Teknik Mesin

Data dan Pembahasan 1

BAB I PENDAHULUAN

1.1.

Latar Belakang Pencemaran udara adalah kehadiran satu atau lebih substansi fisik, kimia, atau biologi di atmosfer dalam jumlah yang dapat membahayakan kesehatan manusia, hewan, dan tumbuhan, mengganggu estetika dan kenyamanan, atau merusak properti. Pencemaran udara dapat ditimbulkan oleh sumber-sumber alami maupun kegiatan manusia. Beberapa definisi gangguan fisik seperti polusi suara, panas, radiasi atau polusi cahaya dianggap sebagai polusi udara. Sifat alami udara mengakibatkan dampak pencemaran udara dapat bersifat langsung dan lokal, regional, maupun global. Di Indonesia, kendaraan bermotor merupakan sumber utama polusi udara di perkotaan. Menurut World Bank, dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir terdapat pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor di Indonesia sebesar hampir berlipat-lipat jumlahnya. Sebagian besar kendaraan bermotor itu menghasilkan emisi gas buang yang buruk, baik akibat perawatan yang kurang memadai ataupun dari penggunaan bahan bakar dengan kualitas kurang baik (misal: kadar timbal/Pb yang tinggi). World Bank juga menempatkan Jakarta menjadi salah satu kota dengan kadar polutan/partikulat tertinggi setelah Beijing, New Delhi dan Mexico City. Polusi udara yang terjadi sangat berpotensi menggangu kesehatan. Menurut perhitungan kasar dari World Bank tahun 1994 dengan mengambil contoh kasus kota Jakarta, jika konsentrasi partikulat (PM) dapat diturunkan sesuai standar WHO, diperkirakan akan terjadi penurunan tiap tahunnya: 1400 kasus kematian bayi prematur; 2000 kasus rawat di RS, 49.000 kunjungan ke gawat darurat; 600.000 serangan asma; 124.000 kasus bronchitis pada anak; 31 juta gejala penyakit saluran pernapasan serta peningkatan efisiensi 7.6 juta hari kerja yang hilang akibat penyakit saluran pernapasan – suatu jumlah yang sangat signifikan dari sudut pandang kesehatan masyarakat. Dari sisi ekonomi pembiayaan kesehatan (health cost) akibat polusi udara di Jakarta diperkirakan mencapai hampir 220 juta dolar pada tahun 1999.

1. di beberapa propinsi terutama di kota-kota besar seperti Medan. emisi kendaraan bermotor merupakan kontribusi terbesar terhadap konsentrasi NO2 dan CO di udara yang jumlahnya lebih dari 50%. Penurunan kualitas udara yang terus terjadi selama beberapa tahun terakhir menunjukkan kita bahwa betapa pentingnya digalakkan usaha-usaha pengurangan emisi ini.3.2. dan proses alami oleh makhluk hidup. dan kantor. (Karbon monoksida) adalah sebuah contoh dari pencemar udara primer karena ia merupakan hasil dari pembakaran. Batasan Masalah Meningkatnya jumlah penduduk yang disertai meningkatnya nilai konsumsi atas barang dan jasa menimbulkan efek terhadap kualitas lingkungan hidup. industri. Sehingga pada sektor ini menuntut pemerintah menyediaan prasarana transportasi. Surabaya dan Jakarta. Sementara kebutuhan sarana transportasi merupakan kebutuhan dasar masyarakat dalam mendukung mobilitas baik barang maupun jasa dalam meningkatkan kemampuan ekonomi masyarakat. sekolah. Sebagai contoh peningkatan kepemilikan kendaraan selalu disertai dengan meningkatnya jumlah emisi gas buangan ke udara sehingga meningkatkan tingkat polusi. Sedangkan sumber bergerak adalah aktifitas lalu lintas kendaraan bermotor dan tranportasi laut. 1. Sumber pencemar udara dapat diklasifikasikan menjadi sumber diam dan sumber bergerak. Sementara itu pencemaran di luar ruangan (outdoor pollution) berasal dari emisi kendaraan bermotor. Baik melalui penyuluhan kepada masyarakat ataupun dengan mengadakan penelitian bagi penerapan teknologi pengurangan emisi.Teknik Mesin Data dan Pembahasan 2 Sumber Polusi Pencemar Udara dibedakan menjadi dua yaitu. misalnya di dalam rumah. Pencemaran ini sering disebut pencemaran dalam ruangan (indoor pollution). Pencemar primer adalah substansi pencemar yang ditimbulkan langsung dari sumber pencemaran udara. industri dan rumah tangga. Pembentukan ozon dalam (smog fotokimia) adalah sebuah contoh dari pencemaran udara sekunder. Pencemar sekunder adalah substansi pencemar yang terbentuk dari reaksi pencemarpencemar primer di atmosfer. Sumber diam terdiri dari pembangkit listrik. pencemar primer dan pencemar sekunder. . Belakangan ini pertumbuhan keprihatinan akan efek dari emisi polusi udara dalam konteks global dan hubungannya dengan pemanasan global yg mempengaruhi. perkapalan. Dari data BPS tahun 1999. Rumusan Masalah Pencemaran udara dapat terjadi dimana-mana.

Pembuatan Makalah ini adalah salah satu tugas pembekalan mahasiswa baru Tahun 2011/2012 Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. tujuan penelitian.Teknik Mesin Data dan Pembahasan 3 Disamping beban polusi dari kendaraan bermotor.4. Sistematika Penulisan Makalah yang disampaikan dalam penulisan tugas akhir ini disajikan dalam bentuk sistematika sebagai berikut : BAB I PENDAHULUAN Berisikan latar belakang. Dengan kondisi demikian dapat kita bayangkan betapa beratnya beban pemerintah daerah dalam menanggulangi masalah pencemaran udara ini.5. rumah tangga serta aktivitas pembakaran sampah semakin meningkatkan beban lingkungan terhadap polutan yang dikeluarkan dari aktifitas masyarakat. 1. DASAR TEORI Berisikan dasar – dasar teori yang didasarkan dari berbagai sumber. Untuk itulah tulisan singkat ini dipersembahkan sebagai bahan awal untuk melangkah menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman. dilain sisi lingkungan alam yang mendukung hajat hidup manusia semakin terancam kualitasnya. Semakin pesatnya kemajuan ekonomi mendorong semakin bertambahnya kebutuhan akan transportasi. ANALISA Berisikan analisa Penulis. Tujuan Makalah ini mengetengahkan sekilas pandang mengenai pencemaran udara. KESIMPULAN BAB II BAB III BAB IV . batasan masalah. rumusan masalah. 1. pengertian. efek negatif pencemaran udara kepada kehidupan manusia kian hari kian bertambah. pengaruhnya terhadap kualitas lingkungan dan kesehatan manusia serta teknologi terbaru untuk menguranginya. gas polutan yang dikeluarkan sektor industri. dan sistematika penulisan.

1 Emisi Karbon Monoksida (CO) Asap kendaraan merupakan sumber utama bagi karbon monoksida di berbagai perkotaan. Zat-zat Pencemar Udara 2. t. NOx = f (T.2 Nitrogen Oksida (NOx) Sampai tahun 1999 NOx yang berasal dari alat transportasi laut di Jepang menyumbangkan 38% dari total emisi NOx (25. dan konsentrasi Oksigen (O2). Karena itu strategi penurunan kadar karbon monoksida akan tergantung pada pengendalian emisi seperti pengggunaan bahan katalis yang mengubah bahan karbon monoksida menjadi karbon dioksida dan penggunaan bahan bakar terbarukan yang rendah. NOx terbentuk atas tiga fungsi yaitu Suhu (T).Teknik Mesin Data dan Pembahasan 4 BAB II DASAR TEORI 2. Thermal NOx ini didominasi oleh emisi NO (NOx = NO + NO2). Data mengungkapkan bahwa 60% pencemaran udara di Jakarta disebabkan karena benda bergerak atau transportasi umum yang berbahan bakar solar terutama berasal dari Metromini [5]. 2. Secara teoritis ada 3 teori yang mengemukakan terbentuknya NOx. O2). . Percampuran yang baik antara udara dan bahan bakar terutama yang terjadi pada mesin-mesin yang menggunakan Turbocharge merupakan salah satu strategi untuk meminimalkan emisi CO. yaitu: Thermal NOx (Extended Zeldovich Mechanism) Proses ini disebabkan gas nitrogen yang beroksidasi pada suhu tinggi pada ruang bakar (>1800 K).000 ton/tahun) [4]. Waktu Reaksi (t). Karbon monoksida yang meningkat di berbagai perkotaan dapat mengakibatkan turunnya berat janin dan meningkatkan jumlah kematian bayi serta kerusakan otak. Formasi CO merupakan fungsi dari rasio kebutuhan udara dan bahan bakar dalam proses pembakaran di dalam ruang bakar mesin diesel.

Teknik Mesin Data dan Pembahasan 5 PromptNOx Formasi NOx ini akan terbentuk cepat pada zona pembakaran. Setelah bereaksi dengan atmosfir zat ini membentuk partikel-partikel nitrat yang amat halus yang dapat menembus bagian terdalam paru-paru. bahan bakar yang biasa digunakan di kapal. 2. selain itu kandungan sulfur dalam pelumas.3 Emisi Hidrokarbon (HC) Pada mesin. Tidak terbakarnya bahan bakar secara sempurna. Selain itu zat oksida ini jika bereaksi dengan asap bensin yang tidak terbakar dengan sempurna dan zat hidrokarbon lain akan membentuk ozon rendah atau smog kabut berawan coklat kemerahan yang menyelimuti sebagian besar kota di dunia. SOx(SulfurOxide:SO2. juga menjadi penyebab terbentuknya SOx emisi. Struktur sulfur terbentuk pada ikatan aromatic dan alkyl. gas ini pun jika bereaksi di atmosfir akan membentuk zat asam. Dalam proses pembakaran sulfur dioxide dan sulfur trioxide terbentuk dari reaksi: S+O2=SO2 SO2+1/2O2=SO3 Kandungan SO3 dalam SOx sangat kecil sekali yaitu sekitar 15%. menyumbangkan emisi NOx sebesar 20-30%. Gas yang berbau tajam tapi tidak berwarna ini dapat menimbulkan serangan asma. emisi Hidrokarbon (HC) terbentuk dari bermacammacam sumber. Badan WHO PBB menyatakan bahwa pada tahun 1987 jumlah sulfur dioksida di udara telah mencapai ambang batas yg ditetapkan oleh WHO.SO3) Emisi SOx terbentuk dari fungsi kandungan sulfur dalam bahan bakar. tidak terbakarnya minyak pelumas silinder adalah salah satu penyebab munculnya emisi HC. FuelNOx NOx formasi ini terbentuk karena kandungan N dalam bahan bakar. Nitrogen oksida yang ada di udara yang dihirup oleh manusia dapat menyebabkan kerusakan paru-paru. dan tercatat bahwa dengan penggunaan HFO (Heavy Fuel Oil). Kira-kira 90% dari emisi NOx adalah disebabkan proses thermal NOx. Emisi HC pada bahan bakar HFO yang biasa digunakan pada mesin-mesin diesel besar akan lebih sedikit jika dibandingkan dengan mesin diesel yang .

tetapi yang paling berbahaya adalah butiran-butiran halus sehingga dapat menembus bagian terdalam paru-paru. Emisi HC ini berbentuk gas methan (CH4). 2. Dalam proses ekspansi selanjutnya di atmosfir. Beberapa unsur kandungan partikulat adalah karbon. Sebagian benda partikulat keluar dari cerobong pabrik sebagai asap hitam tebal. Dalam debu tersebut terkandung debu sendiri dan beberapa kandungan metal oksida. Bukan hanya berbentuk padatan tapi juga berbentuk cairan yang mengendap dalam partikel debu.4 Partikulat Matter (PM) Partikel debu dalam emisi gas buang terdiri dari bermacammacam komponen. Diketahui juga bahwa di beberapa kota besar di dunia perubahan menjadi partikel sulfat di atmosfir banyak disebabkan karena proses oksida oleh molekul sulfur. Pada proses pembakaran debu terbentuk dari pemecahan unsur hidrokarbon dan proses oksidasi setelahnya. . SO4. kandungan metal dan debu tersebut membentuk partikulat. Jenis emisi ini dapat menyebabkan leukemia dan kanker.Teknik Mesin Data dan Pembahasan 6 berbahan bakar Diesel Oil (DO). debu. SOF (Soluble Organic Fraction). dan H2O.

Injeksi langsung air ke dalam ruang pembakaran Sementara itu pengurangan emisi metoda sekunder adalah : a. Pengaturan waktu injeksi bahan bakar c. Penggunaan katalis magnet yang dipasang pada pipa bahan bakar d. Untuk pengurangan emisi metoda primer adalah sebagai berikut: Berdasarkan bahan bakar : a. Penerapan teknologi emulsifikasi (pencampuran bahan bakar dengan air atau lainnya) Berdasarkan Perlakuan Udara : a. ANALISA PENULIS Secara sekilas teknologi penanggulangan emisi dari mesin dapat dikategorikan menjadi dua bagian besar yaitu Pengurangan emisi metoda primer dan Pengurangan emisi metoda sekunder. Humidifikasi Berdasarkan Proses Pembakaran : a. Penggunaan angka cetan yang tinggi bagi motor diesel dan angka oktan bagi motor bensin d.Teknik Mesin Data dan Pembahasan 7 BAB III ANALISA 3. Penggunaan katalis pada pipa gas buang kendaraan bermotor . Modifikasi pada pompa bahan bakar dan sistem injeksi bahan bakar b. Penggunaan bahan bakar Gas e. Penggalangan penggunaan Non Petroleum Liquid Fuels c. Penerapan teknologi Sea Water Scrubber untuk aplikasi di kapal c. Pengaturan temperature udara yang masuk pada motor c. Penggunaan teknologi Exhaust Gas Recirculation (EGR) b. Penggunaan Selective Catalytic Reduction (SCR) b. Penggunaan bahan bakar yang rendah Nitrogen dan Sulfur termasuk penggunaan non fossil fuel b. Pengaturan ukuran droplet dari bahan bakar yang diinjeksikan d.

Jumlah kendaraan bermotor di jalan raya kian hari semakin meningkat.28% per tahun [3]. KESIMPULAN Melihat kenyataan seperti dituliskan diatas. sejalan dengan semakin meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan peningkatan ekonomi transportasi. Penulis berharap semoga dengan kenaikan harga pokok bahan bakar minyak bagi kendaraan yang ditetapkan pemerintah dapat menjadi salah satu momentum bagi kita semua untuk melangkah berpikir tentang lingkungan udara yang sehat. menambah semakin terpuruknya kondisi lingkungan udara kita. . Uji kelayakan emisi yang sejak beberapa tahun terakhir didengung-dengungkan oleh pemerintah dan LSM ternyata juga tidak berjalan dengan yang diharapkan. polusi udara merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang serius di Indonesia saat ini. Di wilayah DKI Jakarta pertambahan kendaraan tercatat 8.74% per tahun sementara prasarana jalan meningkat 6. Kesadaran masyarakat akan pembatasan penggunaan kendaraan pribadi dan didukung dengan penyediaan angkutan massal yang baik dan nyaman oleh pemerintah akan menciptakan lingkungan udara yang sehat bagi manusia Indonesia.Teknik Mesin Data dan Pembahasan 8 BAB IV KESIMPULAN 4.

 Nishida Osami. Status Lingkungan Hidup DKI Jakarta. 2001. Review of Kobe University of Mercantile Marine No.com/hg/jakarta/2005/01/18/brk.id.2005011810.A. IMARE-London. Metromini Penyebab Pencemaran Udara Terbesar di Jakarta. Actual State and Prevention of Marine Air Pollution from Ships.  Tempo Interaktif. 2000. 2002.A.tempointeraktif.Teknik Mesin Data dan Pembahasan 9 DAFTAR PUSTAKA  Badan Pengendalian Dampak Lingkungan. 2002.html)  Wright.  Kementerian Lingkungan Hidup. 2005.  Badan Pengendalian Dampak Lingkungan. Presentasi Data ISPU Januari 2002 hingga Desembar 2002. 49. Januari 2005. . Sumber dan Standar Kesehatan Emisi Gas Buang. Kobe-Japan. (http://www. Exhaust Emissions from Combustion Machinery. 2002.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful