P. 1
PERGAULAN BEBAS

PERGAULAN BEBAS

|Views: 779|Likes:
Pergaulan remaja saat ini mengarah kemana?
hubungan pertemanan yang intens sangat berpengaruh dalam sikap remaja tersebut
Pergaulan remaja saat ini mengarah kemana?
hubungan pertemanan yang intens sangat berpengaruh dalam sikap remaja tersebut

More info:

Published by: badai-pasti-berlalu-6675 on Apr 20, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/10/2014

pdf

text

original

Mujib Ridwan

PERGAULAN BEBAS
VS

PERGAULAN ISLAMI

Mujib Ridwan

2010

KATA PENGANTAR Puji syukur kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehimgga penulis dapat menyelesaikan buku ini dengan baik. Penulisan buku ini untuk khalayak umum agar menjadi pedoman apabila ada yang ingin mempelajari tentang PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI. Dalam menyelesaikan penulisan buku ini, penulis telah banyak mendapatkan dukungan dari teman-teman yang telah memberi masukan dan semangat kepada penulis sehingga pada kesempatan kali ini penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Penulis menyadari bahwa penulisan buku ini banyak kekurangan, maka dari itu penulis mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca agar penulisan buku ini dan buku-buku selanjutnya lebih sempurna. Akhirnya penulis mengharapkan semoga penulisan buku ini dapat nermanfaat bagi para pembaca dan semua pihak yang membutuhkannya Akhir kata penulis mengucapkan banyak terima kasih.

Yogyakarta, 20 Desember 2010

Penulis

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

DAFTAR ISI

Kata Pengantar …………………………………………………………………………2 Daftar isi ………………………………………………………………………………..3 BAB I. PENDAHULUAN …………………………………………………………….4 BAB II. KONSEP PERGAULAN ……………………………………………………9 A. PERGAULAN DALAM KEHIDUPAN ………………………………………13 B. PROBLEMATIKA PERGAULAN REMAJA ………………………………..16 C. PERILAKU KONSUMTIF REMAJA ………………………………………..22 D. MENDIDIK DENGAN BIJAK MEREKA YANG MEMBERONTAK ……..25 BAB III. PENYIMPANGAN ………………………………………………………..30 A. ARTI DEFINISI / PENGERTIAN PENYIMPANGAN SOSIAL (SOCIAL DEVIATION) …………………………………………………………………30 B. MACAM-MACAM / JENIS-JENIS PENYIMPANGAN ……………………..31 BAB IV. KENAKALAN REMAJA …………………………………………………37 A. JENIS-JENIS KENAKALAN REMAJA ……………………………………..37 B. PENYEBAB TERJADINYA KENAKALAN REMAJA …………………….38 C. HAL-HAL YANG BISA DILAKUKAN UNTUK MENGATASI KENAKALAN REMAJA …………………………………………………………………….40 BAB V PERGAULAN BEBAS ……………………………………………………..52 A. MACAM-MACAM PERGAULAN BEBAS ………………………………..52 B. HUBUNGAN NARKOBA DAN MIRAS DENGAN KESEHATAN REPODUKSI …………………………………………………………………59 BAB VI PERGAULAN ISLAMI …………………………………………………...61 A. BENTUK PERGAULAN ISLAMI …………………………………………..62 B. CARA PERGAULAN ISLAMI ……………………………………………...69 BAB VII PENUTUP …………………………………………………………………74 DAFTAR PUSTAKA ………………………………………………………………..76

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

BAB I PENDAHULUAN

Pergaulan adalah bagian yang tak bisa terpisahkan dari kehidupan kita manusia, kususnya bagi anak-anak kita yang sedang memasuki masa remaja Kita semua perlu menyadari bahwa ungkapan tidak seorangpun seperti sebuah pulau yang sanggup hidup sendiri tanpa kawan dan sahabat itu memang benar, karena kita adalah makhuk yang harus hidup bersosial. Namun Sekalipun Lagu yang berjudul No man is an Island ini telah banyak digemari oleh orang-orang muda bahkan telah dijadikan Ringtones HP milik sebagian orang-orang muda. Namun bila kita simak baik baik bagian akhir dari penggalan syair ini yang berbunyi Each man as my brother, Each man as my friend, tidaklah cocok dengan prinsip-prinsip pergaulan orang muda Kristen. Untuk memastikan apakah anak-anak muda telah memiliki pergaulan yang sesuai dengan standart kekristenan mari kita simak prinsip- prinsip pergaulan berikut ini: 1. Dalam bergaul, Remaja harus memiliki daftar orang- orang tertentu yang sebaiknya dijauhi. Maksudnya adalah Remaja tidak boleh bebas bergaul dengan siapa saja. Sama seperti orang tua dan siapa saja kita manusia juga tidak boleh bergaul bebas dengan siapa saja. Didalam bergaul kita harus selektif dalam memilih siapa yang layak menjadi sahabat dan siapa yang selayaknya kita jahui. Lalu seperti apakah panduan dalam memilih kawan yang selektif itu? Inilah daftar orang-orang yang sebaiknya remaja jahui dalam pergaulan. a. Sahabat/ teman yang berusaha menjerumuskan kita kedalam pelanggaran hukum Tuhan dan hukum manusia. Misalnya saja teman yang coba menjerumuskan kita untuk Berbohong, mencontek, mencuri, berkelai, memusui sesama, meminum minuman keras, merokok, menggunakan Narkotika. Teman yang seperti ini perlu kita jahui. Karena hanya akan merugikan dan merusak serta

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

menghancurkan masa depan remaja. b. Sahabat/teman yang Melecehkan dan merendahkan kita: Mungkin kita pernah bertemu dengan seorang teman yang sukanya terus terusan merendahkan kita, kata-kata ejekan yang diucapkannya senganja untuk merendahkan kita, ada juga teman yang gantinya memberi semangat dukungan tetapi malah sering, menjatuhkan semangat dan meragaukan kemampuan kita. Bila remaja bergaul dengan teman seperti ini bukan membawa kepada peningkatan diri, dan membangun diri kearah kedewasaan. Untuk itu sikap yang harus dimiliki oleh remaja sebaiknya menolak pergaulan dengan teman semacam inic. Teman yang memanfaatkan kita. Teman seperti ini adalah teman yang menjadikan kita bagaikan sapi perah yang siap untuk dihisap dan dimanfaatkan. Mereka menjadikan kita sebagai pesuruh, kita selalu dipaksa membayar makanan baginya, mengerjakan PRnya. Wah Capek kan? Tanpa saling bergantian untuk saling menolong, membantu, memperbaiki bukanlah persahabatan yang wajar.Apa yang seharusnya dilakukan oleh orangtua? Orang tua harus menolong anak remajanya untuk merasakan terpenuhinya kebutuhan dikasihi, dihargai, dihormati, dipercayai sejak anak anak masih kecil. Dan selanjutnya saat anak mengijak remaja orang tua bisa menolong remaja untuk memiliki daftar criteria teman yang layak dijadikan sahabat yang bisa menolong remaja bertumbuh sehat dan wajar melaui pergaulan yang baik. Sehingga kemanapun anak remaja pergi bisa memilih teman dengan criteria yang tepat. 2. Prinsip yang kedua, Berpacaran Tidak boleh tetapi Bergaul dengan yang tak seiman boleh, asal mereka bukanlah daftar teman yang harus dijahui. Sekalipun beda agama remaja sebaiknya diijinkan bergaul dengan mereka. Hal ini sangat penting sebagai sesame ciptaan Tuhan bisa menjalin relasi yang kuat dan saling mengisi dan dapat memper indah dan memperkaya kehidupan masing masing. Kalau remaja tidak mempunyai pergaulan yang cukup luas, maka dikawatirkan cara pandangnya akan sangat terbatas, dan juga toleransi terhadap sesame manusia akan menjadi sangat lemah. Hal ini kelak akan bisa menyebabkan cara pengambilan keputusanya menjadi sangat sederhana. Pergaulan yang baik

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

bisa dijadikan oleh remaja Kristen sebagai tempat untuk bersaksi, bagaimana seorang Kristen hidup ditengah-tengah masyarakat. Apa yang seharus dilakukan oleh orangtua? Sebelum anak menginjak remaja dan bergaul dengan teman-teman yang memiliki berbagai latar belakang agama, seyogyanya orang tua sudah terlebih dahulu menanamkan prinsip-prinsip kebenaran yang jelas dan kokoh kepada anak, sehingga saat iman diuji dalam pergaulan remaja mereka dengan pertolongan Tuhan akan seperti Daniel dan kawan-kawannya saat di Babelonia. 3. Remaja sebaiknya Boleh menjalin persahabatan dengan lawan jenis, Tetapi sebaiknya tidak untuk pacaran hingga memasuki usia Pemuda. Usia remaja sebaiknya adalah usia membangun hubungan seluas luasnya dengaan sesama jenis dan dengan lain jenis tanpa harus diikat dengan ikatan khusus yaitu hubungan romantis. Ada banyak kekayaan dan manfaat diperoleh remaja dari pergaulan kelompok sejenis maupun antar jenis kelamin ini. Anda masih ingat saat remaja dulu bahwa hubungan-hubungan sederhana dengan seorang kawan adalah penting dan itu bagian dari struktur pertumbuhan yang harus dijalani tiap tiap remaja. Hubungan sederhana itu melatih atau merintis jalan kepada hubungan kompleks diusia dewasa kelak. Bagi remaja Sekedar berbicara saja dengan lawan jenis itu sangat berarti, bagi pertumbuhan mereka, oleh karena berkomunikasi yang dengan santun yang dilakukan sejak usia sangat muda akan sangat membantu dimasa transisi atau peralihan yang lebih normal dikemudian hari. Karena dijaman yang penuh dengan alat komunikasi yang serba canggih ini ternyata kita bisa banyak temukan baik dirumah tangga atau di tengah-tengah masyarakat, ada orang-orang yang tidak sanggup mengkomunikasikan keinginanya dengan santun dan baik. Mereka berunjuk rasa tetapi dengan cara yang anarkis, merusak, menyakiti, menghancurkan dan dipenuhi dengan dendam dan amarah. Hal ini adalah tanda

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

dari gagalnya pembinaan komunikasi yang santun itu sejak dirumah dan disaat mereka usia remaja. Jadi sangatlah penting pergaulan yang sehat itu dilatih dan dimiliki oleh anak remaja kita. Namun bila semasih remaja anak langsung membina hubungan special, exclusive dengan seorang lawan jenis, sesungguhnya mereka akan langsung kehilangan manfaat dari pergaulan yang aman, penuh keceriaan. Banyak orang salah langkah bahkan juga salah pilih teman hidup atau bahkan terpaksa hidup membujang seumur hidup oleh karena gagal membina friendship diusia remaja. Apa peran dan fungsi yang seharusnya dilakukan oleh orang tua. Tiga peran dan fungsi orang tua: a. Pengasuh, berarti orang tua memberikan gizi, baik gizi jasmaniah atau pun gizi batiniah dan rohani kepada anak, sehingga anak bisa bertumbuh besar menjadi orang yang stabil dan cukup sehat. b. Pengarah dan pendamping, artinya pada masa ini orang tua akan menjadi konselor bagu anak, memberikan arahan-arahan dan secara aktif orang tua memantau perkembangan anak. c. Penasihat atau konsultan, secara pasif orang tua memberikan masukan kepada anak. Peran ini dilakukan oleh orang tua saat anak sudah dewasa, biarkan anak yang datang mencari kita, barulah kita memberikan masukan tatkala mereka datang kepada kita. Dan janganlah perlakukan anak yang kini sudah dewasa seperti anak kecil lagi.4. Prinsip yang keempat: Ada Tempat-tempat dan Aktifitasaktifitas yang tidak selayaknya dilakukan dan kunjungi oleh Remaja. Ada tempat dan Aktifitas tertentu yang memang tidak boleh remaja kunjungi dan lakukan karena bila dilanggar akan berdampak pada buruk kepada remaja dan masa depan mereka. Misalnya saja dilarang bermain judi, nonton film porno, melihat gambar-

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

gambar porno, atau membuka situs-situs porno, merokok, minum minuman keras, mengkonsumsi narkoba, walaupun hanya sekedar mengantar seorang teman ketempat seperti itu dan meskipun hanya teman-temannya yang melakukan. Ada remaja yang berfikir kita tidak akan terjatuh dengan hanya melihat sekali saja. Pendapat seperti itu adalah sangat berbahaya, karena setan sedang bekerja keras untuk menjatuhkan seriap orang muda. Apalagi bila aktifitas seperti itu dilakukan berulang ulang bisa saja satu kali kelak kita akan tergoda dan jatuh dalam tindakan yang salah dan berdosa. Apa yang harus dilakukan oleh orang tua: Sebelum anak menginjak usia Remaja informasi tentang tempat dan aktifitas-aktifitas yang tidak tepat dikunjungi anak remaja sudah harus diberitahukan dengan jelas kepada Anak, Janganlah larangan itu baru keluar setelah anak terlanjur pergi dan melakukan aktifitas yang anak tidak layak pergi dan lakukan.

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

BAB II KONSEP PERGAULAN

Gaul, campur, kenal: kata “gaul” verba intransitifnya adalah bergaul bererti hidup berteman dalam masyarakat; berkawan akrab. Saya sudah dua tahun bergaul dengan orang itu. Perkataan campur yaitu, bercampur berarti berkumpulnya orang-orang menjadi satu seperti: Tua muda, besar kecil, laki-laki wanita bercampur menjadi satu dalam pesta itu. Kenal berarti mengerti dan pernah mengetahui seseorang. Sudah berapa lama kamu mengenal dia?.

pubby.student.umm.ac.id

Sebenarnya dalam Islam tidak ada istilah "pergaulan bebas", sebab secara fitrah manusia memiliki keharusan untuk bergaul dalam interaksi sosial yang merupakan sunah sosial dan kehidupan itu sendiri. Namun setelah masuknya budaya asing kedalam pergaulan masyarakat muslim yang dibentuk oleh kecenderungan material semata-mata dan falsafah hidup yang lahir dari bumi dan hawa nafsu, maka Islam menamakannya sebagai pergaulan bebas, bebas dari tuntunan wahyu, moral dan fitrah.

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

Jika kita berbicara masalah pergaulan pada era globalisasi saat ini memang sangat rumit. Dalam arti yang lain, kita hidup dengan manusia yang mempunyai prinsip dan pandangan hidup yang berbeda, bahkan masyarakat di kota-kota besar dapat dikatakan memiliki kecenderungan hidup bebas. Terkadang dengan kondisi seperti itu, kita menghadapi sebuah dilema bagaimana menempatkan diri dalam dunia pergaulan agar kita sebagai muslim dapat diterima oleh lingkungan, tetapi keyakinan atau syariat Islam pun tetap terjaga. Sebetulnya, kaedah yang paling tepat dalam pergaulan, khususnya dengan lawan jenis adalah pandai-pandai menempatkan diri dan menjaga hati (bergantung kepada penilaian iman dalam situasi berkenaan). Usahakanlah untuk mengerti situasi bila kita harus serius dan bila harus santai, "think before you act" sangatlah penting. Meskipun demikian, menjaga etika pergaulan seperti menundukkan pandangan adalah sangat dianjurkan (wajib hukumnya, dalam arti kata, tidak melihat dengan syahwat). Namun inti dari ajaran ini adalah bagaimana kita menjaga kebersihan dan kesucian hati. Istilahnya, untuk apa kita menundukkan pandangan atau menghindar dari pertemuan dengan lawan jenis jika hati tidak kita tundukkan? Allah Swt berfirman: 19: ‫ر )غافر‬ ُ ‫درو‬ ُ ‫ص‬ ُّ ‫ف ي ال‬ ِ‫خ ي‬ ْ‫ت ِف‬ ُ ‫ما‬ َ‫رو ا‬ َ‫ن ا‬ ِ‫ي ي‬ ُ ‫ع‬ ْ‫ل ِف‬ ْ‫ة ا اَِف‬ َ‫ن ا‬ َ‫ئ ا‬ ِ‫خا ي‬ َ‫م ا‬ ُ ‫ل‬ َ‫ع ا‬ ْ‫ي ِف‬ َ‫) ا‬ “Dia (Allah) Mengetahui (pandangan) mata yang khianat dan apa yang disembunyikan oleh hati”. QS. 40:19 Semua tergantung pada niat kita. Contohnya, dalam suasana kerja atau organisasi di mana kita dituntut untuk berinteraksi dengan orang banyak, baik laki-laki atau wanita, kita tentu saja diperbolehkan mengadakan kontak dengan lawan jenis (berbeza jantina, lelaki dengan perempuan). Pada prinsipnya, jika

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

maksud kita untuk kebaikan dan batasan-batasan syariat tetap dijaga, semuanya dibolehkan dalam Islam. Islam tidaklah pernah bertujuan untuk mempersulitkan sesuatu, tapi justru mempermudahkan hidup kita. Segala yang disyariatkan sudah barang tentu demi kebaikan umat manusia. Demikian halnya dengan seruan ditetapkannya legalitas (undang-undang kenegaraan misalnya) tidak menutup muka wanita serta penyertaan mereka dalam kehidupan sosial bersama laki-laki (seperti dalam bidang pendidikan, pekerjaan dan sebagainya yang sesuai denga tanggungjawab sosial sebagai wanita) dengan menjaga batasan-batasan syariat adalah seruan kepada hidayah, dan hidayah Allah Swt itu membawa kemudahan bagi manusia. Bukan seperti dua kelompok yang kesulitan memahami seruan hidayah ini: Pertama, kelompok yang mengharamkan terbukanya wajah wanita dan segala bentuk penyertaan wanita dalam pelbagai kondisi, walau ia sangat memerlukan dan diperlukan serta telah menjaga batasan syariat. Barangkali mereka lupa terhadap satu peringatan Nabi saw : “Bahwa mengharamkan yang halal sama seperti menghalalkan yang haram” , HR. Athabarani, keduanya dianggap melampaui batas syariat. Sedang Rasulullah saw. ketika mensunahkan (membenarkan akan syariat) terbukanya wajah wanita dan penyertaan mereka dalam kehidupan sosial (sesuai dengan tanggungjawab sosial mereka), Baginda saw menginginkan kebaikan bagi kaum muslimin, karena hal itu akan mempermudahkan pergaulan mereka dalam kehidupan yang positif dan serius, serta membuka pintu aktiviti soleh untuk wanita, mulai dari menuntut dan mengajarkan ilmu, membantu kerja suami yang lemah, hingga andil dalam kegiatan sosial atau politik yang dapat mendukung perkara positif, konsruktif sekaligus melawan kerusakan, penyimpangan dan lainlain.

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

Kedua, kelompok yang menentang syariat. Dalam pergaulan mereka senantiasa senang berbuat urakan, bercampur bebas tanpa batas dan aturan kesopanan, berpakaian mini dan setengah telanjang, ketat dan jarang. Maka, pergaulan dan perjumpaan seperti ini sering membuat mereka menderita, karena di samping terkena murka Allah Swt, mereka terjerumus ke dalam berbagai penyakit sosial seperti yang dideritai oleh masyarakat Barat. Kedua kelompok tersebut sama-sama bingung dalam menempatkan diri mereka di dalam dunia material yang serba maju ini. Oleh karena itu, sebagai muslim yang merasa dirinya beriman, harus memahami etika pergaulan, penyertaan dan perjumpaan laki-laki dan wanita yang telah ditetapkan Islam dalam kehidupan sosial. Etika sempurna; etika yang dapat melindungi moral serta tidak merusak kehidupan yang baik. Etika yang dapat menumbuh kembangkan kebaikan dan kebajikan, menjauhi kemunkaran dan menjinakkan potensi untuk berbuat buruk, adalah etika luhur yang dapat memperkaya kesihatan psikologi laki-laki dan wanita secara sempurna. Kerana di satu sisi tidak terjadi perlecehan, pelanggaran dan rangsangan seksual terhadap lawan jenis, dan di sisi lain bukanlah sebuah pelarian, tindakan berlebihan, perasaan malu yang bukan pada tempatnya dan alergi terhadap lawan jenis. Jika dalam etika Islam ini ada perhatian yang lebih kepada muslimah -ketimbang muslim-, baik dalam berpakaian, bicara atau gerak-gerik dan lain-lain, hal itu karena wanita lebih banyak menanggung beban dalam merealisasikan kemaslahatan dan kepentingan hidup dalam pergaulan serta bermasyarakat. Sebab jika banyak kemaslahatan dan kepentingan, pertemuan pun menjadi banyak. Sebaliknya jika kepentingan itu sedikit, pertemuan pun menjadi sedikit

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

A. PERGAULAN DALAM KEHIDUPAN Saat ini, banyak anak-anak di kota-kota besar seperti Jakarta sudah merasakan kemewahan yang berlebihan. Segala keinginannya dapat dipenuhi oleh orangtuanya. Kondisi semacam ini sering melupakan unsur-unsur yang berkaitan dengan kedewasaan anak. Pemenuhan kebutuhan materiil selalu tidak disesuaikan dengan kondisi dan usia perkembangan anak. Akibatnya, anak cenderung menjadi sok malas, sombong, dan suka meremehkan orang lain.

www.gayahidupmodernxxx.blogspot.com

Akhir-akhir ini banyak dirasakan beban tuntutan sekolah yang terlampau berat kepada para peserta didik. Siswa tidak hanya belajar di sekolah, tetapi juga dipaksa oleh orangtua untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di sekolah dan mengikuti les tambahan di luar sekolah. Faktor kelelahan, kemampuan fisik dan kemampuan inteligensi yang terbatas pada seorang anak sering tidak diperhitungkan oleh orangtua. Akibatnya, anak-anak menjadi kecapaian dan over acting, dan mengalami pelampiasan kegembiraan yang berlebihan pada saat mereka selesai menghadapi suasana yang menegangkan dan menekan dalam kehidupan di sekolah.

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

Apa Jalan Keluar Kita?

Peranan Lembaga Pendidikan Untuk tidak segera mengadili dan menuduh remaja sebagai sumber segala masalah dalam kehidupan di masyarakat, barangkali baik kalau setiap lembaga pendidikan (keluarga, sekolah, dan masyarakat) mencoba merefleksikan peranan masing-masing. Pertama, lembaga keluarga adalah lembaga pendidikan yang utama dan pertama. Kehidupan kelurga yang kering, terpecah-pecah (broken home), dan tidak harmonis akan menyebabkan anak tidak kerasan tinggal di rumah. Anak tidak mersa aman dan tidak mengalami perkembangan seimbang. emosional Akibatnya, yang anak

mencari bentuk ketentraman di luar keluarga, misalnya gabung
www.syahidavrill.blogspot.com

dalam group gang, kelompok preman dan lain-lain. Banyak keluarga yang tak mau tahu dengan perkembangan anak-anaknya dan menyerahkan seluruh proses pendidikan anak kepada sekolah. Kiranya keliru jika ada pendapat yang

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

mengatakan bahwa tercukupnya kebutuhan-kebutuhan materiil menjadi jaminan berlangsungnya perkembangan kepribadian yang optimal bagi para remaja. Kedua, bagaimana pembinaan moral dalam lembaga keluarga, sekolah, dan masyarakat.

www.ardhiemurcahya.com

Kontras tajam antara ajaran dan teladan nyata dari orang tua, guru di sekolah, dan tokoh-tokoh panutan di masyarakat akan memberikan pengaruh yang besar kepada sikap, perilaku, dan moralitas para remaja. Kurang adanya pembinaan moral yang nyata dan pudarnya keteladanan para orangtua ataupun pendidik di sekolah menjadi faktor kunci dalam proses perkembangan kepribadian remaja. Secara psikologis, kehidupan remaja adalah kehidupan mencari idola. Mereka mendambakan sosok orang yang dapat dijadikan panutan. Segi pembinaan moral menjadi terlupakan pada saat orang tua ataupun pendidik hanya memperhatikan segi intelektual. Pendidikan disekolah terkadang terjerumus pada formalitas pemenuhan kurikulum pendidikan, mengejar bahan ajaran, sehingga melupakan segi pembinaan kepribadian penanaman nilai-nilai pendidikan moral dan pembentukan sikap.

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

ketiga, bagaimana kehidupan sosial ekonomi keluarga dan masyarakat apakah mendukung optimalisasi perkembangan remaja atau tidak.

fikirjernih.blogspot.com

B. PROBLEMATIKA PERGAULAN REMAJA Remaja adalah waktu manusia berumur belasan tahun. Pada masa remaja manusia tidak dapat disebut sudah dewasa tetapi tidak dapat pula disebut anakanak. Masa remaja adalah masa peralihan manusia dari anak-anak menuju dewasa.

ikkrr-alhikmah.blogspot.com

Remaja merupakan masa peralihan antara masa anak dan masa dewasa yang berjalan antara umur 12 tahun sampai 21 tahun.

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

memeichan.blogspot.com

Dari bahasa inggris "teenager" yakni manusia usia 13-19 tahun.Dimana usia tersebut merupakan perkembangan untuk menjadi dewasa untuk itu peran orang tua disini betul betul berperan, karena kalau tidak diarahkan sesuai dengan kaidah agama dan nilai etika yang baik pasti cenderung terjerumus ke hal-hal yang negatif. Oleh karena itu mari para orang tua untuk bisa mendidik dan mengarahkan para anak remaja supaya kehidupan yang akan datang lebih terarah dan punya tujuan untuk menjadi manusia seutuhnya dan kelak bisa untuk contoh yang baik pada keturunanya.

pikkrrcileunyi.blogspot.com

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

Siswa-siswi SLTP/SLTA adalah siswa-siswi yang berada dalam golongan usia remaja, usia mencari identitas dan eksistensi diri dalam

www.facebook.com\

kehidupan di masyarakat. Dalam proses pencarian identitas itu, peran aktif dari ketiga lembaga pendidikan akan banyak membantu melancarkan pencapaian kepribadian yang dewasa bagi para remaja. Ada beberapa hal kunci yang bisa dilakukan oleh lembaga-lembaga pendidikan. Pertama, memberikan kesempatan untuk mengadakan dialog untuk menyiapkan jalan bagi tindakan bersama.

formasi.multiply.com

wedanganpatimura2.wordpress.com

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

Sikap mau berdialog antara orangtua, pendidik di sekolah, dan masyarakat dengan remaja pada umumnya adalah kesempatan yang diinginkan para remaja. Dalam hati sanubari para remaja tersimpan kebutuhan akan nasihat, pengalaman, dan kekuatan atau dorongan dari orang tua. Tetapi sering kerinduan itu menjadi macet bila melihat realitas mereka dalam keluarga, di sekolah ataupun dalam lingkungan masyarakat yang tidak memungkinkan karena antara lain begitu otoriter dan begitu bersikap monologis. Menyadari kekurangan ini, lembagalembaga pendidikan perlu membuka kesempatan untuk mengadakan dialog dengan para remaja, kaum muda dan anak-anak, entah dalam lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat. Kedua, menjalin pergaulan yang tulus. Dewasa ini jumlah orang tua yang bertindak otoriter terhadap anak-anak mereka sudah jauh berkurang. Namun muncul kecenderungan yang sebaliknya, yaitu sikap memanjakan anak secara berlebihan. Banyak orang tua yang tidak berani mengatakan tidak terhadap anak-anak mereka supaya tidak dicap sebagai orangtua yang tidak mempercayai anak-anaknya, untuk tidak dianggap sebagai orangtua kolot, konservatif dan ketinggalan jaman.

www2.searchresultsdirect.com

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

Ketiga, memberikan pendampingan, perhatian dan cinta sejati. Ada begitu banyak orangtua yang mengira bahwa mereka telah mencintai anak-anaknya. Sayang sekali bahwa egoisme mereka sendiri menghalang-halangi kemampuan mereka untuk mencintai anak secara sempurna. “Saya telah memberikan segala-galanya”, itulah keluhan seorang ibu yang merasa kecewa karena anak-anaknya yang ugal-ugalan di sekolah dan di masyarakat. Anak saya anak yang tidak tahu berterima kasih, katanya.

pikkrrcileunyi.blogspot.com

Keempat, porsi pendidikan Bagaimana lembaga pendidikan di sekolah dalam memberikan bobot yang proposional antara perkembangan kognisi, afeksi, dan psikomotor anak. Yang perlu dipahami bahwa setiap individu memerlukan rasa aman dan merasakan dirinya dicintai. Sejak lahir satu kebutuhan pokok yang yang pertamatama dirasakan manusia adalah kebutuhan akan “kasih sayang” yang dalam masa perkembangan selanjutnya di usia remaja, kasih sayang, rasa aman, dan perasaan dicintai sangat dibutuhkan oleh para remaja. Dengan usaha-usaha dan perlakuanperlakuan yang memberikan perhatian, cinta yang tulus, dan sikap mau berdialog, maka para remaja akan mendapatkan rasa aman, serta memiliki keberanian untuk terbuka dalam mengungkapkan pendapatnya.

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

www.teropongku.co.cc

Lewat kondisi dan suasana hidup dalam keluarga, lingkungan sekolah, ataupun lingkungan masyarakat seperti di atas itulah para remaja akan merasa terdampingi dan mengalami perkembangan kepribadian yang optimal dan tidak terkungkung dalam perasaan dan tekanan-tekanan batin yang mencekam. Dengan begitu gaya hidup yang mereka tampilkan benar-benar merupakan proses untuk menemukan identitas diri mereka sendiri yang sebenarnya. Kelima, sarana komunikasi Bagaimana pengaruh tayangan media massa baik media cetak maupun elektronik yang acapkali menonjolkan unsur kekerasan dan diwarnai oleh berbagai kebrutalan.

alformer259.wordpress.com

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

Akibat pengaruh-pengaruh tersebut maka munculah kelompok-kelompok remaja, gang-gang yang berpakaian serem dan bertingkah laku menakutkan yang hampir pasti membuat masyarakat prihatin dan ngeri terhadap tindakan-tindakan mereka. Para remaja tidak dipersatukan oleh suatu identitas yang ideal. Mereka hanya himpunan anak-anak remaja atau pemuda-pemudi, yang malahan memperjuangkan sesuatu yang tidak berharga (hura-hura), kelompok yang hanya mengisi kekosongan emosional tanpa tujuan jelas.

www.tombber.co.cc

C. PERILAKU KONSUMTIF REMAJA Belanja saat ini sudah menjadi kebiasaan. Dahulu orang berbelanja karena barang-barang tersebut memang dibutuhkan sehingga dibeli. Namun saat ini belanja telah berkembang sebagai suatu cerminan gaya hidup dan rekreasi pada masyarakat kelas ekonomi tertentu. Begitupun pada remaja, belanja juga punya makna tersendiri. Bagi produsen, kelompok usia remaja merupakan salah satu pasar yang potensial. Alasannya antara lain karena pola konsumsi seseorang terbentuk pada usia remaja. Di samping itu, remaja biasanya mudah terbujuk oleh rayuan iklan. Faktor lainnya yang membuat remaja berprilaku konsumtif, ia suka ikut-ikutan

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

teman, tidak realistis, dan cenderung boros dalam menggunakan uangnya. Sifatsifat remaja inilah yang dimanfaatkan oleh sebagian produsen untuk memasuki pasar remaja. Sementara itu, kata “konsumtif” diartikan sama dengan kata

“konsumerisme”. Padahal kata yang terakhir ini mengacu pada segala sesuatu yang berhubungan dengan konsumen. Sedangkan konsumtif lebih khusus menjelaskan keinginan untuk mengkonsumsi barang-barang yang sebenarnya kurang diperlukan secara berlebihan untuk mencapai kepuasan yang maksimal. Kata konsumtif biasanya digunakan untuk menunjuk pola perilaku konsumen yang memanfaatkan nilai uang lebih besar dari nilai produksinya untuk barang dan jasa yang bukan menjadi kebutuhan pokok. Misalnya, seseorang memiliki penghasilan 500 ribu rupiah. Ia membelanjakan 400 ribu rupiah dalam waktu tertentu untuk memenuhi kebutuhan pokoknya. Sisa 100 ribu ia belanjakan untuk membeli sepasang sepatu yang sebenarnya tidak ia tidak terlalu membutuhkan. Ia akan semakin konsumtif, bila ia membeli sepatu dengan harga 200 ribu dengan kartu kredit.

www.andhi.student.umm.ac.id

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

Dewasa ini, remaja yang besar dan tumbuh di kota-kota besar sudah menjadikan mall sebagai rumah keduanya. Mengapa demikian? Salah satu alasanya, mereka ingin menunjukkan diri bahwa mereka juga dapat mengikuti mode yang sedang beredar. Padahal mode itu sendiri selalu berubah, sehingga para remaja tidak pernah puas dengan apa yang dimilikinya. Nah, hal tersebutlah yang memunculkan perilaku konsumtif pada remaja. Perilaku konsumtif pada remaja sebenarnya dapat dimengerti. Hal tersebut terjadi mengingat usia remaja sebaga usia peralihan dalam mencari identitas diri. Remaja memiliki sejumlah kecenderungan, seperti ingin diakui eksistensinya oleh lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu, ia berusaha menjadi bagian dari lingkungan itu. Kebutuhan untuk diterima dan menjadi sama dengan orang lain yang sebayanya menyebabkan remaja berusaha untuk mengikuti berbagai atribut yang sedang menjadi trend. Kebanyakan remaja memandang bahwa atribut yang superfisial itu sama penting, bahkan lebih penting bila dibandingkan dengan substansi. Apa yang dikenakan oleh seorang artis yang menjadi idolanya menjadi lebih penting untuk ditiru dibandingkan dengan kerja keras dan usaha yang dilakukan oleh artis idolanya itu untuk meraih kepopulerannya. Peniruan tersebut menjadi masalah ketika kecenderungan yang sebenarnya wajar ini dilakukan secara berlebihan. Kata-kata pepatah ?lebih besar pasak daripada tiang? berlaku di sini. Karena pada akhirnya, remaja menuntut orang tuanya untuk memenuhi kebutuhannya dalam peniruan ini.. Hal ini menyebabkan banyak orang tua yang mengeluh saat anaknya mulai memasuki dunia remaja. Salah satu penyebab timbulnya keluhan orangtua, karena sebagian perilaku remaja menimbulkan masalah ekonomi pada keluarganya.

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

Dengan banyaknya dampak negatif akibat perilaku konsumtif ini, maka Anda dapat mengurangi perilaku ini sedikit demi sedikit. Bila tidak, ia akan terus mengakar di dalam gaya hidup dan akan berlanjut sampai dewasa. Dampak negatif akan lebih besar terjadi apabila pencapaian finansial didapatkan melalui segala macam cara yang tidak sehat. D. MENDIDIK DENGAN BIJAK MEREKA YANG MEMBERONTAK Maka untuk menangani remaja dibutuhkan suatu kearifan, mendidik dengan bijak, bukan memanipulasinya untuk kepentingan sesaat. Remaja pada dasarnya adalah spesies yang sedang mengalami pergeseran dari masa kanakkanak menjadi orang dewasa. Pada masa perubahan itu mereka akan mengalami konflik, pemberontakan, rasa tidak nyaman, tidak pasti, dan mencari petunjuk terhadap apa yang harus dilakukannya; bergeser dari orang tua ke teman, media massa (khususnya radio dan majalah), dan tentu saja melalui iklan. Ketika melihat teman-temannya memiliki otonomi, mereka masih harus kembali meminta restu dari orang tuanya. Rasa tak nyaman ini hendaknya tak diperkeruh.

pikkrrcileunyi.blogspot.com

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

Pergaulan adalah suatu proses interaksi makhluk dengan makhluk lainnya, hubungan seseorang dengan yang lainnya, hubungan manusia dengan manusia, dan lain-lain

masalahpergaulanbebas.blogspot.com

1. Perilaku Bermasalah (problem behavior). Masalah perilaku yang dialami remaja di sekolah dapat dikatakan masih dalam kategori wajar jika tidak merugikan dirinya sendiri dan orang lain. Dampak perilaku bermasalah dalam dan yang dilakukan remaja akan menghambat dirinya proses sosialisasinya dengan remaja lain, dengan guru,

thingpositive.com

dengan masyarakat. Perilaku malu dalam dalam mengikuti berbagai aktvitas yang digelar sekolah misalnya, termasuk dalam kategori perilaku

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

bermasalah yang menyebabkan seorang remaja mengalami kekurangan pengalaman. Jadi problem behaviour akan merugikan secara tidak langsung pada seorang remaja di sekolah akibat perilakunya sendiri. 2. Perilaku menyimpang (behaviour disorder). Perilaku menyimpang pada remaja merupakan perilaku yang kacau yang menyebabkan seorang remaja kelihatan gugup (nervous) dan perilakunya tidak terkontrol (uncontrol). Memang diakui bahwa tidak semua remaja mengalami behaviour disorder. Seorang remaja mengalami hal ini jika ia tidak tenang, unhappiness dan menyebabkan hilangnya konsentrasi diri. Perilaku menyimpang pada remaja akan mengakibatkan munculnya tindakan tidak terkontrol yang mengarah pada tindakan kejahatan. Penyebab behaviour disorder lebih banyak karena persoalan psikologis yang selalu menghantui dirinya.

thingpositive.com

3. Penyesuaian diri yang salah (behaviour maladjustment). Perilaku yang tidak sesuai yang dilakukan remaja biasanya didorong oleh keinginan mencari jalan pintas dalam menyelesaikan sesuatu tanpa mendefinisikan secara cermat akibatnya. Perilaku menyontek, bolos, dan melangar peraturan sekolah merupakan contoh penyesuaian diri yang salah pada remaja di sekolah menegah (SLTP/SLTA).

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

pubby.student.umm.ac.id

4. Perilaku tidak dapat membedakan benar-salah (conduct disorder). Kecenderungan pada sebagian remaja adalah tidak mampu membedakan antara perilaku benar dan salah. Wujud dari conduct disorder adalah munculnya cara pikir dan perilaku yang kacau dan sering menyimpang dari aturan yang berlaku di sekolah. Penyebabnya, karena sejak kecil orangtua tidak bisa membedakan perilaku yang benar dan salah pada anak. Wajarnya, orang tua harus mampu memberikan hukuman (punisment) pada anak saat ia memunculkan perilaku yang salah dan memberikan pujian atau hadiah (reward) saat anak memunculkan perilaku yang baik atau benar. Seorang remaja di sekolah dikategorikan dalam conduct disorder apabila ia memunculkan perikau anti sosial baik secara verbal maupun secara non verbal seperti melawan aturan, tidak sopan terhadap guru, dan mempermainkan temannya . Selain itu, conduct disordser juga dikategorikan pada remaja yang berperilaku oppositional deviant disorder yaitu perilaku oposisi yang ditunjukkan remaja yang menjurus ke unsur permusuhan yang akan merugikan orang lain. 5. Attention Deficit Hyperactivity disorder, yaitu anak yang mengalami defisiensi dalam perhatian dan tidak dapat menerima impul-impuls sehingga gerakan-gerakannya tidak dapat terkontrol dan menjadi

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

hyperactif. Remaja di sekolah yang hyperactif biasanya mengalami kesulitan dalam memusatkan perhatian sehingga tidak dapat menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan kepadanya atau tidak dapat berhasil dalam menyelesaikan tugasnya. Jika diajak berbicara, remaja yang hyperactif tersebut tidak memperhatikan lawan bicaranya. Selain itu, anak hyperactif sangat mudah terpengaruh oleh stimulus yang datang dari luar serta mengalami kesulitan dalam bermain bersama dengan temannya.

www.teropongku.co.cc

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

BAB III PENYIMPANGAN

A. ARTI DEFINISI / PENGERTIAN PENYIMPANGAN SOSIAL (SOCIAL DEVIATION) 1. Menurut Robert M. Z. Lawang penyimpangan perilaku adalah semua tindakan yang menyimpang dari norma yang berlaku dalam sistem sosial dan menimbulkan usaha dari mereka yang berwenang dalam sitem itu untuk memperbaiki perilaku menyimpang. 2. Menurut James W. Van Der Zanden perilaku menyimpang yaitu perilaku yang bagi sebagian orang dianggap sebagai sesuatu yang tercela dan di luar batas toleransi. 3. Menurut Lemert penyimpangan dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu penyimpangan primer dan penyimpangan sekunder. Penyimpangan primer adalah suatu bentuk perilaku menyimpang yang bersifat sementara dan tidak dilakukan terus-menerus sehingga masih dapat ditolerir masyarakat seperti melanggar rambu lalu lintas, buang sampah sembarangan, dll. Sedangkan penyimpangan sekunder yakni perilaku menyimpang yang tidak mendapat toleransi dari masyarakat dan umumnya dilakukan berulang kali seperti merampok, menjambret, memakai narkoba, menjadi pelacur, dan lain-lain.

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

forum.gemscool.com

B. MACAM-MACAM / JENIS-JENIS PENYIMPANGAN 1. Macam-Macam / Jenis-Jenis Penyimpangan Individual (individual deviation) Penyimpangan individual atau personal adalah suatu perilaku pada seseorang dengan melakukan pelanggaran terhadap suatu norma pada kebudayaan yang telah mapan akibat sikap perilaku yang jahat atau terjadinya gangguan jiwa pada seseorang. 2. Tingkatan bentuk penyimpangan seseorang pada norma yang berlaku : 1) Bandel atau tidak patuh dan taat perkataan orang tua untuk perbaikan diri sendiri serta tetap melakukan perbuatan yang tidak disukai orangtua dan mungkin anggota keluarga lainnya.

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

masalahpergaulanbebas.blogspot.com

2) Tidak mengindahkan perkataan orang-orang disekitarnya yang memiliki wewenang seperti guru, kepala sekolah, ketua rt rw, pemuka agama, pemuka adat, dan lain sebagainya. 3) Melakukan pelanggaran terhadap norma yang berlaku di lingkungannya. 4) Melakukan tindak kejahatan atau kerusuhan dengan tidak peduli terhadap peraturan atau norma yang berlaku secara umum dalam lingkungan bermasyarakat sehingga menimbulkan keresahan. ketidakamanan, ketidaknyamanan atau bahkan merugikan, menyakiti, dll.

ninahamzah.wordpress.com

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

3. Macam-macam bentuk penyimpangan individual : 1) Penyalahgunaan Narkoba. 2) Pelacuran. 3) Penyimpangan seksual (homo, lesbian, biseksual, pedofil, sodomi, zina, seks bebas, transeksual). 4) Tindak Kriminal / Kejahatan (perampokan, pencurian, pembunuhan, pengrusakan, pemerkosaan, dan lain sebagainya). 5) Gaya Hidup (wanita bepakaian minimalis di tempat umum, pria beranting, suka berbohong, dsb). 4. Macam-Macam / Jenis-Jenis Penyimpangan Bersama-Sama / Kolektif (group deviation) Penyimpangan Kolektif adalah suatu perilaku yang menyimpang yang dilakukan oleh kelompok orang secara bersama-sama dengan melanggar normanorma yang berlaku dalam masyarakat sehingga menimbulkan keresahan, ketidakamanan, ketidaknyamanan serta tindak kriminalitas lainnya.

masalahpergaulanbebas.blogspot.com

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

Bentuk penyimpangan sosial tersebut dapat dihasilkan dari adanya pergaulan atau pertemanan sekelompok orang yang menimbulkan solidaritas antar anggotanya sehingga mau tidak mau terkadang harus ikut dalam tindak kenakalan atau kejahatan kelompok Bentuk penyimpangan kolektif : 1. Tindak Kenakalan Suatu kelompok yang didonimasi oleh orang-orang yang nakal umumnya suka melakukan sesuatu hal yang dianggap berani dan keren walaupun bagi masyarakat umum tindakan tersebut adalah bodoh, tidak berguna dan mengganggu. Contoh penyimpangan kenakalan bersama yaitu seperti aksi kebutkebutan di jalan, corat-coret tembok orang dan lain sebagainya.

arek-sekolahan.blogspot.com

arek-sekolahan.blogspot.com

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

2. Tawuran / Perkelahian Antar Kelompok Pertemuan antara dua atau lebih kelompok yang sama-sama nakal atau kurang berpendidikan mampu menimbulkan perkelahian di antara mereka di tempat umum sehingga orang lain yang tidak bersalah banyak menjadi korban. Contoh : tawuran anak sma A dengan anak sma B, tawuran penduduk A dan B, dan sebagainya.

radarkarawang.blogspot.com

3. Tindak Kejahatan Berkelompok / Komplotan Kelompok jenis ini suka melakukan tindak kejahatan baik secara sembunyi-sembunyi maupun secara terbuka. Jenis penyimpangan ini bisa bertindak sadis dalam melakukan tindak kejahatannya dengan tidak segan melukai hingga membunuh korbannya. Contoh : Perampok, perompak, bajing loncat, penjajah, grup koruptor, sindikat curanmor dan lain-lain.

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

danijurnalis.wordpress.com

4. Penyimpangan Budaya Penyimpangan kebudayaan adalah suatu bentuk ketidakmampuan seseorang menyerap budaya yang berlaku sehingga bertentangan dengan budaya yang ada di masyarakat. Contoh : merayakan hari-hari besar negara lain di lingkungan tempat tinggal sekitar sendirian, syarat mas kawin yang tinggi, membuat batas atau hijab antara laki-laki dengan wanita pada acara resepsi pernikahan, dsb.

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

BAB IV KENAKALAN REMAJA

Kenakalan remaja meliputi semua perilaku yang menyimpang dari normanorma hukum pidana yang dilakukan oleh remaja. Perilaku tersebut akan merugikan dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya. Para ahli pendidikan sependapat bahwa remaja adalah mereka yang berusia 13-18 tahun. Pada usia tersebut, seseorang sudah melampaui masa kanakkanak, namun masih belum cukup matang untuk dapat dikatakan dewasa. Ia berada pada masa transisi.

ninahamzah.wordpress.com

A. JENIS-JENIS KENAKALAN REMAJA 1. Penyalahgunaan narkoba 2. Seks bebas 3. Tawuran antara pelajar

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

B. PENYEBAB TERJADINYA KENAKALAN REMAJA Perilaku ‘nakal’ remaja bisa disebabkan oleh faktor dari remaja itu sendiri (internal) maupun faktor dari luar (eksternal). 1. Faktor internal: Krisis identitas Perubahan biologis dan sosiologis pada diri remaja memungkinkan terjadinya dua bentuk integrasi. Pertama, terbentuknya perasaan akan konsistensi dalam kehidupannya. Kedua, tercapainya identitas peran. Kenakalan remaja terjadi karena remaja gagal mencapai masa integrasi kedua. Kontrol diri yang lemah Remaja yang tidak bisa mempelajari dan membedakan tingkah laku yang dapat diterima dengan yang tidak dapat diterima akan terseret pada perilaku ‘nakal’. Begitupun bagi mereka yang telah mengetahui perbedaan dua tingkah laku tersebut, namun tidak bisa mengembangkan kontrol diri untuk bertingkah laku sesuai dengan pengetahuannya. 2. Faktor eksternal: Keluarga Perceraian orangtua, tidak adanya komunikasi antar anggota keluarga, atau perselisihan antar anggota keluarga bisa memicu perilaku negatif pada remaja. Pendidikan yang salah di keluarga pun, seperti terlalu memanjakan anak, tidak memberikan pendidikan agama, atau penolakan terhadap eksistensi anak, bisa menjadi penyebab terjadinya kenakalan remaja. Akhir-akhir ini fenomena kenakalan remaja makin meluas. Bahkan hal ini sudah terjadi sejak dulu. Para pakar psikolog selalu mengupas masalah yang tak pernah habis-habisnya ini. Kenakalan Remaja, seperti sebuah lingkaran hitam yang tak pernah putus. Sambung menyambung dari waktu ke waktu, dari masa ke masa, dari tahun ke tahun dan bahkan dari hari ke hari semakin rumit. Masalah

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

kenalan remaja merupakan masalah yang kompleks terjadi di berbagai kota di Indonesia. Sejalan dengan arus modernisasi dan tekn ologi yang semakin berkembang, maka arus hubungan antar kota-kota besar dan daerah semkain lancar, cepat dan mudah. Dunia teknologi yang semakin canggih, disamping memudahkan dalam mengetahui berbagai informasi di berbagai media, disisi lain juga membawa suatu dampak negatif yang cukup meluas diberbagai lapisan masyarakat.

ninahamzah.wordpress.com Kenakalan remaja biasanya dilakukan oleh remaja-remaja yang gagal dalam menjalani proses-proses perkembangan jiwanya, baik pada saat remaja maupun pada masa kanak-kanaknya. Masa kanak-kanak dan masa remaja berlangsung begitu singkat, dengan perkembangan fisik, psikis, dan emosi yang begitu cepat. Secara psikologis, kenakalan remaja merupakan wujud dari konflikkonflik yang tidak terselesaikan dengan baik pada masa kanak-kanak maupun remaja para pelakunya. Seringkali didapati bahwa ada trauma dalam masa lalunya, perlakuan kasar dan tidak menyenangkan dari lingkungannya, maupun trauma terhadap kondisi lingkungannya, seperti kondisi ekonomi yang membuatnya merasa rendah diri.

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

C. Hal-hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi kenakalan remaja: Kegagalan mencapai identitas peran dan lemahnya kontrol diri bisa dicegah atau diatasi dengan prinsip keteladanan. Remaja harus bisa mendapatkan sebanyak mungkin figur orang-orang dewasa yang telah melampaui masa remajanya dengan baik juga mereka yang berhasil memperbaiki diri setelah sebelumnya gagal pada tahap ini, nah kan ini salah satu buktinya, teladan, contoh yang baik itu yang utama, gak usah pake banyakin seminar yang akhirnya malah ngebuang duit percuma, kalau teladan dari orang tau sudah baik, hasilnya remaja mengidolakan si orang tua bahkan hingga seumur hidupnya, Adanya motivasi dari keluarga, guru, teman sebaya untuk melakukan point pertama, point pertama bisa dimaksudkan hal terbaik yang bisa dilakukan dan harus dilakukan sekarang, gak ada nanti atau esok, lakukan sekarang, saat ini juga, Kemauan orangtua untuk membenahi kondisi keluarga sehingga tercipta keluarga yang harmonis, komunikatif, dan nyaman bagi remaja, termasuk remaja, mereka akan sangat betah tinggal dirumah yang nyaman, nyaman bukan hanya secara fisik tapi juga secara mental, bukan karena rumah mewah harganya milyaran itu disebut nyaman, bahkan nyaman bisa diperoleh disebuah gubuk reot tengah sawah, kenyaman diperoleh dari seluruh anggota keluarga yang selalu terdapat ikatan batin yang kuat dan selalu peduli satu sama lain, utamanya orang tua terhadap anak,

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

www.gomong.com

Remaja pandai memilih teman dan lingkungan yang baik serta orangtua memberi arahan dengan siapa dan di komunitas mana remaja harus bergaul, disinilah saya lumayan setuju dengan ‘pilih-pilih temen’, remaja jangan dibiarin lepas terlalu jauh buat temenan, diluar sana banyak bahaya mengancam dan menyelinap dalam hubungan pertemanan, remaja bisa saja ngelakuin tawuran hanya karena satu alasan, solidaritas pertemanan. Remaja membentuk ketahanan diri agar tidak mudah terpengaruh jika ternyata teman sebaya atau komunitas yang ada tidak sesuai dengan harapan, remaja sulit untuk membentuk ini, maka dorongan orang tua memberi kekuatan lebih untuk remaja dapat melakukan langkah ini.

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

masalahpergaulanbebas.blogspot.com

Kenakalan remaja dalam studi masalah sosial dapat dikategorikan ke dalam perilaku menyimpang. Dalam perspektif perilaku menyimpang masalah sosial terjadi karena terdapat penyimpangan perilaku dari berbagai aturan-aturan sosial ataupun dari nilai dan norma social yang berlaku. Perilaku menyimpang dapat dianggap sebagai sumber masalah karena dapat membahayakan tegaknya sistem sosial. Penggunaan konsep perilaku menyimpang secara tersirat mengandung makna bahwa ada jalur baku yang harus ditempuh. Perilaku yang tidak melalui jalur tersebut berarti telah menyimpang. Mengatasi kenakalan remaja, berarti menata kembali emosi remaja yang tercabik-cabik itu. Emosi dan perasaan mereka rusak karena merasa ditolak oleh keluarga, orang tua, teman-teman, maupun lingkungannya sejak kecil, dan gagalnya proses perkembangan jiwa remaja tersebut. Trauma-trauma dalam hidupnya harus diselesaikan, konflik-konflik psikologis yang menggantung harus diselesaikan, dan mereka harus diberi lingkungan yang berbeda dari lingkungan sebelumnya. Pertanyaannya : tugas siapa itu semua ? Orang tua-kah ? Sedangkan orang tua sudah terlalu pusing memikirkan masalah pekerjaan dan beban hidup lainnya. Saudaranya-kah ? Mereka juga punya masalah sendiri, bahkan mungkin

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

mereka juga memiliki masalah yang sama. Pemerintah-kah ? Atau siapa ? Tidak gampang untuk menjawabnya. Tetapi, memberikan lingkungan yang baik sejak dini, disertai pemahaman akan perkembangan anak-anak kita dengan baik, akan banyak membantu mengurangi kenakalan remaja. Minimal tidak menambah jumlah kasus yang ada." (sumber Whandi.net/1 jan 1970).

ninahamzah.wordpress.com Kenakalan remaja, merupakan salah si anak? atau orang tua? Karena ternyata banyak orang tua yang tidak dapat berperan sebagai orang tua yang seharusnya. Mereka hanya menyediakan materi dan sarana serta fasilitas bagi si anak tanpa memikirkan kebutuhan batinnya. Orang tua juga sering menuntut banyak hal tetapi lupa untuk memberikan contoh yang baik bagi si anak. Sebenarnya kita melupakan sesuatu ketika berbicara masalah kenakalan remaja, yaitu hukum kausalitas. Sebab, dari kenakalan seorang remaja selalu dikristalkan menuju faktor eksternal lingkungan yang jarang memerhatikan faktor terdekat dari lingkungan remaja tersebut dalam hal ini orangtua. Kita selalu menilai bahwa banyak kasus kenakalan remaja terjadi karena lingkungan pergaulan yang kurang

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

baik, seperti pengaruh teman yang tidak benar, pengaruh media massa, sampai pada lemahnya iman seseorang. Ketika kita berbicara mengenai iman, kita mempersoalkan nilai dan biasanya melupakan sesuatu, yaitu pengaruh orangtua. Didikan orangtua yang salah bisa saja menjadi faktor sosiopsikologis utama dari timbulnya kenakalan pada diri seorang remaja. Apalagi jika kasus negatif menyerang orangtua si remaja, seperti perselingkuhan, perceraian, dan pembagian harta gono-gini. Mungkin kita perlu mengambil istilah baru, kenakalan orangtua.

groups.yahoo.com Orang tua, sering lupa bahwa prilakunya berakibat pada anak-anaknya. Karena kehidupan ini tidak lepas dari contek-menyontek prilaku yang pernah ada. Bisa juga karena ada pembiaran terhadap perilaku yang mengarah pada kesalahan, sehingga yang salah menjadi kebiasaan. Para orang tua jangan berharap anaknya menjadi baik, jika orang tuanya sendiri belum menjadi baik. Sebenarnya nurani generasai ingin menghimbau “Jangan ajari kami selingkuh, jangan ajari kami ngomong jorok, tidak jujur, malas belajar, malas beribadah, terlalu mencintai harta belebihan dan lupa kepada Sang Pencipta, yaitu Allah.

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

Tulisan ini mencoba mengajak merenung bagi kita para orangtua, bahwa kenakalan tak selalu identik dengan remaja, tapi justru banyak kenakalan yang dilakukan oleh para orangtua (di rumah, di masyarakat, dan di pemerintahan) yang akhirnya juga menjadi inspirasi remaja untuk berbuat nakal. Menyedihkan memang! (sumber O. Solihin) Kenakalan orangtua dalam ikatan keluarga Contohnya seperti : Suka berkata-kata kasar, suka menghujat atau memaki, mengajari anak untuk melakukan perlawanan ketika anak diganggu orang lain, suka menyakiti anak secara fisik dan psikis, merokok seenaknya di depan anakanak, dl (masalah akhlak). Mengabaikan pelaksanaan syariat, sholat misalnya, , membiarkan anak-anak gadisnya tidak menutup aurat, membiarkan anak-anaknya bergaul bebas (pacaran), membiarkan anak-anaknya minum-minuman keras, dll. Kenakalan orangtua di masyarakat Contohnya seperti : Menciptakan suasana yang tidak produktif (bapakbapaknya), misalnya waktu pagi, siang dan malam suka nongkrong sambil main gaple, atau main catur, walau tidak pakai uang, ini sama saja artinya tidak menjaga kehormatan diri, apalagi kehormatan keluarganya (istri dan anakanaknya)? Sedangkan yang ibu-ibunya suka ngumpul sambil berghibah atau memfitnah, menghambur-hamburkan uang dengan gaya hidup yang konsumtif yaitu belanja di mall atau supermarket, bergaya hidup mewah. Menyediakan sarana kemaksiatan, ini misalnya, jadi bandar narkoba, jadi bandar judi, menyediakan tempat hiburan (diskotik).

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

luqmanhm.blogdetik.com Pendidik yang lalai, ini bisa kita lihat di sekolah atau di kampus, padahal lembaga pendidikan adalah tempat yang aman untuk menimba ilmu pengetahuan atau belajar, tapi kenyataannya banyak pendidik yang memberikan contoh yang tidak baik terhadap anak didiknya, misalnya melakukan perbuatan asusila, menganiaya anak didiknya secara fisik, menjual ilmu demi keuntungan materi atau sering melakukan dosa pendidikan.

www.teropongku.co.cc

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

Menjadi pemilik media massa (baik cetak maupun elektronik: koran, majalah, tabloid, radio, televisi, dan juga internet) yang menampilkan bacaan, gambar dan tontonan yang merusak akhlak (pornografi, kekerasan, dan seks bebas) yang berlindung atas nama bisnis. Kenakalan orangtua di pemerintahan Contohnya seperti : Suka korupsi, mengambil kebijakan menaikkan biaya pendidikan, menaikkan harga BBM, mahalnya biaya kesehatan, suka membuat janji-janji tapi lalu melupakannya, suka melakukan pungli atau suap menyuap. Suka melanggengkan kemaksiatan, memberi izin untuk usaha prostitusi/lokalisasi, perjudian, tempat diskotik, pabrik minuman keras, dengan dalih besar pemasukannya. Menutup mata terhadap problem yang diakibatkan usaha prostitusi, perjudian, narkoba, peredaran minuman keras, diskotik, dll. Menerapkan aturan kehidupan yang tidak benar dan tidak baik, yakni Kapitalisme-Sekularisme (termasuk juga Sosialisme-Komunisme).

www.teropongku.co.cc

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

Marilah kita uraikan satu persatu petuah atau nasihat-nasihat yang kita berikan sebagai orangtua kepada anak-anak kita padahal kita melakukan dan tidak melakukannya : 1. Kita melarang anak kita berbicara kasar, padahal kita sering berkata-kata kasar pada anak kita. 2. Kita melarang anak kita tawuran atau ringan tangan, padahal kita sering menganiaya mereka anak-anak kita secara fisik, kita suka berkelahi di depan anak-anak kita, suka adu jotos di forum terhormat gedung lembaga legislatif ketika bersidang karena merasa tidak sepaham, yang di saksikan anak-anak kita langsung lewat televisi. 3. Kita melarang anak kita berbohong atau jujur, padahal sudah berapa kebohongan yang kita ciptakan kepada anak-anak kita. 4. Kita melarang anak kita mengkonsumsi narkoba, padahal kita sendiri adalah pemakai dan bandar narkoba itu sendiri. 5. Kita melarang anak kita bergaul bebas atau pacaran, padahal kita sendiri juga melakukan hal yang sama bergaul bebas baik dilingkungan masyarakat, maupun lingkungan kantor yang terkenal dengan nama selingkuh. 6. Kita melarang anak-anak kita minum-minuman keras dan berjudi, padahal kita adalah bandar judi dan pemilik pabrik menuman keras serta peminum dan penjudi. Kita melarang anak kita merokok, padahal dirikita sudah sering membakar uang, dengan merokok di depan mata mereka, dan kita juga menjual rokok dan pemilik pabrik rokok. 7. Kita marah ketika anak kita tidak sholat, atau beribadah, padahal kita suka melalaikan bahkan tidak menunaikan kewajiban sholat. 8. Kita menghimbau agar anak-anak kita jangan mengkonsumsi tayangan yang pornografi, padahal dirikita sering menonton tayangan, membaca, mengakses situs-situs porno tersebut, bahkan kitalah yang memiliki media cetak, penulis naskah, membeli media-media pornografi tersebut.

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

9. Kita melarang anak-anak kita untuk menonton televisi terus menerus, padahal kita pengkonsumsi paling utama siaran televisi sampai tidak tidur. 10. Kita sering menasehati anak-anak kita untuk tidak berghibah atau memfitnah oranglain, padahal dirikitalah yang suka berghibah dan memfitnah itu. 11. Kita marah ketika tahu anak-anak kita sering nongkrong dan keluar malam, padahal kita juga melakukan hal yang sama, terkadang waktu shubuh baru pulang ke rumah. 12. Kita menasehati anak kita agar rajin sekolah, tetapi kita juga malas bekerja, bahkan sering mangkir dari kantor. 13. Kita mengeluhkan mengapa anak kita malas membaca, padahal kita juga sangat jarang memiliki kebiasaan membaca. 14. Kita sering mengajari mereka anak-anak kita untuk tidak melawan kepada orangtuanya, padahal kita dulunya juga suka melawan orangtua kita. 15. Kita marah ketika tahu anak kita suka mencuri, padahal kita sering mencuri uang negara, atau sering mendapatkan rejeki yang tidak halal. Dan banyak lagi kenakalan-kenakalan yang kita lakukan sebagai orangtua, yang tidak bisa disebutkan satu persatu. Semoga kita tidak termasuk dan tidak pernah melakukan kenakalan seperti yang diuraikan diatas. Amin. Jadi apa yang salah dengan kenakalan anak atau remaja, tidakkah ia sangat berbanding lurus dengan kenalan kita sebagai orangtua? Untuk mengetahui latar belakang perilaku menyimpang perlu

membedakan adanya perilaku menyimpang yang tidak disengaja dan yang disengaja, diantaranya karena si pelaku kurang memahami aturan-aturan yang ada. Sedangkan perilaku yang menyimpang yang disengaja, bukan karena si pelaku tidak mengetahui aturan. Hal yang relevan untuk memahami bentuk perilaku tersebut, adalah mengapa seseorang melakukan penyimpangan, sedangkan ia tahu apa yang dilakukan melanggar aturan. Tidak ada alasan untuk mengasumsikan

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

hanya mereka yang menyimpang mempunyai dorongan untuk berbuat demikian. Hal ini disebabkan karena pada dasarnya setiap manusia pasti mengalami dorongan untuk melanggar pada situasi tertentu, tetapi mengapa pada kebanyakan orang tidak menjadi kenyataan yang berwujud penyimpangan, sebab orang dianggap normal biasanya dapat menahan diri dari dorongan-dorongan untuk menyimpang. Masalah sosial perilaku menyimpang tentang “Kenakalan Remaja” bisa melalui pendekatan individual dan pendekatan sistem. Dalam pendekatan individual melalui pandangan sosialisasi. Berdasarkan pandangan sosialisasi, perilaku akan diidentifikasi sebagai masalah sosial apabila ia tidak berhasil dalam melewati belajar sosial (sosialisasi). Tentang perilaku disorder di kalangan anak dan remaja (Kauffman , 1989 : 6) mengemukakan bahwa perilaku menyimpang juga dapat dilihat sebagai perwujudan dari konteks sosial. Perilaku disorder tidak dapat dilihat secara sederhana sebagai tindakan yang tidak layak, melainkan lebih dari itu harus dilihat sebagai hasil interaksi dari transaksi yang tidak benar antara seseorang dengan lingkungan sosialnya. Ketidak berhasilan belajar sosial atau “kesalahan” dalam berinteraksi dari transaksi sosial tersebut dapat termanifestasikan dalam beberapa hal. Proses sosialisasi terjadi dalam kehidupan sehari-hari melalui interaksi sosial dengan menggunakan media atau lingkungan sosial tertentu. Oleh sebab itu, kondisi kehidupan lingkungan tersebut akan sangat mewarnai dan mempengaruhi input dan pengetahuan yang diserap. Salah satu variasi dari teori yang menjelaskan kriminalitas di daerah perkotaan, bahwa beberapa tempat di kota mempunyai sifat yang kondusif bagi tindakan kriminal oleh karena lokasi tersebut mempunyai karakteristik tertentu, misalnya (Eitzen, 1986 : 400), mengatakan tingkat kriminalitas yang tinggi dalam masyarakat kota pada umumnya berada pada bagian wilayah kota yang miskin, dampak kondisi perumahan di bawah standar, overcrowding, derajat kesehatan rendah dari kondisi serta komposisi

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

penduduk yang tidak stabil. Penelitian inipun dilakukan di daerah pinggiran kota yaitu di Pondok Pinang Jakarta Selatan tampak ciri-ciri seperti disebutkan Eitzen diatas. Sutherland dalam (Eitzen,1986) beranggapan bahwa seorang belajar untuk menjadi kriminal melalui interaksi. Apabila lingkungan interaksi cenderung devian, maka seseorang akan mempunyai kemungkinan besar untuk belajar tentang teknik dan nilai-nilai devian yang pada gilirannya akan memungkinkan untuk menumbuhkan tindakan kriminal. Mengenai pendekatan sistem, yaitu perilaku individu sebagai masalah sosial yang bersumber dari sistem sosial terutama dalam pandangan disorganisasi sosial sebagai sumber masalah. Dikatakan oleh (Eitzen, 1986:10) bahwa seorang dapat menjadi buruk/jelek oleh karena hidup dalam lingkungan masyarakat yang buruk. Hal ini dapat dijelaskan bahwa pada umumnya pada masyarakat yang mengalami gejala disorganisasi sosial, norma dan nilai sosial menjadi kehilangan kekuatan mengikat. Dengan demikian kontrol sosial menjadi lemah, sehingga memungkinkan terjadinya berbagai bentuk penyimpangan perilaku. Di dalam masyarakat yang disorganisasi sosial, seringkali yang terjadi bukan sekedar ketidak pastian dan surutnya kekuatan mengikat norma sosial, tetapi lebih dari itu, perilaku menyimpang karena tidak memperoleh sanksi sosial kemudian dianggap sebagai yang biasa dan wajar.

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

BAB V PERGAULAN BEBAS

Pergaulan bebas sekarang sudah menjadi trend baru bagi anak muda zaman sekarang.Mereka melakukan perbuatan yang menyimpang dari nilai-nilai budaya serta agama. Mereka sama sekali tidak memikirkan dampak apa yang terjadi pada mereka. Mereka hanya memikirkan kepuasannya sendiri tanpa memikirkan dampaknya terhadap orang lain. A. MACAM-MACAM PERGAULAN BEBAS 1. Seks bebas Sex bebas telah merambah dunia anak muda Indonesia. Mereka berpikir bahwa dengan sex mereka bisa puas dan enjoy. Mereka tidak berpikir tentang dampak yang terjadi jika mereka tertular virus HIV/AIDS. Virus yang belum ditemukan untuk menyembuhkannya. Salah satu penyebab Seks bebas adalah media. Medialah yang paling banyak mempengaruhi moralitas anak bangsa. Semakin banyak remaja disuguhi dengan eksploitasi seks di media, maka mereka akan semakin berani mencoba seks di usia muda.

LOGO AIDSwww.banjarmasinpost.co.id

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

Secara umum, kelompok remaja yang paling banyak mendapat dorongan seksual dari media cenderung melakukan seks pada usia 15 hingga 17 tahun 2 kali lebih tinggi ketimbang remaja lain yang lebih sedikit melihat eksploitasi seks dari media. Bahkan yang lebih parah lagi, anak Sekolah Dasar kelas 4 saja sudah mengenal pornografi. Mereka bermain internet di warnet dan membuka situs-situs porno. Bayangkan apa yang terjadi jika mereka sudah berusia 15 tahun? Maka tidak mengherankan kalau tingkat kehamilan di luar nikah di Indonesia melejit tinggi, hingga penyakit menular seksual (PMS) kini menjadi ancaman kesehatan publik.

BIRUPINKwww.banjarmasinpost.co.id

Pada masa ini, para penikmat seks dengan bebasnya dapat dengan mudah mencari kepuasan di tempat-tempat prostitusi. Dengan cuma membayar 100 ribu saja, sudah dapat terpuaskan nafsunya. Seks telah menjadi trend baru di negeri ini dan Indonesia telah terdegradasi moralnya dengan seks. Anak-anak Indonesia pintar sekali membuat film seks, berapa ribu film seks yang telah diciptakan oleh generasi bangsa ini? Ya Allah, apa yang terjadi pada moral bangsa ini?

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

2. Narkoba Narkoba adalah singkatan dari Narkotika dan Obat berbahaya. Narkoba menjadi ancaman terberat bagi bangsa ini.Berapa puluh ribuan orang yang sudah terjangkit narkoba.Narkoba terdiri dari beberapa macam yaitu :  Opiat(heroin,morfin,ganja)

edykuswoyo.blogspot.com

 Amfetamin(shabu,ekstasi,inex)

edykuswoyo.blogspot.com

 Kokain

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

edykuswoyo.blogspot.com

 Benzodiazepin(pil nipam,BK,mogadon) Begitu banyak macam narkoba yang sudah menyebar di negeri ini. Berapa jiwakah yang akan terjangkit narkoba lagi? Kita tidak akan tahu berapa jumlah anak muda yang akan terpengaruh oleh narkoba sebelum pemerintah berusaha memberantas narkoba itu. Seorang pengguna narkoba bisa terjangkit virus HIV/AIDS jika dia menggunakan jarum suntik secara bergantian.Memang sungguh berbahaya, tapi mengapa para pemakai itu nekat menggunakannya?

suaramerdeka.com www.panyingkul.com

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

Narkoba membuat penggunanya merasa lebih percaya diri bahkan ada yang mengatakan sebagai gaya hidup zaman sekarang. Narkoba juga sebagai pelarian dari suatu masalah. Yang lebih ironis lagi, banyak orang yang beranggapan, mengkonsumsi narkoba sebelum melakukan hubungan seksual bisa menambah kemampuan dan kekuatan. Sehingga sering kita dengar adanya pesta narkoba yang kemudian dilanjutkan dengan pesta seks. Atau ada suatu anggapan yang mengatakan komplek pelacuran identik dengan narkoba. Mengkonsumsi narkoba bukannya akan menambah kekuatan, namun sebaliknya justru akan menimbulkan masalah dan berakibat buruk terhadap fungsi seksual. Gangguan fungsi seksual karena menggunakan barang haram ini, tergantung dari jenis narkoba yang digunakan. 3. Kehidupan malam Kehidupan malam identik dengan seks bebas, alkohol dan obat terlarang. Itu tidak bisa dipungkiri ketika mewabahnya ekstasi dan shabu-shabu. Obat terlarang jenis ini sering ditemui di klub-klub malam. Alkohol mudah sekali dijumpai ketika kita masuk dalam klub-klub malam. Dunia ini banyak dirambah oleh kalangan atas dan kalangan selebritis. Mereka menghambur-hamburkan uang demi kepuasan sesaat.

pebriandini.blogspot.com

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

Mereka menganggap kehidupan malam adalah kebutuhan hidup yang tidak bisa dipisahkan dari rutinitas mereka. Perspesi masyarakat Indonesia tentang kehidupan malam adalah tabu, mereka menganggap kehidupan malam itu tak ada dalam adat istiadat mereka. Mereka menganggap kehidupan malam itu sebagai dunia kelam yang akan menghancurkan generasi bangsa. Tapi dalam masa ini, sudah berapa banyakkah klub-klub, cafe-cafe dan diskotik di Indonesia? Indonesia telah berubah, bukan seperti dulu lagi. Kehidupan malam dianggap sudah biasa bagi kalangan remaja 4. Alkohol (Minuman Keras) Kita sudah tidak asing lagi dengan kata minuman keras, minuman keras atau yang sering disebut miras mudah sekali ditemui di manapun kita berada. Alkohol adalah zat yang paling sering disalahgunakan manusia, alkohol diperoleh atas peragian/fermentasi madu, gula, sari buah atau umbi-umbian. Dalam peragian tersebut akan menghasilkan kurang lebih 15%, tetapi jika dilakukan penyulingan maka dapat menghasilkan kurang lebih 100%.

tizarrahmawan.wordpress.com

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

Efek yang ditimbulkan setelah mengkonsumsi alkohol, efeknya berbedabeda tergantung dari jumlah / kadar alkohol yang dikonsumsi. Dalam jumlah yang kecil, alkohol menimbulkan perasaan relax, dan pengguna akan lebih mudah mengekspresikan emosi, seperti rasa senang, rasa sedih dan kemarahan. Bila dikonsumsi berlebihan, akan muncul efek sebagai berikut:  merasa lebih bebas lagi mengekspresikan diri  tanpa ada perasaan terhambat menjadi lebih emosional (sedih, senang, marah secara berlebihan)  muncul akibat ke fungsi fisik - motorik, yaitu bicara cadel, pandangan menjadi kabur, sempoyongan, inkoordinasi motorik dan bisa sampai tidak sadarkan diri Pengonsumsian alkohol yang berlebihan dapat mengakibatkan pengerutan otak dan pengonsumsian alkohol yang berat dapat terancam masalah kesehatan yang serius seperti radang usus, penyakit liver, dan kerusakan otak. Kadangkadang alkohol digunakan dengan kombinasi obat-obatan berbahaya lainnya, sehingga efeknya jadi berlipat ganda. Bila ini terjadi, efek keracunan dari penggunaan kombinasi akan lebih buruk lagi dan kemungkinan mengalami over dosis akan lebih besar. Tapi bodohnya masyarakat Indonesia sudah terbukti, banyak terdengar kabar para pemabuk tewas ketika menengguk minuman keras, ternyata minuman keras itu sudah dicampur dengan bahan-bahan yang berbahaya seperti baygon, soklin, soffel dan banyak lainnya.

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

matanews.com

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu men-dapat keberuntungan. Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamr (arak) dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan shalat; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).” (Al-Ma’idah: 90-91). jadi janganlah anda sekali-kali minum minuman keras karena itulah hal yang paling dibenci Allah SWT.

B. Hubungan Repoduksi
Secara

Narkoba

Dan

Miras

Dengan

Kesehatan
mereka yang

langsung,

pecandu

narkoba

(khususnya

mempergunakan jarum suntik) dapat menjadi saran penularan HIV/AIDS. Secara tidak langsung narkoba dan miras biasanya terkait erat dengan pergaulan seks bebas. Di samping itu kecanduan obat terlarang pada orang tua akan mengakibatkan bayi lahir dengan ketergantungan obat sehingga harus mengalami perawatan intensif yang mahal.

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

Kebiasaan menggunakan narkoba/miras dapat menurun pada sifat-sifat anak yang dilahirkan, yaitu menjadi peminum dan pecandu, atau mengalami gangguan mental/cacat. Perempuan “pemakai” mempunyai sikap hidup malas dan kekurangan gizi sehingga mengakibatkan bayi dalam kandungan gugur, berat lahir rendah atau cacat.

www.piratesmala.tk

tizarrahmawan.wordpress.com

Bagaimana menghindarkan diri dari jerat narkoba dan miras? Jangan pernah berpikir untuk mencoba. Tindakan mencoba merupakan langkah awal untuk terjerumus. Dekatkan diri dengan tuhan. Jadikan keluarga sebagai tempat perlindungan jika menghadapi suatu masalah. Carilah sahabat yang baik. Bergabunglah dengan kelompok yang memiliki tujuan yang positif. Jauhi kelompok yang tidak memiliki tujuan yang jelas.

tizarrahmawan.wordpress.com

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

BAB VI PERGAULAN ISLAMI

Pergaulan islami adalah pergaulan yang sesuai dengan ajaran Islam yang berpedoman pada Al-Quran dan sunah Rasulullah SAW. Serta dalam tataran amal telah dicontohkan langsung oleh Rasulullah SAW, para sahabat dan orang-orang shaleh. Pergaulan yang diatur oleh Islam mencakup semua pergaulan (interaksi) antar makhluk ciptaan Allah SWT., di antaranya bagaimana cara bergaul dengan orang tua, suami isteri, saudara, tetangga, teman sejawat, bakan Allah juga mengatur bagaimana cara bergaul dengan ciptaan Allah lainnya seperti binatang dan tumbuh-tumbuhan. Kalau dibahas satu per satu maka masing-masing bisa dijadikan topik pembicaraan. Dalam tulisan ini akan dibicarakan beberapa hal tsb. Secara singkat. Allah SWT. mewajibkan kepada manusia untuk berbuat baik terhadap sesama manusia setelah kewajiban untuk menyembah Allah dan tidak mempersekutukannya:

almalanji.wordpress.com

Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang ibu-bapak, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

jauh, teman sejawat, ibnu sabil, dan hamba sahayamu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang sombong dan membangga-banggakan diri (Q.S. An-Nisa: 36)

A. BENTUK PERGAULAN ISLAMI 1. Pergaulan dengan ibu-bapak Berbuat baik/berbakti kepada orang tua (birrul walidain) adalah merupakan kewajiban sebagai seorang muslim karena Allah telah menuntun seseorang bagaimana cara bergaul dengan ibu bapak. Pahala yang besar telah dijanjikan Allah kepada hamba yang berbuat baik kepada kedua orang tua, sebaliknya Allah juga mengancam dengan neraka-Nya bagi hamba yang durhaka kepada orang tua. Satu hal yang memotivasi kita untuk selalu berbuat baik kepada orang tua adalah dengan mengingat betapa besar peran orang tua dan jasanya, terutama kepada ibu, mulai saat melahirkan. Dan kami perintahkan kepada manusia berbuat baik kepada dua orang ibu-bapanya, ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam 2 tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang ibu-bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu (Q.S. Lukman: 14)

syahidavrill.blogspot.com

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

Kewajiban berbuat baik kepada orang tua bukan semata sebagai balas budi, akan tetapi lebih kepada melaksanakan perintah Allah SWT. Dan tataran aplikatif (amal) perlu dilakukan upaya terus menerus untuk melatih diri berbuat baik kepada orang tua. Caranya tentu berbeda-beda antara satu anak dengan anak yang lain. Bersikap tawadhu' dan kasih saying kepada orang tua merupakan sikap yang perlu dipelihara, menghadirkan orang tua dalam setiap doa kita (Q.S. AlIsra: 24). Berusahalah menjadi anak shaleh/shalehah sehingga dapat berbakti kepada orang tua melalui dua hal: * mengingatkan, menjaga, menjauhkan orang tua dari hal-hal atau aktivitas yang diharamkan oleh Allah SWT. dan rasul-Nya *mengajak dan mendukung hal-hal atau aktivitas mereka dalam kebaikan di jalan Allah SWT.

mastrip.wordpress.com

kartun-info.blogspot.com

Di dalam Q.S. Lukman: 15 Allah mengajarkan kepada kita suatu sikap yang mulia apabila kedua orang tua memaksa anaknya untuk menyekutukan Allah. Hal ini hendaknya dicamkan dan dijadikan pelajaran.

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

2. Pergaulan suami isteri Kesuksesan pergaulan suami-isteri sangat ditentukan bagaimana merencanakan sebuah pernikahan yang termasuk di antaranya proses memilih pasangan hidup. Rasulullah dalam sebuah hadits menganjurkan kepada kita untuk memilih pasangan hidup yang baik. Empat hal yang dilihat dalam memilih pasangan hidup: wajah, keturunan, harta dan agamanya, maka yang dijadikan pertimbangan pertama adalah agamanya. Tentunya calon yang dipilih untuk dijadikan isteri/suami adalah yang pemahaman dan pengamalan agamanya lebih baik.

epiluvpiggy.student.umm.ac.id

Pernikahan adalah ibadah kepada Allah dan tentunya niat melaksanakannya juga untuk beribadah pada Allah. Dengan ini akan memotivasi kita untuk mengarahkan kehidupan berumah tangga kepada jalan yang dekat dengan Allah sehingga terwujud Keluarga Sakinah mawaddah wa rohmah. Anjuran untuk bergaul secara baik dengan pasangan (suami/isteri) terutama untuk suami di

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

dalam ayat 19 surat An-Nisa: Hai orang-orang yang beriman, tidak halal bagi kamu mempusakai wanita dengan jalan paksa, dan janganlah kamu menyusahkan mereka karena hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang telah kamu berikan kepadanya, terkecuali bila mereka melakukan pekerjaan keji yang nyata. Dan bergaullah dengan mereka secara patut, kemudian bila kamu tidak menyukai mereka (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak. Dalam pengamalannya dibutuhkan saling pengertian diantara kedua pasangan. Sesuatu hal yang wajar dalam kehidupan rumah tangga bahwa tidak selalu akan terdapat hal yang indah-indah saja tanpa ada permasalahan. Dengan saling pengertian dan kedewasaan dalam menata dan bergaul dengan pasangan akan menjadikan permasaalahan itu sebagai pemicu Suatu hal untuk yang Hanya menumbuhkan berikutnya. untuk menerus kebahagiaan

mudah diucapkan tetapi sulit dilaksanakan. dan dengan melatih diri secara terus meningkatkan kualitas iman serta kedekatan pada Allah SWT., hal itu bisa terwujud. 3. Pergaulan dengan sesama muslim Rasulullah SAW. adalah tauladan utama dalam mencontohkan cara bergaul dengan sesama muslim, bahkan Rasulullah menunjukan akhlak-akhlak yang mulia bukan hanya kepada muslim tetapi juga kepada non-muslim sehingga tidak sedikit akhirnya seorang non-muslim menjadikan Islam sebagai jalan hidupnya dikarenakan akhlak Rasulullah yang mulia. Secara fitrah manusia -

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

siapapun dia - selalu menyenangi kebaikan. Maka tatkala kita mampu menampilkan akhlak Islami dalam pergaulan akan semakin banyak orang bersimpati dan mengikuti langkah kita.

pikkrr-alhikmah.blogspot.com

Pergaulan sesama muslim diatur dalam Islam sedemikian rupa sehingga kalau interaksi ini berjalan sesuai dengan tuntunan Islam maka itulah yang dinamakan ukhuwah Islamiyah. Secara kongkrit dalam siroh sahabat, kita baca bagaimana ukhuwah yang bukan hanya sekedar dipahami sebagai sesuatu yang indah tetapi juga dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari, kisah ukhuwah antara kaum Muhajiran dan Anshor yang dipersatukan oleh Rasulullah SAW. Dengan Abdurrahman bin Auf sebagai tokoh yang terkenal. Juga kisah sahabat di perang Yarmuk. Di Yarmuk darah deras mengalir. Perang besar antara kaum Muslimin dengan kaum musyrikin. Dari fihak kaum Muslimin beberapa orang telah menemui syahid yang didamba, dan lainnya banyak yang jatuh terluka. Tak ada gejolak lebih besar bagi Hudzaifah Al Adawi selain menghambur ke medan jihad melihat luka para saudara seaqidah. Sebelum mengayunkan pedang menebas leher

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

musuh-musuh Allah, ia lebih dahulu mengusung sebuah bejana penuh air untuk membantu mengatasi rasa haus para jundullah yang terluka. Pedang ia letakkan sambil mengawasi kelebat gerak musuh, air bejana ia tegukkan untuk mujahid yang terluka. Namun sebelum tetesan air mengalir membahasi tenggorokan mujahid, sang mujahid menepiskan bejana serentak manakala terdengar erangan rekannya di sebelah ujung. Sang jundullah meminta agar Hudzaifah bersegera pergi ke arah suara erangan tadi, "Bawalah air padanya. Aku tidak lebih mulia dari jiwa siapapun yang berjuang di jalan Allah". Orang yang mengerang tadi ternyata Hisyam bin Al Ash. "Semoga Allah merakhmati engkau ya Hudzaifah", sambutnya. Hudzaifah belum sempat mengangkat bejana air ketika tiba-tiba Hisyam menunjuk kepada saudara lain yang juga terluka. "Bawalah air ini padanya. Ia lebih memerlukan ketimbang aku", pintanya. Hudzaifah menuju orang yang terluka tadi. Tapi terlambat sang mujahid telah terlebih dahulu syahid dan menemui Khalik dengan bersuka-ria. Hudzaifah tercenung dan mendoakan. Dengan sigap kembali ia melompat menuju tempat Hisyam bin Al Ash. Tapi ternyata Hisyam pun telah syahid juga. Rasa haru makin menjadi manakala ia melompat-terbang menuju tempat orang pertama yang akan ia tolong dan ternyata sang mujahid ini pun telah mendahului menuju keharibaan Illahi. Tak jelas siapa yang lebih dahulu syahid, mujahid ini atau dua saudaranya yang lain. Air mata menggenang dan wajah haru mengiringi kilau pedang Hudzaifah membabat leher para hizbul syaithon di Yarmuk. Terbuktikah konsep manusia yang diteorikan para pemikir jahil, bahwa manusia adalah makhluk yang ego-sentris, yang melulu mementingkan diri dan memusatkan berbagai perilaku sosialnya demi keuntungan pribadi? Paling tidak verifikasi perang Yarmuk berkata lain. Fitrah manusia adalah hanif, lurus, penuh kasih-sayang, rela berkorban demi saudara. Manusia adalah makhluk yang mulia, bukan makhluk yang melulu menumpahkan darah. Dia rela bukan hanya harta untuk sekedar sumbangan, tenaga, atau fikiran, jiwa sekalipun, yang hanya satu dan tak bisa diganti, dia korbankan untuk kepentingan saudara-saudara lebih dahulu baru dirinya.

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

Manusia adalah makhluk yang halus budi yang tunduk-patuh, yang tahan menderita demi kebahagiaan saudaranya, tak suka berebut sesuatu dengan saudara demi kepentingan pribadi. Ia adalah makhluk terbaik yang diciptakan Allah Yang Maha Tahu, Rabb Yang Maha Pandai, Khalik Yang Maha Kuasa. Ia adalah makhluk yang diberi kepercayaan oleh Penguasa Jagad Raya untuk menjadi khalifah di bumi dan memberikan rahmat pada alam. Selain makhluk terbaik mustahil dapat menjalankan misi yang diembankan Allah ini. Itulah manusia Muslim, yang berserah diri kepada dan hanya kepada Allah, yang tunduk dan menundukkan diri, yang patuh dan taat hanya kepada Rabb Yang Agung, manusia yang merdeka, manusia yang bebas dari jerat syahwat dan fitnah, manusia yang pekat dengan akhlak islami, akhlaqul kharomah, yang pancarannya melembutkan kalbu. Inilah manusia yang hati merahnya telah ter-sibghah (terwarnai) dengan warna islam, manusia sempurna, manusia Muslim. Dalam pergaulan sesama muslim yang perlu diperhatikan adalah memenuhi hal dan adab kaum muslimin. Hal ini merupakan ibadah pada Allah SWT. dan sebagai suatu cara mendekatkan diri kepada-Nya. Hak dan adab kaum muslimin antara lain: mengucapkan salam, mendoakannya waktu bersin, menengoknya bila sakit, menyaksikan jenazahnya bila meninggal, menghargai sumpahnya, memberi nasehat dalam hal yang hak, mencintainya seperti mencintai diri sendiri, menolongnya bila dibutuhkan, tidak menimpakan keburukan atau sesuatu yang tidak disenangi, merendahkan diri dan tidak sombong kepada muslim, tidak memutuskan hubungan lebih dari tiga hari, tidak menggunjing, mengejek, memanggil dengan sebutan yang buruk, tidak mencaci dan menserca tanpa hak diwaktu hidup maupun sudah meninggal, tidak iri hati, dengki, berprasangka buruk, membenci, mencari-cari kesalahan, tidak menipu dan mengecoh, tidak boleh berlaku khianat, mendustakan, menangguhkan pembayaran hutang, menghormati yang tua dan menyayangi yang muda, berlaku adil terhadap diri sendiri, memaafkan salahnya dan menutupi aibnya dan memohonkan perlindungan serta mendoakannya. Hadits Rasulullah yang diriwayatkan Bukhari

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

dan Muslim (hadits arbain yang ke 13): Abu Hamzah Anas bin Malik r.a. pelayan Rasulullah SAW berkata, "Tidak beriman seseorang diantara kalian sehingga ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri."

inspirasikalbu.blogspot.com

4. Akhlak Islami dalam pergaulan pria wanita bukan mahram Realitas yang memprihatinkan di kalangan umat dimanapun adalah pergaulan bebas antara lawan jenis mulai dari yang paling ringan sampai yang berat. Allah sangat melarang hal ini dan ancaman dosa. Pergaulan bebas sering dilakukan oleh orang non-muslim yang mereka sudah tahu dampak secara psikologis dan kesehatan. B. CARA PERGAULAN ISLAMI Secara khusus fenomena ini juga sudah menggejala di Indonesia terutama di kalangan remaja. Semakin waktu berjalan semakin banyak kita dengar hasilhasil penelitian yang menunjukkan hubungan seks pra nikah di kalangan remaja, terutama di kota-kota besar cendrung mengalami peningkatan. Pertanyaan besar yang terpampang di depan kita adalah apa yang sedang terjadi di Indonesia dengan predikat negara yang mempunyai penduduk muslim terbesar di dunia?

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

Bukankah Islam sudah menentukan cara pergaulan yang Islami. Aturan yang sangat melindungi kemuliaan manusia dari berbagai aspek (kesehatan, psikologi, sosial, dll.). Jawaban yang akan langsung kita utarakan adalah karena umat yang demikian sudah meninggalkan aturan Islam dalam mengatur pergaulan secara khusus dan aturan Islam lainnya secara umum. Kondisi di Indonesia demikian, kemudian bagaimana kondisi umat Islam di negara-negara Barat yang bukan negara komunitas muslim dan sudah bebas melegakan dengan pergaulan jenis? lawan

Tantangan yang lebih berat tentunya akan ditemukan. Untuk itu dibutuhkan sekali kemampuan menjaga diri dan mengamalkan apa yang telah dianjurkan oleh Allah SWT. dalam pergaulan. Dalam proses perkembangan manusia secara normal setelah akil baligh mempunyai rasa ketertarikan kepada lawan jenisnya. Rasa itu tumbuh terus seiring dengan pertumbuhan usia. Kalau sedari dini diperkenalkan bagaimana pergaulan yang baik secara Islami kemudian dibekali keimanan yang kuat, maka perasaan menyukai itu akan dapat dikelola dengan baik dan diatasi dengan amalamal yang bermanfaat dan pada masanya, rasa suka itu akan tersalurkan setelah memasuki masa pernikahan, maka orang ini akan mampu menerapkan pergaulan Islami dalam hidupnya. Namun kalau sebaliknya rasa itu dipupuk terus tanpa ada batasan-batasan, maka akan berkembang menjadi pergaulan yang bebas. Tidak heran fenomena yang terungkap di atas bias terjadi dengan mudah. Dalam aplikasi amal, salah satu faktor yang menentukan dalam menjaga supaya pergaulan sesuai dengan Islam adalah merasa selalu diawasi oleh Allah (muraqabatullah) Dengan keyakinan sepenuhnya bahwa kita selalu berada dalam pengawasan Allah SWT.,

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

maka kita akan selalu menjaga pergaulan dengan lawan jenis. Dimanapun kita berada bahkan tidak seorang manusiapun melihat tingkah laku kita di sana terdapat pengawasan Allah SWT. Bukankah semut kecil yang hitam berjalan di atas batu hitam di tengah malam buta, tidak satupun manusia bias melihat, tapi Allah-lah membuat semut itu berjalan. Maka dengan demikian kita akan selalu memproteksi diri untuk tidak keluar dari bingkai pergaulan yang telah diatur oleh Islam. Pria dan wanita yang beriman dan telah memiliki sifat haya' (malu) akan senantiasa menjaga kesucian dirinya dari perbuatan dosa. Dalam hal ini, hendaklah langkah-langkah berikut diambil dengan sangat serius: 1. Suci dari Syahwat yang Tersembunyi Di dalam hukum Islam, kecenderungan dan syahwat seorang pria terhadap wanita di luar nikah adalah sama dengan perbuatan zina. Oleh karena itu nafsu birahi ketika melihat, bercakap, serta mengunjungi wanita adalah perbuatan zina. Islam menghukumnya sebagai haram karena ini merupakan langkah-langkah awal bagi seseorang untuk menuju zina yang sebenarnya. 2. Suci dari Pandangan-pandangan Birahi Pandangan penuh birahi antara pria dan wanita adalah merupakan pintu menuju maksiat yang sangat berbahaya. Firman Allah: Katakanlah kepada lakilaki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangan mereka..." Dan katakanlah kepada perempuan-perempuan yang beriman, "hendaklah mereka menahan pandangan mereka, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, dan ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka..." (An-Nur: 30-31)

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

3.

Suci dari Sembarang Tabarruj Jahiliyah Satu masalah yg biasa terdapat pada wanita yg tidak memiliki sifat haya'

adalah tabarruj, yaitu kesukaan untuk memperlihatkan kecantikan dan perhiasan dirinya. Biasanya sikap ini bisa dilihat dari pakaian-pakaian yang berwarna-warni serta berlebih-lebihan, bersolek, hiasan rambut yang menarik, bau-bauan yang harum semerbak, serta perbuatan-perbuatan lain yang tujuannya untuk menggoda. Al-Quran menamakan segala perbuatan yang bertujuan untuk memikat hati serta menarik perhatian selain dari suami sebagai tabarruj jahiliyyah.

www.lifestyle.dnaberita.com

Firman Allah: ... dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah dahulu (Al-Ahzab: 33) 4. Suci dari Penampakkan Aurat Islam mengajarkan umatnya untuk menjaga kesucian; satu ajaran yang tak didapati dalam ajaran-ajaran lain. Bagi pria dan wanita yang beriman, memakai pakaian yang menutup aurat jauh lebih penting daripada memakai pakaianpakaian mahal. Secara jelas, Islam telah menetapkan batas-batas aurat pria dan wanita dan mewajibkan aurat ini tidak diperlihatkan kepada mereka yang bukan muhrim.

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

epiluvpiggy.student.umm.ac.id

Dapatlah difahami bahwa sifat haya' menjadikan seseorang terlindung dari pencemaran kesucian dirinya. Sifat haya' adalah produk dari didikan akhlak Islami yang menjadikan seorang yang beriman bias menghapuskan segala kecenderungan jahat yang ada dalam dirinya. Semua tindakan yang diambil Islam adalah ditujukan kepada perbaikan masyarakat sehingga kelemahan-kelemahan individu tidak meluas menjadi penyakit masyarakat. Semuanya ini bertujuan untuk menciptakan satu suasana yang menghalangi perkembangan maksiat serta gangguan-gangguan yang disebabkan oleh syahwat.

BAB VII PENUTUP

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

Pergaulan adalah satu cara seseorang untuk bersosialisasi dengan lingkungannya. Bergaul dengan orang lain menjadi satu kebutuhan yang sangat mendasar, bahkan bisa dikatakan wajib bagi setiap manusia yang “masih hidup” di dunia ini. Sungguh menjadi sesuatu yang aneh atau bahkan sangat langka, jika ada orang yang mampu hidup sendiri. Karena memang begitulah fitrah manusia. Manusia membutuhkan kehadiran orang lain dalam kehidupannya. Tidak ada mahluk yang sama seratus persen di dunia ini. Semuanya diciptakan Allah berbeda-beda. Meski ada persamaan, tapi tetap semuanya berbeda. Begitu halnya dengan manusia. Lima milyar lebih manusia di dunia ini memiliki ciri, sifat, karakter, dan bentuk khas. Karena perbedaan itulah, maka sangat wajar ketika nantinya dalam bergaul sesama manusia akan terjadi banyak perbedaan sifat, karakter, maupun tingkah laku. Allah mencipatakan kita dengan segala perbedaannya sebagai wujud keagungan dan kekuasaan-Nya. Untuk itu, ada beberapa hal yang perlu kita tumbuh kembangkan agar pergaulan kita dengan sesama muslim menjadi sesuatu yang indah sehingga mewujudkan ukhuwah islamiyah. Tiga kunci utama untuk mewujudkannya yaitu ta’aruf, tafahum, dan ta’awun. Inilah tiga kunci utama yang harus kita lakukan dalam pergaulan. Ta’aruf atau saling mengenal menjadi suatu yang wajib ketika kita akan melangkah keluar untuk bersosialisasi dengan orang lain. Dengan ta’aruf kita dapat membedakan sifat, kesukuan, agama, kegemaran, karakter, dan semua ciri khas pada diri seseorang. Tafahum atau memahami, merupakan langkah kedua yang harus kita lakukan ketika kita bergaul dengan orang lain. Setelah kita mengenal seseorang pastikan kita tahu juga semua yang ia sukai dan yang ia benci. Inilah bagian terpenting dalam pergaulan. Dengan memahami kita dapat memilah dan memilih siapa yang harus menjadi teman bergaul kita dan siapa yang harus kita jauhi, karena mungkin sifatnya jahat. Sebab, agama kita akan sangat

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

ditentukan oleh agama teman dekat kita. Masih ingat ,”Bergaul dengan orang shalih ibarat bergaul dengan penjual minyak wangi, yang selalu memberi aroma yang harum setiap kita bersama dengannya. Sedang bergaul dengan yang jahat ibarat bergaul dengan tukang pandai besi yang akan memberikan bau asap besi ketika kita bersamanya.” Tak dapat dipungkiri, ketika kita bergaul bersama dengan orang-orang shalih akan banyak sedikit membawa kita menuju kepada kesalihan. Dan begitu juga sebaliknya, ketika kita bergaul dengan orang yang akhlaknya buruk, pasti akan membawa kepada keburukan perilaku (akhlakul majmumah). Setelah mengenal dan memahami, rasanya ada yang kurang jika belum tumbuh sikap ta’awun (saling menolong). Karena inilah sesungguhnya yang akan menumbuhkan rasa cinta pada diri seseorang kepada kita. Bahkan Islam sangat menganjurkan kepada ummatnya untuk saling menolong dalam kebaikan dan takwa. Rasullulloh SAW telah mengatakan bahwa bukan termasuk umatnya orang yang tidak peduli dengan urusan umat Islam yang lain. Ta’aruf, tafahum , dan ta’awun telah menjadi bagian penting yang harus kita lakukan. Tapi, semua itu tidak akan ada artinya jika dasarnya bukan ikhlas karena Allah. Ikhlas harus menjadi sesuatu yang utama, termasuk ketika kita mengenal, memahami, dan saling menolong. Selain itu, tumbuhkan rasa cinta dan benci karena Allah. Karena cinta dan benci karena Allah akan mendatangkan keridhaan Allah dan seluruh makhluknya.

DAFTAR PUSTAKA

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

http://www.sekolahindonesia.com/sidev/NewDetailArtikel.asp?iid_artikel=13&Ct ipe_artikel=3 http://masalahpergaulanbebas.blogspot.com/ http://ninahamzah.wordpress.com/akibat-terjadinya-pergaulan-bebas/ http://groups.yahoo.com/group/syiar-islam/message/1521 http://almalanji.wordpress.com/2007/03/22/adab-pergaulan-islami/ http://restuwijayadi.wordpress.com/d-artikel/1-tip-praktis/b-pergaulan/ http://tizarrahmawan.wordpress.com/2010/09/02/penanganan-penyalahgunaannarkoba/ http://www.gomong.com/2010/07/15/2538/bersihkan-pemuda-indonesia-darinarkoba/ http://edykuswoyo.blogspot.com/2010/04/methadoneopiat.html http://wirawanjakarta.tripod.com/id3.html http://www.panyingkul.com/view.php?id=557&jenis=risetkita http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2008/09/25/14571/PengidapHIV-pada-Pemakai-Narkoba-Naik http://www.ngobrolaja.com/showthread.php?t=57038 http://www.banjarmasinpost.co.id/read/artikel/2010/11/2/61711/hubungikami http://memeichan.blogspot.com/2010_05_01_archive.html http://forum.gemscool.com/showthread.php?tid=9957&pid=1621854 http://gayahidupmodernxxx.blogspot.com/2010/09/karakteristik-remajadugem.html http://alformer259.wordpress.com/tag/gaya-hidup/ http://www.teropongku.co.cc/2010_01_01_archive.html http://dearbyrangganugraha.blogspot.com/2010/05/penyimpangan-sexual.html http://www.lifestyle.dnaberita.com/lifestyletrend.php http://minoz08phoeper.student.umm.ac.id/2010/07/08/gaya-berpakaian-remajajaman-sekarang/

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

http://wedanganpatimura2.wordpress.com/2008/02/13/wedangan-patimura-2edisi-februari-anak-dan-remaja-tumbuh-dan-berkembang-bersamakeluarga/ http://formasi.multiply.com/photos/photo/9/5.jpg&ac300=2 http://karmilasari.student.umm.ac.id/2010/01/30/kemajuan-teknoligi-danpengaruhnya/ http://arek-sekolahan.blogspot.com/2010/08/satlantas-antisipasi-balapan-liar.html http://mastrip.wordpress.com/category/uncategorized/ http://bayulubihardi.co.tv/2009/06/08/pernikahan-rela-puja/ http://kartun-info.blogspot.com/2008/06/duuuh.html http://putria.wordpress.com/2008/11/06/page/2/ http://syahidavrill.blogspot.com/2009/07/anak-berbakti-kepada-orang-tua.html http://epiluvpiggy.student.umm.ac.id/2010/07/29/risalah-pernikahan/ http://inspirasikalbu.blogspot.com/2010/11/cara-melawat-orang-yang-sakit.html http://www.ardhiemurcahya.com/2008/05/membina-moral-remaja-melaluiseni.html http://radarkarawang.blogspot.com/2009_09_02_archive.html http://danijurnalis.wordpress.com/2009/10/16/komplotan-curanmor-digulungpolres-lhokseumawecek-gu-dan-oknum-polisi-terlibat/ http://makalahkumakalahmu.wordpress.com/2008/09/13/makalah-psikologitentang-bimbingan-orang-tua-dalam-membina-akhlak-anak-usia-prasekolah-di-lingkungan-keluarga/ http://al-rasyid.blog.undip.ac.id/2010/03/17/bimbingan-belajar/ http://gurumatematikasmp2serang.blogdetik.com/ http://www.facebook.com/note.php?note_id=290446159194 http://semangatbelajar.com/pengaruh-keluarga-terhadap-pendidikan-di-sekolah/

http://pubby.student.umm.ac.id/2010/01/29/kenakalan-remaja/

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

http://matanews.com/2009/06/14/miras-pemicu-kdrt-di-papua/ http://matakuceritaku.blogspot.com/2009/10/kenakalan-orangtua-ataukenakalan.html http://andhi.student.umm.ac.id/2010/07/08/perilaku-konsumtif-remaja/ http://thingpositive.com/health/autism-positive-life/seksualitas-pada-individu autis-remaja http://www.wartakota.co.id/detil/berita/21336/Siswa-SD-Jadi-Preman http://fikirjernih.blogspot.com/2009/08/kepala-sekolah-di-pungli.html http://forum.kompas.com/showthread.php?13339-Pungutan-Liar-(Pungli)/page6

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

PERGAULAN BEBAS VS PERGAULAN ISLAMI

6

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->