Aspek-aspek tahap perkembangan anak : 1. Perkembangan Fisik (Motorik).

Perkembangan fisik (motorik) merupakan proses tumbuh kembang kemampuan gerak seorang anak. Setiap gerakan yang dilakukan anak merupakan hasil pola interaksi yang kompleks dari berbagai bagian dan sistem dalam tubuh yang dikontrol oleh otak. Perkembangan fisik (motorik) meliputi perkembangan motorik kasar dan motorik halus. Yang dimaksud dengan pengertian perkembangan motorik kasar yaitu kemampuan anak untuk duduk, berlari, dan melompat termasuk contoh perkembangan motorik kasar. Otot-otot besar dan sebagian atau seluruh anggota tubuh digunakan oleh anak untuk melakukan gerakan tubuh. Perkembangan motorik kasar dipengaruhi oleh proses kematangan anak. Karena proses kematangan setiap anak berbeda, maka laju perkembangan seorang anak bisa saja berbeda dengan anak lainnya. Sekanjutnya adalah perkembangan motorik halus dan pengertiannya adalah adapun perkembangan motorik halus merupakan perkembangan gerakan anak yang menggunakan otototot kecil atau sebagian anggota tubuh tertentu. Perkembangan pada aspek ini dipengaruhi oleh kesempatan anak untuk belajar dan berlatih. Kemampuan menulis, menggunting, dan menyusun balok termasuk contoh gerakan motorik halus. 2. Perkembangan Emosi. Perkembangan pada aspek ini meliputi kemampuan anak untuk mencintai, merasa nyaman, berani, gembira, takut, dan marah; serta bentuk-bentuk emosi lainnya. Pada aspek ini, anak sangat dipengaruhi oleh interaksi dengan orangtua dan orang-orang di sekitarnya. Emosi yang berkembang akan sesuai dengan impuls emosi yang diterimanya. Misalnya, jika anak mendapatkan curahan kasih sayang, mereka akan belajar untuk menyayangi. 3. Perkembangan Kognitif. Pada aspek koginitif, perkembangan anak nampak pada kemampuannya dalam menerima, mengolah, dan memahami informasi-informasi yang sampai kepadanya. Kemampuan kognitif berkaitan dengan perkembangan berbahasa (bahasa lisan maupun isyarat), memahami kata, dan berbicara. 4. Perkembangan Psikososial. Aspek psikososial berkaitan dengan kemampuan anak untuk berinteraksi dengan lingkungannya. Misalnya, kemampuan anak untuk menyapa dan bermain bersama teman-teman sebayanya. Pengertian Pertumbuhan dan perkembangan Istilah tumbuh kembang sebenarnya mencangkup dua peristiwa yang sifatnya berbeda, akan tetapi saling berkaitan dan sulit di pisahkan yaitu perkembang dan petumbuhan.

Hurlock. jumlah ukuran atau dimensi tingkat sel. dkk) pertumbuhan dan perkembangan memiliki makna yang berbeda akan tetapi kedunnya tidak dapat dipisahkan. maka pertumbuhan dan pemcapaiannya kemampuan dalam nerkembangnya juga berbeda. organ maupun individu. 7. Pola perkembangan anak adalah sama pada semua anak. yang bisa diukur dengan ukuran berat (gram. 2. organ maupun individu. . 1978) sehingga dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan mempunyai dampak terhadap aspek fisik. kedua peristiwa itu terjadi secara sinkron pada setiap individu. Terdapat masa percepatan dan masa perlambatan. Sedangkan. sebagai hasil dari proses pematangan (Soetjiningsih. 5. perkembangan menujukkan perubahan kuantitaif dan kualitatif ( Elizabet. perkembangan lebih menitikberatkan aspek perubahan bentuk atau fungsi pematangan organ atau individu. ukuran atau dimensi tingkat sel. sedangkan perkembangan adalah bertambah sempurnanya fungsi dari alat tubuh (Depkes RI) pertumbuhan berkaitan dengan masalah perubahan dalam besar. termasuk perubahan aspek sosial atau emosional akibat pengaruh lingkungan ( markum. Refleks primitif seperti refleks memegang dan berjalan akan menghilang sebelum gerakan volunter tercapai. karean adanya faktor bawaan dan lingkungan yang berbeda. 3. 2. 4. kuliahbidan. yaitu : 1. serta laju tumbuh kembang yang berlainan organ-organ.wordpress. kilogram).tetapi kecepatannya berbeda antara anak satu dengan lainnya. Walaupun demikian.2 Ciri-ciri pertumbuhan dan perkembangan Tumbuh kembang anak yang sudah dimulai sejak konsepsi sampai dewasa itu mempunyai ciri-ciri tersendiri. Pertambahan dalam ukuran dan struktur. B.com) pertumbuhan adalah bertambah banyak dan besarnya sel seluruh bagian tubuh yang bersifat kuantitatif dan dapat diukur. umur tulang dan keseimbangan metabolik (retensi kalsium dan nitrogen tubuh). Tumbuh kembang adalah proses yang kontinu sejak dari konsepsi sampai maturitas/dewasa. ukuran panjang (cm. Yang perlu di ingat mengenai pertumbuhan dan perkembangan anak adalah setiap anak adalah individu yang unik. sedangkan perkembangan berkaitan dengan pematangan fungsi organ / individu. sedangkan perkembangan (development) adalah bertambahnya kemampuan (skill) dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam pola yang teratur dan dapat diramalkan. pertumbuhan menunjukkan arti perubahan kuantitatif. pound. Tetapi akan tetap menuruti patokan umum.meter). yang dipengaruhi oleh faktor bawaan dan lingkungan. 6. Arah perkembangan anak adalah sefalokaudal.pertumbuhan (growth) berkaitan dengan masalah perubahan dalam besar jumlah. Perkembangan erat hubungannya dengan maturasi sistem susunan saraf Aktifitas seluruh tubuh diganti respon individu yang khas.

kebutuhan sosial . 2. pengetahuan tersebut sangat penting sehingga orang tua dan guru tidak mengharapakan sesuatu yang berlebihan kepada anak. dorongan alami menentukan batasan perkembangan. Orang tua. cephalocaudal. kebutuhan psikologi ini merupakan kebutuhan dasar dalam perkembangan anak usia dini. terjadi dengan pola yang konsisten dan kronologis. pertumbuhan berlangsung dari kepala ke arah bawah dari bagian tubuh. Dapat diprediksi. menciptakan periode dari keseimbangan dan ketidakseimbangan. Jika kebutuhankebutuhan ini tidak terpenuhi secara memadai akan sangat mempengaruhi keutuhan perkembangan diri anak dimasa remaja dan dewasa. 2. 6. perkembangan merupakan hal yang teratur dan mengikuti rangkaian tertentu. prinsip dasar pertumbuhan dan perkembangan adalah sebagai berikut : 1. Umumnya . perkembangan merupakan hal yang komplek. orang tua. perkembangan merupakan hal yang unik untuk individu dan untuk potensi genetik. Differantiation.3 Prinsip-prinsip pertumbuhan dan perkembangan Untuk memahami anak usia dini lebih mendalam. dan aspek yang berbeda berkembang pada waktu yang berbeda. Prinsip-prinsip perkembangan adalah pola-pola umum dalam suatu proses perubahan alamiah yang teratur. yaitu : 1. guru dan para pemerhati pendidikan juga harus memahaminya untuk mengetahui dengan mudah kebutuhan –kebutuhan yang diperlukan anak usia dini. Proximosdital. fokus perkembangan ini berbeda sesuai dengan setiap tahap perkembangan dan tugas yang dicapai. 5. guru maupun pemerhati perlu mempunyai gambaran yang tepat mengenai prinsip-prinsip dan pola perkembangan anak usia dini dan kebutuhan –kebutuhan seperti kebutuhan jasmani. tugas perkembangan membutuhkan praktik dan tenaga.4 Faktor yang memperngaruhi pertumbuhan dan perkembangan usia sekolah Makhluk manusia adalah sistem komplek dan terbuka yang dipengaruhi oleh dorongan alami dari dalam dan dari lingkungan. 7.2. 3. Secara umum terdapat dua faktor utama yang berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak. 4. b. perkembangan berlangsung terus dari daerah pusat (proksimal) tubuh ke arah luar. perkembangan terjadi melalui konflik dan adptasi. perkembangan merupakan sesuatu yang terarah dan berlangsung terus dalan cara sebagai berikut : a. universal dan berkesinambungan. perkembangan meliputi tantangan bagi individu dalam bentuk tugas yang pasti sesuai umur kemampuan. c. dimana faktor ekternal menghadirkan keuntungan untuk mencapai potensi tersebut. yang dimaksud dengan perubahan yang teratur adalah pertumbuhan pada manusia yang berjalan normal mengikuti tata urutan yang saling berkaitan. dan setiap individu cenderung untuk mencari potensi maksimum perkembangan. ketika perkembangan berlangsung terus dari hal yang mudah ke arah yang lebih kompleks. Faktor Genetik .

Faktor genetik juga mempengaruhi beberapa karakteristik seperti jenis kelamin. sikap tubuh dan beberapa keunikan psikologis seperti temperamen Potensi genetik yang bermutu hendaknya dapat berinteraksi dengan lingkungan secara positif sehingga diperoleh hasil akhir yang optimal bersifat tetap atau tidak berubah sepanjang kehidupan 2.ke suatu sistem yang tergantung pada kemempuan genetik dan mekanisme homeostatik bayi itu sendiri. derajat sensitivitas jaringan terhadap rangsangan.Faktor genetik merupakan modal dasar dalam mencapai hasil akhir proses tumbuh kembang anak. antara lain : Gizi ibu pada waktu hamil oksin/zat kimia Endokrin Infeksi Stres Imunitas b. Faktor lingkungan yang mempengaruhi tumbuh kembang anak setelah lahir (faktor postnatal) Bayi baru lahir harus berhasil melewati masa transisi. dan berfungsi sebagai penyedia kebutuhan dasar anak.5 tahap pertumbuhan dan perkembangan. warna mata. pertumbuhan fisik. Faktor ini juga merupakan faktor bawaan anak. rambut. tumbuh kembang anak secara umum dapat digolongkan menjadi : Lingkungan biologis Faktor fisik Faktor psikososial Faktor keluarga dan adat istiadat 2. Pertumbuhan dan perkembangan manusia merupakan hal yang berjalan terus dan berliku-liku. yaitu potensi anak yang menjadi ciri khasnya. mulai dari konsepsi sampai akhir hayatnya. Ditandai dengan intensitas dan kecepatan pembelahan. proses kompleks yang sering dibagi ke dalam tahap yang diatur sesuai kelompok umur. Lingkungan merupakan lingkungan ”bio-fisiko-psiko-sosial” yang memepengaruhi individu setiap hari. ras. dapat ditentukan kualitas dan kuantitas pertumbuhan. . dari suatu sistem yang teratur yang sebagian besar tergantung pada organ-organ ibunya. Faktor Lingkungan Lingkungan merupakan faktor yang sangat menentukan tercapai atau tidaknya potensi bawaan. sedangkan yang kurang baik akan menghambatnya. Faktor ini disebut juga milieu merupakan tempat anak tersebut hidup. Faktor yang memepengaruhi anak pada waktu masih di dalam kandungan (faktor pranatal) faktor lingkungan pranatal yang berpengaruh terhadap tumbuh kembang janin mulai dari konsepsi sampai lahir. Faktor lingkungan ini secara garis besar dibagi menjadi : a. Lingkungan yang cukup baik akan memungkinkan tercapainya potensi bawaan. umur pubertas dan berhentinya pertumbuhan tulang. Melalui genetik yang terkandung di dalam sel telur yang telah dibuahi.

sisi muka. melompat dengan satu kaki . pertumbuhan dan perkembangan aspek-aspeknya disesuaikan dengan prioritas masa itu.Walaupun bagian kronologis ini merupakan pilihan. Pertumbuhan dan perubahan fisik Pertumbuhan dan perubahan fisik tidak sehebat pada masa sebelumnyadan temponya lebih lambat tai tidak mengurangi maknanya. hal tersebut berdasartkan waktu dan rangkaian tugas perkembangan yang harus dicapai individu untuk maju ke tahap berikutnya.Menggambar lingkaran .Mempaergunakan kata-kata saya. Dari 2 sampai 3 tahun .Pandai bicara .Bermain bersama dengan anak lain dan menyadari adanya lingkungan lain di luar keluarganya Dari 3 sampai 4 tahun .Banyak bertanya . Periode Perkembangan usia pra sekolah Ada beberapa macam perkembangan usia pra sekolh di mulai sejak usia 2 tahun sampai dengan usia 5 tahun.Belajar berpakaian dan membuka pakaian sendiri . Pertumbuhan fisik pada masa ini misalnya.Bicara dengan baik . bertanya.Berjalan-jalan sendiri mengunjungi tetangga .Belajar meloncat. struktur dan sistem tubuh Indonesia belum memiliki statistik pertumbuhan fisik rata-rata anak usia taman kanak-kanak.tinggi rata-rara anak pada masa ini diperkirakan sebagai berikut : • pada usia 3 tahun lebih kurang 90-95 cm • pada usia 4 tahun lebih kurang 95-100 cm • pada usia 5 tahun lebih kurang 100-105 cm • pada usia 6 tahun lebih kurang 105-110 cm • diperkirakan anak bertambah tinggi lebih kurang 7 sentimeter setiap tahunnya Perubahan bentuk tubuh yang meliputi perubahan dalam perototan dan pertulangan merupakan . Seperti halnya pada fase perkembangan.Dapat menghitung jari-jarinya. mengerti kata-kata yang ditunjukan kepadanya . a. baik mengenai tinggi maupun berat badan mereka. memanjat.Mengenal 2 atau 3 warna . Sesuai dengan tinggi rata-rata orang Indonesia setelah dewasa. sisi belakang Dari 4 sampai 5 tahun .Melompat dan menari .6 PERKEMBANGAN FISIK 1.Membuat jembatan dengan 3 kotak .Mampu menyusun kalimat . . diperlukan untuk mengakomodasi keterampilan motorik dan perkembangan intelektual. sisi bawah. jenis kelamin.Menyebut namanya.Mengenal sisi atas. dan umurnya . Tinggi dan berat badan.Berjalan pada jari kaki .Mengenal 4 warna 2.

Perkembangan motorik 3. Kesehatan dan penyakit anak-anak 2.243). namun koordinasi motorik anak-anak belum terlalu baik. Peningkatan ukuran otak sebagian juga disebabkan oleh peningkatan mielinisasi yaitu proses dimana sel-sel saraf dilapisi dan diisolasi oleh sebuah lapisan sel-sel lemak (Santrock. jatuh dari ayunan. c. Persepsi kedalaman terus meningkat pada usia prasekolah. tetapi pada usia 3 tahun otak sudah mencapai tiga perempat ukuran otak orang dewasa dan pada usia 5 tahun sudah sembilan persepuluh ukuran otak orang dewasa. Beberapa aspek lain dalam perkembangan kognitif anak usia pra sekolah 3. Serabut saraf ini terus tumbuh paling sedikit sampai masa remaja. memberikan sumbangan yang luar biasa terhadap pemunculan kemampuan kognitif. Pertumbuhan otak Salah satu yang terpenting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak pada masa ini adalah pertumbuhan otak dan sisten saraf. 2. Nutrisi 4. Persepsi visual Kematangan pengelihatan pada usia prasekolah ini. Meningkatnya ukuran otak disebabkan meningkatnya ukuran jumlah dan ukuran serabut-serabut saraf di dalam dan diantara bagian-bagian otak. Keadaan ini bersama dengan berkembangnya sistem imunitas akan menjadikan anak lebih sehat. Kretivitas . mereka sering menumpahkan. Pada akhir masa usia prasekolah (6 tahun) otototot mata sudah berkembang sedemikian rupa sehingga memngkinkan anak menggerakkan matanya secara efisien untuk melihat sederetan huruf-huruf. Tulang yang mengeras akan memberi bentuk pada tubuh dan sekaligus memberikan perlindungan yang lebih baik kepada organ-organ dalam tubuh.keuntungan sendiri bagi anak yaitu mereka akan bertambah kuat. b. atau menghasilkan pekerjan tangan yang buruk. Gigi tetap mulai ada ketika anak mencapai usia 6 tahun. Berfikir praoprasional 2. Peningkatan kematangan otak. Ditambah lagi adanya peningkatan kapasitas pernafasan dan sirkulasi darah sehingga dapat meningkatkan kebugaran tubuh. Perubahan ini disertai pula dengan pematanganotak serta sistem saraf.7 PERKEMBANGAN KOGNITIF 1. keadaan ini memungkinkan anak untuk mengunyah dengan bai sehingga dapat mengunyah apa saja. dikombinasikan dengan kesempatan untuk memperoleh pengalaman. Meskipun pertumbuhanya tidak secepat masa bayi.1990. memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan lebih lanjut dan otot besar maupun otot kecil yang diperlukan bagi keterampilan motorik. Pada usia 3 tahun gigi susu juga sudah lengkap. Perkembangan bahasa 4.

Terutama balita yang ibunya bekerjadan tidak memiliki anggota keluarga yang membantu mengasuh. Perkembangan kepribadian 5.8 PERKEMBANGAN EMOSI DAN SOSIAL Perkembangan 1. Bina Keluarga Balita Akhir-akhir ini selain tersedianya pendidikan bagi anak usia prasekolah berupa Taman KanakKanak yang sudah dikenal sejak awal abad keduapuluh. serta taman bermain dan taman kanak-kanak. Tempat Penitipan Anak. Orang dewasa mendukung kegiatan anak untuk memulai suatu persahabatan. b. d. juga memerlukan pembinaan yang luas lagi melalui program Bina Keluarga Balita. Hal-hal yang dapat dilakukan oleh orang tua dan guru Taman Bermain dan Taman Kanakkanak untuk mengembangkan anak usia prasekolah 1. Sesuai dengan namanya taman diperlukan anak usia prasekolah yang memerlukan rangsangan agar seluruh aspek perkembangannya dapat meningkatkan dan untuk menghadapi sekolah kelak karena itu anak belum diajarkan segala sesuatu yang bersifat akademis dan belum diberi tugas sekolah seperti menulisdan membaca. Orang dewasa sebanyak mungkin memberikan pengalaman kepada anak dan memberikan kesempatan untuk memperluas kemampuan bahasa dan musik kepada anak. Taman Bermain dan Taman Kanak-Kanak Program lain adalah Taman Bermain dan Taman Kanak-kanak.Dalam usia prasekolah kegiatan utama adalah membina sikap dan minat. Di dalam TPA ini anak diberikan program-program yang dapat meningkatkan semua aspek perkembangan anak. Orang dewasa membiasakan anak untuk menunggu giliran dan mau berbagi dengan orang lain tetapi hendaknya orang tua tidak mengharap terlalu banyak dari mereka. pemerintah dan masyarakat juga menyiapkan pusat-pusat pembinaan bagi ibu dan balita. Kita mengenal program Bina Keluarga Balita. Bermain 4. Disiplin 6. Kedua taman dan tempat bermain ini belumlah merupakan sekolah. Keluarga 2. . Teman sebaya 3. Bila timbul konflik biasanya anak usia 3 tahun kembali bermain sendiri.2. membantu mereka bila diperlukan tetepi membiarkan mereka melakukan segala sesuatu yang mampu mereka lakukan sendri atau yang ingin merekalakukan sendiri. dengan pembinaan ibu-ibu yang berkualitas dalam mengasuh anak diharapkan generasi yang akan datang juga mengalami peningkat kualitas. a. c. Tempat Penitipan Anak Selain program BKB akhir-akhir ini berkembang upaya untuk menyelenggarakan Tempat Penitipan Anak (TPA). karena hubungan semacam itu cepat berlalu. anak anak usia 3 tahun Orang dewasa memberi afeksi dan dukungan. menyenangkan hati anak bila mereka menangis atau ketakutan. Perluasan pembinaan anak usia prasekolah Berbeda dari usia sebelumnya anak usia prasekolah yang berumur antara 2-6 tahun ini selain memerlukan pengasuhan dari kedua orang tuanya. Orang dewasa merencnakan pengalaman yang dapat mngurangi rasa takut anak. Orang dewasa membantu anak bermain dan mengembangkan kebebasan diri anak.

perawat perlu mengaplikasikan beberapa teori perkembangan untuk memahami tumbuh kembang klien saat melakukan pengkajian . e. Perkembangan Fisik Setiap anak diberi kesempatan untuk melatih otot-otonya melalui berbagai kegiatan. 2. dan latihan keseimbangan badan. Berbagai variasi media kesenian diberikan kepada anak untuk ekspresi kreatif mereka. d. Kepada anak diberikan berbagai kemungkinan untuk mengembangkan keterampilan sosial seperti kerja sama. termasuk berlari. dan juga mencari pemecahan terhadapmasalah yang konkret. Perkembangan kogniting Anak mengembangkan pemahaman mengenai konsep tentang diri sendri. Untuk anak usia 4-5 tahun a. melompat. Harapan guru harus disesuikan dengan dan menghargai kemampuan yang dimiliki anak. c. 2. tenteng orang lain. Perkembangan bahasa dan minat baca-tulis Anak harus diberi kesempatan seluas-luasnya untuk melihat betapa membaca dan menulis itu mempunyai kegunaan yang luar biasa. belajar mengenal alam sekitar dam dapat mengekspesikan diri secara bebas. Bermain di lapangan perlu direncanakan dan dilaksanakan setiap hari sehingga anak dapat mengembangkan keterampilan otot-otot besarnya. Motivasi Rasa ingin tahu secara alamiah ada dalam diri anak dan mereka untuk membuat segala seuatu masuk akal. seperti melukis dengan jari dan membuat bentuk memakai tanah liat. f. berbagai tulisan dan gambar-gambar.Orang dewasa menyediakan waktu dan tempat baik di dalam maupun diluar ruangan baik anak untuk berlatih keterampilan gerak kasar seperti berlari. Guru memberi kemudahan agar perkembangan keterampilan sosial yang positif ini dapat tejadi setiap saat b. melompat. Anak mencoba dan memperoleh kesenangan dari berbagai bentuk musik.9 Aplikasi konsep tumbuh kembang dalam keperawatan Teori perkembangan hanya menjelaskan satu aspek --. Setiap hari anak diberi kesempatan untuk melatih otot-otot kecinya melalui aktivitas bermain seperti melukis dan memotong. Anak juga belajar mengenai rutinitas agar selalu sehat dan aman. Kegiatan yang dapat mengembangkan kemampuan berbahasa dan minatbaca dan tulis ini perlu dilakukan pemberian pengalaman yang bermakna bagi anak. Keterampilan dasar ini baru akan berkembang bila mempunya makna bagi anak. dan tentang dunia disekitarny melali pengamatan dengan cara berhubungan dengan orang lain dan dengan benda sebenarnya. dan mendorong anak untuk berbuat seuai dengan perilaku yang diharapkan. Orang dewasa selalu berada dekat dengan anak untuk membantu mereka juka dibutuhkan. dapat dipergunakan utuk memotivasi mereka di dalam kegiatan belajar. misalnya mendengar dan membaca cerita.dll. naik sepeda. Perkembangan Estetik Setiap hari anak diberi kesempatan untuk mengekspesikan perasaan estetik dan apresiasi mereka melalui kesenian dan musik. Perkembangan sosial-emosional Guru mmudahkan perkembngan kontrol diri anak dengan menggunakan tehnik bimbingan yang positif seperti modeling.

mengetahui tingkatan perilaku klien. pertumbuhan dan perkembangan anak. Jika anak diberikan makanan yang bergizi mereka akan sehat dan selanjutnya akan bergerak. berwajah ceria.0 Perawatan kesehatan anak usia Sekolah Perawatan kesehatan anak usia sekolah dapat diawali dari pemberian makanan yang sehat. dan memberikan intervensi keperawatan Konsep pertumbuhan dan perkembangan manusia ini dapat dijadikan sebagai dasar dalam mempelajari konsep tumbuh kembang pada berbagai usia 3. Sehingga nanti dapat menjadi anak yang sehat. susu dan telur makanan ini diperlukan untuk memperoleh kebutuhan zat gizi yang cukup untuk kelangsungan hidup.1 Kesimpulan Anak sejak lahir telah memiliki potensi yang berbeda satu sama lain. Anak adalah subjek yang harus diperhatikan.maupun implementasi tindakan keperawatan. bimbingan dan pengaruh positif agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Beberapa pandangan diatas dapat dijadikan acuan untuk mendidik anak usia sekolah agar menjadi anak yang sehat cerdas melalui bermain. keteladanan. bahan makanan lauk pauk c. bahan makanan sayuran d. bahan makanan pokok b. Pemberian kegiatan pada anak perlu disesuaikan dengan kematangan dan perkembangan anak. aktivitas. Pada anak usia sekolah anak sedang mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat. di beri kebebasan untuk tumbuh maupun berkembang sendiri berdasarkan apa adanya. Teori-teori tumbuh kembang bermanfaat untuk pengkajian. pemulihan kesehatan sesudah sakit. Pengaruh kebaikan yang diberikan kepada anak sebaiknya dihubungan dengan berbagai kecerdasan yang dimiliki akan. Oleh karena itu perlu diberi dorongan. BAB III PENUTUP 3. Tiap-tiap individu berbeda dan tidak mudah untuk disamakan antara individu yang satu dengan yang lain terhadap tugas-tugas perkembangannya. bermain. Dalam pemberian pengaruh ini pendidik perlu mengetahui masa perkembangan anak. Makanan yang diberikan kepada anak haruslah yang sehat agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal makanan nya harus bergizi seperti . a. dan pembelajaran. . cerdas dan ceria. Sehinggan memerlukan zat gizi dalam jumlah besar. cakap dan tersenyum sehinggan anak mampu tumbuh dan berkembang secara optimal serta menjadi anak yang memiliki kepribadian utuh. Tugas pendidik adalah mempengaruhi karena ituy perlu pembiasaan. Supaya nanti dapat menghasilkan manusia yang berkepribadian utuh.