Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

SMP Mata Pelajaran Materi Kelas/Semester Alokasi Waktu Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Deskripsi : SMP N 18 BANDAR LAMPUNG : Biologi : Memahami Gejala-Gejala Alam Melalui Pengamatan : Kelas VII/2 : Silahkan isi dengan alokasi waktu yang dibutuhkan : : : SK.Memahami Gejala-Gejala Alam Melalui Pengamatan KD:Melaksanakan
pengamatan objek secara terencana sistematis untuk memperoleh impormasi gejala alam biotik dan abiotik

Indikator -Membandingkan gejala alam kebendaan dan kejadian pada objek abiotik melalui pengamatan -Membandingkan gejala alam kebendaan dan kejadian pada objek biotic melalui pengamatan

Indikator Silahkan isi dengan Indikator keberhasilan Materi Pembelajaran Gejala Alam Abiotik dan Gejala Alam Biotik

Materi Pembelajaran Gejala Alam Abiotik dan Gejala Alam Biotik Media dan Sumber Pembelajaran Buku IPA terpadu jl.1B (Esis) h.25-29, dan lingkungan Media dan Sumber Pembelajaran Silahkan isi dengan media dan sumber pembelajaran Kegiatan Pendahuluan Mengingatkan kembali: mahkluk hidup(biotik) dan benda-benda yang tidak hidup(abiotik).

1. Motivasi : Pada pengamatan semut yang memasuki lubang, adalah objek biotik, sedangkan kerikil masuk ke lubang adalah objek abiotik? How can you differentiate them? How about is animal and plant, biotik or abiotik 2. Prasyarat pengetahuan: Pengertian sains (Biologi, fisika, kimia) dan pengamatan 3. Prasyarat Observasi: melakukan pengamatan membedakan objek biotik dan objek abiotik

Kegiatan Pendahuluan Silahkan isi dengan kegiatan pendahuluan Kegiatan Inti b. Kegiatan Inti,

Eksplorasi Dalam kegiatan eksplorasi, guru:

A. A. A. A. A. B. A. A.

Menjelaskan pengertian komponen biotik. Menyebutkan beberapa contoh dari komponen biotik. Menjelaskan pengertian komponen abiotik. melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber; menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain; memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya; melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran; dan memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.

Elaborasi Dalam kegiatan elaborasi, guru:

A. Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok.

A. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian komponen biotik. A. Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya menyebutkan beberapa contoh dari komponen biotik. A. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan gejala alam biotik maupun gejala alam abiotik yang biasa ditemui dalam kehidupan sehari-hari. A. Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya membedakan gejala alam biotik dan gejala alam abiotik. B. Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi secara klasikal. A. Guru menanggapi hasil diskusi peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya..

Konfirmasi Dalam kegiatan konfirmasi, guru:

A. maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik, A. memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber, A. memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan, A. memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:
o

o o o o

berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar; membantu menyelesaikan masalah; memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi; memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh; memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif.

Kegiatan Inti Silahkan isi dengan kegiatan inti Kegiatan Penutup c. Kegiatan penutup.

Dalam kegiatan penutup, guru: A. bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran; A. melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram; A. memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran;

gejala kimia dan produk kimia di antaranya plastik. merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi.php?display=rpp&ack=1&action=preview&id=54706 BAB I MEMAHAMI GEJALA ALAM MELALUI PENGAMATAN Standar Kompetensi : Memahami gejala alam melalui pengamatan Kompetensi Dasar : 1.kemdiknas. yakni kesadaran akan adanya masalah. Mengidentifikasi objek secara terencana dan sistematis untuk memperoleh informasi gejala alam biotik.go. Masingmasing gejala diberikan cuplikan/contoh yang dekat dengan pengalaman di lingkungan hidup dan kehidupan manusia. pengumpulan data dan menarik kesimpulan hingga diperoleh konklusi. program pengayaan. Kegiatan Penutup Silahkan isi dengan kegiatan penutup Tindak Lanjut Silahkan isi dengan tindak lanjut pembelajaran Tindak Lanjut Silahkan isi dengan tindak lanjut pembelajaran Evaluasi Silahkan isi dengan evaluasi pembelajaran Evaluasi Silahkan isi dengan evaluasi pembelajaran Materi Pengayaan Silahkan isi dengan materi pengayaan Materi Pengayaan Silahkan isi dengan materi pengayaan http://belajar.id/index. ciri makhluk hidup.hipotesis. detergen dan narkotika.A. layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik. Mengidentifikasi objek secara terencana dan sistematis untuk memperoleh informasi gejala alam abiotik. pestisida dan monosodium glutamat. Pada . berpikir verifikasi empiris. Ringkasan BAB I Bagian ini menyajikan pengertian tentang IPA secara mendalam dan cara kerja ilmuwan dengan tahapan berpikir verifikasi empiris. berhipotesis. 2. Gejala alam biotik dan ciri-ciri makhluk hidup serta gejala alam abiotik mencakup proses fisika dan kimia yang ditekankan pada bagian ini. gejala alam biotik. gejala fisika yang terkait dengan energi. Konsep Kunci : IPA dan cara kerja Ilmuwan.

Berpikir induktif adalah berpikir yang diawali dari gejala-gejala khusus menuju pada usaha untuk memperoleh pengetahuan umum. manusia dapat memanfaatkan alat inderanya untuk mengoptimalkan kesadaran berpikir dalam mengamati. mengumpulkan catatan-catatan tentang gejala kebendaan dan gejala kejadian. Lewat keterampilan menggunakan alat ukur. bersikap dan pengembangan keterampilan. mengelompokkan berbagai catatan tersebut ke dalam gejala yang sejenis. Meskipun secara mikroskopis catatan kejadian yang dialami setiap hari berbeda. baik berpikir induktif. Langkah berpikir ini dapat juga 3 dijelaskan bermula dari fakta sampai diperoleh teori. Sebaliknya berpikir deduktif lawan dari berpikir induktif yakni merupakan bentuk kemampuan berpikir yang diawali dari gejala umum menuju pada gejala yang lebih spesifik/khusus atau berpikir bermula dari teori menuju ke ramalan. Rumusan pengetahuan yang telah dilakukan tersebut lalu dikaitkan dengan peristiwa lain yang sejenis dan akhirnya dapat berguna sebagai sarana untuk memahami peristiwa yang lebih luas dan kompleks. Verifikatif merupakan pola atau bentuk berpikir yang berusaha untuk melakukan pencocokan atas peristiwa yang sudah terjadi dengan peristiwa yang akan terjadi. sehingga dengan memperhatikan keteraturan yang ada. dan memperoleh bentuk yang meyakinkan setelah para ahli mengembangkan peralatan untuk melakukan pengamatan secara cermat. Peristiwa alam merupakan peristiwa yang berulang setiap waktu. namun bila dikaji secara makroskopis dapat dapat dilihat bentuk keteraturan tersebut. 2 1. membedakan dan menghubungkan berbagai catatan peristiwa dan kejadian. IPA dan Cara Kerja Ilmuwan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) lahir dari olah karya budi manusia. . Aktivitas berpikir bertujuan untuk mendapatkan pengetahuan yang benar. Mulai abad 16. para ahli telah dapat menghasilkan peralatan yang dapat digunakan untuk mengamati berbagai gejala alam dan sampai saat ini terus diperbaiki sehingga semakin hari semakin baik dan cermat. Dari bentuk-bentuk keteraturan ini manusia dapat melakukan kajian yang mendalam tentang peristiwa yang telah terjadi.1. Dalam sejarah perkembangan ilmu. deduktif dan verifikatif. yakni dari ramalan menuju fakta yang dapat dikumpulkan.uraian juga dilengkapi dengan contoh pemecahan masalah dan soal latihan sebagai upaya untuk mendalami persoalan yang dikaji sejalan dengan kompetensi dasar yang dikembangkan. baik peralatan ukur yang canggih maupun tidak. melakukan pencatatan secara sistematis tentang apa yang telah terjadi. Tahap berikutnya manusia dapat melakukan ramalan terhadap peristiwa alam yang akan terjadi diwaktu mendatang. yakni setelah manusia memanfaatkan kemampuan indera dan akalpikirannya. Hasilnya antara lain pengetahuan manusia semakin hari menjadi semakin pesat perkembangannya. Dalam melihat keteraturan ini manusia menggunakan kemampuan berpikir. manusia memulai memperhatikan gejala alam. MEMAHAMI GEJALA ALAM MELALUI PENGAMATAN 1. menyelidiki gejala benda dan gejala kejadian. Seterusnya dengan menggunakan kemampuan olah pikir yang dimilikinya yakni dengan melakukan penggabungan antara hasil pengamatan indera dan penalarannya akan didapat pengetahuan yang mantap. mengalami. IPA berkembang semenjak manusia mengenal alam sekitar lewat berbagai kemampuan indera di atas. Olah karya budi merupakan aktivitas berpikir. menghasilkan ide/gagasan dan merumuskan pengetahuan dalam bentuk verbal yakni dengan ungkapan kata maupun visual yakni dengan gambar.

Digambarkan dengan diagram akan dapat dilukiskan Gambar 1. akan dapat dilakukan ramalan tentang gejala tersebut. Berpikir Induktif.Ostdiek. namun dengan peralatan. Penalaran lewat fakta empiris memiliki posisi yang menentukan dalam perolehan pengetahuan tentang IPA. hasil generalisasi . gerhana matahari. Ada dua cara pengembangan berpikir dalam IPA yang seringkali juga disebut logika. gerhana matahari. yang berupa teori yang mantap. merupakan berpikir dari hal yang khusus ke hal yang umum. kekuatan yang dihasilkan dari gejala tersebut dapat diukur dan dijelaskan kepada masyarakat tentang sebab dan akibat peristiwa tersebut. yakni berpikir induktif dan deduktif. Hal yang sama juga dapat terjadi. Namun demikian setelah dilakukan pencatatan tentang kejadian tersebut secara teratur gejala gerhana tersebut merupakan peristiwa yang biasa dan dapat terjadi berulang setiap tahun. gerhana bulan mulanya merupakan gejala alam yang manakjubkan dan cenderung dianggap keanehan bahkan mengarah pada kepercayaan takhayul. Penerapan teori yang berlaku umum pada situasi baru inilah yang disebut berpikir deduktif. Bahkan dengan telah ditemukan alat optis yang berupa teropong gejala tersebut dapat dilakukan prediksi dengan tepat kapan akan terjadi lagi dan daerah mana saja yang akan mengalami peristiwa tersebut. Dengan kata lain berpikir deduktif adalah proses menerapkan teori hasil generalisasi pada persoalan baru untuk mendapatkan kebenaran ilmiah. lalu dapat dilakukan peramalan terhadap gejala alam. Persoalan baru dapat dipecahkan lewat teori yang telah dirumuskan secara umum tersebut. Dari keteraturan gejala. Oleh sebab itu. Lewat perekaman gambar dan pencatatan kejadian tersebut. oleh sebab itu fakta-fakta tersebut perlu didasari bukti. gempa bumi. Proses berulang dalam alam semesta ini dapat dipelajari yang pada akhirnya gejala dapat dijelaskan baik. Apabila terjadi gerhana maka aktivitas keseharian perlu dihentikan untuk melakukan aktivitas ritual tertentu. Gambar 1.2 sebagai berikut : Gambar 1. 1987) 4 Gambar 1.1 berikut meperlihatkan erupsi gunung berapi. dan tidak-ragu-ragu lagi tentang catatan fakta tersebut maka dihasilkan suatu teori tentang kejadian alam tersebut. Dengan menggunakan kemampuan-kemampuan berpikir IPA.2 : Berpikir Induktif dan Deduktif Berpikir ilmiah memerlukan cara kerja dan alur berpikir yang khusus untuk mengembangkan proses dan kemampuan penalaran. Gejala erupsi gunung berapi. Pendek kata dalam belajar IPA harus dimulai dengan fakta dan diakhiri dengan pemahaman tentang fakta lagi yang lebih kompleks. misalnya kapan terjadinya peredaran komet Halley para ahli astronomi telah dapat menduga dan melaporkan kejadiannya. Di sinilah perlunya pencatatan terhadap gejala alam yang teramati. Dengan berpikir induktif manusia akan memiliki catatan-catatan yang teratur dan sistematis tentang gerhana bulan. Pengamatan menempati kedudukan yang penting dalam pengumpulan fakta. banjir dan sebagainya. gempa bumi seringkali dapat merupakan gejala yang menakjubkan.1 : Gejala Erupsi Gunung (Sumber : Vem J. Jadi berpikir induktif adalah proses berpikir yang bertolak dari fakta-fakta berulang dan dihasilkan generalisasi.Sebagai gambaran misalnya pada kelompok manusia yang peradabannya masih primitif gejala erupsi gunung.

perubahan posisi. Eksperimen merupakan kegiatan yang berkaitan dengan fakta-fakta baru pada IPA. hewan maupun pada manusia. Dengan demikian lewat kegiatan eksperimen ini dapat dilakukan verifikasi terhadap fakta baru sehingga dapat induktif verifikatif deduktif Fakta Teori Ramalan Fakta 5 diperoleh gambaran tentang fakta yang lebih luas.1 : Penggolongan Gejala Biotik dan Abiotik No Kejadian Alam Gejala Gejala abiotik biotik fisika kimia 1 Logam dipanasi memuai + 2 Tumbuh dan berkembang biak + 3 Kertas dibakar menjadi abu + 4 Menggunakan kaca spion untuk melihat bayangan . misalnya bernafas. Gejala kimia merupakan gejala yang terjadi akibat reaksi kimia. Lewat eksperimen. gejala kalor/panas. transport aktif. 1. energi. Tergolong pada peristiwa fisika antara lain memuai. kelistrikan dan kemagnetan. Ruang lingkup kajian IPA dibedakan menjadi gejala alam biotik dan abiotik. Gejala alam abiotik meliputi gejala perubahan yang berkaitan dengan sifat fisika dan kimia suatu benda maupun peristiwanya. dan gejala banjir besar pada kawasan sungai yang besar juga dapat berlangsung dalam periode waktu yang lama.dari fakta harus tidak diragukan lagi kebenarannya. baik tumbuhan. Kesukaran pengendalian ini bisa disebabkan munculnya gejala yang dapat teramati dalam periode waktu yang lama sekali atau dalam jarak yang sangat jauh. Dengan ungkapan lain lewat ramalan yang telah dimunculkan tersebut. Berpikir Verifikasi Empiris Eksperimentasi merupakan kegiatan yang bersumber pada data empiris. tumbuh dan berkembang. Perhatikan contoh yang diberikan dan cocokkan hasil pekerjaan anda pada akhir bab ini. Kemunculan komet halley yang berlangsung setiap tujuh puluh lima tahun sekali. Ramalan dilakukan lewat aktivitas berpikir deduksi merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kemampuan berpikir manusia secara benar dan meyakinkan. Untuk memberikan gambaran gejala abiotik dan gejala biotik perhatikan tabel berikut ini dan berikan tanda + pada kolom yang sesuai. impuls. Dalam kajian gejala abiotik.1. gerhana bulan. Misalnya kayu dibakar menjadi arang. Penyimpangan yang besar dapat mengakibatkan hasil peramalan tersebut sukar dilakukan verifikasi empiris dan disimpulkan. Dalam hal ini dapat terjadi perubahan yang sifatnya lain dengan sifat awalnya. penting untuk dipahami peranan ilmu kimia dan fisika. Gejala alam biotik merupakan gejala alam yang berkaitan dengan sifat biologis. Tabel 1. Dalam pelaksanaannya eksperimen IPA seringkali diperlukan perlakuan khusus dengan menerapkan secara terkendali atau dikontrol agar supaya gejala yang diamati tidak mengalami perubahan terlalu besar. Misalnya pada penelitian astronomi.1. geologi serta beberapa penelitian dalam fisika dan kimia lainnya. momentum dan sebagainya. berkembang biak dan sebagainya. harus dapat dibuktikan dengan ekesperimen. Gejala alam biotik ini mencakup gejala kejadian dan gejala kebendaan pada makhluk hidup. atau dengan ukuran yang sangat kecil untuk diukur menggunakan alat ukur. ramalan yang didapat sebagai hasil pemikiran mendalam berdasar bukti empiris dapat dibuktikan kebenarannya. asam dicampur dengan basa menjadi garam dan sebagainya. perubahan wujud zat. gejala gerhana matahari total. Ada kalanya dalam meneliti gejala IPA pengendalian variabel dalam eksperimen seringkali sulit dilakukan atau bahkan tidak dapat dilakukan pengendalian terhadap variabel sama sekali.

7 Gambar 1. Rintisan Bacon antara lain ditemukannya gejala pemantulan cahaya dan pembelokan cahaya. dan gaya magnetik bekerja. 11 Sinar matahari memanasi bumi 12 Suasana gerah saat musim kemarau 13 Air accu layak diminum 14 Terbentuknya kristal garam 15 Garam dapur memiliki rasa asin 6 1. yang mengembangkan fisika klasik dan teorinya dapat dimanfaatkan dalam . Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dari dunia barat ditandai dengan banyaknya para pelaut. misalnya Inggris. Kecenderungan Baru dalam IPA Perkembangan Ilmu Pengetahuan Alam menjadi sangat pesat semenjak Roger Bacon merintis eksperimen untuk memahami perilaku alam. di samping adalah salah seorang printis eksperimen dalam IPA. Penyebaran ini didukung dengan berkembangnya akses transportasi laut. ekonomi. tokoh Fisika Klasik (1642-1727) (Sumber : Endang Daruni. memecah IPA ke dalam bagianbagian yang lebih kecil yang semakin rumit. Jika semula alam diungkap lewat pandangan mistik. pedagang dan tentara dari Eropa barat. Galilei. Rintisan Bacon ini menjadi kenyataan yang menakjubkan semenjak abad 16 di Eropa Barat.2. Dengan demikian ilmu pengetahuan manusia juga semakin bertambah luas dan mendalam. Aspek yang berkaitan dengan ekonomi. menggunakan kemampuan berpikir semata-mata namun pada permulaan abad 16 mulai dipadukan antara kemampuan berpikir manusia dengan fakta empiris. sosial budaya di antaranya telah terjadi penyebaran yang meluas produk teknologi.3 : Sir Issac Newton. Bacon sebagai salah satu peletak dasar ilmu pengetahuan alam yang selalu berusaha membangun ilmu pengetahuan alam lewat data empiris. keagamaan. dan sebagainya. pergaulan antar kelompok sosial dan budaya.5 Mata dapat melihat benda 6 Gejala fotosintesis dan tumbuh 7 Bernafas dan transport aktif 8 Terjadinya aliran listrik pada kabel 9 Perpindahan panas pada logam 10 Mengatur pH tanah dengan mencampur kapur. Untuk memperoleh kebenaran yang berdasarkan fakta ini. Portugis. ilmu pengetahuan dan teknologi. Ia mulai merintis kajian tentang bagaimana kapal laut. John Keppler. Belanda. Kegiatan yang muncul dalam IPA antara lain manusia berusaha mempelajari ilmu pengetahuan sampai mendetail. 1982) Gambar 1. Nama-nama para perintis ilmu pengetahuan alam tersebut sampai saat ini masih ditulis dalam berbagai buku IPA terkenal yang beredar hingga saat ini. Ekspedisi oleh Columbus dan Magellan memberikan bukti nyata dari upaya untuk memperluas wilayah kekuasaan tersebut. Perancis dan sebagainya yang selalu berupaya memperluas wilayah jajahannya untuk menguasai perdagangan dunia. mesin-mesin. Perubahan ini dirintis semenjak munculnya cara pandang terhadap alam yang semakin luas. Hasilnya penemuannya tentu sangat menakjubkan. Dari segi ilmu pengetahuan dan teknologi pada abad 16 – 19 juga telah dikenal nama perintis ilmu pengetahuan seperti Newton. Pada saat itu pendidikan dan pembelajaran dapat berkembang pesat dengan ditemukannya alat pencetakan dengan mesin cetak. Dengan demikian terdapat kemudahan dalam upaya untuk memperluas jangkauan komunikasi dan perluasan wilayah.3. yakni saat terjadi reorganisasi yang rumit dari segi sosial budaya. Copernicus. Bacon berusaha menggunakan semua harta kekayaannya dalam pengadaan dan pembelian alat-alat.1.

Dalam perkembangan lebih lanjut Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) terpecahpecah menjadi cabang-cabang ilmu seperti Ilmu Kimia. proses maupun produknya. selanjutnya tahap berikutnya. Geografi. tidak terlepas dari upaya keras dari para ahli di bidangnya. Dari cabang-cabang ilmu tersebut terpecah kedalam bidang ilmu. muncul tantangan yakni kesadaran akan adanya masalah dan pembatasan masalah. Masalah yang telah dirumuskan dengan baik tersebut merupakan separoh langkah dalam memperoleh pengetahuan. terinci dan munculnya kesenjangan antara yang ada sekarang dengan yang diinginkannya. Identifikasi Obyek IPA Secara Terencana dan Sistematis Ilmu pengetahuan tentang alam semesta dapat maju seperti sekarang ini. kalor. prediksi. Cabang-cabang ilmu yang diuraikan di atas merupakan sarana berpikir dalam IPA. misalnya berbagai rancangan bangunan rumah. mekanika zat cair dan sebagainya. fisika dengan kimia menghasilkan fisika kimia. 1. Fisika. geologi dengan ilmu kimia menghasilkan ilmu geokimia. Mulai dari rumusan masalah ini manusia berusaha mencari kepastian masalah dan berusaha untuk membina kesadaran menemukan berbagai sumber pustaka. Ilmu pengetahuan baru tersebut merupakan kombinasi dari dua cabang ilmu atau lebih. Tahapan semacam ini selanjutnya 8 ditemukan/muncul masalah yang lebih spesifik sehingga pada akhirnya dapat disusun rumusan masalah yang lebih operasional. yakni berupaya membangkitkan kesadaran menemukan metode pemecahan masalah dengan mengupayakan langkah sistematis dalam pemecahan masalah. klasifikasi. Perpaduan antara dua cabang ilmu menghasilkan ilmu pengetahuan baru yang lebih luas cakupannya. kemampuan berpikir lewat IPA menjadi pembuka jalan bagi pemahaman sikap. Untuk memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hukum Newton dalam fisika klasik memiliki manfaat di berbagai bidang ilmu dan terapannya banyak dipergunakan di bidang teknik. Geologi. Dari tahap pembatasan masalah ini manusia berupaya menemukan bagian yang lebih fokus. seperti misalnya fisika terpecah menjadi mekanika. Ilmu baru yang dimaksud antara lain perpaduan antara biologi dan ilmu kimia menghasilkan biokimia. alat transportasi dan sebagainya. Pemecahan dari cabang ilmu menjadi bidang ilmu dan selanjutnya menjadi disiplin ilmu juga berlangsung pada berbagai cabang ilmu seperti Biologi. sehingga objek yang dikaji dalam IPA adalah alam semesta ini. Melakukan observasi berkaitan dengan upaya untuk melakukan pengukuran dengan . listrik magnet dan sebagainya. Astronomi.pengembangan observasi di bidang IPA khususnya fisika. Geografi. Bagaimana melakukan observasi. Geologi dan sebagainya. getaran dan gelombang. melakukan kajian pustaka dan merumuskan hipotesis. Dari cabang mekanika selanjutnya terpecah-pecah menjadi disiplin keilmuan misalnya mekanika zat padat. bendungan. merancang percobaan. menentukan variabel. fisika dengan geologi menghasilkan pengetahuan geofisika. Awal mula tahapan berpikir manusia pada umumnya dimulai dengan tahap ragu-ragu. Tahapan berikutnya adalah mencari alternatif pemecahan masalah. biologi dengan statistik matematik menghasilkan bio statistik dan sebagainya.2. Biologi. inferensi. Ilmu Kimia.

sedang dan kurang. disiram 2 kali sehari dengan 100 cc air. roll meter. disiram tiap hari 100 cc air. B : 15 cm. dan dua kali sehari. Besaran ketinggian tanaman diukur dengan penggaris didapat satuan cm.alat ukur yang sesuai. Dari besaran yang diukur dan dicatat tersebut siswa telah dapat mengenal variabel dalam eksperimen tersebut. besaran volume air ditakar dengan gelas ukur dalam ukuran cc. Dari perlakuan siswa tersebut dapat disimpulkan bahwa semakin kurang tanaman kacang disiram semakin cepat pertumbuhannya. Kesimpulan inilah yang nantinya sebagai teori. variabel dibedakan menjadi variabel terikat. Siswa SMP kelas 8 sebanyak 5 anak. Di dalam eksperimen. C. D : 5 cm. Variabel terikat dalam contoh adalah ketinggian tanaman. masing-masing namanya A. Misalnya besaran panjang diukur dengan penggaris. disiram tiap 2 hari 100 cc air. Hasil pengukuran tersebut seterusnya dilakukan pencatatan dan klasifikasi. yakni siswa : A : 10 cm. kegiatan yang telah dilakukan oleh siswa SMP kelas 8 tersebut adalah melakukan observasi atau pengamatan dengan melakukan pengukuran menggunakan alat ukur penggaris. Lewat pengukuran dan klasifikasi inilah diperoleh data yang bersifat kuantitatif. perkembangan IPA secara spesifik diungkap tahap demi tahap. misalnya disiram sekali setiap hari. variabel kontrol dan variabel bebas. besaran waktu diukur dengan jam atau stopwatch. Jawaban-jawaban yang berhasil diberikan dengan benar dari persoalan yang sederhana ini bila dikumpulkan akan memungkinkan terwujudnya jawaban yang lebih umum bagi persoalan sejenis yang lebih besar. Dari kasus yang telah diungkapkan di atas. Contoh kasus I : cara pemecahan masalah lewat eksperimen. 9 Hasil pencatatan siswa terhadap besaran yang diukur tersebut dapat diklasifikasikan ke dalam pertumbuhan yang baik. sehingga harus dicermati. Masalah dalam IPA pada umumnya dapat dikaji dengan membagi-bagi ke dalam masalah yang lebih kecil ruang lingkupnya. Dalam waktu dua minggu tersebut mereka memperoleh data hasil pengamatan sebagai berikut. Pengakuan akan adanya masalah perlu selalu diupayakan pemecahannya. Di sini jawaban C-lah yang paling sesuai. sekali tiap tiga hari. disiram tiap 3 hari 100 cc air. Persoalan yang lebih kecil dan spesifik ini akan memerlukan jawaban yang lebih sederhana. titik persoalannya serta berkaitan dengan di lingkungan mana persoalan tersebut terjadi. besaran kelembaban udara diukur dengan higrometer dan sebagainya. besaran waktu dalam ukuran satuan hari dan minggu kalender. sekali tiap dua hari. Sifat khas seorang ilmuwan ialah selalu berusaha memperoleh gambaran yang setepat mungkin mengenai persoalan yang akan dipecahkan. Seterusnya muncul suatu prediksi di kalangan siswa SMP yang seterusnya prediksi ini digunakan untuk membangun teori. Sebagai gambaran untuk mendapatkan gambaran . besaran suhu diukur dengan termometer. merupakan salah satu langkah penting dalam belajar IPA. dan D sedang malakukan eksperimen terhadap tanaman kacang panjang dan kelimanya ditugasi untuk menyiram dengan air dan mengukur pertumbuhannya dan menuliskan hasil pengukuran tentang tinggi tanaman selama dua minggu. Variabel kontrolnya adalah pemberian air sebanyak 100 cc dengan pola penyiraman seperti di atas selama 2 minggu. Lewat berpikir ilmiah. Variabel terikat ini sebagai indikator keberhasilan eksperimen. Tahapan dan langkah berpikir di atas inilah yang seringkali digunakan untuk mengembangkan IPA melalui cara berpikir ilmiah. C : 20 cm. Variabel bebasnya adalah cara/teknik penyiramannya. B.

Dalam hal ini besar tekanan dapat diketahui. Hal ini berarti dalam IPA hanya dikenal fakta dan bukan fakta. maka dapat dijelaskan tekanan gas pada dinding ruang tertutup tersebut. Setelah mengetahui sifat persoalan yang dikaji dan berusaha membatasi persoalan tersebut. berpikir rasional yang menghasilkan produk berpikir apriori dan gabungan antara emprisme dan rasionalisme yang disebut kritisisme. pengertian scientia ini dianggap terlalu luas cakupannya. namun waktu itu IPA hanya didasarkan pada pikiran dan dugaan yang sifatnya spekulatif. seperti halnya kristal murni yang atom-atomnya tersusun secara teratur dan rapi. Metode disebut juga pendekatan pemecahan masalah lewat IPA mencakup aspek berpikir induksi lewat pengalaman empiris. Sejarah membuktikan bahwa awal mula ilmu pengetahuan alam berasal dari jasirah Mesir dan Yunani. maka sains diartikan sebagai ilmu pengetahuan alam atau IPA. tanpa memberikan pilihan yang condong kepada kepentingan pribadi atau pihak lain.sifat gas secara umum. Oleh karena sebaran gas tersebut merata pada semua tempat maka tekanan dalam ruang tersebut sama besar. IPA (sains) mencakup beberapa pengertian mendasar yang berkaitan dengan olah karya budi manusia dalam mengungkap alam semesta. (b). Fakta-fakta yang diberikan oleh perorangan tanpa dapat diukur secara kuantitatif atau tidak dapat diuji orang lain dengan hasil yang sama. Pendapat Sund (1975) menyatakan bahwa : sains mencakup tiga aspek yang terpadu yakni (a) scientific attitudes (sikap ilmiah). Sejalan dengan problema yang dihadapi manusia dan sesuai dengan karakteristik ilmu pengetahuan yang berkembang sampai saat ini. Untuk persoalan yang kompleks diperlukan adanya upaya untuk membatasi persoalannya. karena mencakup semua ilmu pengetahuan yang ada. Integrasi Sikap dan Proses Ilmiah Sains berasal dari kata Scientia (bahasa Yunani) artinya ilmu pengetahuan. fakta adalah kenyataan alamiah dan kelompok bukan fakta adalah selain kenyataan alamiah. langkah seterusnya adalah menyatakan masalah tersebut ke dalam kalimat yang jelas. Sistematika sains (IPA) ditekankan pada masalah yang pada . 1. biasanya bersifat subyektif 10 dan kurang dapat dipercaya. maka kelakukan tiap molekul gas dapat dijelaskan. Dengan mengetahui terjadinya tumbukan antara molekul gas dengan dinding. Hal ini ditandai dengan berkembangnya takhayul dan kepercayaan yang tidak didasari bukti empiris dan kemampuan berpikir taat asas. Obyek IPA melibatkan konsepsi ilmiah tentang kenyataan alamiah. Langkah ini diikuti dengan mengumpulkan fakta secara benar dan objektif. scientific product (produk ilmiah). maka yang muncul adalah bentuk kemunduran IPA. maka lebih mudah mengkaji zat padat yang memiliki bentuk teratur. telah dicoba dan ditelaah sifat gas secara molekuler. Dalam sejarah perkembangan ilmu pengetahuan. Misalnya untuk mengetahui sifat zat gas dipergunakan sifat yang berkaitan dengan sifat gas ideal yang dianalogikan dengan gas dalam ruang tertutup dengan tekanan rendah. untuk mengetahui sifat zat padat yang kompleks. Dalam hal ini harus selalu diupayakan agar fakta yang terkumpul adalah fakta yang benar.1. Untuk mepelajari IPA. Dalam hal ini keterkaitan antara eksperimen dengan penalaran yang taat asas saat itu belum mendapatkan perhatian yang memadai. atau mengumpulkan fakta secara jujur apa adanya. dalam berbagai kasus sering ditemukan hal yang lebih rumit atau kompleks. Dengan mengandaikan sifat gas ideal memilki sifat yang sama dengan sifat gas dalam ruang tertutup pada tekanan rendah. scientific methods (metode ilmiah) dan (c).2.

nilai-nilai. ekstrapolasi dan membuat sintesis dan evaluasi dan sebagainya. Metode Ilmiah IPA tidak dapat berkembang sepesat seperti sekarang ini. apabila tidak didasarkan pada penelitian ilmiah. membanding-bandingkan dan menghubungkan berbagai fakta. menyimpulkan. Dengan teropong manusia dapat melihat benda yang jauh secara objektif.1. yakni : a. dalam rangka mengumpulkan informasi yang sifatnya faktual. mengumpulkan data. Dalam upaya menjelaskan fakta alamiah yang seringkali merupakan bentuk rahasia alam tindakan para ilmuwan selalu dilandasi pada sikap seperti dijelaskan di depan. kemauan untuk mempertimbangkan fakta baru. Gambar 1. hukum dan prinsip. mengajukan hipotesis. teori. Dalam hal ini ilmu pengetahuan alam harus dapat diurutkan dan dipetakan (mapping) ke dalam hal yang lebih detail (rinci).4. merumuskan hipotesis . selanjutnya dengan menggolong-golongkan fakta sejenis. Apabila ternyata ramalan yang diajukan didukung oleh fakta yang dikumpulkan. problem atau masalah b. Hasil temuan lewat proses ilmiah dan menggunakan sikap ilmiah secara akurat ini pada akhirnya diperoleh produk ilmiah. merupakan aktivitas yang didasarkan pada langkah berpikir yang sistematis. cara khusus ini meliputi langkah identifikasi masalah. konsep. artinya antara metode ilmiah dan sikap ilmiah tidak dapat dipisahkan satu sama lain. merumuskan masalah secara spesifik. apabila dugaan tersebut didasarkan pada teori yang sudah mapan maka segera dapat dibuktikan lewat penelitian ilmiah. Sikap ilmiah mencakup kepercayaan. Selanjutnya proses ilmiah atau seringali disebut metode ilmiah merupakan cara khusus dalam memecahkan masalah. Dengan demikian. Sikap ilmiah dan proses ilmiah menyatu dalam terapannya. peran pengamatan. Dugaan-dugaan pada umumnya bersifat spekulasi. 1. hasrat ingin tahu. jujur.umumnya dapat dikerjakan oleh manusia.2. kegiatan ini dalam rangka menguji dugaan atau ramalan yang telah diajukan. 11 Salah satu peralatan untuk melihat objek yang jauh adalah teropong. Lewat pengamatan didapatlah fakta. analisis data. pendekatan positif terhadap kegagalan. klasifikasi menjadi pembuka tabir bagi benda yang jauh dari tempat kita berada. pembatasan dan perumusan masalah c. Untuk melakukan penelitian ilmiah ada enam langkah penting yang perlu mendapatkan perhatian. Kegiatan melakukan penelitian. terbuka. artinya ramalan yan diajukan tersebut cocok dengan realitas atau kenyataan.1. keyakinan. Pengamatan adalah upaya untuk memperoleh bukti empiris. pengukuran. Hal inilah yang menjadi fokus dalam memperoleh kebenaan ilmiah. Di samping itu ilmu pengetahuan alam haruslah bertolak dari kenyataan alamiah. data. rendah hati. teliti dan sebagainya. objektif. Identifikasi. membatasi masalah. di samping adalah gambaran tentang bentuk teropong bintang sebagai sarana untuk melakukan pengamatan gejala alam dalam memperoleh fakta empiris. Produk ilmiah dalam IPA dapat berupa fakta.

Apabila pengamatan yang dilakukan tidak benar. Keberhasilan suatu penelitian ilmiah ditentukan oleh persoalan yang dirumuskan secara baik. Merumuskan hipotesis. Lewat kegiatan identifikasi dan pembatasan masalah ini permasalahan yang akan diteliti dapat diungkap dengan pernyataan yang merupakan rumusan masalah. Gambar 1. maka pembuktian hipotesis menjadi keliru dan apa akhirnya eksperimen juga akan keliru. Kesimpulan. Menyatakan masalah artinya memulai dengan mengoperasionalisasikan pertanyaan dengan apa. Masalah ini harus dapat dirumuskan secara jelas dan operasional sehingga dapat dilakukan pengumpulan bukti berupa data. 2007) 12 Kesadaran akan adanya masalah merupakan langkah awal yang perlu dipupuk agar kita dapat mengembangkan penelitian ilmiah. Dengan pengulangan ini akan diperoleh data yang terbaik sehingga kesimpulan dapat dirumuskan. diskusi dengan teman dan guru. perlu memperhatikan instrumen. Ke enam langkah ini merupakan rangkaian dalam penelitian ilmiah. sarana Menguak Dunia Luar (Sumber : Jean Claude Corbell. Lewat hipotesis inilah eksperimen dirintis dan dilaksanakan. maka perlu dilakukan identifikasi dan pembatasan masalah. Dari sekian banyak hipotesis yang dapat diajukan tugas yang paling penting adalah memilih satu hipotesis yang terbaik yang dapat dilakukan eksperimen. mencaatat data yang terkumpul merupakan kegiatan yang dianjurkan agar eksperimen dapat berlangsung dengan lancar.4 : Teropong. Dalam upaya mengumpulkan bukti tersebut peneliti. mengulang kembali eksperimen untuk memperoleh bukti yang lebih kuat. f. Perlu diungkapkan disini pada umumnya dalam IPA data yang terkumpul merupakan data kuantitatif atau dinyatakan dengan angka. Gambar 1. hukum. Oleh sebab itu diperlukan pengulangan-pengulangan eksperimen dengan memperhatikan kondisi tempat dimana dilakukan eksperimen. Interpretasi hasil riset Problem dan hipotesis Desain riset organisasi data dan analisis . Mendesain dan melaksanakan eksperimen adalah upaya untuk membuktikan kebenaran hipotesis yang diajukan. alat pengumpul data. Agar masalah dapat dikaji secara mendalam dan jelas. Membuat kesimpulan artnya menguji dan meringkas data untuk dihasilkan suatu teori. merupakan langkah penting dalam membuat jawaban atau dugaan sementara. bagaimana dan mengapa. di samping ini salah satu gambaran siklus dalam proses berpikir ilmiah lewat IPA. Dengan menerapkan sikap ilmiah dalam setiap langkah berpikir akan bermakna dalam memahami fakta. mengumpulkan bukti empiris lewat data e.5. Dalam hubungan ini pengaturan alat dan bahan eksperimen.d. terapan maupun menghasuilkan masalah baru yang perlu ditindak lanjuti.

Proses berpikir ini akan berakhir pada generalisasi. Jawaban : Perlakuan yang dapat dipilih mencakup banyak alternatif. tanpa harus mengulang eksperimen yang dilakukan oleh orang terdahulu..14159 yang dalam notasi matematis disebut phi (π) yang disederhanakan dalam bentuk angka menjadi 3. namun melalui proses yang panjang. yakni diperolehnya rumusan baru dari fakta tersebut ke dalam konsep. Di sinilah hukum alam dipelajari. Sebagai gambaran misalnya penggolongan benda-benda ke dalam isolator. teori dan prinsip ilmiah. data menurut aturan tertentu. Salah satu langkah yang dapat dipilih dan dilakukan dengan teliti. Ke tiga alternatif tersebut pilihan yang paling memberikan jawaban yang tepat adalah mengeluarkan tanaman dari dalam penyungkup plastik. Hal ini berarti bahwa melalui kontak langsung dengan udara luar tanaman tetap dapat hidup lebih lama. hati-hati dan cermat serta penuh keyakinan adalah (1) mengeluarkan lilin dari dalam penyungkup plastik dan posisi tanaman tetap dalam plastik. Anda dapat memikirkannya secara mendalam. sejenis yang telah diperlihatkan kebenarannya lewat kajian. manusia perlu memahami pola berpikir logis yakni mampu menemukan ciri-ciri khusus dari fakta. menghubungkan fakta-fakta tersebut ke dalam hubungan yang logis. sederhana dan membantu dalam pekerjaan berikutnya. 1. Ditemukannya jenis bahan dan angka tetapan phi (π) seorang tukang dapat merencanakan bahan maupun ukurannya dalam membuat peralatan tertentu. (2) mengeluarkan tanaman dan lilin menyala dari dalam penyungkup plastik dan (3) mengeluarkan tanaman dari dalam plastik. Dalam manetapkan aturan inilah.2. Hukum ilmiah pada umumnya merupakan rumusan singkat dari kelakukan gejala alam yang serupa.14. Contoh Penerapan Integrasi Sikap dan Proses Ilmiah Untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai integrasi sikap ilmiah dan proses ilmiah perhatikan kegiatan merancang eksperimen pada soal berikut ini : Contoh kasus 2 : integrasi sikap dan proses ilmiah Sebelum dapat disimpulkan bahwa tumbuhan dapat memberikan oksigen ke udara.1.2. Dalam bidang trigonometri yang banyak membantu IPA untuk menjelaskan bentuk dikenal perbandingan antara 14 keliling dan diameter lingkaran yang diperoleh nilai sebesar 3. Penggolongan ini tidak serta merta muncul. yakni menggunakan langkah-langkah tertentu dalam klasifikasi dan sistematisasi fakta.5 : Proses Berpikir Ilmiah 13 1.2. Pemahaman kita tentang sifat ini telah kita miliki. Misalnya membuat seterika. maka bentuk geometris .kumpulkan data penelitian Gambar 1.2. Dari eksperimen yang dilakukan terhadap tumbuhan yang di tutup dengan penyungkup plastik rapat yang longgar dan didekatnya dinyalakan lilin maka langkah eksperimen yang perlu dilakukan adalah . penelitian dan verifikasi mengenai sekumpulan fakta yang berhubungan dengan persoalan tertentu. Lewat hukum ilmiah yang telah ditemukan di atas dapat diperoleh pengertian yang lebih jelas. Hal inilah yang seringkali disebut hukum ilmiah. Hukum Ilmiah Langkah penting dalam IPA adalah mengembangkan berpikir lewat proses ilmiah.. konduktor dan semi konduktor merupakan perwujudan dari dari langkah sistematis dalam studi mengenai benda di alam semesta ini. didalami dan dimanfaatkan untuk mengkaji lebih mendalam struktur dan sifatnya. membedakan fakta satu dengan lainnya.

Pengetahuan tentang faktor yang dapat menghantarkan kalor akan melibatkan susunan molekul zat. Suatu hipotesis tidak akan memiliki arti atau makna manakala kita tidak dapat melakukan apa yang diharapkan dari hipotesis tersebut. tentu akan memerlukan tenaga dan pikiran yang melelahkan. Hipotesis adalah suatu dugaan yang sifatnya sementara dan akan dibuktikan kebenaran lewat pengumpulan fakta empiris. kemampuan berpikir induktif. akan menghantarkan kita pada langkah berpikir ilmiah yakni upaya untuk dapat merumuskan hipotesis dan menguji hipotesis tersebut.1. Pekerjaan dalam menghitung dan memilih bahan yang diperlukan menjadi lebih mudah. Pada umumnya hipotesis diajukan manakala kita berusaha untuk menjelaskan secara jelas dan lengkap lewat pengumpulan fakta-fakta. Misalnya : jenis batuan apakah ini? Jawaban dari pertanyaan ini singkat. Perhitungan tentang bentuk dan bahan ini akan membantu para perancang. Pertanyaan dengan mengapa. tukang. Tentu saja jawaban dari pertanyaan bagaimana lebih rumit dari pada pertanyaan dengan apakah. Jawaban ini akan berakhir pada yang maha pencipta Allah swt. Dengan frase kata mengapa setiap kali bertanya. Hipotesis Dalam upaya menggali pengetahuan lebih lanjut dalam IPA. rapi dan memilih bahan yang tepat agar kain yang diseterika menjadi lebih mudah tertata rapi dan mudah serta nyaman. pemahaman perbedaan suhu antar ujung logam. Dengan demikian produk seterika digemari oleh pembeli. Pemakaiannya. atau hanya memerlukan jawab singkat dan pada umumnya jawaban bersuku kata pendek. Andaikan pengetahuan tentang jenis bahan dan ukuran belum diketahui. tentu tidak akan dapat 15 dijawab secara mudah atau bahkan pertanyaan ini seringkali tidak berakhir pada satu atau dua jawaban saja. Tujuannya adalah agar manusia terbiasa memanfaatkan kemampuan indera dan kemampuan berpikir logis menjadi kebiasaan dalam hidup dan kehidupannya. Untuk mencapai tujuan ini maka para ilmuwan berusaha untuk memecahkan berbagai persoalan dengan mengajukan pertanyaan dengan apa? bagaimana? dan mengapa? Bentuk pertanyaan apakah? pada umumnya memerlukan jawaban paling sederhana yang bersifat deskripsi. 1. dan jenis logam yang dapat menghantarkan panas dan sebagainya. apakah akan dibuang/ditiadakan atau apakah ramalan yang diajukan diperbaiki. Hasil pengujian tersebut mungkin sesuai dengan jawaban hipotesis. aliran panas dalam bentuk energi dan sebagainya. Dengan pengertian lain hipotesis dalam IPA ini. Selanjutnya pertanyaan bagaimana? pada umumnya jawabannya menuntut keterlibatan adanya proses.seterika dapat diperhitungkan supaya hemat ruang dan energi. Dari segi tingkatan berpikir memiliki dimensi yang lebih tinggi daripada pertanyaan apa? Misalnya bagaimanakah energi panas dapat merambat dalam sepotong besi? Untuk menjawab pertanyaan ini maka diperlukan pemahaman akan gejala konduksi dalam logam. Jika ternyata hasilnya berlawanan maka perlu dilakukan kajian.3. Perbedaan suhu antara dua ujung konduktor mengakibatkan terjadinya perambatan panas. Memulai pertanyaan dengan mengapa? merupakan pertanyaan IPA yang dianggap paling sulit menjawabnya. namun juga tidak jarang hasilnya berlawanan dengan hipotesis tersebut.2. deduktif dan verifikatif harus dapat dilatih semenjak dini. maka hipotesis harus dapat diuji secara eksperimental. Kebenaran Ilmiah 1. Hasil perbaikan hipotesis tersebut .3. serta pihak-pihak yang memerlukan untuk bekerja lebih efisien dan dapat diperhitungkan semenjak mulai tahap perencanaan.2. indah. karena ada acuan yang dapat dipergunakannya. pengusaha di bidang industri.

maka akan dihasilkan konsep. peraturan pemerintah.4. sedangkan hukum alam bersifat abadi. Kesimpulan : Hasil analisis data menunjukkan bahwa dengan menggunakan lampu 60 watt jumlah telur yang dihasilkan lebih banyak dibanding pemanfaatan cahaya matahari.2.3. 1. baik berupa undang-undang.Jadi ada hubungan timbal balik antara pengembangan penalaran. Hukum ilmiah dalam hal ini berbeda dengan hukum yang dibuat manusia misalnya produk lembaga yang berupa undang-undang. Berikut ini terdapat tabel dengan dua baris tiga kolom yang menyatakan jumlah telur tiap 100 ayam pada kandang yang diberi cahaya lampu penerangan 100 watt dan cahaya matahari. Dengan dilakukannya pencatatan yang sistematis. peraturan dan sebagainya dapat berubah setiap waktu sepanjnag tak sesuai dengan maksud dan tujuannya. Latihan soal Berikut ini menggambarkan bagaimana sesorang melakukan pengujian hipotesis. Dengan memperlakukan besi sebagai peralatan rumah tangga. . lalu melakukan pengujian (baik dengan statistik maupun bukan statistik) serta pengembangan fakta baru merupakan inti dari proses ilmiah atau siklus dalam pengembangan metode ilmiah. RW dan sebagainya. Konsep adalah ide/gagasan yang digeneralisasikan dari lingkungan tertentu dan relevan. Perhatikan soal dan penyelesaiannya. Hal yang sama juga berlaku bahwa tembaga dipanasi memuai. namun demikian seringkali berbeda dengan pikiran manusia. Kesimpulan inilah yang nantinya dapat dimasukkan dalam teori manakala telah dapat dilakukan pengujian berulang. alumunium dipanasi memuai dan sebagainya. atau untuk peralatan lain yang dikaitkan dengan konsep suhu atau panas maka terdapat rangkaian konsep bahwa besi dipanasi memuai. Hukum ilmiah ini seringkali disebut sunnatullah. Hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa gejala atau peristiwa alam maupun gejala bendanya seringkali berada di luar kekuasaan manusia. Teori dalam IPA Hasil pengamatan lewat indera maupun lewat alat ukur terhadap gejala alam.2 : Tabulasi Silang Alat penerangan Musim hujan Musim kemarau Dengan lampu 100 watt 85 87 Cahaya matahari 83 84 16 Hipotesis : Dari tabel anda dapat melakukan perumusan hipotesis. hukum Tuhan yang dirumuskan lewat pengamatan dan berpikir rasional yang dirumuskan oleh manusia. Kebenaran ilmiah ada kalanya sejalan dengan kehendak atau pikiran manusia. Apabila dalam pengulangan lewat pengamatan terhadap fakta-fakta ini lalu dikaitkan dengan berpikir logis yang dikerjakan oleh otak kita. Data yang telah tersusun tersebut dapat mengarahkan pada perumusan hipotesis yang dapat diajukan adalah : diduga bahwa jumlah cahaya yang diterima ayam akan berpengaruh terhadap jumlah telur yang dihasilkan oleh ayam dalam kandang tersebut. Hukum yang dibuat manusia. Sebagai gambaran misalnya pengetahuan tentang besi. Pemberian nama pada suatu benda di alam inilah yang seringkali disebut konsep. Fakta ini dapat terjadi secara berulang-ulang dan selanjutnya inderapun juga akan merespon gejala tersebut. akan diperoleh gambaran tentang fakta atau kenyataan alamiah. perumusan hipotesis. pengembangan eksperimen.2. 1. maka akan menghasilkan gambaran fakta yang semakin utuh. Tabel 1. Hipotesis adalah dugaan sementara yang kebenaran hasilnya diuji lewat pengumpulan data. tata tertib RT.2.

Teori ini berupaya menjalin fakta-fakta yang kelihatannya tidak ada hubungannya menjadi satu kesatuan yang utuh. dari mana datangnya hidup. mengapa ada kehidupan dan bagaimana kehidupan ini dapat muncul? Dan sebagainya. lewat teori inilah eksperimen– eksperimen model yang lebih baru dapat dilakukan atau bahkan dapat sebagai pembuka lahan baru bagi penelitian gejala alam. artinya hipotesis tersebut cocok dengan realitas atau kenyataan. Lewat teori inilah kita dapat melihat hubungan-hubungan tersebut. Rentang waktu ini sangat lama bahkan tak terbayangkan dalam kehidupan kita yang pendek ini. Menurut sejarah munculnya manusia di muka bumi. Atom terdiri dari inti atom atau nukleon yang dikelilingi elektron. Gejala Alam Biotik Gejala alam biotik ini berkaitan dengan kajian tentang munculnya kehidupan di alam semesta. 17 Tugas sebuah teori dalam IPA adalah membuka jalan bagi kemajuan IPA pada tahapan berikutnya.Pengamatan adalah upaya untuk memperoleh bukti empiris.3. namun memiliki keluarga yang disebut logam. mengkomunikasikan dan menghubung-hubungkan dari berbagai aspek yang dijumpai dalam kehidupannya. Hasil pengujian hipotesis ini akan menghasilkan teori. diduga bahwa kehidupan telah berlangsung semenjak (3. Kemampuan manusia membandingkan benda yang hidup dengan benda tak hidup lainnya dapat menjadi bekal manusia dalam mengenal tanda-tanda adanya hidup. . Apabila ternyata hipotesis yang diajukan didukung oleh fakta yang dikumpulkan. di samping. Teori ini akan menerangkan fakta-fakta dan merupakan asas dari IPA. dalam rangka menguji hipotesis yang diajukan. tembaga. Lewat kajian terhadap fakta yang meyakinkan dapat dihasilkan teori atom Bohr. Hipotesis tentang munculnya kehidupan di muka bumi merupakan bagian yang tak terpisahkan dari rasa ingin tahu manusia tentang sejarah kehidupan makhluk hidup di muka bumi.4) milyar tahun yang lalu. sehingga matahari disebut sebagai makhluk hidup Adanya tanda-tanda hidup ini juga dapat dilakukan dengan melihat ciri benda hidup dan membandingkannya dengan benda tak hidup lainnya. dalam suasana tumbuh dan berkembang sebagai bekal untuk menandai salah satu ciri makluk hidup. Sebagai contoh di atas. Dugaan-dugaan dapat dimunculkan mulai semenjak manusia berhipotesis tentang asal usul kehidupan di muka bumi sampai saat ini. Dipanasi artinya diberikan panas atau energi kalor sehingga memungkinkan logam tersebut memuai. yang semula berasal dari model atom. Pada model atom dikenal teori tentang atom. alumunium.6. Berbagai ciri makhluk hidup seperti yang diuraikan di atas dapat dipenuhi. baja merupakan benda yang berbeda. Pertanyaan yang berkaitan dengan gejala alam biotik antara lain apakah tandanya ada hidup dan kehidupan. 1. Gambar 1.6 di samping memperlihatkan bunga matahari yang sedang berbunga dengan indah. besi. Di sini hipotesis dapat diajukan dengan bekal kemampuan manusia dalam hal klasifikasi melalui cara membandingbandingkan. pertanyaan yang dapat diajukan adalah apakah tanda hidup dan kehidupan. Agar atom tersebut stabil maka Bohr melengkapinya dengan postulat Bohr. Misalnya tanaman bunga matahari seperti gambar 1.

7 : Mendeteksi Adanya Tanda-tanda Hidup Sehat (Sumber : Alan H. Hal ini sesuai dengan ciri umum makhluk hidup. (d) mencerna makanan dan mampu melakukan proses pernafasan/respirasi. Ciri Khusus Makhluk Hidup Dalam hal ciri khusus makhluk hidup dapat dikemukakan di sini bahwa melalui cara melihat tanda-tanda khusus yang dapat dikenali dari makhluk yang hidup ini antara lain memiliki kemampuan dalam hal (a) memperoleh zat makanan dari alam semesta.1994) 19 gambar berikut ini menggambarkan bagaimana upaya manusia agar tetap hidup. Di alam semesta ini zat dan energi merupakan bagian tak terpisahan satu sama lain. Keduanya sebagai penyusun alam semesta. gambar di samping ini memperlihatkan ciri adanya kehidupan. (b) merespon/menjawab rangsang dari lingkungan hidupnya. lemak dan protein sebagai sumber energi. Gambar1. 1. Di sini seorang dokter sedang memeriksa pasien dengan mengukur tekanan darahnya.9 : Dua Orang Naik Tangga dengan Laju Berbeda Gambar 1. (g) penyesuaian diri dengan perubahan lingkungan. Manusia juga memerlukan nutrisi untuk memperoleh materi dan energi baru. Nutrisi yang dibutuhkan manusia antara lain karbohidrat. mampu tumbuh dan berkembang biak. detak nadinya masih bekerja. Sebagaimana benda tak hidup. 8 : Dapat Bersikap Tegak Tandatanda ada Kehidupan dan Sehat Gambar 1. Perhatikan Gambar 1. Gambar 1. Denyut nadi yang masih berdetak merupakan salah satu bukti bahwa manusia masih hidup. ada tanda gerak dan sebagainya.6 : Bunga Matahari Tumbuh dan Berkembang 18 Seperti halnya bunga matahari. makhluk hidup tersusun dari materi dan energi. Agar makhluk hidup dapat mempertahankan hidupnya maka makhluk hidup harus mendapatkan materi dan energi dari lingkungan hidupnya. Tiga Gambar 1. baik makhluk biotik maupun abiotik. Cromer. Tiga gambar di bawah berikut ini juga menampilkan makhluk yang memiliki 7 ciri di atas.3. (e) mensintesis zat pembangun protoplasma (f).7.Misalnya : bernafas. yang memperlihatkan seorang pasien yang sedang diperiksa oleh dokter untuk di diagnosis gangguan penyakitnya. Dalam kehidupan ketiganya masing-masing ciri dijelaskan dengan tanda adanya kemampuan mengambil makanan dari alam semesta atau nutrisi dari lingkungan hidupnya merupakan salah satu ciri fungsional makhluk hidup. Apabila manusia kekurangan nutrisi badan akan menjadi lemah. Berbagai kebutuhan hidup dan kehidupan manusia ini telah tersedia di alam semesta ini.10 : Mencari . tinggal bagaimana manusia menggunakan akal dan pikirannya untuk mendapatkan bahan yang dibutuhkan tanpa harus mengorbankan makhluk hidup lainnya.1. (c) mengedarkan zat makanan ke dalam sel pembangun dirinya. suhu tubuhnya panas.

3. Aktivitas ini berkaitan dengan upaya agar makhluk tersebut mampu bertahan hidup. 20 1.1. molekul bertenaga tinggi) ATP (adenosine tri phospat.12. Latihan pemecahan kasus tentang ciri makhluk hidup Untuk lebih mendalami persoalan tentang ciri makhluk hidup. berpindah tempat. misalnya lewat penelitian di bidang biologi. Kekurangan protein seringkali mengakibatkan gejala busung lapar. di samping.1. molekul berenergi tinggi) Aktivitas sel tubuh Merespon gejala luar Aktivitas reflek pada sel syaraf Transport aktif tumbuh metabolisme bergerak Pertumbuhan sel reproduksi Air dan karbon . mineral dan air merupakan bahan yang diperlukan dalam tubuh manusia.11 di bawah ini memperlihatkan mekanisme proses yang menandakan ciri makhluk hidup pada manusia. kekurangan lemak dan karbohidrat disebut mengalami kelaparan. dikehendaki agar penanaman bunga dilakukan dengan model hidroponik. Lihat gambar di samping ini. Kekurangan air dan mineral dalam tubuh menyebabkan keseimbangan hidup menjadi terganggu dan sebagainya. menangkap sesuatu yang diberikan kepadanya.Kayubakar Vitamin. Kemampuan merespon/menjawab rangsang dari lingkungan ditandai dengan aktivitas gerak. Kegiatan yang nyata adalah upaya untuk memperoleh makanan dan bernafas. Pada manusia makanan dan minuman masuk ketubuh kita lalu dalam tubuh kita ada proses kimiawi yakni pengubahan dari makanan. Diagram blok yang ditunjukkan pada Gambar 1. minuman dan bernafas ini dioptimalkan untuk aktivitas sel yang diwujudkan dalam aktivitas gerak serta merespon hal yang berkaitan dengan lingkungan hidupnya. tiga pot yang saling dihubungkan dengan air dengan ember yang dilengkapi kran diletakkan pada posisi yang tertinggi. Kekurangan mineral dan vitamin mengakibatkan berbagai gangguan kesehatan misalnya kekurangan vitamin B mengakibatkan penyakit beriberi. Pada gambar 1. kekurangan vitamin C menyebabkan gusi berdarah dan gangguangangguan kesehatan lainnya. Bagaimana memberikan perlakuan agar pertumbuhan tanaman berlangsung secara baik? Makanan dan oksigen dibutuhkan tubuh ADP (adenosine di phosphate.

Hasil dari proses respirasi ini adalah diperolehnya energi ini yang bermanfaat untuk melakukan aktivitas . Kegiatan pengontrolan variabel pH menjadi salah satu langkah yang dilakukan. Peredaran Makanan Materi yang berupa zat-zat nutrisi yang diambil oleh makhluk hidup dari lingkungan ini berupa zat makanan perlu diedarkan agar mencapai secara merata ke seluruh tubuh sesuai dengan yang dibutuhkan. lalu dibuang berupa zat cair.8 maka larutan hidroponik akan bersifat basa. Satu hal yang perlu mendapatkan perhatian dengan model penanaman lewat hidoponik di atas adalah memasukkan oksigen ke dalam air tandon dengan mengganti air dengan air yang baru atau menggunakan model aerasi yakni dengan aliran yang sedikit demi sedikit melalui cara diteteskan. misalnya pH = 8. Dalam hubungan ini energi bahan makanan terkandung dalam bentuk protein. menduga atau memprediksi dapat merupakan kegiatan yang terintegrasi 1. Makanan tersebut beredar ke tempat sesuai dengan kebutuhan untuk hidup melalui alat peredaran darah. kegiatan menentukan variabel.5 diharapkan ketiga tanaman tersebut dapat berkembang dengan baik. Dengan mengatur pH larutan hidroponik pada kisaran 6. Makanan tersebut lalu disalurkan melalui alat pencernaan makanan diteruskan ke usus-usus. maka proses ini dapat dianalogikan dengan memasukkan oksigen dan makanan ke dalam tubuh.. melakukan inferensi. Di sini dilakukan pencatatan terhadap variabel terikat yakni tinggi tanaman untuk melihat adanya pertumbuhan tanaman. Setiap makhluk hidup melakukan respirasi. mengukur. mengamati.2. Peredaran zat makanan ini dapat berlangsung melalui berbagai cara misalnya difusi.3. padat dan gas. 22 Dalam praktik nyata terkait dengan kehidupan manusia.0 maka larutan hidroponik cenderung bersifat asam dan bila nilai pH terlalu tinggi. Selanjutnya sebagian produk sisa dikeluarkan dalam bentuk carbon dioksida dan air. Protein. osmose. Apabila tanaman bersifat asam cara yang dilakukan untuk mengatasinya antara lain pada larutan perlu ditambahkan air kapur. transport aktif melalui selaput sel. Dalam hal peredaran makanan ini ada sebagian lagi yang tak berguna. lemak dan karbohidrat. atau penggantian larutan kompos secara periodik sesuai kebutuhan. Proses penguraian dari makanan ke dalam molekul-molekul dengan membebaskan sejumlah energi inilah yang berkaitan dengan proses bernafas atau disebut pula dengan proses respirasi. atau bersama dengan peredaran darah dan sebagainya. Pada tahap akhir sari makanan dapat mengalir ke tubuh kita bersama aliran darah. dkk. Contoh semacam ini memberikan gambaran bahwa dalam belajar IPA. misalnya pH di bawah angka 6. demikian pula pada manusia juga melakukan rerspirasi. Namun dalam proses memecah-mecahkan berbagai jenis sari makanan ke dalam bentuk molekulmolekul ini perlu dibebaskan sejumlah energi. Dengan cara demikian maka tanaman akan tumbuh dengan baik.0 – 6.11 : Ciri-ciri Makhluk Hidup *) (Sumber :Moh Amin.dioksida dibuang Gambar 1. Sebab bila terlalu rendah. lemak dan karbohidrat dalam makanan tak akan dapat dimanfaatkan manakala tidak dapat diurai dan dipecah ke dalam bentuk molekul. Makanan dan minuman yang masuk lewat mulut lalu dihaluskan dengan mengunyah lewat gigi sehingga menjadi lumat dan halus. Kemampuan bernafas atau respirasi juga merupakan bentuk tanda adanya kehidupan. 1980) 21 Jawaban : Perlakuan dalam eksperimen tersebut antara lain menjaga agar tanaman bunga tetap hidup dan tumbuh dengan baik. mengklasifikasi.

. Proses sintesisi ini berlangsung dalam sel tubuh. Hal ini berlangsung pada semua makhluk hidup. sedangkan yang berbentuk padat berupa faeses yang ke luar lewat anus bersama dengan gas yang berbau. Bagi tubuh kita. 23 Berfungsinya regulasi menjadi lebih lengkap manakala fungsi reproduksi juga bekerja secara baik. hewan dan manusia. Ringkasan Ciri Makhluk Hidup. hewan dan manusia. Produk sisa bila tak terbuang ke luar akan membahayakan kesehatan tubuh. hormon dan sebagainya. Dengan zat makanan yang diperoleh dari fungsi nutrisi dan energi dihasilkan lewat respirasi. secara fisis ditandai dengan perubahan bentuk dan beratnya. Dalam tubuh kita terdapat regulasi yang mengatur semua proses tersebut. Namun bila fungsi reproduksi bekerja dengan baik maka jenis dan aktivitas kelompoknya masih dapat dipertahankan. Susunan syaraf dan indera kita dapat berfungsi secara baik manakala regulasi ini berjalan dengan baik. Berkembang berarti menjadi lebih lengkap dan sempurna susunan dan fungsi alat tubuhnya. Disadari bahwa masa hidup dari makhluk adalah terbatas. Berdasarkan pengamatan anda terhadap makhluk hidup di sekitar tempat tinggal anda. Hasil dari sintesis inilah yang berfungsi untuk menghasilkan dan menyusun protoplasma baru sebagai pengganti protoplasma yang aus dan rusak. perubahan yang nyata pada makhluk hidup adalah perubahan volume dan beratnya. 1.3. sehingga kehidupannya aman dan tertib. isilah kolom yang kosong sesuai dengan kenyataan yang anda lihat. Makhluk hidup tak dapat terlepas dari kematian. Proses sintesis ini juga merupakan tanda bahwa makhluk tersebut hidup. Tumbuh berarti ada perubahan fisik dan fungsi fisiknya. Salah satu produk dari sintesis adalah pertumbuhan dan perkembangan fisik atau jasmani serta fungsinya. maka makhluk hidup dapat menyusun zat organik baru. Proses tumbuh ditandai adanya perubahan. Produk sisa ini berlangsung dalam sel-sel tubuh kita. janin tumbuh dan berkembang menjadi bayi dan bayi tumbuh dan berkembang menjadi dewasa. produk sisa berupa zat cair dibuang dalam bentuk air seni dan keringat. Produk sisa ini dapat berupa benda padat. Zat yang terbuang ini berupa racun. sehingga reproduksi sebagai upaya untuk mempertahankan jenisnya. Proses pengeluaran zat sisa tersebut disebut ekskresi. sintesis serta tumbuh berkembang merupakan mekanisme yang selalu terjadi dalam setiap makhluk hidup. Cocokkan jawaban anda dengan kunci jawaban di halaman belakang bagian ini. protein. Indera dan susunan syaraf dengan bantuan enzim dan hormon makhluk hidup mengatur proses regulasi yang terjadi dalam tubuh kita. Makhluk yang masih hidup selalu akan tumbuh dan berkembang. bentuk gas berupa gas buang lewat permukaan kulit maupun alat pembuangan yang lain. Di bawah ini disajikan ringkasan ciri-ciri makhluk hidup yang terdiri dari tumbuhan. Embrio dapat tumbuh dan berkembang menjadi janin. Proses respirasi di samping menghasilkan energi yang diperlukan oleh tubuh. Penyusunan zat baru ini terjadi melalui proses yang disebut sintesis. Protoplasma hasil sintesis ini juga dimanfaatkan untuk pertumbuhan. Pada masing kolom isian terdapat ciri yang membedakan antara kehidupan dari kelompok tumbuhan. cair dan gas.kehidupan.3. Proses yang teratur dalam tubuh kita seperti halnya dalam memperoleh nutrisi. Zat organik baru ini dapat berupa enzym. respirasi dan transportasi. juga akan menghasilkan produk sisa. oleh karena itu proses pembuangan dari dalam tubuh yang sehat akan dapat ditandai berlangsung secara teratur.

titik lebur.13 di samping ini. Hewan dan Manusia No Gejala yang tampak pada makhluk hidup Tumbuhan Hewan Manusia 1 Cara bernafas Berlangsung secara khusus Menggunakan alat pernafasan hewan 2 Menerima dan tanggapan terhadap rangsang luar Pasif dan lambat Aktif. Sebaliknya peristiwa kimia berkaitan dengan perubahan kimia.4. bau. cairan dan gas 5 Sumber makanan dari lingkungan sekitar dan menyusun sendiri makanannya 6 Tumbuh kembang Berlangsung selama hidup berdasarkan daerah tumbuh 7 Bentuk tubuh Dapat menyebar bercabang dengan jumlah tak terbatas 8 Perkemban biakan Berlangsung dalam alat kembang biak 24 1. basa dan sebagainya. rasa.pasif cenderung menetap cepat 4 Makanan Berupa padatan. intingtif 3 Gerakan Lambat.3 : Ciri Makhluk Hidup kelompok Tumbuhan. berkarat. Bila dikaji secara mendalam perubahan sifat fisika di atas mencakup perubahan sifat yang bergantung pada jumlah atau . Peristiwa fisika ditandai dengan perubahan materi yang berkaitan dengan suhu. namun sebagai makhluk tak hidup atau digolongkan sebagai gejala alam abiotik. Gejala Alam Abiotik Pada Gambar 1. daya hantar. misalnya terbakar. warna. Kemampuan berpindahnya pesawat antariksa dari darat menuju ke bulan. Tergolong pada gejala abiotik yang dibahas antara lain sifat materi yang didasarkan pada perubahan lewat peristiwa fisika dan kimia. meskipun pesawat antariksa ini dapat mengudara dengan gagahnya. bereaksi membentuk garam. Gerakan berpindah bukanlah satu satunya ciri makhluk hidup. pesawat antariksa bukanlah makhluk hidup. gerak. akibat rekayasa teknologi oleh manusia. dan energi. hambatan.Tabel 1. indeks bias. cepat. wujud. masih ada ciri-ciri yang lain. asam.

Misalnya massa. Langkah awal yang perlu dilakukan adalah menghemat pemakaian bahan bakar dan pemakaian energi secara terencana. Mengingat bahan bakar yang berasal dari bumi yang berupa minyak bumi akan habis. volume.1. Adanya perubahan energi yang dapat dikuantitatifkan memperlihatkan peristiwa fisika. sebab tergolong pada sifat ekstensif. sehingga sepeda dapat bergerak/melaju di jalan raya. sedangkan sifat yang berkaitan dengan warna. Tabel 1. coba berikan tanda v pada kolom yang sesuai dari tabel di bawah ini. Beberapa peristiwa yang disajikan pada gambar berikut ini memperlihatkan peristiwa fisika. bau. kandungan energi dan sebagainya.4 : Perubahan Abiotik ke dalam Peristiwa Fisika dan Kimia No Ciri sifat pada perubahan Abiotik Termasuk peristiwa fisika kimia 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Es berubah menjadi air Besi berkarat Lilin dapat dinyalakan lewat sumbu Beras dimasak menjadi nasi atau bubur Beras digiling menjadi tepung Lampu pijar menyala terang Mencuci pakaian mengguna kan detergen Membuat plastik dengan selulose nitrat Memisahkan minyak dari permukaan air laut Membuat sabun dari minyak kelapa Gambar 1. Sifat Fisika Sifat fisika yang membedakan dengan peristiwa kimia yang menonjol antara lain memiliki sifat ekstensif dan intensif. Cocokkan jawaban anda dengan jawaban di halaman terakhir bagian ini. Demikianlah begitu pentingnya energi bagi hidup dan kehidupan . Untuk membedakan gejala fisika atau kimia. rasa. sedangkan sifat kimia lebih cenderung bersifat intensif.kuantitas atau seringkali disebut sifat ekstensif. maka diperlukan upaya untuk menemukan sumber energi baru untuk menjaga kelancaran dan kelangsungan kehidupan di muka bumi. Gambar 1.13 : Peluncuran Roket oleh NASA 25 1. wujud.4. tidak bersifat kuantitatif disebut sifat intensif.14 berikut ini terjadi perubahan energi mekanik yang dikeluarkan oleh pengendara sepeda menjadi energi kinetik dan potensial.

berikut memperlihatkan kebutuhan energi bagi hidup dan kehidupan manusia yaitu. lalu energi panas dimanfaatkan untuk memanaskan bahan yang dimasak. . angin dapat memindahkan bukit pasir ke tempat lain di daerah padang pasir.16 di samping ini memperlihatkan pengubahan energi listrik menjadi energi panas.17 : Energi Cahaya Menjadi Energi Kimia 27 sehingga pemotret memperoleh negatif film. Gambar 1. bukankah angin yang bertiup dapat digunakan untuk menaikkan layang-layang? dan bahkan untuk mendorong benda yang lebih berat bila diatur. memang demikianlah. Gambar 1. Saat terjadi perubahan musim dapat terjadi angin yang besar dan seringkali terlihat benda. Energi listrik dari sumber dimanfaatkan untuk memanaskan filamen pada kompor.14 : Perubahan Energi pada Sepeda 26 Gambar 1. Gambar 1. sebaliknya setiap ada kegiatan di situlah terdapat energi. Gambar 1. Betulkah benda yang bergerak memiliki energi? Ya. Pada saat lampu dinyalakan. Dalam hal ini manusia memanfaatkan energi listrik untuk keperluan industri atau pabrik. Tatkala pemotret menginginkan gambar yang diperoleh jelas maka kamera diatur jarak bidik terhadap objek. Hal ini terlihat tatkala kita sedang memasak dengan kompor listrik.16 : Perubahan Energi liistrik Menjadi Energi Kalor Gambar 1.17 memperlihatkan bahwa energi listrik dimanfaatkan untuk menghasilkan energi cahaya. Perubahan energi yang terjadi pada kamera pada saat pemotretan terjadinya reaksi kimia pada plat film. mobil dapat digeser posisinya akibat terkena angin ribut tersebut. Setiap kegiatan manusia selalu memerlukan energi.15. diapragma dan kecepatan bidik disesuaikan dengan kamera. ukuran kepekaan film. Misalnya mesin bubut atau lainnya.15 : Perubahan Energi Listrik Menjadi Energi Gerak Gambar 1. Topan dapat menghancurkan permukiman penduduk.manusia. objek yang dipotret menjadi lebih jelas. Kejadian semua itu sebagai bukti bahwa untuk semua semua kejadian ada energi. pekerja sedang memproses energi listrik diubah menjadi energi gerak dimanfaatkan untuk mengerjakan pekerjaan dengan mesin.

18 : Hubungan antar Berbagai Energi E. arang dan batu bara. Misalnya . Hubungan tak langsung energi mekanik dengan energi cahaya antara lain setelah listrik terbangkitkan. ada hubungan antara berbagai kemungkinan perubahan energi. maka dalam film akan terjadi proses kimia sehingga dihasilkan negatif film. Kimia Kalor E. Batere dan Akumulator disebut memiliki energi kimia. namun secara tidak langsung energi mekanik (mecahnical) dapat dihubungkan dengan energi cahaya (light) energi kimia (chemical) dan energi nuklir (nuclear). bensin. Batere. energi kalor (heat) secara langsung. Listrk E. Dalam teknolgi yang lebih maju. akan menghasilkan energi cahaya. Energi mekanik (mechanical) dapat diubah menjadi energi listrik (electrical). Sebenarnya yang terjadi pada generator tidak semata-mata energi listrik tetapi juga energi kalor. Dalam peristiwa fotosintesis inilah terjadi proses yang berlangsung secara kimiawi. batu bara dan sebagainya itu merupakan bahan kimia. solar. Nuklir 28 memperoleh energi dari bahan bakar minyak solar. dan arus listrik tersebut terjadi akibat adanya reaksi kimia dalam batere maupun akumulator.Uraian di atas menggambarkan gejala abiotik yang berkaitan dengan perubahan energi bagi kehidupan manusia. Dalam hal ini makanan. mesin bensin memperoleh dari minyak bensin dan sebagainya. Mesin-mesin uap memperoleh energi dari bahan bakar yang berupa kayu. atau untuk keperluan penerangan. Energi matahari secara alami dapat diubah ke dalam bentuk energi lainnya. Demikianlah betapa besar manfaatnya energi bagi hidup dan kehidupan manusia. Pada reaksi nuklir akan mencakup rekasi kimia dan melibatkan panas. Arus listrik sendiri dimanfaatkan untuk menjalankan. minyak tanah. Dalam praktik sehari-hari yakni pada pembangkit listrik tenaga air. kita menafaatkan panasnya untuk keperluan mengeringkan bahan makanan maupun lainnya. Mesin diesel Gambar 1. Berikut ini pada Gambar 1. Kejadian ini merupakan energi mekanik wujudnya generator pada turbin bergerak dan akhirnya menghasilkan energi listrik. minyak solar. Hubungan semacam ini merupakan hubungan langsung. dan energi tak dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia dari waktu ke waktu. Di samping itu lewat peristiwa fotosintesis dan fotografi energi matahari diubah bentuknya menjadi energi kimia.18. air dibendung lalu disalurkan untuk menggerakkan generator pada turbin. Energi yang tersimpan dalam bahan kimia disebut energi kimia. energi cahaya akan bermanfaat dalam fotografi. mengoperasikan dan menggerakkan berbagai alat untuk kehidupan kita sehari-hari. Mekanik E. artinya energi listrik diubah menjadi energi kimia pada plat film. yakni saat diterapkannya foto sel atau sel surya untuk keperluan menghasilkan energi listrik maka energi matahari dapat diubah menjadi energi listrik untuk keperluan mengisi accu. Demikian pula saat kita membidik objek dengan kamera. akumulator dapat menghasilkan arus listrik.

Berbagai produk plastik saat ini telah digunakan secara meluas dalam berbagai bidang. sebagai isolator menggantikan gabus atau kayu.4. Kemajuan di bidang obat-obatan sangat memungkinkan kualitas obat menjadi beragam jenis dan merk. Di samping itu juga selalu berupaya agar produk lewat ilmu kimia ini bisa memiliki kualitas yang lebih baik daripada produk alam yang ada. produk obat-obatan. Hampir semua produk kimia terbaru memberikan bukti bahwa lewat ilmu kimia dapat diperoleh produk baru yang memiliki kegunaan lebih baik dari peroduk yang sudah ada. Lewat penelitian dan pengujian berulang maka para ahli kimia dapat menggantikan atau melakukan duplikasi produk alam. Demikian juga produk minuman dan makanan dalam kemasan.2. perumahan. b. Oleh karena kegunanannya yang bervariasi inilah para ahli kimia selalu melakukan inovasi agar produk-produka alam tersebut digantikan dengan produk buatan. Di samping produk-produk yang bermanfaat disadari pula ada produk kimia yang merugikan bagi kesehatan lingkungan maupun pemakainya sendiri. Hal inilah yang perlu mendapatkan perhatian dalam implementasinya. Melakukan duplikasi dan memperbaiki produk alam yang sudah ada. penyekat dinding dan sebagainya. Produk Kimia Berdasarkan sifatnya maka ahli kimia memiliki tugas yang dapat ditampilkan sebagai berikut : a. Inilah suatu kenyataan yang perlu disyukuri karena dengan proses kimia dapat dihasilkan produk baru di samping lebih baik kualitasnya juga bervariasinya merk dagang. Jadi jelaslah bahwa yang teramati adalah bentuk perubahan energi. Alat-alat tersebut mampu menghasilkan kerja karena ada perubahan energi yang dihasilkan arus listrik menjadi energi gerak. diperolehnya bahan dengan kualitas yang lebih baik antara lain jenis kain yang di samping lebih baik kualitasnya juga pewarnaanya lebih unggul daripada menggunakan produk alam. sedang energinya sendiri tak terlihat atau tak tampak jelas. mobil dan sebagainya. antara lain mengganti berbagai peran yang semula digunakan logam. germisida. Obat dalam kemasan yang relatif mahal yang didapat di apotek-apotek merupakan produk kimia. 1. hampir tak dapat dilepaskan dari proses kimia. Masyarakat dapat memilih produk yang sesuai dengan kebutuhannya. Produk tersebut terkait dengan penyediaan bahan makanan. Dalam produk obat pembasmi hama juga dijumpai bermacam pestisida. sandang dan papan. kendaraan. Menggunakan produk plastik ternyata dapat berfungsi lebih baik dari semula. dan energi gerak terjadi akibat perubahan energi dari arus listrik. setelah muncul produk plastik maka produk-produk industri terutama yang semula terbuat dari logam digantikan dengan plastik. Menghasilkan zat yang baru dan memperoleh kegunaan baru yang lebih baik daripada produk yang sudah ada sebelumnya. Produk dari ban sintetis membuktikan bahwa ban hasil sintesis kimia dapat diperoleh jenis ban yang lebih baik kualitasnya dibandingkan tatkala belum menggunakan ban sintesis. Berbagai duplikasi yang telah dan sedang direncanakan antara lain produk plastik.kipas angin dapat bergerak dengan menggunakan arus listrik. . herbisida yang cocok untuk keperluan hidup dan kehidupannya. Hal yang sama. Misalnya untuk atap. mesin bubut. Dengan demikian arus listrik bersumber dari energi listrik. minuman dan makanan dan sebagainya. Semua produk industri. mesin-mesin seperti mesin bor. produk bahan bakar minyak. produknya juga tidak lebih jelek dari kualitas sebelum digantikan dengan plastik. Banyak produkproduk lewat penelitian kimia memperoleh manfaat dari produk yang 29 dihasilkan semakin baik. Bila dikaitkan dengan kekuatan.

Pada bagian ini akan dikemukakan produk kimia yang bermanfaat dan produk kima yang kurang bermanfaat. lembek. mudah pecah bila dibanting dan tidak meleleh saat dipanasi. Thermoplastic merupakan bahan plastik yang setelah dihasilkan produknya dan dimanfaatkan oleh manusia. produk detergen dengan kegunaannya. mainan plastik dan sebagainya. Berdasarkan pengaruh suhu dalam pemakaiannya jenis plastik dibedakan menjadi thermosetting dan thermoplastic. Proses pembuatannya terdiri dari fenol ditambah formaldehide diproses sesuai dengan komposisi yang diinginkan lalu dipanasi sehingga menghasilkan adukan yang lekat. bahan isolator pada panci. kotak TV. produk sisanya masih dapat dimanfaatkan untuk pembuatan sandal plastik. .4. dalam pembahasan ini dibedakan menjadi plastik yang mudah dipengaruhi suhu dalam pemakaiannya dan plastik berdasar unsurunsur kimia penyususnnya.1.1.2. Misalnya berbagai produk dari ember plastik. sendok plastik. Plastik fenol. merupakan jenis bahan plastik yang keras. dan peralatan plastik lainnya. Produk ini merupakan produk yang dapat 30 dilakukan pemanfaatan berulang. Plastik ini dicetak dan dibentuk menjadi kantong.1. Jenis plastik ini sangat baik sebagai bahan isolator listrik dan isolator panas. Proses pembuatan jenis plastik ini antara lain terdiri dari kapas dicampur dengan asam nitrat (HNO3) dan asam sulfat (H2SO4) dilarutkan ke dalam alkohol dan eter. Bahan ini umumnya sekali dipakai bila telah rusak harus dibuang. produk sisanya dapat dilakukan daur ulang. baik yang transparan maupun tidak transparan. Cellulosa Nitrat merupakan bahan plastik yang produknya memiliki sifatsifat lembek dan mudah terbakar. Thermosetting adalah bahan plastik yang setelah dihasilkan produknya tak dapat dicetak ulang. Setelah itu bahan yang lembek dan lekat tersebut dicetak sesuai dengan keinginan. Hal ini didasarkan pada pengalaman bahwa plastik adalah bahan yang mudah terbakar atau dapat berubah bentuk saat terkena panas.2. Jenis Produk-produk Kimia Penerapan ilmu kimia untuk dihasilkan produknya antara lain diperolehnya produk plastik dengan segala manfaatnya. seterika listrik dan bahan-bahan untuk isolator listrik pada berbagai peralatan yang menggunakan aliran listrik. Setelah proses pencampuran dengan komposisi tertentu berakhir diperolehlah plastik yang lembek dan mudah terbakar. produk pestisida dengan kenyamanan manusia. Misalnya sebagai bahan saklar listrik.4. produk obat-obatan dan makanan yang berguna bagi kesehatan serta produk-produk lain yang kesemuanya itu dapat digunakan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. komputer dan peralatan isolator pada listrik merupakan bahan yang sekali pakai harus di buang. Akibatnya tentu akan terjadi pencemaran dan pengotoran lingkungan. Plastik. b. Adapun produk yang bermanfaat antara lain : 1. karung sesuai dengan kebutuhan atau jenis kebutuhan. Dengan sifat-sifat semacam ini maka bahan tersebut dapat dimusnahkan dengan dibakar. Jenis plastik ini seringkali dimanfaatkan sebagai bahan pembungkus. Hal ini memberikan gambaran bahwa produk plastik tersebut satu sisi dapat memberikan manfaat.1. kaku dan tidak mudah terpengaruh suhu.lainnya yang sesuai. namun limbah akibat pemekaian tersebut sulit dimusnahkan. Jenis plastik ini juga tidak meleleh apabila kena panas atau dibakar. kotak radio. Hasil cetakan setelah dingin akan dapat menjadi berbagai jenis barang dari plastik yang keras. Berdasarkan jenis sifat kimia dan proses pembuatanya plastik dibedakan menjadi: a. Misalnya : berbagai jenis produk plastik yang dimanfaatkan untuk bemper motor/mobil.

Menyediakan waktu luang untuk saling berkomunikasi satu sama lain dalam keluarga dan . misalnya untuk bahan pembuat cangkir. merasa seperti dikucilkan dan seringkali tak peduli pada nilai agama dan norma yang berlaku. kecenderungan berbohong dan tidak bertanggung jawab (c). (f). obat tidur. merupakan jenis plastik yang memilki ciri-ciri tidak mudah pecah bila dibanting dan cenderung liat. (d). Tergolong pada zat adiktif antara lain alkohol (termasuk minuman keras). di antaranya adalah narkoba narkotik dan narkoba psikotropika serta zat adiktif lainnya. Salah satu ciri bahan terbuat dari polisteryne ini adalah transparan. Sifat detergen adalah larut dalam air dan mampu menyusup ke dalam serat pakaian atau serat-serat lain. Bahan ini seringkali dimanfaatkan sebagai peralatan rumah tangga. Menerima anggota keluarga dengan segala kelebihan dan kekurangannya dan bersedia untuk mendengar pendapat. terbuka terhadap semua anggota keluarga (c). Bahan ini juga kurang dapat dimanfaatkan sebagai isolator yang baik. Upaya untuk menghindarkan penyalahgunaan narkotika antara lain usaha yang perlu diwujudkan dalam dalam keluarga.4. nipam (termasuk juga obat-obatan penenang. dan mengganggu ketertiban umum. dipanasi hingga terbentuk plastik yang transparan. 1. emosi tak terkendali (b). Mengembangkan komunikasi yang jujur. Campuran ini setelah kering akan diperoleh plastik dengan salah satu sifat tidak mudah pecah (unbreakable). khususnya kedua orang tua tersebut antara lain (a).c. pada tingkat yang lebih tinggi seringkali menimbulkan perbuatan kriminal. Menciptakan suasana pergaulan yang hangat dengan hubungan yang akrab (b). bensin. merupakan produk kimia yang dimanfaatkan sebagai pembersih.1.2. Ureaformaldehide. (e). ekstasi dan methamphetamine (sabu-sabu atau ubas).3. cawan dan perlatan lain dalam kehidupan rumah tangga sehari-hari. tinner. Membimbing anggota keluarga agar dapat mengambil keputusan yang tepat dan bijaksana. Narkoba narkotik dibedakan menjadi heroin. merupakan bahan plastik yang produknya dapat dimanfaatkan sebagai campuran dari bahan-bahan yang berasal dari jenis kain.2. nikotin (terdapat dalam daun tembakau) solvent (zat perekat).2. pil koplo. kekerasan. Cara pembuatannya adalah styrine yang dipolimerisasi dalam wadah tertentu. Narkotika. piring. Proses yang terjadi dalam serat tersebut selama digunakan adalah mengurangi tegangan permukaan antara kotoran dengan kain. Jenis narkotik dan obat-obatan terlarang. hubungan dengan lingkungan termasuk hubungan dengan orang tua terganggu (d).4. tergolong narkoba depressan. BK. sedangkan narkoba psikotropika antara lain tergolong pada obat yang mengandung valium. Detergen yang menyusup ke dalam kain akan mengangkat kotoran dari permukaan kain sehingga kemampuan lekat kotoran dalam pakaian berkurang. ganja dan hashish. keluhan dari anggota keluarga lainnya. Dengan cara membilas melalui air secara berulang maka kotoran dapat hilang dan kain menjadi bersih. menarik diri dari pergaulan. cenderung menghindari kontak dengan orang lain (e).1. Proses pembuatannya antara lain urea dicampur dengan formaldehide dan melalui katalisator tetentu dipanaskan dan diaduk-aduk sampai merata. Detergen. kafein (banyak terdapat dalam kopi). Polisteryne. 31 1. d. pencurian. zat lain yang mudah menguap dan merangsang (lem aica aibon. Proses pengangkatan ini bergantung pada konsentrasi detergen dalam air. memberikan empati dan respon positif terhadap keberhasilan yang dicapai angota keluarga. Pemakaian zat-zat tersebut secara berlebihan akan menimbulkan dampak negatif yang secara psikologis dikenali dari (a).spirtus).

Namun dalam merek dagang seringkali dikaitkan dengan ayinomoto. subacin dan sebagainya. Jenis obat yang beredar semenjak alama antara lain basfapon. + 11 Sinar matahari memanasi bumi + 12 Suasana gerah saat musim kemarau + 13 Air accu layak diminum + 14 Terbentuknya kristal garam + 15 Garam dapur memiliki rasa asin + Tabel 1.2. Pestisida Produk kimia yang lain adalah pestisida. Jawaban Soal latihan Tabel 1. sup. (f). Tergolong kelompok fungisida ini antara lain polyram M. 2. basanor. Pestisida adalah produk kimia yang dimanfaatkan sebagai pembasmi hama penyakit. misalnya bakso. sevin 50 WP. alicep. fungisida dan lain-lainnya. Contohnya : MSG yang ditambahkan ke dalam berbagai jenis makanan.3 : Ciri Makhluk Hidup kelompok Tumbuhan.1 : Penggolongan Gejala Biotik dan Abiotik No Kejadian Alam Gejala Gejala abiotik biotik fisika kimia 1 Logam dipanasi memuai + 2 Tumbuh dan berkembang biak + 3 Kertas dibakar menjadi abu + 4 Menggunakan kaca spion untuk melihat bayangan + 5 Mata dapat melihat benda + 6 Gejala fotosintesis dan tumbuh + 7 Bernafas dan transport aktif + 33 8 Terjadinya aliran listrik pada kabel + 9 Perpindahan panas pada logam + 10 Mengatur pH tanah dengan mencampur kapur. Termasuk jenis germisida ini antara lain pirimor. Liromatin. systox. Rodentisida digunakan untuk pembasmi binatang (mamalia) pengerat seperti tikus antara lain pasta fospor. MSG ini dalam bahasa kimia disebut vetsin.4. dicarbam. accent.2. Akarisida adalah dimanfaatkan untuk membasmi tungau sepertianalix dan perfektion. sehingga dapat dikategorikan sebagai jenis protein. sulfacide.5.4. mie ayam dan sebagainya akan terasa menjadi semakin sedap. Memperkuat nilai ketaqwaan dengan mengamalkan ajaran agamanya dengan sebaik-baiknya. zink phosphite dan sebagainya. mi-won dan sebangsanya. Fungisida adalah pembasmi jamur yang menganggu tumbuhan. racumin. glutaven. Herbisida adalah pembasmi tumbuhan/tanaman pengganggu. germisida. basfungin dan sebagainya. 32 1. sedangkan germisida adalah pembasmi germ atau mikroorganisme pengganggu. Hewan dan Manusia No Gejala yang tampak . Monosodium Glutamat (MSG) MSG merupakan produk kimia yang biasanya dimanfaatkan sebagai bahan penyedap makanan.4. Pestisida dibedakan menjadi kelompok insektisida. Insektisida adalah kelompok pestisida yang dimanfaatkan untuk pembasmi berbagai jenis insekta yang mengganggu manusia. MPCA Acid. Jenis MSG ini amat cocok ditambahkan bagi makanan yang mengandung protein. phosdrin.4 D.1.1. rafiak. Dalam istilah kimia MSG adalah sejenis asam amino yang salah satu atom hidrogen nya diganti dengan atom natrium. 1. perfektion dan sebagainya. Jenis insektisida yang dikenal dengan merk perfekthion. kumulus.setiap anggota keluarga memiliki tanggung jawab terhadap tugas seharihari. tumbuhan dan hewan.5. CMPP Acid dan sebagainya (umumnya digunakan petani untuk membasmi jenis tumbuhan/jamur pengganggu). 1. sumithion 20 EC. herbisida.

intingtif Aktif. cepat. cairan dan gas Padat dan cair yang diproses sebelumnya 5 Sumber makanan dari lingkungan sekitar dan menyusun sendiri makanannya Dari makhluk lain diolah dalam diri mkhluk lain tersebut Dari seluruh populasi yang layak dimakn dan diproses hingga sesuai selera 6 Tumbuh kembang Berlangsung selama hidup berdasarkan daerah tumbuh Berlangsung dalam masa pertumbuhan Berlangsung dalam masa pertumbuhan 7 Bentuk tubuh Dapat menyebar bercabang dengan jumlah tak terbatas Tubuh memiliki bentuk tertentu dengan jumlah yang tertentu . lambat sesuai kebutuhannya 4 Makanan Bentuk gas dan cair Berupa padatan.pasif cenderung menetap cepat Cepat.pada makhluk hidup Tumbuhan Hewan Manusia 1 Cara bernafas Berlangsung secara khusus Menggunakan alat pernafasan hewan Menggunakan pernafasan dengan paru 2 Menerima dan tanggapan terhadap rangsang luar Pasif dan lambat Aktif. terkadang intingtif 3 Gerakan Lambat. reflektif. rasional. cepat.

2 45. Soal-Soal Bagian A.0 17. Angka kematian disebabkan oleh kecelakaan kendaraan bermotor ditampilkan sebagai berikut : Usia dalam Angka kematian tiap 100.24 77. 6.5 15 .2 45 .2 25 .44 40.000 orang tahun Laki-laki perempuan 1 .4 11.2 20 .2 10.64 33.2 21.4 .pula Tubuh memiliki bentuk tertentu dengan jumlah yang tertentu pula 8 Perkembang-biakan Berlangsung dalam alat kembang biak Dalam tubuh maunpun di luar tubuh Melalui proses pembuahan dan berkembang dalam tubuh wanita Tabel 1.19 55. 5 5.4 : Jenis peristiwa fisika dan kimia No Ciri sifat pada perubahan Abiotik Termasuk peristiwa fisika kimia 1 2 3 Es berubah menjadi air Besi berkarat Lilin dapat dinyalakan lewat sumbu V V V 34 4 5 6 7 8 9 10 Beras dimasak menjadi nasi atau bubur Beras digiling menjadi tepung Lampu pijar menyala terang Mencuci pakaian menggunakan detergen Membuat plastik dengan selulose nitrat Memisahkan minyak dari permukaan air laut Membuat sabun dari minyak kelapa V V V V V V V 1.0 8.0 5 .14 10.

. merumuskan masalah ... 3. Anak usia balita (bawah lima tahun) paling kecil resikonya tewas dalam setiap kecelakaan kendaraan bermotor 4.... kesadaran adanya konsep dan pengertian . menyimpulkan hasil pengumpulan data ....... hewan dan manusia... mengenal gejala yang menjadi sumber masalah.. Jelaskan apa yang dimaksud dengan fakta.... metode ilmiah ? 2..... Berikan nomor urut yang menunjukkan urutan langkah yang pada umumnya diikuti pada sebagai langkah berpikir ilmiah dalam IPA.... Kecelakaan kendaraan bermotor.. melakukan analisis data .> 45 tahun 58. hukum ilmiah.. Berikan nomor urut dari pernyataan di bawah ini yang menyatakan munculnya kesadaran dalam pengembangan langkah berpikir ilmiah . Apa yang disebut produk ilmiah dalam IPA ? Berikan contoh konkrit dalam pengalaman hidup anda sehari-hari gejala abiotik ? jelaskan 9........ Mengapa sifat fisika dan kimia pada gejala alam perlu dibedakan? Jelaskan untuk maksud apa hal tersebut dibedakan! 10....... 4.. Sebutkan 5 langkah dalam mengembangkan penelitian ilmiah dan jelaskan pengertian setiap langkah yang anda maksudkan tersebut.. Sebutkan perbedaan cara bernafas dan makan ? 5. mengumpulkan sejumlah data dengan cara pengamatan dan eksperimen. 7.... kesadaran akan adanya cara pemecahan masalah. Kecelakaan kendaraan bermotor merupakan penyebab utama kematian anak-anak muda antara 20 – 24 tahun... kebenaran ilmiah... Peristiwa alam mencakup gejala biotik dan abiotik yang saling mempengaruhi... 2.... menghasilkan temuan baru dan generalisasi....1 34..... Apa yang menjadi ciri makhluk hidup ? Jelaskan 8. kesadaran pengembangan sikap ilmiah dan metode ilmiah 6. banyak terjadi pada usia antara (20 – 24) tahun 5. kesadaran adanya gejala . kesadaran adanya saling hubungan antara konsepkonsep . kesadaran adanya masalah . .. ... Berikan contohnya dan jelaskan mekanisme proses saling mempengaruhi tersebut ! .. . 1..... Makhluk hidup dibedakan ke dalam tumbuhan.. merumuskan dugaan sementara/hipotesis .4 Dari tabel tersebut jawablah soal berikut ini dengan memberikan huruf : A bila pernyataan didukung data B bila pernyataan disangkal data C bila pernyataan tidak didukung maupun disangkal data. Apakah perbedaan antara hipotesis dengan teori ilmiah ? 35 3. Jumlah terbesar orang yang tewas dalam kecelakaan kendraan bermotor adalah usia 60 tahun dan selebihnya.. Kehati-hatian mengendarai kendaraan bermotor sebagai salah satu cara untuk menghindarkan diri dari kecelakaan di jalan raya...... Bagian B 1.. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful