DIET PADA KLIEN PRE OPERASI & POST OPERASI

Disusun Oleh Kelompok 2 WINDRA BANGUN S

PROGRAM STUDI KEPERAWATAN DIII SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN ( STIKES ) MUHAMMADIYAH GOMBONG 2011 BAB I PENDAHULUAN 1. A. Latar Belakang

Dari setiap tubuh manusia menjadi hal yang menarik untuk dipelajari. Salah satunya mengenai penyakit, patofisiologi, manifestasi klinis hingga

macam diet. mahasiswa mampu mengenal apa yang dimaksud dalam diet pre dan post operasi. Tujuan Dengan membaca makalah ini.bagaimana menangani masalah. 1. tujuan. D. Anggapan masyarakat mengenai sistem diet selama ini masih banyak sekali kekurangan untuk itu kita perlu memberi kesadaran yang komprehensif dari cara. Rumusan Masalah. . justru ini menjadi hal yang penting baik pada klien sakit biasa ataupun pada pembedahan. C. Perkembangan kemajuan teknologi muncul berbagai macam penyakit yang mungkin sudah ada yang bisa diketahui penyebabnya ataupun dalam penyelidikan ahli termasuk penyakit. Rumusan Masalah Apa yang diet pre operasi ? Apa macam makanan untuk diet? Apa tujuan diet post operasi ? Bagaimana pemberian makanan pada klien ? Bagaimana contoh kasus diet dalam masyarakat ? 1. BAB II PEMBAHASAN Terdiri dari pengertian diet pre dan post operasi. Sistematika Penulisan Makalah ini tersusun atas BAB I PENDAHULUAN yang terdiri dari latar belakang. 1. B. Makanan bukanlah hal sepele yang bisa kita singkirkan. penangananya serta pola gizi melalui diet yang tepat. dll. Tujuan dan sistematika Penulisan. tujuan diet.

Syarat-syarat diet makanan biasa adalah: energi sesuai kebutuhan normal orang dewasa sehat dalam keadaan istirahat. makanan sebaiknya diberikan dalam bentuk yang mudah dicerna dan tidak merangsang pada saluran cerna.jenis makanan. . Makanan biasa diberikan kepada pasien yang berdasarkan penyakitnya tidak memerlukan makanan khusus (diet). karbohidrat 60-75% dari kebutuhan energi total. cukup mineral. lemak 10-25% dari kebutuhan energi total. contoh kasus. Tujuan diet makanan biasa adalah memberikan makanan sesuai kebutuhan gizi untuk mencegah dan mengurangi kerusakan jaringan tubuh. A. Diet Makanan Biasa Makanan biasa sama dengan makanan sehari-hari yang beraneka ragam. Walau tidak ada pantangan secara khusus. vitamin dan kaya serat. BAB III PENUTUP terdiri dari Kesimpulan dan daftar Pustaka. bervariasi dengan bentuk. protein 10-15% dari kebutuhan energi total. makanan sehari-hari beraneka ragam dan bervariasi. makanan tidak merangsang saluran cerna. 1. Susunan makanan mengacu pada Pola Menu Seimbang dan Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang dianjurkan bagi orang dewasa sehat. Mengenal Jenis Makanan 1. tekstur dan aroma yang normal. BAB II PEMBAHASAN 1.

sesuai dengan keadaan penyakit dan kemampuan makan pasien. protein. 1. 1. Tujuan diet makanan lunak adalah memberikan makanan dalam bentuk lunak yang mudah ditelan dan dicerna sesuai kebutuhan gizi dan keadaan penyakit. Syarat-syarat diet makanan lunak adalah sebagai berikut: energi. terlalu manis. Menurut keadaan penyakit. makanan saring dapat diberikan langsung kepada pasien atau merupakan perpindahan dari makanan cair kental ke makanan lunak. rendah serat. dan minuman yang mengandung alkohol. ditelan. yaitu tiga kali makan lengkap dan dua kali selingan. dan dicerna dibandingkan makanan biasa. Diet Makanan Saring Makanan saring adalah makanan semi padat yang mempunyai tekstur lebih halus daripada makanan lunak. Tujuan diet untuk makanan saring adalah memberikan makanan dalam bentuk semi padat sejumlah yang mendekati kebutuhan gizi pasien untuk . 3. dan zat gizi lain cukup. makanan mudah cerna. Menurut keadaan penyakit. makanan diberikan dalam porsi sedang. sehingga lebih mudah ditelan dan dicerna. terlalu berbumbu. makanan diberikan dalam bentuk cincang atau lunak. dan tidak mengandung bumbu yang tajam. seperti makanan yang berlemak tinggi. makanan lunak dapat diberikan langsung kepada pasien atau sebagai perpindahan dari makanan saring ke makanan biasa.Makanan yang tidak dianjurkan untuk diet makanan biasa adalah makanan yang merangsang. Diet Makanan Lunak Makanan lunak adalah makanan yang memiliki tekstur yang mudah dikunyah. 2.

Makanan ini diberikan kepada pasien yang mengalami gangguan mengunyah. 4. diberikan dalam bentuk disaring atau diblender. makanan cair penuh. rasa mual. Makanan saring diberikan kepada pasien sesudah mengalami operasi tertentu. karena kurang memenuhi kebutuhan gizi terutama energi dan tiamin. Makanan cair jernih adalah makanan yang disajikan dalam bentuk cairan jernih pada suhu ruang dengan kandungan sisa (residu) minimal dan tembus pandang bila diletakkan dalam wadah bening. pasca perdarahan saluran cerna. . Menurut konsistensi makanan.jangka waktu pendek sebagai proses adaptasi terhadap bentuk makanan yang lebih padat. Syarat-syarat diet makanan saring adalah: hanya diberikan untuk jangka waktu singkat selama 1-3 hari. yaitu: makanan cair jernih. maka sebaiknya diberikan untuk jangka waktu pendek. yaitu selama 1-3 hari saja. serta kepada pasien dengan kesulitan mengunyah dan menelan. dan mencernakan makanan yang disebabkan oleh menurunnya kesadaran. suhu tinggi. 1. atau sebagai perpindahan dari makanan cair ke makanan lunak. pada infeksi akut termasuk infeksi saluran cerna. dan makanan cair kental. Makanan dapat diberikan secara oral atau parental. rendah serat. Diet Makanan Cair Makanan cair adalah makanan yang mempunyai konsistensi cair hingga kental. Jenis cairan yang diberikan tergantung pada keadaan penyakit atau jenis operasi yang dijalani. menelan. diberikan dalam porsi kecil dan sering yaitu 6-8 kali sehari. Karena makanan ini kurang serat dan vitamin C. muntah. serta pra dan pasca bedah. makanan cair terdiri atas tiga jenis.

A. pasien biasanya tidak diperbolehkan makan setidaknya 12 jam sebelum menjalani operasi. muntah dan sebagai makanan tahap awal pasca pendarahan saluran cerna. sangat rendah sisa. London. Bahan makanan yang boleh diberikan antara lain teh. Makanan cair jernih diberikan kepada pasien sebelum dan sesudah operasi tertentu. diberikan hanya selama 1-2 hari. . tidak merangsang saluran cerna dan mudah diserap.Tujuan diet makanan cair jernih adalah untuk: memberikan makanan dalam bentuk cair. serta cairan mudah cerna. sari buah. keadaan mual. Makanan dapat ditambah dengan suplemen energi tinggi dan rendah sisa. Syarat diet makanan cair adalah: makanan diberikan dalam bentuk cair jernih. mencegah dehidrasi yang menghilangkan rasa haus. porsi kecil dan diberikan sering. Namun ada pendekatan baru yang mengubah kebiasaan tersebut. makan sebelum operasi justru dapat mempercepat masa pemulihan. yang memenuhi kebutuhan cairan tubuh yang mudah diserap dan hanya sedikit meninggalkan sisa. Diet pre operasi 1. air gula. bahan makanan hanya terdiri dari sumber karbohidrat. Teoritis Diet pre operasi menurut ahli dunia Lebih dari 100 tahun protokol medis. kaldu.

serta minuman berenergi tinggi sampai 2 jam sebelum operasi. Pasien juga hendaknya bangun dan banyak bergerak di hari berikutnya. Tidak bergerak dan hanya tidur di tempat tidur dalam waktu yang lama akan meningkatkan risiko infeksi sehingga dapat memperpanjang penyakit. Menurutnya. sehingga akan memakan waktu laama untuk pemulihan. maka ia pun tidak boleh makan sampai seminggu setelah operasi dan hanya boleh bergerak di tempat tidur selama berminggu-minggu. alasan utama untuk tidak memperbolehkan pasien makan sebelum operasi adalah risiko kesulitan bernapas karena makanan dari lambung masuk ke paru-paru. Selain itu. pasca operasi pasien justru lebih lemah dan rentan terhadap infeksi.Dilansir dari Dailymail. Bergerak juga merupakan hal yang penting. Prof Kehlet justru merekomendasikan pasien untuk diberi makanan yang kaya karbohidrat seperti kentang dan pasta sampai 6 jam sebelum operasi. pendekatan baru ini dipelopori di akhir tahun sembilan puluhan oleh ahli bedah Denmark. . Dengan demikian. setelah operasi pun pasien sebaiknya makan sesegera mungkin. tidak mengherankan bila pasien sering mengalami penurunan berat badan yang dramatis. Bertentangan dengan tradisi konvensional. Tetapi risiko ini ternyata sangat minimal. bila pasien menjalani operasi perut. dipelopori oleh seorang ahli bedah kolorektal di Yeovil District Hospital dan St Mark’s Hospital. Pendekatan Prof Kehlet telah diikuti di Inggris sejak tahun 2002.” jelas Prof Kehlet. Sabtu (2/10/2010). protokol medis lama tidak memperbolehkan pasien makan 12 jam sebelum operasi. Bila dibiarkan seperti ini. khususnya bagi orang yang lemah dan usia lanjut. Menurutnya. Selain itu. Prof Kehlet juga mempertanyakan semua prosedur standar dan menyingkirkan semua prosedur bila tidak mendukung penyembuhan dan pemulihan pasien. Profesor Henrik Kehlet. bukan hanya beristirahat di tempat tidur.

Anda bisa muntah sementara di bawah anestesi.” ujar Ian Jenkins. Waktu ketidakmampuan pasien setelah operasi atau pembedahan dapat diperpendek melalui pemberian zat gizi yang cukup. Pengaturan makanan sesudah pembedahan tergantung pada macam pembedahan dan jenis penyakit penyerta. ER jelas merupakan kisah sukses. A.Cara baru yang dinamakan Enhanced Recovery (ER) ini telah diam-diam merevolusi perawatan pra dan pasca operasi untuk pasien. dan makanlah salad atau sup unuk makanan terakhir sebelum operasi. dokter bedah di St Mark’s Hospital. B. Hal yang juga harus diperhatikan dalam pemberian diet pasca operasi untuk mencapai hasil yang optimal adalah mengenai karakter individu pasien. namun baru ada 72 rumah sakit di Inggris menggunakan teknik ini. 1. 1. London. memiliki makanan dalam sistem Anda bisa mempersulit operasi dan menyebabkan infeksi atau menyebabkan operasi dibatalkan. Apa tujuan diet post operasi . Jika Anda memiliki makanan atau cairan di perut Anda selama operasi Anda. Pengertian diet post operasi Diet pasca bedah atau post operasi adalah makanan yang diberikan kepada pasien setelah menjalani pembedahan. Janganlah makan makanan berat selama 8 – 12 ja. Diet Pre operasi yang umum di indonesia Jika operasi Anda akan berada di bagian dari sistem pencernaan Anda. B. Diet Post Operasi 1.

trauma kerangka tubuh. Menghindari makanan yang merangsang (pedas. C. atau setelah lama tidak bergerak (imobilisasi). dan pengaruh operasi terhadap kemampuan pasien untuk mencerna dan mengabsorpsi zat-zat gizi. Cairan yang hilang perlu diganti. dan biasa. 6. zat besi. Demam meningkatkan kebutuhan energi. Peningkatan ekskresi kalsium terjadi setelah operasi besar. dengan cara sebagai berikut: 1. Memberikan kebutuhan dasar (cairan. dll) 4. sedangkan luka dan perdarahan meningkatkan kebutuhan protein. protein) 2. energi. Memperbaiki ketidakseimbangan elektrolit dan cairan 1. protein. Mengandung cukup energi. Bentuk makanan disesuaikan dengan kemampuan penderita 3. Setelah operasi sering terjadi peningkatan ekskresi nitrogen dan natrium yang dapat berlangsung selama 5-7 hari atau lebih pasca-operasi. Pembagian porsi makanan sehari diberikan sesuai dengan kemampuan dan kebiasaan makan penderita.Pengaruh operasi terhadap metabolism pasca-operasi tergantung berat ringannya operasi. glikogen. Syarat Diet Diet yang disarankan adalah : 1. Pemberian makanan dari tahap ke tahap tergantung pada macam pembedahan dan keadaan pasien 1. Syarat diet pasca-operasi adalah memberikan makanan secara bertahap mulai dari bentuk cair. keadaan gizi pasien pasca-operasi. Tujuan diet pascabedah adalah untuk mengupayakan agar status gizi pasien segera kembali normal untuk mempercepat proses penyembuhan dan meningkatkan daya tahan tubuh pasien. lunak. Menggantikan kehilangan protein. dan vitamin C. Suhu makanan lebih baik bersuhu dingin 5. Jenis Diet dan Pemberian . dan zat gizi lain 3. D. dan zat-zat gizi 2. saring. zat besi. lemak. asam.

Cairan hendaknya tidak melebihi 2000 ml sehari.1. dan puding rata-rata 8-10 kali sehari selama pasien tidak tidur. sari buah. Makanan yang diberikan berupa makanan saring ditambah susu dan biskuit. Makanan ini diberikan dalam waktu sesingkat mungkin. Selain itu diberikan makanan parenteral sesuai kebutuhan. . sirup. Cara Memberikan Makanan Makanan diberikan dalam bentuk cair kental. karena kurang dalam semua zat gizi. susu. Makanan yang tidak boleh diberikan pada diet pasca-bedah II adalah air jeruk dan minuman yang mengandung karbondioksida. 1. 1. makanan yang diberikan berupa air putih. Selain dapat diberikan Makanan Parenteral bila diperlukan. sup. Diet Pascabedah III (DPB III) DPB III diberikan kepada pasien pascabedah besar saluran cerna atau sebagai perpindahan dari DPB II. Diet Pasca-Bedah II (PDB II) Diet pasca-bedah II diberikan kepada pasien pascabedah besar saluran cerna atau sebagai perpindahan dari Diet Pasca Bedah I. berupa kaldu jernih. Selain itu dapat diberikan makanan parenteral bila diperlukan. teh manis. Makanan yang tidak dianjurkan untuk DPB III adalah makanan dengan bumbu tajam dan minuman yang mengandung karbondioksida. Jumlah cairan yang diberikan tergantung keadaan dan kondisi pasien. DPB II diberikan untuk waktu sesingkat mungkin karena zat gizinya kurang. Diet Pasca-Bedah I (DPB I) Diet ini diberikan kepada semua pasien pascabedah : Pasca-bedah kecil : setelah sadar dan rasa mual hilang Pasca-bedah besar : setelah sadar dan rasa mual hilang serta ada tandatanda usus mulai bekerja Cara Memberikan Makanan Selama 6 jam sesudah operasi. atau cairan lain seperti pada makanan cair jernih.

Contoh Diet Post Operasi pada kasus 1. gelatin. Makanan yang dihindari : Disesuaikan dengan kondisi klien” Misalnya : Darah tinggi mengurangi konsumsi garam dan kolesterol Kencing manis mengurangi konsumsi gula Orang yang alergi terhadap makanan tertentu seperti telur. ditambah vitamin dapat digantikan dengan bagian dari larutan garam. E. dan air jahe) tanpa susu atau jus buah. kecuali glukosa dalam air. Berikut adalah sebuah contoh jadwal diet yang sederhana: Hari pertama (hari saat operasi): dipenuhi kebutuhan transfusi dan formula infus yang cukup. Diet Untuk Bedah Kantung Empedu dan Kombinasi dengan Abdomino-Perineal Bedah pada kantung empedu yang dikombinasikan dengan AbdominoPerineal. Diet pasca bedah IV Berupa nasi Tim dan lauk Tinggi Kalori Tinggi Protein. ikan asin. Pemberian makanan pembuluh darah melalui infus dilanjutkan. kacang harus dihindari 1.1. Hari ketiga : cairan. . Hari kedua : ditambah sejumlah kecil cairan (teh. Makanan tinggi kalori dan tinggi protein Berupa makanan seimbang. oral feeding biasanya diberikan di awal. termasuk susu skim dan jus buah boleh diberikan.

Diet Pasca Operasi Anus/Dubur Operasi dubur hampir sama dengan hemorrhoidectomy. 1. Kondisi pasien menentukan diet yang akan dikonsumsi. dan diet makanan biasa pada hari keempat. Diet Pasca Operasi Umum Diet yang ditentukan untuk pasien yang mempunyai riwayat bedah tulang atau gigi.Hari keempat : sejumlah kecil campuran cairan yang mengandung tinggi protein boleh ditambahkan. pasien dapat mengkonsumsi diet berupa cairan penuh pada hari kedua setelah operasi. Pemberian makan pembuluh darah melalui infus dapat dihentikan. Beberapa pembedah lebih suka memberi diet rendah serat. Pada hari ini 1 liter protein hidrolisat dapat dihilangkan dari pemberian makanan bagi pembuluh darah. Yang perlu diperhatikan adalah diet tersebut harus dapat memenuhi kebutuhan kalori dan protein. Hari keenam : Diet makanan biasa sudah bisa diberikan kepada pasien. atau yang telah mengalami kecelakaan kecil. diet makanan lunak pada hari ketiga. Beberapa pasien yang kantung empedunya dioperasi. pemberian makan biasanya dilakukan dalam waktu 24 jam atau sesegera mungkin. Pemberian vitamin secara oral sudah bisa diberikan. Protein harus tersedia dalam oral feeding. setidaknya 70-100 gram. mungkin lebih merasa nyaman dengan diet rendah lemak untuk beberapa minggu atau bahkan beberapa bulan setelah operasi. . 1. Vitamin secara bertahap diberikan sebagai suplemen. Hal lain yang diperbolehkan diet normal dan menambah defekasi yang dibantu dengan minyak mineral. dengan sisa yang terbatas untuk mengurangi pergerakan isi perut. bergantung pada anastesi yang telah diatur. Penggunaan jangka panjang minyak mineral dapat mengurangi karena menganggu penyerapan beberapa mineral dan vitamin. Secara bertahap. Hari kelima : jumlah makanan boleh ditingkatkan. dapat diberi lebih dulu program diet yang lebih cepat dibandingkan dengan program diet pasca operasi gastrointestinal.

Kontrol secara teratur untuk evaluasi luka operasi dan pemeriksaan kondisi tubuh. daging cincang. lauk pauk. perlu kita perhatikan tips di bawah ini: 1. Usahakan cukup istirahat. sayur. yang paling utama adalah formula diet yang akan diberikan harus memenuhi kebutuhan semua zat gizi. F. Diet Pasca Operasi Mulut dan atau Esofagus Setelah operasi mulut atau esofagus. Tube feeding . seperti kentang. dengan pemberian makan dengan menggunakan tabung. Mobilisasi bertahap hingga dapat beraktivitas seperti biasa. 1. Mandi seperti biasa. untuk mempercepat proses penyembuhan dan pemulihan kondisi pasien pasca operasi. 6. G. Cara pemberian Makanan selain Oral 1. Makan makanan bergizi. seperti: daging. 5. misalnya: nasi. 1. Tips Perawatan pasca Operasi Secara umum. Konsumsi makanan (lauk-pauk) berprotein tinggi. Kebutuhan cairan dapat dipenuhi secara oral. telor dan sejenisnya. pemberian makanan secara parenteral yang biasanya diberikan pada pasien di awal. 4. buah. 7. sayuran dan buah dengan cara diblender atau disaring dan ditambahkan cairan. ayam. ikan. 2. Sejak pasien tinggal di rumah sakit untuk jangka waktu yang cukup lama. jenisnya dapat diperoleh dengan mengencerkan makanan padat. 8. 3.1. Minum obat sesuai anjuran dokter. Minum sedikitnya 8-10 gelas per hari. 1. yakni 2 kali dalam sehari. susu. Makin cepat makin bagus.

Tube Feeding merupakan metode yang paling sering digunakan dalam diet pasca bedah. 1. Makanan tidak dapat melewati katup ileocecal dengan diserap melalui usus besar. ikan ? 2. sup. begitu sampai di rumah. telor. sayur berkuah. Bolehkan makan makanan yang digoreng (berminyak) 3. ayam. pingsan. daging. Contoh Kasus di masyarakat Seorang ibu muda menjalani operasi cesar (sectio caesaria) untuk melahirkan bayinya. 1. . kasrinoma pada esofagus. 2. kebutuhan zat gizi harus disuplai. Ketika ditanya mengapa para kerabat atau tetangga melarang makan makanan tertentu. snack dan lain-lain. Tube Feeding biasanya dilakukan melalui saluran hidung. H. Pasien membutuhkan dukungan yang besar untuk mengatur kondisi ini. dan banyak larangan lainnya. Rectal Feeding Pemberian makan kepada pasien melalui rektum akan membatasi kualitas dan kuantitas makanan yang diberikan. buah. kejadian semacam ini masih ada. Dalam praktek sehari-hari. jawabannya nyaris seragam. yakni: takut luka operasi lambat kering. Ngenes deh. kecelakaan. Bolehkah makan daging. Kadang pasien atau pihak keluarga bertanya : 1. Cairan tersebut mengalir ke dalam lambung melalui rongga. takut gatal dan lain-lain. si ibu diberi makan yang enak-enak seperti daging. Ketika pasien tidak mampu untuk makan melalui mulut setelah melewati operasi. Ketika masih di Rumah Sakit. Bolehkan makan sayuran bersantan ? Jawab: Boleh !!! Bahkan sangat dianjurkan makan makanan bergizi agar mempercepat penyembuhan luka operasi dan kondisi tubuh segera pulih kembali. Pipa dimasukkan cairan yang mengandung zat gizi ke dalam tubuh secara aman menuju dinding perut. Eh. para kerabat melarang makan ikan.

PAGI Bubur Sumsum Orak-Arik Tahu Telur Rebus Setengah Matang 1. Kessimpulan Pada diet pre operasi. Contoh Menu 1. A. tahu kukus. memiliki makanan dalam sistem Anda bisa mempersulit operasi dan menyebabkan infeksi atau menyebabkan operasi dibatalkan. Jika operasi Anda akan berada di bagian dari sistem pencernaan Anda. Siang Bubur Saring  orak-arik tahu Sup Makaroni Jus Pepaya 1. tatapi tidak boleh terlalu panas. Setelah tahap makanan cair. Contoh Menu Diet Post Operasi dalam 1 Hari ( Amandel ) Makanan cair dapat berupa susu. dapat diberikan makanan dalam bentuk saring bertahap ke makanan lunak dan kembali seperti semasa sehat.00 Puding caramel atau es krim 1. Pukul 10.00 Puding 1. sup oyong. . BAB III PENUTUP 1. sesuai dengan kemampuan pasien menerima makanan. Pukul 16. ayam giling bumbu. Makanan dalam suhu dingin lebih baik karena dapat mempercepat berhentinya perdarahan.1. Sore : Bubur saring. I.

zat besi. Waktu ketidakmampuan pasien setelah operasi atau pembedahan dapat diperpendek melalui pemberian zat gizi yang cukup. Pengaturan makanan sesudah pembedahan tergantung pada macam pembedahan dan jenis penyakit penyerta. Hal yang juga harus diperhatikan dalam pemberian diet pasca operasi untuk mencapai hasil yang optimal adalah mengenai karakter individu pasien. Tujuan diet pascabedah adalah untuk mengupayakan agar status gizi pasien segera kembali normal untuk mempercepat proses penyembuhan dan meningkatkan daya tahan tubuh pasien.Jika Anda memiliki makanan atau cairan di perut Anda selama operasi Anda. glikogen. Anda bisa muntah sementara di bawahanestesi. energi. Janganlah makan makanan berat selama 8 – 12 jam. Diet pasca bedah atau post operasi adalah makanan yang diberikan kepada pasien setelah menjalani pembedahan. dan zat gizi lain Memperbaiki ketidakseimbangan elektrolit dan cairan . dengan cara sebagai berikut: Memberikan kebutuhan dasar (cairan. protein) Menggantikan kehilangan protein. dan makanlah salad atau sup unuk makanan terakhir sebelum operasi.

DAFTAR PUSTAKA http://www.wordpress.com/2008/12/diet-pasca-operasi_19.com/Diet-Pasca-operasi-13748043 http://ritongadina.html http://cakmoki86.id http://nuy2008.com/ .blogspot.com/read/2010/10/02/110327/1453718/763/makan-sebelum-operasi-dapatmempercepat-masa-pemulihan http://www.blogspot.com/2007/08/11/makan-bergizi-pasca-operasi/ http://tutorialkuliah.onsugar.com/makanan-dan-gizi/617-jenis-makanan-untuk-diet blog : windra_pasmr@yahoo.detikhealth.smallcrab.co.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful