DOKUMEN PENGADAAN

untuk Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Paket Pekerjaan

Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh

DINAS PERTANIAN KABUPATEN TULUNGAGUNG

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

2

BAB I. UMUM
A. Dokumen Pengadaan ini disusun berdasarkan Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang terakhir diubah dengan Peraturan Presiden No. 70 Tahun 2012 beserta petunjuk teknisnya serta ketentuan teknis operasional pengadaan barang/jasa secara elektronik. Dalam dokumen ini dipergunakan pengertian, istilah dan singkatan sebagai berikut: Pekerjaan Konstruksi HPS HEA Kemitraan/ Kerja Sama Operasi (KSO) LDP LDK Pokja ULP PPK SPPBJ SPMK TKDN PHO FHO LPSE : seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan pelaksanaan konstruksi bangunan atau pembuatan wujud fisik lainnya; : Harga Perkiraan Sendiri; : Harga Evaluasi Akhir; : kerja sama usaha antar penyedia yang masing-masing pihak mempunyai hak, kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan perjanjian tertulis;

B.

: Lembar Data Pemilihan; : Lembar Data Kualifikasi; : Pokja Konstruksi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Tulungagung, yang berfungsi untuk melaksanakan Pengadaan Pekerjaan Konstruksi; : Pejabat Pembuat Komitmen adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa; : Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa; : Surat Perintah Mulai Kerja; : Tingkat Komponen Dalam Negeri. : Serah Terima Pertama Pekerjaan/Provisional Hand Over : Penyerahan Akhir Pekerjaan setelah Masa Pemeliharaan berakhir/Final Hand Over. : Layanan Pengadaan Secara Elektronik adalah unit kerja K/L/D/I yang dibentuk untuk menyelenggarakan sistem pelayanan Pengadaan Barang/Jasa secara elektronik.

Aplikasi SPSE : Aplikasi perangkat lunak Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) berbasis web yang terpasang di server LPSE yang dapat diakses melalui website LPSE. Form Isian : Tampilan/antarmuka pemakai berbentuk grafis berisi komponen isian yang dapat Elektronik diinput oleh pengguna aplikasi. Form Isian : Form isian elektronik pada aplikasi SPSE yang digunakan penyedia barang/jasa Elektronik untuk menginputkan dan mengirimkan data kualifikasi. Data Kualifikasi E-Lelang : Proses pelelangan umum/terbatas/pemilihan langsung dengan tahapan sesuai Perpres 54/2010 dan perubahannya serta petunjuk teknisnya yang disesuaikan dengan teknis operasional pengadaan secara elektronik sebagaimana diatur dalam Perka 18/2012. Semua istilah “pelelangan” pada dokumen ini merujuk pada pengertian “e-lelang”.

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

3

C. Pemilihan Langsung dengan pascakualifikasi ini dibiayai dari sumber pendanaan sebagaimana tercantum dalam LDP. D. Pemilihan Langsung ini terbuka dan dapat diikuti oleh semua peserta yang berbentuk badan usaha atau kemitraan/KSO serta perorangan. E. Pokja ULP mengumumkan pelaksanaan Pemilihan Langsung dengan pascakualifikasi melalui website Pemerintah Daerah, papan pengumuman resmi untuk masyarakat dan Portal Pengadaan Nasional melalui LPSE.

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

37 Tulungagung : www.go. 0355-321220 3.tulungagung.go.05/KONSTRUKSI.1/01. 2. 5.id Peserta dapat melakukan pendaftaran secara langsung melalui website lpse. Dokumen pengadaan dapat diambil dalam bentuk softcopy dengan diunduh (download) melalui lpse. 6.tulungagung. Yani Timur No.EPROC/112/022/2013 Pokja Konstruksi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Tulungagung akan melaksanakan Pemilihan Langsung dengan pascakualifikasi untuk paket pekerjaan konstruksi sebagai berikut : 1.id. Tulungagung. Pokja Konstruksi ULP Kab. 12 April 2013 Pokja Konstruksi ULP Kab.id : lpse. Demikian disampaikan untuk menjadi perhatian. Jadwal Pengadaan Lihat pada lpse. Yani Timur no. Persyaratan Peserta Perusahaan yang mempunyai kualifikasi pekerjaan tersebut : Kualifikasi : Kecil Bidang : Tata Lingkungan Sub Bidang : Pekerjaan Pengeboran Air Tanah Pelaksanaan Pengadaan Tempat dan alamat Website Website LPSE 4. PENGUMUMAN PEMILIHAN LANGSUNG DENGAN PASCAKUALIFIKASI PEMERINTAH KABUPATEN TULUNGAGUNG SEKRETARIAT DAERAH UNIT LAYANAN PENGADAAN TULUNGAGUNG ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------PENGUMUMAN PEMILIHAN LANGSUNG DENGAN PASCAKUALIFIKASI Nomor : 601.tulungagung.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . : Sekretariat Unit Layanan Pengadaan. A. Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tulungagung Jl A.tulungagung.000. 37 – Tulungagung Telp. 255.tulungagung.Tulungagung.id.4 BAB II. Paket Pekerjaan Nama paket pekerjaan : Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh Nilai total HPS : Rp.go.308.id Jl.go.go.00 (Dua ratus lima puluh lima juta tiga ratus delapan ribu rupiah) Sumber pendanaan : APBD Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2013.

1. Pengenaan sanksi dilaporkan oleh Pokja ULP kepada PA/KPA. membuat dan/atau menyampaikan dokumen dan/atau keterangan lain yang tidak benar untuk memenuhi persyaratan dalam Dokumen Pengadaan ini. c. seperti digugurkan dari proses Pemilihan Langsung atau pembatalan penetapan pemenang. dan/atau d. Nama paket dan lingkup pekerjaan sebagaimana tercantum dalam LDP. Peserta yang menurut penilaian Pokja ULP terbukti melakukan tindakan sebagaimana dimaksud dalam pasal 4. c. Sumber Dana Peserta Pemilihan Langsung Pengadaan ini dibiayai dari sumber pendanaan sebagaimana tercantum dalam LDP. sanksi administratif.2 4.1 Peserta dan pihak yang terkait dengan pengadaan ini berkewajiban untuk mematuhi etika pengadaan dengan tidak melakukan tindakan sebagai berikut: a. INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) A.1 dikenakan sanksi sebagai berikut: a. berdasarkan syarat umum dan syarat khusus kontrak dengan mutu sesuai spesifikasi teknis dan harga sesuai kontrak.3 Pokja Konstruksi ULP Kab. b. untuk memenuhi keinginan peserta yang bertentangan dengan Dokumen Pengadaan. melakukan persekongkolan dengan peserta lain untuk mengatur hasil Pemilihan Langsung. Umum 1.3 4. 3. 4.2 3. untuk mengubah Perjanjian 3.5 BAB III. Penyedia yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. 3. Lingkup Pekerjaan 1. dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan 4. baik dengan perusahaan nasional maupun asing maka peserta harus memiliki Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi yang memuat persentase kemitraan/KSO dan perusahaan yang mewakili kemitraan/KSO tersebut. sehingga mengurangi / menghambat / memperkecil / meniadakan persaingan yang sehat dan/atau merugikan pihak lain. Larangan Korupsi.1 Pokja ULP mengumumkan kepada para peserta untuk menyampaikan penawaran atas paket pekerjaan konstruksi sebagaimana tercantum dalam LDP.3 2. pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang. berusaha mempengaruhi anggota Pokja ULP dalam bentuk dan cara apapun. Peserta kemitraan/KSO dilarang Kemitraan/Kerja Sama Operasi.2 1. kemitraan/KSO atau peserta perorangan yang memenuhi kualifikasi. dan/atau peraturan perundang-undangan. Dalam hal peserta akan atau sedang melakukan kemitraan/KSO.1 Pemilihan Langsung penyedia pekerjaan konstruksi ini terbuka dan dapat diikuti oleh semua peserta yang berbentuk badan usaha. sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam. gugatan secara perdata. b.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Kolusi.

d. b.3 6. dalam Pekerjaan Konstruksi. Pertentangan kepentingan sebagaimana dimaksud pada angka 5. menghindari dan mencegah pertentangan kepentingan para pihak yang terkait. dalam suatu badan usaha.2 5. e. seperti jasa asuransi. 5. penggunaan tenaga ahli asing dilakukan semata-mata untuk mencukupi kebutuhan jenis keahlian yang belum dapat diperoleh di Indonesia. d. Pendayagunaan Produksi Dalam Negeri 6. b. jumlah dan harga yang dilampirkan pada Dokumen Penawaran. disusun berdasarkan keperluan yang nyata. baik secara langsung maupun tidak langsung. pemilahan atau pembagian komponen harus benar-benar mencerminkan bagian atau komponen yang telah dapat diproduksi di dalam negeri dan bagian atau komponen yang masih harus diimpor. dan diusahakan secara terencana untuk semaksimal mungkin terjadinya alih pengalaman/keahlian dari tenaga ahli asing tersebut ke tenaga Indonesia. ekspedisi. baik langsung maupun tidak langsung mengendalikan atau menjalankan perusahaan peserta. perbankan. Larangan Pertentangan Kepentingan 5. Dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi dimungkinkan menggunakan bahan baku. PPK dan/atau anggota Pokja ULP. dan f. dan perangkat lunak yang tidak berasal dari dalam negeri (impor) dengan ketentuan: a. pengujian dan lainnya sedapat mungkin dilakukan di dalam negeri. kecuali dalam pelaksanaan Kontrak Pengadaan Pekerjaan Terintegrasi. fungsi dan perannya. semaksimal mungkin menggunakan jasa pelayanan yang ada di dalam negeri. Pegawai K/L/D/I dilarang menjadi peserta kecuali cuti diluar tanggungan K/L/D/I.6 5. merangkap sebagai anggota Pokja ULP atau pejabat yang berwenang menetapkan pemenang Pelelangan. peserta diwajibkan membuat daftar Barang yang diimpor yang dilengkapi dengan spesifikasi teknis. pengurus koperasi pegawai dalam suatu K/L/D/I atau anak perusahaan pada BUMN/BUMD yang mengikuti Pengadaan dan bersaing dengan perusahaan lainnya. konsultan perencana/ pengawas bertindak sebagai pelaksana Pekerjaan Konstruksi yang direncanakannya/diawasinya. angkutan.2 Pokja Konstruksi ULP Kab.1 6. pekerjaan pemasangan. f. hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang dikendalikan. e. komponen berupa bahan baku belum diproduksi di dalam negeri dan/atau spesifikasi teknis bahan baku yang diproduksi di dalam negeri belum memenuhi persyaratan. konsultan manajemen konstruksi berperan sebagai Konsultan Perencana dan/atau Konsultan Pengawas.1 antara lain meliputi: a. pabrikasi.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .1 Para pihak dalam melaksanakan tugas. c. tenaga ahli. anggota direksi atau dewan komisaris merangkap sebagai anggota direksi atau dewan komisaris pada badan usaha lainnya yang menjadi peserta pada Pelelangan yang sama. dan pemeliharaan. c. Peserta berkewajiban untuk menyampaikan penawaran yang mengutamakan material/ bahan produksi dalam negeri dan tenaga kerja Indonesia serta Pekerjaan Konstruksi yang dilaksanakan di Indonesia. baik langsung maupun tidak langsung oleh pihak yang sama yaitu lebih dari 50% (lima puluh perseratus) pemegang saham dan/atau salah satu pengurusnya sama.

c.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . b. e. baik atas nama sendiri maupun sebagai anggota kemitraan/KSO hanya boleh memasukkan satu penawaran untuk satu paket pekerjaan. 5) Jaminan Uang Muka. 2) SPMK. Isian Data Kualifikasi. Spesifikasi Teknis dan Gambar. Daftar Kuantitas dan Harga. Bentuk Surat Perjanjian. 7. 4) Jaminan Pelaksanaan. j.3 8. 6) Jaminan Pemeliharaan. h. Kelalaian menyampaikan Dokumen Penawaran yang tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ini sepenuhnya merupakan risiko peserta. Dokumen Pengadaan terdiri dari Dokumen Pemilihan dan Dokumen Kualifikasi. b. g. 4) Formulir Rekapitulasi Perhitungan TKDN. Bentuk Dokumen Lain: 1) SPPBJ. Instruksi Kepada Peserta. e. Syarat-Syarat Umum Kontrak. 2) Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO) (apabila peserta berbentuk Kemitraan/KSO). Dokumen Pengadaan 8. i. k. d. Syarat-Syarat Khusus Kontrak. 3) Dokumen Penawaran Teknis. b. Peserta berkewajiban memeriksa keseluruhan isi Dokumen Pengadaan ini.3 Pengadaan barang/jasa impor dimungkinkan dalam hal: a.7 6. Pokja Konstruksi ULP Kab. Dokumen Kualifikasi meliputi: a. barang/jasa tersebut belum dapat diproduksi/dihasilkan di dalam negeri. volume produksi dalam negeri tidak mampu memenuhi kebutuhan. spesifikasi teknis barang yang diproduksi dan/atau kualifikasi teknis tenaga ahli dalam negeri belum memenuhi persyaratan. Pengumuman. dan/atau c. Setiap peserta. Lembar Data Kualifikasi.4 9.1 Pengadaan 8. Petunjuk Pengisian Data Kualifikasi.2 B. Setiap peserta yang termasuk dalam kemitraan/KSO dilarang menjadi peserta baik secara sendiri maupun sebagai anggota kemitraan/KSO yang lain pada paket pekerjaan yang sama. Bahasa Dokumen Pengadaan Dokumen Pengadaan beserta seluruh korespondensi tertulis dalam proses Pengadaan menggunakan Bahasa Indonesia. Lembar Data Pemilihan. Dokumen Pemilihan meliputi: a. Pakta Integritas. 3) Jaminan Sanggahan Banding. Bentuk Dokumen Penawaran: 1) Surat Penawaran. d. Isi Dokumen 8. Umum. Satu Penawaran Tiap Peserta 7. c.1 7.2 8. f. Tata cara evaluasi kualifikasi.

Pokja ULP dapat mengumumkan Adendum Dokumen Pemilihan dengan cara mengunggah (upload) file adendum dokumen Pemilihan melalui aplikasi SPSE paling lambat 2 (dua) hari sebelum batas akhir pemasukan penawaran.2 10.6 10. Apabila dipandang perlu. Perubahan Dokumen Pengadaan 11. Pokja ULP dapat menetapkan Adendum Dokumen Pengadaan. spesifikasi teknis.7 Pokja Konstruksi ULP Kab. Peserta dapat mengunduh (download) Adendum Dokumen Pemilihan yang diunggah (upload) Pokja ULP pada aplikasi SPSE (apabila ada). Biaya peninjauan lapangan ditanggung oleh peserta. Perubahan rancangan kontrak.5 10. Apabila Pokja ULP akan mengunggah (upload) file Adendum Dokumen Pemilihan kurang dari 2 (dua) hari sebelum batas akhir pemasukan penawaran. Kumpulan tanya jawab pada saat pemberian penjelasan dalam aplikasi SPSE merupakan Berita Acara Pemberian Penjelasan (BAPP). 10. Pokja ULP dapat memberikan penjelasan (ulang). Apabila ketentuan baru atau perubahan penting tersebut tidak dituangkan dalam Adendum Dokumen Pemilihan.1 10. Jika dilaksanakan peninjauan lapangan dapat dibuat Berita Acara Pemberian Penjelasan Lanjutan dan diunggah melalui aplikasi SPSE.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .2 11.3 11. gambar dan/atau nilai total HPS. Apabila pada saat pemberian penjelasan terdapat hal-hal/ketentuan baru atau perubahan penting yang perlu ditampung.3 10.1 11. Pokja ULP melalui tim atau tenaga ahli pemberi penjelasan teknis yang ditunjuk dapat memberikan penjelasan lanjutan dengan cara melakukan peninjauan lapangan. Setiap Adendum yang ditetapkan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan.8 10.6 11. maka Pokja ULP menuangkan ke dalam Adendum Dokumen Pengadaan yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan. Ketidakikutsertaan peserta pada saat pemberian penjelasan tidak dapat dijadikan dasar untuk menolak/menggugurkan penawaran. Apabila diperlukan Pokja ULP dapat memberikan informasi yang dianggap penting terkait dengan dokumen pengadaan. Pemberian Penjelasan 10.5 11. Apabila dipandang perlu. maka Pokja ULP wajib mengundurkan batas akhir pemasukan penawaran.4 Pemberian penjelasan dilakukan secara online melalui aplikasi SPSE sesuai jadwal dalam aplikasi SPSE. maka ketentuan baru atau perubahan tersebut dianggap tidak ada dan ketentuan yang berlaku adalah Dokumen Pemilihan awal. harus mendapatkan persetujuan PPK sebelum dituangkan dalam Adendum Dokumen Pemilihan.7 11. Setelah Pemberian Penjelasan dan sebelum batas akhir waktu pemasukan penawaran. berdasarkan informasi baru yang mempengaruhi substansi Dokumen Pengadaan.4 11.

5) daftar personil inti. d) kesesuaian antara jangka waktu pelaksanaan pada jadwal dan kurva S yang tidak melebihi waktu yang dipersyaratkan didalam LDP. C.dan Pokja Konstruksi ULP Kab. c) penyusunan rencana progres pelaksanaan pekerjaan dalam bentuk kurva S dalam format MS Project/ MS Excel. 6) bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan.2 14. Penyiapan Dokumen Penawaran 13. b. surat penawaran yang didalamnya mencantumkan. dokumen penawaran teknis terdiri dari: 1) metode pelaksanaan pekerjaan. b) kesesuaian jenis pekerjaan pada jadwal dengan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga serta urutan pekerjaan setiap tahap pada jadwal secara teknis dapat dilaksanakan. Pokja ULP tidak bertanggung jawab atas kerugian apapun yang ditanggung oleh peserta. Bahasa Penawaran 14.1 14.3 Peserta menanggung semua biaya dalam penyiapan dan penyampaian penawaran. Biaya dalam Penyiapan Penawaran 13. Dokumen penunjang yang berbahasa asing perlu disertai penjelasan dalam Bahasa Indonesia. daftar kuantitas dan harga. surat Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (apabila peserta berbentuk Kemitraan/KSO). d. dan 4) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan.(apabila ada) g. Dokumen Penawaran harus menggunakan Bahasa Dokumen penunjang yang terkait dengan Dokumen Penawaran dapat menggunakan Bahasa Indonesia atau bahasa asing. Tambahan Waktu Pemasukan Dokumen Penawaran Apabila adendum dokumen pengadaan mengakibatkan kebutuhan penambahan waktu penyiapan dokumen penawaran maka Pokja ULP memperpanjang batas akhir pemasukan penawaran. surat kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan). 4) jenis.2 14. 3) harga penawaran.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Dokumen Penawaran Dokumen Penawaran. Dalam hal terjadi perbedaan penafsiran. dengan ketentuan: a) penyusunan jadwal dengan menggunakan metode jaringan kerja (Network Diagram) yang berbentuk Diagram Balok (Gantt Chart) dalam format MS Project dengan ketentuan menyampaikan sub item pekerjaan sesuai mata pembayaran yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. h. 2) masa berlaku penawaran. Formulir Pra RK3K. Formulir rekapitulasi perhitungan TKDN.1 13. f. kapasitas. c. 3) spesifikasi teknis. e. maka yang berlaku adalah penjelasan dalam Bahasa Indonesia. komposisi dan jumlah peralatan. 15. 2) jadwal dan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan sampai dengan serah terima pertama Pekerjaan (PHO). meliputi: a. Semua Indonesia. 1) tanggal.9 12. analisa harga satuan pekerjaan.

Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. Untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan lump sum dan harga satuan.2 20.10 i. Masa berlaku penawaran sesuai sebagaimana tercantum dalam LDP. Jika harga satuan ditulis nol atau tidak dicantumkan maka pekerjaan dalam mata pembayaran tersebut dianggap telah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain dan pekerjaan tersebut tetap harus dilaksanakan. menolak permintaan tersebut dan dapat mengundurkan diri secara tertulis dengan tidak dikenakan sanksi.4 19.2 18.2 Dengan mendaftar sebagai peserta lelang pada suatu paket pekerjaan melalui aplikasi SPSE. Peserta dapat: a. retribusi. Pakta Integritas 20. b. Harga Penawaran 16.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 21. 16. Masa Berlaku Penawaran dan Jangka Waktu Pelaksanaan 18.1 19. Semua Dokumen Penawaran disampaikan dalam bentuk softcopy berupa file yang telah dienkripsi melalui program LPSE. peserta mencantumkan harga satuan dan harga total untuk tiap mata pembayaran/pekerjaan dalam Daftar Kuantitas dan Harga. bea.2 Data Kualifikasi.1 17. Pembayaran atas pelaksanaan pekerjaan dilakukan sesuai dengan cara sebagaimana tercantum dalam LDP dan diuraikan dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak. kecuali untuk penyedia barang/jasa yang melakukan Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO).3 17. 21.1 18. korupsi. Bentuk Dokumen Penawaran 19. 20. badan usaha yang ditunjuk mewakili Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO) wajib menyampaikan pakta integritas melalui fasilitas unggahan lainnya pada form isian elektronik data kualifikasi di aplikasi SPSE.2 18. Pokja ULP dapat meminta kepada seluruh peserta secara tertulis untuk memperpanjang masa berlakunya penawaran tersebut dalam jangka waktu tertentu. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran 17.1 Pakta integritas berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan dan akan melaporkan terjadinya kolusi. maka peserta telah menandatangani Pakta Integritas.3 18.1 Peserta berkewajiban untuk menyetujui Pakta Integritas dan mengisi form Pokja Konstruksi ULP Kab. Apabila evaluasi belum selesai dilaksanakan. dan nepotisme (KKN). Dokumen kualifikasi disampaikan melalui program LPSE dan pendukung dokumen kualifikasi perusahaan disampaikan dengan pemindaian/scan program LPSE. dan pungutan lain serta biaya asuransi yang harus dibayar oleh penyedia untuk pelaksanaan paket pekerjaan konstruksi ini diperhitungkan dalam total harga penawaran. sebelum akhir masa berlakunya penawaran.1 16. Semua harga dalam penawaran harus dalam bentuk mata uang sebagaimana tercantum dalam LDP. Biaya overhead termasuk untuk penyelenggaraan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan keuntungan serta semua pajak. Harga penawaran ditulis dengan jelas dalam angka dan huruf. menyetujui permintaan tersebut tanpa mengubah penawaran. Pengisian . 16.

b. Penyampulan dan Penandaan Sampul Penawaran 23. Peserta menyampaikan Dokumen Penawaran kepada Pokja ULP dengan ketentuan: a.1 File penawaran yang disampaikan oleh peserta terdiri dari 1 (satu) file penawaran yang telah disandikan/dienkripsi yang terdiri dari: a. Jaminan penawaran tidak dipersyaratkan. Dilanjutkan dengan mengunggah file penawaran terenkripsi (*. c. Pokja Konstruksi ULP Kab.1 D. Peserta mengirimkan file penawaran yang telah disandikan/ dienkripsi melalui aplikasi SPSE. Penawaran harga. Peserta dapat mengirimkan data kualifikasi secara berulang sebelum batas akhir waktu pemasukan Dokumen Penawaran.11 Dokumen Isian Kualifikasi 21. mengirimkan Data Kualifikasi melalui form isian elektronik data kualifikasi pada aplikasi SPSE. File penawaran disandikan/dienkripsi dengan Aplikasi Pengaman Dokumen (APENDO). teknis dan harga dienkripsi menggunakan Apendo.3 23. c.4 24. Penawaran teknis. Untuk metode 1 (satu) file (sampul): 1) Setelah File penawaran administrasi. Penawaran Terlambat Penawaran harus disampaikan secara elektronik melalui aplikasi SPSE kepada Pokja ULP paling lambat pada waktu yang ditentukan oleh Pokja ULP Aplikasi SPSE menolak setiap file penawaran yang dikirimkan setelah batas akhir waktu pemasukan penawaran kirim.1 24. File penawaran terakhir akan menggantikan file penawaran yang telah terkirim sebelumnya 23. 2) peserta mengunggah (upload) file penawaran administrasi. Batas Akhir Waktu Pemasukan Penawaran 26. b.2 23. Data kualifikasi yang dikirmkan terakhir akan menggantikan data kualifikasi yang telah terkirim sebelumnya. Pemasukan Dokumen Penawaran 23. Jaminan Penawaran 22. Penyampaian Dokumen Penawaran 24.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Penawaran administrasi. 3) Peserta dapat mengunggah file penawaran secara berulang sebelum batas akhir waktu pemasukan Dokumen Penawaran.2 isian elektronik data kualifikasi dalam aplikasi SPSE.rhs) hanya melalui aplikasi SPSE sesuai jadwal yang ditetapkan. kecuali untuk penyedia barang/jasa yang melakukan Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO) Pakta Integritas dan Data Kualifikasi ditandatangani oleh pejabat yang menurut perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi berhak mewakili Kemitraan/KSO. Data kualifikasi diinput dan dikirimkan melalui form isian elektronik data kualifikasi pada SPSE. teknis dan harga yang telah terenkripsi (*. 22. Pertama-tama.2 25. Pakta Integritas dan Data Kualifikasi dianggap telah disetujui dan ditandatangani oleh peserta pengadaan.rhs) melalui aplikasi SPSE sesuai jadwal yang ditetapkan.

2 27. dengan ketentuan harga satuan pekerjaan yang ditawarkan tidak boleh diubah. jenis pekerjaan yang tidak tercantum dalam daftar kuantitas dan harga disesuaikan dengan jenis pekerjaan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan dan harga satuan pekerjaan dimaksud dianggap nol. Pokja ULP memasukan hasil koreksi aritmatik pada aplikasi SPSE Pokja Konstruksi ULP Kab. Pembukaan Penawaran 27. Pembukaan dan Evaluasi Penawaran 27.5 28. Pokja ULP menyampaikan file penawaran tersebut kepada LPSE untuk mendapat keterangan bahwa file yang bersangkutan tidak dapat dibuka dan bila dianggap perlu LPSE dapat menyampaikan file penawaran tersebut kepada LKPP.4 27. c. Terhadap file penawaran yang tidak dapat dibuka (didekripsi). b. Total harga penawaran setelah koreksi aritmatik yang melebihi nilai total HPS dinyatakan gugur. jangka waktu penawaran.4 28. Pokja ULP mengunduh ( download) dan melakukan dekripsi file penawaran dengan menggunakan Apendo sesuai waktu yang telah ditetapkan.5 .3 27.1 28. jenis pekerjaan yang tidak diberi harga satuan dianggap sudah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain dan harga satuan pada daftar kuantitas dan harga tetap dibiarkan kosong.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 27. Apabila penawaran yang masuk kurang dari 3 (tiga) peserta maka pelelangan dinyatakan gagal Evaluasi penawaran dilakukan dengan sistem gugur. Apabila dapat dibuka.3 28. dilakukan pembetulan. apabila file penawaran tidak dapat dibuka/didekripsi maka Pokja ULP dapat menetapkan bahwa file penawaran tersebut tidak memenuhi syarat sebagai penawaran dan penyedia barang/jasa yang mengirimkan file penawaran tersebut dianggap tidak memasukkan penawaran.2 28. apabila terjadi kesalahan hasil perkalian antara volume dengan harga apabila terjadi kesalahan hasil perkalian antara volume dengan harga satuan pekerjaan. daftar kuantitas dan harga untuk kontrak harga satuan/gabungan. Koreksi aritmatik sebelum dilakukan evaluasi penawaran dengan ketentuan: a.12 E. Berdasarkan keterangan dari LPSE atau LKPP. dan deskripsi/spesifikasi barang/jasa yang ditawarkan. volume dan/atau jenis pekerjaan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga disesuaikan dengan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan.1 Pada tahap pembukaan penawaran. hasil koreksi aritmatik pada bagian harga satuan dapat mengubah nilai total harga penawaran sehingga urutan peringkat dapat menjadi lebih tinggi atau lebih rendah dari urutan peringkat semula. Berdasarkan hasil koreksi aritmatik Pokja ULP menyusun urutan dari penawaran terendah. Evaluasi Penawaran 28. dan e. maka Pokja ULP akan melanjutkan proses atas penawaran yang bersangkutan File yang dianggap sebagai penawaran adalah dokumen penawaran yang berhasil dibuka dan dapat dievaluasi yang sekurang-kurangnya memuat satu file: harga penawaran. d.

Tulungagung Tahun Anggaran 2013 28. analisa pendekatan teknis.13 28. b. dan 3) apabila tidak ada peserta lain sebagaimana dimaksud pada angka 2). mengganti. c. Pokja ULP dan/atau peserta dilarang menambah. penawaran yang memenuhi syarat adalah penawaran yang sesuai dengan ketentuan antara lain disampaikan oleh penawar yang berhak.9 . evaluasi harga. 2) proses evaluasi tetap dilanjutkan dengan menetapkan peserta lainnya yang tidak terlibat (apabila ada). dengan tujuan untuk memenangkan salah satu peserta. Apabila setelah koreksi aritmatik terdapat kurang dari 3 (tiga) penawar yang menawar harga kurang dari HPS maka proses lelang tetap dilanjutkan dengan melakukan evaluasi penawaran. dan/atau mengubah isi Dokumen Penawaran.6 Pelaksanaan evaluasi dengan sistem gugur dilakukan oleh Pokja ULP untuk mendapatkan 3 (tiga) penawaran yang memenuhi syarat yang dimulai dengan penawaran terendah setelah koreksi aritmatik. maka: 1) peserta yang ditunjuk sebagai calon pemenang dan peserta lain yang terlibat dimasukkan ke dalam Daftar Hitam. apabila dalam evaluasi ditemukan bukti adanya persaingan usaha yang tidak sehat dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan) antara peserta. dan/atau spesifkasi barang yang ditawarkan (merk/tipe/jenis) dan/atau dukungan teknis. f. mengganti dan/atau mengubah isi Dokumen Pengadaan ini. dan/atau 2) penawaran dari peserta dengan persyaratan tambahan yang akan menimbulkan persaingan usaha tidak sehat dan/atau tidak adil diantara peserta yang memenuhi syarat. mengurangi. dan d.7 28.8 28. Pokja ULP dilarang menambah. Pokja ULP melakukan evaluasi penawaran yang meliputi: a. harga satuan. antara lain: metode kerja. 2) seluruh penawaran dari Penyedia mendekati HPS. Pokja ULP dan/atau PPK. g. Pokja Konstruksi ULP Kab. evaluasi teknis. bahan. e. 3) adanya keikutsertaan beberapa Penyedia Barang/Jasa yang berada dalam 1 (satu) kendali. Indikasi persekongkolan antar penyedia barang/jasa adalah terpenuhinya sekurang-kurangnya 2 (dua) indikasi dibawah ini: 1) Terdapat kesamaan dokumen teknis. syarat teknis dalam menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan dan harga yang wajar dapat dipertanggung jawabkan tanpa ada penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat. maka pelelangan dinyatakan gagal. evaluasi administrasi. para pihak dilarang mempengaruhi atau melakukan intervensi kepada Pokja ULP selama proses evaluasi. untuk paket pekerjaan yang dilelangkan. d. memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan meliputi syarat administrasi. b. mengurangi. pada waktu yang telah ditentukan. c. penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat adalah: 1) penyimpangan dari Dokumen Pengadaan ini yang mempengaruhi lingkup. alat. evaluasi kualifikasi Ketentuan umum dalam melakukan evaluasi sebagai berikut: a. kualitas dan hasil/kinerja pekerjaan.

c). Rincian harga penawaran (daftar kuantitas dan harga). h). maka penawaran dinyatakan gugur. f). 4) Spesifikasi teknis . b) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. b. e). Surat Kuasa dari Direktur Utama/Pimpinan Perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan). dan jumlah peralatan . antara lain kesamaan/kesalahan pengetikan. maka penawarannya tidak digugurkan dan nilai TKDN-nya dianggap nol). evaluasi terhadap data administrasi hanya dilakukan terhadap hal-hal yang tidak dinilai pada saat penilaian kualifikasi. Kapasitas. 6) Daftar bagian pekerjaan yang akan di subkontrakkan. Surat Perjanjian / Kemitraan / Kerjasama Operasional (apabila ada). maka nilai yang diakui adalah nilai yang tertulis dalam angka. 2) Surat penawaran memenuhi ketentuan sebagai berikut: a) jangka waktu berlakunya surat penawaran tidak kurang dari waktu sebagaimana tercantum dalam LDP dengan ketentuan: (1) apabila ada perbedaan nilai penulisan antara angka dan huruf maka yang diakui adalah tulisan huruf. maka penawaran dinyatakan gugur. 28. Formulir rekapitulasi perhitungan TKDN(khusus untuk peserta yang tidak menyampaikan formulir TKDN. (2) apabila nilai yang tertulis dalam angka jelas sedangkan nilai dalam huruf tidak jelas. 3) Jenis. atau (3) apabila nilai dalam angka dan nilai yang tertulis dalam huruf tidak jelas. (2) apabila nilai yang tertulis dalam angka jelas sedangkan nilai dalam huruf tidak jelas.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Surat penawaran. Dokumen penawaran teknis : 1) Metode Pelaksanaan. penawaran dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi. g). maka surat penawaran Pokja Konstruksi ULP Kab. 2) Jadwal waktu pelaksanaan. Analisa Harga Satuan Pekerjaan. c) bertanggal. dengan ketentuan: (1) apabila ada perbedaan nilai penulisan antara angka dan huruf maka yang diakui adalah tulisan huruf. apabila: 1) syarat-syarat substansial yang diminta berdasarkan Dokumen Pengadaan ini dipenuhi/dilengkapi : a). d). Formulir Pra RK3K. dan format penulisan. b).14 4) adanya kesamaan/kesalahan isi dokumen penawaran. 5) Daftar personil inti yang akan ditempatkan secara penuh . atau (3) apabila nilai dalam angka dan nilai yang tertulis dalam huruf tidak jelas. susunan. maka nilai yang diakui adalah nilai yang tertulis dalam angka. d) apabila terdapat kesalahan pada tanggal surat penawaran yang menyebabkan jangka waktu berlaku surat penawaran menjadi kurang dari waktu yang ditetapkan dalam LDP. komposisi.10 Evaluasi Administrasi: a.

b. penyusunan rencana progres pelaksanaan pekerjaan dalam bentuk kurva S dalam format MS Project/ MS Excel. tidak dapat menggugurkan teknis berdasarkan Pra RK3K Pokja Konstruksi ULP Kab. evaluasi teknis dilakukan dengan sistem gugur dengan ketentuan: 1) Pokja ULP menilai persyaratan teknis minimal yang harus dipenuhi dengan membandingkan pemenuhan persyaratan teknis sebagaimana tercantum dalam dokumen pengadaan ini. 2) penilaian persyaratan teknis minimal dilakukan terhadap: a) metode pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan termasuk pengendalian terhadap risiko K3. e) personil inti yang akan ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan. e. apabila hanya ada 1 (satu) atau 2 (dua) peserta yang memenuhi persyaratan administrasi.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .4. f.15 dinyatakan tidak memenuhi persyaratan administrasi. b.1. kesesuaian antara jangka waktu pelaksanaan pada jadwal dan kurva S yang tidak melebihi waktu yang dipersyaratkan didalam LDP. Pokja ULP memasukan hasil evaluasi administrasi pada aplikasi SPSE. unsur-unsur yang dievaluasi teknis sesuai dengan yang ditetapkan.11 Evaluasi Teknis: a.3. Apabila terdapat hal yang meragukan dapat dilakukan klarifikasi untuk menegaskan bahwa K3 akan dilaksanakan. d. maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi teknis. apabila tidak ada peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. kesesuain jenis pekerjaan pada jadwal dengan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga serta urutan pekerjaan setiap tahap pada jadwal secara teknis dapat dilaksanakan. Metode pelaksanaan dilengkapi metode kerja untuk jenis-jenis pekerjaan utama dan pekerjaan penunjang atau pekerjaan sementara yang ikut menentukan keberhasilan pelaksanaan pekerjaan dan diyakini menggambarkan penguasaan penawar untuk melaksanakan pekerjaan. d) spesifikasi teknis memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ini. Pokja ULP dapat melakukan klarifikasi terhadap hal-hal yang kurang jelas dan meragukan. f) bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP. penyusunan jadwal dengan menggunakan metode jaringan kerja (Network Diagram) yang berbentuk Diagram Balok (Gantt Chart) dalam format MS Project dengan ketentuan menyampaikan sub item pekerjaan sesuai mata pembayaran yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. c. b. peserta yang memenuhi persyaratan administrasi dilanjutkan dengan evaluasi teknis. termasuk alasan ketidaklulusan peserta dalam evaluasi administrasi. b) Penilaian jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan dilakukan atas: b. g) Pra RK3K memenuhi persyaratan keselamatan dan kesehatan kerja yang akan dilakukan pada saat pelaksanaan pekerjaan konstruksi. c) jenis dan jumlah peralatan minimal yang disediakan sebagaimana tercantum dalam LDP.2. g. b. 28. maka pelelangan dinyatakan gagal.

apabila tidak ada peserta yang lulus evaluasi teknis maka pelelangan dinyatakan gagal. e. Harga satuan penawaran tersebut dinyatakan timpang dan hanya berlaku untuk volume sesuai dengan Daftar Kuantitas dan Harga. Pokja ULP melakukan klarifikasi dengan peserta. penggunaan peralatan dan bahan (material konstruksi). 4) untuk harga penawaran: Pokja Konstruksi ULP Kab. Selanjutnya meneliti dan melakukan analisis terhadap uraian Analisa Teknis Satuan Pekerjaan tersebut. Unsur-unsur yang perlu dievaluasi adalah hal-hal yang pokok atau penting. pelelangan dinyatakan gagal. meminta peserta untuk menjelaskan metode pelaksanaan pekerjaan. a) sampai dengan f) maka penawaran dinyatakan tidak memenuhi persyaratan teknis.16 3) Apabila penawaran tidak memenuhi salah satu kriteria angka 2). meminta peserta untuk menghadirkan personil inti yang ditawarkan. 2) harga satuan penawaran yang nilainya lebih besar dari 110% (seratus sepuluh perseratus) dari harga satuan yang tercantum dalam HPS. maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi harga. tenaga kerja. dan bahan(material konstruksi) terhadap jenis pekerjaan yang perlu dinilai konsistensinya. mengecek lokasi dan kondisi peralatan yang ditawarkan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . c). Dalam klarifikasi teknis ini. dan b) apabila semua harga penawaran atau penawaran terkoreksi di atas nilai total HPS. 28. b). dengan ketentuan: 1) total harga penawaran atau penawaran terkoreksi dibandingkan terhadap nilai total HPS: a) apabila total harga penawaran terkoreksi melebihi nilai total HPS. Pokja ULP dapat melakukan klarifikasi dengan menilai rincian/uraian Analisa Teknis Satuan Pekerjaan untuk pekerjaan utama meliputi komponen tenaga kerja. jadwal waktu pelaksanaan. 3) mata pembayaran yang harga satuannya nol atau tidak ditulis dilakukan klarifikasi dan kegiatan tersebut harus tetap dilaksanakan. hal-hal lain yang kurang jelas atau meragukan. d).12 Evaluasi Harga: a. Hasil klarifikasi dapat menggugurkan penawaran. 6) apabila dalam evaluasi teknis terdapat hal-hal yang kurang jelas atau meragukan. 7) dalam klarifikasi peserta tidak diperkenankan mengubah substansi penawaran. maupun pencapaian produktivitas dan spesifikasi teknis. Pokja ULP memasukan hasil evaluasi teknis pada aplikasi SPSE. dilakukan klarifikasi. apabila peserta yang lulus evaluasi teknis kurang dari 3 (tiga). d. dinyatakan gugur. Pokja ULP dapat : a). c. peserta yang dinyatakan lulus evaluasi teknis dilanjutkan ke tahap evaluasi harga. peralatan. 4) Untuk menilai konsistensi dan kewajaran antara metode pelaksanaan. apabila dinilai tidak konsisten dan/atau tidak wajar maka penawaran tidak memenuhi syarat dan dalam evaluasi penawaran harus dinyatakan gugur teknis. Harganya dianggap termasuk dalam harga satuan pekerjaan lainnya. 5) Pokja ULP dapat meminta uji mutu/teknis/fungsi untuk bahan/alat tertentu sebagaimana tercantum dalam LDP. termasuk alasan ketidaklulusan peserta dalam evaluasi teknis. f.

dan bahan (material konstruksi) terhadap jenis pekerjaan utama yang perlu dinilai kewajarannya untuk diteliti dan dianalisa. e.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . b) apabila penawaran dalam angka tertulis dengan jelas sedangkan dalam huruf tidak jelas. Apabila dalam evaluasi ditemukan bukti harga tidak wajar akibat terjadinya persaingan usaha tidak sehat dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan). atau c) apabila penawaran dalam angka dan huruf tidak jelas. sehingga akan menyebabkan terjadinya kerugian dibandingkan keuntungan yang akan diperoleh serta diperkirakan mempengaruhi lingkup. Evaluasi Kualifikasi 29. 2) klarifikasi kewajaran harga apabila harga penawaran dibawah 80% (delapan puluh perseratus) HPS dengan ketentuan: a) menilai rincian/uraian Analisa Harga Satuan Pekerjaan Utama meliputi komponen tenaga kerja. maka penawaran dinyatakan gugur. Pokja ULP menyusun urutan 3 (tiga) penawaran sebagai calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada). kualitas. dan c) apabila peserta yang bersangkutan tidak bersedia menaikkan nilai Jaminan Pelaksanaan.1 29. b) apabila peserta tersebut ditunjuk sebagai pemenang lelang. c. maka dilakukan evaluasi kualifikasi terhadap penawar ranking berikutnya. b.2 29. d. maka pelelangan dinyatakan gagal dan peserta yang terlibat dimasukkan dalam Daftar Hitam.17 a) apabila ada perbedaan antara penulisan nilai harga penawaran antara angka dan huruf maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan huruf. 29. Apabila hasil analisa mengindikasikan bahwa pekerjaan utama tidak dapat dilaksanakan dengan harga yang ditawarkan yang disebabkan harga penawaran di bawah harga pasar dan dapat dibuktikan. hasil/ kinerja dan diyakini tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan persyaratan/ ketentuan. maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan angka. peralatan. maka Pokja ULP memilih peserta yang mempunyai kemampuan teknis lebih besar dan hal ini dicatat dalam Berita Acara.3 Evaluasi dilakukan terhadap calon pemenang lelang serta calon pemenang cadangan 1 dan 2 apabila ada. Dilakukan klarifikasi kewajaran harga dengan ketentuan sebagai berikut: 1) klarifikasi dalam hal penawaran Tingkat Komponen Dalam Negeri(TKDN) berbeda dibandingkan dengan perkiraan Pokja ULP. Pokja Konstruksi ULP Kab. Apabila calon pemenang lelang serta pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada) tidak lulus evaluasi kualifikasi. Evaluasi kualifikasi dilakukan dengan menggunakan metode penilaian sistem gugur. maka penawaran tidak memenuhi syarat dan dalam evaluasi penawaran harus dinyatakan gugur. Indikasi kerugian dan keuntungan diteliti dari data yang tercantum dalam analisa harga satuan pekerjaan dan rekapitulasi daftar kuantitas dan harga. Dalam hal terdapat 2 (dua) calon pemenang memiliki harga penawaran yang sama. maka penawarannya digugurkan dan Jaminan Penawaran disita untuk negara serta dimasukkan dalam Daftar Hitam. harus bersedia untuk menaikkan Jaminan Pelaksanaan menjadi 5% (lima perseratus) dari nilai total HPS.

3 30. 30. atau pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama.4 . Penetapan Pemenang 31. b. Pokja ULP melakukan klarifikasi dan/atau verifikasi kepada penerbit dokumen atau kepada tenaga ahli yang bersangkutan/dalam dokumen penawaran apabila diperlukan. dengan tembusan disampaikan secara offlinekepada PPK dan APIP K/L/D/Isebagaimana tercantum dalam LDP. penyimpangan terhadap ketentuan dan prosedur yang diatur dalam Peraturan Presiden No. Pembuktian kualifikasi dilakukan dengan cara melihat keaslian dokumen dari dokumen asli atau salinan dokumen yang sudah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang dan meminta salinan dokumen tersebut. memenuhi persyaratan administrasi.3 33.1 Peserta yang memasukkan dokumen penawaran secara lengkap dapat menyampaikan sanggahan secara elektronik melalui aplikasi SPSE atas penetapan pemenang kepada Pokja ULP dalam waktu 3 (tiga) hari kerja setelah pengumuman pemenang. Apabila tidak ada calon pemenang yang lulus pembuktian kualifikasi. Dalam pembuktian kualifikasi harus dihadiri oleh penanggung jawab penawaran atau yang menerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya. 54 Tahun 2010 sebagaimana diubah terakhir dengan Peraturan Presiden No.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 33.5 F. Sanggahan Pokja ULP menetapkan pemenang lelang berdasarkan urutan nilai penawaran yang paling rendah.2 Pembuktian kualifikasi terhadap peserta yang memenuhi persyaratan kualifikasi dilakukan setelah evaluasi kualifikasi. Pokja ULP wajib memberikan jawaban secara elektronik melalui aplikasi SPSE atas semua sanggahan paling lambat 3 (tiga) hari kerja setelah menerima surat sanggahan. disertai bukti terjadinya penyimpangan. Apabila sanggahan dinyatakan benar maka Pokja ULP menyatakan pelelangan gagal. Sanggahan diajukan oleh peserta apabila terjadi penyimpangan prosedur meliputi: a. 32. atau kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik. dan/atau c. Pengumuman Pemenang 33.18 30. Apabila hasil pembuktian kualifikasi ditemukan pemalsuan data. rekayasa tertentu sehingga menghalangi terjadinya persaingan usaha yang sehat. Pembuktian Kualifikasi 30. Penetapan Pemenang.2 33. penyalahgunaan wewenang oleh Pokja ULP dan/atau pejabat yang berwenang lainnya.4 30. maka peserta digugurkan. teknis dan harga. 70 Tahun 2012 dan peraturan perundangundangan lainnya yang masih berlaku dan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan. badan usaha dan/atau pengurusnya dimasukkan dalam Daftar Hitam. maka lelang dinyatakan gagal.1 30. Pokja Konstruksi ULP Kab. Pokja ULP mengumumkan pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada) melalui aplikasi SPSE dan papan pengumuman resmi untuk masyarakat 33.

Tulungagung Tahun Anggaran 2013 35. atau c. Apabila pemenang yang ditunjuk mengundurkan diri. bukan kepada Pokja ULP atau disampaikan diluar masa sanggah.3 35. apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan masa penawarannya masih berlaku dengan alasan yang tidak dapat diterima secara obyektif oleh Pokja ULP. Sanggahan Banding 34.5 Sanggahan yang disampaikan secara offline. dengan tembusan kepada PPK. dan APIP K/L/D/I sebagaimana tercantum dalam LDP. tidak ada sanggahan dari peserta.5 34. paling lambat 3 (tiga) hari kerja setelah menerima jawaban sanggahan. 34. sanggahan dan/atau sanggahan banding terbukti tidak benar. apabila yang bersangkutan tidak bersedia ditunjuk karena masa penawarannya sudah tidak berlaku. Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi sebagaimana tercantum dalam LDP. dengan ketentuan: a. dengan ketentuan: a. maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan dicairkan dan disetorkan sebagaimana tercantum dalam LDP.4 34. Penunjukan Pemenang Pengadaan 35. Penyedia yang ditunjuk wajib menerima keputusan tersebut. Sanggahan banding menghentikan proses pelelangan. atau c.6 G. dianggap sebagai pengaduan dan ditindaklanjuti secara offline di luar aplikasi SPSE oleh pihak-pihak yang berwenang Peserta yang tidak sependapat dengan jawaban sanggahan dari Pokja ULP. Penerima Jaminan Sanggahan Banding adalah Pokja ULP. dianggap sebagai pengaduan dan tetap harus ditindaklanjuti.1 Pokja ULP membuat dan mengunggah Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) ke dalam aplikasi SPSE dan menyampaikan kepada PPK sebagai dasar untuk menerbitkan Surat Penunjukan Penyedia/Jasa (SPPBJ) PPK menerbitkan SPPBJ apabila pernyataan peserta pada formulir isian kualifikasi masih berlaku. b. Sanggahan banding yang disampaikan bukan kepada Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi sebagaimana tercantum dalam LDP atau disampaikan di luar masa sanggah banding. wajib memberikan jawaban secara tertulis atas semua sanggahan banding paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah surat sanggahan banding diterima. maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan dicairkan dan disetorkan sebagaimana tercantum dalam LDP serta dimasukkan dalam Daftar Hitam. selama masa surat penawaran dan Jaminan Penawaran pemenang Pokja Konstruksi ULP Kab.2 35. Pokja ULP.19 33. maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan tidak boleh dicairkan.2 34.3 34.4 . Peserta yang akan melakukan Sanggahan Banding harus memberikan Jaminan Sanggahan Banding yang ditujukan kepada Pokja ULP sebesar 1% (satu perseratus) dari nilai total HPSdengan masa berlaku 5 (lima) hari kerja sejak tanggal pengajuan sanggahan banding. masa sanggah dan/atau masa sanggah banding berakhir. b. Penunjukan Penyedia Barang/Jasa 35. apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan masa penawarannya masih berlaku dengan alasan yang dapat diterima secara obyektif oleh Pokja ULP. dapat mengajukan sanggahan banding secara tertulis kepada Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi sebagaimana tercantum dalam LDP.1 34. maka penunjukan pemenang dapat dilakukan kepada pemenang cadangan sesuai dengan urutan peringkat.

Kontrak ditandatangani paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya SPPBJ. apabila: a. sanggahan dari peserta atas pelaksanaan pelelangan yang tidak sesuai dengan ketentuan Peraturan Presiden No. b. tidak ada penawaran yang lulus evaluasi penawaran. Setiap usaha peserta lelang mencampuri proses evaluasi dokumen penawaran atau keputusan pemenang akan mengakibatkan ditolaknya penawaran yang bersangkutan. evaluasi. SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 6 (enam) hari kerja setelah pengumuman penetapan pemenang. dalam evaluasi penawaran ditemukan bukti/indikasi terjadi persaingan tidak sehat. SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah semua sanggahan dan sanggahan banding dijawab. apabila tidak ada sanggahan. sanggahan dari peserta atas kesalahan substansi Dokumen Pengadaan ternyata benar. d. klarifikasi.2 36. Evaluasi penawaran yang disimpulkan dalam Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) oleh Pokja ULP bersifat rahasia sampai dengan saat pengumuman pemenang. 54 Tahun 2010 dan Dokumen Pengadaan ternyata benar.5 35. atau orang lain yang tidak berkepentingan sampai keputusan pemenang diumumkan.5 36.6 36. maka pelelangan dinyatakan gagal oleh PA/KPA setelah mendapat laporan dari PPK. konfirmasi. Pelelangan 37.3 36.4 36. Pokja ULP menuangkan ke dalam BAHP segala hal terkait proses pemilihan penyedia/barang jasa secara elektronik yang tidak dapat diakomodir atau difasilitasi aplikasi SPSE.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 35. atau Pokja Konstruksi ULP Kab. 35. file BAHP dapat diunggah secara berulang.9 36. Evaluasi penawaran yang disimpulkan dalam Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) oleh Pokja ULP bersifat rahasia sampai dengan saat pengumuman pemenang.1 36. e.7 H. Dalam SPPBJ disebutkan bahwa penyedia harus menyiapkan Jaminan Pelaksanaan sebelum penandatanganan kontrak. Informasi yang berhubungan dengan penelitian. f.6 35.dan usulan calon pemenang tidak boleh diberitahukan kepada peserta. harga penawaran terendah terkoreksi lebih tinggi dari HPS. Proses evaluasi Dokumen Penawaran bersifat rahasia dan dilaksanakan oleh pokja ULP secara independen.8 35. Jika diperlukan. BAHP dan Kerahasiaan Proses 36.1 Gagal . c. Pokja ULP menyatakan pelelangan gagal.7 Apabila semua pemenang yang ditunjuk mengundurkan diri. diganti atau ditimpa sampai dengan kontrak ditandatangani. Pelelangan Gagal 37. jumlah peserta yang memasukan Dokumen Penawaran kurang dari 3 (tiga) peserta.20 cadangan masih berlaku atau sudah diperpanjang masa berlakunya.

2 KPA sebagaimana tercantum dalam LDP menyatakan pelelangan gagal. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan Pelelangan dinyatakan benar oleh pihak berwenang. f. apabila: a. besaran nilai Jaminan Pelaksanaan tidak kurang dari nilai jaminan yang ditetapkan. 37. f. 54 Tahun 2010.5 I. ternyata benar. c. apabila: a. d. diterbitkan oleh Bank Umum (tidak termasuk bank perkreditan rakyat). KPA. atau d. PPK dan/atau Pokja ULP. Pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN yang melibatkan PA dan/atau KPA. sanggahan dari Penyedia Barang/Jasa atas kesalahan prosedur yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan ternyata benar. nama penyedia sama dengan nama yang tercantum dalam surat Jaminan Pelaksanaan. maka Pokja ULP atau Pokja ULP lainnya yang ditugaskan meneliti dan menganalisis penyebab terjadinya pelelangan gagal. KPA sebagaimana tercantum dalam LDP sependapat dengan PPK yang tidak bersedia menandatangani SPPBJ karena proses Pelelangan tidak sesuai dengan Peraturan Presiden No. nama PPK yang menerima Jaminan Pelaksanaan sama dengan nama PPK Pokja Konstruksi ULP Kab.21 g. pelelangan ulang. 54 Tahun 2010.3 Kepala Daerah sebagaimana tercantum dalam LDP menyatakan pelelangan gagal. penyampaian ulang Dokumen Penawaran. c. 37. calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 mengundurkan diri.4 37. Surat Jaminan Pelaksanaan 38. yaitu melakukan: a. calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2. Setelah pemberitahuan adanya pelelangan gagal. b.1 Surat Jaminan Pelaksanaan memenuhi ketentuan sebagai berikut: a. Surat Jaminan Pelaksanaan 38. perusahaan penjaminan atau perusahaan asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian (suretyship) yang sebagaimana ditetapkan oleh Menteri Keuangan. e. atau b. besaran nilai Jaminan Pelaksanaan dicantumkan dalam angka dan huruf. b. setelah dilakukan evaluasi dengan sengaja tidak hadir dalam klarifikasi dan/atau pembuktian kualifikasi. maka Pokja ULP memberitahukan secara elektronik kepada peserta. penghentian proses pelelangan. atau g. ternyata benar.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Setelah pelelangan dinyatakan gagal. evaluasi ulang. menentukan langkah selanjutnya. Sanggahan banding dari peserta atas terjadinya pelanggaran prosedur dalam pelaksanaan pelelangan yang melibatkan PA. d. b. Dokumen Pengadaan tidak sesuai dengan Peraturan Presiden No. 37. pelaksanaan Pelelangan tidak sesuai atau menyimpang dari Dokumen Pengadaan. pengaduan masyarakat adanya dugaan KKN yang melibatkan Pokja ULP dan/atau PPK ternyata benar. masa berlaku Jaminan Pelaksanaan sejak tanggal penandatanganan Kontrak sampai dengan serah terima pertama pekerjaan berdasarkan Kontrak (PHO) sebagaimana tercantum dalam LDP. e. c.

atau b.22 g. dengan ketentuan: a. dengan maksud apabila terjadi pertentangan ketentuan antara bagian satu dengan bagian yang lain. redaksional. adendum Surat Perjanjian (apabila ada).1 Sebelum penandatanganan kontrak PPK wajib memeriksa apakah pernyataan tanganan dalam Dokumen Isian Kualifikasi masih berlaku. SPPBJ. 38. spesifikasi umum. Menetapkan urutan hirarki bagian-bagian Dokumen Kontrak dalam Surat Perjanjian.3 39. BAHP. Penandatanganan Kontrak 39.3 yang menandatangan kontrak.6 . syarat-syarat khusus kontrak. syarat-syarat umum kontrak. gambar-gambar. Pokja Konstruksi ULP Kab. bahasa. Jaminan Pelaksanaan harus dapat dicairkan tanpa syarat (unconditional) sebesar nilai jaminan dalam jangka waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah surat pernyataan wanprestasi dari PPK diterima oleh penerbit Jaminan. Penanda39. nilai Jaminan Pelaksanaan untuk harga penawaran atau penawaran terkoreksi dibawah 80% (delapan puluh perseratus) nilai total HPS adalah sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai total HPS. Kegagalan penyedia yang ditunjuk untuk menyerahkan Surat Jaminan Pelaksanaan dipersamakan dengan penolakan untuk menandatangani Kontrak. c.5 39. dokumen lainnya seperti: jaminan-jaminan. 39. h. maka berlaku urutan sebagai berikut: a. dan memuat nama.4 39. kecuali perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan yang melewati batas tahun anggaran. i. dan i. alamat dan tanda tangan pihak penjamin. Ketentuan lebih lanjut mengenai pencairan Surat Jaminan Pelaksanaan diatur dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak. pokok perjanjian. angka dan huruf serta membubuhkan paraf pada setiap lembar Dokumen Kontrak. h. surat penawaran berikut daftar kuantitas dan harga. Perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan dilakukan setelah mendapat persetujuan kontrak tahun jamak. J. PPK dan penyedia tidak diperkenankan mengubah substansi Dokumen Pengadaan sampai dengan penandatanganan Kontrak. paket pekerjaan yang dijamin sama dengan paket pekerjaan yang tercantum dalam SPPBJ.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 39. maka penandatanganan kontrak tidak dapat dilakukan. g. f. Apabila salah satu pernyataan Kontrak tersebut sudah tidak dipenuhi. Jaminan Pelaksanaan atas nama Kemitraan/KSO harus ditulis atas nama Kemitraan/KSO. d.2 38. j. spesifikasi khusus. b. PPK dan penyedia wajib memeriksa konsep Kontrak meliputi substansi. nilai Jaminan Pelaksanaan untuk harga penawaran atau penawaran terkoreksi diatas 80% (delapan puluh perseratus) nilai total HPS adalah sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai penawaran atau penawaran terkoreksi.2 Penandatanganan kontrak dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkan SPPBJ dan setelah penyedia menyerahkan Jaminan Pelaksanaan. e.

23

39.7

Banyaknya rangkap kontrak dibuat sesuai kebutuhan, yaitu: a. sekurang-kurangnya 2 (dua) Kontrak asli, terdiri dari: 1) kontrak asli pertama untuk PPK dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh penyedia; dan 2) kontrak asli kedua untuk penyedia dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh PPK; b. rangkap kontrak lainnya tanpa dibubuhi materai, apabila diperlukan. Pihak yang berwenang menandatangani kontrak atas nama penyedia adalah Direksi yang disebutkan namanya dalam Akta Pendirian/ Anggaran Dasar, yang telah didaftarkan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Pihak lain yang bukan Direksi atau yang namanya tidak disebutkan dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar sebagaimana dimaksud pada pasal 38.8, dapat menandatangani kontrak, sepanjang mendapat kuasa/pendelegasian wewenang yang sah dari Direksi atau pihak yang sah berdasarkan Akta Pendirian/Anggaran Dasar untuk menanda-tangani kontrak.

39.8

39.9

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

24

BAB IV. LEMBAR DATA PEMILIHAN (LDP)
A. Lingkup Pekerjaan 1. 2. Nama Pokja ULP : Pokja Konstruksi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Tulungagung. Alamat : Sekretariat ULP (Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tulungagung) Jl. A. Yani Timur No. 37, Tulungagung : www.tulungagung.go.id

Website

Website LPSE : lpse.tulungagung.go.id 3. 4. 5. B. Sumber Dana C. Pemberian Penjelasan Dokumen Pengadaan dan Peninjauan Lapangan D. Dokumen Penawaran 1. 2. Nama Paket Pekerjaan : Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh Lingkup pekerjaan meliputi Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh Jangka waktu penyelesaian pekerjaan : 90 (sembilan puluh) hari kalender Pekerjaan ini dibiayai dari sumber pendanaan : APBD Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2013. Pemberian Penjelasan Dokumen Pengadaan akan dilaksanakan melalui : LPSE dan jadwal sesuai dengan jadwal pada LPSE Peninjauan lapangan dilaksanakan apabila diminta oleh peserta.

1.

Daftar Personil Inti yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan:
No 1 1 2 3 Jabatan dlm Organisasi Pekerjaan 2 Pelaksana Juru Pengeboran Administrasi Jumlah minimal (orang) 3 1 1 1 Pendidika n Minimal 4 SMK Bangunan SMU/SMK sederajat SMU/SMK sederajat
Pengalaman minimal

Profesi/ keahlian dengan Sertifikat 6 SKT Pelaksana Bangunan Irigasi SKT Juru Pengeboran Air Tanah -

5 5 tahun 3 tahun

-

Keterangan: Dilampiri dengan hasil scan/copy ijazah dan SKA/SKT yang masih berlaku. 2. Daftar Peralatan Utama minimal yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan: No 1 Jenis Alat Dump Truck / Truck Jumlah 1 unit Kapasitas Minimal Keterangan Milik sendiri/ sewa

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

25

2 3 4

Pompa air Molen beton Mesin bor lengkap

1 unit 1 unit 1 set

-

Milik sendiri Milik sendiri Milik sendiri/sewa

Keterangan: Dilampiri dengan hasil scan/copy bukti kepemilikan untuk milik sendiri dan bukti perjanjian sewa atau dukungan alat untuk sewa. 3. E. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran F. Masa Berlakunya Penawaran G. Jaminan Penawaran H. Pemasukan Dokumen Penawaran I. Batas Akhir Waktu Penyampaian Penawaran J. Pembukaan Penawaran K. Sanggahan, Sanggahan Banding Dan Pengaduan 1. 2. Bagian Pekerjaan yang disubkontrakkan : tidak ada. Mata uang yang digunakan Rupiah Pembayaran dilakukan dengan cara angsuran (termin). Masa berlaku penawaran selama 60 (enam puluh) hari kalender sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran. Tidak dipersyaratkan. Lihat jadwal di LPSE

Lihat jadwal di LPSE

Lihat jadwal di LPSE 1. 2. Sanggahan disampaikan melalui aplikasi SPSE. Tembusan sanggahan ditujukan kepada: a. PPK b. PA/KPA c. Inspektorat Kab. Tulungagung Sanggahan Banding disampaikan diluar aplikasi SPSE (offline) ditujukan kepada Bupati Tulungagung Tembusan sanggahan banding ditujukan kepada: a. PPK b. Pokja Konstruksi ULP Kabupaten Tulungagung. c. Inspektorat Kab. Tulungagung Besarnya jaminan sanggahan banding sebesar 1% (satu perseratus) dari nilai total HPS

3. 4.

L. Jaminan Sanggahan Banding

1.

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Masa berlaku Jaminan Pelaksanaan selama 90 (sembilan puluh) hari kalender (unconditional) sejak penandatanganan kontrak. Jaminan Pelaksanaan 1. Jaminan Pelaksanaan dicairkan dan disetorkan pada Kas Daerah.26 M. 2. Pokja Konstruksi ULP Kab.

3. 6. PPh pasal 25/29 dan PPN (bagi pengusaha kena pajak) bulan Desember 2012. Memiliki pengalaman pada bidang Tata Lingkungan.id Website Website LPSE : lpse. LEMBAR DATA KUALIFIKASI (LDK) A. 37. tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana.tulungagung. Memiliki Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBUJK) dan Izin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK) dengan sub bidang pekerjaan yang sesuai dan masih berlaku: Kualifikasi : Kecil Bidang : Tata Lingkungan Sub Bidang : Pekerjaan Pengeboran Air Tanah 2. Salah satu dan/atau semua pengurus dan badan usahanya atau perorangan tidak masuk dalam daftar hitam. 5. Menyampaikan surat pernyataan/ pengakuan tertulis bahwa perusahaan yang bersangkutan dan manajemennya atau peserta perorangan tidak dalam pengawasan pengadilan.tulungagung. pasal 23 bila ada transaksi. Memiliki NPWP dan telah memenuhi kewajiban perpajakan tahun pajak terakhir (SPT Tahun 2011) serta memiliki laporan bulanan PPh pasal 21. baik dilingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. Januari 2013 dan Februari 2013.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . 7. kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan. Memiliki kemampuan menyediakan personil inti sebagai berikut : No 1 1 2 3 Jabatan dlm Organisasi Pekerjaan 2 Pelaksana Juru Pengeboran Administrasi Jumlah minimal (orang) 3 1 1 1 Pendidika n Minimal 4 SMK Bangunan SMK Bangunan SMU/SMK sederajat Pengalaman minimal Profesi/ keahlian dengan Sertifikat 6 SKT Pelaksana Bangunan Irigasi SKT Juru Pengeboran Air Tanah - 5 5 tahun 3 tahun - Pokja Konstruksi ULP Kab.id Nama Paket Pekerjaan : Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh B. Yani Timur No.go. 4. Peserta dapat mengganti persyaratan ini dengan menyampaikan Surat Keterangan Fiskal (SKF) sampai dengan bulan Februari 2013. Lingkup Kualifikasi Nama Pokja ULP : Pokja Konstruksi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Tulungagung. Alamat : Sekretariat ULP Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tulungagung Jl. Tulungagung : www.go.27 BAB V. A. tidak pailit. Memperoleh paling sedikit 1 (satu) pekerjaan bagi penyedia dalam kurun waktu 4 tahun terakhir. Persyaratan Kualifikasi 1.

9. yang diperhitungkan adalah SKP dari semua perusahaan yang bermitra/KSO.28 Keterangan: Dilampiri dengan hasil scan/copy ijazah dan SKA/SKT yang masih berlaku. 8. b. 10.jumlah paket yang sedang dikerjakan KP = Kemampuan menangani paket pekerjaan untuk usaha kecil KP = 5 N = Jumlah paket pekerjaan terbanyak yang dapat ditangani pada saat bersamaan selama kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir. dengan ketentuan: a. Memiliki surat keterangan dukungan keuangan dari bank pemerintah/swasta minimal 10 % (sepuluh perseratus) dari nilai total HPS. Mempunyai Sisa Kemampuan Paket (SKP). dalam hal kemitraan/KSO. Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . 11. Dalam hal melakukan kemitraan peserta wajib mempunyai surat perjanjian kerja sama operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan dan perusahaan yang mewakili kemiraan tersebut. Memiliki kemampuan untuk menyediakan fasilitas/peralatan/perlengkapan untuk melaksanakan pekerjaan konstruksi ini. SKP = KP . yaitu: No 1 2 3 4 Jenis Alat Dump Truck / Truck Pompa air Molen beton Mesin bor lengkap Jumlah 1 unit 1 unit 1 unit 1 set Kapasitas Minimal Keterangan Milik sendiri/ sewa Milik sendiri Milik sendiri Milik sendiri/sewa Keterangan: Dilampiri dengan hasil scan/copy bukti kepemilikan untuk milik sendiri dan bukti perjanjian sewa atau dukungan alat untuk sewa.

. komposisi. [Hasil pemindaian Surat perjanjian kemitraan/Kerja Sama Operasi. c.... Jl.... f. .. b... Jadwal Waktu Pelaksanaan.. maka kami menyatakan sanggup dan akan tunduk pada semua ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan.. PT/CV/Firma/Kemitraan (KSO) ____________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] ..... 1...... apabila ada]. d....: Pokja . Kami akan melaksanakan pekerjaan tersebut dengan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama …….. apabila dipersyaratkan]....29 BAB VI. [Bagian Pekerjaan yang akan disubkontrakkan... Data kualifikasi yang dikirimkan melalui aplikasi SPSE [Dokumen lain yang dipersyaratkan].... apabila ada]. bersama Surat Penawaran ini kami lampirkan: Hasil pemindaian (scan)Jaminan Penawaran [atau asli]. Daftar Personil Inti...... Formulir rekapitulasi perhitungan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN)... BENTUK SURAT PENAWARAN PESERTA BADAN USAHA/KEMITRAAN (KSO) CONTOH [Kop Surat Badan Usaha/Kemitraan (KSO)] Nomor Lampiran : : Kepada Yth. 3.. Dokumen penawaran teknis.. Sesuai dengan persyaratan. Penawaran ini berlaku selama ____ (__________________) hari kalender sejak tanggal surat penawaran ini.. Sehubungan dengan pengumuman pendaftaran dan pengambilan Dokumen Pengadaan nomor:_________________ tanggal ______________ dan setelah kami pelajari dengan seksama Dokumen Pengadaan [serta adendum Dokumen Pengadaan].. [Daftar Kuantitas dan Harga... 4. Dengan disampaikannya Surat Penawaran ini. Jenis...... e.... terdiri dari : a.. 6........... dengan ini kami mengajukan penawaran untuk pekerjaan ………...... Tulungagung di TULUNGAGUNG Perihal : Penawaran Pekerjaan …………. (…………….. sebesar Rp_______________ (__________________________) termasuk PPN.......... BENTUK DOKUMEN PENAWARAN A.. dan jumlah peralatan utama minimal yang dibutuhkan.. Jabatan Pokja Konstruksi ULP Kab...Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .... 5....) hari kalender.. kapasitas. Metoda Pelaksanaan.. 2. Spesifikasi teknis.... 7......... Penawaran ini sudah memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas.

Menyetujui apabila ditunjuk sebagai pemenang. daftar peralatan dan tenaga kerja. Perjanjian ini dibuat dalam rangkap ____ (_______) yang masing-masing mempunyai kekuatan hukum yang sama. 5. 7. Wewenang menandatangani untuk dan atas nama kemitraan/KSO diberikan kepada _________________________ [nama wakil peserta] dalam kedudukannya sebagai direktur utama/direktur pelaksana _________________________ [nama peserta 1] berdasarkan persetujuan tertulis dari seluruh anggota kemitraan/KSO. Kami menyetujui dan memutuskan bahwa: 1. wajib bertanggung jawab baik secara bersama-sama atau masing-masing atas semua kewajiban sesuai ketentuan dokumen kontrak. kecuali dengan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan persetujuan bersama secara tertulis dari masing-masing anggota kemitraan/KSO. 6. masing-masing anggota kemitraan/KSO akan melakukan pengawasan penuh terhadap semua aspek pelaksanaan dari perjanjian ini. Menunjuk ____________________________ [nama peserta 1] sebagai perusahaan utama (leading firm) untuk kemitraan/KSO dan mewakili serta bertindak untuk dan atas nama kemitraan/KSO.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . tahun ________________________ [Peserta 1] (_______________) [Peserta 3] (________________) [Peserta 2] (________________) [dst (________________)] Catatan: Surat Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi ini harus dibuat d iatas kertas segel Pokja Konstruksi ULP Kab. dan lain-lain. perjanjian subkontrak. dan kerugian dari kemitraan/KSO. keuntungan. Perjanjian ini berlaku sejak tanggal ditandatangani. perintah pembelian. DENGAN KESEPAKATAN INI semua anggota kemitraan/KSO membubuhkan tanda tangan di _________ pada hari __________ tanggal __________ bulan ____________.30 BENTUK PERJANJIAN KEMITRAAN/KERJA SAMA OPERASI (KSO) CONTOH SURAT PERJANJIAN KEMITRAAN/ KERJA SAMA OPERASI (KSO) Sehubungan dengan pelelangan pekerjaan ________________ yang pembukaan penawarannya akan dilakukan di ________________ pada tanggal ________ 20__. Pembagian sharing dalam kemitraan/KSO ini tidak akan diubah baik selama masa penawaran maupun sepanjang masa kontrak. maka kami: ______________________________ [nama peserta 1] ______________________________ [nama peserta 2] ______________________________ [nama peserta 3] ______________________________ [dan seterusnya] bermaksud untuk mengikuti pelelangan dan pelaksanaan kontrak secara bersama-sama dalam bentuk kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO). Perjanjian ini secara otomatis menjadi batal dan tidak berlaku lagi bila pelelangan tidak dimenangkan oleh perusahaan kemitraan/KSO. 9. Keikutsertaan modal (sharing) setiap perusahaan dalam kemitraan/KSO adalah: _______________ [nama peserta 1] sebesar _____ % (___________ persen) _______________ [nama peserta 2] sebesar _____ % (___________ persen) _______________ [nama peserta 3] sebesar _____ % (___________ persen) _________________________________ [dst] 3. Secara bersama-sama: a. 2. Membentuk kemitraan/KSO dengan nama kemitraan/KSO adalah ________________ b. dalam hal pengeluaran. termasuk hak untuk memeriksa keuangan. c. 4. akan mengambil bagian sesuai sharing tersebut pada butir 2. 8. Terlepas dari sharing yang ditetapkan di atas. surat-menyurat. tanda terima. Masing-masing peserta anggota kemitraan/KSO.

dan 7. keterangan dapat dicantumkan dalam lembar tersendiri/tambahan] 1. 4.31 B. jenis. 3. 5. spesifikasi teknis. penyusunan rencana progres pelaksanaan pekerjaan dalam bentuk kurva S dalam format MS Project/MS Excel. jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan [tidak melampaui batas waktu sebagaimana tercantum dalam LDP]. komposisi dan jumlah peralatan minimal [sebagaimana tercantum dalam LDP]. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS Dokumen Penawaran Teknis [Cantumkan dan jelaskan secara rinci hal-hal berikut.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Contoh : b) c) kesesuain jenis pekerjaan pada jadwal dengan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga serta urutan pekerjaan setiap tahap pada jadwal secara teknis dapat dilaksanakan. metoda pelaksanaan pekerjaan [diyakini menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan]. Jika diperlukan. a) penyusunan jadwal dengan menggunakan metode jaringan kerja (Network Diagram) yang berbentuk Diagram Balok (Gantt Chart) dalam format MS Project dengan ketentuan menyampaikan sub item pekerjaan sesuai mata pembayaran yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. Pokja Konstruksi ULP Kab. kapasitas. personil inti yang akan ditempatkan secara penuh [sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP. serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan]. Contoh : d) kesesuaian antara jangka waktu pelaksanaan pada jadwal dan kurva S yang tidak melebihi waktu yang dipersyaratkan didalam LDP. 6. [Hal-hal lain yang dipersyaratkan]. 2. bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan [sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP].

Jasa Umum B. Konstruksi dan Fabrikasi VI. Sub Total Barang Jasa III. __ [tanggal] __________ [bulan] 20__ [tahun] [tanda tangan] [nama wakil sah badan usaha/pemimpin kemitraan (KSO)] Pokja Konstruksi ULP Kab.32 C. Sub Total Jasa C. Material Langsung (Bahan baku) II.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Manajemen Proyek dan Perekayasaan IV. BENTUK FORMULIR REKAPITULASI PERHITUNGAN TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN) FORMULIR REKAPITULASI PERHITUNGAN TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN) Nilai Gabungan Barang/Jasa (Rp) Uraian Pekerjaan DN (2) LN (3) Total Ribu Rp (4) % KDN (5) Barang/ Jasa (7) TKDN Gabungan (8) (1) Barang I. Alat Kerja / Fasilitas Kerja V. Peralatan (Barang jadi) A. TOTAL Biaya (A + B) (1A) (2A) (3A) (1B) (2B) (3B) (1C) (2C) (3C) (1D) (2D) (3D) (1E) (2E) (3E) (1G) (2G) (3G) (4A) (5A) (6A) (7A) (8A) (9A) (4B) (5B) (6B) (7B) (8B) (9B) (4C) (5C) (6C) (7C) (8C) (9C) (4D) (5D) (6D) (7D) (8D) (9D) (4E) (5E) (6E) (7E) (8E) (9E) (4G) (5G) (6G) (7G) (8G) (9G) Formulasi perhitungan: % TKDN (Gabungan Barang dan Jasa) = Nilai Barang Total (3C) .Nilai Barang Luar Negeri (3B) Nilai Gabungan Barang dan Jasa (9C) Nilai Jasa Total(8C) .Nilai Jasa Luar Negeri (8B) Nilai Gabungan Barang dan Jasa (9C) __________ [tempat].

Memiliki NPWP dan telah memenuhi kewajiban perpajakan tahun pajak terakhir (SPT Tahun 2011) serta memiliki laporan bulanan PPh pasal 21. dalam hal peserta akan melakukan kemitraan/KSO: a. 10. 9. 3. Memiliki pengalaman pada bidang Tata Lingkungan. PPh pasal 25/29 dan PPN (bagi pengusaha kena pajak) bulan Desember 2012. B. tidak pailit. dan 2. Pokja ULP memeriksa dan membandingkan persyaratan dan data isian peserta dalam Dokumen Isian Kualifikasi dalam hal: 1. b. Pokja Konstruksi ULP Kab. evaluasi persyaratan pada angka 1 sampai dengan angka 10 dilakukan untuk setiap perusahaan yang melakukan kemitraan/KSO. Januari 2013 dan Februari 2013. pasal 23 bila ada transaksi. TATA CARA EVALUASI KUALIFIKASI A. menyampaikan pernyataan/pengakuan tertulis bahwa perusahaan yang bersangkutan dan manajemennya atau peserta perorangan tidak dalam pengawasan pengadilan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . 11. Peserta dapat mengganti persyaratan ini dengan menyampaikan Surat Keterangan Fiskal (SKF) sampai dengan bulan Februari 2013. kelengkapan Dokumen Isian Kualifikasi. yang diperhitungkan adalah SKP dari semua perusahaan yang bermitra/KSO. atau peserta perorangan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana. Dokumen Kualifikasi yang akan dievaluasi harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: 1. memiliki kemampuan menyediakan fasilitas dan peralatan serta personil yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan. dalam hal kemitraan/KSO. b. pemenuhan persyaratan kualifikasi. 2. 7. mempunyai Sisa Kemampuan Paket (SKP). kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan. memiliki surat keterangan dukungan keuangan dari bank pemerintah/swasta untuk mengikuti pengadaan pekerjaan konstruksi paling kurang 10% (sepuluh perseratus) dari nilai total HPS. peserta wajib mempunyai perjanjian Kerja Sama Operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan/KSO dan perusahaan yang mewakili kemitraan/KSO tersebut. SKP = KP – jumlah paket yang sedang dikerjakan KP = Kemampuan menangani paket pekerjaan untuk usaha kecil KP = 5 N = Jumlah paket pekerjaan terbanyak yang dapat ditangani pada saat bersamaan selama kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir. menyampaikan daftar perolehan pekerjaan yang sedang dikerjakan. 5. 8. 4. salah satu dan/atau semua pengurus dan badan usahanya atau peserta perorangan tidak masuk dalam Daftar Hitam.33 BAB VII. memiliki izin usaha sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. dengan ketentuan: a. memperoleh paling sedikit 1 (satu) pekerjaan sebagai penyedia dalam kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir. 6. baik di lingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak.

Evaluasi kualifikasi sudah merupakan kompetisi. Pokja Konstruksi ULP Kab. Apabila ditemukan hal-hal dan/atau data yang kurang jelas maka Pokja ULP dapat meminta peserta untuk menyampaikan klarifikasi secara tertulis namun tidak boleh mengubah substansi formulir isian kualifikasi.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .34 C. D. maka data yang kurang tidak dapat dilengkapi.

1.2 Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut PA adalah pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran Kementerian/ Lembaga/Satuan Kerja Perangkat Daerah atau Pejabat yang disamakan pada Institusi lain Pengguna APBN/APBD. terdiri dari 1 (satu) orang atau lebih. 1. yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak untuk mengendalikan pelaksanaan pekerjaan.6 Aparat Pengawas Intern Pemerintah atau pengawas intern pada Institusi lain yang selanjutnya disebut APIP adalah aparat yang melakukan pengawasan melalui audit. 1. 1.11 Kontrak Pengadaan Barang/Jasa yang selanjutnya disebut Kontrak adalah perjanjian tertulis antara PPK dengan penyedia yang mencakup Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK) ini dan Syarat-Syarat Khusus Kontrak (SSKK) serta dokumen lain yang merupakan bagian dari kontrak. 1. reviu.15 Direksi teknis adalah tim pendukung yang ditunjuk/ditetapkan oleh PPK untuk mengawasi pelaksanaan pekerjaan.8 Subpenyedia adalah penyedia yang mengadakan perjanjian kerja dengan penyedia penanggung jawab kontrak.7 Penyedia adalah badan usaha atau orang perseorangan yang menyediakan Pekerjaan Konstruksi.10 Surat Jaminan yang selanjutnya disebut Jaminan. Ketentuan Umum 1. SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK (SSUK) A. 1. pemantauan dan kegiatan pengawasan lain terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi organisasi. yang dikeluarkan oleh Bank Umum/Perusahaan Penjaminan/Perusahaan Asuransi yang diserahkan oleh penyedia kepada PPK/Pokja ULP untuk menjamin terpenuhinya kewajiban penyedia. Pokja Konstruksi ULP Kab. 1. 1. Definisi Istilah-istilah yang digunakan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini harus mempunyai arti atau tafsiran seperti yang dimaksudkan sebagai berikut: 1.12 Nilai Kontrak adalah total harga yang tercantum dalam Kontrak.1 Pekerjaan Konstruksi adalah seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan pelaksanaan konstruksi bangunan atau pembuatan wujud fisik lainnya. kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan perjanjian tertulis.3 Kuasa Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut KPA adalah pejabat yang ditetapkan oleh PA untuk menggunakan APBN atau ditetapkan oleh Kepala Daerah untuk menggunakan APBD. 1. evaluasi. 1. 1. adalah jaminan tertulis yang bersifat mudah dicairkan dan tidak bersyarat (unconditional).4 Pejabat Pembuat Komitmen yang selanjutnya disebut PPK adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Pekerjaan Konstruksi. untuk melaksanakan sebagian pekerjaan (subkontrak). 1.9 Kemitraan/KSO adalah kerja sama usaha antar penyedia baik penyedia nasional maupun penyedia asing.5 Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan adalah Pokja ULP/pejabat yang ditetapkan oleh PA/KPA yang bertugas memeriksa dan menerima hasil pekerjaan. 1.14 Direksi lapangan adalah tim pendukung yang dibentuk/ditetapkan oleh PPK. 1.13 Hari adalah hari kalender. yang masing-masing pihak mempunyai hak.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .35 BAB VIII.

Bagian pekerjaan yang disubkontrakkan adalah bagian pekerjaan bukan pekerjaan utama yang ditetapkan sebagaimana tercantum dalam LDP.27 1. Pokja Konstruksi ULP Kab. dan/atau keselamatan umum. Masa pemeliharaan adalah kurun waktu kontrak yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak. Metoda pelaksanaan pekerjaan adalah cara kerja yang layak. dari segi teknis. terdiri atas tahap pelaksanaan yang disusun secara logis. Masa Kontrak adalah jangka waktu berlakunya Kontrak ini terhitung sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan masa pemeliharaan berakhir.24 1.25 1.26 1.18 1. keselamatan dan kesehatan kerja. Personil inti adalah tenaga yang akan ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan sebagaimana tercantum dalam LDP serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan untuk melaksanakan pekerjaan. dinyatakan dalam Berita Acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh PPK.28 1.23 1.29 Daftar kuantitas dan harga (rincian harga penawaran) adalah daftar kuantitas yang telah diisi harga satuan dan jumlah biaya keseluruhannya yang merupakan bagian dari penawaran. dihitung sejak tanggal penyerahan pertama pekerjaan sampai dengan tanggal penyerahan akhir pekerjaan. manfaat.19 1.17 1. menjadi tidak berfungsi.16 1. Harga Perkiraan Sendiri (HPS) adalah perhitungan perkiraan biaya pekerjaan yang disusun oleh PPK.20 1. realistik dan dapat dilaksanakan. yang setelah diserahterimakan oleh penyedia kepada PPK dan terlebih dahulu diperiksa serta diterima oleh Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. yang pelaksanaannya diserahkan kepada penyedia lain dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK. Harga Satuan Pekerjaan (HSP) adalah harga satu jenis pekerjaan tertentu per satu satuan tertentu. Tanggal penyelesaian pekerjaan adalah tanggal penyerahan pertama pekerjaan selesai. yang diterbitkan oleh PPK.22 1. Pekerjaan utama adalah jenis pekerjaan yang secara langsung menunjang terwujudnya dan berfungsinya suatu konstruksi sesuai peruntukannya yang ditetapkan sebagaimana tercantum dalam LDP. dikalkulasikan secara keahlian berdasarkan data yang dapat dipertanggungjawabkan serta digunakan oleh Pokja ULP untuk menilai kewajaran penawaran termasuk rinciannya.36 1.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Kegagalan Bangunan adalah keadaan bangunan.21 1. Kegagalan Konstruksi adalah keadaan hasil pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi pekerjaan sebagaimana disepakati dalam kontrak baik sebagian maupun keseluruhan sebagai akibat kesalahan pengguna atau penyedia. Jadwal waktu pelaksanaan adalah jadwal yang menunjukkan kebutuhan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan. realistik dan dapat dilaksanakan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan dan diyakini menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan dengan tahap pelaksanaan yang sistimatis berdasarkan sumber daya yang dimiliki penawar. baik secara keseluruhan maupun sebagian dan/atau tidak sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam kontrak. Tanggal mulai kerja adalah tanggal mulai kerja penyedia yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).

1 Bahasa kontrak harus dalam Bahasa Indonesia kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan Bahasa Indonesia dan bahasa nasional pemberi pinjaman/hibah tersebut dan/atau bahasa Inggris. Penyedia menjamin bahwa yang bersangkutan (termasuk semua anggota Kemitraan/KSO apabila berbentuk Kemitraan/KSO) dan Sub penyedianya (jika ada) tidak pernah dan tidak akan melakukan tindakan yang dilarang di atas.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . mendorong terjadinya persaingan tidak sehat. b. atau diproduksi. Hukum yang digunakan adalah hukum yang berlaku di Indonesia.2 4. menerima atau menjanjikan untuk memberi atau menerima hadiah atau imbalan berupa apa saja atau melakukan tindakan lainnya untuk mempengaruhi siapapun yang diketahui atau patut dapat diduga berkaitan dengan pengadaan ini. Penyedia yang menurut penilaian PPK terbukti melakukan laranganlarangan di atas dapat dikenakan sanksi-sanksi administratif oleh PPK sebagai berikut: a. menawarkan.2 4. dilarang untuk: a. Bahasa dan Hukum 3. antara lain tempat material/bahan ditambang. Pengenaan sanksi administratif di atas dilaporkan oleh PPK kepada Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi lainnya. Penyedia harus menyampaikan asal material/bahan yang terdiri dari rincian komponen dalam negeri dan komponen impor. pengenaan daftar hitam.37 2. Penerapan SSUK diterapkan secara luas dalam pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi ini tetapi tidak dapat bertentangan dengan ketentuan-ketentuan dalam Dokumen Kontrak lain yang lebih tinggi berdasarkan urutan hierarki dalam Surat Perjanjian.2 Pokja Konstruksi ULP Kab. 3. kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan hukum yang berlaku di Indonesia atau hukum yang berlaku di negara pemberi pinjaman/hibah (tergantung kesepakatan antara Pemerintah dan negara pemberi pinjaman/hibah). pemutusan Kontrak. Kolusi dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan 4. b.3 4. Larangan Korupsi. c.1 4. Jaminan Pelaksanaan dicairkan dan disetorkan sebagaimana ditetapkan dalam SSKK. c. membuat dan/atau menyampaikan secara tidak benar dokumen dan/atau keterangan lain yang disyaratkan untuk penyusunan dan pelaksanaan Kontrak ini. 3.4 4.1 5. Berdasarkan etika pengadaan barang/jasa pemerintah. dan d. Asal Material/ Bahan 5. sisa uang muka harus dilunasi oleh Penyedia. tumbuh. Asal material/bahan merupakan tempat material/bahan diperoleh.5 5. PPK yang terlibat dalam KKN dan penipuan dikenakan sanksi berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Penyedia. 8. Pengabaian Jika terjadi pengabaian oleh satu Pihak terhadap pelanggaran ketentuan tertentu Kontrak oleh Pihak yang lain maka pengabaian tersebut tidak menjadi pengabaian yang terus-menerus selama Masa Kontrak atau seketika menjadi pengabaian terhadap pelanggaran ketentuan yang lain. atau jika disampaikan melalui surat tercatat dan/atau faksimili ditujukan ke alamat yang tercantum dalam SSKK. dan pungutan lain yang dibebankan oleh peraturan perpajakan atas pelaksanaan Kontrak ini. Perpajakan 10. dan Personil yang bersangkutan berkewajiban untuk membayar semua pajak. Penyedia tetap bertanggung jawab atas bagian pekerjaan yang disubkontrakkan.2 7. Semua pemberitahuan. Khusus untuk penyedia perseorangan. Subpenyedia (jika ada). permohonan. Jika ketentuan di atas dilanggar maka Kontrak diputuskan dan Penyedia dikenakan sanksi sebagaimana diatur dalam SSKK. Pengabaian hanya dapat mengikat jika dapat dibuktikan secara tertulis dan ditandatangani oleh Wakil Sah Pihak yang melakukan pengabaian.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 12. Wakil Sah Para Pihak Setiap tindakan yang disyaratkan atau diperbolehkan untuk dilakukan. Pembukuan 9.4 11. baik sebagai akibat peleburan (merger) maupun akibat lainnya. dan dianggap telah diberitahukan jika telah disampaikan secara langsung kepada wakil sah Para Pihak dalam SSUK. 6. Subkontrak sebagian pekerjaan utama hanya diperbolehkan kepada Penyedia spesialis setelah persetujuan tertulis dari PPK. Penyedia tidak boleh diwakilkan.38 6. Semua pengeluaran perpajakan ini dianggap telah termasuk dalam Nilai Kontrak. atau persetujuan berdasarkan Kontrak ini harus dibuat secara tertulis dalam Bahasa Indonesia. dan setiap dokumen yang disyaratkan atau diperbolehkan untuk dibuat berdasarkan Kontrak ini oleh PPK atau Penyedia hanya dapat dilakukan atau dibuat oleh pejabat yang disebutkan dalam SSKK. Penyedia berdasarkan Kontrak ini bertanggung jawab penuh terhadap personil dan subpenyedianya (jika ada) serta pekerjaan yang dilakukan oleh mereka. e-mail dan/atau faksimili dengan alamat tujuan para pihak yang tercantum dalam SSKK.1 Semua korespondensi dapat berbentuk surat. retribusi. 10. Korespondensi 6. Penyedia Mandiri .1 Penyedia dilarang untuk mengalihkan sebagian atau seluruh Kontrak ini.2 10. Pengalihan dan/atau Subkontrak 10. Penyedia diharapkan untuk melakukan pencatatan keuangan yang akurat dan sistematis sehubungan dengan pelaksanaan pekerjaan ini berdasarkan standar akuntansi yang berlaku. Pengalihan seluruh Kontrak hanya diperbolehkan dalam hal pergantian nama Penyedia. Penyedia dilarang untuk mensubkontrakkan sebagian/seluruh pekerjaan utama dalam Kontrak ini. Pokja Konstruksi ULP Kab.3 10. bea.

Penyelesaian. Semua gambar yang digunakan untuk mendapatkan Hasil Pekerjaan baik yang permanen maupun sementara harus mendapatkan persetujuan Pengawas Pekerjaan.1 Kontrak ini berlaku efektif pada tanggal penandatanganan Surat Perjanjian oleh Para Pihak atau pada tanggal yang ditetapkan dalam SSKK. Pengawas Pekerjaan dapat bertindak sebagai Wakil Sah PPK. Waktu pelaksanaan kontrak adalah jangka waktu yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak dihitung sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK. penyedia bertanggung jawab secara penuh atas rancangan Hasil Pekerjaan Sementara. Perintah Penyedia berkewajiban untuk melaksanakan semua perintah Pengawas Pekerjaan yang sesuai dengan kewenangan Pengawas Pekerjaan dalam Kontrak ini.2 19. Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan 19. 17. 19. Akses ke Lokasi Kerja B.3 Pokja Konstruksi ULP Kab. Persetujuan Pengawas Pekerjaan 15. Jika dalam pelaksanaan pekerjaan ini diperlukan terlebih dahulu adanya Hasil Pekerjaan Sementara maka penyedia berkewajiban untuk menyerahkan spesifikasi dan gambar usulan Hasil Pekerjaan Sementara tersebut untuk disetujui oleh Pengawas Pekerjaan. PPK jika dipandang perlu dapat mengangkat Pengawas Pekerjaan yang berasal dari personil PPK atau konsultan pengawas. Penyedia harus menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang ditentukan dalam SSKK. Pengawas Pekerjaan selalu bertindak untuk kepentingan PPK.39 13. 14. 14. Penemuanpenemuan 18. Penyedia berkewajiban untuk menjamin akses PPK. Terlepas dari ada tidaknya persetujuan Pengawas Pekerjaan.1 15.2 16. Adendum dan Pemutusan Kontrak 19. Pelaksanaan.1 Selama berlangsungnya pelaksanaan pekerjaan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Dalam melaksanakan kewajibannya. Pengawas Pekerjaan berkewajiban untuk mengawasi pelaksanaan pekerjaan. Jika tercantum dalam SSKK.2 15. Penyedia wajib memberitahukan kepada PPK dan kepada pihak yang berwenang semua penemuan benda/barang yang mempunyai nilai sejarah atau penemuan kekayaan di lokasi pekerjaan yang menurut peraturan perundang-undangan dikuasai oleh negara . Wakil Sah PPK dan/atau Pengawas Pekerjaan ke lokasi kerja dan lokasi lainnya dimana pekerjaan ini sedang atau akan dilaksanakan. Kemitraan/KSO Kemitraan/KSO memberi kuasa kepada salah satu anggota yang disebut dalam Surat Perjanjian untuk bertindak atas nama Kemitraan/KSO dalam pelaksanaan hak dan kewajiban terhadap PPK berdasarkan Kontrak ini. Pengawasan Pelaksanaan Pekerjaan 14.

2 20.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 20.6 . Program mutu dapat direvisi sesuai dengan kondisi lokasi pekerjaan. Program mutu disusun paling sedikit berisi: a. dan kondisi ini ditetapkan sebagai Peristiwa Kompensasi. Pokja Konstruksi ULP Kab. jadwal pelaksanaan pekerjaan.5 22. maka PPK dapat melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas penyedia dengan adendum kontrak. Penyerahan Lokasi Kerja 20. Hasil pemeriksaan dan penyerahan dituangkan dalam berita acara penyerahan lokasi kerja. Penyerahan dilakukan setelah sebelumnya dilakukan pemeriksaan lapangan bersama. Jika penyerahan hanya dilakukan pada bagian tertentu dari lokasi kerja maka PPK dapat dianggap telah menunda pelaksanaan pekerjaan tertentu yang terkait dengan bagian lokasi kerja tersebut.3 21. Pemutakhiran program mutu harus mendapatkan persetujuan PPK. Pemutakhiran program mutu harus menunjukkan perkembangan kemajuan setiap pekerjaan dan dampaknya terhadap penjadwalan sisa pekerjaan. prosedur pelaksanaan pekerjaan. Jika dalam pemeriksaan lapangan bersama ditemukan hal-hal yang dapat mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka perubahan tersebut harus dituangkan dalam adendum Kontrak. Penyedia berkewajiban untuk menyerahkan program mutu pada rapat persiapan pelaksanaan kontrak untuk disetujui oleh PPK.1 22. termasuk perubahan terhadap urutan pekerjaan. Penyedia berkewajiban untuk memutakhirkan program mutu jika terjadi adendum Kontrak dan Peristiwa Kompensasi. PPK menerbitkan SPMK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak tanggal penanda-tanganan kontrak.2 22. b. informasi mengenai pekerjaan yang akan dilaksanakan.2 22. Persetujuan PPK terhadap program mutu tidak mengubah kewajiban kontraktual penyedia. pelaksana kerja. dan f.40 19.4 Apabila penyedia berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal karena keadaan diluar pengendaliannya dan penyedia telah melaporkan kejadian tersebut kepada PPK.3 22. prosedur instruksi kerja.1 21. d.4 22.1 Pelaksanaan Pekerjaan 20. Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) 21. c. organisasi kerja penyedia. B.1 PPK berkewajiban untuk menyerahkan keseluruhan lokasi kerja kepada penyedia sebelum SPMK diterbitkan. e. Program Mutu 22. Dalam SPMK dicantumkan saat paling lambat dimulainya pelaksanaan kontrak oleh penyedia.

2 25. harus sudah menyelenggarakan rapat persiapan pelaksanaan kontrak. tata cara pengaturan pelaksanaan pekerjaan. Mobilisasi 24. Apabila dalam pemeriksaan bersama mengakibatkan perubahan isi Kontrak.2 24. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Personil dan/atau Peralatan ternyata belum memenuhi persyaratan Kontrak maka penyedia tetap dapat melanjutkan pekerjaan dengan syarat Personil dan/atau Peralatan yang belum memenuhi syarat harus segera diganti dalam jangka waktu yang disepakati bersama. dan/atau c. Pokja Konstruksi ULP Kab. b. program mutu. PPK bersama-sama dengan penyedia melakukan pemeriksaan lokasi pekerjaan dengan melakukan pengukuran dan pemeriksaan detail kondisi lokasi pekerjaan untuk setiap rencana mata pembayaran. d. penyusunan rencana dan pelaksanaan pemeriksaan lokasi pekerjaan. gudang. Mobilisasi paling lambat harus sudah mulai dilaksanakan dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak diterbitkan SPMK.2 24. Pemeriksaan Bersama 25. mendatangkan peralatan-peralatan terkait yang diperlukan dalam pelaksanaan pekerjaan.3 25. Apabila diperlukan. yaitu: a.1 Selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak diterbitkannya SPMK dan sebelum pelaksanaan pekerjaan. gedung laboratorium.2 Pengendalian Waktu 26.1 25. Beberapa hal yang dibahas dan disepakati dalam rapat persiapan pelaksanaan kontrak meliputi: a. Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak 23. 23. mendatangkan personil-personil.41 23. maka harus dituangkan dalam adendum Kontrak. unsur perencanaan. dan unsur pengawasan. organisasi kerja. serta menyelesaikan pekerjaan selambat-lambatnya pada Tanggal Penyelesaian yang ditetapkan dalam SPMK.1 24. PA/KPA dapat membentuk Pokja ULP/Pejabat Peneliti Pelaksana-an Kontrak atas usul PPK.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 26. mempersiapkan fasilitas seperti kantor.1 Kecuali Kontrak diputuskan lebih awal. f. Waktu Penyelesaian Pekerjaan . penyedia berkewajiban untuk memulai pelaksanaan pekerjaan pada Tanggal Mulai Kerja. dan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan program mutu. c. mobilisasi peralatan dan personil.4 B. jadwal pengadaan bahan/material. b. PPK bersama dengan penyedia.3 25. Untuk pemeriksaan bersama ini. Hasil pemeriksaan bersama dituangkan dalam Berita Acara. Mobilisasi peralatan dan personil dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. e. dan sebagainya. Mobilisasi dilakukan sesuai dengan lingkup pekerjaan. jadwal pelaksanaan pekerjaan. bengkel. pada tahap awal pelaksanaan Kontrak. rumah.

26.1 . menaikkan Nilai Kontrak atau Pokja Konstruksi ULP Kab. Hasil rapat pemantauan akan dituangkan oleh Pengawas Pekerjaan dalam berita acara rapat. Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh Peristiwa Kompensasi maka PPK dikenakan kewajiban pembayaran ganti rugi. Jika terjadi Peristiwa Kompensasi sehingga penyelesaian pekerjaan akan melampaui Tanggal Penyelesaian maka penyedia berhak untuk meminta perpanjangan Tanggal Penyelesaian berdasarkan data penunjang. PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan memperpanjang Tanggal Penyelesaian Pekerjaan secara tertulis. Penundaan oleh Pengawas Pekerjaan 29. Penyedia berkewajiban untuk memperingatkan sedini mungkin Pengawas Pekerjaan atas peristiwa atau kondisi tertentu yang dapat mempengaruhi mutu pekerjaan. Rapat pemantauan diselenggarakan untuk membahas perkembangan pekerjaan dan perencanaaan atas sisa pekerjaan serta untuk menindaklanjuti peringatan dini.3 26. Rapat Pemantauan Pengawas Pekerjaan dapat memerintahkan secara tertulis penyedia untuk menunda pelaksanaan pekerjaan.2 28.3 30. Pengawas Pekerjaan dapat memutuskan baik dalam rapat atau setelah rapat melalui pernyataan tertulis kepada semua pihak yang menghadiri rapat. Jika penyedia lalai untuk memberikan peringatan dini atas keterlambatan atau tidak dapat bekerja sama untuk mencegah keterlambatan maka keterlambatan seperti ini tidak dapat dijadikan alasan untuk memperpanjang Tanggal Penyelesaian.4 27. Peringatan Dini 30. Denda atau ganti rugi tidak dikenakan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang.2 Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau Peristiwa Kompensasi atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia dikenakan denda.2 29.42 26. Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam Pasal ini adalah tanggal penyelesaian semua pekerjaan. PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan harus telah menetapkan ada tidaknya perpanjangan dan untuk berapa lama.1 27. dalam jangka waktu 21 (dua puluh satu) hari setelah penyedia meminta perpanjangan. Perpanjangan Tanggal Penyelesaian harus dilakukan melalui adendum Kontrak jika perpanjangan tersebut mengubah Masa Kontrak. dan meminta satu sama lain untuk menghadiri rapat tersebut. Setiap perintah penundaan ini harus segera ditembuskan kepada PPK. Mengenai hal-hal dalam rapat yang perlu diputuskan. dan rekamannya diserahkan kepada PPK dan pihak-pihak yang menghadiri rapat. Perpanjangan Waktu 27.1 Pengawas Pekerjaan atau penyedia dapat menyelenggarakan rapat pemantauan. 29.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 29.

Pengawas Pekerjaan dapat memerintahkan penyedia untuk menyampaikan secara tertulis perkiraan dampak peristiwa atau kondisi tersebut di atas terhadap Nilai Kontrak dan Tanggal Penyelesaian. Pokja Konstruksi ULP Kab. atau pembayaran dilakukan sebesar 100% (seratus perseratus) dari nilai kontrak dan penyedia harus menyerahkan Jaminan Pemeliharaan sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak. PPK menugaskan Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. Apabila penyedia tidak melaksanakan kewajiban pemeliharaan sebagaimana mestinya. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan. atas perintah PPK.43 menunda penyelesaian pekerjaan. penyedia wajib memperbaiki/menyelesaikannya. Penyedia wajib memelihara hasil pekerjaan selama masa pemeliharaan sehingga kondisi tetap seperti pada saat penyerahan pertama pekerjaan.10 Jika Hasil Pekerjaan berupa bangunan maka umur konstruksi bangunan ditetapkan dalam SSKK. PPK menerima penyerahan pertama pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Kontrak dan diterima oleh Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan.8 31.7 31.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Pernyataan perkiraan ini harus sesegera mungkin disampaikan oleh penyedia. penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan akhir pekerjaan. PPK wajib melakukan pembayaran sisa nilai kontrak yang belum dibayar atau mengembalikan Jaminan Pemeliharaan.4 31. Pembayaran dilakukan sebesar 95% (sembilan puluh lima perseratus) dari nilai kontrak. Serah Terima Pekerjaan 31. Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia.2 Penyedia berkewajiban untuk bekerja sama dengan Pengawas Pekerjaan untuk mencegah atau mengurangi dampak peristiwa atau kondisi tersebut. sedangkan yang 5% (lima perseratus) merupakan retensi selama masa pemeliharaan.1 Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus). maka PPK berhak menggunakan uang retensi untuk membiayai perbaikan/pemeliharaan atau mencairkan Jaminan Pemeliharaan. penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan pekerjaan.6 31. B.3 31. 30. PPK menerima penyerahan akhir pekerjaan setelah penyedia melaksanakan semua kewajibannya selama masa pemeliharaan dengan baik. Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan.3 Penyelesaian Kontrak 31.9 31.2 31. Setelah masa pemeliharaan berakhir. 31.5 31.

33.2 35.4 Adendum 34. perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan. perubahan pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak. Perubahan Kontrak bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh para pihak. b. Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PPK atas Pokja Konstruksi ULP Kab. perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan pekerjaan. dan/atau d. mengurangi atau menambah jenis pekerjaan. 33.4 36.44 32.2 Penyedia diwajibkan memberikan petunjuk kepada PPK tentang pedoman pengoperasian dan perawatan sesuai dengan SSKK. Apabila penyedia tidak memberikan pedoman pengoperasian dan perawatan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 34.1 33. Untuk kepentingan perubahan kontrak. Perubahan Kontrak 34. melaksanakan pekerjaan tambah yang belum tercantum dalam kontrak yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan. PA/KPA dapat membentuk Pokja ULP/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak atas usul PPK.3 35. Pedoman Pengoperasian dan Perawatan B. perubahan pelaksanaan pekerjaan dan/atau penyesuaian harga. Pengambilalihan PPK akan mengambil alih lokasi dan hasil pekerjaan dalam jangka waktu tertentu setelah dikeluarkan surat keterangan selesai/pengakhiran pekerjaan. Hasil negosiasi tersebut dituangkan dalam Berita Acara sebagai dasar penyusunan adendum kontrak.1 35. menambah atau mengurangi volume pekerjaan yang tercantum dalam kontrak. mengubah spesifikasi teknis dan gambar pekerjaan sesuai dengan kebutuhan lokasi pekerjaan. PPK berhak menahan uang retensi atau Jaminan Pemeliharaan.2 Kontrak hanya dapat diubah melalui adendum kontrak. Perubahan Lingkup Pekerjaan 35. Perubahan Jadwal 36.1 . b. meliputi: a. c. maka PPK bersama penyedia dapat melakukan perubahan kontrak yang meliputi antara lain : a. Apabila terdapat perbedaan yang signifikan antara kondisi lokasi pekerjaan pada saat pelaksanaan dengan gambar dan spesifikasi yang ditentukan dalam Dokumen Kontrak. c.1 34. Pekerjaan tambah harus mempertimbangkan tersedianya anggaran dan paling tinggi 10% (sepuluh perseratus) dari nilai kontrak awal. Perintah perubahan pekerjaan dibuat oleh PPK secara tertulis kepada penyedia kemudian dilanjutkan dengan negosiasi teknis dan harga dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam kontrak awal.3 35.

3 37. Pada saat terjadinya Keadaan Kahar.1 37. b. PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan atas kontrak setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia. bencana alam. dan/atau e.4 37. Yang digolongkan Keadaan Kahar meliputi: a.5 37. c. Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat Keadaan Kahar yang dilaporkan paling lambat 14 (empat belas) hari sejak terjadinya Keadaan Kahar. 36.3 36. Persetujuan perpanjangan waktu pelaksanaan dituangkan dalam adendum kontrak. keadaan kahar.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 37. maka penyedia memberitahukan kepada PPK paling lambat 14 (empat belas) hari sejak terjadinya Keadaan Kahar. Keadaan Kahar suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak dan tidak dapat diperkirakan sebelumnya. pemogokan.6 . e. kebakaran. tidak dikenakan sanksi. dan/atau f. PPK dapat menugaskan Pokja ULP/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak untuk meneliti kelayakan usulan perpanjangan waktu pelaksanaan.5 B.1. perubahan disain.45 Pelaksanaan Pekerjaan pertimbangan yang layak dan wajar untuk hal-hal sebagai berikut: a.5 Keadaan Kahar 37. Penyedia berhak untuk menerima pembayaran sesuai dengan prestasi atau kemajuan pelaksanaan pekerjaan yang telah dicapai. Kontrak ini akan dihentikan sementara hingga Keadaan Kahar berakhir dengan ketentuan. b. keterlambatan yang disebabkan oleh PPK. pekerjaan tambah. d. 36. Jika selama masa Keadaan Kahar PPK memerintahkan secara Pokja Konstruksi ULP Kab. bencana sosial. gangguan industri lainnya sebagaimana dinyatakan melalui keputusan bersama Menteri Keuangan dan menteri teknis terkait. c. sehingga kewajiban yang ditentukan dalam Kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi. dengan menyertakan pernyataan Keadaan Kahar dari pejabat yang berwenang.2 Waktu penyelesaian pekerjaan dapat diperpanjang sekurangkurangnya sama dengan waktu terhentinya kontrak akibat keadaan kahar atau waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan pada pasal 39. bencana non alam.2 37. Apabila terjadi Keadaan Kahar.4 36. masalah yang timbul di luar kendali penyedia. d. Jangka waktu yang ditetapkan dalam Kontrak untuk pemenuhan kewajiban Pihak yang tertimpa Keadaan Kahar harus diperpanjang sekurang-kurangnya sama dengan jangka waktu terhentinya Kontrak akibat Keadaan Kahar.

pemutusan Kontrak melalui pemberitahuan tertulis dapat dilakukan apabila: a. c. dan/atau k. Pemutusan kontrak dapat dilakukan oleh pihak penyedia atau pihak PPK. j. maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai. penyedia terbukti melakukan KKN. i.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 38. d. termasuk: a.46 tertulis kepada Penyedia untuk meneruskan pekerjaan sedapat mungkin maka Penyedia berhak untuk menerima pembayaran sebagaimana ditentukan dalam Kontrak dan mendapat penggantian biaya yang wajar sesuai dengan yang telah dikeluarkan untuk bekerja dalam situasi demikian.4 . c. biaya langsung pembongkaran dan demobilisasi Hasil Pekerjaan Sementara dan Peralatan. penyedia tanpa persetujuan Pengawas Pekerjaan. kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang. b.6 Penghentian dan Pemutusan Kontrak 38. penyedia selama Masa Kontrak gagal memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh PPK. Bahan dan Perlengkapan ini harus diserahkan oleh Penyedia kepada PPK. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang.2 Penghentian kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar. h. B. g. Pokja Konstruksi ULP Kab. PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SSKK. denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari nilai Kontrak dan PPK menilai bahwa Penyedia tidak akan sanggup menyelesaikan sisa pekerjaan.1 38. dan selanjutnya menjadi hak milik PPK. b. dan perintah tersebut tidak ditarik selama 28 (dua puluh delapan) hari. tidak memulai pelaksanaan pekerjaan. Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. biaya langsung demobilisasi Personil. penyedia berada dalam keadaan pailit. penyedia menghentikan pekerjaan selama 28 (dua puluh delapan) hari dan penghentian ini tidak tercantum dalam program mutu serta tanpa persetujuan Pengawas Pekerjaan. Pengawas Pekerjaan memerintahkan penyedia untuk menunda pelaksanaan atau kelanjutan pekerjaan. biaya langsung pengadaan Bahan dan Perlengkapan untuk pekerjaan ini. f. pengaduan tentang penyimpangan prosedur. penyedia tidak mempertahankan keberlakuan Jaminan Pelaksanaan. penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya dan tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. Penggantian biaya ini harus diatur dalam suatu adendum Kontrak. Penghentian dan Pemutusan Kontrak 38. Dalam hal kontrak dihentikan.3 38. e.

dan d. Hak dan Kewajiban Para Pihak 40.47 38. sisa Uang Muka harus dilunasi oleh penyedia atau Jaminan Uang Muka dicairkan. melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada PPK.2 . 38. f. meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh penyedia. memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh penyedia untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. Pokja Konstruksi ULP Kab. melakukan KKN dan/atau pelanggararan persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan. Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan prosedur. maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundang-undangan. dan/atau d. b. b. akurat dan penuh tanggung jawab dengan menyediakan tenaga kerja. dan segala pekerjaan permanen maupun sementara yang diperlukan untuk pelaksanaan.1 Hak dan kewajiban PPK: a. c.5 Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena kesalahan penyedia: a. berhak meminta fasilitas-fasilitas dalam bentuk sarana dan prasarana dari PPK untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. angkutan ke atau dari lapangan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 40. penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. Hasil Pekerjaan Sementara yang masih berada di lokasi kerja setelah pemutusan Kontrak akibat kelalaian atau kesalahan penyedia. memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan PPK. peralatan. penyedia membayar denda. Perlengkapan.6 39. Peninggalan Semua Bahan. Jaminan Pelaksanaan dicairkan. Peralatan. Hak dan kewajiban penyedia: a. c. d. e. membayar pekerjaan sesuai dengan harga yang tercantum dalam kontrak yang telah ditetapkan kepada penyedia. c. C. meliputi: 40. penyelesaian dan perbaikan pekerjaan yang dirinci dalam kontrak. menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang telah ditentukan dalam kontrak. Pengambilan kembali semua peninggalan tersebut oleh penyedia hanya dapat dilakukan setelah mempertimbangkan kepentingan PPK. melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan secara cermat. Hak dan Kewajiban Para Pihak Hak-hak yang dimiliki serta kewajiban-kewajiban yang harus dilaksanakan oleh PPK dan penyedia dalam melaksanakan kontrak. mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. b. bahan-bahan. dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh PPK tanpa kewajiban perawatan.

3 43. Hak Kekayaan Intelektual Penyedia tidak diperkenankan menggunakan dan menginformasikan dokumen kontrak atau dokumen lainnya yang berhubungan dengan kontrak untuk kepentingan pihak lain.4 44. membebaskan. Penyedia dan Subpenyedia berkewajiban atas biaya sendiri untuk mengikutsertakan Personilnya pada program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 43. kewajiban.48 g. proses pemeriksaan hukum. Penyedia berkewajiban untuk mematuhi dan memerintahkan Personilnya untuk mematuhi peraturan keselamatan kerja. gugatan atau tuntutan hukum. kehilangan atau kerusakan harta benda. b. dan h. Subpenyedia (jika ada). c.2 43. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian berat PPK) sehubungan dengan klaim yang timbul dari hal-hal berikut terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir: a. denda. kecuali kerugian atau kerusakan tersebut diakibatkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK. Perlindungan Tenaga Kerja 44. Penanggungan dan Risiko 43.2 .1 Penyedia berkewajiban untuk melindungi. cidera tubuh. kehilangan atau kerusakan peralatan dan harta benda penyedia. 41. semua risiko kehilangan atau kerusakan Hasil Pekerjaan ini. Terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan awal. mengambil langkah-langkah yang cukup memadai untuk melindungi lingkungan tempat kerja dan membatasi perusakan dan gangguan kepada masyarakat maupun miliknya akibat kegiatan penyedia. sakit atau kematian Personil. menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. kehilangan. Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan dalam Pasal ini. tanggung jawab. 43. Penggunaan DokumenDokumen Kontrak dan Informasi 42. kecuali dengan ijin tertulis dari PPK. Kehilangan atau kerusakan terhadap Hasil Pekerjaan atau Bahan yang menyatu dengan Hasil Pekerjaan selama Tanggal Mulai Kerja dan batas akhir Masa Pemeliharaan harus diganti atau diperbaiki oleh penyedia atas tanggungannya sendiri jika kehilangan atau kerusakan tersebut terjadi akibat tindakan atau kelalaian penyedia. Pada Pokja Konstruksi ULP Kab.1 44. sakit atau kematian pihak ketiga. misalnya spesifikasi teknis dan/atau gambargambar. dan cidera tubuh. dan Personil. Bahan dan Perlengkapan merupakan risiko penyedia. kerugian. Penyedia wajib melindungi PPK dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga yang disebabkan penggunaan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) oleh penyedia. dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan.

penyedia akan melaporkan kepada PPK mengenai setiap kecelakaan yang timbul sehubungan dengan pelaksanaan Kontrak ini dalam waktu 24 (dua puluh empat) jam setelah kejadian. Penyedia berkewajiban untuk mendapatkan lebih dahulu persetujuan tertulis Pengawas Pekerjaan sebelum melakukan tindakan-tindakan berikut: a. perlindungan terhadap kegagalan bangunan. tindakan lain yang diatur dalam SSKK. Pemeriksaan pekerjaan dilakukan selama pelaksanaan kontrak untuk menetapkan volume pekerjaan atau kegiatan yang telah dilaksanakan guna pembayaran hasil pekerjaan. serta pekerja untuk pelaksanaan pekerjaan. b.2 47. Tindakan Penyedia yang Mensyaratkan Persetujuan PPK atau Pengawas Pekerjaan 47. Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam nilai kontrak. serta risiko lain yang tidak dapat diduga. 44. Laporan Hasil Pekerjaan 48. tindakan lain yang diatur dalam SSKK. Hasil pemeriksaan pekerjaan dituangkan dalam laporan kemajuan hasil pekerjaan.1 47. mensubkontrakkan sebagian pekerjaan. b. Tanpa mengurangi kewajiban penyedia untuk melaporkan kecelakaan berdasarkan hukum yang berlaku.3 Penyedia berkewajiban atas biaya sendiri untuk menyediakan kepada setiap Personilnya (termasuk Personil Subpenyedia. d. 44. mengubah Personil Inti dan/atau Peralatan. pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. c. menggunakan spesifikasi dan gambar dalam Pasal 15 SSUK. atas segala risiko terhadap kecelakaan. pelaksanaan pekerjaan.4 45. jika ada) perlengkapan keselamatan kerja yang sesuai dan memadai. mengubah syarat dan ketentuan polis asuransi. penyedia beserta Personilnya dianggap telah membaca dan memahami peraturan keselamatan kerja tersebut.2 48. kerusakan. mengubah atau memutakhirkan program mutu. Asuransi 46. b. kehilangan.1 . menunjuk Personil yang namanya tidak tercantum dalam Lampiran A SSKK. d. Pokja Konstruksi ULP Kab.49 waktu pelaksanaan pekerjaan. c.1 Penyedia wajib menyediakan asuransi sejak SPMK sampai dengan tanggal selesainya pemeliharaan untuk: a. semua barang dan peralatan yang mempunyai risiko tinggi terjadinya kecelakaan. dan c. 46. Pemeliharaan Lingkungan Penyedia berkewajiban untuk mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan baik di dalam maupun di luar tempat kerja dan membatasi gangguan lingkungan terhadap pihak ketiga dan harta bendanya sehubungan dengan pelaksanaan Kontrak ini.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 46. Penyedia berkewajiban untuk mendapatkan lebih dahulu persetujuan tertulis PPK sebelum melakukan tindakan-tindakan berikut: a.

1 . Kepemilikan Dokumen Semua rancangan.00 (dua puluh lima miliar rupiah) wajib bekerja sama dengan penyedia Usaha Mikro dan Usaha Kecil serta koperasi kecil.000. e.000. Penyedia tetap bertanggung jawab atas bagian pekerjaan yang disubkontrakkan tersebut. dan f. Pembatasan (jika ada) mengenai penggunaan dokumen dan piranti lunak tersebut di atas di kemudian hari diatur dalam SSKK. apabila diperlukan diperiksa oleh konsultan dan disetujui oleh wakil PPK.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 50. Penyedia dapat menyimpan 1 (satu) buah salinan tiap dokumen dan piranti lunak tersebut. serta halhal penting yang perlu ditonjolkan. banjir dan peristiwa alam lainnya yang berpengaruh terhadap kelancaran pekerjaan. yaitu dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama.1 Penyedia yang mempunyai harga Kontrak di atas Rp25. 48.000. c. seluruh aktivitas kegiatan pekerjaan di lokasi pekerjaan dicatat dalam buku harian sebagai bahan laporan harian pekerjaan yang berisi rencana dan realisasi pekerjaan harian.2 Untuk kepentingan pengendalian dan pengawasan pelaksanaan pekerjaan. gambar. catatan-catatan lain yang berkenaan dengan pelaksanaan. Apabila penyedia yang ditunjuk adalah penyedia Usaha Mikro. Laporan harian berisi: a. laporan. 50. Laporan harian dibuat oleh penyedia. desain.6 48. Laporan mingguan terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu minggu. dan dokumendokumen lain serta piranti lunak yang dipersiapkan oleh penyedia berdasarkan Kontrak ini sepenuhnya merupakan hak milik PPK. Kerjasama Antara Penyedia dan Sub Penyedia 50.5 48. Laporan bulanan terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu bulan. Usaha Mikro. serta halhal penting yang perlu ditonjolkan.4 51. Ketentuan-ketentuan dalam subkontrak harus mengacu kepada Kontrak serta menganut prinsip kesetaraan. Penyedia paling lambat pada waktu pemutusan atau akhir Masa Kontrak berkewajiban untuk menyerahkan semua dokumen dan piranti lunak tersebut beserta daftar rinciannya kepada PPK.50 48. d. Usaha Kecil dan koperasi kecil. jenis.3 50. spesifikasi. Untuk merekam kegiatan pelaksanaan proyek. jumlah dan kondisi peralatan. keadaan cuaca termasuk hujan. jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. PPK membuat fotofoto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan di lokasi pekerjaan. Bagian pekerjaan yang disubkontrakkan tersebut harus diatur dalam Kontrak dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK. jenis dan kuantitas bahan yang berada di lokasi pekerjaan. Usaha Kecil dan 51.7 49.4 48. b. penempatan tenaga kerja untuk tiap macam tugasnya. maka dalam kontrak dimuat Pokja Konstruksi ULP Kab.2 50.3 48.

2 Apabila penyedia yang terpilih adalah penyedia bukan Usaha Mikro. maka penyedia dikenakan sanksi yang diatur dalam SSKK.51 Koperasi Kecil ketentuan bahwa pekerjaan tersebut harus dilaksanakan sendiri oleh penyedia yang ditunjuk dan dilarang diserahkan atau disubkontrakkan kepada pihak lain. atau b. 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 53. PPK dapat memberikan jadwal kerja penyedia yang lain di lokasi kerja. Masa berlakunya Jaminan Pelaksanaan sekurang-kurangnya sejak tanggal penanda-tanganan kontrak sampai dengan serah terima pertama pekerjaan (Provisional Hand Over/PHO). dalam melaksanakan kewajiban di atas penyedia terpilih tetap bertanggungjawab penuh atas keseluruhan pekerjaan tersebut. Usaha Kecil dan koperasi kecil.4 . Jika dipandang perlu. penyedia wajib bekerja sama dengan penyedia Usaha Mikro. 51.3 52. 5% (lima perseratus) dari nilai total Harga Perkiraan Sendiri (HPS) bagi penawaran yang lebih kecil dari 80% (delapan puluh perseratus) HPS. c. Keselamatan 54. maka dalam kontrak dimuat: a. 51.3 55. Penyedia Lain Penyedia berkewajiban untuk bekerjasama dan menggunakan lokasi kerja bersama-sama dengan penyedia yang lain (jika ada) dan pihak-pihak lainnya yang berkepentingan atas lokasi kerja. Pembayaran Denda tidak mengurangi tanggung jawab kontraktual penyedia. Jaminan 55. Pokja Konstruksi ULP Kab. antara lain dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaannya. Jaminan Pelaksanaan dikembalikan setelah pekerjaan dinyatakan selesai 100% (seratus perseratus) dan diganti dengan Jaminan Pemeliharaan atau menahan uang retensi sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak. Penyedia bertanggung jawab atas keselamatan semua pihak di lokasi kerja. Usaha Kecil dan koperasi kecil. dan d.1 Jaminan Pelaksanaan diberikan kepada PPK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) sebelum dilakukan penandatanganan kontrak dengan besar: a. b. Jaminan Uang Muka diberikan kepada PPK dalam rangka pengambilan uang muka dengan nilai 100% (seratus perseratus) dari besarnya uang muka. membuat laporan periodik mengenai pelaksanaan ketetapan di atas. PPK mengenakan Denda dengan memotong angsuran pembayaran prestasi pekerjaan penyedia. Pembayaran Denda 55.2 55. 55. bentuk kerjasama tersebut hanya untuk sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama. Penyedia berkewajiban untuk membayar sanksi finansial berupa Denda sebagai akibat wanprestasi atau cidera janji terhadap kewajiban-kewajiban penyedia dalam Kontrak ini. Apabila ketentuan tersebut di atas dilanggar.

Penggantian personil inti dan/atau peralatan tidak boleh dilakukan kecuali atas persetujuan tertulis PPK.7 E.1 56. Personil inti berkewajiban untuk menjaga kerahasiaan pekerjaannya. Personil inti dapat sewaktu-waktu disyaratkan untuk menjaga kerahasiaan pekerjaan di bawah sumpah.6 Nilai Jaminan Uang Muka dapat dikurangi secara proporsional sesuai dengan pencapaian prestasi pekerjaan. atau c. Jika PPK menilai bahwa personil inti: a. maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dan menjamin personil inti tersebut meninggalkan lokasi kerja dalam waktu 7 (tujuh) hari sejak diminta oleh PPK.7 55.2 56. Masa berlakunya Jaminan Uang Muka sekurang-kurangnya sejak tanggal persetujuan pemberian uang muka sampai dengan tanggal penyerahan pertama pekerjaan (PHO). 56. berkelakuan tidak baik.3 Personil inti dan/atau peralatan yang ditempatkan harus sesuai dengan yang tercantum dalam Dokumen Penawaran. Fasilitas PPK dapat memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana atau kemudahan lainnya (jika ada) yang tercantum dalam SSKK untuk kelancaran pelaksanan pekerjaan ini. Personil dan/atau Peralatan Penyedia 56. 55.8 55. Masa berlakunya Jaminan Pemeliharaan sekurang-kurangnya sejak tanggal serah terima pertama pekerjaan (PHO) sampai dengan tanggal penyerahan akhir pekerjaan (Final Hand Over/FHO). maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dengan kualifikasi yang setara atau lebih baik dari personil inti dan/atau peralatan yang digantikan tanpa biaya tambahan apapun. Personil Inti dan/atau Peralatan 56. Jika diperlukan oleh PPK. Pengembalian Jaminan Pemeliharan dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah masa pemeliharaan selesai dan pekerjaan diterima dengan baik sesuai dengan ketentuan kontrak. mengabaikan pekerjaan yang menjadi tugasnya. PPK dapat menilai dan menyetujui penempatan/penggantian personil inti dan/atau peralatan menurut kualifikasi yang dibutuhkan. Jika penggantian personil inti dan/atau peralatan perlu dilakukan. b. Jaminan Pemeliharaan diberikan kepada PPK setelah pekerjaan dinyatakan selesai 100% (seratus perseratus).6 56.5 55.9 D. Kewajiban PPK 57.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .5 56.4 56. Pokja Konstruksi ULP Kab. tidak mampu atau tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik.52 55. Penggantian personil inti dilakukan oleh penyedia dengan mengajukan permohonan terlebih dahulu kepada PPK dengan melampirkan riwayat hidup/pengalaman kerja personil inti yang diusulkan beserta alasan penggantian.

3 60. Harga Kontrak 59. e. ketentuan lain dalam SSKK. pembayaran uang tanda jadi kepada pemasok bahan/material dan persiapan teknis lain. c. Ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK.1 Peristiwa Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut: a. Pembayaran kepada Penyedia 59. 58. h.3 58. b. PPK tidak memberikan gambar-gambar. f. besaran uang muka ditentukan dalam SSKK dan dibayar setelah penyedia menyerahkan Jaminan Uang Muka senilai uang muka yang diterima. PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak ditemukan kerusakan/kegagalan/penyimpangan. d.4 58.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 59.2 58. personil. Jika Peristiwa Kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan dan/atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. Jenis kontrak harga satuan . dapat dibuktikan perlunya tambahan waktu akibat Peristiwa Kompensasi.53 58.2 PPK membayar kepada penyedia atas pelaksanaan pekerjaan dalam kontrak sebesar harga kontrak. penyedia belum bisa masuk ke lokasi sesuai jadwal dalam kontrak. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat Peristiwa Kompensasi. Peristiwa Kompensasi 58. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. PPK mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. Pokja Konstruksi ULP Kab. PPK memerintahkan untuk mengatasi kondisi tertentu yang tidak dapat diduga sebelumnya dan disebabkan oleh PPK. uang muka dibayar untuk membiayai mobilisasi peralatan. Uang muka a. Penyedia tidak berhak atas ganti rugi dan/atau perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan jika penyedia gagal atau lalai untuk memberikan peringatan dini dalam mengantisipasi atau mengatasi dampak Peristiwa Kompensasi.1 . Harga kontrak telah memperhitungkan keuntungan.1 59. beban pajak dan biaya overhead serta biaya asuransi yang meliputi juga biaya keselamatan dan kesehatan kerja. g. PPK memerintahkan penundaan pelaksanaan pekerjaan.5 F. Pembayaran 60. Perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. b. keterlambatan pembayaran kepada penyedia.

60. 4) pembayaran harus dipotong angsuran uang muka. pembayaran prestasi hasil pekerjaan yang disepakati dilakukan oleh PPK. paling lambat 7 (tujuh) hari kerja setelah Jaminan Uang Muka diterima. sesuai ketentuan dalam SSKK. 2) pembayaran dilakukan dengan sistem bulanan. d. atau Perusahaan Asuransi Umum yang memiliki izin untuk menjual produk jaminan (suretyship) yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan. f. denda merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada penyedia. apabila bagian pekerjaan yang sudah dilaksanakan belum berfungsi. denda (apabila ada). PPK harus mengajukan surat permintaan pembayaran untuk permohonan tersebut pada huruf c. PPK dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah pengajuan permintaan pembayaran dari penyedia harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran kepada Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM). tidak akan menjadi alasan untuk menunda pembayaran. sistem termin atau pembayaran secara sekaligus. b.54 c. Pokja Konstruksi ULP Kab. c. ganti rugi merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada PPK karena terjadinya cidera janji/wanprestasi. besarnya denda yang dikenakan kepada penyedia atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan untuk setiap hari keterlambatan adalah: 1) 1/1000 (satu perseribu) dari sisa harga bagian kontrak yang belum dikerjakan. 3) pembayaran dilakukan senilai pekerjaan yang telah terpasang. apabila bagian pekerjaan yang sudah dilaksanakan dapat berfungsi. perusahaan penjaminan. pengembalian uang muka harus diperhitungkan berangsurangsur secara proporsional pada setiap pembayaran prestasi pekerjaan dan paling lambat harus lunas pada saat pekerjaan mencapai prestasi 100% (seratus perseratus). penyedia harus mengajukan permohonan pengambilan uang muka secara tertulis kepada PPK disertai dengan rencana penggunaan uang muka untuk melaksanakan pekerjaan sesuai Kontrak. Denda dan ganti rugi a. d. b. atau 2) 1/1000 (satu perseribu) dari harga kontrak. dan 5) untuk kontrak yang mempunyai sub kontrak.3 . bila terdapat ketidaksesuaian dalam perhitungan angsuran.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 60.2 Prestasi pekerjaan a. pembayaran terakhir hanya dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus) dan Berita Acara penyerahan pertama pekerjaan diterbitkan. Jaminan Uang Muka diterbitkan oleh bank umum. PPK dapat meminta penyedia untuk menyampaikan perhitungan prestasi sementara dengan mengesampingkan hal-hal yang sedang menjadi perselisihan. c. tidak termasuk bahan/material dan peralatan yang ada di lokasi pekerjaan. dengan ketentuan: 1) penyedia telah mengajukan tagihan disertai laporan kemajuan hasil pekerjaan. e. pajak dan uang retensi. permintaan pembayaran harus dilengkapi bukti pembayaran kepada seluruh sub penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan.

berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. f. 61.1 62.4 Pokja Konstruksi ULP Kab. 61. atau dapat diberikan kompensasi. PPK dapat menangguhkan pembayaran setiap angsuran prestasi pekerjaan penyedia jika penyedia gagal atau lalai memenuhi kewajiban kontraktualnya. Penyedia harus membayar upah hari kerja kepada tenaga kerjanya setelah formulir upah ditandatangani.3 62. Jika dipandang perlu oleh PPK. penyedia berkewajiban untuk menyerahkan kepada Pengawas Pekerjaan rincian perhitungan nilai tagihan terakhir yang jatuh tempo. penangguhan pembayaran akibat keterlambatan penyerahan pekerjaan dapat dilakukan bersamaan dengan pengenaan denda kepada penyedia. sesuai yang ditetapkan dalam SSKK. pembayaran ganti rugi dan kompensasi dilakukan oleh PPK.55 d. ganti rugi dan kompensasi kepada peserta dituangkan dalam adendum kontrak.2 63.1 Semua pekerja dibayar selama hari kerja dan datanya disimpan oleh penyedia.2 63. Daftar pembayaran ditandatangani oleh masing-masing pekerja dan dapat diperiksa oleh PPK. PPK secara tertulis memberitahukan kepada penyedia tentang penangguhan hak pembayaran.1 63. g. Hari Kerja 61. besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Pembayaran angsuran prestasi pekerjaan terakhir dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus persen) dan berita acara penyerahan awal berdasarkan telah ditandatangani oleh kedua belah Pihak. pembayaran denda dan/atau ganti rugi diperhitungkan dalam pembayaran prestasi pekerjaan.3 63. Penangguhan 63. e. PPK berdasarkan hasil penelitian tagihan oleh Pengawas Pekerjaan berkewajiban untuk menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran terakhir selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang diterima oleh Pengawas Pekerjaan. Perhitungan Akhir 62. Sebelum pembayaran terakhir dilakukan. Penyedia diberi kesempatan untuk memperbaiki dalam jangka waktu tertentu.2 61. apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data. disertai alasan-alasan yang jelas mengenai penangguhan tersebut. Jam kerja dan waktu cuti untuk pekerja harus dilampirkan. termasuk penyerahan setiap Hasil Pekerjaan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. Pembayaran yang ditangguhkan harus disesuaikan dengan proporsi kegagalan atau kelalaian penyedia.

7 64. bahan.Dn/Do+..5 64.11 Dalam hal indeks harga tidak dimuat dalam penerbitan BPS. Ho = Harga Satuan pada saat harga penawaran.Cn/Co+d..Bn/Bo+c. tenaga kerja dan alat kerja ditetapkan dalam rapat persiapan pelaksanaan kontrak.6 64. 64.12 Rumusan penyesuaian nilai kontrak ditetapkan sebagai berikut: Pn = (Hn1xV1)+(Hn2xV2)+(Hn3xV3)+. Penetapan koefisien bahan. d = Koefisien komponen kontrak seperti tenaga kerja.) Hn = Harga Satuan pada saat pekerjaan dilaksanakan. Penyesuaian Harga Satuan bagi komponen pekerjaan yang berasal dari luar negeri. Penyesuaian Harga Satuan berlaku bagi seluruh kegiatan/mata pembayaran. menggunakan indeks penyesuaian harga dari negara asal barang tersebut.. Pokja Konstruksi ULP Kab. a = Koefisien tetap yang terdiri atas keuntungan dan overhead. Jenis pekerjaan baru dengan Harga Satuan baru sebagai akibat adanya adendum kontrak dapat diberikan penyesuaian harga mulai bulan ke-13 (tiga belas) sejak adendum kontrak tersebut ditandatangani.15. Penyesuaian Harga Satuan.. Dalam hal penawaran tidak mencantumkan besaran komponen keuntungan dan overhead maka a = 0. Penyesuaian Harga Satuan diberlakukan sesuai dengan jadwal pelaksanaan yang tercantum dalam kontrak awal/adendum kontrak. digunakan indeks harga yang dikeluarkan oleh instansi teknis.10 Indeks harga yang digunakan bersumber dari penerbitan BPS. dsb. Penyesuaian harga diberlakukan pada Kontrak Tahun Jamak yang masa pelaksanaannya lebih dari 12 (dua belas) bulan dan diberlakukan mulai bulan ke-13 (tiga belas) sejak pelaksanaan pekerjaan. [Penyesuaian Harga (Untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak Gabungan Harga Satuan dan Lump Sum)] 64.2 [Harga yang tercantum dalam kontrak dapat berubah akibat adanya penyesuaian harga sesuai dengan peraturan yang berlaku..8 64.. alat kerja. Cn. Bo.56 64.9 64. Bn. dst Pn = Nilai Kontrak setelah dilakukan penyesuaian Harga Satuan. b.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . ditetapkan dengan rumus sebagai berikut: Hn = Ho (a+b. Co.3 64..1 64.00. 64. Dn = Indeks harga komponen pada saat pekerjaan dilaksanakan (mulai bulan ke-13 setelah penandatanganan kontrak).dst adalah 1.. 64. kecuali komponen keuntungan dan biaya operasional sebagaimana tercantum dalam penawaran..4 64. Kontrak yang terlambat pelaksanaannya disebabkan oleh kesalahan Penyedia diberlakukan penyesuaian harga berdasarkan indeks harga terendah antara jadwal awal dengan jadwal realisasi pekerjaan. c. Do = Indeks harga komponen pada bulan ke-12 setelah penanda-tanganan kontrak.. Penjumlahan a+b+c+d+.

57 Hn = V = Harga Satuan baru setiap jenis komponen pekerjaan setelah dilakukan penyesuaian harga menggunakan rumusan penyesuaian Harga Satuan. Pengawasan Mutu 65. penyedia berkewajiban untuk memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditetapkan dalam pemberitahuan. Jika PPK atau Pengawas Pekerjaan memerintahkan penyedia untuk melakukan pengujian Cacat Mutu yang tidak tercantum dalam Spesifikasi Teknis dan Gambar. Penyedia bertanggung jawab atas perbaikan Cacat Mutu selama Masa Kontrak dan Masa Pemeliharaan.1 66. Volume setiap jenis komponen pekerjaan yang dilaksanakan. apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan datadata.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 68. Penilaian Pekerjaan Sementara oleh PPK 67. Penyedia bertanggung jawab atas cacat mutu selama Masa Kontrak dan Masa Pemeliharaan. 66.2 69. Pengawasan dan Pemeriksaan PPK berwenang melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia.3 . Perbaikan Cacat Mutu 69. Penilaian atas hasil pekerjaan dilakukan terhadap mutu dan kemajuan fisik pekerjaan. 66.2 PPK dalam masa pelaksanaan pekerjaan dapat melakukan penilaian atas hasil pekerjaan yang dilakukan oleh penyedia. dan hasil uji coba menunjukkan adanya Cacat Mutu maka penyedia berkewajiban untuk menanggung biaya pengujian tersebut.14 Penyedia dapat mengajukan secara berkala selambat-lambatnya setiap 6 (enam) bulan. 64.1 PPK atau Pengawas Pekerjaan akan menyampaikan pemberitahuan Cacat Mutu kepada penyedia segera setelah ditemukan Cacat Mutu tersebut. berdasarkan pertimbangan Pengawas Pokja Konstruksi ULP Kab. PPK atau Pengawas Pekerjaan dapat memerintahkan penyedia untuk menemukan dan mengungkapkan Cacat Mutu.] G. Cacat Mutu PPK atau Pengawas Pekerjaan akan memeriksa setiap Hasil Pekerjaan dan memberitahukan penyedia secara tertulis atas setiap Cacat Mutu yang ditemukan. Apabila diperlukan. Pengujian 69. Jika tidak ditemukan adanya Cacat Mutu maka uji coba tersebut dianggap sebagai Peristiwa Kompensasi. serta menguji Hasil Pekerjaan yang dianggap oleh PPK atau Pengawas Pekerjaan mengandung Cacat Mutu. PPK dapat memerintahkan kepada pihak ketiga untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. 69. Terhadap pemberitahuan Cacat Mutu tersebut. 64. Jika penyedia tidak memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditentukan maka PPK.13 Pembayaran penyesuaian harga dilakukan oleh PPK.

Penyelesaian Perselisihan 71. Jika Hasil Pekerjaan sebagaimana ditetapkan dalam SSKK berupa bangunan maka PPK dan/atau penyedia terhitung sejak tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir bertanggung jawab atas kegagalan bangunan sesuai dengan kesalahan masing-masing selama umur konstruksi yang tercantum dalam SSKK tetapi tidak lebih dari 10 (sepuluh) tahun. gugatan atau tuntutan hukum. Penyedia segera setelah menerima klaim PPK secara tertulis berkewajiban untuk mengganti biaya perbaikan tersebut. Kegagalan Bangunan 70. dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan. tanggung jawab. 70. Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak-hak yang terdapat dalam kontrak. kewajiban. Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan penyedia dalam Pasal ini. dan cidera tubuh. Penyelesaian perselisihan atau sengketa antara para pihak dalam Kontrak dapat dilakukan melalui musyawarah. proses pemeriksaan hukum.3 70.2 70. Penyedia berkewajiban untuk menyimpan dan memelihara semua dokumen yang digunakan dan terkait dengan pelaksanaan ini selama umur konstruksi yang tercantum dalam SSKK tetapi tidak lebih dari 10 (sepuluh) tahun. sakit atau kematian pihak ketiga yang timbul dari kegagalan bangunan. denda. Itikad Baik 76. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian PPK) sehubungan dengan klaim kehilangan atau kerusakan harta benda. PPK dapat memperoleh penggantian biaya dengan memotong pembayaran atas tagihan penyedia yang jatuh tempo (jika ada) atau uang retensi atau pencairan Surat Jaminan Pemeliharaan atau jika tidak ada maka biaya penggantian akan diperhitungkan sebagai utang penyedia kepada PPK yang telah jatuh tempo. Penyedia berkewajiban untuk melindungi.2 . dan mendaftarhitamkan penyedia.1 Para Pihak berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan Kontrak ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan ini. berhak untuk secara langsung atau melalui pihak ketiga yang ditunjuk oleh PPK melakukan perbaikan tersebut. 69. konsiliasi atau pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.58 Pekerjaan.1 76. Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa Pokja Konstruksi ULP Kab. Penyelesaian Perselisihan 71. kehilangan. kerugian.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 71. arbitrase. mediasi.1 70. membebaskan.4 PPK dapat mengenakan Denda Keterlambatan untuk setiap keterlambatan perbaikan Cacat Mutu.2 72.4 H.

maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut. Apabila selama kontrak.59 menonjolkan kepentingan masing-masing pihak. salah satu pihak merasa dirugikan. Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .

Pekerjaan tambah kurang G. Wakil Sah Para Pihak : Dinas Pertanian Kab. F. Korespondensi Alamat Para Pihak sebagai berikut: Satuan Kerja PPK Nama Alamat Website Email Faksimili Penyedia: Nama Alamat Email Faksimili B. Bangunan Hasil Pekerjaan memiliki umur konstruksi: 50 (lima puluh) tahun sejak tanggal penanda-tanganan Berita Acara penyerahan akhir. Pembayaran Tagihan H. Fasilitas L. Gambar ”As built” dan/atau pedoman pengoperasian dan perawatan harus diserahkan selambat-lambatnya: 14 (empat belas) hari kalender/bulan/tahun setelah tanggal penandatanganan Berita Acara penyerahan awal. Shop drawing 2. Tanggal Berlaku Kontrak D. SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK (SSKK) A. Jaminan dicairkan dan disetorkan pada Kas Daerah Tindakan lain oleh Penyedia yang memerlukan persetujuan Pengawas Pekerjaan adalah: 1. Masa Pemeliharaan E. Umur Konstruksi Pedoman Pengoperasian dan Perawatan Kontrak berlaku 90 (sembilan puluh) hari kalender Masa Pemeliharaan berlaku selama 6 (enam) bulan. Kepemilikan Dokumen Penyedia diperbolehkan menggunakan salinan dokumen dan piranti lunak yang dihasilkan dari Pekerjaan Konstruksi ini dengan pembatasan sebagai berikut: __________ PPK dapat memberikan fasilitas berupa : 1.60 BAB IX.Tulungagung : : : : : : : : Wakil Sah Para Pihak sebagai berikut: Untuk PPK Untuk Penyedia : : C. Sumber . Lokasi pendirian direksi kit Kontrak Pengadaan Pekerjaan Konstruksi ini dibiayai dari APBD Kabupaten Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 K. Tindakan Penyedia yang Mensyaratkan Persetujuan PPK atau Pengawas Pekerjaan J. Pencairan Jaminan I. Batas akhir waktu yang disepakati untuk penerbitan SPP oleh PPK untuk pembayaran tagihan angsuran adalah 7 (tujuh) hari kalender terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang yang tidak diperselisihkan diterima oleh PPK.

61 Pembiayaan Tulungagung Tahun Anggaran 2013. Pembayaran Uang Pekerjaan Konstruksi ini diberikan uang muka sebesar 30% (Tiga puluh Muka persen) dari Nilai Kontrak N. Pembayaran Prestasi Pekerjaan Pembayaran prestasi pekerjaan dilakukan dengan cara termin atau angsuran yaitu termin pertama prestasi pekerjaan mencapai 50%. M. Laporan prestasi pekerjaan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . 2. Denda Q. Back Up data pekerjaan Tidak ada penyesuaian harga. Penyesuaian Harga P. Pembayaran berdasarkan cara tersebut di atas dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut: Prestasi pekerjaan yang dihasilkan pada pencapaian tersebut diatas dikurangi pengembalian uang muka secara proporsional. Dokumen penunjang yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran prestasi pekerjaan: 1. Untuk pekerjaan ini besar denda keterlambatan untuk setiap hari keterlambatan adalah 1/1000 (satu perseribu) dari [harga kontrak/harga bagian kontrak yang belum dikerjakan] Jika perselisihan Para Pihak mengenai pelaksanaan Kontrak tidak dapat diselesaikan secara damai maka Para Pihak menetapkan lembaga penyelesaian perselisihan tersebut di bawah sebagai Pemutus Sengketa: Pengadilan Negeri Tulungagung O. termin kedua prestasi pekerjaan mencapai 100 %. Penyelesaian Perselisihan Pokja Konstruksi ULP Kab.

Pokja Konstruksi ULP Kab.62 BAB X.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . BAB XI. DAFTAR KUANTITAS DAN HARGA Terlampir. SPESIFIKASI TEKNIS PEKERJAAN DAN GAMBAR Terlampir.

5. Dikeluarkan di : _____________ Pada tanggal : _____________ [Bank] Pokja Konstruksi ULP Kab. apabila: Nama : _____________________________ [peserta pelelangan] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata Sanggahan Banding yang diajukan tidak benar. dari tanggal _____________________ s. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Sanggahan Banding tidak benar dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. 3. Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Sanggahan Banding tidak benar dari Penerima Jaminan dan pengenaan sanksi akibat Sanggahan Banding yang diajukan Yang Dijamin tidak benar. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________ [Pokja ULP] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp _____________________________________ (terbilang ________________________________________________________) sebagai Jaminan Sanggahan Banding dalam bentuk garansi bank. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________ . ____________________ 2. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. BENTUK DOKUMEN LAIN A.63 BAB XII.d. 4. 6. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. BENTUK SURAT-SURAT JAMINAN Jaminan Sanggahan Banding dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN SANGGAHAN BANDING No.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .

pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] ________________ [Nama dan Jabatan] Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .6000.64 Materai Rp.00 Untuk keyakinan.

masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________ . Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini.d. 4. b. 3. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1.65 Jaminan Pelaksanaan dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN PELAKSANAAN No. lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa: a. 6.00 ________________ [Nama dan Jabatan] Pokja Konstruksi ULP Kab. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Yang dijamin tidak menyelesaikan pekerjaan tersebut pada waktunya dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak. apabila: Nama : _____________________________ [nama penyedia] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. Pemutusan kontrak akibat kesalahan Yang Dijamin. ____________________ 2. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. pemegang Garansi Bank disarankan untuk [Bank] mengkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] Materai Rp. sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Pemilihan yang diikuti oleh Yang Dijamin.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Dikeluarkan di : _____________ Pada tanggal : _____________ Untuk keyakinan. Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender. dari tanggal _____________________ s. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________ [nama PPK] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp _____________________________________ (terbilang ________________________________________________________) sebagai Jaminan Pelaksanaan dalam bentuk garansi bank. 5. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya.6000.

Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .66 Pokja Konstruksi ULP Kab.

pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke _____[Penerbit Jaminan] 6.6000. 4. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. _________________________ [alamat] sebagai Pemilik Pekerjaan. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. 3. 5. dan _____________________ [nama penerbit jaminan]. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Pemenang Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. TERJAMIN tidak menyelesaikan pekerjaan tersebut pada waktunya dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak. __________________ Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .00 _____________________ Untuk keyakinan. Dikeluarkan di _____________ pada tanggal _______________ TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp. 7. Pemutusan kontrak akibat kesalahan TERJAMIN. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. bahwa kami: _____________________ [nama]. b. 2. _____________ [alamat] sebagai Penyedia. _______________ tanggal _____________________ Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ___________ sampai dengan tanggal __________ Jaminan ini berlaku apabila: a.67 Jaminan Pelaksanaan dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN PELAKSANAAN Nomor Jaminan: __________________ Nilai: ___________________ 1. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _____________________ [nama PPK]. selanjutnya disebut TERJAMIN. _____________ [alamat] sebagai Penjamin. Dengan ini dinyatakan. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________ (terbilang __________________________________) Maka kami.

68 Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .

apabila: Nama : _____________________________ [nama penyedia] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan.69 Jaminan Uang Muka dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN UANG MUKA No. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________ . Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . 5. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini.00 Untuk keyakinan. 6. 3. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________ [nama PPK] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp _____________________________________ (terbilang ________________________________________________________) sebagai Jaminan Uang Muka dalam bentuk garansi bank. pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] ________________ [Nama dan Jabatan] Pokja Konstruksi ULP Kab. ____________________ 2. lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa: Yang Dijamin tidak memenuhi kewajibannya melakukan pembayaran kembali Uang Muka yang sudah diterima Yang Dijamin kepada Penerima Jaminan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas atau sisa Uang Muka yang belum dikembalikan Yang Dijamin dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. dari tanggal _____________________ s.6000. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.d. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender. Dikeluarkan di : _____________ Pada tanggal : _____________ [Bank] Materai Rp. 4. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tnggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini.

6000. _________________________ [alamat] sebagai Pemilik Pekerjaan. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas atau sisa Uang Muka yang belum dikembalikan TERJAMIN dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji.00 _____________________ Untuk keyakinan. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. 5. Nilai: ___________________ Dengan ini dinyatakan. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini.70 Jaminan Uang Muka dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN UANG MUKA Nomor Jaminan: __________________ 1. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _____________________ [nama PPK]. __________________ Pokja Konstruksi ULP Kab. _______________ tanggal _____________________ Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ___________ sampai dengan tanggal __________ Jaminan ini berlaku apabila: TERJAMIN tidak memenuhi kewajibannya melakukan pembayaran kembali kepada PENERIMA JAMINAN senilai Uang Muka yang wajib dibayar menurut Dokumen Kontrak. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________ (terbilang __________________________________) Maka kami. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke _____[Penerbit Jaminan] 2. bahwa kami: _____________________ [nama]. 3. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Pemenang Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No. Dikeluarkan di _____________ pada tanggal _______________ TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp. 7. _____________ [alamat] sebagai Penyedia. 4. selanjutnya disebut TERJAMIN. _____________ [alamat] sebagai Penjamin. 6. dan _____________________ [nama penerbit jaminan].Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .

namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa: Yang Dijamin tidak memenuhi kewajibannya melakukan pemeliharaan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak. 3. dari tanggal _____________________ s.00 Untuk keyakinan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . 6. 5. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] : _____________ : _____________ [Bank] ________________ [Nama dan Jabatan] Pokja Konstruksi ULP Kab. ____________________ 2. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________ . Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________ [nama PPK] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp _____________________________________ (terbilang ________________________________________________________) sebagai Jaminan Pemeliharaan dalam bentuk garansi bank. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain.d. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. apabila: Nama : _____________________________ [nama penyedia] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan.6000. 4. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. Dikeluarkan di Pada tanggal Materai Rp.71 Jaminan Pemeliharaan dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN PEMELIHARAAN No.

Dengan ini dinyatakan. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Pemenang Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No.72 Jaminan Pemeliharaan dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN PEMELIHARAAN Nomor Jaminan: __________________ 1. 3.6000. 7. Nilai: ___________________ 2. _________________________ [alamat] sebagai Pemilik Pekerjaan. 4. 6. bahwa kami: _____________________ [nama].00 TERJAMIN _____________________ __________________ Pokja Konstruksi ULP Kab. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _____________________ [nama PPK]. Untuk keyakinan. dan _____________________ [nama penerbit jaminan]. _____________ [alamat] sebagai Penyedia. selanjutnya disebut TERJAMIN. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. _______________ tanggal _____________________ Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ___________ sampai dengan tanggal __________ Jaminan ini berlaku apabila: TERJAMIN tidak memenuhi kewajibannya melakukan pemeliharaan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________ (terbilang __________________________________) Maka kami. pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke _____[Penerbit Jaminan] Dikeluarkan di _____________ pada tanggal _______________ PENJAMIN Materai Rp. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. _____________ [alamat] sebagai Penjamin. 5. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful