Karya tulis ilmiah tentang lingkungan hidup ( archiestar 9-1 ) http://annisashellafilzah.blogspot.

com/2012/03/karya-tulis-ilmiahtentang-lingkungan.html
kata pengantar

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat dan rahmat-Nya lah penulis dapat menyelesaikan tugas ini sebagai sebuah makalah Lingkungan Hidup. Makalah ini disusun berdasarkan sumber-sumber yang berkaitan dengan lingkungan hidup. Penulis menyadari bahwa dalam pembuatan makalah ini masih banyak kekurangan dan jauh dari sempurna. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini. Agar penulis lebih mencapai kemajuan dari sebelumya dalam hal yang sama. Pwnulis berharap makalah yang disampaikan ini dapat

bermanfaat bagi pembaca.

Berastagi, 2012

1

April

Penulis

.3 2..ii BAB 1.daftar isi Kata Pengantar………………………………………………………………………. PENDAHULUAN…………………………………………………………..2 Perumusan Masalah………………………………………………………1 1.2 Keterbatasan Ekologi dalam Pembangunan………………………………3 .i Daftar isi…………………………………………………………………………….1 Identifikasi kualitas lingkungan hidup……………………………………3 2.1 Latar Belakang……………………………………………………………1 1. LANDASAN TEORI…………………………………………………………………….1 1.3 Sistematika Penulisan…………………………………………………….2 BAB 2.

ANALISA LINGKUNGAN HIDUP……………………………………….2 Saran………………………………………………………………………….9 7.1 Usaha mengatasi berbagai masalah lingkungan hidup……………………. UPAYA-UPAYA MENGATASI MASALAH LINGKUNGAN HIDUP……6 6.9 DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………………….BAB 3..9 7.3 Pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan………………………………7 6. PENYEBAB&DAMPAK MASALAH LINGKUNGAN HIDUP……………5 BAB 6.2 Pengelolaan sumber daya alam berwawasan lingkungan hidup……………7 6.6 6..1 Kesimpulan…………………………………………………………………..9 BAB 1 PENDAHULUAN .4 Pengelolaan daur ulang sumber daya alam…………………………………8 6. MASALAH-MASALAH PADA LINGKUNGAN HIDUP…………………5 BAB 5.4 BAB 4.5 Pelestarian flora dan fauna…………………………………………………8 BAB 7. PENUTUP…………………………………………………………………….

1. salah satunya yaitu adanya masalah mengenai keadaan lingkungan hidup seperti kemerosotan atau degradasi yang terjadi di berbagai daerah. kelompok abiotik ( sawah. Tanah merupakan tempat manusia untuk melakukan berbagai kegiatan. yaitu kelompok biotik (flora darat dan air.1 Latar Belakang Pada umumnya manusia bergantung pada keadaan lingkungan disekitarnya yaitu berupa sumber daya alam yang dapat menunjang kehidupan sehari-hari.2 Perumusan Masalah Berdasarkan pada latar belakang yang telas dijelaskan. 1. dan udara. air. Sumber daya alam yang utama bagi manusia adalah tanah. budaya serta kesehatan masyarakat). Lingkungan yang sehat akanterwujud apabila manusia dan lingkungannya dalam kondisi yang baik. sosial. Air sangat diperlukan oleh manusia sebagai komponen terbesar dari tubuh manusia. Masalah apa saja yang terjadi pada lingkungan hidup? b. Selain itu. Untuk menjaga keseimbangan. Lingkungan hidup di Indonesia perlu ditangani dikarenakan adanya beberapa faktor yang mempengaruhinya. Secara garis besar komponen lingkungan dapat dibagi menjadi tiga kelompok. udara merupakan sumber oksigen yang alami bagi pernafasan manusia. air sangat dibutuhkan dengan jumlah yang cukup banyak dan memiliki kualitas yang baik. maka dapat dibuat perumusan masalah sebagai berikut: a. Apa penyebab dan dampak yang ditimbulkan dari masalah lingkungan . air dan udara) dan kelompok kultur (ekonomi. fauna darat dan air).

BAB 4. flora dan fauna. PENYEBAB & DAMPAK MASALAH LINGKUNGAN HIDUP Berisi tentang penyebab&dampak masalah lingkungan hidup terhadap manusia. BAB 5. MASALAH-MASALAH PADA LINGKUNGAN HIDUP Berisi tentang masalah-masalah yang terjadi pada lingkungan hidup yaitu adanya pencemaran terhadap sungai dan laut. tanah dan hutan. ANALISA LINGKUNGAN HIDUP Pada bab ini menjelaskan mengenai keadaan lingkungan hidup di Indonesia berdasarkan pada observasi data melalui media elektronik yaitu internet. BAB 2. perumusan masalah. PENDAHULUAN Pada bagian ini berisi tentang latar belakang. LANDASAN TEORI Berisi mengenai identifikasi kualitas lingkungan hidup dan keterbatasan ekologi dalam pembangunan. BAB 6.hidup? c. metodelogi penulisan dan sistematika penulisan. Bagaimana upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah lingkungan hidup? 1. UPAYA-UPAYA MENGATASI MASALAH LINGKUNGAN . BAB 3. tujuan.3 Sistematika Penulisan BAB 1.

PENUTUP Berisi tentang kesimpulan dan saran terhadap hasil penulisan. BAB 7.1 Identifikasi Kualitas Lingkungan Hidup Lingkungan biotik adalah segala makhluk hidup mulai dari organisme yang tidak kasat mata sampai pada hewan dan vegetasi raksasa yang terdapat dipermukaan bumi. Adanya keinginan untuk mencapai sasaran pembangunan yang ideal ialah membentuk manusia Indonesia seutuhnya secara material . DAFTAR PUSTAKA Berisi tentang sumber-sumber data yang diperoleh dalam penulisan makalah ini.HIDUP Berisi tentang upaya dalam mengatasi masalah lingkungan hidup. BAB 2 LANDASAN TEORI 2. Sedangkan lingkungan abiotik merupakan segala segala sesuatu yang ada di sekitar makhluk hidup yang bukan berupa organisme.

Lingkungan mempunyai kemampuan untuk menghasilkan sumber daya serta mengurangi zat pencemaran dan ketegangan sosial terbatas. Sasaran pembangunan yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.dan spiritual. Kegiatan pembangunan dapat menimbulkan pengaruh yang cukup besar terhadap lingkungan.2 Keterbatasan Ekologi dalam Pembangunan Biolog lingkungan atau yang biasa dikenal dengan ekologi adalah bagian dari ilmu pengetahuan yang mempunyai hubungan erat dengan . terpenuhinya kebutuhan untuk kelangsungan hidup manusiawi dan terpenuhinya kebebasan untuk memilih. Kegiatan tersebut dapat bersifat secara alamiah. Batas kemampuan itu disebut daya dukung. Kualitas hidup dapat ditentukan oleh tiga komponen utama yaitu terpenuhinya kebutuhan untuk kelangsungan hidup hayati. 2. kimia maupun secara fisik. daya dukung lingkungan ialah kemampuan suatu lingkungan untuk mendukung peri kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya. Setiap pembangunan perlu mengkaji komponen yang meliputi komponen biotik. Lingkungan harus dijaga agar dapat mendukung terhadap kualitas berupa tingkat hidup masyarakat yang lebih tinggi. Kualitas Lingkungan hidup Yaitu dengan memperhatikan kondisi lingkungan hidup sekitar yang berhubungan dengan mutu hidup. abiotik dan kultur yaitu sebagai berikut: 1. Pembangunan berwawasan lingkungan Merupakan pengelolaan sumber daya sebaik mungkin dengan pembangunan yang berkesinambungan serta peningkatan terhadap mutu hidup masyarakat. Dalam Undang-Undang Lingkungan Hidup. 2.

Penyusutan luas hutan alam yang merupakan asli Indonesia mengalami kecepatan menurunan yang cukup memprihatinkan. hubungan inilah yang disebut dengan keterbatasan ekologi. Indonesia mempunyai hutan tropis dunia sebesar 10 persen. Secara alami merupakan peristiwa yang terjadi bukan karena disebabkan oleh perilaku manusia. Jadi. Sedangkan yang disebabkan oleh kegiatan manusia yaitu degradasi ekosistem yang dapat terjadi diberbagai bidang meliputi bidang pertanian. BAB 3 ANALISA LINGKUNGAN HIDUP Berdasarkan pada data yang diperoleh. konstruksi jalan raya. Menurut . kehutanan. Hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya sangat terbatas terhadap lingkungan yang bersangkutan. Sisanya merupakan endemik yang hanya dapat ditemui didaerah tersebut. ekologi dapat diartikan sebagai ilmu pengetahuan tentang hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan keadaan lingkungannya yang bersifat dinamis.519 merupakan bagian dari spesies burung.lingkungan. pertambangan. Ekologi berasal dari kata oikos yang berarti rumah tangga dan logos yang mempunyai arti ilmu pengetahuan. Dalam keterbatasan ekologi terjadi degradasi ekosistem yang disebabkan oleh dua hal yaitu peristiwa alami dan kegiatan manusia. Sekitar 12% keadaan hutan di Indonesia yang merupakan bagian dari jumlah binatang yang tergolong jenis mamalia. pengembangan sumber daya air dan adanya urbanisasi. 16% persen merupakan bagian dari spesies amphibi dan binatang sejenis reptil dan 25% dari bagian spesies sejenis burung dan sekitar 1.

World Resource Institute (1997).6 juta hektar per tahun. Di berbagai sektor industri dan rumah tangga seperti pemakaian bahan-bahan dari plastik. hutan seluas 59. Berdasarkan pada hasil penelitian citra landsat pada tahun 2000 terdapat 101.8 juta hektar per tahun. fisik dan kimia senyawa seperti logam tidak dapat dihancurkan. bencana yang terjadi selama tahun 1998 hingga pertengahan 2003 data yang didapat menunjukan telah terjadi 647 bencana dengan 2022 korban jiwa dan mengalami kerugian milyaran rupiah dengan 85% merupakan bencana banjir dan longsor. . Menurut data yang diperoleh dari Bakornas Penanggulangan Bencana pada tahun 2003. tanah dan hutan yaitu sebagai berikut: 1. banyak terjadi permasalahan di sungai. Selama periode 1985-1997 kerusakan hutan mencapai 1.2003]. Diantaranya.73 juta hektar hutan dan lahan mengalami kerusakan yang cukup serius. Secara biologis.62 juta hektar berada dalam kawasan hutan [Badan Planologi Dephut. pembuangan limbah cair kapal dan pemanfaatan air panas. Pada periode 1997-2000 bertambah menjadi 3. BAB 4 MASALAH-MASALAH PADA LINGKUNGAN HIDUP Dalam lingkungan hidup di Indonesia. Pencemaran Sungai dan laut Sungai dan laut dapat tercemar dari kegiatan manusia seperti penggunaan bahan logam berat. laut. hingga saat ini hutan asli Indonesia.

Hal inilah yang menyebabkan adanya perubahan ekosistem. Salah satu contoh pencemaran atau kerusakan hutan adalah adanya penebangan secara liar. Selain itu. hal ini disebabkan oleh jumlah kandungan garam yang sangat besar yang terdapat di dalam tanah. Pencemaran Tanah Tanah bisa dapat tercemar apabila penggunaan secara berlebihan terhadap pupuk dan bahan pestisida. 3. BAB 5 PENYEBAB &DAMPAK MASALAH LINGKUNGAN HIDUP Perubahan ekosistem lingkungan yang paling utama disebabkan oleh perilaku masyarakat yang kurang baik dalam pemanfaatan sumbersumber daya dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya. Hutan merupakan salah satu sumber daya alam yang dapat diperbaharui. Jika kegiatan tersebut dilakukan secara terus-menerus maka dapat mengakibatkan penggundulan hutan. pencemara tanah juga dapat disebabkan oleh sampah plastik karena pada umumnya sampah plastik tidak mengalami proses penghancuran secara sempurna. Adanya pertambahan jumlah . Perubahan ekosistem suatu lingkungan terjadi dengan adanya kegiatan masyarakat seperti pemanfaatan lahan yang dijadikan sebagai daerah pertanian sehingga dapat mengurangi luas lahan lainnya. Pencemaran Hutan Hutan juga bisa mengalami kerusakan apabila dalam pemanfaatannya tidak terkendali dengan baik.2. Pencemaran tanah mempunyai ciri yaitu adanya perubahan tanah menjadi kering dan keras.

Selain itu kerusakan hutan yang terjadi karena adanya penebangan dan kebakaran hutan dapat mengakibatkan banyak hewan dan tumbuhan yang punah. Sampah yang semakin banyak dapat menimbulkan penguapan sungai dan kehabisan zat asam yang sangat dibutuhkan bagi mikroorganisme yang hidup di sungai. Jumlah kerusakan flora dan fauna akan terus bertambah dan berlangsung lama jika dalam penggunaannya masyarakat tidak memperhatikan keseimbangan terhadap ekosistem lingkungan. banjir dan erosi. BAB 6 UPAYA-UPAYA MENGATASI MASALAH LINGKUNGAN HIDUP . Padahal hutan merupakan sumber kehidupan bagi sebagian masyarakat yang berfungsi sebagai penghasil oksigen. Kerusakan ekosistem membawa dampak bukan hanya pada keanekaragaman terhadap flora dan fauna juga dapat mmbawa pengaruh lain terhadap masyarakat itu sendiri seperti longsor.penduduk dalam memanfaatkan lingkungan akan membawa dampak bagi mata rantai yang ada dalam suatu ekosistem. tempat penyedia makanan dan obat-obatan. Selain itu kerusakan lingkungan bisa di sebabkan oleh sampah. Dampak dari perubahan ekosistem akan berkurang jika masyarakat mengetahui dan memahami fungsi dari suatu ekosistem tersebut. Serta dapat pula disebabkan dari pembuangan limbah cair dari kapal dan pemanfaatan terhadap penggunaan air panas yang dapat menimbulkan laut menjadi tercemar.

7. 5. Memberikan kewenangan dan tanggung jawab secara bertahap terhadap pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup. Untuk menghindari terjadinya pencemaran lingkungan dan kerusakan sumber daya alam maka diperlukan penegakan hokum secara adil dan konsisten. 2. 6. 3. Menerapkan penggunaan teknologi yang ramah lingkungan pada pengelolaan sumber daya alam baik yang dapat maupun yang tidak dapat diperbaharui dengan memperhatikan daya dukung dan daya tampungnya. Pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup secara bertahap dapat dilakukan dengan cara membudayakan masyarakat dan kekuatan ekonomi.6. Untuk mengetahui keberhasilan dari pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup dengan penggunaan indicator harus diterapkan secara efektif. Penetapan konservasi yang baru dengan memelihara keragaman konservasi yang sudah ada sebelumnya.1 Usaha Mengatasi berbagai Masalah Lingkungan Hidup Pada umumnya permasalahan yang terjadi dapat diatasi dengan caracara sebagai berikut: 1.2 Pengelolaan Sumber Daya Alam Berwawasan Lingkungan Hidup dan BerkelanjutanUntuk menanggulangi . 4. 6. Mengikutsertakan masyarakat dalam rangka menanggulangi permasalahan lingkungan global.

.masalah kerusakan yang terjadi pada lingkungan perlu diadakan konservasi. maka diperlukan pembuatan lahan dan sumur resapan. Menjaga kawasan tangkapan hujan seperti kawasan pegunungan yang harus selalu hijau karena daerah pegunungan merupakan sumber bagi perairan di darat.3 Pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan Dalam pengelolaan sumber daya alam agar tetap lestari maka dapat dilakukan uasaha atau upaya sebagai berikut: 1. Untuk mengurangi aliran permukaan serta untuk meningkatkan resapan air sebagia air tanah. 6. Adanya peningkatan perkembangan kemajuan di bidang produksi tidak perlu mengorbankan lingkungan yang dapat menimbulkan kerusakan lingkungan. Keserasian lingkungan merupakan proses pembentukan lingkungan yang sifatnya relatif sama dengan pembentukan lingkungan. Apabila lingkungan tercemar maka akan berdampak buruk bagi kelanjutan dari keberadaan sumber daya alam yang akhirnya dapat menurunkan kehidupan masyarakat. 2. tetapi tidak merusak sumber daya alam lainnya sehingga dalam penggunaannya harus memperhatikan pemeliharaan dan perbaikan kualitas dari sumber daya alam tersebut. Dalam pengelolaan sumber daya alam perlu diperhatikan keserasiannya dengan lingkungan. Pengelolaan sumber daya alam merupakan usaha secara sadar dengan cara menggali sumber daya alam. Konservasi dapat diartikan sebagai upaya untuk memelihara lingkungan mulai dari lingkungan keluarga. masyarakat sampai bangsa. Pengelolaan sumber daya alam agar berkelanjutan perlu diadakannya pelestarian terhadap lingkungan tanpa menghambat kemajuan.

10. Reboisasi di daerah pegunungan. Adanya pengendalian terhadap penggunan sumber daya alam secara berlebihan. Memperbanyak penggunaan pupuk kandang dan organik dibandingkan dengan penggunaan pupuk buatan sehinnga tidak terjadi kerusakan pada tanah.3. 13. perkantoran.4 Pengelolaan Daur Ulang Sumber Daya alam Tingkat pencemaran dan kerusakan lingkungan dapat dikurangi dengan . 7. tata air. pemukiman penduduk. guludan. dimana daerah tersebut berfungsi sebagai reservoir air. 11. Adanya pengaturan terhadap penggunaan air bersih oleh pemerintah. dan sasag yang betujuan untuk mengurangi laju erosi. dan pusat-pusat kegiatan lain. Untuk menambah nilai ekonomis maka penggunaan bahan mentah perlu dikurangi karena dianggap kurang efisien. Adanya pengendalian terhadap kendaraan bermotor yang memiliki tingkat pencemaran tinggi sehingga menimbulkan polusi. 8. Pembuatan sengkedan. Melakukan reboisasi terhadap lahan yang kritis sebagai suatu bentuk usaha pengendalian agar memiliki nilai yang ekonomis. 12. 6. Adanya kegiatan penghijauan di setiap tepi jalan raya. dan keseimbangan lingkungan. 9. Sebelum melakukan pengolahan diperlukan adanya pencegahan terhadap pembuangan air limbah yang banyak dibuang secara langsung ke sungai. 4. Reklamasi lahan pada daerah yang sebelumnya dijadikan sebagai daerah penggalian. 6. 5. peresapan air.

upaya yang dapat dilakukan adalah mendirikan tempat atau daerah dengan memberikan perlindungan khusus yaitu sebagai berikut: 1. 3. Pengelolaan limbah menjadi barang yang bermanfaat serta memilki nilai ekonomis. Langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam pengelolaan limbah dengan menggunakan konsep daur ulang adalah sebagai berikut: 1. Taman Nasional yaitu daerah yang cukup luas yang tujuannya sebagai tempat perlindungan alam dan bukan sebagai tempat tinggal melainkan sebagai tempat rekreasi. 2. Hutan Suaka Alam merupakan daerah khusus yang diperuntukan untuk melindungi alam hayati. 6. sebenarnya dapat dijadikan barang lain yang bisa bermanfaat dan tentunya dengan pengolahan yang baik. Dalam pengolahan limbah juga harus mengembangkan penggunaan teknologi.5 Pelestarian Flora dan Fauna Untuk menjaga kelestarian flora dan fauna. Melakukan pengelompokan dan pemisahan limbah terlebih dahulu. 2. Suaka Marga Satwa merupakan salah satu dari daerah hutan suaka alam yang tujuannya sebagai tempat perlindungan untuk hewan-hewan langka agar tidak punah.cara melakukan pengembangan usaha seperti mendaur ulang bahanbahan yang sebagian besar orang menganggap sampah. Pengelolaan limbah sangat efisien dalam upaya untuk mengatasi masalah lingkungan. 3. 4. Cagar alam merupakan daerah dari hutan suaka alam yang dijadikan sebagai tempat perlindungan untuk keadaan alam yang mempunyai ciri .

BAB 7 PENUTUP 7. 2005. penebangan dan kebakaran hutan yang dapat menimbulkan pencemaran terhadap sungai dan laut. M. Sugandi.cekinfo. DAFTAR PUSTAKA 1. 7.khusus termasuk di dalamnya meliputi flora dan fauna serta lingkungan abiotiknya yang berfungsi untuk kepentingn kebudayaan dan ilmu pengetahuan. 2.2 Saran Masyarakat harus menjaga kelestarian lingkungan hidup. 3. sampah dari rumah tangga. Dr. http://forum. hutan sehingga banyak flora dan fauna yang punah. Bandung: Regina.H. Jakarta: Ganeca Exact.com/showthread.dkk. Fakta dan Konsep Geografi. 2004. Geografi.. Dalam pemanfaatan sumber daya harus memperhatikan dampak yang timbul dari penggunaan sumber daya tersebut terhadap lingkungan sekitar agar tidak terjadi pencemaran atau kerusakan lingkungan hidup. Totok Gunawan. tanah.php?t=1680 .S. Dede.1 Kesimpulan Penyebab terjadinya masalah lingkungan hidup adalah adanya kegiatan masyarakat seperti pembuangan limbah pabrik.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful