P. 1
Contoh Paper

Contoh Paper

|Views: 94|Likes:
Published by Iman Hokusai

More info:

Published by: Iman Hokusai on Apr 21, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as TXT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/02/2013

pdf

text

original

Contoh Paper Kuliah Bidang Ekonomi BAB I PENDAHULUAN A.

Latar Belakang Contoh Paper Kuliah Bidang Ekonomi Persaingan di era globalisasi mengarah pada s emakin ketatnya persaingan di sektor industri. Daya saing tidak lagi ditentukan oleh keberadaan kekayaan alam, modal, atau aset berwujud, melainkan juga berdasa rkan kemampuan untuk melaksanakan perencanaan yang matang, penguasaan pengetahua n dan teknologi, dan pola, metode serta proses kerja yang yang berdaya dan berha sil guna. Bicara tentang sumber daya manusia tentu tidak lepas dari manusianya sendiri bes erta dengan atribut-atributnya uniknya dari aspek fisik hingga aspek psikologis. Satu hal yang paling menonjol dari manusia adalah makhluk yang komunol, dimana setiap individu selalu membutuhkan individu yang lain untuk saling berinteraksi. Karenanya, pengembangan industri nasional khususnya Industri Kecil Menengah(IKM) perlu memperhatikan dimensi pembangunan inovasi manajemen dan teknologi, pemban gunan infrastruktur ekonomi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia secara terpadu dengan komitmen seluruh pemangku kepentingan di sector industri. B. Rumusan Masalah 1. Masalah-masalah dalam industri pembuatan kue kering 2. Bagaimana mengatasi masalah dalam industri kue kering? C. Tujuan 1. Untuk mengetahui masalah-masalah dalam industri pembuatan kue kering 2. Untuk mengetahui langkah-langkah mengatasi masalah dalam industri pembuatan k ue kering. BAB II PEMBAHASAN A. Masalah-Masalah Dalam Industri Kue Kering Kue kering merupakan hasil olahan industri yang bisa dikatakan maju di daerah SI DRAP dan banyak disukai oleh masyarakat. Meskipun kue kering banyak disukai kons umen namun kue kering ini masih banyak tidak dikenal para konsumen karena kurang nya perhatian dari pihak terkait untuk membantu mengembangkannya sehingga indust ri kue kering pun bisa dikatakan belum bisa menembus pasar luar hanya bersifat l ocal oleh produsen. Selain masalah tersebut masalah yang dihadapi produsen lebih banyak berurusan de ngan kemamapan sumber daya manusia dalam mengelola kue kering Sumber daya manusi a merupakan faktor sentra dalam suatu industri. Padahal apa pun bentuk serta tuj uannya suatu industri dibuat berdasarkan berbagai visi untuk kepentingan manusia dan pelaksanaan misinya diurus dan dikelola oleh manusia itu sendiri. Di sisi lain masalah yang dihadapi oleh industri kue kering yaitu kemampuan mana jemen usaha yang bisa dikatakan belum profesional. Seperti dalam pengolahan pemb ukuan keuangan, kebanyakan mereka belum bisa mengatur yang mana modal, harta, pe masukan dan pengeluaran sehingga membuat mereka bingung. Selain itu, keterampila n dalam menggunakan alat dan pengetahuan tentang teknologi masih kurang. Sehingg a produk yang dihasilkan masih terbatas jumlahnya dibandingkan dengan menggunaka n alat yang lebih modern yang produksinya jauh lebih banyak jumlahnya dan lebih menarik. B. Pendekatan Masalah Manajemen sumber daya manusia adalah suatu proses menangani berbagai masalah pad a ruang lingkup karyawan, pegawai, buruh, manajer dan tenaga kerja lainnya untuk dapat menunjang aktivitas organisasi atau perusahaan demi mencapai tujuan yang ditentukan. Manusia merpakan faktor penentu dalam kemajuan zaman. Hal tersebut h arus diakui karena perkembangan dunia sekarang ini adalah hasil dari pemikiran m anusia untuk mampu memenuhi kebutuhan hidup manusia itu sendiri. Di bidang ekono mi dan bisnis, hal tersebut berhubungan dengan kemampuan perusahaan-perusahaan u ntuk mrngikuti laju perkembangan dan laju kepekaan perusahaan-perusahaan tersebu t terhadap perubahan yang terjadi di dunia bisnis. Oleh karena itu, faktor manus ia dalam perusahaan harus dikelola baik untuk menunjang produktivitas perusahaan agar perusahaan dapat unggul dalam persaingan usaha. Ruang lingkup sumber daya manusia, tugas manajemen sumber daya manusia berkisar

Memperbaiki sisi mutu produk industri agar dapat bersaing dengan produk dari luar 2. DAFTAR PUSTAKA Jackson Susan. Pemecahan Masalah 1. hal tersebut berhubungan dengan kemampuan perusahaan-perusahaa n untuk mrngikuti laju perkembangan dan laju kepekaan perusahaan-perusahaan ters ebut terhadap perubahan yang terjadi di dunia bisnis. Di bidang ek onomi dan bisnis. pengintegra sian pemeliharaan dan pelepasan sumber daya manusia agar tercapai berbagai kebut uhan indivudu.1999. nasi onal/ makro. pegawai. Mengadakan kerja sama dengan pemerintah daerah maupun industri terkait lainny a. Persfektif internasional atau makro adalah pengembangan atau pemamfaatan personil(pegawai) sebagai pencapaian yang efektif mengenai sasa ran-sasaran dan tijuan-tujuan individu. Masalah Internal a. Analisi Usaha Kecil dan Menengah. Oleh karena itu. Menyiapkan program operasional pada masing-masing didang b. 2. Mengupayakan kelancaran arus barang dan bahan keperluan pokok dan strategis y ang ditopang dengan sarana dan prasarana secara lintas sektoral b. Manusia merpakan factor penentu dalam kemajuan zaman. e. SEdan gkan persfektif mikro adlah perencanaan pengorganisasian. C. nasional dan internasional.pada upaya mengelola unsur manusia dengan segala potensi yang dimilikinya seefek tif mungkin sehingga diperoleh sumber daya manusia yang puas( satified) dan memu askan ( satifactoty) bagi organisasi. yakni persfektif internaasional. pengembangan. Pemantapan aparatur c. Erlangga: Jakarta Adi Kwartono. pengarahan dan pengawa san kegiatan-kegiatan pengadaan. buruh. Manajemen Sumber Daya Manusia. organisasi dan masyarakat. BAB III PENUTUP A. pejabat dan aparatur . Terdapat tiga persfektif utama dalam penge mbangan manajemen sumber daya manusia ini. CV Andi Offset: Yogyakarta . Masalah Eksternal a. pemberian kompensasi. Pengenalan teknologi tepat guna e. Peningkatan informasi tentang peluang pasar maupun potensi yang berpeluang ek spor kepada dunia usaha dan investor d. Diharapkan kepada pelaku industri IKM supaya rajin mengikuti apabila ada pela tihan-pelatiahan tentang sumber daya manusia atau sejenisnya. Hal tersebut harus diakui karenana perkembangan dunia sekarang ini adalah hasil dari pemikira n manusia untuk mampu memenuhi kebutuhan hidup manusia itu sendiri. faktor ma nusia dalam perusahaan harus dikelola baik untuk menunjang produktivitas perusah aan agar perusahaan dapat unggul dalam persaingan usaha B. Simpulan Manajemen sumber daya manusia adalah suatu proses menangani berbagai masalah pad a ruang lingku[p karyawan. Menumbuhkan wirausaha dan meningkatkan motovasi melalui program Achivement Mo tivation Training (AMT) f. dan mikro. Mengadakan pameran promosi dalam rangka pemasaran produk industri untuk menun jang struktur daerah antara lain mampu bersaing dengan produk luar dengan harga yang wajar dan stabil c. Diharapkan kepada Disperindag untuk lebih serius dalam melayani dan memberika n informasi kepada IKM. manajer dan tenaga kerja lainnya untu k dapat menunjang aktivitas organisasi atau perusahaan demi mencapai tujuan yang ditentukan. Meningkatkan manajemen sumber daya manusia bagi pekerja. Saran 1. Meningkatkan pelayanan pada tingkat dunia usaha d. 2007. ormas.

bahasa erat hubungannya dengan berpikir.2 Tujuan dan Ruang Lingkup Penelitian bertujuan meneliti kenyataan penggunaan bahasa Indonesia dalam media massa oleh masyarakat kaum terpelajar dan kaum jurnalis. Dengan adanya internet kita dapat men dapatkan informasi dalam hitungan detik. dimana bahasa Indonesia telah dicampuradukkan dengan bahasa asing. yakni pemakaian huruf kapital.3 Kerangka Teori Bahasa (kata) berupa lambang dari rangkaian bunyi-bunyi yang diartikulasikan. penulisan k ata. Ekspresi ini sudah tersusun dalam pola-pola dan formula-formula tertentu.1 Latar Belakang Masalah Bahasa Melayu semenjak Kongres Pemuda 28Oktober 1928 telah diangkat dan naik ked udukannya menjadi bahasa persatuan/nasional. dan penulis fokuskan kepada permasalahan pada aspek ejaan. secara resmi dijadika n bahasa negara sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang Dasar 1945. XXVI. b. yakni penggunaan bahasa dengan batas-batas tertentu dan penggunaan bahasa dengan usaha sendiri (dalam Ch auchard 1977. Dengan batasan pada bulan juni 2007 yaitu edisi minggu ke-3 tiap harinya. Penulisan kata. Setelah kemerdekaan Indonesia. terutama media massa. Yang dimaksud dengan yang pertama ialah penguasaan bahasa dengan ekspresi otomatis yang telah dipelajari dan dikuasai sejak kecil. 1. Se bagai dasar kajian saya dalam penelitian ini ialah kesalahan penggunaan bahasa d alam aspek ejaan. Namun. 12:372). sebuah tayangan stasiun swasta sep erti MTV. c. Era teknologi dan informasi saat ini telah mempermudah kita untuk mendapatkan be rbagai macam informasi yang kita perlukan. Kompas dan Media Indones ia. Jenis yang kedua terdapat pada penguasaan bahasa yang dikehendaki dan direkayasa yang sifatnya intelektual. seh ingga maksud dan maknanya sudah tidak jelas lagi. Dalam menciptakan ha sil karya itu orang dengan sengaja mencari.Contoh Paper BAB 1 PENDAHULUAN 1. Dengan demiki an. dan pemakaian tanda baca. membentuk. 2:36) yang mengatakan bahwa Pikiran membentuk bahasa dan membentuk diri lantaran bahasa . ada dua macam bentuk penggunaan bahasa. XXVI. Hal ini sesuai pula dengan pendapat Dela kroi (dalam Chauchard (1976. dan sudah mendarah daging baginy a. Sebagai bahan penelitia n diambil sebagai sample tajuk rencana Koran Republika. dan menemukan konstruksi . Ka ta adalah abstraksi dari benda-benda atau segala sesuatu yang ada. Bab XV Pas al 36. Hal ini terlihat misalnya pada penggunaan bahasa pad a waktu mencipta suatu hasil karya. Dan penggunaan tanda baca. kesalahan dalam penggunan bahasa Indonesia masih banyak kita temukan. baik media cetak maupun media elektronik. penulis mencoba untuk mengamati kesalaha n penggunaan bahasa Indonesia khususnya dalam media cetak. media yang merupakan sarana bela jar dan informasi masih banyak menggunakan bahasa Indonesia yang tidak sesuai de ngan kaidahnya. antara lain : a. bahasa dan berpikir berkembang bersama-sama sehingga sukar memperkatakan soal bahasa ta npa menyebut soal berpikir dan pikiran. Akan tetapi. Kita dapat lihat di televisi. Menurut Jakson. banyak bahasa-bahasa slank (pergaulan) yang menjadi bahasa pengantar dalam ti ap rubrik ataupun kolom-kolom yang ada pada media cetak tersebut. Jenis penguasaan seperti ini terdapat dalam penguasa an bahasa kebanyakan orang dalam bahasa ibunya. makalah dan sejenisnya. Klisen ya sudah ada dalam pikiran. Dengan kat a lain. Media cetak pun tak ketinggala n. Dengan latar belakang masalah tersebut. Penggunaan huruf kapital. 1. Menurut Affandi (1971:218). hingga saat ini bahasa Indonesia oleh masyarakat pemakainya masih banyak yang belum menuruti syarat-syarat penggunaan bahasa yang baik dan b enar. baha sa Indonesia yang diangkat dan berasal dari bahasa Melayu.

harian Media Indonesia. 1. Sebelum tahap pengumpulan data. Namun. Dia kurang tahu d an kurang mengerti tentang kesalahan yang telah diperbuatnya karena daya intelek tual penguasaan bahasanya yang kurang sehingga menyebabkan kegiatan berpikirnya dan berbahasa tidak sinkronis. akan diadakan pengamatan terhada p sumber data yang ada hubungannya dengan topik yang akan diteliti. Golongan pembacanya pada umumnya berasal dari lapisan masyarakat golong an menegah ke atas. Namun. dan peristiwa sehari-hari dengan menggunakan alat komunikasi bahasa. Rubrik tajuk rencana ini dianggap mempunyai tingkatan yang tinggi dalam penggunaan bahasa Indonesia. harian Kompas. Data-data yang sudah terklarifikasi ini lah yang menjadi bahan analisis. yakni masalah kesalahan ejaan. hal itu diduga ant ara lain karena penulis berita atau redaktur media massa merupakan individu-indi vidu yang dwibahasawan. bentuk . Data menunjukkan bahwa terdapat kesalahan-kesalahan pada pemakaian ejaan. pengumpulan data dila kukan dengan cara mencatat kalimat demi kalimat pada secarik kertas berupa slip. P emilihan buku sebagai sample dilakukan secara purposif berdasarkan anggapan bahw a buku itu merupakan buku yang a. harian yang dipilih sebagai sumber data ialah harian Republika. Data-data ya ng relevan dengan topik penelitian dikumpulkan dan dicatat. Penggunaan bahasanya dapat dianggap baku. c. Jumlah pembacanya meliputi sebagian masyarakat. misalnya penggunaan huruf kapital. penulisan kata. juga kurang berdisiplinan mereka dalam menggunakan menggunakan bahasan ya. yakni pemakaian huruf kapital. Penyimpangan itu dapat terjadi pa da struktur ejaan. BAB 2 KESALAHAN PENGGUNAAN UNSUR EJAAN BAHASA INDONESIA DALAM MEDIA MASSA CETAK Media massa adalah salah satu sarana pengungkapan buah pikiran (ide). Seperti telah dikemukakan pada bagian pendahuluan. serta baik dan benar. baik pada media elektronik maupun media cetak. baik secara deskrippsi. Kekurangcermatan berbahasa ini semua.5 Sumber Data dan Pemilihan Sampel Yang digunakan sebagai sumber data untuk bahan penelitian ini ialah buku-buku. dan pemakaian tanda baca. dan teran g. Pengulangan kesal ahan terjadi karena kekurangsadaran dan kekurangtahuan si penulis berita tersebu t tentang kesalahan yang diperbuatnya. b. jelas. 1. secar a tidak sadar pemakai bahasa atau kaum jurnalis menggunakan bahasa yang memperli hatkan penyimpangan dan kesalahan tata bahasa. Slip-slip yang berisi data-data. Adapun topik yang dipilih sebagai pencarian sumber data ialah tajuk rencana.4 Metode dan Teknik Penelitian Pendekatan yang dilakukan dalam pelaksanaan penelitian ini didahului dengan stud i pustaka dengan menelaah buku dan makalah yang berisi tulisan/ulasan tentang ba hasa pers dan hal-hal yang bersangkut-paut dengan penggunaan bahasa Indonesia ka um jurnalistik. kejadian. kualitatif maupun kuant itatif. Berdasarkan alasan-alasan di atas. hin gga saat ini ternyata masih terdapat kesalahan-kesalahan dalam penggunaan bahasa tersebut. dan masing-masing hari an diambil dari terbitan minggu ke III bulan juni 2007.frasa. disamping disebabkan oleh kaum jurnalis banyak yang masih kurang terampil berbahasa Indonesia yang baik d an benar. sering kali terjadi. dan mengkombinasikannya dengan frasa-frasa yang telah terekam dalam benak nya sehingga dapat digunakan membentuk buah pikiran yang luwes. Bahkan kesalahan tersebut dapat terjadi secara berulang-ulang. Dia kurang sadar akan kesalahan tersebut karena frasa-frasa otomatis yang telah dikuasainya sejak kecil dari bahasa ibuny a lebih dominan dan terlalu mempengaruhi keadaan berbahasanya. kemudian diklarifikasi sesuai dengan topik yan g akan diteliti. dan penggu naan tanda baca. dari hari senin sampai d engan minggu. Karena data yang dip ilih untuk bahan analisis berupa tajuk rencana dari koran. p enulisan kata.

Sesua i dengan kaidah ejaan. (3) Mereka mengharapkan partai berlambang Banteng itu akan benar-benar me ndengus . (1) Yang harus kita garisbawahi pada kesempatan ini adalah (2) Petugas polisi dan keamanan Australia sering kali bertingkah dan ber tindak Pada contoh kalimat (1) penulasn garisbawahi diserangkaikan. dan barangkali. 2. kata banteng pada contoh kalimat (3) adalah nama jenis yang penulisannya seharusnya dengan h uruf kecil saja. Berikut ini saya sajikan kasus-kasunya. seharusnya mereka tidak menciptakan sesuatu yang terlalu menyimp ang dari kaidah penulisan karena pemakaian huruf kapital seluruhnya. seperti pada kalimat-kalimat berikut. Berikut ini adalah beberapa contoh kesalahan tersebut. BELAJAR dari pengalaman tahun lalu. maka pengaturan lalu lintas untuk pemudik di lakukan dengan lebih cermat. Sebaliknya huruf awal nama jenis ditulis dengan huruf ka pital. (1a) Sementara itu. sebagai media m assa yang baik. uns ur kedua pada bentuk ulang nama badan (Perserikatan Bangsa-Bangsa) tidak ditulis dengan huruf kapital. atau karangan berikutnya adalah pemakaian huruf awal nama diri yang dit ulis dengan nama kecil. dan pemakaian tanda b aca. oleh ketidakkonsistenan penerapan kaidah ejaan. bilamana. sedangkan jika hanya mendapat akhiran saja seperti kata garis bawahi h arus ditulis terpisah. Demikian juga bentuk tahun anggaran pada contoh kalimat ( 1) seharusnya ditulis dngan hurf kapital karena tahun anggaran yang dimaksud pad a konteks tertentu (2007/2008) dan merupakan nama diri. 2. penulisan bentuk dasar yang berupa gabungan kata hanya ji ka pendapat awalan atau akhiran ditulis serangkai dengan kata yang langsung meng ikutinya. huruf kapital dipakai pada huruf awal setiap kata dalam judul tulisan. sedangkan penulisan sering kali pada contoh kalimat (2) dipisahkan atau tidak diserangkaikan. bentuk ini harus d itulis serangkai dengan gabungan kata tersebut sudah dianggap padu benar seperti halnya kata bagaimana. perkiraan import beras alternatif dalam Tahun Anggaran 2007/2008 adalah sehitar 3. acapkali. Menurut kai dah EYD. Pemakaian huruf kapital pada penulisan semua kata awal paragraf itu diduga berk aitan dengan penciptaan identitas surat kabar tersebut. tampak pada pemakaian huruf capital. Kesalahan penulisan kata masih kita jumpai.2 ton. Pada kalimat (2). D . berkaitan dengan penulisan kata pe rtama pada awal paragraf.1 Pemakaian Huruf Kapital Masalah pemakaian huruf kapital. Sebaliknya. Hal ini disebabkan. Lain halnya dengan bentuk sering kali. antara lain . dan struktur kalimat. (2a) disaksikan oleh Direktur Pusat Informasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PB B). Berikut ini adalah contoh penulisan yang benar. TETAPI. antara lain. Data memperlihatkan bahwa kata-kata pertama sering dit ulis seluruhnya dengan huruf kapital. kalau kita kaji lebih dalam sasaran perjuangan Kartini .2 Penulisan Kata Kesalahan penulisan kata. Salah satu butir kaidah ejaan menyatakan bahwa huruf kapital dipakai sebagai hur uf pertama setiap unsur bentuk ulang sempurna yang terdapat pada nama badan. antara lain.2 ton. baik pada Koran Kompas maupun pada Koran R epublika dan Media Indonesia. Dalam bab ini akan disajikan temuan tent ang kesalahan pemakaian ejaan atau ketidaktaatan penerapan kaidah ejaan. baik kata turunan maupun gabungan/kata masih terdapat dalam media massa walaupun tidak telalu banyak. manakala. . Padahal. . lem baga pemerintahan dan ketatanegaraan. serta dokumen resmi.dan pilihankata. padahal. Misalnya : LIBUR sekolah ajaran ini baru saja kita ketahui. (1) Sementara itu. perkiraan import beras alternatif dalam tahun anggara n 2007/2008 adalah sehitar 3. penulisan kata. (2) disaksikan oleh Direktur Pusat Informasi Perserikatan Bangsa-bangsa ( PBB). artikel. (3a) Mereka mengharapkan partai berlambang banteng itu akan benar-benar mend engus .

Pia Alisjahbana dalam televisi belum lama ini 2. Menteri Hukum dan HAM Andi Mattalata. Jadi. dilain pihak. Hal ini disebabkan. tanda koma. (1) Impian panjang mereka selama 25 tahun kini menjadi nyata. kesalahan pemakaian tanda koma juga terdapat did alam struktur kalimat majemuk. menyangkut perihal 2. Jadi. penulisan kata depan pada kata-kata dalam kalimat tersebut harus dipis ahkan dari kata yang mengikutinya. Menteri Komunikasi dan Informatika DR. (1) Senin lalu. Presiden sebagai kepala pemerintahan (5a) di antaranya. keterangan aposisi. meliputi pemakaian t anda titik. Menurut . S.) Penghilangan Tanda Koma A. bagian terakhir kalimat yang mengandung rincian.1 Pemakaian Tanda Titik Data menunjukkan bahwa kesalahan atau kekeliruan pemakain tanda titik terdapat p ada penulisan gelar akademik seperti pada kata-kata berikut. bukan awalan. Menurut kaidah. Muhammad Nuh. . Oleh ka rena itu. menyatak an (5a) Mimbar Dra. 2. antara lain. antara lain. Menteri Komunikasi dan Informatika DR. Selama 25 Tahun pada kalimat diatas merupakan frasa keterangan tambahan. (1a) Yang harus kita garis bawahi pada kesempatan ini adalah (2a) Petugas polisi dan keamanan Australia seringkali bertingkah dan bertin dak Kekeliruan atau kesalahan penulisan kata depan atau preposisi masih juag terdapa t dalam media massa. pe nulisan yang sesuai dengan kaidah ejaan adalah sebagai berikut. SC mengigatkan kepada (2) Dalam Konteks ini. ungkapan penghubung intrakalimat. M. khususnya pulau jawa (4a) Namun. Presiden sebagai kepala pemerintahan (5) di antaranya. (3a) Senin lalu. Penghilangan Tanda Koma pada Keterangan Tambahan Penghilangan tanda koma pada keterangan tambahan seperti terdapat ada kalimat be rikut. seperti pada kalimat-kalimat berikut.H.3 Pemakaian Tanda Baca Kesalahan atau kekeliruan pemakaian tanda baa. oleh ketidak konsistena n dalam penerapan kaidah tanda baca atau sebagai akibat pengaruh ragam bahsa lis an. penulisan setiap unsur singkatan gelar akademik harus denga n tanda titik dan antara satu gelar dengan gelar lainnya diikuti spasi. menyangkut perihal Dalam contoh kalimat (3) (5) bentuk di merupakan kata depan. (3a) di samping harga minyak goreng yang naik di seluruh wilayah Indonesia. Sebelum anak kalimat da n sebagai penyulih konjungsi bahwa.ibawah ini adalah contoh penulisan yang benar. SH menyatak an (3) Mimbar Dra Pia Alisjahbana dalam televisi belum lama ini Penulisan gelar akademik pada ketiga kalimat (1) (3) tidak sesuai dengan kaidah ej aan. Muhammad Nuh. Menteri Hukum dan HAM Andi Mattalata. penulisan yang benar adalah sebagai ber ikut. di lain pihak.2 Pemakaian Tanda Koma Kesalahan pemakaian tanda koma adalah kesalahan yang cenderung tinggi ditemukan dalam data media cetak. Setelah itu. M. Data yang ditemukan menunjukkan bahwa kesalahan tersebut tampak pada pemakaian t anda koma untuk keterangan tambahan.3. Dibawah ini adalah uraiannya satu per s atu.3. (3) disamping harga minyak goreng yang naik di seluruh wilayah Indonesia khususnya pulau jawa (4) Namun.mengigatkan kepada (4a) Dalam Konteks ini. Sc . dan tanda pisah. dan ungkapan penghub ung antar kalimat. Dibawah ini akan paparkan kesalahan-kesalaha n pemakaian tanda baca koma. yaitu dua kalimat setara. 1.

Ungkapan penghu bung itu berfungsi menghubungkan dua klausa yang mengikutinya. tampak pada kalimat b erikut ini. pemakaian ungkapan penghubung intrakalimat. B. Penulisannya yang benar adalah sebagai berikut. Penambahan Tanda Koma Sebelum Unsur Predikat Data juga memperlihatkan bahwa penambahan tanda koma di antara unsur subjek dan predikat merupakan masalah yang lain pula sehubungan denagn tanda koma terutama apabila slah satu atau kedua unsur tersebut berupa frasa nomina panjang. misalnya. dan memperbaikinya. sesuai kaidah ejaan. (5a) Bangsa Afganistan selalu berhasil mengusir pasukan penduduk asing justru sering gagal menata hubungan harmonis diantara mereka sendiri.) Penambahan Tanda Koma A. (1a) Impian panjang mereka selama 25 tahun kini menjadi nyata. (2a) Ketika itu Bagir Manan. (4) Penampilan luarnya amat mengesankan tetapi mutu akademiknya rendah. justr u sering gagal menata hubungan harmonis diantara mereka sendiri. (3) Bahkan ada yang sama sekali tidak menghiraukan lagi Kalimat yang mengandung ungkapan penghubung antarkalimat. Oleh karena itu. (3a) Bahkan. Penambahan Tanda Koma pada Dua Klausa Setara Penambahan tanda koma di antar dua klausa setara terdapat pada pemakaian bahasa Indonesia di media surat kabar. Contoh tersebut mengandung ungkapan penghubung intrakalimat dan. 2. sebelum kata tetapi diberi tanda koma sehingga penulisan yang benar sebagai berikut. Dalam cont oh tersebut tidak ada tanda koma sebelum penghubung intrakalimat tersebut. Penghilangan Tanda Koma pada Ungkapan Penghubung Intrakalimat Ketidakkonsistenan pemakaian tanda koma sebelum ungkapan penghubung intrakalimat tamapak pada contoh berikut.kaidah ejaan. diapit oleh tanda koma. Penghilangan Tanda Koma pada Keterangan Aposisi Penghilangan tanda koma pada keterangan aposisi. Bangsa Afganistan selalu berhasil mengusir pasukan penduduk asing pada contoh ka limat berfungsi sebagai subjek kalimat yang berupa frasa nominal yang panjang. (2) Ketika itu. yaitu Ketua M ahkamah Agung (MA) menurut kaidah ejaan. k emungkinan akibat pengaruh ragam bahsa lisan yang dimaksud dengan tanda jeda. Bagir Manan Ketua Mahkamah Agung (MA) melaporkan kepada Presiden Contoh tersebut adalah kalimat yang mengandung keterangan aposisi. P enambahan tanda koma di antara unsur subjek dan predikat. Penghilangan Tanda Koma pada Ungkapan Penghubung Antarkalimat Kasus penghilangan tanda koma pada ungkapan penghubung antarkalimat sangat tingg i frekuensi pemakaiannya di dalam data. pemakaian tanda koma dalam konteks ini tidak benar (harus di buang). (5) Bangsa Afganistan selalu berhasil mengusir pasukan penduduk asing. Ketua Mahkamah Agung (MA) melaporkan kepada Pr esiden C. seperti tetapi terdapat pada kalimat majemuk setara harus didahului oleh tada koma. penulisan frasa keterangan tambahan seperti itu sebaiknya diapit oleh tanda koma sehingga penulisannya tampak pada kalimat dibawah ini. tetapi mutu akademiknya rendah. B. ada yang sama sekali tidak menghiraukan lagi D. pada contoh kalimat dan bagian kalimat berikut i ni. (6) Cara mengatasinya adalah dengan meninjau ulang semua peraturan yang ada. Menurut kaidah ejaan. penulisan ungkapan pe nghubung antar kalimat harus diikuti tanda koma. (4a) Penampilan luarnya amat mengesankan. yaitu bahkan yangdisaj ikan tanpa diikuti tanda koma. Perbaikannya se perti terlihat pada kalimat dibawah ini. Berikut ini adalah contoh penghilangan t nda koma pada ungkapan penghubung antarkalimat. Me nurut kaidah ejaan. Tanda koma sebelu . seperti pada contoh. Berikut penulisan yang benar. Sesuai dengan kaidah ejaan.

5% selama tahun 2006--2007 2. Kalimat berikut merupakan kalimat majemuk bertingkat. C. Denagn demikian. yang panjangnya dua kali tanda hubung. (1) Pada kesempatan lainnya Ketua Komisi B DPRD DKI itu pernah mengungka pkan. Perhatikan contoh berikut : (8) Dalam keterangannya kepada pers. penulisan yang benara adalah sebagai berikut. pengetikan tanda pisah dalam konteks itu harus dinyatakan dengan dua buah tanda hubung. (6a) Cara mengatasinya adalah dengan meninjau ulang semua peraturan yang ada d an memperbaikinya. adalah keliru jika Perda DKI dalam hal ini berhitung untung rugi (2) bahwa pemerintah seakan-akan ingin membuldoser atau mencekoki DPR deng . Presiden dengan tegas membantah pendapat Presiden dengan tegas membantah pendapat pada contoh merupakan klausa anak kalim at dari bagian kalimat itu.m ungkapan penghubung dan tersebut sebaiknya dihilangkan karena hanya ada dua kl ausa yang dihubungkan.5% selama tahun 2006 . Menurut kaidah pula tandapisah (--). Penambahan Tanda Koma Sebelum Anak Kalimat Contoh data berikut merupakan contoh kasus yang lain sehubungan dengan kesalahan pemakaian tanda koma. Seperti yang dinyatakan dalam buku pedoman ejaan. tanpa spasi sebelum dan sesudahnya. (8a) Dalam keterangannya kepada pers. Oleh karen a itu.3. tanda koma tersebut harus disunting. Sebaliknya. Sebagai kalimat majemuk bertingk at. Sehubungan dengan itu. (0a) Rakernas itu berlangsung tanggal 21 23 Mei lalu di Jakarta dan (1a) Peningkatan setiap tahunnya rata-rata 5. Dalam contoh terdapat pemakaian tand a koma diantara anak kalimat karean Indonesia mendapat . (7a) MOU ini dipandang telah menguntungkan Indoesia karena Indonesia mendapat 3. bol eh dipakai untuk konteks makna sampai dengan . kedua contoh bagian kalimat itu kekurangan satu buah tanda hubung. (1a) Rakernas itu berlangsung tanggal 21--23 Mei lalu di Jakarta dan (2a) Peningkatan setiap tahunnya rata-rata 5. cara menyatakannya tidak be nar. penulisan yang bena r adalah sebagai berikut. Berikut ini adalah penulisan yang be nar.3. Mak sud pemakaian tanda pisah tersebut sudah benar. tanda koma yang terdapat pada contoh rupanya berfungsi sebagai penyu lih konjungsi bahwa pada anak kalimat tersebut.3 Pemakaian Tanda Pisah Kesalahan pemakaian tanda pisah yang bermakna sampai dengan masih juga terdapat da lam media massa cetak walaupun jumlahnya masih sedikit. an ak kalimat yang mengikuti induk kalimat tidak dipisahkan tanda koma. Jadi. Oleh karena itu. Jadi. karena Indonesia mendapa t Contoh kalimat diatas berpola induk kalimat diikuti anak kalimat. tanda koma perlu dicantumkan.4 Pemakaian Tanda Petik Contoh di bawah ini mengandung kesalahan pemakaian tanda petik. Menteri Sekretariat Negara Hatta Rajasa mengemukakan bahwa Presiden dengan tegas membantah pendapat 2. penulisan nya yang benar adalah sebagai berikut. Sesuai dengan kaidah ejaan. apabila terdapat lebih dari dua klausa yang d ihubungkan. (7) MOU ini dipandang telah menguntungkan Indoesia.... Menteri Sekretariat Negara Hatta Rajasa mengemukakan. kehadiran konjungsi bahwa sebelum anak kalimat justru wajib. Den gan demikian. tanda koma tidak dipakai untuk memisahkan anak kalimat dari induk kalima t jika anak kalimat itu mengikuti induknya. pemakaian ata u penambahan tanda koma tersebut tidaklah sesuai dengan kaidah ejaan.) Tanda Koma Sebagai Penyulih Konjungsi Bahwa Didalam penelitian ini ditemukan pula pelesapan konjungsi bahasa yang disulih de ngan tanda koma. yaitu untuk diletakkan di antara dua bilangan yang bermakna sampai dengan . Data seperti itu sangat tinggi frekuensi pemakaianny dalam medi a cetak. Menurut kaidah ejaan. Hanya saja.2007 Contoh tersebut adalah bagian kalimat yang di dalamnya terdapat tanda pisah.

Adalah keliru jika Perda DKI dalam hal ini berhitung untung rugi (2a) bahwa pemerintah seakan-akan ingin membuldoser atau mencekoki DPR deng an RUU-RUU yang diajukannya. Pengetikan tanda pisah ditulis dengan hanya satu tanda hubung dan denga n spasi. Sesuai dengan kaidah ejaan . Jadi. Pada contoh kalimat (1) terdapat kalimat langsung. tetapi penyajiannya tidak men ggunakan tanda petik. Penghilangan tanda koma juga sangat tinggi frekuensinya pada (sesudah) ungkapan pengantar penghubung. Hal ini mungkin akibat pengaruh ragam bahasa lisan yang disamakan dengan t anda jeda. sebagai media m assa yang baik. Pembubuhan tanda koma yang salah terdapat diantara unsur subjek dan pred ikat. Padahal. Lain halnya dengan data pada contoh bagian kalimat (2). e. Tidak digunakan tanda koma sebagai pengapit keterangan sisipan. Sebaliknya. terdapat kekeliruan besa r tidak tampilnya tanda petik tersebut karena hal itu dapat ditafsirkan sebagai kalimat jurnalis (bukan kalimat narasumber). hu ruf awal nama jenis ditulis huruf kapital. tanda petik digunakan un tuk mengapit kata asing buldoser. Kompas. berikut dari segi pemakaian. ya ni dengan menghilangkan tanda petik pada awal dan akhir kalimat. Berikut ini saya utarakan beberapa hal yang berupa kesimpulan dari penelitian te rsebut. dari butir (h. Penghilangan tanda koma terdapat juga pada (sebelum) rincian terakhir . g. a. b. i. Hal yang sama juga terjadi (sebelum) kata ungkapan penghubung intrakali mat. . c. Sebaliknya. i) terjadi penggunaan penggunaan tanda k oma yang salah pada kalimat sebelum unsur predikat.an RUU-RUU yang diajukannya. BAB 3 KESIMPULAN Berdasarkan hasil temuan penelitian yang telah penulis lakukan pada Koran Republ ika. seharusnya mereka tidak menciptakan sesuatu yang terlalu menyimp ang dari kaidah penulisan karena penggunaan huruf kapital seluruhnya yang tidak sesuai dengan kaidah ejaan bahasa Indonesia. j. f. h.dengan kata buldoser menjadi satu kata seperti pada perbaikan bagian kalimat (2a) berikut. kalimat langsung itu harus disajikan dengan menggunakan tanda petik seperti pa da perbaikan kalimat (1a). Huruf awal nama diri ada yang ditulis dengan kuruf kecil. Tidak digunakan tanda koma pada keterangan aposisi. l. e. Pemakaian tanda koma yang salah juga terdapat sebagai peyulih konjungsi b ahwa. Di dalam bukum pedoman ejaan dinyatakan bahwa tanda petik mengapit istilah ilmiah yang kurang dikenal atau kata yang mempunyai arti khusus. (1a) Pada kesempatan lainnya Ketua Komisi B DPRD DKI itu pernah mengungkapk an. d. P enulisan yang benar adalah menghilangkan tanda petik dan merangkaikan imbuhan me m. dan pe makaian tanda baca. ternyata masih banyak memperlihatkan kesalahan . penulisan kata. dan Media Indonesia. pada aspek ejaan yang meliputi pemakaian huruf kapital. Penulisan kata pertama pada awal paragraph banyak ditulis dengan huruf kapital seluruhnya. Diuga gaya penulisan yang salah ini berkaitan dengan pencipt aan identitas secara spesifik surat kabar bersangkutan. Kesalahan penyajian kalimat langsung itu menimbulkan kesan seakan-akan kalimat itu menjadikalimat tak langsung. Penulisan kalimat lansung ditulis seolah-olah kalimat tidak langsung. k. pemakaian tanda petik pada bagian kalimat itu tidak benar. m. Pemakaian tanda koma yang salah terdapat juga pada (sebelum) anak kal imat.

Dra. Jakarta : Pusat Pembinaan dan PEngembangan Bahasa. Jakarta : P usat Pembinaan dan PEngembangan Bahasa. M. Slamet. 1978. 1991. 1991. Susanto. Umari. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Handout Mata Kuliah Bahasa Indonesia. Peningkatan Kualitas Bahas Media Massa. . Astrid S.Mudah-mudahan kesimpulan penulis dapat memberikan manfaat untuk perbaikan media massa cetak dalam penggunaan ejaan yang benar sesuai kaidah bahasa Indonesia. Pemakaian Bahasa Indonesia dalam Berita Radio. DAFTAR PUSTAKA Djabarudi. Rusmiati. 2007. Jakarta : Pu sat Pembinaan dan PEngembangan Bahasa. Bahasa Indonesia sebagai Sarana Komunikasi. Jakarta : STIA LAN. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Darius. Sehingga kesalahan-kesalahan serupa tidak terulang la gi. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Da n khususnya kita sebagai mahasiswa sebagai pengguna sekaligus pemerhati pengguna an bahasa Indonesia untuk lebih disiplin dan kritis dalam penggunaan bahasa Indo nesia yang baik dan benar.Hum.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->