P. 1
11

11

|Views: 7|Likes:
Published by Budi Setiawan
11
11

More info:

Published by: Budi Setiawan on Apr 19, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/09/2013

pdf

text

original

DOKUMEN PENGADAAN

untuk Pengadaan Pekerjaan Konstruksi Paket Pekerjaan

Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh

DINAS PERTANIAN KABUPATEN TULUNGAGUNG

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

2

BAB I. UMUM
A. Dokumen Pengadaan ini disusun berdasarkan Peraturan Presiden No. 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah yang terakhir diubah dengan Peraturan Presiden No. 70 Tahun 2012 beserta petunjuk teknisnya serta ketentuan teknis operasional pengadaan barang/jasa secara elektronik. Dalam dokumen ini dipergunakan pengertian, istilah dan singkatan sebagai berikut: Pekerjaan Konstruksi HPS HEA Kemitraan/ Kerja Sama Operasi (KSO) LDP LDK Pokja ULP PPK SPPBJ SPMK TKDN PHO FHO LPSE : seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan pelaksanaan konstruksi bangunan atau pembuatan wujud fisik lainnya; : Harga Perkiraan Sendiri; : Harga Evaluasi Akhir; : kerja sama usaha antar penyedia yang masing-masing pihak mempunyai hak, kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan perjanjian tertulis;

B.

: Lembar Data Pemilihan; : Lembar Data Kualifikasi; : Pokja Konstruksi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Tulungagung, yang berfungsi untuk melaksanakan Pengadaan Pekerjaan Konstruksi; : Pejabat Pembuat Komitmen adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa; : Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa; : Surat Perintah Mulai Kerja; : Tingkat Komponen Dalam Negeri. : Serah Terima Pertama Pekerjaan/Provisional Hand Over : Penyerahan Akhir Pekerjaan setelah Masa Pemeliharaan berakhir/Final Hand Over. : Layanan Pengadaan Secara Elektronik adalah unit kerja K/L/D/I yang dibentuk untuk menyelenggarakan sistem pelayanan Pengadaan Barang/Jasa secara elektronik.

Aplikasi SPSE : Aplikasi perangkat lunak Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) berbasis web yang terpasang di server LPSE yang dapat diakses melalui website LPSE. Form Isian : Tampilan/antarmuka pemakai berbentuk grafis berisi komponen isian yang dapat Elektronik diinput oleh pengguna aplikasi. Form Isian : Form isian elektronik pada aplikasi SPSE yang digunakan penyedia barang/jasa Elektronik untuk menginputkan dan mengirimkan data kualifikasi. Data Kualifikasi E-Lelang : Proses pelelangan umum/terbatas/pemilihan langsung dengan tahapan sesuai Perpres 54/2010 dan perubahannya serta petunjuk teknisnya yang disesuaikan dengan teknis operasional pengadaan secara elektronik sebagaimana diatur dalam Perka 18/2012. Semua istilah “pelelangan” pada dokumen ini merujuk pada pengertian “e-lelang”.

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

3

C. Pemilihan Langsung dengan pascakualifikasi ini dibiayai dari sumber pendanaan sebagaimana tercantum dalam LDP. D. Pemilihan Langsung ini terbuka dan dapat diikuti oleh semua peserta yang berbentuk badan usaha atau kemitraan/KSO serta perorangan. E. Pokja ULP mengumumkan pelaksanaan Pemilihan Langsung dengan pascakualifikasi melalui website Pemerintah Daerah, papan pengumuman resmi untuk masyarakat dan Portal Pengadaan Nasional melalui LPSE.

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

00 (Dua ratus lima puluh lima juta tiga ratus delapan ribu rupiah) Sumber pendanaan : APBD Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2013.go. 37 – Tulungagung Telp.id Jl. 0355-321220 3.id.go.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .308.id.05/KONSTRUKSI. 37 Tulungagung : www.id Peserta dapat melakukan pendaftaran secara langsung melalui website lpse. Demikian disampaikan untuk menjadi perhatian. 2.4 BAB II. Tulungagung.tulungagung. 6.go. Pokja Konstruksi ULP Kab. Paket Pekerjaan Nama paket pekerjaan : Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh Nilai total HPS : Rp. Yani Timur No. 12 April 2013 Pokja Konstruksi ULP Kab.000. Jadwal Pengadaan Lihat pada lpse. Persyaratan Peserta Perusahaan yang mempunyai kualifikasi pekerjaan tersebut : Kualifikasi : Kecil Bidang : Tata Lingkungan Sub Bidang : Pekerjaan Pengeboran Air Tanah Pelaksanaan Pengadaan Tempat dan alamat Website Website LPSE 4.tulungagung. Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tulungagung Jl A.go. 255. Dokumen pengadaan dapat diambil dalam bentuk softcopy dengan diunduh (download) melalui lpse. 5. Yani Timur no.tulungagung. : Sekretariat Unit Layanan Pengadaan.1/01. A.id : lpse.go.Tulungagung.tulungagung.EPROC/112/022/2013 Pokja Konstruksi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Tulungagung akan melaksanakan Pemilihan Langsung dengan pascakualifikasi untuk paket pekerjaan konstruksi sebagai berikut : 1. PENGUMUMAN PEMILIHAN LANGSUNG DENGAN PASCAKUALIFIKASI PEMERINTAH KABUPATEN TULUNGAGUNG SEKRETARIAT DAERAH UNIT LAYANAN PENGADAAN TULUNGAGUNG ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------PENGUMUMAN PEMILIHAN LANGSUNG DENGAN PASCAKUALIFIKASI Nomor : 601.tulungagung.

3.3 2. Lingkup Pekerjaan 1. Sumber Dana Peserta Pemilihan Langsung Pengadaan ini dibiayai dari sumber pendanaan sebagaimana tercantum dalam LDP.1 Peserta dan pihak yang terkait dengan pengadaan ini berkewajiban untuk mematuhi etika pengadaan dengan tidak melakukan tindakan sebagai berikut: a. Umum 1. sanksi administratif. dan/atau peraturan perundang-undangan. Nama paket dan lingkup pekerjaan sebagaimana tercantum dalam LDP. 4. Kolusi. dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan 4. Peserta yang menurut penilaian Pokja ULP terbukti melakukan tindakan sebagaimana dimaksud dalam pasal 4. Pengenaan sanksi dilaporkan oleh Pokja ULP kepada PA/KPA. gugatan secara perdata. berdasarkan syarat umum dan syarat khusus kontrak dengan mutu sesuai spesifikasi teknis dan harga sesuai kontrak. baik dengan perusahaan nasional maupun asing maka peserta harus memiliki Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi yang memuat persentase kemitraan/KSO dan perusahaan yang mewakili kemitraan/KSO tersebut. sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam. Peserta kemitraan/KSO dilarang Kemitraan/Kerja Sama Operasi. Larangan Korupsi.2 3.3 4.2 1. Penyedia yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. membuat dan/atau menyampaikan dokumen dan/atau keterangan lain yang tidak benar untuk memenuhi persyaratan dalam Dokumen Pengadaan ini.5 BAB III. INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) A.1 Pokja ULP mengumumkan kepada para peserta untuk menyampaikan penawaran atas paket pekerjaan konstruksi sebagaimana tercantum dalam LDP. dan/atau d. Dalam hal peserta akan atau sedang melakukan kemitraan/KSO.2 4.3 Pokja Konstruksi ULP Kab. melakukan persekongkolan dengan peserta lain untuk mengatur hasil Pemilihan Langsung. kemitraan/KSO atau peserta perorangan yang memenuhi kualifikasi. c. untuk mengubah Perjanjian 3.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . 3. seperti digugurkan dari proses Pemilihan Langsung atau pembatalan penetapan pemenang. pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang.1 Pemilihan Langsung penyedia pekerjaan konstruksi ini terbuka dan dapat diikuti oleh semua peserta yang berbentuk badan usaha. b.1 dikenakan sanksi sebagai berikut: a. 1. untuk memenuhi keinginan peserta yang bertentangan dengan Dokumen Pengadaan. berusaha mempengaruhi anggota Pokja ULP dalam bentuk dan cara apapun. b. c. sehingga mengurangi / menghambat / memperkecil / meniadakan persaingan yang sehat dan/atau merugikan pihak lain.

pengujian dan lainnya sedapat mungkin dilakukan di dalam negeri. Pertentangan kepentingan sebagaimana dimaksud pada angka 5.1 antara lain meliputi: a. pekerjaan pemasangan. konsultan perencana/ pengawas bertindak sebagai pelaksana Pekerjaan Konstruksi yang direncanakannya/diawasinya. Pendayagunaan Produksi Dalam Negeri 6. b.6 5. kecuali dalam pelaksanaan Kontrak Pengadaan Pekerjaan Terintegrasi. 5. baik langsung maupun tidak langsung mengendalikan atau menjalankan perusahaan peserta. Pegawai K/L/D/I dilarang menjadi peserta kecuali cuti diluar tanggungan K/L/D/I. c. pabrikasi. fungsi dan perannya. b.1 Para pihak dalam melaksanakan tugas. Larangan Pertentangan Kepentingan 5. menghindari dan mencegah pertentangan kepentingan para pihak yang terkait. merangkap sebagai anggota Pokja ULP atau pejabat yang berwenang menetapkan pemenang Pelelangan. dan diusahakan secara terencana untuk semaksimal mungkin terjadinya alih pengalaman/keahlian dari tenaga ahli asing tersebut ke tenaga Indonesia. perbankan.2 Pokja Konstruksi ULP Kab. komponen berupa bahan baku belum diproduksi di dalam negeri dan/atau spesifikasi teknis bahan baku yang diproduksi di dalam negeri belum memenuhi persyaratan. penggunaan tenaga ahli asing dilakukan semata-mata untuk mencukupi kebutuhan jenis keahlian yang belum dapat diperoleh di Indonesia. Peserta berkewajiban untuk menyampaikan penawaran yang mengutamakan material/ bahan produksi dalam negeri dan tenaga kerja Indonesia serta Pekerjaan Konstruksi yang dilaksanakan di Indonesia. dalam suatu badan usaha. d.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . dan pemeliharaan. dan f. f. e. d. hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang dikendalikan. jumlah dan harga yang dilampirkan pada Dokumen Penawaran. seperti jasa asuransi. disusun berdasarkan keperluan yang nyata.3 6.2 5. pemilahan atau pembagian komponen harus benar-benar mencerminkan bagian atau komponen yang telah dapat diproduksi di dalam negeri dan bagian atau komponen yang masih harus diimpor. semaksimal mungkin menggunakan jasa pelayanan yang ada di dalam negeri. Dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi dimungkinkan menggunakan bahan baku. baik secara langsung maupun tidak langsung. tenaga ahli. baik langsung maupun tidak langsung oleh pihak yang sama yaitu lebih dari 50% (lima puluh perseratus) pemegang saham dan/atau salah satu pengurusnya sama. pengurus koperasi pegawai dalam suatu K/L/D/I atau anak perusahaan pada BUMN/BUMD yang mengikuti Pengadaan dan bersaing dengan perusahaan lainnya. e. dalam Pekerjaan Konstruksi.1 6. konsultan manajemen konstruksi berperan sebagai Konsultan Perencana dan/atau Konsultan Pengawas. anggota direksi atau dewan komisaris merangkap sebagai anggota direksi atau dewan komisaris pada badan usaha lainnya yang menjadi peserta pada Pelelangan yang sama. angkutan. ekspedisi. c. dan perangkat lunak yang tidak berasal dari dalam negeri (impor) dengan ketentuan: a. peserta diwajibkan membuat daftar Barang yang diimpor yang dilengkapi dengan spesifikasi teknis. PPK dan/atau anggota Pokja ULP.

6) Jaminan Pemeliharaan. Bentuk Surat Perjanjian. Tata cara evaluasi kualifikasi. d.2 8. dan/atau c. Syarat-Syarat Umum Kontrak. Dokumen Pemilihan meliputi: a. Satu Penawaran Tiap Peserta 7.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . j. spesifikasi teknis barang yang diproduksi dan/atau kualifikasi teknis tenaga ahli dalam negeri belum memenuhi persyaratan. 4) Jaminan Pelaksanaan. 5) Jaminan Uang Muka. 4) Formulir Rekapitulasi Perhitungan TKDN. Bentuk Dokumen Penawaran: 1) Surat Penawaran. Setiap peserta yang termasuk dalam kemitraan/KSO dilarang menjadi peserta baik secara sendiri maupun sebagai anggota kemitraan/KSO yang lain pada paket pekerjaan yang sama. 3) Dokumen Penawaran Teknis. Instruksi Kepada Peserta. barang/jasa tersebut belum dapat diproduksi/dihasilkan di dalam negeri. e. Isian Data Kualifikasi. Bentuk Dokumen Lain: 1) SPPBJ. Umum.2 B. Kelalaian menyampaikan Dokumen Penawaran yang tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ini sepenuhnya merupakan risiko peserta. Setiap peserta. Dokumen Kualifikasi meliputi: a. i. b. k. Pokja Konstruksi ULP Kab. 2) Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO) (apabila peserta berbentuk Kemitraan/KSO). Spesifikasi Teknis dan Gambar. Lembar Data Kualifikasi.7 6. Isi Dokumen 8. Dokumen Pengadaan 8. volume produksi dalam negeri tidak mampu memenuhi kebutuhan. e. Syarat-Syarat Khusus Kontrak. 3) Jaminan Sanggahan Banding.3 8. c. Petunjuk Pengisian Data Kualifikasi. Bahasa Dokumen Pengadaan Dokumen Pengadaan beserta seluruh korespondensi tertulis dalam proses Pengadaan menggunakan Bahasa Indonesia. Pakta Integritas. Daftar Kuantitas dan Harga.4 9.1 7. c. b. baik atas nama sendiri maupun sebagai anggota kemitraan/KSO hanya boleh memasukkan satu penawaran untuk satu paket pekerjaan. d. Pengumuman.3 Pengadaan barang/jasa impor dimungkinkan dalam hal: a. f. Lembar Data Pemilihan. 2) SPMK. h. g.1 Pengadaan 8. Dokumen Pengadaan terdiri dari Dokumen Pemilihan dan Dokumen Kualifikasi. Peserta berkewajiban memeriksa keseluruhan isi Dokumen Pengadaan ini. 7. b.

Setiap Adendum yang ditetapkan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan.8 10. Setelah Pemberian Penjelasan dan sebelum batas akhir waktu pemasukan penawaran. gambar dan/atau nilai total HPS. spesifikasi teknis. Apabila Pokja ULP akan mengunggah (upload) file Adendum Dokumen Pemilihan kurang dari 2 (dua) hari sebelum batas akhir pemasukan penawaran. Biaya peninjauan lapangan ditanggung oleh peserta.7 Pokja Konstruksi ULP Kab. Apabila dipandang perlu.3 11. 10. Apabila diperlukan Pokja ULP dapat memberikan informasi yang dianggap penting terkait dengan dokumen pengadaan. Perubahan Dokumen Pengadaan 11. harus mendapatkan persetujuan PPK sebelum dituangkan dalam Adendum Dokumen Pemilihan. Apabila dipandang perlu. maka Pokja ULP wajib mengundurkan batas akhir pemasukan penawaran. Apabila pada saat pemberian penjelasan terdapat hal-hal/ketentuan baru atau perubahan penting yang perlu ditampung. Jika dilaksanakan peninjauan lapangan dapat dibuat Berita Acara Pemberian Penjelasan Lanjutan dan diunggah melalui aplikasi SPSE. Pokja ULP dapat mengumumkan Adendum Dokumen Pemilihan dengan cara mengunggah (upload) file adendum dokumen Pemilihan melalui aplikasi SPSE paling lambat 2 (dua) hari sebelum batas akhir pemasukan penawaran. Perubahan rancangan kontrak. Pokja ULP dapat menetapkan Adendum Dokumen Pengadaan. Pemberian Penjelasan 10.2 11.7 11.1 10. maka ketentuan baru atau perubahan tersebut dianggap tidak ada dan ketentuan yang berlaku adalah Dokumen Pemilihan awal.6 10.6 11.5 11.2 10.4 11. berdasarkan informasi baru yang mempengaruhi substansi Dokumen Pengadaan.3 10.5 10. Apabila ketentuan baru atau perubahan penting tersebut tidak dituangkan dalam Adendum Dokumen Pemilihan.1 11. Peserta dapat mengunduh (download) Adendum Dokumen Pemilihan yang diunggah (upload) Pokja ULP pada aplikasi SPSE (apabila ada).Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Pokja ULP dapat memberikan penjelasan (ulang).4 Pemberian penjelasan dilakukan secara online melalui aplikasi SPSE sesuai jadwal dalam aplikasi SPSE. Kumpulan tanya jawab pada saat pemberian penjelasan dalam aplikasi SPSE merupakan Berita Acara Pemberian Penjelasan (BAPP). Pokja ULP melalui tim atau tenaga ahli pemberi penjelasan teknis yang ditunjuk dapat memberikan penjelasan lanjutan dengan cara melakukan peninjauan lapangan. Ketidakikutsertaan peserta pada saat pemberian penjelasan tidak dapat dijadikan dasar untuk menolak/menggugurkan penawaran. maka Pokja ULP menuangkan ke dalam Adendum Dokumen Pengadaan yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan.

surat penawaran yang didalamnya mencantumkan. Tambahan Waktu Pemasukan Dokumen Penawaran Apabila adendum dokumen pengadaan mengakibatkan kebutuhan penambahan waktu penyiapan dokumen penawaran maka Pokja ULP memperpanjang batas akhir pemasukan penawaran. 3) spesifikasi teknis. Pokja ULP tidak bertanggung jawab atas kerugian apapun yang ditanggung oleh peserta. surat Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi (apabila peserta berbentuk Kemitraan/KSO).9 12. h. daftar kuantitas dan harga. dokumen penawaran teknis terdiri dari: 1) metode pelaksanaan pekerjaan. analisa harga satuan pekerjaan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Formulir Pra RK3K.1 13.1 14. Bahasa Penawaran 14.(apabila ada) g. Dalam hal terjadi perbedaan penafsiran. b. Semua Indonesia. 5) daftar personil inti. Formulir rekapitulasi perhitungan TKDN. f. b) kesesuaian jenis pekerjaan pada jadwal dengan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga serta urutan pekerjaan setiap tahap pada jadwal secara teknis dapat dilaksanakan. 2) masa berlaku penawaran. maka yang berlaku adalah penjelasan dalam Bahasa Indonesia. surat kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan). e. dengan ketentuan: a) penyusunan jadwal dengan menggunakan metode jaringan kerja (Network Diagram) yang berbentuk Diagram Balok (Gantt Chart) dalam format MS Project dengan ketentuan menyampaikan sub item pekerjaan sesuai mata pembayaran yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. 2) jadwal dan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan sampai dengan serah terima pertama Pekerjaan (PHO). Dokumen Penawaran Dokumen Penawaran. d. Dokumen penunjang yang berbahasa asing perlu disertai penjelasan dalam Bahasa Indonesia.2 14. c.2 14. komposisi dan jumlah peralatan. C. meliputi: a. Dokumen Penawaran harus menggunakan Bahasa Dokumen penunjang yang terkait dengan Dokumen Penawaran dapat menggunakan Bahasa Indonesia atau bahasa asing. 4) jenis. 1) tanggal. c) penyusunan rencana progres pelaksanaan pekerjaan dalam bentuk kurva S dalam format MS Project/ MS Excel. kapasitas.dan Pokja Konstruksi ULP Kab.3 Peserta menanggung semua biaya dalam penyiapan dan penyampaian penawaran. dan 4) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan. 6) bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan. 15. d) kesesuaian antara jangka waktu pelaksanaan pada jadwal dan kurva S yang tidak melebihi waktu yang dipersyaratkan didalam LDP. Penyiapan Dokumen Penawaran 13. 3) harga penawaran. Biaya dalam Penyiapan Penawaran 13.

1 19.3 18. Bentuk Dokumen Penawaran 19. Pakta Integritas 20.10 i. Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. Harga Penawaran 16. maka peserta telah menandatangani Pakta Integritas. kecuali untuk penyedia barang/jasa yang melakukan Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO). 20.1 18. Pembayaran atas pelaksanaan pekerjaan dilakukan sesuai dengan cara sebagaimana tercantum dalam LDP dan diuraikan dalam Syarat-Syarat Umum/Khusus Kontrak. sebelum akhir masa berlakunya penawaran. Dokumen kualifikasi disampaikan melalui program LPSE dan pendukung dokumen kualifikasi perusahaan disampaikan dengan pemindaian/scan program LPSE. korupsi.3 17.2 18. Semua Dokumen Penawaran disampaikan dalam bentuk softcopy berupa file yang telah dienkripsi melalui program LPSE. Untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan lump sum dan harga satuan. Masa Berlaku Penawaran dan Jangka Waktu Pelaksanaan 18.1 Pakta integritas berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan dan akan melaporkan terjadinya kolusi.1 Peserta berkewajiban untuk menyetujui Pakta Integritas dan mengisi form Pokja Konstruksi ULP Kab.2 18. Peserta dapat: a.2 Dengan mendaftar sebagai peserta lelang pada suatu paket pekerjaan melalui aplikasi SPSE. 16.2 Data Kualifikasi. Jika harga satuan ditulis nol atau tidak dicantumkan maka pekerjaan dalam mata pembayaran tersebut dianggap telah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain dan pekerjaan tersebut tetap harus dilaksanakan. Apabila evaluasi belum selesai dilaksanakan. Semua harga dalam penawaran harus dalam bentuk mata uang sebagaimana tercantum dalam LDP.1 16. b. Pengisian . menolak permintaan tersebut dan dapat mengundurkan diri secara tertulis dengan tidak dikenakan sanksi.4 19. dan nepotisme (KKN). badan usaha yang ditunjuk mewakili Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO) wajib menyampaikan pakta integritas melalui fasilitas unggahan lainnya pada form isian elektronik data kualifikasi di aplikasi SPSE. Pokja ULP dapat meminta kepada seluruh peserta secara tertulis untuk memperpanjang masa berlakunya penawaran tersebut dalam jangka waktu tertentu.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 21.2 20. Harga penawaran ditulis dengan jelas dalam angka dan huruf. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran 17. dan pungutan lain serta biaya asuransi yang harus dibayar oleh penyedia untuk pelaksanaan paket pekerjaan konstruksi ini diperhitungkan dalam total harga penawaran. bea. Masa berlaku penawaran sesuai sebagaimana tercantum dalam LDP.1 17. Biaya overhead termasuk untuk penyelenggaraan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan keuntungan serta semua pajak. menyetujui permintaan tersebut tanpa mengubah penawaran. retribusi. 16. peserta mencantumkan harga satuan dan harga total untuk tiap mata pembayaran/pekerjaan dalam Daftar Kuantitas dan Harga. 21.

Batas Akhir Waktu Pemasukan Penawaran 26.4 24. Data kualifikasi diinput dan dikirimkan melalui form isian elektronik data kualifikasi pada SPSE.rhs) melalui aplikasi SPSE sesuai jadwal yang ditetapkan. File penawaran disandikan/dienkripsi dengan Aplikasi Pengaman Dokumen (APENDO). Penawaran teknis. File penawaran terakhir akan menggantikan file penawaran yang telah terkirim sebelumnya 23. Penyampulan dan Penandaan Sampul Penawaran 23. Penawaran harga. Penyampaian Dokumen Penawaran 24. b. Pakta Integritas dan Data Kualifikasi dianggap telah disetujui dan ditandatangani oleh peserta pengadaan. teknis dan harga dienkripsi menggunakan Apendo. Data kualifikasi yang dikirmkan terakhir akan menggantikan data kualifikasi yang telah terkirim sebelumnya. Dilanjutkan dengan mengunggah file penawaran terenkripsi (*. Pemasukan Dokumen Penawaran 23.1 File penawaran yang disampaikan oleh peserta terdiri dari 1 (satu) file penawaran yang telah disandikan/dienkripsi yang terdiri dari: a. Jaminan penawaran tidak dipersyaratkan.2 25. Peserta dapat mengirimkan data kualifikasi secara berulang sebelum batas akhir waktu pemasukan Dokumen Penawaran. Jaminan Penawaran 22. c. 2) peserta mengunggah (upload) file penawaran administrasi. Pokja Konstruksi ULP Kab.2 isian elektronik data kualifikasi dalam aplikasi SPSE. c. Penawaran Terlambat Penawaran harus disampaikan secara elektronik melalui aplikasi SPSE kepada Pokja ULP paling lambat pada waktu yang ditentukan oleh Pokja ULP Aplikasi SPSE menolak setiap file penawaran yang dikirimkan setelah batas akhir waktu pemasukan penawaran kirim. b.1 24.2 23. Peserta mengirimkan file penawaran yang telah disandikan/ dienkripsi melalui aplikasi SPSE.rhs) hanya melalui aplikasi SPSE sesuai jadwal yang ditetapkan. 3) Peserta dapat mengunggah file penawaran secara berulang sebelum batas akhir waktu pemasukan Dokumen Penawaran. 22.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Penawaran administrasi. kecuali untuk penyedia barang/jasa yang melakukan Kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO) Pakta Integritas dan Data Kualifikasi ditandatangani oleh pejabat yang menurut perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi berhak mewakili Kemitraan/KSO. mengirimkan Data Kualifikasi melalui form isian elektronik data kualifikasi pada aplikasi SPSE. Untuk metode 1 (satu) file (sampul): 1) Setelah File penawaran administrasi. Pertama-tama.1 D.11 Dokumen Isian Kualifikasi 21.3 23. teknis dan harga yang telah terenkripsi (*. Peserta menyampaikan Dokumen Penawaran kepada Pokja ULP dengan ketentuan: a.

d. Pokja ULP menyampaikan file penawaran tersebut kepada LPSE untuk mendapat keterangan bahwa file yang bersangkutan tidak dapat dibuka dan bila dianggap perlu LPSE dapat menyampaikan file penawaran tersebut kepada LKPP.5 28. Apabila penawaran yang masuk kurang dari 3 (tiga) peserta maka pelelangan dinyatakan gagal Evaluasi penawaran dilakukan dengan sistem gugur. Berdasarkan keterangan dari LPSE atau LKPP. Apabila dapat dibuka. dan e.3 28. c. Koreksi aritmatik sebelum dilakukan evaluasi penawaran dengan ketentuan: a. apabila file penawaran tidak dapat dibuka/didekripsi maka Pokja ULP dapat menetapkan bahwa file penawaran tersebut tidak memenuhi syarat sebagai penawaran dan penyedia barang/jasa yang mengirimkan file penawaran tersebut dianggap tidak memasukkan penawaran. apabila terjadi kesalahan hasil perkalian antara volume dengan harga apabila terjadi kesalahan hasil perkalian antara volume dengan harga satuan pekerjaan.4 28. Terhadap file penawaran yang tidak dapat dibuka (didekripsi). jenis pekerjaan yang tidak diberi harga satuan dianggap sudah termasuk dalam harga satuan pekerjaan yang lain dan harga satuan pada daftar kuantitas dan harga tetap dibiarkan kosong.3 27.1 28.1 Pada tahap pembukaan penawaran.2 27.5 . Pembukaan Penawaran 27. dilakukan pembetulan. b. dengan ketentuan harga satuan pekerjaan yang ditawarkan tidak boleh diubah.12 E. Pembukaan dan Evaluasi Penawaran 27. Evaluasi Penawaran 28. maka Pokja ULP akan melanjutkan proses atas penawaran yang bersangkutan File yang dianggap sebagai penawaran adalah dokumen penawaran yang berhasil dibuka dan dapat dievaluasi yang sekurang-kurangnya memuat satu file: harga penawaran. Pokja ULP memasukan hasil koreksi aritmatik pada aplikasi SPSE Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 27. dan deskripsi/spesifikasi barang/jasa yang ditawarkan. jangka waktu penawaran.4 27. hasil koreksi aritmatik pada bagian harga satuan dapat mengubah nilai total harga penawaran sehingga urutan peringkat dapat menjadi lebih tinggi atau lebih rendah dari urutan peringkat semula. Total harga penawaran setelah koreksi aritmatik yang melebihi nilai total HPS dinyatakan gugur. Berdasarkan hasil koreksi aritmatik Pokja ULP menyusun urutan dari penawaran terendah.2 28. jenis pekerjaan yang tidak tercantum dalam daftar kuantitas dan harga disesuaikan dengan jenis pekerjaan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan dan harga satuan pekerjaan dimaksud dianggap nol. volume dan/atau jenis pekerjaan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga disesuaikan dengan yang tercantum dalam Dokumen Pemilihan. Pokja ULP mengunduh ( download) dan melakukan dekripsi file penawaran dengan menggunakan Apendo sesuai waktu yang telah ditetapkan. daftar kuantitas dan harga untuk kontrak harga satuan/gabungan.

dan/atau spesifkasi barang yang ditawarkan (merk/tipe/jenis) dan/atau dukungan teknis. mengurangi. f. Pokja Konstruksi ULP Kab. penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat adalah: 1) penyimpangan dari Dokumen Pengadaan ini yang mempengaruhi lingkup. g. 2) seluruh penawaran dari Penyedia mendekati HPS. maka pelelangan dinyatakan gagal. evaluasi teknis.13 28. mengganti. maka: 1) peserta yang ditunjuk sebagai calon pemenang dan peserta lain yang terlibat dimasukkan ke dalam Daftar Hitam. c. alat. bahan. e. c.9 . pada waktu yang telah ditentukan. evaluasi harga. untuk paket pekerjaan yang dilelangkan. mengurangi. Apabila setelah koreksi aritmatik terdapat kurang dari 3 (tiga) penawar yang menawar harga kurang dari HPS maka proses lelang tetap dilanjutkan dengan melakukan evaluasi penawaran.6 Pelaksanaan evaluasi dengan sistem gugur dilakukan oleh Pokja ULP untuk mendapatkan 3 (tiga) penawaran yang memenuhi syarat yang dimulai dengan penawaran terendah setelah koreksi aritmatik. Pokja ULP dan/atau PPK. kualitas dan hasil/kinerja pekerjaan. Indikasi persekongkolan antar penyedia barang/jasa adalah terpenuhinya sekurang-kurangnya 2 (dua) indikasi dibawah ini: 1) Terdapat kesamaan dokumen teknis. dan d. Pokja ULP melakukan evaluasi penawaran yang meliputi: a. para pihak dilarang mempengaruhi atau melakukan intervensi kepada Pokja ULP selama proses evaluasi. 3) adanya keikutsertaan beberapa Penyedia Barang/Jasa yang berada dalam 1 (satu) kendali. dan/atau 2) penawaran dari peserta dengan persyaratan tambahan yang akan menimbulkan persaingan usaha tidak sehat dan/atau tidak adil diantara peserta yang memenuhi syarat.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 28. antara lain: metode kerja.8 28. dan/atau mengubah isi Dokumen Penawaran. penawaran yang memenuhi syarat adalah penawaran yang sesuai dengan ketentuan antara lain disampaikan oleh penawar yang berhak. syarat teknis dalam menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan dan harga yang wajar dapat dipertanggung jawabkan tanpa ada penyimpangan yang bersifat penting/pokok atau penawaran bersyarat. apabila dalam evaluasi ditemukan bukti adanya persaingan usaha yang tidak sehat dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan) antara peserta. memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan meliputi syarat administrasi. Pokja ULP dilarang menambah. Pokja ULP dan/atau peserta dilarang menambah. mengganti dan/atau mengubah isi Dokumen Pengadaan ini. dengan tujuan untuk memenangkan salah satu peserta. dan 3) apabila tidak ada peserta lain sebagaimana dimaksud pada angka 2). evaluasi kualifikasi Ketentuan umum dalam melakukan evaluasi sebagai berikut: a. b. 2) proses evaluasi tetap dilanjutkan dengan menetapkan peserta lainnya yang tidak terlibat (apabila ada). analisa pendekatan teknis.7 28. d. harga satuan. b. evaluasi administrasi.

penawaran dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi. d). atau (3) apabila nilai dalam angka dan nilai yang tertulis dalam huruf tidak jelas. Formulir Pra RK3K. g). antara lain kesamaan/kesalahan pengetikan. maka penawarannya tidak digugurkan dan nilai TKDN-nya dianggap nol). b).Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . 2) Surat penawaran memenuhi ketentuan sebagai berikut: a) jangka waktu berlakunya surat penawaran tidak kurang dari waktu sebagaimana tercantum dalam LDP dengan ketentuan: (1) apabila ada perbedaan nilai penulisan antara angka dan huruf maka yang diakui adalah tulisan huruf. maka nilai yang diakui adalah nilai yang tertulis dalam angka. (2) apabila nilai yang tertulis dalam angka jelas sedangkan nilai dalam huruf tidak jelas. Formulir rekapitulasi perhitungan TKDN(khusus untuk peserta yang tidak menyampaikan formulir TKDN. e). Surat Kuasa dari Direktur Utama/Pimpinan Perusahaan kepada penerima kuasa yang namanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya (apabila dikuasakan).14 4) adanya kesamaan/kesalahan isi dokumen penawaran. c). 6) Daftar bagian pekerjaan yang akan di subkontrakkan. b) jangka waktu pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan tidak melebihi jangka waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. d) apabila terdapat kesalahan pada tanggal surat penawaran yang menyebabkan jangka waktu berlaku surat penawaran menjadi kurang dari waktu yang ditetapkan dalam LDP. susunan. 3) Jenis. 28. Surat Perjanjian / Kemitraan / Kerjasama Operasional (apabila ada). Kapasitas. Rincian harga penawaran (daftar kuantitas dan harga). komposisi. Dokumen penawaran teknis : 1) Metode Pelaksanaan. c) bertanggal. Surat penawaran. b. f). 4) Spesifikasi teknis . (2) apabila nilai yang tertulis dalam angka jelas sedangkan nilai dalam huruf tidak jelas. 5) Daftar personil inti yang akan ditempatkan secara penuh . 2) Jadwal waktu pelaksanaan. evaluasi terhadap data administrasi hanya dilakukan terhadap hal-hal yang tidak dinilai pada saat penilaian kualifikasi. dan format penulisan. maka surat penawaran Pokja Konstruksi ULP Kab. h). apabila: 1) syarat-syarat substansial yang diminta berdasarkan Dokumen Pengadaan ini dipenuhi/dilengkapi : a). dengan ketentuan: (1) apabila ada perbedaan nilai penulisan antara angka dan huruf maka yang diakui adalah tulisan huruf. maka penawaran dinyatakan gugur. maka penawaran dinyatakan gugur. atau (3) apabila nilai dalam angka dan nilai yang tertulis dalam huruf tidak jelas. Analisa Harga Satuan Pekerjaan.10 Evaluasi Administrasi: a. dan jumlah peralatan . maka nilai yang diakui adalah nilai yang tertulis dalam angka.

unsur-unsur yang dievaluasi teknis sesuai dengan yang ditetapkan.4. maka pelelangan dinyatakan gagal. penyusunan rencana progres pelaksanaan pekerjaan dalam bentuk kurva S dalam format MS Project/ MS Excel. tidak dapat menggugurkan teknis berdasarkan Pra RK3K Pokja Konstruksi ULP Kab. c. Pokja ULP dapat melakukan klarifikasi terhadap hal-hal yang kurang jelas dan meragukan. apabila tidak ada peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. termasuk alasan ketidaklulusan peserta dalam evaluasi administrasi. Metode pelaksanaan dilengkapi metode kerja untuk jenis-jenis pekerjaan utama dan pekerjaan penunjang atau pekerjaan sementara yang ikut menentukan keberhasilan pelaksanaan pekerjaan dan diyakini menggambarkan penguasaan penawar untuk melaksanakan pekerjaan.11 Evaluasi Teknis: a. f) bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP. peserta yang memenuhi persyaratan administrasi dilanjutkan dengan evaluasi teknis. kesesuaian antara jangka waktu pelaksanaan pada jadwal dan kurva S yang tidak melebihi waktu yang dipersyaratkan didalam LDP. maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi teknis. evaluasi teknis dilakukan dengan sistem gugur dengan ketentuan: 1) Pokja ULP menilai persyaratan teknis minimal yang harus dipenuhi dengan membandingkan pemenuhan persyaratan teknis sebagaimana tercantum dalam dokumen pengadaan ini. e) personil inti yang akan ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .2. f. b. 28. g) Pra RK3K memenuhi persyaratan keselamatan dan kesehatan kerja yang akan dilakukan pada saat pelaksanaan pekerjaan konstruksi. g.3. b.1. b) Penilaian jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan dilakukan atas: b. b. Pokja ULP memasukan hasil evaluasi administrasi pada aplikasi SPSE. d. d) spesifikasi teknis memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ini. c) jenis dan jumlah peralatan minimal yang disediakan sebagaimana tercantum dalam LDP.15 dinyatakan tidak memenuhi persyaratan administrasi. e. kesesuain jenis pekerjaan pada jadwal dengan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga serta urutan pekerjaan setiap tahap pada jadwal secara teknis dapat dilaksanakan. penyusunan jadwal dengan menggunakan metode jaringan kerja (Network Diagram) yang berbentuk Diagram Balok (Gantt Chart) dalam format MS Project dengan ketentuan menyampaikan sub item pekerjaan sesuai mata pembayaran yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. b. 2) penilaian persyaratan teknis minimal dilakukan terhadap: a) metode pelaksanaan pekerjaan yang ditawarkan menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan termasuk pengendalian terhadap risiko K3. apabila hanya ada 1 (satu) atau 2 (dua) peserta yang memenuhi persyaratan administrasi. Apabila terdapat hal yang meragukan dapat dilakukan klarifikasi untuk menegaskan bahwa K3 akan dilaksanakan.

2) harga satuan penawaran yang nilainya lebih besar dari 110% (seratus sepuluh perseratus) dari harga satuan yang tercantum dalam HPS. pelelangan dinyatakan gagal. Pokja ULP dapat : a). mengecek lokasi dan kondisi peralatan yang ditawarkan. apabila dinilai tidak konsisten dan/atau tidak wajar maka penawaran tidak memenuhi syarat dan dalam evaluasi penawaran harus dinyatakan gugur teknis. a) sampai dengan f) maka penawaran dinyatakan tidak memenuhi persyaratan teknis. termasuk alasan ketidaklulusan peserta dalam evaluasi teknis. dilakukan klarifikasi. peserta yang dinyatakan lulus evaluasi teknis dilanjutkan ke tahap evaluasi harga. tenaga kerja. 3) mata pembayaran yang harga satuannya nol atau tidak ditulis dilakukan klarifikasi dan kegiatan tersebut harus tetap dilaksanakan. 5) Pokja ULP dapat meminta uji mutu/teknis/fungsi untuk bahan/alat tertentu sebagaimana tercantum dalam LDP. e.12 Evaluasi Harga: a. c). Pokja ULP dapat melakukan klarifikasi dengan menilai rincian/uraian Analisa Teknis Satuan Pekerjaan untuk pekerjaan utama meliputi komponen tenaga kerja. jadwal waktu pelaksanaan. Harga satuan penawaran tersebut dinyatakan timpang dan hanya berlaku untuk volume sesuai dengan Daftar Kuantitas dan Harga. 4) Untuk menilai konsistensi dan kewajaran antara metode pelaksanaan. hal-hal lain yang kurang jelas atau meragukan. Dalam klarifikasi teknis ini. dengan ketentuan: 1) total harga penawaran atau penawaran terkoreksi dibandingkan terhadap nilai total HPS: a) apabila total harga penawaran terkoreksi melebihi nilai total HPS. f. 4) untuk harga penawaran: Pokja Konstruksi ULP Kab. c.16 3) Apabila penawaran tidak memenuhi salah satu kriteria angka 2). Unsur-unsur yang perlu dievaluasi adalah hal-hal yang pokok atau penting. maka evaluasi tetap dilanjutkan dengan evaluasi harga. d. Pokja ULP memasukan hasil evaluasi teknis pada aplikasi SPSE. 28. apabila peserta yang lulus evaluasi teknis kurang dari 3 (tiga). apabila tidak ada peserta yang lulus evaluasi teknis maka pelelangan dinyatakan gagal. dan b) apabila semua harga penawaran atau penawaran terkoreksi di atas nilai total HPS. Pokja ULP melakukan klarifikasi dengan peserta. dinyatakan gugur. meminta peserta untuk menghadirkan personil inti yang ditawarkan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Selanjutnya meneliti dan melakukan analisis terhadap uraian Analisa Teknis Satuan Pekerjaan tersebut. 6) apabila dalam evaluasi teknis terdapat hal-hal yang kurang jelas atau meragukan. Harganya dianggap termasuk dalam harga satuan pekerjaan lainnya. maupun pencapaian produktivitas dan spesifikasi teknis. dan bahan(material konstruksi) terhadap jenis pekerjaan yang perlu dinilai konsistensinya. Hasil klarifikasi dapat menggugurkan penawaran. peralatan. meminta peserta untuk menjelaskan metode pelaksanaan pekerjaan. d). penggunaan peralatan dan bahan (material konstruksi). b). 7) dalam klarifikasi peserta tidak diperkenankan mengubah substansi penawaran.

maka penawaran tidak memenuhi syarat dan dalam evaluasi penawaran harus dinyatakan gugur. Pokja Konstruksi ULP Kab. Evaluasi kualifikasi dilakukan dengan menggunakan metode penilaian sistem gugur. maka penawarannya digugurkan dan Jaminan Penawaran disita untuk negara serta dimasukkan dalam Daftar Hitam. Evaluasi Kualifikasi 29. kualitas. peralatan. 29. maka Pokja ULP memilih peserta yang mempunyai kemampuan teknis lebih besar dan hal ini dicatat dalam Berita Acara. Apabila hasil analisa mengindikasikan bahwa pekerjaan utama tidak dapat dilaksanakan dengan harga yang ditawarkan yang disebabkan harga penawaran di bawah harga pasar dan dapat dibuktikan. Apabila calon pemenang lelang serta pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada) tidak lulus evaluasi kualifikasi. maka pelelangan dinyatakan gagal dan peserta yang terlibat dimasukkan dalam Daftar Hitam. sehingga akan menyebabkan terjadinya kerugian dibandingkan keuntungan yang akan diperoleh serta diperkirakan mempengaruhi lingkup. b) apabila peserta tersebut ditunjuk sebagai pemenang lelang. Dalam hal terdapat 2 (dua) calon pemenang memiliki harga penawaran yang sama. c.2 29. dan bahan (material konstruksi) terhadap jenis pekerjaan utama yang perlu dinilai kewajarannya untuk diteliti dan dianalisa. dan c) apabila peserta yang bersangkutan tidak bersedia menaikkan nilai Jaminan Pelaksanaan. Indikasi kerugian dan keuntungan diteliti dari data yang tercantum dalam analisa harga satuan pekerjaan dan rekapitulasi daftar kuantitas dan harga. e.1 29. b) apabila penawaran dalam angka tertulis dengan jelas sedangkan dalam huruf tidak jelas. hasil/ kinerja dan diyakini tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan persyaratan/ ketentuan. Pokja ULP menyusun urutan 3 (tiga) penawaran sebagai calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada). 2) klarifikasi kewajaran harga apabila harga penawaran dibawah 80% (delapan puluh perseratus) HPS dengan ketentuan: a) menilai rincian/uraian Analisa Harga Satuan Pekerjaan Utama meliputi komponen tenaga kerja. d. Apabila dalam evaluasi ditemukan bukti harga tidak wajar akibat terjadinya persaingan usaha tidak sehat dan/atau terjadi pengaturan bersama (kolusi/persekongkolan). Dilakukan klarifikasi kewajaran harga dengan ketentuan sebagai berikut: 1) klarifikasi dalam hal penawaran Tingkat Komponen Dalam Negeri(TKDN) berbeda dibandingkan dengan perkiraan Pokja ULP.3 Evaluasi dilakukan terhadap calon pemenang lelang serta calon pemenang cadangan 1 dan 2 apabila ada.17 a) apabila ada perbedaan antara penulisan nilai harga penawaran antara angka dan huruf maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan huruf. maka nilai yang diakui adalah nilai dalam tulisan angka.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . maka penawaran dinyatakan gugur. atau c) apabila penawaran dalam angka dan huruf tidak jelas. b. maka dilakukan evaluasi kualifikasi terhadap penawar ranking berikutnya. harus bersedia untuk menaikkan Jaminan Pelaksanaan menjadi 5% (lima perseratus) dari nilai total HPS.

Apabila sanggahan dinyatakan benar maka Pokja ULP menyatakan pelelangan gagal. Pokja Konstruksi ULP Kab. 32. 70 Tahun 2012 dan peraturan perundangundangan lainnya yang masih berlaku dan yang telah ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan.4 . maka peserta digugurkan. Apabila hasil pembuktian kualifikasi ditemukan pemalsuan data. atau kepala cabang perusahaan yang diangkat oleh kantor pusat yang dibuktikan dengan dokumen otentik.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 33. dan/atau c. atau pejabat yang menurut perjanjian kerja sama berhak mewakili perusahaan yang bekerja sama. Pembuktian kualifikasi dilakukan dengan cara melihat keaslian dokumen dari dokumen asli atau salinan dokumen yang sudah dilegalisir oleh pejabat yang berwenang dan meminta salinan dokumen tersebut.1 30. disertai bukti terjadinya penyimpangan. maka lelang dinyatakan gagal. Dalam pembuktian kualifikasi harus dihadiri oleh penanggung jawab penawaran atau yang menerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akta pendirian atau perubahannya. Penetapan Pemenang. penyalahgunaan wewenang oleh Pokja ULP dan/atau pejabat yang berwenang lainnya. Pembuktian Kualifikasi 30.3 30. Apabila tidak ada calon pemenang yang lulus pembuktian kualifikasi. dengan tembusan disampaikan secara offlinekepada PPK dan APIP K/L/D/Isebagaimana tercantum dalam LDP.4 30. badan usaha dan/atau pengurusnya dimasukkan dalam Daftar Hitam. penyimpangan terhadap ketentuan dan prosedur yang diatur dalam Peraturan Presiden No. rekayasa tertentu sehingga menghalangi terjadinya persaingan usaha yang sehat.3 33. Pokja ULP melakukan klarifikasi dan/atau verifikasi kepada penerbit dokumen atau kepada tenaga ahli yang bersangkutan/dalam dokumen penawaran apabila diperlukan. b.18 30. teknis dan harga. Sanggahan Pokja ULP menetapkan pemenang lelang berdasarkan urutan nilai penawaran yang paling rendah. Pokja ULP wajib memberikan jawaban secara elektronik melalui aplikasi SPSE atas semua sanggahan paling lambat 3 (tiga) hari kerja setelah menerima surat sanggahan. Penetapan Pemenang 31.1 Peserta yang memasukkan dokumen penawaran secara lengkap dapat menyampaikan sanggahan secara elektronik melalui aplikasi SPSE atas penetapan pemenang kepada Pokja ULP dalam waktu 3 (tiga) hari kerja setelah pengumuman pemenang. 30. Pokja ULP mengumumkan pemenang dan pemenang cadangan 1 dan 2 (apabila ada) melalui aplikasi SPSE dan papan pengumuman resmi untuk masyarakat 33. memenuhi persyaratan administrasi. Sanggahan diajukan oleh peserta apabila terjadi penyimpangan prosedur meliputi: a. 54 Tahun 2010 sebagaimana diubah terakhir dengan Peraturan Presiden No. Pengumuman Pemenang 33.5 F.2 33.2 Pembuktian kualifikasi terhadap peserta yang memenuhi persyaratan kualifikasi dilakukan setelah evaluasi kualifikasi.

4 . masa sanggah dan/atau masa sanggah banding berakhir. Sanggahan banding menghentikan proses pelelangan. atau c. bukan kepada Pokja ULP atau disampaikan diluar masa sanggah. b. 34. selama masa surat penawaran dan Jaminan Penawaran pemenang Pokja Konstruksi ULP Kab. apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan masa penawarannya masih berlaku dengan alasan yang tidak dapat diterima secara obyektif oleh Pokja ULP. Penunjukan Penyedia Barang/Jasa 35. maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan dicairkan dan disetorkan sebagaimana tercantum dalam LDP. paling lambat 3 (tiga) hari kerja setelah menerima jawaban sanggahan. Apabila pemenang yang ditunjuk mengundurkan diri. dengan ketentuan: a. sanggahan dan/atau sanggahan banding terbukti tidak benar.2 34. b. Penerima Jaminan Sanggahan Banding adalah Pokja ULP.19 33.3 35. Penunjukan Pemenang Pengadaan 35. dan APIP K/L/D/I sebagaimana tercantum dalam LDP. tidak ada sanggahan dari peserta. wajib memberikan jawaban secara tertulis atas semua sanggahan banding paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah surat sanggahan banding diterima. Pokja ULP. Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi sebagaimana tercantum dalam LDP. maka penunjukan pemenang dapat dilakukan kepada pemenang cadangan sesuai dengan urutan peringkat.2 35. dianggap sebagai pengaduan dan tetap harus ditindaklanjuti. apabila yang bersangkutan mengundurkan diri dan masa penawarannya masih berlaku dengan alasan yang dapat diterima secara obyektif oleh Pokja ULP. maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan tidak boleh dicairkan.4 34.5 Sanggahan yang disampaikan secara offline.1 Pokja ULP membuat dan mengunggah Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) ke dalam aplikasi SPSE dan menyampaikan kepada PPK sebagai dasar untuk menerbitkan Surat Penunjukan Penyedia/Jasa (SPPBJ) PPK menerbitkan SPPBJ apabila pernyataan peserta pada formulir isian kualifikasi masih berlaku. apabila yang bersangkutan tidak bersedia ditunjuk karena masa penawarannya sudah tidak berlaku. Sanggahan banding yang disampaikan bukan kepada Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi sebagaimana tercantum dalam LDP atau disampaikan di luar masa sanggah banding. dapat mengajukan sanggahan banding secara tertulis kepada Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/ Pimpinan Institusi sebagaimana tercantum dalam LDP.5 34.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 35.6 G. Peserta yang akan melakukan Sanggahan Banding harus memberikan Jaminan Sanggahan Banding yang ditujukan kepada Pokja ULP sebesar 1% (satu perseratus) dari nilai total HPSdengan masa berlaku 5 (lima) hari kerja sejak tanggal pengajuan sanggahan banding. dengan ketentuan: a. maka Jaminan Penawaran yang bersangkutan dicairkan dan disetorkan sebagaimana tercantum dalam LDP serta dimasukkan dalam Daftar Hitam. dengan tembusan kepada PPK.3 34.1 34. Sanggahan Banding 34. atau c. Penyedia yang ditunjuk wajib menerima keputusan tersebut. dianggap sebagai pengaduan dan ditindaklanjuti secara offline di luar aplikasi SPSE oleh pihak-pihak yang berwenang Peserta yang tidak sependapat dengan jawaban sanggahan dari Pokja ULP.

Evaluasi penawaran yang disimpulkan dalam Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) oleh Pokja ULP bersifat rahasia sampai dengan saat pengumuman pemenang. f. dalam evaluasi penawaran ditemukan bukti/indikasi terjadi persaingan tidak sehat. c. atau Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 35. file BAHP dapat diunggah secara berulang. diganti atau ditimpa sampai dengan kontrak ditandatangani. e. Setiap usaha peserta lelang mencampuri proses evaluasi dokumen penawaran atau keputusan pemenang akan mengakibatkan ditolaknya penawaran yang bersangkutan.6 36. apabila tidak ada sanggahan. 35. harga penawaran terendah terkoreksi lebih tinggi dari HPS. konfirmasi.2 36. SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 6 (enam) hari kerja setelah pengumuman penetapan pemenang.dan usulan calon pemenang tidak boleh diberitahukan kepada peserta.3 36.6 35. BAHP dan Kerahasiaan Proses 36. d.7 H.5 36.20 cadangan masih berlaku atau sudah diperpanjang masa berlakunya. sanggahan dari peserta atas kesalahan substansi Dokumen Pengadaan ternyata benar. Pokja ULP menuangkan ke dalam BAHP segala hal terkait proses pemilihan penyedia/barang jasa secara elektronik yang tidak dapat diakomodir atau difasilitasi aplikasi SPSE. SPPBJ harus diterbitkan paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah semua sanggahan dan sanggahan banding dijawab. klarifikasi.1 Gagal . Informasi yang berhubungan dengan penelitian. Jika diperlukan.9 36. Evaluasi penawaran yang disimpulkan dalam Berita Acara Hasil Pelelangan (BAHP) oleh Pokja ULP bersifat rahasia sampai dengan saat pengumuman pemenang. Pokja ULP menyatakan pelelangan gagal.1 36. apabila: a. Proses evaluasi Dokumen Penawaran bersifat rahasia dan dilaksanakan oleh pokja ULP secara independen. sanggahan dari peserta atas pelaksanaan pelelangan yang tidak sesuai dengan ketentuan Peraturan Presiden No.7 Apabila semua pemenang yang ditunjuk mengundurkan diri. 54 Tahun 2010 dan Dokumen Pengadaan ternyata benar.8 35.4 36. b. atau orang lain yang tidak berkepentingan sampai keputusan pemenang diumumkan. tidak ada penawaran yang lulus evaluasi penawaran. Pelelangan 37.5 35. Pelelangan Gagal 37. maka pelelangan dinyatakan gagal oleh PA/KPA setelah mendapat laporan dari PPK. evaluasi. Kontrak ditandatangani paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya SPPBJ. jumlah peserta yang memasukan Dokumen Penawaran kurang dari 3 (tiga) peserta. Dalam SPPBJ disebutkan bahwa penyedia harus menyiapkan Jaminan Pelaksanaan sebelum penandatanganan kontrak.

b. masa berlaku Jaminan Pelaksanaan sejak tanggal penandatanganan Kontrak sampai dengan serah terima pertama pekerjaan berdasarkan Kontrak (PHO) sebagaimana tercantum dalam LDP. b. d. diterbitkan oleh Bank Umum (tidak termasuk bank perkreditan rakyat). Surat Jaminan Pelaksanaan 38.5 I. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan Pelelangan dinyatakan benar oleh pihak berwenang. setelah dilakukan evaluasi dengan sengaja tidak hadir dalam klarifikasi dan/atau pembuktian kualifikasi. atau g. perusahaan penjaminan atau perusahaan asuransi yang mempunyai program asuransi kerugian (suretyship) yang sebagaimana ditetapkan oleh Menteri Keuangan. calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2 mengundurkan diri. pengaduan masyarakat adanya dugaan KKN yang melibatkan Pokja ULP dan/atau PPK ternyata benar. atau d. Dokumen Pengadaan tidak sesuai dengan Peraturan Presiden No. Setelah pelelangan dinyatakan gagal. 37. KPA sebagaimana tercantum dalam LDP sependapat dengan PPK yang tidak bersedia menandatangani SPPBJ karena proses Pelelangan tidak sesuai dengan Peraturan Presiden No. Sanggahan banding dari peserta atas terjadinya pelanggaran prosedur dalam pelaksanaan pelelangan yang melibatkan PA. besaran nilai Jaminan Pelaksanaan dicantumkan dalam angka dan huruf. Setelah pemberitahuan adanya pelelangan gagal. e.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . penghentian proses pelelangan. penyampaian ulang Dokumen Penawaran. pelelangan ulang. PPK dan/atau Pokja ULP. b.21 g. sanggahan dari Penyedia Barang/Jasa atas kesalahan prosedur yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan ternyata benar. ternyata benar.4 37.1 Surat Jaminan Pelaksanaan memenuhi ketentuan sebagai berikut: a. atau b. Pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN yang melibatkan PA dan/atau KPA. f. apabila: a. nama penyedia sama dengan nama yang tercantum dalam surat Jaminan Pelaksanaan. KPA. 37. yaitu melakukan: a. d. maka Pokja ULP atau Pokja ULP lainnya yang ditugaskan meneliti dan menganalisis penyebab terjadinya pelelangan gagal. 37. e. calon pemenang dan calon pemenang cadangan 1 dan 2. apabila: a. menentukan langkah selanjutnya. pelaksanaan Pelelangan tidak sesuai atau menyimpang dari Dokumen Pengadaan. besaran nilai Jaminan Pelaksanaan tidak kurang dari nilai jaminan yang ditetapkan. Surat Jaminan Pelaksanaan 38. maka Pokja ULP memberitahukan secara elektronik kepada peserta. c. c.3 Kepala Daerah sebagaimana tercantum dalam LDP menyatakan pelelangan gagal.2 KPA sebagaimana tercantum dalam LDP menyatakan pelelangan gagal. f. evaluasi ulang. nama PPK yang menerima Jaminan Pelaksanaan sama dengan nama PPK Pokja Konstruksi ULP Kab. c. 54 Tahun 2010. ternyata benar. 54 Tahun 2010.

PPK dan penyedia tidak diperkenankan mengubah substansi Dokumen Pengadaan sampai dengan penandatanganan Kontrak. spesifikasi umum. Jaminan Pelaksanaan harus dapat dicairkan tanpa syarat (unconditional) sebesar nilai jaminan dalam jangka waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah surat pernyataan wanprestasi dari PPK diterima oleh penerbit Jaminan. Pokja Konstruksi ULP Kab. J. spesifikasi khusus. h. 38. pokok perjanjian. i.4 39. Penandatanganan Kontrak 39. nilai Jaminan Pelaksanaan untuk harga penawaran atau penawaran terkoreksi diatas 80% (delapan puluh perseratus) nilai total HPS adalah sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai penawaran atau penawaran terkoreksi. alamat dan tanda tangan pihak penjamin. 39. paket pekerjaan yang dijamin sama dengan paket pekerjaan yang tercantum dalam SPPBJ. j.3 39. gambar-gambar. Apabila salah satu pernyataan Kontrak tersebut sudah tidak dipenuhi. c. syarat-syarat umum kontrak.5 39. maka penandatanganan kontrak tidak dapat dilakukan. g. BAHP. nilai Jaminan Pelaksanaan untuk harga penawaran atau penawaran terkoreksi dibawah 80% (delapan puluh perseratus) nilai total HPS adalah sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai total HPS. maka berlaku urutan sebagai berikut: a. dan i.1 Sebelum penandatanganan kontrak PPK wajib memeriksa apakah pernyataan tanganan dalam Dokumen Isian Kualifikasi masih berlaku. Kegagalan penyedia yang ditunjuk untuk menyerahkan Surat Jaminan Pelaksanaan dipersamakan dengan penolakan untuk menandatangani Kontrak.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 39. bahasa.3 yang menandatangan kontrak. angka dan huruf serta membubuhkan paraf pada setiap lembar Dokumen Kontrak. h. syarat-syarat khusus kontrak. f. kecuali perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan yang melewati batas tahun anggaran. d.2 Penandatanganan kontrak dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkan SPPBJ dan setelah penyedia menyerahkan Jaminan Pelaksanaan. dokumen lainnya seperti: jaminan-jaminan. Perubahan waktu pelaksanaan pekerjaan dilakukan setelah mendapat persetujuan kontrak tahun jamak.2 38. Penanda39. b. atau b. SPPBJ. redaksional. Jaminan Pelaksanaan atas nama Kemitraan/KSO harus ditulis atas nama Kemitraan/KSO. Ketentuan lebih lanjut mengenai pencairan Surat Jaminan Pelaksanaan diatur dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak. Menetapkan urutan hirarki bagian-bagian Dokumen Kontrak dalam Surat Perjanjian. dengan ketentuan: a. e. dan memuat nama. surat penawaran berikut daftar kuantitas dan harga. adendum Surat Perjanjian (apabila ada). PPK dan penyedia wajib memeriksa konsep Kontrak meliputi substansi. dengan maksud apabila terjadi pertentangan ketentuan antara bagian satu dengan bagian yang lain.22 g.6 .

23

39.7

Banyaknya rangkap kontrak dibuat sesuai kebutuhan, yaitu: a. sekurang-kurangnya 2 (dua) Kontrak asli, terdiri dari: 1) kontrak asli pertama untuk PPK dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh penyedia; dan 2) kontrak asli kedua untuk penyedia dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh PPK; b. rangkap kontrak lainnya tanpa dibubuhi materai, apabila diperlukan. Pihak yang berwenang menandatangani kontrak atas nama penyedia adalah Direksi yang disebutkan namanya dalam Akta Pendirian/ Anggaran Dasar, yang telah didaftarkan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Pihak lain yang bukan Direksi atau yang namanya tidak disebutkan dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar sebagaimana dimaksud pada pasal 38.8, dapat menandatangani kontrak, sepanjang mendapat kuasa/pendelegasian wewenang yang sah dari Direksi atau pihak yang sah berdasarkan Akta Pendirian/Anggaran Dasar untuk menanda-tangani kontrak.

39.8

39.9

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

24

BAB IV. LEMBAR DATA PEMILIHAN (LDP)
A. Lingkup Pekerjaan 1. 2. Nama Pokja ULP : Pokja Konstruksi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Tulungagung. Alamat : Sekretariat ULP (Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tulungagung) Jl. A. Yani Timur No. 37, Tulungagung : www.tulungagung.go.id

Website

Website LPSE : lpse.tulungagung.go.id 3. 4. 5. B. Sumber Dana C. Pemberian Penjelasan Dokumen Pengadaan dan Peninjauan Lapangan D. Dokumen Penawaran 1. 2. Nama Paket Pekerjaan : Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh Lingkup pekerjaan meliputi Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh Jangka waktu penyelesaian pekerjaan : 90 (sembilan puluh) hari kalender Pekerjaan ini dibiayai dari sumber pendanaan : APBD Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2013. Pemberian Penjelasan Dokumen Pengadaan akan dilaksanakan melalui : LPSE dan jadwal sesuai dengan jadwal pada LPSE Peninjauan lapangan dilaksanakan apabila diminta oleh peserta.

1.

Daftar Personil Inti yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan:
No 1 1 2 3 Jabatan dlm Organisasi Pekerjaan 2 Pelaksana Juru Pengeboran Administrasi Jumlah minimal (orang) 3 1 1 1 Pendidika n Minimal 4 SMK Bangunan SMU/SMK sederajat SMU/SMK sederajat
Pengalaman minimal

Profesi/ keahlian dengan Sertifikat 6 SKT Pelaksana Bangunan Irigasi SKT Juru Pengeboran Air Tanah -

5 5 tahun 3 tahun

-

Keterangan: Dilampiri dengan hasil scan/copy ijazah dan SKA/SKT yang masih berlaku. 2. Daftar Peralatan Utama minimal yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan: No 1 Jenis Alat Dump Truck / Truck Jumlah 1 unit Kapasitas Minimal Keterangan Milik sendiri/ sewa

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

25

2 3 4

Pompa air Molen beton Mesin bor lengkap

1 unit 1 unit 1 set

-

Milik sendiri Milik sendiri Milik sendiri/sewa

Keterangan: Dilampiri dengan hasil scan/copy bukti kepemilikan untuk milik sendiri dan bukti perjanjian sewa atau dukungan alat untuk sewa. 3. E. Mata Uang Penawaran dan Cara Pembayaran F. Masa Berlakunya Penawaran G. Jaminan Penawaran H. Pemasukan Dokumen Penawaran I. Batas Akhir Waktu Penyampaian Penawaran J. Pembukaan Penawaran K. Sanggahan, Sanggahan Banding Dan Pengaduan 1. 2. Bagian Pekerjaan yang disubkontrakkan : tidak ada. Mata uang yang digunakan Rupiah Pembayaran dilakukan dengan cara angsuran (termin). Masa berlaku penawaran selama 60 (enam puluh) hari kalender sejak batas akhir waktu pemasukan penawaran. Tidak dipersyaratkan. Lihat jadwal di LPSE

Lihat jadwal di LPSE

Lihat jadwal di LPSE 1. 2. Sanggahan disampaikan melalui aplikasi SPSE. Tembusan sanggahan ditujukan kepada: a. PPK b. PA/KPA c. Inspektorat Kab. Tulungagung Sanggahan Banding disampaikan diluar aplikasi SPSE (offline) ditujukan kepada Bupati Tulungagung Tembusan sanggahan banding ditujukan kepada: a. PPK b. Pokja Konstruksi ULP Kabupaten Tulungagung. c. Inspektorat Kab. Tulungagung Besarnya jaminan sanggahan banding sebesar 1% (satu perseratus) dari nilai total HPS

3. 4.

L. Jaminan Sanggahan Banding

1.

Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013

2. Jaminan Pelaksanaan 1. Pokja Konstruksi ULP Kab.26 M. Jaminan Pelaksanaan dicairkan dan disetorkan pada Kas Daerah.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Masa berlaku Jaminan Pelaksanaan selama 90 (sembilan puluh) hari kalender (unconditional) sejak penandatanganan kontrak.

Memiliki pengalaman pada bidang Tata Lingkungan. 7.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . pasal 23 bila ada transaksi.id Website Website LPSE : lpse. Januari 2013 dan Februari 2013.go. 3. Memiliki kemampuan menyediakan personil inti sebagai berikut : No 1 1 2 3 Jabatan dlm Organisasi Pekerjaan 2 Pelaksana Juru Pengeboran Administrasi Jumlah minimal (orang) 3 1 1 1 Pendidika n Minimal 4 SMK Bangunan SMK Bangunan SMU/SMK sederajat Pengalaman minimal Profesi/ keahlian dengan Sertifikat 6 SKT Pelaksana Bangunan Irigasi SKT Juru Pengeboran Air Tanah - 5 5 tahun 3 tahun - Pokja Konstruksi ULP Kab. tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana. Alamat : Sekretariat ULP Bagian Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Tulungagung Jl. 37.tulungagung.id Nama Paket Pekerjaan : Pembuatan Sumur Air Tanah Dalam Desa Suwaluh B. 5.go. PPh pasal 25/29 dan PPN (bagi pengusaha kena pajak) bulan Desember 2012. Memiliki NPWP dan telah memenuhi kewajiban perpajakan tahun pajak terakhir (SPT Tahun 2011) serta memiliki laporan bulanan PPh pasal 21. Memiliki Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBUJK) dan Izin Usaha Jasa Konstruksi (IUJK) dengan sub bidang pekerjaan yang sesuai dan masih berlaku: Kualifikasi : Kecil Bidang : Tata Lingkungan Sub Bidang : Pekerjaan Pengeboran Air Tanah 2.tulungagung. Lingkup Kualifikasi Nama Pokja ULP : Pokja Konstruksi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Tulungagung. kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan. Menyampaikan surat pernyataan/ pengakuan tertulis bahwa perusahaan yang bersangkutan dan manajemennya atau peserta perorangan tidak dalam pengawasan pengadilan. 4. tidak pailit. 6. Persyaratan Kualifikasi 1. A. Salah satu dan/atau semua pengurus dan badan usahanya atau perorangan tidak masuk dalam daftar hitam. Tulungagung : www. baik dilingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. Yani Timur No. Memperoleh paling sedikit 1 (satu) pekerjaan bagi penyedia dalam kurun waktu 4 tahun terakhir.27 BAB V. Peserta dapat mengganti persyaratan ini dengan menyampaikan Surat Keterangan Fiskal (SKF) sampai dengan bulan Februari 2013. LEMBAR DATA KUALIFIKASI (LDK) A.

11. dengan ketentuan: a. Memiliki kemampuan untuk menyediakan fasilitas/peralatan/perlengkapan untuk melaksanakan pekerjaan konstruksi ini. yaitu: No 1 2 3 4 Jenis Alat Dump Truck / Truck Pompa air Molen beton Mesin bor lengkap Jumlah 1 unit 1 unit 1 unit 1 set Kapasitas Minimal Keterangan Milik sendiri/ sewa Milik sendiri Milik sendiri Milik sendiri/sewa Keterangan: Dilampiri dengan hasil scan/copy bukti kepemilikan untuk milik sendiri dan bukti perjanjian sewa atau dukungan alat untuk sewa.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . SKP = KP . 8. dalam hal kemitraan/KSO. yang diperhitungkan adalah SKP dari semua perusahaan yang bermitra/KSO. 10. Pokja Konstruksi ULP Kab.jumlah paket yang sedang dikerjakan KP = Kemampuan menangani paket pekerjaan untuk usaha kecil KP = 5 N = Jumlah paket pekerjaan terbanyak yang dapat ditangani pada saat bersamaan selama kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir. Mempunyai Sisa Kemampuan Paket (SKP).28 Keterangan: Dilampiri dengan hasil scan/copy ijazah dan SKA/SKT yang masih berlaku. Dalam hal melakukan kemitraan peserta wajib mempunyai surat perjanjian kerja sama operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan dan perusahaan yang mewakili kemiraan tersebut. 9. Memiliki surat keterangan dukungan keuangan dari bank pemerintah/swasta minimal 10 % (sepuluh perseratus) dari nilai total HPS. b.

.. Sehubungan dengan pengumuman pendaftaran dan pengambilan Dokumen Pengadaan nomor:_________________ tanggal ______________ dan setelah kami pelajari dengan seksama Dokumen Pengadaan [serta adendum Dokumen Pengadaan]... Formulir rekapitulasi perhitungan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN)..... Jadwal Waktu Pelaksanaan... Data kualifikasi yang dikirimkan melalui aplikasi SPSE [Dokumen lain yang dipersyaratkan].. apabila ada]....... [Daftar Kuantitas dan Harga. Jl... Penawaran ini sudah memperhatikan ketentuan dan persyaratan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas. sebesar Rp_______________ (__________________________) termasuk PPN.. Tulungagung di TULUNGAGUNG Perihal : Penawaran Pekerjaan …………..... e..... apabila ada].... [Hasil pemindaian Surat perjanjian kemitraan/Kerja Sama Operasi....... (……………. [Bagian Pekerjaan yang akan disubkontrakkan.... 6.. Spesifikasi teknis. . f...) hari kalender......... komposisi.. Jabatan Pokja Konstruksi ULP Kab...... 2....29 BAB VI... Penawaran ini berlaku selama ____ (__________________) hari kalender sejak tanggal surat penawaran ini.. BENTUK SURAT PENAWARAN PESERTA BADAN USAHA/KEMITRAAN (KSO) CONTOH [Kop Surat Badan Usaha/Kemitraan (KSO)] Nomor Lampiran : : Kepada Yth. 3.. Dengan disampaikannya Surat Penawaran ini....: Pokja . c.... 4... Jenis.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .... PT/CV/Firma/Kemitraan (KSO) ____________ [pilih yang sesuai dan cantumkan nama] . apabila dipersyaratkan].... Sesuai dengan persyaratan.. dengan ini kami mengajukan penawaran untuk pekerjaan ………. terdiri dari : a.. Metoda Pelaksanaan.. 1. 5.. kapasitas... dan jumlah peralatan utama minimal yang dibutuhkan.... Kami akan melaksanakan pekerjaan tersebut dengan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan selama ……... b........ 7. bersama Surat Penawaran ini kami lampirkan: Hasil pemindaian (scan)Jaminan Penawaran [atau asli]. d.. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN A.. Dokumen penawaran teknis. maka kami menyatakan sanggup dan akan tunduk pada semua ketentuan yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan..... Daftar Personil Inti..

9. termasuk hak untuk memeriksa keuangan. 2. perintah pembelian. surat-menyurat. wajib bertanggung jawab baik secara bersama-sama atau masing-masing atas semua kewajiban sesuai ketentuan dokumen kontrak. Secara bersama-sama: a. 8. daftar peralatan dan tenaga kerja. kecuali dengan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan persetujuan bersama secara tertulis dari masing-masing anggota kemitraan/KSO. Menyetujui apabila ditunjuk sebagai pemenang. 4. Terlepas dari sharing yang ditetapkan di atas. 6.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Perjanjian ini dibuat dalam rangkap ____ (_______) yang masing-masing mempunyai kekuatan hukum yang sama. akan mengambil bagian sesuai sharing tersebut pada butir 2.30 BENTUK PERJANJIAN KEMITRAAN/KERJA SAMA OPERASI (KSO) CONTOH SURAT PERJANJIAN KEMITRAAN/ KERJA SAMA OPERASI (KSO) Sehubungan dengan pelelangan pekerjaan ________________ yang pembukaan penawarannya akan dilakukan di ________________ pada tanggal ________ 20__. keuntungan. c. DENGAN KESEPAKATAN INI semua anggota kemitraan/KSO membubuhkan tanda tangan di _________ pada hari __________ tanggal __________ bulan ____________. Masing-masing peserta anggota kemitraan/KSO. perjanjian subkontrak. Perjanjian ini berlaku sejak tanggal ditandatangani. dalam hal pengeluaran. 7. Membentuk kemitraan/KSO dengan nama kemitraan/KSO adalah ________________ b. Perjanjian ini secara otomatis menjadi batal dan tidak berlaku lagi bila pelelangan tidak dimenangkan oleh perusahaan kemitraan/KSO. dan lain-lain. 5. maka kami: ______________________________ [nama peserta 1] ______________________________ [nama peserta 2] ______________________________ [nama peserta 3] ______________________________ [dan seterusnya] bermaksud untuk mengikuti pelelangan dan pelaksanaan kontrak secara bersama-sama dalam bentuk kemitraan/Kerja Sama Operasi (KSO). tahun ________________________ [Peserta 1] (_______________) [Peserta 3] (________________) [Peserta 2] (________________) [dst (________________)] Catatan: Surat Perjanjian Kemitraan/Kerja Sama Operasi ini harus dibuat d iatas kertas segel Pokja Konstruksi ULP Kab. Wewenang menandatangani untuk dan atas nama kemitraan/KSO diberikan kepada _________________________ [nama wakil peserta] dalam kedudukannya sebagai direktur utama/direktur pelaksana _________________________ [nama peserta 1] berdasarkan persetujuan tertulis dari seluruh anggota kemitraan/KSO. Menunjuk ____________________________ [nama peserta 1] sebagai perusahaan utama (leading firm) untuk kemitraan/KSO dan mewakili serta bertindak untuk dan atas nama kemitraan/KSO. Pembagian sharing dalam kemitraan/KSO ini tidak akan diubah baik selama masa penawaran maupun sepanjang masa kontrak. dan kerugian dari kemitraan/KSO. masing-masing anggota kemitraan/KSO akan melakukan pengawasan penuh terhadap semua aspek pelaksanaan dari perjanjian ini. Keikutsertaan modal (sharing) setiap perusahaan dalam kemitraan/KSO adalah: _______________ [nama peserta 1] sebesar _____ % (___________ persen) _______________ [nama peserta 2] sebesar _____ % (___________ persen) _______________ [nama peserta 3] sebesar _____ % (___________ persen) _________________________________ [dst] 3. tanda terima. Kami menyetujui dan memutuskan bahwa: 1.

31 B. 6. [Hal-hal lain yang dipersyaratkan]. keterangan dapat dicantumkan dalam lembar tersendiri/tambahan] 1. Pokja Konstruksi ULP Kab. a) penyusunan jadwal dengan menggunakan metode jaringan kerja (Network Diagram) yang berbentuk Diagram Balok (Gantt Chart) dalam format MS Project dengan ketentuan menyampaikan sub item pekerjaan sesuai mata pembayaran yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. dan 7. 2. Contoh : d) kesesuaian antara jangka waktu pelaksanaan pada jadwal dan kurva S yang tidak melebihi waktu yang dipersyaratkan didalam LDP. 5. Jika diperlukan. 3. BENTUK DOKUMEN PENAWARAN TEKNIS Dokumen Penawaran Teknis [Cantumkan dan jelaskan secara rinci hal-hal berikut. spesifikasi teknis. jadwal waktu pelaksanaan pekerjaan [tidak melampaui batas waktu sebagaimana tercantum dalam LDP]. komposisi dan jumlah peralatan minimal [sebagaimana tercantum dalam LDP]. personil inti yang akan ditempatkan secara penuh [sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . metoda pelaksanaan pekerjaan [diyakini menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan]. jenis. 4. Contoh : b) c) kesesuain jenis pekerjaan pada jadwal dengan yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga serta urutan pekerjaan setiap tahap pada jadwal secara teknis dapat dilaksanakan. penyusunan rencana progres pelaksanaan pekerjaan dalam bentuk kurva S dalam format MS Project/MS Excel. serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan]. bagian pekerjaan yang akan disubkontrakkan [sesuai dengan persyaratan sebagaimana tercantum dalam LDP]. kapasitas.

Nilai Barang Luar Negeri (3B) Nilai Gabungan Barang dan Jasa (9C) Nilai Jasa Total(8C) . BENTUK FORMULIR REKAPITULASI PERHITUNGAN TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN) FORMULIR REKAPITULASI PERHITUNGAN TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN) Nilai Gabungan Barang/Jasa (Rp) Uraian Pekerjaan DN (2) LN (3) Total Ribu Rp (4) % KDN (5) Barang/ Jasa (7) TKDN Gabungan (8) (1) Barang I. __ [tanggal] __________ [bulan] 20__ [tahun] [tanda tangan] [nama wakil sah badan usaha/pemimpin kemitraan (KSO)] Pokja Konstruksi ULP Kab. Sub Total Barang Jasa III. Jasa Umum B. Manajemen Proyek dan Perekayasaan IV. Sub Total Jasa C. Konstruksi dan Fabrikasi VI. Alat Kerja / Fasilitas Kerja V. TOTAL Biaya (A + B) (1A) (2A) (3A) (1B) (2B) (3B) (1C) (2C) (3C) (1D) (2D) (3D) (1E) (2E) (3E) (1G) (2G) (3G) (4A) (5A) (6A) (7A) (8A) (9A) (4B) (5B) (6B) (7B) (8B) (9B) (4C) (5C) (6C) (7C) (8C) (9C) (4D) (5D) (6D) (7D) (8D) (9D) (4E) (5E) (6E) (7E) (8E) (9E) (4G) (5G) (6G) (7G) (8G) (9G) Formulasi perhitungan: % TKDN (Gabungan Barang dan Jasa) = Nilai Barang Total (3C) .32 C. Material Langsung (Bahan baku) II.Nilai Jasa Luar Negeri (8B) Nilai Gabungan Barang dan Jasa (9C) __________ [tempat].Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Peralatan (Barang jadi) A.

atau peserta perorangan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana. pasal 23 bila ada transaksi. Januari 2013 dan Februari 2013. 8. menyampaikan pernyataan/pengakuan tertulis bahwa perusahaan yang bersangkutan dan manajemennya atau peserta perorangan tidak dalam pengawasan pengadilan. dalam hal peserta akan melakukan kemitraan/KSO: a. SKP = KP – jumlah paket yang sedang dikerjakan KP = Kemampuan menangani paket pekerjaan untuk usaha kecil KP = 5 N = Jumlah paket pekerjaan terbanyak yang dapat ditangani pada saat bersamaan selama kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir. Pokja ULP memeriksa dan membandingkan persyaratan dan data isian peserta dalam Dokumen Isian Kualifikasi dalam hal: 1. dengan ketentuan: a. pemenuhan persyaratan kualifikasi. memiliki surat keterangan dukungan keuangan dari bank pemerintah/swasta untuk mengikuti pengadaan pekerjaan konstruksi paling kurang 10% (sepuluh perseratus) dari nilai total HPS. Memiliki NPWP dan telah memenuhi kewajiban perpajakan tahun pajak terakhir (SPT Tahun 2011) serta memiliki laporan bulanan PPh pasal 21. peserta wajib mempunyai perjanjian Kerja Sama Operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan/KSO dan perusahaan yang mewakili kemitraan/KSO tersebut. mempunyai Sisa Kemampuan Paket (SKP). 9. b. TATA CARA EVALUASI KUALIFIKASI A. kelengkapan Dokumen Isian Kualifikasi. B. dalam hal kemitraan/KSO. evaluasi persyaratan pada angka 1 sampai dengan angka 10 dilakukan untuk setiap perusahaan yang melakukan kemitraan/KSO. salah satu dan/atau semua pengurus dan badan usahanya atau peserta perorangan tidak masuk dalam Daftar Hitam. memperoleh paling sedikit 1 (satu) pekerjaan sebagai penyedia dalam kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir. kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan.33 BAB VII. 2. baik di lingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. 5. 4. 10. yang diperhitungkan adalah SKP dari semua perusahaan yang bermitra/KSO. menyampaikan daftar perolehan pekerjaan yang sedang dikerjakan. memiliki kemampuan menyediakan fasilitas dan peralatan serta personil yang diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan. b. Dokumen Kualifikasi yang akan dievaluasi harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: 1. 6. Peserta dapat mengganti persyaratan ini dengan menyampaikan Surat Keterangan Fiskal (SKF) sampai dengan bulan Februari 2013. 3. Pokja Konstruksi ULP Kab. 7. tidak pailit.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . 11. Memiliki pengalaman pada bidang Tata Lingkungan. dan 2. memiliki izin usaha sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. PPh pasal 25/29 dan PPN (bagi pengusaha kena pajak) bulan Desember 2012.

maka data yang kurang tidak dapat dilengkapi. Evaluasi kualifikasi sudah merupakan kompetisi. Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .34 C. Apabila ditemukan hal-hal dan/atau data yang kurang jelas maka Pokja ULP dapat meminta peserta untuk menyampaikan klarifikasi secara tertulis namun tidak boleh mengubah substansi formulir isian kualifikasi. D.

Ketentuan Umum 1. 1.5 Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan adalah Pokja ULP/pejabat yang ditetapkan oleh PA/KPA yang bertugas memeriksa dan menerima hasil pekerjaan.2 Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut PA adalah pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran Kementerian/ Lembaga/Satuan Kerja Perangkat Daerah atau Pejabat yang disamakan pada Institusi lain Pengguna APBN/APBD. adalah jaminan tertulis yang bersifat mudah dicairkan dan tidak bersyarat (unconditional). 1.35 BAB VIII. reviu. 1.9 Kemitraan/KSO adalah kerja sama usaha antar penyedia baik penyedia nasional maupun penyedia asing.6 Aparat Pengawas Intern Pemerintah atau pengawas intern pada Institusi lain yang selanjutnya disebut APIP adalah aparat yang melakukan pengawasan melalui audit. 1.12 Nilai Kontrak adalah total harga yang tercantum dalam Kontrak. Definisi Istilah-istilah yang digunakan dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini harus mempunyai arti atau tafsiran seperti yang dimaksudkan sebagai berikut: 1. yang dikeluarkan oleh Bank Umum/Perusahaan Penjaminan/Perusahaan Asuransi yang diserahkan oleh penyedia kepada PPK/Pokja ULP untuk menjamin terpenuhinya kewajiban penyedia.7 Penyedia adalah badan usaha atau orang perseorangan yang menyediakan Pekerjaan Konstruksi. evaluasi. 1.8 Subpenyedia adalah penyedia yang mengadakan perjanjian kerja dengan penyedia penanggung jawab kontrak.14 Direksi lapangan adalah tim pendukung yang dibentuk/ditetapkan oleh PPK. 1. 1. kewajiban dan tanggung jawab yang jelas berdasarkan perjanjian tertulis. 1.3 Kuasa Pengguna Anggaran yang selanjutnya disebut KPA adalah pejabat yang ditetapkan oleh PA untuk menggunakan APBN atau ditetapkan oleh Kepala Daerah untuk menggunakan APBD. yang masing-masing pihak mempunyai hak.15 Direksi teknis adalah tim pendukung yang ditunjuk/ditetapkan oleh PPK untuk mengawasi pelaksanaan pekerjaan. yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak untuk mengendalikan pelaksanaan pekerjaan. 1.13 Hari adalah hari kalender. 1. 1.4 Pejabat Pembuat Komitmen yang selanjutnya disebut PPK adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Pekerjaan Konstruksi. terdiri dari 1 (satu) orang atau lebih. SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK (SSUK) A.11 Kontrak Pengadaan Barang/Jasa yang selanjutnya disebut Kontrak adalah perjanjian tertulis antara PPK dengan penyedia yang mencakup Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK) ini dan Syarat-Syarat Khusus Kontrak (SSKK) serta dokumen lain yang merupakan bagian dari kontrak. 1. Pokja Konstruksi ULP Kab.10 Surat Jaminan yang selanjutnya disebut Jaminan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . 1.1 Pekerjaan Konstruksi adalah seluruh pekerjaan yang berhubungan dengan pelaksanaan konstruksi bangunan atau pembuatan wujud fisik lainnya. 1. pemantauan dan kegiatan pengawasan lain terhadap penyelenggaraan tugas dan fungsi organisasi. untuk melaksanakan sebagian pekerjaan (subkontrak).

22 1. Masa Kontrak adalah jangka waktu berlakunya Kontrak ini terhitung sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan masa pemeliharaan berakhir. keselamatan dan kesehatan kerja. Jadwal waktu pelaksanaan adalah jadwal yang menunjukkan kebutuhan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan. Personil inti adalah tenaga yang akan ditempatkan secara penuh sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan sebagaimana tercantum dalam LDP serta posisinya dalam manajemen pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan organisasi pelaksanaan yang diajukan untuk melaksanakan pekerjaan.28 1. Pekerjaan utama adalah jenis pekerjaan yang secara langsung menunjang terwujudnya dan berfungsinya suatu konstruksi sesuai peruntukannya yang ditetapkan sebagaimana tercantum dalam LDP.16 1.29 Daftar kuantitas dan harga (rincian harga penawaran) adalah daftar kuantitas yang telah diisi harga satuan dan jumlah biaya keseluruhannya yang merupakan bagian dari penawaran. Harga Satuan Pekerjaan (HSP) adalah harga satu jenis pekerjaan tertentu per satu satuan tertentu. Tanggal penyelesaian pekerjaan adalah tanggal penyerahan pertama pekerjaan selesai.23 1. Metoda pelaksanaan pekerjaan adalah cara kerja yang layak. yang diterbitkan oleh PPK. Kegagalan Bangunan adalah keadaan bangunan. baik secara keseluruhan maupun sebagian dan/atau tidak sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam kontrak. yang setelah diserahterimakan oleh penyedia kepada PPK dan terlebih dahulu diperiksa serta diterima oleh Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. dari segi teknis. dinyatakan dalam Berita Acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh PPK.36 1. dan/atau keselamatan umum. dikalkulasikan secara keahlian berdasarkan data yang dapat dipertanggungjawabkan serta digunakan oleh Pokja ULP untuk menilai kewajaran penawaran termasuk rinciannya. terdiri atas tahap pelaksanaan yang disusun secara logis.27 1. realistik dan dapat dilaksanakan. manfaat.17 1. menjadi tidak berfungsi. Bagian pekerjaan yang disubkontrakkan adalah bagian pekerjaan bukan pekerjaan utama yang ditetapkan sebagaimana tercantum dalam LDP.21 1. Masa pemeliharaan adalah kurun waktu kontrak yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak. Pokja Konstruksi ULP Kab. yang pelaksanaannya diserahkan kepada penyedia lain dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK.26 1. Harga Perkiraan Sendiri (HPS) adalah perhitungan perkiraan biaya pekerjaan yang disusun oleh PPK.25 1. Tanggal mulai kerja adalah tanggal mulai kerja penyedia yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). dihitung sejak tanggal penyerahan pertama pekerjaan sampai dengan tanggal penyerahan akhir pekerjaan.18 1.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .20 1. realistik dan dapat dilaksanakan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan dan diyakini menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan dengan tahap pelaksanaan yang sistimatis berdasarkan sumber daya yang dimiliki penawar. Kegagalan Konstruksi adalah keadaan hasil pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi pekerjaan sebagaimana disepakati dalam kontrak baik sebagian maupun keseluruhan sebagai akibat kesalahan pengguna atau penyedia.19 1.24 1.

c.2 4. c.37 2. PPK yang terlibat dalam KKN dan penipuan dikenakan sanksi berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan. Penyedia menjamin bahwa yang bersangkutan (termasuk semua anggota Kemitraan/KSO apabila berbentuk Kemitraan/KSO) dan Sub penyedianya (jika ada) tidak pernah dan tidak akan melakukan tindakan yang dilarang di atas. Bahasa dan Hukum 3. Berdasarkan etika pengadaan barang/jasa pemerintah. 3.1 5. atau diproduksi. Kolusi dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan 4. dan d.2 4.3 4. menawarkan. Asal material/bahan merupakan tempat material/bahan diperoleh. sisa uang muka harus dilunasi oleh Penyedia. antara lain tempat material/bahan ditambang. Penyedia yang menurut penilaian PPK terbukti melakukan laranganlarangan di atas dapat dikenakan sanksi-sanksi administratif oleh PPK sebagai berikut: a. Hukum yang digunakan adalah hukum yang berlaku di Indonesia.4 4. pengenaan daftar hitam. Larangan Korupsi. Asal Material/ Bahan 5. tumbuh. kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan hukum yang berlaku di Indonesia atau hukum yang berlaku di negara pemberi pinjaman/hibah (tergantung kesepakatan antara Pemerintah dan negara pemberi pinjaman/hibah). Penerapan SSUK diterapkan secara luas dalam pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi ini tetapi tidak dapat bertentangan dengan ketentuan-ketentuan dalam Dokumen Kontrak lain yang lebih tinggi berdasarkan urutan hierarki dalam Surat Perjanjian. 3. mendorong terjadinya persaingan tidak sehat. b. pemutusan Kontrak.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . menerima atau menjanjikan untuk memberi atau menerima hadiah atau imbalan berupa apa saja atau melakukan tindakan lainnya untuk mempengaruhi siapapun yang diketahui atau patut dapat diduga berkaitan dengan pengadaan ini. Pengenaan sanksi administratif di atas dilaporkan oleh PPK kepada Menteri/Kepala Lembaga/Kepala Daerah/Pimpinan Institusi lainnya.1 Bahasa kontrak harus dalam Bahasa Indonesia kecuali dalam rangka pinjaman/hibah luar negeri menggunakan Bahasa Indonesia dan bahasa nasional pemberi pinjaman/hibah tersebut dan/atau bahasa Inggris. Penyedia harus menyampaikan asal material/bahan yang terdiri dari rincian komponen dalam negeri dan komponen impor. b.1 4. Jaminan Pelaksanaan dicairkan dan disetorkan sebagaimana ditetapkan dalam SSKK. dilarang untuk: a.5 5. membuat dan/atau menyampaikan secara tidak benar dokumen dan/atau keterangan lain yang disyaratkan untuk penyusunan dan pelaksanaan Kontrak ini.2 Pokja Konstruksi ULP Kab.

Pengalihan dan/atau Subkontrak 10. Jika ketentuan di atas dilanggar maka Kontrak diputuskan dan Penyedia dikenakan sanksi sebagaimana diatur dalam SSKK. Khusus untuk penyedia perseorangan. Perpajakan 10. Penyedia tidak boleh diwakilkan.4 11. Korespondensi 6. dan Personil yang bersangkutan berkewajiban untuk membayar semua pajak. dan pungutan lain yang dibebankan oleh peraturan perpajakan atas pelaksanaan Kontrak ini. Subkontrak sebagian pekerjaan utama hanya diperbolehkan kepada Penyedia spesialis setelah persetujuan tertulis dari PPK.3 10. permohonan.2 10.2 7.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 12. Wakil Sah Para Pihak Setiap tindakan yang disyaratkan atau diperbolehkan untuk dilakukan. retribusi. Pengabaian Jika terjadi pengabaian oleh satu Pihak terhadap pelanggaran ketentuan tertentu Kontrak oleh Pihak yang lain maka pengabaian tersebut tidak menjadi pengabaian yang terus-menerus selama Masa Kontrak atau seketika menjadi pengabaian terhadap pelanggaran ketentuan yang lain. 10. Pembukuan 9. bea. Pengalihan seluruh Kontrak hanya diperbolehkan dalam hal pergantian nama Penyedia. atau jika disampaikan melalui surat tercatat dan/atau faksimili ditujukan ke alamat yang tercantum dalam SSKK. Penyedia.1 Semua korespondensi dapat berbentuk surat. Penyedia Mandiri . dan setiap dokumen yang disyaratkan atau diperbolehkan untuk dibuat berdasarkan Kontrak ini oleh PPK atau Penyedia hanya dapat dilakukan atau dibuat oleh pejabat yang disebutkan dalam SSKK. Semua pemberitahuan. Penyedia berdasarkan Kontrak ini bertanggung jawab penuh terhadap personil dan subpenyedianya (jika ada) serta pekerjaan yang dilakukan oleh mereka.38 6. atau persetujuan berdasarkan Kontrak ini harus dibuat secara tertulis dalam Bahasa Indonesia. Pokja Konstruksi ULP Kab. 6. dan dianggap telah diberitahukan jika telah disampaikan secara langsung kepada wakil sah Para Pihak dalam SSUK. Penyedia tetap bertanggung jawab atas bagian pekerjaan yang disubkontrakkan. Subpenyedia (jika ada). e-mail dan/atau faksimili dengan alamat tujuan para pihak yang tercantum dalam SSKK. Pengabaian hanya dapat mengikat jika dapat dibuktikan secara tertulis dan ditandatangani oleh Wakil Sah Pihak yang melakukan pengabaian. baik sebagai akibat peleburan (merger) maupun akibat lainnya.1 Penyedia dilarang untuk mengalihkan sebagian atau seluruh Kontrak ini. 8. Semua pengeluaran perpajakan ini dianggap telah termasuk dalam Nilai Kontrak. Penyedia diharapkan untuk melakukan pencatatan keuangan yang akurat dan sistematis sehubungan dengan pelaksanaan pekerjaan ini berdasarkan standar akuntansi yang berlaku. Penyedia dilarang untuk mensubkontrakkan sebagian/seluruh pekerjaan utama dalam Kontrak ini.

Penyelesaian. Jika tercantum dalam SSKK. Dalam melaksanakan kewajibannya.2 19. Terlepas dari ada tidaknya persetujuan Pengawas Pekerjaan. Jika dalam pelaksanaan pekerjaan ini diperlukan terlebih dahulu adanya Hasil Pekerjaan Sementara maka penyedia berkewajiban untuk menyerahkan spesifikasi dan gambar usulan Hasil Pekerjaan Sementara tersebut untuk disetujui oleh Pengawas Pekerjaan. penyedia bertanggung jawab secara penuh atas rancangan Hasil Pekerjaan Sementara. 14.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Pengawas Pekerjaan selalu bertindak untuk kepentingan PPK. Akses ke Lokasi Kerja B. Perintah Penyedia berkewajiban untuk melaksanakan semua perintah Pengawas Pekerjaan yang sesuai dengan kewenangan Pengawas Pekerjaan dalam Kontrak ini. PPK jika dipandang perlu dapat mengangkat Pengawas Pekerjaan yang berasal dari personil PPK atau konsultan pengawas. Adendum dan Pemutusan Kontrak 19. Semua gambar yang digunakan untuk mendapatkan Hasil Pekerjaan baik yang permanen maupun sementara harus mendapatkan persetujuan Pengawas Pekerjaan. Penyedia berkewajiban untuk menjamin akses PPK. Persetujuan Pengawas Pekerjaan 15.3 Pokja Konstruksi ULP Kab. Waktu pelaksanaan kontrak adalah jangka waktu yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak dihitung sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK. Pengawasan Pelaksanaan Pekerjaan 14. 19.39 13. 17.2 15. Penyedia wajib memberitahukan kepada PPK dan kepada pihak yang berwenang semua penemuan benda/barang yang mempunyai nilai sejarah atau penemuan kekayaan di lokasi pekerjaan yang menurut peraturan perundang-undangan dikuasai oleh negara . Penemuanpenemuan 18. Pelaksanaan. Kemitraan/KSO Kemitraan/KSO memberi kuasa kepada salah satu anggota yang disebut dalam Surat Perjanjian untuk bertindak atas nama Kemitraan/KSO dalam pelaksanaan hak dan kewajiban terhadap PPK berdasarkan Kontrak ini. Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan 19. 14. Pengawas Pekerjaan berkewajiban untuk mengawasi pelaksanaan pekerjaan.2 16.1 15.1 Selama berlangsungnya pelaksanaan pekerjaan. Pengawas Pekerjaan dapat bertindak sebagai Wakil Sah PPK.1 Kontrak ini berlaku efektif pada tanggal penandatanganan Surat Perjanjian oleh Para Pihak atau pada tanggal yang ditetapkan dalam SSKK. Penyedia harus menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang ditentukan dalam SSKK. Wakil Sah PPK dan/atau Pengawas Pekerjaan ke lokasi kerja dan lokasi lainnya dimana pekerjaan ini sedang atau akan dilaksanakan.

Jika penyerahan hanya dilakukan pada bagian tertentu dari lokasi kerja maka PPK dapat dianggap telah menunda pelaksanaan pekerjaan tertentu yang terkait dengan bagian lokasi kerja tersebut. Penyerahan dilakukan setelah sebelumnya dilakukan pemeriksaan lapangan bersama. Pokja Konstruksi ULP Kab. Penyedia berkewajiban untuk menyerahkan program mutu pada rapat persiapan pelaksanaan kontrak untuk disetujui oleh PPK.3 22.1 22. B. organisasi kerja penyedia. b.1 PPK berkewajiban untuk menyerahkan keseluruhan lokasi kerja kepada penyedia sebelum SPMK diterbitkan. jadwal pelaksanaan pekerjaan. Jika dalam pemeriksaan lapangan bersama ditemukan hal-hal yang dapat mengakibatkan perubahan isi Kontrak maka perubahan tersebut harus dituangkan dalam adendum Kontrak. termasuk perubahan terhadap urutan pekerjaan. Penyedia berkewajiban untuk memutakhirkan program mutu jika terjadi adendum Kontrak dan Peristiwa Kompensasi. Penyerahan Lokasi Kerja 20. Pemutakhiran program mutu harus menunjukkan perkembangan kemajuan setiap pekerjaan dan dampaknya terhadap penjadwalan sisa pekerjaan. maka PPK dapat melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas penyedia dengan adendum kontrak. pelaksana kerja. c. Pemutakhiran program mutu harus mendapatkan persetujuan PPK. PPK menerbitkan SPMK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak tanggal penanda-tanganan kontrak. Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) 21. prosedur pelaksanaan pekerjaan. dan kondisi ini ditetapkan sebagai Peristiwa Kompensasi. Persetujuan PPK terhadap program mutu tidak mengubah kewajiban kontraktual penyedia. d.3 21. informasi mengenai pekerjaan yang akan dilaksanakan.40 19. Hasil pemeriksaan dan penyerahan dituangkan dalam berita acara penyerahan lokasi kerja. Program Mutu 22.1 21.2 22. e.4 Apabila penyedia berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal karena keadaan diluar pengendaliannya dan penyedia telah melaporkan kejadian tersebut kepada PPK.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 20. prosedur instruksi kerja. Dalam SPMK dicantumkan saat paling lambat dimulainya pelaksanaan kontrak oleh penyedia.5 22.4 22.2 22. Program mutu dapat direvisi sesuai dengan kondisi lokasi pekerjaan. Program mutu disusun paling sedikit berisi: a.6 . dan f.2 20.1 Pelaksanaan Pekerjaan 20.

dan sebagainya. Mobilisasi peralatan dan personil dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan. b. Untuk pemeriksaan bersama ini. gudang.2 24. penyedia berkewajiban untuk memulai pelaksanaan pekerjaan pada Tanggal Mulai Kerja. 23. maka harus dituangkan dalam adendum Kontrak.2 25. Hasil pemeriksaan bersama dituangkan dalam Berita Acara. f. Mobilisasi paling lambat harus sudah mulai dilaksanakan dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak diterbitkan SPMK. c.3 25.2 24. program mutu. tata cara pengaturan pelaksanaan pekerjaan. Waktu Penyelesaian Pekerjaan . Pokja Konstruksi ULP Kab. mempersiapkan fasilitas seperti kantor. rumah. jadwal pelaksanaan pekerjaan. serta menyelesaikan pekerjaan selambat-lambatnya pada Tanggal Penyelesaian yang ditetapkan dalam SPMK. Apabila diperlukan. mobilisasi peralatan dan personil. Beberapa hal yang dibahas dan disepakati dalam rapat persiapan pelaksanaan kontrak meliputi: a.1 25. unsur perencanaan. penyusunan rencana dan pelaksanaan pemeriksaan lokasi pekerjaan. pada tahap awal pelaksanaan Kontrak. dan unsur pengawasan. Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak 23. bengkel. gedung laboratorium. e.1 Kecuali Kontrak diputuskan lebih awal. d. Mobilisasi 24. dan/atau c. harus sudah menyelenggarakan rapat persiapan pelaksanaan kontrak.4 B.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 26. organisasi kerja. yaitu: a. mendatangkan peralatan-peralatan terkait yang diperlukan dalam pelaksanaan pekerjaan. jadwal pengadaan bahan/material. Mobilisasi dilakukan sesuai dengan lingkup pekerjaan. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Personil dan/atau Peralatan ternyata belum memenuhi persyaratan Kontrak maka penyedia tetap dapat melanjutkan pekerjaan dengan syarat Personil dan/atau Peralatan yang belum memenuhi syarat harus segera diganti dalam jangka waktu yang disepakati bersama.2 Pengendalian Waktu 26.1 Selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak diterbitkannya SPMK dan sebelum pelaksanaan pekerjaan.41 23. b. Pemeriksaan Bersama 25. mendatangkan personil-personil. PPK bersama-sama dengan penyedia melakukan pemeriksaan lokasi pekerjaan dengan melakukan pengukuran dan pemeriksaan detail kondisi lokasi pekerjaan untuk setiap rencana mata pembayaran. PA/KPA dapat membentuk Pokja ULP/Pejabat Peneliti Pelaksana-an Kontrak atas usul PPK.1 24. dan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan program mutu. Apabila dalam pemeriksaan bersama mengakibatkan perubahan isi Kontrak. PPK bersama dengan penyedia.3 25.

Rapat pemantauan diselenggarakan untuk membahas perkembangan pekerjaan dan perencanaaan atas sisa pekerjaan serta untuk menindaklanjuti peringatan dini. Perpanjangan Waktu 27.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 29. PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan harus telah menetapkan ada tidaknya perpanjangan dan untuk berapa lama.1 .42 26.2 29.3 26. Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh Peristiwa Kompensasi maka PPK dikenakan kewajiban pembayaran ganti rugi. Perpanjangan Tanggal Penyelesaian harus dilakukan melalui adendum Kontrak jika perpanjangan tersebut mengubah Masa Kontrak. dalam jangka waktu 21 (dua puluh satu) hari setelah penyedia meminta perpanjangan. Mengenai hal-hal dalam rapat yang perlu diputuskan. 29. PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan memperpanjang Tanggal Penyelesaian Pekerjaan secara tertulis.2 Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau Peristiwa Kompensasi atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia dikenakan denda.4 27.1 27. 26. Penundaan oleh Pengawas Pekerjaan 29. Peringatan Dini 30. Rapat Pemantauan Pengawas Pekerjaan dapat memerintahkan secara tertulis penyedia untuk menunda pelaksanaan pekerjaan. Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam Pasal ini adalah tanggal penyelesaian semua pekerjaan.3 30. Pengawas Pekerjaan dapat memutuskan baik dalam rapat atau setelah rapat melalui pernyataan tertulis kepada semua pihak yang menghadiri rapat. Jika penyedia lalai untuk memberikan peringatan dini atas keterlambatan atau tidak dapat bekerja sama untuk mencegah keterlambatan maka keterlambatan seperti ini tidak dapat dijadikan alasan untuk memperpanjang Tanggal Penyelesaian. menaikkan Nilai Kontrak atau Pokja Konstruksi ULP Kab. Setiap perintah penundaan ini harus segera ditembuskan kepada PPK. Penyedia berkewajiban untuk memperingatkan sedini mungkin Pengawas Pekerjaan atas peristiwa atau kondisi tertentu yang dapat mempengaruhi mutu pekerjaan. dan rekamannya diserahkan kepada PPK dan pihak-pihak yang menghadiri rapat.2 28. Hasil rapat pemantauan akan dituangkan oleh Pengawas Pekerjaan dalam berita acara rapat. Denda atau ganti rugi tidak dikenakan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang.1 Pengawas Pekerjaan atau penyedia dapat menyelenggarakan rapat pemantauan. dan meminta satu sama lain untuk menghadiri rapat tersebut. Jika terjadi Peristiwa Kompensasi sehingga penyelesaian pekerjaan akan melampaui Tanggal Penyelesaian maka penyedia berhak untuk meminta perpanjangan Tanggal Penyelesaian berdasarkan data penunjang.

Pengawas Pekerjaan dapat memerintahkan penyedia untuk menyampaikan secara tertulis perkiraan dampak peristiwa atau kondisi tersebut di atas terhadap Nilai Kontrak dan Tanggal Penyelesaian. Pernyataan perkiraan ini harus sesegera mungkin disampaikan oleh penyedia. Serah Terima Pekerjaan 31.43 menunda penyelesaian pekerjaan.1 Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus).3 31. PPK wajib melakukan pembayaran sisa nilai kontrak yang belum dibayar atau mengembalikan Jaminan Pemeliharaan. 31.10 Jika Hasil Pekerjaan berupa bangunan maka umur konstruksi bangunan ditetapkan dalam SSKK. Setelah masa pemeliharaan berakhir. sedangkan yang 5% (lima perseratus) merupakan retensi selama masa pemeliharaan.9 31. PPK menerima penyerahan akhir pekerjaan setelah penyedia melaksanakan semua kewajibannya selama masa pemeliharaan dengan baik.2 Penyedia berkewajiban untuk bekerja sama dengan Pengawas Pekerjaan untuk mencegah atau mengurangi dampak peristiwa atau kondisi tersebut. Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan. Penyedia wajib memelihara hasil pekerjaan selama masa pemeliharaan sehingga kondisi tetap seperti pada saat penyerahan pertama pekerjaan.7 31. Pembayaran dilakukan sebesar 95% (sembilan puluh lima perseratus) dari nilai kontrak. Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia. Apabila penyedia tidak melaksanakan kewajiban pemeliharaan sebagaimana mestinya. maka PPK berhak menggunakan uang retensi untuk membiayai perbaikan/pemeliharaan atau mencairkan Jaminan Pemeliharaan. 30. penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan akhir pekerjaan. PPK menerima penyerahan pertama pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Kontrak dan diterima oleh Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. penyedia wajib memperbaiki/menyelesaikannya. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan.8 31.4 31. Pokja Konstruksi ULP Kab. penyedia mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan pekerjaan. B.2 31. PPK menugaskan Pokja ULP/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan.6 31. atas perintah PPK. atau pembayaran dilakukan sebesar 100% (seratus perseratus) dari nilai kontrak dan penyedia harus menyerahkan Jaminan Pemeliharaan sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .3 Penyelesaian Kontrak 31.5 31.

33. Pengambilalihan PPK akan mengambil alih lokasi dan hasil pekerjaan dalam jangka waktu tertentu setelah dikeluarkan surat keterangan selesai/pengakhiran pekerjaan. maka PPK bersama penyedia dapat melakukan perubahan kontrak yang meliputi antara lain : a. PA/KPA dapat membentuk Pokja ULP/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak atas usul PPK.1 .2 35. Hasil negosiasi tersebut dituangkan dalam Berita Acara sebagai dasar penyusunan adendum kontrak. Apabila terdapat perbedaan yang signifikan antara kondisi lokasi pekerjaan pada saat pelaksanaan dengan gambar dan spesifikasi yang ditentukan dalam Dokumen Kontrak. meliputi: a. Perintah perubahan pekerjaan dibuat oleh PPK secara tertulis kepada penyedia kemudian dilanjutkan dengan negosiasi teknis dan harga dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam kontrak awal. c. melaksanakan pekerjaan tambah yang belum tercantum dalam kontrak yang diperlukan untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan.2 Kontrak hanya dapat diubah melalui adendum kontrak. b. mengurangi atau menambah jenis pekerjaan.4 36. dan/atau d. perubahan pelaksanaan pekerjaan dan/atau penyesuaian harga.3 35. b.1 33. perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan. Pekerjaan tambah harus mempertimbangkan tersedianya anggaran dan paling tinggi 10% (sepuluh perseratus) dari nilai kontrak awal. mengubah spesifikasi teknis dan gambar pekerjaan sesuai dengan kebutuhan lokasi pekerjaan.2 Penyedia diwajibkan memberikan petunjuk kepada PPK tentang pedoman pengoperasian dan perawatan sesuai dengan SSKK. Untuk kepentingan perubahan kontrak. perubahan pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak. Perubahan Kontrak bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh para pihak. perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan pekerjaan. Pedoman Pengoperasian dan Perawatan B.3 35. menambah atau mengurangi volume pekerjaan yang tercantum dalam kontrak.1 35.4 Adendum 34.1 34.44 32.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 34. Perubahan Lingkup Pekerjaan 35. Perubahan Jadwal 36. PPK berhak menahan uang retensi atau Jaminan Pemeliharaan. Apabila penyedia tidak memberikan pedoman pengoperasian dan perawatan. c. Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PPK atas Pokja Konstruksi ULP Kab. Perubahan Kontrak 34. 33.

c. 36. b. sehingga kewajiban yang ditentukan dalam Kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi. maka penyedia memberitahukan kepada PPK paling lambat 14 (empat belas) hari sejak terjadinya Keadaan Kahar. d.5 Keadaan Kahar 37. d. e. PPK dapat menugaskan Pokja ULP/Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak untuk meneliti kelayakan usulan perpanjangan waktu pelaksanaan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 37. Apabila terjadi Keadaan Kahar.1. dan/atau f. pemogokan.1 37. bencana non alam.5 37. Persetujuan perpanjangan waktu pelaksanaan dituangkan dalam adendum kontrak.45 Pelaksanaan Pekerjaan pertimbangan yang layak dan wajar untuk hal-hal sebagai berikut: a.3 36.4 37. Jika selama masa Keadaan Kahar PPK memerintahkan secara Pokja Konstruksi ULP Kab.2 Waktu penyelesaian pekerjaan dapat diperpanjang sekurangkurangnya sama dengan waktu terhentinya kontrak akibat keadaan kahar atau waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan pada pasal 39. perubahan disain. keadaan kahar. Yang digolongkan Keadaan Kahar meliputi: a. Keadaan Kahar suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak dan tidak dapat diperkirakan sebelumnya. bencana alam. tidak dikenakan sanksi. dan/atau e. c. keterlambatan yang disebabkan oleh PPK.4 36.5 B. pekerjaan tambah.6 . Pada saat terjadinya Keadaan Kahar.3 37. kebakaran. Kontrak ini akan dihentikan sementara hingga Keadaan Kahar berakhir dengan ketentuan. gangguan industri lainnya sebagaimana dinyatakan melalui keputusan bersama Menteri Keuangan dan menteri teknis terkait. masalah yang timbul di luar kendali penyedia. dengan menyertakan pernyataan Keadaan Kahar dari pejabat yang berwenang. bencana sosial. b. Jangka waktu yang ditetapkan dalam Kontrak untuk pemenuhan kewajiban Pihak yang tertimpa Keadaan Kahar harus diperpanjang sekurang-kurangnya sama dengan jangka waktu terhentinya Kontrak akibat Keadaan Kahar. Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat Keadaan Kahar yang dilaporkan paling lambat 14 (empat belas) hari sejak terjadinya Keadaan Kahar.2 37. PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan atas kontrak setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia. Penyedia berhak untuk menerima pembayaran sesuai dengan prestasi atau kemajuan pelaksanaan pekerjaan yang telah dicapai. 36.

h. b. Bahan dan Perlengkapan ini harus diserahkan oleh Penyedia kepada PPK. penyedia tidak mempertahankan keberlakuan Jaminan Pelaksanaan.46 tertulis kepada Penyedia untuk meneruskan pekerjaan sedapat mungkin maka Penyedia berhak untuk menerima pembayaran sebagaimana ditentukan dalam Kontrak dan mendapat penggantian biaya yang wajar sesuai dengan yang telah dikeluarkan untuk bekerja dalam situasi demikian. Pokja Konstruksi ULP Kab. biaya langsung pengadaan Bahan dan Perlengkapan untuk pekerjaan ini. Penggantian biaya ini harus diatur dalam suatu adendum Kontrak. B. dan selanjutnya menjadi hak milik PPK. denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari nilai Kontrak dan PPK menilai bahwa Penyedia tidak akan sanggup menyelesaikan sisa pekerjaan. maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai. e.2 Penghentian kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi Keadaan Kahar. Pemutusan kontrak dapat dilakukan oleh pihak penyedia atau pihak PPK. biaya langsung demobilisasi Personil. tidak memulai pelaksanaan pekerjaan. penyedia berada dalam keadaan pailit. Dalam hal kontrak dihentikan. Pengawas Pekerjaan memerintahkan penyedia untuk menunda pelaksanaan atau kelanjutan pekerjaan. penyedia terbukti melakukan KKN. f. c. b. kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang. biaya langsung pembongkaran dan demobilisasi Hasil Pekerjaan Sementara dan Peralatan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 38. pemutusan Kontrak melalui pemberitahuan tertulis dapat dilakukan apabila: a. pengaduan tentang penyimpangan prosedur. penyedia tanpa persetujuan Pengawas Pekerjaan. penyedia menghentikan pekerjaan selama 28 (dua puluh delapan) hari dan penghentian ini tidak tercantum dalam program mutu serta tanpa persetujuan Pengawas Pekerjaan. termasuk: a. c. i. Penghentian dan Pemutusan Kontrak 38.4 . dan perintah tersebut tidak ditarik selama 28 (dua puluh delapan) hari. dan/atau k. g. d. PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SSKK. penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya dan tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. penyedia selama Masa Kontrak gagal memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh PPK.1 38.6 Penghentian dan Pemutusan Kontrak 38. dugaan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.3 38. j.

Hasil Pekerjaan Sementara yang masih berada di lokasi kerja setelah pemutusan Kontrak akibat kelalaian atau kesalahan penyedia. berhak meminta fasilitas-fasilitas dalam bentuk sarana dan prasarana dari PPK untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. melakukan KKN dan/atau pelanggararan persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 40. dan d. c. penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh PPK tanpa kewajiban perawatan. melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada PPK.5 Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena kesalahan penyedia: a. memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh penyedia untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. penyelesaian dan perbaikan pekerjaan yang dirinci dalam kontrak. peralatan. menerima pembayaran untuk pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan harga yang telah ditentukan dalam kontrak.6 39. Pengambilan kembali semua peninggalan tersebut oleh penyedia hanya dapat dilakukan setelah mempertimbangkan kepentingan PPK. e. Peninggalan Semua Bahan. f. Peralatan. sisa Uang Muka harus dilunasi oleh penyedia atau Jaminan Uang Muka dicairkan.2 . melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan secara cermat. Hak dan Kewajiban Para Pihak Hak-hak yang dimiliki serta kewajiban-kewajiban yang harus dilaksanakan oleh PPK dan penyedia dalam melaksanakan kontrak. dan segala pekerjaan permanen maupun sementara yang diperlukan untuk pelaksanaan. 38. Pokja Konstruksi ULP Kab. dan/atau d. Jaminan Pelaksanaan dicairkan. memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan PPK. meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh penyedia. b. akurat dan penuh tanggung jawab dengan menyediakan tenaga kerja. c. melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. c.47 38. C. angkutan ke atau dari lapangan. bahan-bahan. Perlengkapan. membayar pekerjaan sesuai dengan harga yang tercantum dalam kontrak yang telah ditetapkan kepada penyedia. b. d. penyedia membayar denda. b. Hak dan Kewajiban Para Pihak 40.1 Hak dan kewajiban PPK: a. Hak dan kewajiban penyedia: a. meliputi: 40. maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundang-undangan. Dalam hal pemutusan Kontrak dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan prosedur.

2 . kecuali kerugian atau kerusakan tersebut diakibatkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK. kehilangan atau kerusakan harta benda. Penggunaan DokumenDokumen Kontrak dan Informasi 42. Pada Pokja Konstruksi ULP Kab. cidera tubuh. kerugian. Hak Kekayaan Intelektual Penyedia tidak diperkenankan menggunakan dan menginformasikan dokumen kontrak atau dokumen lainnya yang berhubungan dengan kontrak untuk kepentingan pihak lain.3 43. dan Personil. Bahan dan Perlengkapan merupakan risiko penyedia. kehilangan atau kerusakan peralatan dan harta benda penyedia. gugatan atau tuntutan hukum. Terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan awal. kewajiban. Penyedia dan Subpenyedia berkewajiban atas biaya sendiri untuk mengikutsertakan Personilnya pada program Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.2 43. Penanggungan dan Risiko 43. semua risiko kehilangan atau kerusakan Hasil Pekerjaan ini. Subpenyedia (jika ada).1 44. proses pemeriksaan hukum. menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 43. dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan. kehilangan. Penyedia wajib melindungi PPK dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga yang disebabkan penggunaan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) oleh penyedia. denda. sakit atau kematian Personil.4 44. b. Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan dalam Pasal ini. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian berat PPK) sehubungan dengan klaim yang timbul dari hal-hal berikut terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir: a. dan h. sakit atau kematian pihak ketiga. Perlindungan Tenaga Kerja 44. misalnya spesifikasi teknis dan/atau gambargambar. mengambil langkah-langkah yang cukup memadai untuk melindungi lingkungan tempat kerja dan membatasi perusakan dan gangguan kepada masyarakat maupun miliknya akibat kegiatan penyedia. tanggung jawab. dan cidera tubuh.48 g. 43. membebaskan. kecuali dengan ijin tertulis dari PPK. 41. Penyedia berkewajiban untuk mematuhi dan memerintahkan Personilnya untuk mematuhi peraturan keselamatan kerja. Kehilangan atau kerusakan terhadap Hasil Pekerjaan atau Bahan yang menyatu dengan Hasil Pekerjaan selama Tanggal Mulai Kerja dan batas akhir Masa Pemeliharaan harus diganti atau diperbaiki oleh penyedia atas tanggungannya sendiri jika kehilangan atau kerusakan tersebut terjadi akibat tindakan atau kelalaian penyedia.1 Penyedia berkewajiban untuk melindungi. c.

44. perlindungan terhadap kegagalan bangunan. Penyedia berkewajiban untuk mendapatkan lebih dahulu persetujuan tertulis Pengawas Pekerjaan sebelum melakukan tindakan-tindakan berikut: a. penyedia akan melaporkan kepada PPK mengenai setiap kecelakaan yang timbul sehubungan dengan pelaksanaan Kontrak ini dalam waktu 24 (dua puluh empat) jam setelah kejadian.1 . kerusakan. serta risiko lain yang tidak dapat diduga. b. tindakan lain yang diatur dalam SSKK. Tanpa mengurangi kewajiban penyedia untuk melaporkan kecelakaan berdasarkan hukum yang berlaku. d. Hasil pemeriksaan pekerjaan dituangkan dalam laporan kemajuan hasil pekerjaan. d. 44. semua barang dan peralatan yang mempunyai risiko tinggi terjadinya kecelakaan.1 47.2 48. pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. mengubah syarat dan ketentuan polis asuransi.3 Penyedia berkewajiban atas biaya sendiri untuk menyediakan kepada setiap Personilnya (termasuk Personil Subpenyedia. atas segala risiko terhadap kecelakaan. Pemeliharaan Lingkungan Penyedia berkewajiban untuk mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan baik di dalam maupun di luar tempat kerja dan membatasi gangguan lingkungan terhadap pihak ketiga dan harta bendanya sehubungan dengan pelaksanaan Kontrak ini. Pemeriksaan pekerjaan dilakukan selama pelaksanaan kontrak untuk menetapkan volume pekerjaan atau kegiatan yang telah dilaksanakan guna pembayaran hasil pekerjaan. penyedia beserta Personilnya dianggap telah membaca dan memahami peraturan keselamatan kerja tersebut. serta pekerja untuk pelaksanaan pekerjaan. Penyedia berkewajiban untuk mendapatkan lebih dahulu persetujuan tertulis PPK sebelum melakukan tindakan-tindakan berikut: a. mengubah atau memutakhirkan program mutu. mengubah Personil Inti dan/atau Peralatan. pelaksanaan pekerjaan.2 47. menggunakan spesifikasi dan gambar dalam Pasal 15 SSUK.4 45. Asuransi 46.49 waktu pelaksanaan pekerjaan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 46. tindakan lain yang diatur dalam SSKK. mensubkontrakkan sebagian pekerjaan. b. Pokja Konstruksi ULP Kab. menunjuk Personil yang namanya tidak tercantum dalam Lampiran A SSKK. 46. Laporan Hasil Pekerjaan 48. Tindakan Penyedia yang Mensyaratkan Persetujuan PPK atau Pengawas Pekerjaan 47. c. kehilangan. jika ada) perlengkapan keselamatan kerja yang sesuai dan memadai. Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam nilai kontrak. dan c.1 Penyedia wajib menyediakan asuransi sejak SPMK sampai dengan tanggal selesainya pemeliharaan untuk: a. c. b.

4 51. laporan.50 48. Laporan harian dibuat oleh penyedia. spesifikasi. e. dan f.6 48. banjir dan peristiwa alam lainnya yang berpengaruh terhadap kelancaran pekerjaan.000. apabila diperlukan diperiksa oleh konsultan dan disetujui oleh wakil PPK.2 Untuk kepentingan pengendalian dan pengawasan pelaksanaan pekerjaan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 50. Penyedia dapat menyimpan 1 (satu) buah salinan tiap dokumen dan piranti lunak tersebut. seluruh aktivitas kegiatan pekerjaan di lokasi pekerjaan dicatat dalam buku harian sebagai bahan laporan harian pekerjaan yang berisi rencana dan realisasi pekerjaan harian. maka dalam kontrak dimuat Pokja Konstruksi ULP Kab. Kepemilikan Dokumen Semua rancangan.000. c. jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. Laporan bulanan terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu bulan.3 48. 48. jenis dan kuantitas bahan yang berada di lokasi pekerjaan. 50.3 50. penempatan tenaga kerja untuk tiap macam tugasnya.000. b.1 Penyedia yang mempunyai harga Kontrak di atas Rp25. Bagian pekerjaan yang disubkontrakkan tersebut harus diatur dalam Kontrak dan disetujui terlebih dahulu oleh PPK.5 48. Laporan harian berisi: a. yaitu dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama.7 49. Kerjasama Antara Penyedia dan Sub Penyedia 50. jenis. Penyedia paling lambat pada waktu pemutusan atau akhir Masa Kontrak berkewajiban untuk menyerahkan semua dokumen dan piranti lunak tersebut beserta daftar rinciannya kepada PPK. serta halhal penting yang perlu ditonjolkan. Usaha Kecil dan 51. jumlah dan kondisi peralatan.4 48. serta halhal penting yang perlu ditonjolkan.1 . dan dokumendokumen lain serta piranti lunak yang dipersiapkan oleh penyedia berdasarkan Kontrak ini sepenuhnya merupakan hak milik PPK. Usaha Kecil dan koperasi kecil.00 (dua puluh lima miliar rupiah) wajib bekerja sama dengan penyedia Usaha Mikro dan Usaha Kecil serta koperasi kecil. gambar.2 50. Pembatasan (jika ada) mengenai penggunaan dokumen dan piranti lunak tersebut di atas di kemudian hari diatur dalam SSKK. PPK membuat fotofoto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan di lokasi pekerjaan. Laporan mingguan terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu minggu. Ketentuan-ketentuan dalam subkontrak harus mengacu kepada Kontrak serta menganut prinsip kesetaraan. catatan-catatan lain yang berkenaan dengan pelaksanaan. Penyedia tetap bertanggung jawab atas bagian pekerjaan yang disubkontrakkan tersebut. desain. Usaha Mikro. Untuk merekam kegiatan pelaksanaan proyek. keadaan cuaca termasuk hujan. Apabila penyedia yang ditunjuk adalah penyedia Usaha Mikro. d.

51.3 52. Usaha Kecil dan koperasi kecil. maka penyedia dikenakan sanksi yang diatur dalam SSKK.51 Koperasi Kecil ketentuan bahwa pekerjaan tersebut harus dilaksanakan sendiri oleh penyedia yang ditunjuk dan dilarang diserahkan atau disubkontrakkan kepada pihak lain. Jaminan Uang Muka diberikan kepada PPK dalam rangka pengambilan uang muka dengan nilai 100% (seratus perseratus) dari besarnya uang muka. 5% (lima perseratus) dari nilai total Harga Perkiraan Sendiri (HPS) bagi penawaran yang lebih kecil dari 80% (delapan puluh perseratus) HPS.2 55. Jaminan Pelaksanaan dikembalikan setelah pekerjaan dinyatakan selesai 100% (seratus perseratus) dan diganti dengan Jaminan Pemeliharaan atau menahan uang retensi sebesar 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak. antara lain dengan mensubkontrakkan sebagian pekerjaannya. Penyedia Lain Penyedia berkewajiban untuk bekerjasama dan menggunakan lokasi kerja bersama-sama dengan penyedia yang lain (jika ada) dan pihak-pihak lainnya yang berkepentingan atas lokasi kerja. dan d.4 . dalam melaksanakan kewajiban di atas penyedia terpilih tetap bertanggungjawab penuh atas keseluruhan pekerjaan tersebut. 55. Masa berlakunya Jaminan Pelaksanaan sekurang-kurangnya sejak tanggal penanda-tanganan kontrak sampai dengan serah terima pertama pekerjaan (Provisional Hand Over/PHO). Apabila ketentuan tersebut di atas dilanggar.3 55. penyedia wajib bekerja sama dengan penyedia Usaha Mikro. PPK dapat memberikan jadwal kerja penyedia yang lain di lokasi kerja.2 Apabila penyedia yang terpilih adalah penyedia bukan Usaha Mikro. bentuk kerjasama tersebut hanya untuk sebagian pekerjaan yang bukan pekerjaan utama. Penyedia bertanggung jawab atas keselamatan semua pihak di lokasi kerja. Usaha Kecil dan koperasi kecil. Pembayaran Denda 55. atau b. 5% (lima perseratus) dari nilai kontrak. Jaminan 55. Keselamatan 54. Pokja Konstruksi ULP Kab. Jika dipandang perlu. Penyedia berkewajiban untuk membayar sanksi finansial berupa Denda sebagai akibat wanprestasi atau cidera janji terhadap kewajiban-kewajiban penyedia dalam Kontrak ini. maka dalam kontrak dimuat: a. 51.1 Jaminan Pelaksanaan diberikan kepada PPK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) sebelum dilakukan penandatanganan kontrak dengan besar: a. PPK mengenakan Denda dengan memotong angsuran pembayaran prestasi pekerjaan penyedia. b. membuat laporan periodik mengenai pelaksanaan ketetapan di atas.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 53. c. Pembayaran Denda tidak mengurangi tanggung jawab kontraktual penyedia.

PPK dapat menilai dan menyetujui penempatan/penggantian personil inti dan/atau peralatan menurut kualifikasi yang dibutuhkan. Personil dan/atau Peralatan Penyedia 56.6 Nilai Jaminan Uang Muka dapat dikurangi secara proporsional sesuai dengan pencapaian prestasi pekerjaan.9 D. Penggantian personil inti dilakukan oleh penyedia dengan mengajukan permohonan terlebih dahulu kepada PPK dengan melampirkan riwayat hidup/pengalaman kerja personil inti yang diusulkan beserta alasan penggantian.3 Personil inti dan/atau peralatan yang ditempatkan harus sesuai dengan yang tercantum dalam Dokumen Penawaran.4 56. Personil inti berkewajiban untuk menjaga kerahasiaan pekerjaannya.5 56.8 55. Masa berlakunya Jaminan Pemeliharaan sekurang-kurangnya sejak tanggal serah terima pertama pekerjaan (PHO) sampai dengan tanggal penyerahan akhir pekerjaan (Final Hand Over/FHO). Jaminan Pemeliharaan diberikan kepada PPK setelah pekerjaan dinyatakan selesai 100% (seratus perseratus). 56. maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dan menjamin personil inti tersebut meninggalkan lokasi kerja dalam waktu 7 (tujuh) hari sejak diminta oleh PPK.6 56. Personil inti dapat sewaktu-waktu disyaratkan untuk menjaga kerahasiaan pekerjaan di bawah sumpah.1 56.5 55.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Personil Inti dan/atau Peralatan 56.7 55. Pokja Konstruksi ULP Kab. berkelakuan tidak baik.2 56. b. tidak mampu atau tidak dapat melakukan pekerjaan dengan baik. Pengembalian Jaminan Pemeliharan dilakukan paling lambat 14 (empat belas) hari kerja setelah masa pemeliharaan selesai dan pekerjaan diterima dengan baik sesuai dengan ketentuan kontrak. Kewajiban PPK 57. Masa berlakunya Jaminan Uang Muka sekurang-kurangnya sejak tanggal persetujuan pemberian uang muka sampai dengan tanggal penyerahan pertama pekerjaan (PHO). mengabaikan pekerjaan yang menjadi tugasnya. Jika penggantian personil inti dan/atau peralatan perlu dilakukan.7 E. Penggantian personil inti dan/atau peralatan tidak boleh dilakukan kecuali atas persetujuan tertulis PPK. Jika diperlukan oleh PPK. Jika PPK menilai bahwa personil inti: a. Fasilitas PPK dapat memberikan fasilitas berupa sarana dan prasarana atau kemudahan lainnya (jika ada) yang tercantum dalam SSKK untuk kelancaran pelaksanan pekerjaan ini.52 55. 55. maka penyedia berkewajiban untuk menyediakan pengganti dengan kualifikasi yang setara atau lebih baik dari personil inti dan/atau peralatan yang digantikan tanpa biaya tambahan apapun. atau c.

Peristiwa Kompensasi 58. pembayaran uang tanda jadi kepada pemasok bahan/material dan persiapan teknis lain. f. beban pajak dan biaya overhead serta biaya asuransi yang meliputi juga biaya keselamatan dan kesehatan kerja. Ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK.4 58.3 60. g. b. Harga Kontrak 59.2 PPK membayar kepada penyedia atas pelaksanaan pekerjaan dalam kontrak sebesar harga kontrak. Pembayaran 60. Jika Peristiwa Kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan dan/atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. b. c. keterlambatan pembayaran kepada penyedia. PPK memerintahkan penundaan pelaksanaan pekerjaan. PPK mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan.1 .3 58. Pembayaran kepada Penyedia 59. personil. Penyedia tidak berhak atas ganti rugi dan/atau perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan jika penyedia gagal atau lalai untuk memberikan peringatan dini dalam mengantisipasi atau mengatasi dampak Peristiwa Kompensasi. besaran uang muka ditentukan dalam SSKK dan dibayar setelah penyedia menyerahkan Jaminan Uang Muka senilai uang muka yang diterima.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 59. dapat dibuktikan perlunya tambahan waktu akibat Peristiwa Kompensasi. PPK tidak memberikan gambar-gambar. h. Pokja Konstruksi ULP Kab. ketentuan lain dalam SSKK. e. PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak ditemukan kerusakan/kegagalan/penyimpangan. PPK memerintahkan untuk mengatasi kondisi tertentu yang tidak dapat diduga sebelumnya dan disebabkan oleh PPK. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat Peristiwa Kompensasi. Uang muka a. d. uang muka dibayar untuk membiayai mobilisasi peralatan.53 58. penyedia belum bisa masuk ke lokasi sesuai jadwal dalam kontrak.5 F. Harga kontrak telah memperhitungkan keuntungan. Jenis kontrak harga satuan .1 Peristiwa Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut: a. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan.1 59. 58.2 58. Perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK.

3 . penyedia harus mengajukan permohonan pengambilan uang muka secara tertulis kepada PPK disertai dengan rencana penggunaan uang muka untuk melaksanakan pekerjaan sesuai Kontrak. b. PPK harus mengajukan surat permintaan pembayaran untuk permohonan tersebut pada huruf c. Denda dan ganti rugi a. pengembalian uang muka harus diperhitungkan berangsurangsur secara proporsional pada setiap pembayaran prestasi pekerjaan dan paling lambat harus lunas pada saat pekerjaan mencapai prestasi 100% (seratus perseratus). ganti rugi merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada PPK karena terjadinya cidera janji/wanprestasi. 2) pembayaran dilakukan dengan sistem bulanan. f. pajak dan uang retensi. b. bila terdapat ketidaksesuaian dalam perhitungan angsuran. tidak akan menjadi alasan untuk menunda pembayaran. d. tidak termasuk bahan/material dan peralatan yang ada di lokasi pekerjaan. PPK dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah pengajuan permintaan pembayaran dari penyedia harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran kepada Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM). d. c. Jaminan Uang Muka diterbitkan oleh bank umum. e.54 c. pembayaran prestasi hasil pekerjaan yang disepakati dilakukan oleh PPK. sesuai ketentuan dalam SSKK. denda merupakan sanksi finansial yang dikenakan kepada penyedia. 3) pembayaran dilakukan senilai pekerjaan yang telah terpasang.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 60. dan 5) untuk kontrak yang mempunyai sub kontrak. 4) pembayaran harus dipotong angsuran uang muka. apabila bagian pekerjaan yang sudah dilaksanakan belum berfungsi. sistem termin atau pembayaran secara sekaligus. atau 2) 1/1000 (satu perseribu) dari harga kontrak. permintaan pembayaran harus dilengkapi bukti pembayaran kepada seluruh sub penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan. atau Perusahaan Asuransi Umum yang memiliki izin untuk menjual produk jaminan (suretyship) yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan. Pokja Konstruksi ULP Kab. besarnya denda yang dikenakan kepada penyedia atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan untuk setiap hari keterlambatan adalah: 1) 1/1000 (satu perseribu) dari sisa harga bagian kontrak yang belum dikerjakan.2 Prestasi pekerjaan a. 60. c. pembayaran terakhir hanya dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus) dan Berita Acara penyerahan pertama pekerjaan diterbitkan. PPK dapat meminta penyedia untuk menyampaikan perhitungan prestasi sementara dengan mengesampingkan hal-hal yang sedang menjadi perselisihan. perusahaan penjaminan. apabila bagian pekerjaan yang sudah dilaksanakan dapat berfungsi. dengan ketentuan: 1) penyedia telah mengajukan tagihan disertai laporan kemajuan hasil pekerjaan. paling lambat 7 (tujuh) hari kerja setelah Jaminan Uang Muka diterima. denda (apabila ada).

3 62. ganti rugi dan kompensasi kepada peserta dituangkan dalam adendum kontrak. Jika dipandang perlu oleh PPK. besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PPK atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga dari nilai tagihan yang terlambat dibayar. penyedia berkewajiban untuk menyerahkan kepada Pengawas Pekerjaan rincian perhitungan nilai tagihan terakhir yang jatuh tempo. apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data. e. Perhitungan Akhir 62. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. termasuk penyerahan setiap Hasil Pekerjaan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. PPK dapat menangguhkan pembayaran setiap angsuran prestasi pekerjaan penyedia jika penyedia gagal atau lalai memenuhi kewajiban kontraktualnya. disertai alasan-alasan yang jelas mengenai penangguhan tersebut.2 63.2 63. Sebelum pembayaran terakhir dilakukan. Hari Kerja 61. Penyedia diberi kesempatan untuk memperbaiki dalam jangka waktu tertentu.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . PPK berdasarkan hasil penelitian tagihan oleh Pengawas Pekerjaan berkewajiban untuk menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran terakhir selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang diterima oleh Pengawas Pekerjaan. Pembayaran yang ditangguhkan harus disesuaikan dengan proporsi kegagalan atau kelalaian penyedia. penangguhan pembayaran akibat keterlambatan penyerahan pekerjaan dapat dilakukan bersamaan dengan pengenaan denda kepada penyedia. Pembayaran angsuran prestasi pekerjaan terakhir dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus persen) dan berita acara penyerahan awal berdasarkan telah ditandatangani oleh kedua belah Pihak. Penyedia harus membayar upah hari kerja kepada tenaga kerjanya setelah formulir upah ditandatangani. 61. f. PPK secara tertulis memberitahukan kepada penyedia tentang penangguhan hak pembayaran. pembayaran ganti rugi dan kompensasi dilakukan oleh PPK.4 Pokja Konstruksi ULP Kab.2 61.55 d.3 63. pembayaran denda dan/atau ganti rugi diperhitungkan dalam pembayaran prestasi pekerjaan.1 62.1 Semua pekerja dibayar selama hari kerja dan datanya disimpan oleh penyedia. g. Daftar pembayaran ditandatangani oleh masing-masing pekerja dan dapat diperiksa oleh PPK. Jam kerja dan waktu cuti untuk pekerja harus dilampirkan. 61. sesuai yang ditetapkan dalam SSKK.1 63. atau dapat diberikan kompensasi. Penangguhan 63.

dsb. d = Koefisien komponen kontrak seperti tenaga kerja.1 64. Bo.. digunakan indeks harga yang dikeluarkan oleh instansi teknis. alat kerja. bahan.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Penyesuaian harga diberlakukan pada Kontrak Tahun Jamak yang masa pelaksanaannya lebih dari 12 (dua belas) bulan dan diberlakukan mulai bulan ke-13 (tiga belas) sejak pelaksanaan pekerjaan. Bn..Dn/Do+.2 [Harga yang tercantum dalam kontrak dapat berubah akibat adanya penyesuaian harga sesuai dengan peraturan yang berlaku.) Hn = Harga Satuan pada saat pekerjaan dilaksanakan. Jenis pekerjaan baru dengan Harga Satuan baru sebagai akibat adanya adendum kontrak dapat diberikan penyesuaian harga mulai bulan ke-13 (tiga belas) sejak adendum kontrak tersebut ditandatangani.10 Indeks harga yang digunakan bersumber dari penerbitan BPS.4 64. Pokja Konstruksi ULP Kab.. ditetapkan dengan rumus sebagai berikut: Hn = Ho (a+b. 64. Penyesuaian Harga Satuan berlaku bagi seluruh kegiatan/mata pembayaran. b.3 64.7 64..Bn/Bo+c. Penyesuaian Harga Satuan bagi komponen pekerjaan yang berasal dari luar negeri.8 64. Do = Indeks harga komponen pada bulan ke-12 setelah penanda-tanganan kontrak. Ho = Harga Satuan pada saat harga penawaran. Penetapan koefisien bahan.9 64. c. tenaga kerja dan alat kerja ditetapkan dalam rapat persiapan pelaksanaan kontrak.15. 64. [Penyesuaian Harga (Untuk Kontrak Harga Satuan atau Kontrak Gabungan Harga Satuan dan Lump Sum)] 64. 64.5 64. menggunakan indeks penyesuaian harga dari negara asal barang tersebut. Penyesuaian Harga Satuan. Cn.12 Rumusan penyesuaian nilai kontrak ditetapkan sebagai berikut: Pn = (Hn1xV1)+(Hn2xV2)+(Hn3xV3)+. Dn = Indeks harga komponen pada saat pekerjaan dilaksanakan (mulai bulan ke-13 setelah penandatanganan kontrak). Penjumlahan a+b+c+d+.11 Dalam hal indeks harga tidak dimuat dalam penerbitan BPS.. Dalam hal penawaran tidak mencantumkan besaran komponen keuntungan dan overhead maka a = 0... dst Pn = Nilai Kontrak setelah dilakukan penyesuaian Harga Satuan. kecuali komponen keuntungan dan biaya operasional sebagaimana tercantum dalam penawaran.6 64.00. a = Koefisien tetap yang terdiri atas keuntungan dan overhead. Co.Cn/Co+d..56 64... Penyesuaian Harga Satuan diberlakukan sesuai dengan jadwal pelaksanaan yang tercantum dalam kontrak awal/adendum kontrak.dst adalah 1. Kontrak yang terlambat pelaksanaannya disebabkan oleh kesalahan Penyedia diberlakukan penyesuaian harga berdasarkan indeks harga terendah antara jadwal awal dengan jadwal realisasi pekerjaan.

berdasarkan pertimbangan Pengawas Pokja Konstruksi ULP Kab. Jika penyedia tidak memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditentukan maka PPK.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 68. Penyedia bertanggung jawab atas cacat mutu selama Masa Kontrak dan Masa Pemeliharaan. Perbaikan Cacat Mutu 69. Terhadap pemberitahuan Cacat Mutu tersebut. PPK dapat memerintahkan kepada pihak ketiga untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. Pengawasan dan Pemeriksaan PPK berwenang melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. Jika PPK atau Pengawas Pekerjaan memerintahkan penyedia untuk melakukan pengujian Cacat Mutu yang tidak tercantum dalam Spesifikasi Teknis dan Gambar. Pengujian 69.3 . Pengawasan Mutu 65. serta menguji Hasil Pekerjaan yang dianggap oleh PPK atau Pengawas Pekerjaan mengandung Cacat Mutu. Jika tidak ditemukan adanya Cacat Mutu maka uji coba tersebut dianggap sebagai Peristiwa Kompensasi. 64. Penilaian atas hasil pekerjaan dilakukan terhadap mutu dan kemajuan fisik pekerjaan.2 PPK dalam masa pelaksanaan pekerjaan dapat melakukan penilaian atas hasil pekerjaan yang dilakukan oleh penyedia. Penilaian Pekerjaan Sementara oleh PPK 67.1 PPK atau Pengawas Pekerjaan akan menyampaikan pemberitahuan Cacat Mutu kepada penyedia segera setelah ditemukan Cacat Mutu tersebut. Volume setiap jenis komponen pekerjaan yang dilaksanakan.] G. Penyedia bertanggung jawab atas perbaikan Cacat Mutu selama Masa Kontrak dan Masa Pemeliharaan. apabila penyedia telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan datadata. penyedia berkewajiban untuk memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditetapkan dalam pemberitahuan. 66. Apabila diperlukan. 66. 69.57 Hn = V = Harga Satuan baru setiap jenis komponen pekerjaan setelah dilakukan penyesuaian harga menggunakan rumusan penyesuaian Harga Satuan. dan hasil uji coba menunjukkan adanya Cacat Mutu maka penyedia berkewajiban untuk menanggung biaya pengujian tersebut. 64. PPK atau Pengawas Pekerjaan dapat memerintahkan penyedia untuk menemukan dan mengungkapkan Cacat Mutu.2 69.1 66. Cacat Mutu PPK atau Pengawas Pekerjaan akan memeriksa setiap Hasil Pekerjaan dan memberitahukan penyedia secara tertulis atas setiap Cacat Mutu yang ditemukan.13 Pembayaran penyesuaian harga dilakukan oleh PPK.14 Penyedia dapat mengajukan secara berkala selambat-lambatnya setiap 6 (enam) bulan.

mediasi. sakit atau kematian pihak ketiga yang timbul dari kegagalan bangunan. Penyelesaian perselisihan atau sengketa antara para pihak dalam Kontrak dapat dilakukan melalui musyawarah. Penyedia segera setelah menerima klaim PPK secara tertulis berkewajiban untuk mengganti biaya perbaikan tersebut. Kegagalan Bangunan 70.2 72.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 71. membebaskan. gugatan atau tuntutan hukum.4 PPK dapat mengenakan Denda Keterlambatan untuk setiap keterlambatan perbaikan Cacat Mutu. PPK dapat memperoleh penggantian biaya dengan memotong pembayaran atas tagihan penyedia yang jatuh tempo (jika ada) atau uang retensi atau pencairan Surat Jaminan Pemeliharaan atau jika tidak ada maka biaya penggantian akan diperhitungkan sebagai utang penyedia kepada PPK yang telah jatuh tempo. proses pemeriksaan hukum.1 70. Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak-hak yang terdapat dalam kontrak. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian PPK) sehubungan dengan klaim kehilangan atau kerusakan harta benda. kerugian. Penyedia berkewajiban untuk melindungi.4 H. konsiliasi atau pengadilan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. dan mendaftarhitamkan penyedia. arbitrase. 69.58 Pekerjaan. Penyedia berkewajiban untuk menyimpan dan memelihara semua dokumen yang digunakan dan terkait dengan pelaksanaan ini selama umur konstruksi yang tercantum dalam SSKK tetapi tidak lebih dari 10 (sepuluh) tahun. tanggung jawab. kewajiban.1 76. berhak untuk secara langsung atau melalui pihak ketiga yang ditunjuk oleh PPK melakukan perbaikan tersebut. Itikad Baik 76. Penyelesaian Perselisihan 71. dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan. kehilangan. Jika Hasil Pekerjaan sebagaimana ditetapkan dalam SSKK berupa bangunan maka PPK dan/atau penyedia terhitung sejak tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir bertanggung jawab atas kegagalan bangunan sesuai dengan kesalahan masing-masing selama umur konstruksi yang tercantum dalam SSKK tetapi tidak lebih dari 10 (sepuluh) tahun.3 70. Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa Pokja Konstruksi ULP Kab.2 70. dan cidera tubuh.2 . 70. Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan penyedia dalam Pasal ini. denda.1 Para Pihak berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan Kontrak ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan ini. Penyelesaian Perselisihan 71.

maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut.59 menonjolkan kepentingan masing-masing pihak. salah satu pihak merasa dirugikan. Pokja Konstruksi ULP Kab. Apabila selama kontrak.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .

Tindakan Penyedia yang Mensyaratkan Persetujuan PPK atau Pengawas Pekerjaan J. Tanggal Berlaku Kontrak D. Masa Pemeliharaan E. Sumber . Korespondensi Alamat Para Pihak sebagai berikut: Satuan Kerja PPK Nama Alamat Website Email Faksimili Penyedia: Nama Alamat Email Faksimili B. Gambar ”As built” dan/atau pedoman pengoperasian dan perawatan harus diserahkan selambat-lambatnya: 14 (empat belas) hari kalender/bulan/tahun setelah tanggal penandatanganan Berita Acara penyerahan awal.60 BAB IX. Umur Konstruksi Pedoman Pengoperasian dan Perawatan Kontrak berlaku 90 (sembilan puluh) hari kalender Masa Pemeliharaan berlaku selama 6 (enam) bulan. Pencairan Jaminan I. Wakil Sah Para Pihak : Dinas Pertanian Kab. Batas akhir waktu yang disepakati untuk penerbitan SPP oleh PPK untuk pembayaran tagihan angsuran adalah 7 (tujuh) hari kalender terhitung sejak tagihan dan kelengkapan dokumen penunjang yang tidak diperselisihkan diterima oleh PPK. F. Lokasi pendirian direksi kit Kontrak Pengadaan Pekerjaan Konstruksi ini dibiayai dari APBD Kabupaten Pokja Konstruksi ULP Kab. Kepemilikan Dokumen Penyedia diperbolehkan menggunakan salinan dokumen dan piranti lunak yang dihasilkan dari Pekerjaan Konstruksi ini dengan pembatasan sebagai berikut: __________ PPK dapat memberikan fasilitas berupa : 1. Fasilitas L.Tulungagung : : : : : : : : Wakil Sah Para Pihak sebagai berikut: Untuk PPK Untuk Penyedia : : C.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 K. Pembayaran Tagihan H. Pekerjaan tambah kurang G. SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK (SSKK) A. Jaminan dicairkan dan disetorkan pada Kas Daerah Tindakan lain oleh Penyedia yang memerlukan persetujuan Pengawas Pekerjaan adalah: 1. Shop drawing 2. Bangunan Hasil Pekerjaan memiliki umur konstruksi: 50 (lima puluh) tahun sejak tanggal penanda-tanganan Berita Acara penyerahan akhir.

Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Back Up data pekerjaan Tidak ada penyesuaian harga. Pembayaran Uang Pekerjaan Konstruksi ini diberikan uang muka sebesar 30% (Tiga puluh Muka persen) dari Nilai Kontrak N. termin kedua prestasi pekerjaan mencapai 100 %. Untuk pekerjaan ini besar denda keterlambatan untuk setiap hari keterlambatan adalah 1/1000 (satu perseribu) dari [harga kontrak/harga bagian kontrak yang belum dikerjakan] Jika perselisihan Para Pihak mengenai pelaksanaan Kontrak tidak dapat diselesaikan secara damai maka Para Pihak menetapkan lembaga penyelesaian perselisihan tersebut di bawah sebagai Pemutus Sengketa: Pengadilan Negeri Tulungagung O. Denda Q.61 Pembiayaan Tulungagung Tahun Anggaran 2013. Dokumen penunjang yang disyaratkan untuk mengajukan tagihan pembayaran prestasi pekerjaan: 1. Penyesuaian Harga P. M. Laporan prestasi pekerjaan. Penyelesaian Perselisihan Pokja Konstruksi ULP Kab. Pembayaran berdasarkan cara tersebut di atas dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut: Prestasi pekerjaan yang dihasilkan pada pencapaian tersebut diatas dikurangi pengembalian uang muka secara proporsional. 2. Pembayaran Prestasi Pekerjaan Pembayaran prestasi pekerjaan dilakukan dengan cara termin atau angsuran yaitu termin pertama prestasi pekerjaan mencapai 50%.

BAB XI. DAFTAR KUANTITAS DAN HARGA Terlampir. SPESIFIKASI TEKNIS PEKERJAAN DAN GAMBAR Terlampir.62 BAB X.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Pokja Konstruksi ULP Kab.

apabila: Nama : _____________________________ [peserta pelelangan] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata Sanggahan Banding yang diajukan tidak benar. 4. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. Dikeluarkan di : _____________ Pada tanggal : _____________ [Bank] Pokja Konstruksi ULP Kab. 3. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________ [Pokja ULP] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp _____________________________________ (terbilang ________________________________________________________) sebagai Jaminan Sanggahan Banding dalam bentuk garansi bank. ____________________ 2. dari tanggal _____________________ s. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . BENTUK DOKUMEN LAIN A. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________ . Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Sanggahan Banding tidak benar dari Penerima Jaminan dan pengenaan sanksi akibat Sanggahan Banding yang diajukan Yang Dijamin tidak benar. BENTUK SURAT-SURAT JAMINAN Jaminan Sanggahan Banding dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN SANGGAHAN BANDING No. 6.d. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Sanggahan Banding tidak benar dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1.63 BAB XII. Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender. 5.

64 Materai Rp.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] ________________ [Nama dan Jabatan] Pokja Konstruksi ULP Kab.00 Untuk keyakinan.6000.

00 ________________ [Nama dan Jabatan] Pokja Konstruksi ULP Kab. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. ____________________ 2. Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender. Pemutusan kontrak akibat kesalahan Yang Dijamin. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________ . 3. 5. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. 6. apabila: Nama : _____________________________ [nama penyedia] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan.65 Jaminan Pelaksanaan dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN PELAKSANAAN No. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. b.6000.d. Yang dijamin tidak menyelesaikan pekerjaan tersebut pada waktunya dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. dari tanggal _____________________ s. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________ [nama PPK] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp _____________________________________ (terbilang ________________________________________________________) sebagai Jaminan Pelaksanaan dalam bentuk garansi bank. pemegang Garansi Bank disarankan untuk [Bank] mengkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] Materai Rp. Dikeluarkan di : _____________ Pada tanggal : _____________ Untuk keyakinan. sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Pemilihan yang diikuti oleh Yang Dijamin. 4. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa: a. namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .

66 Pokja Konstruksi ULP Kab.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .

Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________ (terbilang __________________________________) Maka kami. _____________ [alamat] sebagai Penyedia. Dikeluarkan di _____________ pada tanggal _______________ TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp. Pemutusan kontrak akibat kesalahan TERJAMIN. _______________ tanggal _____________________ Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ___________ sampai dengan tanggal __________ Jaminan ini berlaku apabila: a. dan _____________________ [nama penerbit jaminan]. pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke _____[Penerbit Jaminan] 6. b. TERJAMIN tidak menyelesaikan pekerjaan tersebut pada waktunya dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak.67 Jaminan Pelaksanaan dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN PELAKSANAAN Nomor Jaminan: __________________ Nilai: ___________________ 1. _____________ [alamat] sebagai Penjamin. bahwa kami: _____________________ [nama]. _________________________ [alamat] sebagai Pemilik Pekerjaan. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Pemenang Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No. 5. 4.00 _____________________ Untuk keyakinan. Dengan ini dinyatakan. 2. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. 3. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN.6000. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _____________________ [nama PPK]. __________________ Pokja Konstruksi ULP Kab. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. selanjutnya disebut TERJAMIN. 7.

Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .68 Pokja Konstruksi ULP Kab.

namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. apabila: Nama : _____________________________ [nama penyedia] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa: Yang Dijamin tidak memenuhi kewajibannya melakukan pembayaran kembali Uang Muka yang sudah diterima Yang Dijamin kepada Penerima Jaminan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1.69 Jaminan Uang Muka dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN UANG MUKA No. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.00 Untuk keyakinan. pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] ________________ [Nama dan Jabatan] Pokja Konstruksi ULP Kab. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas atau sisa Uang Muka yang belum dikembalikan Yang Dijamin dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. Dikeluarkan di : _____________ Pada tanggal : _____________ [Bank] Materai Rp. dari tanggal _____________________ s. 4. Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender. ____________________ 2.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. 5.d. 6. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tnggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________ [nama PPK] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp _____________________________________ (terbilang ________________________________________________________) sebagai Jaminan Uang Muka dalam bentuk garansi bank.6000. 3. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________ .

Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .6000. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. 4. selanjutnya disebut TERJAMIN. bahwa kami: _____________________ [nama]. __________________ Pokja Konstruksi ULP Kab. selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________ (terbilang __________________________________) Maka kami. pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke _____[Penerbit Jaminan] 2. 6. Dikeluarkan di _____________ pada tanggal _______________ TERJAMIN PENJAMIN Materai Rp. _______________ tanggal _____________________ Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ___________ sampai dengan tanggal __________ Jaminan ini berlaku apabila: TERJAMIN tidak memenuhi kewajibannya melakukan pembayaran kembali kepada PENERIMA JAMINAN senilai Uang Muka yang wajib dibayar menurut Dokumen Kontrak. _____________ [alamat] sebagai Penjamin. 7. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _____________________ [nama PPK]. _________________________ [alamat] sebagai Pemilik Pekerjaan.00 _____________________ Untuk keyakinan. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. _____________ [alamat] sebagai Penyedia. 3.70 Jaminan Uang Muka dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN UANG MUKA Nomor Jaminan: __________________ 1. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Pemenang Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No. Nilai: ___________________ Dengan ini dinyatakan. dan _____________________ [nama penerbit jaminan]. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas atau sisa Uang Muka yang belum dikembalikan TERJAMIN dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. 5.

3. Segala hal yang mungkin timbul sebagai akibat dari Garansi Bank ini. Penjamin melepaskan hak-hak istimewanya untuk menuntut supaya benda-benda yang diikat sebagai jaminan lebih dahulu disita dan dijual untuk melunasi hutang Yang Dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.00 Untuk keyakinan. 4. ____________________ 2. ____________________ Yang bertanda tangan dibawah ini: __________________________________ dalam jabatan selaku ____________________________ dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama ______________________ [nama bank] berkedudukan di _________________________________________ [alamat] untuk selanjutnya disebut: PENJAMIN dengan ini menyatakan akan membayar kepada: Nama : ________________________ [nama PPK] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: PENERIMA JAMINAN sejumlah uang Rp _____________________________________ (terbilang ________________________________________________________) sebagai Jaminan Pemeliharaan dalam bentuk garansi bank. Garansi Bank berlaku selama __________ (____________) hari kalender.6000. lalai/tidak memenuhi kewajibannya kepada Penerima Jaminan berupa: Yang Dijamin tidak memenuhi kewajibannya melakukan pemeliharaan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak. apabila: Nama : _____________________________ [nama penyedia] Alamat : _______________________________________________ selanjutnya disebut: YANG DIJAMIN ternyata sampai batas waktu yang ditentukan. Dikeluarkan di Pada tanggal Materai Rp. Garansi Bank ini dikeluarkan dengan ketentuan sebagai berikut: 1. masing-masing pihak memilih domisili hukum yang umum dan tetap di Kantor Pengadilan Negeri ________ . namun tidak melebihi tanggal batas waktu berlakunya Garansi Bank ini. Tuntutan pencairan atau klaim dapat diajukan secara tertulis dengan melampirkan Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan paling lambat 14 (empat belas) hari kalender setelah tanggal jatuh tempo Garansi Bank sebagaimana tercantum dalam butir 1. Garansi Bank ini tidak dapat dipindahtangankan atau dijadikan jaminan kepada pihak lain. 6.d. dari tanggal _____________________ s.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 . pemegang Garansi Bank disarankan untuk mengkonfirmasi Garansi ini ke _____[bank] : _____________ : _____________ [Bank] ________________ [Nama dan Jabatan] Pokja Konstruksi ULP Kab.71 Jaminan Pemeliharaan dari Bank [Kop Bank Penerbit Jaminan] GARANSI BANK sebagai JAMINAN PEMELIHARAAN No. Penjamin akan membayar kepada Penerima Jaminan sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan dari Penerima Jaminan berdasar Surat Pernyataan Wanprestasi dari Penerima Jaminan mengenai pengenaan sanksi akibat Yang Dijamin cidera janji/lalai/tidak memenuhi kewajibannya. 5.

selanjutnya disebut PENERIMA JAMINAN atas uang sejumlah Rp ________________ (terbilang __________________________________) Maka kami. Tuntutan pencairan terhadap PENJAMIN berdasarkan Jaminan ini harus sudah diajukan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender sesudah berakhirnya masa berlaku Jaminan ini. dan _____________________ [nama penerbit jaminan]. _________________________ [alamat] sebagai Pemilik Pekerjaan.72 Jaminan Pemeliharaan dari Asuransi/Perusahaan Penjaminan [Kop Penerbit Jaminan] JAMINAN PEMELIHARAAN Nomor Jaminan: __________________ 1. 5.6000. selanjutnya disebut sebagai PENJAMIN. bahwa kami: _____________________ [nama]. _______________ tanggal _____________________ Surat Jaminan ini berlaku selama ____ (____________) hari kalender dan efektif mulai dari tanggal ___________ sampai dengan tanggal __________ Jaminan ini berlaku apabila: TERJAMIN tidak memenuhi kewajibannya melakukan pemeliharaan sebagaimana ditentukan dalam Dokumen Kontrak. Nilai: ___________________ 2. Dengan ini dinyatakan. selanjutnya disebut TERJAMIN. 3. pemegang Jaminan disarankan untuk mengkonfirmasi Jaminan ini ke _____[Penerbit Jaminan] Dikeluarkan di _____________ pada tanggal _______________ PENJAMIN Materai Rp. Menunjuk pada Pasal 1832 KUH Perdata dengan ini ditegaskan kembali bahwa PENJAMIN melepaskan hak-hak istimewa untuk menuntut supaya harta benda TERJAMIN lebih dahulu disita dan dijual guna dapat melunasi hutangnya sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1831 KUH Perdata. TERJAMIN dan PENJAMIN dengan ini mengikatkan diri untuk melakukan pembayaran jumlah tersebut di atas dengan baik dan benar bilamana TERJAMIN tidak memenuhi kewajiban dalam melaksanakan pekerjaan yang telah dipercayakan kepadanya atas dasar Surat Penunjukan Pemenang Barang/Jasa (SPPBJ) dari PENERIMA JAMINAN No. PENJAMIN akan membayar kepada PENERIMA JAMINAN sejumlah nilai jaminan tersebut di atas dalam waktu paling lambat 14 (empat belas) hari kerja tanpa syarat setelah menerima tuntutan pencairan secara tertulis dari PENERIMA JAMINAN berdasar Keputusan PENERIMA JAMINAN mengenai pengenaan sanksi akibat TERJAMIN cidera janji. 4. 7.Tulungagung Tahun Anggaran 2013 .00 TERJAMIN _____________________ __________________ Pokja Konstruksi ULP Kab. 6. bertanggung jawab dan dengan tegas terikat pada _____________________ [nama PPK]. _____________ [alamat] sebagai Penjamin. _____________ [alamat] sebagai Penyedia. Untuk keyakinan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->