DOKUMEN PENGADAAN

untuk Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Paket Pekerjaan

Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh

DINAS PERTANIAN KABUPATEN TULUNGAGUNG

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

2

BAB I. UMUM
A. Dokumen Pengadaan ini disusun berdasarkan Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang terakhir diubah dengan Peraturan Presiden No. 70 Tahun 2012 beserta petunjuk teknisnya serta ketentuan teknis operasional pengadaan barang/jasa secara elektronik. Dalam dokumen ini dipergunakan pengertian, istilah dan singkatan sebagai berikut: Pekerjaan Konstruksi HPS HEA Kemitraan/ Kerja Sama Operasi (KSO) LDP LDK Pokja ULP PPK SPPBJ SPMK TKDN PHO FHO LPSE : seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan pelaksanaan konstruksi bangunan atau pembuatan wujud fisik lainnya; : Harga Perkiraan Sendiri; : Harga Evaluasi Akhir; : kerja sama usaha antar penyedia yang masing-masing pihak mempunyai hak, kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan perjanjian tertulis;

B.

: Lembar Data Pemilihan; : Lembar Data Kualifikasi; : Pokja Konstruksi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Tulungagung, yang berfungsi untuk melaksanakan Pengadaan Pekerjaan Konstruksi; : Pejabat Pembuat Komitmen adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa; : Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa; : Surat Perintah Mulai Kerja; : Tingkat Komponen Dalam Negeri. : Serah Terima Pertama Pekerjaan/Provisional Hand Over : Penyerahan Akhir Pekerjaan setelah Masa Pemeliharaan berakhir/Final Hand Over. : Layanan Pengadaan Secara Elektronik adalah unit kerja K/L/D/I yang dibentuk untuk menyelenggarakan sistem pelayanan Pengadaan Barang/Jasa secara elektronik.

Aplikasi SPSE : Aplikasi perangkat lunak Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) berbasis web yang terpasang di server LPSE yang dapat diakses melalui website LPSE. Form Isian : Tampilan/antarmuka pemakai berbentuk grafis berisi komponen isian yang dapat Elektronik diinput oleh pengguna aplikasi. Form Isian : Form isian elektronik pada aplikasi SPSE yang digunakan penyedia barang/jasa Elektronik untuk menginputkan dan mengirimkan data kualifikasi. Data Kualifikasi E-Lelang : Proses pelelangan umum/terbatas/pemilihan langsung dengan tahapan sesuai Perpres 54/2010 dan perubahannya serta petunjuk teknisnya yang disesuaikan dengan teknis operasional pengadaan secara elektronik sebagaimana diatur dalam Perka 18/2012. Semua istilah “pelelangan” pada dokumen ini merujuk pada pengertian “e-lelang”.

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

3

C. Pemilihan Langsung dengan pascakualifikasi ini dibiayai dari sumber pendanaan sebagaimana tercantum dalam LDP. D. Pemilihan Langsung ini terbuka dan dapat diikuti oleh semua peserta yang berbentuk badan usaha atau kemitraan/KSO serta perorangan. E. Pokja ULP mengumumkan pelaksanaan Pemilihan Langsung dengan pascakualifikasi melalui website Pemerintah Daerah, papan pengumuman resmi untuk masyarakat dan Portal Pengadaan Nasional melalui LPSE.

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

tulungagung.tulungagung. Pokja Konstruksi ULP Kab. 5.go.go.Tulungagung. Tulungagung.tulungagung. Yani Timur No. Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tulungagung Jl A.id Jl.id.go. Dokumen pengadaan dapat diambil dalam bentuk softcopy dengan diunduh (download) melalui lpse. 0355-321220 3. PENGUMUMAN PEMILIHAN LANGSUNG DENGAN PASCAKUALIFIKASI PEMERINTAH KABUPATEN TULUNGAGUNG SEKRETARIAT DAERAH UNIT LAYANAN PENGADAAN TULUNGAGUNG ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------PENGUMUMAN PEMILIHAN LANGSUNG DENGAN PASCAKUALIFIKASI Nomor : 601.4 BAB II.308.go. Yani Timur no.000. Demikian disampaikan untuk menjadi perhatian. : Sekretariat Unit Layanan Pengadaan. 2. 6. 37 Tulungagung : www.1/01.tulungagung.id Peserta dapat melakukan pendaftaran secara langsung melalui website lpse. Jadwal Pengadaan Lihat pada lpse.go.id : lpse.05/KONSTRUKSI. 12 April 2013 Pokja Konstruksi ULP Kab.id.00 (Dua ratus lima puluh lima juta tiga ratus delapan ribu rupiah) Sumber pendanaan : APBD Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2013.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .EPROC/112/022/2013 Pokja Konstruksi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Tulungagung akan melaksanakan Pemilihan Langsung dengan pascakualifikasi untuk paket pekerjaan konstruksi sebagai berikut : 1.tulungagung. Persyaratan Peserta Perusahaan yang mempunyai kualifikasi pekerjaan tersebut : Kualifikasi : Kecil Bidang : Tata Lingkungan Sub Bidang : Pekerjaan Pengeboran Air Tanah Pelaksanaan Pengadaan Tempat dan alamat Website Website LPSE 4. 255. A. Paket Pekerjaan Nama paket pekerjaan : Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh Nilai total HPS : Rp. 37 – Tulungagung Telp.

1 Peserta dan pihak yang terkait dengan pengadaan ini berkewajiban untuk mematuhi etika pengadaan dengan tidak melakukan tindakan sebagai berikut: a.3 2. Kolusi. b. seperti digugurkan dari proses Pemilihan Langsung atau pembatalan penetapan pemenang.2 4. Penyedia yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. 1. gugatan secara perdata. b. c. Pengenaan sanksi dilaporkan oleh Pokja ULP kepada PA/KPA. dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan 4. Peserta kemitraan/KSO dilarang Kemitraan/Kerja Sama Operasi. membuat dan/atau menyampaikan dokumen dan/atau keterangan lain yang tidak benar untuk memenuhi persyaratan dalam Dokumen Pengadaan ini. 4. untuk mengubah Perjanjian 3. sanksi administratif. kemitraan/KSO atau peserta perorangan yang memenuhi kualifikasi.5 BAB III. Nama paket dan lingkup pekerjaan sebagaimana tercantum dalam LDP. Dalam hal peserta akan atau sedang melakukan kemitraan/KSO.1 Pemilihan Langsung penyedia pekerjaan konstruksi ini terbuka dan dapat diikuti oleh semua peserta yang berbentuk badan usaha. untuk memenuhi keinginan peserta yang bertentangan dengan Dokumen Pengadaan. Umum 1. pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang.3 4. dan/atau d.2 1.3 Pokja Konstruksi ULP Kab. 3. Larangan Korupsi.1 Pokja ULP mengumumkan kepada para peserta untuk menyampaikan penawaran atas paket pekerjaan konstruksi sebagaimana tercantum dalam LDP.1 dikenakan sanksi sebagai berikut: a. sehingga mengurangi / menghambat / memperkecil / meniadakan persaingan yang sehat dan/atau merugikan pihak lain. 3.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .2 3. Peserta yang menurut penilaian Pokja ULP terbukti melakukan tindakan sebagaimana dimaksud dalam pasal 4. Sumber Dana Peserta Pemilihan Langsung Pengadaan ini dibiayai dari sumber pendanaan sebagaimana tercantum dalam LDP. berusaha mempengaruhi anggota Pokja ULP dalam bentuk dan cara apapun. dan/atau peraturan perundang-undangan. INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) A. berdasarkan syarat umum dan syarat khusus kontrak dengan mutu sesuai spesifikasi teknis dan harga sesuai kontrak. c. sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam. melakukan persekongkolan dengan peserta lain untuk mengatur hasil Pemilihan Langsung. baik dengan perusahaan nasional maupun asing maka peserta harus memiliki Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi yang memuat persentase kemitraan/KSO dan perusahaan yang mewakili kemitraan/KSO tersebut. Lingkup Pekerjaan 1.

jumlah dan harga yang dilampirkan pada Dokumen Penawaran. Pegawai K/L/D/I dilarang menjadi peserta kecuali cuti diluar tanggungan K/L/D/I.3 6. ekspedisi. semaksimal mungkin menggunakan jasa pelayanan yang ada di dalam negeri. hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang dikendalikan. dan f. Peserta berkewajiban untuk menyampaikan penawaran yang mengutamakan material/ bahan produksi dalam negeri dan tenaga kerja Indonesia serta Pekerjaan Konstruksi yang dilaksanakan di Indonesia.1 Para pihak dalam melaksanakan tugas. c. komponen berupa bahan baku belum diproduksi di dalam negeri dan/atau spesifikasi teknis bahan baku yang diproduksi di dalam negeri belum memenuhi persyaratan. pengujian dan lainnya sedapat mungkin dilakukan di dalam negeri. e. baik secara langsung maupun tidak langsung. peserta diwajibkan membuat daftar Barang yang diimpor yang dilengkapi dengan spesifikasi teknis. pemilahan atau pembagian komponen harus benar-benar mencerminkan bagian atau komponen yang telah dapat diproduksi di dalam negeri dan bagian atau komponen yang masih harus diimpor. Pertentangan kepentingan sebagaimana dimaksud pada angka 5. pekerjaan pemasangan. e. penggunaan tenaga ahli asing dilakukan semata-mata untuk mencukupi kebutuhan jenis keahlian yang belum dapat diperoleh di Indonesia. konsultan perencana/ pengawas bertindak sebagai pelaksana Pekerjaan Konstruksi yang direncanakannya/diawasinya. disusun berdasarkan keperluan yang nyata. b.1 6. Dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi dimungkinkan menggunakan bahan baku. c. merangkap sebagai anggota Pokja ULP atau pejabat yang berwenang menetapkan pemenang Pelelangan.2 5. dan perangkat lunak yang tidak berasal dari dalam negeri (impor) dengan ketentuan: a. konsultan manajemen konstruksi berperan sebagai Konsultan Perencana dan/atau Konsultan Pengawas. kecuali dalam pelaksanaan Kontrak Pengadaan Pekerjaan Terintegrasi. pengurus koperasi pegawai dalam suatu K/L/D/I atau anak perusahaan pada BUMN/BUMD yang mengikuti Pengadaan dan bersaing dengan perusahaan lainnya. PPK dan/atau anggota Pokja ULP.6 5. dan diusahakan secara terencana untuk semaksimal mungkin terjadinya alih pengalaman/keahlian dari tenaga ahli asing tersebut ke tenaga Indonesia. dan pemeliharaan. baik langsung maupun tidak langsung mengendalikan atau menjalankan perusahaan peserta. 5. anggota direksi atau dewan komisaris merangkap sebagai anggota direksi atau dewan komisaris pada badan usaha lainnya yang menjadi peserta pada Pelelangan yang sama. angkutan. tenaga ahli. baik langsung maupun tidak langsung oleh pihak yang sama yaitu lebih dari 50% (lima puluh perseratus) pemegang saham dan/atau salah satu pengurusnya sama. b.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . dalam suatu badan usaha. f.1 antara lain meliputi: a. d. Pendayagunaan Produksi Dalam Negeri 6. menghindari dan mencegah pertentangan kepentingan para pihak yang terkait. d.2 Pokja Konstruksi ULP Kab. perbankan. pabrikasi. Larangan Pertentangan Kepentingan 5. fungsi dan perannya. dalam Pekerjaan Konstruksi. seperti jasa asuransi.

j. Petunjuk Pengisian Data Kualifikasi.4 9. b.1 7. Syarat-Syarat Umum Kontrak. Pengumuman. 7. Setiap peserta yang termasuk dalam kemitraan/KSO dilarang menjadi peserta baik secara sendiri maupun sebagai anggota kemitraan/KSO yang lain pada paket pekerjaan yang sama. e. k. Spesifikasi Teknis dan Gambar. Dokumen Kualifikasi meliputi: a.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Instruksi Kepada Peserta. 3) Jaminan Sanggahan Banding.7 6.2 8. Satu Penawaran Tiap Peserta 7. Bentuk Dokumen Lain: 1) SPPBJ. Kelalaian menyampaikan Dokumen Penawaran yang tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ini sepenuhnya merupakan risiko peserta. Setiap peserta. 3) Dokumen Penawaran Teknis. baik atas nama sendiri maupun sebagai anggota kemitraan/KSO hanya boleh memasukkan satu penawaran untuk satu paket pekerjaan. 5) Jaminan Uang Muka. Tata cara evaluasi kualifikasi. Pokja Konstruksi ULP Kab. barang/jasa tersebut belum dapat diproduksi/dihasilkan di dalam negeri. 4) Jaminan Pelaksanaan.3 8. Dokumen Pengadaan 8.1 Pengadaan 8. f. g. Umum. Daftar Kuantitas dan Harga. Lembar Data Pemilihan.2 B. Dokumen Pemilihan meliputi: a. i.3 Pengadaan barang/jasa impor dimungkinkan dalam hal: a. 2) SPMK. Isi Dokumen 8. Dokumen Pengadaan terdiri dari Dokumen Pemilihan dan Dokumen Kualifikasi. Lembar Data Kualifikasi. Pakta Integritas. Bahasa Dokumen Pengadaan Dokumen Pengadaan beserta seluruh korespondensi tertulis dalam proses Pengadaan menggunakan Bahasa Indonesia. Bentuk Dokumen Penawaran: 1) Surat Penawaran. 2) Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO) (apabila peserta berbentuk Kemitraan/KSO). Syarat-Syarat Khusus Kontrak. e. d. d. volume produksi dalam negeri tidak mampu memenuhi kebutuhan. c. c. dan/atau c. Bentuk Surat Perjanjian. Isian Data Kualifikasi. 4) Formulir Rekapitulasi Perhitungan TKDN. spesifikasi teknis barang yang diproduksi dan/atau kualifikasi teknis tenaga ahli dalam negeri belum memenuhi persyaratan. b. 6) Jaminan Pemeliharaan. h. b. Peserta berkewajiban memeriksa keseluruhan isi Dokumen Pengadaan ini.

Perubahan rancangan kontrak. Setiap Adendum yang ditetapkan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Pokja ULP melalui tim atau tenaga ahli pemberi penjelasan teknis yang ditunjuk dapat memberikan penjelasan lanjutan dengan cara melakukan peninjauan lapangan. harus mendapatkan persetujuan PPK sebelum dituangkan dalam Adendum Dokumen Pemilihan. Pokja ULP dapat mengumumkan Adendum Dokumen Pemilihan dengan cara mengunggah (upload) file adendum dokumen Pemilihan melalui aplikasi SPSE paling lambat 2 (dua) hari sebelum batas akhir pemasukan penawaran.5 10.4 11.1 10. Pemberian Penjelasan 10. Pokja ULP dapat menetapkan Adendum Dokumen Pengadaan.1 11. Apabila pada saat pemberian penjelasan terdapat hal-hal/ketentuan baru atau perubahan penting yang perlu ditampung.6 11. 10.3 10. Apabila diperlukan Pokja ULP dapat memberikan informasi yang dianggap penting terkait dengan dokumen pengadaan.3 11.7 Pokja Konstruksi ULP Kab. Apabila dipandang perlu.5 11. Apabila ketentuan baru atau perubahan penting tersebut tidak dituangkan dalam Adendum Dokumen Pemilihan. Biaya peninjauan lapangan ditanggung oleh peserta.2 11. Perubahan Dokumen Pengadaan 11. spesifikasi teknis. maka ketentuan baru atau perubahan tersebut dianggap tidak ada dan ketentuan yang berlaku adalah Dokumen Pemilihan awal. gambar dan/atau nilai total HPS. Jika dilaksanakan peninjauan lapangan dapat dibuat Berita Acara Pemberian Penjelasan Lanjutan dan diunggah melalui aplikasi SPSE. Pokja ULP dapat memberikan penjelasan (ulang).2 10.4 Pemberian penjelasan dilakukan secara online melalui aplikasi SPSE sesuai jadwal dalam aplikasi SPSE. Kumpulan tanya jawab pada saat pemberian penjelasan dalam aplikasi SPSE merupakan Berita Acara Pemberian Penjelasan (BAPP).7 11. berdasarkan informasi baru yang mempengaruhi substansi Dokumen Pengadaan. Setelah Pemberian Penjelasan dan sebelum batas akhir waktu pemasukan penawaran. Apabila Pokja ULP akan mengunggah (upload) file Adendum Dokumen Pemilihan kurang dari 2 (dua) hari sebelum batas akhir pemasukan penawaran. Apabila dipandang perlu.6 10. maka Pokja ULP menuangkan ke dalam Adendum Dokumen Pengadaan yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan. Peserta dapat mengunduh (download) Adendum Dokumen Pemilihan yang diunggah (upload) Pokja ULP pada aplikasi SPSE (apabila ada). Ketidakikutsertaan peserta pada saat pemberian penjelasan tidak dapat dijadikan dasar untuk menolak/menggugurkan penawaran. maka Pokja ULP wajib mengundurkan batas akhir pemasukan penawaran.8 10.

kapasitas. Dokumen Penawaran Dokumen Penawaran. dan 4) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan. dokumen penawaran teknis terdiri dari: 1) metode pelaksanaan pekerjaan. c.(apabila ada) g. surat kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan). b. surat Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (apabila peserta berbentuk Kemitraan/KSO). d) kesesuaian antara jangka waktu pelaksanaan pada jadwal dan kurva S yang tidak melebihi waktu yang dipersyaratkan didalam LDP. Formulir rekapitulasi perhitungan TKDN. analisa harga satuan pekerjaan. Dokumen penunjang yang berbahasa asing perlu disertai penjelasan dalam Bahasa Indonesia. Pokja ULP tidak bertanggung jawab atas kerugian apapun yang ditanggung oleh peserta.dan Pokja Konstruksi ULP Kab. b) kesesuaian jenis pekerjaan pada jadwal dengan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga serta urutan pekerjaan setiap tahap pada jadwal secara teknis dapat dilaksanakan. surat penawaran yang didalamnya mencantumkan.2 14.9 12.1 14. dengan ketentuan: a) penyusunan jadwal dengan menggunakan metode jaringan kerja (Network Diagram) yang berbentuk Diagram Balok (Gantt Chart) dalam format MS Project dengan ketentuan menyampaikan sub item pekerjaan sesuai mata pembayaran yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. Biaya dalam Penyiapan Penawaran 13. 15. komposisi dan jumlah peralatan. Penyiapan Dokumen Penawaran 13. c) penyusunan rencana progres pelaksanaan pekerjaan dalam bentuk kurva S dalam format MS Project/ MS Excel. maka yang berlaku adalah penjelasan dalam Bahasa Indonesia. Formulir Pra RK3K. Semua Indonesia. C. daftar kuantitas dan harga. 4) jenis. Tambahan Waktu Pemasukan Dokumen Penawaran Apabila adendum dokumen pengadaan mengakibatkan kebutuhan penambahan waktu penyiapan dokumen penawaran maka Pokja ULP memperpanjang batas akhir pemasukan penawaran. meliputi: a.2 14. 3) spesifikasi teknis. f. e. 6) bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan. d. 2) masa berlaku penawaran. 3) harga penawaran.3 Peserta menanggung semua biaya dalam penyiapan dan penyampaian penawaran. 5) daftar personil inti. 2) jadwal dan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan sampai dengan serah terima pertama Pekerjaan (PHO). Dalam hal terjadi perbedaan penafsiran.1 13. Bahasa Penawaran 14.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Dokumen Penawaran harus menggunakan Bahasa Dokumen penunjang yang terkait dengan Dokumen Penawaran dapat menggunakan Bahasa Indonesia atau bahasa asing. 1) tanggal. h.

korupsi.2 Data Kualifikasi. Pokja ULP dapat meminta kepada seluruh peserta secara tertulis untuk memperpanjang masa berlakunya penawaran tersebut dalam jangka waktu tertentu.1 Pakta integritas berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan dan akan melaporkan terjadinya kolusi. Masa Berlaku Penawaran dan Jangka Waktu Pelaksanaan 18. 16. Untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan lump sum dan harga satuan. peserta mencantumkan harga satuan dan harga total untuk tiap mata pembayaran/pekerjaan dalam Daftar Kuantitas dan Harga. Bentuk Dokumen Penawaran 19.10 i. menyetujui permintaan tersebut tanpa mengubah penawaran.4 19. dan pungutan lain serta biaya asuransi yang harus dibayar oleh penyedia untuk pelaksanaan paket pekerjaan konstruksi ini diperhitungkan dalam total harga penawaran. menolak permintaan tersebut dan dapat mengundurkan diri secara tertulis dengan tidak dikenakan sanksi.3 18. Jika harga satuan ditulis nol atau tidak dicantumkan maka pekerjaan dalam mata pembayaran tersebut dianggap telah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain dan pekerjaan tersebut tetap harus dilaksanakan. Pembayaran atas pelaksanaan pekerjaan dilakukan sesuai dengan cara sebagaimana tercantum dalam LDP dan diuraikan dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak.1 18.1 16. Semua Dokumen Penawaran disampaikan dalam bentuk softcopy berupa file yang telah dienkripsi melalui program LPSE. 20.2 18. kecuali untuk penyedia barang/jasa yang melakukan Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO).1 17. sebelum akhir masa berlakunya penawaran. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran 17. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. dan nepotisme (KKN). b. 21. Apabila evaluasi belum selesai dilaksanakan. bea. maka peserta telah menandatangani Pakta Integritas.1 19. Pengisian . Harga Penawaran 16. badan usaha yang ditunjuk mewakili Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO) wajib menyampaikan pakta integritas melalui fasilitas unggahan lainnya pada form isian elektronik data kualifikasi di aplikasi SPSE. retribusi.2 Dengan mendaftar sebagai peserta lelang pada suatu paket pekerjaan melalui aplikasi SPSE.2 18. 16. Pakta Integritas 20.3 17. Harga penawaran ditulis dengan jelas dalam angka dan huruf. Masa berlaku penawaran sesuai sebagaimana tercantum dalam LDP. Biaya overhead termasuk untuk penyelenggaraan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan keuntungan serta semua pajak. Semua harga dalam penawaran harus dalam bentuk mata uang sebagaimana tercantum dalam LDP.2 20.1 Peserta berkewajiban untuk menyetujui Pakta Integritas dan mengisi form Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 21. Peserta dapat: a. Dokumen kualifikasi disampaikan melalui program LPSE dan pendukung dokumen kualifikasi perusahaan disampaikan dengan pemindaian/scan program LPSE.

Penawaran teknis.2 23. Dilanjutkan dengan mengunggah file penawaran terenkripsi (*.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Penawaran Terlambat Penawaran harus disampaikan secara elektronik melalui aplikasi SPSE kepada Pokja ULP paling lambat pada waktu yang ditentukan oleh Pokja ULP Aplikasi SPSE menolak setiap file penawaran yang dikirimkan setelah batas akhir waktu pemasukan penawaran kirim. c. teknis dan harga dienkripsi menggunakan Apendo.1 File penawaran yang disampaikan oleh peserta terdiri dari 1 (satu) file penawaran yang telah disandikan/dienkripsi yang terdiri dari: a.rhs) hanya melalui aplikasi SPSE sesuai jadwal yang ditetapkan. 2) peserta mengunggah (upload) file penawaran administrasi. b. Peserta menyampaikan Dokumen Penawaran kepada Pokja ULP dengan ketentuan: a.1 D. Peserta dapat mengirimkan data kualifikasi secara berulang sebelum batas akhir waktu pemasukan Dokumen Penawaran. File penawaran disandikan/dienkripsi dengan Aplikasi Pengaman Dokumen (APENDO). Batas Akhir Waktu Pemasukan Penawaran 26. c.2 isian elektronik data kualifikasi dalam aplikasi SPSE. Pemasukan Dokumen Penawaran 23.rhs) melalui aplikasi SPSE sesuai jadwal yang ditetapkan. mengirimkan Data Kualifikasi melalui form isian elektronik data kualifikasi pada aplikasi SPSE.4 24. Jaminan penawaran tidak dipersyaratkan. Jaminan Penawaran 22.1 24. Peserta mengirimkan file penawaran yang telah disandikan/ dienkripsi melalui aplikasi SPSE. Untuk metode 1 (satu) file (sampul): 1) Setelah File penawaran administrasi. Pakta Integritas dan Data Kualifikasi dianggap telah disetujui dan ditandatangani oleh peserta pengadaan. 3) Peserta dapat mengunggah file penawaran secara berulang sebelum batas akhir waktu pemasukan Dokumen Penawaran. kecuali untuk penyedia barang/jasa yang melakukan Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO) Pakta Integritas dan Data Kualifikasi ditandatangani oleh pejabat yang menurut perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi berhak mewakili Kemitraan/KSO. Penawaran harga. Penyampaian Dokumen Penawaran 24. Data kualifikasi diinput dan dikirimkan melalui form isian elektronik data kualifikasi pada SPSE. 22. Penawaran administrasi.11 Dokumen Isian Kualifikasi 21. Pokja Konstruksi ULP Kab. Penyampulan dan Penandaan Sampul Penawaran 23. File penawaran terakhir akan menggantikan file penawaran yang telah terkirim sebelumnya 23. Data kualifikasi yang dikirmkan terakhir akan menggantikan data kualifikasi yang telah terkirim sebelumnya. Pertama-tama. b. teknis dan harga yang telah terenkripsi (*.3 23.2 25.

1 Pada tahap pembukaan penawaran. dilakukan pembetulan. Pembukaan dan Evaluasi Penawaran 27.2 27. jenis pekerjaan yang tidak tercantum dalam daftar kuantitas dan harga disesuaikan dengan jenis pekerjaan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan dan harga satuan pekerjaan dimaksud dianggap nol. Berdasarkan keterangan dari LPSE atau LKPP. b. hasil koreksi aritmatik pada bagian harga satuan dapat mengubah nilai total harga penawaran sehingga urutan peringkat dapat menjadi lebih tinggi atau lebih rendah dari urutan peringkat semula. Terhadap file penawaran yang tidak dapat dibuka (didekripsi). dengan ketentuan harga satuan pekerjaan yang ditawarkan tidak boleh diubah. Koreksi aritmatik sebelum dilakukan evaluasi penawaran dengan ketentuan: a.1 28.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 27. Apabila penawaran yang masuk kurang dari 3 (tiga) peserta maka pelelangan dinyatakan gagal Evaluasi penawaran dilakukan dengan sistem gugur.5 . Evaluasi Penawaran 28.3 27. maka Pokja ULP akan melanjutkan proses atas penawaran yang bersangkutan File yang dianggap sebagai penawaran adalah dokumen penawaran yang berhasil dibuka dan dapat dievaluasi yang sekurang-kurangnya memuat satu file: harga penawaran.12 E. Pokja ULP memasukan hasil koreksi aritmatik pada aplikasi SPSE Pokja Konstruksi ULP Kab. apabila file penawaran tidak dapat dibuka/didekripsi maka Pokja ULP dapat menetapkan bahwa file penawaran tersebut tidak memenuhi syarat sebagai penawaran dan penyedia barang/jasa yang mengirimkan file penawaran tersebut dianggap tidak memasukkan penawaran. Apabila dapat dibuka. jangka waktu penawaran. volume dan/atau jenis pekerjaan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga disesuaikan dengan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan.4 27. Pokja ULP menyampaikan file penawaran tersebut kepada LPSE untuk mendapat keterangan bahwa file yang bersangkutan tidak dapat dibuka dan bila dianggap perlu LPSE dapat menyampaikan file penawaran tersebut kepada LKPP. Pembukaan Penawaran 27. Total harga penawaran setelah koreksi aritmatik yang melebihi nilai total HPS dinyatakan gugur. c. dan e.4 28. Pokja ULP mengunduh ( download) dan melakukan dekripsi file penawaran dengan menggunakan Apendo sesuai waktu yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil koreksi aritmatik Pokja ULP menyusun urutan dari penawaran terendah. daftar kuantitas dan harga untuk kontrak harga satuan/gabungan.2 28.5 28. d. dan deskripsi/spesifikasi barang/jasa yang ditawarkan. jenis pekerjaan yang tidak diberi harga satuan dianggap sudah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain dan harga satuan pada daftar kuantitas dan harga tetap dibiarkan kosong.3 28. apabila terjadi kesalahan hasil perkalian antara volume dengan harga apabila terjadi kesalahan hasil perkalian antara volume dengan harga satuan pekerjaan.

13 28. evaluasi harga. dan/atau mengubah isi Dokumen Penawaran. Pokja ULP dilarang menambah. maka pelelangan dinyatakan gagal. apabila dalam evaluasi ditemukan bukti adanya persaingan usaha yang tidak sehat dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan) antara peserta. para pihak dilarang mempengaruhi atau melakukan intervensi kepada Pokja ULP selama proses evaluasi. penawaran yang memenuhi syarat adalah penawaran yang sesuai dengan ketentuan antara lain disampaikan oleh penawar yang berhak. Pokja ULP dan/atau PPK. harga satuan. dan/atau 2) penawaran dari peserta dengan persyaratan tambahan yang akan menimbulkan persaingan usaha tidak sehat dan/atau tidak adil diantara peserta yang memenuhi syarat. Pokja ULP melakukan evaluasi penawaran yang meliputi: a. f. 3) adanya keikutsertaan beberapa Penyedia Barang/Jasa yang berada dalam 1 (satu) kendali. antara lain: metode kerja. kualitas dan hasil/kinerja pekerjaan. mengganti dan/atau mengubah isi Dokumen Pengadaan ini.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 28. Pokja ULP dan/atau peserta dilarang menambah. untuk paket pekerjaan yang dilelangkan. b. Apabila setelah koreksi aritmatik terdapat kurang dari 3 (tiga) penawar yang menawar harga kurang dari HPS maka proses lelang tetap dilanjutkan dengan melakukan evaluasi penawaran. dan/atau spesifkasi barang yang ditawarkan (merk/tipe/jenis) dan/atau dukungan teknis.6 Pelaksanaan evaluasi dengan sistem gugur dilakukan oleh Pokja ULP untuk mendapatkan 3 (tiga) penawaran yang memenuhi syarat yang dimulai dengan penawaran terendah setelah koreksi aritmatik.9 . mengganti. e. maka: 1) peserta yang ditunjuk sebagai calon pemenang dan peserta lain yang terlibat dimasukkan ke dalam Daftar Hitam. alat. mengurangi. d. penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat adalah: 1) penyimpangan dari Dokumen Pengadaan ini yang mempengaruhi lingkup. Indikasi persekongkolan antar penyedia barang/jasa adalah terpenuhinya sekurang-kurangnya 2 (dua) indikasi dibawah ini: 1) Terdapat kesamaan dokumen teknis. Pokja Konstruksi ULP Kab. mengurangi. evaluasi teknis. pada waktu yang telah ditentukan. c. evaluasi administrasi. dan 3) apabila tidak ada peserta lain sebagaimana dimaksud pada angka 2). 2) proses evaluasi tetap dilanjutkan dengan menetapkan peserta lainnya yang tidak terlibat (apabila ada). c.8 28. memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan meliputi syarat administrasi.7 28. dengan tujuan untuk memenangkan salah satu peserta. dan d. syarat teknis dalam menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan dan harga yang wajar dapat dipertanggung jawabkan tanpa ada penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat. 2) seluruh penawaran dari Penyedia mendekati HPS. b. evaluasi kualifikasi Ketentuan umum dalam melakukan evaluasi sebagai berikut: a. bahan. g. analisa pendekatan teknis.

c) bertanggal.14 4) adanya kesamaan/kesalahan isi dokumen penawaran. 2) Jadwal waktu pelaksanaan. g). c). 5) Daftar personil inti yang akan ditempatkan secara penuh . dan jumlah peralatan . 6) Daftar bagian pekerjaan yang akan di subkontrakkan. Formulir rekapitulasi perhitungan TKDN(khusus untuk peserta yang tidak menyampaikan formulir TKDN. (2) apabila nilai yang tertulis dalam angka jelas sedangkan nilai dalam huruf tidak jelas. Rincian harga penawaran (daftar kuantitas dan harga).Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . maka nilai yang diakui adalah nilai yang tertulis dalam angka. maka nilai yang diakui adalah nilai yang tertulis dalam angka. Surat penawaran. (2) apabila nilai yang tertulis dalam angka jelas sedangkan nilai dalam huruf tidak jelas. Dokumen penawaran teknis : 1) Metode Pelaksanaan. f). 2) Surat penawaran memenuhi ketentuan sebagai berikut: a) jangka waktu berlakunya surat penawaran tidak kurang dari waktu sebagaimana tercantum dalam LDP dengan ketentuan: (1) apabila ada perbedaan nilai penulisan antara angka dan huruf maka yang diakui adalah tulisan huruf.10 Evaluasi Administrasi: a. Analisa Harga Satuan Pekerjaan. 3) Jenis. Surat Perjanjian / Kemitraan / Kerjasama Operasional (apabila ada). evaluasi terhadap data administrasi hanya dilakukan terhadap hal-hal yang tidak dinilai pada saat penilaian kualifikasi. maka penawaran dinyatakan gugur. d). 4) Spesifikasi teknis . e). antara lain kesamaan/kesalahan pengetikan. Surat Kuasa dari Direktur Utama/Pimpinan Perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan). dengan ketentuan: (1) apabila ada perbedaan nilai penulisan antara angka dan huruf maka yang diakui adalah tulisan huruf. b) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. 28. maka penawarannya tidak digugurkan dan nilai TKDN-nya dianggap nol). maka penawaran dinyatakan gugur. atau (3) apabila nilai dalam angka dan nilai yang tertulis dalam huruf tidak jelas. dan format penulisan. b). penawaran dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi. d) apabila terdapat kesalahan pada tanggal surat penawaran yang menyebabkan jangka waktu berlaku surat penawaran menjadi kurang dari waktu yang ditetapkan dalam LDP. Formulir Pra RK3K. b. h). apabila: 1) syarat-syarat substansial yang diminta berdasarkan Dokumen Pengadaan ini dipenuhi/dilengkapi : a). maka surat penawaran Pokja Konstruksi ULP Kab. Kapasitas. komposisi. susunan. atau (3) apabila nilai dalam angka dan nilai yang tertulis dalam huruf tidak jelas.

c) jenis dan jumlah peralatan minimal yang disediakan sebagaimana tercantum dalam LDP. d) spesifikasi teknis memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ini. penyusunan rencana progres pelaksanaan pekerjaan dalam bentuk kurva S dalam format MS Project/ MS Excel. f. maka pelelangan dinyatakan gagal. Metode pelaksanaan dilengkapi metode kerja untuk jenis-jenis pekerjaan utama dan pekerjaan penunjang atau pekerjaan sementara yang ikut menentukan keberhasilan pelaksanaan pekerjaan dan diyakini menggambarkan penguasaan penawar untuk melaksanakan pekerjaan. termasuk alasan ketidaklulusan peserta dalam evaluasi administrasi. Apabila terdapat hal yang meragukan dapat dilakukan klarifikasi untuk menegaskan bahwa K3 akan dilaksanakan.4. kesesuain jenis pekerjaan pada jadwal dengan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga serta urutan pekerjaan setiap tahap pada jadwal secara teknis dapat dilaksanakan. b.15 dinyatakan tidak memenuhi persyaratan administrasi. b) Penilaian jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan dilakukan atas: b.3. c. 28. penyusunan jadwal dengan menggunakan metode jaringan kerja (Network Diagram) yang berbentuk Diagram Balok (Gantt Chart) dalam format MS Project dengan ketentuan menyampaikan sub item pekerjaan sesuai mata pembayaran yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. e) personil inti yang akan ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan. e. unsur-unsur yang dievaluasi teknis sesuai dengan yang ditetapkan. apabila tidak ada peserta yang memenuhi persyaratan administrasi.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Pokja ULP memasukan hasil evaluasi administrasi pada aplikasi SPSE. kesesuaian antara jangka waktu pelaksanaan pada jadwal dan kurva S yang tidak melebihi waktu yang dipersyaratkan didalam LDP. b. b.2. f) bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP. g) Pra RK3K memenuhi persyaratan keselamatan dan kesehatan kerja yang akan dilakukan pada saat pelaksanaan pekerjaan konstruksi. 2) penilaian persyaratan teknis minimal dilakukan terhadap: a) metode pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan termasuk pengendalian terhadap risiko K3. apabila hanya ada 1 (satu) atau 2 (dua) peserta yang memenuhi persyaratan administrasi.11 Evaluasi Teknis: a. evaluasi teknis dilakukan dengan sistem gugur dengan ketentuan: 1) Pokja ULP menilai persyaratan teknis minimal yang harus dipenuhi dengan membandingkan pemenuhan persyaratan teknis sebagaimana tercantum dalam dokumen pengadaan ini. b. peserta yang memenuhi persyaratan administrasi dilanjutkan dengan evaluasi teknis. maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi teknis. Pokja ULP dapat melakukan klarifikasi terhadap hal-hal yang kurang jelas dan meragukan. g. tidak dapat menggugurkan teknis berdasarkan Pra RK3K Pokja Konstruksi ULP Kab. d.1.

7) dalam klarifikasi peserta tidak diperkenankan mengubah substansi penawaran. 28. a) sampai dengan f) maka penawaran dinyatakan tidak memenuhi persyaratan teknis. termasuk alasan ketidaklulusan peserta dalam evaluasi teknis. peralatan. e. jadwal waktu pelaksanaan. d). dilakukan klarifikasi. Pokja ULP dapat : a). maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi harga. 3) mata pembayaran yang harga satuannya nol atau tidak ditulis dilakukan klarifikasi dan kegiatan tersebut harus tetap dilaksanakan. Harga satuan penawaran tersebut dinyatakan timpang dan hanya berlaku untuk volume sesuai dengan Daftar Kuantitas dan Harga. dan b) apabila semua harga penawaran atau penawaran terkoreksi di atas nilai total HPS. apabila tidak ada peserta yang lulus evaluasi teknis maka pelelangan dinyatakan gagal. Dalam klarifikasi teknis ini. dinyatakan gugur. Selanjutnya meneliti dan melakukan analisis terhadap uraian Analisa Teknis Satuan Pekerjaan tersebut.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . 6) apabila dalam evaluasi teknis terdapat hal-hal yang kurang jelas atau meragukan. 4) Untuk menilai konsistensi dan kewajaran antara metode pelaksanaan. c. Pokja ULP memasukan hasil evaluasi teknis pada aplikasi SPSE. f. dan bahan(material konstruksi) terhadap jenis pekerjaan yang perlu dinilai konsistensinya. Pokja ULP dapat melakukan klarifikasi dengan menilai rincian/uraian Analisa Teknis Satuan Pekerjaan untuk pekerjaan utama meliputi komponen tenaga kerja. mengecek lokasi dan kondisi peralatan yang ditawarkan. meminta peserta untuk menjelaskan metode pelaksanaan pekerjaan. hal-hal lain yang kurang jelas atau meragukan. 2) harga satuan penawaran yang nilainya lebih besar dari 110% (seratus sepuluh perseratus) dari harga satuan yang tercantum dalam HPS. Harganya dianggap termasuk dalam harga satuan pekerjaan lainnya. penggunaan peralatan dan bahan (material konstruksi). apabila dinilai tidak konsisten dan/atau tidak wajar maka penawaran tidak memenuhi syarat dan dalam evaluasi penawaran harus dinyatakan gugur teknis. tenaga kerja. 4) untuk harga penawaran: Pokja Konstruksi ULP Kab. apabila peserta yang lulus evaluasi teknis kurang dari 3 (tiga). Unsur-unsur yang perlu dievaluasi adalah hal-hal yang pokok atau penting. b). Pokja ULP melakukan klarifikasi dengan peserta. dengan ketentuan: 1) total harga penawaran atau penawaran terkoreksi dibandingkan terhadap nilai total HPS: a) apabila total harga penawaran terkoreksi melebihi nilai total HPS. Hasil klarifikasi dapat menggugurkan penawaran. c).16 3) Apabila penawaran tidak memenuhi salah satu kriteria angka 2). meminta peserta untuk menghadirkan personil inti yang ditawarkan. 5) Pokja ULP dapat meminta uji mutu/teknis/fungsi untuk bahan/alat tertentu sebagaimana tercantum dalam LDP. maupun pencapaian produktivitas dan spesifikasi teknis. pelelangan dinyatakan gagal. d. peserta yang dinyatakan lulus evaluasi teknis dilanjutkan ke tahap evaluasi harga.12 Evaluasi Harga: a.

b) apabila peserta tersebut ditunjuk sebagai pemenang lelang.1 29. hasil/ kinerja dan diyakini tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan persyaratan/ ketentuan. e. maka penawaran dinyatakan gugur. Indikasi kerugian dan keuntungan diteliti dari data yang tercantum dalam analisa harga satuan pekerjaan dan rekapitulasi daftar kuantitas dan harga. sehingga akan menyebabkan terjadinya kerugian dibandingkan keuntungan yang akan diperoleh serta diperkirakan mempengaruhi lingkup. maka penawaran tidak memenuhi syarat dan dalam evaluasi penawaran harus dinyatakan gugur. 29. dan c) apabila peserta yang bersangkutan tidak bersedia menaikkan nilai Jaminan Pelaksanaan.3 Evaluasi dilakukan terhadap calon pemenang lelang serta calon pemenang cadangan 1 dan 2 apabila ada. maka dilakukan evaluasi kualifikasi terhadap penawar ranking berikutnya. kualitas. Dalam hal terdapat 2 (dua) calon pemenang memiliki harga penawaran yang sama. b. Pokja ULP menyusun urutan 3 (tiga) penawaran sebagai calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada). harus bersedia untuk menaikkan Jaminan Pelaksanaan menjadi 5% (lima perseratus) dari nilai total HPS. maka penawarannya digugurkan dan Jaminan Penawaran disita untuk negara serta dimasukkan dalam Daftar Hitam. atau c) apabila penawaran dalam angka dan huruf tidak jelas.17 a) apabila ada perbedaan antara penulisan nilai harga penawaran antara angka dan huruf maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan huruf. Apabila dalam evaluasi ditemukan bukti harga tidak wajar akibat terjadinya persaingan usaha tidak sehat dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan). dan bahan (material konstruksi) terhadap jenis pekerjaan utama yang perlu dinilai kewajarannya untuk diteliti dan dianalisa. Pokja Konstruksi ULP Kab. c. b) apabila penawaran dalam angka tertulis dengan jelas sedangkan dalam huruf tidak jelas. Dilakukan klarifikasi kewajaran harga dengan ketentuan sebagai berikut: 1) klarifikasi dalam hal penawaran Tingkat Komponen Dalam Negeri(TKDN) berbeda dibandingkan dengan perkiraan Pokja ULP. peralatan. d.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .2 29. Apabila hasil analisa mengindikasikan bahwa pekerjaan utama tidak dapat dilaksanakan dengan harga yang ditawarkan yang disebabkan harga penawaran di bawah harga pasar dan dapat dibuktikan. Evaluasi kualifikasi dilakukan dengan menggunakan metode penilaian sistem gugur. Evaluasi Kualifikasi 29. maka pelelangan dinyatakan gagal dan peserta yang terlibat dimasukkan dalam Daftar Hitam. maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan angka. 2) klarifikasi kewajaran harga apabila harga penawaran dibawah 80% (delapan puluh perseratus) HPS dengan ketentuan: a) menilai rincian/uraian Analisa Harga Satuan Pekerjaan Utama meliputi komponen tenaga kerja. maka Pokja ULP memilih peserta yang mempunyai kemampuan teknis lebih besar dan hal ini dicatat dalam Berita Acara. Apabila calon pemenang lelang serta pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada) tidak lulus evaluasi kualifikasi.

1 Peserta yang memasukkan dokumen penawaran secara lengkap dapat menyampaikan sanggahan secara elektronik melalui aplikasi SPSE atas penetapan pemenang kepada Pokja ULP dalam waktu 3 (tiga) hari kerja setelah pengumuman pemenang. memenuhi persyaratan administrasi. Penetapan Pemenang 31.5 F. Apabila hasil pembuktian kualifikasi ditemukan pemalsuan data.4 30. Sanggahan Pokja ULP menetapkan pemenang lelang berdasarkan urutan nilai penawaran yang paling rendah. Pembuktian kualifikasi dilakukan dengan cara melihat keaslian dokumen dari dokumen asli atau salinan dokumen yang sudah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang dan meminta salinan dokumen tersebut. Penetapan Pemenang. Apabila tidak ada calon pemenang yang lulus pembuktian kualifikasi. penyalahgunaan wewenang oleh Pokja ULP dan/atau pejabat yang berwenang lainnya. atau pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. Pokja ULP wajib memberikan jawaban secara elektronik melalui aplikasi SPSE atas semua sanggahan paling lambat 3 (tiga) hari kerja setelah menerima surat sanggahan.3 33.3 30. Pembuktian Kualifikasi 30. teknis dan harga. dan/atau c. 54 Tahun 2010 sebagaimana diubah terakhir dengan Peraturan Presiden No. 70 Tahun 2012 dan peraturan perundangundangan lainnya yang masih berlaku dan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan. badan usaha dan/atau pengurusnya dimasukkan dalam Daftar Hitam. 30.18 30. Dalam pembuktian kualifikasi harus dihadiri oleh penanggung jawab penawaran atau yang menerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya. b.2 Pembuktian kualifikasi terhadap peserta yang memenuhi persyaratan kualifikasi dilakukan setelah evaluasi kualifikasi. Pokja ULP melakukan klarifikasi dan/atau verifikasi kepada penerbit dokumen atau kepada tenaga ahli yang bersangkutan/dalam dokumen penawaran apabila diperlukan. Apabila sanggahan dinyatakan benar maka Pokja ULP menyatakan pelelangan gagal. maka peserta digugurkan.2 33. disertai bukti terjadinya penyimpangan. Pokja ULP mengumumkan pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada) melalui aplikasi SPSE dan papan pengumuman resmi untuk masyarakat 33.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 33. Pokja Konstruksi ULP Kab. 32.1 30. maka lelang dinyatakan gagal. penyimpangan terhadap ketentuan dan prosedur yang diatur dalam Peraturan Presiden No. Pengumuman Pemenang 33. atau kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik.4 . Sanggahan diajukan oleh peserta apabila terjadi penyimpangan prosedur meliputi: a. dengan tembusan disampaikan secara offlinekepada PPK dan APIP K/L/D/Isebagaimana tercantum dalam LDP. rekayasa tertentu sehingga menghalangi terjadinya persaingan usaha yang sehat.

5 Sanggahan yang disampaikan secara offline. apabila yang bersangkutan tidak bersedia ditunjuk karena masa penawarannya sudah tidak berlaku. tidak ada sanggahan dari peserta. dianggap sebagai pengaduan dan tetap harus ditindaklanjuti.1 34. paling lambat 3 (tiga) hari kerja setelah menerima jawaban sanggahan.6 G. dengan ketentuan: a. atau c. dengan ketentuan: a. Sanggahan banding menghentikan proses pelelangan. Penerima Jaminan Sanggahan Banding adalah Pokja ULP. Apabila pemenang yang ditunjuk mengundurkan diri.4 34. Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi sebagaimana tercantum dalam LDP. dengan tembusan kepada PPK. maka penunjukan pemenang dapat dilakukan kepada pemenang cadangan sesuai dengan urutan peringkat.2 34. b.1 Pokja ULP membuat dan mengunggah Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) ke dalam aplikasi SPSE dan menyampaikan kepada PPK sebagai dasar untuk menerbitkan Surat Penunjukan Penyedia/Jasa (SPPBJ) PPK menerbitkan SPPBJ apabila pernyataan peserta pada formulir isian kualifikasi masih berlaku. Sanggahan Banding 34.2 35.3 34. dan APIP K/L/D/I sebagaimana tercantum dalam LDP. dapat mengajukan sanggahan banding secara tertulis kepada Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi sebagaimana tercantum dalam LDP. Peserta yang akan melakukan Sanggahan Banding harus memberikan Jaminan Sanggahan Banding yang ditujukan kepada Pokja ULP sebesar 1% (satu perseratus) dari nilai total HPSdengan masa berlaku 5 (lima) hari kerja sejak tanggal pengajuan sanggahan banding.3 35. bukan kepada Pokja ULP atau disampaikan diluar masa sanggah. Penunjukan Pemenang Pengadaan 35. apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan masa penawarannya masih berlaku dengan alasan yang tidak dapat diterima secara obyektif oleh Pokja ULP. selama masa surat penawaran dan Jaminan Penawaran pemenang Pokja Konstruksi ULP Kab. wajib memberikan jawaban secara tertulis atas semua sanggahan banding paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah surat sanggahan banding diterima. sanggahan dan/atau sanggahan banding terbukti tidak benar. maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan dicairkan dan disetorkan sebagaimana tercantum dalam LDP. Penyedia yang ditunjuk wajib menerima keputusan tersebut. atau c. b. dianggap sebagai pengaduan dan ditindaklanjuti secara offline di luar aplikasi SPSE oleh pihak-pihak yang berwenang Peserta yang tidak sependapat dengan jawaban sanggahan dari Pokja ULP. Sanggahan banding yang disampaikan bukan kepada Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi sebagaimana tercantum dalam LDP atau disampaikan di luar masa sanggah banding. masa sanggah dan/atau masa sanggah banding berakhir.19 33.4 .5 34. apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan masa penawarannya masih berlaku dengan alasan yang dapat diterima secara obyektif oleh Pokja ULP. 34. Pokja ULP. Penunjukan Penyedia Barang/Jasa 35. maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan tidak boleh dicairkan. maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan dicairkan dan disetorkan sebagaimana tercantum dalam LDP serta dimasukkan dalam Daftar Hitam.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 35.

6 35. apabila: a. atau orang lain yang tidak berkepentingan sampai keputusan pemenang diumumkan. maka pelelangan dinyatakan gagal oleh PA/KPA setelah mendapat laporan dari PPK. SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah semua sanggahan dan sanggahan banding dijawab. Pokja ULP menyatakan pelelangan gagal.3 36. e. SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 6 (enam) hari kerja setelah pengumuman penetapan pemenang. Setiap usaha peserta lelang mencampuri proses evaluasi dokumen penawaran atau keputusan pemenang akan mengakibatkan ditolaknya penawaran yang bersangkutan.5 35.1 Gagal . konfirmasi. apabila tidak ada sanggahan.2 36. atau Pokja Konstruksi ULP Kab.4 36. Dalam SPPBJ disebutkan bahwa penyedia harus menyiapkan Jaminan Pelaksanaan sebelum penandatanganan kontrak.6 36.7 H. c. evaluasi. Jika diperlukan. b.7 Apabila semua pemenang yang ditunjuk mengundurkan diri. Pokja ULP menuangkan ke dalam BAHP segala hal terkait proses pemilihan penyedia/barang jasa secara elektronik yang tidak dapat diakomodir atau difasilitasi aplikasi SPSE.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 35.9 36. Evaluasi penawaran yang disimpulkan dalam Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) oleh Pokja ULP bersifat rahasia sampai dengan saat pengumuman pemenang. Pelelangan 37.20 cadangan masih berlaku atau sudah diperpanjang masa berlakunya. harga penawaran terendah terkoreksi lebih tinggi dari HPS. Proses evaluasi Dokumen Penawaran bersifat rahasia dan dilaksanakan oleh pokja ULP secara independen. Kontrak ditandatangani paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya SPPBJ. tidak ada penawaran yang lulus evaluasi penawaran. 54 Tahun 2010 dan Dokumen Pengadaan ternyata benar.1 36. klarifikasi. d. diganti atau ditimpa sampai dengan kontrak ditandatangani. sanggahan dari peserta atas kesalahan substansi Dokumen Pengadaan ternyata benar. file BAHP dapat diunggah secara berulang. 35.dan usulan calon pemenang tidak boleh diberitahukan kepada peserta. f. BAHP dan Kerahasiaan Proses 36. Informasi yang berhubungan dengan penelitian. sanggahan dari peserta atas pelaksanaan pelelangan yang tidak sesuai dengan ketentuan Peraturan Presiden No. jumlah peserta yang memasukan Dokumen Penawaran kurang dari 3 (tiga) peserta.8 35. dalam evaluasi penawaran ditemukan bukti/indikasi terjadi persaingan tidak sehat. Evaluasi penawaran yang disimpulkan dalam Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) oleh Pokja ULP bersifat rahasia sampai dengan saat pengumuman pemenang. Pelelangan Gagal 37.5 36.

maka Pokja ULP memberitahukan secara elektronik kepada peserta. c. maka Pokja ULP atau Pokja ULP lainnya yang ditugaskan meneliti dan menganalisis penyebab terjadinya pelelangan gagal. menentukan langkah selanjutnya. pelelangan ulang. 37. d. masa berlaku Jaminan Pelaksanaan sejak tanggal penandatanganan Kontrak sampai dengan serah terima pertama pekerjaan berdasarkan Kontrak (PHO) sebagaimana tercantum dalam LDP. pengaduan masyarakat adanya dugaan KKN yang melibatkan Pokja ULP dan/atau PPK ternyata benar. atau g. Surat Jaminan Pelaksanaan 38. sanggahan dari Penyedia Barang/Jasa atas kesalahan prosedur yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan ternyata benar. b. 37. KPA. nama PPK yang menerima Jaminan Pelaksanaan sama dengan nama PPK Pokja Konstruksi ULP Kab. perusahaan penjaminan atau perusahaan asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian (suretyship) yang sebagaimana ditetapkan oleh Menteri Keuangan.4 37. penghentian proses pelelangan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .21 g. b. f. Pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN yang melibatkan PA dan/atau KPA. atau d. Dokumen Pengadaan tidak sesuai dengan Peraturan Presiden No. besaran nilai Jaminan Pelaksanaan tidak kurang dari nilai jaminan yang ditetapkan. diterbitkan oleh Bank Umum (tidak termasuk bank perkreditan rakyat). e. Setelah pemberitahuan adanya pelelangan gagal. f. 54 Tahun 2010. 37. PPK dan/atau Pokja ULP.3 Kepala Daerah sebagaimana tercantum dalam LDP menyatakan pelelangan gagal. Setelah pelelangan dinyatakan gagal. ternyata benar. calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 mengundurkan diri. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan Pelelangan dinyatakan benar oleh pihak berwenang. ternyata benar. setelah dilakukan evaluasi dengan sengaja tidak hadir dalam klarifikasi dan/atau pembuktian kualifikasi. nama penyedia sama dengan nama yang tercantum dalam surat Jaminan Pelaksanaan.1 Surat Jaminan Pelaksanaan memenuhi ketentuan sebagai berikut: a. calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2. penyampaian ulang Dokumen Penawaran. b. KPA sebagaimana tercantum dalam LDP sependapat dengan PPK yang tidak bersedia menandatangani SPPBJ karena proses Pelelangan tidak sesuai dengan Peraturan Presiden No. Sanggahan banding dari peserta atas terjadinya pelanggaran prosedur dalam pelaksanaan pelelangan yang melibatkan PA. yaitu melakukan: a. apabila: a. c. Surat Jaminan Pelaksanaan 38. e. apabila: a. pelaksanaan Pelelangan tidak sesuai atau menyimpang dari Dokumen Pengadaan.5 I. atau b. besaran nilai Jaminan Pelaksanaan dicantumkan dalam angka dan huruf.2 KPA sebagaimana tercantum dalam LDP menyatakan pelelangan gagal. c. 54 Tahun 2010. d. evaluasi ulang.

Jaminan Pelaksanaan atas nama Kemitraan/KSO harus ditulis atas nama Kemitraan/KSO. g. Menetapkan urutan hirarki bagian-bagian Dokumen Kontrak dalam Surat Perjanjian.6 . dokumen lainnya seperti: jaminan-jaminan. SPPBJ.5 39.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 39. Kegagalan penyedia yang ditunjuk untuk menyerahkan Surat Jaminan Pelaksanaan dipersamakan dengan penolakan untuk menandatangani Kontrak. nilai Jaminan Pelaksanaan untuk harga penawaran atau penawaran terkoreksi diatas 80% (delapan puluh perseratus) nilai total HPS adalah sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai penawaran atau penawaran terkoreksi. h. j. maka berlaku urutan sebagai berikut: a. 39.2 38. Pokja Konstruksi ULP Kab. PPK dan penyedia tidak diperkenankan mengubah substansi Dokumen Pengadaan sampai dengan penandatanganan Kontrak. i. BAHP. surat penawaran berikut daftar kuantitas dan harga. syarat-syarat khusus kontrak. paket pekerjaan yang dijamin sama dengan paket pekerjaan yang tercantum dalam SPPBJ.4 39. Perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan dilakukan setelah mendapat persetujuan kontrak tahun jamak. atau b. nilai Jaminan Pelaksanaan untuk harga penawaran atau penawaran terkoreksi dibawah 80% (delapan puluh perseratus) nilai total HPS adalah sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai total HPS. alamat dan tanda tangan pihak penjamin.1 Sebelum penandatanganan kontrak PPK wajib memeriksa apakah pernyataan tanganan dalam Dokumen Isian Kualifikasi masih berlaku. kecuali perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan yang melewati batas tahun anggaran.3 39. Ketentuan lebih lanjut mengenai pencairan Surat Jaminan Pelaksanaan diatur dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak. dan i. maka penandatanganan kontrak tidak dapat dilakukan. spesifikasi khusus. c.2 Penandatanganan kontrak dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkan SPPBJ dan setelah penyedia menyerahkan Jaminan Pelaksanaan. Penanda39. Penandatanganan Kontrak 39. h. Jaminan Pelaksanaan harus dapat dicairkan tanpa syarat (unconditional) sebesar nilai jaminan dalam jangka waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah surat pernyataan wanprestasi dari PPK diterima oleh penerbit Jaminan. angka dan huruf serta membubuhkan paraf pada setiap lembar Dokumen Kontrak. Apabila salah satu pernyataan Kontrak tersebut sudah tidak dipenuhi. e. PPK dan penyedia wajib memeriksa konsep Kontrak meliputi substansi. redaksional. spesifikasi umum. adendum Surat Perjanjian (apabila ada). d. dengan maksud apabila terjadi pertentangan ketentuan antara bagian satu dengan bagian yang lain.3 yang menandatangan kontrak. 38. b. J. f. dengan ketentuan: a. dan memuat nama.22 g. gambar-gambar. bahasa. pokok perjanjian. syarat-syarat umum kontrak.

23

39.7

Banyaknya rangkap kontrak dibuat sesuai kebutuhan, yaitu: a. sekurang-kurangnya 2 (dua) Kontrak asli, terdiri dari: 1) kontrak asli pertama untuk PPK dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh penyedia; dan 2) kontrak asli kedua untuk penyedia dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh PPK; b. rangkap kontrak lainnya tanpa dibubuhi materai, apabila diperlukan. Pihak yang berwenang menandatangani kontrak atas nama penyedia adalah Direksi yang disebutkan namanya dalam Akta Pendirian/ Anggaran Dasar, yang telah didaftarkan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Pihak lain yang bukan Direksi atau yang namanya tidak disebutkan dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar sebagaimana dimaksud pada pasal 38.8, dapat menandatangani kontrak, sepanjang mendapat kuasa/pendelegasian wewenang yang sah dari Direksi atau pihak yang sah berdasarkan Akta Pendirian/Anggaran Dasar untuk menanda-tangani kontrak.

39.8

39.9

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

24

BAB IV. LEMBAR DATA PEMILIHAN (LDP)
A. Lingkup Pekerjaan 1. 2. Nama Pokja ULP : Pokja Konstruksi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Tulungagung. Alamat : Sekretariat ULP (Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tulungagung) Jl. A. Yani Timur No. 37, Tulungagung : www.tulungagung.go.id

Website

Website LPSE : lpse.tulungagung.go.id 3. 4. 5. B. Sumber Dana C. Pemberian Penjelasan Dokumen Pengadaan dan Peninjauan Lapangan D. Dokumen Penawaran 1. 2. Nama Paket Pekerjaan : Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh Lingkup pekerjaan meliputi Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh Jangka waktu penyelesaian pekerjaan : 90 (sembilan puluh) hari kalender Pekerjaan ini dibiayai dari sumber pendanaan : APBD Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2013. Pemberian Penjelasan Dokumen Pengadaan akan dilaksanakan melalui : LPSE dan jadwal sesuai dengan jadwal pada LPSE Peninjauan lapangan dilaksanakan apabila diminta oleh peserta.

1.

Daftar Personil Inti yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan:
No 1 1 2 3 Jabatan dlm Organisasi Pekerjaan 2 Pelaksana Juru Pengeboran Administrasi Jumlah minimal (orang) 3 1 1 1 Pendidika n Minimal 4 SMK Bangunan SMU/SMK sederajat SMU/SMK sederajat
Pengalaman minimal

Profesi/ keahlian dengan Sertifikat 6 SKT Pelaksana Bangunan Irigasi SKT Juru Pengeboran Air Tanah -

5 5 tahun 3 tahun

-

Keterangan: Dilampiri dengan hasil scan/copy ijazah dan SKA/SKT yang masih berlaku. 2. Daftar Peralatan Utama minimal yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan: No 1 Jenis Alat Dump Truck / Truck Jumlah 1 unit Kapasitas Minimal Keterangan Milik sendiri/ sewa

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

25

2 3 4

Pompa air Molen beton Mesin bor lengkap

1 unit 1 unit 1 set

-

Milik sendiri Milik sendiri Milik sendiri/sewa

Keterangan: Dilampiri dengan hasil scan/copy bukti kepemilikan untuk milik sendiri dan bukti perjanjian sewa atau dukungan alat untuk sewa. 3. E. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran F. Masa Berlakunya Penawaran G. Jaminan Penawaran H. Pemasukan Dokumen Penawaran I. Batas Akhir Waktu Penyampaian Penawaran J. Pembukaan Penawaran K. Sanggahan, Sanggahan Banding Dan Pengaduan 1. 2. Bagian Pekerjaan yang disubkontrakkan : tidak ada. Mata uang yang digunakan Rupiah Pembayaran dilakukan dengan cara angsuran (termin). Masa berlaku penawaran selama 60 (enam puluh) hari kalender sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran. Tidak dipersyaratkan. Lihat jadwal di LPSE

Lihat jadwal di LPSE

Lihat jadwal di LPSE 1. 2. Sanggahan disampaikan melalui aplikasi SPSE. Tembusan sanggahan ditujukan kepada: a. PPK b. PA/KPA c. Inspektorat Kab. Tulungagung Sanggahan Banding disampaikan diluar aplikasi SPSE (offline) ditujukan kepada Bupati Tulungagung Tembusan sanggahan banding ditujukan kepada: a. PPK b. Pokja Konstruksi ULP Kabupaten Tulungagung. c. Inspektorat Kab. Tulungagung Besarnya jaminan sanggahan banding sebesar 1% (satu perseratus) dari nilai total HPS

3. 4.

L. Jaminan Sanggahan Banding

1.

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

Pokja Konstruksi ULP Kab. 2.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Jaminan Pelaksanaan 1. Masa berlaku Jaminan Pelaksanaan selama 90 (sembilan puluh) hari kalender (unconditional) sejak penandatanganan kontrak.26 M. Jaminan Pelaksanaan dicairkan dan disetorkan pada Kas Daerah.

tulungagung. Alamat : Sekretariat ULP Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tulungagung Jl. pasal 23 bila ada transaksi. 5. LEMBAR DATA KUALIFIKASI (LDK) A. A. baik dilingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. 3. Persyaratan Kualifikasi 1. kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan. Memiliki kemampuan menyediakan personil inti sebagai berikut : No 1 1 2 3 Jabatan dlm Organisasi Pekerjaan 2 Pelaksana Juru Pengeboran Administrasi Jumlah minimal (orang) 3 1 1 1 Pendidika n Minimal 4 SMK Bangunan SMK Bangunan SMU/SMK sederajat Pengalaman minimal Profesi/ keahlian dengan Sertifikat 6 SKT Pelaksana Bangunan Irigasi SKT Juru Pengeboran Air Tanah - 5 5 tahun 3 tahun - Pokja Konstruksi ULP Kab. PPh pasal 25/29 dan PPN (bagi pengusaha kena pajak) bulan Desember 2012. Yani Timur No. Memiliki pengalaman pada bidang Tata Lingkungan. 7.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana.id Website Website LPSE : lpse. Memiliki Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBUJK) dan Izin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK) dengan sub bidang pekerjaan yang sesuai dan masih berlaku: Kualifikasi : Kecil Bidang : Tata Lingkungan Sub Bidang : Pekerjaan Pengeboran Air Tanah 2. 4.go. Menyampaikan surat pernyataan/ pengakuan tertulis bahwa perusahaan yang bersangkutan dan manajemennya atau peserta perorangan tidak dalam pengawasan pengadilan. Januari 2013 dan Februari 2013. Memperoleh paling sedikit 1 (satu) pekerjaan bagi penyedia dalam kurun waktu 4 tahun terakhir. 37. Peserta dapat mengganti persyaratan ini dengan menyampaikan Surat Keterangan Fiskal (SKF) sampai dengan bulan Februari 2013. Lingkup Kualifikasi Nama Pokja ULP : Pokja Konstruksi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Tulungagung.27 BAB V. Memiliki NPWP dan telah memenuhi kewajiban perpajakan tahun pajak terakhir (SPT Tahun 2011) serta memiliki laporan bulanan PPh pasal 21.id Nama Paket Pekerjaan : Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh B. 6.go.tulungagung. Tulungagung : www. Salah satu dan/atau semua pengurus dan badan usahanya atau perorangan tidak masuk dalam daftar hitam. tidak pailit.

yaitu: No 1 2 3 4 Jenis Alat Dump Truck / Truck Pompa air Molen beton Mesin bor lengkap Jumlah 1 unit 1 unit 1 unit 1 set Kapasitas Minimal Keterangan Milik sendiri/ sewa Milik sendiri Milik sendiri Milik sendiri/sewa Keterangan: Dilampiri dengan hasil scan/copy bukti kepemilikan untuk milik sendiri dan bukti perjanjian sewa atau dukungan alat untuk sewa.28 Keterangan: Dilampiri dengan hasil scan/copy ijazah dan SKA/SKT yang masih berlaku.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Pokja Konstruksi ULP Kab. yang diperhitungkan adalah SKP dari semua perusahaan yang bermitra/KSO. Mempunyai Sisa Kemampuan Paket (SKP). Memiliki surat keterangan dukungan keuangan dari bank pemerintah/swasta minimal 10 % (sepuluh perseratus) dari nilai total HPS.jumlah paket yang sedang dikerjakan KP = Kemampuan menangani paket pekerjaan untuk usaha kecil KP = 5 N = Jumlah paket pekerjaan terbanyak yang dapat ditangani pada saat bersamaan selama kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir. 10. dalam hal kemitraan/KSO. dengan ketentuan: a. SKP = KP . 9. 8. 11. b. Dalam hal melakukan kemitraan peserta wajib mempunyai surat perjanjian kerja sama operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan dan perusahaan yang mewakili kemiraan tersebut. Memiliki kemampuan untuk menyediakan fasilitas/peralatan/perlengkapan untuk melaksanakan pekerjaan konstruksi ini.

. Tulungagung di TULUNGAGUNG Perihal : Penawaran Pekerjaan …………... Jadwal Waktu Pelaksanaan... Penawaran ini sudah memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas... Sehubungan dengan pengumuman pendaftaran dan pengambilan Dokumen Pengadaan nomor:_________________ tanggal ______________ dan setelah kami pelajari dengan seksama Dokumen Pengadaan [serta adendum Dokumen Pengadaan]. 7. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN A. c... 4. apabila dipersyaratkan]... 3..... dan jumlah peralatan utama minimal yang dibutuhkan... 5... Dokumen penawaran teknis... (……………... 2.. kapasitas.. d.. Sesuai dengan persyaratan.... bersama Surat Penawaran ini kami lampirkan: Hasil pemindaian (scan)Jaminan Penawaran [atau asli]........ .... sebesar Rp_______________ (__________________________) termasuk PPN. Jenis.... Spesifikasi teknis... 1.......... Dengan disampaikannya Surat Penawaran ini.......... Penawaran ini berlaku selama ____ (__________________) hari kalender sejak tanggal surat penawaran ini... Kami akan melaksanakan pekerjaan tersebut dengan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama ……..... 6... Jl.. [Hasil pemindaian Surat perjanjian kemitraan/Kerja Sama Operasi. apabila ada]... komposisi.. Formulir rekapitulasi perhitungan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN)...... e.. Daftar Personil Inti.. Jabatan Pokja Konstruksi ULP Kab. Data kualifikasi yang dikirimkan melalui aplikasi SPSE [Dokumen lain yang dipersyaratkan]..... [Bagian Pekerjaan yang akan disubkontrakkan.. terdiri dari : a. f.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .. BENTUK SURAT PENAWARAN PESERTA BADAN USAHA/KEMITRAAN (KSO) CONTOH [Kop Surat Badan Usaha/Kemitraan (KSO)] Nomor Lampiran : : Kepada Yth... [Daftar Kuantitas dan Harga..29 BAB VI... b... maka kami menyatakan sanggup dan akan tunduk pada semua ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan. PT/CV/Firma/Kemitraan (KSO) ____________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] ..) hari kalender. apabila ada]..: Pokja .. Metoda Pelaksanaan.... dengan ini kami mengajukan penawaran untuk pekerjaan ………....

6. wajib bertanggung jawab baik secara bersama-sama atau masing-masing atas semua kewajiban sesuai ketentuan dokumen kontrak. Masing-masing peserta anggota kemitraan/KSO. Pembagian sharing dalam kemitraan/KSO ini tidak akan diubah baik selama masa penawaran maupun sepanjang masa kontrak. masing-masing anggota kemitraan/KSO akan melakukan pengawasan penuh terhadap semua aspek pelaksanaan dari perjanjian ini. DENGAN KESEPAKATAN INI semua anggota kemitraan/KSO membubuhkan tanda tangan di _________ pada hari __________ tanggal __________ bulan ____________. 2. Perjanjian ini berlaku sejak tanggal ditandatangani. perjanjian subkontrak. maka kami: ______________________________ [nama peserta 1] ______________________________ [nama peserta 2] ______________________________ [nama peserta 3] ______________________________ [dan seterusnya] bermaksud untuk mengikuti pelelangan dan pelaksanaan kontrak secara bersama-sama dalam bentuk kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO). Membentuk kemitraan/KSO dengan nama kemitraan/KSO adalah ________________ b. 9. Terlepas dari sharing yang ditetapkan di atas. keuntungan. surat-menyurat. Perjanjian ini secara otomatis menjadi batal dan tidak berlaku lagi bila pelelangan tidak dimenangkan oleh perusahaan kemitraan/KSO. Wewenang menandatangani untuk dan atas nama kemitraan/KSO diberikan kepada _________________________ [nama wakil peserta] dalam kedudukannya sebagai direktur utama/direktur pelaksana _________________________ [nama peserta 1] berdasarkan persetujuan tertulis dari seluruh anggota kemitraan/KSO. tahun ________________________ [Peserta 1] (_______________) [Peserta 3] (________________) [Peserta 2] (________________) [dst (________________)] Catatan: Surat Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi ini harus dibuat d iatas kertas segel Pokja Konstruksi ULP Kab. kecuali dengan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan persetujuan bersama secara tertulis dari masing-masing anggota kemitraan/KSO. Kami menyetujui dan memutuskan bahwa: 1. dan lain-lain.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . 7. c. daftar peralatan dan tenaga kerja. Keikutsertaan modal (sharing) setiap perusahaan dalam kemitraan/KSO adalah: _______________ [nama peserta 1] sebesar _____ % (___________ persen) _______________ [nama peserta 2] sebesar _____ % (___________ persen) _______________ [nama peserta 3] sebesar _____ % (___________ persen) _________________________________ [dst] 3. akan mengambil bagian sesuai sharing tersebut pada butir 2. 5. termasuk hak untuk memeriksa keuangan. perintah pembelian.30 BENTUK PERJANJIAN KEMITRAAN/KERJA SAMA OPERASI (KSO) CONTOH SURAT PERJANJIAN KEMITRAAN/ KERJA SAMA OPERASI (KSO) Sehubungan dengan pelelangan pekerjaan ________________ yang pembukaan penawarannya akan dilakukan di ________________ pada tanggal ________ 20__. Menunjuk ____________________________ [nama peserta 1] sebagai perusahaan utama (leading firm) untuk kemitraan/KSO dan mewakili serta bertindak untuk dan atas nama kemitraan/KSO. 8. 4. dalam hal pengeluaran. Perjanjian ini dibuat dalam rangkap ____ (_______) yang masing-masing mempunyai kekuatan hukum yang sama. Menyetujui apabila ditunjuk sebagai pemenang. dan kerugian dari kemitraan/KSO. Secara bersama-sama: a. tanda terima.

a) penyusunan jadwal dengan menggunakan metode jaringan kerja (Network Diagram) yang berbentuk Diagram Balok (Gantt Chart) dalam format MS Project dengan ketentuan menyampaikan sub item pekerjaan sesuai mata pembayaran yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. [Hal-hal lain yang dipersyaratkan]. bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan [sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP]. 4. serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan]. 3. 5.31 B.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Pokja Konstruksi ULP Kab. kapasitas. spesifikasi teknis. Contoh : b) c) kesesuain jenis pekerjaan pada jadwal dengan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga serta urutan pekerjaan setiap tahap pada jadwal secara teknis dapat dilaksanakan. Jika diperlukan. penyusunan rencana progres pelaksanaan pekerjaan dalam bentuk kurva S dalam format MS Project/MS Excel. komposisi dan jumlah peralatan minimal [sebagaimana tercantum dalam LDP]. 2. keterangan dapat dicantumkan dalam lembar tersendiri/tambahan] 1. jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan [tidak melampaui batas waktu sebagaimana tercantum dalam LDP]. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS Dokumen Penawaran Teknis [Cantumkan dan jelaskan secara rinci hal-hal berikut. personil inti yang akan ditempatkan secara penuh [sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP. jenis. Contoh : d) kesesuaian antara jangka waktu pelaksanaan pada jadwal dan kurva S yang tidak melebihi waktu yang dipersyaratkan didalam LDP. 6. dan 7. metoda pelaksanaan pekerjaan [diyakini menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan].

Alat Kerja / Fasilitas Kerja V. Sub Total Jasa C. Manajemen Proyek dan Perekayasaan IV. Sub Total Barang Jasa III. Jasa Umum B. Konstruksi dan Fabrikasi VI.Nilai Jasa Luar Negeri (8B) Nilai Gabungan Barang dan Jasa (9C) __________ [tempat].32 C.Nilai Barang Luar Negeri (3B) Nilai Gabungan Barang dan Jasa (9C) Nilai Jasa Total(8C) .Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Material Langsung (Bahan baku) II. Peralatan (Barang jadi) A. TOTAL Biaya (A + B) (1A) (2A) (3A) (1B) (2B) (3B) (1C) (2C) (3C) (1D) (2D) (3D) (1E) (2E) (3E) (1G) (2G) (3G) (4A) (5A) (6A) (7A) (8A) (9A) (4B) (5B) (6B) (7B) (8B) (9B) (4C) (5C) (6C) (7C) (8C) (9C) (4D) (5D) (6D) (7D) (8D) (9D) (4E) (5E) (6E) (7E) (8E) (9E) (4G) (5G) (6G) (7G) (8G) (9G) Formulasi perhitungan: % TKDN (Gabungan Barang dan Jasa) = Nilai Barang Total (3C) . __ [tanggal] __________ [bulan] 20__ [tahun] [tanda tangan] [nama wakil sah badan usaha/pemimpin kemitraan (KSO)] Pokja Konstruksi ULP Kab. BENTUK FORMULIR REKAPITULASI PERHITUNGAN TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN) FORMULIR REKAPITULASI PERHITUNGAN TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN) Nilai Gabungan Barang/Jasa (Rp) Uraian Pekerjaan DN (2) LN (3) Total Ribu Rp (4) % KDN (5) Barang/ Jasa (7) TKDN Gabungan (8) (1) Barang I.

pemenuhan persyaratan kualifikasi.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Januari 2013 dan Februari 2013. 11. baik di lingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. 5. atau peserta perorangan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana. Peserta dapat mengganti persyaratan ini dengan menyampaikan Surat Keterangan Fiskal (SKF) sampai dengan bulan Februari 2013. B. Memiliki pengalaman pada bidang Tata Lingkungan. Dokumen Kualifikasi yang akan dievaluasi harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: 1. 3. dalam hal peserta akan melakukan kemitraan/KSO: a. memperoleh paling sedikit 1 (satu) pekerjaan sebagai penyedia dalam kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir. evaluasi persyaratan pada angka 1 sampai dengan angka 10 dilakukan untuk setiap perusahaan yang melakukan kemitraan/KSO. memiliki izin usaha sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. SKP = KP – jumlah paket yang sedang dikerjakan KP = Kemampuan menangani paket pekerjaan untuk usaha kecil KP = 5 N = Jumlah paket pekerjaan terbanyak yang dapat ditangani pada saat bersamaan selama kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir. 9. peserta wajib mempunyai perjanjian Kerja Sama Operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan/KSO dan perusahaan yang mewakili kemitraan/KSO tersebut. 7. TATA CARA EVALUASI KUALIFIKASI A. pasal 23 bila ada transaksi. dengan ketentuan: a. 6. dan 2. b. memiliki kemampuan menyediakan fasilitas dan peralatan serta personil yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan. memiliki surat keterangan dukungan keuangan dari bank pemerintah/swasta untuk mengikuti pengadaan pekerjaan konstruksi paling kurang 10% (sepuluh perseratus) dari nilai total HPS.33 BAB VII. 8. mempunyai Sisa Kemampuan Paket (SKP). Memiliki NPWP dan telah memenuhi kewajiban perpajakan tahun pajak terakhir (SPT Tahun 2011) serta memiliki laporan bulanan PPh pasal 21. menyampaikan daftar perolehan pekerjaan yang sedang dikerjakan. kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan. yang diperhitungkan adalah SKP dari semua perusahaan yang bermitra/KSO. 2. b. salah satu dan/atau semua pengurus dan badan usahanya atau peserta perorangan tidak masuk dalam Daftar Hitam. 4. Pokja Konstruksi ULP Kab. 10. Pokja ULP memeriksa dan membandingkan persyaratan dan data isian peserta dalam Dokumen Isian Kualifikasi dalam hal: 1. tidak pailit. dalam hal kemitraan/KSO. menyampaikan pernyataan/pengakuan tertulis bahwa perusahaan yang bersangkutan dan manajemennya atau peserta perorangan tidak dalam pengawasan pengadilan. kelengkapan Dokumen Isian Kualifikasi. PPh pasal 25/29 dan PPN (bagi pengusaha kena pajak) bulan Desember 2012.

maka data yang kurang tidak dapat dilengkapi. Pokja Konstruksi ULP Kab. D. Evaluasi kualifikasi sudah merupakan kompetisi. Apabila ditemukan hal-hal dan/atau data yang kurang jelas maka Pokja ULP dapat meminta peserta untuk menyampaikan klarifikasi secara tertulis namun tidak boleh mengubah substansi formulir isian kualifikasi.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .34 C.

9 Kemitraan/KSO adalah kerja sama usaha antar penyedia baik penyedia nasional maupun penyedia asing. SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK (SSUK) A.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .13 Hari adalah hari kalender. 1. 1.5 Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan adalah Pokja ULP/pejabat yang ditetapkan oleh PA/KPA yang bertugas memeriksa dan menerima hasil pekerjaan.15 Direksi teknis adalah tim pendukung yang ditunjuk/ditetapkan oleh PPK untuk mengawasi pelaksanaan pekerjaan.11 Kontrak Pengadaan Barang/Jasa yang selanjutnya disebut Kontrak adalah perjanjian tertulis antara PPK dengan penyedia yang mencakup Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK) ini dan Syarat-Syarat Khusus Kontrak (SSKK) serta dokumen lain yang merupakan bagian dari kontrak.1 Pekerjaan Konstruksi adalah seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan pelaksanaan konstruksi bangunan atau pembuatan wujud fisik lainnya. kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan perjanjian tertulis.4 Pejabat Pembuat Komitmen yang selanjutnya disebut PPK adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Pekerjaan Konstruksi. 1.35 BAB VIII. 1. evaluasi.12 Nilai Kontrak adalah total harga yang tercantum dalam Kontrak. yang masing-masing pihak mempunyai hak. 1.14 Direksi lapangan adalah tim pendukung yang dibentuk/ditetapkan oleh PPK. 1. 1. 1. 1. Pokja Konstruksi ULP Kab. 1. Definisi Istilah-istilah yang digunakan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini harus mempunyai arti atau tafsiran seperti yang dimaksudkan sebagai berikut: 1.6 Aparat Pengawas Intern Pemerintah atau pengawas intern pada Institusi lain yang selanjutnya disebut APIP adalah aparat yang melakukan pengawasan melalui audit.10 Surat Jaminan yang selanjutnya disebut Jaminan.3 Kuasa Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut KPA adalah pejabat yang ditetapkan oleh PA untuk menggunakan APBN atau ditetapkan oleh Kepala Daerah untuk menggunakan APBD. 1. reviu. Ketentuan Umum 1.8 Subpenyedia adalah penyedia yang mengadakan perjanjian kerja dengan penyedia penanggung jawab kontrak. 1. untuk melaksanakan sebagian pekerjaan (subkontrak). terdiri dari 1 (satu) orang atau lebih. 1. yang dikeluarkan oleh Bank Umum/Perusahaan Penjaminan/Perusahaan Asuransi yang diserahkan oleh penyedia kepada PPK/Pokja ULP untuk menjamin terpenuhinya kewajiban penyedia. pemantauan dan kegiatan pengawasan lain terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi organisasi.2 Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut PA adalah pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran Kementerian/ Lembaga/Satuan Kerja Perangkat Daerah atau Pejabat yang disamakan pada Institusi lain Pengguna APBN/APBD. yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak untuk mengendalikan pelaksanaan pekerjaan.7 Penyedia adalah badan usaha atau orang perseorangan yang menyediakan Pekerjaan Konstruksi. adalah jaminan tertulis yang bersifat mudah dicairkan dan tidak bersyarat (unconditional). 1.

dihitung sejak tanggal penyerahan pertama pekerjaan sampai dengan tanggal penyerahan akhir pekerjaan.28 1. menjadi tidak berfungsi. Masa pemeliharaan adalah kurun waktu kontrak yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak.22 1.29 Daftar kuantitas dan harga (rincian harga penawaran) adalah daftar kuantitas yang telah diisi harga satuan dan jumlah biaya keseluruhannya yang merupakan bagian dari penawaran. dinyatakan dalam Berita Acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh PPK. Jadwal waktu pelaksanaan adalah jadwal yang menunjukkan kebutuhan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan.23 1. Personil inti adalah tenaga yang akan ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan sebagaimana tercantum dalam LDP serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan untuk melaksanakan pekerjaan. terdiri atas tahap pelaksanaan yang disusun secara logis.19 1. realistik dan dapat dilaksanakan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan dan diyakini menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan dengan tahap pelaksanaan yang sistimatis berdasarkan sumber daya yang dimiliki penawar.26 1. yang setelah diserahterimakan oleh penyedia kepada PPK dan terlebih dahulu diperiksa serta diterima oleh Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan.18 1. dari segi teknis.16 1. Pekerjaan utama adalah jenis pekerjaan yang secara langsung menunjang terwujudnya dan berfungsinya suatu konstruksi sesuai peruntukannya yang ditetapkan sebagaimana tercantum dalam LDP.25 1. Masa Kontrak adalah jangka waktu berlakunya Kontrak ini terhitung sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan masa pemeliharaan berakhir. manfaat.17 1. dikalkulasikan secara keahlian berdasarkan data yang dapat dipertanggungjawabkan serta digunakan oleh Pokja ULP untuk menilai kewajaran penawaran termasuk rinciannya. realistik dan dapat dilaksanakan. Metoda pelaksanaan pekerjaan adalah cara kerja yang layak. Tanggal penyelesaian pekerjaan adalah tanggal penyerahan pertama pekerjaan selesai.24 1.27 1. Tanggal mulai kerja adalah tanggal mulai kerja penyedia yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). Bagian pekerjaan yang disubkontrakkan adalah bagian pekerjaan bukan pekerjaan utama yang ditetapkan sebagaimana tercantum dalam LDP.36 1.21 1.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . keselamatan dan kesehatan kerja. yang pelaksanaannya diserahkan kepada penyedia lain dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK. baik secara keseluruhan maupun sebagian dan/atau tidak sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam kontrak. dan/atau keselamatan umum. Kegagalan Bangunan adalah keadaan bangunan. Harga Satuan Pekerjaan (HSP) adalah harga satu jenis pekerjaan tertentu per satu satuan tertentu. Harga Perkiraan Sendiri (HPS) adalah perhitungan perkiraan biaya pekerjaan yang disusun oleh PPK. Kegagalan Konstruksi adalah keadaan hasil pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi pekerjaan sebagaimana disepakati dalam kontrak baik sebagian maupun keseluruhan sebagai akibat kesalahan pengguna atau penyedia. Pokja Konstruksi ULP Kab.20 1. yang diterbitkan oleh PPK.

37 2. Bahasa dan Hukum 3. kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan hukum yang berlaku di Indonesia atau hukum yang berlaku di negara pemberi pinjaman/hibah (tergantung kesepakatan antara Pemerintah dan negara pemberi pinjaman/hibah). antara lain tempat material/bahan ditambang. Penyedia menjamin bahwa yang bersangkutan (termasuk semua anggota Kemitraan/KSO apabila berbentuk Kemitraan/KSO) dan Sub penyedianya (jika ada) tidak pernah dan tidak akan melakukan tindakan yang dilarang di atas. PPK yang terlibat dalam KKN dan penipuan dikenakan sanksi berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan. menawarkan. b. Jaminan Pelaksanaan dicairkan dan disetorkan sebagaimana ditetapkan dalam SSKK.2 4. atau diproduksi. dan d. Pengenaan sanksi administratif di atas dilaporkan oleh PPK kepada Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi lainnya. Penyedia harus menyampaikan asal material/bahan yang terdiri dari rincian komponen dalam negeri dan komponen impor.2 Pokja Konstruksi ULP Kab.3 4. Hukum yang digunakan adalah hukum yang berlaku di Indonesia.1 5. 3.4 4.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . pemutusan Kontrak. pengenaan daftar hitam. c. Penyedia yang menurut penilaian PPK terbukti melakukan laranganlarangan di atas dapat dikenakan sanksi-sanksi administratif oleh PPK sebagai berikut: a. b. Kolusi dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan 4.1 Bahasa kontrak harus dalam Bahasa Indonesia kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan Bahasa Indonesia dan bahasa nasional pemberi pinjaman/hibah tersebut dan/atau bahasa Inggris. mendorong terjadinya persaingan tidak sehat. 3.5 5. Berdasarkan etika pengadaan barang/jasa pemerintah. dilarang untuk: a. Asal Material/ Bahan 5. membuat dan/atau menyampaikan secara tidak benar dokumen dan/atau keterangan lain yang disyaratkan untuk penyusunan dan pelaksanaan Kontrak ini. Larangan Korupsi. c. sisa uang muka harus dilunasi oleh Penyedia. Penerapan SSUK diterapkan secara luas dalam pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi ini tetapi tidak dapat bertentangan dengan ketentuan-ketentuan dalam Dokumen Kontrak lain yang lebih tinggi berdasarkan urutan hierarki dalam Surat Perjanjian.2 4. Asal material/bahan merupakan tempat material/bahan diperoleh. tumbuh. menerima atau menjanjikan untuk memberi atau menerima hadiah atau imbalan berupa apa saja atau melakukan tindakan lainnya untuk mempengaruhi siapapun yang diketahui atau patut dapat diduga berkaitan dengan pengadaan ini.1 4.

Penyedia dilarang untuk mensubkontrakkan sebagian/seluruh pekerjaan utama dalam Kontrak ini. atau jika disampaikan melalui surat tercatat dan/atau faksimili ditujukan ke alamat yang tercantum dalam SSKK. permohonan.3 10. dan dianggap telah diberitahukan jika telah disampaikan secara langsung kepada wakil sah Para Pihak dalam SSUK. 10. Subpenyedia (jika ada).4 11. Subkontrak sebagian pekerjaan utama hanya diperbolehkan kepada Penyedia spesialis setelah persetujuan tertulis dari PPK. Penyedia berdasarkan Kontrak ini bertanggung jawab penuh terhadap personil dan subpenyedianya (jika ada) serta pekerjaan yang dilakukan oleh mereka. Korespondensi 6. Semua pemberitahuan. Pengalihan dan/atau Subkontrak 10. Penyedia Mandiri . Jika ketentuan di atas dilanggar maka Kontrak diputuskan dan Penyedia dikenakan sanksi sebagaimana diatur dalam SSKK.1 Semua korespondensi dapat berbentuk surat. Penyedia tetap bertanggung jawab atas bagian pekerjaan yang disubkontrakkan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 12.2 10. Pokja Konstruksi ULP Kab. bea.2 7. dan setiap dokumen yang disyaratkan atau diperbolehkan untuk dibuat berdasarkan Kontrak ini oleh PPK atau Penyedia hanya dapat dilakukan atau dibuat oleh pejabat yang disebutkan dalam SSKK. Penyedia diharapkan untuk melakukan pencatatan keuangan yang akurat dan sistematis sehubungan dengan pelaksanaan pekerjaan ini berdasarkan standar akuntansi yang berlaku. retribusi. e-mail dan/atau faksimili dengan alamat tujuan para pihak yang tercantum dalam SSKK. baik sebagai akibat peleburan (merger) maupun akibat lainnya. Pengalihan seluruh Kontrak hanya diperbolehkan dalam hal pergantian nama Penyedia. Semua pengeluaran perpajakan ini dianggap telah termasuk dalam Nilai Kontrak. Pengabaian hanya dapat mengikat jika dapat dibuktikan secara tertulis dan ditandatangani oleh Wakil Sah Pihak yang melakukan pengabaian. Wakil Sah Para Pihak Setiap tindakan yang disyaratkan atau diperbolehkan untuk dilakukan. atau persetujuan berdasarkan Kontrak ini harus dibuat secara tertulis dalam Bahasa Indonesia. Perpajakan 10. Penyedia tidak boleh diwakilkan. dan pungutan lain yang dibebankan oleh peraturan perpajakan atas pelaksanaan Kontrak ini. Penyedia.1 Penyedia dilarang untuk mengalihkan sebagian atau seluruh Kontrak ini. 8. Pembukuan 9.38 6. dan Personil yang bersangkutan berkewajiban untuk membayar semua pajak. Khusus untuk penyedia perseorangan. 6. Pengabaian Jika terjadi pengabaian oleh satu Pihak terhadap pelanggaran ketentuan tertentu Kontrak oleh Pihak yang lain maka pengabaian tersebut tidak menjadi pengabaian yang terus-menerus selama Masa Kontrak atau seketika menjadi pengabaian terhadap pelanggaran ketentuan yang lain.

Pelaksanaan. Pengawas Pekerjaan selalu bertindak untuk kepentingan PPK. Wakil Sah PPK dan/atau Pengawas Pekerjaan ke lokasi kerja dan lokasi lainnya dimana pekerjaan ini sedang atau akan dilaksanakan. Penemuanpenemuan 18. Pengawas Pekerjaan berkewajiban untuk mengawasi pelaksanaan pekerjaan. 14. 19.1 Selama berlangsungnya pelaksanaan pekerjaan. Semua gambar yang digunakan untuk mendapatkan Hasil Pekerjaan baik yang permanen maupun sementara harus mendapatkan persetujuan Pengawas Pekerjaan. Dalam melaksanakan kewajibannya.2 15.2 19. Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan 19. 17.39 13. PPK jika dipandang perlu dapat mengangkat Pengawas Pekerjaan yang berasal dari personil PPK atau konsultan pengawas. Persetujuan Pengawas Pekerjaan 15. Penyedia berkewajiban untuk menjamin akses PPK. Waktu pelaksanaan kontrak adalah jangka waktu yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak dihitung sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK.1 15. Jika tercantum dalam SSKK.2 16. Penyedia wajib memberitahukan kepada PPK dan kepada pihak yang berwenang semua penemuan benda/barang yang mempunyai nilai sejarah atau penemuan kekayaan di lokasi pekerjaan yang menurut peraturan perundang-undangan dikuasai oleh negara . Penyelesaian. 14. Kemitraan/KSO Kemitraan/KSO memberi kuasa kepada salah satu anggota yang disebut dalam Surat Perjanjian untuk bertindak atas nama Kemitraan/KSO dalam pelaksanaan hak dan kewajiban terhadap PPK berdasarkan Kontrak ini. Akses ke Lokasi Kerja B. Pengawasan Pelaksanaan Pekerjaan 14. Penyedia harus menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang ditentukan dalam SSKK.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .1 Kontrak ini berlaku efektif pada tanggal penandatanganan Surat Perjanjian oleh Para Pihak atau pada tanggal yang ditetapkan dalam SSKK.3 Pokja Konstruksi ULP Kab. Pengawas Pekerjaan dapat bertindak sebagai Wakil Sah PPK. Perintah Penyedia berkewajiban untuk melaksanakan semua perintah Pengawas Pekerjaan yang sesuai dengan kewenangan Pengawas Pekerjaan dalam Kontrak ini. penyedia bertanggung jawab secara penuh atas rancangan Hasil Pekerjaan Sementara. Jika dalam pelaksanaan pekerjaan ini diperlukan terlebih dahulu adanya Hasil Pekerjaan Sementara maka penyedia berkewajiban untuk menyerahkan spesifikasi dan gambar usulan Hasil Pekerjaan Sementara tersebut untuk disetujui oleh Pengawas Pekerjaan. Terlepas dari ada tidaknya persetujuan Pengawas Pekerjaan. Adendum dan Pemutusan Kontrak 19.

dan kondisi ini ditetapkan sebagai Peristiwa Kompensasi. Jika dalam pemeriksaan lapangan bersama ditemukan hal-hal yang dapat mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka perubahan tersebut harus dituangkan dalam adendum Kontrak. Persetujuan PPK terhadap program mutu tidak mengubah kewajiban kontraktual penyedia.6 .3 22. Program mutu disusun paling sedikit berisi: a. Jika penyerahan hanya dilakukan pada bagian tertentu dari lokasi kerja maka PPK dapat dianggap telah menunda pelaksanaan pekerjaan tertentu yang terkait dengan bagian lokasi kerja tersebut.1 Pelaksanaan Pekerjaan 20.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 20. Program mutu dapat direvisi sesuai dengan kondisi lokasi pekerjaan.1 21. Pemutakhiran program mutu harus mendapatkan persetujuan PPK. PPK menerbitkan SPMK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak tanggal penanda-tanganan kontrak. maka PPK dapat melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas penyedia dengan adendum kontrak. Penyedia berkewajiban untuk menyerahkan program mutu pada rapat persiapan pelaksanaan kontrak untuk disetujui oleh PPK.4 22. Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) 21.2 22. Program Mutu 22.2 20. termasuk perubahan terhadap urutan pekerjaan.1 22.2 22. pelaksana kerja.3 21.40 19. b. Pokja Konstruksi ULP Kab. prosedur pelaksanaan pekerjaan.5 22. jadwal pelaksanaan pekerjaan.1 PPK berkewajiban untuk menyerahkan keseluruhan lokasi kerja kepada penyedia sebelum SPMK diterbitkan. dan f. B. c. d. Hasil pemeriksaan dan penyerahan dituangkan dalam berita acara penyerahan lokasi kerja. informasi mengenai pekerjaan yang akan dilaksanakan. prosedur instruksi kerja. Penyerahan Lokasi Kerja 20. e. Dalam SPMK dicantumkan saat paling lambat dimulainya pelaksanaan kontrak oleh penyedia. Penyedia berkewajiban untuk memutakhirkan program mutu jika terjadi adendum Kontrak dan Peristiwa Kompensasi. Penyerahan dilakukan setelah sebelumnya dilakukan pemeriksaan lapangan bersama. organisasi kerja penyedia. Pemutakhiran program mutu harus menunjukkan perkembangan kemajuan setiap pekerjaan dan dampaknya terhadap penjadwalan sisa pekerjaan.4 Apabila penyedia berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal karena keadaan diluar pengendaliannya dan penyedia telah melaporkan kejadian tersebut kepada PPK.

Beberapa hal yang dibahas dan disepakati dalam rapat persiapan pelaksanaan kontrak meliputi: a.4 B. unsur perencanaan. mempersiapkan fasilitas seperti kantor. Apabila dalam pemeriksaan bersama mengakibatkan perubahan isi Kontrak. f. PPK bersama-sama dengan penyedia melakukan pemeriksaan lokasi pekerjaan dengan melakukan pengukuran dan pemeriksaan detail kondisi lokasi pekerjaan untuk setiap rencana mata pembayaran. penyusunan rencana dan pelaksanaan pemeriksaan lokasi pekerjaan.1 24. gudang. harus sudah menyelenggarakan rapat persiapan pelaksanaan kontrak.2 24. jadwal pelaksanaan pekerjaan. maka harus dituangkan dalam adendum Kontrak. dan/atau c. mendatangkan peralatan-peralatan terkait yang diperlukan dalam pelaksanaan pekerjaan. program mutu. mendatangkan personil-personil. Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak 23. dan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan program mutu.3 25. Apabila diperlukan.1 Selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak diterbitkannya SPMK dan sebelum pelaksanaan pekerjaan.3 25. organisasi kerja. PA/KPA dapat membentuk Pokja ULP/Pejabat Peneliti Pelaksana-an Kontrak atas usul PPK. Waktu Penyelesaian Pekerjaan . gedung laboratorium. Pemeriksaan Bersama 25. dan sebagainya. pada tahap awal pelaksanaan Kontrak.1 25. serta menyelesaikan pekerjaan selambat-lambatnya pada Tanggal Penyelesaian yang ditetapkan dalam SPMK. d. Hasil pemeriksaan bersama dituangkan dalam Berita Acara. c. bengkel.41 23. Untuk pemeriksaan bersama ini. jadwal pengadaan bahan/material. tata cara pengaturan pelaksanaan pekerjaan. dan unsur pengawasan. penyedia berkewajiban untuk memulai pelaksanaan pekerjaan pada Tanggal Mulai Kerja.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 26. Mobilisasi paling lambat harus sudah mulai dilaksanakan dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak diterbitkan SPMK.2 24. b. Pokja Konstruksi ULP Kab. yaitu: a. mobilisasi peralatan dan personil. 23. Mobilisasi peralatan dan personil dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. e. rumah. b.2 Pengendalian Waktu 26.2 25. Mobilisasi 24. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Personil dan/atau Peralatan ternyata belum memenuhi persyaratan Kontrak maka penyedia tetap dapat melanjutkan pekerjaan dengan syarat Personil dan/atau Peralatan yang belum memenuhi syarat harus segera diganti dalam jangka waktu yang disepakati bersama.1 Kecuali Kontrak diputuskan lebih awal. Mobilisasi dilakukan sesuai dengan lingkup pekerjaan. PPK bersama dengan penyedia.

Penundaan oleh Pengawas Pekerjaan 29. Denda atau ganti rugi tidak dikenakan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang.1 Pengawas Pekerjaan atau penyedia dapat menyelenggarakan rapat pemantauan. Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh Peristiwa Kompensasi maka PPK dikenakan kewajiban pembayaran ganti rugi. PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan memperpanjang Tanggal Penyelesaian Pekerjaan secara tertulis. Perpanjangan Tanggal Penyelesaian harus dilakukan melalui adendum Kontrak jika perpanjangan tersebut mengubah Masa Kontrak. dalam jangka waktu 21 (dua puluh satu) hari setelah penyedia meminta perpanjangan. Hasil rapat pemantauan akan dituangkan oleh Pengawas Pekerjaan dalam berita acara rapat. dan rekamannya diserahkan kepada PPK dan pihak-pihak yang menghadiri rapat.2 28.4 27.3 26. Peringatan Dini 30. 26.42 26.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 29. PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan harus telah menetapkan ada tidaknya perpanjangan dan untuk berapa lama. Pengawas Pekerjaan dapat memutuskan baik dalam rapat atau setelah rapat melalui pernyataan tertulis kepada semua pihak yang menghadiri rapat. Perpanjangan Waktu 27.3 30.2 Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau Peristiwa Kompensasi atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia dikenakan denda. 29.1 . Mengenai hal-hal dalam rapat yang perlu diputuskan. Setiap perintah penundaan ini harus segera ditembuskan kepada PPK. Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam Pasal ini adalah tanggal penyelesaian semua pekerjaan. Jika penyedia lalai untuk memberikan peringatan dini atas keterlambatan atau tidak dapat bekerja sama untuk mencegah keterlambatan maka keterlambatan seperti ini tidak dapat dijadikan alasan untuk memperpanjang Tanggal Penyelesaian. Penyedia berkewajiban untuk memperingatkan sedini mungkin Pengawas Pekerjaan atas peristiwa atau kondisi tertentu yang dapat mempengaruhi mutu pekerjaan.1 27. dan meminta satu sama lain untuk menghadiri rapat tersebut. menaikkan Nilai Kontrak atau Pokja Konstruksi ULP Kab. Rapat Pemantauan Pengawas Pekerjaan dapat memerintahkan secara tertulis penyedia untuk menunda pelaksanaan pekerjaan. Rapat pemantauan diselenggarakan untuk membahas perkembangan pekerjaan dan perencanaaan atas sisa pekerjaan serta untuk menindaklanjuti peringatan dini.2 29. Jika terjadi Peristiwa Kompensasi sehingga penyelesaian pekerjaan akan melampaui Tanggal Penyelesaian maka penyedia berhak untuk meminta perpanjangan Tanggal Penyelesaian berdasarkan data penunjang.

31. penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan akhir pekerjaan. atas perintah PPK.2 31. Pokja Konstruksi ULP Kab.8 31. penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan pekerjaan. 30.9 31. Serah Terima Pekerjaan 31. penyedia wajib memperbaiki/menyelesaikannya. PPK wajib melakukan pembayaran sisa nilai kontrak yang belum dibayar atau mengembalikan Jaminan Pemeliharaan.1 Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus). Pengawas Pekerjaan dapat memerintahkan penyedia untuk menyampaikan secara tertulis perkiraan dampak peristiwa atau kondisi tersebut di atas terhadap Nilai Kontrak dan Tanggal Penyelesaian. B. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan. PPK menerima penyerahan akhir pekerjaan setelah penyedia melaksanakan semua kewajibannya selama masa pemeliharaan dengan baik.3 Penyelesaian Kontrak 31. maka PPK berhak menggunakan uang retensi untuk membiayai perbaikan/pemeliharaan atau mencairkan Jaminan Pemeliharaan.4 31. Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia.3 31. PPK menugaskan Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan.43 menunda penyelesaian pekerjaan. Pernyataan perkiraan ini harus sesegera mungkin disampaikan oleh penyedia. Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan.2 Penyedia berkewajiban untuk bekerja sama dengan Pengawas Pekerjaan untuk mencegah atau mengurangi dampak peristiwa atau kondisi tersebut. sedangkan yang 5% (lima perseratus) merupakan retensi selama masa pemeliharaan. Pembayaran dilakukan sebesar 95% (sembilan puluh lima perseratus) dari nilai kontrak. PPK menerima penyerahan pertama pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Kontrak dan diterima oleh Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. Penyedia wajib memelihara hasil pekerjaan selama masa pemeliharaan sehingga kondisi tetap seperti pada saat penyerahan pertama pekerjaan. atau pembayaran dilakukan sebesar 100% (seratus perseratus) dari nilai kontrak dan penyedia harus menyerahkan Jaminan Pemeliharaan sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak.6 31. Apabila penyedia tidak melaksanakan kewajiban pemeliharaan sebagaimana mestinya.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Setelah masa pemeliharaan berakhir.5 31.10 Jika Hasil Pekerjaan berupa bangunan maka umur konstruksi bangunan ditetapkan dalam SSKK.7 31.

maka PPK bersama penyedia dapat melakukan perubahan kontrak yang meliputi antara lain : a. PPK berhak menahan uang retensi atau Jaminan Pemeliharaan.2 Kontrak hanya dapat diubah melalui adendum kontrak. melaksanakan pekerjaan tambah yang belum tercantum dalam kontrak yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan. Perintah perubahan pekerjaan dibuat oleh PPK secara tertulis kepada penyedia kemudian dilanjutkan dengan negosiasi teknis dan harga dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam kontrak awal.4 Adendum 34.1 . c. c. Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PPK atas Pokja Konstruksi ULP Kab. mengubah spesifikasi teknis dan gambar pekerjaan sesuai dengan kebutuhan lokasi pekerjaan. Hasil negosiasi tersebut dituangkan dalam Berita Acara sebagai dasar penyusunan adendum kontrak. 33. Perubahan Kontrak 34. menambah atau mengurangi volume pekerjaan yang tercantum dalam kontrak.3 35. perubahan pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak. b. 33. Pekerjaan tambah harus mempertimbangkan tersedianya anggaran dan paling tinggi 10% (sepuluh perseratus) dari nilai kontrak awal. PA/KPA dapat membentuk Pokja ULP/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak atas usul PPK. perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan pekerjaan. meliputi: a.3 35. Apabila penyedia tidak memberikan pedoman pengoperasian dan perawatan. b. perubahan pelaksanaan pekerjaan dan/atau penyesuaian harga.2 35. Pengambilalihan PPK akan mengambil alih lokasi dan hasil pekerjaan dalam jangka waktu tertentu setelah dikeluarkan surat keterangan selesai/pengakhiran pekerjaan.1 34. Perubahan Lingkup Pekerjaan 35. Apabila terdapat perbedaan yang signifikan antara kondisi lokasi pekerjaan pada saat pelaksanaan dengan gambar dan spesifikasi yang ditentukan dalam Dokumen Kontrak.1 33. mengurangi atau menambah jenis pekerjaan.4 36. Perubahan Jadwal 36.1 35. Pedoman Pengoperasian dan Perawatan B.44 32.2 Penyedia diwajibkan memberikan petunjuk kepada PPK tentang pedoman pengoperasian dan perawatan sesuai dengan SSKK. dan/atau d. Perubahan Kontrak bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh para pihak.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 34. Untuk kepentingan perubahan kontrak. perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan.

gangguan industri lainnya sebagaimana dinyatakan melalui keputusan bersama Menteri Keuangan dan menteri teknis terkait. bencana sosial.4 36. d.4 37. e. tidak dikenakan sanksi. PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan atas kontrak setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia. pemogokan. Kontrak ini akan dihentikan sementara hingga Keadaan Kahar berakhir dengan ketentuan. Persetujuan perpanjangan waktu pelaksanaan dituangkan dalam adendum kontrak.1 37.2 Waktu penyelesaian pekerjaan dapat diperpanjang sekurangkurangnya sama dengan waktu terhentinya kontrak akibat keadaan kahar atau waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan pada pasal 39. kebakaran.3 36. bencana alam.1.2 37. Penyedia berhak untuk menerima pembayaran sesuai dengan prestasi atau kemajuan pelaksanaan pekerjaan yang telah dicapai. 36.5 Keadaan Kahar 37. c. Jika selama masa Keadaan Kahar PPK memerintahkan secara Pokja Konstruksi ULP Kab.5 37. dan/atau e. d.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 37. b. Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat Keadaan Kahar yang dilaporkan paling lambat 14 (empat belas) hari sejak terjadinya Keadaan Kahar.6 . masalah yang timbul di luar kendali penyedia. keterlambatan yang disebabkan oleh PPK. keadaan kahar. Pada saat terjadinya Keadaan Kahar. dengan menyertakan pernyataan Keadaan Kahar dari pejabat yang berwenang. sehingga kewajiban yang ditentukan dalam Kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi. b. perubahan disain. Yang digolongkan Keadaan Kahar meliputi: a. bencana non alam. pekerjaan tambah. PPK dapat menugaskan Pokja ULP/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak untuk meneliti kelayakan usulan perpanjangan waktu pelaksanaan.3 37. Keadaan Kahar suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak dan tidak dapat diperkirakan sebelumnya. Apabila terjadi Keadaan Kahar. 36. c.45 Pelaksanaan Pekerjaan pertimbangan yang layak dan wajar untuk hal-hal sebagai berikut: a. Jangka waktu yang ditetapkan dalam Kontrak untuk pemenuhan kewajiban Pihak yang tertimpa Keadaan Kahar harus diperpanjang sekurang-kurangnya sama dengan jangka waktu terhentinya Kontrak akibat Keadaan Kahar. maka penyedia memberitahukan kepada PPK paling lambat 14 (empat belas) hari sejak terjadinya Keadaan Kahar.5 B. dan/atau f.

1 38. penyedia terbukti melakukan KKN. PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SSKK. Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. B. Penggantian biaya ini harus diatur dalam suatu adendum Kontrak. dan selanjutnya menjadi hak milik PPK.3 38. Pengawas Pekerjaan memerintahkan penyedia untuk menunda pelaksanaan atau kelanjutan pekerjaan. j. biaya langsung pengadaan Bahan dan Perlengkapan untuk pekerjaan ini. penyedia tidak mempertahankan keberlakuan Jaminan Pelaksanaan. d. penyedia berada dalam keadaan pailit. Bahan dan Perlengkapan ini harus diserahkan oleh Penyedia kepada PPK. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. i.46 tertulis kepada Penyedia untuk meneruskan pekerjaan sedapat mungkin maka Penyedia berhak untuk menerima pembayaran sebagaimana ditentukan dalam Kontrak dan mendapat penggantian biaya yang wajar sesuai dengan yang telah dikeluarkan untuk bekerja dalam situasi demikian. kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang. tidak memulai pelaksanaan pekerjaan. biaya langsung pembongkaran dan demobilisasi Hasil Pekerjaan Sementara dan Peralatan. h. Pemutusan kontrak dapat dilakukan oleh pihak penyedia atau pihak PPK. f. dan perintah tersebut tidak ditarik selama 28 (dua puluh delapan) hari. pengaduan tentang penyimpangan prosedur. dan/atau k. e. g.2 Penghentian kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar. b. penyedia menghentikan pekerjaan selama 28 (dua puluh delapan) hari dan penghentian ini tidak tercantum dalam program mutu serta tanpa persetujuan Pengawas Pekerjaan. maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai. biaya langsung demobilisasi Personil. termasuk: a. c. b. Penghentian dan Pemutusan Kontrak 38.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 38. Dalam hal kontrak dihentikan. penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya dan tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. c.4 . penyedia tanpa persetujuan Pengawas Pekerjaan. Pokja Konstruksi ULP Kab.6 Penghentian dan Pemutusan Kontrak 38. penyedia selama Masa Kontrak gagal memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh PPK. denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari nilai Kontrak dan PPK menilai bahwa Penyedia tidak akan sanggup menyelesaikan sisa pekerjaan. pemutusan Kontrak melalui pemberitahuan tertulis dapat dilakukan apabila: a.

c. maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundang-undangan. e. Perlengkapan. mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan PPK. Peralatan. b. angkutan ke atau dari lapangan. f. c.6 39. akurat dan penuh tanggung jawab dengan menyediakan tenaga kerja. meliputi: 40. Jaminan Pelaksanaan dicairkan. Peninggalan Semua Bahan. Hasil Pekerjaan Sementara yang masih berada di lokasi kerja setelah pemutusan Kontrak akibat kelalaian atau kesalahan penyedia. Pengambilan kembali semua peninggalan tersebut oleh penyedia hanya dapat dilakukan setelah mempertimbangkan kepentingan PPK.1 Hak dan kewajiban PPK: a. memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh penyedia untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak.5 Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena kesalahan penyedia: a. meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh penyedia. dan d. Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan prosedur. peralatan. C. berhak meminta fasilitas-fasilitas dalam bentuk sarana dan prasarana dari PPK untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada PPK.47 38.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 40. melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. Hak dan Kewajiban Para Pihak 40. dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh PPK tanpa kewajiban perawatan. melakukan KKN dan/atau pelanggararan persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan. membayar pekerjaan sesuai dengan harga yang tercantum dalam kontrak yang telah ditetapkan kepada penyedia. b. Pokja Konstruksi ULP Kab. dan/atau d. menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang telah ditentukan dalam kontrak. sisa Uang Muka harus dilunasi oleh penyedia atau Jaminan Uang Muka dicairkan. Hak dan kewajiban penyedia: a. b. d. 38. penyelesaian dan perbaikan pekerjaan yang dirinci dalam kontrak. dan segala pekerjaan permanen maupun sementara yang diperlukan untuk pelaksanaan. penyedia membayar denda. c.2 . melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan secara cermat. Hak dan Kewajiban Para Pihak Hak-hak yang dimiliki serta kewajiban-kewajiban yang harus dilaksanakan oleh PPK dan penyedia dalam melaksanakan kontrak. bahan-bahan.

sakit atau kematian pihak ketiga. membebaskan. Penyedia berkewajiban untuk mematuhi dan memerintahkan Personilnya untuk mematuhi peraturan keselamatan kerja. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian berat PPK) sehubungan dengan klaim yang timbul dari hal-hal berikut terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir: a. menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. proses pemeriksaan hukum. Subpenyedia (jika ada). kecuali kerugian atau kerusakan tersebut diakibatkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK. tanggung jawab. 41. denda. Hak Kekayaan Intelektual Penyedia tidak diperkenankan menggunakan dan menginformasikan dokumen kontrak atau dokumen lainnya yang berhubungan dengan kontrak untuk kepentingan pihak lain. cidera tubuh. Pada Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 43. b.2 . c. kehilangan. Penyedia wajib melindungi PPK dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga yang disebabkan penggunaan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) oleh penyedia. kehilangan atau kerusakan harta benda. Perlindungan Tenaga Kerja 44. kewajiban.2 43. Bahan dan Perlengkapan merupakan risiko penyedia. dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan. Penyedia dan Subpenyedia berkewajiban atas biaya sendiri untuk mengikutsertakan Personilnya pada program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. kecuali dengan ijin tertulis dari PPK.1 44.3 43. Penggunaan DokumenDokumen Kontrak dan Informasi 42. sakit atau kematian Personil. misalnya spesifikasi teknis dan/atau gambargambar. dan h. kehilangan atau kerusakan peralatan dan harta benda penyedia.1 Penyedia berkewajiban untuk melindungi. Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan dalam Pasal ini. Terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan awal. gugatan atau tuntutan hukum.48 g. dan cidera tubuh. 43. kerugian. semua risiko kehilangan atau kerusakan Hasil Pekerjaan ini.4 44. dan Personil. mengambil langkah-langkah yang cukup memadai untuk melindungi lingkungan tempat kerja dan membatasi perusakan dan gangguan kepada masyarakat maupun miliknya akibat kegiatan penyedia. Penanggungan dan Risiko 43. Kehilangan atau kerusakan terhadap Hasil Pekerjaan atau Bahan yang menyatu dengan Hasil Pekerjaan selama Tanggal Mulai Kerja dan batas akhir Masa Pemeliharaan harus diganti atau diperbaiki oleh penyedia atas tanggungannya sendiri jika kehilangan atau kerusakan tersebut terjadi akibat tindakan atau kelalaian penyedia.

Tulungagung Tahun Anggaran 2013 46. Asuransi 46. mengubah atau memutakhirkan program mutu. b.49 waktu pelaksanaan pekerjaan.1 Penyedia wajib menyediakan asuransi sejak SPMK sampai dengan tanggal selesainya pemeliharaan untuk: a. penyedia akan melaporkan kepada PPK mengenai setiap kecelakaan yang timbul sehubungan dengan pelaksanaan Kontrak ini dalam waktu 24 (dua puluh empat) jam setelah kejadian.3 Penyedia berkewajiban atas biaya sendiri untuk menyediakan kepada setiap Personilnya (termasuk Personil Subpenyedia. Pokja Konstruksi ULP Kab. menunjuk Personil yang namanya tidak tercantum dalam Lampiran A SSKK. mengubah Personil Inti dan/atau Peralatan.1 . atas segala risiko terhadap kecelakaan. Pemeliharaan Lingkungan Penyedia berkewajiban untuk mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan baik di dalam maupun di luar tempat kerja dan membatasi gangguan lingkungan terhadap pihak ketiga dan harta bendanya sehubungan dengan pelaksanaan Kontrak ini. c. pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. serta risiko lain yang tidak dapat diduga. Penyedia berkewajiban untuk mendapatkan lebih dahulu persetujuan tertulis Pengawas Pekerjaan sebelum melakukan tindakan-tindakan berikut: a. Hasil pemeriksaan pekerjaan dituangkan dalam laporan kemajuan hasil pekerjaan. mensubkontrakkan sebagian pekerjaan. serta pekerja untuk pelaksanaan pekerjaan. b. mengubah syarat dan ketentuan polis asuransi. Tindakan Penyedia yang Mensyaratkan Persetujuan PPK atau Pengawas Pekerjaan 47. dan c. penyedia beserta Personilnya dianggap telah membaca dan memahami peraturan keselamatan kerja tersebut. b. Laporan Hasil Pekerjaan 48. kerusakan. kehilangan. d. 44. Tanpa mengurangi kewajiban penyedia untuk melaporkan kecelakaan berdasarkan hukum yang berlaku.1 47. 44. tindakan lain yang diatur dalam SSKK. 46.2 47. menggunakan spesifikasi dan gambar dalam Pasal 15 SSUK.4 45. pelaksanaan pekerjaan. Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam nilai kontrak. c. d. perlindungan terhadap kegagalan bangunan. tindakan lain yang diatur dalam SSKK. jika ada) perlengkapan keselamatan kerja yang sesuai dan memadai. Penyedia berkewajiban untuk mendapatkan lebih dahulu persetujuan tertulis PPK sebelum melakukan tindakan-tindakan berikut: a. semua barang dan peralatan yang mempunyai risiko tinggi terjadinya kecelakaan.2 48. Pemeriksaan pekerjaan dilakukan selama pelaksanaan kontrak untuk menetapkan volume pekerjaan atau kegiatan yang telah dilaksanakan guna pembayaran hasil pekerjaan.

dan dokumendokumen lain serta piranti lunak yang dipersiapkan oleh penyedia berdasarkan Kontrak ini sepenuhnya merupakan hak milik PPK. c. Bagian pekerjaan yang disubkontrakkan tersebut harus diatur dalam Kontrak dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK. Penyedia dapat menyimpan 1 (satu) buah salinan tiap dokumen dan piranti lunak tersebut.2 50. maka dalam kontrak dimuat Pokja Konstruksi ULP Kab.000. yaitu dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama. spesifikasi.6 48. catatan-catatan lain yang berkenaan dengan pelaksanaan. keadaan cuaca termasuk hujan.1 Penyedia yang mempunyai harga Kontrak di atas Rp25. Kerjasama Antara Penyedia dan Sub Penyedia 50. Laporan harian berisi: a. penempatan tenaga kerja untuk tiap macam tugasnya. jenis dan kuantitas bahan yang berada di lokasi pekerjaan. banjir dan peristiwa alam lainnya yang berpengaruh terhadap kelancaran pekerjaan. gambar. Pembatasan (jika ada) mengenai penggunaan dokumen dan piranti lunak tersebut di atas di kemudian hari diatur dalam SSKK. Usaha Mikro. e. jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. Laporan mingguan terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu minggu.5 48. Usaha Kecil dan 51. Kepemilikan Dokumen Semua rancangan. serta halhal penting yang perlu ditonjolkan. b. jenis. dan f. Penyedia paling lambat pada waktu pemutusan atau akhir Masa Kontrak berkewajiban untuk menyerahkan semua dokumen dan piranti lunak tersebut beserta daftar rinciannya kepada PPK.3 48. Penyedia tetap bertanggung jawab atas bagian pekerjaan yang disubkontrakkan tersebut.7 49.3 50.2 Untuk kepentingan pengendalian dan pengawasan pelaksanaan pekerjaan. 50. Apabila penyedia yang ditunjuk adalah penyedia Usaha Mikro. serta halhal penting yang perlu ditonjolkan.000. Laporan bulanan terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu bulan. d. PPK membuat fotofoto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan di lokasi pekerjaan. Usaha Kecil dan koperasi kecil. desain.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 50.1 .00 (dua puluh lima miliar rupiah) wajib bekerja sama dengan penyedia Usaha Mikro dan Usaha Kecil serta koperasi kecil. Untuk merekam kegiatan pelaksanaan proyek. Laporan harian dibuat oleh penyedia. seluruh aktivitas kegiatan pekerjaan di lokasi pekerjaan dicatat dalam buku harian sebagai bahan laporan harian pekerjaan yang berisi rencana dan realisasi pekerjaan harian.50 48.4 48.4 51. laporan. 48. apabila diperlukan diperiksa oleh konsultan dan disetujui oleh wakil PPK. Ketentuan-ketentuan dalam subkontrak harus mengacu kepada Kontrak serta menganut prinsip kesetaraan. jumlah dan kondisi peralatan.000.

3 52. Jaminan Pelaksanaan dikembalikan setelah pekerjaan dinyatakan selesai 100% (seratus perseratus) dan diganti dengan Jaminan Pemeliharaan atau menahan uang retensi sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak. Apabila ketentuan tersebut di atas dilanggar. Jaminan 55.2 Apabila penyedia yang terpilih adalah penyedia bukan Usaha Mikro. dan d. antara lain dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaannya. Pembayaran Denda 55.51 Koperasi Kecil ketentuan bahwa pekerjaan tersebut harus dilaksanakan sendiri oleh penyedia yang ditunjuk dan dilarang diserahkan atau disubkontrakkan kepada pihak lain. 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak. maka penyedia dikenakan sanksi yang diatur dalam SSKK. membuat laporan periodik mengenai pelaksanaan ketetapan di atas. c. Usaha Kecil dan koperasi kecil.3 55. atau b.4 . 55. Penyedia berkewajiban untuk membayar sanksi finansial berupa Denda sebagai akibat wanprestasi atau cidera janji terhadap kewajiban-kewajiban penyedia dalam Kontrak ini. Jaminan Uang Muka diberikan kepada PPK dalam rangka pengambilan uang muka dengan nilai 100% (seratus perseratus) dari besarnya uang muka. PPK mengenakan Denda dengan memotong angsuran pembayaran prestasi pekerjaan penyedia. Jika dipandang perlu. 51. PPK dapat memberikan jadwal kerja penyedia yang lain di lokasi kerja.2 55. bentuk kerjasama tersebut hanya untuk sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama. Masa berlakunya Jaminan Pelaksanaan sekurang-kurangnya sejak tanggal penanda-tanganan kontrak sampai dengan serah terima pertama pekerjaan (Provisional Hand Over/PHO). dalam melaksanakan kewajiban di atas penyedia terpilih tetap bertanggungjawab penuh atas keseluruhan pekerjaan tersebut. Keselamatan 54.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 53. 5% (lima perseratus) dari nilai total Harga Perkiraan Sendiri (HPS) bagi penawaran yang lebih kecil dari 80% (delapan puluh perseratus) HPS. Pembayaran Denda tidak mengurangi tanggung jawab kontraktual penyedia. Penyedia Lain Penyedia berkewajiban untuk bekerjasama dan menggunakan lokasi kerja bersama-sama dengan penyedia yang lain (jika ada) dan pihak-pihak lainnya yang berkepentingan atas lokasi kerja.1 Jaminan Pelaksanaan diberikan kepada PPK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) sebelum dilakukan penandatanganan kontrak dengan besar: a. Pokja Konstruksi ULP Kab. maka dalam kontrak dimuat: a. b. 51. Penyedia bertanggung jawab atas keselamatan semua pihak di lokasi kerja. Usaha Kecil dan koperasi kecil. penyedia wajib bekerja sama dengan penyedia Usaha Mikro.

Penggantian personil inti dilakukan oleh penyedia dengan mengajukan permohonan terlebih dahulu kepada PPK dengan melampirkan riwayat hidup/pengalaman kerja personil inti yang diusulkan beserta alasan penggantian.7 55. Jika diperlukan oleh PPK. Personil dan/atau Peralatan Penyedia 56. Jika PPK menilai bahwa personil inti: a.4 56. Kewajiban PPK 57. Jika penggantian personil inti dan/atau peralatan perlu dilakukan. Jaminan Pemeliharaan diberikan kepada PPK setelah pekerjaan dinyatakan selesai 100% (seratus perseratus). Fasilitas PPK dapat memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana atau kemudahan lainnya (jika ada) yang tercantum dalam SSKK untuk kelancaran pelaksanan pekerjaan ini.9 D.3 Personil inti dan/atau peralatan yang ditempatkan harus sesuai dengan yang tercantum dalam Dokumen Penawaran. Personil inti berkewajiban untuk menjaga kerahasiaan pekerjaannya.5 55. b.6 Nilai Jaminan Uang Muka dapat dikurangi secara proporsional sesuai dengan pencapaian prestasi pekerjaan. PPK dapat menilai dan menyetujui penempatan/penggantian personil inti dan/atau peralatan menurut kualifikasi yang dibutuhkan.8 55. maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dengan kualifikasi yang setara atau lebih baik dari personil inti dan/atau peralatan yang digantikan tanpa biaya tambahan apapun. atau c.1 56. tidak mampu atau tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik.7 E.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Masa berlakunya Jaminan Pemeliharaan sekurang-kurangnya sejak tanggal serah terima pertama pekerjaan (PHO) sampai dengan tanggal penyerahan akhir pekerjaan (Final Hand Over/FHO). Pokja Konstruksi ULP Kab.5 56. Personil inti dapat sewaktu-waktu disyaratkan untuk menjaga kerahasiaan pekerjaan di bawah sumpah. maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dan menjamin personil inti tersebut meninggalkan lokasi kerja dalam waktu 7 (tujuh) hari sejak diminta oleh PPK. Masa berlakunya Jaminan Uang Muka sekurang-kurangnya sejak tanggal persetujuan pemberian uang muka sampai dengan tanggal penyerahan pertama pekerjaan (PHO). Pengembalian Jaminan Pemeliharan dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah masa pemeliharaan selesai dan pekerjaan diterima dengan baik sesuai dengan ketentuan kontrak.6 56.52 55. Personil Inti dan/atau Peralatan 56.2 56. mengabaikan pekerjaan yang menjadi tugasnya. Penggantian personil inti dan/atau peralatan tidak boleh dilakukan kecuali atas persetujuan tertulis PPK. 56. berkelakuan tidak baik. 55.

5 F.3 60. f. Ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK.2 58. 58. pembayaran uang tanda jadi kepada pemasok bahan/material dan persiapan teknis lain. b.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 59. keterlambatan pembayaran kepada penyedia. Harga kontrak telah memperhitungkan keuntungan. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan.1 59. Pembayaran kepada Penyedia 59.53 58. besaran uang muka ditentukan dalam SSKK dan dibayar setelah penyedia menyerahkan Jaminan Uang Muka senilai uang muka yang diterima. d. PPK memerintahkan untuk mengatasi kondisi tertentu yang tidak dapat diduga sebelumnya dan disebabkan oleh PPK. penyedia belum bisa masuk ke lokasi sesuai jadwal dalam kontrak. Jenis kontrak harga satuan . Pembayaran 60. uang muka dibayar untuk membiayai mobilisasi peralatan.1 . Uang muka a. Penyedia tidak berhak atas ganti rugi dan/atau perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan jika penyedia gagal atau lalai untuk memberikan peringatan dini dalam mengantisipasi atau mengatasi dampak Peristiwa Kompensasi.4 58. dapat dibuktikan perlunya tambahan waktu akibat Peristiwa Kompensasi. Jika Peristiwa Kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan dan/atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. b. h. PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak ditemukan kerusakan/kegagalan/penyimpangan. personil. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat Peristiwa Kompensasi. c. Peristiwa Kompensasi 58. Pokja Konstruksi ULP Kab. beban pajak dan biaya overhead serta biaya asuransi yang meliputi juga biaya keselamatan dan kesehatan kerja. PPK memerintahkan penundaan pelaksanaan pekerjaan. Perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. ketentuan lain dalam SSKK. PPK tidak memberikan gambar-gambar. PPK mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan.1 Peristiwa Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut: a. e. Harga Kontrak 59.3 58.2 PPK membayar kepada penyedia atas pelaksanaan pekerjaan dalam kontrak sebesar harga kontrak. g.

Jaminan Uang Muka diterbitkan oleh bank umum. d. denda merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada penyedia. Denda dan ganti rugi a. pengembalian uang muka harus diperhitungkan berangsurangsur secara proporsional pada setiap pembayaran prestasi pekerjaan dan paling lambat harus lunas pada saat pekerjaan mencapai prestasi 100% (seratus perseratus). besarnya denda yang dikenakan kepada penyedia atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan untuk setiap hari keterlambatan adalah: 1) 1/1000 (satu perseribu) dari sisa harga bagian kontrak yang belum dikerjakan. f. dan 5) untuk kontrak yang mempunyai sub kontrak. permintaan pembayaran harus dilengkapi bukti pembayaran kepada seluruh sub penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan. b. 3) pembayaran dilakukan senilai pekerjaan yang telah terpasang. d. pembayaran prestasi hasil pekerjaan yang disepakati dilakukan oleh PPK. PPK dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah pengajuan permintaan pembayaran dari penyedia harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran kepada Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM). c. dengan ketentuan: 1) penyedia telah mengajukan tagihan disertai laporan kemajuan hasil pekerjaan. sistem termin atau pembayaran secara sekaligus. atau Perusahaan Asuransi Umum yang memiliki izin untuk menjual produk jaminan (suretyship) yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan. pajak dan uang retensi.2 Prestasi pekerjaan a. atau 2) 1/1000 (satu perseribu) dari harga kontrak. penyedia harus mengajukan permohonan pengambilan uang muka secara tertulis kepada PPK disertai dengan rencana penggunaan uang muka untuk melaksanakan pekerjaan sesuai Kontrak. e. pembayaran terakhir hanya dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus) dan Berita Acara penyerahan pertama pekerjaan diterbitkan. apabila bagian pekerjaan yang sudah dilaksanakan dapat berfungsi. Pokja Konstruksi ULP Kab. 2) pembayaran dilakukan dengan sistem bulanan.3 . paling lambat 7 (tujuh) hari kerja setelah Jaminan Uang Muka diterima. perusahaan penjaminan. 60. bila terdapat ketidaksesuaian dalam perhitungan angsuran. c. denda (apabila ada). apabila bagian pekerjaan yang sudah dilaksanakan belum berfungsi. tidak akan menjadi alasan untuk menunda pembayaran. PPK harus mengajukan surat permintaan pembayaran untuk permohonan tersebut pada huruf c. sesuai ketentuan dalam SSKK. PPK dapat meminta penyedia untuk menyampaikan perhitungan prestasi sementara dengan mengesampingkan hal-hal yang sedang menjadi perselisihan. 4) pembayaran harus dipotong angsuran uang muka. ganti rugi merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada PPK karena terjadinya cidera janji/wanprestasi. b.54 c. tidak termasuk bahan/material dan peralatan yang ada di lokasi pekerjaan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 60.

penyedia berkewajiban untuk menyerahkan kepada Pengawas Pekerjaan rincian perhitungan nilai tagihan terakhir yang jatuh tempo. Jika dipandang perlu oleh PPK. termasuk penyerahan setiap Hasil Pekerjaan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. disertai alasan-alasan yang jelas mengenai penangguhan tersebut.2 63. ganti rugi dan kompensasi kepada peserta dituangkan dalam adendum kontrak. f. besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar.1 63. Sebelum pembayaran terakhir dilakukan. 61.3 62. Penangguhan 63. g. Perhitungan Akhir 62.4 Pokja Konstruksi ULP Kab.1 Semua pekerja dibayar selama hari kerja dan datanya disimpan oleh penyedia. Hari Kerja 61.2 63. apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data. 61. Jam kerja dan waktu cuti untuk pekerja harus dilampirkan.2 61.3 63. Penyedia harus membayar upah hari kerja kepada tenaga kerjanya setelah formulir upah ditandatangani. Pembayaran yang ditangguhkan harus disesuaikan dengan proporsi kegagalan atau kelalaian penyedia. e.1 62. PPK berdasarkan hasil penelitian tagihan oleh Pengawas Pekerjaan berkewajiban untuk menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran terakhir selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang diterima oleh Pengawas Pekerjaan. pembayaran ganti rugi dan kompensasi dilakukan oleh PPK. sesuai yang ditetapkan dalam SSKK. atau dapat diberikan kompensasi. PPK dapat menangguhkan pembayaran setiap angsuran prestasi pekerjaan penyedia jika penyedia gagal atau lalai memenuhi kewajiban kontraktualnya.55 d. Penyedia diberi kesempatan untuk memperbaiki dalam jangka waktu tertentu. penangguhan pembayaran akibat keterlambatan penyerahan pekerjaan dapat dilakukan bersamaan dengan pengenaan denda kepada penyedia. Pembayaran angsuran prestasi pekerjaan terakhir dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus persen) dan berita acara penyerahan awal berdasarkan telah ditandatangani oleh kedua belah Pihak. PPK secara tertulis memberitahukan kepada penyedia tentang penangguhan hak pembayaran.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . pembayaran denda dan/atau ganti rugi diperhitungkan dalam pembayaran prestasi pekerjaan. Daftar pembayaran ditandatangani oleh masing-masing pekerja dan dapat diperiksa oleh PPK. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia.

Penjumlahan a+b+c+d+.. Co.) Hn = Harga Satuan pada saat pekerjaan dilaksanakan..5 64.. c.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .56 64.00.6 64.1 64. Kontrak yang terlambat pelaksanaannya disebabkan oleh kesalahan Penyedia diberlakukan penyesuaian harga berdasarkan indeks harga terendah antara jadwal awal dengan jadwal realisasi pekerjaan. d = Koefisien komponen kontrak seperti tenaga kerja.. Jenis pekerjaan baru dengan Harga Satuan baru sebagai akibat adanya adendum kontrak dapat diberikan penyesuaian harga mulai bulan ke-13 (tiga belas) sejak adendum kontrak tersebut ditandatangani. Penyesuaian Harga Satuan.2 [Harga yang tercantum dalam kontrak dapat berubah akibat adanya penyesuaian harga sesuai dengan peraturan yang berlaku.12 Rumusan penyesuaian nilai kontrak ditetapkan sebagai berikut: Pn = (Hn1xV1)+(Hn2xV2)+(Hn3xV3)+. 64.dst adalah 1. Bn. Penyesuaian Harga Satuan bagi komponen pekerjaan yang berasal dari luar negeri.Bn/Bo+c.9 64. Dn = Indeks harga komponen pada saat pekerjaan dilaksanakan (mulai bulan ke-13 setelah penandatanganan kontrak).. Do = Indeks harga komponen pada bulan ke-12 setelah penanda-tanganan kontrak. digunakan indeks harga yang dikeluarkan oleh instansi teknis. Dalam hal penawaran tidak mencantumkan besaran komponen keuntungan dan overhead maka a = 0. Pokja Konstruksi ULP Kab. dsb. [Penyesuaian Harga (Untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak Gabungan Harga Satuan dan Lump Sum)] 64. Ho = Harga Satuan pada saat harga penawaran. kecuali komponen keuntungan dan biaya operasional sebagaimana tercantum dalam penawaran.. a = Koefisien tetap yang terdiri atas keuntungan dan overhead.10 Indeks harga yang digunakan bersumber dari penerbitan BPS.15.3 64.8 64.. 64. Penyesuaian Harga Satuan diberlakukan sesuai dengan jadwal pelaksanaan yang tercantum dalam kontrak awal/adendum kontrak. menggunakan indeks penyesuaian harga dari negara asal barang tersebut.4 64.. ditetapkan dengan rumus sebagai berikut: Hn = Ho (a+b. Penetapan koefisien bahan. dst Pn = Nilai Kontrak setelah dilakukan penyesuaian Harga Satuan.Dn/Do+. Penyesuaian Harga Satuan berlaku bagi seluruh kegiatan/mata pembayaran. alat kerja. Penyesuaian harga diberlakukan pada Kontrak Tahun Jamak yang masa pelaksanaannya lebih dari 12 (dua belas) bulan dan diberlakukan mulai bulan ke-13 (tiga belas) sejak pelaksanaan pekerjaan.. 64. Bo. tenaga kerja dan alat kerja ditetapkan dalam rapat persiapan pelaksanaan kontrak.11 Dalam hal indeks harga tidak dimuat dalam penerbitan BPS. Cn.Cn/Co+d. b. bahan..7 64.

Terhadap pemberitahuan Cacat Mutu tersebut.13 Pembayaran penyesuaian harga dilakukan oleh PPK.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 68.2 69.3 . Jika PPK atau Pengawas Pekerjaan memerintahkan penyedia untuk melakukan pengujian Cacat Mutu yang tidak tercantum dalam Spesifikasi Teknis dan Gambar.14 Penyedia dapat mengajukan secara berkala selambat-lambatnya setiap 6 (enam) bulan.57 Hn = V = Harga Satuan baru setiap jenis komponen pekerjaan setelah dilakukan penyesuaian harga menggunakan rumusan penyesuaian Harga Satuan. Volume setiap jenis komponen pekerjaan yang dilaksanakan. 69.2 PPK dalam masa pelaksanaan pekerjaan dapat melakukan penilaian atas hasil pekerjaan yang dilakukan oleh penyedia. Pengawasan Mutu 65. 66. Apabila diperlukan. serta menguji Hasil Pekerjaan yang dianggap oleh PPK atau Pengawas Pekerjaan mengandung Cacat Mutu. Penyedia bertanggung jawab atas cacat mutu selama Masa Kontrak dan Masa Pemeliharaan. PPK dapat memerintahkan kepada pihak ketiga untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. 64. Penilaian Pekerjaan Sementara oleh PPK 67. dan hasil uji coba menunjukkan adanya Cacat Mutu maka penyedia berkewajiban untuk menanggung biaya pengujian tersebut. penyedia berkewajiban untuk memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditetapkan dalam pemberitahuan. Penyedia bertanggung jawab atas perbaikan Cacat Mutu selama Masa Kontrak dan Masa Pemeliharaan. Jika tidak ditemukan adanya Cacat Mutu maka uji coba tersebut dianggap sebagai Peristiwa Kompensasi. Cacat Mutu PPK atau Pengawas Pekerjaan akan memeriksa setiap Hasil Pekerjaan dan memberitahukan penyedia secara tertulis atas setiap Cacat Mutu yang ditemukan.] G. Pengujian 69. Perbaikan Cacat Mutu 69.1 PPK atau Pengawas Pekerjaan akan menyampaikan pemberitahuan Cacat Mutu kepada penyedia segera setelah ditemukan Cacat Mutu tersebut. berdasarkan pertimbangan Pengawas Pokja Konstruksi ULP Kab. apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan datadata. Penilaian atas hasil pekerjaan dilakukan terhadap mutu dan kemajuan fisik pekerjaan. Jika penyedia tidak memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditentukan maka PPK. PPK atau Pengawas Pekerjaan dapat memerintahkan penyedia untuk menemukan dan mengungkapkan Cacat Mutu. 64. 66. Pengawasan dan Pemeriksaan PPK berwenang melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia.1 66.

PPK dapat memperoleh penggantian biaya dengan memotong pembayaran atas tagihan penyedia yang jatuh tempo (jika ada) atau uang retensi atau pencairan Surat Jaminan Pemeliharaan atau jika tidak ada maka biaya penggantian akan diperhitungkan sebagai utang penyedia kepada PPK yang telah jatuh tempo. dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan. membebaskan.4 H. kerugian.4 PPK dapat mengenakan Denda Keterlambatan untuk setiap keterlambatan perbaikan Cacat Mutu. Penyelesaian perselisihan atau sengketa antara para pihak dalam Kontrak dapat dilakukan melalui musyawarah. Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak-hak yang terdapat dalam kontrak. sakit atau kematian pihak ketiga yang timbul dari kegagalan bangunan. proses pemeriksaan hukum. Penyedia berkewajiban untuk menyimpan dan memelihara semua dokumen yang digunakan dan terkait dengan pelaksanaan ini selama umur konstruksi yang tercantum dalam SSKK tetapi tidak lebih dari 10 (sepuluh) tahun. Penyelesaian Perselisihan 71. denda.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 71.2 70. 69.58 Pekerjaan.2 72. Penyedia berkewajiban untuk melindungi. Itikad Baik 76. Penyedia segera setelah menerima klaim PPK secara tertulis berkewajiban untuk mengganti biaya perbaikan tersebut. konsiliasi atau pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa Pokja Konstruksi ULP Kab.2 .1 70.1 76. kehilangan. Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan penyedia dalam Pasal ini. mediasi. dan mendaftarhitamkan penyedia.3 70. tanggung jawab. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian PPK) sehubungan dengan klaim kehilangan atau kerusakan harta benda. arbitrase. Kegagalan Bangunan 70. Penyelesaian Perselisihan 71. Jika Hasil Pekerjaan sebagaimana ditetapkan dalam SSKK berupa bangunan maka PPK dan/atau penyedia terhitung sejak tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir bertanggung jawab atas kegagalan bangunan sesuai dengan kesalahan masing-masing selama umur konstruksi yang tercantum dalam SSKK tetapi tidak lebih dari 10 (sepuluh) tahun. dan cidera tubuh.1 Para Pihak berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan Kontrak ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan ini. kewajiban. gugatan atau tuntutan hukum. 70. berhak untuk secara langsung atau melalui pihak ketiga yang ditunjuk oleh PPK melakukan perbaikan tersebut.

maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . salah satu pihak merasa dirugikan.59 menonjolkan kepentingan masing-masing pihak. Pokja Konstruksi ULP Kab. Apabila selama kontrak.

Sumber . Kepemilikan Dokumen Penyedia diperbolehkan menggunakan salinan dokumen dan piranti lunak yang dihasilkan dari Pekerjaan Konstruksi ini dengan pembatasan sebagai berikut: __________ PPK dapat memberikan fasilitas berupa : 1. Pembayaran Tagihan H. Korespondensi Alamat Para Pihak sebagai berikut: Satuan Kerja PPK Nama Alamat Website Email Faksimili Penyedia: Nama Alamat Email Faksimili B. Batas akhir waktu yang disepakati untuk penerbitan SPP oleh PPK untuk pembayaran tagihan angsuran adalah 7 (tujuh) hari kalender terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang yang tidak diperselisihkan diterima oleh PPK. Tindakan Penyedia yang Mensyaratkan Persetujuan PPK atau Pengawas Pekerjaan J.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 K. Bangunan Hasil Pekerjaan memiliki umur konstruksi: 50 (lima puluh) tahun sejak tanggal penanda-tanganan Berita Acara penyerahan akhir. Fasilitas L. Lokasi pendirian direksi kit Kontrak Pengadaan Pekerjaan Konstruksi ini dibiayai dari APBD Kabupaten Pokja Konstruksi ULP Kab. Umur Konstruksi Pedoman Pengoperasian dan Perawatan Kontrak berlaku 90 (sembilan puluh) hari kalender Masa Pemeliharaan berlaku selama 6 (enam) bulan. Gambar ”As built” dan/atau pedoman pengoperasian dan perawatan harus diserahkan selambat-lambatnya: 14 (empat belas) hari kalender/bulan/tahun setelah tanggal penandatanganan Berita Acara penyerahan awal. Pekerjaan tambah kurang G.Tulungagung : : : : : : : : Wakil Sah Para Pihak sebagai berikut: Untuk PPK Untuk Penyedia : : C. Masa Pemeliharaan E. F. Wakil Sah Para Pihak : Dinas Pertanian Kab. SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK (SSKK) A.60 BAB IX. Shop drawing 2. Tanggal Berlaku Kontrak D. Jaminan dicairkan dan disetorkan pada Kas Daerah Tindakan lain oleh Penyedia yang memerlukan persetujuan Pengawas Pekerjaan adalah: 1. Pencairan Jaminan I.

Pembayaran Uang Pekerjaan Konstruksi ini diberikan uang muka sebesar 30% (Tiga puluh Muka persen) dari Nilai Kontrak N. Untuk pekerjaan ini besar denda keterlambatan untuk setiap hari keterlambatan adalah 1/1000 (satu perseribu) dari [harga kontrak/harga bagian kontrak yang belum dikerjakan] Jika perselisihan Para Pihak mengenai pelaksanaan Kontrak tidak dapat diselesaikan secara damai maka Para Pihak menetapkan lembaga penyelesaian perselisihan tersebut di bawah sebagai Pemutus Sengketa: Pengadilan Negeri Tulungagung O. termin kedua prestasi pekerjaan mencapai 100 %. Pembayaran Prestasi Pekerjaan Pembayaran prestasi pekerjaan dilakukan dengan cara termin atau angsuran yaitu termin pertama prestasi pekerjaan mencapai 50%. Pembayaran berdasarkan cara tersebut di atas dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut: Prestasi pekerjaan yang dihasilkan pada pencapaian tersebut diatas dikurangi pengembalian uang muka secara proporsional. Laporan prestasi pekerjaan. Dokumen penunjang yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran prestasi pekerjaan: 1.61 Pembiayaan Tulungagung Tahun Anggaran 2013. M. Penyesuaian Harga P.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Denda Q. Penyelesaian Perselisihan Pokja Konstruksi ULP Kab. Back Up data pekerjaan Tidak ada penyesuaian harga. 2.

BAB XI. SPESIFIKASI TEKNIS PEKERJAAN DAN GAMBAR Terlampir.62 BAB X.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Pokja Konstruksi ULP Kab. DAFTAR KUANTITAS DAN HARGA Terlampir.

BENTUK DOKUMEN LAIN A. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. 3.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________ [Pokja ULP] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp _____________________________________ (terbilang ________________________________________________________) sebagai Jaminan Sanggahan Banding dalam bentuk garansi bank. 5. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________ . apabila: Nama : _____________________________ [peserta pelelangan] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata Sanggahan Banding yang diajukan tidak benar.d. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. 6. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Sanggahan Banding tidak benar dari Penerima Jaminan dan pengenaan sanksi akibat Sanggahan Banding yang diajukan Yang Dijamin tidak benar. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Sanggahan Banding tidak benar dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. BENTUK SURAT-SURAT JAMINAN Jaminan Sanggahan Banding dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN SANGGAHAN BANDING No. Dikeluarkan di : _____________ Pada tanggal : _____________ [Bank] Pokja Konstruksi ULP Kab. ____________________ 2. Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender. 4.63 BAB XII. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. dari tanggal _____________________ s.

64 Materai Rp.6000.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] ________________ [Nama dan Jabatan] Pokja Konstruksi ULP Kab.00 Untuk keyakinan.

dari tanggal _____________________ s. lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa: a. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________ [nama PPK] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp _____________________________________ (terbilang ________________________________________________________) sebagai Jaminan Pelaksanaan dalam bentuk garansi bank.d. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. pemegang Garansi Bank disarankan untuk [Bank] mengkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] Materai Rp.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . 6. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. 5. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________ . sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Pemilihan yang diikuti oleh Yang Dijamin. b. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. ____________________ 2. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender. Dikeluarkan di : _____________ Pada tanggal : _____________ Untuk keyakinan. Pemutusan kontrak akibat kesalahan Yang Dijamin. 4. Yang dijamin tidak menyelesaikan pekerjaan tersebut pada waktunya dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak.6000.00 ________________ [Nama dan Jabatan] Pokja Konstruksi ULP Kab.65 Jaminan Pelaksanaan dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN PELAKSANAAN No. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. apabila: Nama : _____________________________ [nama penyedia] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. 3.

Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .66 Pokja Konstruksi ULP Kab.

PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Pemenang Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No. __________________ Pokja Konstruksi ULP Kab.67 Jaminan Pelaksanaan dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN PELAKSANAAN Nomor Jaminan: __________________ Nilai: ___________________ 1.6000. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. Dengan ini dinyatakan. TERJAMIN tidak menyelesaikan pekerjaan tersebut pada waktunya dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak.00 _____________________ Untuk keyakinan. _____________ [alamat] sebagai Penyedia. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _____________________ [nama PPK]. Dikeluarkan di _____________ pada tanggal _______________ TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp. dan _____________________ [nama penerbit jaminan]. Pemutusan kontrak akibat kesalahan TERJAMIN. 5. 3. 4. pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke _____[Penerbit Jaminan] 6. b. _______________ tanggal _____________________ Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ___________ sampai dengan tanggal __________ Jaminan ini berlaku apabila: a. _________________________ [alamat] sebagai Pemilik Pekerjaan. 2. bahwa kami: _____________________ [nama]. _____________ [alamat] sebagai Penjamin. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. selanjutnya disebut TERJAMIN. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________ (terbilang __________________________________) Maka kami. 7.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .

Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .68 Pokja Konstruksi ULP Kab.

pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] ________________ [Nama dan Jabatan] Pokja Konstruksi ULP Kab.69 Jaminan Uang Muka dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN UANG MUKA No. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tnggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. 4. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Dikeluarkan di : _____________ Pada tanggal : _____________ [Bank] Materai Rp. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________ . 5.6000. lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa: Yang Dijamin tidak memenuhi kewajibannya melakukan pembayaran kembali Uang Muka yang sudah diterima Yang Dijamin kepada Penerima Jaminan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas atau sisa Uang Muka yang belum dikembalikan Yang Dijamin dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. 6.00 Untuk keyakinan. 3.d. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________ [nama PPK] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp _____________________________________ (terbilang ________________________________________________________) sebagai Jaminan Uang Muka dalam bentuk garansi bank. apabila: Nama : _____________________________ [nama penyedia] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . ____________________ 2. Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender. dari tanggal _____________________ s. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1.

_______________ tanggal _____________________ Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ___________ sampai dengan tanggal __________ Jaminan ini berlaku apabila: TERJAMIN tidak memenuhi kewajibannya melakukan pembayaran kembali kepada PENERIMA JAMINAN senilai Uang Muka yang wajib dibayar menurut Dokumen Kontrak. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. Nilai: ___________________ Dengan ini dinyatakan. dan _____________________ [nama penerbit jaminan]. 6.00 _____________________ Untuk keyakinan. 7.70 Jaminan Uang Muka dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN UANG MUKA Nomor Jaminan: __________________ 1. _________________________ [alamat] sebagai Pemilik Pekerjaan. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________ (terbilang __________________________________) Maka kami. _____________ [alamat] sebagai Penjamin. 3. __________________ Pokja Konstruksi ULP Kab. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas atau sisa Uang Muka yang belum dikembalikan TERJAMIN dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _____________________ [nama PPK]. _____________ [alamat] sebagai Penyedia. bahwa kami: _____________________ [nama]. 4. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Pemenang Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No.6000. Dikeluarkan di _____________ pada tanggal _______________ TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp. selanjutnya disebut TERJAMIN. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke _____[Penerbit Jaminan] 2. 5.

Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. 6. ____________________ 2. dari tanggal _____________________ s. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. 5. Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender. lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa: Yang Dijamin tidak memenuhi kewajibannya melakukan pemeliharaan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________ . Dikeluarkan di Pada tanggal Materai Rp. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1.6000. apabila: Nama : _____________________________ [nama penyedia] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] : _____________ : _____________ [Bank] ________________ [Nama dan Jabatan] Pokja Konstruksi ULP Kab. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.00 Untuk keyakinan. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini.71 Jaminan Pemeliharaan dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN PEMELIHARAAN No. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. 3.d.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________ [nama PPK] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp _____________________________________ (terbilang ________________________________________________________) sebagai Jaminan Pemeliharaan dalam bentuk garansi bank. 4.

Nilai: ___________________ 2.6000. _____________ [alamat] sebagai Penjamin.72 Jaminan Pemeliharaan dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN PEMELIHARAAN Nomor Jaminan: __________________ 1. 5. 7. selanjutnya disebut TERJAMIN. pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke _____[Penerbit Jaminan] Dikeluarkan di _____________ pada tanggal _______________ PENJAMIN Materai Rp. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. _______________ tanggal _____________________ Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ___________ sampai dengan tanggal __________ Jaminan ini berlaku apabila: TERJAMIN tidak memenuhi kewajibannya melakukan pemeliharaan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak. _____________ [alamat] sebagai Penyedia. Dengan ini dinyatakan. 4. 3. bahwa kami: _____________________ [nama]. _________________________ [alamat] sebagai Pemilik Pekerjaan. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. dan _____________________ [nama penerbit jaminan]. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________ (terbilang __________________________________) Maka kami. 6. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _____________________ [nama PPK].00 TERJAMIN _____________________ __________________ Pokja Konstruksi ULP Kab. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Pemenang Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. Untuk keyakinan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful