LIMBAH MEDIS

Disusun oleh : Kelompok 5 Mira Hidayanti Gusti Fathoni Nurul Imanda Brian Arista M Sarah Aldila Nadia Aryudini 8796 8810 8822 8834 8848 8860 Nieko Amanda Anindita Nabilah Stefanus Siswoyo Sifra Kristina Anastasia Bethari 8878 8898 8914 8938 8956 8978

FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA 2011

Yogyakarta. kami dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik dan selesai tepat waktu. kami memohon maaf apabila dalam penyusunan makalah ini masih terdapat kekurangan.Karena dari itu. karena berkat rahmatNya. jenis-jenis. Tidak lupa kami ucapkan terima kasih kepada drg. 13 Desember 2011 Penulis . Tiada gading yang tak retak. MPHselaku dosen pengampu demografi yang membimbing kami dalam pengerjaan tugas makalah ini. pembaca diharapkan mampu memahami definisi. yaitu limbah medis.Makalah yang kami susun ini pun tak luput dari kesalahan. Sri Widiati. dan cara penanganan limbah secara tepat sehingga tidak terjadi kesalahan dalam penanganan limbah medis.Kata Pengantar Pertama-tama kami panjatkan puja danpuji syukur atas rahmat dan ridho Allah SWT. Dengan membaca makalah ini. Makalah ini menjelaskan mengenai limbah yang dihasilkan oleh sarana-sarana kesehatan.Kami meminta kritik dan saran dari pembaca demi tercapainya makalah yang lebih sempurna lagi kedepannya. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada teman-teman kami yang selalu setia membantu dalam hal mengumpulkan data-data dalam pembuatan makalah ini.

.7 Kebijakan pemerintah dalah upaya menangani limbah medis.......3 2.................................13 .............................................................................1 Latar Belakang Masalah...................................................................................................................................................................................................................................................................................................9 2.................1 1.....................................................DAFTAR ISI Halaman Judul.......................4 Bahaya yang ditimbulkan limbah medis .......................................................10 Bab III Kesimpulan...........11 Referensi......................................4 2...........1 Definisi limbah medis................................7 2............5 Kenyataan penanganan limbah medis yang terjadi saat ini.......................................ii Daftar Isi...1 1...................................3 2...........................2 Bab II Pembahasan..........3 2................................................................................................................................i Kata Pengantar............1 1.......2 Jenis-jenis limbah medis..................................12 Lampiran.............................................3 Tujuan Penulisan............................................................................................................................10 2.....................8 Kesadaran tenaga medis dalam menangani limbah medis...........................................................................................................................................................................................iii Bab I Pendahuluan...........................................................................................................3 Cara penanganan limbah medis yang tepat......................9 2.................................................2 Rumusan Masalah.6 Kebijakan rumah sakit dalam menangani limbah medis......

1 Latar Belakang Masalah Seiring dengan perkembangan zaman.Limbah inilah yang disebut sebagai limbah medis. kesadaran akan kesehatan di kalangan masyarakat pun akan semakin tinggi pula. Tiap jenis limbah media memiliki cara penangannya sendiri sendiri. Apabila tidak dilakukan dengan prosedur yang sesuai maka akibatnya akan bisa lebih parah. Oleh karena itu pemerintah meningkatkan berbagai macam pelayanan kesehatan untuk masyarakat. Pengelolaan limbah medis merupakan bagian dari kegiatan penyehatan lingkungan di rumah sakit yang bertujuan untuk melindungi masyarakat dari bahaya pencemaran lingkungan yang bersumber dari limbah rumah sakit dan upaya penanggulangan penyebaran penyakit. Dampak negatif limbah medis terhadap masyarakat dan lingkungan terjadi akibat pengelolaan yang kurang baik.BAB I Pendahuluan 1.Rumah sakit merupakan sarana upaya kesehatan yang menyelenggarakan berbagai kegiatan pelayanan kesehatan serta dapat berfungsi sebagai tempa pendidikan tenaga kesehatan dan penelitian. Pengelolaan limbah medis pun tidak dilakukan dengan sembarangan. Kegiatan rumah sakit menghasilkan berbagai macam limbah. . Limbah medis jika tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan patogen yang dapat berakibat buruk terhadap manusia dan lingkungan.Salah satu pelayanan kesehatan yang ditingkatkan adalah rumah sakit dengan berbagai macam teknologi canggih untuk mengobati berbagai macam penyakit. racun dan bahan radioaktif yang berbahaya bagi manusia dan makhluk lain di sekitar lingkungannya.Terdapat berbagai macam limbah medis yang berbahaya bagi kesehatan manusia bila tidak diolah dengan benar. Limbah medis kebanyakan sudah terkontaminasi oleh bakteri. virus.

3 1.2 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah mengenai limbah medis.2 1.3.3 Tujuan Penulisan Adapun makalah ini dibuat dengan tujuan : 1.2.3.2.3. penulisan makalah ini didasarkan dari beberapa perumusan masalah yang terkait dengan limbah medis.2.8 Apa yang dimaksud dengan limbah medis? Apa saja jenis-jenis limbah medis? Bagaimana cara penanganan limbah medis yang tepat? Apa bahaya dari penanganan limbah medis yang tidak tepat? Bagaimana kenyataan pengelolaan limbah medis saat ini? Apa kebijakan rumah sakit mengenai limbah medis? Apa kebijakan pemerintah dalah upaya menangani limbah medis? Bagaimana kesadaran tenaga medis dalam menangani limbah medis? 1.5 1.3 1.2.4 1.2.3.2.6 1.1 1.4 1. meliputi: 1.3.2.3.5 1.6 1.7 1.1.8 Menjelaskan apa itu limbah medis Menjelaskan jenis-jenis limbah medis Menjelaskan cara penanganan limbah medis yang tepat Menjelaskan bahaya penanganan limbah medis yang tidak tepat Menjelaskan kenyataan penanganan limbah medis yang terjadi saat ini Menjelaskan kebijakan rumah sakit mengenai limbah medis Menjelaskan kebijakan pemerintah dalam upaya menangani limbah medis Menjelaskan kesadaran tenaga medis dalam menangani limbah medis .3.3.7 1.2 1.2.1 1.

(2) bahan yg tidak mempunyai nilai atau tidak berharga untuk maksud biasa atau utama dalam pembuatan atau pemakaian. Limbah dapat juga diartikan sebagai hasil akhir dari suatu proses pemanfaatan produk atau proses dari suatu kegiatan yang dilakukan dalam aktivitas manusia. seperti kegiatan rumah sakit dan kegiatan penunjang lainnya. 2.1 Definisi Limbah Medis Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). (3) barang rusak atau cacat dl proses produksi. Limbah medis dapat diartikan sebagai segala sesuatu hasil buangan dari kegiatan-kegiatan medis.2 Jenis-jenis Limbah Medis .BAB II Pembahasan 2. limbah adalah (1) sisa proses produksi.

