MATAHARI

1. Pengertian
Matahari adalah bola raksasa yang terbentuk dari gas hidrogen dan helium. Matahari termasuk bintang berwarna putih yang berperan sebagai pusat tata surya. Seluruh komponen tata surya termasuk 8 planet dan satelit masing-masing, planet-planet kerdil, asteroid, komet, dan debu angkasa berputar mengelilingi Matahari. Di samping sebagai pusat peredaran, Matahari juga merupakan sumber energi untuk kehidupan yang berkelanjutan. Panas Matahari menghangatkan bumi dan membentuk iklim, sedangkan cahayanya menerangi Bumi serta dipakai oleh tumbuhan untuk proses fotosintesis. Tanpa Matahari, tidak akan ada kehidupan di Bumi karena banyak reaksi kimia yang tidak dapat berlangsung. Nicolaus Copernicus adalah orang pertama yang mengemukakan teori bahwa Matahari adalah pusat peredaran tata surya pada abad 16. Teori ini kemudian dibuktikan oleh Galileo Galilei dan pengamat angkasa lainnya. Teori yang kemudian dikenal dengan nama heliosentrisme ini mematahkan teori geosentrisme (bumi sebagai pusat tata surya) yang dikemukakan oleh Ptolemeus dan telah bertahan sejak abad ke dua sebelum masehi. Konsep fusi nuklir yang dikemukakan oleh Subrahmanyan Chandrasekhar dan Hans Bethe pada tahun 1930 akhirnya dapat menjelaskan apa itu Matahari secara tepat.

diperoleh massa Matahari sebesar 1. Sementara itu. Sementara itu.85% dari total massa tata surya. Angka tersebut sama dengan 333. oleh karena tata surya diketahui terbentuk sebagai satu kesatuan dalam waktu yang berdekatan maka kini secara umum Matahari dianggap berusia 4. Namun.600.000 kilometer (92.96 juta mil). jarak Matahari.000 mil. Jarak Matahari ke Bumi ini dikenal sebagai satuan astronomi dan biasa dibulatkan (untuk penyederhanaan hitungan) menjadi 150 juta km. yaitu berjarak rata-rata 149.5 miliar tahun. Oleh karena itu. Senyawa penyusun lainnya terdiri dari besi. Berdasarkan penghitungan dengan metode analisis radioaktif.6 miliar tahun. diketahui bahwa batuan bulan. sulfur.392.3 juta planet seukuran Bumi dapat masuk ke dalam Matahari.000 kali massa Bumi. dan kromium. magnesium. diameter Matahari adalah 1. sama dengan 109 kali diameter Bumi. neon.989x1030 kilogram. karbon. dengan ciri memiliki suhu . Berdasarkan hasil penghitungan matematika adalah Matahari diperkirakan berusia 5 ± 1.2. Matahari merupakan bintang yang paling dekat dengan Bumi. Matahari tergolong bintang tipe G V. Sebagai perbandingan. sampel batuan Matahari belum pernah didapatkan sehingga penghitungan dilakukan secara matematika menggunakan model interior Matahari. Berdasarkan penghitungan menggunakan Hukum Newton dengan melibatkan nilai kecepatan orbit Bumi. Cahaya Matahari berasal dari hasil reaksi fusi hidrogen menjadi helium. Matahari menjadi obyek terbesar di tata surya dengan massa mencapai 99. meteorit dan batuan Bumi tertua yang pernah ditemukan berusia sekitar 4. sebanyak 1. kalsium.000 kilometer atau 865.6 miliar tahun. nikel. Karakteristik Umum Matahari Matahari berbentuk bola yang berpijar dengan senyawa penyusun utama berupa gas hidrogen (74%) dan helium (25%) terionisasi. dan gaya gravitasi. silikon.

000 K dan umumnya bertahan selama 10 miliar tahun. Gravitasi Matahari jugalah yang menahan planet-planet yang mengelilinginya tetap berada pada orbit masing-masing. 3. Pengaruh dari gravitasi Matahari masih dapat terasa hingga jarak 2 tahun cahaya. kromosfer. zona radiatif. cahaya tampak. fotosfer. Struktur Matahari Matahari memiliki enam lapisan yang masing-masing memiliki karakteristik tertentu. lebih dikenal sebagai cahaya Matahari. Gaya gravitasi di Matahari sebanding dengan 28 kali gravitasi di Bumi. Matahari juga menghasilkan sinar gamma.0 x 108 m/s. .800 kg. sebelum hidrogen di intinya habis. namun frekuensinya semakin kecil seiring dengan jaraknya meninggalkan inti. Radiasi Matahari. Oleh karena itu radiasi atau cahaya memerlukan waktu 8 menit untuk sampai ke Bumi. Bila hal tersebut terjadi. Gravitasi Matahari memungkinkannya menarik semua komponen-komponen penyusunnya membentuk suatu bentuk bola sempurna. Semua gelombang elektromagnetik ini bergerak dengan kecepatan sekitar 3.permukaan sekitar 6. Matahari akan berekspansi menjadi bintang raksasa berwarna merah yang dingin dan 'memakan' planet-planet kecil di sekitarnya (mungkin termasuk Bumi) sebelum akhirnya kembali menjadi bintang kerdil berwarna putih kembali. dan korona sebagai daerah terluar dari Matahari. dan zona konvektif yang membentuk lapisan dalam (interior). sinar ultraviolet. adalah campuran gelombang elektromagnetik yang terdiri dari gelombang inframerah. Keenam lapisan tersebut meliputi inti Matahari. Matahari diperkirakan berusia sekitar 7 miliar tahun lagi. Secara teori hal tersebut berarti bila seseorang memiliki berat 100 kg di Bumi maka bila berjalan di permukaan Matahari beratnya akan terasa seperti 2.

Inti Matahari Inti adalah area terdalam dari Matahari yang memiliki suhu sekitar 15 juta derajat Celcius (27 juta derajat Fahrenheit). Berdasarkan perbandingan radius/diameter. energi panas di dalam inti menyebabkan pergerakan elektron dan proton sangat cepat dan bertabrakan satu dengan yang lain menyebabkan reaksi fusi nuklir (sering juga disebut termonuklir). Neutron yang tidak bermuatan akan meninggalkan inti menuju bagian Matahari yang lebih luar. Suhu dan tekanan yang sedemikian tingginya memungkinkan adanya pemecahan atom-atom menjadi elektron. Sementara itu.1. proton. dan neutron. Kepadatannya adalah sekitar 150 g/cm3. Energi hasil reaksi termonuklir di inti berupa sinar gamma dan neutrino memberi tenaga sangat besar sekaligus menghasilkan seluruh energi . bagian inti berukuran seperempat jarak dari pusat ke permukaan dan 1/64 total volume Matahari. Inti Matahari adalah tempat berlangsungnya reaksi fusi nuklir helium menjadi hidrogen.

Energi dari inti Matahari membutuhkan waktu 170. Atom-atom bersuhu tinggi yang baru keluar dari zona radiatif akan bergerak dengan lambat mencapai lapisan terluar zona konvektif yang lebih dingin menyebabakan atom-atom tersebut "jatuh" kembali ke lapisan teratas zona radiatif yang panas yang kemudian kembali naik lagi. pergerakan atom akan terjadi secara konveksi di area sepanjang beberapa ratus kilometer yang tersusun atas sel-sel gas raksasa yang terus bersirkulasi. Suhu zona konvektif adalah sekitar 2 juta derajat Celcius (3. zona konvektif dikenal juga dengan nama zona pendidihan (the boiling zone). Oleh sebab itu. Suhu dan densitas zona radiatif masih cukup tinggi. Setelah keluar dari zona radiatif. Materi energi akan mencapai bagian atas zona konvektif dalam waktu beberapa minggu. Zona konvektif Zona konvektif adalah lapisan di mana suhu mulai menurun.panas dan cahaya yang diterima di Bumi. Peristiwa ini terus berulang menyebabkan adanya pergerakan bolak-balik yang menyebabakan transfer energi seperti yang terjadi saat memanaskan air dalam panci. 3. Energi dari inti dalam bentuk radiasi berkumpul di daerah ini sebelum diteruskan ke bagian Matahari yang lebih luar. Penurunan suhu tersebut menyebabkan terjadinya perlambatan gerakan atom sehingga pergerakan secara radiasi menjadi kurang efisien lagi.000 tahun untuk mencapai zona konvektif. Kepadatan zona radiatif adalah sekitar 20 g/cm3 dengan suhu dari bagian dalam ke luar antara 7 juta hingga 2 juta derajat Celcius.5 juta derajat Fahrenheit). Energi tersebut dibawa keluar dari Matahari melalui radiasi. Zona radiatif Zona radiatif adalah daerah yang menyelubungi inti Matahari. namun tidak memungkinkan terjadinya reaksi fusi nuklir. Saat berada di zona konvektif. atom-atom berenergi dari inti Matahari akan bergerak menuju lapisan lebih luar yang memiliki suhu lebih rendah. 4. Fotosfer . 2.

200°C sedangkan di daerah penumbra adalah 3.Fotosfer atau permukaan Matahari meliputi wilayah setebal 500 kilometer dengan suhu sekitar 5. bagian kromosfer akan terlihat sebagai bingkai berwarna merah di sekeliling Matahari. korona terlihat membentuk mahkota cahaya berwarna putih di sekeliling Matahari. Bintik matahari tercipta saat garis medan magnet matahari menembus bagian fotosfer. Sebagian besar radiasi Matahari yang dilepaskan keluar berasal dari fotosfer. Bintik matahari memiliki daerah yang gelap bernama umbra. Korona Korona merupakan lapisan terluar dari Matahari. yang dikelilingi oleh daerah yang lebih terang disebut penumbra. Lapisan korona memiliki suhu yang lebih tinggi dari bagian dalam Matahari dengan rata-rata 2 juta derajat Fahrenheit.000 derajat Fahrenheit). Namun saat terjadi gerhana Matahari total.500 derajat Celcius (10. Saat gerhana total terjadi. Oleh karena emisi cahaya juga dipengaruhi oleh suhu maka bagian .500°C. Kromosfer Kromosfer adalah lapisan di atas fotosfer. Warna dari kromosfer biasanya tidak terlihat karena tertutup cahaya yang begitu terang yang dihasilkan fotosfer. Warna merah tersebut disebabkan oleh tingginya kandungan helium di sana. Bintik Matahari Bintik matahari adalaah granula-granula cembung kecil yang ditemukan di bagian fotosfer matahari dengan jumlah yang tak terhitung. Energi tersebut diobservasi sebagai sinar Matahari di Bumi. Lapisan ini berwarna putih. namun di beberapa bagian bisa mencapai suhu 5 juta derajat Fahrenheit. 6. Suhu di daerah umbra adalah sekitar 2. 7. namun hanya dapat dilihat saat terjadi gerhana karena cahaya yang dipancarkan tidak sekuat bagian Matahari yang lebih dalam. di mana bulan menutupi fotosfer. 8 menit setelah meninggalkan Matahari. 5.Warna bintik matahari terlihat lebih gelap karena suhunya yang jauh lebih rendah dari fotosfer.

Granula Granula merupakan sel-sel yang menutupi permukaan matahari. Prominensa disebut juga sebagai filamen matahari karena meskipun julurannya sangat terang bila dilihat di angkasa yang gelap. Prominensa hanya dapat dilihat dari bumi dengan bantuan teleskop dan filter. Granula terjadi akibat proses konveksi yang muncul ke permukaan matahari sebagai panas kemudian mendingin dan kembali lagi ke bawah. Pergerakan Matahari Matahari mempunyai dua macam pergerakan. Matahari berotasi pada sumbunya dengan selama sekitar 27 hari untuk mencapai satu kali putaran. Granula diperkirakan berdiameter sekitar 1. yaitu sebagai berikut : a.bintik matahari umbra hanya mengemisikan 1/6 kali cahaya bila dibandingkan permukaan matahari pada ukuran yang sama. Gerakan rotasi ini pertama kali diketahui melalui . 8. namun tidak lebih terang dari keseluruhan matahari itu sendiri. Prominensa terbesar yang pernah ditangkap oleh SOHO (Solar and Heliospheric Observatory) diestimasi berukuran panjang 350 ribu km.000 km. Lidah Api (Prominensa) Prominensa merupakan ciri khas bagian matahari yang sangat besar dan terang yang mencuat keluar dari bagian permukaan serta seringkali berbentuk loop (putaran). 9. 4.

Matahari bukanlah bola padat. melainkan bola gas. Bagian ekuatorial (tengah) memakan waktu rotasi sekitar 24 hari sedangkan bagian kutubnya berotasi selama sekitar 31 hari. Ciri Khas Matahari Berikut ini adalah beberapa ciri khas yang dimiliki oleh Matahari: a. sedangkan zona konvektif dan fotosfer juga berotasi bersama namun dengan kecepatan yang berbeda. Matahari terletak sejauh 28.25° dari sumbu orbit Bumi sehingga kutub utara Matahari akan lebih terlihat di bulan September sementara kutub selatan Matahari lebih terlihat di bulan Maret. Prominensa (lidah api Matahari) .000 tahun cahaya dari pusat galaksi Bimasakti. Sumbu rotasi Matahari miring sejauh 7. b. Bagian inti dan zona radiatif berotasi bersamaan. 5. Matahari dan keseluruhan isi tata surya bergerak di orbitnya mengelilingi galaksi Bimasakti. sehingga Matahari tidak berotasi dengan kecepatan yang seragam. Kecepatan rata-rata pergerakan ini adalah 828. Sumber perbedaan waktu rotasi Matahari tersebut masih diteliti. Ahli astronomi mengemukakan bahwa rotasi bagian interior Matahari tidak sama dengan bagian permukaannya.pengamatan terhadap perubahan posisi bintik Matahari.000 km/jam sehingga diperkirakan akan membutuhkan waktu 230 juta tahun untuk mencapai satu putaran sempurna mengelilingi galaksi.

akan terjadi interaksi dengan medan magnet Bumi dan mengakibatkan . Sama seperti korona. Pergerakan semburan korona tersebut terjadi pada kecepatan yang sangat tinggi.Prominensa adalah salah satu ciri khas Matahari. Prominensa berisi materi dengan massa mencapai 100 miliar kg. Prominensa terjadi di lapisan fotosfer Matahari dan bergerak keluar menuju korona Matahari. material yang dikeluarkan menjadi bagian dari struktur magnetik yang sangat besar disebut semburan massa korona (coronnal mass ejection/ CME). Pergerakan tersebut juga menyebabkan peningkatan suhu hingga puluhan juta derajat dalam waktu singkat.2 juta km/s. namun tidak lebih terang dari keseluruhan Matahari itu sendiri. Prominensa terbesar yang pernah ditangkap oleh SOHO (Solar and Heliospheric Observatory) diestimasi berukuran panjang 350 ribu km. Erupsi dapat terjadi ketika struktur prominesa menjadi tidak stabil sehingga akan pecah dan mengeluarkan plasmanya. prominensa terbentuk dari plasma namun memiliki suhu yang lebih dingin. Prominensa disebut juga sebagai filamen Matahari karena meskipun julurannya sangat terang bila dilihat di angkasa yang gelap. Ketika terjadi erupsi. Plasma prominensa bergerak di sepanjang medan magnet Matahari. Prominensa hanya dapat dilihat dari Bumi dengan bantuan teleskop dan filter. Bila erupsi semburan massa korona mengarah ke Bumi. yaitu antara 20 ribu m/s hingga 3. berupa bagian Matahari menyerupai lidah api yang sangat besar dan terang yang mencuat keluar dari bagian permukaan serta seringkali berbentuk loop (putaran).

Bintik Matahari memiliki daerah yang gelap bernama umbra. Partikel-partikel tersebut memiliki energi yang tinggi. yang dikelilingi oleh daerah yang lebih terang disebut penumbra. Suhu di daerah umbra adalah sekitar 2. Warna bintik Matahari terlihat lebih gelap karena suhunya yang jauh lebih rendah dari fotosfer. Bintik Matahari tercipta saat garis medan magnet Matahari menembus bagian fotosfer. b. namun . Ukuran bintik Matahari dapat lebih besar daripada Bumi. Suatu prominensa yang stabil dapat bertahan di korona hingga berbulanbulan lamanya dan ukurannya terus membesar setiap hari. c.200 °C sedangkan di daerah penumbra adalah 3. Oleh karena emisi cahaya juga dipengaruhi oleh suhu maka bagian bintik Matahari umbra hanya mengemisikan 1/6 kali cahaya bila dibandingkan permukaan Matahari pada ukuran yang sama. yang bergerak ke seluruh tata surya. Angin Matahari Angin Matahari terbentuk aliran konstan dari partikel-partikel yang dikeluarkan oleh bagian atas atomosfer Matahari.terjadinya badai geomagnetik yang berpotensi mengganggu jaringan komunikasi dan listrik. Bintik Matahari Bintik Matahari adalaah granula-granula cembung kecil yang ditemukan di bagian fotosfer Matahari dengan jumlah yang tak terhitung. Para ahli masih terus meneliti bagaimana dan mengapa prominensa dapat terjadi.500 °C.

Ketika Matahari aktif dan memiliki banyak bintik. Pada kenyataannya. Jumlah dan kekuatan badai Matahari bervariasi. Beberapa bukti adanya angin surya yang dapat dirasakan atau dilihat dari Bumi adalah badai geomagnetik berenergi tinggi yang merusak satelit dan sistem listrik. Carrington dan Richard Hodgson yang sedang mengobservasi bintik Matahari melalui teleskop di tempat terpisah. Badai Matahari Badai Matahari terjadi ketika ada pelepasan seketika energi magnetik yang terbentuk di atmosfer Matahari. . d. aurora di Kutub Utara atau Kutub Selatan. dan terutama sistem telekomunikasi Bumi. Badai Matahari yang pertama kali tercatat dalam pustaka astronomi adalah pada tanggal 1 September 1859. dan partikel menyerupai ekor panjang pada komet yang selalu menjauhi Matahari akibat hembusan angin surya. Angin Matahari dapat membahayakan kehidupan di Bumi bila tidak terdapat medan magnet Bumi yang melindungi dari radiasi. Angin Matahari yang umum terjadi memiliki kecepatan 750 km/s dan berasal dari lubang korona di atmosfer Matahari. Kecepatan angin surya terbagi dua. Plasma Matahari yang meningkat suhunya hingga jutaan Kelvin beserta partikel-partikel lainnya berakselerasi mendekati kecepatan cahaya. Total energi yang dilepaskan setara dengan jutaan bom hidrogen berukuran 100 megaton. Badai Matahari memberikan risiko radiasi yang sangat besar terhadap satelit. Badai Matahari seringkali terjadi bersamaan dengan luapan massa korona. astronot. Dua peneliti. yaitu angin cepat yang mencapai 400 km/s dan angin cepat yang mencapai lebih dari 500 km/s. Kecepatan ini juga bertambah secara eksponensial seiring jaraknya dari Matahari. ukuran dan bentuk medan magnet Bumi juga ditentukan oleh kekuatan dan kecepatan angin surya yang melintas. pesawat ulang alik. Richard C. badai Matahari lebih sering terjadi.proses pergerakannya keluar medan gravitasi Matahari pada kecepatan yang begitu tinggi belum dimengerti secara sempurna.

elektron. gelombang tampak. kalium. 6.5 MeV) x 2 He3 + H3 --> H4 + 2H1 + 12. dan bahan sisa seperti oksigen. Menurut seorang ahli fisika Jerman. nikel 1%. magnesium. Hans Bethe. Reaksi fusi itu adalah sebagai berikut : a. dan positron. gelombang sinar ultraungu. Gas sub-atomik akan memancarkan energi panas yang di sebut plasma. gelombang sinar infra merah. Pada saat Matahari mengalami plage dan flare. Energi Matahari dipancarkan ke bumi dalam berbagai macam gelombang elektromagnetis.42 MeV) x 2 (H1 + H2 --> H3 + γ + 5. neutron. nitrogen. Kejadian ini disebut Carrington Event dan menyebabkan lumpuhnya jaringan telegraf transatlantik antara Amerika dan Eropa. silikon.8 MeV . besi. Reaksi fusi yang terjadi adalah penggabungan 4 inti Hidrogen menjadi inti Helium.mengamati badai Matahari yang terlihat sebagai cahaya putih besar di sekeliling Matahari. sedangkan sinar infar merah terasa sebagai panas. mulai dari gelombang radio. Unsur kimia itu akan bercampur menjadi satu dalam bentuk gas sub-atomik yang terdiri dari inti atom. Reaksi nuklir fusi atau reaksi penggabungan inti ringan menjadi inti yang lebih berat. Secara visual. proton. yang dapat ditangkap oleh indera mata adalah sinar tampak. natrium. Persamaan reaksinya adalah : (H1 + H1 --> H2 + ß+ + v+ 0. karbon. dan gelombang sinar-X. Sebagian unsur kimia tersebut adalah gas hidrogen 80%. gas helium 19%. maka pada sistem Matahari diperkirakan terjadi suatu rekasi termonuklir yang dahsyat. energi Matahari yang sangat panas disebabkan karena terjadi beberapa reaksi fusi. sulfur. Reaksi-reaksi yang Terjadi pada Matahari Para ahli astronom dan astrofisika memperkirakan bahwa segala unsur yang ada di bumi juga banyak terdapat di Matahari.

b.Ketiga reaksi tersebut dijumlahkan dan menghasilkan persamaan reaksi : 4H1 --> He4 + 2β+ + 2γ + 2V + 24. Temperatur yang tinggi ini adalah sebab reaksi seperti ini disebut sebagai reaksi termonuklir. tetapi masalah timbul karena temperatur Matahari didapati masih terlalu kecil untuk mengatasi penghalang gaya Coulomb. Setelah berkembangnya mekanika kuantum. ditemukan bahwa efek terowongan dalam fungsi gelombang proton-proton tersebut memungkinkan reaksi fusi terjadi pada temperatur yang lebih rendah.64 MeV. Umumnya fusi proton-proton hanya dapat terjadi pada temperatur yang sangat tinggi untuk membuat proton-proton memiliki cukup energi kinetik dalam mengatasi tolakan Coulomb. Setiap . Teori bahwa reaksi proton-proton adalah dasar bagi Matahari dan bintang-bintang lain bersinar diajukan oleh Arthur Eddington pada 1920-an. Reaksi fusi rantai proton-proton.

Karena lambatnya reaksi ini maka Matahari masih bersinar. Partikel sub-atomik yang dikirim oleh Matahari bertambah banyak pada saat submatahari bersinar terang. Pada saat sinar kosmis primer memasuki atmosfer bumi. elektron. Matahari relatif lebih dingin bila dibandingkan dengan bintang lain. Partikel sub-atomik ini sering di sebut dengan sinar kosmis primer. proton. Energi yang dibawa oleh sinar kosmis primer berorde antar 1010 ~ 1017 elektron volts. Matahari sudah sejak lama menghabiskan hidrogennya. sinar itu akan berinteraksi dengan inti dan elektron yang ada di atmosfer sehingga menghasilkan sinar kosmis sekunder. yaitu . Reaksi rantai karbon-nitrogen dipakai sebagai dasar sumber energi yang terjadi pada bintang-bintang yang jauh lebih panas dari Matahari. jika lebih cepat. dan foton yang energinya lebih rendah dari energi sinar kosmis primer. Sinar kosmis sekunder terdiri dari meson. Sinar kosmis sekunder akan menghasilkan radionuklida. c. Oleh karena itu. Reaksi rantai karbon nitrogen dengan persamaan reaksi sebagai berikut : C12 + H1 --> N13 + γ N13 --> C13 + β+ + v He1 + H1 --> H2 + β+ + v C13 + H1 --> N14 + γ N14 + H1 --> O15 + γ O15 --> N15 + β+ + v N15 + H1 --> C12 + He4 Reaksi nuklir rantai karbon-nitrogen di atas menghasilkan energi yang jauh lebih panas daripada reaksi rantai proton-proton maupun reaksi fusi hidrogen dan helium.rangkaian reaksi pp memakan waktu rata-rata 109 tahun pada kondisi suhu inti Matahari. memiliki persamaan reaksi : Be7 + H1 --> B8 + γ B8 --> Be8 + β+ + v Be8 + He4 --> He4 d. Reaksi inti gas helium.

zarah radioaktif yang kemudian jatuh ke bumi bersama tiupan angin.680. bayangan bulan mampu melindungi cahaya matahari sepenuhnya karena bulan yang berjarak rata-rata jarak 384. menghasilkan suatu lapisan yang bermuatan listrik.000 kilometer. sinar kosmis juga mengionisasikan gas-gas yang ada di lapisan atmosfer tinggi. sehingga membantu komunikasi lewat radio. 7. Selain memicu terjadinya reaksi inti pada atmosfer bumi. Walaupun bulan lebih kecil. Proses terjadinya gerhana matahari dapat ditunjukkan oleh gambar berikut: . Gerhana Matahari Gerhana matahari terjadi ketika posisi bulan terletak di antara bumi dan matahari sehingga menutup sebagian atau seluruh cahaya matahari.400 kilometer dari bumi lebih dekat dibandingkan matahari yang mempunyai jarak rata-rata 149. Lapisan tersebut dikenal dengan ionosfir. hujan. ataupun salju. Lapisan ionosfir berfungsi sebagai lapisan pelindung bumi terhadap radiasi sinar kosmis yang membahayakan manusia dan sebagai pemantul gelombang radio yang dipancarkan dari bumi.

b. c. Gerhana jenis ini terjadi bila ukuran piringan bulan lebih kecil dari piringan matahari. piringan bulan sama besar atau lebih besar dari piringan matahari. Gerhana Matahari total Sebuah gerhana matahari dikatakan sebagai gerhana total apabila saat puncak gerhana. a. gerhana matahari sebagian dan gerhana matahari cincin. Saat itu. selalu ada bagian dari piringan matahari yang tidak tertutup oleh piringan bulan. Gerhana Matahari Cincin Gerhana cincin terjadi apabila piringan bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan matahari. Sehingga ketika . Pada gerhana ini. piringan matahari ditutup sepenuhnya oleh piringan bulan.Gerhana matahari dapat dibagi menjadi tiga jenis yaitu: gerhana matahari total. Gerhana Matahari Sebagian Gerhana sebagian terjadi apabila piringan bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan matahari.

Yang pada akhirnya akan menyebabkan mata mengalami buta sementara atau bahkan buta “abadi” (maksudnya tidak bisa disembuhkan). . tidak seluruh piringan matahari akan tertutup oleh piringan bulan. Ketika gerhana matahari.sinar cahaya UV dengan panjang gelombang sekitar 380 nm akan langsung ditransmisikan ke retina (bagian belakang organ mata yang sensitif). Cahaya matahari (khusus komponen UV) menjadi pemicu serangkaian reaksi kimia pada sel-sel mata yang mana akan merusak kemampuan sel tersebut merespons objek visual. Dan dalam intensitas yang besar dan lama.piringan bulan berada di depan piringan matahari. akan menyebabkan kerusakan parah pada sel mata. cahaya radiasi UV merupakan penyebab terjadinya reaksi kimia yang mempercepat penuaan lapisan mata yang akan membuat katarak atau dalam kondisi menatap langsung gerhana matahari dapat menyebabkan “retina terpanggang”. orang dilarang melihat ke arah matahari dengan mata telanjang karena hal ini dapat merusakkan mata secara permanen dan mengakibatkan kebutaan. Besarnya intensitas sinar UV yang menempus ke retina menyebabkan kerusakan pada sel batang (rod cell) dan kerucut (cone cell) pada mata. berada di sekeliling piringan bulan dan terlihat seperti cincin yang bercahaya. Dan berdasarkan fisiologi struktur mata. Pada organ mata. Bagian piringan matahari yang tidak tertutup oleh piringan bulan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful