ABSTRAK xxx. 2008.

Pengintegrasian Permainan Pengantar Sebagai Langkah Strategis Dalam Meningkatkan Kemauan dan Hasil Belajar Bola Basket Siswa Kelas VII Semester Ganjil di SMP Negeri 1 Xxx. Kata kunci : Pengintegrasian, Permainan pengantar, Kemauan belajar. Salah satu kegiatan guru dalam proses pembelajaran adalah memilih dan menetapkan model pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik bahan ajar, tujuan yang akan dicapai, dan karakteristik siswa yang belajar. Oleh karena itu, kemampuan guru dalam memilih dan menetapkan model pembelajaran akan berpengaruh terhadap proses pembelajaran itu sendiri. Dengan menggunakan model pembelajaran yang bervariasi siswa akan lebih mudah menerima dan dapat berkonsentrasi sepenuhnya pada suatu keterampilan yang diajarkan, selain juga dapat mengurangi rasa bosan. Model pengintegrasian permainan pengantar dipilih sebagai alternatif pembelajaran permainan bola basket, karena mampu meningkatkan kemauan belajar bola basket siswa. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka perlu dilakukan penelitian dengan tujuan untuk: 1) Mengetahui apakah pengintegrasian permainan pengantar pada pembelajaran permainan bola basket dapat meningkatkan penguasaan teknik dasar permainan bola basket siswa kelas VII SMP Negeri 1 Xxx, dan 2) Mengetahui apakah pengintegrasian permainan pengantar pada pembelajaran permainan bola basket dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 1 Xxx. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan cara melakukan pengintegrasian permainan pengantar ke dalam pembelajaran permainan bola basket. Penelitian ini dilakukan dengan cara treatment (memberikan perlakuan yang berbeda), dengan subyek penelitiannya adalah siswa SMP Negeri 1 Xxx sebanyak 35 siswa, yang terdiri dari: 13 siswa laki-laki dan 22 siswa perempuan. Program latihan dilakukan pada jam pelajaran (sebanyak 10 X 40) menit atau 5 kali tatap muka jam pelajaran kelas). Teknik penilaian yang dilakukan berpatokan pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Dengan aspek yang dinilai antara lain: (1) Aspek kognitif meliputi unsur: pengetahuan, penerapan dan pemberian tugas; (2) Aspek afektif meliputi unsur: perilaku, kerjasama, dan sportivitas; dan (3) Aspek psikomotor meliputi unsur: penilaian proses dan produk. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa pengintegrasian permainan pengantar dalam pembelajaran permainan bola basket dapat memajukan aspek-aspek perkembangan seperti: aspek motorik, kreativitas, kecakapankecapakan fungsi sosial, kognitif, perkembangan motivasional dan emosional. Sehingga dari hasil penelitian tersebut dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut: 1) Pengintegrasian permainan pengantar pada pembelajaran permainan bola basket dapat meningkatkan penguasaan teknik dasar permainan bola basket siswa kelas VII, hal ini ditandai dengan........, dan 2) Pengintegrasian permainan pengantar pada pembelajaran permainan bola basket dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 1 sebesar....%.

BAB I

Hal ini disebabkan karena siswa tidak menyukai bahan ajar tersebut. Tidak hanya menarik tetapi yang utama adalah mampu meningkatkan derajat kebugaran siswa seperti yang tertuang dalam tuntutan kurikulum. Untuk menyikapi permasalahan tersebut Menyikapi permasalahan tersebut. Khususnya kalau sudah masuk pada bahan (materi) pembelajaran yang baru mereka kenal. setelah mereka memasuki jenjang pendidikan di SMP. sekaligus mengemban amanah bahwa tugas seorang guru memberikan pencerahan kepada siswa. Olahraga dan Kesehatan adalah nomor olahraga (permainan) bola basket. alasannya siswa menganggap bahan ajar di permainan bola basket itu sulit. Dan Salah satu satu tuntutannya adalah memiliki kreasi dan daya inovatif seorang guru dalam mengembangkan model-model pembelajaran yang menarik siswa. dan kurang menarik bila dibanding dengan bahan ajar yang ada di nomor olahraga lain. khususnya dalam pembelajaran PJOK persoalan belajar yang sering dijumpai adalah siswa sulit menerima materi yang disampaikan oleh guru. Berdasarkan pengalaman di lapangan. Sehingga permainan bola basket yang semula dianggap sulit menjadi menarik. Olahraga dan Kesehatan. guru harus menguasai beberapa jenis model pembelajaran agar proses belajar mengajar berjalan lancar. pelajaran yang disampaikan menjemukan.PENDAHULUAN A. perlu kecermatan dari guru dalam menentukan dan menerapkan model pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik bahan pelajaran yang akan diberikan (diajarkan) sehingga tercipta proses belajar mengajar yang efektif. Mayoritas siswa menolak dan menghindari materi permainan bola basket. Oleh karena itu semakin baik suatu model pembelajaran yang . Menciptakan model pembelajaran yang menarik bagi siswa tidak mudah. Oleh karena itu. sulit dipahami dan terkesan kurang menarik. Guru tersebut harus memiliki beragam kemampuan yang dapat menunjang tugasnya agar tujuan pembelajaran dapat tercapai. Latar Belakang Masalah Ungkapan “Tak kenal maka tak sayang” terbukti dalam pelaksanaan tugas penulis sebagai Guru Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani. Salah satu dari beragam bahan ajar yang kurang diminati siswa dalam pelajaran Pendidikan Jasmani.

maka semakin mudah tujuan pembelajaran dapat tercapai. Adapun pemilihan materi ajar dalam bentuk permainan pengantar ini didasarkan pada keterkaitannya dengan konsep-konsep pembelajaran permainan bola basket yang sedang menjadi bahan kajian yang ada dalam kelas tersebut. serta dapat merangsang peserta didik untuk lebih menyukai permainan ini. Guru sebagai pengajar memiliki peranan penting dalam mengorganisasi dan mengatur lingkungan belajar siswa sebaik-baiknya sehingga tercipta kegiatan belajar yang ideal. kemampuan guru dalam menggunakan model pembelajaran. Sehingga sistem pembelajarannya tetap mengacu pada batasan kajian yang diberikan sesuai SKKD. dan fasilitas yang tersedia. maka rumusan masalah pada penelitian . besarnya kelompok yang akan diajar. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang di atas. kemampuan siswa. maka perlu dilakukan penelitian dengan judul “ Pengintegrasian Permainan Pengantar Sebagai Langkah Strategis dalam Meningkatkan Kemauan Belajar Bola Basket Siswa Kelas VII Semester Ganjil di SMP Negeri 1 Xxx” Penelitian ini diharapkan dapat membentuk suasana yang lebih santai dan menarik dalam pembelajaran bola basket. B. makin efektif digunakan pencapaian tujuan yang telah ditetapkan.dipergunakan. Oleh karena itu mewujudkannya Berdasarkan latar belakang tersebut. Penggunaan model pembelajaran yang efektif akan sangat membantu dalam proses pembelajaran. Suatu model pembelajaran dalam proses pembelajaran memiliki hubungan yang erat dengan tujuan proses tersebut. guru dituntut merancang model pembelajaran yang lebih tepat serta penerapan bahan ajar yang variatif. dalam memberikan pelajaran. Model pembelajaran efektif yang digunakan dalam proses pembelajaran bergantung pada bermacam-macam faktor antara lain: tujuan yang akan dicapai. Dalam memilih suatu model pembelajaran untuk meningkatkan prosentase ketuntasan hasil belajar siswa tersebut. waktu. dan dari kenyataan tersebut Salah satu upaya yang perlu dilakukan upaya untuk menumbuhkan minat dan menarik simpati siswa untuk mencintai bahan ajar permainan bola basket adalah dengan mengintegrasikan bentuk permainan tersebut dengan permainan pengantar.

maka tujuan penelitian ini adalah: 1. c. Memberikan gambaran kepada peserta didik. cq Dinas Pendidikan dalam rangka peningkatan mutu pendidikan. Tujuan Penelitian Berdasarkan rumusan masalah diatas. Untuk mengetahui apakah Pengintegrasian permainan pengantar pada pembelajaran permainan bola basket dapat memberikan dampak positif terhadap pemahaman teknik dasar permainan basket siswa kelas VII SMP Negeri 1 Xxx. b. D. Manfaat Penelitian Adapun manfaat yang diharapkan dari kegiatan penelitian ini adalah : a. Diharapkan dapat dijadikan masukan bagi instansi pemerintah. tentang bentuk pengintegrasian permainan pengantar ke permainan bola basket sebagai langkah alternatif untuk merangsang peserta didik agar menyukai permainan bola basket. dan . Sebagai bahan pertimbangan atau masukan penulis dalam penyusunan strategi (penerapan. bahwa permainan bola basket bisa dipraktikkan dengan mudah dan sederhana. Apakah Pengintegrasian permainan pengantar pada pembelajaran permainan bola basket dapat memberikan dampak positif terhadap pemahaman meningkatkan hasil belajar teknik dasar permainan basket siswa kelas VII SMP Negeri 1 Xxx ? C. Memberikan gambaran yang jelas.ini adalah: 1. Untuk mengetahui apakah Pengintegrasian permainan pengantar pada pembelajaran pembelajaran permainan bola basket dapat meningkatkan penguasaan teknik dasar permainan basket siswa kelas VII SMP Negeri 1 Xxx. d. metode. 2. model dan langkah-langkah) pembelajaran PJOK selanjutnya. Apakah Pengintegrasian permainan pengantar pada pembelajaran permainan bola basket dapat meningkatkan penguasaan teknik dasar permainan basket siswa kelas VII SMP Negeri 1 Xxx ? 2.

4. Olahraga dan Kesehatan untuk memilih model pembelajaran yang efektif dalam proses pembelajaran keterampilan cabang olahraga. f. Ingin memberikan masukan yang berarti kepada lembaga khususnya Departemen Pendidikan Nasional. Ruang Lingkup Penelitian Penelitian ini terbatas pada penggunaan pembelajaran Penjasorkes dengan menggunakan bentuk pengintegrasian permainan pengantar terhadap penguasaan teknik dasar salah satu permainan. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari dua komponen antara . Hal-hal yang ingin ditingkatkan melalui permainan pengantar bola basket adalah unsur kognitif berupa pengetahuan. Ingin memberikan sumbangan pemikiran dalam rangka meningkatkan kemampuan guru Pendidikan Jasmani. h. Ingin mengetahui dan sekaligus sebagai bahan masukan bagi para guru Pendidikan Jasmani. sportifitas. dan perilaku siswa (penilaian afektif). yaitu permainan bolabasket. Teknik dasar yang dikembangkan dalam penelitian ini adalah teknik dasar permainan bolabasket. g. Bentuk latihan yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah permainan pengantar. 2. tentang model pembelajaran yang bervariasi dan menyenangkan para siswa yang diharapkan dapat mewujudkan tujuan pendidikan nasional. olahraga dan kesehatan. serta penguasaan teknik dasar bermain bolabasket (penilaian psikomotor). khususnya keterampilan bermain bolabasket. 3. Semoga dapat memberikan sumbang saran yang positif bagi para guru-guru PJOK di lapangan. antara lain: teknik melempar dan menangkap bola.e. Olahraga dan Kesehatan dalam meningkatkan keterampilan teknik dasar suatu cabang olahraga dan menumbuhkan semangat serta gairah siswa dalam mengikuti pembelajaran pendidikan jasmani. menggiring bola. dan menembak ke ring basket. E. peningkatan kerjasama. Dengan ruang lingkup penelitian ini antara lain sebagai berikut : 1.

 Pembelajaran bola basket : proses/kegiatan belajar mengajar materi pendidikan jasmani. penerapan saat praktik berlangsung dan pemberian tugas b. olahraga dan kesehatan sub aspek Permainan dan Olahraga. Penilaian afektif menggunakan penilaian pengamatan selama siswa melakukan kegiatan olahraga. c. Penilaian kognitif menggunakan penilaian berupa pengetahuan.lain : a. menggiring bola basket dan menembak bolabasket ke ring basket.  Meningkatkan kemauan belajar : adanya motivasi yang timbul dari diri seseorang karena dorongan atau keinginan yang kuat setelah mendapat rangsangan (stimulus) dari orang lain dengan beragam cara.  Langkah strategis : taktik atau metode pembelajaran yang diterapkan oleh seorang guru atau pelatih untuk diujicobakan kepada peserta didik dalam bentuk-bentuk tertentu. Aspek-aspek yang dinilai antara lain unsur perilaku. Butir-butir tes terdiri dari: tes melempar dan menangkap bolabasket. Batasan Istilah  Pengintegrasian : Upaya memasukkan satu komponen tertentu pada komponen yang lain. BAB II KAJIAN PUSTAKA . Penilaian psikomotor menggunakan penilaian proses dan produk. sehingga khasanah penerapan bahan ajar yang semula dianggap susah menjadi lebih sederhana dan mudah diterapkan. kerjasama dan sportivitas. E.  Permainan pengantar : bahan ajar yang penekanan materinya ada pada model atau bentuk-bentuk pembelajaran yang sederhana dan menggembirakan dengan media bola basket sehingga menarik bagi peserta didik menuju ke permainan yang sebenarnya.

atau pembelajaran ialah kurikulum dalam kenyataan implementasinya. Secara singkat hubungan keduanya dapat di jabarkan sebagai berikut: pembelajaran merupakan wujud dari pelaksanaan (implementasi) kurikulum.A. . Hakekat Pembelajaran 1) Pengertian Pembelajaran Membicarakan tentang pembelajaran tidak bisa dilepaskan dari istilah kurikulum dan pengertiannya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.