BUPATI KEBUMEN

Kebumen, Nomor Sifat Lampiran Perihal : 500 /01019 : : 1 Bendel : Petunjuk Teknis Musrenbang Desa Penyusunan RKP Desa Tahun 2011 Oktober 2010

Kepada : Yth. Camat se-Kabupaten Kebumen;

di Tempat

SURAT EDARAN
Dalam rangka memberikan pedoman pelaksanaan Musrenbang RKP Desa sebagaimana diamanatkan pada BAB VI Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa dan Permendagri No 66 Tahun 2007 tentang Perencanaan Pembangunan Desa, Pemerintah Desa wajib menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Desa) dan Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKP Desa) sebagai dokumen perencanaan pembangunan tahunan desa secara partisipatif dengan melibatkan para pemangku kepentingan sebagai wujud meningkatkan kualitas sistem perencanaan desa yang merupakan bagian integral dari sistem perencanaan pembangunan daerah dan nasional. Perencanaan Pembangunan Desa Partisipatif dimaksud sebagai dokumen perencanaan strategis desa dalam upaya peningkatan kualitas perencanaan pembangunan desa yang mengutamakan prinsip-prinsip perencanaan partisipatif, berpihak pada masyarakat secara efektif dan efisien mampu mengatasi permasalahan riil masyarakat terutama dalam upaya penanggulangan kemiskinan yang terintegrasi melalui perencanaan dan penganggaran program/kegiatan yang berorientasi pada pemenuhan hak-hak dasar masyarakat. I. DASAR HUKUM PELAKSANAAN : 1. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1950 tentang Pembentukan DaerahDaerah Kabupaten dalam Lingkungan Provinsi Jawa Tengah jo. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1950; Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara; Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan; Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional; Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentag Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah;

2. 3. 4. 5.

-

1

11. Pemerintahan Daerah Provinsi dan Pemerintahan Daerah Kabupaten / Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82. 19. Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 3 Tahun 2007 tentang Sumber Pendapatan Desa. Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 13 Tahun 2009 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2010 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 10 Tahun 2010 tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2010. Satuan Polisi Pamong Praja dan Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu. 13. Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2006 tentang Tata Cara Penyusunan Rencana Pembangunan Nasional. Tahun 2006 Tentang Pedoman telah diubah dengan Peraturan 2007 tentang Perubahan atas Tahun 2006 tentang Pedoman 15.6. 14. 8. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan. II. Desa adalah kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas-batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat. Tatacara Penyusunan. Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2001 tentang Penyelenggaraan Dekonsentrasi. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah. 20. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737). Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah. PENGERTIAN 1. Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2004 tentang Rencana Kerja Pemerintah. 9. Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 14 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Teknis Daerah. Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah. 7. berdasarkan asal usul dan adat istiadat setempat yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia. 16. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 67 Tahun 2007 tentang Pendataan Program Pembangunan Desa/Kelurahan. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Pengelolaan Keuangan Daerah. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. 17. 2. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. 10. 18. Peraturan Daerah Kabupaten Kebumen Nomor 53 Tahun 2004 tentang Partisipasi Masyarakat dalam Proses Kebijakan Publik. Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa yang selanjutnya disingkat MUSRENBANG DESA adalah forum musyawarah tahunan yang dilaksanakan secara partisipatif oleh para pemangku kepentingan desa (pihak - 2 . Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 66 Tahun 2007 Tentang Perencanaan Pembangunan Desa. 12.

APBN. Peserta adalah pihak yang memiliki hak pengambilan keputusan dalam Musrenbang Desa melalui pembahasan yang disepakati bersama. 7. dengan mempertimbangkan kerangka pendanaan yang dimutahirkan. APBDesa. APBD (Propinsi. Daftar Usulan Rencana Kegiatan Pembangunan Desa yang selanjutnya disingkat (DU-RKP Desa) adalah daftar yang merupakan usulan kegiatan pembangunan desa yang menggunakan dana yang sudah jelas sumbernya baik dari APBN. pelaksanaan. - 3 . 4. 2. Evaluasi Program dan Kegiatan Tahun Sebelumnya. lintas SKPD. Merumuskan prioritas kegiatan desa yang akan diusulkan melalui Musrenbang Kecamatan tahun 2010 untuk penyusunan RKPD Tahun 2012 yang akan dibiayai dalam APBD kabupaten/kota. Provinsi. Prioritas Kebijakan dan informasi program /kegiatan Pembangunan Kabupaten. mufakat. atau pihak lain serta Identifikasi Masalah Berdasarkan Analisa Keadaan Darurat. 8. rencana kerja dan pendanaan serta prakiraan maju. baik yang dilaksanakan langsung oleh pemerintah desa maupun yang ditempuh dengan mendorong partisipasi masyarakat dengan mengacu kepada Rencana Kerja Pemerintah Daerah dan RPJM Desa dan ditetapkan dengan Peraturan Kepala Desa. Rencana Kerja Pembangunan Desa yang selanjutnya disingkat (RKP Desa) adalah dokumen perencanaan untuk periode 1 (satu) tahun merupakan penjabaran dari RPJM Desa yang memuat rancangan kerangka ekonomi desa. 11. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa yang selanjutnya disingkat (RPJM Desa) adalah dokumen perencanaan untuk periode 5 (lima) tahun yang memuat arah kebijakan pembangunan Desa. arah kebijakan keuangan Desa. Swadaya dan Kerjasama dengan pihak ketiga. PNPM (PNPM Mandiri Perdesaan dan P2SPP) dan atau pihak ketiga lainnya. Kelompok Kerja (POKJA) atau Tim Penyusun RKP Desa adalah kelompok masyarakat dari berbagai unsur yang dipilih melalui musyawarah desa dan bertugas menyusun RKP Desa mulai tahap persiapan. Musrenbang RKP Desa dilaksanakan dengan memperhatikan RPJM Desa. TUJUAN 1. dan program prioritas kewilayahan. Merumuskan prioritas kegiatan desa untuk tahun 2011 yang akan dilaksanakan desa sendiri dan dibiayai oleh APB Desa yang bersumber dari Pendapatan Asli Desa (PADes). 12. Kabupaten/Kota). dan gotong royong yang merupakan cara hidup masyarakat yang telah lama berakar budaya di wilayah Indonesia. Delegasi Desa adalah beberapa unsur masyarakat yang dipilih dan ditetapkan melalui forum Musrenbang Desa yang bertugas melakukan pengawalan pada musrenbangcam III. APBD Provinsi. kebijakan umum dan program Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). 10. 3. Alokasi Dana Desa (ADD). yang ditetapkan dengan Peraturan Desa. 6. Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa yang selanjutnya disingkat APBDesa adalah rencana keuangan tahunan Pemerintahan Desa yang dibahas dan disetujui bersama oleh Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa. 9.berkepentingan untuk mengatasi permasalahan desa dan pihak yang akan terkena dampak hasil musyawarah) untuk menyepakati rencana kegiatan di desa 5 (lima) dan 1 (satu) tahunan. sampai dengan sosialisasi dan ditetapkan dengan Keputusan Kepala Desa. Narasumber adalah pihak pemberi informasi yang perlu diketahui peserta Musrenbang untuk proses pengambilan keputusan hasil Musrenbang Desa. disertai dengan rencana kerja. Pembangunan Partisipatif adalah suatu sistem pengelolaan pembangunan di desa bersama-sama secara musyawarah. Pemerintah. swadaya masyarakat dan sumber lain yang tidak mengikat. program prioritas pembangunan desa. 5.

Informasi prioritas rencana program dan kegiatan dalam Renstra/Renja SKPD. 6) Berapa kasus wabah penyakit yang terjadi selama setahun terakhir. Mandiri Perkotaan. b. Kecamatan dan atau Kabupaten a. HAL YANG PERLU DISIAPKAN 1. c. Keputusan Kepala Desa tentang daftar nama delegasi desa untuk mengikuti Musrenbangcam. 2. 3) Berapa anak yang putus sekolah dan yang rawan putus sekolah sekarang. Merumuskan prioritas kegiatan desa yang akan diusulkan melalui Musrenbang Kecamatan tahun 2010 untuk Pelaksanaan PNPM Mandiri Perdesaan tahun 2011 dengan pola khusus optimalisasi. Draft RPJMD pada tahun 2012. 2. V. b. 5) Berapa orang (terutama ibu. di antaranya : 1) Berapa jumlah KK miskin sekarang. d. Desa a. bayi dan balita selama setahun terakhir. daftar prioritas kegiatan usulan melalui Musrenbangcam tahun 2010 untuk penyusunan RKPD Tahun 2012. Hasil analisa keadaan darurat/kerawanan merupakan alat untuk mengkaji ulang dokumen RPJM Desa. TAHAPAN DAN PROSES Pelaksanaan Musrenbang penyusunan RKPDesa dilakukan melalui tahapan dan proses sebagai berikut : - 4 . Evaluasi terhadap perkembangan penggunaan APB Desa Tahun berjalan dan pendanaan lainnya dalam membiayai program pembangunan desa. Berita Acara. 4. 2) Berapa warga yang menganggur sekarang. daftar prioritas kegiatan desa yang akan dilaksanakan desa sendiri dan dibiayai melalui APBDes. Informasi program PNPM (Mandiri Perdesaan. Identifikasi Daftar Nama Calon Peserta dan Nara Sumber b. daftar prioritas kegiatan usulan melalui Musrenbangcam tahun 2010 untuk pelaksanaan kegiatan PNPM (Mandiri Perdesaan tahun 2011) yang mengakomodir usulan kaum perempuan . IV. e. Evaluasi RKPD 2011 dan KU APBD 2011. P2SPP) dan program lainnya. 7) Data lainnya yang dianggap isu-isu darurat/rawan terkait kemiskinan. Informasi Pagu Indikatif ADD. 4) Berapa jumlah kematian ibu.3. Data-data pendukung kerawanan desa. bayi. Daftar Hadir Musrenbang Desa dan lampiran pendukung lainnya. balita) yang mengalami kurang gizi. c. VI. Memilih dan menetapkan delegasi desa untuk mengikuti musrenbangcam Tahun 2010. Peraturan Kepala Desa tentang RKP Desa Tahun 2011 yang memuat : a. Hasil evaluasi RPJM Desa d. 3. Hasil evaluasi RKP Desa Tahun 2010 c. KELUARAN (OUTPUTS) 1. khususnya mengenai prioritas masalah dan kegiatan yang akan disusun untuk RKP desa tahun berikutnya. gangguan kesejahteraan atau gangguan pemenuhan 10 hak dasar. termasuk PNPM (Mandiri Perdesaan dan P2SPP) yang mengakomodir usulan aspirasi kaum perempuan dan program lainnya.

h) memandu dan memfaslitasi penyelenggaraan musrenbangdes i) merumuskan hasil musrenbangdes dalam bentuk Berita Acara dan kelengkapannya. b) Sekretaris Desa sebagai Penanggungjawab kegiatan. dengan sistematika sebagaimana pada lampiran II. 3) evaluasi rencana program/kegiatan di desa tahun 2011 melalui analisa RKPD. Perempuan sekurang-kurangnya 30% dari jumlah pokja/tim dan Masyarakat miskin.1. d. 2. Keanggotaan Pokja (Tim) sekurangkurangnya 7 orang (keanggotaan berjumlah ganjil) dengan susunan sebagai berikut : a) Kepala Desa sebagai Pengendali kegiatan. c. g) memandu dan memfasilitasi pertemuan/musyawarah penyusunan RKP Desa. Lokakarya desa adalah serangkaian kegiatan musyawarah untuk menyusun rancangan materi RKP desa dengan proses pembahasan sebagai berikut : 1) evaluasi terhadap RKPDesa tahun berjalan (2010). merupakan forum musyawarah desa untuk membahas dan menetapkan rancangan RKPDesa menjadi Peraturan Kepala Desa. Kebijakan Umum APBD (KU APBD). Peserta lokakarya adalah seluruh anggota Pokja (tim). 4) analisa keadaan darurat/kerawanan. Paparan dari SKPD melalui UPTD/UPTB tentang informasi program SKPD - 5 . d) melakukan identifikasi calon peserta musrenbangdes. 6) menyusun rancangan Peraturan Kepala Desa tentang RKP Desa. serta dapat mengundang nara sumber sesuai kebutuhan. 2) Tugas Pokja (Tim ) adalah : a) menyiapkan kelengkapan musrenbangdes. c) menyusun tata tertib/ketentuan musrenbangdes. Persiapan dilakukan dalam bentuk kegiatan: 1) Pembentukan Pokja (Tim) perencanaan yang ditetapkan melalui Keputusan Kepala Desa. yang meliputi proses: a. c. paparan camat tentang prioritas permasalahan dan kebijakan pembangunan tingkat kecamatan dan kabupaten serta hasil evaluasi pelaksanaan pembangunan di desa (evaluasi pelaksanaan APBDesa). d) Sekurang-kurangnya 4 orang dari unsur masyarakat sebagai anggota dan harus melibatkan unsur Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa. Adapun proses penyelenggaraan dan pembahasannya sebagai berikut : a. 2) melakukan review RPJMDesa rencana kegiatan tahun berkenaan. b. f) mengundang peserta dan nara sumber. Tahap Pelaksanaan Musrenbang Desa. c) 1 (satu) orang dari unsur LKMD sebagai koordinator pelaksana kegiatan. pendaftaran peserta. e) mengumumkan waktu dan tempat penyelenggaraan musrenbangdes. 5) penyusunan design kegiatan dan pagu anggaran dalam matrik rencana program dan kegiatan sebagaimana pada lampiran I. Tahap Pra Musrenbang RKP Desa merupakan tahapan yang harus dilakukan sebelum penyelenggaraan musrenbangdes. b) menyusun jadwal kegiatan. delegasi dusun dan unsur masyarakat lain yang dianggap kompeten. b. sambutan dan paparan Kepala Desa tentang prioritas permasalahan dan rencana kebijakan pembangunan sesuai visi-misi desa.

b. Kepala Sekolah. dan h. papan pengumuman dan atau bentuk lain sesuai kondisi desa.e. Badan Perwakilan Desa. wakil Lembaga Kemasyarakatan Desa dan lain-lain sesuai kondisi desa. Wakil Kelompok Anak. merupakan proses pengesahan dokumen RKP Desa dalam Peraturan Kepala Desa. Tokoh Masyarakat/Adat. - 6 . unsur Perempuan (sekurang-kurangnya 30%). kuota kabupaten. Melakukan pengawalan pada forum musrenbancam agar usulan desanya dapat masuk dalam Renja Kecamatan sampai RKPD baik yang anggarannya bersumber dari kuota kecamatan. b. Kelompok Tani / Nelayan. meliputi: Delegasi Dusun. mengikuti musrenbangcam sesuai dengan pilihan bidangnya (Bidang Ekonomi. Bidang Pemerintahan. Pengusaha.pemerintah atau PNPM (Mandiri Perdesaan dan P2SPP) dan pihak ketiga yang tidak mengikat . 1 orang unsur BPD. Sosial dan Budaya serta Bidang Pengembangan Infrastruktur Wilayah). 2. 3. Kader Pembangunan Masyarakat Desa d. Tahap Pasca Musrenbang Desa. Lemabag Kemasyarakatan Desa (3 Orang) Delegasi Desa mempunyai tugas : a. Pengesahan Dokumen RKP Desa melalui penandatangan oleh Kepala Desa setelah dilakukan penyempurnaan berdasarkan masukan peserta musrenbangdes oleh Pokja (Tim) bersama Delegasi Desa. 3. c. Organisasi Kemasyarakatan . f. Camat atau Aparat Kecamatan. Peserta Peserta Musrenbang Desa adalah perwakilan komponen masyarakat (individu atau kelompok) yang berada di Desa. Tokoh Agama. Wakil RT/RW. Nara Sumber Nara Sumber adalah pihak – pihak pemberi informasi yang dibutuhkan. Remaja/Pemuda. UPT Dinas/Badan. Kepala Desa. Adapun proses kegiatannya sebagai berikut : a. Mensosialisasikan kepada masyarakat dan atau pihak terkait lainnya melalui forum-forum musyawarah. Komite Sekolah. paparan Pokja (Tim) tentang matrik rencana program/ kegiatan dan rencana anggaran dan sumbernya sesuai hasil lokakarya oleh kordinator pelaksana. bersama dengan Pokja (Tim) menyempurnakan Rancangan RKP Desa sebelum ditandatangani Kepala Desa. 1 orang unsur masyarakat (Perempuan) dari delegasi dusun serta Camat/Pejabat Kecamatan. unsur masyarakat miskin. VII. b. sosialisasi dokumen kepada masyarakat dan pihak terkait serta melakukan pengawalan dalam musrenbangcam. Ketua atau unsur Badan Perwakilan Desa. NARA SUMBER DAN PESERTA 1. provinsi . penandatanganan Berita Acara oleh Kepala Desa. g. c. Fasilitator/Konsultan Program dan Lembaga lain yang bekerja di Desa atau Kecamatan yang bersangkutan. Delegasi Desa Berjumlah 6 orang dengan sekurang kurangnya 3 orang perempuan yang terdiri dari : a. Buruh. pemilihan dan penetapan Delegasi Desa (6 orang dan harus melibatkan perempuan sekurang-kurangnya 3 orang). antara lain : Kepala Desa atau Perangkat Desa. pembahasan dan penyepakatan Rancangan RKP Desa ditetapkan menjadi Peraturan Kepala Desa.

Kepala Bappeda Kabupaten Kebumen. . 7.Pd. 5. Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kebumen. WAKIL BUPATI KEBUMEN. Inspektur Kabupaten Kebumen. PENUTUP Demikian petunjuk teknis Musrenbangdes penyusunan RKP Desa Tahun 2011. - 7 . Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Kebumen. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Kebumen.c. WAKTU PELAKSANAAN Musrenbangdes dilaksanakan selambat-lambatnya pada minggu IV bulan November 2010 dengan jadwal telah disepakati antara kecamatan dengan Kepala Desa.Md. 6. DJUWARNI. PELAPORAN RKP Desa yang telah ditetapkan menjadi Peraturan Kepala Desa disampaikan kepada Camat paling lambat 7 (tujuh) hari setelah ditetapkan dan dikirim rangkap 5 (lima) beserta soft copynya sebagai bahan pelaksanaan Musrenbang Kecamatan XI. VIII. BIAYA Pelaksanaan Musrenbangdes mulai tahap pra musrenbangdes sampai dengan tahapan berikutnya dibebankan melalui APBDesa Tahun Anggaran 2010 X. IX. A. Asisten Ekonomi. Pembangunan dan Kesra Sekretaris Daerah Kabupaten Kebumen. TEMBUSAN : Disampaikan kepada Yth: 1. 4. 3. menyampaikan hasil pengawalannya kepada pemerintahan desa dan masyarakat pada forum-forum musyawarah desa. untuk dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan para Camat segera berkoordinasi dan mensosialisasikan kepada pemerintahan desa serta memfasilitasi pelaksanaannya. 2. Ketua DPRD Kabupaten Kebumen.