bagian tubuh. Padahal. pisau. gunting kuku dan sebagainya yang dapat menyebabkan orang tertusuk (luka) dan terjadi infeksi. dan shock sensitive). cairan tubuh. Pertimbangan terhadap limbah ini dapat ditinjau dari sudut: toksik. kaca pecah. gunting. kadaluwarsa atau terkontaminasi Limbah citotoksik: bahan yang terkontaminasi atau mungkin terkontaminasi dengan obat citotoksik selama peracikan. plasenta. Berikut limbah yang dihasilkan rumah sakit: • • • • Limbah umum: limbah yang tidak membutuhkan penanganan khusus atau tidak membahayakan pada kesehatan manusia dan lingkungan misal bahan pengemas Limbah patologis: terdiri dari jaringan-jaringan. reaktif (eksplosif. darah dan cairan tubuh Limbah radioaktif: dapat berfase padat. tabung yang mengandung gas dan aerosol yang dapat meledak bila diinsinerasi atau bila mengalami kerusakan karena kecelakaan. korosif. pengangkutan atau tindakan terapi citotoksik Kontainer di bawah tekanan: seperti yang digunakan untuk peragaan atau pengajaran. organ.Limbah medis identik dengan limbah yang dihasilkan institusi kesehatan seperti rumah sakit. mutagenic. tidak semua limbah yang dihasilkan rumah sakit merupakan limbah medis. atau telah tertumpah. misalnya tertusuk. bahan mikrobiologi atau bahan citotoksik • • • Limbah farmasi (obat-obatan): obat-obatan dan bahan kimiawi yang dikembalikan dari ruangan pasien isolasi. syring. teratogenic dan lain-lain). Benda-benda ini mungkin terkontaminasi oleh darah. genotoxic (carcinogenic. bangkai binatang. cairan atau gas misalnya berasal dari prosedurprosedur medis. Limbah kimiawi yang tidak berbahaya adalah seperti gula.asam animo • Benda-benda tajam yang biasa digunakan dalam kegiatan rumah sakit: jarum suntik. reaktif terhadap air. Misalnya jaringan dan stok dari agen-agen infeksi dari ruang bedah. asam. cair atau gas yang terkontaminasi dengan radionuklisida Limbah kimiawi: dapat berupa padatan. dari autopsi pasien yang . mudah terbakar (flammable). • Limbah berpotensi menularkan penyakit (infectious): mengandung mikroorganisme patogen yang bila terpapar dengan manusia akan dapat menimbulkan penyakit. misalnya obatobatan cytotoxic.

Limbah patologis : Pengolahan yang dilakukan adalah dengan sterilisasi. kantong warna kuning untuk semua jenis limbah infectious yang harus masuk incinerator. dan warna merah untuk limbah radio aktif. xylene. sarung tangan) 2.Kantong yang digunakan untuk membungkus limbah juga harus diinsinerasi c.mempunyai penyakit menular . Secara umum jenis pengolahan limbah rumah sakit adalah : a.limbah kimia/farmasi kedalam kantong plastik berwarna coklat.3 Cara Penanganan Limbah Medis yang Tepat Penanganan memperhatikan limbah medis memerlukan perhatian kelompok khusus.Beberapa kemungkinan daur-ulang limbah kimiawi berbahaya misalnya dengan redistilasi solven (toluene. . Misalnya kantong warna hitam digunakan untuk limbah umum. Limbah umum :Tidak diperlukan pengolahan khusus. Masing-masing membutuhkan penanganan sendiri-sendiri Bahkan. filter. atau materi yang berkontak dengan pasien (tabung. mengemas limbah medis pun telah ada aturannya. jarumsuntik. dan dapat disatukan dengan limbah domestik b. dari pasien yang diisolasi. membakar solven organic yang tidak toksik. elektrostatis larutan-larutan pemrosesan Insinerator merupakan sarana yang paling sering digunakan dalam menangani limbah jenis ini. Peraturan sederhana dalam cara mengemas limbah medis ini bila dilanggar justru akan berakibat fatal. penanganannya adalah identik dengan limbah lainnya yang tidak termasuk katagori berbahaya. serbet. limbah terutama medis harus tersebut jenis-jenisnya. alcohol). insinerasi dilanjutkan dengan landfilling. Umumnya radioaktifdisimpan untuk menunggu waktu paruhnya telah habis. untuk kemudian disingkirkan sebagai limbah non-radioaktif biasa d. Limbah kimia: Bagi limbah kimia yang tidak berbahaya. logam-merkuri dari thermometer. mendaur ulang batere. Limbah radioaktif : Limbah radioaktif dari rumah sakit dapat dikatakan tidak mengandung bahaya yang signifikan bila ditangani secara baik.

Pemakaian air yang efisien akan mengurangi jumlah air yang masuk kedalam instalasi pengolahan limbah cair (IPLC).e. Limbah cytotoxic dan obat-obatan genotoxic atau limbah yang terkontaminasi harus dipisahkan. sedangkan yang tidak dipakai lagi ditangani secara khusus misalnya diinsinerasi atau di landfilling i. Tahap awal dalam pengelolaan limbah medis adalah melakukan pencegahan pada sumbernya. . Upaya pencegahan pencemaran dan minimisasi limbah yang sering dikenal dengan Produksi Bersih (Cleaner Production) akan memberikan keuntungan bagi pengelola dan lingkungan. dikemas dan diberi tanda serta dibakar pada insinerator f. Dengan pelaksanaan good house keeping yang baik di laboratorium dan kamar rawat akan menghindarkan terjadinya ceceran bahan kimia ataupun racikan obat. Limbah farmasi :Obat-obatan yang tidak digunakan dikembalikan pada apotik atau pemasok. autoclave tidak dibutuhkan bila limbah tersebut telah diwadahi dan ditangani secara baik sebelum diinsinerasi. rapi dan selalu terkontrol sehingga tidak terjadi ceceran dan kerusakan bahan atau obat. Pelaksanaan preventif maintenance. Dengan berkurangnya jumlah limbah yang harus dimusnahkan dengan incinerator maka akan mengurangi jumlah biaya operasionalnya dan akan mengurangi emisi yang dikeluarkan ke lingkungan. dengan menjaga kebersihan lingkungan. Benda-benda tajam : Dikemas dalam kemasan yang dapat melindungi petugas dari bahaya tertusuk. sebelum dibakar dalam insinerator h. mencegah terjadinya ceceran bahan. Berikut adalah beberapa upaya dalam melakukan pencegahan timbulan limbah: Pelaksanaan ‘House Keeping’ yang baik. berarti mengurangi limbah yang terjadi. yang ketat akan menghindarkan terjadinya kerusakan alat yang pada akhirnya dapat mengurangi jumlah limbah yang terjadi. Pengelolaan bahan-bahan atau obat-obatan yang tepat. g. Kontainer-kontainer di bawah tekanan: di landfilling atau didaur-ulang. Limbah berpotensi menularkan penyakit (infectious) :Memerlukan sterilisasi terlebih dahulu atau langsung ditangani pada insinerator .

Pemilahan dilakukan dengan tujuan untuk memisahkan limbah berdasarkan karakteristiknya.Insinerasi memiliki banyak manfaat untuk mengolah berbagai jenis sampah seperti sampah medis dan beberapa jenis sampah berbahaya di mana patogen danracun kimia bisa hancur dengan temperatur tinggi 2. Limbah yang masih bisa dimanfaatkan agar dipisahkan dari limbah yang tercemar oleh limbah B3 ataupun limbah infeksius. Insinerasi dan pengolahan sampah bertemperatur tinggi lainnya didefinisikan sebagai pengolahan termal Insinerasi material sampah mengubah sampah menjadi abu. Begitu pula dengan limbah domestik berupa sampah organik bisa untuk kompos. Limbah berbahaya dan beracun sendiri tidak menutup kemungkinan untuk dapat dimanfaatkan ataupun untuk direuse. Beberapa limbah kimia yang dapat dimanfaatkan kembali antara lain adalah limbah radiologi seperti fixer dan developer dengan dikirimkan ke pihak ke-3 yang berizin. Limbah domestik yang dapat didaur ulang ataupun dimanfaatkan harus dipisah dalam tempat terpisah. Limbah plastik bekas pengobatan lainnya seperti bekas infus yang tidak terkontaminasi limbah B3 atau limbah infeksius dapat didaur ulang.4 Bahaya Penanganan Limbah Medis yang Tidak Tepat . Limbah domestik berupa kertas/karton. Hal ini bertujuan agar jumlah ataupun limbah yang harus ditreatmen secara khusus (limbah B3) tidak terlalu besar (minimal). dan panas. gas sisa hasil pembakaran. Limbah domestik harus terpisah dari limbah B3 ataupun limbah infeksius. gelas dan logam masih mempunyai nilai jual untuk di reuse. Insinerasi adalah teknologi pengolahan sampah dan limbah yang melibatkan proses pembakaran bahan organik. Pada saat ini hanya sekitar 19% limbah domestik dari rumah sakit yang sudah dimanfaatkan untuk didaur ulang. plastik. Limbah kimia dari laboratorium dan sisa racikan obat harus memiliki tempat penampungan tersendiri agar tidak mengkontaminasi limbah cair lainnya yang bukan limbah B3. Tahap ketiga adalah pemanfaatan limbah.Tahap selanjutnya terhadap limbah yang tidak bisa dihindari adalah langkah segregasi atau pemilahan. partikulat.

Air yang telah tercemar oleh senyawa organik maupun anorganik menjadi media berkembangnya berbagai penyakit dan penularan langsung melalui air (misalnya Hepatitis A. Pencemaran Air Air yang tercemar menjadi tidak bermanfaat untuk keperluan rumah tangga (misalnya air minum. kaki gajah. serta lingkungan di sekitar rumah sakit. Dampak tak langsung. Thypus Abdominalis. demam berdarah dan sebagainya. dan sebagainya). Pencemaran lingkungan a. yang muncul terutama karena air lingkungan telah tercemar oleh senyawa anorganik terutama unsur logam (misalnya keracunan air raksa/merkuri). Ascariasis/Cacingan. pertanian (misalnya: air yang terlalu asam/basa akan mematikan tanaman/hewan). Dampak tersebut antara lain: 1. lalat dan nyamuk di antaranya adalah pest. Pencemaran Daratan Pencemaran daratan pada umumnya berasal dari limbah padat yang dibuang atau dikumpulkan di suatu tempat penampungan. Dampak pencemaran daratan yang secara langsung dirasakan adalah timbulnya bau busuk karena degradasi limbah organik oleh mikroorganisme dan timbunan limbah padat dalam jumlah besar yang akan menimbulkan kesan kumuh dan kotor. yang secara psikis akan mempengaruhi penduduk di sekitarnya. Cholera. Dampak pencemaran daratan dapat secara langsung dan tidak langsung bagi kesehatan lingkungan sekitar. Dysentri. mahluk hidup. air tercemar dapat menjadi penyebab penyakit tidak menular. Pengelolaan limbah medis yang kurang baik akan menyebabkan estetika lingkungan yang kurang sedap dipandang sehingga mengganggu kenyamanan masyarakat 2.Limbah medis jika tidak tertangani dengan baik akan berdampak bagi manusia. . b. memasak. malaria. mencuci). contohnya adalah tempat pembuangan limbah padat baik Tempat Pembuangan Sementara (TPS) maupun Tempat Pembuangan Akhir (TPA) akan menjadi pusat perkembangbiakan tikus dan serangga yang merugikan manusia seperti lalat dan nyamuk. Penyakit-penyakit yang ditimbulkan dengan perantaraan tikus. Selain itu. industri.

Bahkan kelalaian tersebut banyak merugikan masyarakat sekitar. botol-botol bekas obat. Komponen pencemar udara dapat berupa Karbon Monoksida (CO) dan Nitrogen Oksida (Nox). Keempat.masyarakatyang bermukim di sekitar Rumah Sakit. ikut bereaksi secara metabolis dengan darah. Karbon monoksida apabila terhisap ke dalam paru-paru akan ikut peredaran darah dan akan menghalangi masuknya oksigen yang dibutuhkan oleh tubuh. Konsentrasi gas Nitrogen Oksida yang tinggi dapat menyebabkan gangguan pada sistem syaraf yang mengakibatkan kejangkejang. dengan akibat lanjutannya adalah menurunnya derajat kesehatan masyarakat di lingkungan tersebut dan menimbulkan kecelakaan kerja.Banyak rumah sakit yang tidak memiliki sarana dan standar penanganan limbah medis yang sesuai syarat.Berikut contoh kasus mengenai penanganan limbah yang salah. Kedua. 2.pengunjung / pengantar orang sakit yang berkunjung ke rumah sakit.5 Kenyataan Penanganan Limbah Medis yang Terjadi Saat Ini Pada kenyataannya. Akibatnya adalah mutu lingkungan menjadi turun kualitasnya.karyawan Rumah sakit dalam melaksanakan tugas sehari-harinya selalu kontak dengan orang sakit yang merupakan sumber agen penyakit. dan sebagainya di TPA (Tempat .c.Pertama. Hal ini dapat terjadi karena gas CO bersifat racun metabolis. Pencemaran Udara Dampak pencemaraan udara berakibat langsung terhadap kesehatan manusia. tanaman dan sebagainya.Kelompok ini merupakan kelompok yang paling rentan. hewan. Ketiga. lebih-lebih lagi bila Rumah sakit membuang hasil buangan Rumah Sakit tidak sebagaimana mestinya ke lingkungan sekitarnya. Diberitakan dalam harian Pikiran Rakyat tanggal 1 Februari 2010. Ada beberapa kelompok masyarakat yang mempunyai resiko untuk mendapat gangguan karena buangan rumah sakit. ditemukan banyak limbah medis berupa alat suntik. masih banyak terjadi kesalahan atau kelalaian dalam penanganan limbah medis saat ini.resiko terkena gangguan kesehatan akan semakin besar. pasien yang datang ke Rumah Sakit untuk memperoleh pertolongan pengobatan dan perawatan Rumah Sakit.

Limbah domestik di masukkan kedalam plastik berwarna hitam. Disamping itu rumah sakit diwajibkan memiliki tempat penyimpanan sementara limbahnya sesuai persyaratan yang ditetapkan dalam Kepdal 01 tahun 1995. peraturan tentang limbah medis ini telah diatur pemerintah sebagai berikut : 1. Rumah sakit diwajibkan memiliki tempat penyimpanan sementara limbahnya sesuai persyaratan yang ditetapkan dalam Kepdal 01 tahun 1995 2. Bapedal No 03 tahun 1995 mengatur tentang kualitas incineratordan emisi yang dikeluarkannya . 2. Peraturan dan standar yang ditentukan oleh pemerintah pun masih sering dilanggar. rumah sakit diwajibkan melakukan pemilahan limbah dan menyimpannya dalam kantong plastik yang berbeda beda berdasarkan karakteristik limbahnya.Pembuangan Akhir) Cibeureum. Seperti diberitakan dalam Pikiran Rakyat tanggal 9 Maret 2010. 11 balai pengobatan. Banjar. disebutkan bahwa 40 dari 50 Rumah Sakit yang ada di Bandung belum memiliki sarana pembuangan limbah B3 dan mereka membuangnya begitu saja di parit dengan alasan mahalnya biaya pengelolaan limbah medis.6 Kebijakan Rumah Sakit Dalam Menangani Limbah Medis Dalam pengelolaan limbah padatnya.7 Kebijakan Pemerintah dalam Upaya Menangani Limbah Medis Selanjutnya.Warga mulai mengetahui keberadaan limbah-limbah medis tersebut setelah ada anak-anak yang bermain di TPA. Keberadaan limbah-limbah tersebut tentunya meresahkan warga karena warga menyadari limbah-limbah tersebut membahayakan kesehatan. limbah sitotoksic kedalam warna kuning. membawanya ke rumah dan dijadikan alat bermain. 2. Selain itu mterdapat 62 Puskesmas. dan 17 laboratorium kesehatan yang tidak mempunyai TPS limbah. limbah kimia/farmasi kedalam kantong plastik berwarna coklat dan limbah radio aktif kedalam kantong warna merah. limbah infeksius kedalam kantong plastik berwarna kuning. memungut beberapa limbah alat sunti.

Peraturan Menteri Kesehatan No. 6. UU no 23 tahun 1997 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup 8. PP no 18 tahun 1999 jo PP no 85 tahun 1999 tentang pengolahan limbah bahan berbahaya dan beracun ( kode limbah rumah sakit D227 ) 9. PP no 74 tahun 2001 tentang Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun 2. mulai dari jenisnya hingga pengelolaannya. UU no 23 tahun 1992 tentang kesehatan 7.8 Kesadaran Tenaga Medis dalam Menangani Limbah Medis Setiap limbah medis memiliki bahaya yang dapat menyerang pasien maupun petugas medis itu sendiri.3.986/Menkes/PER/XI/1992 tentang persyaratan kesehatan rumah sakit ( hal ini berkaitan dengan limbah medis yang dihasilkan oleh rumah sakit dan segala macam pelanggaran terhadap peraturan diatur lebih lanjut ) 4.Para petugas medis tersebut harus mampu mengaplikasikannya dalam pekerjaan supaya tidak terjadi kesalahan atau infeksi dari limbah tersebut. Bab III Kesimpulan . PP no 27 tahun 1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan 10. Keputusan Menteri Negara Kependudukan dan lingkungan Hidup RI nomor : Kep02/MENKLH/I/1988 tentang pedoman penetapan Baku Mutu Lingkungan Hidup.Sehingga petugas medis saat ini sudah dituntut untuk memiliki pengetahuan yang cukup mengenai limbah medis. Peraturan menteri kesehatan No.512/Menkes/PER/IX/1990 tentang AMDAL rumah sakit ( menyatakan tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan ) 5.Namun pengetahuan secara teori saja tidaklah cukup.

Limbah medis ini sangatlah berbahaya dan akan menimbulkan berbagai dampak negatif bila tidak ditangani dengan baik. serta pencemaran udara yang mengurangi derajat kesehatan masyarakat. mahluk hidup. yaitu umum. maka penanganan limbah medis harus dibedakan kedalam tiga kelompok yaitu limbah cair.Limbah medis rumah sakit merupakan limbah B3 (Bahan Berbahaya Beracun). pencemaran daratan. serta lingkungan di sekitar rumah sakit. Recycle.Limbah medis merupakan limbah yang dihasilkan dari kegiatan medis. atau sampah kering dan sampah basah.Sehingga petugas medis saat ini sudah dituntut untuk memiliki pengetahuan yang cukup mengenai limbah medis. Dampak tersebut dapat berupa pencemaran air. Referensi . limbah infeksus dan limbah noninfeksus. Seiring berkembangnya teknologi dan informasi. kimiawi.Ada beberapa peraturan yang mengatur pengelolaan limbah medis. Recovery). Limbah rumah sakit jika tidak tertangani dengan baik akan berdampak bagi manusia. patologis. Berikut limbah yang dihasilkan rumah sakit. dan infeksi. yaitu human anatomical. kesadaran para petugas medis dalam menangani limbah medis pun harus kian meningkat.Setiap limbah medis memiliki bahaya yang dapat menyerang pasien maupun petugas medis itu sendiri. yaitu padat dan cair. Jika penanganan rumah tangga hanya dibedakan dalam sampah organik dan anorganik. tubuh hewan. laboratorium mikrobiologi. citotoksik. mulai dari jenisnya hingga pengelolaannya.Berdasarkan wujudnya limbah medis dibagi menjadi dua. radioaktif. farmasi. Saat ini usaha rumah sakit dan pemerintah dalam upaya untuk menangani limbah medis bermacam-macam bentuknya. dan benda tajam.Sedangkan berikut beberapa jenis limbah biomedis. diantaranya yaitu incinerator dan prisip 3R (Reuse.

wikipedia.org/wiki/Insinerasi .com/doc/37312202/limbah-b3 http://www.com/node/108707 http://www.id/index.co.pikiran-rakyat.com/2011/01/dampak-buruk-limbah-rumah-sakit-bagi.scribd.htm http://mariaroosmawarty.pikiran-rakyat.com/doc/33519413/Limbah-Medis-Dan-Kesehatan http://www.id/url? sa=t&rct=j&q=jenis+limbah+medis&source=web&cd=19&ved=0CFAQFjAIOAo&url=http %3A%2F%2Fxa.com/limbah-medis.anneahira.docx&ei=gsLkTouOHoXVrQfb3oT7Bw&usg=AFQjCNH4j4Ub5Rpk9L4O0mkWnBAQ p4G9qg http://www.php/cleaning-service-rumah-sakit http://www.com/doc/49825062/limbah-medis http://www.artikata.blogspot.html http://id.co.com%2Fkq%2Fgroups%2F27209557%2F448086425%2Fname %2FTugas%2BB%2BB3%2BKelompok %2B5.com/arti-338515-limbah.google.yimg.scribd.http://www.com/node/106511 http://www.proclean.html http://www.scribd.

LAMPIRAN .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful