P. 1
sosiologi

sosiologi

|Views: 8|Likes:
Published by Diah Kegupuvers

More info:

Published by: Diah Kegupuvers on Apr 21, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/06/2014

pdf

text

original

PERKEMBANGAN SOSIOLOGI DI INDONESIA

Sejak jaman kerajaan di Indonesia sebenarnya para raja dan pemimpin di Indonesia sudah mempraktikkan unsur-unsur Sosiologi dalam kebijakannya begitu pula para pujangga Indonesia. Misalnya saja Ajaran Wulang Reh yang diciptakan oleh Sri PAduka Mangkunegoro dari Surakarta, mengajarkan tata hubungan antara para anggota masyarakat Jawa yang berasal dari golongangolongan yang berbeda, banyak mengandung aspek-aspek Sosiologi, terutama dalam bidang hubungan antar golongan (intergroup relations). Ki Hajar Dewantoro, pelopor utama pendidikan nasional di Indonesia, memberikan sumbangan di bidang sosiologi terutama mengenai konsep-konsep kepemimpinan dan kekeluargaan di Indonesia yang dengan nyata di praktikkan dalam organisasi pendidikan Taman Siswa. Pada masa penjajahan Belanda ada beberapa karya tulis orang berkebangsaan belanda yang mengambil masyarakat Indonesai sebagai perhatiannya seperti Snouck Hurgronje, C. Van Vollenhoven, Ter Haar, Duyvendak dll. Dalam karya mereka tampak unsur-unsur Sosiologi di dalamnya yang dikupas secara ilmiah tetapi kesemuanya hanya dikupas dalam kerangka non sosiologis dan tidak sebagai ilmu pengetahuan yang berdiri sendiri. Sosiologi pada waktu itu dianggap sebagai Ilmu pembantu bagi ilmu-ilmu pengetahuan lainnya. Dengan kata lain Sosiologi ketika itu belum dianggap cukup penting dan cukup dewasa untuk dipelajari dan dipergunakan sebagai ilmu pengetahuan, terlepas dari ilmu-ilmu pengetahuan lainnya. Kuliah-kuliah Sosiologi mulai diberikan sebelum Perang Dunia ke dua diselenggarakan oleh Sekolah Tinggi Hukum (Rechtshogeschool) di Jakarta. Inipun kuliah Sosiologi masih sebagai pelengkap bagi pelajaran Ilmu Hukum. Sosiologi yang dikuliahkan sebagin besar bersifat filsafat Sosial dan Teoritis, berdasarkan hasil karya Alfred Vierkandt, Leopold Von Wiese, Bierens de Haan, Steinmetz dan sebagainya. Pada tahun 1934/1935 kuliah-kuliah Sosiologi pada sekolah Tinggi Hukum tersebut malah ditiadakan. Para Guru Besar yang bertaggung jawab menyusun daftar kuliah berpendapat bahwa pengetahuan dan bentuk susunan masyarakat beserta proses-proses yang terjadi di dalamnya tidak diperlukan dalam pelajaran hukum. Setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945, seorang sarjana Indonesia yaitu Soenario Kolopaking, untuk pertama kalinya member kuliah sosiologi (1948) pada Akademi Ilmu Politik di Yogyakarta (kemudia menjadi Fakultas Sosial dan Ilmu Politik UGM . Beliau memberika kuliah dalam bahasa Indonesai ini merupakan suatu yang baru, karena sebelum perang dunia ke dua semua perguruan tinggi diberikan da;am bahasa Belanda. Pada Akademi Ilmu Politik tersebut, sosiologi juga dikuliahkan sebagai ilmu pengetahuan dalam Jurusan Pemerintahan dalam Negeri, hubungan luar negeri dan publisistik. Kemudian pendidkikan mulai di buka dengan memberikan kesempatan kepara para mahasiswa dan sarjana untuk belajar di luar negeri sejak tahun 1950, mulailah ada beberapa orang Indonesia yang memperdalam pengetahuan tentang sosiologi.

menghimpun bagian-bagian terpenting dari beberapa text book ilmu sosiologi dalam bahasa Inggris yang disertai dengan pengantar ringkas dalam bahasa Indonesia dirangkum dalam buku Setangkai Bunga Sosiologi terbit tahun 1964. Penelitian-penelitian sosiologi di Indonesai belum mendapat tempat yang sewajarnya. Penulis lainnya Selo Soemardjan menulis buku Social Changes in Yogyakarta pada tahun 1962. Tokoh Sosiologi di Indonesia Banyak nama atau orang Indonesia yang menjadi ahli atau sosiolog besar dalam perkembangan sosiologi di Indonesi.Buku Sosiologi mulai diterbitkan sejak satu tahun pecahnya revolus fisik. Beliau juga disebut sebagai Bapak Sosiologi Indonesia. Selo Soemardjan. Hukum dan politik terbit pada tahun 1967. C. Kanjeng Pangeran Haryo Prof. 11 Juni 2003 pada umur 88 tahun) adalah seorang tokoh pendidikan dan pemerintahan Indonesia. bergrippen en problemen serta buku Lysen yang berjudul Individu en Maatschapppij. Selo Soemardjan (lahir di Yogyakarta. Berikut biografi singkat dan peran – peran tokoh tersebut dalam perkembangan sosiologi di Indonesia : 1. Dr. memuat tentang beberapa pengertian elementer dari Sosiologi yang teoritis dan bersifat sebagai Filsafat. UI dan UNPAD. yaitu Algemene Maatschapppijleer dan Sociologie. . oleh karena masyarakat masih percaya pada angka-angka yang relative mutlak. Beliau juga menulis buku berjudul Pengantar Sosiologi Pengetahuan. Dewasa ini telah ada sejumlah Universitas Negeri yang mempunyai Fakultas Sosial dan politik atau Fakultas Ilmu Sosial. 23 Mei 1915 – meninggal di Jakarta. Para pengajar sosiologi teoritis filosofis lebih banyak mempergunakan terjemahan bukubukunya P. Sampai saat ini belum ada Universitas yang mngkhususkan sosiologi dalam suatu fakultas sendiri. Dr. Buku tersebut berjudul Sosiologi Indonesai oleh Djody Gondokusumo. Selo Soemardjan bersama Soelaeman Soemardi. namun telah ada Jurusan Sosiologi pada beberapa fakultas Sosial dan Politik UGM. seorang warga Negara Indonesia bekas anggota Pangreh Praja Belanda. Buku-buku Sosiologi lainnya adalah Sosiologi Suatu Pengantar Ringkas karya Mayor Polak. Diantaranya adalah Prof. Selo Soemardjan atau Bapak Sosiologi Indonesia Kanjeng Pangeran Haryo Prof. Dr.J. Bouman. sementara sosiologi tidak akan mungkin melakukan hal-hal yang berlaku mutlak disebkan masing-masing manusia memiliki kekhususan. Prof Dr Paulus Wirutomo dan Arief Budiman. yang telah mendapat pelajaran sosiologi sebelum perang dunia kedua pada universitas Leiden di Belanda. Apalagi masyarakat Indonesai merupakan masyarakat majemuk yang mencakup berates suku. Selanjutnya buku karangan Hassan Shadily dengan judul Sosilogi Untuk Masyarakat Indonesia yang merupakan merupakan buku pelajaran pertama yang berbahasa Indonesia yang memuat bahan-bahan sosiologi yang modern.

karena masih dibutuhkan. Kepala Biro III Sekretariat Negara merangkap Sekretaris Umum Badan Pemeriksa Keuangan. Ia dikenal sangat disiplin dan selalu memberi teladan konkret. AS -. Hidupnya lurus. Soemardjan. ia tetap mengajar dengan semangat tinggi. "Saya adalah camat yang .mengajar sosiologi di Universitas Indonesia (UI). Ia seorang dari sedikit orang yang sangat pantas menyerukan hentikan praktikkorupsi. Ia tokoh yang memerintah dengan teladan. Asisten Wakil Presiden Urusan Kesejahteraan Rakyat (1978-1983) dan staf ahli Presiden HM Soeharto. dan Kepala Sekretariat Staf Keamanan Kabinet Perdana Menteri. dan sederhana. Kemudian tanggal 17 Agustus 1994. Ia orang yang tidak suka memerintah. sebagaimana diungkapkan pengusaha sukses Soedarpo Sastrosatomo. Tapi.Penerima Bintang Mahaputra Utama dari pemerintah ini adalah pendiri sekaligus dekan pertama Fakultas Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan (kini FISIP-UI) dan sampai akhir hayatnya dengan setia menjadi dosen sosiologi di Fakultas HukumUniversitas Indonesia (UI). Ia ilmuwan yang meninggalkan banyak bekal ilmu pengetahuan. punya komitmen sosial yang tinggi dan sulit untuk diam. Kakeknya. kolusi dan nepotisme (KKN). Berkat jasa sang kakek. Selo pernah berkarier sebagai pegawai Kesultanan/Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta. integritas itu pula yang membuat mendiang Sultan Hamengku Buwono IX berpesan kepada putranya. Menurut Soedarpo. Ini memang cara khusus Sultan Yogyakarta membedakan nama pejabat sesuai daerahnya masing-masing. Ia dikenal sebagai Bapak Sosiologi Indonesia setelah tahun 1959 -. Sebetulnya ia sudah purnatugas di Universitas Indonesia (UI). Kepala Staf Sipil Gubernur Militer Jakarta Raya. Saat menjabat camat inilah ia merasa mengawali kariernya sebagai sosiolog. memperoleh gelar profesor dari Fakultas Ekonomi UI dan sampai akhir hayatnya justeru mengajar di Fakultas Hukum UI. Sultan Hamengku Buwono X agar selalu mendengarkan dan meminta nasihat kepada Selo kalau menyangkut persoalan sosial kemasyarakatan. Ia orang orang bersih yang dengan perangkat ilmu dan keteladanannya bisa menunjukkan bahwa praktik KKN itu merusak tatanan sosial.seusai meraih gelar doktornya di Cornell University. Ia memang seorang sosok berintegritas. tetapi memberi teladan. Pendiri FISIP UI ini. Ia orang yang tidak pernah berhenti berpikir dan bertindak. Dialah pendiri sekaligus dekan pertama (10 tahun) Fakultas Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan (sekarang FISIP) UI.begitu nama aslinyamendapat pendidikan Belanda. Pantas karena ia bukan tipe maling teriak maling. Ia dibesarkan di lingkungan abdi dalem Kasultanan Yogyakarta Hadiningrat. ia menerima Bintang Mahaputra Utama dari pemerintah dan pada tanggal 30 Agustus menerima gelar ilmuwan utama sosiologi. Nama Selo dia peroleh setelah menjadi camat di Kabupaten Kulonprogo. bersih. Selama hidupnya. Ia pantas menjadi teladan kaum birokrat karena etos kerjanya yang tinggi dalam mengabdi kepada masyarakat. Sekretaris Wakil Presiden RI Sultan Hamengku Buwono IX (19731978). adalah pejabat tinggi di kantor Kasultanan Yogyakarta. Kanjeng Raden Tumenggung Padmonegoro.

Meski lebih dikenal sebagai guru besar. Sebagai ilmuwan. "Pak Selo menggali ilmu langsung dari kehidupan nyata. AS (Sarjana." tulis Lopa. Ithaca.1961) . Di lingkungan keluarga dan kampus." tuturnya suatu ketika sebagaimana ditulis Kompas.mengalami penjajahan Belanda. MOSVIA. kemudian dilanjutkan di Universitas Cornell. Menurut putra sulungnya. Selo juga digambarkan sebagai orang yang bicaranya kocak.Kepala Staf Sipil Gubernur Militer Jakarta Raya (1949-1950) . Pendidikan yang ditempuh oleh Selo Soemardjan adalah HIS. dilanjutkan dengan zaman revolusi. 1959 Doktor. dan sejumlah uang. Yogyakarta (1921-1928). Meski kata-katanya mengandung kritikan. masuknya Jepang. karya Selo yang sudah dipublikasikan adalah Social Changes in Yogyakarta (1962) dan Gerakan 10 Mei 1963 di Sukabumi (1963). Karena terkesan lucu. Pengalamannya sebagai camat membuat Selo menjadi peneliti yang mampu menyodorkan alternatif pemecahan berbagai persoalan sosial secara jitu. Terakhir ia menerima Anugerah Hamengku Buwono (HB) IX dari Universitas Gadjah Mada (UGM) pada puncak peringatan Dies Natalis Ke-52 UGM tanggal 19 Januari 2002 diwujudkan dalam bentuk piagam. Magelang (1931-1934). Penelitian terakhir Selo berjudul Desentralisasi Pemerintahan. New York. dia menyampaikan kembali kepada masyarakat untuk dimanfaatkan guna kesejahteraan bersama. orang menjadi tidak tegang mendengarnya. "Setiap hari selalu memainkan tubuhnya berolahraga senam. "Pendekatan realistis dan turun ke bawah untuk mengetahui keadaan sosial yang sesungguhnya inilah yang dicontohkan juga oleh para nabi dan kalifah." Lopa menilai Selo sebagai dosen yang mampu mendorong mahasiswanya berpikir realistis dan mengerti serta menghayati apa yang diajarkannya. Selo suka main. Dalam tulisan Lopa. tetapi mudah dimengerti karena memakai bahasa rakyat. MULO. Setelah diolah. 1959) Perjalanan karirnya meningkat setahap demi setahap sebagai berikut . Yogyakarta (1928-1931). Mendiang Baharuddin Lopa dalam salah satu tulisannya di Kompas (1993) menulis. karena disertai humor.Pegawai Kesultanan/Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (1935-1949) . Ini pula yang membedakan Selo dengan peneliti lain. terutama untuk mengantar mahasiswanya pada istilah-istilah ilmu yang diajarkannya. "Kalau menjelaskan ilmu ekonomi mudah dimengerti karena selalu disertai contoh-contoh yang diambil dari kehidupan nyata masyarakat. Selo jauh dari kesan orang yang suka "mengerutkan kening".Sekretaris Badan Pengawas Kegiatan Aparatur Negara (1959. Masalahnya banyak sekali." kenang Baharuddin Lopa.Kepala Sekretariat Staf Keamanan Kabinet Perdana Menteri (1950-1956) . dia justru dikenal sebagai orang yang suka melucu dan kaya imajinasi. Hastjarjo. cucu-cucu menganggap bapak sedang bermain-main dengan tubuhnya." tambahnya. lencana.

Meskipun hal ini tidak sepenuhnya salah. namun juga tidak bisa dibenarkan. . sulit mengatakan adanya pembangunan sosial.Desentralisasi Pemerintahan Penghargaan yang diterima antara lain . Dalam wawancara dengan Kompas di ruang kerjanya di Kampus FISIP UI Depok.Guru Besar Universitas Indonesia Karya yang dihasilkan semasa hidupnya antara lain : .Gelar ilmuwan utama sosiologi 30 Agustus 1994 . 1978 dan S3 bidang Sosiologi Pendidikan dari State University of New York at Albany.Sekretaris Wakil Presiden RI (1973-1978) .Gerakan 10 Mei 1963 di Sukabumi (1963) ..Bintang Mahaputra Utama dari pemerintah 17 Agustus 1994 . 1976. Inggris.Social Changes in Yogyakarta (1962) .Anugerah Hamengku Buwono (HB) IX dari Universitas Gadjah Mada (UGM) pada puncak peringatan Dies Natalis Ke-52 UGM tanggal 19 Januari 2002 2. beberapa hari menjelang Idul Fitri 1427 H. pembangunan sosial saat ini masih disalahpahami. Meraih S2 bidang Perencanaan Sosial dari University College of Swansea Wales.Sekretaris Menteri Negara Ekonomi. USA. Pasalnya. 29 Mei 1949.Kepala Biro III Sekretariat Negara merangkap Sekretaris Umum Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) . dan Industri (1966-1973) . Prof Dr Paulus Wirutomo sang Sosiolog Pendidikan Prof Dr Paulus Wirutomo sosiolog dan guru besar FISIP Universitas Indonesia. Tanpa terjadi kualitas hubungan sosial dari langkah pembangunan sosial yang diambil. Prof Dr Paulus Wirutomo melihat sosial saat ini masih disalahpahami.1983) .Staf Ahli Presiden RI (1983-sekarang) . kata Paulus. 2005-2009 dan Ketua Program Magister Manajemen Pembangunan Sosial Pascasarjana UI. 1997-sekarang. Dia menjabat Ketua Departemen Sosiologi FISIP UI. harus termuat peningkatan interaksi dan hubungan sosial dalam masyarakat. Pria kelahiran Solo. Dalam pembangunan sosial. pembangunan sosial hanya dianggap sebagai sektor pembangunan saja. pengertian pembangunan sosial yang benar itu lebih dari sekadar pembangunan sektor.Asisten Wakil Presiden Urusan Kesejahteraan Rakyat (1978. Keuangan. Bagi pemerintah. Menurutnya. ini menamatkan sarjana sosiologi dari Universitas Indonesia. 1986.

Sekali lagi saya tegaskan. hukum.Menurutnya. Ada yang diambil dengan latar belakang ekonomi. "Dulu kita membuka program manajemen pembangunan sosial ini karena kita di UI merasakan kok Sosiologi sebagai ilmu enggak punya sesuatu yang berguna bagi masyarakat. LSM. bagaimana kekuasaan yang senjang bisa menghasilkan eksploitasi. pertanian. banyak bibit kreatif sumber daya manusia yang telah ." jels Paulus. Dan mengikuti pemahaman pembangunan sosial sebagai charity. sama halnya dengan kesehatan dan agama yang juga dianggap pembangunan sosial. SDM-nya seadanya. menurut ahli sosiologi pendidikan itu. dan kualitas hubungan sosial di masyarakat. Paulus sangat risau dengan perjalanan bangsa yang kualitas hubungan sosialnya sepertinya hanya jalan di tempat. Ini yang disebut hubungan sosial. pembangunan sosial. Saya berpikir. pembangunan pendidikan itu akan menghasilkan peningkatan kualitas sumber daya manusia. persoalannya terletak pada inti pembangunan sosial yang ternyata memang belum bisa ditangkap secara baik oleh masyarakat dan terutama oleh pemerintah. Bahkan. Interaksi sosial itu sifatnya lebih kasat mata. guru dan murid. Ketika itu. bagaimana kekuasaan yang Anda punya dan yang saya punya. inti dari adanya pembangunan sosial adalah kualitas interaksi sosial. "Mengikuti logika pembangunan sosial sebagai sektor. menurutnya. Yang menyangkut hubungan kekuasaan." jelasnya. misalnya hubungan itu antara buruh dan majikan. kami melihat tenaga Bappeda yang ada. pendidikan. Kami membuat program lanjutan S2. maka pembangunan sosial ini membutuhkan masukan berupa penyediaan anggaran. Sumber daya manusia yang meningkat inilah yang nantinya diharapkan akan menjadi pendorong terjadinya peningkatan kualitas hubungan sosial. Dengan membuka program manajemen pembangunan sosial ini diharapkan akan lahir kader manusia Indonesia yang memahami pembangunan sosial dan punya sumbangan besar bagi pembangunan bangsa. Misalnya orang berkonflik dengan saling lempar batu. bukan hanya pemerintah. Bahkan. ujarnya. Mestinya orang sosial budaya yang punya ilmu untuk pembangunan sosial bisa menyumbangkan pengetahuannya. Hasilnya? "Sesudah 10 tahun. Atau paling tidak output-nya dinyatakan tidak menghasilkan uang. rakyat dan pemerintah. terkadang dianggap sebagai anggaran yang habis terpakai tanpa menghasilkan uang. perlu pembiayaan. ataupun pakar teknik. sebenarnya Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Adyaksa Dault dan Menteri Negara Urusan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Suryadharma Ali merupakan sebagian kecil dari orang Indonesia yang pernah mendapatkan pendidikan manajemen pembangunan sosial di pascasarjana UI. melalui pembukaan program manajemen pembangunan sosial. tetapi sebagian besar kita masih memahami pembangunan sosial itu sekadar charity yang tidak menghasilkan uang. tetapi ada yang lebih mendalam dari interaksi sosial. Ditanya tentang adakah usaha yang sudah dilakukan untuk memberikan pemahaman yang betul? Paulus mengatakan bahwa Departemen Sosiologi UI sudah lebih dari 10 tahun terakhir sebenarnya sudah memberikan pemahaman yang betul. Padahal. Menurut Paulus." jelasnya. terutama pada pekerja sosial. dan Bappeda. kok hasilnya masih kurang dirasakan. maka pembangunan sosial itu dianggap sebagai sebuah langkah yang tidak menghasilkan apa pun.

yang memahami masyarakat seperti tubuh manusia. Dia memisalkan: Si A baru lulus kuliah dari teknik industri dan berhasil memproduksi ataupun menciptakan alat pertanian. kenalan. tampak dari tampilnya sejumlah ilmuwan besar di bidang sosiologi. hidupnya terbelit utang. dia tidak punya dana untuk memproduksi ciptaannya. Cita-citanya pupus dan tidak banyak yang bisa dilakukannya. Karena tutup usaha pada saat belum berkembang. bangsa ini akan tetap seperti sekarang. Tanpa ini. si A meninggalkan utang. George Simmel. Ferdinand Tonnies. Lalu disusul oleh filosof Amerika Lester F. Padahal. Sistem perbankan yang ada tidak memungkinkannya meminjam dari bank karena tidak punya jaminan. Max Weber. "Persoalan ini tidak sulit kalau memang pemerintah mau dan punya keberpihakan pada usaha kreatif. Inilah yang harus dilakukan sekarang. Karl Marx (1818-1883) memperkenalkan pendekatan materialisme dialektis yang menganggap konflik antar-kelas sosial menjadi intisari perubahan dan perkembangan masyarakat. Solusi yang mungkin si A lakukan jika tetap ingin memproduksi idenya adalah meminjam uang dari saudara. sebagai suatu organisasi yang terdiri atas bagian-bagian yang tergantung satu sama lain. Comte membedakan antara sosiologi statis. Karl Marx. dimana perhatian dipusatkan pada hukum-hukum statis yang menjadi dasar adanya masyarakat dan sosiologi dinamis dimana perhatian dipusatkan tentang perkembangan masyarakat dalam arti pembangunan. Sosiologi sebagai ilmu yang mempelajari tentang masyarakat lahir di Eropa karena ilmuwan Eropa pada abad ke-19 mulai menyadari perlunya secara khusus mempelajari kondisi dan perubahan sosial. Apa yang terjadi kemudian. Rintisan Comte tersebut disambut hangat oleh masyarakat luas. pemerintah mengimpor pacul dalam jumlah banyak dan dijual dengan harga lebih murah dari harga jual buatan si A. Masing-masing berjasa besar menyumbangkan beragam pendekatan mempelajari masyarakat yang amat berguna untuk perkembangan Sosiologi di eropa pada abad ke 19. Tokoh-tokoh yang terkait pada perkembangan sosiologi di eropa abad ke 19 Pada tahun 1842 Istilah Sosiologi sebagai cabang Ilmu Sosial dicetuskan pertama kali oleh ilmuwan Perancis. kalah bersaing. Jelas produksi si A tidak laku. Dia berharap pemerintah sebagai pengambil kebijakan memberikan dukungan pada usahausaha anak bangsa yang kreatif untuk meningkatkan kualitas kehidupannya. dan akhirnya terpaksa menutup usaha produksinya yang menjadi produk kreatif anak bangsa. Pada tahun 1876 Di Inggris Herbert Spencer mempublikasikanSosiology dan memperkenalkan pendekatan Analogi Organik.dimatikan oleh kebijakan nasional yang tidak berpihak pada usaha kreatif.Para ilmuwan itu kemudian berupaya membangun suatu teori sosial berdasarkan ciri-ciri hakiki masyarakat pada tiap tahap peradaban manusia. saya kira. Meskipun . Katakanlah dia berhasil mendapatkan pinjaman dana. bernama August Comte tahun 1842 dan kemudian dikenal sebagai Bapak Sosiologi. atau dari rentenir. kualitas hubungan sosialnya tidak meningkat Pertumbuhan Sosiologi di Eropa Pada Abad ke-19 1. dan Pitirim Sorokin (semuanya berasal dari Eropa). usaha kreatif ini mampu memberikan sumbangan yang sangat besar bagi kemajuan bangsa. Mereka antara lain Herbert Spencer. Ward pada tahun 1883 yang mempublikasikan Dynamic Sosiology. Persoalan pertama yang dihadapi si A. katakanlah pacul. yaitu membuat kebijakan nasional yang berpihak pada usaha kreatif. lantas dia memulai produksi pacul ciptaannya.Emile Durkheim.

cara-cara. Sorokin memusatkan perhatiannya pada tingkat budaya. Emile memperkenalkan pendekatan fungsionalisme yang berupaya menelusuri fungsi berbagai elemen sosial sebagai pengikat sekaligus memelihara keteraturan sosial. Substansi Teori (Pokok bahasan Sosiologi) Pada abad ke 19. Ferdinand Tonnies pada tahun 1887 ia memiliki teori penting yang akhirnya berhasil membedakan konsep tradisional dan modern dalam suatu organisasi sosial. Sorokin juga menekankan adanya saling ketergantungan antara pola-pola budaya. sepanjang kenyataan yang ada dalam kehidupan manusia dan dapat memengaruhi pengalaman yang dirasakan manusia. usahanya untuk mendefinisikan dan menjabarkan pokok bahasan sosiologi. faktorfaktor. khususnya yang terkait dengan kapitalisme. Dengan demikian sosiologi dapat dihubungkan dengan kejadian sejarah. riwayat suatu negara dapat dipelajari dengan mengungkapkan latar belakang terbentuknya suatu negara. Emile Durkheim (1858-1917) seorang ilmuwan perancis. sepanjang kejadian itu memberikan keterangan beserta uraian proses berlangsungnya hidup kelompok-kelompok. 1. dengan menekankan pada arti. Sebagimana halnya dengan para tokoh sosiologi lainnya. atau beberapa peristiwa dalam perjalanan sejarah dari kelompok manusia. Selanjutnya ia menyelidiki masalah solidaritas dan konflik yang dikaitkannya dengan besar kecilnya kelompok. yaitu Gemeinschaft (yang diartikan sebagai kelompok atau asosiasi) dan Gesellschaft (yang diartikan sebagai masyarakat atau masyarakat modern-istilah Piotr Sztompka). Simmel berpandangan bahwa muncul dan berkembangnya kepribadian seseorang tergantung pada jaringan hubungan social yang dimilikinya yaitu pada keanggotaan kelompoknya. Nah dari sini dapat dilihat bahwa sumbangan Weber bagi sosiologi disamping sumbangan pemikirannya berupa usaha menjelaskan proses perubahan jangka panjang yang melanda eropa barat ialah. Didalam bukunya itu ia mengemukakan tesisnya yang terkenal mengenai keterkaitan antara Etika protestan dengan munculnya Kapitalisme di Eropa Barat. Salah satu bukunya yang terkenal ialah The Protestant Ethic and the Spirit of Capitalism yang diterbitkan pada tahun 1904. pada tahun 1895 ia berhasil melembagakan sosiologi sebagai disiplin ilmu /akademis. maka selama itu pula akan terlihat bentuk-bentuk. Ia percaya bahwa masyarakat adalah suatu sistem interaksi dan kepribadian individual. Ia lebih menekankan penelitiannya mengenai teori siklus perubahan sosial.ramalan Marx tidak pernah terwujud namun pemikiran Marx mengenai startifikasi sosial dan konflik tetap berpengaruh terhadap pemikiran sejumlah ahli besar sosiologi. norma dan symbol sebagai kunci untuk memahami kenyataan sosial-budaya. George Simmel seorang filosof dari jeman pada tahun 1908. . Selama kelompok itu ada. nilai. tokoh-tokoh yang terkait pada pertumbuhan sosiologi mengatakan bahwa Sosiologi adalah ilmu yang menggabungkan data dari berbagai ilmu pengetahuan sebagai dasar penelitiannya.pemikiran marx pun diarahkan pada perubahan sosial besar yang melanda Eropa Barat sebagai dampak perkembangan pembagian kerja. Sedangkan Pitirim Sorokin adalah tokoh sosiologi termuda yang membantu perkembangan sosiologi di Eropa. Max Weber memperkenalkan pendekatan verstehen (pemahaman) yang berupaya menelusuri nilai kepercayaan tujuan dan sikap yang menjadi penuntun perilaku manusia atau tindakan sosial. ia memusatkan perhatiannya pada proses interaksi yang dianggapnya sebgai ruang lingkup primer sosiologi dan perkembangannya. prinsip-prinsip suatu negara sampai perjalanan negara di masa yang akan datang. Sosiologi mempertumbuhkan semua lingkungan dan kebiasaan manusia. Sebagai contoh. serta proses dalam kelompoknya.

dengan khayalan sosiologi. Fakta Sosial sebagai cara bertindak. yaitu pembahasan suatu masalah tidak mempersoalkan baik atau buruk masalah tersebut. Masalah individual ini pemecahannya bisa lewat peningkatan keterampilan pribadi. maka pengangguran tersebut merupakan isu. Orang-orang yang sepaham dan mengimplementasikannya Sosiologi merupakan salah satu bidang ilmu sosial yang mempelajari masyarakat. kemudian diperbaiki. tetapi menanam bunga untuk diikutsertakan dalam sebuah lomba sehingga mendapat perhatian orang lain. di sekolah seorang murid diwajidkan untuk datang tepat waktu. Isu merupakan hal yang ada di luar jangkauan kehidupan pribadi individu. dan berperasaan yang ada di luar individu (sekolah). merupakan tindakan sosial. masalah. dan abstraksi tersebut merupakan kerangka dari unsur-unsur yang tersusun secara logis dan bertujuan menjalankan hubungan sebab akibat sehingga menjadi teori. Tindakan Sosial. Kewajiban-kewajiban tersebut dituangkan ke dalam sebuah aturan dan memiliki sanksi tertentu jika dilanggar. Komulatif. yaitu didasarkan pada observasi dan akal sehat yang hasilnya tidak bersifat spekulasi (menduga-duga). maka pengangguran itu adalah masalah. Sementara jika di kota tersebut ada 12 juta penduduk yang menganggur dari 18 juta jiwa yang ada. yang bersifat memaksa dan mengendalikan individu (murid). dan hubungan antara keduanya. Contoh. Tindakan sosial sebagai tindakan yang dilakukan dengan mempertimbangkan perilaku orang lain. Semua faktor tersebut dapat memengaruhi hubungan antara manusia dan berpengaruh terhadap analisis sosiologi. Nonetis. Khayalan Sosiologis. Bahkan mereka menyebutkan cirri-ciri sosiologi ialah sebagai berikut:     Empiris. Menurut Wright Mills. yang pemecahannya menuntut kajian lebih luas lagi. yaitu disusun atas dasar teori-teori yang sudah ada. jika suatu daerah hanya memiliki satu orang yang menganggur.standar. Johnson dan Soerjono Soekanto. menggunakan seragam. Contoh. berpikir. Alat untuk melakukan khayalan sosiologis adalah persmasalahan (troubles) dan isu (issues). Realitas sosial adalah pengungkapan tabir menjadi suatu realitas yang tidak terduga oleh sosiolog dengan mengikuti aturan-aturan ilmiah dan melakukan pembuktian secara ilmiah dan objektif dengan pengendalian prasangka pribadi. dan bersikap hormat kepada guru. Contoh. dan perkembangan sifat kelompok tersebut. Permasalahan pribadi individu merupakan ancaman terhadap nilai-nilai pribadi. Dari contoh tersebut bisa dilihat adanya cara bertindak. Hal-hal pokok didalam sosiologi meliputi Fakta sosial. menanam bunga untuk kesenangan pribadi bukan merupakan tindakan sosial. Dua ahli yang sepaham dengan teori pertumbuhan sosiologi Eropa abad ke 19 ialah Harry M. Teoritis. tetapi lebih bertujuan untuk menjelaskan masalah tersebut secara mendalam. Khayalan sosiologis sebagai cara untuk memahami apa yang terjadi di masyarakat maupun yang ada dalam diri manusia. dan Realitas Sosial. yaitu selalu berusaha menyusun abstraksi dari hasil observasi yang konkret di lapangan. 1. diperluas sehingga memperkuat teori-teori yang lama. dan pengamatan tabir secara jeli serta menghindari penilaian normatif. mekanisme. dan berperasaan yang berada di luar individu dan mempunyai kekuatan memaksa dan mengendalikan individu tersebut. kita mampu memahami sejarah masyarakat. berpikir. Sosiologi sebagai ilmu telah memenuhi semua unsur ilmu pengetahuan. . riwayat hidup pribadi.

Hal ini menyangkut metode yang digunakan.meliputi kehidupan sosial. Sosiologi bertujuan menghasilkan pengertian dan pola-pola umum. bentuk. bukan hanya peristiwa itu sendiri. sifat. Sosiologi termasuk disiplin ilmu normatif. bukan merupakan disiplin ilmu kategori yang membatasi diri pada kejadian saat ini dan bukan apa yang terjadi atau seharusnya terjadi. Objek Formal. gejala-gejala dan proses hubungan antara manusia yang memengaruhi kesatuan manusia itu sendiri. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan umum. satu faktor yang dapat mempengaruhi hubungan satu dengan yang lain. dan struktur masyarakat manusia. isi. . Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan abstrak dan bukan ilmu pengetahuan konkret. Selain itu mereka juga membedakan objek sosiologi menjadi 4 objek. Sosiologi termasuk ilmu pengetahuan murni (pure science) dan ilmu pengetahuan terapan. hakikat. pengaruh dari objek dari agama ini dapat menjadi pemicu dalam hubungan sosail masyarakat. yaitu:     Objek Material. Objek budaya. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang empiris dan rasional. Dengan demikian objek formal sosiologi adalah hubungan manusia antara manusia serta proses yang timbul dari hubungan manusia di dalam masyarakat. Objek Agama. ditekankan pada manusia sebagai makhluk sosial atau masyarakat. Artinya yang menjadi perhatian adalah bentuk dan pola peristiwa dalam masyarakat secara menyeluruh.Lalu mereka mengimplementasikannya sehingga Hakikat sosiologi sebagai ilmu pengetahuan meliputi:        Sosiologi adalah ilmu sosial karena yang dipelajari adalah gejala-gejala kemasyarakatan. serta mencari prinsipprinsip dan hukum-hukum umum dari interaksi manusia.dan banyak juga hal-hal ataupaun dampak yang mempengaruhi hubungan manusia. artinya sosiologi mempunyai gejala-gejala umum yang ada pada interaksi antara manusia.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->