DOKUMEN PENGADAAN

untuk Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Paket Pekerjaan

Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh

DINAS PERTANIAN KABUPATEN TULUNGAGUNG

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

2

BAB I. UMUM
A. Dokumen Pengadaan ini disusun berdasarkan Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang terakhir diubah dengan Peraturan Presiden No. 70 Tahun 2012 beserta petunjuk teknisnya serta ketentuan teknis operasional pengadaan barang/jasa secara elektronik. Dalam dokumen ini dipergunakan pengertian, istilah dan singkatan sebagai berikut: Pekerjaan Konstruksi HPS HEA Kemitraan/ Kerja Sama Operasi (KSO) LDP LDK Pokja ULP PPK SPPBJ SPMK TKDN PHO FHO LPSE : seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan pelaksanaan konstruksi bangunan atau pembuatan wujud fisik lainnya; : Harga Perkiraan Sendiri; : Harga Evaluasi Akhir; : kerja sama usaha antar penyedia yang masing-masing pihak mempunyai hak, kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan perjanjian tertulis;

B.

: Lembar Data Pemilihan; : Lembar Data Kualifikasi; : Pokja Konstruksi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Tulungagung, yang berfungsi untuk melaksanakan Pengadaan Pekerjaan Konstruksi; : Pejabat Pembuat Komitmen adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa; : Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa; : Surat Perintah Mulai Kerja; : Tingkat Komponen Dalam Negeri. : Serah Terima Pertama Pekerjaan/Provisional Hand Over : Penyerahan Akhir Pekerjaan setelah Masa Pemeliharaan berakhir/Final Hand Over. : Layanan Pengadaan Secara Elektronik adalah unit kerja K/L/D/I yang dibentuk untuk menyelenggarakan sistem pelayanan Pengadaan Barang/Jasa secara elektronik.

Aplikasi SPSE : Aplikasi perangkat lunak Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) berbasis web yang terpasang di server LPSE yang dapat diakses melalui website LPSE. Form Isian : Tampilan/antarmuka pemakai berbentuk grafis berisi komponen isian yang dapat Elektronik diinput oleh pengguna aplikasi. Form Isian : Form isian elektronik pada aplikasi SPSE yang digunakan penyedia barang/jasa Elektronik untuk menginputkan dan mengirimkan data kualifikasi. Data Kualifikasi E-Lelang : Proses pelelangan umum/terbatas/pemilihan langsung dengan tahapan sesuai Perpres 54/2010 dan perubahannya serta petunjuk teknisnya yang disesuaikan dengan teknis operasional pengadaan secara elektronik sebagaimana diatur dalam Perka 18/2012. Semua istilah “pelelangan” pada dokumen ini merujuk pada pengertian “e-lelang”.

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

3

C. Pemilihan Langsung dengan pascakualifikasi ini dibiayai dari sumber pendanaan sebagaimana tercantum dalam LDP. D. Pemilihan Langsung ini terbuka dan dapat diikuti oleh semua peserta yang berbentuk badan usaha atau kemitraan/KSO serta perorangan. E. Pokja ULP mengumumkan pelaksanaan Pemilihan Langsung dengan pascakualifikasi melalui website Pemerintah Daerah, papan pengumuman resmi untuk masyarakat dan Portal Pengadaan Nasional melalui LPSE.

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

A. Paket Pekerjaan Nama paket pekerjaan : Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh Nilai total HPS : Rp. PENGUMUMAN PEMILIHAN LANGSUNG DENGAN PASCAKUALIFIKASI PEMERINTAH KABUPATEN TULUNGAGUNG SEKRETARIAT DAERAH UNIT LAYANAN PENGADAAN TULUNGAGUNG ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------PENGUMUMAN PEMILIHAN LANGSUNG DENGAN PASCAKUALIFIKASI Nomor : 601. : Sekretariat Unit Layanan Pengadaan. 37 – Tulungagung Telp.00 (Dua ratus lima puluh lima juta tiga ratus delapan ribu rupiah) Sumber pendanaan : APBD Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2013. 12 April 2013 Pokja Konstruksi ULP Kab.4 BAB II. 37 Tulungagung : www.id : lpse.id Peserta dapat melakukan pendaftaran secara langsung melalui website lpse.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . 255.go. 6.1/01.05/KONSTRUKSI. Pokja Konstruksi ULP Kab.go.Tulungagung. Yani Timur No.go. Jadwal Pengadaan Lihat pada lpse.id.tulungagung. Yani Timur no.go.308.tulungagung.tulungagung.tulungagung. Dokumen pengadaan dapat diambil dalam bentuk softcopy dengan diunduh (download) melalui lpse. Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tulungagung Jl A.id.EPROC/112/022/2013 Pokja Konstruksi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Tulungagung akan melaksanakan Pemilihan Langsung dengan pascakualifikasi untuk paket pekerjaan konstruksi sebagai berikut : 1. 0355-321220 3.go.tulungagung.000. 5. 2. Persyaratan Peserta Perusahaan yang mempunyai kualifikasi pekerjaan tersebut : Kualifikasi : Kecil Bidang : Tata Lingkungan Sub Bidang : Pekerjaan Pengeboran Air Tanah Pelaksanaan Pengadaan Tempat dan alamat Website Website LPSE 4. Tulungagung.id Jl. Demikian disampaikan untuk menjadi perhatian.

Dalam hal peserta akan atau sedang melakukan kemitraan/KSO.2 3.2 4.1 Peserta dan pihak yang terkait dengan pengadaan ini berkewajiban untuk mematuhi etika pengadaan dengan tidak melakukan tindakan sebagai berikut: a. membuat dan/atau menyampaikan dokumen dan/atau keterangan lain yang tidak benar untuk memenuhi persyaratan dalam Dokumen Pengadaan ini. Peserta yang menurut penilaian Pokja ULP terbukti melakukan tindakan sebagaimana dimaksud dalam pasal 4.1 Pokja ULP mengumumkan kepada para peserta untuk menyampaikan penawaran atas paket pekerjaan konstruksi sebagaimana tercantum dalam LDP. 3. Peserta kemitraan/KSO dilarang Kemitraan/Kerja Sama Operasi. Larangan Korupsi. melakukan persekongkolan dengan peserta lain untuk mengatur hasil Pemilihan Langsung. Nama paket dan lingkup pekerjaan sebagaimana tercantum dalam LDP.5 BAB III. dan/atau peraturan perundang-undangan.1 dikenakan sanksi sebagai berikut: a. seperti digugurkan dari proses Pemilihan Langsung atau pembatalan penetapan pemenang. sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam. 1. Penyedia yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP.3 Pokja Konstruksi ULP Kab. Kolusi. Pengenaan sanksi dilaporkan oleh Pokja ULP kepada PA/KPA. gugatan secara perdata. 3.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . kemitraan/KSO atau peserta perorangan yang memenuhi kualifikasi. Sumber Dana Peserta Pemilihan Langsung Pengadaan ini dibiayai dari sumber pendanaan sebagaimana tercantum dalam LDP.1 Pemilihan Langsung penyedia pekerjaan konstruksi ini terbuka dan dapat diikuti oleh semua peserta yang berbentuk badan usaha. c. baik dengan perusahaan nasional maupun asing maka peserta harus memiliki Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi yang memuat persentase kemitraan/KSO dan perusahaan yang mewakili kemitraan/KSO tersebut. 4. untuk mengubah Perjanjian 3. c.2 1. Lingkup Pekerjaan 1. b. INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) A. untuk memenuhi keinginan peserta yang bertentangan dengan Dokumen Pengadaan. dan/atau d. sanksi administratif.3 2. berdasarkan syarat umum dan syarat khusus kontrak dengan mutu sesuai spesifikasi teknis dan harga sesuai kontrak. dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan 4. pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang. Umum 1.3 4. sehingga mengurangi / menghambat / memperkecil / meniadakan persaingan yang sehat dan/atau merugikan pihak lain. berusaha mempengaruhi anggota Pokja ULP dalam bentuk dan cara apapun. b.

komponen berupa bahan baku belum diproduksi di dalam negeri dan/atau spesifikasi teknis bahan baku yang diproduksi di dalam negeri belum memenuhi persyaratan. angkutan. tenaga ahli. hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang dikendalikan.1 6.1 Para pihak dalam melaksanakan tugas. pabrikasi. menghindari dan mencegah pertentangan kepentingan para pihak yang terkait. baik langsung maupun tidak langsung oleh pihak yang sama yaitu lebih dari 50% (lima puluh perseratus) pemegang saham dan/atau salah satu pengurusnya sama.6 5. dalam suatu badan usaha. Pendayagunaan Produksi Dalam Negeri 6. Pegawai K/L/D/I dilarang menjadi peserta kecuali cuti diluar tanggungan K/L/D/I. disusun berdasarkan keperluan yang nyata. jumlah dan harga yang dilampirkan pada Dokumen Penawaran. dalam Pekerjaan Konstruksi. 5. dan pemeliharaan. semaksimal mungkin menggunakan jasa pelayanan yang ada di dalam negeri. Dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi dimungkinkan menggunakan bahan baku. Peserta berkewajiban untuk menyampaikan penawaran yang mengutamakan material/ bahan produksi dalam negeri dan tenaga kerja Indonesia serta Pekerjaan Konstruksi yang dilaksanakan di Indonesia. peserta diwajibkan membuat daftar Barang yang diimpor yang dilengkapi dengan spesifikasi teknis. ekspedisi. Pertentangan kepentingan sebagaimana dimaksud pada angka 5. PPK dan/atau anggota Pokja ULP. merangkap sebagai anggota Pokja ULP atau pejabat yang berwenang menetapkan pemenang Pelelangan. b.2 5. d.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . seperti jasa asuransi. pengujian dan lainnya sedapat mungkin dilakukan di dalam negeri. e. anggota direksi atau dewan komisaris merangkap sebagai anggota direksi atau dewan komisaris pada badan usaha lainnya yang menjadi peserta pada Pelelangan yang sama. perbankan.3 6. baik secara langsung maupun tidak langsung.2 Pokja Konstruksi ULP Kab. d. dan perangkat lunak yang tidak berasal dari dalam negeri (impor) dengan ketentuan: a. pemilahan atau pembagian komponen harus benar-benar mencerminkan bagian atau komponen yang telah dapat diproduksi di dalam negeri dan bagian atau komponen yang masih harus diimpor. pekerjaan pemasangan. c. konsultan manajemen konstruksi berperan sebagai Konsultan Perencana dan/atau Konsultan Pengawas. penggunaan tenaga ahli asing dilakukan semata-mata untuk mencukupi kebutuhan jenis keahlian yang belum dapat diperoleh di Indonesia. e. b. kecuali dalam pelaksanaan Kontrak Pengadaan Pekerjaan Terintegrasi. konsultan perencana/ pengawas bertindak sebagai pelaksana Pekerjaan Konstruksi yang direncanakannya/diawasinya. pengurus koperasi pegawai dalam suatu K/L/D/I atau anak perusahaan pada BUMN/BUMD yang mengikuti Pengadaan dan bersaing dengan perusahaan lainnya.1 antara lain meliputi: a. dan diusahakan secara terencana untuk semaksimal mungkin terjadinya alih pengalaman/keahlian dari tenaga ahli asing tersebut ke tenaga Indonesia. f. Larangan Pertentangan Kepentingan 5. dan f. fungsi dan perannya. baik langsung maupun tidak langsung mengendalikan atau menjalankan perusahaan peserta. c.

Kelalaian menyampaikan Dokumen Penawaran yang tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ini sepenuhnya merupakan risiko peserta. Satu Penawaran Tiap Peserta 7. b. b. Peserta berkewajiban memeriksa keseluruhan isi Dokumen Pengadaan ini. i.1 Pengadaan 8.2 8. 2) Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO) (apabila peserta berbentuk Kemitraan/KSO).7 6. Bentuk Surat Perjanjian. 4) Jaminan Pelaksanaan. Pakta Integritas. e. 3) Dokumen Penawaran Teknis. 7. 3) Jaminan Sanggahan Banding. Dokumen Pengadaan terdiri dari Dokumen Pemilihan dan Dokumen Kualifikasi. g. Syarat-Syarat Umum Kontrak. Bahasa Dokumen Pengadaan Dokumen Pengadaan beserta seluruh korespondensi tertulis dalam proses Pengadaan menggunakan Bahasa Indonesia. d. Instruksi Kepada Peserta. Tata cara evaluasi kualifikasi. Dokumen Pengadaan 8.3 8. baik atas nama sendiri maupun sebagai anggota kemitraan/KSO hanya boleh memasukkan satu penawaran untuk satu paket pekerjaan. Spesifikasi Teknis dan Gambar. 5) Jaminan Uang Muka. e. c. b. c. Syarat-Syarat Khusus Kontrak. d. 4) Formulir Rekapitulasi Perhitungan TKDN.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .4 9. barang/jasa tersebut belum dapat diproduksi/dihasilkan di dalam negeri. Setiap peserta. 2) SPMK. j. Isi Dokumen 8. Umum. k. Lembar Data Kualifikasi. Dokumen Pemilihan meliputi: a. f. Isian Data Kualifikasi. Dokumen Kualifikasi meliputi: a. Daftar Kuantitas dan Harga.1 7. Pengumuman. Setiap peserta yang termasuk dalam kemitraan/KSO dilarang menjadi peserta baik secara sendiri maupun sebagai anggota kemitraan/KSO yang lain pada paket pekerjaan yang sama.3 Pengadaan barang/jasa impor dimungkinkan dalam hal: a. volume produksi dalam negeri tidak mampu memenuhi kebutuhan. dan/atau c. Bentuk Dokumen Lain: 1) SPPBJ. h. Bentuk Dokumen Penawaran: 1) Surat Penawaran. Lembar Data Pemilihan. Pokja Konstruksi ULP Kab. spesifikasi teknis barang yang diproduksi dan/atau kualifikasi teknis tenaga ahli dalam negeri belum memenuhi persyaratan.2 B. 6) Jaminan Pemeliharaan. Petunjuk Pengisian Data Kualifikasi.

Jika dilaksanakan peninjauan lapangan dapat dibuat Berita Acara Pemberian Penjelasan Lanjutan dan diunggah melalui aplikasi SPSE. maka Pokja ULP wajib mengundurkan batas akhir pemasukan penawaran. Apabila pada saat pemberian penjelasan terdapat hal-hal/ketentuan baru atau perubahan penting yang perlu ditampung. Setelah Pemberian Penjelasan dan sebelum batas akhir waktu pemasukan penawaran. Setiap Adendum yang ditetapkan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan.7 Pokja Konstruksi ULP Kab. Ketidakikutsertaan peserta pada saat pemberian penjelasan tidak dapat dijadikan dasar untuk menolak/menggugurkan penawaran.5 10. maka Pokja ULP menuangkan ke dalam Adendum Dokumen Pengadaan yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan. Pokja ULP dapat memberikan penjelasan (ulang). Apabila dipandang perlu. gambar dan/atau nilai total HPS. 10. Perubahan Dokumen Pengadaan 11.6 10. harus mendapatkan persetujuan PPK sebelum dituangkan dalam Adendum Dokumen Pemilihan. berdasarkan informasi baru yang mempengaruhi substansi Dokumen Pengadaan. Apabila ketentuan baru atau perubahan penting tersebut tidak dituangkan dalam Adendum Dokumen Pemilihan.7 11. Kumpulan tanya jawab pada saat pemberian penjelasan dalam aplikasi SPSE merupakan Berita Acara Pemberian Penjelasan (BAPP). Pemberian Penjelasan 10. Pokja ULP dapat menetapkan Adendum Dokumen Pengadaan. Apabila dipandang perlu.5 11.1 10. spesifikasi teknis.2 11. Pokja ULP dapat mengumumkan Adendum Dokumen Pemilihan dengan cara mengunggah (upload) file adendum dokumen Pemilihan melalui aplikasi SPSE paling lambat 2 (dua) hari sebelum batas akhir pemasukan penawaran. Biaya peninjauan lapangan ditanggung oleh peserta.4 11. maka ketentuan baru atau perubahan tersebut dianggap tidak ada dan ketentuan yang berlaku adalah Dokumen Pemilihan awal. Apabila Pokja ULP akan mengunggah (upload) file Adendum Dokumen Pemilihan kurang dari 2 (dua) hari sebelum batas akhir pemasukan penawaran. Pokja ULP melalui tim atau tenaga ahli pemberi penjelasan teknis yang ditunjuk dapat memberikan penjelasan lanjutan dengan cara melakukan peninjauan lapangan.1 11.8 10.4 Pemberian penjelasan dilakukan secara online melalui aplikasi SPSE sesuai jadwal dalam aplikasi SPSE.3 11.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .2 10.3 10. Apabila diperlukan Pokja ULP dapat memberikan informasi yang dianggap penting terkait dengan dokumen pengadaan. Perubahan rancangan kontrak.6 11. Peserta dapat mengunduh (download) Adendum Dokumen Pemilihan yang diunggah (upload) Pokja ULP pada aplikasi SPSE (apabila ada).

2) jadwal dan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan sampai dengan serah terima pertama Pekerjaan (PHO). Formulir rekapitulasi perhitungan TKDN. Semua Indonesia. Dokumen penunjang yang berbahasa asing perlu disertai penjelasan dalam Bahasa Indonesia. dokumen penawaran teknis terdiri dari: 1) metode pelaksanaan pekerjaan. d) kesesuaian antara jangka waktu pelaksanaan pada jadwal dan kurva S yang tidak melebihi waktu yang dipersyaratkan didalam LDP. b.dan Pokja Konstruksi ULP Kab. kapasitas. 1) tanggal. Bahasa Penawaran 14. dan 4) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan. analisa harga satuan pekerjaan. C. surat penawaran yang didalamnya mencantumkan.1 14. c.(apabila ada) g. b) kesesuaian jenis pekerjaan pada jadwal dengan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga serta urutan pekerjaan setiap tahap pada jadwal secara teknis dapat dilaksanakan. Dalam hal terjadi perbedaan penafsiran. Formulir Pra RK3K. e. 5) daftar personil inti. daftar kuantitas dan harga.3 Peserta menanggung semua biaya dalam penyiapan dan penyampaian penawaran. dengan ketentuan: a) penyusunan jadwal dengan menggunakan metode jaringan kerja (Network Diagram) yang berbentuk Diagram Balok (Gantt Chart) dalam format MS Project dengan ketentuan menyampaikan sub item pekerjaan sesuai mata pembayaran yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. komposisi dan jumlah peralatan.2 14. d. surat Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (apabila peserta berbentuk Kemitraan/KSO). Pokja ULP tidak bertanggung jawab atas kerugian apapun yang ditanggung oleh peserta. surat kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan). 4) jenis. Dokumen Penawaran Dokumen Penawaran. Penyiapan Dokumen Penawaran 13. f. h. Tambahan Waktu Pemasukan Dokumen Penawaran Apabila adendum dokumen pengadaan mengakibatkan kebutuhan penambahan waktu penyiapan dokumen penawaran maka Pokja ULP memperpanjang batas akhir pemasukan penawaran. Biaya dalam Penyiapan Penawaran 13. 3) harga penawaran. 3) spesifikasi teknis.9 12. 6) bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . c) penyusunan rencana progres pelaksanaan pekerjaan dalam bentuk kurva S dalam format MS Project/ MS Excel. meliputi: a. Dokumen Penawaran harus menggunakan Bahasa Dokumen penunjang yang terkait dengan Dokumen Penawaran dapat menggunakan Bahasa Indonesia atau bahasa asing. maka yang berlaku adalah penjelasan dalam Bahasa Indonesia. 15.1 13. 2) masa berlaku penawaran.2 14.

Apabila evaluasi belum selesai dilaksanakan. 21. 16. Biaya overhead termasuk untuk penyelenggaraan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan keuntungan serta semua pajak. 16. bea.1 18. dan nepotisme (KKN). korupsi.2 18. peserta mencantumkan harga satuan dan harga total untuk tiap mata pembayaran/pekerjaan dalam Daftar Kuantitas dan Harga. Jika harga satuan ditulis nol atau tidak dicantumkan maka pekerjaan dalam mata pembayaran tersebut dianggap telah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain dan pekerjaan tersebut tetap harus dilaksanakan.1 Pakta integritas berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan dan akan melaporkan terjadinya kolusi. Pokja ULP dapat meminta kepada seluruh peserta secara tertulis untuk memperpanjang masa berlakunya penawaran tersebut dalam jangka waktu tertentu. Semua harga dalam penawaran harus dalam bentuk mata uang sebagaimana tercantum dalam LDP.1 16. Masa berlaku penawaran sesuai sebagaimana tercantum dalam LDP.1 19. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran 17. sebelum akhir masa berlakunya penawaran. Pembayaran atas pelaksanaan pekerjaan dilakukan sesuai dengan cara sebagaimana tercantum dalam LDP dan diuraikan dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak. Pakta Integritas 20. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP.2 18. Bentuk Dokumen Penawaran 19. menolak permintaan tersebut dan dapat mengundurkan diri secara tertulis dengan tidak dikenakan sanksi.10 i. retribusi.2 Dengan mendaftar sebagai peserta lelang pada suatu paket pekerjaan melalui aplikasi SPSE. maka peserta telah menandatangani Pakta Integritas. Harga Penawaran 16. menyetujui permintaan tersebut tanpa mengubah penawaran.1 Peserta berkewajiban untuk menyetujui Pakta Integritas dan mengisi form Pokja Konstruksi ULP Kab. 20. dan pungutan lain serta biaya asuransi yang harus dibayar oleh penyedia untuk pelaksanaan paket pekerjaan konstruksi ini diperhitungkan dalam total harga penawaran. kecuali untuk penyedia barang/jasa yang melakukan Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO).4 19.3 18. Masa Berlaku Penawaran dan Jangka Waktu Pelaksanaan 18. badan usaha yang ditunjuk mewakili Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO) wajib menyampaikan pakta integritas melalui fasilitas unggahan lainnya pada form isian elektronik data kualifikasi di aplikasi SPSE.3 17.2 20. Dokumen kualifikasi disampaikan melalui program LPSE dan pendukung dokumen kualifikasi perusahaan disampaikan dengan pemindaian/scan program LPSE. Untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan lump sum dan harga satuan. Pengisian . Peserta dapat: a. Semua Dokumen Penawaran disampaikan dalam bentuk softcopy berupa file yang telah dienkripsi melalui program LPSE. Harga penawaran ditulis dengan jelas dalam angka dan huruf.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 21.2 Data Kualifikasi.1 17. b.

Penawaran harga. Peserta mengirimkan file penawaran yang telah disandikan/ dienkripsi melalui aplikasi SPSE. mengirimkan Data Kualifikasi melalui form isian elektronik data kualifikasi pada aplikasi SPSE. Penawaran Terlambat Penawaran harus disampaikan secara elektronik melalui aplikasi SPSE kepada Pokja ULP paling lambat pada waktu yang ditentukan oleh Pokja ULP Aplikasi SPSE menolak setiap file penawaran yang dikirimkan setelah batas akhir waktu pemasukan penawaran kirim. Penawaran teknis. c. Pertama-tama. 3) Peserta dapat mengunggah file penawaran secara berulang sebelum batas akhir waktu pemasukan Dokumen Penawaran. Penyampaian Dokumen Penawaran 24. File penawaran disandikan/dienkripsi dengan Aplikasi Pengaman Dokumen (APENDO). Peserta menyampaikan Dokumen Penawaran kepada Pokja ULP dengan ketentuan: a. Dilanjutkan dengan mengunggah file penawaran terenkripsi (*.2 25. c. Pokja Konstruksi ULP Kab.rhs) hanya melalui aplikasi SPSE sesuai jadwal yang ditetapkan.11 Dokumen Isian Kualifikasi 21.4 24. Batas Akhir Waktu Pemasukan Penawaran 26. teknis dan harga yang telah terenkripsi (*.1 D. Pemasukan Dokumen Penawaran 23.rhs) melalui aplikasi SPSE sesuai jadwal yang ditetapkan. 2) peserta mengunggah (upload) file penawaran administrasi.1 24.3 23. Peserta dapat mengirimkan data kualifikasi secara berulang sebelum batas akhir waktu pemasukan Dokumen Penawaran. Untuk metode 1 (satu) file (sampul): 1) Setelah File penawaran administrasi. b. File penawaran terakhir akan menggantikan file penawaran yang telah terkirim sebelumnya 23. Pakta Integritas dan Data Kualifikasi dianggap telah disetujui dan ditandatangani oleh peserta pengadaan. Penyampulan dan Penandaan Sampul Penawaran 23.2 23. Jaminan penawaran tidak dipersyaratkan.1 File penawaran yang disampaikan oleh peserta terdiri dari 1 (satu) file penawaran yang telah disandikan/dienkripsi yang terdiri dari: a.2 isian elektronik data kualifikasi dalam aplikasi SPSE.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . teknis dan harga dienkripsi menggunakan Apendo. b. Jaminan Penawaran 22. 22. Data kualifikasi diinput dan dikirimkan melalui form isian elektronik data kualifikasi pada SPSE. Penawaran administrasi. kecuali untuk penyedia barang/jasa yang melakukan Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO) Pakta Integritas dan Data Kualifikasi ditandatangani oleh pejabat yang menurut perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi berhak mewakili Kemitraan/KSO. Data kualifikasi yang dikirmkan terakhir akan menggantikan data kualifikasi yang telah terkirim sebelumnya.

Pembukaan Penawaran 27. d. apabila file penawaran tidak dapat dibuka/didekripsi maka Pokja ULP dapat menetapkan bahwa file penawaran tersebut tidak memenuhi syarat sebagai penawaran dan penyedia barang/jasa yang mengirimkan file penawaran tersebut dianggap tidak memasukkan penawaran.12 E.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 27. Total harga penawaran setelah koreksi aritmatik yang melebihi nilai total HPS dinyatakan gugur. Berdasarkan keterangan dari LPSE atau LKPP. Pembukaan dan Evaluasi Penawaran 27. dengan ketentuan harga satuan pekerjaan yang ditawarkan tidak boleh diubah. maka Pokja ULP akan melanjutkan proses atas penawaran yang bersangkutan File yang dianggap sebagai penawaran adalah dokumen penawaran yang berhasil dibuka dan dapat dievaluasi yang sekurang-kurangnya memuat satu file: harga penawaran. volume dan/atau jenis pekerjaan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga disesuaikan dengan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan. dan deskripsi/spesifikasi barang/jasa yang ditawarkan.5 . jenis pekerjaan yang tidak diberi harga satuan dianggap sudah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain dan harga satuan pada daftar kuantitas dan harga tetap dibiarkan kosong. b.1 28. Apabila penawaran yang masuk kurang dari 3 (tiga) peserta maka pelelangan dinyatakan gagal Evaluasi penawaran dilakukan dengan sistem gugur. Pokja ULP menyampaikan file penawaran tersebut kepada LPSE untuk mendapat keterangan bahwa file yang bersangkutan tidak dapat dibuka dan bila dianggap perlu LPSE dapat menyampaikan file penawaran tersebut kepada LKPP. jenis pekerjaan yang tidak tercantum dalam daftar kuantitas dan harga disesuaikan dengan jenis pekerjaan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan dan harga satuan pekerjaan dimaksud dianggap nol. jangka waktu penawaran.5 28. daftar kuantitas dan harga untuk kontrak harga satuan/gabungan. Berdasarkan hasil koreksi aritmatik Pokja ULP menyusun urutan dari penawaran terendah.2 27. Pokja ULP mengunduh ( download) dan melakukan dekripsi file penawaran dengan menggunakan Apendo sesuai waktu yang telah ditetapkan.1 Pada tahap pembukaan penawaran.2 28.3 28. Evaluasi Penawaran 28. dilakukan pembetulan.4 28.4 27. Koreksi aritmatik sebelum dilakukan evaluasi penawaran dengan ketentuan: a. apabila terjadi kesalahan hasil perkalian antara volume dengan harga apabila terjadi kesalahan hasil perkalian antara volume dengan harga satuan pekerjaan. Terhadap file penawaran yang tidak dapat dibuka (didekripsi). c. dan e. Pokja ULP memasukan hasil koreksi aritmatik pada aplikasi SPSE Pokja Konstruksi ULP Kab.3 27. Apabila dapat dibuka. hasil koreksi aritmatik pada bagian harga satuan dapat mengubah nilai total harga penawaran sehingga urutan peringkat dapat menjadi lebih tinggi atau lebih rendah dari urutan peringkat semula.

e.6 Pelaksanaan evaluasi dengan sistem gugur dilakukan oleh Pokja ULP untuk mendapatkan 3 (tiga) penawaran yang memenuhi syarat yang dimulai dengan penawaran terendah setelah koreksi aritmatik. Pokja ULP melakukan evaluasi penawaran yang meliputi: a. kualitas dan hasil/kinerja pekerjaan. maka pelelangan dinyatakan gagal. mengganti dan/atau mengubah isi Dokumen Pengadaan ini. Pokja ULP dilarang menambah.13 28. evaluasi administrasi. Apabila setelah koreksi aritmatik terdapat kurang dari 3 (tiga) penawar yang menawar harga kurang dari HPS maka proses lelang tetap dilanjutkan dengan melakukan evaluasi penawaran. alat. penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat adalah: 1) penyimpangan dari Dokumen Pengadaan ini yang mempengaruhi lingkup. 2) seluruh penawaran dari Penyedia mendekati HPS.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 28. harga satuan. evaluasi teknis. mengurangi. syarat teknis dalam menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan dan harga yang wajar dapat dipertanggung jawabkan tanpa ada penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat. pada waktu yang telah ditentukan. dan/atau mengubah isi Dokumen Penawaran. f. 3) adanya keikutsertaan beberapa Penyedia Barang/Jasa yang berada dalam 1 (satu) kendali. Pokja ULP dan/atau peserta dilarang menambah. apabila dalam evaluasi ditemukan bukti adanya persaingan usaha yang tidak sehat dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan) antara peserta. dan/atau spesifkasi barang yang ditawarkan (merk/tipe/jenis) dan/atau dukungan teknis. memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan meliputi syarat administrasi.8 28. para pihak dilarang mempengaruhi atau melakukan intervensi kepada Pokja ULP selama proses evaluasi. Pokja Konstruksi ULP Kab. mengurangi. c.7 28. bahan. 2) proses evaluasi tetap dilanjutkan dengan menetapkan peserta lainnya yang tidak terlibat (apabila ada). untuk paket pekerjaan yang dilelangkan. dan/atau 2) penawaran dari peserta dengan persyaratan tambahan yang akan menimbulkan persaingan usaha tidak sehat dan/atau tidak adil diantara peserta yang memenuhi syarat. analisa pendekatan teknis. penawaran yang memenuhi syarat adalah penawaran yang sesuai dengan ketentuan antara lain disampaikan oleh penawar yang berhak. dengan tujuan untuk memenangkan salah satu peserta. mengganti. dan d.9 . b. evaluasi kualifikasi Ketentuan umum dalam melakukan evaluasi sebagai berikut: a. b. g. dan 3) apabila tidak ada peserta lain sebagaimana dimaksud pada angka 2). Pokja ULP dan/atau PPK. Indikasi persekongkolan antar penyedia barang/jasa adalah terpenuhinya sekurang-kurangnya 2 (dua) indikasi dibawah ini: 1) Terdapat kesamaan dokumen teknis. c. antara lain: metode kerja. d. maka: 1) peserta yang ditunjuk sebagai calon pemenang dan peserta lain yang terlibat dimasukkan ke dalam Daftar Hitam. evaluasi harga.

apabila: 1) syarat-syarat substansial yang diminta berdasarkan Dokumen Pengadaan ini dipenuhi/dilengkapi : a). b). g). maka penawaran dinyatakan gugur. maka penawarannya tidak digugurkan dan nilai TKDN-nya dianggap nol).10 Evaluasi Administrasi: a. c). atau (3) apabila nilai dalam angka dan nilai yang tertulis dalam huruf tidak jelas. d) apabila terdapat kesalahan pada tanggal surat penawaran yang menyebabkan jangka waktu berlaku surat penawaran menjadi kurang dari waktu yang ditetapkan dalam LDP. maka nilai yang diakui adalah nilai yang tertulis dalam angka. c) bertanggal. Formulir Pra RK3K. Formulir rekapitulasi perhitungan TKDN(khusus untuk peserta yang tidak menyampaikan formulir TKDN. 3) Jenis. penawaran dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi. komposisi. (2) apabila nilai yang tertulis dalam angka jelas sedangkan nilai dalam huruf tidak jelas. 2) Jadwal waktu pelaksanaan. Rincian harga penawaran (daftar kuantitas dan harga). maka nilai yang diakui adalah nilai yang tertulis dalam angka. 28. Dokumen penawaran teknis : 1) Metode Pelaksanaan. 4) Spesifikasi teknis .Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Surat penawaran. maka surat penawaran Pokja Konstruksi ULP Kab. Analisa Harga Satuan Pekerjaan. b) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. f). (2) apabila nilai yang tertulis dalam angka jelas sedangkan nilai dalam huruf tidak jelas. Kapasitas. Surat Perjanjian / Kemitraan / Kerjasama Operasional (apabila ada). dan jumlah peralatan . susunan. e). antara lain kesamaan/kesalahan pengetikan. 2) Surat penawaran memenuhi ketentuan sebagai berikut: a) jangka waktu berlakunya surat penawaran tidak kurang dari waktu sebagaimana tercantum dalam LDP dengan ketentuan: (1) apabila ada perbedaan nilai penulisan antara angka dan huruf maka yang diakui adalah tulisan huruf. d). 5) Daftar personil inti yang akan ditempatkan secara penuh . dengan ketentuan: (1) apabila ada perbedaan nilai penulisan antara angka dan huruf maka yang diakui adalah tulisan huruf. dan format penulisan. Surat Kuasa dari Direktur Utama/Pimpinan Perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan). evaluasi terhadap data administrasi hanya dilakukan terhadap hal-hal yang tidak dinilai pada saat penilaian kualifikasi. h). 6) Daftar bagian pekerjaan yang akan di subkontrakkan. maka penawaran dinyatakan gugur. atau (3) apabila nilai dalam angka dan nilai yang tertulis dalam huruf tidak jelas.14 4) adanya kesamaan/kesalahan isi dokumen penawaran. b.

1.11 Evaluasi Teknis: a. maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi teknis. 28. Pokja ULP memasukan hasil evaluasi administrasi pada aplikasi SPSE.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . penyusunan rencana progres pelaksanaan pekerjaan dalam bentuk kurva S dalam format MS Project/ MS Excel. evaluasi teknis dilakukan dengan sistem gugur dengan ketentuan: 1) Pokja ULP menilai persyaratan teknis minimal yang harus dipenuhi dengan membandingkan pemenuhan persyaratan teknis sebagaimana tercantum dalam dokumen pengadaan ini. e. b. apabila tidak ada peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. kesesuain jenis pekerjaan pada jadwal dengan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga serta urutan pekerjaan setiap tahap pada jadwal secara teknis dapat dilaksanakan. c. b. termasuk alasan ketidaklulusan peserta dalam evaluasi administrasi. Apabila terdapat hal yang meragukan dapat dilakukan klarifikasi untuk menegaskan bahwa K3 akan dilaksanakan. d. kesesuaian antara jangka waktu pelaksanaan pada jadwal dan kurva S yang tidak melebihi waktu yang dipersyaratkan didalam LDP. 2) penilaian persyaratan teknis minimal dilakukan terhadap: a) metode pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan termasuk pengendalian terhadap risiko K3. tidak dapat menggugurkan teknis berdasarkan Pra RK3K Pokja Konstruksi ULP Kab. e) personil inti yang akan ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan. Metode pelaksanaan dilengkapi metode kerja untuk jenis-jenis pekerjaan utama dan pekerjaan penunjang atau pekerjaan sementara yang ikut menentukan keberhasilan pelaksanaan pekerjaan dan diyakini menggambarkan penguasaan penawar untuk melaksanakan pekerjaan. Pokja ULP dapat melakukan klarifikasi terhadap hal-hal yang kurang jelas dan meragukan. b. unsur-unsur yang dievaluasi teknis sesuai dengan yang ditetapkan. apabila hanya ada 1 (satu) atau 2 (dua) peserta yang memenuhi persyaratan administrasi.4. f. g. penyusunan jadwal dengan menggunakan metode jaringan kerja (Network Diagram) yang berbentuk Diagram Balok (Gantt Chart) dalam format MS Project dengan ketentuan menyampaikan sub item pekerjaan sesuai mata pembayaran yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. f) bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP. peserta yang memenuhi persyaratan administrasi dilanjutkan dengan evaluasi teknis.2. d) spesifikasi teknis memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ini.15 dinyatakan tidak memenuhi persyaratan administrasi. b) Penilaian jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan dilakukan atas: b. maka pelelangan dinyatakan gagal. g) Pra RK3K memenuhi persyaratan keselamatan dan kesehatan kerja yang akan dilakukan pada saat pelaksanaan pekerjaan konstruksi. c) jenis dan jumlah peralatan minimal yang disediakan sebagaimana tercantum dalam LDP.3. b.

28. 7) dalam klarifikasi peserta tidak diperkenankan mengubah substansi penawaran. apabila peserta yang lulus evaluasi teknis kurang dari 3 (tiga). jadwal waktu pelaksanaan. Harganya dianggap termasuk dalam harga satuan pekerjaan lainnya. d. 4) untuk harga penawaran: Pokja Konstruksi ULP Kab. meminta peserta untuk menjelaskan metode pelaksanaan pekerjaan. Pokja ULP melakukan klarifikasi dengan peserta. apabila tidak ada peserta yang lulus evaluasi teknis maka pelelangan dinyatakan gagal. 4) Untuk menilai konsistensi dan kewajaran antara metode pelaksanaan. c). peserta yang dinyatakan lulus evaluasi teknis dilanjutkan ke tahap evaluasi harga. Hasil klarifikasi dapat menggugurkan penawaran. tenaga kerja. meminta peserta untuk menghadirkan personil inti yang ditawarkan. dinyatakan gugur. dengan ketentuan: 1) total harga penawaran atau penawaran terkoreksi dibandingkan terhadap nilai total HPS: a) apabila total harga penawaran terkoreksi melebihi nilai total HPS.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . hal-hal lain yang kurang jelas atau meragukan. f. pelelangan dinyatakan gagal. dan b) apabila semua harga penawaran atau penawaran terkoreksi di atas nilai total HPS. e. maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi harga. Selanjutnya meneliti dan melakukan analisis terhadap uraian Analisa Teknis Satuan Pekerjaan tersebut. Pokja ULP dapat melakukan klarifikasi dengan menilai rincian/uraian Analisa Teknis Satuan Pekerjaan untuk pekerjaan utama meliputi komponen tenaga kerja. c. d). penggunaan peralatan dan bahan (material konstruksi). 3) mata pembayaran yang harga satuannya nol atau tidak ditulis dilakukan klarifikasi dan kegiatan tersebut harus tetap dilaksanakan. a) sampai dengan f) maka penawaran dinyatakan tidak memenuhi persyaratan teknis. b). Harga satuan penawaran tersebut dinyatakan timpang dan hanya berlaku untuk volume sesuai dengan Daftar Kuantitas dan Harga.12 Evaluasi Harga: a. 2) harga satuan penawaran yang nilainya lebih besar dari 110% (seratus sepuluh perseratus) dari harga satuan yang tercantum dalam HPS. dilakukan klarifikasi. apabila dinilai tidak konsisten dan/atau tidak wajar maka penawaran tidak memenuhi syarat dan dalam evaluasi penawaran harus dinyatakan gugur teknis. Dalam klarifikasi teknis ini. dan bahan(material konstruksi) terhadap jenis pekerjaan yang perlu dinilai konsistensinya. maupun pencapaian produktivitas dan spesifikasi teknis.16 3) Apabila penawaran tidak memenuhi salah satu kriteria angka 2). 6) apabila dalam evaluasi teknis terdapat hal-hal yang kurang jelas atau meragukan. 5) Pokja ULP dapat meminta uji mutu/teknis/fungsi untuk bahan/alat tertentu sebagaimana tercantum dalam LDP. Pokja ULP memasukan hasil evaluasi teknis pada aplikasi SPSE. Unsur-unsur yang perlu dievaluasi adalah hal-hal yang pokok atau penting. mengecek lokasi dan kondisi peralatan yang ditawarkan. peralatan. termasuk alasan ketidaklulusan peserta dalam evaluasi teknis. Pokja ULP dapat : a).

Apabila hasil analisa mengindikasikan bahwa pekerjaan utama tidak dapat dilaksanakan dengan harga yang ditawarkan yang disebabkan harga penawaran di bawah harga pasar dan dapat dibuktikan.17 a) apabila ada perbedaan antara penulisan nilai harga penawaran antara angka dan huruf maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan huruf. 29. Pokja ULP menyusun urutan 3 (tiga) penawaran sebagai calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada). maka penawaran dinyatakan gugur. kualitas. atau c) apabila penawaran dalam angka dan huruf tidak jelas. dan c) apabila peserta yang bersangkutan tidak bersedia menaikkan nilai Jaminan Pelaksanaan. Dalam hal terdapat 2 (dua) calon pemenang memiliki harga penawaran yang sama. hasil/ kinerja dan diyakini tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan persyaratan/ ketentuan. d.1 29. 2) klarifikasi kewajaran harga apabila harga penawaran dibawah 80% (delapan puluh perseratus) HPS dengan ketentuan: a) menilai rincian/uraian Analisa Harga Satuan Pekerjaan Utama meliputi komponen tenaga kerja. b) apabila penawaran dalam angka tertulis dengan jelas sedangkan dalam huruf tidak jelas. Indikasi kerugian dan keuntungan diteliti dari data yang tercantum dalam analisa harga satuan pekerjaan dan rekapitulasi daftar kuantitas dan harga. maka pelelangan dinyatakan gagal dan peserta yang terlibat dimasukkan dalam Daftar Hitam. maka penawaran tidak memenuhi syarat dan dalam evaluasi penawaran harus dinyatakan gugur. sehingga akan menyebabkan terjadinya kerugian dibandingkan keuntungan yang akan diperoleh serta diperkirakan mempengaruhi lingkup. maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan angka. Apabila dalam evaluasi ditemukan bukti harga tidak wajar akibat terjadinya persaingan usaha tidak sehat dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan). Evaluasi Kualifikasi 29. harus bersedia untuk menaikkan Jaminan Pelaksanaan menjadi 5% (lima perseratus) dari nilai total HPS.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Pokja Konstruksi ULP Kab. c. maka Pokja ULP memilih peserta yang mempunyai kemampuan teknis lebih besar dan hal ini dicatat dalam Berita Acara. maka dilakukan evaluasi kualifikasi terhadap penawar ranking berikutnya.3 Evaluasi dilakukan terhadap calon pemenang lelang serta calon pemenang cadangan 1 dan 2 apabila ada. dan bahan (material konstruksi) terhadap jenis pekerjaan utama yang perlu dinilai kewajarannya untuk diteliti dan dianalisa. Apabila calon pemenang lelang serta pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada) tidak lulus evaluasi kualifikasi. b) apabila peserta tersebut ditunjuk sebagai pemenang lelang. Evaluasi kualifikasi dilakukan dengan menggunakan metode penilaian sistem gugur.2 29. Dilakukan klarifikasi kewajaran harga dengan ketentuan sebagai berikut: 1) klarifikasi dalam hal penawaran Tingkat Komponen Dalam Negeri(TKDN) berbeda dibandingkan dengan perkiraan Pokja ULP. b. e. maka penawarannya digugurkan dan Jaminan Penawaran disita untuk negara serta dimasukkan dalam Daftar Hitam. peralatan.

Penetapan Pemenang. 54 Tahun 2010 sebagaimana diubah terakhir dengan Peraturan Presiden No.1 30.3 33. badan usaha dan/atau pengurusnya dimasukkan dalam Daftar Hitam. Dalam pembuktian kualifikasi harus dihadiri oleh penanggung jawab penawaran atau yang menerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya. Pokja Konstruksi ULP Kab. Sanggahan diajukan oleh peserta apabila terjadi penyimpangan prosedur meliputi: a. 32. rekayasa tertentu sehingga menghalangi terjadinya persaingan usaha yang sehat. penyalahgunaan wewenang oleh Pokja ULP dan/atau pejabat yang berwenang lainnya. dan/atau c.2 33. Apabila hasil pembuktian kualifikasi ditemukan pemalsuan data. 70 Tahun 2012 dan peraturan perundangundangan lainnya yang masih berlaku dan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan. b.4 30. atau kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. memenuhi persyaratan administrasi. disertai bukti terjadinya penyimpangan.1 Peserta yang memasukkan dokumen penawaran secara lengkap dapat menyampaikan sanggahan secara elektronik melalui aplikasi SPSE atas penetapan pemenang kepada Pokja ULP dalam waktu 3 (tiga) hari kerja setelah pengumuman pemenang. Penetapan Pemenang 31. atau pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama.5 F. Pokja ULP melakukan klarifikasi dan/atau verifikasi kepada penerbit dokumen atau kepada tenaga ahli yang bersangkutan/dalam dokumen penawaran apabila diperlukan. Apabila tidak ada calon pemenang yang lulus pembuktian kualifikasi. Pengumuman Pemenang 33. Pembuktian Kualifikasi 30.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 33. teknis dan harga. Pokja ULP mengumumkan pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada) melalui aplikasi SPSE dan papan pengumuman resmi untuk masyarakat 33. maka lelang dinyatakan gagal. maka peserta digugurkan.2 Pembuktian kualifikasi terhadap peserta yang memenuhi persyaratan kualifikasi dilakukan setelah evaluasi kualifikasi. Pembuktian kualifikasi dilakukan dengan cara melihat keaslian dokumen dari dokumen asli atau salinan dokumen yang sudah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang dan meminta salinan dokumen tersebut. dengan tembusan disampaikan secara offlinekepada PPK dan APIP K/L/D/Isebagaimana tercantum dalam LDP. penyimpangan terhadap ketentuan dan prosedur yang diatur dalam Peraturan Presiden No. Pokja ULP wajib memberikan jawaban secara elektronik melalui aplikasi SPSE atas semua sanggahan paling lambat 3 (tiga) hari kerja setelah menerima surat sanggahan. Sanggahan Pokja ULP menetapkan pemenang lelang berdasarkan urutan nilai penawaran yang paling rendah. 30.3 30.18 30.4 . Apabila sanggahan dinyatakan benar maka Pokja ULP menyatakan pelelangan gagal.

maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan dicairkan dan disetorkan sebagaimana tercantum dalam LDP. Apabila pemenang yang ditunjuk mengundurkan diri. atau c.2 34. dengan tembusan kepada PPK. b. Penunjukan Pemenang Pengadaan 35. Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi sebagaimana tercantum dalam LDP.19 33. bukan kepada Pokja ULP atau disampaikan diluar masa sanggah. tidak ada sanggahan dari peserta. dianggap sebagai pengaduan dan ditindaklanjuti secara offline di luar aplikasi SPSE oleh pihak-pihak yang berwenang Peserta yang tidak sependapat dengan jawaban sanggahan dari Pokja ULP.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 35. masa sanggah dan/atau masa sanggah banding berakhir.4 . wajib memberikan jawaban secara tertulis atas semua sanggahan banding paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah surat sanggahan banding diterima. Sanggahan Banding 34. apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan masa penawarannya masih berlaku dengan alasan yang dapat diterima secara obyektif oleh Pokja ULP.3 35. paling lambat 3 (tiga) hari kerja setelah menerima jawaban sanggahan. apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan masa penawarannya masih berlaku dengan alasan yang tidak dapat diterima secara obyektif oleh Pokja ULP. maka penunjukan pemenang dapat dilakukan kepada pemenang cadangan sesuai dengan urutan peringkat. Sanggahan banding menghentikan proses pelelangan. maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan tidak boleh dicairkan.3 34. dan APIP K/L/D/I sebagaimana tercantum dalam LDP. Sanggahan banding yang disampaikan bukan kepada Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi sebagaimana tercantum dalam LDP atau disampaikan di luar masa sanggah banding. Pokja ULP.4 34. Penyedia yang ditunjuk wajib menerima keputusan tersebut. 34. Peserta yang akan melakukan Sanggahan Banding harus memberikan Jaminan Sanggahan Banding yang ditujukan kepada Pokja ULP sebesar 1% (satu perseratus) dari nilai total HPSdengan masa berlaku 5 (lima) hari kerja sejak tanggal pengajuan sanggahan banding. Penerima Jaminan Sanggahan Banding adalah Pokja ULP.1 34.5 Sanggahan yang disampaikan secara offline. dapat mengajukan sanggahan banding secara tertulis kepada Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi sebagaimana tercantum dalam LDP. selama masa surat penawaran dan Jaminan Penawaran pemenang Pokja Konstruksi ULP Kab. dengan ketentuan: a. b.6 G.5 34. dianggap sebagai pengaduan dan tetap harus ditindaklanjuti. sanggahan dan/atau sanggahan banding terbukti tidak benar.1 Pokja ULP membuat dan mengunggah Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) ke dalam aplikasi SPSE dan menyampaikan kepada PPK sebagai dasar untuk menerbitkan Surat Penunjukan Penyedia/Jasa (SPPBJ) PPK menerbitkan SPPBJ apabila pernyataan peserta pada formulir isian kualifikasi masih berlaku. apabila yang bersangkutan tidak bersedia ditunjuk karena masa penawarannya sudah tidak berlaku. dengan ketentuan: a. atau c. maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan dicairkan dan disetorkan sebagaimana tercantum dalam LDP serta dimasukkan dalam Daftar Hitam. Penunjukan Penyedia Barang/Jasa 35.2 35.

Pelelangan 37. d. b.20 cadangan masih berlaku atau sudah diperpanjang masa berlakunya. SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 6 (enam) hari kerja setelah pengumuman penetapan pemenang. konfirmasi. apabila tidak ada sanggahan. klarifikasi. Jika diperlukan.6 35. dalam evaluasi penawaran ditemukan bukti/indikasi terjadi persaingan tidak sehat. Pokja ULP menuangkan ke dalam BAHP segala hal terkait proses pemilihan penyedia/barang jasa secara elektronik yang tidak dapat diakomodir atau difasilitasi aplikasi SPSE. evaluasi.4 36.dan usulan calon pemenang tidak boleh diberitahukan kepada peserta.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 35. f. SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah semua sanggahan dan sanggahan banding dijawab. Proses evaluasi Dokumen Penawaran bersifat rahasia dan dilaksanakan oleh pokja ULP secara independen. atau Pokja Konstruksi ULP Kab. Informasi yang berhubungan dengan penelitian. 54 Tahun 2010 dan Dokumen Pengadaan ternyata benar.5 35.1 36. Dalam SPPBJ disebutkan bahwa penyedia harus menyiapkan Jaminan Pelaksanaan sebelum penandatanganan kontrak.7 Apabila semua pemenang yang ditunjuk mengundurkan diri.9 36.1 Gagal . maka pelelangan dinyatakan gagal oleh PA/KPA setelah mendapat laporan dari PPK. file BAHP dapat diunggah secara berulang.6 36.8 35. e. apabila: a. Pokja ULP menyatakan pelelangan gagal. sanggahan dari peserta atas pelaksanaan pelelangan yang tidak sesuai dengan ketentuan Peraturan Presiden No.5 36. tidak ada penawaran yang lulus evaluasi penawaran. Evaluasi penawaran yang disimpulkan dalam Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) oleh Pokja ULP bersifat rahasia sampai dengan saat pengumuman pemenang. Setiap usaha peserta lelang mencampuri proses evaluasi dokumen penawaran atau keputusan pemenang akan mengakibatkan ditolaknya penawaran yang bersangkutan. Pelelangan Gagal 37. diganti atau ditimpa sampai dengan kontrak ditandatangani. harga penawaran terendah terkoreksi lebih tinggi dari HPS. sanggahan dari peserta atas kesalahan substansi Dokumen Pengadaan ternyata benar. atau orang lain yang tidak berkepentingan sampai keputusan pemenang diumumkan. Evaluasi penawaran yang disimpulkan dalam Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) oleh Pokja ULP bersifat rahasia sampai dengan saat pengumuman pemenang. BAHP dan Kerahasiaan Proses 36. 35.2 36. jumlah peserta yang memasukan Dokumen Penawaran kurang dari 3 (tiga) peserta.7 H. Kontrak ditandatangani paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya SPPBJ.3 36. c.

Setelah pelelangan dinyatakan gagal. maka Pokja ULP memberitahukan secara elektronik kepada peserta. 54 Tahun 2010. f. pengaduan masyarakat adanya dugaan KKN yang melibatkan Pokja ULP dan/atau PPK ternyata benar. pelelangan ulang. calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 mengundurkan diri. Surat Jaminan Pelaksanaan 38. 37. c. c. apabila: a. Pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN yang melibatkan PA dan/atau KPA. nama penyedia sama dengan nama yang tercantum dalam surat Jaminan Pelaksanaan. ternyata benar. besaran nilai Jaminan Pelaksanaan dicantumkan dalam angka dan huruf. atau d. KPA. d. d. nama PPK yang menerima Jaminan Pelaksanaan sama dengan nama PPK Pokja Konstruksi ULP Kab. diterbitkan oleh Bank Umum (tidak termasuk bank perkreditan rakyat). perusahaan penjaminan atau perusahaan asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian (suretyship) yang sebagaimana ditetapkan oleh Menteri Keuangan. atau b. atau g. penghentian proses pelelangan. e. apabila: a. calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2. ternyata benar. masa berlaku Jaminan Pelaksanaan sejak tanggal penandatanganan Kontrak sampai dengan serah terima pertama pekerjaan berdasarkan Kontrak (PHO) sebagaimana tercantum dalam LDP. 54 Tahun 2010.1 Surat Jaminan Pelaksanaan memenuhi ketentuan sebagai berikut: a. evaluasi ulang. 37. Surat Jaminan Pelaksanaan 38. maka Pokja ULP atau Pokja ULP lainnya yang ditugaskan meneliti dan menganalisis penyebab terjadinya pelelangan gagal. Dokumen Pengadaan tidak sesuai dengan Peraturan Presiden No. b. pelaksanaan Pelelangan tidak sesuai atau menyimpang dari Dokumen Pengadaan. KPA sebagaimana tercantum dalam LDP sependapat dengan PPK yang tidak bersedia menandatangani SPPBJ karena proses Pelelangan tidak sesuai dengan Peraturan Presiden No.5 I. e. besaran nilai Jaminan Pelaksanaan tidak kurang dari nilai jaminan yang ditetapkan. sanggahan dari Penyedia Barang/Jasa atas kesalahan prosedur yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan ternyata benar. PPK dan/atau Pokja ULP. c. b. 37. menentukan langkah selanjutnya.21 g. penyampaian ulang Dokumen Penawaran.3 Kepala Daerah sebagaimana tercantum dalam LDP menyatakan pelelangan gagal. f. setelah dilakukan evaluasi dengan sengaja tidak hadir dalam klarifikasi dan/atau pembuktian kualifikasi.4 37. yaitu melakukan: a. Sanggahan banding dari peserta atas terjadinya pelanggaran prosedur dalam pelaksanaan pelelangan yang melibatkan PA.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . b. Setelah pemberitahuan adanya pelelangan gagal. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan Pelelangan dinyatakan benar oleh pihak berwenang.2 KPA sebagaimana tercantum dalam LDP menyatakan pelelangan gagal.

dan i.1 Sebelum penandatanganan kontrak PPK wajib memeriksa apakah pernyataan tanganan dalam Dokumen Isian Kualifikasi masih berlaku.22 g. nilai Jaminan Pelaksanaan untuk harga penawaran atau penawaran terkoreksi dibawah 80% (delapan puluh perseratus) nilai total HPS adalah sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai total HPS.6 . kecuali perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan yang melewati batas tahun anggaran. Ketentuan lebih lanjut mengenai pencairan Surat Jaminan Pelaksanaan diatur dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak.5 39. Penanda39. b. c. 38. Kegagalan penyedia yang ditunjuk untuk menyerahkan Surat Jaminan Pelaksanaan dipersamakan dengan penolakan untuk menandatangani Kontrak. e.2 Penandatanganan kontrak dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkan SPPBJ dan setelah penyedia menyerahkan Jaminan Pelaksanaan. spesifikasi khusus.3 39. redaksional. Menetapkan urutan hirarki bagian-bagian Dokumen Kontrak dalam Surat Perjanjian. nilai Jaminan Pelaksanaan untuk harga penawaran atau penawaran terkoreksi diatas 80% (delapan puluh perseratus) nilai total HPS adalah sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai penawaran atau penawaran terkoreksi. paket pekerjaan yang dijamin sama dengan paket pekerjaan yang tercantum dalam SPPBJ. bahasa. 39. syarat-syarat umum kontrak. angka dan huruf serta membubuhkan paraf pada setiap lembar Dokumen Kontrak. Penandatanganan Kontrak 39. syarat-syarat khusus kontrak. maka penandatanganan kontrak tidak dapat dilakukan. alamat dan tanda tangan pihak penjamin.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 39. surat penawaran berikut daftar kuantitas dan harga. Jaminan Pelaksanaan harus dapat dicairkan tanpa syarat (unconditional) sebesar nilai jaminan dalam jangka waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah surat pernyataan wanprestasi dari PPK diterima oleh penerbit Jaminan. dengan ketentuan: a. PPK dan penyedia wajib memeriksa konsep Kontrak meliputi substansi. h. d. g.2 38. dokumen lainnya seperti: jaminan-jaminan. Apabila salah satu pernyataan Kontrak tersebut sudah tidak dipenuhi.3 yang menandatangan kontrak. maka berlaku urutan sebagai berikut: a. Pokja Konstruksi ULP Kab. BAHP. J.4 39. dan memuat nama. Jaminan Pelaksanaan atas nama Kemitraan/KSO harus ditulis atas nama Kemitraan/KSO. adendum Surat Perjanjian (apabila ada). h. gambar-gambar. i. j. SPPBJ. pokok perjanjian. spesifikasi umum. f. Perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan dilakukan setelah mendapat persetujuan kontrak tahun jamak. atau b. dengan maksud apabila terjadi pertentangan ketentuan antara bagian satu dengan bagian yang lain. PPK dan penyedia tidak diperkenankan mengubah substansi Dokumen Pengadaan sampai dengan penandatanganan Kontrak.

