DOKUMEN PENGADAAN

untuk Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Paket Pekerjaan

Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh

DINAS PERTANIAN KABUPATEN TULUNGAGUNG

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

2

BAB I. UMUM
A. Dokumen Pengadaan ini disusun berdasarkan Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang terakhir diubah dengan Peraturan Presiden No. 70 Tahun 2012 beserta petunjuk teknisnya serta ketentuan teknis operasional pengadaan barang/jasa secara elektronik. Dalam dokumen ini dipergunakan pengertian, istilah dan singkatan sebagai berikut: Pekerjaan Konstruksi HPS HEA Kemitraan/ Kerja Sama Operasi (KSO) LDP LDK Pokja ULP PPK SPPBJ SPMK TKDN PHO FHO LPSE : seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan pelaksanaan konstruksi bangunan atau pembuatan wujud fisik lainnya; : Harga Perkiraan Sendiri; : Harga Evaluasi Akhir; : kerja sama usaha antar penyedia yang masing-masing pihak mempunyai hak, kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan perjanjian tertulis;

B.

: Lembar Data Pemilihan; : Lembar Data Kualifikasi; : Pokja Konstruksi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Tulungagung, yang berfungsi untuk melaksanakan Pengadaan Pekerjaan Konstruksi; : Pejabat Pembuat Komitmen adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa; : Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa; : Surat Perintah Mulai Kerja; : Tingkat Komponen Dalam Negeri. : Serah Terima Pertama Pekerjaan/Provisional Hand Over : Penyerahan Akhir Pekerjaan setelah Masa Pemeliharaan berakhir/Final Hand Over. : Layanan Pengadaan Secara Elektronik adalah unit kerja K/L/D/I yang dibentuk untuk menyelenggarakan sistem pelayanan Pengadaan Barang/Jasa secara elektronik.

Aplikasi SPSE : Aplikasi perangkat lunak Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) berbasis web yang terpasang di server LPSE yang dapat diakses melalui website LPSE. Form Isian : Tampilan/antarmuka pemakai berbentuk grafis berisi komponen isian yang dapat Elektronik diinput oleh pengguna aplikasi. Form Isian : Form isian elektronik pada aplikasi SPSE yang digunakan penyedia barang/jasa Elektronik untuk menginputkan dan mengirimkan data kualifikasi. Data Kualifikasi E-Lelang : Proses pelelangan umum/terbatas/pemilihan langsung dengan tahapan sesuai Perpres 54/2010 dan perubahannya serta petunjuk teknisnya yang disesuaikan dengan teknis operasional pengadaan secara elektronik sebagaimana diatur dalam Perka 18/2012. Semua istilah “pelelangan” pada dokumen ini merujuk pada pengertian “e-lelang”.

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

3

C. Pemilihan Langsung dengan pascakualifikasi ini dibiayai dari sumber pendanaan sebagaimana tercantum dalam LDP. D. Pemilihan Langsung ini terbuka dan dapat diikuti oleh semua peserta yang berbentuk badan usaha atau kemitraan/KSO serta perorangan. E. Pokja ULP mengumumkan pelaksanaan Pemilihan Langsung dengan pascakualifikasi melalui website Pemerintah Daerah, papan pengumuman resmi untuk masyarakat dan Portal Pengadaan Nasional melalui LPSE.

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

Paket Pekerjaan Nama paket pekerjaan : Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh Nilai total HPS : Rp. 5.id.go. Jadwal Pengadaan Lihat pada lpse. 2.id. Persyaratan Peserta Perusahaan yang mempunyai kualifikasi pekerjaan tersebut : Kualifikasi : Kecil Bidang : Tata Lingkungan Sub Bidang : Pekerjaan Pengeboran Air Tanah Pelaksanaan Pengadaan Tempat dan alamat Website Website LPSE 4. 0355-321220 3.tulungagung. Yani Timur No. Pokja Konstruksi ULP Kab.tulungagung.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .1/01. 37 Tulungagung : www. 37 – Tulungagung Telp.Tulungagung. Dokumen pengadaan dapat diambil dalam bentuk softcopy dengan diunduh (download) melalui lpse.go.id Jl.000.tulungagung. 6.go. Demikian disampaikan untuk menjadi perhatian. : Sekretariat Unit Layanan Pengadaan. Tulungagung.id : lpse. Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tulungagung Jl A. A.go. PENGUMUMAN PEMILIHAN LANGSUNG DENGAN PASCAKUALIFIKASI PEMERINTAH KABUPATEN TULUNGAGUNG SEKRETARIAT DAERAH UNIT LAYANAN PENGADAAN TULUNGAGUNG ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------PENGUMUMAN PEMILIHAN LANGSUNG DENGAN PASCAKUALIFIKASI Nomor : 601.tulungagung.id Peserta dapat melakukan pendaftaran secara langsung melalui website lpse.00 (Dua ratus lima puluh lima juta tiga ratus delapan ribu rupiah) Sumber pendanaan : APBD Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2013.go. 255.308.tulungagung. Yani Timur no.05/KONSTRUKSI.4 BAB II. 12 April 2013 Pokja Konstruksi ULP Kab.EPROC/112/022/2013 Pokja Konstruksi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Tulungagung akan melaksanakan Pemilihan Langsung dengan pascakualifikasi untuk paket pekerjaan konstruksi sebagai berikut : 1.

membuat dan/atau menyampaikan dokumen dan/atau keterangan lain yang tidak benar untuk memenuhi persyaratan dalam Dokumen Pengadaan ini. Lingkup Pekerjaan 1. Larangan Korupsi. berdasarkan syarat umum dan syarat khusus kontrak dengan mutu sesuai spesifikasi teknis dan harga sesuai kontrak. untuk mengubah Perjanjian 3.2 1. 3. INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) A.3 4.2 3.5 BAB III. 1. seperti digugurkan dari proses Pemilihan Langsung atau pembatalan penetapan pemenang. melakukan persekongkolan dengan peserta lain untuk mengatur hasil Pemilihan Langsung. baik dengan perusahaan nasional maupun asing maka peserta harus memiliki Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi yang memuat persentase kemitraan/KSO dan perusahaan yang mewakili kemitraan/KSO tersebut. Dalam hal peserta akan atau sedang melakukan kemitraan/KSO. Peserta yang menurut penilaian Pokja ULP terbukti melakukan tindakan sebagaimana dimaksud dalam pasal 4.1 Pemilihan Langsung penyedia pekerjaan konstruksi ini terbuka dan dapat diikuti oleh semua peserta yang berbentuk badan usaha. berusaha mempengaruhi anggota Pokja ULP dalam bentuk dan cara apapun. 4. sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam. Penyedia yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. Peserta kemitraan/KSO dilarang Kemitraan/Kerja Sama Operasi. b. Pengenaan sanksi dilaporkan oleh Pokja ULP kepada PA/KPA. Umum 1.3 2. c. pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang. dan/atau peraturan perundang-undangan. Sumber Dana Peserta Pemilihan Langsung Pengadaan ini dibiayai dari sumber pendanaan sebagaimana tercantum dalam LDP. dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan 4.3 Pokja Konstruksi ULP Kab.1 Peserta dan pihak yang terkait dengan pengadaan ini berkewajiban untuk mematuhi etika pengadaan dengan tidak melakukan tindakan sebagai berikut: a. sanksi administratif.1 Pokja ULP mengumumkan kepada para peserta untuk menyampaikan penawaran atas paket pekerjaan konstruksi sebagaimana tercantum dalam LDP. kemitraan/KSO atau peserta perorangan yang memenuhi kualifikasi. Kolusi.1 dikenakan sanksi sebagai berikut: a. 3. b.2 4. Nama paket dan lingkup pekerjaan sebagaimana tercantum dalam LDP. untuk memenuhi keinginan peserta yang bertentangan dengan Dokumen Pengadaan. dan/atau d. gugatan secara perdata.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . sehingga mengurangi / menghambat / memperkecil / meniadakan persaingan yang sehat dan/atau merugikan pihak lain. c.

e.3 6. baik langsung maupun tidak langsung mengendalikan atau menjalankan perusahaan peserta. dan perangkat lunak yang tidak berasal dari dalam negeri (impor) dengan ketentuan: a. pengujian dan lainnya sedapat mungkin dilakukan di dalam negeri. c. perbankan. hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang dikendalikan. dalam suatu badan usaha. f. Peserta berkewajiban untuk menyampaikan penawaran yang mengutamakan material/ bahan produksi dalam negeri dan tenaga kerja Indonesia serta Pekerjaan Konstruksi yang dilaksanakan di Indonesia. dan f. dan diusahakan secara terencana untuk semaksimal mungkin terjadinya alih pengalaman/keahlian dari tenaga ahli asing tersebut ke tenaga Indonesia. d. b. Pertentangan kepentingan sebagaimana dimaksud pada angka 5. Pendayagunaan Produksi Dalam Negeri 6.6 5. c. merangkap sebagai anggota Pokja ULP atau pejabat yang berwenang menetapkan pemenang Pelelangan.2 5. disusun berdasarkan keperluan yang nyata. tenaga ahli. pengurus koperasi pegawai dalam suatu K/L/D/I atau anak perusahaan pada BUMN/BUMD yang mengikuti Pengadaan dan bersaing dengan perusahaan lainnya. komponen berupa bahan baku belum diproduksi di dalam negeri dan/atau spesifikasi teknis bahan baku yang diproduksi di dalam negeri belum memenuhi persyaratan. dalam Pekerjaan Konstruksi. seperti jasa asuransi.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . 5. konsultan manajemen konstruksi berperan sebagai Konsultan Perencana dan/atau Konsultan Pengawas. peserta diwajibkan membuat daftar Barang yang diimpor yang dilengkapi dengan spesifikasi teknis. Dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi dimungkinkan menggunakan bahan baku. konsultan perencana/ pengawas bertindak sebagai pelaksana Pekerjaan Konstruksi yang direncanakannya/diawasinya. kecuali dalam pelaksanaan Kontrak Pengadaan Pekerjaan Terintegrasi.2 Pokja Konstruksi ULP Kab. jumlah dan harga yang dilampirkan pada Dokumen Penawaran.1 Para pihak dalam melaksanakan tugas. e. pemilahan atau pembagian komponen harus benar-benar mencerminkan bagian atau komponen yang telah dapat diproduksi di dalam negeri dan bagian atau komponen yang masih harus diimpor. anggota direksi atau dewan komisaris merangkap sebagai anggota direksi atau dewan komisaris pada badan usaha lainnya yang menjadi peserta pada Pelelangan yang sama.1 6.1 antara lain meliputi: a. penggunaan tenaga ahli asing dilakukan semata-mata untuk mencukupi kebutuhan jenis keahlian yang belum dapat diperoleh di Indonesia. b. pabrikasi. semaksimal mungkin menggunakan jasa pelayanan yang ada di dalam negeri. pekerjaan pemasangan. PPK dan/atau anggota Pokja ULP. baik secara langsung maupun tidak langsung. dan pemeliharaan. ekspedisi. d. Pegawai K/L/D/I dilarang menjadi peserta kecuali cuti diluar tanggungan K/L/D/I. baik langsung maupun tidak langsung oleh pihak yang sama yaitu lebih dari 50% (lima puluh perseratus) pemegang saham dan/atau salah satu pengurusnya sama. menghindari dan mencegah pertentangan kepentingan para pihak yang terkait. angkutan. Larangan Pertentangan Kepentingan 5. fungsi dan perannya.

Kelalaian menyampaikan Dokumen Penawaran yang tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ini sepenuhnya merupakan risiko peserta. h.4 9.3 Pengadaan barang/jasa impor dimungkinkan dalam hal: a. Dokumen Pemilihan meliputi: a. Lembar Data Kualifikasi. dan/atau c. e. 3) Jaminan Sanggahan Banding. Syarat-Syarat Umum Kontrak. Pengumuman. barang/jasa tersebut belum dapat diproduksi/dihasilkan di dalam negeri. Isian Data Kualifikasi. c. Bentuk Dokumen Penawaran: 1) Surat Penawaran. Pakta Integritas. i. Setiap peserta. 3) Dokumen Penawaran Teknis. Bahasa Dokumen Pengadaan Dokumen Pengadaan beserta seluruh korespondensi tertulis dalam proses Pengadaan menggunakan Bahasa Indonesia. Petunjuk Pengisian Data Kualifikasi. 2) Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO) (apabila peserta berbentuk Kemitraan/KSO). Daftar Kuantitas dan Harga. Isi Dokumen 8. Setiap peserta yang termasuk dalam kemitraan/KSO dilarang menjadi peserta baik secara sendiri maupun sebagai anggota kemitraan/KSO yang lain pada paket pekerjaan yang sama. spesifikasi teknis barang yang diproduksi dan/atau kualifikasi teknis tenaga ahli dalam negeri belum memenuhi persyaratan. Bentuk Dokumen Lain: 1) SPPBJ. volume produksi dalam negeri tidak mampu memenuhi kebutuhan. 6) Jaminan Pemeliharaan. Spesifikasi Teknis dan Gambar. Instruksi Kepada Peserta.1 Pengadaan 8. Syarat-Syarat Khusus Kontrak. c. b. k. e.3 8. g. Umum. f.1 7. b.2 8. Dokumen Pengadaan 8. 4) Jaminan Pelaksanaan. j.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Pokja Konstruksi ULP Kab. Dokumen Pengadaan terdiri dari Dokumen Pemilihan dan Dokumen Kualifikasi. baik atas nama sendiri maupun sebagai anggota kemitraan/KSO hanya boleh memasukkan satu penawaran untuk satu paket pekerjaan. 2) SPMK. d. b. Tata cara evaluasi kualifikasi. 7. Dokumen Kualifikasi meliputi: a. Bentuk Surat Perjanjian.7 6.2 B. Satu Penawaran Tiap Peserta 7. 5) Jaminan Uang Muka. 4) Formulir Rekapitulasi Perhitungan TKDN. d. Peserta berkewajiban memeriksa keseluruhan isi Dokumen Pengadaan ini. Lembar Data Pemilihan.

Pokja ULP dapat mengumumkan Adendum Dokumen Pemilihan dengan cara mengunggah (upload) file adendum dokumen Pemilihan melalui aplikasi SPSE paling lambat 2 (dua) hari sebelum batas akhir pemasukan penawaran.3 11. Jika dilaksanakan peninjauan lapangan dapat dibuat Berita Acara Pemberian Penjelasan Lanjutan dan diunggah melalui aplikasi SPSE.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Perubahan Dokumen Pengadaan 11. berdasarkan informasi baru yang mempengaruhi substansi Dokumen Pengadaan. Ketidakikutsertaan peserta pada saat pemberian penjelasan tidak dapat dijadikan dasar untuk menolak/menggugurkan penawaran. Apabila diperlukan Pokja ULP dapat memberikan informasi yang dianggap penting terkait dengan dokumen pengadaan.8 10.5 10. maka ketentuan baru atau perubahan tersebut dianggap tidak ada dan ketentuan yang berlaku adalah Dokumen Pemilihan awal. Pemberian Penjelasan 10. spesifikasi teknis. Peserta dapat mengunduh (download) Adendum Dokumen Pemilihan yang diunggah (upload) Pokja ULP pada aplikasi SPSE (apabila ada). Pokja ULP melalui tim atau tenaga ahli pemberi penjelasan teknis yang ditunjuk dapat memberikan penjelasan lanjutan dengan cara melakukan peninjauan lapangan.5 11.4 Pemberian penjelasan dilakukan secara online melalui aplikasi SPSE sesuai jadwal dalam aplikasi SPSE. Biaya peninjauan lapangan ditanggung oleh peserta.6 10. maka Pokja ULP wajib mengundurkan batas akhir pemasukan penawaran. 10. Apabila Pokja ULP akan mengunggah (upload) file Adendum Dokumen Pemilihan kurang dari 2 (dua) hari sebelum batas akhir pemasukan penawaran.6 11. Apabila dipandang perlu.3 10. Perubahan rancangan kontrak. maka Pokja ULP menuangkan ke dalam Adendum Dokumen Pengadaan yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan. Setelah Pemberian Penjelasan dan sebelum batas akhir waktu pemasukan penawaran. Apabila dipandang perlu. Setiap Adendum yang ditetapkan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan. gambar dan/atau nilai total HPS. Kumpulan tanya jawab pada saat pemberian penjelasan dalam aplikasi SPSE merupakan Berita Acara Pemberian Penjelasan (BAPP).1 11. Apabila pada saat pemberian penjelasan terdapat hal-hal/ketentuan baru atau perubahan penting yang perlu ditampung. harus mendapatkan persetujuan PPK sebelum dituangkan dalam Adendum Dokumen Pemilihan.7 11.2 10.2 11. Pokja ULP dapat menetapkan Adendum Dokumen Pengadaan. Apabila ketentuan baru atau perubahan penting tersebut tidak dituangkan dalam Adendum Dokumen Pemilihan. Pokja ULP dapat memberikan penjelasan (ulang).4 11.7 Pokja Konstruksi ULP Kab.1 10.

Formulir rekapitulasi perhitungan TKDN. Dokumen Penawaran Dokumen Penawaran. Pokja ULP tidak bertanggung jawab atas kerugian apapun yang ditanggung oleh peserta. 15. 4) jenis. Dokumen penunjang yang berbahasa asing perlu disertai penjelasan dalam Bahasa Indonesia. C. dan 4) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan. Formulir Pra RK3K.1 14. analisa harga satuan pekerjaan.3 Peserta menanggung semua biaya dalam penyiapan dan penyampaian penawaran.2 14. Biaya dalam Penyiapan Penawaran 13. f. Penyiapan Dokumen Penawaran 13. kapasitas. Bahasa Penawaran 14. c) penyusunan rencana progres pelaksanaan pekerjaan dalam bentuk kurva S dalam format MS Project/ MS Excel. 5) daftar personil inti. komposisi dan jumlah peralatan. Semua Indonesia. b. d) kesesuaian antara jangka waktu pelaksanaan pada jadwal dan kurva S yang tidak melebihi waktu yang dipersyaratkan didalam LDP. 2) masa berlaku penawaran.9 12. 3) harga penawaran.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . surat kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan). e. 6) bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan. dokumen penawaran teknis terdiri dari: 1) metode pelaksanaan pekerjaan. 1) tanggal. c.1 13. Tambahan Waktu Pemasukan Dokumen Penawaran Apabila adendum dokumen pengadaan mengakibatkan kebutuhan penambahan waktu penyiapan dokumen penawaran maka Pokja ULP memperpanjang batas akhir pemasukan penawaran. surat penawaran yang didalamnya mencantumkan. meliputi: a. dengan ketentuan: a) penyusunan jadwal dengan menggunakan metode jaringan kerja (Network Diagram) yang berbentuk Diagram Balok (Gantt Chart) dalam format MS Project dengan ketentuan menyampaikan sub item pekerjaan sesuai mata pembayaran yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. Dokumen Penawaran harus menggunakan Bahasa Dokumen penunjang yang terkait dengan Dokumen Penawaran dapat menggunakan Bahasa Indonesia atau bahasa asing.2 14. 2) jadwal dan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan sampai dengan serah terima pertama Pekerjaan (PHO). Dalam hal terjadi perbedaan penafsiran. surat Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (apabila peserta berbentuk Kemitraan/KSO).dan Pokja Konstruksi ULP Kab. maka yang berlaku adalah penjelasan dalam Bahasa Indonesia. h.(apabila ada) g. 3) spesifikasi teknis. daftar kuantitas dan harga. d. b) kesesuaian jenis pekerjaan pada jadwal dengan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga serta urutan pekerjaan setiap tahap pada jadwal secara teknis dapat dilaksanakan.

menolak permintaan tersebut dan dapat mengundurkan diri secara tertulis dengan tidak dikenakan sanksi.10 i. kecuali untuk penyedia barang/jasa yang melakukan Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO). 20.4 19. Apabila evaluasi belum selesai dilaksanakan. badan usaha yang ditunjuk mewakili Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO) wajib menyampaikan pakta integritas melalui fasilitas unggahan lainnya pada form isian elektronik data kualifikasi di aplikasi SPSE. Masa berlaku penawaran sesuai sebagaimana tercantum dalam LDP.2 18.2 18. Semua harga dalam penawaran harus dalam bentuk mata uang sebagaimana tercantum dalam LDP. Pengisian . Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran 17.1 16. dan nepotisme (KKN).1 Peserta berkewajiban untuk menyetujui Pakta Integritas dan mengisi form Pokja Konstruksi ULP Kab. maka peserta telah menandatangani Pakta Integritas.1 17. 21. Harga penawaran ditulis dengan jelas dalam angka dan huruf. b.2 20. Untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan lump sum dan harga satuan. Dokumen kualifikasi disampaikan melalui program LPSE dan pendukung dokumen kualifikasi perusahaan disampaikan dengan pemindaian/scan program LPSE. 16. Bentuk Dokumen Penawaran 19. Masa Berlaku Penawaran dan Jangka Waktu Pelaksanaan 18. Pembayaran atas pelaksanaan pekerjaan dilakukan sesuai dengan cara sebagaimana tercantum dalam LDP dan diuraikan dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak. Jika harga satuan ditulis nol atau tidak dicantumkan maka pekerjaan dalam mata pembayaran tersebut dianggap telah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain dan pekerjaan tersebut tetap harus dilaksanakan. Harga Penawaran 16.2 Dengan mendaftar sebagai peserta lelang pada suatu paket pekerjaan melalui aplikasi SPSE. Biaya overhead termasuk untuk penyelenggaraan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan keuntungan serta semua pajak.2 Data Kualifikasi. peserta mencantumkan harga satuan dan harga total untuk tiap mata pembayaran/pekerjaan dalam Daftar Kuantitas dan Harga. 16.1 Pakta integritas berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan dan akan melaporkan terjadinya kolusi.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 21. sebelum akhir masa berlakunya penawaran.1 18. Pokja ULP dapat meminta kepada seluruh peserta secara tertulis untuk memperpanjang masa berlakunya penawaran tersebut dalam jangka waktu tertentu. bea. retribusi. Semua Dokumen Penawaran disampaikan dalam bentuk softcopy berupa file yang telah dienkripsi melalui program LPSE.3 18. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. korupsi. Pakta Integritas 20. dan pungutan lain serta biaya asuransi yang harus dibayar oleh penyedia untuk pelaksanaan paket pekerjaan konstruksi ini diperhitungkan dalam total harga penawaran. menyetujui permintaan tersebut tanpa mengubah penawaran.3 17.1 19. Peserta dapat: a.

1 File penawaran yang disampaikan oleh peserta terdiri dari 1 (satu) file penawaran yang telah disandikan/dienkripsi yang terdiri dari: a.rhs) melalui aplikasi SPSE sesuai jadwal yang ditetapkan.1 24. c. Dilanjutkan dengan mengunggah file penawaran terenkripsi (*.3 23. Pokja Konstruksi ULP Kab. b. Peserta dapat mengirimkan data kualifikasi secara berulang sebelum batas akhir waktu pemasukan Dokumen Penawaran. Batas Akhir Waktu Pemasukan Penawaran 26. c.2 25. Penawaran harga. Penyampulan dan Penandaan Sampul Penawaran 23.rhs) hanya melalui aplikasi SPSE sesuai jadwal yang ditetapkan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Jaminan Penawaran 22.2 isian elektronik data kualifikasi dalam aplikasi SPSE. Untuk metode 1 (satu) file (sampul): 1) Setelah File penawaran administrasi. File penawaran terakhir akan menggantikan file penawaran yang telah terkirim sebelumnya 23. 3) Peserta dapat mengunggah file penawaran secara berulang sebelum batas akhir waktu pemasukan Dokumen Penawaran. Peserta menyampaikan Dokumen Penawaran kepada Pokja ULP dengan ketentuan: a. 22. Penawaran teknis.11 Dokumen Isian Kualifikasi 21. File penawaran disandikan/dienkripsi dengan Aplikasi Pengaman Dokumen (APENDO). Data kualifikasi diinput dan dikirimkan melalui form isian elektronik data kualifikasi pada SPSE. Pertama-tama. Penawaran Terlambat Penawaran harus disampaikan secara elektronik melalui aplikasi SPSE kepada Pokja ULP paling lambat pada waktu yang ditentukan oleh Pokja ULP Aplikasi SPSE menolak setiap file penawaran yang dikirimkan setelah batas akhir waktu pemasukan penawaran kirim. teknis dan harga dienkripsi menggunakan Apendo. Peserta mengirimkan file penawaran yang telah disandikan/ dienkripsi melalui aplikasi SPSE. kecuali untuk penyedia barang/jasa yang melakukan Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO) Pakta Integritas dan Data Kualifikasi ditandatangani oleh pejabat yang menurut perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi berhak mewakili Kemitraan/KSO.4 24. Penawaran administrasi. Pakta Integritas dan Data Kualifikasi dianggap telah disetujui dan ditandatangani oleh peserta pengadaan. mengirimkan Data Kualifikasi melalui form isian elektronik data kualifikasi pada aplikasi SPSE. Jaminan penawaran tidak dipersyaratkan.2 23. teknis dan harga yang telah terenkripsi (*. Data kualifikasi yang dikirmkan terakhir akan menggantikan data kualifikasi yang telah terkirim sebelumnya.1 D. Pemasukan Dokumen Penawaran 23. 2) peserta mengunggah (upload) file penawaran administrasi. Penyampaian Dokumen Penawaran 24. b.

1 28. b. Pokja ULP menyampaikan file penawaran tersebut kepada LPSE untuk mendapat keterangan bahwa file yang bersangkutan tidak dapat dibuka dan bila dianggap perlu LPSE dapat menyampaikan file penawaran tersebut kepada LKPP. jenis pekerjaan yang tidak tercantum dalam daftar kuantitas dan harga disesuaikan dengan jenis pekerjaan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan dan harga satuan pekerjaan dimaksud dianggap nol.2 28. jenis pekerjaan yang tidak diberi harga satuan dianggap sudah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain dan harga satuan pada daftar kuantitas dan harga tetap dibiarkan kosong. volume dan/atau jenis pekerjaan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga disesuaikan dengan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan.5 . dengan ketentuan harga satuan pekerjaan yang ditawarkan tidak boleh diubah. dan e. Terhadap file penawaran yang tidak dapat dibuka (didekripsi). Berdasarkan hasil koreksi aritmatik Pokja ULP menyusun urutan dari penawaran terendah. d. apabila file penawaran tidak dapat dibuka/didekripsi maka Pokja ULP dapat menetapkan bahwa file penawaran tersebut tidak memenuhi syarat sebagai penawaran dan penyedia barang/jasa yang mengirimkan file penawaran tersebut dianggap tidak memasukkan penawaran.2 27. dan deskripsi/spesifikasi barang/jasa yang ditawarkan. dilakukan pembetulan. hasil koreksi aritmatik pada bagian harga satuan dapat mengubah nilai total harga penawaran sehingga urutan peringkat dapat menjadi lebih tinggi atau lebih rendah dari urutan peringkat semula.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 27. daftar kuantitas dan harga untuk kontrak harga satuan/gabungan. Pokja ULP mengunduh ( download) dan melakukan dekripsi file penawaran dengan menggunakan Apendo sesuai waktu yang telah ditetapkan. Pembukaan dan Evaluasi Penawaran 27. Pokja ULP memasukan hasil koreksi aritmatik pada aplikasi SPSE Pokja Konstruksi ULP Kab.3 28. Apabila dapat dibuka. Berdasarkan keterangan dari LPSE atau LKPP.3 27. maka Pokja ULP akan melanjutkan proses atas penawaran yang bersangkutan File yang dianggap sebagai penawaran adalah dokumen penawaran yang berhasil dibuka dan dapat dievaluasi yang sekurang-kurangnya memuat satu file: harga penawaran. Total harga penawaran setelah koreksi aritmatik yang melebihi nilai total HPS dinyatakan gugur.5 28. Evaluasi Penawaran 28. apabila terjadi kesalahan hasil perkalian antara volume dengan harga apabila terjadi kesalahan hasil perkalian antara volume dengan harga satuan pekerjaan.4 28. Apabila penawaran yang masuk kurang dari 3 (tiga) peserta maka pelelangan dinyatakan gagal Evaluasi penawaran dilakukan dengan sistem gugur. Pembukaan Penawaran 27. Koreksi aritmatik sebelum dilakukan evaluasi penawaran dengan ketentuan: a.4 27.12 E. c.1 Pada tahap pembukaan penawaran. jangka waktu penawaran.

b. c. kualitas dan hasil/kinerja pekerjaan. harga satuan. dan/atau mengubah isi Dokumen Penawaran. penawaran yang memenuhi syarat adalah penawaran yang sesuai dengan ketentuan antara lain disampaikan oleh penawar yang berhak.7 28. evaluasi kualifikasi Ketentuan umum dalam melakukan evaluasi sebagai berikut: a. memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan meliputi syarat administrasi. antara lain: metode kerja.13 28. mengurangi. Pokja Konstruksi ULP Kab. para pihak dilarang mempengaruhi atau melakukan intervensi kepada Pokja ULP selama proses evaluasi. alat.9 . b. evaluasi administrasi. Indikasi persekongkolan antar penyedia barang/jasa adalah terpenuhinya sekurang-kurangnya 2 (dua) indikasi dibawah ini: 1) Terdapat kesamaan dokumen teknis. analisa pendekatan teknis. bahan. e. d. mengganti. 2) seluruh penawaran dari Penyedia mendekati HPS. 2) proses evaluasi tetap dilanjutkan dengan menetapkan peserta lainnya yang tidak terlibat (apabila ada). penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat adalah: 1) penyimpangan dari Dokumen Pengadaan ini yang mempengaruhi lingkup. Pokja ULP melakukan evaluasi penawaran yang meliputi: a. maka pelelangan dinyatakan gagal. evaluasi harga.6 Pelaksanaan evaluasi dengan sistem gugur dilakukan oleh Pokja ULP untuk mendapatkan 3 (tiga) penawaran yang memenuhi syarat yang dimulai dengan penawaran terendah setelah koreksi aritmatik. pada waktu yang telah ditentukan. maka: 1) peserta yang ditunjuk sebagai calon pemenang dan peserta lain yang terlibat dimasukkan ke dalam Daftar Hitam. 3) adanya keikutsertaan beberapa Penyedia Barang/Jasa yang berada dalam 1 (satu) kendali. dan 3) apabila tidak ada peserta lain sebagaimana dimaksud pada angka 2). g. dan/atau spesifkasi barang yang ditawarkan (merk/tipe/jenis) dan/atau dukungan teknis. dan/atau 2) penawaran dari peserta dengan persyaratan tambahan yang akan menimbulkan persaingan usaha tidak sehat dan/atau tidak adil diantara peserta yang memenuhi syarat. c. dengan tujuan untuk memenangkan salah satu peserta. evaluasi teknis. Apabila setelah koreksi aritmatik terdapat kurang dari 3 (tiga) penawar yang menawar harga kurang dari HPS maka proses lelang tetap dilanjutkan dengan melakukan evaluasi penawaran. Pokja ULP dilarang menambah. mengurangi.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 28. Pokja ULP dan/atau peserta dilarang menambah. dan d. Pokja ULP dan/atau PPK. apabila dalam evaluasi ditemukan bukti adanya persaingan usaha yang tidak sehat dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan) antara peserta. syarat teknis dalam menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan dan harga yang wajar dapat dipertanggung jawabkan tanpa ada penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat.8 28. f. untuk paket pekerjaan yang dilelangkan. mengganti dan/atau mengubah isi Dokumen Pengadaan ini.

h). d) apabila terdapat kesalahan pada tanggal surat penawaran yang menyebabkan jangka waktu berlaku surat penawaran menjadi kurang dari waktu yang ditetapkan dalam LDP. Formulir rekapitulasi perhitungan TKDN(khusus untuk peserta yang tidak menyampaikan formulir TKDN. antara lain kesamaan/kesalahan pengetikan. maka penawarannya tidak digugurkan dan nilai TKDN-nya dianggap nol). dengan ketentuan: (1) apabila ada perbedaan nilai penulisan antara angka dan huruf maka yang diakui adalah tulisan huruf. Surat Kuasa dari Direktur Utama/Pimpinan Perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan). 5) Daftar personil inti yang akan ditempatkan secara penuh . dan jumlah peralatan . apabila: 1) syarat-syarat substansial yang diminta berdasarkan Dokumen Pengadaan ini dipenuhi/dilengkapi : a). maka nilai yang diakui adalah nilai yang tertulis dalam angka. maka penawaran dinyatakan gugur. Surat Perjanjian / Kemitraan / Kerjasama Operasional (apabila ada). e). maka surat penawaran Pokja Konstruksi ULP Kab. 2) Jadwal waktu pelaksanaan. evaluasi terhadap data administrasi hanya dilakukan terhadap hal-hal yang tidak dinilai pada saat penilaian kualifikasi.10 Evaluasi Administrasi: a. d). Rincian harga penawaran (daftar kuantitas dan harga).14 4) adanya kesamaan/kesalahan isi dokumen penawaran. 6) Daftar bagian pekerjaan yang akan di subkontrakkan. 28. maka nilai yang diakui adalah nilai yang tertulis dalam angka. c) bertanggal. Kapasitas. maka penawaran dinyatakan gugur. g). f). Formulir Pra RK3K. c). penawaran dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi. dan format penulisan. Surat penawaran. komposisi. b) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. b). Analisa Harga Satuan Pekerjaan. (2) apabila nilai yang tertulis dalam angka jelas sedangkan nilai dalam huruf tidak jelas. b. (2) apabila nilai yang tertulis dalam angka jelas sedangkan nilai dalam huruf tidak jelas. 4) Spesifikasi teknis . 3) Jenis. atau (3) apabila nilai dalam angka dan nilai yang tertulis dalam huruf tidak jelas. 2) Surat penawaran memenuhi ketentuan sebagai berikut: a) jangka waktu berlakunya surat penawaran tidak kurang dari waktu sebagaimana tercantum dalam LDP dengan ketentuan: (1) apabila ada perbedaan nilai penulisan antara angka dan huruf maka yang diakui adalah tulisan huruf. atau (3) apabila nilai dalam angka dan nilai yang tertulis dalam huruf tidak jelas. susunan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Dokumen penawaran teknis : 1) Metode Pelaksanaan.

evaluasi teknis dilakukan dengan sistem gugur dengan ketentuan: 1) Pokja ULP menilai persyaratan teknis minimal yang harus dipenuhi dengan membandingkan pemenuhan persyaratan teknis sebagaimana tercantum dalam dokumen pengadaan ini. e) personil inti yang akan ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . penyusunan rencana progres pelaksanaan pekerjaan dalam bentuk kurva S dalam format MS Project/ MS Excel.3. e. Apabila terdapat hal yang meragukan dapat dilakukan klarifikasi untuk menegaskan bahwa K3 akan dilaksanakan. penyusunan jadwal dengan menggunakan metode jaringan kerja (Network Diagram) yang berbentuk Diagram Balok (Gantt Chart) dalam format MS Project dengan ketentuan menyampaikan sub item pekerjaan sesuai mata pembayaran yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. c. kesesuaian antara jangka waktu pelaksanaan pada jadwal dan kurva S yang tidak melebihi waktu yang dipersyaratkan didalam LDP. d. d) spesifikasi teknis memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ini. 2) penilaian persyaratan teknis minimal dilakukan terhadap: a) metode pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan termasuk pengendalian terhadap risiko K3. b. unsur-unsur yang dievaluasi teknis sesuai dengan yang ditetapkan. f. g) Pra RK3K memenuhi persyaratan keselamatan dan kesehatan kerja yang akan dilakukan pada saat pelaksanaan pekerjaan konstruksi. termasuk alasan ketidaklulusan peserta dalam evaluasi administrasi.15 dinyatakan tidak memenuhi persyaratan administrasi.2. Metode pelaksanaan dilengkapi metode kerja untuk jenis-jenis pekerjaan utama dan pekerjaan penunjang atau pekerjaan sementara yang ikut menentukan keberhasilan pelaksanaan pekerjaan dan diyakini menggambarkan penguasaan penawar untuk melaksanakan pekerjaan. 28. apabila hanya ada 1 (satu) atau 2 (dua) peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. b) Penilaian jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan dilakukan atas: b. b. maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi teknis.1. b. c) jenis dan jumlah peralatan minimal yang disediakan sebagaimana tercantum dalam LDP. peserta yang memenuhi persyaratan administrasi dilanjutkan dengan evaluasi teknis. Pokja ULP dapat melakukan klarifikasi terhadap hal-hal yang kurang jelas dan meragukan.4. b. apabila tidak ada peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. Pokja ULP memasukan hasil evaluasi administrasi pada aplikasi SPSE. tidak dapat menggugurkan teknis berdasarkan Pra RK3K Pokja Konstruksi ULP Kab.11 Evaluasi Teknis: a. g. kesesuain jenis pekerjaan pada jadwal dengan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga serta urutan pekerjaan setiap tahap pada jadwal secara teknis dapat dilaksanakan. maka pelelangan dinyatakan gagal. f) bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP.

penggunaan peralatan dan bahan (material konstruksi). meminta peserta untuk menghadirkan personil inti yang ditawarkan. Pokja ULP dapat : a). Dalam klarifikasi teknis ini. 28. b). f. 2) harga satuan penawaran yang nilainya lebih besar dari 110% (seratus sepuluh perseratus) dari harga satuan yang tercantum dalam HPS. dilakukan klarifikasi. tenaga kerja. Pokja ULP dapat melakukan klarifikasi dengan menilai rincian/uraian Analisa Teknis Satuan Pekerjaan untuk pekerjaan utama meliputi komponen tenaga kerja. Harga satuan penawaran tersebut dinyatakan timpang dan hanya berlaku untuk volume sesuai dengan Daftar Kuantitas dan Harga. meminta peserta untuk menjelaskan metode pelaksanaan pekerjaan. apabila tidak ada peserta yang lulus evaluasi teknis maka pelelangan dinyatakan gagal. dan b) apabila semua harga penawaran atau penawaran terkoreksi di atas nilai total HPS. peralatan. Selanjutnya meneliti dan melakukan analisis terhadap uraian Analisa Teknis Satuan Pekerjaan tersebut.16 3) Apabila penawaran tidak memenuhi salah satu kriteria angka 2). Unsur-unsur yang perlu dievaluasi adalah hal-hal yang pokok atau penting. dan bahan(material konstruksi) terhadap jenis pekerjaan yang perlu dinilai konsistensinya. peserta yang dinyatakan lulus evaluasi teknis dilanjutkan ke tahap evaluasi harga. 3) mata pembayaran yang harga satuannya nol atau tidak ditulis dilakukan klarifikasi dan kegiatan tersebut harus tetap dilaksanakan. c. dinyatakan gugur. pelelangan dinyatakan gagal. termasuk alasan ketidaklulusan peserta dalam evaluasi teknis. c). 5) Pokja ULP dapat meminta uji mutu/teknis/fungsi untuk bahan/alat tertentu sebagaimana tercantum dalam LDP. mengecek lokasi dan kondisi peralatan yang ditawarkan. jadwal waktu pelaksanaan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . apabila dinilai tidak konsisten dan/atau tidak wajar maka penawaran tidak memenuhi syarat dan dalam evaluasi penawaran harus dinyatakan gugur teknis. d. dengan ketentuan: 1) total harga penawaran atau penawaran terkoreksi dibandingkan terhadap nilai total HPS: a) apabila total harga penawaran terkoreksi melebihi nilai total HPS. 7) dalam klarifikasi peserta tidak diperkenankan mengubah substansi penawaran. Hasil klarifikasi dapat menggugurkan penawaran.12 Evaluasi Harga: a. Pokja ULP memasukan hasil evaluasi teknis pada aplikasi SPSE. hal-hal lain yang kurang jelas atau meragukan. Harganya dianggap termasuk dalam harga satuan pekerjaan lainnya. maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi harga. 4) Untuk menilai konsistensi dan kewajaran antara metode pelaksanaan. d). 6) apabila dalam evaluasi teknis terdapat hal-hal yang kurang jelas atau meragukan. a) sampai dengan f) maka penawaran dinyatakan tidak memenuhi persyaratan teknis. maupun pencapaian produktivitas dan spesifikasi teknis. apabila peserta yang lulus evaluasi teknis kurang dari 3 (tiga). Pokja ULP melakukan klarifikasi dengan peserta. 4) untuk harga penawaran: Pokja Konstruksi ULP Kab. e.

Apabila dalam evaluasi ditemukan bukti harga tidak wajar akibat terjadinya persaingan usaha tidak sehat dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan). d. Evaluasi Kualifikasi 29. maka penawaran dinyatakan gugur. Apabila hasil analisa mengindikasikan bahwa pekerjaan utama tidak dapat dilaksanakan dengan harga yang ditawarkan yang disebabkan harga penawaran di bawah harga pasar dan dapat dibuktikan. b) apabila penawaran dalam angka tertulis dengan jelas sedangkan dalam huruf tidak jelas. dan c) apabila peserta yang bersangkutan tidak bersedia menaikkan nilai Jaminan Pelaksanaan. e. Pokja Konstruksi ULP Kab. atau c) apabila penawaran dalam angka dan huruf tidak jelas. 2) klarifikasi kewajaran harga apabila harga penawaran dibawah 80% (delapan puluh perseratus) HPS dengan ketentuan: a) menilai rincian/uraian Analisa Harga Satuan Pekerjaan Utama meliputi komponen tenaga kerja.2 29. maka pelelangan dinyatakan gagal dan peserta yang terlibat dimasukkan dalam Daftar Hitam.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Indikasi kerugian dan keuntungan diteliti dari data yang tercantum dalam analisa harga satuan pekerjaan dan rekapitulasi daftar kuantitas dan harga. kualitas. sehingga akan menyebabkan terjadinya kerugian dibandingkan keuntungan yang akan diperoleh serta diperkirakan mempengaruhi lingkup. 29. harus bersedia untuk menaikkan Jaminan Pelaksanaan menjadi 5% (lima perseratus) dari nilai total HPS. Evaluasi kualifikasi dilakukan dengan menggunakan metode penilaian sistem gugur. peralatan. maka penawarannya digugurkan dan Jaminan Penawaran disita untuk negara serta dimasukkan dalam Daftar Hitam. b) apabila peserta tersebut ditunjuk sebagai pemenang lelang. maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan angka. maka penawaran tidak memenuhi syarat dan dalam evaluasi penawaran harus dinyatakan gugur.1 29. b.3 Evaluasi dilakukan terhadap calon pemenang lelang serta calon pemenang cadangan 1 dan 2 apabila ada.17 a) apabila ada perbedaan antara penulisan nilai harga penawaran antara angka dan huruf maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan huruf. dan bahan (material konstruksi) terhadap jenis pekerjaan utama yang perlu dinilai kewajarannya untuk diteliti dan dianalisa. maka Pokja ULP memilih peserta yang mempunyai kemampuan teknis lebih besar dan hal ini dicatat dalam Berita Acara. c. Dilakukan klarifikasi kewajaran harga dengan ketentuan sebagai berikut: 1) klarifikasi dalam hal penawaran Tingkat Komponen Dalam Negeri(TKDN) berbeda dibandingkan dengan perkiraan Pokja ULP. Dalam hal terdapat 2 (dua) calon pemenang memiliki harga penawaran yang sama. hasil/ kinerja dan diyakini tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan persyaratan/ ketentuan. Apabila calon pemenang lelang serta pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada) tidak lulus evaluasi kualifikasi. Pokja ULP menyusun urutan 3 (tiga) penawaran sebagai calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada). maka dilakukan evaluasi kualifikasi terhadap penawar ranking berikutnya.

dan/atau c. Penetapan Pemenang 31. penyimpangan terhadap ketentuan dan prosedur yang diatur dalam Peraturan Presiden No. maka peserta digugurkan. Pokja Konstruksi ULP Kab.2 33.1 30. atau pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. 30. Sanggahan diajukan oleh peserta apabila terjadi penyimpangan prosedur meliputi: a. badan usaha dan/atau pengurusnya dimasukkan dalam Daftar Hitam. 70 Tahun 2012 dan peraturan perundangundangan lainnya yang masih berlaku dan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan. Apabila tidak ada calon pemenang yang lulus pembuktian kualifikasi. teknis dan harga. rekayasa tertentu sehingga menghalangi terjadinya persaingan usaha yang sehat. dengan tembusan disampaikan secara offlinekepada PPK dan APIP K/L/D/Isebagaimana tercantum dalam LDP. Penetapan Pemenang.4 . disertai bukti terjadinya penyimpangan. Pokja ULP mengumumkan pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada) melalui aplikasi SPSE dan papan pengumuman resmi untuk masyarakat 33. 54 Tahun 2010 sebagaimana diubah terakhir dengan Peraturan Presiden No. Sanggahan Pokja ULP menetapkan pemenang lelang berdasarkan urutan nilai penawaran yang paling rendah. Pengumuman Pemenang 33. Pokja ULP wajib memberikan jawaban secara elektronik melalui aplikasi SPSE atas semua sanggahan paling lambat 3 (tiga) hari kerja setelah menerima surat sanggahan. maka lelang dinyatakan gagal.1 Peserta yang memasukkan dokumen penawaran secara lengkap dapat menyampaikan sanggahan secara elektronik melalui aplikasi SPSE atas penetapan pemenang kepada Pokja ULP dalam waktu 3 (tiga) hari kerja setelah pengumuman pemenang.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 33.5 F. Pembuktian kualifikasi dilakukan dengan cara melihat keaslian dokumen dari dokumen asli atau salinan dokumen yang sudah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang dan meminta salinan dokumen tersebut. Dalam pembuktian kualifikasi harus dihadiri oleh penanggung jawab penawaran atau yang menerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya.18 30. Apabila hasil pembuktian kualifikasi ditemukan pemalsuan data.2 Pembuktian kualifikasi terhadap peserta yang memenuhi persyaratan kualifikasi dilakukan setelah evaluasi kualifikasi. Apabila sanggahan dinyatakan benar maka Pokja ULP menyatakan pelelangan gagal. 32.4 30.3 30. Pokja ULP melakukan klarifikasi dan/atau verifikasi kepada penerbit dokumen atau kepada tenaga ahli yang bersangkutan/dalam dokumen penawaran apabila diperlukan. penyalahgunaan wewenang oleh Pokja ULP dan/atau pejabat yang berwenang lainnya. memenuhi persyaratan administrasi. b. Pembuktian Kualifikasi 30. atau kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik.3 33.

4 34. apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan masa penawarannya masih berlaku dengan alasan yang tidak dapat diterima secara obyektif oleh Pokja ULP. Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi sebagaimana tercantum dalam LDP. dengan ketentuan: a. 34. dan APIP K/L/D/I sebagaimana tercantum dalam LDP. Apabila pemenang yang ditunjuk mengundurkan diri.2 34. apabila yang bersangkutan tidak bersedia ditunjuk karena masa penawarannya sudah tidak berlaku. maka penunjukan pemenang dapat dilakukan kepada pemenang cadangan sesuai dengan urutan peringkat. Sanggahan banding menghentikan proses pelelangan. tidak ada sanggahan dari peserta. bukan kepada Pokja ULP atau disampaikan diluar masa sanggah. Sanggahan Banding 34.1 Pokja ULP membuat dan mengunggah Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) ke dalam aplikasi SPSE dan menyampaikan kepada PPK sebagai dasar untuk menerbitkan Surat Penunjukan Penyedia/Jasa (SPPBJ) PPK menerbitkan SPPBJ apabila pernyataan peserta pada formulir isian kualifikasi masih berlaku. atau c. Penunjukan Penyedia Barang/Jasa 35.5 34. b. Peserta yang akan melakukan Sanggahan Banding harus memberikan Jaminan Sanggahan Banding yang ditujukan kepada Pokja ULP sebesar 1% (satu perseratus) dari nilai total HPSdengan masa berlaku 5 (lima) hari kerja sejak tanggal pengajuan sanggahan banding.19 33. Sanggahan banding yang disampaikan bukan kepada Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi sebagaimana tercantum dalam LDP atau disampaikan di luar masa sanggah banding. selama masa surat penawaran dan Jaminan Penawaran pemenang Pokja Konstruksi ULP Kab.2 35.6 G. sanggahan dan/atau sanggahan banding terbukti tidak benar. dengan tembusan kepada PPK. dianggap sebagai pengaduan dan tetap harus ditindaklanjuti.1 34. Pokja ULP. atau c. Penunjukan Pemenang Pengadaan 35.3 34. masa sanggah dan/atau masa sanggah banding berakhir. dianggap sebagai pengaduan dan ditindaklanjuti secara offline di luar aplikasi SPSE oleh pihak-pihak yang berwenang Peserta yang tidak sependapat dengan jawaban sanggahan dari Pokja ULP. wajib memberikan jawaban secara tertulis atas semua sanggahan banding paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah surat sanggahan banding diterima.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 35. maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan tidak boleh dicairkan. b. dengan ketentuan: a. Penerima Jaminan Sanggahan Banding adalah Pokja ULP. paling lambat 3 (tiga) hari kerja setelah menerima jawaban sanggahan. maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan dicairkan dan disetorkan sebagaimana tercantum dalam LDP.3 35.5 Sanggahan yang disampaikan secara offline.4 . dapat mengajukan sanggahan banding secara tertulis kepada Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi sebagaimana tercantum dalam LDP. apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan masa penawarannya masih berlaku dengan alasan yang dapat diterima secara obyektif oleh Pokja ULP. maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan dicairkan dan disetorkan sebagaimana tercantum dalam LDP serta dimasukkan dalam Daftar Hitam. Penyedia yang ditunjuk wajib menerima keputusan tersebut.

6 36. Informasi yang berhubungan dengan penelitian. e.3 36. d. diganti atau ditimpa sampai dengan kontrak ditandatangani.8 35. tidak ada penawaran yang lulus evaluasi penawaran.5 36. Pokja ULP menyatakan pelelangan gagal. dalam evaluasi penawaran ditemukan bukti/indikasi terjadi persaingan tidak sehat.4 36. Setiap usaha peserta lelang mencampuri proses evaluasi dokumen penawaran atau keputusan pemenang akan mengakibatkan ditolaknya penawaran yang bersangkutan. 35. f. BAHP dan Kerahasiaan Proses 36. atau Pokja Konstruksi ULP Kab. evaluasi. Kontrak ditandatangani paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya SPPBJ. Evaluasi penawaran yang disimpulkan dalam Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) oleh Pokja ULP bersifat rahasia sampai dengan saat pengumuman pemenang. c. atau orang lain yang tidak berkepentingan sampai keputusan pemenang diumumkan. apabila: a. konfirmasi.dan usulan calon pemenang tidak boleh diberitahukan kepada peserta. maka pelelangan dinyatakan gagal oleh PA/KPA setelah mendapat laporan dari PPK. Dalam SPPBJ disebutkan bahwa penyedia harus menyiapkan Jaminan Pelaksanaan sebelum penandatanganan kontrak. Proses evaluasi Dokumen Penawaran bersifat rahasia dan dilaksanakan oleh pokja ULP secara independen. Evaluasi penawaran yang disimpulkan dalam Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) oleh Pokja ULP bersifat rahasia sampai dengan saat pengumuman pemenang. apabila tidak ada sanggahan.6 35.1 Gagal .9 36. 54 Tahun 2010 dan Dokumen Pengadaan ternyata benar.1 36.7 Apabila semua pemenang yang ditunjuk mengundurkan diri. Pelelangan Gagal 37. jumlah peserta yang memasukan Dokumen Penawaran kurang dari 3 (tiga) peserta. sanggahan dari peserta atas kesalahan substansi Dokumen Pengadaan ternyata benar. sanggahan dari peserta atas pelaksanaan pelelangan yang tidak sesuai dengan ketentuan Peraturan Presiden No. file BAHP dapat diunggah secara berulang. harga penawaran terendah terkoreksi lebih tinggi dari HPS. b.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 35.20 cadangan masih berlaku atau sudah diperpanjang masa berlakunya. klarifikasi. Jika diperlukan. SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah semua sanggahan dan sanggahan banding dijawab.2 36. SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 6 (enam) hari kerja setelah pengumuman penetapan pemenang.5 35.7 H. Pelelangan 37. Pokja ULP menuangkan ke dalam BAHP segala hal terkait proses pemilihan penyedia/barang jasa secara elektronik yang tidak dapat diakomodir atau difasilitasi aplikasi SPSE.

KPA.2 KPA sebagaimana tercantum dalam LDP menyatakan pelelangan gagal. atau g. atau d. Sanggahan banding dari peserta atas terjadinya pelanggaran prosedur dalam pelaksanaan pelelangan yang melibatkan PA. Setelah pemberitahuan adanya pelelangan gagal. diterbitkan oleh Bank Umum (tidak termasuk bank perkreditan rakyat). b. evaluasi ulang.5 I. e. maka Pokja ULP memberitahukan secara elektronik kepada peserta. c. ternyata benar. f.1 Surat Jaminan Pelaksanaan memenuhi ketentuan sebagai berikut: a. pelelangan ulang.3 Kepala Daerah sebagaimana tercantum dalam LDP menyatakan pelelangan gagal. penyampaian ulang Dokumen Penawaran. e. KPA sebagaimana tercantum dalam LDP sependapat dengan PPK yang tidak bersedia menandatangani SPPBJ karena proses Pelelangan tidak sesuai dengan Peraturan Presiden No. apabila: a. Setelah pelelangan dinyatakan gagal.21 g. menentukan langkah selanjutnya. 37. 37.4 37. apabila: a. Surat Jaminan Pelaksanaan 38. 54 Tahun 2010. besaran nilai Jaminan Pelaksanaan tidak kurang dari nilai jaminan yang ditetapkan. perusahaan penjaminan atau perusahaan asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian (suretyship) yang sebagaimana ditetapkan oleh Menteri Keuangan. atau b. pengaduan masyarakat adanya dugaan KKN yang melibatkan Pokja ULP dan/atau PPK ternyata benar. pelaksanaan Pelelangan tidak sesuai atau menyimpang dari Dokumen Pengadaan. Pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN yang melibatkan PA dan/atau KPA. PPK dan/atau Pokja ULP. 37. b. d. b. Surat Jaminan Pelaksanaan 38. Dokumen Pengadaan tidak sesuai dengan Peraturan Presiden No. besaran nilai Jaminan Pelaksanaan dicantumkan dalam angka dan huruf. c. yaitu melakukan: a. masa berlaku Jaminan Pelaksanaan sejak tanggal penandatanganan Kontrak sampai dengan serah terima pertama pekerjaan berdasarkan Kontrak (PHO) sebagaimana tercantum dalam LDP. nama penyedia sama dengan nama yang tercantum dalam surat Jaminan Pelaksanaan. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan Pelelangan dinyatakan benar oleh pihak berwenang.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . ternyata benar. c. setelah dilakukan evaluasi dengan sengaja tidak hadir dalam klarifikasi dan/atau pembuktian kualifikasi. nama PPK yang menerima Jaminan Pelaksanaan sama dengan nama PPK Pokja Konstruksi ULP Kab. sanggahan dari Penyedia Barang/Jasa atas kesalahan prosedur yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan ternyata benar. d. maka Pokja ULP atau Pokja ULP lainnya yang ditugaskan meneliti dan menganalisis penyebab terjadinya pelelangan gagal. f. penghentian proses pelelangan. calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2. 54 Tahun 2010. calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 mengundurkan diri.

dengan maksud apabila terjadi pertentangan ketentuan antara bagian satu dengan bagian yang lain. j. Jaminan Pelaksanaan harus dapat dicairkan tanpa syarat (unconditional) sebesar nilai jaminan dalam jangka waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah surat pernyataan wanprestasi dari PPK diterima oleh penerbit Jaminan. h. c. Kegagalan penyedia yang ditunjuk untuk menyerahkan Surat Jaminan Pelaksanaan dipersamakan dengan penolakan untuk menandatangani Kontrak.1 Sebelum penandatanganan kontrak PPK wajib memeriksa apakah pernyataan tanganan dalam Dokumen Isian Kualifikasi masih berlaku. alamat dan tanda tangan pihak penjamin. redaksional.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 39. nilai Jaminan Pelaksanaan untuk harga penawaran atau penawaran terkoreksi dibawah 80% (delapan puluh perseratus) nilai total HPS adalah sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai total HPS. bahasa. SPPBJ. spesifikasi khusus. gambar-gambar. dan i.4 39.3 39. dokumen lainnya seperti: jaminan-jaminan. surat penawaran berikut daftar kuantitas dan harga. Perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan dilakukan setelah mendapat persetujuan kontrak tahun jamak. angka dan huruf serta membubuhkan paraf pada setiap lembar Dokumen Kontrak. Apabila salah satu pernyataan Kontrak tersebut sudah tidak dipenuhi. 38. maka penandatanganan kontrak tidak dapat dilakukan. Ketentuan lebih lanjut mengenai pencairan Surat Jaminan Pelaksanaan diatur dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak. J. Penandatanganan Kontrak 39. BAHP. Menetapkan urutan hirarki bagian-bagian Dokumen Kontrak dalam Surat Perjanjian. Penanda39. dan memuat nama.2 38. PPK dan penyedia wajib memeriksa konsep Kontrak meliputi substansi. f. i. g.2 Penandatanganan kontrak dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkan SPPBJ dan setelah penyedia menyerahkan Jaminan Pelaksanaan. b. PPK dan penyedia tidak diperkenankan mengubah substansi Dokumen Pengadaan sampai dengan penandatanganan Kontrak.22 g. e.3 yang menandatangan kontrak. d. atau b. paket pekerjaan yang dijamin sama dengan paket pekerjaan yang tercantum dalam SPPBJ. 39. syarat-syarat umum kontrak. nilai Jaminan Pelaksanaan untuk harga penawaran atau penawaran terkoreksi diatas 80% (delapan puluh perseratus) nilai total HPS adalah sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai penawaran atau penawaran terkoreksi.6 .5 39. h. dengan ketentuan: a. pokok perjanjian. spesifikasi umum. maka berlaku urutan sebagai berikut: a. kecuali perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan yang melewati batas tahun anggaran. Jaminan Pelaksanaan atas nama Kemitraan/KSO harus ditulis atas nama Kemitraan/KSO. Pokja Konstruksi ULP Kab. adendum Surat Perjanjian (apabila ada). syarat-syarat khusus kontrak.

23

39.7

Banyaknya rangkap kontrak dibuat sesuai kebutuhan, yaitu: a. sekurang-kurangnya 2 (dua) Kontrak asli, terdiri dari: 1) kontrak asli pertama untuk PPK dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh penyedia; dan 2) kontrak asli kedua untuk penyedia dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh PPK; b. rangkap kontrak lainnya tanpa dibubuhi materai, apabila diperlukan. Pihak yang berwenang menandatangani kontrak atas nama penyedia adalah Direksi yang disebutkan namanya dalam Akta Pendirian/ Anggaran Dasar, yang telah didaftarkan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Pihak lain yang bukan Direksi atau yang namanya tidak disebutkan dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar sebagaimana dimaksud pada pasal 38.8, dapat menandatangani kontrak, sepanjang mendapat kuasa/pendelegasian wewenang yang sah dari Direksi atau pihak yang sah berdasarkan Akta Pendirian/Anggaran Dasar untuk menanda-tangani kontrak.

39.8

39.9

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

24

BAB IV. LEMBAR DATA PEMILIHAN (LDP)
A. Lingkup Pekerjaan 1. 2. Nama Pokja ULP : Pokja Konstruksi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Tulungagung. Alamat : Sekretariat ULP (Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tulungagung) Jl. A. Yani Timur No. 37, Tulungagung : www.tulungagung.go.id

Website

Website LPSE : lpse.tulungagung.go.id 3. 4. 5. B. Sumber Dana C. Pemberian Penjelasan Dokumen Pengadaan dan Peninjauan Lapangan D. Dokumen Penawaran 1. 2. Nama Paket Pekerjaan : Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh Lingkup pekerjaan meliputi Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh Jangka waktu penyelesaian pekerjaan : 90 (sembilan puluh) hari kalender Pekerjaan ini dibiayai dari sumber pendanaan : APBD Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2013. Pemberian Penjelasan Dokumen Pengadaan akan dilaksanakan melalui : LPSE dan jadwal sesuai dengan jadwal pada LPSE Peninjauan lapangan dilaksanakan apabila diminta oleh peserta.

1.

Daftar Personil Inti yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan:
No 1 1 2 3 Jabatan dlm Organisasi Pekerjaan 2 Pelaksana Juru Pengeboran Administrasi Jumlah minimal (orang) 3 1 1 1 Pendidika n Minimal 4 SMK Bangunan SMU/SMK sederajat SMU/SMK sederajat
Pengalaman minimal

Profesi/ keahlian dengan Sertifikat 6 SKT Pelaksana Bangunan Irigasi SKT Juru Pengeboran Air Tanah -

5 5 tahun 3 tahun

-

Keterangan: Dilampiri dengan hasil scan/copy ijazah dan SKA/SKT yang masih berlaku. 2. Daftar Peralatan Utama minimal yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan: No 1 Jenis Alat Dump Truck / Truck Jumlah 1 unit Kapasitas Minimal Keterangan Milik sendiri/ sewa

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

25

2 3 4

Pompa air Molen beton Mesin bor lengkap

1 unit 1 unit 1 set

-

Milik sendiri Milik sendiri Milik sendiri/sewa

Keterangan: Dilampiri dengan hasil scan/copy bukti kepemilikan untuk milik sendiri dan bukti perjanjian sewa atau dukungan alat untuk sewa. 3. E. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran F. Masa Berlakunya Penawaran G. Jaminan Penawaran H. Pemasukan Dokumen Penawaran I. Batas Akhir Waktu Penyampaian Penawaran J. Pembukaan Penawaran K. Sanggahan, Sanggahan Banding Dan Pengaduan 1. 2. Bagian Pekerjaan yang disubkontrakkan : tidak ada. Mata uang yang digunakan Rupiah Pembayaran dilakukan dengan cara angsuran (termin). Masa berlaku penawaran selama 60 (enam puluh) hari kalender sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran. Tidak dipersyaratkan. Lihat jadwal di LPSE

Lihat jadwal di LPSE

Lihat jadwal di LPSE 1. 2. Sanggahan disampaikan melalui aplikasi SPSE. Tembusan sanggahan ditujukan kepada: a. PPK b. PA/KPA c. Inspektorat Kab. Tulungagung Sanggahan Banding disampaikan diluar aplikasi SPSE (offline) ditujukan kepada Bupati Tulungagung Tembusan sanggahan banding ditujukan kepada: a. PPK b. Pokja Konstruksi ULP Kabupaten Tulungagung. c. Inspektorat Kab. Tulungagung Besarnya jaminan sanggahan banding sebesar 1% (satu perseratus) dari nilai total HPS

3. 4.

L. Jaminan Sanggahan Banding

1.

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

2. Jaminan Pelaksanaan dicairkan dan disetorkan pada Kas Daerah. Masa berlaku Jaminan Pelaksanaan selama 90 (sembilan puluh) hari kalender (unconditional) sejak penandatanganan kontrak. Jaminan Pelaksanaan 1.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .26 M. Pokja Konstruksi ULP Kab.

tulungagung. Menyampaikan surat pernyataan/ pengakuan tertulis bahwa perusahaan yang bersangkutan dan manajemennya atau peserta perorangan tidak dalam pengawasan pengadilan. Memiliki pengalaman pada bidang Tata Lingkungan. 7.go.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Tulungagung : www. tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana. PPh pasal 25/29 dan PPN (bagi pengusaha kena pajak) bulan Desember 2012. 37.tulungagung. Memiliki NPWP dan telah memenuhi kewajiban perpajakan tahun pajak terakhir (SPT Tahun 2011) serta memiliki laporan bulanan PPh pasal 21. pasal 23 bila ada transaksi. baik dilingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan. Salah satu dan/atau semua pengurus dan badan usahanya atau perorangan tidak masuk dalam daftar hitam. 5. tidak pailit.27 BAB V. LEMBAR DATA KUALIFIKASI (LDK) A. Memiliki Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBUJK) dan Izin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK) dengan sub bidang pekerjaan yang sesuai dan masih berlaku: Kualifikasi : Kecil Bidang : Tata Lingkungan Sub Bidang : Pekerjaan Pengeboran Air Tanah 2. A. Memperoleh paling sedikit 1 (satu) pekerjaan bagi penyedia dalam kurun waktu 4 tahun terakhir.id Website Website LPSE : lpse. 4. Alamat : Sekretariat ULP Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tulungagung Jl. Yani Timur No. Lingkup Kualifikasi Nama Pokja ULP : Pokja Konstruksi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Tulungagung.id Nama Paket Pekerjaan : Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh B. Memiliki kemampuan menyediakan personil inti sebagai berikut : No 1 1 2 3 Jabatan dlm Organisasi Pekerjaan 2 Pelaksana Juru Pengeboran Administrasi Jumlah minimal (orang) 3 1 1 1 Pendidika n Minimal 4 SMK Bangunan SMK Bangunan SMU/SMK sederajat Pengalaman minimal Profesi/ keahlian dengan Sertifikat 6 SKT Pelaksana Bangunan Irigasi SKT Juru Pengeboran Air Tanah - 5 5 tahun 3 tahun - Pokja Konstruksi ULP Kab. Persyaratan Kualifikasi 1. 3. 6.go. Januari 2013 dan Februari 2013. Peserta dapat mengganti persyaratan ini dengan menyampaikan Surat Keterangan Fiskal (SKF) sampai dengan bulan Februari 2013.

b. 11. Memiliki kemampuan untuk menyediakan fasilitas/peralatan/perlengkapan untuk melaksanakan pekerjaan konstruksi ini.jumlah paket yang sedang dikerjakan KP = Kemampuan menangani paket pekerjaan untuk usaha kecil KP = 5 N = Jumlah paket pekerjaan terbanyak yang dapat ditangani pada saat bersamaan selama kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir.28 Keterangan: Dilampiri dengan hasil scan/copy ijazah dan SKA/SKT yang masih berlaku. Dalam hal melakukan kemitraan peserta wajib mempunyai surat perjanjian kerja sama operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan dan perusahaan yang mewakili kemiraan tersebut. Memiliki surat keterangan dukungan keuangan dari bank pemerintah/swasta minimal 10 % (sepuluh perseratus) dari nilai total HPS. dalam hal kemitraan/KSO. 9. 10. dengan ketentuan: a. 8.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Mempunyai Sisa Kemampuan Paket (SKP). SKP = KP . yang diperhitungkan adalah SKP dari semua perusahaan yang bermitra/KSO. yaitu: No 1 2 3 4 Jenis Alat Dump Truck / Truck Pompa air Molen beton Mesin bor lengkap Jumlah 1 unit 1 unit 1 unit 1 set Kapasitas Minimal Keterangan Milik sendiri/ sewa Milik sendiri Milik sendiri Milik sendiri/sewa Keterangan: Dilampiri dengan hasil scan/copy bukti kepemilikan untuk milik sendiri dan bukti perjanjian sewa atau dukungan alat untuk sewa. Pokja Konstruksi ULP Kab.

..... (……………. e... Jl....Tulungagung Tahun Anggaran 2013 ...... terdiri dari : a.29 BAB VI. Sehubungan dengan pengumuman pendaftaran dan pengambilan Dokumen Pengadaan nomor:_________________ tanggal ______________ dan setelah kami pelajari dengan seksama Dokumen Pengadaan [serta adendum Dokumen Pengadaan]. 3... Kami akan melaksanakan pekerjaan tersebut dengan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama ……. 2. Spesifikasi teknis. dan jumlah peralatan utama minimal yang dibutuhkan. komposisi.. BENTUK SURAT PENAWARAN PESERTA BADAN USAHA/KEMITRAAN (KSO) CONTOH [Kop Surat Badan Usaha/Kemitraan (KSO)] Nomor Lampiran : : Kepada Yth..... d. Jenis...... bersama Surat Penawaran ini kami lampirkan: Hasil pemindaian (scan)Jaminan Penawaran [atau asli]. apabila dipersyaratkan].: Pokja . [Hasil pemindaian Surat perjanjian kemitraan/Kerja Sama Operasi...... 7. [Bagian Pekerjaan yang akan disubkontrakkan..... Tulungagung di TULUNGAGUNG Perihal : Penawaran Pekerjaan …………. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN A.... Penawaran ini berlaku selama ____ (__________________) hari kalender sejak tanggal surat penawaran ini.... c... sebesar Rp_______________ (__________________________) termasuk PPN. [Daftar Kuantitas dan Harga... 4..... PT/CV/Firma/Kemitraan (KSO) ____________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] ....... apabila ada].. apabila ada]. f....... Dokumen penawaran teknis.... Formulir rekapitulasi perhitungan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).. Dengan disampaikannya Surat Penawaran ini. Penawaran ini sudah memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas...... Jabatan Pokja Konstruksi ULP Kab... Sesuai dengan persyaratan..... Daftar Personil Inti..... dengan ini kami mengajukan penawaran untuk pekerjaan ……….. ... 6........) hari kalender.. Metoda Pelaksanaan. kapasitas. Data kualifikasi yang dikirimkan melalui aplikasi SPSE [Dokumen lain yang dipersyaratkan].... 5... maka kami menyatakan sanggup dan akan tunduk pada semua ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan... 1. b.. Jadwal Waktu Pelaksanaan...

4. 9. Pembagian sharing dalam kemitraan/KSO ini tidak akan diubah baik selama masa penawaran maupun sepanjang masa kontrak. akan mengambil bagian sesuai sharing tersebut pada butir 2. Secara bersama-sama: a. c. wajib bertanggung jawab baik secara bersama-sama atau masing-masing atas semua kewajiban sesuai ketentuan dokumen kontrak. kecuali dengan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan persetujuan bersama secara tertulis dari masing-masing anggota kemitraan/KSO. Masing-masing peserta anggota kemitraan/KSO. Perjanjian ini dibuat dalam rangkap ____ (_______) yang masing-masing mempunyai kekuatan hukum yang sama. Keikutsertaan modal (sharing) setiap perusahaan dalam kemitraan/KSO adalah: _______________ [nama peserta 1] sebesar _____ % (___________ persen) _______________ [nama peserta 2] sebesar _____ % (___________ persen) _______________ [nama peserta 3] sebesar _____ % (___________ persen) _________________________________ [dst] 3. keuntungan. 2. Perjanjian ini secara otomatis menjadi batal dan tidak berlaku lagi bila pelelangan tidak dimenangkan oleh perusahaan kemitraan/KSO. Membentuk kemitraan/KSO dengan nama kemitraan/KSO adalah ________________ b. perintah pembelian. maka kami: ______________________________ [nama peserta 1] ______________________________ [nama peserta 2] ______________________________ [nama peserta 3] ______________________________ [dan seterusnya] bermaksud untuk mengikuti pelelangan dan pelaksanaan kontrak secara bersama-sama dalam bentuk kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO). Kami menyetujui dan memutuskan bahwa: 1. Menunjuk ____________________________ [nama peserta 1] sebagai perusahaan utama (leading firm) untuk kemitraan/KSO dan mewakili serta bertindak untuk dan atas nama kemitraan/KSO. daftar peralatan dan tenaga kerja. 7. tanda terima.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .30 BENTUK PERJANJIAN KEMITRAAN/KERJA SAMA OPERASI (KSO) CONTOH SURAT PERJANJIAN KEMITRAAN/ KERJA SAMA OPERASI (KSO) Sehubungan dengan pelelangan pekerjaan ________________ yang pembukaan penawarannya akan dilakukan di ________________ pada tanggal ________ 20__. tahun ________________________ [Peserta 1] (_______________) [Peserta 3] (________________) [Peserta 2] (________________) [dst (________________)] Catatan: Surat Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi ini harus dibuat d iatas kertas segel Pokja Konstruksi ULP Kab. dan kerugian dari kemitraan/KSO. Wewenang menandatangani untuk dan atas nama kemitraan/KSO diberikan kepada _________________________ [nama wakil peserta] dalam kedudukannya sebagai direktur utama/direktur pelaksana _________________________ [nama peserta 1] berdasarkan persetujuan tertulis dari seluruh anggota kemitraan/KSO. 6. masing-masing anggota kemitraan/KSO akan melakukan pengawasan penuh terhadap semua aspek pelaksanaan dari perjanjian ini. 5. Menyetujui apabila ditunjuk sebagai pemenang. surat-menyurat. dan lain-lain. dalam hal pengeluaran. Perjanjian ini berlaku sejak tanggal ditandatangani. Terlepas dari sharing yang ditetapkan di atas. perjanjian subkontrak. DENGAN KESEPAKATAN INI semua anggota kemitraan/KSO membubuhkan tanda tangan di _________ pada hari __________ tanggal __________ bulan ____________. 8. termasuk hak untuk memeriksa keuangan.

3. 5. komposisi dan jumlah peralatan minimal [sebagaimana tercantum dalam LDP]. 4. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS Dokumen Penawaran Teknis [Cantumkan dan jelaskan secara rinci hal-hal berikut. Jika diperlukan. dan 7. [Hal-hal lain yang dipersyaratkan]. Contoh : b) c) kesesuain jenis pekerjaan pada jadwal dengan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga serta urutan pekerjaan setiap tahap pada jadwal secara teknis dapat dilaksanakan. Pokja Konstruksi ULP Kab. bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan [sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP]. spesifikasi teknis. a) penyusunan jadwal dengan menggunakan metode jaringan kerja (Network Diagram) yang berbentuk Diagram Balok (Gantt Chart) dalam format MS Project dengan ketentuan menyampaikan sub item pekerjaan sesuai mata pembayaran yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan [tidak melampaui batas waktu sebagaimana tercantum dalam LDP]. personil inti yang akan ditempatkan secara penuh [sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP. 2. 6. metoda pelaksanaan pekerjaan [diyakini menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan]. keterangan dapat dicantumkan dalam lembar tersendiri/tambahan] 1. penyusunan rencana progres pelaksanaan pekerjaan dalam bentuk kurva S dalam format MS Project/MS Excel. serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan].31 B. Contoh : d) kesesuaian antara jangka waktu pelaksanaan pada jadwal dan kurva S yang tidak melebihi waktu yang dipersyaratkan didalam LDP. kapasitas. jenis.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .

Nilai Jasa Luar Negeri (8B) Nilai Gabungan Barang dan Jasa (9C) __________ [tempat].Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Manajemen Proyek dan Perekayasaan IV. Alat Kerja / Fasilitas Kerja V.32 C. Jasa Umum B. Peralatan (Barang jadi) A. __ [tanggal] __________ [bulan] 20__ [tahun] [tanda tangan] [nama wakil sah badan usaha/pemimpin kemitraan (KSO)] Pokja Konstruksi ULP Kab. TOTAL Biaya (A + B) (1A) (2A) (3A) (1B) (2B) (3B) (1C) (2C) (3C) (1D) (2D) (3D) (1E) (2E) (3E) (1G) (2G) (3G) (4A) (5A) (6A) (7A) (8A) (9A) (4B) (5B) (6B) (7B) (8B) (9B) (4C) (5C) (6C) (7C) (8C) (9C) (4D) (5D) (6D) (7D) (8D) (9D) (4E) (5E) (6E) (7E) (8E) (9E) (4G) (5G) (6G) (7G) (8G) (9G) Formulasi perhitungan: % TKDN (Gabungan Barang dan Jasa) = Nilai Barang Total (3C) . Sub Total Jasa C. Material Langsung (Bahan baku) II. BENTUK FORMULIR REKAPITULASI PERHITUNGAN TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN) FORMULIR REKAPITULASI PERHITUNGAN TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN) Nilai Gabungan Barang/Jasa (Rp) Uraian Pekerjaan DN (2) LN (3) Total Ribu Rp (4) % KDN (5) Barang/ Jasa (7) TKDN Gabungan (8) (1) Barang I. Konstruksi dan Fabrikasi VI.Nilai Barang Luar Negeri (3B) Nilai Gabungan Barang dan Jasa (9C) Nilai Jasa Total(8C) . Sub Total Barang Jasa III.

yang diperhitungkan adalah SKP dari semua perusahaan yang bermitra/KSO. b. salah satu dan/atau semua pengurus dan badan usahanya atau peserta perorangan tidak masuk dalam Daftar Hitam. peserta wajib mempunyai perjanjian Kerja Sama Operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan/KSO dan perusahaan yang mewakili kemitraan/KSO tersebut. Januari 2013 dan Februari 2013. memiliki izin usaha sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. evaluasi persyaratan pada angka 1 sampai dengan angka 10 dilakukan untuk setiap perusahaan yang melakukan kemitraan/KSO. 4. 7. 6.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . 8. PPh pasal 25/29 dan PPN (bagi pengusaha kena pajak) bulan Desember 2012. menyampaikan daftar perolehan pekerjaan yang sedang dikerjakan. Peserta dapat mengganti persyaratan ini dengan menyampaikan Surat Keterangan Fiskal (SKF) sampai dengan bulan Februari 2013. pemenuhan persyaratan kualifikasi. Dokumen Kualifikasi yang akan dievaluasi harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: 1. Pokja ULP memeriksa dan membandingkan persyaratan dan data isian peserta dalam Dokumen Isian Kualifikasi dalam hal: 1. Memiliki pengalaman pada bidang Tata Lingkungan. memiliki surat keterangan dukungan keuangan dari bank pemerintah/swasta untuk mengikuti pengadaan pekerjaan konstruksi paling kurang 10% (sepuluh perseratus) dari nilai total HPS. mempunyai Sisa Kemampuan Paket (SKP). memiliki kemampuan menyediakan fasilitas dan peralatan serta personil yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan. kelengkapan Dokumen Isian Kualifikasi. 11. dalam hal peserta akan melakukan kemitraan/KSO: a. kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan. b. 10. dan 2. baik di lingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. dalam hal kemitraan/KSO. menyampaikan pernyataan/pengakuan tertulis bahwa perusahaan yang bersangkutan dan manajemennya atau peserta perorangan tidak dalam pengawasan pengadilan. atau peserta perorangan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana. 9. SKP = KP – jumlah paket yang sedang dikerjakan KP = Kemampuan menangani paket pekerjaan untuk usaha kecil KP = 5 N = Jumlah paket pekerjaan terbanyak yang dapat ditangani pada saat bersamaan selama kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir. 3. tidak pailit. 5. 2. pasal 23 bila ada transaksi. B. Memiliki NPWP dan telah memenuhi kewajiban perpajakan tahun pajak terakhir (SPT Tahun 2011) serta memiliki laporan bulanan PPh pasal 21. memperoleh paling sedikit 1 (satu) pekerjaan sebagai penyedia dalam kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir. Pokja Konstruksi ULP Kab. TATA CARA EVALUASI KUALIFIKASI A. dengan ketentuan: a.33 BAB VII.

maka data yang kurang tidak dapat dilengkapi. Pokja Konstruksi ULP Kab. Evaluasi kualifikasi sudah merupakan kompetisi.34 C. D. Apabila ditemukan hal-hal dan/atau data yang kurang jelas maka Pokja ULP dapat meminta peserta untuk menyampaikan klarifikasi secara tertulis namun tidak boleh mengubah substansi formulir isian kualifikasi.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .

terdiri dari 1 (satu) orang atau lebih. Pokja Konstruksi ULP Kab. 1. 1. 1.9 Kemitraan/KSO adalah kerja sama usaha antar penyedia baik penyedia nasional maupun penyedia asing.15 Direksi teknis adalah tim pendukung yang ditunjuk/ditetapkan oleh PPK untuk mengawasi pelaksanaan pekerjaan.13 Hari adalah hari kalender. Definisi Istilah-istilah yang digunakan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini harus mempunyai arti atau tafsiran seperti yang dimaksudkan sebagai berikut: 1. 1. untuk melaksanakan sebagian pekerjaan (subkontrak). 1. 1. 1.11 Kontrak Pengadaan Barang/Jasa yang selanjutnya disebut Kontrak adalah perjanjian tertulis antara PPK dengan penyedia yang mencakup Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK) ini dan Syarat-Syarat Khusus Kontrak (SSKK) serta dokumen lain yang merupakan bagian dari kontrak. yang dikeluarkan oleh Bank Umum/Perusahaan Penjaminan/Perusahaan Asuransi yang diserahkan oleh penyedia kepada PPK/Pokja ULP untuk menjamin terpenuhinya kewajiban penyedia.10 Surat Jaminan yang selanjutnya disebut Jaminan. yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak untuk mengendalikan pelaksanaan pekerjaan. pemantauan dan kegiatan pengawasan lain terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi organisasi.8 Subpenyedia adalah penyedia yang mengadakan perjanjian kerja dengan penyedia penanggung jawab kontrak. evaluasi. SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK (SSUK) A.3 Kuasa Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut KPA adalah pejabat yang ditetapkan oleh PA untuk menggunakan APBN atau ditetapkan oleh Kepala Daerah untuk menggunakan APBD.4 Pejabat Pembuat Komitmen yang selanjutnya disebut PPK adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Pekerjaan Konstruksi. 1. adalah jaminan tertulis yang bersifat mudah dicairkan dan tidak bersyarat (unconditional). 1.35 BAB VIII. reviu. yang masing-masing pihak mempunyai hak. 1. 1. 1.2 Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut PA adalah pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran Kementerian/ Lembaga/Satuan Kerja Perangkat Daerah atau Pejabat yang disamakan pada Institusi lain Pengguna APBN/APBD.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . 1.5 Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan adalah Pokja ULP/pejabat yang ditetapkan oleh PA/KPA yang bertugas memeriksa dan menerima hasil pekerjaan.12 Nilai Kontrak adalah total harga yang tercantum dalam Kontrak. Ketentuan Umum 1. kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan perjanjian tertulis.6 Aparat Pengawas Intern Pemerintah atau pengawas intern pada Institusi lain yang selanjutnya disebut APIP adalah aparat yang melakukan pengawasan melalui audit.14 Direksi lapangan adalah tim pendukung yang dibentuk/ditetapkan oleh PPK.7 Penyedia adalah badan usaha atau orang perseorangan yang menyediakan Pekerjaan Konstruksi. 1.1 Pekerjaan Konstruksi adalah seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan pelaksanaan konstruksi bangunan atau pembuatan wujud fisik lainnya.

20 1. dinyatakan dalam Berita Acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh PPK. dari segi teknis. baik secara keseluruhan maupun sebagian dan/atau tidak sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam kontrak. Kegagalan Bangunan adalah keadaan bangunan.21 1. dan/atau keselamatan umum.28 1. Pokja Konstruksi ULP Kab. Harga Perkiraan Sendiri (HPS) adalah perhitungan perkiraan biaya pekerjaan yang disusun oleh PPK. Tanggal penyelesaian pekerjaan adalah tanggal penyerahan pertama pekerjaan selesai.18 1. realistik dan dapat dilaksanakan. Metoda pelaksanaan pekerjaan adalah cara kerja yang layak. dikalkulasikan secara keahlian berdasarkan data yang dapat dipertanggungjawabkan serta digunakan oleh Pokja ULP untuk menilai kewajaran penawaran termasuk rinciannya. realistik dan dapat dilaksanakan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan dan diyakini menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan dengan tahap pelaksanaan yang sistimatis berdasarkan sumber daya yang dimiliki penawar. yang pelaksanaannya diserahkan kepada penyedia lain dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK. keselamatan dan kesehatan kerja.23 1. Tanggal mulai kerja adalah tanggal mulai kerja penyedia yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). dihitung sejak tanggal penyerahan pertama pekerjaan sampai dengan tanggal penyerahan akhir pekerjaan.27 1.16 1. Masa Kontrak adalah jangka waktu berlakunya Kontrak ini terhitung sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan masa pemeliharaan berakhir. manfaat.26 1. menjadi tidak berfungsi.19 1. terdiri atas tahap pelaksanaan yang disusun secara logis.36 1.29 Daftar kuantitas dan harga (rincian harga penawaran) adalah daftar kuantitas yang telah diisi harga satuan dan jumlah biaya keseluruhannya yang merupakan bagian dari penawaran.17 1. Bagian pekerjaan yang disubkontrakkan adalah bagian pekerjaan bukan pekerjaan utama yang ditetapkan sebagaimana tercantum dalam LDP. yang setelah diserahterimakan oleh penyedia kepada PPK dan terlebih dahulu diperiksa serta diterima oleh Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. Masa pemeliharaan adalah kurun waktu kontrak yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak.22 1. Jadwal waktu pelaksanaan adalah jadwal yang menunjukkan kebutuhan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan.24 1.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . yang diterbitkan oleh PPK. Harga Satuan Pekerjaan (HSP) adalah harga satu jenis pekerjaan tertentu per satu satuan tertentu.25 1. Pekerjaan utama adalah jenis pekerjaan yang secara langsung menunjang terwujudnya dan berfungsinya suatu konstruksi sesuai peruntukannya yang ditetapkan sebagaimana tercantum dalam LDP. Personil inti adalah tenaga yang akan ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan sebagaimana tercantum dalam LDP serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan untuk melaksanakan pekerjaan. Kegagalan Konstruksi adalah keadaan hasil pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi pekerjaan sebagaimana disepakati dalam kontrak baik sebagian maupun keseluruhan sebagai akibat kesalahan pengguna atau penyedia.

Penyedia harus menyampaikan asal material/bahan yang terdiri dari rincian komponen dalam negeri dan komponen impor. dilarang untuk: a. b. c. pengenaan daftar hitam. Larangan Korupsi. mendorong terjadinya persaingan tidak sehat. c.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . sisa uang muka harus dilunasi oleh Penyedia.5 5.37 2. dan d. Penyedia menjamin bahwa yang bersangkutan (termasuk semua anggota Kemitraan/KSO apabila berbentuk Kemitraan/KSO) dan Sub penyedianya (jika ada) tidak pernah dan tidak akan melakukan tindakan yang dilarang di atas.2 Pokja Konstruksi ULP Kab. Asal Material/ Bahan 5. Kolusi dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan 4. kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan hukum yang berlaku di Indonesia atau hukum yang berlaku di negara pemberi pinjaman/hibah (tergantung kesepakatan antara Pemerintah dan negara pemberi pinjaman/hibah). tumbuh. Penerapan SSUK diterapkan secara luas dalam pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi ini tetapi tidak dapat bertentangan dengan ketentuan-ketentuan dalam Dokumen Kontrak lain yang lebih tinggi berdasarkan urutan hierarki dalam Surat Perjanjian. antara lain tempat material/bahan ditambang. Hukum yang digunakan adalah hukum yang berlaku di Indonesia. atau diproduksi. PPK yang terlibat dalam KKN dan penipuan dikenakan sanksi berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan. Pengenaan sanksi administratif di atas dilaporkan oleh PPK kepada Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi lainnya. Penyedia yang menurut penilaian PPK terbukti melakukan laranganlarangan di atas dapat dikenakan sanksi-sanksi administratif oleh PPK sebagai berikut: a. pemutusan Kontrak.1 4. 3. membuat dan/atau menyampaikan secara tidak benar dokumen dan/atau keterangan lain yang disyaratkan untuk penyusunan dan pelaksanaan Kontrak ini.1 5.2 4. b. Jaminan Pelaksanaan dicairkan dan disetorkan sebagaimana ditetapkan dalam SSKK. menawarkan. Asal material/bahan merupakan tempat material/bahan diperoleh.2 4. Bahasa dan Hukum 3.3 4. 3.1 Bahasa kontrak harus dalam Bahasa Indonesia kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan Bahasa Indonesia dan bahasa nasional pemberi pinjaman/hibah tersebut dan/atau bahasa Inggris.4 4. menerima atau menjanjikan untuk memberi atau menerima hadiah atau imbalan berupa apa saja atau melakukan tindakan lainnya untuk mempengaruhi siapapun yang diketahui atau patut dapat diduga berkaitan dengan pengadaan ini. Berdasarkan etika pengadaan barang/jasa pemerintah.

Jika ketentuan di atas dilanggar maka Kontrak diputuskan dan Penyedia dikenakan sanksi sebagaimana diatur dalam SSKK. dan dianggap telah diberitahukan jika telah disampaikan secara langsung kepada wakil sah Para Pihak dalam SSUK. 8. Khusus untuk penyedia perseorangan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 12. 10. Pengalihan seluruh Kontrak hanya diperbolehkan dalam hal pergantian nama Penyedia. atau jika disampaikan melalui surat tercatat dan/atau faksimili ditujukan ke alamat yang tercantum dalam SSKK. Perpajakan 10. dan setiap dokumen yang disyaratkan atau diperbolehkan untuk dibuat berdasarkan Kontrak ini oleh PPK atau Penyedia hanya dapat dilakukan atau dibuat oleh pejabat yang disebutkan dalam SSKK.38 6. Penyedia tidak boleh diwakilkan. e-mail dan/atau faksimili dengan alamat tujuan para pihak yang tercantum dalam SSKK. Semua pemberitahuan. bea. permohonan. retribusi.2 10. atau persetujuan berdasarkan Kontrak ini harus dibuat secara tertulis dalam Bahasa Indonesia. Pembukuan 9. Penyedia Mandiri .2 7. Pengabaian hanya dapat mengikat jika dapat dibuktikan secara tertulis dan ditandatangani oleh Wakil Sah Pihak yang melakukan pengabaian. dan pungutan lain yang dibebankan oleh peraturan perpajakan atas pelaksanaan Kontrak ini. Penyedia berdasarkan Kontrak ini bertanggung jawab penuh terhadap personil dan subpenyedianya (jika ada) serta pekerjaan yang dilakukan oleh mereka.4 11. Subkontrak sebagian pekerjaan utama hanya diperbolehkan kepada Penyedia spesialis setelah persetujuan tertulis dari PPK. Penyedia dilarang untuk mensubkontrakkan sebagian/seluruh pekerjaan utama dalam Kontrak ini. baik sebagai akibat peleburan (merger) maupun akibat lainnya. 6. dan Personil yang bersangkutan berkewajiban untuk membayar semua pajak. Wakil Sah Para Pihak Setiap tindakan yang disyaratkan atau diperbolehkan untuk dilakukan. Pokja Konstruksi ULP Kab.1 Penyedia dilarang untuk mengalihkan sebagian atau seluruh Kontrak ini.3 10. Pengabaian Jika terjadi pengabaian oleh satu Pihak terhadap pelanggaran ketentuan tertentu Kontrak oleh Pihak yang lain maka pengabaian tersebut tidak menjadi pengabaian yang terus-menerus selama Masa Kontrak atau seketika menjadi pengabaian terhadap pelanggaran ketentuan yang lain. Semua pengeluaran perpajakan ini dianggap telah termasuk dalam Nilai Kontrak. Subpenyedia (jika ada). Penyedia diharapkan untuk melakukan pencatatan keuangan yang akurat dan sistematis sehubungan dengan pelaksanaan pekerjaan ini berdasarkan standar akuntansi yang berlaku. Korespondensi 6.1 Semua korespondensi dapat berbentuk surat. Penyedia tetap bertanggung jawab atas bagian pekerjaan yang disubkontrakkan. Penyedia. Pengalihan dan/atau Subkontrak 10.

2 19. Penyedia berkewajiban untuk menjamin akses PPK. Penyedia wajib memberitahukan kepada PPK dan kepada pihak yang berwenang semua penemuan benda/barang yang mempunyai nilai sejarah atau penemuan kekayaan di lokasi pekerjaan yang menurut peraturan perundang-undangan dikuasai oleh negara . Jika dalam pelaksanaan pekerjaan ini diperlukan terlebih dahulu adanya Hasil Pekerjaan Sementara maka penyedia berkewajiban untuk menyerahkan spesifikasi dan gambar usulan Hasil Pekerjaan Sementara tersebut untuk disetujui oleh Pengawas Pekerjaan. PPK jika dipandang perlu dapat mengangkat Pengawas Pekerjaan yang berasal dari personil PPK atau konsultan pengawas. Waktu pelaksanaan kontrak adalah jangka waktu yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak dihitung sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK. Pengawas Pekerjaan berkewajiban untuk mengawasi pelaksanaan pekerjaan.1 Kontrak ini berlaku efektif pada tanggal penandatanganan Surat Perjanjian oleh Para Pihak atau pada tanggal yang ditetapkan dalam SSKK. Wakil Sah PPK dan/atau Pengawas Pekerjaan ke lokasi kerja dan lokasi lainnya dimana pekerjaan ini sedang atau akan dilaksanakan. Pengawasan Pelaksanaan Pekerjaan 14.1 Selama berlangsungnya pelaksanaan pekerjaan. Akses ke Lokasi Kerja B. Pelaksanaan.2 15. Semua gambar yang digunakan untuk mendapatkan Hasil Pekerjaan baik yang permanen maupun sementara harus mendapatkan persetujuan Pengawas Pekerjaan. Adendum dan Pemutusan Kontrak 19. 19.39 13.3 Pokja Konstruksi ULP Kab.2 16. Jika tercantum dalam SSKK. Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan 19. Pengawas Pekerjaan selalu bertindak untuk kepentingan PPK. penyedia bertanggung jawab secara penuh atas rancangan Hasil Pekerjaan Sementara. 14.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Penyelesaian. Penyedia harus menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang ditentukan dalam SSKK. 17.1 15. Terlepas dari ada tidaknya persetujuan Pengawas Pekerjaan. Pengawas Pekerjaan dapat bertindak sebagai Wakil Sah PPK. Dalam melaksanakan kewajibannya. Perintah Penyedia berkewajiban untuk melaksanakan semua perintah Pengawas Pekerjaan yang sesuai dengan kewenangan Pengawas Pekerjaan dalam Kontrak ini. Penemuanpenemuan 18. Persetujuan Pengawas Pekerjaan 15. 14. Kemitraan/KSO Kemitraan/KSO memberi kuasa kepada salah satu anggota yang disebut dalam Surat Perjanjian untuk bertindak atas nama Kemitraan/KSO dalam pelaksanaan hak dan kewajiban terhadap PPK berdasarkan Kontrak ini.

e. Program Mutu 22. jadwal pelaksanaan pekerjaan. Dalam SPMK dicantumkan saat paling lambat dimulainya pelaksanaan kontrak oleh penyedia. Program mutu dapat direvisi sesuai dengan kondisi lokasi pekerjaan. b.4 22. c. informasi mengenai pekerjaan yang akan dilaksanakan. termasuk perubahan terhadap urutan pekerjaan. pelaksana kerja. prosedur pelaksanaan pekerjaan. Penyerahan Lokasi Kerja 20.2 20.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 20. dan f. Penyedia berkewajiban untuk memutakhirkan program mutu jika terjadi adendum Kontrak dan Peristiwa Kompensasi.3 21.3 22.1 21. Penyerahan dilakukan setelah sebelumnya dilakukan pemeriksaan lapangan bersama.1 Pelaksanaan Pekerjaan 20. Pemutakhiran program mutu harus mendapatkan persetujuan PPK. Program mutu disusun paling sedikit berisi: a.40 19. Pemutakhiran program mutu harus menunjukkan perkembangan kemajuan setiap pekerjaan dan dampaknya terhadap penjadwalan sisa pekerjaan. dan kondisi ini ditetapkan sebagai Peristiwa Kompensasi.2 22. Pokja Konstruksi ULP Kab. organisasi kerja penyedia. B.1 PPK berkewajiban untuk menyerahkan keseluruhan lokasi kerja kepada penyedia sebelum SPMK diterbitkan. PPK menerbitkan SPMK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak tanggal penanda-tanganan kontrak. Persetujuan PPK terhadap program mutu tidak mengubah kewajiban kontraktual penyedia.5 22. prosedur instruksi kerja. Jika dalam pemeriksaan lapangan bersama ditemukan hal-hal yang dapat mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka perubahan tersebut harus dituangkan dalam adendum Kontrak. maka PPK dapat melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas penyedia dengan adendum kontrak.4 Apabila penyedia berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal karena keadaan diluar pengendaliannya dan penyedia telah melaporkan kejadian tersebut kepada PPK. Hasil pemeriksaan dan penyerahan dituangkan dalam berita acara penyerahan lokasi kerja. d. Penyedia berkewajiban untuk menyerahkan program mutu pada rapat persiapan pelaksanaan kontrak untuk disetujui oleh PPK.6 .2 22. Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) 21. Jika penyerahan hanya dilakukan pada bagian tertentu dari lokasi kerja maka PPK dapat dianggap telah menunda pelaksanaan pekerjaan tertentu yang terkait dengan bagian lokasi kerja tersebut.1 22.

23. tata cara pengaturan pelaksanaan pekerjaan. Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak 23. Beberapa hal yang dibahas dan disepakati dalam rapat persiapan pelaksanaan kontrak meliputi: a. harus sudah menyelenggarakan rapat persiapan pelaksanaan kontrak. organisasi kerja.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 26. maka harus dituangkan dalam adendum Kontrak. dan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan program mutu. Waktu Penyelesaian Pekerjaan . b. Hasil pemeriksaan bersama dituangkan dalam Berita Acara. gudang. gedung laboratorium. pada tahap awal pelaksanaan Kontrak.3 25. mempersiapkan fasilitas seperti kantor.2 24. b. e.2 Pengendalian Waktu 26.3 25. unsur perencanaan. penyusunan rencana dan pelaksanaan pemeriksaan lokasi pekerjaan.2 25. dan sebagainya. Untuk pemeriksaan bersama ini.4 B. mendatangkan personil-personil. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Personil dan/atau Peralatan ternyata belum memenuhi persyaratan Kontrak maka penyedia tetap dapat melanjutkan pekerjaan dengan syarat Personil dan/atau Peralatan yang belum memenuhi syarat harus segera diganti dalam jangka waktu yang disepakati bersama. Pemeriksaan Bersama 25. mendatangkan peralatan-peralatan terkait yang diperlukan dalam pelaksanaan pekerjaan. d. Apabila dalam pemeriksaan bersama mengakibatkan perubahan isi Kontrak. mobilisasi peralatan dan personil. PPK bersama dengan penyedia. Mobilisasi peralatan dan personil dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. dan unsur pengawasan. jadwal pengadaan bahan/material. Pokja Konstruksi ULP Kab. serta menyelesaikan pekerjaan selambat-lambatnya pada Tanggal Penyelesaian yang ditetapkan dalam SPMK.1 Kecuali Kontrak diputuskan lebih awal. Mobilisasi 24. bengkel.1 25. Apabila diperlukan. yaitu: a. program mutu. rumah. penyedia berkewajiban untuk memulai pelaksanaan pekerjaan pada Tanggal Mulai Kerja.1 24.1 Selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak diterbitkannya SPMK dan sebelum pelaksanaan pekerjaan. c. PA/KPA dapat membentuk Pokja ULP/Pejabat Peneliti Pelaksana-an Kontrak atas usul PPK. f.2 24. PPK bersama-sama dengan penyedia melakukan pemeriksaan lokasi pekerjaan dengan melakukan pengukuran dan pemeriksaan detail kondisi lokasi pekerjaan untuk setiap rencana mata pembayaran.41 23. Mobilisasi paling lambat harus sudah mulai dilaksanakan dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak diterbitkan SPMK. Mobilisasi dilakukan sesuai dengan lingkup pekerjaan. jadwal pelaksanaan pekerjaan. dan/atau c.

29.2 29.2 Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau Peristiwa Kompensasi atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia dikenakan denda.1 . Jika penyedia lalai untuk memberikan peringatan dini atas keterlambatan atau tidak dapat bekerja sama untuk mencegah keterlambatan maka keterlambatan seperti ini tidak dapat dijadikan alasan untuk memperpanjang Tanggal Penyelesaian. Rapat Pemantauan Pengawas Pekerjaan dapat memerintahkan secara tertulis penyedia untuk menunda pelaksanaan pekerjaan. PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan harus telah menetapkan ada tidaknya perpanjangan dan untuk berapa lama. Denda atau ganti rugi tidak dikenakan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang.3 30. Penundaan oleh Pengawas Pekerjaan 29. menaikkan Nilai Kontrak atau Pokja Konstruksi ULP Kab. Jika terjadi Peristiwa Kompensasi sehingga penyelesaian pekerjaan akan melampaui Tanggal Penyelesaian maka penyedia berhak untuk meminta perpanjangan Tanggal Penyelesaian berdasarkan data penunjang.2 28. dan meminta satu sama lain untuk menghadiri rapat tersebut. Peringatan Dini 30. PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan memperpanjang Tanggal Penyelesaian Pekerjaan secara tertulis.1 Pengawas Pekerjaan atau penyedia dapat menyelenggarakan rapat pemantauan.1 27.3 26. Perpanjangan Tanggal Penyelesaian harus dilakukan melalui adendum Kontrak jika perpanjangan tersebut mengubah Masa Kontrak. Pengawas Pekerjaan dapat memutuskan baik dalam rapat atau setelah rapat melalui pernyataan tertulis kepada semua pihak yang menghadiri rapat. Setiap perintah penundaan ini harus segera ditembuskan kepada PPK.42 26. Mengenai hal-hal dalam rapat yang perlu diputuskan. Hasil rapat pemantauan akan dituangkan oleh Pengawas Pekerjaan dalam berita acara rapat. dan rekamannya diserahkan kepada PPK dan pihak-pihak yang menghadiri rapat. Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam Pasal ini adalah tanggal penyelesaian semua pekerjaan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 29.4 27. dalam jangka waktu 21 (dua puluh satu) hari setelah penyedia meminta perpanjangan. Perpanjangan Waktu 27. 26. Penyedia berkewajiban untuk memperingatkan sedini mungkin Pengawas Pekerjaan atas peristiwa atau kondisi tertentu yang dapat mempengaruhi mutu pekerjaan. Rapat pemantauan diselenggarakan untuk membahas perkembangan pekerjaan dan perencanaaan atas sisa pekerjaan serta untuk menindaklanjuti peringatan dini. Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh Peristiwa Kompensasi maka PPK dikenakan kewajiban pembayaran ganti rugi.

8 31.4 31. penyedia wajib memperbaiki/menyelesaikannya. Pembayaran dilakukan sebesar 95% (sembilan puluh lima perseratus) dari nilai kontrak. B. atau pembayaran dilakukan sebesar 100% (seratus perseratus) dari nilai kontrak dan penyedia harus menyerahkan Jaminan Pemeliharaan sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak. PPK menerima penyerahan akhir pekerjaan setelah penyedia melaksanakan semua kewajibannya selama masa pemeliharaan dengan baik. 30. Pokja Konstruksi ULP Kab. Setelah masa pemeliharaan berakhir. 31.2 31. penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan akhir pekerjaan. penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan pekerjaan. Pengawas Pekerjaan dapat memerintahkan penyedia untuk menyampaikan secara tertulis perkiraan dampak peristiwa atau kondisi tersebut di atas terhadap Nilai Kontrak dan Tanggal Penyelesaian.7 31. maka PPK berhak menggunakan uang retensi untuk membiayai perbaikan/pemeliharaan atau mencairkan Jaminan Pemeliharaan. PPK wajib melakukan pembayaran sisa nilai kontrak yang belum dibayar atau mengembalikan Jaminan Pemeliharaan.43 menunda penyelesaian pekerjaan.9 31.6 31. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan. Penyedia wajib memelihara hasil pekerjaan selama masa pemeliharaan sehingga kondisi tetap seperti pada saat penyerahan pertama pekerjaan.1 Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus). Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan. Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia.3 Penyelesaian Kontrak 31. sedangkan yang 5% (lima perseratus) merupakan retensi selama masa pemeliharaan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . PPK menerima penyerahan pertama pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Kontrak dan diterima oleh Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan.2 Penyedia berkewajiban untuk bekerja sama dengan Pengawas Pekerjaan untuk mencegah atau mengurangi dampak peristiwa atau kondisi tersebut. Serah Terima Pekerjaan 31. Apabila penyedia tidak melaksanakan kewajiban pemeliharaan sebagaimana mestinya.10 Jika Hasil Pekerjaan berupa bangunan maka umur konstruksi bangunan ditetapkan dalam SSKK. Pernyataan perkiraan ini harus sesegera mungkin disampaikan oleh penyedia. PPK menugaskan Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan.3 31. atas perintah PPK.5 31.

meliputi: a. c. c.44 32. mengubah spesifikasi teknis dan gambar pekerjaan sesuai dengan kebutuhan lokasi pekerjaan. Perubahan Kontrak bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh para pihak. Apabila terdapat perbedaan yang signifikan antara kondisi lokasi pekerjaan pada saat pelaksanaan dengan gambar dan spesifikasi yang ditentukan dalam Dokumen Kontrak.3 35. PPK berhak menahan uang retensi atau Jaminan Pemeliharaan. perubahan pelaksanaan pekerjaan dan/atau penyesuaian harga. Perubahan Jadwal 36. 33. Perintah perubahan pekerjaan dibuat oleh PPK secara tertulis kepada penyedia kemudian dilanjutkan dengan negosiasi teknis dan harga dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam kontrak awal. dan/atau d. menambah atau mengurangi volume pekerjaan yang tercantum dalam kontrak.2 35. Perubahan Lingkup Pekerjaan 35.1 35.2 Penyedia diwajibkan memberikan petunjuk kepada PPK tentang pedoman pengoperasian dan perawatan sesuai dengan SSKK.2 Kontrak hanya dapat diubah melalui adendum kontrak. maka PPK bersama penyedia dapat melakukan perubahan kontrak yang meliputi antara lain : a. mengurangi atau menambah jenis pekerjaan. Pengambilalihan PPK akan mengambil alih lokasi dan hasil pekerjaan dalam jangka waktu tertentu setelah dikeluarkan surat keterangan selesai/pengakhiran pekerjaan. PA/KPA dapat membentuk Pokja ULP/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak atas usul PPK. Pedoman Pengoperasian dan Perawatan B. perubahan pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak.4 36. Hasil negosiasi tersebut dituangkan dalam Berita Acara sebagai dasar penyusunan adendum kontrak.1 . perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan pekerjaan. Untuk kepentingan perubahan kontrak. Perubahan Kontrak 34.4 Adendum 34. melaksanakan pekerjaan tambah yang belum tercantum dalam kontrak yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 34. b. 33. perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan. Pekerjaan tambah harus mempertimbangkan tersedianya anggaran dan paling tinggi 10% (sepuluh perseratus) dari nilai kontrak awal. Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PPK atas Pokja Konstruksi ULP Kab.3 35. Apabila penyedia tidak memberikan pedoman pengoperasian dan perawatan.1 33.1 34. b.

dan/atau f.1 37. Apabila terjadi Keadaan Kahar. bencana non alam. pemogokan.4 37. Persetujuan perpanjangan waktu pelaksanaan dituangkan dalam adendum kontrak. Yang digolongkan Keadaan Kahar meliputi: a.5 B. masalah yang timbul di luar kendali penyedia. PPK dapat menugaskan Pokja ULP/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak untuk meneliti kelayakan usulan perpanjangan waktu pelaksanaan. sehingga kewajiban yang ditentukan dalam Kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi.3 36. Keadaan Kahar suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak dan tidak dapat diperkirakan sebelumnya.5 37. Jangka waktu yang ditetapkan dalam Kontrak untuk pemenuhan kewajiban Pihak yang tertimpa Keadaan Kahar harus diperpanjang sekurang-kurangnya sama dengan jangka waktu terhentinya Kontrak akibat Keadaan Kahar.2 Waktu penyelesaian pekerjaan dapat diperpanjang sekurangkurangnya sama dengan waktu terhentinya kontrak akibat keadaan kahar atau waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan pada pasal 39.45 Pelaksanaan Pekerjaan pertimbangan yang layak dan wajar untuk hal-hal sebagai berikut: a. e. b. PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan atas kontrak setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia. d. Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat Keadaan Kahar yang dilaporkan paling lambat 14 (empat belas) hari sejak terjadinya Keadaan Kahar. keterlambatan yang disebabkan oleh PPK. keadaan kahar.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 37. tidak dikenakan sanksi. Kontrak ini akan dihentikan sementara hingga Keadaan Kahar berakhir dengan ketentuan. gangguan industri lainnya sebagaimana dinyatakan melalui keputusan bersama Menteri Keuangan dan menteri teknis terkait. pekerjaan tambah. 36. 36. kebakaran.1. Pada saat terjadinya Keadaan Kahar. bencana alam.2 37.5 Keadaan Kahar 37.4 36. d. Penyedia berhak untuk menerima pembayaran sesuai dengan prestasi atau kemajuan pelaksanaan pekerjaan yang telah dicapai. bencana sosial. c. perubahan disain. maka penyedia memberitahukan kepada PPK paling lambat 14 (empat belas) hari sejak terjadinya Keadaan Kahar.3 37. b. dengan menyertakan pernyataan Keadaan Kahar dari pejabat yang berwenang. dan/atau e. c.6 . Jika selama masa Keadaan Kahar PPK memerintahkan secara Pokja Konstruksi ULP Kab.

2 Penghentian kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar. penyedia selama Masa Kontrak gagal memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh PPK. penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya dan tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. f. i.1 38. penyedia terbukti melakukan KKN. Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. B.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 38. d. b. b. Pengawas Pekerjaan memerintahkan penyedia untuk menunda pelaksanaan atau kelanjutan pekerjaan.46 tertulis kepada Penyedia untuk meneruskan pekerjaan sedapat mungkin maka Penyedia berhak untuk menerima pembayaran sebagaimana ditentukan dalam Kontrak dan mendapat penggantian biaya yang wajar sesuai dengan yang telah dikeluarkan untuk bekerja dalam situasi demikian. dan/atau k. penyedia menghentikan pekerjaan selama 28 (dua puluh delapan) hari dan penghentian ini tidak tercantum dalam program mutu serta tanpa persetujuan Pengawas Pekerjaan. Pemutusan kontrak dapat dilakukan oleh pihak penyedia atau pihak PPK. e. penyedia tidak mempertahankan keberlakuan Jaminan Pelaksanaan. Penghentian dan Pemutusan Kontrak 38. Penggantian biaya ini harus diatur dalam suatu adendum Kontrak. kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang. h. biaya langsung pembongkaran dan demobilisasi Hasil Pekerjaan Sementara dan Peralatan. biaya langsung demobilisasi Personil. pengaduan tentang penyimpangan prosedur. dan perintah tersebut tidak ditarik selama 28 (dua puluh delapan) hari. c.6 Penghentian dan Pemutusan Kontrak 38. termasuk: a. j. tidak memulai pelaksanaan pekerjaan. g. PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SSKK. dan selanjutnya menjadi hak milik PPK. Dalam hal kontrak dihentikan. c. biaya langsung pengadaan Bahan dan Perlengkapan untuk pekerjaan ini. penyedia tanpa persetujuan Pengawas Pekerjaan. maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai. pemutusan Kontrak melalui pemberitahuan tertulis dapat dilakukan apabila: a. penyedia berada dalam keadaan pailit. Bahan dan Perlengkapan ini harus diserahkan oleh Penyedia kepada PPK. denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari nilai Kontrak dan PPK menilai bahwa Penyedia tidak akan sanggup menyelesaikan sisa pekerjaan.3 38.4 . dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. Pokja Konstruksi ULP Kab.

Peninggalan Semua Bahan. melakukan KKN dan/atau pelanggararan persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan. dan/atau d. d. dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh PPK tanpa kewajiban perawatan. meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh penyedia. penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. angkutan ke atau dari lapangan. Jaminan Pelaksanaan dicairkan. meliputi: 40. dan segala pekerjaan permanen maupun sementara yang diperlukan untuk pelaksanaan. Peralatan. menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang telah ditentukan dalam kontrak. b. b. bahan-bahan. e. sisa Uang Muka harus dilunasi oleh penyedia atau Jaminan Uang Muka dicairkan. melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan secara cermat. membayar pekerjaan sesuai dengan harga yang tercantum dalam kontrak yang telah ditetapkan kepada penyedia. berhak meminta fasilitas-fasilitas dalam bentuk sarana dan prasarana dari PPK untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada PPK. Pengambilan kembali semua peninggalan tersebut oleh penyedia hanya dapat dilakukan setelah mempertimbangkan kepentingan PPK. Hak dan Kewajiban Para Pihak Hak-hak yang dimiliki serta kewajiban-kewajiban yang harus dilaksanakan oleh PPK dan penyedia dalam melaksanakan kontrak. penyedia membayar denda. C. b.5 Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena kesalahan penyedia: a. Pokja Konstruksi ULP Kab. c. dan d. Hak dan Kewajiban Para Pihak 40. c. Hak dan kewajiban penyedia: a. akurat dan penuh tanggung jawab dengan menyediakan tenaga kerja. Perlengkapan. penyelesaian dan perbaikan pekerjaan yang dirinci dalam kontrak.2 .Tulungagung Tahun Anggaran 2013 40. c.47 38. memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh penyedia untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. 38. f. Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan prosedur. maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundang-undangan. mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. peralatan.1 Hak dan kewajiban PPK: a. Hasil Pekerjaan Sementara yang masih berada di lokasi kerja setelah pemutusan Kontrak akibat kelalaian atau kesalahan penyedia. memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan PPK.6 39.

Terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan awal. dan Personil. menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan dalam Pasal ini. dan h. Subpenyedia (jika ada). Perlindungan Tenaga Kerja 44.1 Penyedia berkewajiban untuk melindungi. c. sakit atau kematian Personil. tanggung jawab. Penyedia berkewajiban untuk mematuhi dan memerintahkan Personilnya untuk mematuhi peraturan keselamatan kerja. kewajiban.2 . Bahan dan Perlengkapan merupakan risiko penyedia. Penyedia wajib melindungi PPK dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga yang disebabkan penggunaan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) oleh penyedia.2 43. b. kehilangan atau kerusakan harta benda. kehilangan atau kerusakan peralatan dan harta benda penyedia.48 g. Pada Pokja Konstruksi ULP Kab. gugatan atau tuntutan hukum. kecuali dengan ijin tertulis dari PPK. cidera tubuh. kehilangan. mengambil langkah-langkah yang cukup memadai untuk melindungi lingkungan tempat kerja dan membatasi perusakan dan gangguan kepada masyarakat maupun miliknya akibat kegiatan penyedia. dan cidera tubuh. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian berat PPK) sehubungan dengan klaim yang timbul dari hal-hal berikut terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir: a. 43.1 44.4 44.3 43. Penyedia dan Subpenyedia berkewajiban atas biaya sendiri untuk mengikutsertakan Personilnya pada program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. membebaskan. kecuali kerugian atau kerusakan tersebut diakibatkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 43. Kehilangan atau kerusakan terhadap Hasil Pekerjaan atau Bahan yang menyatu dengan Hasil Pekerjaan selama Tanggal Mulai Kerja dan batas akhir Masa Pemeliharaan harus diganti atau diperbaiki oleh penyedia atas tanggungannya sendiri jika kehilangan atau kerusakan tersebut terjadi akibat tindakan atau kelalaian penyedia. misalnya spesifikasi teknis dan/atau gambargambar. 41. sakit atau kematian pihak ketiga. kerugian. denda. dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan. semua risiko kehilangan atau kerusakan Hasil Pekerjaan ini. Penggunaan DokumenDokumen Kontrak dan Informasi 42. Hak Kekayaan Intelektual Penyedia tidak diperkenankan menggunakan dan menginformasikan dokumen kontrak atau dokumen lainnya yang berhubungan dengan kontrak untuk kepentingan pihak lain. proses pemeriksaan hukum. Penanggungan dan Risiko 43.

dan c. mensubkontrakkan sebagian pekerjaan. d. serta risiko lain yang tidak dapat diduga. perlindungan terhadap kegagalan bangunan. pelaksanaan pekerjaan. 44. semua barang dan peralatan yang mempunyai risiko tinggi terjadinya kecelakaan. Asuransi 46. penyedia beserta Personilnya dianggap telah membaca dan memahami peraturan keselamatan kerja tersebut.4 45. Penyedia berkewajiban untuk mendapatkan lebih dahulu persetujuan tertulis Pengawas Pekerjaan sebelum melakukan tindakan-tindakan berikut: a. 44. jika ada) perlengkapan keselamatan kerja yang sesuai dan memadai. mengubah atau memutakhirkan program mutu.3 Penyedia berkewajiban atas biaya sendiri untuk menyediakan kepada setiap Personilnya (termasuk Personil Subpenyedia. atas segala risiko terhadap kecelakaan. b. mengubah syarat dan ketentuan polis asuransi. tindakan lain yang diatur dalam SSKK. Hasil pemeriksaan pekerjaan dituangkan dalam laporan kemajuan hasil pekerjaan. Pokja Konstruksi ULP Kab. Pemeriksaan pekerjaan dilakukan selama pelaksanaan kontrak untuk menetapkan volume pekerjaan atau kegiatan yang telah dilaksanakan guna pembayaran hasil pekerjaan. menggunakan spesifikasi dan gambar dalam Pasal 15 SSUK. Laporan Hasil Pekerjaan 48. b. 46.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 46. Tindakan Penyedia yang Mensyaratkan Persetujuan PPK atau Pengawas Pekerjaan 47.1 . serta pekerja untuk pelaksanaan pekerjaan. menunjuk Personil yang namanya tidak tercantum dalam Lampiran A SSKK. tindakan lain yang diatur dalam SSKK. c. kerusakan.49 waktu pelaksanaan pekerjaan. Tanpa mengurangi kewajiban penyedia untuk melaporkan kecelakaan berdasarkan hukum yang berlaku. pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya.1 Penyedia wajib menyediakan asuransi sejak SPMK sampai dengan tanggal selesainya pemeliharaan untuk: a. Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam nilai kontrak. b. c.2 48.1 47. d. mengubah Personil Inti dan/atau Peralatan. Pemeliharaan Lingkungan Penyedia berkewajiban untuk mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan baik di dalam maupun di luar tempat kerja dan membatasi gangguan lingkungan terhadap pihak ketiga dan harta bendanya sehubungan dengan pelaksanaan Kontrak ini.2 47. Penyedia berkewajiban untuk mendapatkan lebih dahulu persetujuan tertulis PPK sebelum melakukan tindakan-tindakan berikut: a. kehilangan. penyedia akan melaporkan kepada PPK mengenai setiap kecelakaan yang timbul sehubungan dengan pelaksanaan Kontrak ini dalam waktu 24 (dua puluh empat) jam setelah kejadian.

dan f. Usaha Kecil dan 51.6 48. spesifikasi. Laporan bulanan terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu bulan.4 48. banjir dan peristiwa alam lainnya yang berpengaruh terhadap kelancaran pekerjaan. Kerjasama Antara Penyedia dan Sub Penyedia 50.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 50.4 51. dan dokumendokumen lain serta piranti lunak yang dipersiapkan oleh penyedia berdasarkan Kontrak ini sepenuhnya merupakan hak milik PPK.1 Penyedia yang mempunyai harga Kontrak di atas Rp25. Usaha Kecil dan koperasi kecil. keadaan cuaca termasuk hujan. apabila diperlukan diperiksa oleh konsultan dan disetujui oleh wakil PPK.000. Apabila penyedia yang ditunjuk adalah penyedia Usaha Mikro. PPK membuat fotofoto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan di lokasi pekerjaan.5 48. seluruh aktivitas kegiatan pekerjaan di lokasi pekerjaan dicatat dalam buku harian sebagai bahan laporan harian pekerjaan yang berisi rencana dan realisasi pekerjaan harian. Laporan mingguan terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu minggu.000.000. b. Penyedia tetap bertanggung jawab atas bagian pekerjaan yang disubkontrakkan tersebut. desain.2 50. jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. Kepemilikan Dokumen Semua rancangan. jenis. Bagian pekerjaan yang disubkontrakkan tersebut harus diatur dalam Kontrak dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK.7 49. Pembatasan (jika ada) mengenai penggunaan dokumen dan piranti lunak tersebut di atas di kemudian hari diatur dalam SSKK. d.50 48. Penyedia dapat menyimpan 1 (satu) buah salinan tiap dokumen dan piranti lunak tersebut. e. 50. laporan. 48. catatan-catatan lain yang berkenaan dengan pelaksanaan. jumlah dan kondisi peralatan. Laporan harian dibuat oleh penyedia.1 . serta halhal penting yang perlu ditonjolkan. gambar. Penyedia paling lambat pada waktu pemutusan atau akhir Masa Kontrak berkewajiban untuk menyerahkan semua dokumen dan piranti lunak tersebut beserta daftar rinciannya kepada PPK. Laporan harian berisi: a. jenis dan kuantitas bahan yang berada di lokasi pekerjaan. Untuk merekam kegiatan pelaksanaan proyek. Ketentuan-ketentuan dalam subkontrak harus mengacu kepada Kontrak serta menganut prinsip kesetaraan.2 Untuk kepentingan pengendalian dan pengawasan pelaksanaan pekerjaan. Usaha Mikro. c. yaitu dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama.00 (dua puluh lima miliar rupiah) wajib bekerja sama dengan penyedia Usaha Mikro dan Usaha Kecil serta koperasi kecil. maka dalam kontrak dimuat Pokja Konstruksi ULP Kab.3 48. penempatan tenaga kerja untuk tiap macam tugasnya.3 50. serta halhal penting yang perlu ditonjolkan.

Jaminan Pelaksanaan dikembalikan setelah pekerjaan dinyatakan selesai 100% (seratus perseratus) dan diganti dengan Jaminan Pemeliharaan atau menahan uang retensi sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak. 55. Masa berlakunya Jaminan Pelaksanaan sekurang-kurangnya sejak tanggal penanda-tanganan kontrak sampai dengan serah terima pertama pekerjaan (Provisional Hand Over/PHO). c. Pembayaran Denda 55.51 Koperasi Kecil ketentuan bahwa pekerjaan tersebut harus dilaksanakan sendiri oleh penyedia yang ditunjuk dan dilarang diserahkan atau disubkontrakkan kepada pihak lain. bentuk kerjasama tersebut hanya untuk sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama.2 55. membuat laporan periodik mengenai pelaksanaan ketetapan di atas. maka dalam kontrak dimuat: a.4 . Usaha Kecil dan koperasi kecil. Penyedia berkewajiban untuk membayar sanksi finansial berupa Denda sebagai akibat wanprestasi atau cidera janji terhadap kewajiban-kewajiban penyedia dalam Kontrak ini. 51. Jaminan Uang Muka diberikan kepada PPK dalam rangka pengambilan uang muka dengan nilai 100% (seratus perseratus) dari besarnya uang muka.2 Apabila penyedia yang terpilih adalah penyedia bukan Usaha Mikro. Pokja Konstruksi ULP Kab. Penyedia Lain Penyedia berkewajiban untuk bekerjasama dan menggunakan lokasi kerja bersama-sama dengan penyedia yang lain (jika ada) dan pihak-pihak lainnya yang berkepentingan atas lokasi kerja. Keselamatan 54. Pembayaran Denda tidak mengurangi tanggung jawab kontraktual penyedia. dan d. Usaha Kecil dan koperasi kecil. Penyedia bertanggung jawab atas keselamatan semua pihak di lokasi kerja. maka penyedia dikenakan sanksi yang diatur dalam SSKK. Apabila ketentuan tersebut di atas dilanggar. dalam melaksanakan kewajiban di atas penyedia terpilih tetap bertanggungjawab penuh atas keseluruhan pekerjaan tersebut.1 Jaminan Pelaksanaan diberikan kepada PPK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) sebelum dilakukan penandatanganan kontrak dengan besar: a.3 52. b. 5% (lima perseratus) dari nilai total Harga Perkiraan Sendiri (HPS) bagi penawaran yang lebih kecil dari 80% (delapan puluh perseratus) HPS. Jika dipandang perlu. Jaminan 55. PPK dapat memberikan jadwal kerja penyedia yang lain di lokasi kerja. atau b. penyedia wajib bekerja sama dengan penyedia Usaha Mikro. 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 53. 51. PPK mengenakan Denda dengan memotong angsuran pembayaran prestasi pekerjaan penyedia.3 55. antara lain dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaannya.

6 56. 55.9 D. Jika diperlukan oleh PPK. b. Penggantian personil inti dilakukan oleh penyedia dengan mengajukan permohonan terlebih dahulu kepada PPK dengan melampirkan riwayat hidup/pengalaman kerja personil inti yang diusulkan beserta alasan penggantian. Pokja Konstruksi ULP Kab.7 E. Personil inti dapat sewaktu-waktu disyaratkan untuk menjaga kerahasiaan pekerjaan di bawah sumpah.2 56.1 56. Jika penggantian personil inti dan/atau peralatan perlu dilakukan. Kewajiban PPK 57. Personil dan/atau Peralatan Penyedia 56. PPK dapat menilai dan menyetujui penempatan/penggantian personil inti dan/atau peralatan menurut kualifikasi yang dibutuhkan. maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dengan kualifikasi yang setara atau lebih baik dari personil inti dan/atau peralatan yang digantikan tanpa biaya tambahan apapun. Jaminan Pemeliharaan diberikan kepada PPK setelah pekerjaan dinyatakan selesai 100% (seratus perseratus). Masa berlakunya Jaminan Pemeliharaan sekurang-kurangnya sejak tanggal serah terima pertama pekerjaan (PHO) sampai dengan tanggal penyerahan akhir pekerjaan (Final Hand Over/FHO). Masa berlakunya Jaminan Uang Muka sekurang-kurangnya sejak tanggal persetujuan pemberian uang muka sampai dengan tanggal penyerahan pertama pekerjaan (PHO). Jika PPK menilai bahwa personil inti: a. Personil Inti dan/atau Peralatan 56. Penggantian personil inti dan/atau peralatan tidak boleh dilakukan kecuali atas persetujuan tertulis PPK. tidak mampu atau tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik.5 56.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .52 55. 56.4 56. maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dan menjamin personil inti tersebut meninggalkan lokasi kerja dalam waktu 7 (tujuh) hari sejak diminta oleh PPK.5 55. atau c.3 Personil inti dan/atau peralatan yang ditempatkan harus sesuai dengan yang tercantum dalam Dokumen Penawaran.7 55. Pengembalian Jaminan Pemeliharan dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah masa pemeliharaan selesai dan pekerjaan diterima dengan baik sesuai dengan ketentuan kontrak.8 55. mengabaikan pekerjaan yang menjadi tugasnya.6 Nilai Jaminan Uang Muka dapat dikurangi secara proporsional sesuai dengan pencapaian prestasi pekerjaan. berkelakuan tidak baik. Fasilitas PPK dapat memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana atau kemudahan lainnya (jika ada) yang tercantum dalam SSKK untuk kelancaran pelaksanan pekerjaan ini. Personil inti berkewajiban untuk menjaga kerahasiaan pekerjaannya.

4 58. penyedia belum bisa masuk ke lokasi sesuai jadwal dalam kontrak. besaran uang muka ditentukan dalam SSKK dan dibayar setelah penyedia menyerahkan Jaminan Uang Muka senilai uang muka yang diterima. f.5 F. dapat dibuktikan perlunya tambahan waktu akibat Peristiwa Kompensasi. pembayaran uang tanda jadi kepada pemasok bahan/material dan persiapan teknis lain. Peristiwa Kompensasi 58.53 58. ketentuan lain dalam SSKK. uang muka dibayar untuk membiayai mobilisasi peralatan. PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak ditemukan kerusakan/kegagalan/penyimpangan.2 PPK membayar kepada penyedia atas pelaksanaan pekerjaan dalam kontrak sebesar harga kontrak. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. PPK tidak memberikan gambar-gambar. Uang muka a. beban pajak dan biaya overhead serta biaya asuransi yang meliputi juga biaya keselamatan dan kesehatan kerja. g. Pembayaran kepada Penyedia 59. Penyedia tidak berhak atas ganti rugi dan/atau perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan jika penyedia gagal atau lalai untuk memberikan peringatan dini dalam mengantisipasi atau mengatasi dampak Peristiwa Kompensasi. keterlambatan pembayaran kepada penyedia.1 Peristiwa Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut: a. personil.1 59. h. Ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. d. e. 58. Harga kontrak telah memperhitungkan keuntungan.1 . Pokja Konstruksi ULP Kab. c. Harga Kontrak 59.3 60. b. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat Peristiwa Kompensasi. Perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. b.2 58. PPK mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 59. PPK memerintahkan penundaan pelaksanaan pekerjaan. PPK memerintahkan untuk mengatasi kondisi tertentu yang tidak dapat diduga sebelumnya dan disebabkan oleh PPK.3 58. Jenis kontrak harga satuan . Jika Peristiwa Kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan dan/atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. Pembayaran 60.

atau Perusahaan Asuransi Umum yang memiliki izin untuk menjual produk jaminan (suretyship) yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan. perusahaan penjaminan. PPK harus mengajukan surat permintaan pembayaran untuk permohonan tersebut pada huruf c. apabila bagian pekerjaan yang sudah dilaksanakan dapat berfungsi.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 60.54 c. denda (apabila ada). pengembalian uang muka harus diperhitungkan berangsurangsur secara proporsional pada setiap pembayaran prestasi pekerjaan dan paling lambat harus lunas pada saat pekerjaan mencapai prestasi 100% (seratus perseratus).2 Prestasi pekerjaan a. besarnya denda yang dikenakan kepada penyedia atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan untuk setiap hari keterlambatan adalah: 1) 1/1000 (satu perseribu) dari sisa harga bagian kontrak yang belum dikerjakan. bila terdapat ketidaksesuaian dalam perhitungan angsuran. dan 5) untuk kontrak yang mempunyai sub kontrak. PPK dapat meminta penyedia untuk menyampaikan perhitungan prestasi sementara dengan mengesampingkan hal-hal yang sedang menjadi perselisihan. tidak termasuk bahan/material dan peralatan yang ada di lokasi pekerjaan. pembayaran prestasi hasil pekerjaan yang disepakati dilakukan oleh PPK. pembayaran terakhir hanya dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus) dan Berita Acara penyerahan pertama pekerjaan diterbitkan. pajak dan uang retensi. 3) pembayaran dilakukan senilai pekerjaan yang telah terpasang. Jaminan Uang Muka diterbitkan oleh bank umum. paling lambat 7 (tujuh) hari kerja setelah Jaminan Uang Muka diterima. sesuai ketentuan dalam SSKK. Denda dan ganti rugi a. PPK dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah pengajuan permintaan pembayaran dari penyedia harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran kepada Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM). Pokja Konstruksi ULP Kab. 60. e. b. c. permintaan pembayaran harus dilengkapi bukti pembayaran kepada seluruh sub penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan. denda merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada penyedia. c. d. 4) pembayaran harus dipotong angsuran uang muka. b. penyedia harus mengajukan permohonan pengambilan uang muka secara tertulis kepada PPK disertai dengan rencana penggunaan uang muka untuk melaksanakan pekerjaan sesuai Kontrak. atau 2) 1/1000 (satu perseribu) dari harga kontrak. ganti rugi merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada PPK karena terjadinya cidera janji/wanprestasi. apabila bagian pekerjaan yang sudah dilaksanakan belum berfungsi. tidak akan menjadi alasan untuk menunda pembayaran. 2) pembayaran dilakukan dengan sistem bulanan. f. sistem termin atau pembayaran secara sekaligus. dengan ketentuan: 1) penyedia telah mengajukan tagihan disertai laporan kemajuan hasil pekerjaan.3 . d.

61. sesuai yang ditetapkan dalam SSKK. penyedia berkewajiban untuk menyerahkan kepada Pengawas Pekerjaan rincian perhitungan nilai tagihan terakhir yang jatuh tempo. Sebelum pembayaran terakhir dilakukan. atau dapat diberikan kompensasi.3 63. disertai alasan-alasan yang jelas mengenai penangguhan tersebut.3 62. besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar. Perhitungan Akhir 62. Daftar pembayaran ditandatangani oleh masing-masing pekerja dan dapat diperiksa oleh PPK. Pembayaran angsuran prestasi pekerjaan terakhir dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus persen) dan berita acara penyerahan awal berdasarkan telah ditandatangani oleh kedua belah Pihak. Jika dipandang perlu oleh PPK.55 d. Penyedia harus membayar upah hari kerja kepada tenaga kerjanya setelah formulir upah ditandatangani. Penyedia diberi kesempatan untuk memperbaiki dalam jangka waktu tertentu. penangguhan pembayaran akibat keterlambatan penyerahan pekerjaan dapat dilakukan bersamaan dengan pengenaan denda kepada penyedia. PPK dapat menangguhkan pembayaran setiap angsuran prestasi pekerjaan penyedia jika penyedia gagal atau lalai memenuhi kewajiban kontraktualnya. pembayaran ganti rugi dan kompensasi dilakukan oleh PPK. Jam kerja dan waktu cuti untuk pekerja harus dilampirkan. 61. Penangguhan 63.2 63.4 Pokja Konstruksi ULP Kab.1 63.2 61.1 62. termasuk penyerahan setiap Hasil Pekerjaan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. PPK berdasarkan hasil penelitian tagihan oleh Pengawas Pekerjaan berkewajiban untuk menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran terakhir selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang diterima oleh Pengawas Pekerjaan. ganti rugi dan kompensasi kepada peserta dituangkan dalam adendum kontrak. apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data. PPK secara tertulis memberitahukan kepada penyedia tentang penangguhan hak pembayaran. Pembayaran yang ditangguhkan harus disesuaikan dengan proporsi kegagalan atau kelalaian penyedia.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Hari Kerja 61. pembayaran denda dan/atau ganti rugi diperhitungkan dalam pembayaran prestasi pekerjaan. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. g.2 63.1 Semua pekerja dibayar selama hari kerja dan datanya disimpan oleh penyedia. f. e.

Penyesuaian Harga Satuan bagi komponen pekerjaan yang berasal dari luar negeri.11 Dalam hal indeks harga tidak dimuat dalam penerbitan BPS. dst Pn = Nilai Kontrak setelah dilakukan penyesuaian Harga Satuan. Jenis pekerjaan baru dengan Harga Satuan baru sebagai akibat adanya adendum kontrak dapat diberikan penyesuaian harga mulai bulan ke-13 (tiga belas) sejak adendum kontrak tersebut ditandatangani.. Penyesuaian Harga Satuan.15.12 Rumusan penyesuaian nilai kontrak ditetapkan sebagai berikut: Pn = (Hn1xV1)+(Hn2xV2)+(Hn3xV3)+. c. Bn.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .4 64. [Penyesuaian Harga (Untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak Gabungan Harga Satuan dan Lump Sum)] 64.) Hn = Harga Satuan pada saat pekerjaan dilaksanakan.2 [Harga yang tercantum dalam kontrak dapat berubah akibat adanya penyesuaian harga sesuai dengan peraturan yang berlaku. 64.7 64. b. alat kerja.Bn/Bo+c.56 64.dst adalah 1..6 64. Penetapan koefisien bahan. Penyesuaian Harga Satuan berlaku bagi seluruh kegiatan/mata pembayaran. d = Koefisien komponen kontrak seperti tenaga kerja.. Ho = Harga Satuan pada saat harga penawaran.5 64. Penjumlahan a+b+c+d+. Kontrak yang terlambat pelaksanaannya disebabkan oleh kesalahan Penyedia diberlakukan penyesuaian harga berdasarkan indeks harga terendah antara jadwal awal dengan jadwal realisasi pekerjaan. menggunakan indeks penyesuaian harga dari negara asal barang tersebut. 64. digunakan indeks harga yang dikeluarkan oleh instansi teknis. Dn = Indeks harga komponen pada saat pekerjaan dilaksanakan (mulai bulan ke-13 setelah penandatanganan kontrak).00. bahan. dsb..Cn/Co+d.9 64...10 Indeks harga yang digunakan bersumber dari penerbitan BPS. kecuali komponen keuntungan dan biaya operasional sebagaimana tercantum dalam penawaran..8 64.3 64.. Do = Indeks harga komponen pada bulan ke-12 setelah penanda-tanganan kontrak. a = Koefisien tetap yang terdiri atas keuntungan dan overhead. ditetapkan dengan rumus sebagai berikut: Hn = Ho (a+b.. Pokja Konstruksi ULP Kab. Bo. tenaga kerja dan alat kerja ditetapkan dalam rapat persiapan pelaksanaan kontrak. Co. Cn. Penyesuaian harga diberlakukan pada Kontrak Tahun Jamak yang masa pelaksanaannya lebih dari 12 (dua belas) bulan dan diberlakukan mulai bulan ke-13 (tiga belas) sejak pelaksanaan pekerjaan.. Penyesuaian Harga Satuan diberlakukan sesuai dengan jadwal pelaksanaan yang tercantum dalam kontrak awal/adendum kontrak.1 64. 64. Dalam hal penawaran tidak mencantumkan besaran komponen keuntungan dan overhead maka a = 0.Dn/Do+.

1 PPK atau Pengawas Pekerjaan akan menyampaikan pemberitahuan Cacat Mutu kepada penyedia segera setelah ditemukan Cacat Mutu tersebut. 64.57 Hn = V = Harga Satuan baru setiap jenis komponen pekerjaan setelah dilakukan penyesuaian harga menggunakan rumusan penyesuaian Harga Satuan.3 . serta menguji Hasil Pekerjaan yang dianggap oleh PPK atau Pengawas Pekerjaan mengandung Cacat Mutu. Penyedia bertanggung jawab atas cacat mutu selama Masa Kontrak dan Masa Pemeliharaan. Jika penyedia tidak memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditentukan maka PPK. PPK dapat memerintahkan kepada pihak ketiga untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. Penilaian atas hasil pekerjaan dilakukan terhadap mutu dan kemajuan fisik pekerjaan.13 Pembayaran penyesuaian harga dilakukan oleh PPK.2 PPK dalam masa pelaksanaan pekerjaan dapat melakukan penilaian atas hasil pekerjaan yang dilakukan oleh penyedia. Penilaian Pekerjaan Sementara oleh PPK 67.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 68.1 66. Pengujian 69. Jika PPK atau Pengawas Pekerjaan memerintahkan penyedia untuk melakukan pengujian Cacat Mutu yang tidak tercantum dalam Spesifikasi Teknis dan Gambar. 66. Jika tidak ditemukan adanya Cacat Mutu maka uji coba tersebut dianggap sebagai Peristiwa Kompensasi. Penyedia bertanggung jawab atas perbaikan Cacat Mutu selama Masa Kontrak dan Masa Pemeliharaan. 66. 64. Cacat Mutu PPK atau Pengawas Pekerjaan akan memeriksa setiap Hasil Pekerjaan dan memberitahukan penyedia secara tertulis atas setiap Cacat Mutu yang ditemukan. Apabila diperlukan. dan hasil uji coba menunjukkan adanya Cacat Mutu maka penyedia berkewajiban untuk menanggung biaya pengujian tersebut.14 Penyedia dapat mengajukan secara berkala selambat-lambatnya setiap 6 (enam) bulan. berdasarkan pertimbangan Pengawas Pokja Konstruksi ULP Kab. apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan datadata. Pengawasan dan Pemeriksaan PPK berwenang melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. Volume setiap jenis komponen pekerjaan yang dilaksanakan. penyedia berkewajiban untuk memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditetapkan dalam pemberitahuan.] G. 69. Perbaikan Cacat Mutu 69.2 69. Pengawasan Mutu 65. Terhadap pemberitahuan Cacat Mutu tersebut. PPK atau Pengawas Pekerjaan dapat memerintahkan penyedia untuk menemukan dan mengungkapkan Cacat Mutu.

dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan. arbitrase.58 Pekerjaan. kehilangan. Penyedia berkewajiban untuk menyimpan dan memelihara semua dokumen yang digunakan dan terkait dengan pelaksanaan ini selama umur konstruksi yang tercantum dalam SSKK tetapi tidak lebih dari 10 (sepuluh) tahun. kerugian. sakit atau kematian pihak ketiga yang timbul dari kegagalan bangunan. konsiliasi atau pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.2 72. Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak-hak yang terdapat dalam kontrak. mediasi. Jika Hasil Pekerjaan sebagaimana ditetapkan dalam SSKK berupa bangunan maka PPK dan/atau penyedia terhitung sejak tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir bertanggung jawab atas kegagalan bangunan sesuai dengan kesalahan masing-masing selama umur konstruksi yang tercantum dalam SSKK tetapi tidak lebih dari 10 (sepuluh) tahun. Penyedia segera setelah menerima klaim PPK secara tertulis berkewajiban untuk mengganti biaya perbaikan tersebut. denda. membebaskan. tanggung jawab. kewajiban.2 70.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 71. Penyedia berkewajiban untuk melindungi. Penyelesaian Perselisihan 71. Itikad Baik 76. Kegagalan Bangunan 70.3 70. gugatan atau tuntutan hukum. dan cidera tubuh.1 70.1 Para Pihak berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan Kontrak ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan ini. Penyelesaian perselisihan atau sengketa antara para pihak dalam Kontrak dapat dilakukan melalui musyawarah.2 . berhak untuk secara langsung atau melalui pihak ketiga yang ditunjuk oleh PPK melakukan perbaikan tersebut.4 H.1 76. Penyelesaian Perselisihan 71. Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa Pokja Konstruksi ULP Kab. proses pemeriksaan hukum. 69. PPK dapat memperoleh penggantian biaya dengan memotong pembayaran atas tagihan penyedia yang jatuh tempo (jika ada) atau uang retensi atau pencairan Surat Jaminan Pemeliharaan atau jika tidak ada maka biaya penggantian akan diperhitungkan sebagai utang penyedia kepada PPK yang telah jatuh tempo. 70. Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan penyedia dalam Pasal ini. dan mendaftarhitamkan penyedia. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian PPK) sehubungan dengan klaim kehilangan atau kerusakan harta benda.4 PPK dapat mengenakan Denda Keterlambatan untuk setiap keterlambatan perbaikan Cacat Mutu.

Pokja Konstruksi ULP Kab.59 menonjolkan kepentingan masing-masing pihak. maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut. salah satu pihak merasa dirugikan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Apabila selama kontrak.

Kepemilikan Dokumen Penyedia diperbolehkan menggunakan salinan dokumen dan piranti lunak yang dihasilkan dari Pekerjaan Konstruksi ini dengan pembatasan sebagai berikut: __________ PPK dapat memberikan fasilitas berupa : 1. Fasilitas L. Wakil Sah Para Pihak : Dinas Pertanian Kab. Lokasi pendirian direksi kit Kontrak Pengadaan Pekerjaan Konstruksi ini dibiayai dari APBD Kabupaten Pokja Konstruksi ULP Kab. Bangunan Hasil Pekerjaan memiliki umur konstruksi: 50 (lima puluh) tahun sejak tanggal penanda-tanganan Berita Acara penyerahan akhir. SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK (SSKK) A. Batas akhir waktu yang disepakati untuk penerbitan SPP oleh PPK untuk pembayaran tagihan angsuran adalah 7 (tujuh) hari kalender terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang yang tidak diperselisihkan diterima oleh PPK. Shop drawing 2. Gambar ”As built” dan/atau pedoman pengoperasian dan perawatan harus diserahkan selambat-lambatnya: 14 (empat belas) hari kalender/bulan/tahun setelah tanggal penandatanganan Berita Acara penyerahan awal. Jaminan dicairkan dan disetorkan pada Kas Daerah Tindakan lain oleh Penyedia yang memerlukan persetujuan Pengawas Pekerjaan adalah: 1. Umur Konstruksi Pedoman Pengoperasian dan Perawatan Kontrak berlaku 90 (sembilan puluh) hari kalender Masa Pemeliharaan berlaku selama 6 (enam) bulan. Pencairan Jaminan I. Tindakan Penyedia yang Mensyaratkan Persetujuan PPK atau Pengawas Pekerjaan J.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 K.Tulungagung : : : : : : : : Wakil Sah Para Pihak sebagai berikut: Untuk PPK Untuk Penyedia : : C. Masa Pemeliharaan E.60 BAB IX. Tanggal Berlaku Kontrak D. Korespondensi Alamat Para Pihak sebagai berikut: Satuan Kerja PPK Nama Alamat Website Email Faksimili Penyedia: Nama Alamat Email Faksimili B. Pembayaran Tagihan H. Pekerjaan tambah kurang G. Sumber . F.

Dokumen penunjang yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran prestasi pekerjaan: 1. Pembayaran Prestasi Pekerjaan Pembayaran prestasi pekerjaan dilakukan dengan cara termin atau angsuran yaitu termin pertama prestasi pekerjaan mencapai 50%. 2. Laporan prestasi pekerjaan. Penyelesaian Perselisihan Pokja Konstruksi ULP Kab. M.61 Pembiayaan Tulungagung Tahun Anggaran 2013. Back Up data pekerjaan Tidak ada penyesuaian harga. Untuk pekerjaan ini besar denda keterlambatan untuk setiap hari keterlambatan adalah 1/1000 (satu perseribu) dari [harga kontrak/harga bagian kontrak yang belum dikerjakan] Jika perselisihan Para Pihak mengenai pelaksanaan Kontrak tidak dapat diselesaikan secara damai maka Para Pihak menetapkan lembaga penyelesaian perselisihan tersebut di bawah sebagai Pemutus Sengketa: Pengadilan Negeri Tulungagung O.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Denda Q. Pembayaran berdasarkan cara tersebut di atas dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut: Prestasi pekerjaan yang dihasilkan pada pencapaian tersebut diatas dikurangi pengembalian uang muka secara proporsional. Penyesuaian Harga P. termin kedua prestasi pekerjaan mencapai 100 %. Pembayaran Uang Pekerjaan Konstruksi ini diberikan uang muka sebesar 30% (Tiga puluh Muka persen) dari Nilai Kontrak N.

62 BAB X. SPESIFIKASI TEKNIS PEKERJAAN DAN GAMBAR Terlampir. Pokja Konstruksi ULP Kab. DAFTAR KUANTITAS DAN HARGA Terlampir. BAB XI.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .

dari tanggal _____________________ s.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .63 BAB XII. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. 5. ____________________ 2.d. BENTUK SURAT-SURAT JAMINAN Jaminan Sanggahan Banding dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN SANGGAHAN BANDING No. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Sanggahan Banding tidak benar dari Penerima Jaminan dan pengenaan sanksi akibat Sanggahan Banding yang diajukan Yang Dijamin tidak benar. apabila: Nama : _____________________________ [peserta pelelangan] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata Sanggahan Banding yang diajukan tidak benar. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________ [Pokja ULP] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp _____________________________________ (terbilang ________________________________________________________) sebagai Jaminan Sanggahan Banding dalam bentuk garansi bank. Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. 6. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. Dikeluarkan di : _____________ Pada tanggal : _____________ [Bank] Pokja Konstruksi ULP Kab. 3. 4. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________ . BENTUK DOKUMEN LAIN A. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Sanggahan Banding tidak benar dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1.

00 Untuk keyakinan. pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] ________________ [Nama dan Jabatan] Pokja Konstruksi ULP Kab.6000.64 Materai Rp.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .

Pemutusan kontrak akibat kesalahan Yang Dijamin. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________ [nama PPK] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp _____________________________________ (terbilang ________________________________________________________) sebagai Jaminan Pelaksanaan dalam bentuk garansi bank. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. b. 4. 3.d. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________ . Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. 5. sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Pemilihan yang diikuti oleh Yang Dijamin. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. ____________________ 2. 6. pemegang Garansi Bank disarankan untuk [Bank] mengkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] Materai Rp. Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa: a.6000.65 Jaminan Pelaksanaan dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN PELAKSANAAN No.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .00 ________________ [Nama dan Jabatan] Pokja Konstruksi ULP Kab. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. Yang dijamin tidak menyelesaikan pekerjaan tersebut pada waktunya dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak. Dikeluarkan di : _____________ Pada tanggal : _____________ Untuk keyakinan. apabila: Nama : _____________________________ [nama penyedia] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. dari tanggal _____________________ s. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya.

Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .66 Pokja Konstruksi ULP Kab.

_____________ [alamat] sebagai Penyedia. 4. _________________________ [alamat] sebagai Pemilik Pekerjaan. __________________ Pokja Konstruksi ULP Kab. selanjutnya disebut TERJAMIN. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata.00 _____________________ Untuk keyakinan. dan _____________________ [nama penerbit jaminan]. TERJAMIN tidak menyelesaikan pekerjaan tersebut pada waktunya dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _____________________ [nama PPK]. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________ (terbilang __________________________________) Maka kami. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. bahwa kami: _____________________ [nama]. 5. _______________ tanggal _____________________ Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ___________ sampai dengan tanggal __________ Jaminan ini berlaku apabila: a. 3. b.6000. Pemutusan kontrak akibat kesalahan TERJAMIN. Dikeluarkan di _____________ pada tanggal _______________ TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. Dengan ini dinyatakan. _____________ [alamat] sebagai Penjamin.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Pemenang Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No. 2. 7. pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke _____[Penerbit Jaminan] 6.67 Jaminan Pelaksanaan dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN PELAKSANAAN Nomor Jaminan: __________________ Nilai: ___________________ 1.

Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .68 Pokja Konstruksi ULP Kab.

lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa: Yang Dijamin tidak memenuhi kewajibannya melakukan pembayaran kembali Uang Muka yang sudah diterima Yang Dijamin kepada Penerima Jaminan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas atau sisa Uang Muka yang belum dikembalikan Yang Dijamin dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya.6000. 4. 3. pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] ________________ [Nama dan Jabatan] Pokja Konstruksi ULP Kab. ____________________ 2. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender. apabila: Nama : _____________________________ [nama penyedia] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. 5.00 Untuk keyakinan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .d.69 Jaminan Uang Muka dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN UANG MUKA No. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________ [nama PPK] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp _____________________________________ (terbilang ________________________________________________________) sebagai Jaminan Uang Muka dalam bentuk garansi bank. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tnggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. 6. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________ . Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. dari tanggal _____________________ s. Dikeluarkan di : _____________ Pada tanggal : _____________ [Bank] Materai Rp. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1.

PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas atau sisa Uang Muka yang belum dikembalikan TERJAMIN dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. dan _____________________ [nama penerbit jaminan]. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini.00 _____________________ Untuk keyakinan. Dikeluarkan di _____________ pada tanggal _______________ TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp. __________________ Pokja Konstruksi ULP Kab.70 Jaminan Uang Muka dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN UANG MUKA Nomor Jaminan: __________________ 1. 5. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________ (terbilang __________________________________) Maka kami. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . _______________ tanggal _____________________ Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ___________ sampai dengan tanggal __________ Jaminan ini berlaku apabila: TERJAMIN tidak memenuhi kewajibannya melakukan pembayaran kembali kepada PENERIMA JAMINAN senilai Uang Muka yang wajib dibayar menurut Dokumen Kontrak. selanjutnya disebut TERJAMIN. bahwa kami: _____________________ [nama]. 4. _____________ [alamat] sebagai Penyedia. _________________________ [alamat] sebagai Pemilik Pekerjaan. Nilai: ___________________ Dengan ini dinyatakan.6000. 7. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Pemenang Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _____________________ [nama PPK]. 6. _____________ [alamat] sebagai Penjamin. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke _____[Penerbit Jaminan] 2. 3.

dari tanggal _____________________ s. apabila: Nama : _____________________________ [nama penyedia] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.6000. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________ . Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. 6. pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] : _____________ : _____________ [Bank] ________________ [Nama dan Jabatan] Pokja Konstruksi ULP Kab. 3. 5. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. Dikeluarkan di Pada tanggal Materai Rp. Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain.d.71 Jaminan Pemeliharaan dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN PEMELIHARAAN No. ____________________ 2.00 Untuk keyakinan. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. 4. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa: Yang Dijamin tidak memenuhi kewajibannya melakukan pemeliharaan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________ [nama PPK] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp _____________________________________ (terbilang ________________________________________________________) sebagai Jaminan Pemeliharaan dalam bentuk garansi bank.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .

7. selanjutnya disebut TERJAMIN. 3. 5. Nilai: ___________________ 2. 4. dan _____________________ [nama penerbit jaminan]. _______________ tanggal _____________________ Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ___________ sampai dengan tanggal __________ Jaminan ini berlaku apabila: TERJAMIN tidak memenuhi kewajibannya melakukan pemeliharaan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak. _________________________ [alamat] sebagai Pemilik Pekerjaan. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________ (terbilang __________________________________) Maka kami.72 Jaminan Pemeliharaan dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN PEMELIHARAAN Nomor Jaminan: __________________ 1. _____________ [alamat] sebagai Penyedia. Dengan ini dinyatakan. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. Untuk keyakinan. bahwa kami: _____________________ [nama]. 6. pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke _____[Penerbit Jaminan] Dikeluarkan di _____________ pada tanggal _______________ PENJAMIN Materai Rp. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Pemenang Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .00 TERJAMIN _____________________ __________________ Pokja Konstruksi ULP Kab. _____________ [alamat] sebagai Penjamin. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini.6000. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _____________________ [nama PPK].

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful