7 Cara Mengatasi Siswa Bermasalah 14 MARCH 2011 1 COMMENT Dalam kegiatan pembelajaran di kelas tidak jarang kita menemukan

siswa-siswi bermasalah, mislnya: suka gaduh/ribut, tidak memperhatikan pelajaran, meninggalkan tempat duduk tanpa ijin, bercanda sendiri, atau suka „nylemong‟ (berkata tidak sesuai pembahasan) ketika diterangkan. Hal ini menjadi penyebab kita, para guru menjadi malas ketika mengajar di kelas tersebut. Pakar manajemen kelas Carolyn Evertson dan rekannya memberikan solusi berupaa strategi yang efektif mengatasi siswa bermasalah tersebut, antara lain: 1. Gunakan isyarat non verbal. Jalin kontak mata dengan siswa. Kemudian beri isyarat dengan meletakkan telunjuk jari di bibir anda, menggeleng kepala, atau menggunakan isyarat tangan untuk menghentikan perilaku tersebut. 2. Terus lanjutkan aktifitas belajar. Biasanya terjadi suatu jeda dalam transisi aktifitas dalam kegiatan belajar mengajar, dimana pada jeda tersebut siswa tidak melakukan apa-apa. Pada situasi ini, siswa mungkin akan meninggalkan tempat duduknya, mengobrol, bercanda dan mulai ribut. Strategi yang baik adalah bukan mengkoreksi tindakan mereka tetapi segera melangsungkan aktifitas baru berikutnya. 3. Mendekati siswa. Saat siswa mulai bertindak menyimpang. Anda cukup mendekatinya, maka biasanya dia akan diam. 4. Arahkan perilaku siswa. Jika siswa mengabaikan tugas yang kita perintahkan, ingatkan mereka tentang kewajiban itu. Anda bisa berkata, “Baiklah, ingat, semua anak harus menyelesaikan soal matematika ini.” 5. Beri instruksi yang dibutuhkan. Terkadang siswa melakukan kesalahan kecil saat tidak memahami cara mengerjakan tugas. Untuk mengatasinya anda harus memantau siswa dan memberi petunjuk jika dibutuhkan.
25

26

6. Suruh siswa berhenti dengan nada tegas dan langsung. Jalin kotak mata dengan siswa, bersikap asertif, dan suruh siswa menghentikan tindakannya. Buat pernyataan, singkat dan pantau situasi sampai siswa patuh. Strategi ini bisa dilakukan dengan mengkombinasikan strategi mengarahkan perilaku siswa. 7. Beri siswa pilihan. Berilah siswa tanggung jawab dengan memilih dua pilihan, bertindak benar atau menerima konsekuensi negatif. Beri tahu siswa apa tindakan benar itu dan apa konsekuensi bila melanggar. Cara Menangani Siswa yang Nakal di Kelas Ahmad Saleh Muslimin 10 comments Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook

Hallo sohib bloggers, Indonesian readers, and juga khususnya para guru Indonesia. How are you this morning? Waktu facebooking, tadi saya sempat membuka-buka salah satu forum guru, nama forumnya adalah forum PaGI (alias padepokan guru Indonesia) dimana di situ ada banyak info dan juga taktik sharing soal metode pengajaran dan berbagai hal lainnya yang berkaitan dengan dunia pengajaran. Yang bikin aku tertarik ada query dari salah seorang anggotanya yang bertanya soal:

27

"Bagaimana sih cara menangani siswa yang nakal" gede nian tulisannya mas? hehe.. iya sohibku biar mata kita terbuka lebar-lebar.. hahaha.. Tentunya you know kan how is a class situation, di sana itu bukan hanya berisi anak-anak 'surga' tapi juga anak-anak 'neraka', hehe bahasanya kayak malaikat aja mas? Just kidding my sohib:P. Ya.. maksud aku, yang ada dikelas itu bukan cuma ada anak2 patuh dan taat saja tapi juga yang nakalnya itu lho yangalways minta ampuun deh nanganinnya. Certainly, sudah menjadi hal yang umum banget di dunia pendidikan having students kayak gitu. Hehehe.. alias bukan barang baru coy. Apalagi era yang modern ini. Sekarang itu konsep nakal juga berkembang, yang awalnya hanya bolos kelas, sekarang itu trendnya siswa suka facebookan, smsan dalam kelas, bermain situs jejaring lainnya atau main game saat guru sedang menjelaskan. Gimana gak bikin kesel, kalau kita ngajar dikacangin ma muridnya. Kok murid bisa pada gitu sih? Sohib semua pasti nanya gitu kan. Ok, sekarang kita coba tebak kira2 apa saja penyebabnya. Yang umum2 aja deh. Kalau menurut aku, berdasarkan pengalamanku ngajar kemarenkemaren, ada beberapa hal yang memicu terjadinya kekacauan dalam kelas. (a) mungkin kita kurang tegas pada siswa jadi kita dikacangin (b) mungkin tidak ada rule di kelas jadi siswa bertindak seenaknya (c) siswa yang nakal itu mungkin butuh perhatian (d) mungkin juga aktifitas kelas kita tidak cukup atractive untuk membuat siswa fokus (e) atau memang students-nya yang rada-rada gak waras.. hehe... yang ini off the record aja deh. Untuk itu in my opinion untuk menangani siswa yang nakal, langkahlangkah berikut berikut bisa kamu coba..

saranku. mencatat nama teman mereka yang ribut (kalau perlu berikan kepada murid yang suka ribut di kelas. aku yakin mereka ndak perlu bolos karena ada sesuatu yang menarik untuk ditonton di kelas. Agar mereka tidak sibuk mengganggu dan ribut di kelas.28 (1) Buat aturan yang jelas tentang tanggung jawab guru dan siswa di kelas. (2) Jadilah guru yang kreatif soal aktifitas di kelas selama PBM. (4) Ajaklah ngobrol siswa2 yang menurut kamu berada di top list chaos students Because you need to know what are their problems. menghapus papan tulis. Nah dalam membuat peraturan ini libatkan mereka. buatlah daftar must dan mustn't yang harus dipatuhi bersama. baiknya kita ajarkan berbagi tanggung jawab pada mereka. (3) Beri mereka tanggungjawab. mereka tahu kesalahannya dan bertanggung jawab atas hukuman yang telah mereka buat sendiri. list aja siswa yang menurut kamu itu . Sehingga kalau mereka suka dengan kita because something interresting that we have. jadilah guru yang kreatif dan kalau perlu jadilah artis atau entertainer untuk anak-anak didik kamu. murid itu sebenarnya mengharapkan guru itu bukan hanya mentransfer teori yang serba membosankan tapi juga membuat mereka belajar dan bersenang-senang secara berbarengan di kelas. Hal ini sangat penting sekali mengingat jika tidak ada peraturan siswasiswa kita bisa lepas kendali. Misalnya kita meminta mereka mendistribusikan buku. jadi ketika something wrong happen. Biarkan murid yang menentukan peraturannya. Jadi saran aku. Untuk yang satu ini. tentunya dia tidak akan ribut kalau diberi tanggung jawab untuk nulisin nama anak yang suka ribut karena dia sendirilah pelakunya) atau tugas apapun yang membuat mereka sibuk belajar atau mengerjakan sesuatu dari pada menakali teman-temannya atau membuat kegaduhan dalam kelas.

they will get scared. kamu hanya perlu belajar saja dan kamu nanti pasti akan bisa step by step. bahwa students akan semakin merajalela membuat chaos di dalam kelas kalau gurunya lemah lembut baik dalam perkataan maupun dalam perbuatan. dia sangat kesal sekali dengan seorang anak. Tampang galak di pertemuan pertama dapat mengontrol perilaku murid kita. tanyakan kepada mereka apa kamu itu ngajarnya salah atau pelajarannya yang mereka tidak sukai. Jika memang situasinya sudah tidak bisa terkontrol. dan tahu gak ternyata alasan anak itu berbuat kegaduhan karena dia pernah dibilang bodoh dalam hal bahasa inggris oleh guru2 lain. (6) Mintalah partisipasi orang tua jika anak itu sudah tidak bisa diatur. Setidaknya kita harus tahu apa masalah mereka sampai bertindak tidak baik di kelas. lalu minta mereka stay di kelas jika kelas telah berakhir. (5) Sometimes. alangkah baiknya mengkomunikasikan masalah ini kepada orang tua siswa yang bersangkutan agar mereka juga bisa membuat kontrol dari . Ada pengalaman seorang guru bahasa inggris dari India. Akhirnya mereka bicara. kelasnya jadi gaduh gara ulah salah satu anak didiknya itu. dari pada menunjukan diri agar populer sebagai guru baik tapi berujung pada kekecewaan kita sendiri sebagai guru karena tidak ditaati oleh murid kita sendiri. Hal ini sebaiknya jadi langkah terakhir karena tanggung jawab di sekolah adalah tanggung jawab kita karena kita adalah orang tua kedua para siswa kita. Tapi kalau tampang kita udah killer abis and galak. Hasilnya adalah siswa kita bisa resistant kalau kita kasih tugas. esok harinya si anak yang tukang ribut itu jadi anak yang tenang dan taat selama pelajaran.. 'aku sebagai gurumu tidak pernah menganggapmu bodoh. Mengetahui masalah itu lalu sang guru bilang. Ingatlah. Setelah beberapa pertemuan boleh lah kemudian kamu nunjukin tampang baik. Dia akhirnya mencoba melakukan treatment dengan meminta siswa itu tetap stay di kelas setelah kelas usai.' Setelah obrolan itu usai. Ajaklah mereka ngobrol secara face to face individually. Lebih bagus kayak gitu.29 nakal.

Kelas yang tenang serasa di surga. Model Pembelajaran. namun karena ulah dan kerja kita dalam me-manage kelas secaraexcellent. bahkan dengan penggunaan Media Pembelajaran .. Kelas yang tenang bukan berarti kelas yang mencekam karena ulah kita sebagai "guru killer". Anda mungkin juga melupakan kerja keras dan prestasi akademik yang signifikan untuk memenangkan manajemen kelas. Percaya atau tidak. Tanpa terfokus dan relatif dapat menenangkan siswa. Jadi ada kerja sama antara guru dan orang tua dalam mencarikan solusi atas permasalahan si anak ini "Kelas tenang gurupun Senang " Itulah fenomena yang mungkin kita idam-idamkan sebagai seorang guru. Banyak sekali efektivitas yang dimodifikasi dengan waktu.30 dalam soal perilaku siswa tersebut. Ya. Kuncinya di sini adalah untuk mendapatkan kreatif dan tidak mengharapkan satu rutinitas untuk bekerja selamanya. sehingga merasa bebas untuk menerapkan melalui berbagai . kita harus menang dalam setiap pertempuran di dalam kelas. merupakan pertempuran yang sering terjadi ketika kita berada di dalam kelas. Strategi Pembelajaran. tak dapat disangkal. bahkan yang ada hanyalah kesemrawutan tata kelas. mungkin jika diteorikan memang mudah. sangat mungkin untuk menenangkan siswa dan menjaga mereka tetap mengerjakan tugas. Maka untuk itulah kita dituntut untuk mengusai berbagai macam Pendekatan Pembelajaran. Disiplin dan manajemen kelas. Kelas yang tenang juga akan membuat kita merasa nyaman dalam melaksanakan proses pembelajran. namun jika kita dalam keadaan nyata akan terasa sangat sulit untuk memunculkan sosok kata manage tersebut.

2. tidak ada salahnya jika kita mencobanya pada kelas di Indonesia.". ketika Anda baru saja menambahkan kata "permainan" untuk permintaan Anda. Trik ini telah dimainkan oleh seorang mahasiswa salah satu Universitas di Cambridge. Setelah mengulangi tuntutan untuk tenang itu hampir diabaikan. anak-anak pada umumnya akan sangat merespon. (Target untuk sekitar Rp 100. Anak-anak akan mencintai permainan ini dan akan segera tenang ketika anda mencapai ke arah kotak musik.atau dapat menggunakan music box yang telah ada misalnya tape.. aba-aba "diam" kita ucapkan ! Mereka menjadi diam selama mungkin. karena anak-anak mencintai permainan. kita memutuskan untuk memiliki anak-anak bermain dalam "The Quiet Game. setiap kali mereka berisik atau tidak mengerjakan tugas.000. Anda akan membuka kotak musik dan membiarkan music box menyala dan memutar musicnya sampai mereka tenang dan kembali bekerja. mereka memperoleh 3 detik untuk membuat suara sebanyak yang mereka inginkan dan kemudian. Siswa yang membuat keributan menerima terlihat seperti rendah dan tekanan rekan-rekan mereka untuk menenangkan diri lagi di . di akhir hari. The Music Box Beli kotak musik yang murah. mp3 player. Katakan kepada siswa. ya. Jika. anak-anak menerima beberapa jenis hadiah. Mungkin mereka dapat memperoleh tiket untuk gambar mingguan atau beberapa menit menjelang akhir minggu untuk waktu bebas bermain. The Quiet Game Entah mengapa. dll) . Setiap pagi.31 metode yang tercantum di bawah ini. Michelle Nisly. Berikut adalah beberapa uji strategi disiplin guru-siswa yang memenuhi tujuan untuk mempertahankan kelas yang tenang dengan mudah: 1. Caranya seperti ini : Pada dasarnya.

ya. trik ini telah bekerja dengan baik tanpa imbalan apapun. Sejauh ini. konsekuensi. maka mata Anda pasti mengarah pada jam atau arloji Anda. yang ribut. namun "waktu adalah harta kita". Katakan kepada siswa bahwa mereka akan kehilangan waktu istirahatnya jika mereka hanya ribut dan membuat ulah tidak jelas. Tetapi. atau bahkan hal yang sangat baru dan berguna bagi kita seorang guru. pastikan bahwa anak-anak memang dalam keadaan membuang-buang waktu dengan kegiatan yang tidak karuan ketika mengerjakan soal atau tugas. Setiap kali siswa Anda terlalu keras dan ribut sehingga membuang-buang waktu. Sering kali kita mengatur penghitung waktu dan mengatakan anak-anak bahwa kita akan melihat berapa lama mereka dapat tetap diam kali ini. Pertama.32 sesi berikutnya. . Eye the Clock Mungkin trik ini sudah tidak asing lagi bagi kita. yang bikin ulah tidak karuan. Kita mulai saja cara kerja trik ini. Anda mungkin terkejut melihat seberapa baik teknik sederhana ini berhasil! Cobalah ! 3. Hal ini karena " waktu ". Biarkan para siswa tahu bahwa yang mereka lakukan hanya membuang-buang waktu dengan menjadi ribut. yang mondir sana sini. Dengan patokan kenyataan seperti ini. Jika tidak. maka " taraaaaaaaaaaaaaaaaaaa. trik ini sangat simple namun sangat berpengaruh jika anda dapat me-manage ini. contoh : " Anak-anak. Lacak waktu yang hilang (turun ke sesi kedua!) Dan terus kita awasi kelas dengan tanggung jawab. kita sulap menjadi sebuah permainan yang menantang bagi siswa. maka bapak akan mengurangi waktu istirahannya !! katakan dengan nada dan intonasi suara yang meyakinkan. Ini biasanya bekerja dengan sangat baik karena anak-anak tidak ingin kehilangan waktu istirahat. efektivitas mungkin luntur dan kita harus menambahkan beberapa komponen lain ke permainan. kekalahan. atau pemenang. waktu bukan lagi uang.

Siswa Anda akan segera terbiasa dengan rutinitas ini dan itu harus cukup cepat dan mudah untuk menenangkan mereka. sekali anak-anak melihat maksud apa yang Anda katakan. Kunci untuk setiap keberhasilan rencana pengelolaan kelas adalah berpikir dengan hati-hati tentang tujuan yang ingin Anda capai dan bertindak dengan penuh percaya diri. A twist on ini adalah untuk mengangkat tangan Anda dan menghitung satu jari pada satu waktu. Anda adalah guru.Trik ini cepat dan mudah dan akan bekerja dalam situasi apa pun! 4. Anda bertanggung jawab. Anak akan memperhatikan petunjuk atau sinyal terhadap gerakan yang anda lakukan. Pada saat Anda menghitung sampai lima. Tentunya dengan kesepakatan yang di buat terlebih dahulu bersama seluruh kelas sebelum pembelajaran kelas dimulai. Anda mungkin ingin diam-diam menghitung sampai lima bersama dengan isyarat visual dari jari-jari Anda. Tangan berarti berhenti bicara dan memperhatikan guru. mereka juga akan mengangkat tangan mereka. gelombang penggalangan tangan akan menyelimuti ruangan dan Anda akan segera memiliki perhatian seluruh kelas dan kembali. misalnya seperti dengan mengangkat tangan. Hands Up nonverbal adalah cara lain untuk menenangkan kelas Anda yakni melalkukan suatu gerakan tubuh yang memfokuskan alur lalu lintas belajar kelas ke arah Anda. kelas perlu diam-diam menaruh perhatian pada Anda dan arahan Anda. Bila murid-murid melihat bahwa tangan Anda dinaikkan. berfikirlah bahwa anda . Tapi. hanya melirik ke arah jam akan cukup untuk menenangkan mereka. Dan andalah raja di kelas. anda akan menguasai kelas.33 ancaman kosong Anda akan segera ditemukan dan trik ini tidak akan bekerja sama sekali.

Anda dan anak-anak akan berkembang di bawah keadaan seperti itu Read more: Trik Menyulap Kelas Menjadi Tenang !!!|EDUCATION FOR OUR COUNTRY . jadikan para siswa partner anda.PENDIDIKAN UNTUK NEGERI KITA Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial No Derivatives Cara Belajar yang Baik Posted by' Admin on November 25. anda tidak akan berdiri didepan kelas dengan sendirinya. 2011 41 . tanpa adanya siswa anda tidak akan menjadi guru profesional. tentang dalam arti berpikir kritis tanpa ada rasa tekanan. Jika Anda tidak percaya tentang pengelolaan kelas dan mendasari ini sepenuh hati. Percayalah. anak-anak akan merasakan ragu dan bertindak atas perasaan diri mereka sendiri. Sadar merancang disiplin rutinitas dan mengajar mereka secara eksplisit. Rutinitas Siswa adalah cinta sebanyak yang kita lakukan. dan tanpa siswa anda tidak ada. Buatwaktu di kelas sebagai individu yang produktif dan setengan mungkin.34 tidak lebih pintar didalam kelas.

Waktu yang paling tepat untuk belajar bisa di sesuaikan dengan mood dan toleransi tubuh kita. Semua sesuai dengan kondisi yang ada. Jadi waktu belajar seseorang memang tidak bisa sama. sore atau mala hari. . saya mencari beberapa tips cara belajar yang baik di beberapa forum yang memberikan berbagai tips cara belajar untuk anak. Tidak harus setiap malam. walaupun dengan waktu yang tidak lama. Salah satunya pendapat dari Raka Arda. Kalau kita jam 8 atau jam 9 malam sudah merasa mengantuk bisa memilih waktu sore atau sehabis maghrib.35 Cara Belajar yang Baik. Bagaimana cara belajar yang baik efektif dan tepat untuk murid/siswa. Misalnya 1 atau 2 jam setiap hari. Tentunya dengan memberikan tips cara belajar yang baik. Setiap orang bisa menentukan sendiri kapan waktu yang paling tepat untuk belajar. Berikut Cara Belajar Yang Baik Untuk bisa pandai dan pintar pastinya harus giat dan tekun belajar. Sebaiknya cara belajar yang baik di lakukan setiap hari. Tentunya orang tua lebih memperhatikan dan menerapkan cara belajar yang baik bagi anaknya agar mendapat hasil belajar yang memuaskan. Kapan waktu yang tepat agar hasilnya juga maksimal. Bulan-bulan ini merupakan bulan mendekati ujian semester bagi siswa SMP maupun SMA. Para guru pun juga senantiasa menghimbau kepada siswasiswanya untuk lebih meningkatkan belajarnya agar siswa bisa mengerjakan ujian semester dengan baik. Apakah memilih pagi. Banyak sekali murid-murid sekolah saat ini belajar ngoyo hanya jika ada ulangan atau ujian. Berangkat dari cara belajar yang baik. Yang penting jangan terlalu memaksakan atau memporsir balajar hingga larut malam karena biasanya hasilnya juga tidak akan bisa maksimal.

Cara ini merupakan salah satu cara belajar .36 Berikut Ini Tips Dan Trik Cara Belajar Yang Baik Untuk Menghadapi Ujian 1. Apakah sudah jelas? Jangan ragu dan takut untuk bertanya kalau memang kurang paham atau kurang mengerti. Hindari Sukap Tidak Jujur Sekarang ini banyak siswa membuat catatan untuk mencontek saat ada ulangan atau ujian. Dengan belajar kelompok kegiatan belajar akan menjadi sangat menyenangkan karena ada temannya. Belajar secara kelompok sebaiknya mengajak teman yang pandai dan rajin belajar agar bisa termotivasi dan ketularan pintar. Misalnya hanya belajar kalau ada ulangan atau ujian saja. Belajar Kelompok Bosan belajar sendirian? Coba saja belajar secara kelompok bareng teman. Coba Rajin Membuat Catatan Atau Intisari Dari Pelajaran Setiap bab pelajaran selalu ada bagian-bagian yang penting. 5. Tips Cara Belajar yang Baik 1. kamu harus menciptakan suasana yang kondusif. Bagaimana dengan tips cara belajar yang baik diatas mungkin masih belum bisa meningkatkan hasil belajar anda? Cara Belajar Yang Baik Ini masih ada beberapa tips cara belajar yang baik efektif dan efisien dari blog UMY. Bertanya Kalau Belum Paham Biasanya saat guru selesai membahas satu mata pelajaran akan bertanya pada murid muridnya.. Ciptakan suasana yang kondusif Dalam belajar. silahkan disimak. Selalau Disiplin Dan Tekun Dalam Belajar Yang penting di sini adalah kualitas belajarnya. Nah bagian yang penting ini sebaiknya dibuat catatan di buku tersendiri. 3. Dengan belajar dengan jadwal yang teratur seorang murid akan selalu siap jika ada ulangan dadakan dan tidak perlu mencontek. 4. Walaupun hanya 1-2 jam sehari tapi kalau di lakukan setiap hari pasti akan lebih baik dari pada belajar dalam waktu yang sangat lama pada waktu tertentu saja. 2. Cara belajar yang baik dengan merangkum bahan atau materi pelajaran juga sangat berguna saat menghadapi ujian. Belajar kelompok merupakan salah satu belajar yang baik dan efektif. nyaman dan tenang untuk belajar.

keterangan gambar dan ringkasan yang ada. Walaupun kamu jika menghafal langsung dalam 1 minggu sudah lupa. 3. Jika membaca bahan pelajaran yang baru. Berlatihlah tehnik kemampuan mengingat Cara Belajar Yang Baik dengan teknik kemampuan mengingat. Sehingga nggak mengganggu konsentrasi. sehingga bisa dibaca kapan dan dimanapun kamu berada. Kalau kamu meringkas materi dari setiap bahan pelajaran ke dalam sebuah catatan kecil. maka akan sangat membantumu mengingat bahan pelajaran itu. maka bacalah dahulu kalimat pertama dari setiap paragrafnya. bener kan? Itu akan membuatmu cepat hafal materinya. Biru. Agar lebih mudah kamu ingat sebaiknya materi yang akan kamu hafal itu diubah menjadi sebuah singkatan atau kata kunci (Mnemonics) dengan formulasi yang mudah diingat-ingat. Lihat garis besarnya dahulu Tips cara belajar yang baik dengan melihat garis besar materi. Tips cara belajar yang baik dan paling ampuh adalah dengan tekun dan rutin. 5. Belajar tepat waktu dan serius juga sangat berpengaruh dalam . kamu pasti membaca materinya lagi. Buatlah catatan intisari dari bahan pelajaran Tips cara belajar dengan teknik meringkas intisari dari pelajaran. Sebaiknya catatan itu ditulis kedalam buku kecil atau kertas yang bisa dibawa kemana-mana. 2. Belajarlah dengan tekun dan rutin. Lihatlah semua subjudul. Tips Cara belajar yang baik bukan? 4. Pada saat kamu menulisnya. Nila dan Ungu. Kamu bisa lebih meningkatkan pemahaman bila melihat sepintas garis besarnya. kita juga bisa lebih tenang dan nggak penat dalam belajar. kamu harus tenang dan dalam keadaan yang nyaman. Hijau. karena selain lebih fresh. yaitu Merah. Kuning. jangan langsung menceburkan diri kedalamnya. Belajar di luar ruangan mungkin adalah pilihan yang cukup baik. Jik membaca bacaan yang cukup panjang. dengan menggunakan mnemonics seperti ini kamu bisa ingat sampai puluhan tahun lamanya. Jingga.37 yang baik karena bagaimanapun jika ingin materi yang kamu pelajari itu bener-bener masuk ke otakmu. Seperti MeJiKuHiBiNiU untuk singkatan-singkatan dari warna pelangi.

Demikian beberapa tips cara belajar yang baik efektif dan efisien untuk anda coba.com Sebagai seorang pendidik sangatlah vital dalam mengorganisasi KBM supaya baik dan tercapai dalam pembelajaran.Apabila di ingatkan masih melakukan kenakalan di ingatkan dan diberi konsekuensi tidak boleh mengikuti pembelajaran Dekati murid yang ribut/nakal. Untuk itu ada beberapaTip cara mengatasisiswa nakal di kelas :        Menggunakan isyarat verbal. Apabila murid yang nakal didekati otomatis siswa tersebut akan diam sendiri Mengarahkan perilaku siswa. semoga sukses!! Read more: TIPS BELAJAR >> Cara Belajar Yang Baik | belajarpsikologi.com 01 April 2012 .malas mengerjakan tugas dan lain-lain.ketawa. Memberikan instruksi yang di butuhkan.Seorang guru harus mampu mengarahkan dan semua peserta didik haarus mengumpulkan pekerjaan yang harus dipertanggungjawabkan.atau telunjuk jari yang ditempelkan kebibir supaya siswa menghentikan kegiatan tersebut. Jadi belajarlah dengan tekun dan rutin selagi ada waktu untuk belajar.jalan jalan mengganggu temannya mengerjakan tugas. Menyuruh murid berhenti dengan nada tegas dan langsung. apabila kamu jarang belajar maupun hanya belajar jika akan ada ulangan pasti prestasinya gak akan maksimal. cara belajar yang baik seperti itu hasilnya juga nggak akan maksimal. Melanjutkan aktifitas belajar. Sering kita jumpai bahwa dalam pembelajaran seorang siswa melakukan kenakalan dengan bercanda.apabila ada yang bercanda kita menggunakan isyarat kerlingan mata.WIB Tip Cara Mengatasi Siswa Nakal di Kelas Diposting oleh : Sriningsih_01@yahoo. Dengan demikian peserta didik .Apabila peserta didik masih membandel seorang guru memberikan surat pernyataan apabila mengulangi tidak di perbolehkan mengikuti pelajaran selanjutnya Memberi peserta didik pilihan. Juga jangan belajar dengan tergesa-gesa pada hari terakhir sebelum ulangan. Pendidik memberikan pilihan alternatif mau melakukan tindakan benar di kelas atau mendapat sangsi negatif.main HP.38 peningkatan prestasi belajar.

Selamat berjuang 1. bukankah semua karakter bagus?.. I try to help others. Saya mencoba untuk menolong orang lain Principled I always try to do what is right. Peduli Saya peduli pada orang lain. Padahal sepanjang yang saya tahu Diknas pun membebaskan guru untuk menentukan karekter apa yang ingin diterapkan dalam pembelajaran. Salah satu pertanyaan yang banyak muncul adalah karakter macam apa yang saya mesti masukkan.. Saya selalu menepati janji saya. mendidik anak yang baik serta berkarakter. Pemikir ..39 akan berfikir dan menghentikan kenakalan Sebagai pendidik marilah kita tingkatkan profesionalisme kita agar dalam mendidik anak bangsa ini bisa berhasil dan melahirkan aset bangsa yang mempunyai karakter yang baik.Sebagai acuan saya punya beberapa karakter yang diambil dari kerangka kerja IB yang bisa diterapkan untuk kelas pak Taufik. Memiliki Prinsip Saya selalu melakukan hal yang benar. I always do what I say I will do. I like to solve problems... Amien. Caring I care for other people. Pertanyaan lainnya adalah bagaimana mengajarkannya? apakah mesti diujikan atau dites secara khusus? Pertanyaan diatas hadir dikarenakan guru ingin menghadirkan yang terbaik di kelas bagi siswanya dan disaat yang sama masih ingin 'satu haluan' dengan diknas. Banyak sekali kebingungan guru saat mencoba memasukkan aspek karakter ke dalam pembelajaran. Thinker I practice thinking skills.

I’m not afraid or shy. Saya tidak takut atau malu. I can speak and write clearly so that other people can understand me. Open Minded I listen to other people. Ingin Tahu Saya suka bertanya. Reflektif Saya memikirkan kembali tentang apa yang telah saya lakukan. Saya tahu bahwa orang lain melakukan hal yang berbeda dengan saya. Saya menyampaikan pesan secara lisan dan tulisan dengan jelas sehingga orang lain mengerti. Saya suka memecahkan masalah. Saya memikirkan kembali bagaimana untuk mengerjakan sesuatu lebih baik lagi. I think about what I can do to make it better the next time. Reflective I think about what I have learned. I Know that other people do things differently to me. Risk Takers I’m confident to try new things. Saya suka belajar. Inquirer I ask questions. Communicator I listen to other people when they speak. Berpikir Terbuka Saya menghargai pendapat orang lain.40 Saya suka berpikir. Berani Mengambil Resiko Saya berani mencoba hal-hal baru. I like to learn. . Komunikator Saya menyimak saat orang lain berbicara.

Saat mengajar jika ada siswa melakukan hal yang baik pujilah dengan karakter yang sudah bapak pilih. Sebuah hal yang menantang untuk dilakukan. guru mesti mau dan bersedia berubah menjadi dan memberi contoh seseorang yang masuk dalam karakter yang diajarkan. Knowledgeable I have learned many things. Trik2 supaya anak mengikuti pelajaran menyenangkan itu seperti apa? Sebuah pembelajaran yang menyenangkan untuk siswa belum tentu menyenangkan juga untuk guru atau sebaliknya. karena bukan saatnya lagi menilai siswa dari sekedar pengetahuan yang ia kuasai. I like to learn about lots of different things. Dinding kelas juga bisa dipasang pajangan kelas (display) yang berhubungan dengan karakter yang diajarkan di kelas. Saya bisa mengatakan pada orang lain apa yang saya pelajari. Jika tugas nya dalam kelompok sejauh mana siswa bisa bekerja sama. Hal lain yang sangat penting untuk dilakukan saat membelajarkan karakter di kelas. Sebab seperti yang kita sudah sama-sama tahu murid . dan jika karakter lain yang menurut guru cocok dengan penugasan yang diberikan. mau mengambil resiko belajar program yang belum bapak ajarkan di kelas" atau "terima kasih Raihan untuk presentasi mu yang bagus hari ini. 2. Saat pertama memang sulit dan akan jadi kebiasaan jika dilakukan terus menerus dengan penuh kerelaan menjadi 'role model' di kelas. Saat menilai siswa pun aspek karakter perlu dilibatkan. Berimbang Saya dapat melakukan banyak hal. Dengan demikian siswa semakin termotivasi untuk berbuat lebih berdasarkan karakter yang sudah disepakati di kelas. kamu memang komunikator yang efektif". Saya senang dengan hal-hal baru yang berbeda.41 Well Balanced I can do many things. Silahkan Pak Taufik memilih yang cocok dengan usia dan subyek yang bapak ajarkan. Misalnya "Arman kamu hebat sekali hari ini. Berpengetahuan Saya telah belajar banyak hal. I can tell you about these things. guru menilai juga karakter yang siswa tunjukkan saat mengerjakan tugas.

Guru selalu bersikap adil pada semua siswa. murid menjadi penurut semua sepanjang jam pelajaran. Sementara bagi seorang guru pembelajaran yang menyenangkan itu jika murid aktif tanpa dipaksa. 2. Sekarang jelaslah kedua kutub yang berbeda antara murid dan guru. Guru selalu mengacu pada kesepakatan jika sesuatu terjadi di kelas 5. padahal belum tentu jika pembelajaran menarik murid malah mudah didiamkan karena mereka tahu jika mereka mendengarkan mereka bisa mengatasi tantangan yang guru berikan. berkelompok dengan teman yang cocok serta punya guru yang mau mengerti atas segala keinginannya sebagai remaja yang sedang tumbuh. Karena biasanya guru memberikan instruksi yang berharga untuk mereka. atau malah sebaliknya demi mendapatkan simpati siswa ia jadi guru yang 'serba boleh' yang selalu mengiyakan apa kata muridnya. Agar supaya iklim menyenangkan di kelas tercipta guru mesti lakukan langkah berikut ini. 4. Di hari pertama buat kesepakatan antara guru dan murid intinya apa saja hal yang mesti dilakukan oleh kedua belah pihak agar tercipta kelas yang menyenangkan. tertawa-tawa. 7. Kelasnya pasti ribut. Beberapa mitos dari pembelajaran menyenangkan di kelas. Guru mengubah pola pikirnya dari 'bagaimana supaya kurikulum habis dibahas atau diajarkan' menjadi 'bagaimana dari topik bahasan dan kurikulum ini. Gunakan waktu 6 minggu pertama untuk menegakkan kesepakatan yang telah dibuat bersama-sama 3. 6. Kelas yang patuh dan sudah baik pun akan berubah menjadi liar jika guru mengajarnya asal dan tidak terencana. 1. lengkap dengan konsekuensi negatif jika ada pelanggaran dan konsekuensi positif jika ada hal yang baik terjadi di kelas. Guru menempatkan diri sebagai sosok yang pengertian dan mudah diajak berkomunikasi. murid mendapatkan pengalaman belajar yang menarik'. dan bagi sebagian guru hal ini akan membuat mereka mengambil jalan pintas dengan cara menjadi guru yang 'killer' hanya karena agar siswa menjadi penurut. .42 maunya bermain. murid antusias belajar tanpa mesti disuruh-suruh. Guru selalu merencanakan pembelajaran dengan baik perminggu.

Jenis penelitian deskriptif sendiri dapat dikelompokkan dalam tiga kelompok. namun tetap harus mendeskripsikan upaya yang telah dilakukan guru untuk memecahkan masalah dalam pembelajaran (Suhardjono: 2005). dan (3) apabila dalam analisis data dilakukan pembandingan maka disebut deskriptif komparatif. jenis penelitian ini dapat dilakukan oleh guru dalam kaitannya dengan pembelajaran di kelasnya. Salah satu jenis penelitian ditinjau dari tingkat eksplanasinya adalah penelitian deskriptif (Sugiyono: 2006. Namun demikian. 83). Pak Sahid seorang guru Fisika SMP kelas IX. Ilustrasi Sebagai ilustrasi dapat digambarkan sebagai berikut. Walaupun penelitian yang dilakukan oleh guru merupakan penelitian deskriptif. PENELITIAN DESKRIPTIF Berorientasi Pemecahan Masalah Dalam kaitannya dengan tugas mengajar guru maka jenis penelitian yang dilakukan guru sebaikinya adalah penelitian yang memiliki dampak terhadap pengembangan profesi guru dan peningkatan mutu pembelajaran.org ini Baik Pak taufik semoga jawaban saya bisa memuaskan dahaga keingintahuan anda sebagai guru era baru. Pasti susah dan memusingkan guru. Dia mempunyai masalah di kelas IX-A karena siswanya sering gaduh dan malas dalam mengikuti pelajaran. Upaya tersebut dapat berupa penggunaan metode pembelajaran yang baru. (2) Apabila dilakukan analisis data dengan menghubungkan antara satu variabel dengan variabel yang lain maka disebut deskriptif asosiatif. belum tentu jika gurunya kreatif pandai memanfaatkan barang yang ada di sekitar. karena pelaksanaan penelitian dilakukan setelah kejadian berlangsung (ini ciri penelitian deskriptif) maka tetap dikatakan sebagai penelitian deskriptif. A. maka apabila penelitian seperti itu dilakukan secara terencana oleh peneliti maka dapat dikategorikan sebagai jenis penelitian Pre Experimental Design One Shot Case Study atau One-Group Pretest-Posttest Design (Sugiyono: 2006.43 Pasti mahal dan memerlukan biaya. Dan karena untuk penelitian deskriptif yang dilakukan guru harus berorientasi pada pemecahan masalah atau peningkatan mutu pembelajaran maka lebih tepatnya rancangan penelitian seperti itu disebut penelitian deskriptif yang berorientasi pemecahan masalah atau peningkatan mutu. metode penilaian atau upaya lain dalam rangka memecahkan masalah yang dihadapi guru atau dalam rangka meningkatkan mutu pembelajaran. Berkali-kali pak Sahid sudah memperingatkan siswanya agar mengikuti . yaitu (1) apabila hanya mendeskripsikan data apa adanya dan menjelaskan data atau kejadian dengan kalimat-kalimat penjelasan secara kualitatif maka disebut penelitian deskriptif kualitatif. Dilihat dari syarat penelitian deskriptif yang sesuai dengan kegiatan pengembangan profesi tersebut (mendeskripsikan upaya yang telah dilakukuan). 5). padahal banyak orang dan pihak yang bisa ditanya misalnya lewat rubrik konsultasi di guraru.

atau dengan kata lain dapat menutup atau setidaktidaknya memperkecil kesenjangan itu. Persiapan Penelitian Sebuah penelitian beranjak dari masalah yang ditemukan atau dirasakan. Dia mulai menanyai (wawancara) siswanya tentang apa yang membuat menarik dan mana yang tidak menarik. karena kita sadari bahwa semua informasi yang berkaitan dengan keilmuan dalam hal ini teori ataupun hasil penelitian para ahli semua sudah tertuang dalam kepustakaan. Setelah masalah dirumuskan. Jadi sebuah masalah harus dapat dirasakan sebagai satu hambatan yang harus diatasi apabila kita ingin melakukan sesuatu. maka langkah selanjutnya adalah mencari teori-teori. pengolahan data maupun analisis dan peyimpulan hasil penelitian. pak Sahid sudah melakukan penelitian deskriptif kualitiatif tentang upaya yang telah dilakukan untuk memecahkan masalah dalam proses pembelajaran di kelasnya. Untuk itu dia berfikir untuk menemukan cara bagaimana menarik perhatian siswa agar mau mengikuti pelajaran dengan baik dan aktif dalam belajar. Demikian tadi. Penelitian diharapkan dapat memecahkan masalah itu. Hal lain yang lebih penting makna dari penelaahan kepustakaan adalah untuk memperluas wawasan keilmuan bagi para calon peneliti. Dari hasil wawancara. Selanjutnya pak Sahid menuliskan segala pengalamannya dalam bentuk laporan penelitian. B. Dalam arti lain sebuah masalah terjadi karena adanya kesenjangan (gap) antara kenyataan dengan yang seharusnya. Selanjutnya pak Sahid mulai menerapkan metode tersebut yang ternyata mampu menarik siswanya sehingga mau mengikuti pelajaran dengan baik dan lebih aktif dari sebelumnya. hal-hal yang membuat siswa bergairah dan sebagainya. konsepkonsep yang dapat dijadikan landasan teoritis penelitian yang akan dilakukan itu. mana yang perlu dilakukan dan mana yang tidak perlu dan sebagainya. dan mana yang kurang menarik siswa.44 pelajaran dengan baik. pengamatan dan dokumentasi. memberi petunjuk tentang memungkinkannya pengumpulan data. Apabila kita katakan bahwa untuk memperoleh data kita gunakan metode wawancara. dipilih. mana hal-hal yang membuat siswa senang dan termotivasi. tetapi masih belum berhasil juga. dan cara menganalisisnya. angket. Perumusan ini penting. angket maupun hasil penilaian. rumusan masalahnya. Dia juga merekam nilai yang diperoleh siswa sebelum dan setelah metode tersebut diterapkan. Pada waktu setelah kejadian berlangsung dan karena melihat keberhasilannya tersebut kemudian pak Sahid ingin mengetahui lebih mendalam tentang sebab-sebab siswa tidak tertarik dan kemudian menjadi tertarik untuk mengikuti pelajaran. kemudian dilakukan analisis dan pembahasan tentang penyebab ketidaktertarikan dan penyebab ketertarikan siswa. Selain itu dia juga membuat angket yang dimaksudkan untuk mengetahui lebih dalam pendapat siswa terhadap metode pembelajaran yang diterapkannya. dituliskannya upaya yang telah dilakukan tersebut secara sistematis mulai dari latar belakang mengapa dia menerapkan metode pembelajaran baru. Selanjutnya ditentukan metode pengumpulan data. yang diantaranya meliputi metode wawancara. maka di dalam melaksanakan pekerjaan . Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam merumuskan masalah. Yang dimaksud masalah adalah setiap hambatan atau kesulitan yang membuat seseorang ingin memecahkannya. padat dan jelas. yaitu: Sebaiknya dirumuskan dalam bentuk kalimat tanya. karena berdasarkan rumusan tersebut akan ditentukan metode pengumpulan data. maka lalu perlu dirumuskan. Setelah masalah diidentifikasi. landasan teori dan metode penelitian yang digunakan serta teknik analisis/pembahasan dan akhirnya menyusun kesimpulan hasil penelitiannya. Mulailah dirancang langkah-langkah pembelajaran tersebut dan dituangkannya dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Selama pelajaran berlangsung pak Sahid mencatat segala tingkah laku siswa. Untuk itu pak Sahid mencoba menerapkan metoda pembelajaran dengan metode penemuan/inkuiri ditambah penggunaan berbagai media pembelajaran.

digunakan angket atau kuesioner.. Misalnya uji statistik yang dilakukan adalah uji hubungan. model analisis yang digunakan harus sesuai dengan rancangan penelitiannya. dan kemudian dihitung mean. misalnya 5% atau 10%. Secara minimal alat bantu tersebut berupa rambu-rambu pertanyaan yang akan ditanyakan dan biasanya disebut pedoman wawancara. pengamatan atau dokumentasi. Dalam analisis deskriptif. Pelaksanaan Pengumpulan dan Pengolahan Data Setelah peneliti melakukan persiapan seperti dijelaskan di atas. Tetapi apabila penelitian juga dimaksudkan untuk mengetahui tingkat hubungan maka harus dilakukan pengujian hipotesis sebagaimana hipotesis yang telah ditetapkan untuk diuji. Saat melakukan penelitian di mana sumber datanya berupa tulisan atau dokumen. standar deviasi atau lainnya. Setelah data terkumpul dari hasil pengumpulan data. . maka selanjutnya dilakukan pengumpulan data. pengumpulan data dapat dilakukan di kelasnya sendiri. Istilah angket digunakan untuk menyebutkan metode maupun instrumen. SMK) atau wawancara (bagi siswa TK atau SD) dan data yang dikumpulkan misalnya tentang tanggapan siswa atas metode pembelajaran baru yang telah dilakukan guru atau hasil observasi atas sikap siswa pada saat guru menyajikan pembelajaran dengan metode baru. Dengan telah diambilnya hasil pengujian mengenai penerimaan atau penolakan hipotesis maka berati analisis statistik telah selesai. D. dan lain-lain agar memudahkan dalam pengolahan serta analisis selanjutnya. yaitu hubungan antar variabel-variabel penelitian atau perbedaan antara sampel-sampel yang diteliti. tetapi perlu diingat bahwa pelaksanaan penelitian masih belum selesai. dan keaktifan siswa. C. yaitu pengamatan non sistematis yang dilakukan oleh pengamat dengan tidak menggunakan instrumen pengamatan dan pengamatan sistematis. persentase. yang diperoleh dari hasil pengamatan. angket. diagram. atau dapat terjadi hubungan antar variabel penelitian atau perbedaan antara sampel yang diteliti tidak signifikan. Data lain yang perlu dikumpulkan misalnya adalah nilai hasil belajar siswa. maka selanjutnya dianalisis atau dibahas dan diberi makna atas data yang disajikan tersebut. Dalam hal rancangan penelitian deskriptif aplikatif. Jadi dalam menggunakan metode angket berarti instrumen yang digunakan adalah angket. yang dilakukan oleh pengamatan dengan menggunakan pedoman dalam melakukan pengamatan. Analisis dan Penarikan Kesimpulan Data hasil olahan tersebut kemudian harus dianalisis. Angket adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memproleh informasi dari responden dalam arti laporan tentang pribadinya. SMA. maka setelah disajikan data hasil wawancara. Untuk seorang guru. median. dengan taraf signifikansi tertentu. data deskriptif kualitatif sering hanya dianalisis menurut isinya dan karenanya analisis seperti ini juga disebut analisis isi (content analysis). Pengamatan dapat dilakukan dengan dua cara. maka berati hipotesis nol yang diterima. modus. pewawancara menggunakan alat bantu. Apabila penelitian yang dilakukan guru hanya berhenti pada penjelasan masalah dan upaya pemecahan masalah yang telah dilakukan (untuk meningkatkan mutu pembelajaran). digunakan metode dokumentasi. maka pengumpulan data dapat dilakukan dengan menggunakan angket (bagi siswa SMP. maka akan diperoleh hasil uji dalam dua kemungkinan. Untuk memperoleh jawaban secara tertulis dari responden. Sebaliknya dalam kemungkinan hasil yang kedua dinyatakan hipotesis alternatif tidak terbukti kebenarannya. perlu segera dilakukan pengolahan data. yang diperoleh dari metode dokumentasi. Untuk analisis statistik. data disajikan dalam bentuk tabel data yang berisi frekuensi.45 wawancara ini. atau hal-hal yang ia ketahui. Apabila ternyata dari hasil pengujian diketahui bahwa hipotesis alternatif diterima (hipotesis nol ditolak) berarti menyatakan bahwa dugaan tentang adanya saling hubungan atau adanya perbedaan diterima sebagai hal yang benar. Selanjutnya data yang telah diolah tersebut disajikan dalam bentuk tabel. karena telah terbukti demikian. Selanjutnya data dapat diambil melalui proses pengamatan atau observasi.

analisis data dan kesimpulan tidak ada runtutan yang jelas. Dalam penelitian dipastikan seorang peneliti mengharapkan hipotesis penelitiannya akan terbukti kebenarannya. tujuan peneltian.46 karena hasil keputusan tersebut masih harus diberi interprestasi atau pemaknaan. Tetapi jika hipotesis penelitian itu ternyata tidak tahan uji. karena peneliti harus mengekplorasi dan mengidentifikasi sumber masalah yang mungkin menjadi penyebab tidak terbuktinya hipotesis penelitian. yaitu : • Penelitian-menunjuk pada suatu kegiatan mencermati suatu objek dengan menggunakan cara-cara dan aturan metodologi tertentu untuk memperoleh data atau informasi yang bermanfaat untuk meningkatkan mutu suatu hal yang menarik minat dan penting bagi peneliti. untuk itu selanjutnya perlu diberi arti atau makna oleh peneliti. Dengan menggabungkan batasan pengertian tiga kata inti. Hasil analisis dari pengujian hipotesis dapat dikatakan masih bersifat faktual. Dalam pemaknaan sering kali hasil pengujian hipotesis penelitian didiskusikan atau dibahas dan kemudian ditarik kesimpulan. yaitu (1) penelitian. Kesalahan umum yang terdapat dalam penelitian tindakan guru adalah penonjolan tindakan yang dilakukannya sendiri. Apabila penelitian mengikuti alur atau sistematika berpikir yang runut seperti itu maka penelitian akan dapat dikatakan telah memiliki konsistensi dalam alur penelitiannya PENELITIAN TINDAKAN (ACTION RESEARCH) A. maka peranan pembahasan menjadi sangat penting. data. Jangan sampai antara masalah penelitian. yang dimaksud dengan ‘kelas' adalah sekelompok siswa yang dalam waktu yang sama.dalam hal ini tidak terikat pada pengertian ruang kelas. Jika memang demikian yang terjadi. Pengertian Penelitian Tindakan Penelitian tindakan adalah penelitian yang berorientasi pada penerapan tindakan dengan tujuan peningkatan mutu atau pemecahan masalah pada suatu kelompok subyek yang diteliti dan mengamati tingkat keberhasilan atau akibat tindakannya. . Akhirnya dalam kesimpulan harus mencerminkan jawaban dari pertanyaan yang diajukan. dan (3) kelas. atau bila yang melakukan tindakan adalah kepala sekolah atau pimpinan lain maka tetap saja disebut penelitian tindakan. Tindakan tersebut diberikan oleh guru atau dengan arahan dari guru yang dilakukan oleh siswa. Tindakan ini di kalangan pendidikan dapat diterapkan pada sebuah kelas sehingga sering disebut Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). • Kelas . yang sengaja dimunculkan dan terjadi dalam sebuah kelas secara bersama. landasan teori. Pengutaraan kalimat seperti itu kurang pas. Seperti yang sudah lama dikenal dalam bidang pendidikan dan pengajaran. Dalam kaitannya dengan istilah Penelitian Tindakan Kelas. segera dapat disimpulkan bahwa penelitian tindakan kelas merupakan suatu pencermatan terhadap kegiatan belajar berupa tindakan. di situ terdapat tiga kata yang membentuk pengertian tersebut. • Tindakan--. (2) tindakan. untuk kemudian diberikan tindakan lanjutan yang bersifat penyempurnaan tindakan atau penyesuaian dengan kondisi dan situasi sehingga diperoleh hasil yang lebih baik. menerima pelajaran yang sama dari guru yang sama juga. maka kemungkinan pembahasan menjadi tidak terlalu berperan walaupun tetap harus dijelaskan arti atau maknanya. tetapi dalam pengertian yang lebih spesifik. yaitu ditolak.menunjuk pada sesuatu gerak kegiatan yang sengaja dilakukan dengan tujuan tertentu. yang dalam penelitian berbentuk rangkaian siklus kegiatan. misalnya guru memberikan tugas kelompok kepada siswa.

perhatian mereka pada proses yang terjadi. Kegiatan nyata dalam situasi rutin Penelitian tindakan dilakukan oleh peneliti tanpa mengubah situasi rutin. SWOT sebagai dasar berpijak Penelitian tindakan harus dimulai dari melakukan analisis SWOT.Specific. Empat hal tersebut dilihat dari sudut guru yang melaksanakan maupun siswa yang dikenai tindakan. Jika guru mengupayakan cara mengajar baru. W (Weaknesses) . dapat diterima oleh subjek yang dikenai tindakan dan lingkungan. harus juga memikirkan tentang sarana pendukung dan halhal yang terkait dengan cara baru tersebut.kesempatan. atau di dalam gelas. tidak mengubah jadwal yang sudah ada. 2.Achievable. dapat dicapai.Acceptable.Managable. Prinsip-prinsip Penelitian Tindakan Agar peneliti memperoleh informasi atau kejelasan tetapi tidak menyalahi kaidah yang ditentukan. dapat dikelola. tetapi harus atas dasar sukarela.Time-bound. tidak sulit dilakukan. tetapi sifatnya hanya sementara. dan sebagainya. Adanya kesadaran untuk memperbaiki diri Penelitian tindakan didasarkan atas sebuah filosofi bahwa setiap manusia tidak suka atas halhal yang statis. memerlukan pemikiran yang matang. khusus. atau . 3. Upaya empirik dan sistemik Prinsip keempat ini merupakan penerapan dari prinsip ketiga. nyata bermanfaat bagi dirinya dan subjek yang dikenai tindakan. tidak di luar jangkauan dan • T . Dengan kata lain. terdiri dari unsur-unsur S (Strength) . • S . akan tetapi dalam proses perencanaan kegiatan merupakan singkatan dari lima huruf bermakna. penelitian tindakan dilakukan bukan karena ada paksanaan atau permintaan dari pihak lain. tidak terlalu umum • M.hal yang disebutkan dalam SMART. dapat diterima lingkungan. 1. guru melaporkan berlangsungnya proses belajar yang dialami oleh siswa. 5. karena menunggu hasilnya yang diharapkan lebih baik dari hasil yang lalu. O (Opportunity) .Realistic. Siswa juga diminta membandingkan dan mencatat hasilnya. Adapun prinsip-prinsip dimaksud adalah sebagai berikut. dan T (Threat) . Tentu saja pekerjaan guru sebelum menentukan jenis tindakan yang akan dicobakan. karena dilanjutkan lagi dengan keinginan untuk lebih baik yang datang susul menyusul. diikat oleh waktu. Oleh karena itu penelitian tindakan tidak perlu mengadakan waktu khusus. harus mengingat hal.47 Seharusnya guru menonjolkan kegiatan yang harus dilakukan oleh siswa. misalnya siswa mengamati proses mencair es yang ditempatkan di panci tertutup dan panci terbuka. Mengapa? Jika penelitian dilakukan dalam situasi lain. perlu kiranya difahami bersama prinsip-prinsip yang harus dipenuhi apabila sedang melakukan penelitian tindakan kelas. dengan senang hati. 4.kekuatan.kelemahan. yang dirasakan belum memuaskan dan perlu ditingkatkan. B. Dengan berpijak pada hal-hal yang disebutkan. perilakunya. dilaksanakan • A . sudah mengikuti prinsip empirik (terkait dengan pengalaman) dan sistemik. Tindakan yang dipilih peneliti harus khusus. Dengan telah dilakukannya analisis SWOT. hasilnya tidak dapat dijamin akan dapat dilaksanakan lagi dalam situasi aslinya. operasional. tetapi selalu menginginkan sesuatu yang lebih baik. Selain itu yang sangat penting adalah bahwa tindakan tersebut sudah tertentu .ancaman. berpijak pada unsur-unsur yang terkait dengan keseluruhan sistem yang terkait dengan objek yang sedang digarap. tentu saja apabila guru melakukan penelitian tindakan. dijangkau • R . penelitian tindakan dapat dilaksanakan hanya apabila ada kesejalanan antara kondisi yang ada pada guru dan juga pada siswa. Ikuti SMART dalam perencanaan SMART adalah kata bahasa Inggris artinya cerdas. Dengan kata lain. terencana Ketika guru menyusun rencana tindakan. Peningkatan diri untuk hal yang lebih baik ini dilakukan terus-menerus sampai tujuan tercapai.

Dengan kata lain. metode. tentu tidak sempat menganalisis peristiwanya ketika sedang terjadi. karena adanya unsur subjektivitas yang berpengaruh. Hasil yang diperoleh merupakan DAMPAK dari prosesnya. Oleh karena itu kepada guru pelaksana yang berstatus sebagai pengamat ini untuk melakukan "pengamatan balik" terhadap apa yang terjadi ketika tindakan berlangsung. dalam melaksanakan penelitian. Ketika guru tersebut sedang melakukan tindakan. bukan semata-mata hasil Penelitian tindakan merupakan kegiatan yang dilakukan oleh guru atau peneliti untuk memperbaiki atau meningkatkan hasil . Bukan seperti biasanya. tetapi harus cemerlang Penelitian tindakan harus dapat menunjukkan bahwa tindakan yang diberikan kepada siswa memang berbeda dari apa yang sudah biasa dilakukan. yaitu mengenakan tindakan di kelas. dilihat kelancarannya. metode. Tahap 1: Menyusun rancangan tindakan Dalam tahap ini peneliti menjelaskan tentang apa. Dalam reflekasi. Hal yang perlu diingat adalah bahwa dalam tahap 2 ini pelaksana guru harus ingat dan berusaha mentaati apa yang sudah dirumuskan dalam rancangan. satu semester. mengapa. C. tetapi harus pula berlaku wajar. apa yang sudah ada. pendekatan atau strategi yang berbeda dari biasanya. Tahap 4: Refleksi . Cara ini dikatakan ideal karena adanya upaya untuk mengurangi unsur subjektivitas pengamat serta mutu kecermatan amatan yang dilakukan. Jadi keduanya berlangsung dalam waktu yang sama. 7. karena yang biasa sudah jelas menunjukkan hasil yang kurang memuaskan. Cara. tidak dibuat-buat. yaitu kegiatan pengamatan yang dilakukan oleh pengamat. Tahap 2: Pelaksanaan Tindakan Tahap ke-2 dari penelitian tindakan adalah pelaksanaan. Dengan mudah dapat diterima bahwa pengamatan yang diarahkan pada diri sendiri biasanya kurang teliti dibanding dengan pengamatan yang dilakukan terhadap hal-hal yang berada di luar diri. Sesuai dengan prinsip nomer 2. pendekatan atau strategi tersebut berupa proses yang harus diamati secara cermat. di mana. peneliti tidak harus selalu berpikir dan MENGEJAR HASIL. Terpusat pada proses. Sambil melakukan pengamatan balik ini guru pelaksana mencatat sedikit demi sedikit apa yang terjadi. yaitu cenderung mengunggulkan dirinya. dengan mengubah cara. yaitu implementasi atau penerapan isi rancangan di dalam kancah. karena hatinya menyatu dengan kegiatan. kesesuaian dengan dan penyimpangannya dari rencana. Penelitian tindakan dapat direncanakan dalam waktu satu bulan. Sejauh mana proses ini sudah memenuhi harapan. 6. tindakan yang dilakukan harus berbeda dari biasanya. (3) pengamatan. Sebetulnya sedikit kurang tepat kalau pengamatan ini dipisahkan dengan pelaksanaan tindakan karena seharusnya pengamatan dilakukan pada waktu tindakan sedang dilakukan. Model Penelitian Tindakan Ada beberapa ahli yang mengemukakan model penelitian tindakan. Adapun model dan penjelasan untuk masing-masing tahap adalah sebagai berikut. Sebutan tahap 2 diberikan untuk memberikan peluang kepada guru pelaksana yang berstatus juga sebagai pengamat.48 jangka waktunya.naan perlu diperhatikan. keterkaitan antara pelaksanaan dengan perenca. dan lain-lain aspek yang berkaitan dengan proses. namun secara garis besar terdapat empat tahapan yang lazim dilalui. kapan. oleh siapa. dan bagaimana tindakan tersebut dilakukan. lalu dikaitkan dengan hasil setelah satu atau dua kali tindakan berakhir. tetapi mengamati proses yang terjadi. Tahap 3: Pengamatan Tahap ke-3. Penelitian tindakan yang ideal sebetulnya dilakukan secara berpasangan antara pihak yang melakukan tindakan dan pihak yang mengamati proses jalannya tindakan. kesulitan atau hambatan yang dijumpai. yaitu adanya kesadaran dan keinginan untuk meningkatkan diri. dan (4) refleksi. yaitu tahap: (1) perencanaan. (2) pelaksanaan. atau satu tahun. Oleh karena itu guru melakukan tindakan yang diperkirakan dapat memberikan hasil yang lebih baik.

5. suasana ketika terjadi. Persyaratan Penelitian Tindakan oleh Guru Beberapa hal di bawah ini antara lain merupakan persyaratan untuk diterimanya laporan penelitian tindakan yang dilakukan oleh guru. 2. Penelitian tindakan kelas oleh guru menuntut dilakukannya pencermatan secara terusmenerus. Inilah inti dari penelitian tindakan. Tindakan yang dilakukan tidak boleh merugikan siswa. Penelitian tindakan kelas terjadi secara wajar. melakukan "dialog" untuk menemukan hal-hal yang sudah dirasakan memuaskan hati karena sudah sesuai dengan rancangan dan mengenali hal-hal yang masih perlu diperbaiki. Oleh karena itu siklus yang kedua. Sasaran atau objek penelitian tindakan kelas Hal-hal yang dapat diamati sehubungan dengan setiap unsur pembelajaran tersebut antara lain adalah sebagaimana disajikan dalam bagian berikut. ketiga dan seterusnya tidak dapat dirancang sebelum siklus pertama terjadi. tidak mengubah aturan yang sudah ditentukan. tetapi harus semua siswa dalam kelas. 4. Penelitian tindakan kelas harus tertuju atau mengenai hal-hal yang terjadi di dalam pembelajaran. Istilah refleksi di sini sama dengan "memantul-seperti halnya memancar dan menatap kena kaca". kemudian berhadapan dengan peneliti untuk mendiskusikan implementasi rancangan tindakan. 1. urutan peristiwa. baik yang dikenai atau siswa lain. objektif. 3. hal-hal yang dirasakan sebagai kelebihan dan kekurangan dibandingkan dengan rencana yang sudah dibuat sebelumnya.49 Tahap ke-4 ini merupakan kegiatan untuk mengemukakan kembali apa yang sudah dilakukan. Dengan kata lain guru tersebut melihat dirinya kembali. reaksi siswa. dari tahap penyusunan rancangan sampai dengan refleksi. Penelitian tindakan harus dilakukan sekurang. Jadi bentuk penelitian tindakan tidak pernah merupakan kegiatan tunggal tetapi selalu berupa rangkaian kegiatan yang akan kembali ke asal. hasil pencermatan tersebut akan menetukan tindak lanjut yang harus diambil segera oleh peneliti. Apabila guru pelaksana juga berstatus sebagai pengamat. dan berguna untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. dan sistematis. Sesuai dengan prinsip bahwa ada tindakan dirancang sebelumnya maka objek penelitian tindakan kelas harus merupakan sesuatu yang aktif dan dapat dikenai aktivitas. E. yaitu dalam bentuk siklus. informasi dari siklus yang terdahulu sangat menentukan bentuk siklus berikutnya. Keempat tahap dalam penelitian tindakan tersebut adalah unsur untuk membentuk sebuah siklus. maka refleksi dilakukan terhadap diri sendiri. yang dlam hal ini guru pelaksana sedang memantulkan pengalamannya pada peneliti yang baru saja mengamati kegiatannya dalam tindakan. yang tidak lain adalah evaluasi. Kegiatan refleksi ini sebetulnya lebih tepat dikenakan ketika guru pelaksana sudah selesai melakukan tindakan. 1. Apabila dikaitkan dengan "bentuk tindakan" sebagaimana disebutkan dalam uraian ini.kurangnya dalam dua siklus tindakan yang berurutan. Penelitian tindakan kelas disadari betul oleh pelakunya. Hasil refleksi harus tampak digunakan sebagai bahan masukan untuk perencanaan siklus berikutnya. yaitu ketika guru pelaku tindakan mengatakan kepada peneliti pengamat tentang hal-hal yang dirasakan sudah berjalan baik dn bagian mana yang belum. artinya dicatat atau direkam dengan baik sehingga diketahui dengan pasti tingkat keberhasilan yang diperoleh peneliti serta penyimpangan yang terjadi. maka yang dimaksud dengan bentuk tindakan adalah siklus tersebut. yaitu satu putaran kegiatan beruntun. sehingga yang bersangkutan dapat mengemukakan kembali apa yang dilakukan. Istilah "refleksi" dari kata bahasa Inggris reflection. Unsur siswa. baik mengenai tindakan. maupun ketika . dapat dicermati objeknya ketika siswa yang bersangkutan sedang asyik mengikuti proses pembelajaran di kelas/lapangan/ laboratorium atau bengkel. dalam arti tidak mengubah jadwal yang berlaku. Makna darim kalimat ini adalah bahwa tindakan yang dilakukan guru tidak hanya memilih anak-anak tertentu. yang diterjemahkan dalam bahasa Indonesia pemantulan. bukan objek yang sedang diam dan tanpa gerak. D.

yang ditinjau dari tiga ranah yang dijadikan titik tujuan yang harus di capai melalui pembelajaran. Dalam penelitian tindakan ini guru tidak diharuskan menonjolkan analisis data. dan langsung menunjukkan data yang dikumpulkan melalui tes.50 sedang asyik mengerjakan pekerjaan rumah di dalam hati. 4. tentu saja langkah berikutnya tidak lain adalah menyusun laporan kegiatannya. baik susunan maupun tingkat pencapaian. meliputi peralatan. tetapi seperti sudah dikemukakan di depan. Hasil tes antar siklus dibandingkan dengan atau tapa rumus. sedang membimbing siswa-siswa yang sedang berdarmawisata. manfaat dan isi penelitian. meliputi pengorganisasiannya. sekolah. Unsur guru. ataupun peralatan yang disediakan dan digunakan di kelas. karena lahan tulisan akan sudah dipenuhi dengan penjelasan tentang alasan. Unsur materi pelajaran. tujuan.. Pada akhir tulisan tinggal disampaikan hasil penelitian. dapat dicermati ketika yang bersangkutan sedang mengajar di kelas. Laporan Penelitian Tindakan Selanjutnya apabila guru pelaksana penelitian tindakan kelas sudah merasa puas dengan siklus-siklus itu. Dimas bagus (100401140054). dan penjelasan tentang proses yang berlangsung. 2. tempat duduk siswa. penataan peralatan milik siswa dan sebagainya. Membuat karya tulis ilmiah laporan penelitian sebetulnya akan jauh lebih mudah dibandingkan dengan menulis artikel. F. guru hanya menyebutkan sangat sedikit tentang tindakan yang dilakukan. pengaturan. Proses penyusunan laporan ini tidak akan dirasakan sulit apabila sejak awal guru sudah disiplin mencatat apa saja yang sudah ia lakukan. Unsur pengelolaan. Oleh karena hasil belajar merupakan produk yang harus ditingkatkan. Unsur hasil pembelajaran. sangat menekankan proses METODE BELAJAR DENGAN BERMAIN UNTUK IPA SD Eshthih fithriyana (100401140045). Satu hal yang sangat dicermati oleh penilai adalah bagaimana siklus dilaksanakan. yaitu keberhasilan yang diperoleh dan hambatan atau kesulitan dalam pelaksanaan. atau ketika mereka sedang mengikuti kerja bhakti di luar sekolah. kemudian disimpulkan. baik lingkungan siswa di kelas. penempatan papan tulis. 3. cara penyajiannya. kemudian cerita tentang tindakan dengan siklussiklusnya. 7.Thomas yoga setiawan (100401140051). 6. baik yang dimiliki oleh siswa secara perorangan. 5. Informasi tentang lingkungan ini dikaji bukan untuk dilakukan camput tangan. Sistematika laporan penelitian tidak jauh berbeda dengan laporan penelitian yang lain. yang jelas-jelas merupakan gerak kegiatan sehingga mudah diatur dan direkayasa dalam bentuk tindakan. atau pengaturannya. Kesalahan umum yang terjadi. maupun yang melingkungi siswa dirumahnya. pengaturan urutan jadwal. Yang digolongkan sebagai kegiatan pengelolaan misalnya cara mengelompokkan siswa ketika guru memberikan tugas. dapat dicermati urutan matri tersebut ketika disajikan kepada siswa. peralatan yang disediakan oleh sekolah. Ryan apriliana (100401140059) . ditutup dengan rekomendasi atau saran. Unsur lingkungan. tetapi digunakan sebagai pertimbangan dan bahan untuk pembahasan. pasti terkait dengan tindakan unsur lain. Unsur peralatan atau sarana pendidikan. atau ketika guru sedang mengadakan kunjungan ke rumah siswa.

Ketertarikan untuk belajar menjadi berkurang yang pada akhirnya dapat menghambat kretifitas dan bakat anak sekolah. sehingga penyampaian materi lebih cepat dipahami oleh siswa. metode nelajar dengan bermain juga dapat merangsang imajinasi dan ketrampilan anak. Selain metode bermain sangat diminati oleh anakanak . Metode bermain dalam pembelajaran pada saat ini menjadi pilihan para guru dalam mendidik siswa-siswanya di sekolah. Padahal usia sekolah dasar adalah usia paling penting bagi pembentukan bakat anak pada bidang tertentu. Pendahuluan Saat ini beban pendidikan di usia sekolah dasar sudah sangat berat. tidak secara khusus. Selain itu banyak karya-karya yang hanya membahas metode bermain secara umum saja tidak menjurus seperti karya ilmiah yang kami susun ini.Ditambah lagi dengan buku bacaan pelajaran tidak menarik. Adapun beberapa masalah yang di hadapi dalam penyampaian metode belajar denang bermain antara lain: . Banyak sekali pihak-pihak yang lain yang juga menggangkat masalah ini. sehingga pendekatan dengan metode bermain akan lebih efektif. Dalam bermain anak juga akan mendapatkan pendidikan sendiri. sehingga guru tidak salah jika mengontrol pendidikan yang mereka dapat dari bermain. situasi belajar monoton dan metode penyampaian pelajaran tidak berkembang membuat siswa sekolah dasar menjadi engan ke sekolah. Salah satu mata pelajaran yang diberikan disekolah dasar adalah mata pelajaran ilmu pengetahuan alam (IPA). Misalnya saja kita ambil contoh Agus triantoko dan makalah yang dipublikasikan dalam anggoro putri‟s weblog. Dunia anak adalah dunia bermain.51 1. Selain itu menurut phiskolok pendidikan dengan disertai metode bermain sangat cocok bagi anak dikarenakan pada masa ini anak-anak Guru harus pintar-pintar untuk memanfaatkan hal itu demi pembelajaran peserta didik.Metode belajar yang hanya menghapal pada mata pelajaran IPA menjadikan mata pelajaran ini tidak menarik. Siswa dibebankan dengan banyak mata pelajaran bersifat hafalan yang membosankan. hal ini dikarenakan format buku yang banyak berisi tulisan dan hanya sedikit gambar. Selain itu banyak sekali mata pelajaran yang dapat manggunakan metode ini. antara lain pelajaran IPA.Dalam karyanya membahas secara umum saja.Sehingga kelompok kami tertarik untuk membahas metode tersebut.Siswa sulit menangkap dan memahami isi yang terkadang didalam buku IPA karena isi buku IPA bersifat abstrak dan banyak berisi rumusan teori yang harus dihapal tanpa diberi kesempatan bagi siswa untuk mempraktekkanya secara langsung.Buku teks IPA yang diberikan disekolah terkadang tidak menarik perhatian siswa.

maka pelaksanaan program kegiatan belajar harus menciptakan suasana nyaman bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Oleh karena target seperti itu maka guru tidak terlalu terdorong untuk menghadirkan fenomena-fenomena alam – betapa pun melalui alat peraga sederhana – ke dalam pembelajaran IPA. Namun Metode yang digunakan harus berkenaan dengan pendidikan IPA SD -sebagaimana tertuang dalam kurikulum. Untuk mengetahui pengertian dari metode belajar dengan bermain Untuk mengetahui bagaimana penerapan dari metode pembelajaran ini Untuk mengetahui kelebihan serta kekurangan dari metode ini 2. semata-mata dalam rangka mencapai target nilai tes tertulis evaluasi hasil belajar sebagai “ukuran utama” prestasi siswa dan kesuksesan guru dalam mengelola pembelajaran.Berdasarkan makna dimaksud. Bermain merupakan cara yang paling baik untukmengembangkan kemampuan anak didik.pada kegiatan pembelajaran secara umum telah direduksi menjadi sekedar pemindahan konsep. Oleh karena itu guru Sekolah Dasar harus memperhatikan kematangan atau tahap perkembangan anak didik. bermain mengandung rasa senang dan tanpa paksaan serta lebih mementingkan proses dari pada hasil akhir. Pembelajaran IPA yang demikian jelas lebih menekankan pada penguasaan sejumlah konsep dan kurang menekankan pada penguasaan kemampuan dasar kerja ilmiah atau keterampilan proses IPA. Perkembangan bermain sebagai cara pembelajaran hendaknya disesuaikan dengan perkembangan umur dan . Pada prinsipnya. dan dirinya sendiri. Bagaimanakah penerapan metode ini terhadap siswa SD? 3. 2.52 1. Apa yang dimaksud dengan metode belajar dengan bermain? 2. kesesuaian alat bermain serta metode yang digunakan. sehingga pembelajaran tidak seperti di Sekolah Menengah Pertama. orang lain. Pengertian belajar dengan bermain Sebutan Sekolah Dasar mengandung makna tempat yang nyaman untuk Belajar. 3. Apa saja kelebihan dan kekurangan dari metode ini? Sedangkan tujuan dari metode ini adalah: 1.konsep yang kemudian menjadi bahan hapalan bagi siswa. Bermain merupakan cara alamiah untuk menemukan lingkungan. Tidak jarang pembelajaran IPA bahkan dilaksanakan dalam bentuk latihan-latihan penyelesaian soal-soal tes.

memberi kesenangan maupun mengembangkan imajinasi pada anak. menemukan sendiri. Dalam proses perkembangan anak melalui bermain. dan mendapatkan bermacam-macam konsep serta pengertian yang tidak terhitung banyaknya.Bobbi dePorter dalam Quantum Learning (1999:22-24) menginformasikan kepada kita tentang pentingnya menciptakan suasana kelas sebagai tempat „ bermain sambil belajar „ yang aman dari caci maki dan ancaman serta bermakna bagi siswa. Pada saat bermain guru perlu mengetahui saat yang tepat untuk melakukan atau menghentikan intervensi. hal itu akan membuat anak frustasi atau tidak kooperatif dan sebaliknya. mempraktekkan. mengulang-ulang. Penerapan metode belajar dengan bermain Metode belajar dengan bermain dapat diterapkan dengan berbagai macam cara diantaranya guru memberikan contoh mendendangkan lagu sambil menunjuk bagian . Bermain adalah suatu kegiatan yang dilakukan dengan atau tanpa mempergunakan alat yang menghasilkan pengertian atau memberikan informasi. Namun dalam sekolah dasar sebenarnya tidak semua kelas memperoleh system belajar dengan bermain. Pengamatan ketika anak bermain secara aktif maupun pasif. Pemahaman mengenai konsep bermain sudah barang tentu akan berdampak positif pada cara guru dalam membantu proses belajar anak. memberi kesenangan maupun mengembang-kan imajinasi pada anak. Bermain adalah suatu kegiatan yang dilakukan dengan atau tanpa mempergunakan alat yang menghasilkan pengertian atau memberikan informasi.53 kemampuan anak didik. akan banyak membantu memahami jalan pikiran anak dan akan meningkatkan keterampilan berkomunikasi. Apabila guru tidak memahami secara benar dan tepat. anak didik tidak akan canggung lagi menghadapi cara pembelajaran di tingkat-tingkat berikutnya. bereksplorasi. Mayke (1966) mengatakan bahwa belajar dengan bermain memberi kesempatan kepada anak untuk memanipulasi. akan ditemukan istilah sumber belajar (learning resources) dan alat permainan (educational toys and games). yaitu berangsur-angsur dikembangkan dari bermain sambil belajar (unsur bermain lebih besar) menjadi belajar sambil bermain (unsur belajar lebih banyak). Melalui bahasa tubuh si anakpun kita sudah dapat mengetahui kapan mereka membutuhkan kita untuk melakukan intervensi. Hal diatas meupakan contoh perkembangan system belajar mulai dari taman kanak-kanak hingga sekolah dasar. 3. Dengan demikian.hanya kelas rendah saja yang pada umumnya memperoleh karena mereka butuh penyesuaian dari taman kanak-kanak ke sekolah dasar. Pemahaman mengenai konsep bermain tentu akan berdampak positif pada cara guru dalam membantu proses belajar anak.

Peserta didik diberikan waktu renggang untuk memikirkan jawabanya sehingga peserta didik dapat berfikir sendiri sesuai apa yang ada di fikiranya. guru mendekte soal latihan dan menunjuk salah seorang murid (bergantian) untuk menjawabnya.peserta didik juga dapat diajak untuk melakukan praktik baik di dalam maupun di luar kelas. Misalnya saja pada mata pelajaran IPA guru mengajak murid untuk langsung mengetahui beberapa jenis tumbuhan beserta manfaatnya.Praktik yang dilakukan tidak seperti halnya praktik pada tingkat pendidikan atas namun praktik ini lebih mengutamakan pemahaman siswa akan materi .54 tubuhnya dan guru meminta muridnya untuk bernyayi bersama-sama seperti lagu” dua mata saya hidung saya satu dua kaki saya pakai sepatu baru. dengan demikian peserta didik skan sedikit banyak bisa mengembangkan imajinasinya sendiri tanpa bantuan orang lain. Dengan langsung mengetahui objek yang dipelajari akan membuat siswa menjadi lebih cepat menguasai materi dibanding dengan guru menggunakan metode caramah yang belum tentu semua murid mengetahiu objek yang dipelajari saat itu. murid juga diminta untuk menuliskan jawabanya dibuku latihan tulisnya.Lapangan di sini merupakan lingkungan sekolah atau tempat-tempat yang mendukung untuk berlangsungnya pembelajaran. dua telinga saya yang kiri dan kanan satu mulut saya tidak berhenti makan”. Bermain tebak-tebakan guru meminta muridmemperagakan kegiatan ini dan menjawab apa yang terjadi secara lisan. Dalam pembelajaran IPA yang lain misalnya yaitu proses mencangkok yang harus dipraktekkan. murid menjawab berdasarkan imajinasinya terhadap gambar. Selain dengan hal di atas. setelah itu pendidik diharapkan menerangkan kembali tentang apa pembahasan yang disampaikanya. Namun disamping itu pendidik harus senantiasa mengontroldan memperhatikan tiap peserta didik agar pembelajaran dikelas tetap berjalan dengan baik dan tidak akan muncul kegaduhan di sela-sela pembelajaran. Belajar dengan bermain sebenarnya banyak cara penerapanya kususnya di Sekolah Dasar sebab di usia sekolah dasar peserta didiknya harus senantiasa di kembangkan kemampuan dan kreatifitasnya dalam aspek apapun agar peserta didik dapat berkembeng dengan baik dan mampu mempelajari pelajaran-pelajaran dengan maksimal dan memahami materi yang disampaikan pendidik. Guru sebagai pendidik juga bisa menjelakan dengan cara menunjuk bagian tubuhnya dan murid diminta mengikutinya. semua murit diminta melengkapi kalimat sesuai dengan respon imajenasinya. setelah selesai peragaan.guru juga dapat menerapkan metode belajar dengan bermain ini pada kelas rendah di Sekolah Dasar dengan mengajak para murid untuk belajar di luar ruang kelas. dengan diberikan metode seperti itu peserta didik diharapkan akan lebih cepat menerima materi tentang organ tubuhnya.guru bisa mengajak murid-muridnya keluar kelas untuk praktek dan sebelumnya siswa membawa bahan dari rumah apabila di lingkungan sekolah tidak ada tumbuhan yang bisa dicangkok. guru meminta murid maju kedepan dan menyebutkan bagian tubuh yang ditunjuk. Selain dengan cara terjun langsung ke lapangan untuk belajar.

namun unsur pembelajaran tidak boleh dihilangkan. Sebagai contoh dalam praktik mata pelajaran IPA yang membahas mengenai cara perkembangbiakan tumbuhan dengan cara cangkok. apakah aktif dan hasil akhir. Para siswa akan cepat hafal tahap-tahap pencangkokan dengan praktik langsung karena mereka dapat mengetahui cara dan bentuk dari materi yang sedang mereka pelajari. Hal yang perlu dicermati dalam pelaksanaan metode ini yaitu siswa jangan sampai terlalu larut dalam permainan.dari barang-barang bekas juga bisa dijadikan bahan pembuatan media.dibandingkan dengan mereka hanya melihat gambar dari tahap cangkok.di tempat itu sudah banyak media yang dapat dipergunakan sebagai bahan ajar yang mendukung.Dan juga media tidak harus baru. Dengan demikian guru dituntut untuk lebih aktif dalm menciptakan pembelajaran-pembelajaran yang efektif dan menyenangkan bagi semua siswa. Jika dilihat dari tingkat minat siswa. Pengambilan nilai sendiri dilakukan dengan cara mengamati siswa. lebih tertarik dengan metode belajar dan bermain dibanding dengan metode yang biasa mereka peroleh selama ini yaitu ceramah yang membuat peserta didik menjadi jenuh dalam proses belajarnya. Inilah tugas guru untuk mengawasi siswa agar tetap pada kegiatan belajar walaupun dalam . Hal ini dikarenakan usia peserta didik yang masih kecil menjadikan bermain adalah suatu kegiatan yang menyenangkan sehingga guru perlu mengaplikasikan belajar dan juga bermain di dalam proses pembelajaran. Pada dasarnaya penerapan metode ini hanya terfokus pada kreatifitas guru untuk menciptakan permainan baru yang sesuai dengan materi yang akan dipelajari.betapa tidak efisiennya pembelajaran yang dilakukan dan waktu pun juga akan banyak yang terbuang sia-sia. karena walupun dengan bermain.sepertinya siswadi Sekolah Dasar terutama di kelas rendah. karenaini semua dapat dilakukan di lingkungan sekitar sekolah.sebenarnya guru tidak perlu memikirkan berbagai macam tempat untuk melaksanakan pembelajaran.Maka pembelajaran tidak perlu jauh-jauh ke tampat yang terdapat media yang sesungguhnya. Selain itu dengan media-media lain juga dapat dilakukan pembelajaran dengan metodeseperti ini.misalnya saja guru menciptakan media sederhana yang tepat guna. Kembali lagi pada penerapan metode belajar dan bermain.maka guru dapat membagi murid kedalam bebrapa kelompok untuk menyiapkan beberapa bahan cangkokan dan nantinya setelah semua bahan terkumpul guru akan memberikan perintah untuk melakukan pencangkokan dengan dibimbing langsung oleh guru.55 melalui permainan. Bayangkan saja apabila terdapat materi baru dan kita harus mendatangi tempat itu.Ini disiasati agar menghemat waktu dan juga biaya. Walaupun metode ceramah lebih efisien namun metode ini kurang efektif untuk mencapai tujuan pembelajaran.hal ini dapat menyebabkan siswa kehilangan materi yang ia pelajari.

bisa bertanggung jawab dengan apa yang telah atau akan diterapkanya sehingga peserta didik dapat menerima materi dengan baik dan tepat sesuai dengan apa yang dipelajarinya. semakin banyak pula yang ingin mereka cari tahu lagi. pendidik harus senantiasa mengembangkan kekreatifitasan. Jika anak dekat dengan anak maka anak akan terangsang dengan sendirinya untuk memiliki rasa ingin tahu yang besar. IPA adalah pelajaran tentang alam. Karena itu merupakan salah satu trik dalam metode belajar dengan bermain. Pendidik juga sebagai penanggung jawab yang memegang penuh situasi dan kondisi kelas yang diajarnya agar senantiasa peserta didik merasa senang dengan belajarnya dan membuat peserta didik betah dengan pelajaran yang dipelajarinya. bernyanyi. Mempelajari Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) banyak sekali cara menerangkan dan mengajarkanya. Untuk itu seorang guru sangat perlu untuk memiliki imajinasi dan kreatifitas untuk menciptakan metode-metode bermain yang nyaman untuk anak dan sesuai dengan pelajaran yang disampaikan. disitulah anak akan merasa lebih dekat dengan alam. Bermain yang dimaksudkan bukanlah bermain yang dilakukan anak-anak seperti kita ketahui bersama. berdiskusi. Hingga pada akhirnnya tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan sempurna. Pengalamanpengalaman dan pengetahuan-pengetahuan baru yang ada didalam alam dapat disisipkan dalam permainan.namun bermain di sini terdapat unsure belajar atau dapat dikatakan permainan yang dilandasi oleh pembelajaran. Didalam metode belajar dan bermain siswa akan lebih ditekankan untuk aktif dan merasakan pengalaman belajar langsung melalui pengalaman yang mereka alami. Dari penerapan belajar dengan bermain IPA di Sekolah Dasar kususnya kelas rendah pendidik yang mempunyai dan memegang peran penting di dalam penerapanya.tepat dan memiliki. Dan anak-anak akan merasa senang dan tidak mudah jenuh dengan pembelajaran yang disampaikan oleh guru. Selain itu didalam metode belajar dengan bermain siswa bisa diajak untuk bermain peran. memeragakan sesuatu.kemampuanya dan pengetahuanya tentang apa saja yang terdapat pada pelajaran IPA dan menguasai berbagai materi tntang IPA secara utuh. Semakin mereka banyak tahu. sebab didalam pelajaran IPA media-media untuk mengajar sangat mudah untuk ditemukan sebagai media mengajar yang salah satunya yaitu pembelajaran yang diselipi permainan didalam proses pembelajaran. dengan demikian belajar dengan bermain ckup baik untuk diterapkan dalam proses belajar mengajar di kelas rendah Sekolah Dasar sebab dengan belajar yang diimbangi dengan . Selain itu guru juga harus memberikan peluang seluas luasnya agar siswa dapat belajar lebih bermakna dengan memberikan respon yang mengaktifkan semua siswa secara positif dan edukatif.56 penerapannya diaplikasikan dengan bermain.

Berdasarkan makna dimaksud. yaitu berangsur-angsur dikembangkan dari bermain sambil belajar (unsur bermain lebih besar) menjadi belajar sambil bermain (unsur belajar lebih banyak). orang lain. Pada saat bermain guru perlu mengetahui saat yang tepat untuk melakukan atau menghentikan intervensi. Bermain adalah suatu kegiatan yang dilakukan dengan atau tanpa mempergunakan alat yang menghasilkan pengertian atau memberikan informasi.hanya kelas rendah saja yang pada umumnya memperoleh karena mereka butuh penyesuaian dari taman kanak-kanak ke sekolah dasar. Keuntungan yang diperoleh para siswa dari pembelajaran ini yaitu memperoleh pengalaman nyata yang dapat dirasakan langsung oleh oara peserta didik dan juga mampu untuk menerapkannya dalam kehidupan. dan dirinya sendiri. Apabila guru tidak memahami secara benar dan tepat. maka pelaksanaan program kegiatan belajar harus menciptakan suasana nyaman bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Bermain merupakan cara alamiah untuk menemukan lingkungan. Hal diatas meupakan contoh perkembangan system belajar mulai dari taman kanak-kanak hingga sekolah dasar. Sebutan Sekolah Dasar mengandung makna tempat yang nyaman untuk Belajar. Melalui bahasa tubuh si anakpun kita sudah dapat mengetahui kapan mereka membutuhkan kita untuk melakukan intervensi. Oleh karena itu guru Sekolah Dasar harus memperhatikan kematangan atau tahap perkembangan anak didik. Pemahaman mengenai konsep bermain tentu akan berdampak positif pada cara guru dalam membantu proses belajar anak. memberi kesenangan maupun mengembangkan imajinasi pada anak.sehingga dapat memicu kemampuan peserta dalam . Kelebihan dan kekurangan metode belajar dengan bermain IPA SD. sehingga pembelajaran tidak seperti di Sekolah Menengah Pertama. akan banyak membantu memahami jalan pikiran anak dan akan meningkatkan keterampilan berkomunikasi. Pada prinsipnya. Pemahaman mengenai konsep bermain sudah barang tentu akan berdampak positif pada cara guru dalam membantu proses belajar anak. Perkembangan bermain sebagai cara pembelajaran hendaknya disesuaikan dengan perkembangan umur dan kemampuan anak didik.Pengamatan ketika anak bermain secara aktif maupun pasif.Bermain merupakan cara yang paling baik untuk mengembangkan kemampuan anak didik. Namun dalam sekolah dasar sebenarnya tidak semua kelas memperoleh system belajar dengan bermain. bermain mengandung rasa senang dan tanpa paksaan serta lebih mementingkan proses dari pada hasil akhir.57 permainan sehingga memudahkan bagi peserta didik untuk mengerti dan memahami materi yang diperolehnya baik secaara pemikiran maupun praktikny. kesesuaian alat bermain serta metode yang digunakan. 4. hal itu akan membuat anak frustasi atau tidak kooperatif dan sebaliknya.

sebagai penerus generasi yang baru peran para peserta didik diharapkan bisa menjaga lingkungan sekitarnya dengan baik sehingga mulai sejak dini sudah tertanamkan pembelajaran seperti ini walaupun didalamya diselipkan atau dimasuku dengan permainan. Jika dilihat dari tingkat minat siswa. apa saja yang ada di lingkungan sekitarnya alam. . belajar dengan bermain di kelas renndah Sekolah Dasar akan lebih memudahkan pendidik untuk menempatkan dirinya diantara para peserta didik sehingga diantara peserta didik dan pendidik akan memiliki hubungan yang lebih erat seperti hubungan dengan sahabatnya sendidri dimana antara pendidik dan peserta didik dapat berbaur dalam suatu situasi dimana pendidik akan bisa lebih mudah mengontrol perkembangan peserta didiknya dan mengetahui mana saja peserta didiknya yang lebih cepat bisa menerima materi yang diberikanya dan mana saja peserta didik yang kurang bisa memahami materi yang diberikan sehingga pendidik akan lebih mudah membimbing peserta didiknya agar peserta didiknya dapat menguasai materi yang diajarkanya secara menyeluruh tanpa ada yang tertinggal.58 mengembangkan kemampuannya. Hal ini dikarenakan usia peserta didik yang masih kecil menjadikan bermain adalah suatu kegiatan yang menyenangkan sehingga guru perlu mengaplikasikan belajar dan juga bermain di dalam proses pembelajaran. bagaimana mereka bisa menjaganya tanpa merusaknya dan dapat merawat alam atau lingkungan hidupnya agar semakin bersih dan nyaman untuk ditempati oleh makhluk hidup serta menjauhkan alam dari kerusakan yang ditimbulkan oleh manusia itu sendiri yang secara masal menggunduli hutan yang menjadi tempat resapan air dimuka bumi dan menyebabkan terjadinya banyak sekali bencana alam. Hal yang perlu dicermati dalam pelaksanaan metode ini yaitu siswa jangan sampai terlalu larut dalam permainan. hal ini dapat menyebabkan siswa kehilangan materi yang ia pelajari.sepertinya siswadi Sekolah Dasar terutama di kelas rendah. Selain itu siswa atau peserta didik dapat memperoleh pengetahuan serta pembelajaran yang baru dimana peserta didik tersebut senang dengan pembelajaran yang diajarkan kepada mereka serta mereka juga mendapatkan kegembiraan dalam setiap kegiatan belajarnya. organ-organ tubuh yang ada baik flora maupun fauna. Bukan hanya itu. Inilah tugas guru untuk mengawasi siswa agar tetap pada kegiatan belajar walaupun dalam penerapannya diaplikasikan dengan bermain. lebih tertarik dengan metode belajar dan bermain dibanding dengan metode yang biasa mereka peroleh selama ini yaitu ceramah yang membuat peserta didik menjadi jenuh dalam proses belajarnya. dimana permainan itu berhubungan dengan Ilmu Pengetahuan Alam yang menjadi materi dalam belajarnya. Belajar dengan bernain pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di Skolah Dasar khususnya da kelas rendah sedikit banyak bisa membantu peserta didik untuk berkembang dan lebih mudah mengenal alam sekitarnya.

Selain itu siswa atau peserta didik dapat memperoleh pengetahuan serta pembelajaran yang baru dimana peserta didik tersebut senang dengan pembelajaran yang diajarkan kepada mereka serta mereka juga mendapatkan kegembiraan dalam setiap kegiatan belajarnya. Menurut kurikulum . organ-organ tubuh yang ada baik flora maupun fauna. sebagai generasi penerus. anak usia Sekolah Dasar berada pada tahap operasional kogkrit. sikap. lingkungan buatan dan yang terkaitan dengan pemanfaatannya bagi kegiatan sehari-hari. Belajar dengan bermain pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di Sekolah Dasar khususnya da kelas rendah sedikit banyak bisa membantu peserta didik untuk lebih mudah mengenal alam sekitarnya. Pembelajaran merupakan kegiatan belajar mengajar.sehingga dapat memicu kemampuan peserta dalam mengembangkan kemampuannya. Karena itu proses belajar mengajar perlu dihubungkan dengan kejadian sehari-hari. dimana permainan itu berhubungan dengan Ilmu Pengetahuan Alam yang menjadi materi pembelajaran. Fungsi pembelajaran IPA disekolah dasar antara lain adalah memberikan pengetahuan tentang lingkungan alam. alam. belajar dengan bermain di kelas rendah Sekolah Dasar akan lebih memudahkan pendidik untuk menempatkan dirinya diantara para peserta didik sehingga diantara peserta didik dan pendidik akan memiliki hubungan yang lebih erat seperti hubungan dengan sahabatnya sendiri dimana antara pendidik dan peserta didik dapat berbaur dalam suatu situasi dimana pendidik akan bisa lebih mudah mengontrol perkembangan peserta didiknya dan mengetahui mana saja peserta didiknya yang lebih cepat bisa menerima materi dan peserta didik yang kurang bisa memahami materi sehingga pendidik akan lebih mudah membimbing peserta didik agar dapat menguasai materi yang diajarkanya secara menyeluruh tanpa ada yang tertinggal. para peserta didik diharapkan selalu menjaga lingkungan dengan baik sehingga mulai sejak dini harus ditanamkan pembelajaran seperti ini walaupun didalamya diselipkan permainan. apa saja yang ada di lingkungan sekitarnya. Bukan hanya itu. ditinjau dari sudut kegiatan siswa berupa pengalaman belajar siswa(PBS) yaitu kegiatan siswa yang direncanakan guru untuk dialami siswa selama kegiatan belajar mengajar. mengembangkan ketrampilan proses IPA. mengembangkan wawasan.59 Keuntungan yang diperoleh para siswa dari pembelajaran ini yaitu memperoleh pengalaman nyata yang dapat dirasakan langsung oleh para peserta didik dan juga mampu untuk menerapkannya dalam kehidupan. nilai dan ketrampilan yang berguna untuk meningkatkan kualitas hidup. bagaimana mereka bisa menjaga tanpa merusaknya dan dapat merawat lingkungan hidupnya agar semakin bersih dan nyaman untuk ditempati oleh makhluk hidup serta menjauhkan alam dari kerusakan yang ditimbulkan oleh manusia itu sendiri yang secara masal menebang hutan secara ilegal yang menjadi tempat resapan air di bumi dan menyebabkan terjadinya bencana alam. Ditinjau dari teori perkembangan kognitif Piaget dalam pembelajaran IPA.

Pada prinsipnya. Einstein berpendapat bahwa sains merupakan suatu bentuk upaya yang membuat berbagai pengalaman menjadi suatu system pola pikir yang logis yaitu berfikir ilmiah.Bermain merupakan cara yang paling baik untuk mengembangkan kemampuan siswa. proses penemuan dan memiliki sikap ilmiah. Mayke (1966) mengatakan bahwa belajar dengan bermain memberi kesempatan kepada anak untuk memanipulasi. Hal diatas meupakan contoh perkembangan system belajar mulai dari taman kanak-kanak hingga sekolah dasar. anak didik tidak akan canggung lagi menghadapi cara pembelajaran di tingkat-tingkat berikutnya. belajar untuk berbuat. Nash menjelaskan bahwa cara sains meneliti alam mini secara analitis.hanya kelas rendah saja yang pada umumnya memperoleh karena mereka butuh penyesuaian dari taman kanak-kanak ke sekolah dasar. pembelajaran IPA adalah cara mencari tahu tentang alam secara sistematis untuk menguasai pengetahuan. Namun dalam sekolah dasar sebenarnya tidak semua kelas memperoleh system belajar dengan bermain. Perkembangan bermain sebagai cara pembelajaran hendaknya disesuaikan dengan perkembangan umur dan kemampuan siswa. Pemahaman mengenai konsep bermain sudah barang . fakta-fakta. 6) Pembelajaran Sains yang bermuatan nilai. mempraktekkan. yaitu berangsurangsur dikembangkan dari bermain sambil belajar (unsur bermain lebih besar) menjadi belajar sambil bermain (unsur belajar lebih banyak). tekhnologi dan masyarakat ( Salingtemas ). dan belajar untuk dirinya sendiri ). dan dirinya sendiri. Dengan demikian. Pembelajaran IPA dapat dilakukan dengan berbagai cara. Ada enam pertimbangan yang perlu diperhatikan dalam melaksanakan pembelajaran IPA. dan mendapatkan bermacam-macam konsep serta pengertian yang tidak terhitung banyaknya. bermain mengandung rasa senang dan tanpa paksaan lebih mementingkan proses dari pada hasil akhir.60 2004. Dalam proses perkembangan anak melalui bermain. akan ditemukan istilah sumber belajar (learning resources) dan alat permainan (educational toys and games). prinsip-prinsip. menemukan sendiri. 5) Pemecahan masalah. Bermain adalah suatu kegiatan yang dilakukan dengan atau tanpa mempergunakan alat yang menghasilkan pengertian atau memberikan informasi. Nash (1963) dalam bukunya Nature of Natural Sciences menyatakan bahwa sains adalah suatu cara atau metoda untuk mengamati alam. memberi kesenangan maupun mengembang-kan imajinasi pada anak. Bermain merupakan cara alamiah untuk menemukan lingkungan. bereksplorasi. mengulang-ulang. orang lain. belajar untuk hidup dalam kebersamaan. 3) Konstruktivisme. yaitu : 1) Enam pilar pendidikan ( belajar untuk mengetahui. salah satunya yaitu dengan metode inkuiri atau permainan. 4) Sains. Pengajaran IPA merupaka suatu cara atau metode berfikir diperkual oleh Einstein yang juga dikutip dalam buku Nash tersebut. 2) Inkuiri Sains. cermat dan lengkap serta menggabungkan satu fenomena dengan fenomena lain sehingga keseluruhannya membentuk suatu perspektif yang baru tentang objek yang di amatinya.

Dalam metode inkuiri atau permainan guru dapat berinteraksi lebih dekat dengan siswa.atau metode diskusi.Apabila guru tidak memahami secara benar dan tepat. pokok . dengan itu sangat memungkinkan terciptanya kondisi yang lebih kondusif dan efektif dari pada pembelajaran dengan metode ceramah. karena untuk memulai permainan guru harus bisa mengatur siswa agar rapid an disiplin ketika metode bermain dan belajar ini berlangsung. Suatu metode mungkin baik untuk suatu tujuan tertentu.7) Kemungkinan tidak membawa hasil yang diharapkan bila siswa belum cukup pengalaman. Metode bermain dan belajar ini sangat cocok dan efektif untuk siswa tingkat atau kelas rendah. akan banyak membantu memahami jalan pikiran anak dan akan meningkatkan keterampilan berkomunikasi. Pengamatan ketika anak bermain secara aktif maupun pasif. 5) Tidak cocok untuk semua tingkatan kelas. Karena anak jika berkumpul untuk bermain tanpa adny pengawasan dan pengontrolan yang baik dari guru akan menyebabkan keributan dan kesemrawutan dari siswa. dimana anak masih sangat kental dengan bermain.mengetahui. dan bekerjasama dengan temannya. Perlu diketahui bahwa tidak ada satu metode pun yang dianggap paling baik diantara metodemetode yang lain. 3) Membutuhkan pengawasan yang lebih ekstra. Tiap metode mempunyai karakteristik tertentu dengan segala kelebihan dan kelemahan masing masing. Dengan metode permainan siswa memiliki banyak kesempatan untuk melakukan.Dan disinilah dapat kita ketahui beberapa kekurangan dari penggunaan metode belajar dan bermain. Bagi guru itu sangat menguras fikiran. 4) Membutuhkan pemahaman lebih dari guru. Kekurangankekerangannya antara lain:1) Membutuhkan ruang yang lebih besar. contohnya saja saat membuat metode permainan yang berfariasi. Dalam metode belajar dengan bermain siswa akan merasa santai dan lebih dekat dengan sesamanya. Agar anak tidak merasa canggung dan jenuh dengan pelajaran yang baru mereka jumpai. karena anak akan mudah jenuh jika metode bermainnya tetap. Disini guru sangat dituntut untuk selalu kreatif dalam menciptkn metode-betode bermain yang berfariasi. Untuk itu guru harus memiliki persiapan terlebih dahulu untuk menentukan tempat yang cocok dan sesuai dengan permainannya. 2) Menyita banyak waktu . Metode belajar dan bermain sangat efektif dalam menyampaikan pelajaran IPA khususnya untuk Sekolah Dasar tingkat rendah.61 tentu akan berdampak positif pada cara guru dalam membantu proses belajar anak. Karena bertujuan untuk penyesuwaian anak dari tingkat taman kanak-kanan sampai memasuki tingkat rendah disekolah dasar. Karena metode bermain membutuhkan ruang gerak yang lebih luas untuk siswa.Namun metode belajar dengan bermain tidak semuanya bisa berjalan dengan baik. hal itu akan membuat anak frustasi atau tidak kooperatif dan sebaliknya. 6) Membutuhkan fariasi yang lebih banyak.

2000:7). namun dengan adanya kekurangan guru diharapkan selalu pandai menempatkan diri. menyatakan bahwa sumber belajar adalah semua sumber yang dapat dipakai oleh siswa. tetapi mungkin tidak tepat untuk situasi yang lain. gagasan-gagasan manusia. . Guru harus bekerja keras untuk menguras kreatifitas mereka untuk selalu menciptakan kondisi dan situasi yang kondusif.melainkan bias di luarkelas. baik sendiri-sendiri atau bersama-sama dengan siswa lainnya. sehingga memudahkan siswa dalam memahami materi pelajaran tersebut. Dalam metode belajar dengan bermain untuk pelajaran IPA Sekolah Dasar juga membutuhkan sumber belajar untuk menambah kekuatan metode pembelajaran yang guru sampaikan.Jadisiswatidakperlubelajarha nyaterpaku di dalamruangkelas. kadang-kadang belum tentu berhasil dibawakan oleh guru lain. Solusinyayaitudenganmenggunakanmetodebermaindalambelajar. majalah. baik dalam bentuk bahanbahan tercetak (misalnya buku. 5. videocassette. Mudhofir (1992:13) menyatakan bahwa yang termasuk sumber belajar adalah berbagai informasi.Dalam metode bermain dengan belajar banyak sekali manfaat yang sangat membantu guru dalam menciptakan keberhasilan pembelajaran. pamlet.padahalwaktumerekadisekolahhanyadihabiskandidalamkelasuntukbelajar. dan lain-lain). dan kreatif untuk mengurangi kekurangankekurangan tersebut. menciptakan anak yang selalu fokus dan memahami semua pelajaran yang diberikan. untuk memudahkan belajar.Banyak hal yang harus dilakukan guru dalam pemenuhan keberhasilan pembelajaran. data-data ilmu pengetahuan.Hamalik (1994:195). brosur.Dari kedua pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa sumber belajar adalah segala sesuatu yang dapat dimanfaatkan guru maupun siswa dalam mempelajari materi pelajaran. filmstrip.Denganpenerapanbelajardenganbermainkhususnyapelajaran IPA SD padakelasrendahsangatberperanpentinguntukpengembangankreatifitasdankemampuananakda lammenerimapelajaran yang diberikankepadanyasehinggapesertadidiktidakmengalamikejenuhandalambelajarnyaselainitud apat member sedikithiburankepadapesertadidik di dalam proses pembelajaran. disampingitupesertadidikdapatlangsungmengpraktikandanmenerapkanapa yang sudah di dapatkanyadalambelajar.Sumber belajar adalah bahan termasuk juga alat permainan untuk memberikan informasi maupun berbagai keterampilan kepada murid maupun guru (Sudono.62 bahasan maupun situasi dan kondisi tertentu. dan lain-lain) maupun dalam bentuk non cetak (misalnya film. PENUTUP Usia anakanaksangatmembutuhkanbanyakwaktuuntukbermaindengantemantemannya. kaset. Demikian pula suatu metode yang dianggap baik untuk suatu pokok bahasan yang disampaikan oleh guru tertentu.

mempraktekkan. bereksplorasi.63 Belajardenganbermainmerupakancara yang paling baikuntukmengembangkankemampuananakdidik. Dalam proses perkembangananakmelaluibermain. Mayke (1966) mengatakanbahwabelajardenganbermain member kesempatankepadaanakuntukmemanipulasi. akanditemukanistilahsumberbelajar (learning resources) danalatpermainan (educational toys and games). Padaprinsinya. Bermainmerupakancaraalamiahuntukmenemukanlingkungan. adakecenderungan proses belajar-mengajarpadaanakanakSekolahDasarkelasrendahsudahberubahmenjadipembelajaran yang seharusnyadilakukan di kelasatas. orang lain. Namundemikian. mengulang-ulang. bermainmengandung rasa senangdantanpapaksaansertalebihmementingkan proses daripadahasilakhir. menemukansendiri. danmendapatkanbermacam-macamkonsepsertapengertian yang tidakterhitungbanyaknya . itulahsebetulnya proses belajar-mengajar yang diharapkan di duniapendidikanSekolahDasar. dandirinyasendiri. Pembelajarandenganbermain. realitas di lapangan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful