1. Kapankah dimulai sejarah Hukum Internasional modern?

Jawab >>> Hukum Internasional modern sebagai suatu sistem hukum yang mengatur hubungan antara negara-negara, lahir dengan kelahiran masyarakat Internasional yang didasarkan atas negara-negara nasional. Sebagai titik saat lahirnya negara-negara nasional yang modern biasanya diambil saat ditandatanganinya Perjanjian Perdamaian Westphalia yang mengakhiri Perang Tiga Puluh Tahun di Eropa. Jadi sejarah hukum internasional modern lahir saat perjanjian perdamaian westphalia. Dalam Hukum internasional modern, keputusan pengadilan dan perjanjian/traktat lebih berpengaruh dari pada pendapat ahli hukum. Ada beberapa sumber-sumber hukum internasional yang turut mempengaruhi lahirnya hukum internasional tertulis. Secara karakteristik, sumber hukum internasional dapat dibagi menjadi dua; Pertama adalah sumber formil (al-mashadir al-syakliyah / formal source), kedua adalah sumber materil (al-mashodir al-madiyah / material source). Secara singkat, sumber formil dapat diartikan sebagai segala proses prosedural yang melegalisi hukum internasional secara nyata. Sedangkan sumber materil adalah segala sesuatu di mana hukum internasional bersumber dari padanya dan menjadi asas.

2. Mengapa perdamaian wesphalia dianggap sebagai peristiwa penting dalam Hukum Internasional? Jawab >>> PerjanjianDamai Westphalia terdiridariduaperjanjian yang ditandatangani di duakota di wilayah Westphalia, yaitu di Osnabrück (15 Mei 1648) dan di Münster (24 Oktober 1648). KeduaperjanjianinimengakhiriPerang 30 Tahun (1618-1648) yang berlangsung di

KekaisaranSuciRomawidanPerang 80 Tahun (1568-1648) antaraSpanyoldanBelanda.Perdamaian Westphalia dianggapsebagaiperistiwapentingdalamsejarahHukumInternasional modern yang modern,

bahkandianggapsebagaisuatuperistiwaHukumInternasional negaranasional. Sebabnyaadalah : 1 Selainmengakhiriperang 30 tahun,

didasarkanatasnegara-

Perjanjian

Westphalia

telahmeneguhkanperubahandalampetabumipolitik yang telahterjadikarenaperangitu di Eropa . 2 Perjanjianperdamaianmengakhiriuntukselama-lamanyausahaKaisarRomawi yang suci. 3 Hubunganantaranegaranegaradilepaskandaripersoalanhubungankegerejaandandidasarkanataskepentingannasionalneg araitumasing-masing. 4 KemerdekaannegaraBelanda, Swiss dannegara-negarakecil di JermandiakuidalamPerjanjian Westphalia.

3. Jelaskan perubahan besar dan pokok pada masyarakat Hukum Internasional sekarang? jawab >>> Perubahan besar dan pokok pada masyarakat hukum internasional ssekarang terletak padaciri-

hukum perang. penerimaan tamu negara asing. dan hukum damai. hukum yang mengatur tentang tata cara memeiliki rumah di negara lain. b. dan sebagainya. hukum tentang tata cara diplomatik. 4 Hubunganantaranegara-negaraberdasarkanatashukum banyakmengambilalihpengertianlembagaHukumPerdata. HukumRomawi. Jelaskan hakikat Hukum Internasional menurut Openheim? Jawab >>> Oppenheim mendefinisikanhukumbangsabangsaatauhukuminternasionalsebagaisuatusebutanuntuksekumpulanaturan-aturankebiasaandantraktat yang secarahukummengikatnegara-negaradalamhubunganmerekasatudengan yang lainnya. 3 Masyarakatnegara-negaratidakmengakuikekuasaan atasmerekasepertiseorangkaisarpadazamanabadpertengahandanPaussebagaiKepalaGereja. Hukum perdata Internasional (Privat International Law) Yaitu hukum internasional yang mengatur hubungan hukum antara warga negara suatu negara dengan warga negara dari negara lain (hukum antar bangsa). mengurus kekayaan yang terdapat di negara lain. Adanya perkembangan globalisasi menuntut setiap negara untuk menyesuaikan diri. a.Misalnya. konsul. Dalam melaksanakan . sewa-menyewa. Hukum Publik Internasional (Public Internasional Law) Yaitu hukum internasional yang mengatur negar ayang satu dengan engara yang lain dalam hubungan internasional (hukum antar negara).cirimasyarakatInternasionalnya yakni : 1 Negara merupakansatuanteritorial yang berdaulat. 6 TidakadanyaMahkamah (Internasional) dankekuatanpolisiinternasionaluntukmemaksakanditaatinyaketentuanhukumInternasional. Misalnya.Oppenheim. 5 Negara mengakuiadanyaHukumInternasionalsebagaihukum yang besar yang yang yang di mengaturhubunganantarnegaratetapimenekankanperanan dimainkannegaradalamkepatuhanterhadaphukumini. 2 Hubungannasional yang satudengan yang lainnyadidasarkanataskemerdekaandanpersamaanderajat. 7 Anggapanterhadapperang yang bellum justum denganlunturnyasegi(ajaranperangsuci) segikeagamaanberalihdarianggapanmengenaidoktrin kearahajaran yang menganggapperangsebagaisalahsatucarapenggunaankekerasan. 4. Setiap negara harus menjalin hubungan dengan negara lain untuk dapat saling melengkapi. membedakan hukum internasional menjadi dua bagian sebagai berikut. Hubungan kerjasama yang terjadi antar negara didorong kebutuhan satu sama lain. Hukum publik internasional ini sering disebut sebagai hukum internasional dalam arti sempit.

Upaya tersebut melalui : 2. Selain itu. Tetapi karena trauma Perang Dunia II menelan banyak korban di kalangan penduduk sipil.ruang lingkup dan lain-lain. Perjanjian ini juga disebut dengan The Briand-Kellog Pact.hubungan kerjasama tersebut tentunya diperlukan sebuah aturan yang tegas yang mengikat semua pihak yang terkait dalam hubungan tersebut. Selain itu. Mari kita lihat Pasal I dan II Paris Pact tersebut : . untuk menyatakan suatu aturan-aturan tentang perang antarnegara. Negara anggota dari perjanjian ini mengutuk adanya perang sebagai suatu cara penyelesaian dari suatu sengketa.sedangkan hukum internasional itu mengatur hubungan antar Negara 6. Hukum internasional bertujuan untuk mengatur masalah-masalah bersama dalam suatu hubungan antara subjek-subjek hukum internaional. dan damai. Jelaskan perjanjian Brial Kellogg Pact? Jawab >>> Awalnya istilah Hukum Perang digunakan.Dari segi sumber hukum teori ini menyimpulkan bahwa hukum nasional itu terletak pada kehendak Negara sedangkan hukum internasional itu berdasarkan kesepakatan antar berbagai Negara. Oleh karena itu. tertib. Pembentukan Paris Pact pada tahun 1928. Mereka menghindarkan diri dari perang sebagai penyelesaian konflik sehingga perjanjian ini dikenal juga dengan nama “Treaty for the Renunciation of War”. diperlukan suatu hukum internasional. hukum internasional berperan penting untuk mengatur dan menjaga tatanan hukum dunia yang aman. Sedangkan bila di tinjau dari ruang lingkupnya hukum nasional itu mengatur hubungan yang terjadi dalam batas-batas wilayahnya. Perbedaan yang mencolok yaitu tenang subjek hukum. maka dilakukanlah upaya menghindarkan dan bahkan meniadakan perang. dengan harapan agar dampak peperangan yang mengerikan tidak terjadi lagi.sumber hukum. juga untuk menghindari kerugian yang diderita suatu negara akibat tindakan dari negara lain. 5. Adanya aturan dalam sebuah hubungan dimaksudkan untuk mewujudkan kelancaran dan keberhasilan dalam mencapai tujuan bersama. dan tidak mengakui perang sebagai alat kebijakan politik nasional dan mereka sepakat akan menyelesaikan perselisihan mereka dengan jalan damai. Jelaskan hubungan Hukum Internasional dengan Hukum Nasional menurut aliran/teori dualism? Jawab >>> Anggapan dari teori ini adalah hukum internasional dan hukum nasional itu adalah merupakan dua bidang hukum yang berbeda satu sama lain.

2. yakni: a. b. Pada awal mula. International Labor Organization. mempunyai wilayah (teritorial) tertentu. dan lain-lain. Organisasi Internasional Organisasi internasional mempunyai klasifikasi. shall never be sought except by pacific means”. 7. Dewasa ini subjek-subjek hukum internasional yang diakui oleh masyarakat internasional. maka pada saat itu Negara-negara saling bersepakat untuk mengutuk penyelesaian sengketa dengan jalan peperangan dan men-cap Negara yang melakukannya dengan sebutan “agresor”. suatu istilah atau label yang sangat tidak disukai oleh Negara manapun di dunia ini. Sebutkan macam-macam subyek dalam Hukum Internasional? Jawab >>> Subyek hukum internasional diartikan sebagai pemilik. “The High Contracting Parties agree that the settlement or solution of all disputes or conflicts of whatever nature or of whatever origin they may be. pemegang atau pendukung hak dan pemikul kewajiban berdasarkan hukum internasional. dari kelahiran dan pertumbuhan hukum internasional. “The High Contracting Parties solemnly declare in the names of their respective peoples that they condemn recourse to war for the solution of international controversies. Namuan. pemerintahan yang sah dan kemampuan untuk mengadakan hubungan dengan negara lain. Dengan adanya ke dua instrumen hukum tersebut. mengenai Hak dan Kewajiban Negara. . and renounce it as an instrument of national policy in their relations with one another”. Organisasi internasional yang memiliki keanggotaan global dengan maksud dan tujuan yang bersifat spesifik. adalah: 1.Article I. contohnya adalah World Bank. Negara Menurut Konvensi Montevideo 1949. contohnya adalah Perserikatan Bangsa Bangsa . hanya negaralah yang dipandang sebagai subjek hukum internasional. International Monetary Fund. Organisasi internasional yang memiliki keanggotaan secara global dengan maksud dan tujuan yang bersifat umum. Article II. kualifikasi suatu negara untuk disebut sebagai pribadi dalam hukum internasional adalah: penduduk yang tetap. UNESCO. which may arise among them. seiring perkembangan zaman telah terjadi perubahan pelaku-pelaku subyek hokum internasional itu sendiri.

kaum pemberontak menempati status sebagai pribadi atau subyek hukum internasional 6. bahkan meluas ke negara-negara lain. sudah diakui secara luas di seluruh dunia. Tahta Suci Vatikan Tahta Suci Vatikan di akui sebagai subyek hukum internasional berdasarkan Traktat Lateran tanggal 11 Februari 1929. yang dipimpin oleh Henry Dunant dan bergerak di bidang kemanusiaan. 3. menyatakan individu adalah sebagai subyek hukum internasional yang mandiri. antara pemerintah Italia dan Tahta Suci Vatikan mengenai penyerahan sebidang tanah di Roma. seperti perang saudara dengan akibat-akibat di luar kemanusiaan. Individu Lahirnya Deklarasi Universal tentang Hak Asasi Manusia ( Universal Declaration of Human Rights)pada tanggal 10 Desember 1948 diikuti dengan lahirnya beberapa konvensi-konvensi hak asasi manusia di berbagai kawasan. Dengan pengakuan tersebut. namun wibawa Paus sebagai pemimpin tertinggi Tahta Suci dan umat Katholik sedunia. negara-negara dan organisasi internasional . Swiss. penyelesaian sepenuhnya merupakan urusan negara yang bersangkutan. memang merupakan suatu fakta yang tidak bisa disangkal lagi. Di beberapa tempat. tidak seluas tugas dan kewenangan negara. 4. sehingga hanya memiliki kekuatan moral saja. Namun apabila pemberontakan tersebut bersenjata dan terus berkembang. Kegiatan kemanusiaan yang dilakukan oleh Palang Merah Internasional mendapatkan simpati dan meluas di banyak negara. yang kemudian membentuk Palang Merah Nasional di masing-masing wilayahnya. yaitu Swiss. maka salah satu sikap yang dapat diambil oleh adalah mengakui eksistensi atau menerima kaum pemberontak sebagai pribadi yang berdiri sendiri. Perjanjian Lateran tersebut pada sisi lain dapat dipandang sebagai pengakuan Italia atas eksistensi Tahta Suci sebagai pribadi hukum internasional yang berdiri sendiri. Europe Union. 7. berarti bahwa dari sudut pandang negara yang mengakuinya. antara lain: Association of South East Asian Nation (ASEAN). sebab hanya terbatas pada bidang kerohanian dan kemanusiaan. walaupun sikap ini akan dipandang sebagai tindakan tidak bersahabat oleh pemerintah negara tempat pemberontakan terjadi. Palang Merah Internasional Pada awal mulanya. Organisasi internasional dengan keanggotaan regional dengan maksud dan tujuan global. walaupun tugas dan kewenangannya.c. Kelompok Pemberontak/Pembebasan Kaum belligerensi pada awalnya muncul sebagai akibat dari masalah dalam negeri suatu negara berdaulat. Oleh karena itu. didirikan oleh lima orang berkewarganegaraan Swiss. 5. Palang Merah Internasional merupakan organisasi dalam ruang lingkup nasional. Palang Merah Nasional dari negar-negara itu kemudian dihimpun menjadi Palang Merah Internasional (International Committee of the Red Cross/ICRC) dan berkedudukan di Jenewa. Perusahaan Multinasional (MNC) Eksistensi MNC dewasa ini.

Makassar. yang tentu saja berpengaruh terhadap eksistensi. Subyek hukum internasional juga dapat didefinisikan sebagai pihak yang dapat dibebani hak dan kewajiban yang diatur oleh Hukum Internasional atau setiap negara." Keputusan House of Lord (1962). khususnya ketika rezim-rezim diktator berkuasa di wilayah tersebut. Dari beberapa informasi media massa menunjukkan bahwa perang ini telah menyebabkan kerugian harta benda dan nyawa.mengadakan hubungan dengan perusahaan-perusahaan multinasional yang kemudian melahirkan hak-hak dan kewajiban internasional. Ikon-ikon ini seperti halnya pada kasus penyerangan Amerika Serikat terhadap pemerintahan Saddam Husein di Irak. . baik dari pihak TNI. tetapi juga di Papua. dan wilayah lainnya. Perang yang diawali tindakan diskriminatif baik secara ekonomi maupun politik oleh pemerintahan Orde Baru kepada masyarakat Aceh bukanlah fenomena baru dalam tatanan internasional. Peperangan antara GAM dan TNI telah berlangsung lebih dari satu bulan. Eskalasi pemberitaan di berbagai media massa meningkat pesat seiring dengan meningkatnya konflik antara GAM dan TNI yang meningkat ketika pemerintahan Megawati mengeluarkan keputusan untuk menggelar operasi terpadu di wilayah Aceh. tindakan GAM tersebut dianggap sebagai usaha memberontak terhadap pemerintahan yang sah dan berdaulat. struktur substansi dan ruang lingkup hukum internasional itu sendiri. PERMASALAHAN Aceh belakangan ini menjadi diskursus publik di berbagai media massa. meskipun tidak dalam artian organisasi seperti negara. Pemerintah berpendapat bahwa GAM adalah gerakan separatis bersenjata yang mengancam kedaulatan NKRI dan mengganggu semangat nasionalisme. Gerakan ini marak ketika reformasi digulirkan pada tahun 1998 yang memberikan sedikit angin segar bagi kebebasan berpendapat. Gerakan-gerakan yang mereka tempuh biasanya berupa gerakan pembebasan nasional. GAM maupun pihak masyarakat sipil. Bagaimana pendapat saudara tentang GAM dalam konteks Hukum Internasional? Jawab >>> Para pemberontak sebagai kelompok dapat diberikan hak-hak sebagai pihak sedang berperang (belligerent) dalam perselisihannya dengan pemerintah yang sah. Di Indonesia sendiri. Mereka bahkan memaparkannya dalam ikon-ikon tersendiri. Padahal. dalam konvensi PBB Pasal 1 ayat 1 secara tegas menolak praktik-praktik diskriminasi. badan hokum (internasional) atau manusia yang memiliki hak dan kewajiban dalam hubungan internasional. Bagi pemerintah yang berkuasa yakni pemerintahan Mega-Hamzah. 8. gerakan pemberontakan semacam ini tidak hanya muncul di Aceh. Perang yang dalam klasifikasinya termasuk kategori perang internal ini sebelumnya juga melanda negara-negara di Amerika Latin.

Kedua. Konsekuensinya adalah pelaksanaan hukum perang bagi kedua belah pihak. GAM memiliki angkatan perang yang jumlahnya memadai. Angkatan perang inilah yang kemudian menjalankan fungsi keamanan internal di tingkatan mereka. . di antara semua itu. Pengakuan GAM sebagai subjek hukum internasional dilihat dari beberapa prinsip penting. subjek hukum internasional yang cukup penting adalah negara. Selain itu. Dalam kerangka hukum internasional. Dalam pengakuan de facto kepada GAM. Prinsip ini muncul karena ada pertimbangan negara lain menyangkut kepentingan perlindungan warga negaranya dan perdagangan internasional. Pengakuan seperti ini pernah ditempuh pemerintah Inggris terhadap pihak pemberontak dalam perang saudara di Spanyol tahun 1937. Pertama. Dalam kondisi ini. dan organisasi internasional. GAM dapat menyelenggarakan kegiatan administrasi dalam interaksi sosial dan hal ini sudah dilaksanakan oleh GAM sehingga terdapat dua administrasi di wilayah Aceh.Namun. peperangan antara pihak GAM dan TNI telah mencapai dimensi tertentu di mana negara luar harus melihatnya sebagai perang sesungguhnya antara dua kekuatan. organisasi GAM dapat dikategorikan sebagai kelompok pemberontak (belligerent) yang diakui sebagai subjek dari hukum internasional. negara-negara luar dapat mengambil keputusan untuk mengakui secara de facto kepada GAM terbatas pada wilayah Aceh. kegiatan-kegiatan GAM telah mencapai suatu titik keberhasilan saat mereka dapat menduduki secara efektif dan membentuk otoritas de facto di wilayah Aceh yang sebelumnya dikuasai penuh oleh pemerintah Indonesia. Pertama. GAM punya struktur pemerintahan sendiri yang tersebar hampir di seluruh wilayah Aceh. GAM adalah bentuk organisasi pemberontak yang terbesar di wilayah Indonesia dilihat dari beberapa parameter. hanya pemerintah RI yang dapat mewakili negara untuk tujuan suksesi negara dan wakil-wakil dari kelompok GAM yang diakui de facto secara hukum tidak berhak atas imunitas-imunitas dan privilegde-privilegde diplomatik penuh (Starke:1992). individu. Kedua faktor inilah yang akhirnya membentuk parameter ketiga yakni otoritas de facto di wilayah Aceh. Selain kelompok pemberontak. Pengakuan keadaan berperang ini tentu sangat berbeda dari pengakuan pemerintah induk atau pemerintah pemberontak sebagai pemerintah yang sah. Dengan pemerintahan ini. hanya pemerintah RI yang diakui secara de jure yang dapat mengklaim atas harta benda yang berada di seluruh wilayah RI termasuk Aceh. Subjek hukum internasional adalah kesatuan entitas yang dapat dikenai hak dan kewajiban internasional. Kedua.

Meskipun pada proses historisnya jalan diplomasi kerap tidak menemukan titik temu. Mampukah operasi militer menyelesaikan konflik antara GAM dan TNI ataukah justru akan menciptakan konflik yang berkepanjangan? Dialektika sejarahlah yang akan menjawab semua itu. Hal ini karena dalam perspektif hukum internasional. kebebasan bernavigasi. Kata-kata dalam ketentuan ini menyarankan bahwa 200 mil adalah batas maksimum dari ZEE. Zona batas luas tidak boleh melebihi kelautan 200 mil dari garis dasar dimana luas pantai teritorial telah ditentukan. Masih teringat di benak kita bagaimana Orde Baru menggelar DOM (Daerah Operasi Militer) di Aceh sebagai suatu penyelesaian terhadap GAM. *** 9. diklaim negara-negara Amerika Latin dan Afrika. dan berhak menggunakan kebijakan hukumnya. terbang di atasnya. sumbernya mengacu pada persiapan untuk UNCLOS III. Awalnya negara Chili mengaku termotivasi pada keinginan untuk melindungi operasi paus lepas pantainya. kegagalan tersebut harus saling diintrospeksi satu sama lain. Batas dalam ZEE adalah batas luar dari laut teritorial. tapi . Di banyak daerah tentu saja negara-negara pantai tidak akan memilih mengurangi wilayahnya ZEE kurang dari 200 mil. negara itu dapat mengajukannya. Apakah yang dimaksud dengan ZEE dan apa itu landasan kontingen dan laut teritorial? Jawab >>> Zona Ekonomi Eklusif adalah zona yang luasnya 200 mil dari garis dasar pantai. Yang terjadi adalah tumbuhnya benih-benih rasialisme yang berkembang hingga saat ini. Menurut Prof. Hollick. Yang terpenting lagi adalah bagaimana mengikutsertakan perwakilan dari masyarakat sipil sebagai komunitas mayoritas di Aceh dalam setiap meja perundingan. Tetapi tetap mengapa batas 200 mil dipilih sebagai batas luar jadi pertanyaan. ataupun melakukan penanaman kabel dan pipa. sebagai langkah demokratis. dimulai oleh negara Chili. Sejarah telah membuktikan bahwa cara-cara militeristik tidak mampu menyelesaikan perang. GAM dapat diakui sebagai kaum belligerent (pemberontak) sehingga mampu menjadi subjek dari hukum internasional. Industri paus hanya menginginkan zona seluas 50 mil. yang mana dalam zona tersebut sebuah negara pantai mempunyai hak atas kekayaan alam di dalamnya. Pada awal UNCLOS zona yang paling banyak diklaim oleh negara pantai adalah 200 mil. jelas bahwa perang antara GAM dan TNI harus dilihat sebagai peperangan dua pihak yang harus memerhatikan hukum perang. dan biologis nyata. ekologis. Sebenarnya penyelesaian konflik antara GAM dan TNI dapat ditempuh dengan jalan diplomasi. Kemudian timbul pertanyaan mengapa luas 200 mil menjadi pilihan maksimum untuk ZEE. Alasannya adalah berdasarkan sejarah dan politik: 200 mil tidak memiliki geografis umum. figur 200 mil dipilih karena suatu ketidaksengajaan.Oleh karenanya. sehingga jika ada suatu negara pantai yang menginginkan wilayahnya ZEE-nya kurang dari itu. karena kehadiran wilayah ZEE negara tetangga. Sementara akar sejarahnya berdasarkan pada kebutuhan yang berkembang semenjak tahun 1945 untuk memperluas batas jurisdiksi negara pantai atas lautnya. Konsep dari ZEE muncul dari kebutuhan yang mendesak. Lalu untuk mempermudah persetujuan penentuan batas luar ZEE maka dipilihlah figur yang paling banyak mewakili klaim yang telah ada.

Apabila ZEE suatu negara berhimpitan dengan ZEE negara lain maka penetapannya didasarkan kesepakatan antara kedua negara tersebut. Bagaimana pengolahan jenis ikan di area ZEE? Jawab >>> Batas Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Pada tanggal 21 Maret 1980 Indonesia mengumumkan ZEE. Lalu bagaimanakah bila dua negara menguasai satu laut yang lebarnya tidak sampai 24 mil? Bila hal itu terjadi maka wilayah laut teritorial ditentukan atas kesepakatan dua negara yang bersangkutan. Batas laut teritorialnya 11. Batas Zona Ekonomi Eksklusif adalah wilayah laut Indonesia selebar 200 mil yang diukur dari garis pangkal laut wilayah Indonesia. Indonesia bertanggung jawab untuk melestarikan dan melindungi sumber daya alam dari kerusakan. Oleh karena itu. Sebab dalam batas ZEE suatu negara berhak melakukan eksploitasi. Sebutkan dan jelaskan sumber-sumber Hukum Internasional? Jawab >>> sumber-sumber hukum internasional yakni :  konvensi-konvensi internasional untuk menetapkan perkara-perkara yang diakui oleh negaranegara yang sedang berselisih  kebiasaan internasional sebagai bukti dari suatu praktek umum yang diterima sebagai hukum  azas-azas umum yang diakui oleh negara-negara yang mempunyai peradaban  keputusan-keputusan kehakiman dan pendidikan dari publisis-publisis yang paling cakap dari berbagai negara. Zona ini telah disalahpahami secara luas bahwa luasnya adalah 200 mil. eksplorasi. 10. padahal faktanya luasnya beraneka ragam dan tidak lebih dari 300 mil.disarankan bahwa sebuah contoh diperlukan. Kemukakan pendapat saudara tentang materi Hukum Internasional yang disajikan dosen yang bersangkutan? Jawab >>> 12. dan pelestarian sumber kekayaan alam yang berada di dalamnya baik di dasar laut maupun air laut di atasnya. Dengan adanya perundingan maka pembagian luas wilayah laut akan adil. Hal tersebut sesuai dengan Deklarasi Djuanda pada tanggal 13 Desember 1957 yang kemudian mendapat pengakuan dunia pada tahun 1982 saat diadakan Konvensi Hukum Laut Internasional di Jamaika. Dan contoh yang paling menjanjikan muncul dalam perlindungan zona diadopsi dari Deklarasi Panama 1939. sebagai cara tambahan untuk menentukan peraturan-peraturan hukum Mahkamah dapat membuat keputusan “ex aequo et bono” (artinya : sesuai dengan apa yang dianggap adil) apabila pihak-pihak yang bersangkutan setuju. . pengolahan.

tetapi terkadang memang diikuti secara konsekuen. Kalau perlu dengan mencari kaitannya dengan moral agama  Kedaulatan di tangan tuhan Adapula Negara yang mengatakan bahwa kedaulatannya berada ditangan Tuhan. Hanya saja kemudian yang perlu diperhatikan adalah siapa orang yang menjadi pelaksana jalannya roda pemerintahan itu . Negara-negara komunis sering mengatakan sebagai Negara demokrasi. artinya supremasi hukum dinomorsatukan. peraturan dijunjung tinggi. oleh rakyat dan untuk rakyat. 14. artinya suara rakyat banyak benar—benar didengar keluhannya dan penderitaannya. Tuhan Yang Maha Kuasa yang menentukan jalannya roda pemerintahan.13. Oleh karena itu. alat pengujinya adalah sejauhmana hukum itu dibuat oleh wakil rakyat untuk mengatur dan mengurus hubungan rakyat dengan pemerintahnya secara baik dan benar. Apabila diatur oleh Sang Pencipta. Oleh karena itu. kalau ada Negara yang kedaulatannya berdasarkan hukum. tetapi memaksakan kehendaknya demi partai tunggal dan sosialisme. Negara liberal sering mengucapkan demokrasi. terkadang hanya sebagai slogan. tetapi mereka menyebarluaskannya melalui pemaksaan. Istilah-istilah itu diturunkan dari kata latin superanus yang berarti tertinggi. bila ada yang mengatakan bahwa kedaulatan di tangan rakyat maka yang membuktikannya adalah sejauh mana pertanggungjawaban pemerintah kepada rakyatnya. Kedaulatan berarti kekuasaan tertinggi atau kekuasaan yang tidak terletak dibawah kekuasaan lain. Tetapi hal ini tampaknya hanya sekedar menutupi perilaku pemerintah yang berkuasa. Jadi. Tetapi bukankah tidak sedikit Negara yang mengaku Negara hukum? Tetapi hukum yang dibuat oleh manusia. Menurut mereka inilah contoh Negara demokrasi. baik langsung maupun melalui perwakilan pada badan legislatif. Jelaskan bentuk-bentuk kedaulatan negara? Jawab >>> Bentuk-bentuk kedaulatan negara yaitu :  Kedaulatan di tangan rakyat Ada Negara yang menganggap bahwa kedaulatan ditangan rakyat.Di mana letak kekuasaan tertinggi pada suatu Negara bermacam-macam pada berbagai Negara. Padahal mereka sendiri dulunya adalah Negara penjajah.  Kedaulatan berada di tangan hukum Adapula Negara yang mengatakan bahwa kedaulatan berada ditangan hukum. maka yang melanggarnya akan berdosa. Jelaskan kedaulatan suatu negara? Jawab>>> Istilah kedaulatan merupakan terjemahan dari bahasa Inggris Sovereignty yang dalam bahasa Italia disebut Sovranus.

Di pihak lain perjanjian internasional ada yang hanya melalui dua tahap yakni perundingan dan penandatanganan. konvensi (convention). protocol. modus vivendi. Penggolongan yang pertama ialah perbedaan perjanjian internasional dalam dua golongan yakni perjanjian multilateral dan bilateral. Jelaskan sumber-sumber internasional Prof Muktar Kusuma Admaja? Jawab >>> Sumber-sumber hukum internasional menurut Pasal 38 Piagam Mahkamah Internasional terdiri atas : 1.sendiri. Perjanjian ini harus diadakan oleh subjek hukum internasional yang menjadi anggota masyarakat internasional. Kebiasaan Internasional. sedangkan perjanjian golongan kedua yang lebih sederhana sifatnya diadakan untuk perjanjian yang tidak begitu penting dan memerlukan penyelesaian yang cepat. Prinsip hukum umum yang diakui oleh bangsa-bangsa yang beradab. Dewasa ini hukum internasional cenderung mengatur hukum perjanjian internasional antara organisasi internasional dengan organisasi internasional atau antara organisasi internasional dengan subjek hukum internasional secara tersendiri. piagam (statute). Pada satu pihak terdapat perjanjan internasional yang diadakan menurut tiga tahap pembentukan yaitu perundingan. penandatanganan. accord. 4. charter. 15. Biasanya perjanjian golongan pertama diadakan untuk hal yang dianggap penting sehingga memerlukan persetujuan dari badan yang memiliki hak untuk mengadakan perjanjian (treaty making power). 3. Dan sebagai alat uji untuk mengukur sejauh mana pengakuan kedaulatan ini adalah kontribusi untuk perubahan bagi negaranya melalui penafsiran agama. arrangement. Perjanjian Internasional ialah perjanjian yang diadakan anggota masyarakat bangsa-bangsa dan bertujuan untuk mengakibatkan akibat tertentu. Lain halnya dengan prinsip Negara yang mengatakan bahwa kedaulatan berada pada Negara itu sendiri. Ad 1. baik yang bersifat umum maupun khusus yang mengandung ketentuan hukum yang diakui secara tegas oleh negara-negara yang bersengketa. Berdasarkan praktik beberapa negara kita dapat membedakan perjanjian internasional itu ke dalam beberapa golongan. 2. Perjanjian Internasional. Istilah lain untuk perjanjian internasional antara lain : traktat (treaty).baik dan benar.  Kedaulatan di tangan raja/penguasa Ada pula yang mengatakan bahwa kedaulatan Negara berada di tangan raja/penguasa. Keputusan pengadilan dan ajaran para sarjana yang paling terkemuka dari berbagai negara sebagai sumber tambahan bagi menetapkan kaidah hukum. Dan kedaulatan ini lah bentuk yang paling mengkultuskan manusia di muka bumi. Hal ini disebabkan oleh perkembangan yang pesat dari organisasi internasional di lapangan ini. dan ratifikasi. Perjanjian bilateral artinya perjanjian antara dua pihak contohnya perjanjian antara Republik Indonesia dengan RRC mengenai masalah dwikewarganegaraan sedangkan multilateral artinya perjanjian . Mengenai klasifikasi perjanjian internasional terdapat beberapa penggolongan. dengan agama yang bersangkutan adalah agama yang diakui. covenant dsb. pakta (pact). praktek. declaration. sebagai bukti dari suatu kebiasaan umum yang telah diterima sebagai hukum.

Ad 2. Perjanjian internasional yang berulang kali diadakan mengenai hal yang sama dapat menimbulkan suatu kebiasaan dan menciptakan lembaga hukum. Pihak ketiga umumnya tidak dapat turut serta dalam treaty contract. Kebiasaan internasional erat hubungannya dengan perjanjian internasional dimana hubungan ini adalah hubungan timbal balik. Berhubungan erat dengan ini ialah bahwa kedudukan mahkamah internasional sebagai badan yang membentuk dan menemukan hukum baru diperkuat dengan adanya sumber hukum ini. Kebiasaan Internasional Hukum kebiasaan internasional ialah kebiasaan internasional yang merupakan kebiasaan umum yang diterima sebagai hukum. Perbedaan antara treaty contract dan law making treaties jelas nampak bila dilihat dari pihak yang tidak turut serta dalam perundingan yang melahirkan perjanjian tersebut. Dengan treaty contract dimaksudkan perjanjian seperti suatu kontrak atau perjanjian hukum perdata yang haya mengakibatkan hak dan kewajiban antara para pihak yang mengadakan perjanjian itu. Prinsip hukum umum Asas hukum umum ialah asas hukum yang mendasari sistem hukum modern yaitu sistem hukum positif yang didasarkan atas asas dan lembaga hukum negara barat yang untuk sebagian besar didasarkan atas asas dan lembaga hukum Romawi. Dengan law making treaties dimaksudkan perjanjian yang meletakan ketentuan atau kaidah hukum bagi masyarakat internasional sebagai keseluruhan. Keleluasaan bergerak yang diberikan oleh sumber hukum ini kepada mahkamah dalam membentuk hukum baru sangat berfaedah bagi perkembangan hukum . kebiasaan itu harus diterima sebagai hukum (psikologis) Sebagai suatu sumber hukum kebiasaan internasional tidak berdiri sendiri. Ad 3. harus terdapat suatu kebiasaan yang bersifat umum (material) 2. Pada law making treaties selalu terbuka bagi pihak lain yang semula tidak turut serta dalam perjanjian karena yang diatur dalam perjanjian itu merupakan masalah umum yang mengenai semua anggota masyarakat. Adanya asas hukum umum sebagai sumber hukum primer tersendiri sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan hukum internasional sebagai sistem hukum positif. Penggolongan lain yang lebih penting dalam pembahasan hukum internasional sebagai sumber hukum formal ialah penggolongan perjanjian dalam treaty contract dan law making treaties. Untuk dapat dikatakan bahwa kebiasaan internasional itu merupakan sumber hukum perlu terdapat unsur-unsur sebagai berikut : 1. Menurut Pasal 38 ayat (1) asas hukum umum merupakan suatu sumber hukum formal utama yang berdiri sendiri di samping kedua sumber hukum yang telah disebut di muka yaitu perjanjian internasional dan kebiasaan.antara banyak pihak misalnya Konvensi Jenewa tahun 1949 mengenai perlindungan korban perang. Perlu diketahui bahwasannya tidak semua kebiasaan internasional dapat menjadi sumber hukum. Apabila ditinjau secara yuridis maka menurut bentuknya setiap perjanjian baik treaty contract maupun law making treaties adalah suatu contract yaitu suatu perjanjian atau persetujuan antara pihak yang mengadakannya dan yang mengakibatkan timbulnya hak dan kewajiban bagi para pesertanya. Pertama dengan adanya sumber hukum ini mahkamah tidak dapat menyatakan “non liquet” yakni menolak mengadili perkara karena tiadanya hukum yang mengatur persoalan yang diajukan.

Vietnam. Lain dengan sumber utama yang telah dijelaskan di atas. Malaysia. Kondisi tersebutlah yang mendorong negara-negara yang baru merdeka untuk menggalang persatuan dan mencari jalan keluar demi meredakan ketegangan dunia dan memelihara perdamaian. sehingga situasi dunia pada saat itu selalu diliputi oleh kecemasan akan terjadinya perang nuklir. Walaupun keputusan pengadilan tidak mempunyai kekuatan yang mengikat namun keputusan pengadilan internasional. Artinya keputusan pengadilan dan pendapat para sarjana dapat dikemukan untuk membuktikan adanya kaidah hukum internasional mengenai suatu persoalan yang didasarkan atas sumber hukum primer. Thailand. Kedua kekuatan besar yang saling berlawanan baik secara ideologis maupun kepentingan tersebut terus berlomba-lomba untuk membangun senjata modern. Daratan China. Mahkamah Internasional (Iternational Court of Justice). Hal tersebutlah yang menyebabkan timbulnya konflik dan pergolakan di berbagai tempat seperti konflik di Semenanjung Korea. Kondisi keamanan dunia yang masih belum stabil pasca berakhirnya perang dunia kedua tersebut semakin diperparah dengan munculnya perang dingin antara dua blok yang saling berseberangan yaitu Blok Barat yang dipimpin oleh Amerika Serikat. maka “a fortion” keputusan pengadilan lainnya tidak mungkin mempunyai keputusan yang mengikat. dan Blok Timur yang dipimpin oleh Uni Sovyet. negara-negara dunia ketiga menjadi bangkit dan semakin meningkatkan perjuangan mereka untuk memperoleh kemerdekaan. Afrika. dan Indonesia. keputusan pengadilan dan pendapat para sarjana hanya merupakan sumber subsider atau sumber tambahan. Yaman. India. Mahkamah Arbitrase Permanen (Permanent Court Arbtration) mempunyai pengaruh besar dalam perkembangan hukum intersional. 16. Mengenai sumber hukum tambahan yang kedua yaitu ajaran para sarjana hukum terkemuka dapat dikatakan bahwa penelitian dan tulisan yang dilakukan oleh sarjana terkemuka sering dapat dipakai sebagai pegangan atau pedoman untuk menemukan apa yang menjadi hukum internasional walaupun ajaran para sarjana itu sendiri tidak menimbulkan hukum. Jelaskan apa yang dimaksud dengan konferensi Asia Afrika dan diselenggarakan di negara mana? dan apa hasil yang didapatkan? Jawab >>> A. Palestina. Namun setelah berakhirnya perang dunia II pada Agustus 1945. Ad 4. negara-negara dunia ketiga yang berada di kawasan benua Asia dan Afrika umumnya adalah daerah jajahan. terutama Mahkamah Internasional Permanen (Permanent Court of International Justice). Filipina. LATAR BELAKANG KONFERENSI ASIA AFRIKA Sebelum perang dunia II.internasional. Keputusan pengadilan dan pendapat para sarjana itu sendiri tidak mengikat artinya tidak dapat menimbulkan suatu kaidah hukum. .Sumber hukum tambahan : keputusan pengadilan dan pendapat para sarjana terkemuka di dunia. Keputusan Mahkamah Internasional sendiri tidak mengikat selain bagi perkara yang bersangkutan.

Hasil dari Konferensi Panca Negara antara lain. telah terlebih dahulu dilaksanakan pertemuan pendahuluan di Colombo (Srilanka) pada tanggal 28 April 1954 hingga 2 Mei 1954. Kepentingan bersamaa negara-negara Asia Afrika. Menetapkan kelima negara peserta Konferensi Panca Negara (Konferensi Bogor) sebagai negaranegara sponsor.B. Pertemuan inilah yang dikenal sebagai Konferensi Colombo. Menetapkan jumlah negara Asia Afrika yang akan diundang. 3. dan budaya. dan masalah-masalah rasialisme. Pelaksanaan Konferensi Asia Afrika Konferensi Asia Afrika dilaksanakan dilaksanakan di Bandung pada tanggal 18-25 April 1955. D. 4. Meningkatkan kerjasama dalam bidang ekonomi. dibahas mengenai persiapan penyelenggaraan KAA. Menentukan tujuan pokok Konferensi Asia Afrika. PERSIAPAN PENYELENGGARAAN KONFERENSI ASIA AFRIKA Sebelum Konferensi Asia Afrika (KAA) diselenggarakan. Kedudukan negara-negara Asia Afrika dalam upaya mewujudkan perdamaian dunia. Mengadakan Konferensi Asia Afrika di Bandung pada bulan April 1955. C. 2. Dalam pertemuan ini.Pertemuan selanjutnya diadakan di Bogor (Indonesia) pada tanggal 28-31 Desember 1954. imperialisme. Konfrensi yang dibuka secara resmi oleh Presiden Sukarno pada tanggal 18 April 1955 ini dihadiri oleh 29 negara. Hasil dari Konferensi Colombo ini adalah kesepakatan untuk menyelenggarakan konferensi lanjutan antara negara-negara AsiaAfrika. Konferensi di Bogor ini dikenal sebagai Konferensi Panca Negara. dan dan 6 diantaranya adalah negara-negara Afrika. 2. sosial. Kedaulatan negara. 3. 4. Konferensi ini berlangsung di Gedung Merdeka yang sekarang terletak di Jalan Asia Afrika. . Tujuan Konferensi Asia Afrika 1. 1. Bandung.

Rasialisme (perbedaan warna kulit). dan perdamaian dunia. Jepang. Turki. Kerjasama internasional. Suriah. E. Srilanka. Ketua Komite Ekonomi : Mr. Masalah rakyat yang masih terjajah di Afrika Utara. Irak. dan hak asasi manusia. Ali Sastroamijoyo : Prof. Yamin 3. Susunan pengurus Konferensi Asia Afrika adalah sebagai berikut: Ketua Komite 1. dan RRC. Vietnam Utara. budaya. Mesir. tercermin penghargaan terhadap hak asasi manusia. Laos. 4. Selain itu. 2. Thailand. Sudan. Dan berikut adalah isi Dasasila . Pakistan. Nepal. Libanon. Ethiopia. 3. Hak menentukan nasib sendiri. Sekretaris Jenderal : Roeslan Abdul Ghani Berbagai masalah yang dibahas dalam konferensi tersebut antara lain: 1. Ghana. Liberia. Moh. Usaha untuk meningkatkan kerjasama bidang ekonomi. Yaman. Ketua Komite Kebudayaan : Mr. 6. Masalah Irian Barat. Saudi Arabia. pertemuan KAA telah berhasil pula merumuskan sepuluh asas yang tercantum dalam Dasasila Bandung. Indonesia. kedaulatan semua bangsa. 7. 5.Gedung Merdeka Ke-29 negara peserta Konferensi Asia Afrika di Bandung tersebut antara lain:Afganistan. Ir Rooseno 2. India. sosial. Yordania. Vietnam Selatan. Masalah pelucutan senjata. Filipina. Hasil Konferensi Asia Afrika Hasil Konferensi Asia Afrika yang paling penting adalah telah terjadinya suatu kerjasama di antara negara-negara Asia Afrika. Libya. Kamboja. Burma. Iran. Dalam Dasasila Bandung.

bernama Liga Bangsa-Bangsa. terdapat sebuah organisasi yang mirip. yang bisa dianggap sebagai pendahulu PBB. 17. Sejumlah 42 negara menjadi anggota saat LBB didirikan. namun tujuh di antara keduapuluh satu anggota tambahan ini kemudian mengundurkan diri (ada yang dikeluarkan) sebelum 1946. 9. Dasasila Bandung 1. 7. Tidak melakukan agresi terhadap negara lain. Ide untuk mendirikan LBB dicetuskan Presiden Amerika Serikat Woodrow Wilson meskipun AS sendiri kemudian tidak pernah bergabung dengan organisasi ini. Dari 1919 hingga 1946. Sedangkan Perserikatan Bangsa-Bangsa atau disingkat PBB (bahasa Inggris: United Nations atau disingkat UN) adalah sebuah organisasi internasional yang anggotanya hampir seluruh negara di dunia. 4. 8. namun Sidang Umum yang pertama . sosial.dihadiri wakil dari 51 negara . pengamanan internasional.Bandung. Coba saudara jelaskan apa yang dimaksud dengan LBB dan apa pula PBB? Jawab >>> Liga Bangsa-Bangsa (LBB) adalah sebuah organisasi internasional yang didirikan setelah Konferensi Perdamaian Paris 1919. 2. menyelesaikan pertentangan antara negara-negara melalui negosiasi dan diplomasi. 6. London). Menghormati hak-hak asasi manusia sesuai dengan Piagam PBB. DC. dan budaya. Semua negara yang tergabung dalam wadah PBB menyatakan independensinya . dan perlindungan sosial. Tidak melakukan tekanan terhadap negara lain. 21 negara masuk menjadi anggota. 3. 5. Menyelesaikan masalah dengan jalan damai. Menghormati hukum dan kewajiban-kewajiban internasional. 10. 23 di antaranya tetap bertahan sebagai anggota hingga LBB dibubarkan pada 1946. Menghormati hak tiap-tiap bangsa untuk mempertahankan diri secara sendirian atau secara kolektif. Mengakui persamaan semua ras dan persamaan semua bangsa baik besar maupun kecil. Perserikatan Bangsa-bangsa didirikan di San Francisco pada 24 Oktober 1945 setelah Konferensi Dumbarton Oaks di Washington. mencegah perang melalui keamanan kolektif. Sejak didirikan di San Francisco pada 24 Oktober 1945 sedikitnya 192 negara menjadi anggota PBB. Memajukan kerjasama dalam bidang ekonomi. Fungsi-fungsi utamanya termasuk melucuti senjata. lembaga ekonomi. Lembaga ini dibentuk untuk memfasilitasi dalam hukum internasional.baru berlangsung pada 10 Januari 1946 (di Church House. serta memperbaiki kesejahteraan hidup global. tepatnya pada 10 Januari 1920. Menghormati kedaulatan wilayah setiap bangsa. Tidak melakukan campur tangan dalam soal-soal dalam negara lain. Antara 1920-1937.

selain Vatikan dan Takhta Suci serta Republik Cina (Taiwan) yang tergabung dalam wilayah Cina pada 1971. .masing-masing.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful