DOKUMEN PENGADAAN

untuk Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Paket Pekerjaan

Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh

DINAS PERTANIAN KABUPATEN TULUNGAGUNG

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

2

BAB I. UMUM
A. Dokumen Pengadaan ini disusun berdasarkan Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang terakhir diubah dengan Peraturan Presiden No. 70 Tahun 2012 beserta petunjuk teknisnya serta ketentuan teknis operasional pengadaan barang/jasa secara elektronik. Dalam dokumen ini dipergunakan pengertian, istilah dan singkatan sebagai berikut: Pekerjaan Konstruksi HPS HEA Kemitraan/ Kerja Sama Operasi (KSO) LDP LDK Pokja ULP PPK SPPBJ SPMK TKDN PHO FHO LPSE : seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan pelaksanaan konstruksi bangunan atau pembuatan wujud fisik lainnya; : Harga Perkiraan Sendiri; : Harga Evaluasi Akhir; : kerja sama usaha antar penyedia yang masing-masing pihak mempunyai hak, kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan perjanjian tertulis;

B.

: Lembar Data Pemilihan; : Lembar Data Kualifikasi; : Pokja Konstruksi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Tulungagung, yang berfungsi untuk melaksanakan Pengadaan Pekerjaan Konstruksi; : Pejabat Pembuat Komitmen adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa; : Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa; : Surat Perintah Mulai Kerja; : Tingkat Komponen Dalam Negeri. : Serah Terima Pertama Pekerjaan/Provisional Hand Over : Penyerahan Akhir Pekerjaan setelah Masa Pemeliharaan berakhir/Final Hand Over. : Layanan Pengadaan Secara Elektronik adalah unit kerja K/L/D/I yang dibentuk untuk menyelenggarakan sistem pelayanan Pengadaan Barang/Jasa secara elektronik.

Aplikasi SPSE : Aplikasi perangkat lunak Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) berbasis web yang terpasang di server LPSE yang dapat diakses melalui website LPSE. Form Isian : Tampilan/antarmuka pemakai berbentuk grafis berisi komponen isian yang dapat Elektronik diinput oleh pengguna aplikasi. Form Isian : Form isian elektronik pada aplikasi SPSE yang digunakan penyedia barang/jasa Elektronik untuk menginputkan dan mengirimkan data kualifikasi. Data Kualifikasi E-Lelang : Proses pelelangan umum/terbatas/pemilihan langsung dengan tahapan sesuai Perpres 54/2010 dan perubahannya serta petunjuk teknisnya yang disesuaikan dengan teknis operasional pengadaan secara elektronik sebagaimana diatur dalam Perka 18/2012. Semua istilah “pelelangan” pada dokumen ini merujuk pada pengertian “e-lelang”.

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

3

C. Pemilihan Langsung dengan pascakualifikasi ini dibiayai dari sumber pendanaan sebagaimana tercantum dalam LDP. D. Pemilihan Langsung ini terbuka dan dapat diikuti oleh semua peserta yang berbentuk badan usaha atau kemitraan/KSO serta perorangan. E. Pokja ULP mengumumkan pelaksanaan Pemilihan Langsung dengan pascakualifikasi melalui website Pemerintah Daerah, papan pengumuman resmi untuk masyarakat dan Portal Pengadaan Nasional melalui LPSE.

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

Yani Timur No. A. PENGUMUMAN PEMILIHAN LANGSUNG DENGAN PASCAKUALIFIKASI PEMERINTAH KABUPATEN TULUNGAGUNG SEKRETARIAT DAERAH UNIT LAYANAN PENGADAAN TULUNGAGUNG ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------PENGUMUMAN PEMILIHAN LANGSUNG DENGAN PASCAKUALIFIKASI Nomor : 601.id : lpse.4 BAB II.Tulungagung. 37 Tulungagung : www.id Peserta dapat melakukan pendaftaran secara langsung melalui website lpse.EPROC/112/022/2013 Pokja Konstruksi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Tulungagung akan melaksanakan Pemilihan Langsung dengan pascakualifikasi untuk paket pekerjaan konstruksi sebagai berikut : 1. Yani Timur no. Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tulungagung Jl A. 37 – Tulungagung Telp. 255.go. Demikian disampaikan untuk menjadi perhatian.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Paket Pekerjaan Nama paket pekerjaan : Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh Nilai total HPS : Rp.000. Persyaratan Peserta Perusahaan yang mempunyai kualifikasi pekerjaan tersebut : Kualifikasi : Kecil Bidang : Tata Lingkungan Sub Bidang : Pekerjaan Pengeboran Air Tanah Pelaksanaan Pengadaan Tempat dan alamat Website Website LPSE 4.go. 2. 0355-321220 3.1/01. Jadwal Pengadaan Lihat pada lpse. Pokja Konstruksi ULP Kab.go.05/KONSTRUKSI. Tulungagung. 6.00 (Dua ratus lima puluh lima juta tiga ratus delapan ribu rupiah) Sumber pendanaan : APBD Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2013.308.go.tulungagung.id.id.tulungagung. 12 April 2013 Pokja Konstruksi ULP Kab.go. Dokumen pengadaan dapat diambil dalam bentuk softcopy dengan diunduh (download) melalui lpse. : Sekretariat Unit Layanan Pengadaan.tulungagung.id Jl.tulungagung.tulungagung. 5.

dan/atau d. melakukan persekongkolan dengan peserta lain untuk mengatur hasil Pemilihan Langsung.2 3. kemitraan/KSO atau peserta perorangan yang memenuhi kualifikasi. Kolusi.3 2. Peserta yang menurut penilaian Pokja ULP terbukti melakukan tindakan sebagaimana dimaksud dalam pasal 4.1 Pemilihan Langsung penyedia pekerjaan konstruksi ini terbuka dan dapat diikuti oleh semua peserta yang berbentuk badan usaha. 4. Dalam hal peserta akan atau sedang melakukan kemitraan/KSO. Larangan Korupsi.1 dikenakan sanksi sebagai berikut: a. Pengenaan sanksi dilaporkan oleh Pokja ULP kepada PA/KPA. INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) A. sanksi administratif.3 Pokja Konstruksi ULP Kab. Nama paket dan lingkup pekerjaan sebagaimana tercantum dalam LDP. seperti digugurkan dari proses Pemilihan Langsung atau pembatalan penetapan pemenang.5 BAB III. sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam. Penyedia yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. c. Sumber Dana Peserta Pemilihan Langsung Pengadaan ini dibiayai dari sumber pendanaan sebagaimana tercantum dalam LDP. berdasarkan syarat umum dan syarat khusus kontrak dengan mutu sesuai spesifikasi teknis dan harga sesuai kontrak. dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan 4. 1. c. b. untuk mengubah Perjanjian 3. pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang.3 4.2 4. sehingga mengurangi / menghambat / memperkecil / meniadakan persaingan yang sehat dan/atau merugikan pihak lain. b. Peserta kemitraan/KSO dilarang Kemitraan/Kerja Sama Operasi. baik dengan perusahaan nasional maupun asing maka peserta harus memiliki Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi yang memuat persentase kemitraan/KSO dan perusahaan yang mewakili kemitraan/KSO tersebut. Umum 1.2 1. Lingkup Pekerjaan 1.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . berusaha mempengaruhi anggota Pokja ULP dalam bentuk dan cara apapun. gugatan secara perdata. untuk memenuhi keinginan peserta yang bertentangan dengan Dokumen Pengadaan. dan/atau peraturan perundang-undangan. membuat dan/atau menyampaikan dokumen dan/atau keterangan lain yang tidak benar untuk memenuhi persyaratan dalam Dokumen Pengadaan ini.1 Peserta dan pihak yang terkait dengan pengadaan ini berkewajiban untuk mematuhi etika pengadaan dengan tidak melakukan tindakan sebagai berikut: a. 3.1 Pokja ULP mengumumkan kepada para peserta untuk menyampaikan penawaran atas paket pekerjaan konstruksi sebagaimana tercantum dalam LDP. 3.

menghindari dan mencegah pertentangan kepentingan para pihak yang terkait. anggota direksi atau dewan komisaris merangkap sebagai anggota direksi atau dewan komisaris pada badan usaha lainnya yang menjadi peserta pada Pelelangan yang sama. d. konsultan perencana/ pengawas bertindak sebagai pelaksana Pekerjaan Konstruksi yang direncanakannya/diawasinya.2 5. Pendayagunaan Produksi Dalam Negeri 6. jumlah dan harga yang dilampirkan pada Dokumen Penawaran. dalam suatu badan usaha. seperti jasa asuransi. 5. e. dan f. penggunaan tenaga ahli asing dilakukan semata-mata untuk mencukupi kebutuhan jenis keahlian yang belum dapat diperoleh di Indonesia.1 Para pihak dalam melaksanakan tugas. kecuali dalam pelaksanaan Kontrak Pengadaan Pekerjaan Terintegrasi.2 Pokja Konstruksi ULP Kab.1 antara lain meliputi: a.3 6. Dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi dimungkinkan menggunakan bahan baku. dan perangkat lunak yang tidak berasal dari dalam negeri (impor) dengan ketentuan: a. pengurus koperasi pegawai dalam suatu K/L/D/I atau anak perusahaan pada BUMN/BUMD yang mengikuti Pengadaan dan bersaing dengan perusahaan lainnya. komponen berupa bahan baku belum diproduksi di dalam negeri dan/atau spesifikasi teknis bahan baku yang diproduksi di dalam negeri belum memenuhi persyaratan. perbankan. peserta diwajibkan membuat daftar Barang yang diimpor yang dilengkapi dengan spesifikasi teknis. PPK dan/atau anggota Pokja ULP. dan diusahakan secara terencana untuk semaksimal mungkin terjadinya alih pengalaman/keahlian dari tenaga ahli asing tersebut ke tenaga Indonesia. baik secara langsung maupun tidak langsung. e. disusun berdasarkan keperluan yang nyata.6 5. pengujian dan lainnya sedapat mungkin dilakukan di dalam negeri. tenaga ahli. c. dalam Pekerjaan Konstruksi. semaksimal mungkin menggunakan jasa pelayanan yang ada di dalam negeri. Pertentangan kepentingan sebagaimana dimaksud pada angka 5. b. pemilahan atau pembagian komponen harus benar-benar mencerminkan bagian atau komponen yang telah dapat diproduksi di dalam negeri dan bagian atau komponen yang masih harus diimpor. ekspedisi. angkutan. konsultan manajemen konstruksi berperan sebagai Konsultan Perencana dan/atau Konsultan Pengawas. b. Peserta berkewajiban untuk menyampaikan penawaran yang mengutamakan material/ bahan produksi dalam negeri dan tenaga kerja Indonesia serta Pekerjaan Konstruksi yang dilaksanakan di Indonesia. Pegawai K/L/D/I dilarang menjadi peserta kecuali cuti diluar tanggungan K/L/D/I. hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang dikendalikan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . c. f.1 6. pekerjaan pemasangan. baik langsung maupun tidak langsung oleh pihak yang sama yaitu lebih dari 50% (lima puluh perseratus) pemegang saham dan/atau salah satu pengurusnya sama. fungsi dan perannya. merangkap sebagai anggota Pokja ULP atau pejabat yang berwenang menetapkan pemenang Pelelangan. dan pemeliharaan. pabrikasi. d. Larangan Pertentangan Kepentingan 5. baik langsung maupun tidak langsung mengendalikan atau menjalankan perusahaan peserta.

7.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . spesifikasi teknis barang yang diproduksi dan/atau kualifikasi teknis tenaga ahli dalam negeri belum memenuhi persyaratan. Tata cara evaluasi kualifikasi. Lembar Data Pemilihan. h. Kelalaian menyampaikan Dokumen Penawaran yang tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ini sepenuhnya merupakan risiko peserta. 3) Jaminan Sanggahan Banding. b.2 B. Isi Dokumen 8. c. Dokumen Pemilihan meliputi: a. Dokumen Kualifikasi meliputi: a. e. b. j. Lembar Data Kualifikasi. Dokumen Pengadaan terdiri dari Dokumen Pemilihan dan Dokumen Kualifikasi. Bentuk Surat Perjanjian.4 9. Syarat-Syarat Umum Kontrak. Dokumen Pengadaan 8. e. Setiap peserta yang termasuk dalam kemitraan/KSO dilarang menjadi peserta baik secara sendiri maupun sebagai anggota kemitraan/KSO yang lain pada paket pekerjaan yang sama. k.3 Pengadaan barang/jasa impor dimungkinkan dalam hal: a. c.7 6. Daftar Kuantitas dan Harga. d. 4) Jaminan Pelaksanaan. 6) Jaminan Pemeliharaan. Setiap peserta. Satu Penawaran Tiap Peserta 7. Bentuk Dokumen Lain: 1) SPPBJ. Bentuk Dokumen Penawaran: 1) Surat Penawaran. Isian Data Kualifikasi.2 8. 3) Dokumen Penawaran Teknis. g. 2) Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO) (apabila peserta berbentuk Kemitraan/KSO). i. Pokja Konstruksi ULP Kab. f. dan/atau c. Instruksi Kepada Peserta. Syarat-Syarat Khusus Kontrak.3 8. Umum. Pengumuman. Peserta berkewajiban memeriksa keseluruhan isi Dokumen Pengadaan ini. Spesifikasi Teknis dan Gambar. Bahasa Dokumen Pengadaan Dokumen Pengadaan beserta seluruh korespondensi tertulis dalam proses Pengadaan menggunakan Bahasa Indonesia. d. Pakta Integritas. 4) Formulir Rekapitulasi Perhitungan TKDN.1 Pengadaan 8. baik atas nama sendiri maupun sebagai anggota kemitraan/KSO hanya boleh memasukkan satu penawaran untuk satu paket pekerjaan. 5) Jaminan Uang Muka. volume produksi dalam negeri tidak mampu memenuhi kebutuhan. barang/jasa tersebut belum dapat diproduksi/dihasilkan di dalam negeri. b. Petunjuk Pengisian Data Kualifikasi. 2) SPMK.1 7.

5 10.2 10. Apabila dipandang perlu. Kumpulan tanya jawab pada saat pemberian penjelasan dalam aplikasi SPSE merupakan Berita Acara Pemberian Penjelasan (BAPP). Apabila pada saat pemberian penjelasan terdapat hal-hal/ketentuan baru atau perubahan penting yang perlu ditampung. Pokja ULP dapat mengumumkan Adendum Dokumen Pemilihan dengan cara mengunggah (upload) file adendum dokumen Pemilihan melalui aplikasi SPSE paling lambat 2 (dua) hari sebelum batas akhir pemasukan penawaran. harus mendapatkan persetujuan PPK sebelum dituangkan dalam Adendum Dokumen Pemilihan.2 11.3 11.4 11. maka ketentuan baru atau perubahan tersebut dianggap tidak ada dan ketentuan yang berlaku adalah Dokumen Pemilihan awal.5 11. Apabila ketentuan baru atau perubahan penting tersebut tidak dituangkan dalam Adendum Dokumen Pemilihan. Apabila dipandang perlu. spesifikasi teknis.6 11. gambar dan/atau nilai total HPS. Pemberian Penjelasan 10. Biaya peninjauan lapangan ditanggung oleh peserta.7 Pokja Konstruksi ULP Kab. maka Pokja ULP wajib mengundurkan batas akhir pemasukan penawaran.4 Pemberian penjelasan dilakukan secara online melalui aplikasi SPSE sesuai jadwal dalam aplikasi SPSE.1 11. Pokja ULP dapat menetapkan Adendum Dokumen Pengadaan. maka Pokja ULP menuangkan ke dalam Adendum Dokumen Pengadaan yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan. Setiap Adendum yang ditetapkan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan. 10. berdasarkan informasi baru yang mempengaruhi substansi Dokumen Pengadaan.3 10.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Jika dilaksanakan peninjauan lapangan dapat dibuat Berita Acara Pemberian Penjelasan Lanjutan dan diunggah melalui aplikasi SPSE. Perubahan rancangan kontrak. Setelah Pemberian Penjelasan dan sebelum batas akhir waktu pemasukan penawaran.8 10. Pokja ULP dapat memberikan penjelasan (ulang).1 10.6 10. Peserta dapat mengunduh (download) Adendum Dokumen Pemilihan yang diunggah (upload) Pokja ULP pada aplikasi SPSE (apabila ada). Apabila diperlukan Pokja ULP dapat memberikan informasi yang dianggap penting terkait dengan dokumen pengadaan.7 11. Ketidakikutsertaan peserta pada saat pemberian penjelasan tidak dapat dijadikan dasar untuk menolak/menggugurkan penawaran. Pokja ULP melalui tim atau tenaga ahli pemberi penjelasan teknis yang ditunjuk dapat memberikan penjelasan lanjutan dengan cara melakukan peninjauan lapangan. Perubahan Dokumen Pengadaan 11. Apabila Pokja ULP akan mengunggah (upload) file Adendum Dokumen Pemilihan kurang dari 2 (dua) hari sebelum batas akhir pemasukan penawaran.

2) jadwal dan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan sampai dengan serah terima pertama Pekerjaan (PHO). 3) spesifikasi teknis. h. Dokumen Penawaran Dokumen Penawaran. Formulir rekapitulasi perhitungan TKDN. meliputi: a. maka yang berlaku adalah penjelasan dalam Bahasa Indonesia. d) kesesuaian antara jangka waktu pelaksanaan pada jadwal dan kurva S yang tidak melebihi waktu yang dipersyaratkan didalam LDP. Biaya dalam Penyiapan Penawaran 13. Bahasa Penawaran 14. 15.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . b) kesesuaian jenis pekerjaan pada jadwal dengan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga serta urutan pekerjaan setiap tahap pada jadwal secara teknis dapat dilaksanakan. 5) daftar personil inti.2 14. b.1 14. Tambahan Waktu Pemasukan Dokumen Penawaran Apabila adendum dokumen pengadaan mengakibatkan kebutuhan penambahan waktu penyiapan dokumen penawaran maka Pokja ULP memperpanjang batas akhir pemasukan penawaran.1 13. 4) jenis. dan 4) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan. surat kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan).(apabila ada) g.9 12. kapasitas. Semua Indonesia. 2) masa berlaku penawaran. c. dengan ketentuan: a) penyusunan jadwal dengan menggunakan metode jaringan kerja (Network Diagram) yang berbentuk Diagram Balok (Gantt Chart) dalam format MS Project dengan ketentuan menyampaikan sub item pekerjaan sesuai mata pembayaran yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. Formulir Pra RK3K. analisa harga satuan pekerjaan.dan Pokja Konstruksi ULP Kab. C. Dokumen Penawaran harus menggunakan Bahasa Dokumen penunjang yang terkait dengan Dokumen Penawaran dapat menggunakan Bahasa Indonesia atau bahasa asing. Pokja ULP tidak bertanggung jawab atas kerugian apapun yang ditanggung oleh peserta. komposisi dan jumlah peralatan. 3) harga penawaran. f. Penyiapan Dokumen Penawaran 13. 6) bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan. surat Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (apabila peserta berbentuk Kemitraan/KSO). e. dokumen penawaran teknis terdiri dari: 1) metode pelaksanaan pekerjaan.2 14. surat penawaran yang didalamnya mencantumkan. Dalam hal terjadi perbedaan penafsiran. 1) tanggal. d. c) penyusunan rencana progres pelaksanaan pekerjaan dalam bentuk kurva S dalam format MS Project/ MS Excel.3 Peserta menanggung semua biaya dalam penyiapan dan penyampaian penawaran. Dokumen penunjang yang berbahasa asing perlu disertai penjelasan dalam Bahasa Indonesia. daftar kuantitas dan harga.

dan pungutan lain serta biaya asuransi yang harus dibayar oleh penyedia untuk pelaksanaan paket pekerjaan konstruksi ini diperhitungkan dalam total harga penawaran. Jika harga satuan ditulis nol atau tidak dicantumkan maka pekerjaan dalam mata pembayaran tersebut dianggap telah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain dan pekerjaan tersebut tetap harus dilaksanakan. retribusi.4 19. 21. badan usaha yang ditunjuk mewakili Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO) wajib menyampaikan pakta integritas melalui fasilitas unggahan lainnya pada form isian elektronik data kualifikasi di aplikasi SPSE.1 19. Masa Berlaku Penawaran dan Jangka Waktu Pelaksanaan 18. sebelum akhir masa berlakunya penawaran. Biaya overhead termasuk untuk penyelenggaraan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan keuntungan serta semua pajak.2 18. Semua harga dalam penawaran harus dalam bentuk mata uang sebagaimana tercantum dalam LDP.1 17. 16. Pokja ULP dapat meminta kepada seluruh peserta secara tertulis untuk memperpanjang masa berlakunya penawaran tersebut dalam jangka waktu tertentu. Pembayaran atas pelaksanaan pekerjaan dilakukan sesuai dengan cara sebagaimana tercantum dalam LDP dan diuraikan dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak.3 17.2 Dengan mendaftar sebagai peserta lelang pada suatu paket pekerjaan melalui aplikasi SPSE. Harga Penawaran 16. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran 17. Apabila evaluasi belum selesai dilaksanakan. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. Semua Dokumen Penawaran disampaikan dalam bentuk softcopy berupa file yang telah dienkripsi melalui program LPSE. Untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan lump sum dan harga satuan. Pengisian . kecuali untuk penyedia barang/jasa yang melakukan Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO). Peserta dapat: a. maka peserta telah menandatangani Pakta Integritas.1 16. Harga penawaran ditulis dengan jelas dalam angka dan huruf. Masa berlaku penawaran sesuai sebagaimana tercantum dalam LDP. dan nepotisme (KKN).3 18. Dokumen kualifikasi disampaikan melalui program LPSE dan pendukung dokumen kualifikasi perusahaan disampaikan dengan pemindaian/scan program LPSE. peserta mencantumkan harga satuan dan harga total untuk tiap mata pembayaran/pekerjaan dalam Daftar Kuantitas dan Harga.10 i. 16.2 Data Kualifikasi.2 18. Bentuk Dokumen Penawaran 19.1 18. bea.2 20. menolak permintaan tersebut dan dapat mengundurkan diri secara tertulis dengan tidak dikenakan sanksi. 20. Pakta Integritas 20.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 21.1 Pakta integritas berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan dan akan melaporkan terjadinya kolusi. b. korupsi. menyetujui permintaan tersebut tanpa mengubah penawaran.1 Peserta berkewajiban untuk menyetujui Pakta Integritas dan mengisi form Pokja Konstruksi ULP Kab.

Dilanjutkan dengan mengunggah file penawaran terenkripsi (*. Pokja Konstruksi ULP Kab.2 25. kecuali untuk penyedia barang/jasa yang melakukan Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO) Pakta Integritas dan Data Kualifikasi ditandatangani oleh pejabat yang menurut perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi berhak mewakili Kemitraan/KSO. Penyampulan dan Penandaan Sampul Penawaran 23. Pemasukan Dokumen Penawaran 23. File penawaran disandikan/dienkripsi dengan Aplikasi Pengaman Dokumen (APENDO). b. Data kualifikasi yang dikirmkan terakhir akan menggantikan data kualifikasi yang telah terkirim sebelumnya. Batas Akhir Waktu Pemasukan Penawaran 26. c. mengirimkan Data Kualifikasi melalui form isian elektronik data kualifikasi pada aplikasi SPSE. Penawaran teknis. 2) peserta mengunggah (upload) file penawaran administrasi. 22. Peserta mengirimkan file penawaran yang telah disandikan/ dienkripsi melalui aplikasi SPSE.1 D. Penyampaian Dokumen Penawaran 24. Jaminan Penawaran 22.2 isian elektronik data kualifikasi dalam aplikasi SPSE. Penawaran harga. Untuk metode 1 (satu) file (sampul): 1) Setelah File penawaran administrasi.1 24. 3) Peserta dapat mengunggah file penawaran secara berulang sebelum batas akhir waktu pemasukan Dokumen Penawaran.rhs) melalui aplikasi SPSE sesuai jadwal yang ditetapkan. Penawaran Terlambat Penawaran harus disampaikan secara elektronik melalui aplikasi SPSE kepada Pokja ULP paling lambat pada waktu yang ditentukan oleh Pokja ULP Aplikasi SPSE menolak setiap file penawaran yang dikirimkan setelah batas akhir waktu pemasukan penawaran kirim. teknis dan harga dienkripsi menggunakan Apendo. Peserta dapat mengirimkan data kualifikasi secara berulang sebelum batas akhir waktu pemasukan Dokumen Penawaran. Pertama-tama. c.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Jaminan penawaran tidak dipersyaratkan.11 Dokumen Isian Kualifikasi 21. teknis dan harga yang telah terenkripsi (*.2 23.3 23.rhs) hanya melalui aplikasi SPSE sesuai jadwal yang ditetapkan.1 File penawaran yang disampaikan oleh peserta terdiri dari 1 (satu) file penawaran yang telah disandikan/dienkripsi yang terdiri dari: a. b. Data kualifikasi diinput dan dikirimkan melalui form isian elektronik data kualifikasi pada SPSE. Peserta menyampaikan Dokumen Penawaran kepada Pokja ULP dengan ketentuan: a. File penawaran terakhir akan menggantikan file penawaran yang telah terkirim sebelumnya 23. Pakta Integritas dan Data Kualifikasi dianggap telah disetujui dan ditandatangani oleh peserta pengadaan.4 24. Penawaran administrasi.

dan deskripsi/spesifikasi barang/jasa yang ditawarkan.1 Pada tahap pembukaan penawaran. apabila file penawaran tidak dapat dibuka/didekripsi maka Pokja ULP dapat menetapkan bahwa file penawaran tersebut tidak memenuhi syarat sebagai penawaran dan penyedia barang/jasa yang mengirimkan file penawaran tersebut dianggap tidak memasukkan penawaran.4 28. Pokja ULP memasukan hasil koreksi aritmatik pada aplikasi SPSE Pokja Konstruksi ULP Kab.2 27.3 28. apabila terjadi kesalahan hasil perkalian antara volume dengan harga apabila terjadi kesalahan hasil perkalian antara volume dengan harga satuan pekerjaan. jenis pekerjaan yang tidak tercantum dalam daftar kuantitas dan harga disesuaikan dengan jenis pekerjaan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan dan harga satuan pekerjaan dimaksud dianggap nol. Pembukaan dan Evaluasi Penawaran 27. daftar kuantitas dan harga untuk kontrak harga satuan/gabungan.1 28.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 27. jenis pekerjaan yang tidak diberi harga satuan dianggap sudah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain dan harga satuan pada daftar kuantitas dan harga tetap dibiarkan kosong.2 28. Apabila penawaran yang masuk kurang dari 3 (tiga) peserta maka pelelangan dinyatakan gagal Evaluasi penawaran dilakukan dengan sistem gugur.4 27. Koreksi aritmatik sebelum dilakukan evaluasi penawaran dengan ketentuan: a. b. Berdasarkan keterangan dari LPSE atau LKPP. c.5 .12 E. Total harga penawaran setelah koreksi aritmatik yang melebihi nilai total HPS dinyatakan gugur.3 27.5 28. Terhadap file penawaran yang tidak dapat dibuka (didekripsi). Apabila dapat dibuka. Berdasarkan hasil koreksi aritmatik Pokja ULP menyusun urutan dari penawaran terendah. dan e. volume dan/atau jenis pekerjaan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga disesuaikan dengan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan. dengan ketentuan harga satuan pekerjaan yang ditawarkan tidak boleh diubah. Pokja ULP mengunduh ( download) dan melakukan dekripsi file penawaran dengan menggunakan Apendo sesuai waktu yang telah ditetapkan. Pembukaan Penawaran 27. dilakukan pembetulan. hasil koreksi aritmatik pada bagian harga satuan dapat mengubah nilai total harga penawaran sehingga urutan peringkat dapat menjadi lebih tinggi atau lebih rendah dari urutan peringkat semula. Pokja ULP menyampaikan file penawaran tersebut kepada LPSE untuk mendapat keterangan bahwa file yang bersangkutan tidak dapat dibuka dan bila dianggap perlu LPSE dapat menyampaikan file penawaran tersebut kepada LKPP. jangka waktu penawaran. Evaluasi Penawaran 28. maka Pokja ULP akan melanjutkan proses atas penawaran yang bersangkutan File yang dianggap sebagai penawaran adalah dokumen penawaran yang berhasil dibuka dan dapat dievaluasi yang sekurang-kurangnya memuat satu file: harga penawaran. d.

para pihak dilarang mempengaruhi atau melakukan intervensi kepada Pokja ULP selama proses evaluasi.7 28. dengan tujuan untuk memenangkan salah satu peserta. penawaran yang memenuhi syarat adalah penawaran yang sesuai dengan ketentuan antara lain disampaikan oleh penawar yang berhak. memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan meliputi syarat administrasi. evaluasi administrasi. g. Pokja ULP dilarang menambah. 3) adanya keikutsertaan beberapa Penyedia Barang/Jasa yang berada dalam 1 (satu) kendali. Pokja ULP dan/atau PPK. dan/atau spesifkasi barang yang ditawarkan (merk/tipe/jenis) dan/atau dukungan teknis. alat. mengurangi.8 28.6 Pelaksanaan evaluasi dengan sistem gugur dilakukan oleh Pokja ULP untuk mendapatkan 3 (tiga) penawaran yang memenuhi syarat yang dimulai dengan penawaran terendah setelah koreksi aritmatik. analisa pendekatan teknis. harga satuan. d. evaluasi harga. maka pelelangan dinyatakan gagal. bahan. mengganti dan/atau mengubah isi Dokumen Pengadaan ini. dan 3) apabila tidak ada peserta lain sebagaimana dimaksud pada angka 2). mengurangi. 2) seluruh penawaran dari Penyedia mendekati HPS. 2) proses evaluasi tetap dilanjutkan dengan menetapkan peserta lainnya yang tidak terlibat (apabila ada). penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat adalah: 1) penyimpangan dari Dokumen Pengadaan ini yang mempengaruhi lingkup. Pokja ULP melakukan evaluasi penawaran yang meliputi: a. syarat teknis dalam menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan dan harga yang wajar dapat dipertanggung jawabkan tanpa ada penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat.9 . dan d. evaluasi kualifikasi Ketentuan umum dalam melakukan evaluasi sebagai berikut: a. Pokja ULP dan/atau peserta dilarang menambah. pada waktu yang telah ditentukan.13 28. maka: 1) peserta yang ditunjuk sebagai calon pemenang dan peserta lain yang terlibat dimasukkan ke dalam Daftar Hitam. antara lain: metode kerja. Pokja Konstruksi ULP Kab. mengganti. Apabila setelah koreksi aritmatik terdapat kurang dari 3 (tiga) penawar yang menawar harga kurang dari HPS maka proses lelang tetap dilanjutkan dengan melakukan evaluasi penawaran. dan/atau mengubah isi Dokumen Penawaran. evaluasi teknis. b. f. c.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 28. dan/atau 2) penawaran dari peserta dengan persyaratan tambahan yang akan menimbulkan persaingan usaha tidak sehat dan/atau tidak adil diantara peserta yang memenuhi syarat. Indikasi persekongkolan antar penyedia barang/jasa adalah terpenuhinya sekurang-kurangnya 2 (dua) indikasi dibawah ini: 1) Terdapat kesamaan dokumen teknis. apabila dalam evaluasi ditemukan bukti adanya persaingan usaha yang tidak sehat dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan) antara peserta. kualitas dan hasil/kinerja pekerjaan. untuk paket pekerjaan yang dilelangkan. b. c. e.

evaluasi terhadap data administrasi hanya dilakukan terhadap hal-hal yang tidak dinilai pada saat penilaian kualifikasi. Analisa Harga Satuan Pekerjaan. 4) Spesifikasi teknis . maka surat penawaran Pokja Konstruksi ULP Kab. c). c) bertanggal. f). b. dan format penulisan. e). Kapasitas. Formulir rekapitulasi perhitungan TKDN(khusus untuk peserta yang tidak menyampaikan formulir TKDN. (2) apabila nilai yang tertulis dalam angka jelas sedangkan nilai dalam huruf tidak jelas. 2) Surat penawaran memenuhi ketentuan sebagai berikut: a) jangka waktu berlakunya surat penawaran tidak kurang dari waktu sebagaimana tercantum dalam LDP dengan ketentuan: (1) apabila ada perbedaan nilai penulisan antara angka dan huruf maka yang diakui adalah tulisan huruf. susunan. b) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. Surat Perjanjian / Kemitraan / Kerjasama Operasional (apabila ada). 5) Daftar personil inti yang akan ditempatkan secara penuh . dan jumlah peralatan . maka penawaran dinyatakan gugur. h). dengan ketentuan: (1) apabila ada perbedaan nilai penulisan antara angka dan huruf maka yang diakui adalah tulisan huruf. maka penawarannya tidak digugurkan dan nilai TKDN-nya dianggap nol). d) apabila terdapat kesalahan pada tanggal surat penawaran yang menyebabkan jangka waktu berlaku surat penawaran menjadi kurang dari waktu yang ditetapkan dalam LDP. antara lain kesamaan/kesalahan pengetikan. g). maka nilai yang diakui adalah nilai yang tertulis dalam angka. 3) Jenis. penawaran dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi. Dokumen penawaran teknis : 1) Metode Pelaksanaan. Formulir Pra RK3K. d).14 4) adanya kesamaan/kesalahan isi dokumen penawaran. komposisi. Rincian harga penawaran (daftar kuantitas dan harga). maka nilai yang diakui adalah nilai yang tertulis dalam angka. atau (3) apabila nilai dalam angka dan nilai yang tertulis dalam huruf tidak jelas. 2) Jadwal waktu pelaksanaan. b).Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Surat penawaran. (2) apabila nilai yang tertulis dalam angka jelas sedangkan nilai dalam huruf tidak jelas. 28. maka penawaran dinyatakan gugur. 6) Daftar bagian pekerjaan yang akan di subkontrakkan. Surat Kuasa dari Direktur Utama/Pimpinan Perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan).10 Evaluasi Administrasi: a. atau (3) apabila nilai dalam angka dan nilai yang tertulis dalam huruf tidak jelas. apabila: 1) syarat-syarat substansial yang diminta berdasarkan Dokumen Pengadaan ini dipenuhi/dilengkapi : a).

Pokja ULP memasukan hasil evaluasi administrasi pada aplikasi SPSE. penyusunan rencana progres pelaksanaan pekerjaan dalam bentuk kurva S dalam format MS Project/ MS Excel. maka pelelangan dinyatakan gagal. evaluasi teknis dilakukan dengan sistem gugur dengan ketentuan: 1) Pokja ULP menilai persyaratan teknis minimal yang harus dipenuhi dengan membandingkan pemenuhan persyaratan teknis sebagaimana tercantum dalam dokumen pengadaan ini. g) Pra RK3K memenuhi persyaratan keselamatan dan kesehatan kerja yang akan dilakukan pada saat pelaksanaan pekerjaan konstruksi. termasuk alasan ketidaklulusan peserta dalam evaluasi administrasi. kesesuain jenis pekerjaan pada jadwal dengan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga serta urutan pekerjaan setiap tahap pada jadwal secara teknis dapat dilaksanakan. c.11 Evaluasi Teknis: a. b) Penilaian jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan dilakukan atas: b.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . apabila tidak ada peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. kesesuaian antara jangka waktu pelaksanaan pada jadwal dan kurva S yang tidak melebihi waktu yang dipersyaratkan didalam LDP. e) personil inti yang akan ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan. b. peserta yang memenuhi persyaratan administrasi dilanjutkan dengan evaluasi teknis. Apabila terdapat hal yang meragukan dapat dilakukan klarifikasi untuk menegaskan bahwa K3 akan dilaksanakan.1. tidak dapat menggugurkan teknis berdasarkan Pra RK3K Pokja Konstruksi ULP Kab. Metode pelaksanaan dilengkapi metode kerja untuk jenis-jenis pekerjaan utama dan pekerjaan penunjang atau pekerjaan sementara yang ikut menentukan keberhasilan pelaksanaan pekerjaan dan diyakini menggambarkan penguasaan penawar untuk melaksanakan pekerjaan. c) jenis dan jumlah peralatan minimal yang disediakan sebagaimana tercantum dalam LDP.3. b. b. 28. e. d. unsur-unsur yang dievaluasi teknis sesuai dengan yang ditetapkan. f) bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP. b.15 dinyatakan tidak memenuhi persyaratan administrasi.4. g. apabila hanya ada 1 (satu) atau 2 (dua) peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. d) spesifikasi teknis memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ini. Pokja ULP dapat melakukan klarifikasi terhadap hal-hal yang kurang jelas dan meragukan. penyusunan jadwal dengan menggunakan metode jaringan kerja (Network Diagram) yang berbentuk Diagram Balok (Gantt Chart) dalam format MS Project dengan ketentuan menyampaikan sub item pekerjaan sesuai mata pembayaran yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. f. 2) penilaian persyaratan teknis minimal dilakukan terhadap: a) metode pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan termasuk pengendalian terhadap risiko K3.2. maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi teknis.

peserta yang dinyatakan lulus evaluasi teknis dilanjutkan ke tahap evaluasi harga. hal-hal lain yang kurang jelas atau meragukan. 2) harga satuan penawaran yang nilainya lebih besar dari 110% (seratus sepuluh perseratus) dari harga satuan yang tercantum dalam HPS. tenaga kerja. Harga satuan penawaran tersebut dinyatakan timpang dan hanya berlaku untuk volume sesuai dengan Daftar Kuantitas dan Harga. Hasil klarifikasi dapat menggugurkan penawaran. Pokja ULP memasukan hasil evaluasi teknis pada aplikasi SPSE. dan b) apabila semua harga penawaran atau penawaran terkoreksi di atas nilai total HPS. dinyatakan gugur. maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi harga. peralatan. d). d. Harganya dianggap termasuk dalam harga satuan pekerjaan lainnya. e. 7) dalam klarifikasi peserta tidak diperkenankan mengubah substansi penawaran. apabila peserta yang lulus evaluasi teknis kurang dari 3 (tiga). Unsur-unsur yang perlu dievaluasi adalah hal-hal yang pokok atau penting. c. a) sampai dengan f) maka penawaran dinyatakan tidak memenuhi persyaratan teknis. c). Pokja ULP dapat : a). termasuk alasan ketidaklulusan peserta dalam evaluasi teknis. dan bahan(material konstruksi) terhadap jenis pekerjaan yang perlu dinilai konsistensinya. mengecek lokasi dan kondisi peralatan yang ditawarkan. apabila dinilai tidak konsisten dan/atau tidak wajar maka penawaran tidak memenuhi syarat dan dalam evaluasi penawaran harus dinyatakan gugur teknis. f. Pokja ULP melakukan klarifikasi dengan peserta. Pokja ULP dapat melakukan klarifikasi dengan menilai rincian/uraian Analisa Teknis Satuan Pekerjaan untuk pekerjaan utama meliputi komponen tenaga kerja. 3) mata pembayaran yang harga satuannya nol atau tidak ditulis dilakukan klarifikasi dan kegiatan tersebut harus tetap dilaksanakan. Dalam klarifikasi teknis ini. pelelangan dinyatakan gagal.12 Evaluasi Harga: a. meminta peserta untuk menjelaskan metode pelaksanaan pekerjaan. penggunaan peralatan dan bahan (material konstruksi). Selanjutnya meneliti dan melakukan analisis terhadap uraian Analisa Teknis Satuan Pekerjaan tersebut. maupun pencapaian produktivitas dan spesifikasi teknis. jadwal waktu pelaksanaan. 4) Untuk menilai konsistensi dan kewajaran antara metode pelaksanaan. dengan ketentuan: 1) total harga penawaran atau penawaran terkoreksi dibandingkan terhadap nilai total HPS: a) apabila total harga penawaran terkoreksi melebihi nilai total HPS. dilakukan klarifikasi. 28.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . meminta peserta untuk menghadirkan personil inti yang ditawarkan. 6) apabila dalam evaluasi teknis terdapat hal-hal yang kurang jelas atau meragukan. 5) Pokja ULP dapat meminta uji mutu/teknis/fungsi untuk bahan/alat tertentu sebagaimana tercantum dalam LDP. apabila tidak ada peserta yang lulus evaluasi teknis maka pelelangan dinyatakan gagal. b).16 3) Apabila penawaran tidak memenuhi salah satu kriteria angka 2). 4) untuk harga penawaran: Pokja Konstruksi ULP Kab.

peralatan. Dalam hal terdapat 2 (dua) calon pemenang memiliki harga penawaran yang sama. 29. Apabila calon pemenang lelang serta pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada) tidak lulus evaluasi kualifikasi. maka pelelangan dinyatakan gagal dan peserta yang terlibat dimasukkan dalam Daftar Hitam.3 Evaluasi dilakukan terhadap calon pemenang lelang serta calon pemenang cadangan 1 dan 2 apabila ada. harus bersedia untuk menaikkan Jaminan Pelaksanaan menjadi 5% (lima perseratus) dari nilai total HPS.2 29. hasil/ kinerja dan diyakini tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan persyaratan/ ketentuan.1 29. maka Pokja ULP memilih peserta yang mempunyai kemampuan teknis lebih besar dan hal ini dicatat dalam Berita Acara. maka penawarannya digugurkan dan Jaminan Penawaran disita untuk negara serta dimasukkan dalam Daftar Hitam. b) apabila penawaran dalam angka tertulis dengan jelas sedangkan dalam huruf tidak jelas. Apabila hasil analisa mengindikasikan bahwa pekerjaan utama tidak dapat dilaksanakan dengan harga yang ditawarkan yang disebabkan harga penawaran di bawah harga pasar dan dapat dibuktikan. Indikasi kerugian dan keuntungan diteliti dari data yang tercantum dalam analisa harga satuan pekerjaan dan rekapitulasi daftar kuantitas dan harga. maka penawaran dinyatakan gugur. Pokja ULP menyusun urutan 3 (tiga) penawaran sebagai calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada). kualitas. b) apabila peserta tersebut ditunjuk sebagai pemenang lelang. d. maka penawaran tidak memenuhi syarat dan dalam evaluasi penawaran harus dinyatakan gugur. Apabila dalam evaluasi ditemukan bukti harga tidak wajar akibat terjadinya persaingan usaha tidak sehat dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan). 2) klarifikasi kewajaran harga apabila harga penawaran dibawah 80% (delapan puluh perseratus) HPS dengan ketentuan: a) menilai rincian/uraian Analisa Harga Satuan Pekerjaan Utama meliputi komponen tenaga kerja. c. dan c) apabila peserta yang bersangkutan tidak bersedia menaikkan nilai Jaminan Pelaksanaan. dan bahan (material konstruksi) terhadap jenis pekerjaan utama yang perlu dinilai kewajarannya untuk diteliti dan dianalisa.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . atau c) apabila penawaran dalam angka dan huruf tidak jelas. Evaluasi kualifikasi dilakukan dengan menggunakan metode penilaian sistem gugur.17 a) apabila ada perbedaan antara penulisan nilai harga penawaran antara angka dan huruf maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan huruf. e. Evaluasi Kualifikasi 29. Pokja Konstruksi ULP Kab. b. sehingga akan menyebabkan terjadinya kerugian dibandingkan keuntungan yang akan diperoleh serta diperkirakan mempengaruhi lingkup. maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan angka. Dilakukan klarifikasi kewajaran harga dengan ketentuan sebagai berikut: 1) klarifikasi dalam hal penawaran Tingkat Komponen Dalam Negeri(TKDN) berbeda dibandingkan dengan perkiraan Pokja ULP. maka dilakukan evaluasi kualifikasi terhadap penawar ranking berikutnya.

2 Pembuktian kualifikasi terhadap peserta yang memenuhi persyaratan kualifikasi dilakukan setelah evaluasi kualifikasi. 70 Tahun 2012 dan peraturan perundangundangan lainnya yang masih berlaku dan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan. b. Pokja ULP mengumumkan pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada) melalui aplikasi SPSE dan papan pengumuman resmi untuk masyarakat 33.3 30.4 30. Pokja Konstruksi ULP Kab. memenuhi persyaratan administrasi.18 30. dengan tembusan disampaikan secara offlinekepada PPK dan APIP K/L/D/Isebagaimana tercantum dalam LDP. dan/atau c. atau kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik.1 Peserta yang memasukkan dokumen penawaran secara lengkap dapat menyampaikan sanggahan secara elektronik melalui aplikasi SPSE atas penetapan pemenang kepada Pokja ULP dalam waktu 3 (tiga) hari kerja setelah pengumuman pemenang. Pembuktian kualifikasi dilakukan dengan cara melihat keaslian dokumen dari dokumen asli atau salinan dokumen yang sudah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang dan meminta salinan dokumen tersebut.4 . Sanggahan Pokja ULP menetapkan pemenang lelang berdasarkan urutan nilai penawaran yang paling rendah.2 33. disertai bukti terjadinya penyimpangan. Dalam pembuktian kualifikasi harus dihadiri oleh penanggung jawab penawaran atau yang menerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya. badan usaha dan/atau pengurusnya dimasukkan dalam Daftar Hitam. Apabila hasil pembuktian kualifikasi ditemukan pemalsuan data. Penetapan Pemenang.3 33.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 33. penyimpangan terhadap ketentuan dan prosedur yang diatur dalam Peraturan Presiden No. penyalahgunaan wewenang oleh Pokja ULP dan/atau pejabat yang berwenang lainnya. rekayasa tertentu sehingga menghalangi terjadinya persaingan usaha yang sehat. Penetapan Pemenang 31. teknis dan harga. Pengumuman Pemenang 33. maka lelang dinyatakan gagal. Apabila sanggahan dinyatakan benar maka Pokja ULP menyatakan pelelangan gagal.5 F. maka peserta digugurkan. Pokja ULP wajib memberikan jawaban secara elektronik melalui aplikasi SPSE atas semua sanggahan paling lambat 3 (tiga) hari kerja setelah menerima surat sanggahan. Pokja ULP melakukan klarifikasi dan/atau verifikasi kepada penerbit dokumen atau kepada tenaga ahli yang bersangkutan/dalam dokumen penawaran apabila diperlukan. Sanggahan diajukan oleh peserta apabila terjadi penyimpangan prosedur meliputi: a. Apabila tidak ada calon pemenang yang lulus pembuktian kualifikasi. Pembuktian Kualifikasi 30. 32. atau pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. 30.1 30. 54 Tahun 2010 sebagaimana diubah terakhir dengan Peraturan Presiden No.

maka penunjukan pemenang dapat dilakukan kepada pemenang cadangan sesuai dengan urutan peringkat.1 34. Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi sebagaimana tercantum dalam LDP. masa sanggah dan/atau masa sanggah banding berakhir. wajib memberikan jawaban secara tertulis atas semua sanggahan banding paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah surat sanggahan banding diterima. dapat mengajukan sanggahan banding secara tertulis kepada Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi sebagaimana tercantum dalam LDP. apabila yang bersangkutan tidak bersedia ditunjuk karena masa penawarannya sudah tidak berlaku. apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan masa penawarannya masih berlaku dengan alasan yang tidak dapat diterima secara obyektif oleh Pokja ULP. 34. atau c. b. paling lambat 3 (tiga) hari kerja setelah menerima jawaban sanggahan. Sanggahan Banding 34. sanggahan dan/atau sanggahan banding terbukti tidak benar. dengan tembusan kepada PPK. Sanggahan banding yang disampaikan bukan kepada Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi sebagaimana tercantum dalam LDP atau disampaikan di luar masa sanggah banding.19 33.3 34. Penunjukan Penyedia Barang/Jasa 35. Penerima Jaminan Sanggahan Banding adalah Pokja ULP.4 34.2 34. apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan masa penawarannya masih berlaku dengan alasan yang dapat diterima secara obyektif oleh Pokja ULP. dan APIP K/L/D/I sebagaimana tercantum dalam LDP. maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan dicairkan dan disetorkan sebagaimana tercantum dalam LDP. b. Pokja ULP. maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan tidak boleh dicairkan. dengan ketentuan: a. dianggap sebagai pengaduan dan tetap harus ditindaklanjuti. atau c.6 G.1 Pokja ULP membuat dan mengunggah Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) ke dalam aplikasi SPSE dan menyampaikan kepada PPK sebagai dasar untuk menerbitkan Surat Penunjukan Penyedia/Jasa (SPPBJ) PPK menerbitkan SPPBJ apabila pernyataan peserta pada formulir isian kualifikasi masih berlaku. selama masa surat penawaran dan Jaminan Penawaran pemenang Pokja Konstruksi ULP Kab. Apabila pemenang yang ditunjuk mengundurkan diri. bukan kepada Pokja ULP atau disampaikan diluar masa sanggah. maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan dicairkan dan disetorkan sebagaimana tercantum dalam LDP serta dimasukkan dalam Daftar Hitam. Sanggahan banding menghentikan proses pelelangan. Penunjukan Pemenang Pengadaan 35. tidak ada sanggahan dari peserta. dianggap sebagai pengaduan dan ditindaklanjuti secara offline di luar aplikasi SPSE oleh pihak-pihak yang berwenang Peserta yang tidak sependapat dengan jawaban sanggahan dari Pokja ULP.5 Sanggahan yang disampaikan secara offline. dengan ketentuan: a.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 35.5 34.3 35. Penyedia yang ditunjuk wajib menerima keputusan tersebut. Peserta yang akan melakukan Sanggahan Banding harus memberikan Jaminan Sanggahan Banding yang ditujukan kepada Pokja ULP sebesar 1% (satu perseratus) dari nilai total HPSdengan masa berlaku 5 (lima) hari kerja sejak tanggal pengajuan sanggahan banding.4 .2 35.

harga penawaran terendah terkoreksi lebih tinggi dari HPS. SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah semua sanggahan dan sanggahan banding dijawab. BAHP dan Kerahasiaan Proses 36. maka pelelangan dinyatakan gagal oleh PA/KPA setelah mendapat laporan dari PPK.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 35. konfirmasi. Proses evaluasi Dokumen Penawaran bersifat rahasia dan dilaksanakan oleh pokja ULP secara independen. Evaluasi penawaran yang disimpulkan dalam Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) oleh Pokja ULP bersifat rahasia sampai dengan saat pengumuman pemenang. Kontrak ditandatangani paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya SPPBJ. sanggahan dari peserta atas kesalahan substansi Dokumen Pengadaan ternyata benar.2 36.5 36. f. Informasi yang berhubungan dengan penelitian.7 H. diganti atau ditimpa sampai dengan kontrak ditandatangani. sanggahan dari peserta atas pelaksanaan pelelangan yang tidak sesuai dengan ketentuan Peraturan Presiden No.dan usulan calon pemenang tidak boleh diberitahukan kepada peserta. jumlah peserta yang memasukan Dokumen Penawaran kurang dari 3 (tiga) peserta. b. atau orang lain yang tidak berkepentingan sampai keputusan pemenang diumumkan. 54 Tahun 2010 dan Dokumen Pengadaan ternyata benar. tidak ada penawaran yang lulus evaluasi penawaran.8 35. d. Pokja ULP menuangkan ke dalam BAHP segala hal terkait proses pemilihan penyedia/barang jasa secara elektronik yang tidak dapat diakomodir atau difasilitasi aplikasi SPSE. 35. klarifikasi. Pokja ULP menyatakan pelelangan gagal. Setiap usaha peserta lelang mencampuri proses evaluasi dokumen penawaran atau keputusan pemenang akan mengakibatkan ditolaknya penawaran yang bersangkutan.3 36.20 cadangan masih berlaku atau sudah diperpanjang masa berlakunya. apabila: a.5 35.1 Gagal .6 35. Evaluasi penawaran yang disimpulkan dalam Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) oleh Pokja ULP bersifat rahasia sampai dengan saat pengumuman pemenang.7 Apabila semua pemenang yang ditunjuk mengundurkan diri. atau Pokja Konstruksi ULP Kab.4 36.6 36. apabila tidak ada sanggahan. c. dalam evaluasi penawaran ditemukan bukti/indikasi terjadi persaingan tidak sehat.9 36. e. file BAHP dapat diunggah secara berulang. Pelelangan 37. SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 6 (enam) hari kerja setelah pengumuman penetapan pemenang.1 36. Jika diperlukan. Pelelangan Gagal 37. Dalam SPPBJ disebutkan bahwa penyedia harus menyiapkan Jaminan Pelaksanaan sebelum penandatanganan kontrak. evaluasi.

atau b. c. nama penyedia sama dengan nama yang tercantum dalam surat Jaminan Pelaksanaan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . penghentian proses pelelangan. pengaduan masyarakat adanya dugaan KKN yang melibatkan Pokja ULP dan/atau PPK ternyata benar. b. e. maka Pokja ULP atau Pokja ULP lainnya yang ditugaskan meneliti dan menganalisis penyebab terjadinya pelelangan gagal. atau g. Setelah pelelangan dinyatakan gagal.3 Kepala Daerah sebagaimana tercantum dalam LDP menyatakan pelelangan gagal. d. Dokumen Pengadaan tidak sesuai dengan Peraturan Presiden No. yaitu melakukan: a. 54 Tahun 2010. 37. c. sanggahan dari Penyedia Barang/Jasa atas kesalahan prosedur yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan ternyata benar. besaran nilai Jaminan Pelaksanaan dicantumkan dalam angka dan huruf. maka Pokja ULP memberitahukan secara elektronik kepada peserta. Setelah pemberitahuan adanya pelelangan gagal. d. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan Pelelangan dinyatakan benar oleh pihak berwenang. Surat Jaminan Pelaksanaan 38. Sanggahan banding dari peserta atas terjadinya pelanggaran prosedur dalam pelaksanaan pelelangan yang melibatkan PA. e. nama PPK yang menerima Jaminan Pelaksanaan sama dengan nama PPK Pokja Konstruksi ULP Kab.1 Surat Jaminan Pelaksanaan memenuhi ketentuan sebagai berikut: a. 37. masa berlaku Jaminan Pelaksanaan sejak tanggal penandatanganan Kontrak sampai dengan serah terima pertama pekerjaan berdasarkan Kontrak (PHO) sebagaimana tercantum dalam LDP. KPA. PPK dan/atau Pokja ULP. calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2. apabila: a. calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 mengundurkan diri. besaran nilai Jaminan Pelaksanaan tidak kurang dari nilai jaminan yang ditetapkan. c. f.5 I. diterbitkan oleh Bank Umum (tidak termasuk bank perkreditan rakyat). apabila: a. Pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN yang melibatkan PA dan/atau KPA. evaluasi ulang. menentukan langkah selanjutnya.4 37.2 KPA sebagaimana tercantum dalam LDP menyatakan pelelangan gagal. f. b. b. 37. penyampaian ulang Dokumen Penawaran.21 g. KPA sebagaimana tercantum dalam LDP sependapat dengan PPK yang tidak bersedia menandatangani SPPBJ karena proses Pelelangan tidak sesuai dengan Peraturan Presiden No. Surat Jaminan Pelaksanaan 38. setelah dilakukan evaluasi dengan sengaja tidak hadir dalam klarifikasi dan/atau pembuktian kualifikasi. ternyata benar. pelaksanaan Pelelangan tidak sesuai atau menyimpang dari Dokumen Pengadaan. atau d. pelelangan ulang. perusahaan penjaminan atau perusahaan asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian (suretyship) yang sebagaimana ditetapkan oleh Menteri Keuangan. 54 Tahun 2010. ternyata benar.

bahasa. angka dan huruf serta membubuhkan paraf pada setiap lembar Dokumen Kontrak. 39. Ketentuan lebih lanjut mengenai pencairan Surat Jaminan Pelaksanaan diatur dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak. dan i. alamat dan tanda tangan pihak penjamin.4 39.3 yang menandatangan kontrak. Apabila salah satu pernyataan Kontrak tersebut sudah tidak dipenuhi. Kegagalan penyedia yang ditunjuk untuk menyerahkan Surat Jaminan Pelaksanaan dipersamakan dengan penolakan untuk menandatangani Kontrak. syarat-syarat umum kontrak. Jaminan Pelaksanaan harus dapat dicairkan tanpa syarat (unconditional) sebesar nilai jaminan dalam jangka waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah surat pernyataan wanprestasi dari PPK diterima oleh penerbit Jaminan.3 39. dan memuat nama. Penandatanganan Kontrak 39. PPK dan penyedia tidak diperkenankan mengubah substansi Dokumen Pengadaan sampai dengan penandatanganan Kontrak. spesifikasi umum. nilai Jaminan Pelaksanaan untuk harga penawaran atau penawaran terkoreksi diatas 80% (delapan puluh perseratus) nilai total HPS adalah sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai penawaran atau penawaran terkoreksi. g. Menetapkan urutan hirarki bagian-bagian Dokumen Kontrak dalam Surat Perjanjian. atau b. j. e.1 Sebelum penandatanganan kontrak PPK wajib memeriksa apakah pernyataan tanganan dalam Dokumen Isian Kualifikasi masih berlaku. c. i. Perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan dilakukan setelah mendapat persetujuan kontrak tahun jamak. paket pekerjaan yang dijamin sama dengan paket pekerjaan yang tercantum dalam SPPBJ. redaksional. b. maka berlaku urutan sebagai berikut: a. dengan maksud apabila terjadi pertentangan ketentuan antara bagian satu dengan bagian yang lain. PPK dan penyedia wajib memeriksa konsep Kontrak meliputi substansi. BAHP. nilai Jaminan Pelaksanaan untuk harga penawaran atau penawaran terkoreksi dibawah 80% (delapan puluh perseratus) nilai total HPS adalah sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai total HPS.6 . gambar-gambar. spesifikasi khusus. syarat-syarat khusus kontrak. Penanda39. kecuali perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan yang melewati batas tahun anggaran. SPPBJ. d. h. dengan ketentuan: a. dokumen lainnya seperti: jaminan-jaminan. J.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 39. surat penawaran berikut daftar kuantitas dan harga. adendum Surat Perjanjian (apabila ada). maka penandatanganan kontrak tidak dapat dilakukan. Pokja Konstruksi ULP Kab.2 38. f. pokok perjanjian. h.2 Penandatanganan kontrak dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkan SPPBJ dan setelah penyedia menyerahkan Jaminan Pelaksanaan.22 g. 38. Jaminan Pelaksanaan atas nama Kemitraan/KSO harus ditulis atas nama Kemitraan/KSO.5 39.

23

39.7

Banyaknya rangkap kontrak dibuat sesuai kebutuhan, yaitu: a. sekurang-kurangnya 2 (dua) Kontrak asli, terdiri dari: 1) kontrak asli pertama untuk PPK dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh penyedia; dan 2) kontrak asli kedua untuk penyedia dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh PPK; b. rangkap kontrak lainnya tanpa dibubuhi materai, apabila diperlukan. Pihak yang berwenang menandatangani kontrak atas nama penyedia adalah Direksi yang disebutkan namanya dalam Akta Pendirian/ Anggaran Dasar, yang telah didaftarkan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Pihak lain yang bukan Direksi atau yang namanya tidak disebutkan dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar sebagaimana dimaksud pada pasal 38.8, dapat menandatangani kontrak, sepanjang mendapat kuasa/pendelegasian wewenang yang sah dari Direksi atau pihak yang sah berdasarkan Akta Pendirian/Anggaran Dasar untuk menanda-tangani kontrak.

39.8

39.9

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

24

BAB IV. LEMBAR DATA PEMILIHAN (LDP)
A. Lingkup Pekerjaan 1. 2. Nama Pokja ULP : Pokja Konstruksi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Tulungagung. Alamat : Sekretariat ULP (Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tulungagung) Jl. A. Yani Timur No. 37, Tulungagung : www.tulungagung.go.id

Website

Website LPSE : lpse.tulungagung.go.id 3. 4. 5. B. Sumber Dana C. Pemberian Penjelasan Dokumen Pengadaan dan Peninjauan Lapangan D. Dokumen Penawaran 1. 2. Nama Paket Pekerjaan : Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh Lingkup pekerjaan meliputi Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh Jangka waktu penyelesaian pekerjaan : 90 (sembilan puluh) hari kalender Pekerjaan ini dibiayai dari sumber pendanaan : APBD Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2013. Pemberian Penjelasan Dokumen Pengadaan akan dilaksanakan melalui : LPSE dan jadwal sesuai dengan jadwal pada LPSE Peninjauan lapangan dilaksanakan apabila diminta oleh peserta.

1.

Daftar Personil Inti yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan:
No 1 1 2 3 Jabatan dlm Organisasi Pekerjaan 2 Pelaksana Juru Pengeboran Administrasi Jumlah minimal (orang) 3 1 1 1 Pendidika n Minimal 4 SMK Bangunan SMU/SMK sederajat SMU/SMK sederajat
Pengalaman minimal

Profesi/ keahlian dengan Sertifikat 6 SKT Pelaksana Bangunan Irigasi SKT Juru Pengeboran Air Tanah -

5 5 tahun 3 tahun

-

Keterangan: Dilampiri dengan hasil scan/copy ijazah dan SKA/SKT yang masih berlaku. 2. Daftar Peralatan Utama minimal yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan: No 1 Jenis Alat Dump Truck / Truck Jumlah 1 unit Kapasitas Minimal Keterangan Milik sendiri/ sewa

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

25

2 3 4

Pompa air Molen beton Mesin bor lengkap

1 unit 1 unit 1 set

-

Milik sendiri Milik sendiri Milik sendiri/sewa

Keterangan: Dilampiri dengan hasil scan/copy bukti kepemilikan untuk milik sendiri dan bukti perjanjian sewa atau dukungan alat untuk sewa. 3. E. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran F. Masa Berlakunya Penawaran G. Jaminan Penawaran H. Pemasukan Dokumen Penawaran I. Batas Akhir Waktu Penyampaian Penawaran J. Pembukaan Penawaran K. Sanggahan, Sanggahan Banding Dan Pengaduan 1. 2. Bagian Pekerjaan yang disubkontrakkan : tidak ada. Mata uang yang digunakan Rupiah Pembayaran dilakukan dengan cara angsuran (termin). Masa berlaku penawaran selama 60 (enam puluh) hari kalender sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran. Tidak dipersyaratkan. Lihat jadwal di LPSE

Lihat jadwal di LPSE

Lihat jadwal di LPSE 1. 2. Sanggahan disampaikan melalui aplikasi SPSE. Tembusan sanggahan ditujukan kepada: a. PPK b. PA/KPA c. Inspektorat Kab. Tulungagung Sanggahan Banding disampaikan diluar aplikasi SPSE (offline) ditujukan kepada Bupati Tulungagung Tembusan sanggahan banding ditujukan kepada: a. PPK b. Pokja Konstruksi ULP Kabupaten Tulungagung. c. Inspektorat Kab. Tulungagung Besarnya jaminan sanggahan banding sebesar 1% (satu perseratus) dari nilai total HPS

3. 4.

L. Jaminan Sanggahan Banding

1.

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

26 M. Jaminan Pelaksanaan dicairkan dan disetorkan pada Kas Daerah. Jaminan Pelaksanaan 1.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Pokja Konstruksi ULP Kab. 2. Masa berlaku Jaminan Pelaksanaan selama 90 (sembilan puluh) hari kalender (unconditional) sejak penandatanganan kontrak.

Lingkup Kualifikasi Nama Pokja ULP : Pokja Konstruksi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Tulungagung. 6.id Website Website LPSE : lpse.27 BAB V. Memiliki Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBUJK) dan Izin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK) dengan sub bidang pekerjaan yang sesuai dan masih berlaku: Kualifikasi : Kecil Bidang : Tata Lingkungan Sub Bidang : Pekerjaan Pengeboran Air Tanah 2. 3. A.tulungagung.go. PPh pasal 25/29 dan PPN (bagi pengusaha kena pajak) bulan Desember 2012. 4. 37. Peserta dapat mengganti persyaratan ini dengan menyampaikan Surat Keterangan Fiskal (SKF) sampai dengan bulan Februari 2013.id Nama Paket Pekerjaan : Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh B.go. Yani Timur No. Persyaratan Kualifikasi 1. Memperoleh paling sedikit 1 (satu) pekerjaan bagi penyedia dalam kurun waktu 4 tahun terakhir. Memiliki NPWP dan telah memenuhi kewajiban perpajakan tahun pajak terakhir (SPT Tahun 2011) serta memiliki laporan bulanan PPh pasal 21. Memiliki kemampuan menyediakan personil inti sebagai berikut : No 1 1 2 3 Jabatan dlm Organisasi Pekerjaan 2 Pelaksana Juru Pengeboran Administrasi Jumlah minimal (orang) 3 1 1 1 Pendidika n Minimal 4 SMK Bangunan SMK Bangunan SMU/SMK sederajat Pengalaman minimal Profesi/ keahlian dengan Sertifikat 6 SKT Pelaksana Bangunan Irigasi SKT Juru Pengeboran Air Tanah - 5 5 tahun 3 tahun - Pokja Konstruksi ULP Kab. 5.tulungagung. Memiliki pengalaman pada bidang Tata Lingkungan. Tulungagung : www. 7. tidak pailit. Menyampaikan surat pernyataan/ pengakuan tertulis bahwa perusahaan yang bersangkutan dan manajemennya atau peserta perorangan tidak dalam pengawasan pengadilan. pasal 23 bila ada transaksi. Januari 2013 dan Februari 2013. kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . LEMBAR DATA KUALIFIKASI (LDK) A. baik dilingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana. Alamat : Sekretariat ULP Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tulungagung Jl. Salah satu dan/atau semua pengurus dan badan usahanya atau perorangan tidak masuk dalam daftar hitam.

Dalam hal melakukan kemitraan peserta wajib mempunyai surat perjanjian kerja sama operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan dan perusahaan yang mewakili kemiraan tersebut. 11. Mempunyai Sisa Kemampuan Paket (SKP). Memiliki kemampuan untuk menyediakan fasilitas/peralatan/perlengkapan untuk melaksanakan pekerjaan konstruksi ini. yaitu: No 1 2 3 4 Jenis Alat Dump Truck / Truck Pompa air Molen beton Mesin bor lengkap Jumlah 1 unit 1 unit 1 unit 1 set Kapasitas Minimal Keterangan Milik sendiri/ sewa Milik sendiri Milik sendiri Milik sendiri/sewa Keterangan: Dilampiri dengan hasil scan/copy bukti kepemilikan untuk milik sendiri dan bukti perjanjian sewa atau dukungan alat untuk sewa. SKP = KP . b. yang diperhitungkan adalah SKP dari semua perusahaan yang bermitra/KSO.jumlah paket yang sedang dikerjakan KP = Kemampuan menangani paket pekerjaan untuk usaha kecil KP = 5 N = Jumlah paket pekerjaan terbanyak yang dapat ditangani pada saat bersamaan selama kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir. 9. 8. 10. Memiliki surat keterangan dukungan keuangan dari bank pemerintah/swasta minimal 10 % (sepuluh perseratus) dari nilai total HPS. dalam hal kemitraan/KSO.28 Keterangan: Dilampiri dengan hasil scan/copy ijazah dan SKA/SKT yang masih berlaku. Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . dengan ketentuan: a.

.......... d. kapasitas. [Bagian Pekerjaan yang akan disubkontrakkan. Jl.29 BAB VI......) hari kalender...... Tulungagung di TULUNGAGUNG Perihal : Penawaran Pekerjaan …………. Penawaran ini sudah memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas... PT/CV/Firma/Kemitraan (KSO) ____________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] .. 7.. Metoda Pelaksanaan. 2... BENTUK SURAT PENAWARAN PESERTA BADAN USAHA/KEMITRAAN (KSO) CONTOH [Kop Surat Badan Usaha/Kemitraan (KSO)] Nomor Lampiran : : Kepada Yth.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 ... Sesuai dengan persyaratan... Jadwal Waktu Pelaksanaan...... 1.. Spesifikasi teknis.. . komposisi.. sebesar Rp_______________ (__________________________) termasuk PPN. Dokumen penawaran teknis....... dan jumlah peralatan utama minimal yang dibutuhkan... Kami akan melaksanakan pekerjaan tersebut dengan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama …….. Jabatan Pokja Konstruksi ULP Kab.. 4....... terdiri dari : a.... maka kami menyatakan sanggup dan akan tunduk pada semua ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan.... apabila dipersyaratkan]. 3. Penawaran ini berlaku selama ____ (__________________) hari kalender sejak tanggal surat penawaran ini.. dengan ini kami mengajukan penawaran untuk pekerjaan ……….... Daftar Personil Inti... Sehubungan dengan pengumuman pendaftaran dan pengambilan Dokumen Pengadaan nomor:_________________ tanggal ______________ dan setelah kami pelajari dengan seksama Dokumen Pengadaan [serta adendum Dokumen Pengadaan].. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN A.. Jenis.: Pokja ... Formulir rekapitulasi perhitungan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN)... apabila ada]. Data kualifikasi yang dikirimkan melalui aplikasi SPSE [Dokumen lain yang dipersyaratkan]. e..... (……………. f.. [Hasil pemindaian Surat perjanjian kemitraan/Kerja Sama Operasi. 6....... bersama Surat Penawaran ini kami lampirkan: Hasil pemindaian (scan)Jaminan Penawaran [atau asli]........ Dengan disampaikannya Surat Penawaran ini. b. apabila ada]. [Daftar Kuantitas dan Harga..... c.. 5.........

5. dalam hal pengeluaran. 4. wajib bertanggung jawab baik secara bersama-sama atau masing-masing atas semua kewajiban sesuai ketentuan dokumen kontrak. Perjanjian ini secara otomatis menjadi batal dan tidak berlaku lagi bila pelelangan tidak dimenangkan oleh perusahaan kemitraan/KSO. perjanjian subkontrak. masing-masing anggota kemitraan/KSO akan melakukan pengawasan penuh terhadap semua aspek pelaksanaan dari perjanjian ini. 9. Masing-masing peserta anggota kemitraan/KSO. tanda terima. 7. Menunjuk ____________________________ [nama peserta 1] sebagai perusahaan utama (leading firm) untuk kemitraan/KSO dan mewakili serta bertindak untuk dan atas nama kemitraan/KSO. Perjanjian ini berlaku sejak tanggal ditandatangani. Secara bersama-sama: a. surat-menyurat. termasuk hak untuk memeriksa keuangan. keuntungan. Perjanjian ini dibuat dalam rangkap ____ (_______) yang masing-masing mempunyai kekuatan hukum yang sama. Membentuk kemitraan/KSO dengan nama kemitraan/KSO adalah ________________ b. dan lain-lain. dan kerugian dari kemitraan/KSO. maka kami: ______________________________ [nama peserta 1] ______________________________ [nama peserta 2] ______________________________ [nama peserta 3] ______________________________ [dan seterusnya] bermaksud untuk mengikuti pelelangan dan pelaksanaan kontrak secara bersama-sama dalam bentuk kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO). 2. 8. Wewenang menandatangani untuk dan atas nama kemitraan/KSO diberikan kepada _________________________ [nama wakil peserta] dalam kedudukannya sebagai direktur utama/direktur pelaksana _________________________ [nama peserta 1] berdasarkan persetujuan tertulis dari seluruh anggota kemitraan/KSO. c. Keikutsertaan modal (sharing) setiap perusahaan dalam kemitraan/KSO adalah: _______________ [nama peserta 1] sebesar _____ % (___________ persen) _______________ [nama peserta 2] sebesar _____ % (___________ persen) _______________ [nama peserta 3] sebesar _____ % (___________ persen) _________________________________ [dst] 3. 6. perintah pembelian. Kami menyetujui dan memutuskan bahwa: 1.30 BENTUK PERJANJIAN KEMITRAAN/KERJA SAMA OPERASI (KSO) CONTOH SURAT PERJANJIAN KEMITRAAN/ KERJA SAMA OPERASI (KSO) Sehubungan dengan pelelangan pekerjaan ________________ yang pembukaan penawarannya akan dilakukan di ________________ pada tanggal ________ 20__. tahun ________________________ [Peserta 1] (_______________) [Peserta 3] (________________) [Peserta 2] (________________) [dst (________________)] Catatan: Surat Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi ini harus dibuat d iatas kertas segel Pokja Konstruksi ULP Kab. akan mengambil bagian sesuai sharing tersebut pada butir 2. DENGAN KESEPAKATAN INI semua anggota kemitraan/KSO membubuhkan tanda tangan di _________ pada hari __________ tanggal __________ bulan ____________. Menyetujui apabila ditunjuk sebagai pemenang. Pembagian sharing dalam kemitraan/KSO ini tidak akan diubah baik selama masa penawaran maupun sepanjang masa kontrak. kecuali dengan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan persetujuan bersama secara tertulis dari masing-masing anggota kemitraan/KSO. Terlepas dari sharing yang ditetapkan di atas. daftar peralatan dan tenaga kerja.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .

keterangan dapat dicantumkan dalam lembar tersendiri/tambahan] 1. personil inti yang akan ditempatkan secara penuh [sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP. a) penyusunan jadwal dengan menggunakan metode jaringan kerja (Network Diagram) yang berbentuk Diagram Balok (Gantt Chart) dalam format MS Project dengan ketentuan menyampaikan sub item pekerjaan sesuai mata pembayaran yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. Pokja Konstruksi ULP Kab. komposisi dan jumlah peralatan minimal [sebagaimana tercantum dalam LDP]. Contoh : b) c) kesesuain jenis pekerjaan pada jadwal dengan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga serta urutan pekerjaan setiap tahap pada jadwal secara teknis dapat dilaksanakan. Jika diperlukan.31 B. 6. bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan [sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP]. 2.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan [tidak melampaui batas waktu sebagaimana tercantum dalam LDP]. 5. 4. [Hal-hal lain yang dipersyaratkan]. dan 7. jenis. serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan]. 3. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS Dokumen Penawaran Teknis [Cantumkan dan jelaskan secara rinci hal-hal berikut. metoda pelaksanaan pekerjaan [diyakini menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan]. penyusunan rencana progres pelaksanaan pekerjaan dalam bentuk kurva S dalam format MS Project/MS Excel. spesifikasi teknis. Contoh : d) kesesuaian antara jangka waktu pelaksanaan pada jadwal dan kurva S yang tidak melebihi waktu yang dipersyaratkan didalam LDP. kapasitas.

Konstruksi dan Fabrikasi VI.Nilai Barang Luar Negeri (3B) Nilai Gabungan Barang dan Jasa (9C) Nilai Jasa Total(8C) . Alat Kerja / Fasilitas Kerja V. Peralatan (Barang jadi) A.32 C. __ [tanggal] __________ [bulan] 20__ [tahun] [tanda tangan] [nama wakil sah badan usaha/pemimpin kemitraan (KSO)] Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Sub Total Barang Jasa III.Nilai Jasa Luar Negeri (8B) Nilai Gabungan Barang dan Jasa (9C) __________ [tempat]. Sub Total Jasa C. Material Langsung (Bahan baku) II. BENTUK FORMULIR REKAPITULASI PERHITUNGAN TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN) FORMULIR REKAPITULASI PERHITUNGAN TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN) Nilai Gabungan Barang/Jasa (Rp) Uraian Pekerjaan DN (2) LN (3) Total Ribu Rp (4) % KDN (5) Barang/ Jasa (7) TKDN Gabungan (8) (1) Barang I. Jasa Umum B. Manajemen Proyek dan Perekayasaan IV. TOTAL Biaya (A + B) (1A) (2A) (3A) (1B) (2B) (3B) (1C) (2C) (3C) (1D) (2D) (3D) (1E) (2E) (3E) (1G) (2G) (3G) (4A) (5A) (6A) (7A) (8A) (9A) (4B) (5B) (6B) (7B) (8B) (9B) (4C) (5C) (6C) (7C) (8C) (9C) (4D) (5D) (6D) (7D) (8D) (9D) (4E) (5E) (6E) (7E) (8E) (9E) (4G) (5G) (6G) (7G) (8G) (9G) Formulasi perhitungan: % TKDN (Gabungan Barang dan Jasa) = Nilai Barang Total (3C) .

SKP = KP – jumlah paket yang sedang dikerjakan KP = Kemampuan menangani paket pekerjaan untuk usaha kecil KP = 5 N = Jumlah paket pekerjaan terbanyak yang dapat ditangani pada saat bersamaan selama kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir. Peserta dapat mengganti persyaratan ini dengan menyampaikan Surat Keterangan Fiskal (SKF) sampai dengan bulan Februari 2013. peserta wajib mempunyai perjanjian Kerja Sama Operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan/KSO dan perusahaan yang mewakili kemitraan/KSO tersebut. b. Memiliki NPWP dan telah memenuhi kewajiban perpajakan tahun pajak terakhir (SPT Tahun 2011) serta memiliki laporan bulanan PPh pasal 21. memperoleh paling sedikit 1 (satu) pekerjaan sebagai penyedia dalam kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir. memiliki kemampuan menyediakan fasilitas dan peralatan serta personil yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan. dengan ketentuan: a. kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan. salah satu dan/atau semua pengurus dan badan usahanya atau peserta perorangan tidak masuk dalam Daftar Hitam. memiliki surat keterangan dukungan keuangan dari bank pemerintah/swasta untuk mengikuti pengadaan pekerjaan konstruksi paling kurang 10% (sepuluh perseratus) dari nilai total HPS. atau peserta perorangan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana. kelengkapan Dokumen Isian Kualifikasi. Pokja Konstruksi ULP Kab. menyampaikan pernyataan/pengakuan tertulis bahwa perusahaan yang bersangkutan dan manajemennya atau peserta perorangan tidak dalam pengawasan pengadilan. 2. 7. dan 2. 6. baik di lingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Januari 2013 dan Februari 2013. TATA CARA EVALUASI KUALIFIKASI A. Dokumen Kualifikasi yang akan dievaluasi harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: 1. dalam hal kemitraan/KSO. 10. b. evaluasi persyaratan pada angka 1 sampai dengan angka 10 dilakukan untuk setiap perusahaan yang melakukan kemitraan/KSO. Pokja ULP memeriksa dan membandingkan persyaratan dan data isian peserta dalam Dokumen Isian Kualifikasi dalam hal: 1. 5. 4. 8. memiliki izin usaha sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. dalam hal peserta akan melakukan kemitraan/KSO: a. menyampaikan daftar perolehan pekerjaan yang sedang dikerjakan. 3. 9. yang diperhitungkan adalah SKP dari semua perusahaan yang bermitra/KSO.33 BAB VII. pemenuhan persyaratan kualifikasi. Memiliki pengalaman pada bidang Tata Lingkungan. mempunyai Sisa Kemampuan Paket (SKP). pasal 23 bila ada transaksi. 11. PPh pasal 25/29 dan PPN (bagi pengusaha kena pajak) bulan Desember 2012. tidak pailit. B.

Apabila ditemukan hal-hal dan/atau data yang kurang jelas maka Pokja ULP dapat meminta peserta untuk menyampaikan klarifikasi secara tertulis namun tidak boleh mengubah substansi formulir isian kualifikasi. Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . maka data yang kurang tidak dapat dilengkapi.34 C. Evaluasi kualifikasi sudah merupakan kompetisi. D.

7 Penyedia adalah badan usaha atau orang perseorangan yang menyediakan Pekerjaan Konstruksi.10 Surat Jaminan yang selanjutnya disebut Jaminan. 1. 1.6 Aparat Pengawas Intern Pemerintah atau pengawas intern pada Institusi lain yang selanjutnya disebut APIP adalah aparat yang melakukan pengawasan melalui audit.14 Direksi lapangan adalah tim pendukung yang dibentuk/ditetapkan oleh PPK.2 Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut PA adalah pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran Kementerian/ Lembaga/Satuan Kerja Perangkat Daerah atau Pejabat yang disamakan pada Institusi lain Pengguna APBN/APBD. 1. yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak untuk mengendalikan pelaksanaan pekerjaan.12 Nilai Kontrak adalah total harga yang tercantum dalam Kontrak. 1. 1.5 Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan adalah Pokja ULP/pejabat yang ditetapkan oleh PA/KPA yang bertugas memeriksa dan menerima hasil pekerjaan.1 Pekerjaan Konstruksi adalah seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan pelaksanaan konstruksi bangunan atau pembuatan wujud fisik lainnya. 1. 1.35 BAB VIII.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Ketentuan Umum 1. kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan perjanjian tertulis. untuk melaksanakan sebagian pekerjaan (subkontrak). 1. adalah jaminan tertulis yang bersifat mudah dicairkan dan tidak bersyarat (unconditional).9 Kemitraan/KSO adalah kerja sama usaha antar penyedia baik penyedia nasional maupun penyedia asing. terdiri dari 1 (satu) orang atau lebih. Definisi Istilah-istilah yang digunakan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini harus mempunyai arti atau tafsiran seperti yang dimaksudkan sebagai berikut: 1. 1. 1. 1. evaluasi. SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK (SSUK) A. Pokja Konstruksi ULP Kab. reviu. 1. yang masing-masing pihak mempunyai hak.11 Kontrak Pengadaan Barang/Jasa yang selanjutnya disebut Kontrak adalah perjanjian tertulis antara PPK dengan penyedia yang mencakup Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK) ini dan Syarat-Syarat Khusus Kontrak (SSKK) serta dokumen lain yang merupakan bagian dari kontrak.4 Pejabat Pembuat Komitmen yang selanjutnya disebut PPK adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Pekerjaan Konstruksi.13 Hari adalah hari kalender.3 Kuasa Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut KPA adalah pejabat yang ditetapkan oleh PA untuk menggunakan APBN atau ditetapkan oleh Kepala Daerah untuk menggunakan APBD. 1. 1. pemantauan dan kegiatan pengawasan lain terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi organisasi. yang dikeluarkan oleh Bank Umum/Perusahaan Penjaminan/Perusahaan Asuransi yang diserahkan oleh penyedia kepada PPK/Pokja ULP untuk menjamin terpenuhinya kewajiban penyedia.15 Direksi teknis adalah tim pendukung yang ditunjuk/ditetapkan oleh PPK untuk mengawasi pelaksanaan pekerjaan.8 Subpenyedia adalah penyedia yang mengadakan perjanjian kerja dengan penyedia penanggung jawab kontrak.

keselamatan dan kesehatan kerja. menjadi tidak berfungsi.17 1. Kegagalan Bangunan adalah keadaan bangunan.19 1.36 1.28 1. Bagian pekerjaan yang disubkontrakkan adalah bagian pekerjaan bukan pekerjaan utama yang ditetapkan sebagaimana tercantum dalam LDP.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . realistik dan dapat dilaksanakan. yang diterbitkan oleh PPK. Masa pemeliharaan adalah kurun waktu kontrak yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak.23 1. realistik dan dapat dilaksanakan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan dan diyakini menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan dengan tahap pelaksanaan yang sistimatis berdasarkan sumber daya yang dimiliki penawar. Metoda pelaksanaan pekerjaan adalah cara kerja yang layak. dan/atau keselamatan umum.16 1. manfaat. dari segi teknis.29 Daftar kuantitas dan harga (rincian harga penawaran) adalah daftar kuantitas yang telah diisi harga satuan dan jumlah biaya keseluruhannya yang merupakan bagian dari penawaran.21 1.24 1. yang setelah diserahterimakan oleh penyedia kepada PPK dan terlebih dahulu diperiksa serta diterima oleh Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan.25 1. terdiri atas tahap pelaksanaan yang disusun secara logis. yang pelaksanaannya diserahkan kepada penyedia lain dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK. dikalkulasikan secara keahlian berdasarkan data yang dapat dipertanggungjawabkan serta digunakan oleh Pokja ULP untuk menilai kewajaran penawaran termasuk rinciannya.22 1.18 1. dihitung sejak tanggal penyerahan pertama pekerjaan sampai dengan tanggal penyerahan akhir pekerjaan.20 1. Tanggal penyelesaian pekerjaan adalah tanggal penyerahan pertama pekerjaan selesai. baik secara keseluruhan maupun sebagian dan/atau tidak sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam kontrak. Jadwal waktu pelaksanaan adalah jadwal yang menunjukkan kebutuhan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan. Pekerjaan utama adalah jenis pekerjaan yang secara langsung menunjang terwujudnya dan berfungsinya suatu konstruksi sesuai peruntukannya yang ditetapkan sebagaimana tercantum dalam LDP.27 1. Harga Satuan Pekerjaan (HSP) adalah harga satu jenis pekerjaan tertentu per satu satuan tertentu. Tanggal mulai kerja adalah tanggal mulai kerja penyedia yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).26 1. Harga Perkiraan Sendiri (HPS) adalah perhitungan perkiraan biaya pekerjaan yang disusun oleh PPK. Personil inti adalah tenaga yang akan ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan sebagaimana tercantum dalam LDP serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan untuk melaksanakan pekerjaan. dinyatakan dalam Berita Acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh PPK. Kegagalan Konstruksi adalah keadaan hasil pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi pekerjaan sebagaimana disepakati dalam kontrak baik sebagian maupun keseluruhan sebagai akibat kesalahan pengguna atau penyedia. Pokja Konstruksi ULP Kab. Masa Kontrak adalah jangka waktu berlakunya Kontrak ini terhitung sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan masa pemeliharaan berakhir.

PPK yang terlibat dalam KKN dan penipuan dikenakan sanksi berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan. Pengenaan sanksi administratif di atas dilaporkan oleh PPK kepada Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi lainnya. Penyedia menjamin bahwa yang bersangkutan (termasuk semua anggota Kemitraan/KSO apabila berbentuk Kemitraan/KSO) dan Sub penyedianya (jika ada) tidak pernah dan tidak akan melakukan tindakan yang dilarang di atas. membuat dan/atau menyampaikan secara tidak benar dokumen dan/atau keterangan lain yang disyaratkan untuk penyusunan dan pelaksanaan Kontrak ini. kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan hukum yang berlaku di Indonesia atau hukum yang berlaku di negara pemberi pinjaman/hibah (tergantung kesepakatan antara Pemerintah dan negara pemberi pinjaman/hibah). sisa uang muka harus dilunasi oleh Penyedia.1 Bahasa kontrak harus dalam Bahasa Indonesia kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan Bahasa Indonesia dan bahasa nasional pemberi pinjaman/hibah tersebut dan/atau bahasa Inggris.2 4. Jaminan Pelaksanaan dicairkan dan disetorkan sebagaimana ditetapkan dalam SSKK.3 4. 3. Bahasa dan Hukum 3. b. Penyedia yang menurut penilaian PPK terbukti melakukan laranganlarangan di atas dapat dikenakan sanksi-sanksi administratif oleh PPK sebagai berikut: a. dilarang untuk: a. menerima atau menjanjikan untuk memberi atau menerima hadiah atau imbalan berupa apa saja atau melakukan tindakan lainnya untuk mempengaruhi siapapun yang diketahui atau patut dapat diduga berkaitan dengan pengadaan ini.1 5. Kolusi dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan 4.37 2. c. Berdasarkan etika pengadaan barang/jasa pemerintah. dan d.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . 3. Asal Material/ Bahan 5. antara lain tempat material/bahan ditambang.1 4.5 5. Penyedia harus menyampaikan asal material/bahan yang terdiri dari rincian komponen dalam negeri dan komponen impor. atau diproduksi.4 4. Larangan Korupsi.2 4. tumbuh. Penerapan SSUK diterapkan secara luas dalam pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi ini tetapi tidak dapat bertentangan dengan ketentuan-ketentuan dalam Dokumen Kontrak lain yang lebih tinggi berdasarkan urutan hierarki dalam Surat Perjanjian. Asal material/bahan merupakan tempat material/bahan diperoleh.2 Pokja Konstruksi ULP Kab. b. menawarkan. pemutusan Kontrak. Hukum yang digunakan adalah hukum yang berlaku di Indonesia. c. mendorong terjadinya persaingan tidak sehat. pengenaan daftar hitam.

Penyedia dilarang untuk mensubkontrakkan sebagian/seluruh pekerjaan utama dalam Kontrak ini. Jika ketentuan di atas dilanggar maka Kontrak diputuskan dan Penyedia dikenakan sanksi sebagaimana diatur dalam SSKK.38 6. Penyedia Mandiri .1 Semua korespondensi dapat berbentuk surat. dan Personil yang bersangkutan berkewajiban untuk membayar semua pajak. Perpajakan 10.4 11. Semua pengeluaran perpajakan ini dianggap telah termasuk dalam Nilai Kontrak.2 7. Subpenyedia (jika ada). Pengabaian Jika terjadi pengabaian oleh satu Pihak terhadap pelanggaran ketentuan tertentu Kontrak oleh Pihak yang lain maka pengabaian tersebut tidak menjadi pengabaian yang terus-menerus selama Masa Kontrak atau seketika menjadi pengabaian terhadap pelanggaran ketentuan yang lain. Pembukuan 9. Wakil Sah Para Pihak Setiap tindakan yang disyaratkan atau diperbolehkan untuk dilakukan. retribusi. dan setiap dokumen yang disyaratkan atau diperbolehkan untuk dibuat berdasarkan Kontrak ini oleh PPK atau Penyedia hanya dapat dilakukan atau dibuat oleh pejabat yang disebutkan dalam SSKK. permohonan. Pokja Konstruksi ULP Kab. atau persetujuan berdasarkan Kontrak ini harus dibuat secara tertulis dalam Bahasa Indonesia. Korespondensi 6. bea. Penyedia. Pengabaian hanya dapat mengikat jika dapat dibuktikan secara tertulis dan ditandatangani oleh Wakil Sah Pihak yang melakukan pengabaian. Penyedia diharapkan untuk melakukan pencatatan keuangan yang akurat dan sistematis sehubungan dengan pelaksanaan pekerjaan ini berdasarkan standar akuntansi yang berlaku. Semua pemberitahuan. Khusus untuk penyedia perseorangan. 10. Subkontrak sebagian pekerjaan utama hanya diperbolehkan kepada Penyedia spesialis setelah persetujuan tertulis dari PPK. Pengalihan seluruh Kontrak hanya diperbolehkan dalam hal pergantian nama Penyedia.2 10. Penyedia tetap bertanggung jawab atas bagian pekerjaan yang disubkontrakkan. 6. dan pungutan lain yang dibebankan oleh peraturan perpajakan atas pelaksanaan Kontrak ini. Pengalihan dan/atau Subkontrak 10. 8. e-mail dan/atau faksimili dengan alamat tujuan para pihak yang tercantum dalam SSKK. dan dianggap telah diberitahukan jika telah disampaikan secara langsung kepada wakil sah Para Pihak dalam SSUK.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 12.1 Penyedia dilarang untuk mengalihkan sebagian atau seluruh Kontrak ini. Penyedia berdasarkan Kontrak ini bertanggung jawab penuh terhadap personil dan subpenyedianya (jika ada) serta pekerjaan yang dilakukan oleh mereka.3 10. atau jika disampaikan melalui surat tercatat dan/atau faksimili ditujukan ke alamat yang tercantum dalam SSKK. Penyedia tidak boleh diwakilkan. baik sebagai akibat peleburan (merger) maupun akibat lainnya.

Waktu pelaksanaan kontrak adalah jangka waktu yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak dihitung sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK. 14. PPK jika dipandang perlu dapat mengangkat Pengawas Pekerjaan yang berasal dari personil PPK atau konsultan pengawas. Penyedia berkewajiban untuk menjamin akses PPK. Jika dalam pelaksanaan pekerjaan ini diperlukan terlebih dahulu adanya Hasil Pekerjaan Sementara maka penyedia berkewajiban untuk menyerahkan spesifikasi dan gambar usulan Hasil Pekerjaan Sementara tersebut untuk disetujui oleh Pengawas Pekerjaan.39 13. Pengawas Pekerjaan berkewajiban untuk mengawasi pelaksanaan pekerjaan. Akses ke Lokasi Kerja B. Penyedia harus menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang ditentukan dalam SSKK. Pengawas Pekerjaan dapat bertindak sebagai Wakil Sah PPK. Penemuanpenemuan 18. Persetujuan Pengawas Pekerjaan 15. Adendum dan Pemutusan Kontrak 19. Penyelesaian. Pelaksanaan.2 16. 19. Pengawasan Pelaksanaan Pekerjaan 14.2 15. Wakil Sah PPK dan/atau Pengawas Pekerjaan ke lokasi kerja dan lokasi lainnya dimana pekerjaan ini sedang atau akan dilaksanakan. Terlepas dari ada tidaknya persetujuan Pengawas Pekerjaan.1 Selama berlangsungnya pelaksanaan pekerjaan. 14.1 15. penyedia bertanggung jawab secara penuh atas rancangan Hasil Pekerjaan Sementara. Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan 19.2 19. Semua gambar yang digunakan untuk mendapatkan Hasil Pekerjaan baik yang permanen maupun sementara harus mendapatkan persetujuan Pengawas Pekerjaan. Dalam melaksanakan kewajibannya.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Penyedia wajib memberitahukan kepada PPK dan kepada pihak yang berwenang semua penemuan benda/barang yang mempunyai nilai sejarah atau penemuan kekayaan di lokasi pekerjaan yang menurut peraturan perundang-undangan dikuasai oleh negara .3 Pokja Konstruksi ULP Kab.1 Kontrak ini berlaku efektif pada tanggal penandatanganan Surat Perjanjian oleh Para Pihak atau pada tanggal yang ditetapkan dalam SSKK. Perintah Penyedia berkewajiban untuk melaksanakan semua perintah Pengawas Pekerjaan yang sesuai dengan kewenangan Pengawas Pekerjaan dalam Kontrak ini. Jika tercantum dalam SSKK. Pengawas Pekerjaan selalu bertindak untuk kepentingan PPK. 17. Kemitraan/KSO Kemitraan/KSO memberi kuasa kepada salah satu anggota yang disebut dalam Surat Perjanjian untuk bertindak atas nama Kemitraan/KSO dalam pelaksanaan hak dan kewajiban terhadap PPK berdasarkan Kontrak ini.

c.3 22.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 20.2 20. dan kondisi ini ditetapkan sebagai Peristiwa Kompensasi. Hasil pemeriksaan dan penyerahan dituangkan dalam berita acara penyerahan lokasi kerja. prosedur instruksi kerja. Penyerahan dilakukan setelah sebelumnya dilakukan pemeriksaan lapangan bersama. Program mutu disusun paling sedikit berisi: a. dan f.4 22.4 Apabila penyedia berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal karena keadaan diluar pengendaliannya dan penyedia telah melaporkan kejadian tersebut kepada PPK.2 22.2 22.1 22. termasuk perubahan terhadap urutan pekerjaan. Penyedia berkewajiban untuk memutakhirkan program mutu jika terjadi adendum Kontrak dan Peristiwa Kompensasi. Jika penyerahan hanya dilakukan pada bagian tertentu dari lokasi kerja maka PPK dapat dianggap telah menunda pelaksanaan pekerjaan tertentu yang terkait dengan bagian lokasi kerja tersebut.1 Pelaksanaan Pekerjaan 20.1 21. b. informasi mengenai pekerjaan yang akan dilaksanakan. pelaksana kerja. e. organisasi kerja penyedia. Persetujuan PPK terhadap program mutu tidak mengubah kewajiban kontraktual penyedia. Program mutu dapat direvisi sesuai dengan kondisi lokasi pekerjaan.1 PPK berkewajiban untuk menyerahkan keseluruhan lokasi kerja kepada penyedia sebelum SPMK diterbitkan.3 21. d. Program Mutu 22. maka PPK dapat melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas penyedia dengan adendum kontrak. PPK menerbitkan SPMK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak tanggal penanda-tanganan kontrak. Penyerahan Lokasi Kerja 20. Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) 21. Pokja Konstruksi ULP Kab. Penyedia berkewajiban untuk menyerahkan program mutu pada rapat persiapan pelaksanaan kontrak untuk disetujui oleh PPK. Pemutakhiran program mutu harus menunjukkan perkembangan kemajuan setiap pekerjaan dan dampaknya terhadap penjadwalan sisa pekerjaan. jadwal pelaksanaan pekerjaan. B.5 22.40 19. Jika dalam pemeriksaan lapangan bersama ditemukan hal-hal yang dapat mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka perubahan tersebut harus dituangkan dalam adendum Kontrak.6 . Pemutakhiran program mutu harus mendapatkan persetujuan PPK. Dalam SPMK dicantumkan saat paling lambat dimulainya pelaksanaan kontrak oleh penyedia. prosedur pelaksanaan pekerjaan.

1 Selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak diterbitkannya SPMK dan sebelum pelaksanaan pekerjaan. Beberapa hal yang dibahas dan disepakati dalam rapat persiapan pelaksanaan kontrak meliputi: a.2 Pengendalian Waktu 26. jadwal pelaksanaan pekerjaan. pada tahap awal pelaksanaan Kontrak. c.3 25.1 24. b. Mobilisasi peralatan dan personil dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. harus sudah menyelenggarakan rapat persiapan pelaksanaan kontrak. Mobilisasi 24. e. d. Waktu Penyelesaian Pekerjaan . mobilisasi peralatan dan personil. Pokja Konstruksi ULP Kab.1 25. Hasil pemeriksaan bersama dituangkan dalam Berita Acara. bengkel. PA/KPA dapat membentuk Pokja ULP/Pejabat Peneliti Pelaksana-an Kontrak atas usul PPK. Mobilisasi dilakukan sesuai dengan lingkup pekerjaan. mempersiapkan fasilitas seperti kantor. Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak 23. serta menyelesaikan pekerjaan selambat-lambatnya pada Tanggal Penyelesaian yang ditetapkan dalam SPMK.2 24. maka harus dituangkan dalam adendum Kontrak. organisasi kerja. 23. yaitu: a.3 25.4 B. mendatangkan personil-personil.2 24. penyusunan rencana dan pelaksanaan pemeriksaan lokasi pekerjaan. rumah. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Personil dan/atau Peralatan ternyata belum memenuhi persyaratan Kontrak maka penyedia tetap dapat melanjutkan pekerjaan dengan syarat Personil dan/atau Peralatan yang belum memenuhi syarat harus segera diganti dalam jangka waktu yang disepakati bersama. Untuk pemeriksaan bersama ini. gudang.1 Kecuali Kontrak diputuskan lebih awal. jadwal pengadaan bahan/material. Mobilisasi paling lambat harus sudah mulai dilaksanakan dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak diterbitkan SPMK. dan sebagainya. dan unsur pengawasan. Apabila dalam pemeriksaan bersama mengakibatkan perubahan isi Kontrak. unsur perencanaan. mendatangkan peralatan-peralatan terkait yang diperlukan dalam pelaksanaan pekerjaan. PPK bersama dengan penyedia. gedung laboratorium.41 23. f. dan/atau c.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 26. program mutu. penyedia berkewajiban untuk memulai pelaksanaan pekerjaan pada Tanggal Mulai Kerja. Apabila diperlukan. b. PPK bersama-sama dengan penyedia melakukan pemeriksaan lokasi pekerjaan dengan melakukan pengukuran dan pemeriksaan detail kondisi lokasi pekerjaan untuk setiap rencana mata pembayaran. Pemeriksaan Bersama 25.2 25. dan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan program mutu. tata cara pengaturan pelaksanaan pekerjaan.

42 26. menaikkan Nilai Kontrak atau Pokja Konstruksi ULP Kab. Penundaan oleh Pengawas Pekerjaan 29. Mengenai hal-hal dalam rapat yang perlu diputuskan. Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam Pasal ini adalah tanggal penyelesaian semua pekerjaan. Perpanjangan Tanggal Penyelesaian harus dilakukan melalui adendum Kontrak jika perpanjangan tersebut mengubah Masa Kontrak.1 Pengawas Pekerjaan atau penyedia dapat menyelenggarakan rapat pemantauan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 29. Denda atau ganti rugi tidak dikenakan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang. Penyedia berkewajiban untuk memperingatkan sedini mungkin Pengawas Pekerjaan atas peristiwa atau kondisi tertentu yang dapat mempengaruhi mutu pekerjaan. Setiap perintah penundaan ini harus segera ditembuskan kepada PPK. 26.3 30. PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan memperpanjang Tanggal Penyelesaian Pekerjaan secara tertulis. Hasil rapat pemantauan akan dituangkan oleh Pengawas Pekerjaan dalam berita acara rapat.4 27.1 27. Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh Peristiwa Kompensasi maka PPK dikenakan kewajiban pembayaran ganti rugi. Perpanjangan Waktu 27. Rapat pemantauan diselenggarakan untuk membahas perkembangan pekerjaan dan perencanaaan atas sisa pekerjaan serta untuk menindaklanjuti peringatan dini. 29. PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan harus telah menetapkan ada tidaknya perpanjangan dan untuk berapa lama.2 28. Peringatan Dini 30.1 . Rapat Pemantauan Pengawas Pekerjaan dapat memerintahkan secara tertulis penyedia untuk menunda pelaksanaan pekerjaan. dan meminta satu sama lain untuk menghadiri rapat tersebut. dalam jangka waktu 21 (dua puluh satu) hari setelah penyedia meminta perpanjangan. dan rekamannya diserahkan kepada PPK dan pihak-pihak yang menghadiri rapat.2 29. Jika penyedia lalai untuk memberikan peringatan dini atas keterlambatan atau tidak dapat bekerja sama untuk mencegah keterlambatan maka keterlambatan seperti ini tidak dapat dijadikan alasan untuk memperpanjang Tanggal Penyelesaian.3 26. Pengawas Pekerjaan dapat memutuskan baik dalam rapat atau setelah rapat melalui pernyataan tertulis kepada semua pihak yang menghadiri rapat. Jika terjadi Peristiwa Kompensasi sehingga penyelesaian pekerjaan akan melampaui Tanggal Penyelesaian maka penyedia berhak untuk meminta perpanjangan Tanggal Penyelesaian berdasarkan data penunjang.2 Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau Peristiwa Kompensasi atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia dikenakan denda.

penyedia wajib memperbaiki/menyelesaikannya. PPK menerima penyerahan akhir pekerjaan setelah penyedia melaksanakan semua kewajibannya selama masa pemeliharaan dengan baik. Serah Terima Pekerjaan 31. atas perintah PPK. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan. penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan akhir pekerjaan.8 31. atau pembayaran dilakukan sebesar 100% (seratus perseratus) dari nilai kontrak dan penyedia harus menyerahkan Jaminan Pemeliharaan sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak. Penyedia wajib memelihara hasil pekerjaan selama masa pemeliharaan sehingga kondisi tetap seperti pada saat penyerahan pertama pekerjaan. Pokja Konstruksi ULP Kab.3 31.7 31. 30.10 Jika Hasil Pekerjaan berupa bangunan maka umur konstruksi bangunan ditetapkan dalam SSKK. maka PPK berhak menggunakan uang retensi untuk membiayai perbaikan/pemeliharaan atau mencairkan Jaminan Pemeliharaan.1 Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus). Pernyataan perkiraan ini harus sesegera mungkin disampaikan oleh penyedia.4 31. Apabila penyedia tidak melaksanakan kewajiban pemeliharaan sebagaimana mestinya.5 31. PPK wajib melakukan pembayaran sisa nilai kontrak yang belum dibayar atau mengembalikan Jaminan Pemeliharaan. sedangkan yang 5% (lima perseratus) merupakan retensi selama masa pemeliharaan. penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan pekerjaan.2 Penyedia berkewajiban untuk bekerja sama dengan Pengawas Pekerjaan untuk mencegah atau mengurangi dampak peristiwa atau kondisi tersebut. Setelah masa pemeliharaan berakhir. PPK menugaskan Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Pengawas Pekerjaan dapat memerintahkan penyedia untuk menyampaikan secara tertulis perkiraan dampak peristiwa atau kondisi tersebut di atas terhadap Nilai Kontrak dan Tanggal Penyelesaian.43 menunda penyelesaian pekerjaan. Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan.6 31.3 Penyelesaian Kontrak 31.2 31.9 31. PPK menerima penyerahan pertama pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Kontrak dan diterima oleh Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. B. Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia. 31. Pembayaran dilakukan sebesar 95% (sembilan puluh lima perseratus) dari nilai kontrak.

Pekerjaan tambah harus mempertimbangkan tersedianya anggaran dan paling tinggi 10% (sepuluh perseratus) dari nilai kontrak awal. melaksanakan pekerjaan tambah yang belum tercantum dalam kontrak yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan. Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PPK atas Pokja Konstruksi ULP Kab. dan/atau d.2 35. mengubah spesifikasi teknis dan gambar pekerjaan sesuai dengan kebutuhan lokasi pekerjaan. Perubahan Lingkup Pekerjaan 35. Perubahan Jadwal 36. maka PPK bersama penyedia dapat melakukan perubahan kontrak yang meliputi antara lain : a.1 35. perubahan pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak. PA/KPA dapat membentuk Pokja ULP/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak atas usul PPK. c.1 33.3 35. perubahan pelaksanaan pekerjaan dan/atau penyesuaian harga. b. Perintah perubahan pekerjaan dibuat oleh PPK secara tertulis kepada penyedia kemudian dilanjutkan dengan negosiasi teknis dan harga dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam kontrak awal.2 Penyedia diwajibkan memberikan petunjuk kepada PPK tentang pedoman pengoperasian dan perawatan sesuai dengan SSKK. Pengambilalihan PPK akan mengambil alih lokasi dan hasil pekerjaan dalam jangka waktu tertentu setelah dikeluarkan surat keterangan selesai/pengakhiran pekerjaan. PPK berhak menahan uang retensi atau Jaminan Pemeliharaan. 33. Apabila penyedia tidak memberikan pedoman pengoperasian dan perawatan.4 36.1 . b. Perubahan Kontrak bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh para pihak. perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan pekerjaan. Perubahan Kontrak 34. meliputi: a.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 34. Pedoman Pengoperasian dan Perawatan B. perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan.1 34.44 32. Apabila terdapat perbedaan yang signifikan antara kondisi lokasi pekerjaan pada saat pelaksanaan dengan gambar dan spesifikasi yang ditentukan dalam Dokumen Kontrak. c.3 35. menambah atau mengurangi volume pekerjaan yang tercantum dalam kontrak. Untuk kepentingan perubahan kontrak.2 Kontrak hanya dapat diubah melalui adendum kontrak.4 Adendum 34. 33. Hasil negosiasi tersebut dituangkan dalam Berita Acara sebagai dasar penyusunan adendum kontrak. mengurangi atau menambah jenis pekerjaan.

c. c. dengan menyertakan pernyataan Keadaan Kahar dari pejabat yang berwenang. pekerjaan tambah. Jangka waktu yang ditetapkan dalam Kontrak untuk pemenuhan kewajiban Pihak yang tertimpa Keadaan Kahar harus diperpanjang sekurang-kurangnya sama dengan jangka waktu terhentinya Kontrak akibat Keadaan Kahar. Apabila terjadi Keadaan Kahar. e. Jika selama masa Keadaan Kahar PPK memerintahkan secara Pokja Konstruksi ULP Kab. keterlambatan yang disebabkan oleh PPK.3 37. 36.4 37. bencana alam.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 37. kebakaran. tidak dikenakan sanksi. dan/atau e. Keadaan Kahar suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak dan tidak dapat diperkirakan sebelumnya. Persetujuan perpanjangan waktu pelaksanaan dituangkan dalam adendum kontrak. b.5 Keadaan Kahar 37. maka penyedia memberitahukan kepada PPK paling lambat 14 (empat belas) hari sejak terjadinya Keadaan Kahar. Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat Keadaan Kahar yang dilaporkan paling lambat 14 (empat belas) hari sejak terjadinya Keadaan Kahar.5 B. Kontrak ini akan dihentikan sementara hingga Keadaan Kahar berakhir dengan ketentuan. perubahan disain.1 37. d. dan/atau f.2 37. Yang digolongkan Keadaan Kahar meliputi: a. sehingga kewajiban yang ditentukan dalam Kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi. masalah yang timbul di luar kendali penyedia. bencana sosial. b. Penyedia berhak untuk menerima pembayaran sesuai dengan prestasi atau kemajuan pelaksanaan pekerjaan yang telah dicapai. keadaan kahar. gangguan industri lainnya sebagaimana dinyatakan melalui keputusan bersama Menteri Keuangan dan menteri teknis terkait. pemogokan. Pada saat terjadinya Keadaan Kahar.3 36. d. PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan atas kontrak setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia.45 Pelaksanaan Pekerjaan pertimbangan yang layak dan wajar untuk hal-hal sebagai berikut: a. 36.6 .2 Waktu penyelesaian pekerjaan dapat diperpanjang sekurangkurangnya sama dengan waktu terhentinya kontrak akibat keadaan kahar atau waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan pada pasal 39.5 37.4 36. bencana non alam. PPK dapat menugaskan Pokja ULP/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak untuk meneliti kelayakan usulan perpanjangan waktu pelaksanaan.1.

Pokja Konstruksi ULP Kab.6 Penghentian dan Pemutusan Kontrak 38. kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang. j. Penghentian dan Pemutusan Kontrak 38. biaya langsung pengadaan Bahan dan Perlengkapan untuk pekerjaan ini. dan/atau k. Pengawas Pekerjaan memerintahkan penyedia untuk menunda pelaksanaan atau kelanjutan pekerjaan. b. termasuk: a.3 38. maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai.4 .Tulungagung Tahun Anggaran 2013 38.2 Penghentian kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar. penyedia menghentikan pekerjaan selama 28 (dua puluh delapan) hari dan penghentian ini tidak tercantum dalam program mutu serta tanpa persetujuan Pengawas Pekerjaan. e. B. h. i. c. Penggantian biaya ini harus diatur dalam suatu adendum Kontrak. g. pengaduan tentang penyimpangan prosedur.46 tertulis kepada Penyedia untuk meneruskan pekerjaan sedapat mungkin maka Penyedia berhak untuk menerima pembayaran sebagaimana ditentukan dalam Kontrak dan mendapat penggantian biaya yang wajar sesuai dengan yang telah dikeluarkan untuk bekerja dalam situasi demikian. dan perintah tersebut tidak ditarik selama 28 (dua puluh delapan) hari.1 38. biaya langsung pembongkaran dan demobilisasi Hasil Pekerjaan Sementara dan Peralatan. Bahan dan Perlengkapan ini harus diserahkan oleh Penyedia kepada PPK. f. c. penyedia terbukti melakukan KKN. biaya langsung demobilisasi Personil. Pemutusan kontrak dapat dilakukan oleh pihak penyedia atau pihak PPK. Dalam hal kontrak dihentikan. Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari nilai Kontrak dan PPK menilai bahwa Penyedia tidak akan sanggup menyelesaikan sisa pekerjaan. d. penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya dan tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. penyedia tanpa persetujuan Pengawas Pekerjaan. tidak memulai pelaksanaan pekerjaan. penyedia selama Masa Kontrak gagal memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh PPK. PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SSKK. dan selanjutnya menjadi hak milik PPK. pemutusan Kontrak melalui pemberitahuan tertulis dapat dilakukan apabila: a. penyedia berada dalam keadaan pailit. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. b. penyedia tidak mempertahankan keberlakuan Jaminan Pelaksanaan.

melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada PPK. b. berhak meminta fasilitas-fasilitas dalam bentuk sarana dan prasarana dari PPK untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. penyedia membayar denda. dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh PPK tanpa kewajiban perawatan. Peralatan. Peninggalan Semua Bahan. e. mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. dan d. membayar pekerjaan sesuai dengan harga yang tercantum dalam kontrak yang telah ditetapkan kepada penyedia. peralatan. Hak dan kewajiban penyedia: a.1 Hak dan kewajiban PPK: a. meliputi: 40.5 Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena kesalahan penyedia: a. 38. penyelesaian dan perbaikan pekerjaan yang dirinci dalam kontrak. dan/atau d. akurat dan penuh tanggung jawab dengan menyediakan tenaga kerja. dan segala pekerjaan permanen maupun sementara yang diperlukan untuk pelaksanaan. memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh penyedia untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. Perlengkapan.2 .47 38. c. d. Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan prosedur.6 39. f. memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan PPK. Jaminan Pelaksanaan dicairkan. Pengambilan kembali semua peninggalan tersebut oleh penyedia hanya dapat dilakukan setelah mempertimbangkan kepentingan PPK. menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang telah ditentukan dalam kontrak. b. meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh penyedia. sisa Uang Muka harus dilunasi oleh penyedia atau Jaminan Uang Muka dicairkan. angkutan ke atau dari lapangan. Hak dan Kewajiban Para Pihak 40. C. c.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 40. Hak dan Kewajiban Para Pihak Hak-hak yang dimiliki serta kewajiban-kewajiban yang harus dilaksanakan oleh PPK dan penyedia dalam melaksanakan kontrak. c. Pokja Konstruksi ULP Kab. melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan secara cermat. melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundang-undangan. melakukan KKN dan/atau pelanggararan persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan. b. bahan-bahan. Hasil Pekerjaan Sementara yang masih berada di lokasi kerja setelah pemutusan Kontrak akibat kelalaian atau kesalahan penyedia.

Tulungagung Tahun Anggaran 2013 43. kerugian. 43. denda. kehilangan.2 43. tanggung jawab. cidera tubuh.1 Penyedia berkewajiban untuk melindungi. kehilangan atau kerusakan peralatan dan harta benda penyedia. Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan dalam Pasal ini. membebaskan. kecuali kerugian atau kerusakan tersebut diakibatkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK. dan Personil.4 44. mengambil langkah-langkah yang cukup memadai untuk melindungi lingkungan tempat kerja dan membatasi perusakan dan gangguan kepada masyarakat maupun miliknya akibat kegiatan penyedia. gugatan atau tuntutan hukum. misalnya spesifikasi teknis dan/atau gambargambar. kecuali dengan ijin tertulis dari PPK.2 . Bahan dan Perlengkapan merupakan risiko penyedia.1 44. Penyedia dan Subpenyedia berkewajiban atas biaya sendiri untuk mengikutsertakan Personilnya pada program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Penggunaan DokumenDokumen Kontrak dan Informasi 42. Hak Kekayaan Intelektual Penyedia tidak diperkenankan menggunakan dan menginformasikan dokumen kontrak atau dokumen lainnya yang berhubungan dengan kontrak untuk kepentingan pihak lain. dan cidera tubuh. semua risiko kehilangan atau kerusakan Hasil Pekerjaan ini. Subpenyedia (jika ada). kewajiban. Penyedia wajib melindungi PPK dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga yang disebabkan penggunaan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) oleh penyedia. kehilangan atau kerusakan harta benda. Penanggungan dan Risiko 43. menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. b. 41. c. dan h. Penyedia berkewajiban untuk mematuhi dan memerintahkan Personilnya untuk mematuhi peraturan keselamatan kerja. Kehilangan atau kerusakan terhadap Hasil Pekerjaan atau Bahan yang menyatu dengan Hasil Pekerjaan selama Tanggal Mulai Kerja dan batas akhir Masa Pemeliharaan harus diganti atau diperbaiki oleh penyedia atas tanggungannya sendiri jika kehilangan atau kerusakan tersebut terjadi akibat tindakan atau kelalaian penyedia. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian berat PPK) sehubungan dengan klaim yang timbul dari hal-hal berikut terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir: a. Terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan awal.48 g. sakit atau kematian pihak ketiga. Perlindungan Tenaga Kerja 44.3 43. sakit atau kematian Personil. dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan. Pada Pokja Konstruksi ULP Kab. proses pemeriksaan hukum.

Pokja Konstruksi ULP Kab. atas segala risiko terhadap kecelakaan. menunjuk Personil yang namanya tidak tercantum dalam Lampiran A SSKK.2 48. pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. Asuransi 46.3 Penyedia berkewajiban atas biaya sendiri untuk menyediakan kepada setiap Personilnya (termasuk Personil Subpenyedia. d. menggunakan spesifikasi dan gambar dalam Pasal 15 SSUK. jika ada) perlengkapan keselamatan kerja yang sesuai dan memadai. mengubah syarat dan ketentuan polis asuransi.1 47.49 waktu pelaksanaan pekerjaan. Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam nilai kontrak. perlindungan terhadap kegagalan bangunan. mengubah Personil Inti dan/atau Peralatan.2 47. c. b. Tindakan Penyedia yang Mensyaratkan Persetujuan PPK atau Pengawas Pekerjaan 47. Hasil pemeriksaan pekerjaan dituangkan dalam laporan kemajuan hasil pekerjaan. c. serta pekerja untuk pelaksanaan pekerjaan. b. Penyedia berkewajiban untuk mendapatkan lebih dahulu persetujuan tertulis PPK sebelum melakukan tindakan-tindakan berikut: a. Tanpa mengurangi kewajiban penyedia untuk melaporkan kecelakaan berdasarkan hukum yang berlaku. penyedia akan melaporkan kepada PPK mengenai setiap kecelakaan yang timbul sehubungan dengan pelaksanaan Kontrak ini dalam waktu 24 (dua puluh empat) jam setelah kejadian. 44. semua barang dan peralatan yang mempunyai risiko tinggi terjadinya kecelakaan. Penyedia berkewajiban untuk mendapatkan lebih dahulu persetujuan tertulis Pengawas Pekerjaan sebelum melakukan tindakan-tindakan berikut: a. kehilangan. b. d.4 45. penyedia beserta Personilnya dianggap telah membaca dan memahami peraturan keselamatan kerja tersebut. mengubah atau memutakhirkan program mutu. kerusakan.1 . mensubkontrakkan sebagian pekerjaan. Laporan Hasil Pekerjaan 48. 44. dan c. Pemeliharaan Lingkungan Penyedia berkewajiban untuk mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan baik di dalam maupun di luar tempat kerja dan membatasi gangguan lingkungan terhadap pihak ketiga dan harta bendanya sehubungan dengan pelaksanaan Kontrak ini.1 Penyedia wajib menyediakan asuransi sejak SPMK sampai dengan tanggal selesainya pemeliharaan untuk: a. Pemeriksaan pekerjaan dilakukan selama pelaksanaan kontrak untuk menetapkan volume pekerjaan atau kegiatan yang telah dilaksanakan guna pembayaran hasil pekerjaan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 46. tindakan lain yang diatur dalam SSKK. pelaksanaan pekerjaan. serta risiko lain yang tidak dapat diduga. tindakan lain yang diatur dalam SSKK. 46.

laporan. Bagian pekerjaan yang disubkontrakkan tersebut harus diatur dalam Kontrak dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK.4 51. banjir dan peristiwa alam lainnya yang berpengaruh terhadap kelancaran pekerjaan.3 50.3 48. catatan-catatan lain yang berkenaan dengan pelaksanaan.000. 50. serta halhal penting yang perlu ditonjolkan. dan f. Penyedia tetap bertanggung jawab atas bagian pekerjaan yang disubkontrakkan tersebut. jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan.2 Untuk kepentingan pengendalian dan pengawasan pelaksanaan pekerjaan. Penyedia paling lambat pada waktu pemutusan atau akhir Masa Kontrak berkewajiban untuk menyerahkan semua dokumen dan piranti lunak tersebut beserta daftar rinciannya kepada PPK. Laporan harian berisi: a. Laporan harian dibuat oleh penyedia. maka dalam kontrak dimuat Pokja Konstruksi ULP Kab.1 . penempatan tenaga kerja untuk tiap macam tugasnya.000. Ketentuan-ketentuan dalam subkontrak harus mengacu kepada Kontrak serta menganut prinsip kesetaraan. apabila diperlukan diperiksa oleh konsultan dan disetujui oleh wakil PPK.2 50. 48. Usaha Mikro.6 48.4 48. c. desain. Kerjasama Antara Penyedia dan Sub Penyedia 50. b. jenis. serta halhal penting yang perlu ditonjolkan. d. dan dokumendokumen lain serta piranti lunak yang dipersiapkan oleh penyedia berdasarkan Kontrak ini sepenuhnya merupakan hak milik PPK. PPK membuat fotofoto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan di lokasi pekerjaan.1 Penyedia yang mempunyai harga Kontrak di atas Rp25. Untuk merekam kegiatan pelaksanaan proyek. Laporan mingguan terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu minggu. Kepemilikan Dokumen Semua rancangan.00 (dua puluh lima miliar rupiah) wajib bekerja sama dengan penyedia Usaha Mikro dan Usaha Kecil serta koperasi kecil. seluruh aktivitas kegiatan pekerjaan di lokasi pekerjaan dicatat dalam buku harian sebagai bahan laporan harian pekerjaan yang berisi rencana dan realisasi pekerjaan harian. spesifikasi. gambar. jumlah dan kondisi peralatan. Apabila penyedia yang ditunjuk adalah penyedia Usaha Mikro.7 49. Laporan bulanan terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu bulan. e. Pembatasan (jika ada) mengenai penggunaan dokumen dan piranti lunak tersebut di atas di kemudian hari diatur dalam SSKK. Penyedia dapat menyimpan 1 (satu) buah salinan tiap dokumen dan piranti lunak tersebut.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 50. keadaan cuaca termasuk hujan.000. jenis dan kuantitas bahan yang berada di lokasi pekerjaan.50 48. Usaha Kecil dan 51.5 48. Usaha Kecil dan koperasi kecil. yaitu dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama.

Tulungagung Tahun Anggaran 2013 53. Jaminan Pelaksanaan dikembalikan setelah pekerjaan dinyatakan selesai 100% (seratus perseratus) dan diganti dengan Jaminan Pemeliharaan atau menahan uang retensi sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak. atau b. b. 51.2 55. 55. Jaminan 55. Penyedia Lain Penyedia berkewajiban untuk bekerjasama dan menggunakan lokasi kerja bersama-sama dengan penyedia yang lain (jika ada) dan pihak-pihak lainnya yang berkepentingan atas lokasi kerja. Pokja Konstruksi ULP Kab. membuat laporan periodik mengenai pelaksanaan ketetapan di atas.1 Jaminan Pelaksanaan diberikan kepada PPK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) sebelum dilakukan penandatanganan kontrak dengan besar: a. Penyedia berkewajiban untuk membayar sanksi finansial berupa Denda sebagai akibat wanprestasi atau cidera janji terhadap kewajiban-kewajiban penyedia dalam Kontrak ini. Keselamatan 54.51 Koperasi Kecil ketentuan bahwa pekerjaan tersebut harus dilaksanakan sendiri oleh penyedia yang ditunjuk dan dilarang diserahkan atau disubkontrakkan kepada pihak lain. dalam melaksanakan kewajiban di atas penyedia terpilih tetap bertanggungjawab penuh atas keseluruhan pekerjaan tersebut. Apabila ketentuan tersebut di atas dilanggar. penyedia wajib bekerja sama dengan penyedia Usaha Mikro. Pembayaran Denda tidak mengurangi tanggung jawab kontraktual penyedia. 5% (lima perseratus) dari nilai total Harga Perkiraan Sendiri (HPS) bagi penawaran yang lebih kecil dari 80% (delapan puluh perseratus) HPS. PPK mengenakan Denda dengan memotong angsuran pembayaran prestasi pekerjaan penyedia. Jika dipandang perlu. Usaha Kecil dan koperasi kecil. maka dalam kontrak dimuat: a.3 52. dan d. Penyedia bertanggung jawab atas keselamatan semua pihak di lokasi kerja.4 . Pembayaran Denda 55. 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak.3 55. 51. Usaha Kecil dan koperasi kecil. maka penyedia dikenakan sanksi yang diatur dalam SSKK. antara lain dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaannya. c. Jaminan Uang Muka diberikan kepada PPK dalam rangka pengambilan uang muka dengan nilai 100% (seratus perseratus) dari besarnya uang muka. bentuk kerjasama tersebut hanya untuk sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama. Masa berlakunya Jaminan Pelaksanaan sekurang-kurangnya sejak tanggal penanda-tanganan kontrak sampai dengan serah terima pertama pekerjaan (Provisional Hand Over/PHO). PPK dapat memberikan jadwal kerja penyedia yang lain di lokasi kerja.2 Apabila penyedia yang terpilih adalah penyedia bukan Usaha Mikro.

PPK dapat menilai dan menyetujui penempatan/penggantian personil inti dan/atau peralatan menurut kualifikasi yang dibutuhkan. Fasilitas PPK dapat memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana atau kemudahan lainnya (jika ada) yang tercantum dalam SSKK untuk kelancaran pelaksanan pekerjaan ini. berkelakuan tidak baik.5 56.52 55. Jika penggantian personil inti dan/atau peralatan perlu dilakukan.2 56. Personil Inti dan/atau Peralatan 56. 55. Penggantian personil inti dilakukan oleh penyedia dengan mengajukan permohonan terlebih dahulu kepada PPK dengan melampirkan riwayat hidup/pengalaman kerja personil inti yang diusulkan beserta alasan penggantian. Penggantian personil inti dan/atau peralatan tidak boleh dilakukan kecuali atas persetujuan tertulis PPK.8 55. atau c.3 Personil inti dan/atau peralatan yang ditempatkan harus sesuai dengan yang tercantum dalam Dokumen Penawaran. Personil inti dapat sewaktu-waktu disyaratkan untuk menjaga kerahasiaan pekerjaan di bawah sumpah. Personil inti berkewajiban untuk menjaga kerahasiaan pekerjaannya. Masa berlakunya Jaminan Uang Muka sekurang-kurangnya sejak tanggal persetujuan pemberian uang muka sampai dengan tanggal penyerahan pertama pekerjaan (PHO). Pengembalian Jaminan Pemeliharan dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah masa pemeliharaan selesai dan pekerjaan diterima dengan baik sesuai dengan ketentuan kontrak.9 D. Jika PPK menilai bahwa personil inti: a.6 Nilai Jaminan Uang Muka dapat dikurangi secara proporsional sesuai dengan pencapaian prestasi pekerjaan.7 55. Pokja Konstruksi ULP Kab. maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dengan kualifikasi yang setara atau lebih baik dari personil inti dan/atau peralatan yang digantikan tanpa biaya tambahan apapun. mengabaikan pekerjaan yang menjadi tugasnya.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .4 56.6 56. Masa berlakunya Jaminan Pemeliharaan sekurang-kurangnya sejak tanggal serah terima pertama pekerjaan (PHO) sampai dengan tanggal penyerahan akhir pekerjaan (Final Hand Over/FHO). Personil dan/atau Peralatan Penyedia 56. Kewajiban PPK 57.5 55. Jika diperlukan oleh PPK. b. tidak mampu atau tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik. maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dan menjamin personil inti tersebut meninggalkan lokasi kerja dalam waktu 7 (tujuh) hari sejak diminta oleh PPK.7 E. 56.1 56. Jaminan Pemeliharaan diberikan kepada PPK setelah pekerjaan dinyatakan selesai 100% (seratus perseratus).

PPK memerintahkan penundaan pelaksanaan pekerjaan. besaran uang muka ditentukan dalam SSKK dan dibayar setelah penyedia menyerahkan Jaminan Uang Muka senilai uang muka yang diterima. PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak ditemukan kerusakan/kegagalan/penyimpangan. f. Harga kontrak telah memperhitungkan keuntungan.4 58.1 59.1 .Tulungagung Tahun Anggaran 2013 59.53 58. pembayaran uang tanda jadi kepada pemasok bahan/material dan persiapan teknis lain. uang muka dibayar untuk membiayai mobilisasi peralatan. Perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK.2 58. Pembayaran 60. Pembayaran kepada Penyedia 59. Peristiwa Kompensasi 58. b. dapat dibuktikan perlunya tambahan waktu akibat Peristiwa Kompensasi. Uang muka a. h. d. personil. PPK mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. PPK memerintahkan untuk mengatasi kondisi tertentu yang tidak dapat diduga sebelumnya dan disebabkan oleh PPK. b. Jika Peristiwa Kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan dan/atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. PPK tidak memberikan gambar-gambar.3 60. Jenis kontrak harga satuan . 58. Harga Kontrak 59. Pokja Konstruksi ULP Kab. beban pajak dan biaya overhead serta biaya asuransi yang meliputi juga biaya keselamatan dan kesehatan kerja. g. Penyedia tidak berhak atas ganti rugi dan/atau perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan jika penyedia gagal atau lalai untuk memberikan peringatan dini dalam mengantisipasi atau mengatasi dampak Peristiwa Kompensasi. e.3 58.2 PPK membayar kepada penyedia atas pelaksanaan pekerjaan dalam kontrak sebesar harga kontrak. ketentuan lain dalam SSKK. penyedia belum bisa masuk ke lokasi sesuai jadwal dalam kontrak. keterlambatan pembayaran kepada penyedia.1 Peristiwa Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut: a. c.5 F. Ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat Peristiwa Kompensasi.

b. PPK dapat meminta penyedia untuk menyampaikan perhitungan prestasi sementara dengan mengesampingkan hal-hal yang sedang menjadi perselisihan. bila terdapat ketidaksesuaian dalam perhitungan angsuran. perusahaan penjaminan. atau 2) 1/1000 (satu perseribu) dari harga kontrak. d. c. Jaminan Uang Muka diterbitkan oleh bank umum. apabila bagian pekerjaan yang sudah dilaksanakan dapat berfungsi.54 c. penyedia harus mengajukan permohonan pengambilan uang muka secara tertulis kepada PPK disertai dengan rencana penggunaan uang muka untuk melaksanakan pekerjaan sesuai Kontrak. denda (apabila ada). pembayaran prestasi hasil pekerjaan yang disepakati dilakukan oleh PPK. pajak dan uang retensi. d. pembayaran terakhir hanya dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus) dan Berita Acara penyerahan pertama pekerjaan diterbitkan. atau Perusahaan Asuransi Umum yang memiliki izin untuk menjual produk jaminan (suretyship) yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan. dengan ketentuan: 1) penyedia telah mengajukan tagihan disertai laporan kemajuan hasil pekerjaan. c. apabila bagian pekerjaan yang sudah dilaksanakan belum berfungsi. PPK dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah pengajuan permintaan pembayaran dari penyedia harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran kepada Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM). denda merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada penyedia. 60. ganti rugi merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada PPK karena terjadinya cidera janji/wanprestasi. paling lambat 7 (tujuh) hari kerja setelah Jaminan Uang Muka diterima. f. sistem termin atau pembayaran secara sekaligus. tidak akan menjadi alasan untuk menunda pembayaran. permintaan pembayaran harus dilengkapi bukti pembayaran kepada seluruh sub penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan. Pokja Konstruksi ULP Kab. 2) pembayaran dilakukan dengan sistem bulanan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 60. sesuai ketentuan dalam SSKK. besarnya denda yang dikenakan kepada penyedia atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan untuk setiap hari keterlambatan adalah: 1) 1/1000 (satu perseribu) dari sisa harga bagian kontrak yang belum dikerjakan.2 Prestasi pekerjaan a. PPK harus mengajukan surat permintaan pembayaran untuk permohonan tersebut pada huruf c. dan 5) untuk kontrak yang mempunyai sub kontrak.3 . e. pengembalian uang muka harus diperhitungkan berangsurangsur secara proporsional pada setiap pembayaran prestasi pekerjaan dan paling lambat harus lunas pada saat pekerjaan mencapai prestasi 100% (seratus perseratus). b. 4) pembayaran harus dipotong angsuran uang muka. tidak termasuk bahan/material dan peralatan yang ada di lokasi pekerjaan. Denda dan ganti rugi a. 3) pembayaran dilakukan senilai pekerjaan yang telah terpasang.

sesuai yang ditetapkan dalam SSKK.1 62. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Penyedia diberi kesempatan untuk memperbaiki dalam jangka waktu tertentu. Perhitungan Akhir 62.1 Semua pekerja dibayar selama hari kerja dan datanya disimpan oleh penyedia.4 Pokja Konstruksi ULP Kab. PPK secara tertulis memberitahukan kepada penyedia tentang penangguhan hak pembayaran. Pembayaran yang ditangguhkan harus disesuaikan dengan proporsi kegagalan atau kelalaian penyedia. pembayaran denda dan/atau ganti rugi diperhitungkan dalam pembayaran prestasi pekerjaan.1 63. besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar. PPK berdasarkan hasil penelitian tagihan oleh Pengawas Pekerjaan berkewajiban untuk menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran terakhir selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang diterima oleh Pengawas Pekerjaan. penangguhan pembayaran akibat keterlambatan penyerahan pekerjaan dapat dilakukan bersamaan dengan pengenaan denda kepada penyedia.3 63. f.2 61.3 62. penyedia berkewajiban untuk menyerahkan kepada Pengawas Pekerjaan rincian perhitungan nilai tagihan terakhir yang jatuh tempo. Jam kerja dan waktu cuti untuk pekerja harus dilampirkan. termasuk penyerahan setiap Hasil Pekerjaan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. pembayaran ganti rugi dan kompensasi dilakukan oleh PPK. Pembayaran angsuran prestasi pekerjaan terakhir dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus persen) dan berita acara penyerahan awal berdasarkan telah ditandatangani oleh kedua belah Pihak.55 d. Penyedia harus membayar upah hari kerja kepada tenaga kerjanya setelah formulir upah ditandatangani. Jika dipandang perlu oleh PPK. Hari Kerja 61. Daftar pembayaran ditandatangani oleh masing-masing pekerja dan dapat diperiksa oleh PPK.2 63. e. g. Sebelum pembayaran terakhir dilakukan. 61. Penangguhan 63.2 63. apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data. disertai alasan-alasan yang jelas mengenai penangguhan tersebut. ganti rugi dan kompensasi kepada peserta dituangkan dalam adendum kontrak. atau dapat diberikan kompensasi. PPK dapat menangguhkan pembayaran setiap angsuran prestasi pekerjaan penyedia jika penyedia gagal atau lalai memenuhi kewajiban kontraktualnya. 61.

Ho = Harga Satuan pada saat harga penawaran.. Penyesuaian Harga Satuan diberlakukan sesuai dengan jadwal pelaksanaan yang tercantum dalam kontrak awal/adendum kontrak. Penyesuaian Harga Satuan.9 64. Kontrak yang terlambat pelaksanaannya disebabkan oleh kesalahan Penyedia diberlakukan penyesuaian harga berdasarkan indeks harga terendah antara jadwal awal dengan jadwal realisasi pekerjaan. dsb..56 64. Cn.dst adalah 1.. Bo.8 64. ditetapkan dengan rumus sebagai berikut: Hn = Ho (a+b.10 Indeks harga yang digunakan bersumber dari penerbitan BPS..15.5 64.6 64. kecuali komponen keuntungan dan biaya operasional sebagaimana tercantum dalam penawaran. Penyesuaian Harga Satuan berlaku bagi seluruh kegiatan/mata pembayaran. alat kerja.7 64.2 [Harga yang tercantum dalam kontrak dapat berubah akibat adanya penyesuaian harga sesuai dengan peraturan yang berlaku. Jenis pekerjaan baru dengan Harga Satuan baru sebagai akibat adanya adendum kontrak dapat diberikan penyesuaian harga mulai bulan ke-13 (tiga belas) sejak adendum kontrak tersebut ditandatangani.. Penyesuaian Harga Satuan bagi komponen pekerjaan yang berasal dari luar negeri..Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . 64. Pokja Konstruksi ULP Kab. d = Koefisien komponen kontrak seperti tenaga kerja. dst Pn = Nilai Kontrak setelah dilakukan penyesuaian Harga Satuan. Do = Indeks harga komponen pada bulan ke-12 setelah penanda-tanganan kontrak.Bn/Bo+c.1 64. Penjumlahan a+b+c+d+. Penyesuaian harga diberlakukan pada Kontrak Tahun Jamak yang masa pelaksanaannya lebih dari 12 (dua belas) bulan dan diberlakukan mulai bulan ke-13 (tiga belas) sejak pelaksanaan pekerjaan.. a = Koefisien tetap yang terdiri atas keuntungan dan overhead.3 64. Dn = Indeks harga komponen pada saat pekerjaan dilaksanakan (mulai bulan ke-13 setelah penandatanganan kontrak). digunakan indeks harga yang dikeluarkan oleh instansi teknis.Cn/Co+d. 64. menggunakan indeks penyesuaian harga dari negara asal barang tersebut. b..Dn/Do+..00. c. 64.) Hn = Harga Satuan pada saat pekerjaan dilaksanakan. Bn. Dalam hal penawaran tidak mencantumkan besaran komponen keuntungan dan overhead maka a = 0. tenaga kerja dan alat kerja ditetapkan dalam rapat persiapan pelaksanaan kontrak. [Penyesuaian Harga (Untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak Gabungan Harga Satuan dan Lump Sum)] 64. Penetapan koefisien bahan.4 64.12 Rumusan penyesuaian nilai kontrak ditetapkan sebagai berikut: Pn = (Hn1xV1)+(Hn2xV2)+(Hn3xV3)+. Co. bahan.11 Dalam hal indeks harga tidak dimuat dalam penerbitan BPS..

Penyedia bertanggung jawab atas cacat mutu selama Masa Kontrak dan Masa Pemeliharaan. serta menguji Hasil Pekerjaan yang dianggap oleh PPK atau Pengawas Pekerjaan mengandung Cacat Mutu. Penilaian Pekerjaan Sementara oleh PPK 67. PPK dapat memerintahkan kepada pihak ketiga untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. penyedia berkewajiban untuk memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditetapkan dalam pemberitahuan. apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan datadata. Penyedia bertanggung jawab atas perbaikan Cacat Mutu selama Masa Kontrak dan Masa Pemeliharaan. PPK atau Pengawas Pekerjaan dapat memerintahkan penyedia untuk menemukan dan mengungkapkan Cacat Mutu. dan hasil uji coba menunjukkan adanya Cacat Mutu maka penyedia berkewajiban untuk menanggung biaya pengujian tersebut. 66.13 Pembayaran penyesuaian harga dilakukan oleh PPK. Jika tidak ditemukan adanya Cacat Mutu maka uji coba tersebut dianggap sebagai Peristiwa Kompensasi. berdasarkan pertimbangan Pengawas Pokja Konstruksi ULP Kab.] G. Pengujian 69.2 PPK dalam masa pelaksanaan pekerjaan dapat melakukan penilaian atas hasil pekerjaan yang dilakukan oleh penyedia. Pengawasan Mutu 65. 69. Penilaian atas hasil pekerjaan dilakukan terhadap mutu dan kemajuan fisik pekerjaan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 68.2 69. Apabila diperlukan. Pengawasan dan Pemeriksaan PPK berwenang melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. Terhadap pemberitahuan Cacat Mutu tersebut. 64. Volume setiap jenis komponen pekerjaan yang dilaksanakan. Jika penyedia tidak memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditentukan maka PPK. Cacat Mutu PPK atau Pengawas Pekerjaan akan memeriksa setiap Hasil Pekerjaan dan memberitahukan penyedia secara tertulis atas setiap Cacat Mutu yang ditemukan. 64.1 66.1 PPK atau Pengawas Pekerjaan akan menyampaikan pemberitahuan Cacat Mutu kepada penyedia segera setelah ditemukan Cacat Mutu tersebut. 66. Jika PPK atau Pengawas Pekerjaan memerintahkan penyedia untuk melakukan pengujian Cacat Mutu yang tidak tercantum dalam Spesifikasi Teknis dan Gambar.3 .57 Hn = V = Harga Satuan baru setiap jenis komponen pekerjaan setelah dilakukan penyesuaian harga menggunakan rumusan penyesuaian Harga Satuan.14 Penyedia dapat mengajukan secara berkala selambat-lambatnya setiap 6 (enam) bulan. Perbaikan Cacat Mutu 69.

dan cidera tubuh. dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan. dan mendaftarhitamkan penyedia.1 Para Pihak berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan Kontrak ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan ini. PPK dapat memperoleh penggantian biaya dengan memotong pembayaran atas tagihan penyedia yang jatuh tempo (jika ada) atau uang retensi atau pencairan Surat Jaminan Pemeliharaan atau jika tidak ada maka biaya penggantian akan diperhitungkan sebagai utang penyedia kepada PPK yang telah jatuh tempo. konsiliasi atau pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.58 Pekerjaan. mediasi.2 72. berhak untuk secara langsung atau melalui pihak ketiga yang ditunjuk oleh PPK melakukan perbaikan tersebut. Itikad Baik 76. Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan penyedia dalam Pasal ini. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian PPK) sehubungan dengan klaim kehilangan atau kerusakan harta benda.2 70.3 70.4 PPK dapat mengenakan Denda Keterlambatan untuk setiap keterlambatan perbaikan Cacat Mutu. Penyelesaian Perselisihan 71. Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa Pokja Konstruksi ULP Kab. Jika Hasil Pekerjaan sebagaimana ditetapkan dalam SSKK berupa bangunan maka PPK dan/atau penyedia terhitung sejak tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir bertanggung jawab atas kegagalan bangunan sesuai dengan kesalahan masing-masing selama umur konstruksi yang tercantum dalam SSKK tetapi tidak lebih dari 10 (sepuluh) tahun.1 70. gugatan atau tuntutan hukum. Penyedia berkewajiban untuk melindungi. Penyelesaian Perselisihan 71. 70. kewajiban. Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak-hak yang terdapat dalam kontrak. denda. tanggung jawab. 69. arbitrase. kerugian. membebaskan. Kegagalan Bangunan 70.2 . kehilangan. proses pemeriksaan hukum.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 71.4 H. Penyelesaian perselisihan atau sengketa antara para pihak dalam Kontrak dapat dilakukan melalui musyawarah. Penyedia segera setelah menerima klaim PPK secara tertulis berkewajiban untuk mengganti biaya perbaikan tersebut. Penyedia berkewajiban untuk menyimpan dan memelihara semua dokumen yang digunakan dan terkait dengan pelaksanaan ini selama umur konstruksi yang tercantum dalam SSKK tetapi tidak lebih dari 10 (sepuluh) tahun. sakit atau kematian pihak ketiga yang timbul dari kegagalan bangunan.1 76.

maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut.59 menonjolkan kepentingan masing-masing pihak. Pokja Konstruksi ULP Kab. salah satu pihak merasa dirugikan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Apabila selama kontrak.

Bangunan Hasil Pekerjaan memiliki umur konstruksi: 50 (lima puluh) tahun sejak tanggal penanda-tanganan Berita Acara penyerahan akhir. Tindakan Penyedia yang Mensyaratkan Persetujuan PPK atau Pengawas Pekerjaan J. Pembayaran Tagihan H. Jaminan dicairkan dan disetorkan pada Kas Daerah Tindakan lain oleh Penyedia yang memerlukan persetujuan Pengawas Pekerjaan adalah: 1. Wakil Sah Para Pihak : Dinas Pertanian Kab. Batas akhir waktu yang disepakati untuk penerbitan SPP oleh PPK untuk pembayaran tagihan angsuran adalah 7 (tujuh) hari kalender terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang yang tidak diperselisihkan diterima oleh PPK. SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK (SSKK) A. F. Kepemilikan Dokumen Penyedia diperbolehkan menggunakan salinan dokumen dan piranti lunak yang dihasilkan dari Pekerjaan Konstruksi ini dengan pembatasan sebagai berikut: __________ PPK dapat memberikan fasilitas berupa : 1. Umur Konstruksi Pedoman Pengoperasian dan Perawatan Kontrak berlaku 90 (sembilan puluh) hari kalender Masa Pemeliharaan berlaku selama 6 (enam) bulan.Tulungagung : : : : : : : : Wakil Sah Para Pihak sebagai berikut: Untuk PPK Untuk Penyedia : : C. Pencairan Jaminan I. Korespondensi Alamat Para Pihak sebagai berikut: Satuan Kerja PPK Nama Alamat Website Email Faksimili Penyedia: Nama Alamat Email Faksimili B. Gambar ”As built” dan/atau pedoman pengoperasian dan perawatan harus diserahkan selambat-lambatnya: 14 (empat belas) hari kalender/bulan/tahun setelah tanggal penandatanganan Berita Acara penyerahan awal. Fasilitas L.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 K. Pekerjaan tambah kurang G. Sumber . Lokasi pendirian direksi kit Kontrak Pengadaan Pekerjaan Konstruksi ini dibiayai dari APBD Kabupaten Pokja Konstruksi ULP Kab. Masa Pemeliharaan E. Shop drawing 2.60 BAB IX. Tanggal Berlaku Kontrak D.

termin kedua prestasi pekerjaan mencapai 100 %. Laporan prestasi pekerjaan.61 Pembiayaan Tulungagung Tahun Anggaran 2013. Dokumen penunjang yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran prestasi pekerjaan: 1. Penyesuaian Harga P. Pembayaran Uang Pekerjaan Konstruksi ini diberikan uang muka sebesar 30% (Tiga puluh Muka persen) dari Nilai Kontrak N.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Penyelesaian Perselisihan Pokja Konstruksi ULP Kab. Back Up data pekerjaan Tidak ada penyesuaian harga. Pembayaran berdasarkan cara tersebut di atas dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut: Prestasi pekerjaan yang dihasilkan pada pencapaian tersebut diatas dikurangi pengembalian uang muka secara proporsional. Pembayaran Prestasi Pekerjaan Pembayaran prestasi pekerjaan dilakukan dengan cara termin atau angsuran yaitu termin pertama prestasi pekerjaan mencapai 50%. 2. Denda Q. M. Untuk pekerjaan ini besar denda keterlambatan untuk setiap hari keterlambatan adalah 1/1000 (satu perseribu) dari [harga kontrak/harga bagian kontrak yang belum dikerjakan] Jika perselisihan Para Pihak mengenai pelaksanaan Kontrak tidak dapat diselesaikan secara damai maka Para Pihak menetapkan lembaga penyelesaian perselisihan tersebut di bawah sebagai Pemutus Sengketa: Pengadilan Negeri Tulungagung O.

Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .62 BAB X. SPESIFIKASI TEKNIS PEKERJAAN DAN GAMBAR Terlampir. Pokja Konstruksi ULP Kab. BAB XI. DAFTAR KUANTITAS DAN HARGA Terlampir.

____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________ [Pokja ULP] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp _____________________________________ (terbilang ________________________________________________________) sebagai Jaminan Sanggahan Banding dalam bentuk garansi bank. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Sanggahan Banding tidak benar dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. dari tanggal _____________________ s. 5. Dikeluarkan di : _____________ Pada tanggal : _____________ [Bank] Pokja Konstruksi ULP Kab. apabila: Nama : _____________________________ [peserta pelelangan] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata Sanggahan Banding yang diajukan tidak benar. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. 6. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. BENTUK SURAT-SURAT JAMINAN Jaminan Sanggahan Banding dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN SANGGAHAN BANDING No. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________ . Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. 3. ____________________ 2.63 BAB XII. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.d.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender. BENTUK DOKUMEN LAIN A. 4. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Sanggahan Banding tidak benar dari Penerima Jaminan dan pengenaan sanksi akibat Sanggahan Banding yang diajukan Yang Dijamin tidak benar.

64 Materai Rp.6000.00 Untuk keyakinan. pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] ________________ [Nama dan Jabatan] Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .

____________________ 2.65 Jaminan Pelaksanaan dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN PELAKSANAAN No. pemegang Garansi Bank disarankan untuk [Bank] mengkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] Materai Rp. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. Yang dijamin tidak menyelesaikan pekerjaan tersebut pada waktunya dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak.00 ________________ [Nama dan Jabatan] Pokja Konstruksi ULP Kab. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________ [nama PPK] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp _____________________________________ (terbilang ________________________________________________________) sebagai Jaminan Pelaksanaan dalam bentuk garansi bank. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. dari tanggal _____________________ s. sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Pemilihan yang diikuti oleh Yang Dijamin. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________ . 6. Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender. Dikeluarkan di : _____________ Pada tanggal : _____________ Untuk keyakinan. 4. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. b. apabila: Nama : _____________________________ [nama penyedia] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini.d. 5. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. Pemutusan kontrak akibat kesalahan Yang Dijamin. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya.6000. lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa: a.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . 3.

66 Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .

4. _____________ [alamat] sebagai Penyedia. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. 2. pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke _____[Penerbit Jaminan] 6. _________________________ [alamat] sebagai Pemilik Pekerjaan. dan _____________________ [nama penerbit jaminan].67 Jaminan Pelaksanaan dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN PELAKSANAAN Nomor Jaminan: __________________ Nilai: ___________________ 1.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .00 _____________________ Untuk keyakinan. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. bahwa kami: _____________________ [nama]. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _____________________ [nama PPK]. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Pemenang Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No. 5. b. Pemutusan kontrak akibat kesalahan TERJAMIN. 7. 3. Dikeluarkan di _____________ pada tanggal _______________ TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. TERJAMIN tidak menyelesaikan pekerjaan tersebut pada waktunya dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________ (terbilang __________________________________) Maka kami. _______________ tanggal _____________________ Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ___________ sampai dengan tanggal __________ Jaminan ini berlaku apabila: a. _____________ [alamat] sebagai Penjamin. Dengan ini dinyatakan. selanjutnya disebut TERJAMIN. __________________ Pokja Konstruksi ULP Kab.6000.

68 Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .

00 Untuk keyakinan. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. Dikeluarkan di : _____________ Pada tanggal : _____________ [Bank] Materai Rp. pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] ________________ [Nama dan Jabatan] Pokja Konstruksi ULP Kab. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini.6000. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________ [nama PPK] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp _____________________________________ (terbilang ________________________________________________________) sebagai Jaminan Uang Muka dalam bentuk garansi bank. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tnggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas atau sisa Uang Muka yang belum dikembalikan Yang Dijamin dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. 5. lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa: Yang Dijamin tidak memenuhi kewajibannya melakukan pembayaran kembali Uang Muka yang sudah diterima Yang Dijamin kepada Penerima Jaminan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak. 6. apabila: Nama : _____________________________ [nama penyedia] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. dari tanggal _____________________ s. Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. 3.d.69 Jaminan Uang Muka dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN UANG MUKA No. ____________________ 2. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________ . 4.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .

00 _____________________ Untuk keyakinan. _________________________ [alamat] sebagai Pemilik Pekerjaan. Dikeluarkan di _____________ pada tanggal _______________ TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp. selanjutnya disebut TERJAMIN. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. _____________ [alamat] sebagai Penjamin. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. _______________ tanggal _____________________ Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ___________ sampai dengan tanggal __________ Jaminan ini berlaku apabila: TERJAMIN tidak memenuhi kewajibannya melakukan pembayaran kembali kepada PENERIMA JAMINAN senilai Uang Muka yang wajib dibayar menurut Dokumen Kontrak. 7. Nilai: ___________________ Dengan ini dinyatakan. _____________ [alamat] sebagai Penyedia. 6.70 Jaminan Uang Muka dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN UANG MUKA Nomor Jaminan: __________________ 1. 5. 4. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Pemenang Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________ (terbilang __________________________________) Maka kami. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. __________________ Pokja Konstruksi ULP Kab. bahwa kami: _____________________ [nama].6000. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _____________________ [nama PPK]. dan _____________________ [nama penerbit jaminan]. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas atau sisa Uang Muka yang belum dikembalikan TERJAMIN dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. 3. pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke _____[Penerbit Jaminan] 2.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .

Dikeluarkan di Pada tanggal Materai Rp.00 Untuk keyakinan. Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender.d. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. 5. 4. lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa: Yang Dijamin tidak memenuhi kewajibannya melakukan pemeliharaan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak. 3.71 Jaminan Pemeliharaan dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN PEMELIHARAAN No. 6. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________ [nama PPK] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp _____________________________________ (terbilang ________________________________________________________) sebagai Jaminan Pemeliharaan dalam bentuk garansi bank.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini.6000. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________ . Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. apabila: Nama : _____________________________ [nama penyedia] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] : _____________ : _____________ [Bank] ________________ [Nama dan Jabatan] Pokja Konstruksi ULP Kab. dari tanggal _____________________ s. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. ____________________ 2.

6. 7. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _____________________ [nama PPK].72 Jaminan Pemeliharaan dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN PEMELIHARAAN Nomor Jaminan: __________________ 1. selanjutnya disebut TERJAMIN. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________ (terbilang __________________________________) Maka kami. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini.6000. 3.00 TERJAMIN _____________________ __________________ Pokja Konstruksi ULP Kab. _________________________ [alamat] sebagai Pemilik Pekerjaan. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. Nilai: ___________________ 2. Untuk keyakinan. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Pemenang Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No. bahwa kami: _____________________ [nama]. Dengan ini dinyatakan. dan _____________________ [nama penerbit jaminan]. 4.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. _______________ tanggal _____________________ Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ___________ sampai dengan tanggal __________ Jaminan ini berlaku apabila: TERJAMIN tidak memenuhi kewajibannya melakukan pemeliharaan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak. _____________ [alamat] sebagai Penjamin. _____________ [alamat] sebagai Penyedia. 5. pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke _____[Penerbit Jaminan] Dikeluarkan di _____________ pada tanggal _______________ PENJAMIN Materai Rp.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful