P. 1
Diet Pada Klien Pre Operasi

Diet Pada Klien Pre Operasi

|Views: 429|Likes:
Published by lalalili92

More info:

Published by: lalalili92 on Apr 22, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/15/2014

pdf

text

original

DIET PADA KLIEN PRE OPERASI & POST OPERASI

Disusun Oleh Kelompok 2 WINDRA BANGUN S

PROGRAM STUDI KEPERAWATAN DIII SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN ( STIKES ) MUHAMMADIYAH GOMBONG 2011 BAB I PENDAHULUAN 1. A. Latar Belakang

Dari setiap tubuh manusia menjadi hal yang menarik untuk dipelajari. Salah satunya mengenai penyakit, patofisiologi, manifestasi klinis hingga

Makanan bukanlah hal sepele yang bisa kita singkirkan. dll. mahasiswa mampu mengenal apa yang dimaksud dalam diet pre dan post operasi. tujuan diet. Tujuan Dengan membaca makalah ini. BAB II PEMBAHASAN Terdiri dari pengertian diet pre dan post operasi. tujuan. Rumusan Masalah. justru ini menjadi hal yang penting baik pada klien sakit biasa ataupun pada pembedahan. Sistematika Penulisan Makalah ini tersusun atas BAB I PENDAHULUAN yang terdiri dari latar belakang. Perkembangan kemajuan teknologi muncul berbagai macam penyakit yang mungkin sudah ada yang bisa diketahui penyebabnya ataupun dalam penyelidikan ahli termasuk penyakit. D. 1.bagaimana menangani masalah. C. Tujuan dan sistematika Penulisan. penangananya serta pola gizi melalui diet yang tepat. Rumusan Masalah Apa yang diet pre operasi ? Apa macam makanan untuk diet? Apa tujuan diet post operasi ? Bagaimana pemberian makanan pada klien ? Bagaimana contoh kasus diet dalam masyarakat ? 1. macam diet. Anggapan masyarakat mengenai sistem diet selama ini masih banyak sekali kekurangan untuk itu kita perlu memberi kesadaran yang komprehensif dari cara. 1. . B.

vitamin dan kaya serat. contoh kasus. Makanan biasa diberikan kepada pasien yang berdasarkan penyakitnya tidak memerlukan makanan khusus (diet). makanan sehari-hari beraneka ragam dan bervariasi. protein 10-15% dari kebutuhan energi total. makanan tidak merangsang saluran cerna. makanan sebaiknya diberikan dalam bentuk yang mudah dicerna dan tidak merangsang pada saluran cerna. Tujuan diet makanan biasa adalah memberikan makanan sesuai kebutuhan gizi untuk mencegah dan mengurangi kerusakan jaringan tubuh. karbohidrat 60-75% dari kebutuhan energi total. Syarat-syarat diet makanan biasa adalah: energi sesuai kebutuhan normal orang dewasa sehat dalam keadaan istirahat. Susunan makanan mengacu pada Pola Menu Seimbang dan Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang dianjurkan bagi orang dewasa sehat. Mengenal Jenis Makanan 1. A. Walau tidak ada pantangan secara khusus. Diet Makanan Biasa Makanan biasa sama dengan makanan sehari-hari yang beraneka ragam. bervariasi dengan bentuk. cukup mineral. BAB II PEMBAHASAN 1. BAB III PENUTUP terdiri dari Kesimpulan dan daftar Pustaka. lemak 10-25% dari kebutuhan energi total. . tekstur dan aroma yang normal. 1.jenis makanan.

Menurut keadaan penyakit. sesuai dengan keadaan penyakit dan kemampuan makan pasien. makanan lunak dapat diberikan langsung kepada pasien atau sebagai perpindahan dari makanan saring ke makanan biasa. Tujuan diet untuk makanan saring adalah memberikan makanan dalam bentuk semi padat sejumlah yang mendekati kebutuhan gizi pasien untuk . makanan mudah cerna. Syarat-syarat diet makanan lunak adalah sebagai berikut: energi. 1. terlalu berbumbu. terlalu manis. ditelan. 2. dan dicerna dibandingkan makanan biasa. Menurut keadaan penyakit. makanan saring dapat diberikan langsung kepada pasien atau merupakan perpindahan dari makanan cair kental ke makanan lunak. Diet Makanan Saring Makanan saring adalah makanan semi padat yang mempunyai tekstur lebih halus daripada makanan lunak. dan minuman yang mengandung alkohol. 3. dan zat gizi lain cukup. makanan diberikan dalam porsi sedang. sehingga lebih mudah ditelan dan dicerna. 1. rendah serat. Tujuan diet makanan lunak adalah memberikan makanan dalam bentuk lunak yang mudah ditelan dan dicerna sesuai kebutuhan gizi dan keadaan penyakit. dan tidak mengandung bumbu yang tajam. yaitu tiga kali makan lengkap dan dua kali selingan. protein.Makanan yang tidak dianjurkan untuk diet makanan biasa adalah makanan yang merangsang. seperti makanan yang berlemak tinggi. makanan diberikan dalam bentuk cincang atau lunak. Diet Makanan Lunak Makanan lunak adalah makanan yang memiliki tekstur yang mudah dikunyah.

makanan cair penuh. suhu tinggi. Diet Makanan Cair Makanan cair adalah makanan yang mempunyai konsistensi cair hingga kental. muntah. Syarat-syarat diet makanan saring adalah: hanya diberikan untuk jangka waktu singkat selama 1-3 hari. makanan cair terdiri atas tiga jenis. yaitu selama 1-3 hari saja. serta pra dan pasca bedah. Makanan cair jernih adalah makanan yang disajikan dalam bentuk cairan jernih pada suhu ruang dengan kandungan sisa (residu) minimal dan tembus pandang bila diletakkan dalam wadah bening. pada infeksi akut termasuk infeksi saluran cerna. dan makanan cair kental. . dan mencernakan makanan yang disebabkan oleh menurunnya kesadaran. rasa mual. rendah serat. yaitu: makanan cair jernih. 4. maka sebaiknya diberikan untuk jangka waktu pendek. Makanan saring diberikan kepada pasien sesudah mengalami operasi tertentu.jangka waktu pendek sebagai proses adaptasi terhadap bentuk makanan yang lebih padat. menelan. Makanan dapat diberikan secara oral atau parental. pasca perdarahan saluran cerna. atau sebagai perpindahan dari makanan cair ke makanan lunak. serta kepada pasien dengan kesulitan mengunyah dan menelan. karena kurang memenuhi kebutuhan gizi terutama energi dan tiamin. Makanan ini diberikan kepada pasien yang mengalami gangguan mengunyah. 1. diberikan dalam porsi kecil dan sering yaitu 6-8 kali sehari. Karena makanan ini kurang serat dan vitamin C. Jenis cairan yang diberikan tergantung pada keadaan penyakit atau jenis operasi yang dijalani. Menurut konsistensi makanan. diberikan dalam bentuk disaring atau diblender.

Tujuan diet makanan cair jernih adalah untuk: memberikan makanan dalam bentuk cair. sangat rendah sisa. air gula. mencegah dehidrasi yang menghilangkan rasa haus. London. Bahan makanan yang boleh diberikan antara lain teh. muntah dan sebagai makanan tahap awal pasca pendarahan saluran cerna. sari buah. Namun ada pendekatan baru yang mengubah kebiasaan tersebut. porsi kecil dan diberikan sering. Teoritis Diet pre operasi menurut ahli dunia Lebih dari 100 tahun protokol medis. Makanan cair jernih diberikan kepada pasien sebelum dan sesudah operasi tertentu. diberikan hanya selama 1-2 hari. Diet pre operasi 1. serta cairan mudah cerna. . pasien biasanya tidak diperbolehkan makan setidaknya 12 jam sebelum menjalani operasi. Syarat diet makanan cair adalah: makanan diberikan dalam bentuk cair jernih. tidak merangsang saluran cerna dan mudah diserap. makan sebelum operasi justru dapat mempercepat masa pemulihan. Makanan dapat ditambah dengan suplemen energi tinggi dan rendah sisa. kaldu. keadaan mual. yang memenuhi kebutuhan cairan tubuh yang mudah diserap dan hanya sedikit meninggalkan sisa. bahan makanan hanya terdiri dari sumber karbohidrat. A.

Tetapi risiko ini ternyata sangat minimal. serta minuman berenergi tinggi sampai 2 jam sebelum operasi.” jelas Prof Kehlet. alasan utama untuk tidak memperbolehkan pasien makan sebelum operasi adalah risiko kesulitan bernapas karena makanan dari lambung masuk ke paru-paru. pasca operasi pasien justru lebih lemah dan rentan terhadap infeksi. khususnya bagi orang yang lemah dan usia lanjut.Dilansir dari Dailymail. Pendekatan Prof Kehlet telah diikuti di Inggris sejak tahun 2002. sehingga akan memakan waktu laama untuk pemulihan. Tidak bergerak dan hanya tidur di tempat tidur dalam waktu yang lama akan meningkatkan risiko infeksi sehingga dapat memperpanjang penyakit. bila pasien menjalani operasi perut. Menurutnya. Profesor Henrik Kehlet. Selain itu. Dengan demikian. dipelopori oleh seorang ahli bedah kolorektal di Yeovil District Hospital dan St Mark’s Hospital. setelah operasi pun pasien sebaiknya makan sesegera mungkin. Pasien juga hendaknya bangun dan banyak bergerak di hari berikutnya. pendekatan baru ini dipelopori di akhir tahun sembilan puluhan oleh ahli bedah Denmark. tidak mengherankan bila pasien sering mengalami penurunan berat badan yang dramatis. . Bila dibiarkan seperti ini. Bertentangan dengan tradisi konvensional. Selain itu. Menurutnya. Prof Kehlet juga mempertanyakan semua prosedur standar dan menyingkirkan semua prosedur bila tidak mendukung penyembuhan dan pemulihan pasien. Sabtu (2/10/2010). bukan hanya beristirahat di tempat tidur. Bergerak juga merupakan hal yang penting. protokol medis lama tidak memperbolehkan pasien makan 12 jam sebelum operasi. Prof Kehlet justru merekomendasikan pasien untuk diberi makanan yang kaya karbohidrat seperti kentang dan pasta sampai 6 jam sebelum operasi. maka ia pun tidak boleh makan sampai seminggu setelah operasi dan hanya boleh bergerak di tempat tidur selama berminggu-minggu.

Anda bisa muntah sementara di bawah anestesi.Cara baru yang dinamakan Enhanced Recovery (ER) ini telah diam-diam merevolusi perawatan pra dan pasca operasi untuk pasien. 1. Janganlah makan makanan berat selama 8 – 12 ja. dokter bedah di St Mark’s Hospital. B. Jika Anda memiliki makanan atau cairan di perut Anda selama operasi Anda. memiliki makanan dalam sistem Anda bisa mempersulit operasi dan menyebabkan infeksi atau menyebabkan operasi dibatalkan. 1. Diet Post Operasi 1. Pengaturan makanan sesudah pembedahan tergantung pada macam pembedahan dan jenis penyakit penyerta. Diet Pre operasi yang umum di indonesia Jika operasi Anda akan berada di bagian dari sistem pencernaan Anda. ER jelas merupakan kisah sukses. Pengertian diet post operasi Diet pasca bedah atau post operasi adalah makanan yang diberikan kepada pasien setelah menjalani pembedahan. Waktu ketidakmampuan pasien setelah operasi atau pembedahan dapat diperpendek melalui pemberian zat gizi yang cukup. Hal yang juga harus diperhatikan dalam pemberian diet pasca operasi untuk mencapai hasil yang optimal adalah mengenai karakter individu pasien. Apa tujuan diet post operasi . namun baru ada 72 rumah sakit di Inggris menggunakan teknik ini. dan makanlah salad atau sup unuk makanan terakhir sebelum operasi. London. A. B.” ujar Ian Jenkins.

zat besi. atau setelah lama tidak bergerak (imobilisasi). lemak. Pembagian porsi makanan sehari diberikan sesuai dengan kemampuan dan kebiasaan makan penderita. Peningkatan ekskresi kalsium terjadi setelah operasi besar.Pengaruh operasi terhadap metabolism pasca-operasi tergantung berat ringannya operasi. saring. Pemberian makanan dari tahap ke tahap tergantung pada macam pembedahan dan keadaan pasien 1. Memberikan kebutuhan dasar (cairan. sedangkan luka dan perdarahan meningkatkan kebutuhan protein. C. Setelah operasi sering terjadi peningkatan ekskresi nitrogen dan natrium yang dapat berlangsung selama 5-7 hari atau lebih pasca-operasi. dan zat-zat gizi 2. lunak. Demam meningkatkan kebutuhan energi. Syarat diet pasca-operasi adalah memberikan makanan secara bertahap mulai dari bentuk cair. keadaan gizi pasien pasca-operasi. Memperbaiki ketidakseimbangan elektrolit dan cairan 1. trauma kerangka tubuh. 6. D. dan zat gizi lain 3. asam. Menghindari makanan yang merangsang (pedas. Syarat Diet Diet yang disarankan adalah : 1. dan vitamin C. Jenis Diet dan Pemberian . protein) 2. dll) 4. Menggantikan kehilangan protein. Cairan yang hilang perlu diganti. dan pengaruh operasi terhadap kemampuan pasien untuk mencerna dan mengabsorpsi zat-zat gizi. protein. energi. Mengandung cukup energi. dan biasa. glikogen. Suhu makanan lebih baik bersuhu dingin 5. dengan cara sebagai berikut: 1. Bentuk makanan disesuaikan dengan kemampuan penderita 3. Tujuan diet pascabedah adalah untuk mengupayakan agar status gizi pasien segera kembali normal untuk mempercepat proses penyembuhan dan meningkatkan daya tahan tubuh pasien. zat besi.

Diet Pasca-Bedah I (DPB I) Diet ini diberikan kepada semua pasien pascabedah : Pasca-bedah kecil : setelah sadar dan rasa mual hilang Pasca-bedah besar : setelah sadar dan rasa mual hilang serta ada tandatanda usus mulai bekerja Cara Memberikan Makanan Selama 6 jam sesudah operasi. 1. susu.1. karena kurang dalam semua zat gizi. Makanan yang tidak boleh diberikan pada diet pasca-bedah II adalah air jeruk dan minuman yang mengandung karbondioksida. Cairan hendaknya tidak melebihi 2000 ml sehari. atau cairan lain seperti pada makanan cair jernih. Makanan ini diberikan dalam waktu sesingkat mungkin. Selain itu diberikan makanan parenteral sesuai kebutuhan. Selain itu dapat diberikan makanan parenteral bila diperlukan. 1. Selain dapat diberikan Makanan Parenteral bila diperlukan. makanan yang diberikan berupa air putih. teh manis. sari buah. Makanan yang tidak dianjurkan untuk DPB III adalah makanan dengan bumbu tajam dan minuman yang mengandung karbondioksida. Jumlah cairan yang diberikan tergantung keadaan dan kondisi pasien. Cara Memberikan Makanan Makanan diberikan dalam bentuk cair kental. dan puding rata-rata 8-10 kali sehari selama pasien tidak tidur. sup. Diet Pasca-Bedah II (PDB II) Diet pasca-bedah II diberikan kepada pasien pascabedah besar saluran cerna atau sebagai perpindahan dari Diet Pasca Bedah I. DPB II diberikan untuk waktu sesingkat mungkin karena zat gizinya kurang. berupa kaldu jernih. . sirup. Diet Pascabedah III (DPB III) DPB III diberikan kepada pasien pascabedah besar saluran cerna atau sebagai perpindahan dari DPB II. Makanan yang diberikan berupa makanan saring ditambah susu dan biskuit.

Makanan tinggi kalori dan tinggi protein Berupa makanan seimbang. Makanan yang dihindari : Disesuaikan dengan kondisi klien” Misalnya : Darah tinggi mengurangi konsumsi garam dan kolesterol Kencing manis mengurangi konsumsi gula Orang yang alergi terhadap makanan tertentu seperti telur. Berikut adalah sebuah contoh jadwal diet yang sederhana: Hari pertama (hari saat operasi): dipenuhi kebutuhan transfusi dan formula infus yang cukup. gelatin. Hari ketiga : cairan. kacang harus dihindari 1. . kecuali glukosa dalam air.1. Hari kedua : ditambah sejumlah kecil cairan (teh. dan air jahe) tanpa susu atau jus buah. Pemberian makanan pembuluh darah melalui infus dilanjutkan. ikan asin. ditambah vitamin dapat digantikan dengan bagian dari larutan garam. Contoh Diet Post Operasi pada kasus 1. termasuk susu skim dan jus buah boleh diberikan. Diet Untuk Bedah Kantung Empedu dan Kombinasi dengan Abdomino-Perineal Bedah pada kantung empedu yang dikombinasikan dengan AbdominoPerineal. Diet pasca bedah IV Berupa nasi Tim dan lauk Tinggi Kalori Tinggi Protein. E. oral feeding biasanya diberikan di awal.

. atau yang telah mengalami kecelakaan kecil. Pada hari ini 1 liter protein hidrolisat dapat dihilangkan dari pemberian makanan bagi pembuluh darah. bergantung pada anastesi yang telah diatur. Beberapa pembedah lebih suka memberi diet rendah serat. Pemberian vitamin secara oral sudah bisa diberikan. Secara bertahap. Beberapa pasien yang kantung empedunya dioperasi. Yang perlu diperhatikan adalah diet tersebut harus dapat memenuhi kebutuhan kalori dan protein. setidaknya 70-100 gram. diet makanan lunak pada hari ketiga. Vitamin secara bertahap diberikan sebagai suplemen. Diet Pasca Operasi Anus/Dubur Operasi dubur hampir sama dengan hemorrhoidectomy. 1. pemberian makan biasanya dilakukan dalam waktu 24 jam atau sesegera mungkin. Pemberian makan pembuluh darah melalui infus dapat dihentikan. Hari keenam : Diet makanan biasa sudah bisa diberikan kepada pasien. Penggunaan jangka panjang minyak mineral dapat mengurangi karena menganggu penyerapan beberapa mineral dan vitamin. 1. dengan sisa yang terbatas untuk mengurangi pergerakan isi perut. Protein harus tersedia dalam oral feeding. Hari kelima : jumlah makanan boleh ditingkatkan. dapat diberi lebih dulu program diet yang lebih cepat dibandingkan dengan program diet pasca operasi gastrointestinal. Kondisi pasien menentukan diet yang akan dikonsumsi.Hari keempat : sejumlah kecil campuran cairan yang mengandung tinggi protein boleh ditambahkan. mungkin lebih merasa nyaman dengan diet rendah lemak untuk beberapa minggu atau bahkan beberapa bulan setelah operasi. Diet Pasca Operasi Umum Diet yang ditentukan untuk pasien yang mempunyai riwayat bedah tulang atau gigi. pasien dapat mengkonsumsi diet berupa cairan penuh pada hari kedua setelah operasi. Hal lain yang diperbolehkan diet normal dan menambah defekasi yang dibantu dengan minyak mineral. dan diet makanan biasa pada hari keempat.

2. 4. sayur. ikan. perlu kita perhatikan tips di bawah ini: 1. yang paling utama adalah formula diet yang akan diberikan harus memenuhi kebutuhan semua zat gizi. seperti kentang. F. sayuran dan buah dengan cara diblender atau disaring dan ditambahkan cairan. buah. Tips Perawatan pasca Operasi Secara umum. 6. Usahakan cukup istirahat. lauk pauk. telor dan sejenisnya. ayam. susu. Minum obat sesuai anjuran dokter. Cara pemberian Makanan selain Oral 1. untuk mempercepat proses penyembuhan dan pemulihan kondisi pasien pasca operasi. misalnya: nasi. Tube feeding . Makan makanan bergizi. 1. jenisnya dapat diperoleh dengan mengencerkan makanan padat. pemberian makanan secara parenteral yang biasanya diberikan pada pasien di awal. Minum sedikitnya 8-10 gelas per hari. 3. Konsumsi makanan (lauk-pauk) berprotein tinggi. daging cincang. 1. Mobilisasi bertahap hingga dapat beraktivitas seperti biasa.1. Sejak pasien tinggal di rumah sakit untuk jangka waktu yang cukup lama. Diet Pasca Operasi Mulut dan atau Esofagus Setelah operasi mulut atau esofagus. Mandi seperti biasa. dengan pemberian makan dengan menggunakan tabung. Kontrol secara teratur untuk evaluasi luka operasi dan pemeriksaan kondisi tubuh. seperti: daging. 1. Kebutuhan cairan dapat dipenuhi secara oral. 5. Makin cepat makin bagus. G. yakni 2 kali dalam sehari. 7. 8.

Ngenes deh. begitu sampai di rumah. yakni: takut luka operasi lambat kering. snack dan lain-lain. Tube Feeding biasanya dilakukan melalui saluran hidung. Eh.Tube Feeding merupakan metode yang paling sering digunakan dalam diet pasca bedah. 2. Ketika pasien tidak mampu untuk makan melalui mulut setelah melewati operasi. Ketika ditanya mengapa para kerabat atau tetangga melarang makan makanan tertentu. para kerabat melarang makan ikan. sayur berkuah. Pipa dimasukkan cairan yang mengandung zat gizi ke dalam tubuh secara aman menuju dinding perut. 1. pingsan. Bolehkan makan makanan yang digoreng (berminyak) 3. Dalam praktek sehari-hari. jawabannya nyaris seragam. sup. kasrinoma pada esofagus. Contoh Kasus di masyarakat Seorang ibu muda menjalani operasi cesar (sectio caesaria) untuk melahirkan bayinya. 1. takut gatal dan lain-lain. telor. daging. si ibu diberi makan yang enak-enak seperti daging. buah. H. . kejadian semacam ini masih ada. kebutuhan zat gizi harus disuplai. Pasien membutuhkan dukungan yang besar untuk mengatur kondisi ini. Makanan tidak dapat melewati katup ileocecal dengan diserap melalui usus besar. Kadang pasien atau pihak keluarga bertanya : 1. ayam. Cairan tersebut mengalir ke dalam lambung melalui rongga. Bolehkan makan sayuran bersantan ? Jawab: Boleh !!! Bahkan sangat dianjurkan makan makanan bergizi agar mempercepat penyembuhan luka operasi dan kondisi tubuh segera pulih kembali. Bolehkah makan daging. Ketika masih di Rumah Sakit. Rectal Feeding Pemberian makan kepada pasien melalui rektum akan membatasi kualitas dan kuantitas makanan yang diberikan. ikan ? 2. kecelakaan. dan banyak larangan lainnya.

Pukul 16. . Contoh Menu 1.00 Puding caramel atau es krim 1. sup oyong. Makanan dalam suhu dingin lebih baik karena dapat mempercepat berhentinya perdarahan. dapat diberikan makanan dalam bentuk saring bertahap ke makanan lunak dan kembali seperti semasa sehat. Kessimpulan Pada diet pre operasi. PAGI Bubur Sumsum Orak-Arik Tahu Telur Rebus Setengah Matang 1. Setelah tahap makanan cair. Pukul 10. I. A. Sore : Bubur saring. Jika operasi Anda akan berada di bagian dari sistem pencernaan Anda.1. BAB III PENUTUP 1. sesuai dengan kemampuan pasien menerima makanan. tatapi tidak boleh terlalu panas. tahu kukus. memiliki makanan dalam sistem Anda bisa mempersulit operasi dan menyebabkan infeksi atau menyebabkan operasi dibatalkan. Contoh Menu Diet Post Operasi dalam 1 Hari ( Amandel ) Makanan cair dapat berupa susu. ayam giling bumbu.00 Puding 1. Siang Bubur Saring  orak-arik tahu Sup Makaroni Jus Pepaya 1.

zat besi. Waktu ketidakmampuan pasien setelah operasi atau pembedahan dapat diperpendek melalui pemberian zat gizi yang cukup. Diet pasca bedah atau post operasi adalah makanan yang diberikan kepada pasien setelah menjalani pembedahan. Tujuan diet pascabedah adalah untuk mengupayakan agar status gizi pasien segera kembali normal untuk mempercepat proses penyembuhan dan meningkatkan daya tahan tubuh pasien. Anda bisa muntah sementara di bawahanestesi.Jika Anda memiliki makanan atau cairan di perut Anda selama operasi Anda. dan makanlah salad atau sup unuk makanan terakhir sebelum operasi. Pengaturan makanan sesudah pembedahan tergantung pada macam pembedahan dan jenis penyakit penyerta. glikogen. dengan cara sebagai berikut: Memberikan kebutuhan dasar (cairan. energi. Janganlah makan makanan berat selama 8 – 12 jam. Hal yang juga harus diperhatikan dalam pemberian diet pasca operasi untuk mencapai hasil yang optimal adalah mengenai karakter individu pasien. dan zat gizi lain Memperbaiki ketidakseimbangan elektrolit dan cairan . protein) Menggantikan kehilangan protein.

com/read/2010/10/02/110327/1453718/763/makan-sebelum-operasi-dapatmempercepat-masa-pemulihan http://www.smallcrab.detikhealth.com/makanan-dan-gizi/617-jenis-makanan-untuk-diet blog : windra_pasmr@yahoo.wordpress.com/2007/08/11/makan-bergizi-pasca-operasi/ http://tutorialkuliah.DAFTAR PUSTAKA http://www.html http://cakmoki86.onsugar.blogspot.com/ .id http://nuy2008.blogspot.com/2008/12/diet-pasca-operasi_19.co.com/Diet-Pasca-operasi-13748043 http://ritongadina.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->