23

39.7

Banyaknya rangkap kontrak dibuat sesuai kebutuhan, yaitu: a. sekurang-kurangnya 2 (dua) Kontrak asli, terdiri dari: 1) kontrak asli pertama untuk PPK dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh penyedia; dan 2) kontrak asli kedua untuk penyedia dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh PPK; b. rangkap kontrak lainnya tanpa dibubuhi materai, apabila diperlukan. Pihak yang berwenang menandatangani kontrak atas nama penyedia adalah Direksi yang disebutkan namanya dalam Akta Pendirian/ Anggaran Dasar, yang telah didaftarkan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Pihak lain yang bukan Direksi atau yang namanya tidak disebutkan dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar sebagaimana dimaksud pada pasal 38.8, dapat menandatangani kontrak, sepanjang mendapat kuasa/pendelegasian wewenang yang sah dari Direksi atau pihak yang sah berdasarkan Akta Pendirian/Anggaran Dasar untuk menanda-tangani kontrak.

39.8

39.9

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

24

BAB IV. LEMBAR DATA PEMILIHAN (LDP)
A. Lingkup Pekerjaan 1. 2. Nama Pokja ULP : Pokja Konstruksi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Tulungagung. Alamat : Sekretariat ULP (Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tulungagung) Jl. A. Yani Timur No. 37, Tulungagung : www.tulungagung.go.id

Website

Website LPSE : lpse.tulungagung.go.id 3. 4. 5. B. Sumber Dana C. Pemberian Penjelasan Dokumen Pengadaan dan Peninjauan Lapangan D. Dokumen Penawaran 1. 2. Nama Paket Pekerjaan : Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh Lingkup pekerjaan meliputi Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh Jangka waktu penyelesaian pekerjaan : 90 (sembilan puluh) hari kalender Pekerjaan ini dibiayai dari sumber pendanaan : APBD Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2013. Pemberian Penjelasan Dokumen Pengadaan akan dilaksanakan melalui : LPSE dan jadwal sesuai dengan jadwal pada LPSE Peninjauan lapangan dilaksanakan apabila diminta oleh peserta.

1.

Daftar Personil Inti yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan:
No 1 1 2 3 Jabatan dlm Organisasi Pekerjaan 2 Pelaksana Juru Pengeboran Administrasi Jumlah minimal (orang) 3 1 1 1 Pendidika n Minimal 4 SMK Bangunan SMU/SMK sederajat SMU/SMK sederajat
Pengalaman minimal

Profesi/ keahlian dengan Sertifikat 6 SKT Pelaksana Bangunan Irigasi SKT Juru Pengeboran Air Tanah -

5 5 tahun 3 tahun

-

Keterangan: Dilampiri dengan hasil scan/copy ijazah dan SKA/SKT yang masih berlaku. 2. Daftar Peralatan Utama minimal yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan: No 1 Jenis Alat Dump Truck / Truck Jumlah 1 unit Kapasitas Minimal Keterangan Milik sendiri/ sewa

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

25

2 3 4

Pompa air Molen beton Mesin bor lengkap

1 unit 1 unit 1 set

-

Milik sendiri Milik sendiri Milik sendiri/sewa

Keterangan: Dilampiri dengan hasil scan/copy bukti kepemilikan untuk milik sendiri dan bukti perjanjian sewa atau dukungan alat untuk sewa. 3. E. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran F. Masa Berlakunya Penawaran G. Jaminan Penawaran H. Pemasukan Dokumen Penawaran I. Batas Akhir Waktu Penyampaian Penawaran J. Pembukaan Penawaran K. Sanggahan, Sanggahan Banding Dan Pengaduan 1. 2. Bagian Pekerjaan yang disubkontrakkan : tidak ada. Mata uang yang digunakan Rupiah Pembayaran dilakukan dengan cara angsuran (termin). Masa berlaku penawaran selama 60 (enam puluh) hari kalender sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran. Tidak dipersyaratkan. Lihat jadwal di LPSE

Lihat jadwal di LPSE

Lihat jadwal di LPSE 1. 2. Sanggahan disampaikan melalui aplikasi SPSE. Tembusan sanggahan ditujukan kepada: a. PPK b. PA/KPA c. Inspektorat Kab. Tulungagung Sanggahan Banding disampaikan diluar aplikasi SPSE (offline) ditujukan kepada Bupati Tulungagung Tembusan sanggahan banding ditujukan kepada: a. PPK b. Pokja Konstruksi ULP Kabupaten Tulungagung. c. Inspektorat Kab. Tulungagung Besarnya jaminan sanggahan banding sebesar 1% (satu perseratus) dari nilai total HPS

3. 4.

L. Jaminan Sanggahan Banding

1.

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

26 M. Pokja Konstruksi ULP Kab. Masa berlaku Jaminan Pelaksanaan selama 90 (sembilan puluh) hari kalender (unconditional) sejak penandatanganan kontrak. 2. Jaminan Pelaksanaan 1.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Jaminan Pelaksanaan dicairkan dan disetorkan pada Kas Daerah.

Menyampaikan surat pernyataan/ pengakuan tertulis bahwa perusahaan yang bersangkutan dan manajemennya atau peserta perorangan tidak dalam pengawasan pengadilan. Alamat : Sekretariat ULP Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tulungagung Jl. 37. pasal 23 bila ada transaksi. 5. Persyaratan Kualifikasi 1.tulungagung. 4. Memiliki kemampuan menyediakan personil inti sebagai berikut : No 1 1 2 3 Jabatan dlm Organisasi Pekerjaan 2 Pelaksana Juru Pengeboran Administrasi Jumlah minimal (orang) 3 1 1 1 Pendidika n Minimal 4 SMK Bangunan SMK Bangunan SMU/SMK sederajat Pengalaman minimal Profesi/ keahlian dengan Sertifikat 6 SKT Pelaksana Bangunan Irigasi SKT Juru Pengeboran Air Tanah - 5 5 tahun 3 tahun - Pokja Konstruksi ULP Kab. Januari 2013 dan Februari 2013.tulungagung.go. Lingkup Kualifikasi Nama Pokja ULP : Pokja Konstruksi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Tulungagung. PPh pasal 25/29 dan PPN (bagi pengusaha kena pajak) bulan Desember 2012. A.go. Yani Timur No. 6. LEMBAR DATA KUALIFIKASI (LDK) A.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .id Website Website LPSE : lpse. Salah satu dan/atau semua pengurus dan badan usahanya atau perorangan tidak masuk dalam daftar hitam. tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana. Memiliki NPWP dan telah memenuhi kewajiban perpajakan tahun pajak terakhir (SPT Tahun 2011) serta memiliki laporan bulanan PPh pasal 21.id Nama Paket Pekerjaan : Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh B. 3. 7. Memiliki Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBUJK) dan Izin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK) dengan sub bidang pekerjaan yang sesuai dan masih berlaku: Kualifikasi : Kecil Bidang : Tata Lingkungan Sub Bidang : Pekerjaan Pengeboran Air Tanah 2. Memiliki pengalaman pada bidang Tata Lingkungan. tidak pailit. baik dilingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak.27 BAB V. kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan. Memperoleh paling sedikit 1 (satu) pekerjaan bagi penyedia dalam kurun waktu 4 tahun terakhir. Tulungagung : www. Peserta dapat mengganti persyaratan ini dengan menyampaikan Surat Keterangan Fiskal (SKF) sampai dengan bulan Februari 2013.

dalam hal kemitraan/KSO.28 Keterangan: Dilampiri dengan hasil scan/copy ijazah dan SKA/SKT yang masih berlaku. b. dengan ketentuan: a. Pokja Konstruksi ULP Kab. 8. 9.jumlah paket yang sedang dikerjakan KP = Kemampuan menangani paket pekerjaan untuk usaha kecil KP = 5 N = Jumlah paket pekerjaan terbanyak yang dapat ditangani pada saat bersamaan selama kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir. Memiliki surat keterangan dukungan keuangan dari bank pemerintah/swasta minimal 10 % (sepuluh perseratus) dari nilai total HPS. yaitu: No 1 2 3 4 Jenis Alat Dump Truck / Truck Pompa air Molen beton Mesin bor lengkap Jumlah 1 unit 1 unit 1 unit 1 set Kapasitas Minimal Keterangan Milik sendiri/ sewa Milik sendiri Milik sendiri Milik sendiri/sewa Keterangan: Dilampiri dengan hasil scan/copy bukti kepemilikan untuk milik sendiri dan bukti perjanjian sewa atau dukungan alat untuk sewa. 11. SKP = KP . 10. Mempunyai Sisa Kemampuan Paket (SKP). yang diperhitungkan adalah SKP dari semua perusahaan yang bermitra/KSO.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Dalam hal melakukan kemitraan peserta wajib mempunyai surat perjanjian kerja sama operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan dan perusahaan yang mewakili kemiraan tersebut. Memiliki kemampuan untuk menyediakan fasilitas/peralatan/perlengkapan untuk melaksanakan pekerjaan konstruksi ini.

Kami akan melaksanakan pekerjaan tersebut dengan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama ……... d...Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .... apabila ada]...... Jl...... 4. c... b. Tulungagung di TULUNGAGUNG Perihal : Penawaran Pekerjaan ………….: Pokja . BENTUK DOKUMEN PENAWARAN A... 5.. 2..... . Spesifikasi teknis. (……………... [Hasil pemindaian Surat perjanjian kemitraan/Kerja Sama Operasi.. dengan ini kami mengajukan penawaran untuk pekerjaan ………....... sebesar Rp_______________ (__________________________) termasuk PPN. [Daftar Kuantitas dan Harga. komposisi. 3.... e........ Dokumen penawaran teknis.) hari kalender... Dengan disampaikannya Surat Penawaran ini. Data kualifikasi yang dikirimkan melalui aplikasi SPSE [Dokumen lain yang dipersyaratkan]... apabila dipersyaratkan]. Penawaran ini berlaku selama ____ (__________________) hari kalender sejak tanggal surat penawaran ini. 7.... Formulir rekapitulasi perhitungan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Jabatan Pokja Konstruksi ULP Kab. PT/CV/Firma/Kemitraan (KSO) ____________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] . maka kami menyatakan sanggup dan akan tunduk pada semua ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan. terdiri dari : a..... bersama Surat Penawaran ini kami lampirkan: Hasil pemindaian (scan)Jaminan Penawaran [atau asli]......... [Bagian Pekerjaan yang akan disubkontrakkan... dan jumlah peralatan utama minimal yang dibutuhkan. Sesuai dengan persyaratan........ f.... Sehubungan dengan pengumuman pendaftaran dan pengambilan Dokumen Pengadaan nomor:_________________ tanggal ______________ dan setelah kami pelajari dengan seksama Dokumen Pengadaan [serta adendum Dokumen Pengadaan].. BENTUK SURAT PENAWARAN PESERTA BADAN USAHA/KEMITRAAN (KSO) CONTOH [Kop Surat Badan Usaha/Kemitraan (KSO)] Nomor Lampiran : : Kepada Yth..... 1...........29 BAB VI..... 6.. Jenis. apabila ada].... Penawaran ini sudah memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas... Jadwal Waktu Pelaksanaan. Daftar Personil Inti.. Metoda Pelaksanaan. kapasitas..

Keikutsertaan modal (sharing) setiap perusahaan dalam kemitraan/KSO adalah: _______________ [nama peserta 1] sebesar _____ % (___________ persen) _______________ [nama peserta 2] sebesar _____ % (___________ persen) _______________ [nama peserta 3] sebesar _____ % (___________ persen) _________________________________ [dst] 3. dan lain-lain. surat-menyurat. Secara bersama-sama: a. 8. DENGAN KESEPAKATAN INI semua anggota kemitraan/KSO membubuhkan tanda tangan di _________ pada hari __________ tanggal __________ bulan ____________. 6. dan kerugian dari kemitraan/KSO. Perjanjian ini secara otomatis menjadi batal dan tidak berlaku lagi bila pelelangan tidak dimenangkan oleh perusahaan kemitraan/KSO. masing-masing anggota kemitraan/KSO akan melakukan pengawasan penuh terhadap semua aspek pelaksanaan dari perjanjian ini. perjanjian subkontrak.30 BENTUK PERJANJIAN KEMITRAAN/KERJA SAMA OPERASI (KSO) CONTOH SURAT PERJANJIAN KEMITRAAN/ KERJA SAMA OPERASI (KSO) Sehubungan dengan pelelangan pekerjaan ________________ yang pembukaan penawarannya akan dilakukan di ________________ pada tanggal ________ 20__. maka kami: ______________________________ [nama peserta 1] ______________________________ [nama peserta 2] ______________________________ [nama peserta 3] ______________________________ [dan seterusnya] bermaksud untuk mengikuti pelelangan dan pelaksanaan kontrak secara bersama-sama dalam bentuk kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO). Wewenang menandatangani untuk dan atas nama kemitraan/KSO diberikan kepada _________________________ [nama wakil peserta] dalam kedudukannya sebagai direktur utama/direktur pelaksana _________________________ [nama peserta 1] berdasarkan persetujuan tertulis dari seluruh anggota kemitraan/KSO. Menyetujui apabila ditunjuk sebagai pemenang. Membentuk kemitraan/KSO dengan nama kemitraan/KSO adalah ________________ b. 7. termasuk hak untuk memeriksa keuangan. wajib bertanggung jawab baik secara bersama-sama atau masing-masing atas semua kewajiban sesuai ketentuan dokumen kontrak. daftar peralatan dan tenaga kerja. Masing-masing peserta anggota kemitraan/KSO. 4. Perjanjian ini berlaku sejak tanggal ditandatangani. Kami menyetujui dan memutuskan bahwa: 1. Pembagian sharing dalam kemitraan/KSO ini tidak akan diubah baik selama masa penawaran maupun sepanjang masa kontrak. tanda terima. perintah pembelian. 5.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . kecuali dengan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan persetujuan bersama secara tertulis dari masing-masing anggota kemitraan/KSO. akan mengambil bagian sesuai sharing tersebut pada butir 2. keuntungan. dalam hal pengeluaran. 9. Perjanjian ini dibuat dalam rangkap ____ (_______) yang masing-masing mempunyai kekuatan hukum yang sama. 2. c. tahun ________________________ [Peserta 1] (_______________) [Peserta 3] (________________) [Peserta 2] (________________) [dst (________________)] Catatan: Surat Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi ini harus dibuat d iatas kertas segel Pokja Konstruksi ULP Kab. Menunjuk ____________________________ [nama peserta 1] sebagai perusahaan utama (leading firm) untuk kemitraan/KSO dan mewakili serta bertindak untuk dan atas nama kemitraan/KSO. Terlepas dari sharing yang ditetapkan di atas.

Jika diperlukan. serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan]. penyusunan rencana progres pelaksanaan pekerjaan dalam bentuk kurva S dalam format MS Project/MS Excel. 4. keterangan dapat dicantumkan dalam lembar tersendiri/tambahan] 1. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS Dokumen Penawaran Teknis [Cantumkan dan jelaskan secara rinci hal-hal berikut. bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan [sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP]. [Hal-hal lain yang dipersyaratkan]. personil inti yang akan ditempatkan secara penuh [sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP. kapasitas. Contoh : d) kesesuaian antara jangka waktu pelaksanaan pada jadwal dan kurva S yang tidak melebihi waktu yang dipersyaratkan didalam LDP. jenis. 5. 3. metoda pelaksanaan pekerjaan [diyakini menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan]. 6. a) penyusunan jadwal dengan menggunakan metode jaringan kerja (Network Diagram) yang berbentuk Diagram Balok (Gantt Chart) dalam format MS Project dengan ketentuan menyampaikan sub item pekerjaan sesuai mata pembayaran yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. spesifikasi teknis. Contoh : b) c) kesesuain jenis pekerjaan pada jadwal dengan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga serta urutan pekerjaan setiap tahap pada jadwal secara teknis dapat dilaksanakan. Pokja Konstruksi ULP Kab.31 B. 2.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan [tidak melampaui batas waktu sebagaimana tercantum dalam LDP]. komposisi dan jumlah peralatan minimal [sebagaimana tercantum dalam LDP]. dan 7.

TOTAL Biaya (A + B) (1A) (2A) (3A) (1B) (2B) (3B) (1C) (2C) (3C) (1D) (2D) (3D) (1E) (2E) (3E) (1G) (2G) (3G) (4A) (5A) (6A) (7A) (8A) (9A) (4B) (5B) (6B) (7B) (8B) (9B) (4C) (5C) (6C) (7C) (8C) (9C) (4D) (5D) (6D) (7D) (8D) (9D) (4E) (5E) (6E) (7E) (8E) (9E) (4G) (5G) (6G) (7G) (8G) (9G) Formulasi perhitungan: % TKDN (Gabungan Barang dan Jasa) = Nilai Barang Total (3C) . Material Langsung (Bahan baku) II.Nilai Barang Luar Negeri (3B) Nilai Gabungan Barang dan Jasa (9C) Nilai Jasa Total(8C) .Nilai Jasa Luar Negeri (8B) Nilai Gabungan Barang dan Jasa (9C) __________ [tempat].32 C. __ [tanggal] __________ [bulan] 20__ [tahun] [tanda tangan] [nama wakil sah badan usaha/pemimpin kemitraan (KSO)] Pokja Konstruksi ULP Kab. Alat Kerja / Fasilitas Kerja V. Konstruksi dan Fabrikasi VI. Peralatan (Barang jadi) A. Sub Total Barang Jasa III.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Jasa Umum B. BENTUK FORMULIR REKAPITULASI PERHITUNGAN TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN) FORMULIR REKAPITULASI PERHITUNGAN TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN) Nilai Gabungan Barang/Jasa (Rp) Uraian Pekerjaan DN (2) LN (3) Total Ribu Rp (4) % KDN (5) Barang/ Jasa (7) TKDN Gabungan (8) (1) Barang I. Manajemen Proyek dan Perekayasaan IV. Sub Total Jasa C.

Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . 11. memperoleh paling sedikit 1 (satu) pekerjaan sebagai penyedia dalam kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir. 7. peserta wajib mempunyai perjanjian Kerja Sama Operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan/KSO dan perusahaan yang mewakili kemitraan/KSO tersebut.33 BAB VII. TATA CARA EVALUASI KUALIFIKASI A. menyampaikan pernyataan/pengakuan tertulis bahwa perusahaan yang bersangkutan dan manajemennya atau peserta perorangan tidak dalam pengawasan pengadilan. memiliki surat keterangan dukungan keuangan dari bank pemerintah/swasta untuk mengikuti pengadaan pekerjaan konstruksi paling kurang 10% (sepuluh perseratus) dari nilai total HPS. Peserta dapat mengganti persyaratan ini dengan menyampaikan Surat Keterangan Fiskal (SKF) sampai dengan bulan Februari 2013. kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan. evaluasi persyaratan pada angka 1 sampai dengan angka 10 dilakukan untuk setiap perusahaan yang melakukan kemitraan/KSO. mempunyai Sisa Kemampuan Paket (SKP). SKP = KP – jumlah paket yang sedang dikerjakan KP = Kemampuan menangani paket pekerjaan untuk usaha kecil KP = 5 N = Jumlah paket pekerjaan terbanyak yang dapat ditangani pada saat bersamaan selama kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir. pemenuhan persyaratan kualifikasi. 10. Memiliki pengalaman pada bidang Tata Lingkungan. tidak pailit. baik di lingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. dalam hal peserta akan melakukan kemitraan/KSO: a. 8. memiliki izin usaha sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. B. atau peserta perorangan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana. kelengkapan Dokumen Isian Kualifikasi. yang diperhitungkan adalah SKP dari semua perusahaan yang bermitra/KSO. 2. dengan ketentuan: a. salah satu dan/atau semua pengurus dan badan usahanya atau peserta perorangan tidak masuk dalam Daftar Hitam. pasal 23 bila ada transaksi. Dokumen Kualifikasi yang akan dievaluasi harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: 1. 3. Memiliki NPWP dan telah memenuhi kewajiban perpajakan tahun pajak terakhir (SPT Tahun 2011) serta memiliki laporan bulanan PPh pasal 21. 5. 4. Januari 2013 dan Februari 2013. 6. memiliki kemampuan menyediakan fasilitas dan peralatan serta personil yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan. b. menyampaikan daftar perolehan pekerjaan yang sedang dikerjakan. Pokja ULP memeriksa dan membandingkan persyaratan dan data isian peserta dalam Dokumen Isian Kualifikasi dalam hal: 1. PPh pasal 25/29 dan PPN (bagi pengusaha kena pajak) bulan Desember 2012. Pokja Konstruksi ULP Kab. b. 9. dalam hal kemitraan/KSO. dan 2.

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .34 C. D. maka data yang kurang tidak dapat dilengkapi. Evaluasi kualifikasi sudah merupakan kompetisi. Apabila ditemukan hal-hal dan/atau data yang kurang jelas maka Pokja ULP dapat meminta peserta untuk menyampaikan klarifikasi secara tertulis namun tidak boleh mengubah substansi formulir isian kualifikasi.

Definisi Istilah-istilah yang digunakan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini harus mempunyai arti atau tafsiran seperti yang dimaksudkan sebagai berikut: 1. reviu.13 Hari adalah hari kalender.5 Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan adalah Pokja ULP/pejabat yang ditetapkan oleh PA/KPA yang bertugas memeriksa dan menerima hasil pekerjaan. pemantauan dan kegiatan pengawasan lain terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi organisasi. 1.1 Pekerjaan Konstruksi adalah seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan pelaksanaan konstruksi bangunan atau pembuatan wujud fisik lainnya. Pokja Konstruksi ULP Kab. 1. 1. yang masing-masing pihak mempunyai hak. 1.3 Kuasa Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut KPA adalah pejabat yang ditetapkan oleh PA untuk menggunakan APBN atau ditetapkan oleh Kepala Daerah untuk menggunakan APBD. 1. 1. terdiri dari 1 (satu) orang atau lebih.14 Direksi lapangan adalah tim pendukung yang dibentuk/ditetapkan oleh PPK.6 Aparat Pengawas Intern Pemerintah atau pengawas intern pada Institusi lain yang selanjutnya disebut APIP adalah aparat yang melakukan pengawasan melalui audit. yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak untuk mengendalikan pelaksanaan pekerjaan.10 Surat Jaminan yang selanjutnya disebut Jaminan. untuk melaksanakan sebagian pekerjaan (subkontrak). kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan perjanjian tertulis. 1.2 Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut PA adalah pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran Kementerian/ Lembaga/Satuan Kerja Perangkat Daerah atau Pejabat yang disamakan pada Institusi lain Pengguna APBN/APBD.8 Subpenyedia adalah penyedia yang mengadakan perjanjian kerja dengan penyedia penanggung jawab kontrak. evaluasi. 1. 1. Ketentuan Umum 1.35 BAB VIII.12 Nilai Kontrak adalah total harga yang tercantum dalam Kontrak.7 Penyedia adalah badan usaha atau orang perseorangan yang menyediakan Pekerjaan Konstruksi. 1. 1.9 Kemitraan/KSO adalah kerja sama usaha antar penyedia baik penyedia nasional maupun penyedia asing.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .11 Kontrak Pengadaan Barang/Jasa yang selanjutnya disebut Kontrak adalah perjanjian tertulis antara PPK dengan penyedia yang mencakup Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK) ini dan Syarat-Syarat Khusus Kontrak (SSKK) serta dokumen lain yang merupakan bagian dari kontrak.15 Direksi teknis adalah tim pendukung yang ditunjuk/ditetapkan oleh PPK untuk mengawasi pelaksanaan pekerjaan.4 Pejabat Pembuat Komitmen yang selanjutnya disebut PPK adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Pekerjaan Konstruksi. 1. 1. 1. adalah jaminan tertulis yang bersifat mudah dicairkan dan tidak bersyarat (unconditional). SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK (SSUK) A. yang dikeluarkan oleh Bank Umum/Perusahaan Penjaminan/Perusahaan Asuransi yang diserahkan oleh penyedia kepada PPK/Pokja ULP untuk menjamin terpenuhinya kewajiban penyedia.

terdiri atas tahap pelaksanaan yang disusun secara logis. Harga Perkiraan Sendiri (HPS) adalah perhitungan perkiraan biaya pekerjaan yang disusun oleh PPK. Personil inti adalah tenaga yang akan ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan sebagaimana tercantum dalam LDP serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan untuk melaksanakan pekerjaan.23 1. keselamatan dan kesehatan kerja. Metoda pelaksanaan pekerjaan adalah cara kerja yang layak. yang diterbitkan oleh PPK. yang setelah diserahterimakan oleh penyedia kepada PPK dan terlebih dahulu diperiksa serta diterima oleh Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. realistik dan dapat dilaksanakan.25 1.17 1. yang pelaksanaannya diserahkan kepada penyedia lain dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK. dari segi teknis.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Kegagalan Konstruksi adalah keadaan hasil pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi pekerjaan sebagaimana disepakati dalam kontrak baik sebagian maupun keseluruhan sebagai akibat kesalahan pengguna atau penyedia.16 1.26 1.18 1. dikalkulasikan secara keahlian berdasarkan data yang dapat dipertanggungjawabkan serta digunakan oleh Pokja ULP untuk menilai kewajaran penawaran termasuk rinciannya. menjadi tidak berfungsi. dinyatakan dalam Berita Acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh PPK.22 1. baik secara keseluruhan maupun sebagian dan/atau tidak sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam kontrak. Kegagalan Bangunan adalah keadaan bangunan.36 1. dan/atau keselamatan umum. Tanggal penyelesaian pekerjaan adalah tanggal penyerahan pertama pekerjaan selesai.21 1. Masa pemeliharaan adalah kurun waktu kontrak yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak. Pekerjaan utama adalah jenis pekerjaan yang secara langsung menunjang terwujudnya dan berfungsinya suatu konstruksi sesuai peruntukannya yang ditetapkan sebagaimana tercantum dalam LDP. Jadwal waktu pelaksanaan adalah jadwal yang menunjukkan kebutuhan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan. Harga Satuan Pekerjaan (HSP) adalah harga satu jenis pekerjaan tertentu per satu satuan tertentu.19 1.27 1. realistik dan dapat dilaksanakan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan dan diyakini menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan dengan tahap pelaksanaan yang sistimatis berdasarkan sumber daya yang dimiliki penawar. Pokja Konstruksi ULP Kab.24 1.20 1. manfaat. Tanggal mulai kerja adalah tanggal mulai kerja penyedia yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).28 1. Masa Kontrak adalah jangka waktu berlakunya Kontrak ini terhitung sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan masa pemeliharaan berakhir.29 Daftar kuantitas dan harga (rincian harga penawaran) adalah daftar kuantitas yang telah diisi harga satuan dan jumlah biaya keseluruhannya yang merupakan bagian dari penawaran. dihitung sejak tanggal penyerahan pertama pekerjaan sampai dengan tanggal penyerahan akhir pekerjaan. Bagian pekerjaan yang disubkontrakkan adalah bagian pekerjaan bukan pekerjaan utama yang ditetapkan sebagaimana tercantum dalam LDP.

Asal material/bahan merupakan tempat material/bahan diperoleh.37 2. menawarkan. 3. Hukum yang digunakan adalah hukum yang berlaku di Indonesia. Asal Material/ Bahan 5.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . tumbuh.1 Bahasa kontrak harus dalam Bahasa Indonesia kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan Bahasa Indonesia dan bahasa nasional pemberi pinjaman/hibah tersebut dan/atau bahasa Inggris.5 5.1 5. pengenaan daftar hitam. Larangan Korupsi. Berdasarkan etika pengadaan barang/jasa pemerintah.2 4. c. b. Bahasa dan Hukum 3. atau diproduksi. membuat dan/atau menyampaikan secara tidak benar dokumen dan/atau keterangan lain yang disyaratkan untuk penyusunan dan pelaksanaan Kontrak ini.2 4.3 4.4 4. dan d. c. Penyedia yang menurut penilaian PPK terbukti melakukan laranganlarangan di atas dapat dikenakan sanksi-sanksi administratif oleh PPK sebagai berikut: a. Penyedia menjamin bahwa yang bersangkutan (termasuk semua anggota Kemitraan/KSO apabila berbentuk Kemitraan/KSO) dan Sub penyedianya (jika ada) tidak pernah dan tidak akan melakukan tindakan yang dilarang di atas. Penyedia harus menyampaikan asal material/bahan yang terdiri dari rincian komponen dalam negeri dan komponen impor. menerima atau menjanjikan untuk memberi atau menerima hadiah atau imbalan berupa apa saja atau melakukan tindakan lainnya untuk mempengaruhi siapapun yang diketahui atau patut dapat diduga berkaitan dengan pengadaan ini. dilarang untuk: a. pemutusan Kontrak. Penerapan SSUK diterapkan secara luas dalam pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi ini tetapi tidak dapat bertentangan dengan ketentuan-ketentuan dalam Dokumen Kontrak lain yang lebih tinggi berdasarkan urutan hierarki dalam Surat Perjanjian.1 4. Kolusi dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan 4. antara lain tempat material/bahan ditambang. Pengenaan sanksi administratif di atas dilaporkan oleh PPK kepada Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi lainnya. b.2 Pokja Konstruksi ULP Kab. Jaminan Pelaksanaan dicairkan dan disetorkan sebagaimana ditetapkan dalam SSKK. kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan hukum yang berlaku di Indonesia atau hukum yang berlaku di negara pemberi pinjaman/hibah (tergantung kesepakatan antara Pemerintah dan negara pemberi pinjaman/hibah). 3. PPK yang terlibat dalam KKN dan penipuan dikenakan sanksi berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan. sisa uang muka harus dilunasi oleh Penyedia. mendorong terjadinya persaingan tidak sehat.

38 6. retribusi. Semua pemberitahuan.2 10. Penyedia dilarang untuk mensubkontrakkan sebagian/seluruh pekerjaan utama dalam Kontrak ini. dan pungutan lain yang dibebankan oleh peraturan perpajakan atas pelaksanaan Kontrak ini. Subkontrak sebagian pekerjaan utama hanya diperbolehkan kepada Penyedia spesialis setelah persetujuan tertulis dari PPK. Semua pengeluaran perpajakan ini dianggap telah termasuk dalam Nilai Kontrak. atau jika disampaikan melalui surat tercatat dan/atau faksimili ditujukan ke alamat yang tercantum dalam SSKK. Penyedia berdasarkan Kontrak ini bertanggung jawab penuh terhadap personil dan subpenyedianya (jika ada) serta pekerjaan yang dilakukan oleh mereka. Korespondensi 6. Khusus untuk penyedia perseorangan. 6. Pengalihan seluruh Kontrak hanya diperbolehkan dalam hal pergantian nama Penyedia.1 Penyedia dilarang untuk mengalihkan sebagian atau seluruh Kontrak ini. e-mail dan/atau faksimili dengan alamat tujuan para pihak yang tercantum dalam SSKK. bea.3 10. Perpajakan 10. Pengabaian Jika terjadi pengabaian oleh satu Pihak terhadap pelanggaran ketentuan tertentu Kontrak oleh Pihak yang lain maka pengabaian tersebut tidak menjadi pengabaian yang terus-menerus selama Masa Kontrak atau seketika menjadi pengabaian terhadap pelanggaran ketentuan yang lain.2 7. dan setiap dokumen yang disyaratkan atau diperbolehkan untuk dibuat berdasarkan Kontrak ini oleh PPK atau Penyedia hanya dapat dilakukan atau dibuat oleh pejabat yang disebutkan dalam SSKK. Pokja Konstruksi ULP Kab. atau persetujuan berdasarkan Kontrak ini harus dibuat secara tertulis dalam Bahasa Indonesia. Penyedia tetap bertanggung jawab atas bagian pekerjaan yang disubkontrakkan. 8.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 12. dan dianggap telah diberitahukan jika telah disampaikan secara langsung kepada wakil sah Para Pihak dalam SSUK. baik sebagai akibat peleburan (merger) maupun akibat lainnya. Penyedia diharapkan untuk melakukan pencatatan keuangan yang akurat dan sistematis sehubungan dengan pelaksanaan pekerjaan ini berdasarkan standar akuntansi yang berlaku.1 Semua korespondensi dapat berbentuk surat. Pembukuan 9. Subpenyedia (jika ada). Jika ketentuan di atas dilanggar maka Kontrak diputuskan dan Penyedia dikenakan sanksi sebagaimana diatur dalam SSKK. dan Personil yang bersangkutan berkewajiban untuk membayar semua pajak. Pengabaian hanya dapat mengikat jika dapat dibuktikan secara tertulis dan ditandatangani oleh Wakil Sah Pihak yang melakukan pengabaian. Pengalihan dan/atau Subkontrak 10. 10.4 11. Wakil Sah Para Pihak Setiap tindakan yang disyaratkan atau diperbolehkan untuk dilakukan. Penyedia tidak boleh diwakilkan. Penyedia. Penyedia Mandiri . permohonan.

Penyedia harus menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang ditentukan dalam SSKK.3 Pokja Konstruksi ULP Kab.2 19. Terlepas dari ada tidaknya persetujuan Pengawas Pekerjaan. penyedia bertanggung jawab secara penuh atas rancangan Hasil Pekerjaan Sementara. Pengawas Pekerjaan dapat bertindak sebagai Wakil Sah PPK. Pengawasan Pelaksanaan Pekerjaan 14. Jika dalam pelaksanaan pekerjaan ini diperlukan terlebih dahulu adanya Hasil Pekerjaan Sementara maka penyedia berkewajiban untuk menyerahkan spesifikasi dan gambar usulan Hasil Pekerjaan Sementara tersebut untuk disetujui oleh Pengawas Pekerjaan. Penemuanpenemuan 18.1 Selama berlangsungnya pelaksanaan pekerjaan. Semua gambar yang digunakan untuk mendapatkan Hasil Pekerjaan baik yang permanen maupun sementara harus mendapatkan persetujuan Pengawas Pekerjaan. Penyedia berkewajiban untuk menjamin akses PPK. Wakil Sah PPK dan/atau Pengawas Pekerjaan ke lokasi kerja dan lokasi lainnya dimana pekerjaan ini sedang atau akan dilaksanakan.1 Kontrak ini berlaku efektif pada tanggal penandatanganan Surat Perjanjian oleh Para Pihak atau pada tanggal yang ditetapkan dalam SSKK. Dalam melaksanakan kewajibannya. 14. PPK jika dipandang perlu dapat mengangkat Pengawas Pekerjaan yang berasal dari personil PPK atau konsultan pengawas. Pengawas Pekerjaan berkewajiban untuk mengawasi pelaksanaan pekerjaan. Adendum dan Pemutusan Kontrak 19.39 13.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Penyedia wajib memberitahukan kepada PPK dan kepada pihak yang berwenang semua penemuan benda/barang yang mempunyai nilai sejarah atau penemuan kekayaan di lokasi pekerjaan yang menurut peraturan perundang-undangan dikuasai oleh negara . 17.2 16.2 15. Kemitraan/KSO Kemitraan/KSO memberi kuasa kepada salah satu anggota yang disebut dalam Surat Perjanjian untuk bertindak atas nama Kemitraan/KSO dalam pelaksanaan hak dan kewajiban terhadap PPK berdasarkan Kontrak ini. Pengawas Pekerjaan selalu bertindak untuk kepentingan PPK.1 15. Waktu pelaksanaan kontrak adalah jangka waktu yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak dihitung sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK. 14. 19. Perintah Penyedia berkewajiban untuk melaksanakan semua perintah Pengawas Pekerjaan yang sesuai dengan kewenangan Pengawas Pekerjaan dalam Kontrak ini. Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan 19. Pelaksanaan. Penyelesaian. Jika tercantum dalam SSKK. Persetujuan Pengawas Pekerjaan 15. Akses ke Lokasi Kerja B.

d. jadwal pelaksanaan pekerjaan. Penyerahan Lokasi Kerja 20. termasuk perubahan terhadap urutan pekerjaan. Dalam SPMK dicantumkan saat paling lambat dimulainya pelaksanaan kontrak oleh penyedia. pelaksana kerja. PPK menerbitkan SPMK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak tanggal penanda-tanganan kontrak.1 Pelaksanaan Pekerjaan 20. e.5 22.1 PPK berkewajiban untuk menyerahkan keseluruhan lokasi kerja kepada penyedia sebelum SPMK diterbitkan. Program mutu disusun paling sedikit berisi: a. prosedur instruksi kerja. c.1 22. Penyedia berkewajiban untuk memutakhirkan program mutu jika terjadi adendum Kontrak dan Peristiwa Kompensasi. Hasil pemeriksaan dan penyerahan dituangkan dalam berita acara penyerahan lokasi kerja.40 19.2 20.6 .Tulungagung Tahun Anggaran 2013 20. Program mutu dapat direvisi sesuai dengan kondisi lokasi pekerjaan.2 22. Jika dalam pemeriksaan lapangan bersama ditemukan hal-hal yang dapat mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka perubahan tersebut harus dituangkan dalam adendum Kontrak. B.2 22. dan f.3 22. dan kondisi ini ditetapkan sebagai Peristiwa Kompensasi. b. organisasi kerja penyedia. prosedur pelaksanaan pekerjaan. Jika penyerahan hanya dilakukan pada bagian tertentu dari lokasi kerja maka PPK dapat dianggap telah menunda pelaksanaan pekerjaan tertentu yang terkait dengan bagian lokasi kerja tersebut.4 22. Pemutakhiran program mutu harus mendapatkan persetujuan PPK. Persetujuan PPK terhadap program mutu tidak mengubah kewajiban kontraktual penyedia.3 21.4 Apabila penyedia berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal karena keadaan diluar pengendaliannya dan penyedia telah melaporkan kejadian tersebut kepada PPK. Pemutakhiran program mutu harus menunjukkan perkembangan kemajuan setiap pekerjaan dan dampaknya terhadap penjadwalan sisa pekerjaan. Program Mutu 22. Penyedia berkewajiban untuk menyerahkan program mutu pada rapat persiapan pelaksanaan kontrak untuk disetujui oleh PPK. informasi mengenai pekerjaan yang akan dilaksanakan. Penyerahan dilakukan setelah sebelumnya dilakukan pemeriksaan lapangan bersama. Pokja Konstruksi ULP Kab.1 21. maka PPK dapat melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas penyedia dengan adendum kontrak. Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) 21.

Mobilisasi dilakukan sesuai dengan lingkup pekerjaan.1 24. dan sebagainya. Mobilisasi 24. gedung laboratorium.1 Selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak diterbitkannya SPMK dan sebelum pelaksanaan pekerjaan. Pokja Konstruksi ULP Kab. PPK bersama-sama dengan penyedia melakukan pemeriksaan lokasi pekerjaan dengan melakukan pengukuran dan pemeriksaan detail kondisi lokasi pekerjaan untuk setiap rencana mata pembayaran.4 B. tata cara pengaturan pelaksanaan pekerjaan. PPK bersama dengan penyedia. program mutu. b. mempersiapkan fasilitas seperti kantor. dan unsur pengawasan. organisasi kerja. Untuk pemeriksaan bersama ini. bengkel. Pemeriksaan Bersama 25. dan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan program mutu.2 24. pada tahap awal pelaksanaan Kontrak. b.3 25. Apabila diperlukan. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Personil dan/atau Peralatan ternyata belum memenuhi persyaratan Kontrak maka penyedia tetap dapat melanjutkan pekerjaan dengan syarat Personil dan/atau Peralatan yang belum memenuhi syarat harus segera diganti dalam jangka waktu yang disepakati bersama. Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak 23.1 25. jadwal pengadaan bahan/material.2 Pengendalian Waktu 26. dan/atau c. harus sudah menyelenggarakan rapat persiapan pelaksanaan kontrak. yaitu: a.2 24. rumah. penyusunan rencana dan pelaksanaan pemeriksaan lokasi pekerjaan. Beberapa hal yang dibahas dan disepakati dalam rapat persiapan pelaksanaan kontrak meliputi: a. jadwal pelaksanaan pekerjaan. penyedia berkewajiban untuk memulai pelaksanaan pekerjaan pada Tanggal Mulai Kerja.2 25. e. c. f. mendatangkan peralatan-peralatan terkait yang diperlukan dalam pelaksanaan pekerjaan.3 25. mendatangkan personil-personil.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 26. d. Apabila dalam pemeriksaan bersama mengakibatkan perubahan isi Kontrak. maka harus dituangkan dalam adendum Kontrak.41 23. serta menyelesaikan pekerjaan selambat-lambatnya pada Tanggal Penyelesaian yang ditetapkan dalam SPMK. Waktu Penyelesaian Pekerjaan . unsur perencanaan. gudang. PA/KPA dapat membentuk Pokja ULP/Pejabat Peneliti Pelaksana-an Kontrak atas usul PPK. 23. mobilisasi peralatan dan personil. Mobilisasi paling lambat harus sudah mulai dilaksanakan dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak diterbitkan SPMK.1 Kecuali Kontrak diputuskan lebih awal. Mobilisasi peralatan dan personil dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. Hasil pemeriksaan bersama dituangkan dalam Berita Acara.

Pengawas Pekerjaan dapat memutuskan baik dalam rapat atau setelah rapat melalui pernyataan tertulis kepada semua pihak yang menghadiri rapat. dan meminta satu sama lain untuk menghadiri rapat tersebut. Rapat Pemantauan Pengawas Pekerjaan dapat memerintahkan secara tertulis penyedia untuk menunda pelaksanaan pekerjaan.2 Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau Peristiwa Kompensasi atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia dikenakan denda. Perpanjangan Tanggal Penyelesaian harus dilakukan melalui adendum Kontrak jika perpanjangan tersebut mengubah Masa Kontrak. Denda atau ganti rugi tidak dikenakan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang. PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan memperpanjang Tanggal Penyelesaian Pekerjaan secara tertulis.2 29. Penyedia berkewajiban untuk memperingatkan sedini mungkin Pengawas Pekerjaan atas peristiwa atau kondisi tertentu yang dapat mempengaruhi mutu pekerjaan. 29. Perpanjangan Waktu 27. Mengenai hal-hal dalam rapat yang perlu diputuskan.2 28.1 Pengawas Pekerjaan atau penyedia dapat menyelenggarakan rapat pemantauan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 29.1 .42 26. Peringatan Dini 30. dalam jangka waktu 21 (dua puluh satu) hari setelah penyedia meminta perpanjangan. Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh Peristiwa Kompensasi maka PPK dikenakan kewajiban pembayaran ganti rugi. Jika penyedia lalai untuk memberikan peringatan dini atas keterlambatan atau tidak dapat bekerja sama untuk mencegah keterlambatan maka keterlambatan seperti ini tidak dapat dijadikan alasan untuk memperpanjang Tanggal Penyelesaian.4 27.3 30. Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam Pasal ini adalah tanggal penyelesaian semua pekerjaan. Rapat pemantauan diselenggarakan untuk membahas perkembangan pekerjaan dan perencanaaan atas sisa pekerjaan serta untuk menindaklanjuti peringatan dini.3 26. Setiap perintah penundaan ini harus segera ditembuskan kepada PPK. PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan harus telah menetapkan ada tidaknya perpanjangan dan untuk berapa lama. Jika terjadi Peristiwa Kompensasi sehingga penyelesaian pekerjaan akan melampaui Tanggal Penyelesaian maka penyedia berhak untuk meminta perpanjangan Tanggal Penyelesaian berdasarkan data penunjang. dan rekamannya diserahkan kepada PPK dan pihak-pihak yang menghadiri rapat. Hasil rapat pemantauan akan dituangkan oleh Pengawas Pekerjaan dalam berita acara rapat. Penundaan oleh Pengawas Pekerjaan 29. 26.1 27. menaikkan Nilai Kontrak atau Pokja Konstruksi ULP Kab.

penyedia wajib memperbaiki/menyelesaikannya.9 31.2 Penyedia berkewajiban untuk bekerja sama dengan Pengawas Pekerjaan untuk mencegah atau mengurangi dampak peristiwa atau kondisi tersebut.3 31.3 Penyelesaian Kontrak 31. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan. PPK wajib melakukan pembayaran sisa nilai kontrak yang belum dibayar atau mengembalikan Jaminan Pemeliharaan. sedangkan yang 5% (lima perseratus) merupakan retensi selama masa pemeliharaan. maka PPK berhak menggunakan uang retensi untuk membiayai perbaikan/pemeliharaan atau mencairkan Jaminan Pemeliharaan. B. Setelah masa pemeliharaan berakhir.5 31. Pernyataan perkiraan ini harus sesegera mungkin disampaikan oleh penyedia. Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia. atau pembayaran dilakukan sebesar 100% (seratus perseratus) dari nilai kontrak dan penyedia harus menyerahkan Jaminan Pemeliharaan sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak. penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan akhir pekerjaan.6 31. Pokja Konstruksi ULP Kab.2 31. Pengawas Pekerjaan dapat memerintahkan penyedia untuk menyampaikan secara tertulis perkiraan dampak peristiwa atau kondisi tersebut di atas terhadap Nilai Kontrak dan Tanggal Penyelesaian.8 31. atas perintah PPK. PPK menerima penyerahan akhir pekerjaan setelah penyedia melaksanakan semua kewajibannya selama masa pemeliharaan dengan baik. PPK menerima penyerahan pertama pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Kontrak dan diterima oleh Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. Pembayaran dilakukan sebesar 95% (sembilan puluh lima perseratus) dari nilai kontrak.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . PPK menugaskan Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan.43 menunda penyelesaian pekerjaan.7 31. 31.4 31.1 Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus). 30. Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan. Apabila penyedia tidak melaksanakan kewajiban pemeliharaan sebagaimana mestinya. penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan pekerjaan. Serah Terima Pekerjaan 31.10 Jika Hasil Pekerjaan berupa bangunan maka umur konstruksi bangunan ditetapkan dalam SSKK. Penyedia wajib memelihara hasil pekerjaan selama masa pemeliharaan sehingga kondisi tetap seperti pada saat penyerahan pertama pekerjaan.

Hasil negosiasi tersebut dituangkan dalam Berita Acara sebagai dasar penyusunan adendum kontrak. Untuk kepentingan perubahan kontrak. perubahan pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak. Apabila penyedia tidak memberikan pedoman pengoperasian dan perawatan. Pekerjaan tambah harus mempertimbangkan tersedianya anggaran dan paling tinggi 10% (sepuluh perseratus) dari nilai kontrak awal. Apabila terdapat perbedaan yang signifikan antara kondisi lokasi pekerjaan pada saat pelaksanaan dengan gambar dan spesifikasi yang ditentukan dalam Dokumen Kontrak. PPK berhak menahan uang retensi atau Jaminan Pemeliharaan.4 36. perubahan pelaksanaan pekerjaan dan/atau penyesuaian harga.1 .1 35. c. mengubah spesifikasi teknis dan gambar pekerjaan sesuai dengan kebutuhan lokasi pekerjaan.1 34. Perubahan Kontrak 34. b.2 Kontrak hanya dapat diubah melalui adendum kontrak. Pengambilalihan PPK akan mengambil alih lokasi dan hasil pekerjaan dalam jangka waktu tertentu setelah dikeluarkan surat keterangan selesai/pengakhiran pekerjaan. maka PPK bersama penyedia dapat melakukan perubahan kontrak yang meliputi antara lain : a.1 33.3 35. meliputi: a. Perubahan Jadwal 36. perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan pekerjaan. 33. Perintah perubahan pekerjaan dibuat oleh PPK secara tertulis kepada penyedia kemudian dilanjutkan dengan negosiasi teknis dan harga dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam kontrak awal.44 32. 33. c. menambah atau mengurangi volume pekerjaan yang tercantum dalam kontrak.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 34. dan/atau d.4 Adendum 34.3 35. b. mengurangi atau menambah jenis pekerjaan. PA/KPA dapat membentuk Pokja ULP/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak atas usul PPK. perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan. Pedoman Pengoperasian dan Perawatan B. Perubahan Lingkup Pekerjaan 35. Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PPK atas Pokja Konstruksi ULP Kab. Perubahan Kontrak bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh para pihak.2 Penyedia diwajibkan memberikan petunjuk kepada PPK tentang pedoman pengoperasian dan perawatan sesuai dengan SSKK.2 35. melaksanakan pekerjaan tambah yang belum tercantum dalam kontrak yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan.

1.4 36. 36. b. d. Yang digolongkan Keadaan Kahar meliputi: a. pekerjaan tambah. e. d. Keadaan Kahar suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak dan tidak dapat diperkirakan sebelumnya. kebakaran. 36.3 37.6 . Kontrak ini akan dihentikan sementara hingga Keadaan Kahar berakhir dengan ketentuan.4 37.5 37.45 Pelaksanaan Pekerjaan pertimbangan yang layak dan wajar untuk hal-hal sebagai berikut: a. masalah yang timbul di luar kendali penyedia. dan/atau f. keadaan kahar. Jika selama masa Keadaan Kahar PPK memerintahkan secara Pokja Konstruksi ULP Kab. Persetujuan perpanjangan waktu pelaksanaan dituangkan dalam adendum kontrak. keterlambatan yang disebabkan oleh PPK. b. dengan menyertakan pernyataan Keadaan Kahar dari pejabat yang berwenang. Pada saat terjadinya Keadaan Kahar. tidak dikenakan sanksi. PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan atas kontrak setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 37. dan/atau e. Penyedia berhak untuk menerima pembayaran sesuai dengan prestasi atau kemajuan pelaksanaan pekerjaan yang telah dicapai. Jangka waktu yang ditetapkan dalam Kontrak untuk pemenuhan kewajiban Pihak yang tertimpa Keadaan Kahar harus diperpanjang sekurang-kurangnya sama dengan jangka waktu terhentinya Kontrak akibat Keadaan Kahar. sehingga kewajiban yang ditentukan dalam Kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi. perubahan disain.2 37. c.3 36. bencana sosial. Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat Keadaan Kahar yang dilaporkan paling lambat 14 (empat belas) hari sejak terjadinya Keadaan Kahar. Apabila terjadi Keadaan Kahar.5 Keadaan Kahar 37. maka penyedia memberitahukan kepada PPK paling lambat 14 (empat belas) hari sejak terjadinya Keadaan Kahar. gangguan industri lainnya sebagaimana dinyatakan melalui keputusan bersama Menteri Keuangan dan menteri teknis terkait. bencana alam.1 37. pemogokan.2 Waktu penyelesaian pekerjaan dapat diperpanjang sekurangkurangnya sama dengan waktu terhentinya kontrak akibat keadaan kahar atau waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan pada pasal 39. PPK dapat menugaskan Pokja ULP/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak untuk meneliti kelayakan usulan perpanjangan waktu pelaksanaan.5 B. c. bencana non alam.

1 38. f. penyedia menghentikan pekerjaan selama 28 (dua puluh delapan) hari dan penghentian ini tidak tercantum dalam program mutu serta tanpa persetujuan Pengawas Pekerjaan.4 . pemutusan Kontrak melalui pemberitahuan tertulis dapat dilakukan apabila: a. penyedia tanpa persetujuan Pengawas Pekerjaan. Bahan dan Perlengkapan ini harus diserahkan oleh Penyedia kepada PPK.46 tertulis kepada Penyedia untuk meneruskan pekerjaan sedapat mungkin maka Penyedia berhak untuk menerima pembayaran sebagaimana ditentukan dalam Kontrak dan mendapat penggantian biaya yang wajar sesuai dengan yang telah dikeluarkan untuk bekerja dalam situasi demikian. c. d. g. biaya langsung demobilisasi Personil. penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya dan tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SSKK. denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari nilai Kontrak dan PPK menilai bahwa Penyedia tidak akan sanggup menyelesaikan sisa pekerjaan.2 Penghentian kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar. termasuk: a. b.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 38. maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai. i.3 38. Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. e. B. h. dan selanjutnya menjadi hak milik PPK. penyedia berada dalam keadaan pailit. Pengawas Pekerjaan memerintahkan penyedia untuk menunda pelaksanaan atau kelanjutan pekerjaan. pengaduan tentang penyimpangan prosedur. b. penyedia selama Masa Kontrak gagal memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh PPK. c. biaya langsung pengadaan Bahan dan Perlengkapan untuk pekerjaan ini. dan perintah tersebut tidak ditarik selama 28 (dua puluh delapan) hari.6 Penghentian dan Pemutusan Kontrak 38. penyedia terbukti melakukan KKN. Dalam hal kontrak dihentikan. Pokja Konstruksi ULP Kab. penyedia tidak mempertahankan keberlakuan Jaminan Pelaksanaan. Penggantian biaya ini harus diatur dalam suatu adendum Kontrak. j. tidak memulai pelaksanaan pekerjaan. Penghentian dan Pemutusan Kontrak 38. Pemutusan kontrak dapat dilakukan oleh pihak penyedia atau pihak PPK. biaya langsung pembongkaran dan demobilisasi Hasil Pekerjaan Sementara dan Peralatan. kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang. dan/atau k. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang.

sisa Uang Muka harus dilunasi oleh penyedia atau Jaminan Uang Muka dicairkan. bahan-bahan. Peralatan. melakukan KKN dan/atau pelanggararan persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan. Perlengkapan. c. angkutan ke atau dari lapangan. dan d. Peninggalan Semua Bahan. melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. dan segala pekerjaan permanen maupun sementara yang diperlukan untuk pelaksanaan.2 . Hak dan Kewajiban Para Pihak 40. Pengambilan kembali semua peninggalan tersebut oleh penyedia hanya dapat dilakukan setelah mempertimbangkan kepentingan PPK. memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh penyedia untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. Hak dan kewajiban penyedia: a.5 Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena kesalahan penyedia: a. C. Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan prosedur. c. maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundang-undangan. meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh penyedia. penyelesaian dan perbaikan pekerjaan yang dirinci dalam kontrak. Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 40. penyedia membayar denda. menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang telah ditentukan dalam kontrak. d. 38. b. b. Hak dan Kewajiban Para Pihak Hak-hak yang dimiliki serta kewajiban-kewajiban yang harus dilaksanakan oleh PPK dan penyedia dalam melaksanakan kontrak. memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan PPK. melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada PPK. e.1 Hak dan kewajiban PPK: a. Jaminan Pelaksanaan dicairkan. meliputi: 40. b. peralatan. penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. Hasil Pekerjaan Sementara yang masih berada di lokasi kerja setelah pemutusan Kontrak akibat kelalaian atau kesalahan penyedia. berhak meminta fasilitas-fasilitas dalam bentuk sarana dan prasarana dari PPK untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan secara cermat. dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh PPK tanpa kewajiban perawatan.6 39. mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. dan/atau d. c.47 38. akurat dan penuh tanggung jawab dengan menyediakan tenaga kerja. f. membayar pekerjaan sesuai dengan harga yang tercantum dalam kontrak yang telah ditetapkan kepada penyedia.

b. kehilangan atau kerusakan peralatan dan harta benda penyedia. Bahan dan Perlengkapan merupakan risiko penyedia. menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. 41. Kehilangan atau kerusakan terhadap Hasil Pekerjaan atau Bahan yang menyatu dengan Hasil Pekerjaan selama Tanggal Mulai Kerja dan batas akhir Masa Pemeliharaan harus diganti atau diperbaiki oleh penyedia atas tanggungannya sendiri jika kehilangan atau kerusakan tersebut terjadi akibat tindakan atau kelalaian penyedia. kerugian. kehilangan. dan Personil. Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan dalam Pasal ini. 43. cidera tubuh. dan h. sakit atau kematian Personil. kecuali kerugian atau kerusakan tersebut diakibatkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK. mengambil langkah-langkah yang cukup memadai untuk melindungi lingkungan tempat kerja dan membatasi perusakan dan gangguan kepada masyarakat maupun miliknya akibat kegiatan penyedia.2 43.4 44.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 43. denda.48 g. gugatan atau tuntutan hukum.1 Penyedia berkewajiban untuk melindungi. proses pemeriksaan hukum. Penyedia dan Subpenyedia berkewajiban atas biaya sendiri untuk mengikutsertakan Personilnya pada program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. membebaskan. kewajiban. semua risiko kehilangan atau kerusakan Hasil Pekerjaan ini. Penggunaan DokumenDokumen Kontrak dan Informasi 42.1 44. Penyedia wajib melindungi PPK dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga yang disebabkan penggunaan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) oleh penyedia. Terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan awal. Subpenyedia (jika ada). Penanggungan dan Risiko 43. Perlindungan Tenaga Kerja 44. dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan. dan cidera tubuh. kecuali dengan ijin tertulis dari PPK. sakit atau kematian pihak ketiga.2 .3 43. tanggung jawab. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian berat PPK) sehubungan dengan klaim yang timbul dari hal-hal berikut terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir: a. kehilangan atau kerusakan harta benda. Penyedia berkewajiban untuk mematuhi dan memerintahkan Personilnya untuk mematuhi peraturan keselamatan kerja. Pada Pokja Konstruksi ULP Kab. misalnya spesifikasi teknis dan/atau gambargambar. Hak Kekayaan Intelektual Penyedia tidak diperkenankan menggunakan dan menginformasikan dokumen kontrak atau dokumen lainnya yang berhubungan dengan kontrak untuk kepentingan pihak lain. c.

b. b. 44. Pemeriksaan pekerjaan dilakukan selama pelaksanaan kontrak untuk menetapkan volume pekerjaan atau kegiatan yang telah dilaksanakan guna pembayaran hasil pekerjaan.3 Penyedia berkewajiban atas biaya sendiri untuk menyediakan kepada setiap Personilnya (termasuk Personil Subpenyedia. penyedia beserta Personilnya dianggap telah membaca dan memahami peraturan keselamatan kerja tersebut. 44. Penyedia berkewajiban untuk mendapatkan lebih dahulu persetujuan tertulis PPK sebelum melakukan tindakan-tindakan berikut: a. Tindakan Penyedia yang Mensyaratkan Persetujuan PPK atau Pengawas Pekerjaan 47. tindakan lain yang diatur dalam SSKK. atas segala risiko terhadap kecelakaan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 46. menunjuk Personil yang namanya tidak tercantum dalam Lampiran A SSKK. b. mensubkontrakkan sebagian pekerjaan.2 47. c.2 48. perlindungan terhadap kegagalan bangunan. Penyedia berkewajiban untuk mendapatkan lebih dahulu persetujuan tertulis Pengawas Pekerjaan sebelum melakukan tindakan-tindakan berikut: a. Tanpa mengurangi kewajiban penyedia untuk melaporkan kecelakaan berdasarkan hukum yang berlaku. penyedia akan melaporkan kepada PPK mengenai setiap kecelakaan yang timbul sehubungan dengan pelaksanaan Kontrak ini dalam waktu 24 (dua puluh empat) jam setelah kejadian. c. d. mengubah syarat dan ketentuan polis asuransi. semua barang dan peralatan yang mempunyai risiko tinggi terjadinya kecelakaan. Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam nilai kontrak. mengubah Personil Inti dan/atau Peralatan. mengubah atau memutakhirkan program mutu. kerusakan. pelaksanaan pekerjaan. d. 46. jika ada) perlengkapan keselamatan kerja yang sesuai dan memadai.49 waktu pelaksanaan pekerjaan. dan c.4 45. Asuransi 46. Pokja Konstruksi ULP Kab.1 Penyedia wajib menyediakan asuransi sejak SPMK sampai dengan tanggal selesainya pemeliharaan untuk: a.1 47. tindakan lain yang diatur dalam SSKK. serta risiko lain yang tidak dapat diduga. pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. Pemeliharaan Lingkungan Penyedia berkewajiban untuk mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan baik di dalam maupun di luar tempat kerja dan membatasi gangguan lingkungan terhadap pihak ketiga dan harta bendanya sehubungan dengan pelaksanaan Kontrak ini. menggunakan spesifikasi dan gambar dalam Pasal 15 SSUK.1 . Hasil pemeriksaan pekerjaan dituangkan dalam laporan kemajuan hasil pekerjaan. serta pekerja untuk pelaksanaan pekerjaan. Laporan Hasil Pekerjaan 48. kehilangan.

jumlah dan kondisi peralatan. Laporan bulanan terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu bulan. Usaha Mikro. Bagian pekerjaan yang disubkontrakkan tersebut harus diatur dalam Kontrak dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK. seluruh aktivitas kegiatan pekerjaan di lokasi pekerjaan dicatat dalam buku harian sebagai bahan laporan harian pekerjaan yang berisi rencana dan realisasi pekerjaan harian.7 49. d. desain. Usaha Kecil dan 51. e.4 51.1 Penyedia yang mempunyai harga Kontrak di atas Rp25. c. Untuk merekam kegiatan pelaksanaan proyek. Kerjasama Antara Penyedia dan Sub Penyedia 50.1 . jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. penempatan tenaga kerja untuk tiap macam tugasnya. gambar. maka dalam kontrak dimuat Pokja Konstruksi ULP Kab. banjir dan peristiwa alam lainnya yang berpengaruh terhadap kelancaran pekerjaan. dan dokumendokumen lain serta piranti lunak yang dipersiapkan oleh penyedia berdasarkan Kontrak ini sepenuhnya merupakan hak milik PPK. laporan. b.000. Laporan harian dibuat oleh penyedia. serta halhal penting yang perlu ditonjolkan. Laporan harian berisi: a. Usaha Kecil dan koperasi kecil.000. catatan-catatan lain yang berkenaan dengan pelaksanaan.4 48. 50. yaitu dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama. Kepemilikan Dokumen Semua rancangan. PPK membuat fotofoto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan di lokasi pekerjaan. Penyedia tetap bertanggung jawab atas bagian pekerjaan yang disubkontrakkan tersebut. spesifikasi. Apabila penyedia yang ditunjuk adalah penyedia Usaha Mikro.2 50. Laporan mingguan terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu minggu. apabila diperlukan diperiksa oleh konsultan dan disetujui oleh wakil PPK. dan f.3 50.50 48. Penyedia dapat menyimpan 1 (satu) buah salinan tiap dokumen dan piranti lunak tersebut.2 Untuk kepentingan pengendalian dan pengawasan pelaksanaan pekerjaan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 50. keadaan cuaca termasuk hujan.3 48. Pembatasan (jika ada) mengenai penggunaan dokumen dan piranti lunak tersebut di atas di kemudian hari diatur dalam SSKK.6 48.5 48. 48.000. jenis dan kuantitas bahan yang berada di lokasi pekerjaan. Ketentuan-ketentuan dalam subkontrak harus mengacu kepada Kontrak serta menganut prinsip kesetaraan. serta halhal penting yang perlu ditonjolkan. jenis. Penyedia paling lambat pada waktu pemutusan atau akhir Masa Kontrak berkewajiban untuk menyerahkan semua dokumen dan piranti lunak tersebut beserta daftar rinciannya kepada PPK.00 (dua puluh lima miliar rupiah) wajib bekerja sama dengan penyedia Usaha Mikro dan Usaha Kecil serta koperasi kecil.

5% (lima perseratus) dari nilai kontrak. Usaha Kecil dan koperasi kecil. dalam melaksanakan kewajiban di atas penyedia terpilih tetap bertanggungjawab penuh atas keseluruhan pekerjaan tersebut. Keselamatan 54. 55. Pembayaran Denda tidak mengurangi tanggung jawab kontraktual penyedia. 51.51 Koperasi Kecil ketentuan bahwa pekerjaan tersebut harus dilaksanakan sendiri oleh penyedia yang ditunjuk dan dilarang diserahkan atau disubkontrakkan kepada pihak lain. Jaminan Uang Muka diberikan kepada PPK dalam rangka pengambilan uang muka dengan nilai 100% (seratus perseratus) dari besarnya uang muka. b. 51.1 Jaminan Pelaksanaan diberikan kepada PPK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) sebelum dilakukan penandatanganan kontrak dengan besar: a.4 . penyedia wajib bekerja sama dengan penyedia Usaha Mikro. atau b. bentuk kerjasama tersebut hanya untuk sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama. Masa berlakunya Jaminan Pelaksanaan sekurang-kurangnya sejak tanggal penanda-tanganan kontrak sampai dengan serah terima pertama pekerjaan (Provisional Hand Over/PHO). maka penyedia dikenakan sanksi yang diatur dalam SSKK. Jika dipandang perlu. Pokja Konstruksi ULP Kab. Penyedia bertanggung jawab atas keselamatan semua pihak di lokasi kerja. Jaminan 55. Penyedia berkewajiban untuk membayar sanksi finansial berupa Denda sebagai akibat wanprestasi atau cidera janji terhadap kewajiban-kewajiban penyedia dalam Kontrak ini.3 55. Apabila ketentuan tersebut di atas dilanggar. Pembayaran Denda 55. c. 5% (lima perseratus) dari nilai total Harga Perkiraan Sendiri (HPS) bagi penawaran yang lebih kecil dari 80% (delapan puluh perseratus) HPS. PPK mengenakan Denda dengan memotong angsuran pembayaran prestasi pekerjaan penyedia. Jaminan Pelaksanaan dikembalikan setelah pekerjaan dinyatakan selesai 100% (seratus perseratus) dan diganti dengan Jaminan Pemeliharaan atau menahan uang retensi sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak. PPK dapat memberikan jadwal kerja penyedia yang lain di lokasi kerja.2 Apabila penyedia yang terpilih adalah penyedia bukan Usaha Mikro. antara lain dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaannya. dan d. membuat laporan periodik mengenai pelaksanaan ketetapan di atas.2 55. maka dalam kontrak dimuat: a. Penyedia Lain Penyedia berkewajiban untuk bekerjasama dan menggunakan lokasi kerja bersama-sama dengan penyedia yang lain (jika ada) dan pihak-pihak lainnya yang berkepentingan atas lokasi kerja. Usaha Kecil dan koperasi kecil.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 53.3 52.

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . mengabaikan pekerjaan yang menjadi tugasnya. Masa berlakunya Jaminan Pemeliharaan sekurang-kurangnya sejak tanggal serah terima pertama pekerjaan (PHO) sampai dengan tanggal penyerahan akhir pekerjaan (Final Hand Over/FHO). b.8 55.2 56. Jika PPK menilai bahwa personil inti: a. 55.3 Personil inti dan/atau peralatan yang ditempatkan harus sesuai dengan yang tercantum dalam Dokumen Penawaran. tidak mampu atau tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik. Penggantian personil inti dilakukan oleh penyedia dengan mengajukan permohonan terlebih dahulu kepada PPK dengan melampirkan riwayat hidup/pengalaman kerja personil inti yang diusulkan beserta alasan penggantian. Jika penggantian personil inti dan/atau peralatan perlu dilakukan.1 56.6 56. PPK dapat menilai dan menyetujui penempatan/penggantian personil inti dan/atau peralatan menurut kualifikasi yang dibutuhkan. Personil inti berkewajiban untuk menjaga kerahasiaan pekerjaannya.52 55.7 E. Jaminan Pemeliharaan diberikan kepada PPK setelah pekerjaan dinyatakan selesai 100% (seratus perseratus). Jika diperlukan oleh PPK. 56. Personil inti dapat sewaktu-waktu disyaratkan untuk menjaga kerahasiaan pekerjaan di bawah sumpah.4 56.5 56. maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dengan kualifikasi yang setara atau lebih baik dari personil inti dan/atau peralatan yang digantikan tanpa biaya tambahan apapun.7 55.9 D.6 Nilai Jaminan Uang Muka dapat dikurangi secara proporsional sesuai dengan pencapaian prestasi pekerjaan. Penggantian personil inti dan/atau peralatan tidak boleh dilakukan kecuali atas persetujuan tertulis PPK. Personil dan/atau Peralatan Penyedia 56. Personil Inti dan/atau Peralatan 56. berkelakuan tidak baik. maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dan menjamin personil inti tersebut meninggalkan lokasi kerja dalam waktu 7 (tujuh) hari sejak diminta oleh PPK. Kewajiban PPK 57. Fasilitas PPK dapat memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana atau kemudahan lainnya (jika ada) yang tercantum dalam SSKK untuk kelancaran pelaksanan pekerjaan ini. Masa berlakunya Jaminan Uang Muka sekurang-kurangnya sejak tanggal persetujuan pemberian uang muka sampai dengan tanggal penyerahan pertama pekerjaan (PHO). atau c. Pengembalian Jaminan Pemeliharan dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah masa pemeliharaan selesai dan pekerjaan diterima dengan baik sesuai dengan ketentuan kontrak.5 55.

2 PPK membayar kepada penyedia atas pelaksanaan pekerjaan dalam kontrak sebesar harga kontrak. PPK mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 59. Ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. dapat dibuktikan perlunya tambahan waktu akibat Peristiwa Kompensasi. Uang muka a. PPK memerintahkan penundaan pelaksanaan pekerjaan. 58. keterlambatan pembayaran kepada penyedia. Harga kontrak telah memperhitungkan keuntungan.3 58.3 60. Pembayaran 60. h. g. Jika Peristiwa Kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan dan/atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. c.4 58. Peristiwa Kompensasi 58.1 59. b.5 F. PPK memerintahkan untuk mengatasi kondisi tertentu yang tidak dapat diduga sebelumnya dan disebabkan oleh PPK. Perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. b. uang muka dibayar untuk membiayai mobilisasi peralatan.53 58. Harga Kontrak 59. beban pajak dan biaya overhead serta biaya asuransi yang meliputi juga biaya keselamatan dan kesehatan kerja. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat Peristiwa Kompensasi. penyedia belum bisa masuk ke lokasi sesuai jadwal dalam kontrak.1 Peristiwa Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut: a. Jenis kontrak harga satuan . d. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. Pembayaran kepada Penyedia 59. ketentuan lain dalam SSKK. Pokja Konstruksi ULP Kab. PPK tidak memberikan gambar-gambar.1 . pembayaran uang tanda jadi kepada pemasok bahan/material dan persiapan teknis lain. Penyedia tidak berhak atas ganti rugi dan/atau perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan jika penyedia gagal atau lalai untuk memberikan peringatan dini dalam mengantisipasi atau mengatasi dampak Peristiwa Kompensasi. PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak ditemukan kerusakan/kegagalan/penyimpangan.2 58. f. besaran uang muka ditentukan dalam SSKK dan dibayar setelah penyedia menyerahkan Jaminan Uang Muka senilai uang muka yang diterima. e. personil.

bila terdapat ketidaksesuaian dalam perhitungan angsuran. PPK dapat meminta penyedia untuk menyampaikan perhitungan prestasi sementara dengan mengesampingkan hal-hal yang sedang menjadi perselisihan. c. denda (apabila ada). pengembalian uang muka harus diperhitungkan berangsurangsur secara proporsional pada setiap pembayaran prestasi pekerjaan dan paling lambat harus lunas pada saat pekerjaan mencapai prestasi 100% (seratus perseratus). atau Perusahaan Asuransi Umum yang memiliki izin untuk menjual produk jaminan (suretyship) yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan. pembayaran terakhir hanya dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus) dan Berita Acara penyerahan pertama pekerjaan diterbitkan. sesuai ketentuan dalam SSKK. dengan ketentuan: 1) penyedia telah mengajukan tagihan disertai laporan kemajuan hasil pekerjaan. denda merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada penyedia. permintaan pembayaran harus dilengkapi bukti pembayaran kepada seluruh sub penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan. pajak dan uang retensi. e. PPK dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah pengajuan permintaan pembayaran dari penyedia harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran kepada Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM). d.54 c. 60. dan 5) untuk kontrak yang mempunyai sub kontrak. Jaminan Uang Muka diterbitkan oleh bank umum. paling lambat 7 (tujuh) hari kerja setelah Jaminan Uang Muka diterima. penyedia harus mengajukan permohonan pengambilan uang muka secara tertulis kepada PPK disertai dengan rencana penggunaan uang muka untuk melaksanakan pekerjaan sesuai Kontrak. PPK harus mengajukan surat permintaan pembayaran untuk permohonan tersebut pada huruf c. f. Denda dan ganti rugi a. apabila bagian pekerjaan yang sudah dilaksanakan belum berfungsi. d. pembayaran prestasi hasil pekerjaan yang disepakati dilakukan oleh PPK. tidak termasuk bahan/material dan peralatan yang ada di lokasi pekerjaan. ganti rugi merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada PPK karena terjadinya cidera janji/wanprestasi. b. 4) pembayaran harus dipotong angsuran uang muka. sistem termin atau pembayaran secara sekaligus.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 60. tidak akan menjadi alasan untuk menunda pembayaran.2 Prestasi pekerjaan a. 2) pembayaran dilakukan dengan sistem bulanan. c. apabila bagian pekerjaan yang sudah dilaksanakan dapat berfungsi. perusahaan penjaminan. b. 3) pembayaran dilakukan senilai pekerjaan yang telah terpasang. besarnya denda yang dikenakan kepada penyedia atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan untuk setiap hari keterlambatan adalah: 1) 1/1000 (satu perseribu) dari sisa harga bagian kontrak yang belum dikerjakan. atau 2) 1/1000 (satu perseribu) dari harga kontrak.3 . Pokja Konstruksi ULP Kab.

sesuai yang ditetapkan dalam SSKK. PPK berdasarkan hasil penelitian tagihan oleh Pengawas Pekerjaan berkewajiban untuk menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran terakhir selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang diterima oleh Pengawas Pekerjaan. f. Hari Kerja 61. penyedia berkewajiban untuk menyerahkan kepada Pengawas Pekerjaan rincian perhitungan nilai tagihan terakhir yang jatuh tempo. penangguhan pembayaran akibat keterlambatan penyerahan pekerjaan dapat dilakukan bersamaan dengan pengenaan denda kepada penyedia. Sebelum pembayaran terakhir dilakukan. Jam kerja dan waktu cuti untuk pekerja harus dilampirkan.55 d.1 63.2 63. Jika dipandang perlu oleh PPK.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . pembayaran ganti rugi dan kompensasi dilakukan oleh PPK.2 61.1 Semua pekerja dibayar selama hari kerja dan datanya disimpan oleh penyedia. Pembayaran angsuran prestasi pekerjaan terakhir dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus persen) dan berita acara penyerahan awal berdasarkan telah ditandatangani oleh kedua belah Pihak.1 62. Daftar pembayaran ditandatangani oleh masing-masing pekerja dan dapat diperiksa oleh PPK. g. Pembayaran yang ditangguhkan harus disesuaikan dengan proporsi kegagalan atau kelalaian penyedia.4 Pokja Konstruksi ULP Kab. 61. disertai alasan-alasan yang jelas mengenai penangguhan tersebut. Perhitungan Akhir 62. Penangguhan 63.3 62. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. ganti rugi dan kompensasi kepada peserta dituangkan dalam adendum kontrak. termasuk penyerahan setiap Hasil Pekerjaan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. pembayaran denda dan/atau ganti rugi diperhitungkan dalam pembayaran prestasi pekerjaan. apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data. PPK dapat menangguhkan pembayaran setiap angsuran prestasi pekerjaan penyedia jika penyedia gagal atau lalai memenuhi kewajiban kontraktualnya. besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar.2 63. Penyedia diberi kesempatan untuk memperbaiki dalam jangka waktu tertentu. e. atau dapat diberikan kompensasi. 61.3 63. PPK secara tertulis memberitahukan kepada penyedia tentang penangguhan hak pembayaran. Penyedia harus membayar upah hari kerja kepada tenaga kerjanya setelah formulir upah ditandatangani.

Cn/Co+d. Penyesuaian Harga Satuan. d = Koefisien komponen kontrak seperti tenaga kerja. Penyesuaian Harga Satuan bagi komponen pekerjaan yang berasal dari luar negeri..3 64.00. Dn = Indeks harga komponen pada saat pekerjaan dilaksanakan (mulai bulan ke-13 setelah penandatanganan kontrak).4 64. Bo.dst adalah 1. dsb. Penetapan koefisien bahan.5 64.11 Dalam hal indeks harga tidak dimuat dalam penerbitan BPS.6 64.Dn/Do+. b..Bn/Bo+c. digunakan indeks harga yang dikeluarkan oleh instansi teknis. ditetapkan dengan rumus sebagai berikut: Hn = Ho (a+b. Penyesuaian Harga Satuan diberlakukan sesuai dengan jadwal pelaksanaan yang tercantum dalam kontrak awal/adendum kontrak. [Penyesuaian Harga (Untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak Gabungan Harga Satuan dan Lump Sum)] 64. Jenis pekerjaan baru dengan Harga Satuan baru sebagai akibat adanya adendum kontrak dapat diberikan penyesuaian harga mulai bulan ke-13 (tiga belas) sejak adendum kontrak tersebut ditandatangani.2 [Harga yang tercantum dalam kontrak dapat berubah akibat adanya penyesuaian harga sesuai dengan peraturan yang berlaku. tenaga kerja dan alat kerja ditetapkan dalam rapat persiapan pelaksanaan kontrak. Co. Dalam hal penawaran tidak mencantumkan besaran komponen keuntungan dan overhead maka a = 0.1 64.10 Indeks harga yang digunakan bersumber dari penerbitan BPS.56 64..... Pokja Konstruksi ULP Kab.. kecuali komponen keuntungan dan biaya operasional sebagaimana tercantum dalam penawaran. alat kerja. menggunakan indeks penyesuaian harga dari negara asal barang tersebut. bahan.. Do = Indeks harga komponen pada bulan ke-12 setelah penanda-tanganan kontrak..) Hn = Harga Satuan pada saat pekerjaan dilaksanakan.. Penyesuaian harga diberlakukan pada Kontrak Tahun Jamak yang masa pelaksanaannya lebih dari 12 (dua belas) bulan dan diberlakukan mulai bulan ke-13 (tiga belas) sejak pelaksanaan pekerjaan. 64.15. Penyesuaian Harga Satuan berlaku bagi seluruh kegiatan/mata pembayaran. Ho = Harga Satuan pada saat harga penawaran.9 64.7 64. Bn. Penjumlahan a+b+c+d+. c. Cn. 64. dst Pn = Nilai Kontrak setelah dilakukan penyesuaian Harga Satuan.12 Rumusan penyesuaian nilai kontrak ditetapkan sebagai berikut: Pn = (Hn1xV1)+(Hn2xV2)+(Hn3xV3)+. a = Koefisien tetap yang terdiri atas keuntungan dan overhead. Kontrak yang terlambat pelaksanaannya disebabkan oleh kesalahan Penyedia diberlakukan penyesuaian harga berdasarkan indeks harga terendah antara jadwal awal dengan jadwal realisasi pekerjaan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .8 64. 64.

Cacat Mutu PPK atau Pengawas Pekerjaan akan memeriksa setiap Hasil Pekerjaan dan memberitahukan penyedia secara tertulis atas setiap Cacat Mutu yang ditemukan.3 . 69. Jika penyedia tidak memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditentukan maka PPK. Pengawasan dan Pemeriksaan PPK berwenang melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. Jika tidak ditemukan adanya Cacat Mutu maka uji coba tersebut dianggap sebagai Peristiwa Kompensasi. Penyedia bertanggung jawab atas cacat mutu selama Masa Kontrak dan Masa Pemeliharaan.57 Hn = V = Harga Satuan baru setiap jenis komponen pekerjaan setelah dilakukan penyesuaian harga menggunakan rumusan penyesuaian Harga Satuan. Jika PPK atau Pengawas Pekerjaan memerintahkan penyedia untuk melakukan pengujian Cacat Mutu yang tidak tercantum dalam Spesifikasi Teknis dan Gambar.1 PPK atau Pengawas Pekerjaan akan menyampaikan pemberitahuan Cacat Mutu kepada penyedia segera setelah ditemukan Cacat Mutu tersebut.14 Penyedia dapat mengajukan secara berkala selambat-lambatnya setiap 6 (enam) bulan. 66.2 PPK dalam masa pelaksanaan pekerjaan dapat melakukan penilaian atas hasil pekerjaan yang dilakukan oleh penyedia. 64. dan hasil uji coba menunjukkan adanya Cacat Mutu maka penyedia berkewajiban untuk menanggung biaya pengujian tersebut.13 Pembayaran penyesuaian harga dilakukan oleh PPK.] G.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 68. Apabila diperlukan. penyedia berkewajiban untuk memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditetapkan dalam pemberitahuan. apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan datadata. serta menguji Hasil Pekerjaan yang dianggap oleh PPK atau Pengawas Pekerjaan mengandung Cacat Mutu. Penilaian atas hasil pekerjaan dilakukan terhadap mutu dan kemajuan fisik pekerjaan. Penyedia bertanggung jawab atas perbaikan Cacat Mutu selama Masa Kontrak dan Masa Pemeliharaan. Volume setiap jenis komponen pekerjaan yang dilaksanakan. PPK dapat memerintahkan kepada pihak ketiga untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. Pengujian 69. Penilaian Pekerjaan Sementara oleh PPK 67.1 66. Terhadap pemberitahuan Cacat Mutu tersebut. berdasarkan pertimbangan Pengawas Pokja Konstruksi ULP Kab. 66. 64.2 69. Pengawasan Mutu 65. PPK atau Pengawas Pekerjaan dapat memerintahkan penyedia untuk menemukan dan mengungkapkan Cacat Mutu. Perbaikan Cacat Mutu 69.

tanggung jawab.4 H. dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan. PPK dapat memperoleh penggantian biaya dengan memotong pembayaran atas tagihan penyedia yang jatuh tempo (jika ada) atau uang retensi atau pencairan Surat Jaminan Pemeliharaan atau jika tidak ada maka biaya penggantian akan diperhitungkan sebagai utang penyedia kepada PPK yang telah jatuh tempo. Penyedia berkewajiban untuk melindungi. Jika Hasil Pekerjaan sebagaimana ditetapkan dalam SSKK berupa bangunan maka PPK dan/atau penyedia terhitung sejak tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir bertanggung jawab atas kegagalan bangunan sesuai dengan kesalahan masing-masing selama umur konstruksi yang tercantum dalam SSKK tetapi tidak lebih dari 10 (sepuluh) tahun. Kegagalan Bangunan 70. konsiliasi atau pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. arbitrase. kehilangan.58 Pekerjaan. Itikad Baik 76. Penyedia berkewajiban untuk menyimpan dan memelihara semua dokumen yang digunakan dan terkait dengan pelaksanaan ini selama umur konstruksi yang tercantum dalam SSKK tetapi tidak lebih dari 10 (sepuluh) tahun. gugatan atau tuntutan hukum. denda. sakit atau kematian pihak ketiga yang timbul dari kegagalan bangunan. 69. proses pemeriksaan hukum. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian PPK) sehubungan dengan klaim kehilangan atau kerusakan harta benda. Penyelesaian Perselisihan 71. kerugian. Penyelesaian Perselisihan 71.4 PPK dapat mengenakan Denda Keterlambatan untuk setiap keterlambatan perbaikan Cacat Mutu.1 76. Penyedia segera setelah menerima klaim PPK secara tertulis berkewajiban untuk mengganti biaya perbaikan tersebut. berhak untuk secara langsung atau melalui pihak ketiga yang ditunjuk oleh PPK melakukan perbaikan tersebut. dan cidera tubuh.2 72. Penyelesaian perselisihan atau sengketa antara para pihak dalam Kontrak dapat dilakukan melalui musyawarah. Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak-hak yang terdapat dalam kontrak. Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan penyedia dalam Pasal ini. kewajiban. dan mendaftarhitamkan penyedia.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 71.3 70. Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa Pokja Konstruksi ULP Kab. membebaskan.2 .2 70. mediasi.1 70.1 Para Pihak berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan Kontrak ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan ini. 70.

salah satu pihak merasa dirugikan. Pokja Konstruksi ULP Kab.59 menonjolkan kepentingan masing-masing pihak. maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Apabila selama kontrak.

Shop drawing 2. Tindakan Penyedia yang Mensyaratkan Persetujuan PPK atau Pengawas Pekerjaan J.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 K. Umur Konstruksi Pedoman Pengoperasian dan Perawatan Kontrak berlaku 90 (sembilan puluh) hari kalender Masa Pemeliharaan berlaku selama 6 (enam) bulan. Pekerjaan tambah kurang G. Gambar ”As built” dan/atau pedoman pengoperasian dan perawatan harus diserahkan selambat-lambatnya: 14 (empat belas) hari kalender/bulan/tahun setelah tanggal penandatanganan Berita Acara penyerahan awal. Lokasi pendirian direksi kit Kontrak Pengadaan Pekerjaan Konstruksi ini dibiayai dari APBD Kabupaten Pokja Konstruksi ULP Kab. Sumber .60 BAB IX. Korespondensi Alamat Para Pihak sebagai berikut: Satuan Kerja PPK Nama Alamat Website Email Faksimili Penyedia: Nama Alamat Email Faksimili B. Pencairan Jaminan I. Masa Pemeliharaan E. Jaminan dicairkan dan disetorkan pada Kas Daerah Tindakan lain oleh Penyedia yang memerlukan persetujuan Pengawas Pekerjaan adalah: 1. Wakil Sah Para Pihak : Dinas Pertanian Kab. Fasilitas L.Tulungagung : : : : : : : : Wakil Sah Para Pihak sebagai berikut: Untuk PPK Untuk Penyedia : : C. Batas akhir waktu yang disepakati untuk penerbitan SPP oleh PPK untuk pembayaran tagihan angsuran adalah 7 (tujuh) hari kalender terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang yang tidak diperselisihkan diterima oleh PPK. F. Pembayaran Tagihan H. Tanggal Berlaku Kontrak D. Kepemilikan Dokumen Penyedia diperbolehkan menggunakan salinan dokumen dan piranti lunak yang dihasilkan dari Pekerjaan Konstruksi ini dengan pembatasan sebagai berikut: __________ PPK dapat memberikan fasilitas berupa : 1. SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK (SSKK) A. Bangunan Hasil Pekerjaan memiliki umur konstruksi: 50 (lima puluh) tahun sejak tanggal penanda-tanganan Berita Acara penyerahan akhir.

M.61 Pembiayaan Tulungagung Tahun Anggaran 2013. Pembayaran Uang Pekerjaan Konstruksi ini diberikan uang muka sebesar 30% (Tiga puluh Muka persen) dari Nilai Kontrak N. Untuk pekerjaan ini besar denda keterlambatan untuk setiap hari keterlambatan adalah 1/1000 (satu perseribu) dari [harga kontrak/harga bagian kontrak yang belum dikerjakan] Jika perselisihan Para Pihak mengenai pelaksanaan Kontrak tidak dapat diselesaikan secara damai maka Para Pihak menetapkan lembaga penyelesaian perselisihan tersebut di bawah sebagai Pemutus Sengketa: Pengadilan Negeri Tulungagung O. Penyelesaian Perselisihan Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Denda Q. Dokumen penunjang yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran prestasi pekerjaan: 1. Penyesuaian Harga P. Pembayaran berdasarkan cara tersebut di atas dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut: Prestasi pekerjaan yang dihasilkan pada pencapaian tersebut diatas dikurangi pengembalian uang muka secara proporsional. Pembayaran Prestasi Pekerjaan Pembayaran prestasi pekerjaan dilakukan dengan cara termin atau angsuran yaitu termin pertama prestasi pekerjaan mencapai 50%. Back Up data pekerjaan Tidak ada penyesuaian harga. 2. Laporan prestasi pekerjaan. termin kedua prestasi pekerjaan mencapai 100 %.

SPESIFIKASI TEKNIS PEKERJAAN DAN GAMBAR Terlampir. DAFTAR KUANTITAS DAN HARGA Terlampir.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . BAB XI.62 BAB X. Pokja Konstruksi ULP Kab.

63 BAB XII. Dikeluarkan di : _____________ Pada tanggal : _____________ [Bank] Pokja Konstruksi ULP Kab. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. 5. 3. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Sanggahan Banding tidak benar dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. BENTUK SURAT-SURAT JAMINAN Jaminan Sanggahan Banding dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN SANGGAHAN BANDING No. Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender. dari tanggal _____________________ s. BENTUK DOKUMEN LAIN A. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Sanggahan Banding tidak benar dari Penerima Jaminan dan pengenaan sanksi akibat Sanggahan Banding yang diajukan Yang Dijamin tidak benar.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . apabila: Nama : _____________________________ [peserta pelelangan] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata Sanggahan Banding yang diajukan tidak benar. 6.d. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________ [Pokja ULP] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp _____________________________________ (terbilang ________________________________________________________) sebagai Jaminan Sanggahan Banding dalam bentuk garansi bank. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________ . 4. ____________________ 2.

00 Untuk keyakinan.6000.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] ________________ [Nama dan Jabatan] Pokja Konstruksi ULP Kab.64 Materai Rp.

Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender. dari tanggal _____________________ s. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. Dikeluarkan di : _____________ Pada tanggal : _____________ Untuk keyakinan. 3. 5. lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa: a. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. 4. 6. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________ . Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.00 ________________ [Nama dan Jabatan] Pokja Konstruksi ULP Kab. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. Yang dijamin tidak menyelesaikan pekerjaan tersebut pada waktunya dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak. apabila: Nama : _____________________________ [nama penyedia] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Pemilihan yang diikuti oleh Yang Dijamin. Pemutusan kontrak akibat kesalahan Yang Dijamin. ____________________ 2.6000. b.d. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________ [nama PPK] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp _____________________________________ (terbilang ________________________________________________________) sebagai Jaminan Pelaksanaan dalam bentuk garansi bank. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini.65 Jaminan Pelaksanaan dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN PELAKSANAAN No. pemegang Garansi Bank disarankan untuk [Bank] mengkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] Materai Rp.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .

66 Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .

TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Pemenang Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No. __________________ Pokja Konstruksi ULP Kab. _____________ [alamat] sebagai Penjamin. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________ (terbilang __________________________________) Maka kami. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. _________________________ [alamat] sebagai Pemilik Pekerjaan. Pemutusan kontrak akibat kesalahan TERJAMIN. selanjutnya disebut TERJAMIN.00 _____________________ Untuk keyakinan. 4. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. 3. 2. bahwa kami: _____________________ [nama]. dan _____________________ [nama penerbit jaminan]. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. 7. Dengan ini dinyatakan. TERJAMIN tidak menyelesaikan pekerjaan tersebut pada waktunya dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _____________________ [nama PPK]. _______________ tanggal _____________________ Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ___________ sampai dengan tanggal __________ Jaminan ini berlaku apabila: a.67 Jaminan Pelaksanaan dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN PELAKSANAAN Nomor Jaminan: __________________ Nilai: ___________________ 1. pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke _____[Penerbit Jaminan] 6.6000. Dikeluarkan di _____________ pada tanggal _______________ TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . _____________ [alamat] sebagai Penyedia. 5. b.

68 Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .

lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa: Yang Dijamin tidak memenuhi kewajibannya melakukan pembayaran kembali Uang Muka yang sudah diterima Yang Dijamin kepada Penerima Jaminan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak. ____________________ 2. Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender. apabila: Nama : _____________________________ [nama penyedia] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan.6000. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tnggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. 4.69 Jaminan Uang Muka dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN UANG MUKA No. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas atau sisa Uang Muka yang belum dikembalikan Yang Dijamin dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .d. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________ [nama PPK] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp _____________________________________ (terbilang ________________________________________________________) sebagai Jaminan Uang Muka dalam bentuk garansi bank. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. Dikeluarkan di : _____________ Pada tanggal : _____________ [Bank] Materai Rp. dari tanggal _____________________ s. 6. 5.00 Untuk keyakinan. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________ . Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. 3. pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] ________________ [Nama dan Jabatan] Pokja Konstruksi ULP Kab.

Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata.6000. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Pemenang Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No. 7. selanjutnya disebut TERJAMIN. Dikeluarkan di _____________ pada tanggal _______________ TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp. Nilai: ___________________ Dengan ini dinyatakan. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. __________________ Pokja Konstruksi ULP Kab. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. dan _____________________ [nama penerbit jaminan]. 6. 5. _____________ [alamat] sebagai Penyedia.00 _____________________ Untuk keyakinan. _______________ tanggal _____________________ Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ___________ sampai dengan tanggal __________ Jaminan ini berlaku apabila: TERJAMIN tidak memenuhi kewajibannya melakukan pembayaran kembali kepada PENERIMA JAMINAN senilai Uang Muka yang wajib dibayar menurut Dokumen Kontrak. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas atau sisa Uang Muka yang belum dikembalikan TERJAMIN dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji.70 Jaminan Uang Muka dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN UANG MUKA Nomor Jaminan: __________________ 1. bahwa kami: _____________________ [nama]. _________________________ [alamat] sebagai Pemilik Pekerjaan. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _____________________ [nama PPK]. _____________ [alamat] sebagai Penjamin. pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke _____[Penerbit Jaminan] 2. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________ (terbilang __________________________________) Maka kami. 4.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . 3.

Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. 5. Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] : _____________ : _____________ [Bank] ________________ [Nama dan Jabatan] Pokja Konstruksi ULP Kab. dari tanggal _____________________ s. 4.6000.71 Jaminan Pemeliharaan dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN PEMELIHARAAN No. apabila: Nama : _____________________________ [nama penyedia] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. ____________________ 2. Dikeluarkan di Pada tanggal Materai Rp. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. 3. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. 6.d. lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa: Yang Dijamin tidak memenuhi kewajibannya melakukan pemeliharaan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________ . Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain.00 Untuk keyakinan. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________ [nama PPK] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp _____________________________________ (terbilang ________________________________________________________) sebagai Jaminan Pemeliharaan dalam bentuk garansi bank. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini.

selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________ (terbilang __________________________________) Maka kami. 4. 3.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . _______________ tanggal _____________________ Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ___________ sampai dengan tanggal __________ Jaminan ini berlaku apabila: TERJAMIN tidak memenuhi kewajibannya melakukan pemeliharaan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _____________________ [nama PPK]. _____________ [alamat] sebagai Penyedia. Untuk keyakinan. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. selanjutnya disebut TERJAMIN. pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke _____[Penerbit Jaminan] Dikeluarkan di _____________ pada tanggal _______________ PENJAMIN Materai Rp. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Pemenang Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No. 7.6000. _________________________ [alamat] sebagai Pemilik Pekerjaan.00 TERJAMIN _____________________ __________________ Pokja Konstruksi ULP Kab. 6. Nilai: ___________________ 2.72 Jaminan Pemeliharaan dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN PEMELIHARAAN Nomor Jaminan: __________________ 1. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. bahwa kami: _____________________ [nama]. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. _____________ [alamat] sebagai Penjamin. Dengan ini dinyatakan. dan _____________________ [nama penerbit jaminan]. 5. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful