P. 1
Goiter

Goiter

|Views: 5|Likes:

More info:

Published by: Muhamad Arif Tri Hapsoro on Apr 21, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/22/2014

pdf

text

original

Goiter Goiter adalah pembesaran pada kelenjar tiroid.

Pembesaran ini dapat memiliki fungsi kelenjar yang normal (eutirodisme), pasien tyroid (hipotiroidisme) atau kelebihan produksi hormon (hipetiroidisme). Terlihat pembengkakan atau benjolan besar pada leher sebelah depan (pada tenggorokan) dan terjadi akibat pertumbuhan kelenjar tiroid yang tidak normal. Klasifikasi Goiter 1. Goiter kongenital Hampir selalu ada pada bayi hipertiroid kongenital, biasanya tidak besar dan sering terjadi pada ibu yang memiliki riwayat penyakit graves. 2. Goiter endemik dan kretinisme Biasa terjadi pada daerah geografis dimana detistensi yodium berat, dekompensasi dan hipotiroidisme dapat timbul karenanya, goiter endemik ini jarang terjadi pada populasi yang tinggal disepanjang laut. 3. Goiter sporadis Goiter yang terjadi oleh berbagai sebab diantaranya tiroiditis fositik yang terjadi lazim pada saudara kandung, dimulai pada awal kehidupan dan kemungkinan bersama dengan hipertiroidisme yang merupakan petunjuk penting untuk diagnosa. Klasifikasi Goiter menurut WHO : 1. 2. 3. 4. 5. Stadium O – A: tidak ada goiter. Stadium O – B: goiter terdeteksi dari palpasi tetapi tidak terlihat walaupun leher Stadium I : goiter palpasi dan terlihat hanya jika leher terekstensi penuh. Stadium II: goiter terlihat pada leher dalam Potersi. Stadium III : goiter yang besar terlihat dari Darun.

terekstensi penuh.

Gejala utama : Pembengkakan, mulai dari ukuran sebuah nodul kecil untuk sebuah benjolan besar, di bagian depan leher tepat di bawah Adam’s apple. Perasaan sesak di daerah tenggorokan. Kesulitan bernapas (sesak napas), batuk, mengi (karena kompresi batang tenggorokan). Kesulitan menelan (karena kompresi dari esofagus). Suara serak.

pengobatan hormon tiroid biasanya akan mencegah bertambah besar. tetapi biasanya tidak membuat gondok benar-benar hilang. Hipertiroidisme Jika gondok karena hipertiroidisme. Defisiensi Yodium Gondok disebabkan kekurangan yodium dalam makanan maka akan diberikan suplementasi yodium melalui mulut. Untuk beberapa penyebab hipertiroidisme. 3. kadang-kadang ada terlalu banyak bekas luka di kelenjar yang memungkinkan untuk mendapatkan gondok yang jauh lebih kecil. 1. . diantaranya : Tingkat peningkatan denyut nadi Detak jantung cepat Diare. muntah Berkeringat tanpa latihan Goncangan Agitasi Perawatan akan tergantung pada penyebab gondok. perawatan dapat menyebabkan hilangnya gondok. Walaupun gondok juga bisa lebih kecil. mual. Misalnya. maka akan diberikan suplemen hormon tiroid sebagai pil setiap hari. 2. Tujuan pengobatan hipertiroidisme adalah membatasi produksi hormon tiroid yang berlebihan dengan cara menekan produksi (obat antitiroid) atau merusak jaringan tiroid (yodium radioaktif. Pusing ketika lengan dibangkitkan di atas kepala Kelainan fisik (asimetris leher) Dapat juga terdapat gejala lain. tapi sering gondok tidak akan benar-benar menyelesaikan.Distensi vena leher. tiroidektomi subtotal). perawatan akan tergantung pada penyebab hipertiroidisme. Perawatan ini akan mengembalikan tingkat hormon tiroid normal. Namun. pengobatan penyakit Graves dengan yodium radioaktif biasanya menyebabkan penurunan atau hilangnya gondok. Hashimoto Tiroiditis Jika gondok disebabkan Hashimoto tiroiditis dan hipotiroid. Hal ini akan menyebabkan penurunan ukuran gondok.

kankung. seperti ikan laut. Pada ibu hamil dianjurkan agar tidak menggunakan obat-obatan yang beresiko untuk ketergantungan goiter kongenital. bukan saat sedang memasak sehingga yodium tidak rusak karena panas. jagung. Untuk penggunaan garam beryodium dalam masakan perlu diperhatikan.Pencegahan a. Penggunaan yodium yang cukup. lobak. . Garam yodium bisa ditambahkan setelah masakan matang. ganggang-ganggangan dan sayuran hijau. makan makanan yang banyak mengandung yodium. Hindari mengkonsumsi secara berlebihan makanan-makanan yang mengandung goitrogenik glikosida agent yang dapat menekan sekresi hormone tiroid seperti ubi kayu. dan kubis.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->