terhadap kewajiban-kewajiban penyedia dalam Kontrak ini. penyedia wajib bekerja sama dengan penyedia Usaha Mikro. 51. atau b. Penyedia bertanggung jawab atas keselamatan semua pihak di lokasi kerja. c. Jaminan Pelaksanaan dikembalikan setelah pekerjaan dinyatakan selesai 100% (seratus perseratus) dan diganti dengan Jaminan Pemeliharaan atau menahan uang retensi sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak. dalam melaksanakan kewajiban di atas penyedia terpilih tetap bertanggungjawab penuh atas keseluruhan pekerjaan tersebut. maka penyedia dikenakan sanksi yang diatur dalam SSKK.1 Jaminan Pelaksanaan diberikan kepada PPK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) sebelum dilakukan penandatanganan kontrak dengan besar: a. maka dalam kontrak dimuat: a. Apabila ketentuan tersebut di atas dilanggar. antara lain dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaannya. bentuk kerjasama tersebut hanya untuk sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama.2 55. Keselamatan 54. 55.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 53. b. membuat laporan periodik mengenai pelaksanaan ketetapan di atas. 5% (lima perseratus) dari nilai total Harga Perkiraan Sendiri (HPS) bagi penawaran yang lebih kecil dari 80% (delapan puluh perseratus) HPS.2 Apabila penyedia yang terpilih adalah penyedia bukan Usaha Mikro. PPK dapat memberikan jadwal kerja penyedia yang lain di lokasi kerja. 51.

8 55. Masa berlakunya Jaminan Uang Muka sekurang-kurangnya sejak tanggal persetujuan pemberian uang muka sampai dengan tanggal penyerahan pertama pekerjaan (PHO). Personil dan/atau Peralatan Penyedia 56.6 Nilai Jaminan Uang Muka dapat dikurangi secara proporsional sesuai dengan pencapaian prestasi pekerjaan. Pengembalian Jaminan Pemeliharan dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah masa pemeliharaan selesai dan pekerjaan diterima dengan baik sesuai dengan ketentuan kontrak. Masa berlakunya Jaminan Pemeliharaan sekurang-kurangnya sejak tanggal serah terima pertama pekerjaan (PHO) sampai dengan tanggal penyerahan akhir pekerjaan (Final Hand Over/FHO). tidak mampu atau tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik. Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .1 56. berkelakuan tidak baik. Jika diperlukan oleh PPK. 55.7 55.3 Personil inti dan/atau peralatan yang ditempatkan harus sesuai dengan yang tercantum dalam Dokumen Penawaran. PPK dapat menilai dan menyetujui penempatan/penggantian personil inti dan/atau peralatan menurut kualifikasi yang dibutuhkan.7 E.5 55.4 56. b.2 56.5 56. maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dengan kualifikasi yang setara atau lebih baik dari personil inti dan/atau peralatan yang digantikan tanpa biaya tambahan apapun.6 56. atau c. Penggantian personil inti dilakukan oleh penyedia dengan mengajukan permohonan terlebih dahulu kepada PPK dengan melampirkan riwayat hidup/pengalaman kerja personil inti yang diusulkan beserta alasan penggantian. Jika PPK menilai bahwa personil inti: a. Penggantian personil inti dan/atau peralatan tidak boleh dilakukan kecuali atas persetujuan tertulis PPK.9 D. Personil inti berkewajiban untuk menjaga kerahasiaan pekerjaannya. mengabaikan pekerjaan yang menjadi tugasnya. Personil Inti dan/atau Peralatan 56. Jaminan Pemeliharaan diberikan kepada PPK setelah pekerjaan dinyatakan selesai 100% (seratus perseratus). maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dan menjamin personil inti tersebut meninggalkan lokasi kerja dalam waktu 7 (tujuh) hari sejak diminta oleh PPK. 56. Kewajiban PPK 57. Fasilitas PPK dapat memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana atau kemudahan lainnya (jika ada) yang tercantum dalam SSKK untuk kelancaran pelaksanan pekerjaan ini. Personil inti dapat sewaktu-waktu disyaratkan untuk menjaga kerahasiaan pekerjaan di bawah sumpah.52 55. Jika penggantian personil inti dan/atau peralatan perlu dilakukan.

beban pajak dan biaya overhead serta biaya asuransi yang meliputi juga biaya keselamatan dan kesehatan kerja. Pembayaran kepada Penyedia 59. Perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. Penyedia tidak berhak atas ganti rugi dan/atau perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan jika penyedia gagal atau lalai untuk memberikan peringatan dini dalam mengantisipasi atau mengatasi dampak Peristiwa Kompensasi. Peristiwa Kompensasi 58. g. pembayaran uang tanda jadi kepada pemasok bahan/material dan persiapan teknis lain. ketentuan lain dalam SSKK. PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak ditemukan kerusakan/kegagalan/penyimpangan.1 .2 58.1 59. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat Peristiwa Kompensasi. Pokja Konstruksi ULP Kab. Harga kontrak telah memperhitungkan keuntungan. b.1 Peristiwa Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut: a.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 59.3 58.4 58. PPK mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. PPK memerintahkan penundaan pelaksanaan pekerjaan. Jenis kontrak harga satuan . keterlambatan pembayaran kepada penyedia. b. f. dapat dibuktikan perlunya tambahan waktu akibat Peristiwa Kompensasi. besaran uang muka ditentukan dalam SSKK dan dibayar setelah penyedia menyerahkan Jaminan Uang Muka senilai uang muka yang diterima. h. Pembayaran 60. uang muka dibayar untuk membiayai mobilisasi peralatan. Jika Peristiwa Kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan dan/atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. Ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK.53 58.3 60. Harga Kontrak 59. PPK memerintahkan untuk mengatasi kondisi tertentu yang tidak dapat diduga sebelumnya dan disebabkan oleh PPK. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. d. Uang muka a. penyedia belum bisa masuk ke lokasi sesuai jadwal dalam kontrak. PPK tidak memberikan gambar-gambar. 58. c. e.5 F.2 PPK membayar kepada penyedia atas pelaksanaan pekerjaan dalam kontrak sebesar harga kontrak. personil.

sesuai ketentuan dalam SSKK. denda (apabila ada). perusahaan penjaminan. sistem termin atau pembayaran secara sekaligus. bila terdapat ketidaksesuaian dalam perhitungan angsuran. c. tidak akan menjadi alasan untuk menunda pembayaran. atau Perusahaan Asuransi Umum yang memiliki izin untuk menjual produk jaminan (suretyship) yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan. apabila bagian pekerjaan yang sudah dilaksanakan dapat berfungsi. c. paling lambat 7 (tujuh) hari kerja setelah Jaminan Uang Muka diterima. besarnya denda yang dikenakan kepada penyedia atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan untuk setiap hari keterlambatan adalah: 1) 1/1000 (satu perseribu) dari sisa harga bagian kontrak yang belum dikerjakan. f.2 Prestasi pekerjaan a. PPK dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah pengajuan permintaan pembayaran dari penyedia harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran kepada Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM).Tulungagung Tahun Anggaran 2013 60. b. ganti rugi merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada PPK karena terjadinya cidera janji/wanprestasi. tidak termasuk bahan/material dan peralatan yang ada di lokasi pekerjaan. Jaminan Uang Muka diterbitkan oleh bank umum. penyedia harus mengajukan permohonan pengambilan uang muka secara tertulis kepada PPK disertai dengan rencana penggunaan uang muka untuk melaksanakan pekerjaan sesuai Kontrak. pajak dan uang retensi. b. 2) pembayaran dilakukan dengan sistem bulanan.54 c.3 . 60. Denda dan ganti rugi a. atau 2) 1/1000 (satu perseribu) dari harga kontrak. d. d. 4) pembayaran harus dipotong angsuran uang muka. PPK harus mengajukan surat permintaan pembayaran untuk permohonan tersebut pada huruf c. apabila bagian pekerjaan yang sudah dilaksanakan belum berfungsi. pembayaran terakhir hanya dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus) dan Berita Acara penyerahan pertama pekerjaan diterbitkan. Pokja Konstruksi ULP Kab. PPK dapat meminta penyedia untuk menyampaikan perhitungan prestasi sementara dengan mengesampingkan hal-hal yang sedang menjadi perselisihan. permintaan pembayaran harus dilengkapi bukti pembayaran kepada seluruh sub penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan. dengan ketentuan: 1) penyedia telah mengajukan tagihan disertai laporan kemajuan hasil pekerjaan. pembayaran prestasi hasil pekerjaan yang disepakati dilakukan oleh PPK. dan 5) untuk kontrak yang mempunyai sub kontrak. denda merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada penyedia. 3) pembayaran dilakukan senilai pekerjaan yang telah terpasang. pengembalian uang muka harus diperhitungkan berangsurangsur secara proporsional pada setiap pembayaran prestasi pekerjaan dan paling lambat harus lunas pada saat pekerjaan mencapai prestasi 100% (seratus perseratus). e.

disertai alasan-alasan yang jelas mengenai penangguhan tersebut. Perhitungan Akhir 62.3 63.2 63.1 63. ganti rugi dan kompensasi kepada peserta dituangkan dalam adendum kontrak. Sebelum pembayaran terakhir dilakukan. Jam kerja dan waktu cuti untuk pekerja harus dilampirkan. Penyedia diberi kesempatan untuk memperbaiki dalam jangka waktu tertentu. 61. 61. apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data. penangguhan pembayaran akibat keterlambatan penyerahan pekerjaan dapat dilakukan bersamaan dengan pengenaan denda kepada penyedia. sesuai yang ditetapkan dalam SSKK. PPK berdasarkan hasil penelitian tagihan oleh Pengawas Pekerjaan berkewajiban untuk menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran terakhir selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang diterima oleh Pengawas Pekerjaan.1 Semua pekerja dibayar selama hari kerja dan datanya disimpan oleh penyedia. Hari Kerja 61. Penangguhan 63. PPK dapat menangguhkan pembayaran setiap angsuran prestasi pekerjaan penyedia jika penyedia gagal atau lalai memenuhi kewajiban kontraktualnya.2 63.3 62. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . pembayaran ganti rugi dan kompensasi dilakukan oleh PPK. penyedia berkewajiban untuk menyerahkan kepada Pengawas Pekerjaan rincian perhitungan nilai tagihan terakhir yang jatuh tempo. Pembayaran angsuran prestasi pekerjaan terakhir dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus persen) dan berita acara penyerahan awal berdasarkan telah ditandatangani oleh kedua belah Pihak. Pembayaran yang ditangguhkan harus disesuaikan dengan proporsi kegagalan atau kelalaian penyedia. f. g. besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar. termasuk penyerahan setiap Hasil Pekerjaan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.4 Pokja Konstruksi ULP Kab.55 d. atau dapat diberikan kompensasi. Penyedia harus membayar upah hari kerja kepada tenaga kerjanya setelah formulir upah ditandatangani. pembayaran denda dan/atau ganti rugi diperhitungkan dalam pembayaran prestasi pekerjaan.1 62. e. PPK secara tertulis memberitahukan kepada penyedia tentang penangguhan hak pembayaran. Jika dipandang perlu oleh PPK. Daftar pembayaran ditandatangani oleh masing-masing pekerja dan dapat diperiksa oleh PPK.2 61.

12 Rumusan penyesuaian nilai kontrak ditetapkan sebagai berikut: Pn = (Hn1xV1)+(Hn2xV2)+(Hn3xV3)+. Penyesuaian Harga Satuan berlaku bagi seluruh kegiatan/mata pembayaran. bahan. Jenis pekerjaan baru dengan Harga Satuan baru sebagai akibat adanya adendum kontrak dapat diberikan penyesuaian harga mulai bulan ke-13 (tiga belas) sejak adendum kontrak tersebut ditandatangani.Dn/Do+.. 64.5 64.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .9 64.1 64. alat kerja. menggunakan indeks penyesuaian harga dari negara asal barang tersebut. Ho = Harga Satuan pada saat harga penawaran.15.. Co. tenaga kerja dan alat kerja ditetapkan dalam rapat persiapan pelaksanaan kontrak. 64.6 64. c..dst adalah 1.2 [Harga yang tercantum dalam kontrak dapat berubah akibat adanya penyesuaian harga sesuai dengan peraturan yang berlaku.11 Dalam hal indeks harga tidak dimuat dalam penerbitan BPS.7 64.. kecuali komponen keuntungan dan biaya operasional sebagaimana tercantum dalam penawaran. Penyesuaian Harga Satuan diberlakukan sesuai dengan jadwal pelaksanaan yang tercantum dalam kontrak awal/adendum kontrak. Do = Indeks harga komponen pada bulan ke-12 setelah penanda-tanganan kontrak.Bn/Bo+c. Dalam hal penawaran tidak mencantumkan besaran komponen keuntungan dan overhead maka a = 0.. Bn.4 64. Penjumlahan a+b+c+d+..00.8 64. [Penyesuaian Harga (Untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak Gabungan Harga Satuan dan Lump Sum)] 64. Penyesuaian harga diberlakukan pada Kontrak Tahun Jamak yang masa pelaksanaannya lebih dari 12 (dua belas) bulan dan diberlakukan mulai bulan ke-13 (tiga belas) sejak pelaksanaan pekerjaan. Kontrak yang terlambat pelaksanaannya disebabkan oleh kesalahan Penyedia diberlakukan penyesuaian harga berdasarkan indeks harga terendah antara jadwal awal dengan jadwal realisasi pekerjaan.10 Indeks harga yang digunakan bersumber dari penerbitan BPS. Cn. Dn = Indeks harga komponen pada saat pekerjaan dilaksanakan (mulai bulan ke-13 setelah penandatanganan kontrak).) Hn = Harga Satuan pada saat pekerjaan dilaksanakan. digunakan indeks harga yang dikeluarkan oleh instansi teknis.. dst Pn = Nilai Kontrak setelah dilakukan penyesuaian Harga Satuan. Penetapan koefisien bahan. Pokja Konstruksi ULP Kab. Bo.3 64.56 64. Penyesuaian Harga Satuan bagi komponen pekerjaan yang berasal dari luar negeri...Cn/Co+d. dsb. a = Koefisien tetap yang terdiri atas keuntungan dan overhead. b. 64.. ditetapkan dengan rumus sebagai berikut: Hn = Ho (a+b. d = Koefisien komponen kontrak seperti tenaga kerja. Penyesuaian Harga Satuan.

dan hasil uji coba menunjukkan adanya Cacat Mutu maka penyedia berkewajiban untuk menanggung biaya pengujian tersebut. Terhadap pemberitahuan Cacat Mutu tersebut. Penyedia bertanggung jawab atas cacat mutu selama Masa Kontrak dan Masa Pemeliharaan. 66. Penilaian Pekerjaan Sementara oleh PPK 67. Jika PPK atau Pengawas Pekerjaan memerintahkan penyedia untuk melakukan pengujian Cacat Mutu yang tidak tercantum dalam Spesifikasi Teknis dan Gambar.1 PPK atau Pengawas Pekerjaan akan menyampaikan pemberitahuan Cacat Mutu kepada penyedia segera setelah ditemukan Cacat Mutu tersebut. 69.1 66.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 68. Jika tidak ditemukan adanya Cacat Mutu maka uji coba tersebut dianggap sebagai Peristiwa Kompensasi.2 PPK dalam masa pelaksanaan pekerjaan dapat melakukan penilaian atas hasil pekerjaan yang dilakukan oleh penyedia. Penilaian atas hasil pekerjaan dilakukan terhadap mutu dan kemajuan fisik pekerjaan. Jika penyedia tidak memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditentukan maka PPK.3 . PPK dapat memerintahkan kepada pihak ketiga untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. Perbaikan Cacat Mutu 69. serta menguji Hasil Pekerjaan yang dianggap oleh PPK atau Pengawas Pekerjaan mengandung Cacat Mutu. Penyedia bertanggung jawab atas perbaikan Cacat Mutu selama Masa Kontrak dan Masa Pemeliharaan. PPK atau Pengawas Pekerjaan dapat memerintahkan penyedia untuk menemukan dan mengungkapkan Cacat Mutu.13 Pembayaran penyesuaian harga dilakukan oleh PPK. berdasarkan pertimbangan Pengawas Pokja Konstruksi ULP Kab. 64. apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan datadata. Pengawasan dan Pemeriksaan PPK berwenang melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. Pengawasan Mutu 65. 64.2 69.57 Hn = V = Harga Satuan baru setiap jenis komponen pekerjaan setelah dilakukan penyesuaian harga menggunakan rumusan penyesuaian Harga Satuan. Cacat Mutu PPK atau Pengawas Pekerjaan akan memeriksa setiap Hasil Pekerjaan dan memberitahukan penyedia secara tertulis atas setiap Cacat Mutu yang ditemukan. Apabila diperlukan. Volume setiap jenis komponen pekerjaan yang dilaksanakan. penyedia berkewajiban untuk memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditetapkan dalam pemberitahuan.] G. Pengujian 69.14 Penyedia dapat mengajukan secara berkala selambat-lambatnya setiap 6 (enam) bulan. 66.

Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak-hak yang terdapat dalam kontrak. mediasi.1 76.4 H. Penyedia berkewajiban untuk menyimpan dan memelihara semua dokumen yang digunakan dan terkait dengan pelaksanaan ini selama umur konstruksi yang tercantum dalam SSKK tetapi tidak lebih dari 10 (sepuluh) tahun.2 70.2 . denda. kehilangan. arbitrase. konsiliasi atau pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. membebaskan. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian PPK) sehubungan dengan klaim kehilangan atau kerusakan harta benda. Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan penyedia dalam Pasal ini. PPK dapat memperoleh penggantian biaya dengan memotong pembayaran atas tagihan penyedia yang jatuh tempo (jika ada) atau uang retensi atau pencairan Surat Jaminan Pemeliharaan atau jika tidak ada maka biaya penggantian akan diperhitungkan sebagai utang penyedia kepada PPK yang telah jatuh tempo.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 71. Penyelesaian Perselisihan 71. Itikad Baik 76.2 72. Penyedia berkewajiban untuk melindungi. Jika Hasil Pekerjaan sebagaimana ditetapkan dalam SSKK berupa bangunan maka PPK dan/atau penyedia terhitung sejak tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir bertanggung jawab atas kegagalan bangunan sesuai dengan kesalahan masing-masing selama umur konstruksi yang tercantum dalam SSKK tetapi tidak lebih dari 10 (sepuluh) tahun. proses pemeriksaan hukum. Kegagalan Bangunan 70. kewajiban. berhak untuk secara langsung atau melalui pihak ketiga yang ditunjuk oleh PPK melakukan perbaikan tersebut. Penyelesaian perselisihan atau sengketa antara para pihak dalam Kontrak dapat dilakukan melalui musyawarah. sakit atau kematian pihak ketiga yang timbul dari kegagalan bangunan. 70. tanggung jawab. Penyelesaian Perselisihan 71.4 PPK dapat mengenakan Denda Keterlambatan untuk setiap keterlambatan perbaikan Cacat Mutu. 69.1 Para Pihak berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan Kontrak ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan ini. dan cidera tubuh. gugatan atau tuntutan hukum. dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan. Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa Pokja Konstruksi ULP Kab.58 Pekerjaan. dan mendaftarhitamkan penyedia. kerugian.3 70.1 70. Penyedia segera setelah menerima klaim PPK secara tertulis berkewajiban untuk mengganti biaya perbaikan tersebut.

Pokja Konstruksi ULP Kab. salah satu pihak merasa dirugikan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Apabila selama kontrak.59 menonjolkan kepentingan masing-masing pihak. maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut.

Masa Pemeliharaan E. Kepemilikan Dokumen Penyedia diperbolehkan menggunakan salinan dokumen dan piranti lunak yang dihasilkan dari Pekerjaan Konstruksi ini dengan pembatasan sebagai berikut: __________ PPK dapat memberikan fasilitas berupa : 1. F. SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK (SSKK) A. Umur Konstruksi Pedoman Pengoperasian dan Perawatan Kontrak berlaku 90 (sembilan puluh) hari kalender Masa Pemeliharaan berlaku selama 6 (enam) bulan. Bangunan Hasil Pekerjaan memiliki umur konstruksi: 50 (lima puluh) tahun sejak tanggal penanda-tanganan Berita Acara penyerahan akhir. Wakil Sah Para Pihak : Dinas Pertanian Kab. Tindakan Penyedia yang Mensyaratkan Persetujuan PPK atau Pengawas Pekerjaan J.60 BAB IX.Tulungagung : : : : : : : : Wakil Sah Para Pihak sebagai berikut: Untuk PPK Untuk Penyedia : : C. Shop drawing 2. Lokasi pendirian direksi kit Kontrak Pengadaan Pekerjaan Konstruksi ini dibiayai dari APBD Kabupaten Pokja Konstruksi ULP Kab. Sumber . Batas akhir waktu yang disepakati untuk penerbitan SPP oleh PPK untuk pembayaran tagihan angsuran adalah 7 (tujuh) hari kalender terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang yang tidak diperselisihkan diterima oleh PPK. Korespondensi Alamat Para Pihak sebagai berikut: Satuan Kerja PPK Nama Alamat Website Email Faksimili Penyedia: Nama Alamat Email Faksimili B. Fasilitas L. Gambar ”As built” dan/atau pedoman pengoperasian dan perawatan harus diserahkan selambat-lambatnya: 14 (empat belas) hari kalender/bulan/tahun setelah tanggal penandatanganan Berita Acara penyerahan awal. Jaminan dicairkan dan disetorkan pada Kas Daerah Tindakan lain oleh Penyedia yang memerlukan persetujuan Pengawas Pekerjaan adalah: 1. Pekerjaan tambah kurang G. Pembayaran Tagihan H. Pencairan Jaminan I. Tanggal Berlaku Kontrak D.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 K.

Denda Q. Pembayaran berdasarkan cara tersebut di atas dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut: Prestasi pekerjaan yang dihasilkan pada pencapaian tersebut diatas dikurangi pengembalian uang muka secara proporsional. Pembayaran Prestasi Pekerjaan Pembayaran prestasi pekerjaan dilakukan dengan cara termin atau angsuran yaitu termin pertama prestasi pekerjaan mencapai 50%. Pembayaran Uang Pekerjaan Konstruksi ini diberikan uang muka sebesar 30% (Tiga puluh Muka persen) dari Nilai Kontrak N. Penyelesaian Perselisihan Pokja Konstruksi ULP Kab. Dokumen penunjang yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran prestasi pekerjaan: 1. Laporan prestasi pekerjaan. M.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Untuk pekerjaan ini besar denda keterlambatan untuk setiap hari keterlambatan adalah 1/1000 (satu perseribu) dari [harga kontrak/harga bagian kontrak yang belum dikerjakan] Jika perselisihan Para Pihak mengenai pelaksanaan Kontrak tidak dapat diselesaikan secara damai maka Para Pihak menetapkan lembaga penyelesaian perselisihan tersebut di bawah sebagai Pemutus Sengketa: Pengadilan Negeri Tulungagung O. 2. Penyesuaian Harga P. termin kedua prestasi pekerjaan mencapai 100 %.61 Pembiayaan Tulungagung Tahun Anggaran 2013. Back Up data pekerjaan Tidak ada penyesuaian harga.

Pokja Konstruksi ULP Kab.62 BAB X. BAB XI. SPESIFIKASI TEKNIS PEKERJAAN DAN GAMBAR Terlampir. DAFTAR KUANTITAS DAN HARGA Terlampir.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .

Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Sanggahan Banding tidak benar dari Penerima Jaminan dan pengenaan sanksi akibat Sanggahan Banding yang diajukan Yang Dijamin tidak benar. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. 3. BENTUK SURAT-SURAT JAMINAN Jaminan Sanggahan Banding dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN SANGGAHAN BANDING No. 6. 4. 5. ____________________ 2. BENTUK DOKUMEN LAIN A. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.d. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Sanggahan Banding tidak benar dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________ .Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . dari tanggal _____________________ s. Dikeluarkan di : _____________ Pada tanggal : _____________ [Bank] Pokja Konstruksi ULP Kab. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________ [Pokja ULP] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp _____________________________________ (terbilang ________________________________________________________) sebagai Jaminan Sanggahan Banding dalam bentuk garansi bank.63 BAB XII. apabila: Nama : _____________________________ [peserta pelelangan] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata Sanggahan Banding yang diajukan tidak benar. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain.

64 Materai Rp.6000.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .00 Untuk keyakinan. pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] ________________ [Nama dan Jabatan] Pokja Konstruksi ULP Kab.

Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain.6000. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________ . 3. b. Yang dijamin tidak menyelesaikan pekerjaan tersebut pada waktunya dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak. Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender. 6. sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Pemilihan yang diikuti oleh Yang Dijamin. 5.00 ________________ [Nama dan Jabatan] Pokja Konstruksi ULP Kab. Dikeluarkan di : _____________ Pada tanggal : _____________ Untuk keyakinan. lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa: a. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . ____________________ 2. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________ [nama PPK] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp _____________________________________ (terbilang ________________________________________________________) sebagai Jaminan Pelaksanaan dalam bentuk garansi bank. pemegang Garansi Bank disarankan untuk [Bank] mengkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] Materai Rp. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. apabila: Nama : _____________________________ [nama penyedia] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. 4. dari tanggal _____________________ s. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1.d. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.65 Jaminan Pelaksanaan dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN PELAKSANAAN No. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. Pemutusan kontrak akibat kesalahan Yang Dijamin.

Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .66 Pokja Konstruksi ULP Kab.

2. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Pemenang Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . _________________________ [alamat] sebagai Pemilik Pekerjaan. 3. Pemutusan kontrak akibat kesalahan TERJAMIN.6000. Dikeluarkan di _____________ pada tanggal _______________ TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp. pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke _____[Penerbit Jaminan] 6. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN.00 _____________________ Untuk keyakinan. bahwa kami: _____________________ [nama]. _____________ [alamat] sebagai Penyedia. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. TERJAMIN tidak menyelesaikan pekerjaan tersebut pada waktunya dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak. Dengan ini dinyatakan.67 Jaminan Pelaksanaan dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN PELAKSANAAN Nomor Jaminan: __________________ Nilai: ___________________ 1. dan _____________________ [nama penerbit jaminan]. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. b. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _____________________ [nama PPK]. 7. _______________ tanggal _____________________ Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ___________ sampai dengan tanggal __________ Jaminan ini berlaku apabila: a. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. _____________ [alamat] sebagai Penjamin. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________ (terbilang __________________________________) Maka kami. __________________ Pokja Konstruksi ULP Kab. 5. selanjutnya disebut TERJAMIN. 4.

Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .68 Pokja Konstruksi ULP Kab.

3. dari tanggal _____________________ s. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________ [nama PPK] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp _____________________________________ (terbilang ________________________________________________________) sebagai Jaminan Uang Muka dalam bentuk garansi bank.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . 6. pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] ________________ [Nama dan Jabatan] Pokja Konstruksi ULP Kab. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. 5. 4.00 Untuk keyakinan.69 Jaminan Uang Muka dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN UANG MUKA No. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________ . Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender. Dikeluarkan di : _____________ Pada tanggal : _____________ [Bank] Materai Rp. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tnggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1.d.6000. apabila: Nama : _____________________________ [nama penyedia] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa: Yang Dijamin tidak memenuhi kewajibannya melakukan pembayaran kembali Uang Muka yang sudah diterima Yang Dijamin kepada Penerima Jaminan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas atau sisa Uang Muka yang belum dikembalikan Yang Dijamin dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. ____________________ 2. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini.

bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _____________________ [nama PPK]. pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke _____[Penerbit Jaminan] 2. 6. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. 3. 5. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas atau sisa Uang Muka yang belum dikembalikan TERJAMIN dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. 4. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Pemenang Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No.70 Jaminan Uang Muka dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN UANG MUKA Nomor Jaminan: __________________ 1. bahwa kami: _____________________ [nama]. _____________ [alamat] sebagai Penyedia. _______________ tanggal _____________________ Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ___________ sampai dengan tanggal __________ Jaminan ini berlaku apabila: TERJAMIN tidak memenuhi kewajibannya melakukan pembayaran kembali kepada PENERIMA JAMINAN senilai Uang Muka yang wajib dibayar menurut Dokumen Kontrak. selanjutnya disebut TERJAMIN. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN.00 _____________________ Untuk keyakinan. dan _____________________ [nama penerbit jaminan].6000. _________________________ [alamat] sebagai Pemilik Pekerjaan. Nilai: ___________________ Dengan ini dinyatakan. _____________ [alamat] sebagai Penjamin. Dikeluarkan di _____________ pada tanggal _______________ TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . __________________ Pokja Konstruksi ULP Kab. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________ (terbilang __________________________________) Maka kami. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. 7.

00 Untuk keyakinan. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa: Yang Dijamin tidak memenuhi kewajibannya melakukan pemeliharaan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. Dikeluarkan di Pada tanggal Materai Rp. pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] : _____________ : _____________ [Bank] ________________ [Nama dan Jabatan] Pokja Konstruksi ULP Kab.71 Jaminan Pemeliharaan dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN PEMELIHARAAN No. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini.d. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . ____________________ 2. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________ . apabila: Nama : _____________________________ [nama penyedia] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. dari tanggal _____________________ s. 3. 6. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender.6000. 4. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________ [nama PPK] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp _____________________________________ (terbilang ________________________________________________________) sebagai Jaminan Pemeliharaan dalam bentuk garansi bank. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. 5.

Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. 7.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . _____________ [alamat] sebagai Penyedia. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. _______________ tanggal _____________________ Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ___________ sampai dengan tanggal __________ Jaminan ini berlaku apabila: TERJAMIN tidak memenuhi kewajibannya melakukan pemeliharaan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak. 5.72 Jaminan Pemeliharaan dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN PEMELIHARAAN Nomor Jaminan: __________________ 1. Nilai: ___________________ 2.00 TERJAMIN _____________________ __________________ Pokja Konstruksi ULP Kab. _____________ [alamat] sebagai Penjamin. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Pemenang Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _____________________ [nama PPK]. Untuk keyakinan. 3.6000. 6. _________________________ [alamat] sebagai Pemilik Pekerjaan. pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke _____[Penerbit Jaminan] Dikeluarkan di _____________ pada tanggal _______________ PENJAMIN Materai Rp. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. selanjutnya disebut TERJAMIN. bahwa kami: _____________________ [nama]. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________ (terbilang __________________________________) Maka kami. 4. Dengan ini dinyatakan. dan _____________________ [nama penerbit jaminan].

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->