P. 1
Kriteria Dan Klasifikasi Obesitas

Kriteria Dan Klasifikasi Obesitas

|Views: 483|Likes:
endokrin
endokrin

More info:

Published by: Novita Putri Wardani on Apr 21, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/31/2015

pdf

text

original

Kriteria dan Klasifikasi Obesitas 1.

Antropometri berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT) /
Body Mass Index (BMI)

IMT= BB (kg) T2 (m)

Perbandingan antara kriteria BMI WHO tradisional dan Asia Pasifik (IOTF, WHO 2000) Pada tahun 2000 diselenggarakan ’ The Asia Pasific Persfective :

Kategori Underweight

BMI WHO (kg/m2) < 18.5

tradisional

BMI (kg/m2) Asia Pasifik < 18.5

Risk of Co-morbidities Rendah (tetapi resiko

terhadap masalah-masalah klinis lain meningkat) Batas Normal Overweight: At Risk Obese I Obese II 20-20.5 >25 25-30 30-40 >40 18.5 – 22.9 > 23 23.0 – 24.9 25.0 – 29.9 > 30.0 Meningkat Sedang Berbahaya Rata rata

Redefining Obesity and Treatment’ yang mengahasilkan rekomendasi pengukuran indeks baru untuk penentuan status overweight dan obesitas di kawasan Asia Pasifik. Penelitian dilakukan oleh para ahli berdasarkan bukti – bukti medis (Evidance Based Medicine) yang menunjukan hasil bahwa penduduk Asia cenderung tidak memperlihatkan tanda- tanda overweigth walaupun sudah menderita obesitas abdominal. 2. Berdasarkan distribusi lemak dalam tubuh
Disribusi lemak dalam tubuh dapat diketahui dengan menggunakan pengukuran lingkar lengan atas (LLA), pengukuranlingkar panggul / pinggang, dan melihat ciri fisik bentuk tubuh. Lemak yang berada di sekitar perut memberikan resiko kesehatan yang lebih tinggi dibandingkan lemak di daerah paha atau bagian tubuh.yang lain. Suatu metoda yang sederhana namun cukup akurat untuk mengetahui hal tersebut adalah lingkar pinggang. Pengukuran lingkar panggul / pinggang Pengukuran Pria Wanita

Resiko Meningkat Lingkar pinggang >94 cm

Resiko sangat meningkat >102 cm

Resiko meningkat >80 cm

Resiko sangat meningkat >88 cm

Pengukuran lingkar lengan atas (LLA) pada wanita usia subur (20-45 th)

Tipe Ovid umumnya terdapat pada orang-orang yang gemuk secara genetik Resiko terhadap penyakit pada tipe gynoid umumnya kecil.2 34. Ovid (Bentuk Kotak Buah) Ciri dari tipe ini adalah “besar di seluruh bagian badan”. karena selsel lemak di sekitar perut lebih siap melepaskan lemaknya ke dalam pembuluh darah dibandingkan dengan sel-sel lemak di tempat lain. kecuali resiko terhadap penyakit arthritis dan varises vena (varicose veins).LLA (cm) Kriteria 25.7-28. dimana lemak tertumpuk di sekitar perut.2-39. Resiko kesehatan pada tipe ini lebih tinggi dibandingkan dengan tipe Gynoid. Resiko sama dengan tipe Gynoid. Biasanya terdapat pada pria.5 28.5-34. . Pria kurus dengan perut gendut lebih beresiko dibandingkan dengan pria yang lebih gemuk dengan perut lebih kecil Apple Shape (Android) .7 Normal Obesitas Obesitas berat Obesitas sangat berat Bentuk tubuh berdasarkan ciri fisik dan resiko Bentuk Tubuh Ciri Fisik Resiko Gynoid (Bentuk Peer) Lemak disimpan di sekitar pinggul dan bokong Tipe ini cenderung dimiliki wanita.7 >39.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->