DOKUMEN PENGADAAN

untuk Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Paket Pekerjaan

Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh

DINAS PERTANIAN KABUPATEN TULUNGAGUNG

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

2

BAB I. UMUM
A. Dokumen Pengadaan ini disusun berdasarkan Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang terakhir diubah dengan Peraturan Presiden No. 70 Tahun 2012 beserta petunjuk teknisnya serta ketentuan teknis operasional pengadaan barang/jasa secara elektronik. Dalam dokumen ini dipergunakan pengertian, istilah dan singkatan sebagai berikut: Pekerjaan Konstruksi HPS HEA Kemitraan/ Kerja Sama Operasi (KSO) LDP LDK Pokja ULP PPK SPPBJ SPMK TKDN PHO FHO LPSE : seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan pelaksanaan konstruksi bangunan atau pembuatan wujud fisik lainnya; : Harga Perkiraan Sendiri; : Harga Evaluasi Akhir; : kerja sama usaha antar penyedia yang masing-masing pihak mempunyai hak, kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan perjanjian tertulis;

B.

: Lembar Data Pemilihan; : Lembar Data Kualifikasi; : Pokja Konstruksi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Tulungagung, yang berfungsi untuk melaksanakan Pengadaan Pekerjaan Konstruksi; : Pejabat Pembuat Komitmen adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa; : Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa; : Surat Perintah Mulai Kerja; : Tingkat Komponen Dalam Negeri. : Serah Terima Pertama Pekerjaan/Provisional Hand Over : Penyerahan Akhir Pekerjaan setelah Masa Pemeliharaan berakhir/Final Hand Over. : Layanan Pengadaan Secara Elektronik adalah unit kerja K/L/D/I yang dibentuk untuk menyelenggarakan sistem pelayanan Pengadaan Barang/Jasa secara elektronik.

Aplikasi SPSE : Aplikasi perangkat lunak Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) berbasis web yang terpasang di server LPSE yang dapat diakses melalui website LPSE. Form Isian : Tampilan/antarmuka pemakai berbentuk grafis berisi komponen isian yang dapat Elektronik diinput oleh pengguna aplikasi. Form Isian : Form isian elektronik pada aplikasi SPSE yang digunakan penyedia barang/jasa Elektronik untuk menginputkan dan mengirimkan data kualifikasi. Data Kualifikasi E-Lelang : Proses pelelangan umum/terbatas/pemilihan langsung dengan tahapan sesuai Perpres 54/2010 dan perubahannya serta petunjuk teknisnya yang disesuaikan dengan teknis operasional pengadaan secara elektronik sebagaimana diatur dalam Perka 18/2012. Semua istilah “pelelangan” pada dokumen ini merujuk pada pengertian “e-lelang”.

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

3

C. Pemilihan Langsung dengan pascakualifikasi ini dibiayai dari sumber pendanaan sebagaimana tercantum dalam LDP. D. Pemilihan Langsung ini terbuka dan dapat diikuti oleh semua peserta yang berbentuk badan usaha atau kemitraan/KSO serta perorangan. E. Pokja ULP mengumumkan pelaksanaan Pemilihan Langsung dengan pascakualifikasi melalui website Pemerintah Daerah, papan pengumuman resmi untuk masyarakat dan Portal Pengadaan Nasional melalui LPSE.

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

37 Tulungagung : www. : Sekretariat Unit Layanan Pengadaan. 2. A. Jadwal Pengadaan Lihat pada lpse.id.go. Paket Pekerjaan Nama paket pekerjaan : Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh Nilai total HPS : Rp.1/01. Dokumen pengadaan dapat diambil dalam bentuk softcopy dengan diunduh (download) melalui lpse.EPROC/112/022/2013 Pokja Konstruksi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Tulungagung akan melaksanakan Pemilihan Langsung dengan pascakualifikasi untuk paket pekerjaan konstruksi sebagai berikut : 1. 6.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Pokja Konstruksi ULP Kab. Yani Timur No.id Jl.id Peserta dapat melakukan pendaftaran secara langsung melalui website lpse.go.go.4 BAB II.tulungagung. Demikian disampaikan untuk menjadi perhatian.00 (Dua ratus lima puluh lima juta tiga ratus delapan ribu rupiah) Sumber pendanaan : APBD Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2013. Yani Timur no.tulungagung. PENGUMUMAN PEMILIHAN LANGSUNG DENGAN PASCAKUALIFIKASI PEMERINTAH KABUPATEN TULUNGAGUNG SEKRETARIAT DAERAH UNIT LAYANAN PENGADAAN TULUNGAGUNG ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------PENGUMUMAN PEMILIHAN LANGSUNG DENGAN PASCAKUALIFIKASI Nomor : 601.308.000.go.tulungagung. Persyaratan Peserta Perusahaan yang mempunyai kualifikasi pekerjaan tersebut : Kualifikasi : Kecil Bidang : Tata Lingkungan Sub Bidang : Pekerjaan Pengeboran Air Tanah Pelaksanaan Pengadaan Tempat dan alamat Website Website LPSE 4. Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tulungagung Jl A.id.Tulungagung.05/KONSTRUKSI. 0355-321220 3. 255.id : lpse. 5. 37 – Tulungagung Telp.go. Tulungagung.tulungagung. 12 April 2013 Pokja Konstruksi ULP Kab.tulungagung.

seperti digugurkan dari proses Pemilihan Langsung atau pembatalan penetapan pemenang. Kolusi.2 3.2 1. baik dengan perusahaan nasional maupun asing maka peserta harus memiliki Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi yang memuat persentase kemitraan/KSO dan perusahaan yang mewakili kemitraan/KSO tersebut.3 Pokja Konstruksi ULP Kab. 3. Sumber Dana Peserta Pemilihan Langsung Pengadaan ini dibiayai dari sumber pendanaan sebagaimana tercantum dalam LDP. 1. 4. b. berdasarkan syarat umum dan syarat khusus kontrak dengan mutu sesuai spesifikasi teknis dan harga sesuai kontrak.1 Peserta dan pihak yang terkait dengan pengadaan ini berkewajiban untuk mematuhi etika pengadaan dengan tidak melakukan tindakan sebagai berikut: a. dan/atau peraturan perundang-undangan. Larangan Korupsi.3 2. pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) A.5 BAB III. b. sanksi administratif. dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan 4.1 Pemilihan Langsung penyedia pekerjaan konstruksi ini terbuka dan dapat diikuti oleh semua peserta yang berbentuk badan usaha. Peserta yang menurut penilaian Pokja ULP terbukti melakukan tindakan sebagaimana dimaksud dalam pasal 4.1 Pokja ULP mengumumkan kepada para peserta untuk menyampaikan penawaran atas paket pekerjaan konstruksi sebagaimana tercantum dalam LDP. Peserta kemitraan/KSO dilarang Kemitraan/Kerja Sama Operasi. sehingga mengurangi / menghambat / memperkecil / meniadakan persaingan yang sehat dan/atau merugikan pihak lain. Umum 1. gugatan secara perdata. c. melakukan persekongkolan dengan peserta lain untuk mengatur hasil Pemilihan Langsung.1 dikenakan sanksi sebagai berikut: a. berusaha mempengaruhi anggota Pokja ULP dalam bentuk dan cara apapun. Dalam hal peserta akan atau sedang melakukan kemitraan/KSO.2 4. untuk memenuhi keinginan peserta yang bertentangan dengan Dokumen Pengadaan. Penyedia yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. membuat dan/atau menyampaikan dokumen dan/atau keterangan lain yang tidak benar untuk memenuhi persyaratan dalam Dokumen Pengadaan ini.3 4. Pengenaan sanksi dilaporkan oleh Pokja ULP kepada PA/KPA. Nama paket dan lingkup pekerjaan sebagaimana tercantum dalam LDP. 3. dan/atau d. sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam. Lingkup Pekerjaan 1. untuk mengubah Perjanjian 3. kemitraan/KSO atau peserta perorangan yang memenuhi kualifikasi. c.

PPK dan/atau anggota Pokja ULP. baik secara langsung maupun tidak langsung. f. merangkap sebagai anggota Pokja ULP atau pejabat yang berwenang menetapkan pemenang Pelelangan. dan diusahakan secara terencana untuk semaksimal mungkin terjadinya alih pengalaman/keahlian dari tenaga ahli asing tersebut ke tenaga Indonesia.2 5. e. peserta diwajibkan membuat daftar Barang yang diimpor yang dilengkapi dengan spesifikasi teknis. pengurus koperasi pegawai dalam suatu K/L/D/I atau anak perusahaan pada BUMN/BUMD yang mengikuti Pengadaan dan bersaing dengan perusahaan lainnya. c. konsultan manajemen konstruksi berperan sebagai Konsultan Perencana dan/atau Konsultan Pengawas. e. fungsi dan perannya. 5.3 6. Larangan Pertentangan Kepentingan 5. pekerjaan pemasangan. baik langsung maupun tidak langsung oleh pihak yang sama yaitu lebih dari 50% (lima puluh perseratus) pemegang saham dan/atau salah satu pengurusnya sama. Pendayagunaan Produksi Dalam Negeri 6. dalam Pekerjaan Konstruksi. dan pemeliharaan. disusun berdasarkan keperluan yang nyata. pemilahan atau pembagian komponen harus benar-benar mencerminkan bagian atau komponen yang telah dapat diproduksi di dalam negeri dan bagian atau komponen yang masih harus diimpor. d. jumlah dan harga yang dilampirkan pada Dokumen Penawaran. angkutan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .6 5. perbankan. Pertentangan kepentingan sebagaimana dimaksud pada angka 5. Dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi dimungkinkan menggunakan bahan baku.2 Pokja Konstruksi ULP Kab. anggota direksi atau dewan komisaris merangkap sebagai anggota direksi atau dewan komisaris pada badan usaha lainnya yang menjadi peserta pada Pelelangan yang sama. menghindari dan mencegah pertentangan kepentingan para pihak yang terkait. pengujian dan lainnya sedapat mungkin dilakukan di dalam negeri. hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang dikendalikan. tenaga ahli.1 antara lain meliputi: a. dan perangkat lunak yang tidak berasal dari dalam negeri (impor) dengan ketentuan: a. Pegawai K/L/D/I dilarang menjadi peserta kecuali cuti diluar tanggungan K/L/D/I. pabrikasi. baik langsung maupun tidak langsung mengendalikan atau menjalankan perusahaan peserta. d. c. konsultan perencana/ pengawas bertindak sebagai pelaksana Pekerjaan Konstruksi yang direncanakannya/diawasinya. dan f. b. ekspedisi. Peserta berkewajiban untuk menyampaikan penawaran yang mengutamakan material/ bahan produksi dalam negeri dan tenaga kerja Indonesia serta Pekerjaan Konstruksi yang dilaksanakan di Indonesia. seperti jasa asuransi. dalam suatu badan usaha.1 Para pihak dalam melaksanakan tugas. b.1 6. penggunaan tenaga ahli asing dilakukan semata-mata untuk mencukupi kebutuhan jenis keahlian yang belum dapat diperoleh di Indonesia. kecuali dalam pelaksanaan Kontrak Pengadaan Pekerjaan Terintegrasi. semaksimal mungkin menggunakan jasa pelayanan yang ada di dalam negeri. komponen berupa bahan baku belum diproduksi di dalam negeri dan/atau spesifikasi teknis bahan baku yang diproduksi di dalam negeri belum memenuhi persyaratan.

b. e. Lembar Data Pemilihan. Dokumen Pemilihan meliputi: a. spesifikasi teknis barang yang diproduksi dan/atau kualifikasi teknis tenaga ahli dalam negeri belum memenuhi persyaratan. Petunjuk Pengisian Data Kualifikasi. 2) Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO) (apabila peserta berbentuk Kemitraan/KSO). 7. b. 6) Jaminan Pemeliharaan. Pakta Integritas. Bentuk Dokumen Penawaran: 1) Surat Penawaran. Satu Penawaran Tiap Peserta 7. Kelalaian menyampaikan Dokumen Penawaran yang tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ini sepenuhnya merupakan risiko peserta.1 7. barang/jasa tersebut belum dapat diproduksi/dihasilkan di dalam negeri. c. Setiap peserta yang termasuk dalam kemitraan/KSO dilarang menjadi peserta baik secara sendiri maupun sebagai anggota kemitraan/KSO yang lain pada paket pekerjaan yang sama. Peserta berkewajiban memeriksa keseluruhan isi Dokumen Pengadaan ini. h. Daftar Kuantitas dan Harga.3 8. dan/atau c. 4) Formulir Rekapitulasi Perhitungan TKDN. d. Tata cara evaluasi kualifikasi. Bentuk Surat Perjanjian.2 8. f. Dokumen Kualifikasi meliputi: a. Bentuk Dokumen Lain: 1) SPPBJ. c. k. Syarat-Syarat Umum Kontrak. g. b. Bahasa Dokumen Pengadaan Dokumen Pengadaan beserta seluruh korespondensi tertulis dalam proses Pengadaan menggunakan Bahasa Indonesia. 5) Jaminan Uang Muka. Isian Data Kualifikasi. Dokumen Pengadaan terdiri dari Dokumen Pemilihan dan Dokumen Kualifikasi. 2) SPMK.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . baik atas nama sendiri maupun sebagai anggota kemitraan/KSO hanya boleh memasukkan satu penawaran untuk satu paket pekerjaan. Setiap peserta. 3) Dokumen Penawaran Teknis. Isi Dokumen 8. 3) Jaminan Sanggahan Banding. volume produksi dalam negeri tidak mampu memenuhi kebutuhan. Dokumen Pengadaan 8. j. Lembar Data Kualifikasi. Pokja Konstruksi ULP Kab. Instruksi Kepada Peserta.3 Pengadaan barang/jasa impor dimungkinkan dalam hal: a. Spesifikasi Teknis dan Gambar. Umum. e. i.2 B. Syarat-Syarat Khusus Kontrak.7 6. d. Pengumuman.4 9. 4) Jaminan Pelaksanaan.1 Pengadaan 8.

Perubahan rancangan kontrak. Pokja ULP dapat memberikan penjelasan (ulang). spesifikasi teknis. Pemberian Penjelasan 10. Apabila ketentuan baru atau perubahan penting tersebut tidak dituangkan dalam Adendum Dokumen Pemilihan.4 11.5 11. berdasarkan informasi baru yang mempengaruhi substansi Dokumen Pengadaan. Perubahan Dokumen Pengadaan 11.8 10.3 11.5 10. Apabila dipandang perlu. maka Pokja ULP wajib mengundurkan batas akhir pemasukan penawaran. maka Pokja ULP menuangkan ke dalam Adendum Dokumen Pengadaan yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan. Setelah Pemberian Penjelasan dan sebelum batas akhir waktu pemasukan penawaran.1 10. Setiap Adendum yang ditetapkan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan. Pokja ULP dapat mengumumkan Adendum Dokumen Pemilihan dengan cara mengunggah (upload) file adendum dokumen Pemilihan melalui aplikasi SPSE paling lambat 2 (dua) hari sebelum batas akhir pemasukan penawaran. Peserta dapat mengunduh (download) Adendum Dokumen Pemilihan yang diunggah (upload) Pokja ULP pada aplikasi SPSE (apabila ada). Pokja ULP dapat menetapkan Adendum Dokumen Pengadaan. Pokja ULP melalui tim atau tenaga ahli pemberi penjelasan teknis yang ditunjuk dapat memberikan penjelasan lanjutan dengan cara melakukan peninjauan lapangan.7 Pokja Konstruksi ULP Kab.7 11. Kumpulan tanya jawab pada saat pemberian penjelasan dalam aplikasi SPSE merupakan Berita Acara Pemberian Penjelasan (BAPP). Ketidakikutsertaan peserta pada saat pemberian penjelasan tidak dapat dijadikan dasar untuk menolak/menggugurkan penawaran.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . harus mendapatkan persetujuan PPK sebelum dituangkan dalam Adendum Dokumen Pemilihan. 10. Apabila Pokja ULP akan mengunggah (upload) file Adendum Dokumen Pemilihan kurang dari 2 (dua) hari sebelum batas akhir pemasukan penawaran.1 11. Biaya peninjauan lapangan ditanggung oleh peserta.2 11.6 11.4 Pemberian penjelasan dilakukan secara online melalui aplikasi SPSE sesuai jadwal dalam aplikasi SPSE. Apabila pada saat pemberian penjelasan terdapat hal-hal/ketentuan baru atau perubahan penting yang perlu ditampung. Apabila dipandang perlu.6 10. Apabila diperlukan Pokja ULP dapat memberikan informasi yang dianggap penting terkait dengan dokumen pengadaan. Jika dilaksanakan peninjauan lapangan dapat dibuat Berita Acara Pemberian Penjelasan Lanjutan dan diunggah melalui aplikasi SPSE. gambar dan/atau nilai total HPS. maka ketentuan baru atau perubahan tersebut dianggap tidak ada dan ketentuan yang berlaku adalah Dokumen Pemilihan awal.3 10.2 10.

analisa harga satuan pekerjaan. dan 4) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan. dengan ketentuan: a) penyusunan jadwal dengan menggunakan metode jaringan kerja (Network Diagram) yang berbentuk Diagram Balok (Gantt Chart) dalam format MS Project dengan ketentuan menyampaikan sub item pekerjaan sesuai mata pembayaran yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. Biaya dalam Penyiapan Penawaran 13. e. surat Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (apabila peserta berbentuk Kemitraan/KSO). b. f. kapasitas. 15. b) kesesuaian jenis pekerjaan pada jadwal dengan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga serta urutan pekerjaan setiap tahap pada jadwal secara teknis dapat dilaksanakan. Pokja ULP tidak bertanggung jawab atas kerugian apapun yang ditanggung oleh peserta. surat kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan). Formulir rekapitulasi perhitungan TKDN. C.(apabila ada) g. Tambahan Waktu Pemasukan Dokumen Penawaran Apabila adendum dokumen pengadaan mengakibatkan kebutuhan penambahan waktu penyiapan dokumen penawaran maka Pokja ULP memperpanjang batas akhir pemasukan penawaran. Formulir Pra RK3K. Dokumen Penawaran harus menggunakan Bahasa Dokumen penunjang yang terkait dengan Dokumen Penawaran dapat menggunakan Bahasa Indonesia atau bahasa asing. d) kesesuaian antara jangka waktu pelaksanaan pada jadwal dan kurva S yang tidak melebihi waktu yang dipersyaratkan didalam LDP.dan Pokja Konstruksi ULP Kab. h. Dalam hal terjadi perbedaan penafsiran.2 14. 4) jenis. 3) harga penawaran. 6) bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . daftar kuantitas dan harga. c. dokumen penawaran teknis terdiri dari: 1) metode pelaksanaan pekerjaan. 3) spesifikasi teknis. 2) jadwal dan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan sampai dengan serah terima pertama Pekerjaan (PHO).3 Peserta menanggung semua biaya dalam penyiapan dan penyampaian penawaran. 5) daftar personil inti.1 13. c) penyusunan rencana progres pelaksanaan pekerjaan dalam bentuk kurva S dalam format MS Project/ MS Excel.9 12. meliputi: a. surat penawaran yang didalamnya mencantumkan. d. 1) tanggal. 2) masa berlaku penawaran. Dokumen penunjang yang berbahasa asing perlu disertai penjelasan dalam Bahasa Indonesia.2 14. Dokumen Penawaran Dokumen Penawaran.1 14. maka yang berlaku adalah penjelasan dalam Bahasa Indonesia. Semua Indonesia. Bahasa Penawaran 14. Penyiapan Dokumen Penawaran 13. komposisi dan jumlah peralatan.

1 16. retribusi.3 18. Bentuk Dokumen Penawaran 19.4 19. dan nepotisme (KKN). Masa Berlaku Penawaran dan Jangka Waktu Pelaksanaan 18. Biaya overhead termasuk untuk penyelenggaraan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan keuntungan serta semua pajak.2 20. Apabila evaluasi belum selesai dilaksanakan. badan usaha yang ditunjuk mewakili Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO) wajib menyampaikan pakta integritas melalui fasilitas unggahan lainnya pada form isian elektronik data kualifikasi di aplikasi SPSE. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 21. Dokumen kualifikasi disampaikan melalui program LPSE dan pendukung dokumen kualifikasi perusahaan disampaikan dengan pemindaian/scan program LPSE.1 18.3 17. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran 17.10 i. Jika harga satuan ditulis nol atau tidak dicantumkan maka pekerjaan dalam mata pembayaran tersebut dianggap telah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain dan pekerjaan tersebut tetap harus dilaksanakan.2 18. kecuali untuk penyedia barang/jasa yang melakukan Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO). dan pungutan lain serta biaya asuransi yang harus dibayar oleh penyedia untuk pelaksanaan paket pekerjaan konstruksi ini diperhitungkan dalam total harga penawaran. peserta mencantumkan harga satuan dan harga total untuk tiap mata pembayaran/pekerjaan dalam Daftar Kuantitas dan Harga. Harga penawaran ditulis dengan jelas dalam angka dan huruf. Pembayaran atas pelaksanaan pekerjaan dilakukan sesuai dengan cara sebagaimana tercantum dalam LDP dan diuraikan dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak. Pengisian .1 Pakta integritas berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan dan akan melaporkan terjadinya kolusi. sebelum akhir masa berlakunya penawaran. Semua Dokumen Penawaran disampaikan dalam bentuk softcopy berupa file yang telah dienkripsi melalui program LPSE.1 17. korupsi. b. Pakta Integritas 20. menolak permintaan tersebut dan dapat mengundurkan diri secara tertulis dengan tidak dikenakan sanksi. menyetujui permintaan tersebut tanpa mengubah penawaran.1 Peserta berkewajiban untuk menyetujui Pakta Integritas dan mengisi form Pokja Konstruksi ULP Kab.1 19.2 Dengan mendaftar sebagai peserta lelang pada suatu paket pekerjaan melalui aplikasi SPSE. Pokja ULP dapat meminta kepada seluruh peserta secara tertulis untuk memperpanjang masa berlakunya penawaran tersebut dalam jangka waktu tertentu.2 18. Peserta dapat: a.2 Data Kualifikasi. Untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan lump sum dan harga satuan. 20. 16. 16. 21. Harga Penawaran 16. Semua harga dalam penawaran harus dalam bentuk mata uang sebagaimana tercantum dalam LDP. maka peserta telah menandatangani Pakta Integritas. bea. Masa berlaku penawaran sesuai sebagaimana tercantum dalam LDP.

3) Peserta dapat mengunggah file penawaran secara berulang sebelum batas akhir waktu pemasukan Dokumen Penawaran.2 23. mengirimkan Data Kualifikasi melalui form isian elektronik data kualifikasi pada aplikasi SPSE.rhs) melalui aplikasi SPSE sesuai jadwal yang ditetapkan. Batas Akhir Waktu Pemasukan Penawaran 26.3 23. Peserta menyampaikan Dokumen Penawaran kepada Pokja ULP dengan ketentuan: a. Data kualifikasi diinput dan dikirimkan melalui form isian elektronik data kualifikasi pada SPSE. Peserta dapat mengirimkan data kualifikasi secara berulang sebelum batas akhir waktu pemasukan Dokumen Penawaran. Penyampaian Dokumen Penawaran 24.1 File penawaran yang disampaikan oleh peserta terdiri dari 1 (satu) file penawaran yang telah disandikan/dienkripsi yang terdiri dari: a. kecuali untuk penyedia barang/jasa yang melakukan Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO) Pakta Integritas dan Data Kualifikasi ditandatangani oleh pejabat yang menurut perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi berhak mewakili Kemitraan/KSO.2 isian elektronik data kualifikasi dalam aplikasi SPSE. Peserta mengirimkan file penawaran yang telah disandikan/ dienkripsi melalui aplikasi SPSE. c. Pokja Konstruksi ULP Kab. Penyampulan dan Penandaan Sampul Penawaran 23. Jaminan Penawaran 22. Data kualifikasi yang dikirmkan terakhir akan menggantikan data kualifikasi yang telah terkirim sebelumnya. b.2 25. Penawaran teknis. Pakta Integritas dan Data Kualifikasi dianggap telah disetujui dan ditandatangani oleh peserta pengadaan.1 D. Jaminan penawaran tidak dipersyaratkan.4 24. Pemasukan Dokumen Penawaran 23.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .11 Dokumen Isian Kualifikasi 21. b. Pertama-tama. c. 22. Untuk metode 1 (satu) file (sampul): 1) Setelah File penawaran administrasi. File penawaran disandikan/dienkripsi dengan Aplikasi Pengaman Dokumen (APENDO). File penawaran terakhir akan menggantikan file penawaran yang telah terkirim sebelumnya 23. Penawaran administrasi. teknis dan harga dienkripsi menggunakan Apendo. 2) peserta mengunggah (upload) file penawaran administrasi. teknis dan harga yang telah terenkripsi (*.rhs) hanya melalui aplikasi SPSE sesuai jadwal yang ditetapkan. Penawaran harga.1 24. Penawaran Terlambat Penawaran harus disampaikan secara elektronik melalui aplikasi SPSE kepada Pokja ULP paling lambat pada waktu yang ditentukan oleh Pokja ULP Aplikasi SPSE menolak setiap file penawaran yang dikirimkan setelah batas akhir waktu pemasukan penawaran kirim. Dilanjutkan dengan mengunggah file penawaran terenkripsi (*.

2 27. volume dan/atau jenis pekerjaan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga disesuaikan dengan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan. hasil koreksi aritmatik pada bagian harga satuan dapat mengubah nilai total harga penawaran sehingga urutan peringkat dapat menjadi lebih tinggi atau lebih rendah dari urutan peringkat semula. Apabila penawaran yang masuk kurang dari 3 (tiga) peserta maka pelelangan dinyatakan gagal Evaluasi penawaran dilakukan dengan sistem gugur.2 28.1 Pada tahap pembukaan penawaran. maka Pokja ULP akan melanjutkan proses atas penawaran yang bersangkutan File yang dianggap sebagai penawaran adalah dokumen penawaran yang berhasil dibuka dan dapat dievaluasi yang sekurang-kurangnya memuat satu file: harga penawaran. d. daftar kuantitas dan harga untuk kontrak harga satuan/gabungan. apabila terjadi kesalahan hasil perkalian antara volume dengan harga apabila terjadi kesalahan hasil perkalian antara volume dengan harga satuan pekerjaan. Koreksi aritmatik sebelum dilakukan evaluasi penawaran dengan ketentuan: a. jangka waktu penawaran.4 27. Pokja ULP mengunduh ( download) dan melakukan dekripsi file penawaran dengan menggunakan Apendo sesuai waktu yang telah ditetapkan. jenis pekerjaan yang tidak diberi harga satuan dianggap sudah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain dan harga satuan pada daftar kuantitas dan harga tetap dibiarkan kosong. Total harga penawaran setelah koreksi aritmatik yang melebihi nilai total HPS dinyatakan gugur.4 28.3 28. dilakukan pembetulan. Berdasarkan hasil koreksi aritmatik Pokja ULP menyusun urutan dari penawaran terendah. Apabila dapat dibuka. Pokja ULP memasukan hasil koreksi aritmatik pada aplikasi SPSE Pokja Konstruksi ULP Kab. apabila file penawaran tidak dapat dibuka/didekripsi maka Pokja ULP dapat menetapkan bahwa file penawaran tersebut tidak memenuhi syarat sebagai penawaran dan penyedia barang/jasa yang mengirimkan file penawaran tersebut dianggap tidak memasukkan penawaran. b. Pembukaan Penawaran 27.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 27.3 27. Pokja ULP menyampaikan file penawaran tersebut kepada LPSE untuk mendapat keterangan bahwa file yang bersangkutan tidak dapat dibuka dan bila dianggap perlu LPSE dapat menyampaikan file penawaran tersebut kepada LKPP. dengan ketentuan harga satuan pekerjaan yang ditawarkan tidak boleh diubah. Terhadap file penawaran yang tidak dapat dibuka (didekripsi). dan deskripsi/spesifikasi barang/jasa yang ditawarkan.1 28. dan e. jenis pekerjaan yang tidak tercantum dalam daftar kuantitas dan harga disesuaikan dengan jenis pekerjaan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan dan harga satuan pekerjaan dimaksud dianggap nol. Berdasarkan keterangan dari LPSE atau LKPP.5 .5 28. Evaluasi Penawaran 28. c.12 E. Pembukaan dan Evaluasi Penawaran 27.

dengan tujuan untuk memenangkan salah satu peserta.9 . c. memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan meliputi syarat administrasi. untuk paket pekerjaan yang dilelangkan. pada waktu yang telah ditentukan.6 Pelaksanaan evaluasi dengan sistem gugur dilakukan oleh Pokja ULP untuk mendapatkan 3 (tiga) penawaran yang memenuhi syarat yang dimulai dengan penawaran terendah setelah koreksi aritmatik. penawaran yang memenuhi syarat adalah penawaran yang sesuai dengan ketentuan antara lain disampaikan oleh penawar yang berhak. kualitas dan hasil/kinerja pekerjaan. dan/atau mengubah isi Dokumen Penawaran.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 28. maka pelelangan dinyatakan gagal. alat. mengurangi. Indikasi persekongkolan antar penyedia barang/jasa adalah terpenuhinya sekurang-kurangnya 2 (dua) indikasi dibawah ini: 1) Terdapat kesamaan dokumen teknis. antara lain: metode kerja. b. d. e. dan/atau 2) penawaran dari peserta dengan persyaratan tambahan yang akan menimbulkan persaingan usaha tidak sehat dan/atau tidak adil diantara peserta yang memenuhi syarat.7 28. Pokja ULP dan/atau PPK. harga satuan. evaluasi harga. Pokja Konstruksi ULP Kab. mengganti dan/atau mengubah isi Dokumen Pengadaan ini. 2) proses evaluasi tetap dilanjutkan dengan menetapkan peserta lainnya yang tidak terlibat (apabila ada). analisa pendekatan teknis. apabila dalam evaluasi ditemukan bukti adanya persaingan usaha yang tidak sehat dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan) antara peserta. Pokja ULP dilarang menambah.8 28. 2) seluruh penawaran dari Penyedia mendekati HPS. bahan. dan d. dan 3) apabila tidak ada peserta lain sebagaimana dimaksud pada angka 2). syarat teknis dalam menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan dan harga yang wajar dapat dipertanggung jawabkan tanpa ada penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat. dan/atau spesifkasi barang yang ditawarkan (merk/tipe/jenis) dan/atau dukungan teknis. Pokja ULP melakukan evaluasi penawaran yang meliputi: a. evaluasi administrasi. para pihak dilarang mempengaruhi atau melakukan intervensi kepada Pokja ULP selama proses evaluasi. 3) adanya keikutsertaan beberapa Penyedia Barang/Jasa yang berada dalam 1 (satu) kendali. maka: 1) peserta yang ditunjuk sebagai calon pemenang dan peserta lain yang terlibat dimasukkan ke dalam Daftar Hitam. evaluasi kualifikasi Ketentuan umum dalam melakukan evaluasi sebagai berikut: a. Apabila setelah koreksi aritmatik terdapat kurang dari 3 (tiga) penawar yang menawar harga kurang dari HPS maka proses lelang tetap dilanjutkan dengan melakukan evaluasi penawaran. penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat adalah: 1) penyimpangan dari Dokumen Pengadaan ini yang mempengaruhi lingkup. mengurangi. b. c. f.13 28. Pokja ULP dan/atau peserta dilarang menambah. evaluasi teknis. mengganti. g.

antara lain kesamaan/kesalahan pengetikan. Dokumen penawaran teknis : 1) Metode Pelaksanaan. Surat Kuasa dari Direktur Utama/Pimpinan Perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan). maka penawaran dinyatakan gugur. dan jumlah peralatan . d). 4) Spesifikasi teknis . b). evaluasi terhadap data administrasi hanya dilakukan terhadap hal-hal yang tidak dinilai pada saat penilaian kualifikasi. (2) apabila nilai yang tertulis dalam angka jelas sedangkan nilai dalam huruf tidak jelas. e). dan format penulisan. 3) Jenis. 28. Formulir rekapitulasi perhitungan TKDN(khusus untuk peserta yang tidak menyampaikan formulir TKDN. (2) apabila nilai yang tertulis dalam angka jelas sedangkan nilai dalam huruf tidak jelas. Kapasitas. Surat Perjanjian / Kemitraan / Kerjasama Operasional (apabila ada). maka penawaran dinyatakan gugur. komposisi. Rincian harga penawaran (daftar kuantitas dan harga). atau (3) apabila nilai dalam angka dan nilai yang tertulis dalam huruf tidak jelas. c). f).14 4) adanya kesamaan/kesalahan isi dokumen penawaran. b. d) apabila terdapat kesalahan pada tanggal surat penawaran yang menyebabkan jangka waktu berlaku surat penawaran menjadi kurang dari waktu yang ditetapkan dalam LDP. susunan. maka penawarannya tidak digugurkan dan nilai TKDN-nya dianggap nol). c) bertanggal. Surat penawaran. penawaran dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . 5) Daftar personil inti yang akan ditempatkan secara penuh . atau (3) apabila nilai dalam angka dan nilai yang tertulis dalam huruf tidak jelas. maka nilai yang diakui adalah nilai yang tertulis dalam angka. apabila: 1) syarat-syarat substansial yang diminta berdasarkan Dokumen Pengadaan ini dipenuhi/dilengkapi : a). 2) Jadwal waktu pelaksanaan. 6) Daftar bagian pekerjaan yang akan di subkontrakkan. Analisa Harga Satuan Pekerjaan. b) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. h). maka surat penawaran Pokja Konstruksi ULP Kab.10 Evaluasi Administrasi: a. 2) Surat penawaran memenuhi ketentuan sebagai berikut: a) jangka waktu berlakunya surat penawaran tidak kurang dari waktu sebagaimana tercantum dalam LDP dengan ketentuan: (1) apabila ada perbedaan nilai penulisan antara angka dan huruf maka yang diakui adalah tulisan huruf. Formulir Pra RK3K. g). maka nilai yang diakui adalah nilai yang tertulis dalam angka. dengan ketentuan: (1) apabila ada perbedaan nilai penulisan antara angka dan huruf maka yang diakui adalah tulisan huruf.

penyusunan jadwal dengan menggunakan metode jaringan kerja (Network Diagram) yang berbentuk Diagram Balok (Gantt Chart) dalam format MS Project dengan ketentuan menyampaikan sub item pekerjaan sesuai mata pembayaran yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. e.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . b. unsur-unsur yang dievaluasi teknis sesuai dengan yang ditetapkan. maka pelelangan dinyatakan gagal.11 Evaluasi Teknis: a. d. b) Penilaian jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan dilakukan atas: b. f) bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP. b.15 dinyatakan tidak memenuhi persyaratan administrasi. termasuk alasan ketidaklulusan peserta dalam evaluasi administrasi.2.1. tidak dapat menggugurkan teknis berdasarkan Pra RK3K Pokja Konstruksi ULP Kab. apabila tidak ada peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. e) personil inti yang akan ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan. Pokja ULP dapat melakukan klarifikasi terhadap hal-hal yang kurang jelas dan meragukan. kesesuaian antara jangka waktu pelaksanaan pada jadwal dan kurva S yang tidak melebihi waktu yang dipersyaratkan didalam LDP. Pokja ULP memasukan hasil evaluasi administrasi pada aplikasi SPSE. g) Pra RK3K memenuhi persyaratan keselamatan dan kesehatan kerja yang akan dilakukan pada saat pelaksanaan pekerjaan konstruksi. peserta yang memenuhi persyaratan administrasi dilanjutkan dengan evaluasi teknis. f. 2) penilaian persyaratan teknis minimal dilakukan terhadap: a) metode pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan termasuk pengendalian terhadap risiko K3. c. b. penyusunan rencana progres pelaksanaan pekerjaan dalam bentuk kurva S dalam format MS Project/ MS Excel. Apabila terdapat hal yang meragukan dapat dilakukan klarifikasi untuk menegaskan bahwa K3 akan dilaksanakan. kesesuain jenis pekerjaan pada jadwal dengan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga serta urutan pekerjaan setiap tahap pada jadwal secara teknis dapat dilaksanakan. c) jenis dan jumlah peralatan minimal yang disediakan sebagaimana tercantum dalam LDP. evaluasi teknis dilakukan dengan sistem gugur dengan ketentuan: 1) Pokja ULP menilai persyaratan teknis minimal yang harus dipenuhi dengan membandingkan pemenuhan persyaratan teknis sebagaimana tercantum dalam dokumen pengadaan ini. maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi teknis. Metode pelaksanaan dilengkapi metode kerja untuk jenis-jenis pekerjaan utama dan pekerjaan penunjang atau pekerjaan sementara yang ikut menentukan keberhasilan pelaksanaan pekerjaan dan diyakini menggambarkan penguasaan penawar untuk melaksanakan pekerjaan. d) spesifikasi teknis memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ini. apabila hanya ada 1 (satu) atau 2 (dua) peserta yang memenuhi persyaratan administrasi.3. g. b. 28.4.

dilakukan klarifikasi. peserta yang dinyatakan lulus evaluasi teknis dilanjutkan ke tahap evaluasi harga. 7) dalam klarifikasi peserta tidak diperkenankan mengubah substansi penawaran. Unsur-unsur yang perlu dievaluasi adalah hal-hal yang pokok atau penting. tenaga kerja. c.16 3) Apabila penawaran tidak memenuhi salah satu kriteria angka 2). termasuk alasan ketidaklulusan peserta dalam evaluasi teknis. apabila peserta yang lulus evaluasi teknis kurang dari 3 (tiga). d). 28. Harga satuan penawaran tersebut dinyatakan timpang dan hanya berlaku untuk volume sesuai dengan Daftar Kuantitas dan Harga. 4) untuk harga penawaran: Pokja Konstruksi ULP Kab. jadwal waktu pelaksanaan. penggunaan peralatan dan bahan (material konstruksi). dan b) apabila semua harga penawaran atau penawaran terkoreksi di atas nilai total HPS. e. dinyatakan gugur. maupun pencapaian produktivitas dan spesifikasi teknis. dengan ketentuan: 1) total harga penawaran atau penawaran terkoreksi dibandingkan terhadap nilai total HPS: a) apabila total harga penawaran terkoreksi melebihi nilai total HPS. Pokja ULP dapat melakukan klarifikasi dengan menilai rincian/uraian Analisa Teknis Satuan Pekerjaan untuk pekerjaan utama meliputi komponen tenaga kerja. Pokja ULP memasukan hasil evaluasi teknis pada aplikasi SPSE. 5) Pokja ULP dapat meminta uji mutu/teknis/fungsi untuk bahan/alat tertentu sebagaimana tercantum dalam LDP. 3) mata pembayaran yang harga satuannya nol atau tidak ditulis dilakukan klarifikasi dan kegiatan tersebut harus tetap dilaksanakan. Pokja ULP melakukan klarifikasi dengan peserta. Hasil klarifikasi dapat menggugurkan penawaran. mengecek lokasi dan kondisi peralatan yang ditawarkan. 6) apabila dalam evaluasi teknis terdapat hal-hal yang kurang jelas atau meragukan. Selanjutnya meneliti dan melakukan analisis terhadap uraian Analisa Teknis Satuan Pekerjaan tersebut. c). peralatan. f. maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi harga. dan bahan(material konstruksi) terhadap jenis pekerjaan yang perlu dinilai konsistensinya. pelelangan dinyatakan gagal. Harganya dianggap termasuk dalam harga satuan pekerjaan lainnya. apabila tidak ada peserta yang lulus evaluasi teknis maka pelelangan dinyatakan gagal. d. 2) harga satuan penawaran yang nilainya lebih besar dari 110% (seratus sepuluh perseratus) dari harga satuan yang tercantum dalam HPS. 4) Untuk menilai konsistensi dan kewajaran antara metode pelaksanaan. a) sampai dengan f) maka penawaran dinyatakan tidak memenuhi persyaratan teknis.12 Evaluasi Harga: a. apabila dinilai tidak konsisten dan/atau tidak wajar maka penawaran tidak memenuhi syarat dan dalam evaluasi penawaran harus dinyatakan gugur teknis. meminta peserta untuk menghadirkan personil inti yang ditawarkan. Pokja ULP dapat : a). b).Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . meminta peserta untuk menjelaskan metode pelaksanaan pekerjaan. Dalam klarifikasi teknis ini. hal-hal lain yang kurang jelas atau meragukan.

2) klarifikasi kewajaran harga apabila harga penawaran dibawah 80% (delapan puluh perseratus) HPS dengan ketentuan: a) menilai rincian/uraian Analisa Harga Satuan Pekerjaan Utama meliputi komponen tenaga kerja. harus bersedia untuk menaikkan Jaminan Pelaksanaan menjadi 5% (lima perseratus) dari nilai total HPS. e.17 a) apabila ada perbedaan antara penulisan nilai harga penawaran antara angka dan huruf maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan huruf.1 29. kualitas. Evaluasi kualifikasi dilakukan dengan menggunakan metode penilaian sistem gugur. Dilakukan klarifikasi kewajaran harga dengan ketentuan sebagai berikut: 1) klarifikasi dalam hal penawaran Tingkat Komponen Dalam Negeri(TKDN) berbeda dibandingkan dengan perkiraan Pokja ULP. maka penawaran tidak memenuhi syarat dan dalam evaluasi penawaran harus dinyatakan gugur. c. maka pelelangan dinyatakan gagal dan peserta yang terlibat dimasukkan dalam Daftar Hitam. Apabila hasil analisa mengindikasikan bahwa pekerjaan utama tidak dapat dilaksanakan dengan harga yang ditawarkan yang disebabkan harga penawaran di bawah harga pasar dan dapat dibuktikan. maka dilakukan evaluasi kualifikasi terhadap penawar ranking berikutnya. d. Pokja Konstruksi ULP Kab. peralatan. Pokja ULP menyusun urutan 3 (tiga) penawaran sebagai calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada). b) apabila peserta tersebut ditunjuk sebagai pemenang lelang. Evaluasi Kualifikasi 29.3 Evaluasi dilakukan terhadap calon pemenang lelang serta calon pemenang cadangan 1 dan 2 apabila ada. b) apabila penawaran dalam angka tertulis dengan jelas sedangkan dalam huruf tidak jelas. maka penawaran dinyatakan gugur. maka penawarannya digugurkan dan Jaminan Penawaran disita untuk negara serta dimasukkan dalam Daftar Hitam. Apabila calon pemenang lelang serta pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada) tidak lulus evaluasi kualifikasi. dan bahan (material konstruksi) terhadap jenis pekerjaan utama yang perlu dinilai kewajarannya untuk diteliti dan dianalisa.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . hasil/ kinerja dan diyakini tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan persyaratan/ ketentuan. dan c) apabila peserta yang bersangkutan tidak bersedia menaikkan nilai Jaminan Pelaksanaan.2 29. 29. b. Apabila dalam evaluasi ditemukan bukti harga tidak wajar akibat terjadinya persaingan usaha tidak sehat dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan). Indikasi kerugian dan keuntungan diteliti dari data yang tercantum dalam analisa harga satuan pekerjaan dan rekapitulasi daftar kuantitas dan harga. sehingga akan menyebabkan terjadinya kerugian dibandingkan keuntungan yang akan diperoleh serta diperkirakan mempengaruhi lingkup. maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan angka. atau c) apabila penawaran dalam angka dan huruf tidak jelas. Dalam hal terdapat 2 (dua) calon pemenang memiliki harga penawaran yang sama. maka Pokja ULP memilih peserta yang mempunyai kemampuan teknis lebih besar dan hal ini dicatat dalam Berita Acara.

Sanggahan Pokja ULP menetapkan pemenang lelang berdasarkan urutan nilai penawaran yang paling rendah.2 33. Pengumuman Pemenang 33. Pokja ULP melakukan klarifikasi dan/atau verifikasi kepada penerbit dokumen atau kepada tenaga ahli yang bersangkutan/dalam dokumen penawaran apabila diperlukan.4 . atau kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. Pokja Konstruksi ULP Kab. Penetapan Pemenang 31. Pembuktian kualifikasi dilakukan dengan cara melihat keaslian dokumen dari dokumen asli atau salinan dokumen yang sudah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang dan meminta salinan dokumen tersebut.3 30. memenuhi persyaratan administrasi.2 Pembuktian kualifikasi terhadap peserta yang memenuhi persyaratan kualifikasi dilakukan setelah evaluasi kualifikasi. penyalahgunaan wewenang oleh Pokja ULP dan/atau pejabat yang berwenang lainnya. Pembuktian Kualifikasi 30.4 30. Penetapan Pemenang. b. Apabila hasil pembuktian kualifikasi ditemukan pemalsuan data. Pokja ULP mengumumkan pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada) melalui aplikasi SPSE dan papan pengumuman resmi untuk masyarakat 33. rekayasa tertentu sehingga menghalangi terjadinya persaingan usaha yang sehat. Pokja ULP wajib memberikan jawaban secara elektronik melalui aplikasi SPSE atas semua sanggahan paling lambat 3 (tiga) hari kerja setelah menerima surat sanggahan. badan usaha dan/atau pengurusnya dimasukkan dalam Daftar Hitam. 32. teknis dan harga.5 F. maka peserta digugurkan. 54 Tahun 2010 sebagaimana diubah terakhir dengan Peraturan Presiden No. atau pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. 70 Tahun 2012 dan peraturan perundangundangan lainnya yang masih berlaku dan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan.1 30. Dalam pembuktian kualifikasi harus dihadiri oleh penanggung jawab penawaran atau yang menerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya. 30. penyimpangan terhadap ketentuan dan prosedur yang diatur dalam Peraturan Presiden No. Apabila sanggahan dinyatakan benar maka Pokja ULP menyatakan pelelangan gagal. disertai bukti terjadinya penyimpangan.18 30.3 33. dengan tembusan disampaikan secara offlinekepada PPK dan APIP K/L/D/Isebagaimana tercantum dalam LDP.1 Peserta yang memasukkan dokumen penawaran secara lengkap dapat menyampaikan sanggahan secara elektronik melalui aplikasi SPSE atas penetapan pemenang kepada Pokja ULP dalam waktu 3 (tiga) hari kerja setelah pengumuman pemenang. dan/atau c. maka lelang dinyatakan gagal.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 33. Sanggahan diajukan oleh peserta apabila terjadi penyimpangan prosedur meliputi: a. Apabila tidak ada calon pemenang yang lulus pembuktian kualifikasi.

apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan masa penawarannya masih berlaku dengan alasan yang tidak dapat diterima secara obyektif oleh Pokja ULP. dengan tembusan kepada PPK. atau c.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 35. Penunjukan Pemenang Pengadaan 35. atau c.6 G. apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan masa penawarannya masih berlaku dengan alasan yang dapat diterima secara obyektif oleh Pokja ULP.4 34. selama masa surat penawaran dan Jaminan Penawaran pemenang Pokja Konstruksi ULP Kab.19 33. bukan kepada Pokja ULP atau disampaikan diluar masa sanggah. Peserta yang akan melakukan Sanggahan Banding harus memberikan Jaminan Sanggahan Banding yang ditujukan kepada Pokja ULP sebesar 1% (satu perseratus) dari nilai total HPSdengan masa berlaku 5 (lima) hari kerja sejak tanggal pengajuan sanggahan banding.3 35.2 34. dapat mengajukan sanggahan banding secara tertulis kepada Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi sebagaimana tercantum dalam LDP. maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan tidak boleh dicairkan.3 34. paling lambat 3 (tiga) hari kerja setelah menerima jawaban sanggahan. tidak ada sanggahan dari peserta. Sanggahan Banding 34. Sanggahan banding yang disampaikan bukan kepada Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi sebagaimana tercantum dalam LDP atau disampaikan di luar masa sanggah banding. wajib memberikan jawaban secara tertulis atas semua sanggahan banding paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah surat sanggahan banding diterima. Apabila pemenang yang ditunjuk mengundurkan diri. maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan dicairkan dan disetorkan sebagaimana tercantum dalam LDP serta dimasukkan dalam Daftar Hitam. maka penunjukan pemenang dapat dilakukan kepada pemenang cadangan sesuai dengan urutan peringkat. dengan ketentuan: a.5 Sanggahan yang disampaikan secara offline. Penerima Jaminan Sanggahan Banding adalah Pokja ULP. 34. dan APIP K/L/D/I sebagaimana tercantum dalam LDP. Penyedia yang ditunjuk wajib menerima keputusan tersebut. b. dengan ketentuan: a.1 Pokja ULP membuat dan mengunggah Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) ke dalam aplikasi SPSE dan menyampaikan kepada PPK sebagai dasar untuk menerbitkan Surat Penunjukan Penyedia/Jasa (SPPBJ) PPK menerbitkan SPPBJ apabila pernyataan peserta pada formulir isian kualifikasi masih berlaku. Pokja ULP. maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan dicairkan dan disetorkan sebagaimana tercantum dalam LDP. Sanggahan banding menghentikan proses pelelangan. Penunjukan Penyedia Barang/Jasa 35. apabila yang bersangkutan tidak bersedia ditunjuk karena masa penawarannya sudah tidak berlaku. dianggap sebagai pengaduan dan tetap harus ditindaklanjuti. Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi sebagaimana tercantum dalam LDP.5 34. masa sanggah dan/atau masa sanggah banding berakhir.2 35.1 34. dianggap sebagai pengaduan dan ditindaklanjuti secara offline di luar aplikasi SPSE oleh pihak-pihak yang berwenang Peserta yang tidak sependapat dengan jawaban sanggahan dari Pokja ULP. b.4 . sanggahan dan/atau sanggahan banding terbukti tidak benar.

maka pelelangan dinyatakan gagal oleh PA/KPA setelah mendapat laporan dari PPK. klarifikasi. 54 Tahun 2010 dan Dokumen Pengadaan ternyata benar. file BAHP dapat diunggah secara berulang. Pelelangan Gagal 37. Setiap usaha peserta lelang mencampuri proses evaluasi dokumen penawaran atau keputusan pemenang akan mengakibatkan ditolaknya penawaran yang bersangkutan. Jika diperlukan. Proses evaluasi Dokumen Penawaran bersifat rahasia dan dilaksanakan oleh pokja ULP secara independen.7 H.9 36.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 35.5 36.1 36. Pokja ULP menyatakan pelelangan gagal. tidak ada penawaran yang lulus evaluasi penawaran.6 35.7 Apabila semua pemenang yang ditunjuk mengundurkan diri.3 36. konfirmasi.20 cadangan masih berlaku atau sudah diperpanjang masa berlakunya. sanggahan dari peserta atas kesalahan substansi Dokumen Pengadaan ternyata benar. b. atau Pokja Konstruksi ULP Kab. jumlah peserta yang memasukan Dokumen Penawaran kurang dari 3 (tiga) peserta. Pokja ULP menuangkan ke dalam BAHP segala hal terkait proses pemilihan penyedia/barang jasa secara elektronik yang tidak dapat diakomodir atau difasilitasi aplikasi SPSE. c. Evaluasi penawaran yang disimpulkan dalam Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) oleh Pokja ULP bersifat rahasia sampai dengan saat pengumuman pemenang. dalam evaluasi penawaran ditemukan bukti/indikasi terjadi persaingan tidak sehat. Pelelangan 37. f. harga penawaran terendah terkoreksi lebih tinggi dari HPS. Evaluasi penawaran yang disimpulkan dalam Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) oleh Pokja ULP bersifat rahasia sampai dengan saat pengumuman pemenang. Informasi yang berhubungan dengan penelitian. apabila tidak ada sanggahan. apabila: a. d. diganti atau ditimpa sampai dengan kontrak ditandatangani.6 36. evaluasi.8 35.5 35. atau orang lain yang tidak berkepentingan sampai keputusan pemenang diumumkan. Dalam SPPBJ disebutkan bahwa penyedia harus menyiapkan Jaminan Pelaksanaan sebelum penandatanganan kontrak. e. SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 6 (enam) hari kerja setelah pengumuman penetapan pemenang. Kontrak ditandatangani paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya SPPBJ.4 36.dan usulan calon pemenang tidak boleh diberitahukan kepada peserta. SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah semua sanggahan dan sanggahan banding dijawab. BAHP dan Kerahasiaan Proses 36.1 Gagal . 35.2 36. sanggahan dari peserta atas pelaksanaan pelelangan yang tidak sesuai dengan ketentuan Peraturan Presiden No.

Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . atau g.5 I. b. atau d. besaran nilai Jaminan Pelaksanaan tidak kurang dari nilai jaminan yang ditetapkan.2 KPA sebagaimana tercantum dalam LDP menyatakan pelelangan gagal. f. sanggahan dari Penyedia Barang/Jasa atas kesalahan prosedur yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan ternyata benar. 37. b. calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 mengundurkan diri. 54 Tahun 2010. 37. Pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN yang melibatkan PA dan/atau KPA. apabila: a. Setelah pemberitahuan adanya pelelangan gagal. apabila: a. 54 Tahun 2010. atau b. Setelah pelelangan dinyatakan gagal. yaitu melakukan: a. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan Pelelangan dinyatakan benar oleh pihak berwenang. Surat Jaminan Pelaksanaan 38. 37. nama penyedia sama dengan nama yang tercantum dalam surat Jaminan Pelaksanaan.21 g. ternyata benar. calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2. PPK dan/atau Pokja ULP. b. setelah dilakukan evaluasi dengan sengaja tidak hadir dalam klarifikasi dan/atau pembuktian kualifikasi. e. Sanggahan banding dari peserta atas terjadinya pelanggaran prosedur dalam pelaksanaan pelelangan yang melibatkan PA. besaran nilai Jaminan Pelaksanaan dicantumkan dalam angka dan huruf. c. KPA. perusahaan penjaminan atau perusahaan asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian (suretyship) yang sebagaimana ditetapkan oleh Menteri Keuangan. f. KPA sebagaimana tercantum dalam LDP sependapat dengan PPK yang tidak bersedia menandatangani SPPBJ karena proses Pelelangan tidak sesuai dengan Peraturan Presiden No. Surat Jaminan Pelaksanaan 38. penyampaian ulang Dokumen Penawaran. ternyata benar. maka Pokja ULP atau Pokja ULP lainnya yang ditugaskan meneliti dan menganalisis penyebab terjadinya pelelangan gagal. d. e. maka Pokja ULP memberitahukan secara elektronik kepada peserta.1 Surat Jaminan Pelaksanaan memenuhi ketentuan sebagai berikut: a.3 Kepala Daerah sebagaimana tercantum dalam LDP menyatakan pelelangan gagal. masa berlaku Jaminan Pelaksanaan sejak tanggal penandatanganan Kontrak sampai dengan serah terima pertama pekerjaan berdasarkan Kontrak (PHO) sebagaimana tercantum dalam LDP.4 37. nama PPK yang menerima Jaminan Pelaksanaan sama dengan nama PPK Pokja Konstruksi ULP Kab. diterbitkan oleh Bank Umum (tidak termasuk bank perkreditan rakyat). c. evaluasi ulang. penghentian proses pelelangan. pelelangan ulang. c. menentukan langkah selanjutnya. pengaduan masyarakat adanya dugaan KKN yang melibatkan Pokja ULP dan/atau PPK ternyata benar. d. pelaksanaan Pelelangan tidak sesuai atau menyimpang dari Dokumen Pengadaan. Dokumen Pengadaan tidak sesuai dengan Peraturan Presiden No.

3 yang menandatangan kontrak. c. Jaminan Pelaksanaan atas nama Kemitraan/KSO harus ditulis atas nama Kemitraan/KSO.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 39.6 . alamat dan tanda tangan pihak penjamin.5 39. dengan ketentuan: a. J. paket pekerjaan yang dijamin sama dengan paket pekerjaan yang tercantum dalam SPPBJ. Penandatanganan Kontrak 39. Jaminan Pelaksanaan harus dapat dicairkan tanpa syarat (unconditional) sebesar nilai jaminan dalam jangka waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah surat pernyataan wanprestasi dari PPK diterima oleh penerbit Jaminan. maka berlaku urutan sebagai berikut: a. h. spesifikasi umum. g. Penanda39.2 Penandatanganan kontrak dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkan SPPBJ dan setelah penyedia menyerahkan Jaminan Pelaksanaan. nilai Jaminan Pelaksanaan untuk harga penawaran atau penawaran terkoreksi diatas 80% (delapan puluh perseratus) nilai total HPS adalah sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai penawaran atau penawaran terkoreksi. f.22 g. Pokja Konstruksi ULP Kab. syarat-syarat khusus kontrak. Apabila salah satu pernyataan Kontrak tersebut sudah tidak dipenuhi. redaksional. dengan maksud apabila terjadi pertentangan ketentuan antara bagian satu dengan bagian yang lain.3 39. maka penandatanganan kontrak tidak dapat dilakukan. nilai Jaminan Pelaksanaan untuk harga penawaran atau penawaran terkoreksi dibawah 80% (delapan puluh perseratus) nilai total HPS adalah sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai total HPS. adendum Surat Perjanjian (apabila ada). Kegagalan penyedia yang ditunjuk untuk menyerahkan Surat Jaminan Pelaksanaan dipersamakan dengan penolakan untuk menandatangani Kontrak. BAHP. h. 39. spesifikasi khusus. syarat-syarat umum kontrak. gambar-gambar. PPK dan penyedia wajib memeriksa konsep Kontrak meliputi substansi. Menetapkan urutan hirarki bagian-bagian Dokumen Kontrak dalam Surat Perjanjian. 38. PPK dan penyedia tidak diperkenankan mengubah substansi Dokumen Pengadaan sampai dengan penandatanganan Kontrak. pokok perjanjian. dokumen lainnya seperti: jaminan-jaminan. dan i. b. Ketentuan lebih lanjut mengenai pencairan Surat Jaminan Pelaksanaan diatur dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak. atau b. i. e.1 Sebelum penandatanganan kontrak PPK wajib memeriksa apakah pernyataan tanganan dalam Dokumen Isian Kualifikasi masih berlaku.4 39. d.2 38. surat penawaran berikut daftar kuantitas dan harga. SPPBJ. kecuali perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan yang melewati batas tahun anggaran. bahasa. angka dan huruf serta membubuhkan paraf pada setiap lembar Dokumen Kontrak. dan memuat nama. Perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan dilakukan setelah mendapat persetujuan kontrak tahun jamak. j.

23

39.7

Banyaknya rangkap kontrak dibuat sesuai kebutuhan, yaitu: a. sekurang-kurangnya 2 (dua) Kontrak asli, terdiri dari: 1) kontrak asli pertama untuk PPK dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh penyedia; dan 2) kontrak asli kedua untuk penyedia dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh PPK; b. rangkap kontrak lainnya tanpa dibubuhi materai, apabila diperlukan. Pihak yang berwenang menandatangani kontrak atas nama penyedia adalah Direksi yang disebutkan namanya dalam Akta Pendirian/ Anggaran Dasar, yang telah didaftarkan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Pihak lain yang bukan Direksi atau yang namanya tidak disebutkan dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar sebagaimana dimaksud pada pasal 38.8, dapat menandatangani kontrak, sepanjang mendapat kuasa/pendelegasian wewenang yang sah dari Direksi atau pihak yang sah berdasarkan Akta Pendirian/Anggaran Dasar untuk menanda-tangani kontrak.

39.8

39.9

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

24

BAB IV. LEMBAR DATA PEMILIHAN (LDP)
A. Lingkup Pekerjaan 1. 2. Nama Pokja ULP : Pokja Konstruksi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Tulungagung. Alamat : Sekretariat ULP (Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tulungagung) Jl. A. Yani Timur No. 37, Tulungagung : www.tulungagung.go.id

Website

Website LPSE : lpse.tulungagung.go.id 3. 4. 5. B. Sumber Dana C. Pemberian Penjelasan Dokumen Pengadaan dan Peninjauan Lapangan D. Dokumen Penawaran 1. 2. Nama Paket Pekerjaan : Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh Lingkup pekerjaan meliputi Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh Jangka waktu penyelesaian pekerjaan : 90 (sembilan puluh) hari kalender Pekerjaan ini dibiayai dari sumber pendanaan : APBD Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2013. Pemberian Penjelasan Dokumen Pengadaan akan dilaksanakan melalui : LPSE dan jadwal sesuai dengan jadwal pada LPSE Peninjauan lapangan dilaksanakan apabila diminta oleh peserta.

1.

Daftar Personil Inti yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan:
No 1 1 2 3 Jabatan dlm Organisasi Pekerjaan 2 Pelaksana Juru Pengeboran Administrasi Jumlah minimal (orang) 3 1 1 1 Pendidika n Minimal 4 SMK Bangunan SMU/SMK sederajat SMU/SMK sederajat
Pengalaman minimal

Profesi/ keahlian dengan Sertifikat 6 SKT Pelaksana Bangunan Irigasi SKT Juru Pengeboran Air Tanah -

5 5 tahun 3 tahun

-

Keterangan: Dilampiri dengan hasil scan/copy ijazah dan SKA/SKT yang masih berlaku. 2. Daftar Peralatan Utama minimal yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan: No 1 Jenis Alat Dump Truck / Truck Jumlah 1 unit Kapasitas Minimal Keterangan Milik sendiri/ sewa

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

25

2 3 4

Pompa air Molen beton Mesin bor lengkap

1 unit 1 unit 1 set

-

Milik sendiri Milik sendiri Milik sendiri/sewa

Keterangan: Dilampiri dengan hasil scan/copy bukti kepemilikan untuk milik sendiri dan bukti perjanjian sewa atau dukungan alat untuk sewa. 3. E. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran F. Masa Berlakunya Penawaran G. Jaminan Penawaran H. Pemasukan Dokumen Penawaran I. Batas Akhir Waktu Penyampaian Penawaran J. Pembukaan Penawaran K. Sanggahan, Sanggahan Banding Dan Pengaduan 1. 2. Bagian Pekerjaan yang disubkontrakkan : tidak ada. Mata uang yang digunakan Rupiah Pembayaran dilakukan dengan cara angsuran (termin). Masa berlaku penawaran selama 60 (enam puluh) hari kalender sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran. Tidak dipersyaratkan. Lihat jadwal di LPSE

Lihat jadwal di LPSE

Lihat jadwal di LPSE 1. 2. Sanggahan disampaikan melalui aplikasi SPSE. Tembusan sanggahan ditujukan kepada: a. PPK b. PA/KPA c. Inspektorat Kab. Tulungagung Sanggahan Banding disampaikan diluar aplikasi SPSE (offline) ditujukan kepada Bupati Tulungagung Tembusan sanggahan banding ditujukan kepada: a. PPK b. Pokja Konstruksi ULP Kabupaten Tulungagung. c. Inspektorat Kab. Tulungagung Besarnya jaminan sanggahan banding sebesar 1% (satu perseratus) dari nilai total HPS

3. 4.

L. Jaminan Sanggahan Banding

1.

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

Pokja Konstruksi ULP Kab. Masa berlaku Jaminan Pelaksanaan selama 90 (sembilan puluh) hari kalender (unconditional) sejak penandatanganan kontrak. Jaminan Pelaksanaan 1. Jaminan Pelaksanaan dicairkan dan disetorkan pada Kas Daerah.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .26 M. 2.

3. tidak pailit. 6. kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan.27 BAB V. 7. Alamat : Sekretariat ULP Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tulungagung Jl.go. Menyampaikan surat pernyataan/ pengakuan tertulis bahwa perusahaan yang bersangkutan dan manajemennya atau peserta perorangan tidak dalam pengawasan pengadilan. tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana. Lingkup Kualifikasi Nama Pokja ULP : Pokja Konstruksi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Tulungagung. Memiliki Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBUJK) dan Izin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK) dengan sub bidang pekerjaan yang sesuai dan masih berlaku: Kualifikasi : Kecil Bidang : Tata Lingkungan Sub Bidang : Pekerjaan Pengeboran Air Tanah 2. PPh pasal 25/29 dan PPN (bagi pengusaha kena pajak) bulan Desember 2012. A. Januari 2013 dan Februari 2013. 37. Memiliki kemampuan menyediakan personil inti sebagai berikut : No 1 1 2 3 Jabatan dlm Organisasi Pekerjaan 2 Pelaksana Juru Pengeboran Administrasi Jumlah minimal (orang) 3 1 1 1 Pendidika n Minimal 4 SMK Bangunan SMK Bangunan SMU/SMK sederajat Pengalaman minimal Profesi/ keahlian dengan Sertifikat 6 SKT Pelaksana Bangunan Irigasi SKT Juru Pengeboran Air Tanah - 5 5 tahun 3 tahun - Pokja Konstruksi ULP Kab. Peserta dapat mengganti persyaratan ini dengan menyampaikan Surat Keterangan Fiskal (SKF) sampai dengan bulan Februari 2013. Tulungagung : www. LEMBAR DATA KUALIFIKASI (LDK) A.id Website Website LPSE : lpse. Memiliki pengalaman pada bidang Tata Lingkungan.tulungagung. baik dilingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. Persyaratan Kualifikasi 1.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Memperoleh paling sedikit 1 (satu) pekerjaan bagi penyedia dalam kurun waktu 4 tahun terakhir. pasal 23 bila ada transaksi. Memiliki NPWP dan telah memenuhi kewajiban perpajakan tahun pajak terakhir (SPT Tahun 2011) serta memiliki laporan bulanan PPh pasal 21.tulungagung. Salah satu dan/atau semua pengurus dan badan usahanya atau perorangan tidak masuk dalam daftar hitam. 5. Yani Timur No. 4.go.id Nama Paket Pekerjaan : Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh B.

28 Keterangan: Dilampiri dengan hasil scan/copy ijazah dan SKA/SKT yang masih berlaku. Pokja Konstruksi ULP Kab. dengan ketentuan: a. 10. SKP = KP . Mempunyai Sisa Kemampuan Paket (SKP). yang diperhitungkan adalah SKP dari semua perusahaan yang bermitra/KSO. Memiliki surat keterangan dukungan keuangan dari bank pemerintah/swasta minimal 10 % (sepuluh perseratus) dari nilai total HPS. 9.jumlah paket yang sedang dikerjakan KP = Kemampuan menangani paket pekerjaan untuk usaha kecil KP = 5 N = Jumlah paket pekerjaan terbanyak yang dapat ditangani pada saat bersamaan selama kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir. 11. dalam hal kemitraan/KSO.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . yaitu: No 1 2 3 4 Jenis Alat Dump Truck / Truck Pompa air Molen beton Mesin bor lengkap Jumlah 1 unit 1 unit 1 unit 1 set Kapasitas Minimal Keterangan Milik sendiri/ sewa Milik sendiri Milik sendiri Milik sendiri/sewa Keterangan: Dilampiri dengan hasil scan/copy bukti kepemilikan untuk milik sendiri dan bukti perjanjian sewa atau dukungan alat untuk sewa. Memiliki kemampuan untuk menyediakan fasilitas/peralatan/perlengkapan untuk melaksanakan pekerjaan konstruksi ini. Dalam hal melakukan kemitraan peserta wajib mempunyai surat perjanjian kerja sama operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan dan perusahaan yang mewakili kemiraan tersebut. 8. b.

c... Penawaran ini berlaku selama ____ (__________________) hari kalender sejak tanggal surat penawaran ini.... 7.. Data kualifikasi yang dikirimkan melalui aplikasi SPSE [Dokumen lain yang dipersyaratkan]... d.. Jadwal Waktu Pelaksanaan.) hari kalender.. dengan ini kami mengajukan penawaran untuk pekerjaan ………..... Jl......Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . terdiri dari : a.... komposisi. Sesuai dengan persyaratan. 1... apabila ada]... apabila ada].. BENTUK SURAT PENAWARAN PESERTA BADAN USAHA/KEMITRAAN (KSO) CONTOH [Kop Surat Badan Usaha/Kemitraan (KSO)] Nomor Lampiran : : Kepada Yth... 4...: Pokja ... b.. Jabatan Pokja Konstruksi ULP Kab. Formulir rekapitulasi perhitungan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Tulungagung di TULUNGAGUNG Perihal : Penawaran Pekerjaan ………….. sebesar Rp_______________ (__________________________) termasuk PPN.. 5..... maka kami menyatakan sanggup dan akan tunduk pada semua ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan. Kami akan melaksanakan pekerjaan tersebut dengan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama ……..... [Daftar Kuantitas dan Harga.. Sehubungan dengan pengumuman pendaftaran dan pengambilan Dokumen Pengadaan nomor:_________________ tanggal ______________ dan setelah kami pelajari dengan seksama Dokumen Pengadaan [serta adendum Dokumen Pengadaan]. Dengan disampaikannya Surat Penawaran ini.. bersama Surat Penawaran ini kami lampirkan: Hasil pemindaian (scan)Jaminan Penawaran [atau asli].... dan jumlah peralatan utama minimal yang dibutuhkan........... Dokumen penawaran teknis... BENTUK DOKUMEN PENAWARAN A... Metoda Pelaksanaan. kapasitas..... PT/CV/Firma/Kemitraan (KSO) ____________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] ..... Jenis.. (…………….. 3.... e. Spesifikasi teknis. apabila dipersyaratkan].29 BAB VI.... [Hasil pemindaian Surat perjanjian kemitraan/Kerja Sama Operasi. Daftar Personil Inti... Penawaran ini sudah memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas..... 2. ... f. [Bagian Pekerjaan yang akan disubkontrakkan. 6.................

Wewenang menandatangani untuk dan atas nama kemitraan/KSO diberikan kepada _________________________ [nama wakil peserta] dalam kedudukannya sebagai direktur utama/direktur pelaksana _________________________ [nama peserta 1] berdasarkan persetujuan tertulis dari seluruh anggota kemitraan/KSO. dalam hal pengeluaran. dan lain-lain. Perjanjian ini secara otomatis menjadi batal dan tidak berlaku lagi bila pelelangan tidak dimenangkan oleh perusahaan kemitraan/KSO. wajib bertanggung jawab baik secara bersama-sama atau masing-masing atas semua kewajiban sesuai ketentuan dokumen kontrak. perjanjian subkontrak. Keikutsertaan modal (sharing) setiap perusahaan dalam kemitraan/KSO adalah: _______________ [nama peserta 1] sebesar _____ % (___________ persen) _______________ [nama peserta 2] sebesar _____ % (___________ persen) _______________ [nama peserta 3] sebesar _____ % (___________ persen) _________________________________ [dst] 3. Menunjuk ____________________________ [nama peserta 1] sebagai perusahaan utama (leading firm) untuk kemitraan/KSO dan mewakili serta bertindak untuk dan atas nama kemitraan/KSO. 7. 9. surat-menyurat. masing-masing anggota kemitraan/KSO akan melakukan pengawasan penuh terhadap semua aspek pelaksanaan dari perjanjian ini. Perjanjian ini dibuat dalam rangkap ____ (_______) yang masing-masing mempunyai kekuatan hukum yang sama. Menyetujui apabila ditunjuk sebagai pemenang. 2. 6. daftar peralatan dan tenaga kerja.30 BENTUK PERJANJIAN KEMITRAAN/KERJA SAMA OPERASI (KSO) CONTOH SURAT PERJANJIAN KEMITRAAN/ KERJA SAMA OPERASI (KSO) Sehubungan dengan pelelangan pekerjaan ________________ yang pembukaan penawarannya akan dilakukan di ________________ pada tanggal ________ 20__. 8. akan mengambil bagian sesuai sharing tersebut pada butir 2. tanda terima. Pembagian sharing dalam kemitraan/KSO ini tidak akan diubah baik selama masa penawaran maupun sepanjang masa kontrak. 4. tahun ________________________ [Peserta 1] (_______________) [Peserta 3] (________________) [Peserta 2] (________________) [dst (________________)] Catatan: Surat Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi ini harus dibuat d iatas kertas segel Pokja Konstruksi ULP Kab. dan kerugian dari kemitraan/KSO. kecuali dengan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan persetujuan bersama secara tertulis dari masing-masing anggota kemitraan/KSO. keuntungan. termasuk hak untuk memeriksa keuangan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . 5. Masing-masing peserta anggota kemitraan/KSO. c. Secara bersama-sama: a. Membentuk kemitraan/KSO dengan nama kemitraan/KSO adalah ________________ b. maka kami: ______________________________ [nama peserta 1] ______________________________ [nama peserta 2] ______________________________ [nama peserta 3] ______________________________ [dan seterusnya] bermaksud untuk mengikuti pelelangan dan pelaksanaan kontrak secara bersama-sama dalam bentuk kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO). perintah pembelian. Terlepas dari sharing yang ditetapkan di atas. Kami menyetujui dan memutuskan bahwa: 1. DENGAN KESEPAKATAN INI semua anggota kemitraan/KSO membubuhkan tanda tangan di _________ pada hari __________ tanggal __________ bulan ____________. Perjanjian ini berlaku sejak tanggal ditandatangani.

5. keterangan dapat dicantumkan dalam lembar tersendiri/tambahan] 1. Contoh : d) kesesuaian antara jangka waktu pelaksanaan pada jadwal dan kurva S yang tidak melebihi waktu yang dipersyaratkan didalam LDP. 4. 2. a) penyusunan jadwal dengan menggunakan metode jaringan kerja (Network Diagram) yang berbentuk Diagram Balok (Gantt Chart) dalam format MS Project dengan ketentuan menyampaikan sub item pekerjaan sesuai mata pembayaran yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. Pokja Konstruksi ULP Kab.31 B. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS Dokumen Penawaran Teknis [Cantumkan dan jelaskan secara rinci hal-hal berikut. 3. spesifikasi teknis. penyusunan rencana progres pelaksanaan pekerjaan dalam bentuk kurva S dalam format MS Project/MS Excel. personil inti yang akan ditempatkan secara penuh [sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP. jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan [tidak melampaui batas waktu sebagaimana tercantum dalam LDP]. Jika diperlukan. serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan]. metoda pelaksanaan pekerjaan [diyakini menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan]. Contoh : b) c) kesesuain jenis pekerjaan pada jadwal dengan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga serta urutan pekerjaan setiap tahap pada jadwal secara teknis dapat dilaksanakan. jenis.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . komposisi dan jumlah peralatan minimal [sebagaimana tercantum dalam LDP]. kapasitas. 6. bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan [sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP]. [Hal-hal lain yang dipersyaratkan]. dan 7.

Sub Total Jasa C.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . __ [tanggal] __________ [bulan] 20__ [tahun] [tanda tangan] [nama wakil sah badan usaha/pemimpin kemitraan (KSO)] Pokja Konstruksi ULP Kab. Sub Total Barang Jasa III. BENTUK FORMULIR REKAPITULASI PERHITUNGAN TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN) FORMULIR REKAPITULASI PERHITUNGAN TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN) Nilai Gabungan Barang/Jasa (Rp) Uraian Pekerjaan DN (2) LN (3) Total Ribu Rp (4) % KDN (5) Barang/ Jasa (7) TKDN Gabungan (8) (1) Barang I. Jasa Umum B. Konstruksi dan Fabrikasi VI.Nilai Jasa Luar Negeri (8B) Nilai Gabungan Barang dan Jasa (9C) __________ [tempat]. Manajemen Proyek dan Perekayasaan IV. Peralatan (Barang jadi) A. Alat Kerja / Fasilitas Kerja V. Material Langsung (Bahan baku) II.32 C. TOTAL Biaya (A + B) (1A) (2A) (3A) (1B) (2B) (3B) (1C) (2C) (3C) (1D) (2D) (3D) (1E) (2E) (3E) (1G) (2G) (3G) (4A) (5A) (6A) (7A) (8A) (9A) (4B) (5B) (6B) (7B) (8B) (9B) (4C) (5C) (6C) (7C) (8C) (9C) (4D) (5D) (6D) (7D) (8D) (9D) (4E) (5E) (6E) (7E) (8E) (9E) (4G) (5G) (6G) (7G) (8G) (9G) Formulasi perhitungan: % TKDN (Gabungan Barang dan Jasa) = Nilai Barang Total (3C) .Nilai Barang Luar Negeri (3B) Nilai Gabungan Barang dan Jasa (9C) Nilai Jasa Total(8C) .

pasal 23 bila ada transaksi. kelengkapan Dokumen Isian Kualifikasi. memiliki izin usaha sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. peserta wajib mempunyai perjanjian Kerja Sama Operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan/KSO dan perusahaan yang mewakili kemitraan/KSO tersebut. dalam hal kemitraan/KSO. evaluasi persyaratan pada angka 1 sampai dengan angka 10 dilakukan untuk setiap perusahaan yang melakukan kemitraan/KSO. 8. atau peserta perorangan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana. b. memiliki surat keterangan dukungan keuangan dari bank pemerintah/swasta untuk mengikuti pengadaan pekerjaan konstruksi paling kurang 10% (sepuluh perseratus) dari nilai total HPS. Memiliki pengalaman pada bidang Tata Lingkungan. dalam hal peserta akan melakukan kemitraan/KSO: a. 9. b. menyampaikan daftar perolehan pekerjaan yang sedang dikerjakan. Peserta dapat mengganti persyaratan ini dengan menyampaikan Surat Keterangan Fiskal (SKF) sampai dengan bulan Februari 2013. dengan ketentuan: a. 3. memiliki kemampuan menyediakan fasilitas dan peralatan serta personil yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . TATA CARA EVALUASI KUALIFIKASI A. B. dan 2. pemenuhan persyaratan kualifikasi. 10. Pokja ULP memeriksa dan membandingkan persyaratan dan data isian peserta dalam Dokumen Isian Kualifikasi dalam hal: 1. Memiliki NPWP dan telah memenuhi kewajiban perpajakan tahun pajak terakhir (SPT Tahun 2011) serta memiliki laporan bulanan PPh pasal 21. baik di lingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. salah satu dan/atau semua pengurus dan badan usahanya atau peserta perorangan tidak masuk dalam Daftar Hitam. mempunyai Sisa Kemampuan Paket (SKP). PPh pasal 25/29 dan PPN (bagi pengusaha kena pajak) bulan Desember 2012. 5. Dokumen Kualifikasi yang akan dievaluasi harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: 1. yang diperhitungkan adalah SKP dari semua perusahaan yang bermitra/KSO.33 BAB VII. Pokja Konstruksi ULP Kab. kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan. 7. 6. 2. tidak pailit. SKP = KP – jumlah paket yang sedang dikerjakan KP = Kemampuan menangani paket pekerjaan untuk usaha kecil KP = 5 N = Jumlah paket pekerjaan terbanyak yang dapat ditangani pada saat bersamaan selama kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir. Januari 2013 dan Februari 2013. menyampaikan pernyataan/pengakuan tertulis bahwa perusahaan yang bersangkutan dan manajemennya atau peserta perorangan tidak dalam pengawasan pengadilan. memperoleh paling sedikit 1 (satu) pekerjaan sebagai penyedia dalam kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir. 11. 4.

34 C.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . D. Evaluasi kualifikasi sudah merupakan kompetisi. Apabila ditemukan hal-hal dan/atau data yang kurang jelas maka Pokja ULP dapat meminta peserta untuk menyampaikan klarifikasi secara tertulis namun tidak boleh mengubah substansi formulir isian kualifikasi. maka data yang kurang tidak dapat dilengkapi. Pokja Konstruksi ULP Kab.

7 Penyedia adalah badan usaha atau orang perseorangan yang menyediakan Pekerjaan Konstruksi.35 BAB VIII. adalah jaminan tertulis yang bersifat mudah dicairkan dan tidak bersyarat (unconditional). 1. Definisi Istilah-istilah yang digunakan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini harus mempunyai arti atau tafsiran seperti yang dimaksudkan sebagai berikut: 1.5 Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan adalah Pokja ULP/pejabat yang ditetapkan oleh PA/KPA yang bertugas memeriksa dan menerima hasil pekerjaan.12 Nilai Kontrak adalah total harga yang tercantum dalam Kontrak. 1. kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan perjanjian tertulis. yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak untuk mengendalikan pelaksanaan pekerjaan. 1.6 Aparat Pengawas Intern Pemerintah atau pengawas intern pada Institusi lain yang selanjutnya disebut APIP adalah aparat yang melakukan pengawasan melalui audit.11 Kontrak Pengadaan Barang/Jasa yang selanjutnya disebut Kontrak adalah perjanjian tertulis antara PPK dengan penyedia yang mencakup Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK) ini dan Syarat-Syarat Khusus Kontrak (SSKK) serta dokumen lain yang merupakan bagian dari kontrak.9 Kemitraan/KSO adalah kerja sama usaha antar penyedia baik penyedia nasional maupun penyedia asing.2 Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut PA adalah pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran Kementerian/ Lembaga/Satuan Kerja Perangkat Daerah atau Pejabat yang disamakan pada Institusi lain Pengguna APBN/APBD. 1. 1. 1. Pokja Konstruksi ULP Kab. pemantauan dan kegiatan pengawasan lain terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi organisasi.1 Pekerjaan Konstruksi adalah seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan pelaksanaan konstruksi bangunan atau pembuatan wujud fisik lainnya.13 Hari adalah hari kalender. evaluasi. reviu. yang dikeluarkan oleh Bank Umum/Perusahaan Penjaminan/Perusahaan Asuransi yang diserahkan oleh penyedia kepada PPK/Pokja ULP untuk menjamin terpenuhinya kewajiban penyedia. yang masing-masing pihak mempunyai hak. 1. 1. 1.4 Pejabat Pembuat Komitmen yang selanjutnya disebut PPK adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Pekerjaan Konstruksi. SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK (SSUK) A. 1.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .10 Surat Jaminan yang selanjutnya disebut Jaminan. untuk melaksanakan sebagian pekerjaan (subkontrak). 1.14 Direksi lapangan adalah tim pendukung yang dibentuk/ditetapkan oleh PPK.8 Subpenyedia adalah penyedia yang mengadakan perjanjian kerja dengan penyedia penanggung jawab kontrak.3 Kuasa Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut KPA adalah pejabat yang ditetapkan oleh PA untuk menggunakan APBN atau ditetapkan oleh Kepala Daerah untuk menggunakan APBD. 1. terdiri dari 1 (satu) orang atau lebih. Ketentuan Umum 1. 1.15 Direksi teknis adalah tim pendukung yang ditunjuk/ditetapkan oleh PPK untuk mengawasi pelaksanaan pekerjaan. 1.

19 1.36 1.20 1. realistik dan dapat dilaksanakan. baik secara keseluruhan maupun sebagian dan/atau tidak sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam kontrak. yang pelaksanaannya diserahkan kepada penyedia lain dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK. Jadwal waktu pelaksanaan adalah jadwal yang menunjukkan kebutuhan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan.25 1. yang setelah diserahterimakan oleh penyedia kepada PPK dan terlebih dahulu diperiksa serta diterima oleh Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. keselamatan dan kesehatan kerja.27 1. Kegagalan Bangunan adalah keadaan bangunan. manfaat.29 Daftar kuantitas dan harga (rincian harga penawaran) adalah daftar kuantitas yang telah diisi harga satuan dan jumlah biaya keseluruhannya yang merupakan bagian dari penawaran. Metoda pelaksanaan pekerjaan adalah cara kerja yang layak.17 1. realistik dan dapat dilaksanakan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan dan diyakini menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan dengan tahap pelaksanaan yang sistimatis berdasarkan sumber daya yang dimiliki penawar. Tanggal penyelesaian pekerjaan adalah tanggal penyerahan pertama pekerjaan selesai. Harga Perkiraan Sendiri (HPS) adalah perhitungan perkiraan biaya pekerjaan yang disusun oleh PPK. dihitung sejak tanggal penyerahan pertama pekerjaan sampai dengan tanggal penyerahan akhir pekerjaan. Pokja Konstruksi ULP Kab. dinyatakan dalam Berita Acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh PPK. Masa pemeliharaan adalah kurun waktu kontrak yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak. terdiri atas tahap pelaksanaan yang disusun secara logis. Bagian pekerjaan yang disubkontrakkan adalah bagian pekerjaan bukan pekerjaan utama yang ditetapkan sebagaimana tercantum dalam LDP.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Tanggal mulai kerja adalah tanggal mulai kerja penyedia yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). Kegagalan Konstruksi adalah keadaan hasil pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi pekerjaan sebagaimana disepakati dalam kontrak baik sebagian maupun keseluruhan sebagai akibat kesalahan pengguna atau penyedia.28 1. yang diterbitkan oleh PPK.24 1. dari segi teknis.18 1.16 1.22 1. menjadi tidak berfungsi. Pekerjaan utama adalah jenis pekerjaan yang secara langsung menunjang terwujudnya dan berfungsinya suatu konstruksi sesuai peruntukannya yang ditetapkan sebagaimana tercantum dalam LDP.23 1. Masa Kontrak adalah jangka waktu berlakunya Kontrak ini terhitung sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan masa pemeliharaan berakhir. Personil inti adalah tenaga yang akan ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan sebagaimana tercantum dalam LDP serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan untuk melaksanakan pekerjaan.26 1. Harga Satuan Pekerjaan (HSP) adalah harga satu jenis pekerjaan tertentu per satu satuan tertentu. dikalkulasikan secara keahlian berdasarkan data yang dapat dipertanggungjawabkan serta digunakan oleh Pokja ULP untuk menilai kewajaran penawaran termasuk rinciannya.21 1. dan/atau keselamatan umum.

Jaminan Pelaksanaan dicairkan dan disetorkan sebagaimana ditetapkan dalam SSKK.2 Pokja Konstruksi ULP Kab. Asal Material/ Bahan 5. Penyedia harus menyampaikan asal material/bahan yang terdiri dari rincian komponen dalam negeri dan komponen impor. tumbuh. c.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Kolusi dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan 4. Penyedia menjamin bahwa yang bersangkutan (termasuk semua anggota Kemitraan/KSO apabila berbentuk Kemitraan/KSO) dan Sub penyedianya (jika ada) tidak pernah dan tidak akan melakukan tindakan yang dilarang di atas.5 5. c. mendorong terjadinya persaingan tidak sehat. b. atau diproduksi. 3.1 5. Pengenaan sanksi administratif di atas dilaporkan oleh PPK kepada Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi lainnya. Bahasa dan Hukum 3. pemutusan Kontrak. PPK yang terlibat dalam KKN dan penipuan dikenakan sanksi berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan. sisa uang muka harus dilunasi oleh Penyedia. Berdasarkan etika pengadaan barang/jasa pemerintah.2 4. kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan hukum yang berlaku di Indonesia atau hukum yang berlaku di negara pemberi pinjaman/hibah (tergantung kesepakatan antara Pemerintah dan negara pemberi pinjaman/hibah). dan d. dilarang untuk: a. pengenaan daftar hitam.3 4. Penerapan SSUK diterapkan secara luas dalam pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi ini tetapi tidak dapat bertentangan dengan ketentuan-ketentuan dalam Dokumen Kontrak lain yang lebih tinggi berdasarkan urutan hierarki dalam Surat Perjanjian.4 4. 3. Larangan Korupsi.2 4. Hukum yang digunakan adalah hukum yang berlaku di Indonesia.37 2. menawarkan.1 4. b. menerima atau menjanjikan untuk memberi atau menerima hadiah atau imbalan berupa apa saja atau melakukan tindakan lainnya untuk mempengaruhi siapapun yang diketahui atau patut dapat diduga berkaitan dengan pengadaan ini. Asal material/bahan merupakan tempat material/bahan diperoleh. membuat dan/atau menyampaikan secara tidak benar dokumen dan/atau keterangan lain yang disyaratkan untuk penyusunan dan pelaksanaan Kontrak ini.1 Bahasa kontrak harus dalam Bahasa Indonesia kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan Bahasa Indonesia dan bahasa nasional pemberi pinjaman/hibah tersebut dan/atau bahasa Inggris. antara lain tempat material/bahan ditambang. Penyedia yang menurut penilaian PPK terbukti melakukan laranganlarangan di atas dapat dikenakan sanksi-sanksi administratif oleh PPK sebagai berikut: a.

2 10. Penyedia berdasarkan Kontrak ini bertanggung jawab penuh terhadap personil dan subpenyedianya (jika ada) serta pekerjaan yang dilakukan oleh mereka. Pengabaian hanya dapat mengikat jika dapat dibuktikan secara tertulis dan ditandatangani oleh Wakil Sah Pihak yang melakukan pengabaian. Penyedia Mandiri . Subpenyedia (jika ada).3 10.4 11. baik sebagai akibat peleburan (merger) maupun akibat lainnya. Penyedia dilarang untuk mensubkontrakkan sebagian/seluruh pekerjaan utama dalam Kontrak ini. 6.38 6. Khusus untuk penyedia perseorangan.1 Penyedia dilarang untuk mengalihkan sebagian atau seluruh Kontrak ini.1 Semua korespondensi dapat berbentuk surat. dan Personil yang bersangkutan berkewajiban untuk membayar semua pajak.2 7. Perpajakan 10. atau jika disampaikan melalui surat tercatat dan/atau faksimili ditujukan ke alamat yang tercantum dalam SSKK. Pengalihan seluruh Kontrak hanya diperbolehkan dalam hal pergantian nama Penyedia. Korespondensi 6. dan setiap dokumen yang disyaratkan atau diperbolehkan untuk dibuat berdasarkan Kontrak ini oleh PPK atau Penyedia hanya dapat dilakukan atau dibuat oleh pejabat yang disebutkan dalam SSKK.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 12. dan pungutan lain yang dibebankan oleh peraturan perpajakan atas pelaksanaan Kontrak ini. Semua pengeluaran perpajakan ini dianggap telah termasuk dalam Nilai Kontrak. Subkontrak sebagian pekerjaan utama hanya diperbolehkan kepada Penyedia spesialis setelah persetujuan tertulis dari PPK. 10. Jika ketentuan di atas dilanggar maka Kontrak diputuskan dan Penyedia dikenakan sanksi sebagaimana diatur dalam SSKK. Semua pemberitahuan. Penyedia tetap bertanggung jawab atas bagian pekerjaan yang disubkontrakkan. e-mail dan/atau faksimili dengan alamat tujuan para pihak yang tercantum dalam SSKK. dan dianggap telah diberitahukan jika telah disampaikan secara langsung kepada wakil sah Para Pihak dalam SSUK. permohonan. Pengabaian Jika terjadi pengabaian oleh satu Pihak terhadap pelanggaran ketentuan tertentu Kontrak oleh Pihak yang lain maka pengabaian tersebut tidak menjadi pengabaian yang terus-menerus selama Masa Kontrak atau seketika menjadi pengabaian terhadap pelanggaran ketentuan yang lain. 8. Pokja Konstruksi ULP Kab. Wakil Sah Para Pihak Setiap tindakan yang disyaratkan atau diperbolehkan untuk dilakukan. Penyedia tidak boleh diwakilkan. Penyedia diharapkan untuk melakukan pencatatan keuangan yang akurat dan sistematis sehubungan dengan pelaksanaan pekerjaan ini berdasarkan standar akuntansi yang berlaku. atau persetujuan berdasarkan Kontrak ini harus dibuat secara tertulis dalam Bahasa Indonesia. bea. Pembukuan 9. retribusi. Pengalihan dan/atau Subkontrak 10. Penyedia.

14. Adendum dan Pemutusan Kontrak 19.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .2 19. Pelaksanaan.1 15. 14.2 15. Persetujuan Pengawas Pekerjaan 15. Penyedia harus menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang ditentukan dalam SSKK. Pengawas Pekerjaan selalu bertindak untuk kepentingan PPK.2 16. 19. Terlepas dari ada tidaknya persetujuan Pengawas Pekerjaan. Penemuanpenemuan 18. Penyedia berkewajiban untuk menjamin akses PPK. Jika tercantum dalam SSKK. Waktu pelaksanaan kontrak adalah jangka waktu yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak dihitung sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK. Kemitraan/KSO Kemitraan/KSO memberi kuasa kepada salah satu anggota yang disebut dalam Surat Perjanjian untuk bertindak atas nama Kemitraan/KSO dalam pelaksanaan hak dan kewajiban terhadap PPK berdasarkan Kontrak ini. Pengawas Pekerjaan dapat bertindak sebagai Wakil Sah PPK.3 Pokja Konstruksi ULP Kab. Pengawas Pekerjaan berkewajiban untuk mengawasi pelaksanaan pekerjaan. Jika dalam pelaksanaan pekerjaan ini diperlukan terlebih dahulu adanya Hasil Pekerjaan Sementara maka penyedia berkewajiban untuk menyerahkan spesifikasi dan gambar usulan Hasil Pekerjaan Sementara tersebut untuk disetujui oleh Pengawas Pekerjaan. Penyedia wajib memberitahukan kepada PPK dan kepada pihak yang berwenang semua penemuan benda/barang yang mempunyai nilai sejarah atau penemuan kekayaan di lokasi pekerjaan yang menurut peraturan perundang-undangan dikuasai oleh negara . PPK jika dipandang perlu dapat mengangkat Pengawas Pekerjaan yang berasal dari personil PPK atau konsultan pengawas. Semua gambar yang digunakan untuk mendapatkan Hasil Pekerjaan baik yang permanen maupun sementara harus mendapatkan persetujuan Pengawas Pekerjaan. Pengawasan Pelaksanaan Pekerjaan 14. Penyelesaian.1 Selama berlangsungnya pelaksanaan pekerjaan. Dalam melaksanakan kewajibannya.1 Kontrak ini berlaku efektif pada tanggal penandatanganan Surat Perjanjian oleh Para Pihak atau pada tanggal yang ditetapkan dalam SSKK. Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan 19. penyedia bertanggung jawab secara penuh atas rancangan Hasil Pekerjaan Sementara.39 13. Wakil Sah PPK dan/atau Pengawas Pekerjaan ke lokasi kerja dan lokasi lainnya dimana pekerjaan ini sedang atau akan dilaksanakan. 17. Perintah Penyedia berkewajiban untuk melaksanakan semua perintah Pengawas Pekerjaan yang sesuai dengan kewenangan Pengawas Pekerjaan dalam Kontrak ini. Akses ke Lokasi Kerja B.

5 22. Hasil pemeriksaan dan penyerahan dituangkan dalam berita acara penyerahan lokasi kerja. Pemutakhiran program mutu harus mendapatkan persetujuan PPK. Jika dalam pemeriksaan lapangan bersama ditemukan hal-hal yang dapat mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka perubahan tersebut harus dituangkan dalam adendum Kontrak. Persetujuan PPK terhadap program mutu tidak mengubah kewajiban kontraktual penyedia. B. dan kondisi ini ditetapkan sebagai Peristiwa Kompensasi.6 . Penyerahan Lokasi Kerja 20. termasuk perubahan terhadap urutan pekerjaan. prosedur instruksi kerja. Program mutu disusun paling sedikit berisi: a.3 21.1 Pelaksanaan Pekerjaan 20.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 20. Penyerahan dilakukan setelah sebelumnya dilakukan pemeriksaan lapangan bersama. Program Mutu 22. Program mutu dapat direvisi sesuai dengan kondisi lokasi pekerjaan. c. dan f. Penyedia berkewajiban untuk memutakhirkan program mutu jika terjadi adendum Kontrak dan Peristiwa Kompensasi. e. Pokja Konstruksi ULP Kab.2 22.3 22.1 22.1 21. d. Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) 21.2 20. prosedur pelaksanaan pekerjaan. pelaksana kerja. PPK menerbitkan SPMK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak tanggal penanda-tanganan kontrak.2 22. Pemutakhiran program mutu harus menunjukkan perkembangan kemajuan setiap pekerjaan dan dampaknya terhadap penjadwalan sisa pekerjaan.1 PPK berkewajiban untuk menyerahkan keseluruhan lokasi kerja kepada penyedia sebelum SPMK diterbitkan. informasi mengenai pekerjaan yang akan dilaksanakan.4 22. organisasi kerja penyedia. Penyedia berkewajiban untuk menyerahkan program mutu pada rapat persiapan pelaksanaan kontrak untuk disetujui oleh PPK. b.40 19. jadwal pelaksanaan pekerjaan. Jika penyerahan hanya dilakukan pada bagian tertentu dari lokasi kerja maka PPK dapat dianggap telah menunda pelaksanaan pekerjaan tertentu yang terkait dengan bagian lokasi kerja tersebut. maka PPK dapat melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas penyedia dengan adendum kontrak. Dalam SPMK dicantumkan saat paling lambat dimulainya pelaksanaan kontrak oleh penyedia.4 Apabila penyedia berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal karena keadaan diluar pengendaliannya dan penyedia telah melaporkan kejadian tersebut kepada PPK.

2 25.2 Pengendalian Waktu 26.3 25. maka harus dituangkan dalam adendum Kontrak. jadwal pelaksanaan pekerjaan. Pemeriksaan Bersama 25.4 B. PA/KPA dapat membentuk Pokja ULP/Pejabat Peneliti Pelaksana-an Kontrak atas usul PPK. gedung laboratorium. rumah.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 26. Mobilisasi 24. Apabila diperlukan. Apabila dalam pemeriksaan bersama mengakibatkan perubahan isi Kontrak.1 Kecuali Kontrak diputuskan lebih awal. Mobilisasi dilakukan sesuai dengan lingkup pekerjaan. Pokja Konstruksi ULP Kab. dan sebagainya. penyedia berkewajiban untuk memulai pelaksanaan pekerjaan pada Tanggal Mulai Kerja. dan/atau c. Hasil pemeriksaan bersama dituangkan dalam Berita Acara. program mutu. Waktu Penyelesaian Pekerjaan . yaitu: a. Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak 23.1 Selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak diterbitkannya SPMK dan sebelum pelaksanaan pekerjaan. dan unsur pengawasan.41 23. d. tata cara pengaturan pelaksanaan pekerjaan.2 24. 23. gudang. PPK bersama-sama dengan penyedia melakukan pemeriksaan lokasi pekerjaan dengan melakukan pengukuran dan pemeriksaan detail kondisi lokasi pekerjaan untuk setiap rencana mata pembayaran. c. bengkel. f. Beberapa hal yang dibahas dan disepakati dalam rapat persiapan pelaksanaan kontrak meliputi: a. Mobilisasi peralatan dan personil dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan.1 25. Untuk pemeriksaan bersama ini. unsur perencanaan. e. pada tahap awal pelaksanaan Kontrak. Mobilisasi paling lambat harus sudah mulai dilaksanakan dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak diterbitkan SPMK. serta menyelesaikan pekerjaan selambat-lambatnya pada Tanggal Penyelesaian yang ditetapkan dalam SPMK.1 24. mendatangkan peralatan-peralatan terkait yang diperlukan dalam pelaksanaan pekerjaan.2 24. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Personil dan/atau Peralatan ternyata belum memenuhi persyaratan Kontrak maka penyedia tetap dapat melanjutkan pekerjaan dengan syarat Personil dan/atau Peralatan yang belum memenuhi syarat harus segera diganti dalam jangka waktu yang disepakati bersama. harus sudah menyelenggarakan rapat persiapan pelaksanaan kontrak. dan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan program mutu. penyusunan rencana dan pelaksanaan pemeriksaan lokasi pekerjaan. mendatangkan personil-personil. b. mempersiapkan fasilitas seperti kantor. jadwal pengadaan bahan/material. mobilisasi peralatan dan personil. PPK bersama dengan penyedia. organisasi kerja.3 25. b.

1 27. Peringatan Dini 30. Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam Pasal ini adalah tanggal penyelesaian semua pekerjaan.2 28.1 . Rapat pemantauan diselenggarakan untuk membahas perkembangan pekerjaan dan perencanaaan atas sisa pekerjaan serta untuk menindaklanjuti peringatan dini. Denda atau ganti rugi tidak dikenakan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang. Rapat Pemantauan Pengawas Pekerjaan dapat memerintahkan secara tertulis penyedia untuk menunda pelaksanaan pekerjaan.4 27. dalam jangka waktu 21 (dua puluh satu) hari setelah penyedia meminta perpanjangan.3 26.42 26. Jika terjadi Peristiwa Kompensasi sehingga penyelesaian pekerjaan akan melampaui Tanggal Penyelesaian maka penyedia berhak untuk meminta perpanjangan Tanggal Penyelesaian berdasarkan data penunjang. PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan memperpanjang Tanggal Penyelesaian Pekerjaan secara tertulis.2 29.1 Pengawas Pekerjaan atau penyedia dapat menyelenggarakan rapat pemantauan. Mengenai hal-hal dalam rapat yang perlu diputuskan. dan meminta satu sama lain untuk menghadiri rapat tersebut. dan rekamannya diserahkan kepada PPK dan pihak-pihak yang menghadiri rapat. Setiap perintah penundaan ini harus segera ditembuskan kepada PPK. Perpanjangan Tanggal Penyelesaian harus dilakukan melalui adendum Kontrak jika perpanjangan tersebut mengubah Masa Kontrak. PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan harus telah menetapkan ada tidaknya perpanjangan dan untuk berapa lama. menaikkan Nilai Kontrak atau Pokja Konstruksi ULP Kab. Hasil rapat pemantauan akan dituangkan oleh Pengawas Pekerjaan dalam berita acara rapat. 29.3 30.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 29. Pengawas Pekerjaan dapat memutuskan baik dalam rapat atau setelah rapat melalui pernyataan tertulis kepada semua pihak yang menghadiri rapat. Penundaan oleh Pengawas Pekerjaan 29.2 Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau Peristiwa Kompensasi atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia dikenakan denda. 26. Perpanjangan Waktu 27. Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh Peristiwa Kompensasi maka PPK dikenakan kewajiban pembayaran ganti rugi. Jika penyedia lalai untuk memberikan peringatan dini atas keterlambatan atau tidak dapat bekerja sama untuk mencegah keterlambatan maka keterlambatan seperti ini tidak dapat dijadikan alasan untuk memperpanjang Tanggal Penyelesaian. Penyedia berkewajiban untuk memperingatkan sedini mungkin Pengawas Pekerjaan atas peristiwa atau kondisi tertentu yang dapat mempengaruhi mutu pekerjaan.

Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Serah Terima Pekerjaan 31. 30. PPK wajib melakukan pembayaran sisa nilai kontrak yang belum dibayar atau mengembalikan Jaminan Pemeliharaan.10 Jika Hasil Pekerjaan berupa bangunan maka umur konstruksi bangunan ditetapkan dalam SSKK.9 31.7 31. PPK menerima penyerahan akhir pekerjaan setelah penyedia melaksanakan semua kewajibannya selama masa pemeliharaan dengan baik.1 Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus).6 31. Pengawas Pekerjaan dapat memerintahkan penyedia untuk menyampaikan secara tertulis perkiraan dampak peristiwa atau kondisi tersebut di atas terhadap Nilai Kontrak dan Tanggal Penyelesaian.2 31.2 Penyedia berkewajiban untuk bekerja sama dengan Pengawas Pekerjaan untuk mencegah atau mengurangi dampak peristiwa atau kondisi tersebut.3 31. PPK menerima penyerahan pertama pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Kontrak dan diterima oleh Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan.3 Penyelesaian Kontrak 31. PPK menugaskan Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. B. penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan akhir pekerjaan.43 menunda penyelesaian pekerjaan. sedangkan yang 5% (lima perseratus) merupakan retensi selama masa pemeliharaan. 31. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan.4 31. Pokja Konstruksi ULP Kab. Pembayaran dilakukan sebesar 95% (sembilan puluh lima perseratus) dari nilai kontrak. Setelah masa pemeliharaan berakhir.8 31. penyedia wajib memperbaiki/menyelesaikannya. maka PPK berhak menggunakan uang retensi untuk membiayai perbaikan/pemeliharaan atau mencairkan Jaminan Pemeliharaan. Apabila penyedia tidak melaksanakan kewajiban pemeliharaan sebagaimana mestinya. Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia.5 31. Penyedia wajib memelihara hasil pekerjaan selama masa pemeliharaan sehingga kondisi tetap seperti pada saat penyerahan pertama pekerjaan. penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan pekerjaan. atas perintah PPK. atau pembayaran dilakukan sebesar 100% (seratus perseratus) dari nilai kontrak dan penyedia harus menyerahkan Jaminan Pemeliharaan sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak. Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan. Pernyataan perkiraan ini harus sesegera mungkin disampaikan oleh penyedia.

33. Apabila terdapat perbedaan yang signifikan antara kondisi lokasi pekerjaan pada saat pelaksanaan dengan gambar dan spesifikasi yang ditentukan dalam Dokumen Kontrak. Pedoman Pengoperasian dan Perawatan B.3 35. dan/atau d. c. maka PPK bersama penyedia dapat melakukan perubahan kontrak yang meliputi antara lain : a. Perubahan Lingkup Pekerjaan 35.4 Adendum 34.3 35. Apabila penyedia tidak memberikan pedoman pengoperasian dan perawatan. perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan.1 34.1 33. meliputi: a.1 35.2 Kontrak hanya dapat diubah melalui adendum kontrak.1 . Perubahan Jadwal 36. menambah atau mengurangi volume pekerjaan yang tercantum dalam kontrak. 33. Untuk kepentingan perubahan kontrak. perubahan pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak. Perubahan Kontrak 34. Pekerjaan tambah harus mempertimbangkan tersedianya anggaran dan paling tinggi 10% (sepuluh perseratus) dari nilai kontrak awal. Pengambilalihan PPK akan mengambil alih lokasi dan hasil pekerjaan dalam jangka waktu tertentu setelah dikeluarkan surat keterangan selesai/pengakhiran pekerjaan.2 Penyedia diwajibkan memberikan petunjuk kepada PPK tentang pedoman pengoperasian dan perawatan sesuai dengan SSKK. perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan pekerjaan. PA/KPA dapat membentuk Pokja ULP/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak atas usul PPK. mengurangi atau menambah jenis pekerjaan. Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PPK atas Pokja Konstruksi ULP Kab. melaksanakan pekerjaan tambah yang belum tercantum dalam kontrak yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan. c. PPK berhak menahan uang retensi atau Jaminan Pemeliharaan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 34. Perubahan Kontrak bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh para pihak. mengubah spesifikasi teknis dan gambar pekerjaan sesuai dengan kebutuhan lokasi pekerjaan. Perintah perubahan pekerjaan dibuat oleh PPK secara tertulis kepada penyedia kemudian dilanjutkan dengan negosiasi teknis dan harga dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam kontrak awal.4 36. b. b.44 32.2 35. Hasil negosiasi tersebut dituangkan dalam Berita Acara sebagai dasar penyusunan adendum kontrak. perubahan pelaksanaan pekerjaan dan/atau penyesuaian harga.

Apabila terjadi Keadaan Kahar. keadaan kahar. bencana alam.5 37. kebakaran. Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat Keadaan Kahar yang dilaporkan paling lambat 14 (empat belas) hari sejak terjadinya Keadaan Kahar.1 37. Jika selama masa Keadaan Kahar PPK memerintahkan secara Pokja Konstruksi ULP Kab.1. dengan menyertakan pernyataan Keadaan Kahar dari pejabat yang berwenang. Jangka waktu yang ditetapkan dalam Kontrak untuk pemenuhan kewajiban Pihak yang tertimpa Keadaan Kahar harus diperpanjang sekurang-kurangnya sama dengan jangka waktu terhentinya Kontrak akibat Keadaan Kahar. tidak dikenakan sanksi. keterlambatan yang disebabkan oleh PPK.2 37. Penyedia berhak untuk menerima pembayaran sesuai dengan prestasi atau kemajuan pelaksanaan pekerjaan yang telah dicapai.3 37.4 37.3 36. maka penyedia memberitahukan kepada PPK paling lambat 14 (empat belas) hari sejak terjadinya Keadaan Kahar. Pada saat terjadinya Keadaan Kahar.2 Waktu penyelesaian pekerjaan dapat diperpanjang sekurangkurangnya sama dengan waktu terhentinya kontrak akibat keadaan kahar atau waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan pada pasal 39. Yang digolongkan Keadaan Kahar meliputi: a. d. bencana sosial.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 37. bencana non alam.45 Pelaksanaan Pekerjaan pertimbangan yang layak dan wajar untuk hal-hal sebagai berikut: a. Kontrak ini akan dihentikan sementara hingga Keadaan Kahar berakhir dengan ketentuan. pekerjaan tambah. d.4 36. gangguan industri lainnya sebagaimana dinyatakan melalui keputusan bersama Menteri Keuangan dan menteri teknis terkait. PPK dapat menugaskan Pokja ULP/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak untuk meneliti kelayakan usulan perpanjangan waktu pelaksanaan. Persetujuan perpanjangan waktu pelaksanaan dituangkan dalam adendum kontrak.5 Keadaan Kahar 37. b. perubahan disain. Keadaan Kahar suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak dan tidak dapat diperkirakan sebelumnya. PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan atas kontrak setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia. c. sehingga kewajiban yang ditentukan dalam Kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi. masalah yang timbul di luar kendali penyedia. dan/atau f. 36.5 B. e. c. dan/atau e. 36. b. pemogokan.6 .

Penggantian biaya ini harus diatur dalam suatu adendum Kontrak.2 Penghentian kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar. d. dan perintah tersebut tidak ditarik selama 28 (dua puluh delapan) hari. Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.1 38. b. pemutusan Kontrak melalui pemberitahuan tertulis dapat dilakukan apabila: a. penyedia selama Masa Kontrak gagal memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh PPK. Pengawas Pekerjaan memerintahkan penyedia untuk menunda pelaksanaan atau kelanjutan pekerjaan. biaya langsung pembongkaran dan demobilisasi Hasil Pekerjaan Sementara dan Peralatan.46 tertulis kepada Penyedia untuk meneruskan pekerjaan sedapat mungkin maka Penyedia berhak untuk menerima pembayaran sebagaimana ditentukan dalam Kontrak dan mendapat penggantian biaya yang wajar sesuai dengan yang telah dikeluarkan untuk bekerja dalam situasi demikian. i. e. Pemutusan kontrak dapat dilakukan oleh pihak penyedia atau pihak PPK. Bahan dan Perlengkapan ini harus diserahkan oleh Penyedia kepada PPK. dan selanjutnya menjadi hak milik PPK. denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari nilai Kontrak dan PPK menilai bahwa Penyedia tidak akan sanggup menyelesaikan sisa pekerjaan. h. c. pengaduan tentang penyimpangan prosedur. Pokja Konstruksi ULP Kab. B.4 . biaya langsung demobilisasi Personil. penyedia berada dalam keadaan pailit. penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya dan tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu yang telah ditetapkan.6 Penghentian dan Pemutusan Kontrak 38. termasuk: a. Penghentian dan Pemutusan Kontrak 38. penyedia menghentikan pekerjaan selama 28 (dua puluh delapan) hari dan penghentian ini tidak tercantum dalam program mutu serta tanpa persetujuan Pengawas Pekerjaan. c. f. Dalam hal kontrak dihentikan. biaya langsung pengadaan Bahan dan Perlengkapan untuk pekerjaan ini. dan/atau k. penyedia terbukti melakukan KKN. maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. j. kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 38. penyedia tidak mempertahankan keberlakuan Jaminan Pelaksanaan. g. b. penyedia tanpa persetujuan Pengawas Pekerjaan. PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SSKK.3 38. tidak memulai pelaksanaan pekerjaan.

Pokja Konstruksi ULP Kab. membayar pekerjaan sesuai dengan harga yang tercantum dalam kontrak yang telah ditetapkan kepada penyedia.47 38.1 Hak dan kewajiban PPK: a. Pengambilan kembali semua peninggalan tersebut oleh penyedia hanya dapat dilakukan setelah mempertimbangkan kepentingan PPK. mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. Hak dan Kewajiban Para Pihak 40. c. penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. peralatan. maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundang-undangan. b. Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan prosedur. Peninggalan Semua Bahan. d. Hasil Pekerjaan Sementara yang masih berada di lokasi kerja setelah pemutusan Kontrak akibat kelalaian atau kesalahan penyedia.2 . penyedia membayar denda. memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh penyedia untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. melakukan KKN dan/atau pelanggararan persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan. Hak dan Kewajiban Para Pihak Hak-hak yang dimiliki serta kewajiban-kewajiban yang harus dilaksanakan oleh PPK dan penyedia dalam melaksanakan kontrak. dan/atau d. memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan PPK. menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang telah ditentukan dalam kontrak. melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan secara cermat. f.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 40. dan segala pekerjaan permanen maupun sementara yang diperlukan untuk pelaksanaan. Peralatan.6 39. penyelesaian dan perbaikan pekerjaan yang dirinci dalam kontrak. melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada PPK. Perlengkapan. angkutan ke atau dari lapangan. c. sisa Uang Muka harus dilunasi oleh penyedia atau Jaminan Uang Muka dicairkan. bahan-bahan. dan d. melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. e. 38. meliputi: 40. Hak dan kewajiban penyedia: a. berhak meminta fasilitas-fasilitas dalam bentuk sarana dan prasarana dari PPK untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh PPK tanpa kewajiban perawatan. c. b. b.5 Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena kesalahan penyedia: a. akurat dan penuh tanggung jawab dengan menyediakan tenaga kerja. meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh penyedia. C. Jaminan Pelaksanaan dicairkan.

sakit atau kematian Personil. denda. Pada Pokja Konstruksi ULP Kab. Penggunaan DokumenDokumen Kontrak dan Informasi 42. Terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan awal. cidera tubuh. sakit atau kematian pihak ketiga. c. Subpenyedia (jika ada). kerugian. Perlindungan Tenaga Kerja 44. kewajiban.2 43. kehilangan. misalnya spesifikasi teknis dan/atau gambargambar.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 43. kehilangan atau kerusakan harta benda. kecuali dengan ijin tertulis dari PPK. menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. gugatan atau tuntutan hukum. Bahan dan Perlengkapan merupakan risiko penyedia. Penyedia wajib melindungi PPK dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga yang disebabkan penggunaan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) oleh penyedia. Penyedia dan Subpenyedia berkewajiban atas biaya sendiri untuk mengikutsertakan Personilnya pada program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Kehilangan atau kerusakan terhadap Hasil Pekerjaan atau Bahan yang menyatu dengan Hasil Pekerjaan selama Tanggal Mulai Kerja dan batas akhir Masa Pemeliharaan harus diganti atau diperbaiki oleh penyedia atas tanggungannya sendiri jika kehilangan atau kerusakan tersebut terjadi akibat tindakan atau kelalaian penyedia. proses pemeriksaan hukum. 41. dan Personil. Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan dalam Pasal ini.1 Penyedia berkewajiban untuk melindungi. Hak Kekayaan Intelektual Penyedia tidak diperkenankan menggunakan dan menginformasikan dokumen kontrak atau dokumen lainnya yang berhubungan dengan kontrak untuk kepentingan pihak lain.1 44. tanggung jawab. Penanggungan dan Risiko 43. kecuali kerugian atau kerusakan tersebut diakibatkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK. membebaskan. semua risiko kehilangan atau kerusakan Hasil Pekerjaan ini. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian berat PPK) sehubungan dengan klaim yang timbul dari hal-hal berikut terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir: a.3 43. 43.4 44. kehilangan atau kerusakan peralatan dan harta benda penyedia. dan cidera tubuh. Penyedia berkewajiban untuk mematuhi dan memerintahkan Personilnya untuk mematuhi peraturan keselamatan kerja. mengambil langkah-langkah yang cukup memadai untuk melindungi lingkungan tempat kerja dan membatasi perusakan dan gangguan kepada masyarakat maupun miliknya akibat kegiatan penyedia.2 . dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan. dan h. b.48 g.

mengubah Personil Inti dan/atau Peralatan. c.4 45. serta pekerja untuk pelaksanaan pekerjaan. Tindakan Penyedia yang Mensyaratkan Persetujuan PPK atau Pengawas Pekerjaan 47. jika ada) perlengkapan keselamatan kerja yang sesuai dan memadai. dan c.3 Penyedia berkewajiban atas biaya sendiri untuk menyediakan kepada setiap Personilnya (termasuk Personil Subpenyedia.2 48. penyedia beserta Personilnya dianggap telah membaca dan memahami peraturan keselamatan kerja tersebut. kehilangan. Pemeriksaan pekerjaan dilakukan selama pelaksanaan kontrak untuk menetapkan volume pekerjaan atau kegiatan yang telah dilaksanakan guna pembayaran hasil pekerjaan. d. Laporan Hasil Pekerjaan 48. d. Tanpa mengurangi kewajiban penyedia untuk melaporkan kecelakaan berdasarkan hukum yang berlaku.2 47. b. 44. mensubkontrakkan sebagian pekerjaan. 46. penyedia akan melaporkan kepada PPK mengenai setiap kecelakaan yang timbul sehubungan dengan pelaksanaan Kontrak ini dalam waktu 24 (dua puluh empat) jam setelah kejadian. kerusakan. mengubah syarat dan ketentuan polis asuransi. semua barang dan peralatan yang mempunyai risiko tinggi terjadinya kecelakaan. mengubah atau memutakhirkan program mutu. Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam nilai kontrak. Pemeliharaan Lingkungan Penyedia berkewajiban untuk mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan baik di dalam maupun di luar tempat kerja dan membatasi gangguan lingkungan terhadap pihak ketiga dan harta bendanya sehubungan dengan pelaksanaan Kontrak ini. menggunakan spesifikasi dan gambar dalam Pasal 15 SSUK.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 46. Penyedia berkewajiban untuk mendapatkan lebih dahulu persetujuan tertulis Pengawas Pekerjaan sebelum melakukan tindakan-tindakan berikut: a. serta risiko lain yang tidak dapat diduga. atas segala risiko terhadap kecelakaan. tindakan lain yang diatur dalam SSKK. pelaksanaan pekerjaan.1 Penyedia wajib menyediakan asuransi sejak SPMK sampai dengan tanggal selesainya pemeliharaan untuk: a.1 . c. Penyedia berkewajiban untuk mendapatkan lebih dahulu persetujuan tertulis PPK sebelum melakukan tindakan-tindakan berikut: a. b. menunjuk Personil yang namanya tidak tercantum dalam Lampiran A SSKK. Asuransi 46. perlindungan terhadap kegagalan bangunan. pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. tindakan lain yang diatur dalam SSKK.49 waktu pelaksanaan pekerjaan. b. Hasil pemeriksaan pekerjaan dituangkan dalam laporan kemajuan hasil pekerjaan. 44.1 47. Pokja Konstruksi ULP Kab.

jenis dan kuantitas bahan yang berada di lokasi pekerjaan. Penyedia tetap bertanggung jawab atas bagian pekerjaan yang disubkontrakkan tersebut. jenis. Usaha Kecil dan koperasi kecil.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 50. Untuk merekam kegiatan pelaksanaan proyek. gambar. c. Laporan bulanan terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu bulan. jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. seluruh aktivitas kegiatan pekerjaan di lokasi pekerjaan dicatat dalam buku harian sebagai bahan laporan harian pekerjaan yang berisi rencana dan realisasi pekerjaan harian.4 48.3 48.1 Penyedia yang mempunyai harga Kontrak di atas Rp25. dan dokumendokumen lain serta piranti lunak yang dipersiapkan oleh penyedia berdasarkan Kontrak ini sepenuhnya merupakan hak milik PPK.000. keadaan cuaca termasuk hujan. serta halhal penting yang perlu ditonjolkan. catatan-catatan lain yang berkenaan dengan pelaksanaan. Laporan harian dibuat oleh penyedia. spesifikasi. banjir dan peristiwa alam lainnya yang berpengaruh terhadap kelancaran pekerjaan. b. Laporan harian berisi: a.5 48. Apabila penyedia yang ditunjuk adalah penyedia Usaha Mikro.000.4 51. yaitu dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama. e. Ketentuan-ketentuan dalam subkontrak harus mengacu kepada Kontrak serta menganut prinsip kesetaraan.3 50. Usaha Kecil dan 51.000.1 . 50.6 48.7 49.2 Untuk kepentingan pengendalian dan pengawasan pelaksanaan pekerjaan. Usaha Mikro.00 (dua puluh lima miliar rupiah) wajib bekerja sama dengan penyedia Usaha Mikro dan Usaha Kecil serta koperasi kecil. maka dalam kontrak dimuat Pokja Konstruksi ULP Kab. Bagian pekerjaan yang disubkontrakkan tersebut harus diatur dalam Kontrak dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK. Pembatasan (jika ada) mengenai penggunaan dokumen dan piranti lunak tersebut di atas di kemudian hari diatur dalam SSKK. jumlah dan kondisi peralatan. Kerjasama Antara Penyedia dan Sub Penyedia 50.2 50. serta halhal penting yang perlu ditonjolkan. Penyedia dapat menyimpan 1 (satu) buah salinan tiap dokumen dan piranti lunak tersebut. apabila diperlukan diperiksa oleh konsultan dan disetujui oleh wakil PPK. laporan. desain.50 48. Penyedia paling lambat pada waktu pemutusan atau akhir Masa Kontrak berkewajiban untuk menyerahkan semua dokumen dan piranti lunak tersebut beserta daftar rinciannya kepada PPK. penempatan tenaga kerja untuk tiap macam tugasnya. Kepemilikan Dokumen Semua rancangan. dan f. PPK membuat fotofoto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan di lokasi pekerjaan. Laporan mingguan terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu minggu. 48. d.

51 Koperasi Kecil ketentuan bahwa pekerjaan tersebut harus dilaksanakan sendiri oleh penyedia yang ditunjuk dan dilarang diserahkan atau disubkontrakkan kepada pihak lain. Jaminan Pelaksanaan dikembalikan setelah pekerjaan dinyatakan selesai 100% (seratus perseratus) dan diganti dengan Jaminan Pemeliharaan atau menahan uang retensi sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak. Jika dipandang perlu. maka dalam kontrak dimuat: a.4 . PPK mengenakan Denda dengan memotong angsuran pembayaran prestasi pekerjaan penyedia. 51. Apabila ketentuan tersebut di atas dilanggar.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 53. maka penyedia dikenakan sanksi yang diatur dalam SSKK. 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak. c. atau b. Jaminan 55. dan d.3 52. Pembayaran Denda tidak mengurangi tanggung jawab kontraktual penyedia.1 Jaminan Pelaksanaan diberikan kepada PPK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) sebelum dilakukan penandatanganan kontrak dengan besar: a. Usaha Kecil dan koperasi kecil.2 Apabila penyedia yang terpilih adalah penyedia bukan Usaha Mikro. 5% (lima perseratus) dari nilai total Harga Perkiraan Sendiri (HPS) bagi penawaran yang lebih kecil dari 80% (delapan puluh perseratus) HPS. Keselamatan 54. Pokja Konstruksi ULP Kab. Pembayaran Denda 55. penyedia wajib bekerja sama dengan penyedia Usaha Mikro. membuat laporan periodik mengenai pelaksanaan ketetapan di atas. Penyedia Lain Penyedia berkewajiban untuk bekerjasama dan menggunakan lokasi kerja bersama-sama dengan penyedia yang lain (jika ada) dan pihak-pihak lainnya yang berkepentingan atas lokasi kerja. Penyedia berkewajiban untuk membayar sanksi finansial berupa Denda sebagai akibat wanprestasi atau cidera janji terhadap kewajiban-kewajiban penyedia dalam Kontrak ini.2 55. antara lain dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaannya.3 55. 51. 55. Penyedia bertanggung jawab atas keselamatan semua pihak di lokasi kerja. b. dalam melaksanakan kewajiban di atas penyedia terpilih tetap bertanggungjawab penuh atas keseluruhan pekerjaan tersebut. Usaha Kecil dan koperasi kecil. Masa berlakunya Jaminan Pelaksanaan sekurang-kurangnya sejak tanggal penanda-tanganan kontrak sampai dengan serah terima pertama pekerjaan (Provisional Hand Over/PHO). PPK dapat memberikan jadwal kerja penyedia yang lain di lokasi kerja. bentuk kerjasama tersebut hanya untuk sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama. Jaminan Uang Muka diberikan kepada PPK dalam rangka pengambilan uang muka dengan nilai 100% (seratus perseratus) dari besarnya uang muka.

Pokja Konstruksi ULP Kab. Jika PPK menilai bahwa personil inti: a. Personil Inti dan/atau Peralatan 56. Pengembalian Jaminan Pemeliharan dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah masa pemeliharaan selesai dan pekerjaan diterima dengan baik sesuai dengan ketentuan kontrak. Penggantian personil inti dilakukan oleh penyedia dengan mengajukan permohonan terlebih dahulu kepada PPK dengan melampirkan riwayat hidup/pengalaman kerja personil inti yang diusulkan beserta alasan penggantian. Masa berlakunya Jaminan Pemeliharaan sekurang-kurangnya sejak tanggal serah terima pertama pekerjaan (PHO) sampai dengan tanggal penyerahan akhir pekerjaan (Final Hand Over/FHO). 56. Kewajiban PPK 57.1 56.7 E. Jika penggantian personil inti dan/atau peralatan perlu dilakukan. Personil dan/atau Peralatan Penyedia 56. Personil inti dapat sewaktu-waktu disyaratkan untuk menjaga kerahasiaan pekerjaan di bawah sumpah. berkelakuan tidak baik. Personil inti berkewajiban untuk menjaga kerahasiaan pekerjaannya.3 Personil inti dan/atau peralatan yang ditempatkan harus sesuai dengan yang tercantum dalam Dokumen Penawaran.2 56. tidak mampu atau tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik. 55. maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dengan kualifikasi yang setara atau lebih baik dari personil inti dan/atau peralatan yang digantikan tanpa biaya tambahan apapun. b. Jaminan Pemeliharaan diberikan kepada PPK setelah pekerjaan dinyatakan selesai 100% (seratus perseratus). Masa berlakunya Jaminan Uang Muka sekurang-kurangnya sejak tanggal persetujuan pemberian uang muka sampai dengan tanggal penyerahan pertama pekerjaan (PHO).8 55. maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dan menjamin personil inti tersebut meninggalkan lokasi kerja dalam waktu 7 (tujuh) hari sejak diminta oleh PPK. Fasilitas PPK dapat memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana atau kemudahan lainnya (jika ada) yang tercantum dalam SSKK untuk kelancaran pelaksanan pekerjaan ini.5 55.4 56.6 Nilai Jaminan Uang Muka dapat dikurangi secara proporsional sesuai dengan pencapaian prestasi pekerjaan. mengabaikan pekerjaan yang menjadi tugasnya. PPK dapat menilai dan menyetujui penempatan/penggantian personil inti dan/atau peralatan menurut kualifikasi yang dibutuhkan.5 56.9 D.7 55. atau c. Penggantian personil inti dan/atau peralatan tidak boleh dilakukan kecuali atas persetujuan tertulis PPK.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .52 55. Jika diperlukan oleh PPK.6 56.

besaran uang muka ditentukan dalam SSKK dan dibayar setelah penyedia menyerahkan Jaminan Uang Muka senilai uang muka yang diterima. PPK memerintahkan untuk mengatasi kondisi tertentu yang tidak dapat diduga sebelumnya dan disebabkan oleh PPK. Uang muka a. personil. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. Jika Peristiwa Kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan dan/atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. Pokja Konstruksi ULP Kab. b.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 59.3 60. keterlambatan pembayaran kepada penyedia.1 .3 58. f. PPK mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. Perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK.2 58. beban pajak dan biaya overhead serta biaya asuransi yang meliputi juga biaya keselamatan dan kesehatan kerja. Pembayaran kepada Penyedia 59. 58. Ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK.1 59.5 F. e.1 Peristiwa Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut: a. c. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat Peristiwa Kompensasi. ketentuan lain dalam SSKK. Harga Kontrak 59. Peristiwa Kompensasi 58. pembayaran uang tanda jadi kepada pemasok bahan/material dan persiapan teknis lain. Jenis kontrak harga satuan . b. PPK memerintahkan penundaan pelaksanaan pekerjaan. Penyedia tidak berhak atas ganti rugi dan/atau perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan jika penyedia gagal atau lalai untuk memberikan peringatan dini dalam mengantisipasi atau mengatasi dampak Peristiwa Kompensasi. PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak ditemukan kerusakan/kegagalan/penyimpangan. Harga kontrak telah memperhitungkan keuntungan. d. Pembayaran 60. dapat dibuktikan perlunya tambahan waktu akibat Peristiwa Kompensasi. h. g. PPK tidak memberikan gambar-gambar. penyedia belum bisa masuk ke lokasi sesuai jadwal dalam kontrak.2 PPK membayar kepada penyedia atas pelaksanaan pekerjaan dalam kontrak sebesar harga kontrak. uang muka dibayar untuk membiayai mobilisasi peralatan.53 58.4 58.

Denda dan ganti rugi a. perusahaan penjaminan. denda (apabila ada). c. PPK dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah pengajuan permintaan pembayaran dari penyedia harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran kepada Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM). b. Pokja Konstruksi ULP Kab. penyedia harus mengajukan permohonan pengambilan uang muka secara tertulis kepada PPK disertai dengan rencana penggunaan uang muka untuk melaksanakan pekerjaan sesuai Kontrak. 4) pembayaran harus dipotong angsuran uang muka. f. dengan ketentuan: 1) penyedia telah mengajukan tagihan disertai laporan kemajuan hasil pekerjaan. 60. paling lambat 7 (tujuh) hari kerja setelah Jaminan Uang Muka diterima. permintaan pembayaran harus dilengkapi bukti pembayaran kepada seluruh sub penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 60. denda merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada penyedia. PPK harus mengajukan surat permintaan pembayaran untuk permohonan tersebut pada huruf c. atau Perusahaan Asuransi Umum yang memiliki izin untuk menjual produk jaminan (suretyship) yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan. bila terdapat ketidaksesuaian dalam perhitungan angsuran.2 Prestasi pekerjaan a. apabila bagian pekerjaan yang sudah dilaksanakan dapat berfungsi. tidak akan menjadi alasan untuk menunda pembayaran. Jaminan Uang Muka diterbitkan oleh bank umum. pembayaran prestasi hasil pekerjaan yang disepakati dilakukan oleh PPK. ganti rugi merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada PPK karena terjadinya cidera janji/wanprestasi. atau 2) 1/1000 (satu perseribu) dari harga kontrak. sistem termin atau pembayaran secara sekaligus. pajak dan uang retensi.3 . c. 3) pembayaran dilakukan senilai pekerjaan yang telah terpasang. 2) pembayaran dilakukan dengan sistem bulanan. sesuai ketentuan dalam SSKK. pembayaran terakhir hanya dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus) dan Berita Acara penyerahan pertama pekerjaan diterbitkan. e. apabila bagian pekerjaan yang sudah dilaksanakan belum berfungsi.54 c. pengembalian uang muka harus diperhitungkan berangsurangsur secara proporsional pada setiap pembayaran prestasi pekerjaan dan paling lambat harus lunas pada saat pekerjaan mencapai prestasi 100% (seratus perseratus). b. d. dan 5) untuk kontrak yang mempunyai sub kontrak. besarnya denda yang dikenakan kepada penyedia atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan untuk setiap hari keterlambatan adalah: 1) 1/1000 (satu perseribu) dari sisa harga bagian kontrak yang belum dikerjakan. PPK dapat meminta penyedia untuk menyampaikan perhitungan prestasi sementara dengan mengesampingkan hal-hal yang sedang menjadi perselisihan. d. tidak termasuk bahan/material dan peralatan yang ada di lokasi pekerjaan.

Penyedia harus membayar upah hari kerja kepada tenaga kerjanya setelah formulir upah ditandatangani. penyedia berkewajiban untuk menyerahkan kepada Pengawas Pekerjaan rincian perhitungan nilai tagihan terakhir yang jatuh tempo. Daftar pembayaran ditandatangani oleh masing-masing pekerja dan dapat diperiksa oleh PPK.2 61.1 63. 61.55 d. PPK dapat menangguhkan pembayaran setiap angsuran prestasi pekerjaan penyedia jika penyedia gagal atau lalai memenuhi kewajiban kontraktualnya. Penyedia diberi kesempatan untuk memperbaiki dalam jangka waktu tertentu.1 Semua pekerja dibayar selama hari kerja dan datanya disimpan oleh penyedia. pembayaran denda dan/atau ganti rugi diperhitungkan dalam pembayaran prestasi pekerjaan.3 62. Sebelum pembayaran terakhir dilakukan. ganti rugi dan kompensasi kepada peserta dituangkan dalam adendum kontrak.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Pembayaran yang ditangguhkan harus disesuaikan dengan proporsi kegagalan atau kelalaian penyedia.2 63. pembayaran ganti rugi dan kompensasi dilakukan oleh PPK. PPK berdasarkan hasil penelitian tagihan oleh Pengawas Pekerjaan berkewajiban untuk menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran terakhir selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang diterima oleh Pengawas Pekerjaan.1 62. Jika dipandang perlu oleh PPK. Penangguhan 63.4 Pokja Konstruksi ULP Kab. g. Jam kerja dan waktu cuti untuk pekerja harus dilampirkan. besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar.3 63.2 63. disertai alasan-alasan yang jelas mengenai penangguhan tersebut. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. 61. Hari Kerja 61. e. sesuai yang ditetapkan dalam SSKK. termasuk penyerahan setiap Hasil Pekerjaan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. PPK secara tertulis memberitahukan kepada penyedia tentang penangguhan hak pembayaran. Pembayaran angsuran prestasi pekerjaan terakhir dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus persen) dan berita acara penyerahan awal berdasarkan telah ditandatangani oleh kedua belah Pihak. Perhitungan Akhir 62. f. atau dapat diberikan kompensasi. apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data. penangguhan pembayaran akibat keterlambatan penyerahan pekerjaan dapat dilakukan bersamaan dengan pengenaan denda kepada penyedia.

56 64. Penyesuaian harga diberlakukan pada Kontrak Tahun Jamak yang masa pelaksanaannya lebih dari 12 (dua belas) bulan dan diberlakukan mulai bulan ke-13 (tiga belas) sejak pelaksanaan pekerjaan. Bo.1 64. Penyesuaian Harga Satuan diberlakukan sesuai dengan jadwal pelaksanaan yang tercantum dalam kontrak awal/adendum kontrak. kecuali komponen keuntungan dan biaya operasional sebagaimana tercantum dalam penawaran. Jenis pekerjaan baru dengan Harga Satuan baru sebagai akibat adanya adendum kontrak dapat diberikan penyesuaian harga mulai bulan ke-13 (tiga belas) sejak adendum kontrak tersebut ditandatangani. Penyesuaian Harga Satuan bagi komponen pekerjaan yang berasal dari luar negeri. bahan. b. alat kerja.6 64..15. 64.11 Dalam hal indeks harga tidak dimuat dalam penerbitan BPS...00. Bn.Cn/Co+d..12 Rumusan penyesuaian nilai kontrak ditetapkan sebagai berikut: Pn = (Hn1xV1)+(Hn2xV2)+(Hn3xV3)+. Ho = Harga Satuan pada saat harga penawaran. Do = Indeks harga komponen pada bulan ke-12 setelah penanda-tanganan kontrak.7 64. Pokja Konstruksi ULP Kab..dst adalah 1. digunakan indeks harga yang dikeluarkan oleh instansi teknis.) Hn = Harga Satuan pada saat pekerjaan dilaksanakan.. c. tenaga kerja dan alat kerja ditetapkan dalam rapat persiapan pelaksanaan kontrak. Dn = Indeks harga komponen pada saat pekerjaan dilaksanakan (mulai bulan ke-13 setelah penandatanganan kontrak). 64. a = Koefisien tetap yang terdiri atas keuntungan dan overhead. d = Koefisien komponen kontrak seperti tenaga kerja..2 [Harga yang tercantum dalam kontrak dapat berubah akibat adanya penyesuaian harga sesuai dengan peraturan yang berlaku.Bn/Bo+c. Penyesuaian Harga Satuan. [Penyesuaian Harga (Untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak Gabungan Harga Satuan dan Lump Sum)] 64. Co..10 Indeks harga yang digunakan bersumber dari penerbitan BPS.3 64. dsb. Kontrak yang terlambat pelaksanaannya disebabkan oleh kesalahan Penyedia diberlakukan penyesuaian harga berdasarkan indeks harga terendah antara jadwal awal dengan jadwal realisasi pekerjaan. menggunakan indeks penyesuaian harga dari negara asal barang tersebut.5 64..Dn/Do+. Penjumlahan a+b+c+d+. 64. ditetapkan dengan rumus sebagai berikut: Hn = Ho (a+b. dst Pn = Nilai Kontrak setelah dilakukan penyesuaian Harga Satuan. Penyesuaian Harga Satuan berlaku bagi seluruh kegiatan/mata pembayaran. Penetapan koefisien bahan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .8 64.4 64. Cn. Dalam hal penawaran tidak mencantumkan besaran komponen keuntungan dan overhead maka a = 0.9 64..

69. PPK atau Pengawas Pekerjaan dapat memerintahkan penyedia untuk menemukan dan mengungkapkan Cacat Mutu. berdasarkan pertimbangan Pengawas Pokja Konstruksi ULP Kab. 64.] G. Pengujian 69.13 Pembayaran penyesuaian harga dilakukan oleh PPK. Penyedia bertanggung jawab atas cacat mutu selama Masa Kontrak dan Masa Pemeliharaan. Perbaikan Cacat Mutu 69.2 69.57 Hn = V = Harga Satuan baru setiap jenis komponen pekerjaan setelah dilakukan penyesuaian harga menggunakan rumusan penyesuaian Harga Satuan. serta menguji Hasil Pekerjaan yang dianggap oleh PPK atau Pengawas Pekerjaan mengandung Cacat Mutu. Cacat Mutu PPK atau Pengawas Pekerjaan akan memeriksa setiap Hasil Pekerjaan dan memberitahukan penyedia secara tertulis atas setiap Cacat Mutu yang ditemukan. penyedia berkewajiban untuk memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditetapkan dalam pemberitahuan. dan hasil uji coba menunjukkan adanya Cacat Mutu maka penyedia berkewajiban untuk menanggung biaya pengujian tersebut. Penilaian Pekerjaan Sementara oleh PPK 67. 66. Jika tidak ditemukan adanya Cacat Mutu maka uji coba tersebut dianggap sebagai Peristiwa Kompensasi. Penyedia bertanggung jawab atas perbaikan Cacat Mutu selama Masa Kontrak dan Masa Pemeliharaan.1 66.14 Penyedia dapat mengajukan secara berkala selambat-lambatnya setiap 6 (enam) bulan. Apabila diperlukan.1 PPK atau Pengawas Pekerjaan akan menyampaikan pemberitahuan Cacat Mutu kepada penyedia segera setelah ditemukan Cacat Mutu tersebut.3 . Pengawasan Mutu 65. PPK dapat memerintahkan kepada pihak ketiga untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. 64. Jika penyedia tidak memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditentukan maka PPK. Terhadap pemberitahuan Cacat Mutu tersebut. Jika PPK atau Pengawas Pekerjaan memerintahkan penyedia untuk melakukan pengujian Cacat Mutu yang tidak tercantum dalam Spesifikasi Teknis dan Gambar. apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan datadata.2 PPK dalam masa pelaksanaan pekerjaan dapat melakukan penilaian atas hasil pekerjaan yang dilakukan oleh penyedia. 66. Volume setiap jenis komponen pekerjaan yang dilaksanakan. Pengawasan dan Pemeriksaan PPK berwenang melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. Penilaian atas hasil pekerjaan dilakukan terhadap mutu dan kemajuan fisik pekerjaan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 68.

dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan. 69.1 76. Penyedia berkewajiban untuk melindungi. dan mendaftarhitamkan penyedia. arbitrase. 70. berhak untuk secara langsung atau melalui pihak ketiga yang ditunjuk oleh PPK melakukan perbaikan tersebut. Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa Pokja Konstruksi ULP Kab. Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan penyedia dalam Pasal ini. konsiliasi atau pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.2 . mediasi. denda. Itikad Baik 76. tanggung jawab. kerugian. sakit atau kematian pihak ketiga yang timbul dari kegagalan bangunan.58 Pekerjaan. gugatan atau tuntutan hukum.1 Para Pihak berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan Kontrak ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan ini. Penyelesaian Perselisihan 71. PPK dapat memperoleh penggantian biaya dengan memotong pembayaran atas tagihan penyedia yang jatuh tempo (jika ada) atau uang retensi atau pencairan Surat Jaminan Pemeliharaan atau jika tidak ada maka biaya penggantian akan diperhitungkan sebagai utang penyedia kepada PPK yang telah jatuh tempo. Jika Hasil Pekerjaan sebagaimana ditetapkan dalam SSKK berupa bangunan maka PPK dan/atau penyedia terhitung sejak tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir bertanggung jawab atas kegagalan bangunan sesuai dengan kesalahan masing-masing selama umur konstruksi yang tercantum dalam SSKK tetapi tidak lebih dari 10 (sepuluh) tahun.2 70.4 H. Penyelesaian Perselisihan 71. Penyedia berkewajiban untuk menyimpan dan memelihara semua dokumen yang digunakan dan terkait dengan pelaksanaan ini selama umur konstruksi yang tercantum dalam SSKK tetapi tidak lebih dari 10 (sepuluh) tahun. Kegagalan Bangunan 70. kehilangan. Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak-hak yang terdapat dalam kontrak. Penyedia segera setelah menerima klaim PPK secara tertulis berkewajiban untuk mengganti biaya perbaikan tersebut. Penyelesaian perselisihan atau sengketa antara para pihak dalam Kontrak dapat dilakukan melalui musyawarah. proses pemeriksaan hukum.4 PPK dapat mengenakan Denda Keterlambatan untuk setiap keterlambatan perbaikan Cacat Mutu.3 70.1 70.2 72. dan cidera tubuh. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian PPK) sehubungan dengan klaim kehilangan atau kerusakan harta benda. membebaskan. kewajiban.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 71.

maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut. Pokja Konstruksi ULP Kab. salah satu pihak merasa dirugikan. Apabila selama kontrak.59 menonjolkan kepentingan masing-masing pihak.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .

Batas akhir waktu yang disepakati untuk penerbitan SPP oleh PPK untuk pembayaran tagihan angsuran adalah 7 (tujuh) hari kalender terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang yang tidak diperselisihkan diterima oleh PPK.Tulungagung : : : : : : : : Wakil Sah Para Pihak sebagai berikut: Untuk PPK Untuk Penyedia : : C. Umur Konstruksi Pedoman Pengoperasian dan Perawatan Kontrak berlaku 90 (sembilan puluh) hari kalender Masa Pemeliharaan berlaku selama 6 (enam) bulan. Tindakan Penyedia yang Mensyaratkan Persetujuan PPK atau Pengawas Pekerjaan J. Fasilitas L.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 K. Pembayaran Tagihan H. Pencairan Jaminan I. Lokasi pendirian direksi kit Kontrak Pengadaan Pekerjaan Konstruksi ini dibiayai dari APBD Kabupaten Pokja Konstruksi ULP Kab. SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK (SSKK) A. Sumber . Jaminan dicairkan dan disetorkan pada Kas Daerah Tindakan lain oleh Penyedia yang memerlukan persetujuan Pengawas Pekerjaan adalah: 1. Shop drawing 2. Bangunan Hasil Pekerjaan memiliki umur konstruksi: 50 (lima puluh) tahun sejak tanggal penanda-tanganan Berita Acara penyerahan akhir. Korespondensi Alamat Para Pihak sebagai berikut: Satuan Kerja PPK Nama Alamat Website Email Faksimili Penyedia: Nama Alamat Email Faksimili B. Wakil Sah Para Pihak : Dinas Pertanian Kab.60 BAB IX. Masa Pemeliharaan E. Tanggal Berlaku Kontrak D. F. Gambar ”As built” dan/atau pedoman pengoperasian dan perawatan harus diserahkan selambat-lambatnya: 14 (empat belas) hari kalender/bulan/tahun setelah tanggal penandatanganan Berita Acara penyerahan awal. Pekerjaan tambah kurang G. Kepemilikan Dokumen Penyedia diperbolehkan menggunakan salinan dokumen dan piranti lunak yang dihasilkan dari Pekerjaan Konstruksi ini dengan pembatasan sebagai berikut: __________ PPK dapat memberikan fasilitas berupa : 1.

M. Penyesuaian Harga P. Penyelesaian Perselisihan Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Laporan prestasi pekerjaan.61 Pembiayaan Tulungagung Tahun Anggaran 2013. termin kedua prestasi pekerjaan mencapai 100 %. 2. Untuk pekerjaan ini besar denda keterlambatan untuk setiap hari keterlambatan adalah 1/1000 (satu perseribu) dari [harga kontrak/harga bagian kontrak yang belum dikerjakan] Jika perselisihan Para Pihak mengenai pelaksanaan Kontrak tidak dapat diselesaikan secara damai maka Para Pihak menetapkan lembaga penyelesaian perselisihan tersebut di bawah sebagai Pemutus Sengketa: Pengadilan Negeri Tulungagung O. Pembayaran Prestasi Pekerjaan Pembayaran prestasi pekerjaan dilakukan dengan cara termin atau angsuran yaitu termin pertama prestasi pekerjaan mencapai 50%. Pembayaran Uang Pekerjaan Konstruksi ini diberikan uang muka sebesar 30% (Tiga puluh Muka persen) dari Nilai Kontrak N. Dokumen penunjang yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran prestasi pekerjaan: 1. Pembayaran berdasarkan cara tersebut di atas dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut: Prestasi pekerjaan yang dihasilkan pada pencapaian tersebut diatas dikurangi pengembalian uang muka secara proporsional. Denda Q. Back Up data pekerjaan Tidak ada penyesuaian harga.

BAB XI. Pokja Konstruksi ULP Kab. SPESIFIKASI TEKNIS PEKERJAAN DAN GAMBAR Terlampir.62 BAB X.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . DAFTAR KUANTITAS DAN HARGA Terlampir.

Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. 4. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. Dikeluarkan di : _____________ Pada tanggal : _____________ [Bank] Pokja Konstruksi ULP Kab. 3. 6. BENTUK SURAT-SURAT JAMINAN Jaminan Sanggahan Banding dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN SANGGAHAN BANDING No. Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.d. dari tanggal _____________________ s. BENTUK DOKUMEN LAIN A.63 BAB XII. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________ [Pokja ULP] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp _____________________________________ (terbilang ________________________________________________________) sebagai Jaminan Sanggahan Banding dalam bentuk garansi bank. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. apabila: Nama : _____________________________ [peserta pelelangan] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata Sanggahan Banding yang diajukan tidak benar. ____________________ 2. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Sanggahan Banding tidak benar dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. 5. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________ . Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Sanggahan Banding tidak benar dari Penerima Jaminan dan pengenaan sanksi akibat Sanggahan Banding yang diajukan Yang Dijamin tidak benar.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .

6000. pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] ________________ [Nama dan Jabatan] Pokja Konstruksi ULP Kab.64 Materai Rp.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .00 Untuk keyakinan.

masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________ .00 ________________ [Nama dan Jabatan] Pokja Konstruksi ULP Kab. pemegang Garansi Bank disarankan untuk [Bank] mengkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] Materai Rp. 4. apabila: Nama : _____________________________ [nama penyedia] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Pemilihan yang diikuti oleh Yang Dijamin. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. 3. 6. Dikeluarkan di : _____________ Pada tanggal : _____________ Untuk keyakinan. 5. Pemutusan kontrak akibat kesalahan Yang Dijamin. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. dari tanggal _____________________ s. Yang dijamin tidak menyelesaikan pekerjaan tersebut pada waktunya dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak. lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa: a. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________ [nama PPK] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp _____________________________________ (terbilang ________________________________________________________) sebagai Jaminan Pelaksanaan dalam bentuk garansi bank. ____________________ 2.d. b. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini.6000.65 Jaminan Pelaksanaan dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN PELAKSANAAN No.

Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .66 Pokja Konstruksi ULP Kab.

3. __________________ Pokja Konstruksi ULP Kab.00 _____________________ Untuk keyakinan. _______________ tanggal _____________________ Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ___________ sampai dengan tanggal __________ Jaminan ini berlaku apabila: a. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Pemenang Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No. 5. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. 2.67 Jaminan Pelaksanaan dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN PELAKSANAAN Nomor Jaminan: __________________ Nilai: ___________________ 1. _________________________ [alamat] sebagai Pemilik Pekerjaan. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________ (terbilang __________________________________) Maka kami. TERJAMIN tidak menyelesaikan pekerjaan tersebut pada waktunya dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak. b. _____________ [alamat] sebagai Penyedia. 4. Pemutusan kontrak akibat kesalahan TERJAMIN. bahwa kami: _____________________ [nama]. _____________ [alamat] sebagai Penjamin. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. selanjutnya disebut TERJAMIN. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji.6000. Dengan ini dinyatakan. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. 7. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _____________________ [nama PPK]. Dikeluarkan di _____________ pada tanggal _______________ TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke _____[Penerbit Jaminan] 6. dan _____________________ [nama penerbit jaminan].

Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .68 Pokja Konstruksi ULP Kab.

Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas atau sisa Uang Muka yang belum dikembalikan Yang Dijamin dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. 6. pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] ________________ [Nama dan Jabatan] Pokja Konstruksi ULP Kab. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. dari tanggal _____________________ s.69 Jaminan Uang Muka dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN UANG MUKA No. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________ . ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________ [nama PPK] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp _____________________________________ (terbilang ________________________________________________________) sebagai Jaminan Uang Muka dalam bentuk garansi bank. 4. Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tnggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini.d. lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa: Yang Dijamin tidak memenuhi kewajibannya melakukan pembayaran kembali Uang Muka yang sudah diterima Yang Dijamin kepada Penerima Jaminan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak. 3. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1.6000. ____________________ 2. apabila: Nama : _____________________________ [nama penyedia] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. 5.00 Untuk keyakinan. Dikeluarkan di : _____________ Pada tanggal : _____________ [Bank] Materai Rp.

Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. Nilai: ___________________ Dengan ini dinyatakan. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________ (terbilang __________________________________) Maka kami.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . 5. dan _____________________ [nama penerbit jaminan]. pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke _____[Penerbit Jaminan] 2. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _____________________ [nama PPK]. _________________________ [alamat] sebagai Pemilik Pekerjaan. _____________ [alamat] sebagai Penyedia. Dikeluarkan di _____________ pada tanggal _______________ TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp. selanjutnya disebut TERJAMIN. _____________ [alamat] sebagai Penjamin. __________________ Pokja Konstruksi ULP Kab. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Pemenang Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No. 4. 7.70 Jaminan Uang Muka dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN UANG MUKA Nomor Jaminan: __________________ 1.00 _____________________ Untuk keyakinan. 3. _______________ tanggal _____________________ Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ___________ sampai dengan tanggal __________ Jaminan ini berlaku apabila: TERJAMIN tidak memenuhi kewajibannya melakukan pembayaran kembali kepada PENERIMA JAMINAN senilai Uang Muka yang wajib dibayar menurut Dokumen Kontrak. bahwa kami: _____________________ [nama]. 6. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas atau sisa Uang Muka yang belum dikembalikan TERJAMIN dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji.6000.

____________________ 2. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. Dikeluarkan di Pada tanggal Materai Rp. lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa: Yang Dijamin tidak memenuhi kewajibannya melakukan pemeliharaan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak.6000. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. 6. 4. Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . 3. dari tanggal _____________________ s. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.d. apabila: Nama : _____________________________ [nama penyedia] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] : _____________ : _____________ [Bank] ________________ [Nama dan Jabatan] Pokja Konstruksi ULP Kab.71 Jaminan Pemeliharaan dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN PEMELIHARAAN No. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________ . namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. 5. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain.00 Untuk keyakinan. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________ [nama PPK] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp _____________________________________ (terbilang ________________________________________________________) sebagai Jaminan Pemeliharaan dalam bentuk garansi bank.

PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. 6. 7. _____________ [alamat] sebagai Penyedia. bahwa kami: _____________________ [nama]. _____________ [alamat] sebagai Penjamin. pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke _____[Penerbit Jaminan] Dikeluarkan di _____________ pada tanggal _______________ PENJAMIN Materai Rp. 5. _________________________ [alamat] sebagai Pemilik Pekerjaan. selanjutnya disebut TERJAMIN. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Pemenang Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No. 4. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _____________________ [nama PPK]. 3.72 Jaminan Pemeliharaan dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN PEMELIHARAAN Nomor Jaminan: __________________ 1. Nilai: ___________________ 2. dan _____________________ [nama penerbit jaminan].Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .00 TERJAMIN _____________________ __________________ Pokja Konstruksi ULP Kab.6000. Dengan ini dinyatakan. Untuk keyakinan. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. _______________ tanggal _____________________ Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ___________ sampai dengan tanggal __________ Jaminan ini berlaku apabila: TERJAMIN tidak memenuhi kewajibannya melakukan pemeliharaan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________ (terbilang __________________________________) Maka kami.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful