KOMUNIKASI SEBAGAI ILMU Lama sudah para ahli yan berkecimpung dalam ilmu pengetahuan mempermasalahkan apakah komunikasi

itu ilmu atau sekedar pengetahuan. Dalam UU pokok tentang perguruan tinggi no 22 tahun 1961 dicantumkan penggolongan ilmu pengetahuan terdiri dari empat kelompok yaitu : a. ilmu keagamaan/kerohanian b. ilmu kebudayaan c. ilmu sosial d. ilmu eksakta dan teknik Dr. M. Hatta dalam bukunya pengantar ke jalan ilmu dan pengetahuan membagi ilmu menjadi 3 kelompok yakni 1. ilmu alam (terbagi atas teoritika dan praktika) 2. ilmu social ( terbagi atas teoritika dan praktika) 3. ilmu kultur H. Endang Saifuddin M.A dalam bukunya Ilmu Filsafat dan Agama menggolongkan ilmu menjadi 3 kelompok, sama dengan penggolongan Stuart Chase dalam bukunya The Proper Study of ManKind, yakni : 1. ilmu alam (natural science) 2. ilmu kemasyarakatan (social science) 3. Humaniora (studi humanitas, humanites science) Berikut ini adalah pembagian ilmu secara lengkap 1. ilmu alam (natural science) - biologi - ilmu alam - antopologi fisisk - teknik - ilmu kedokteran - geologi - ilmu farmasi - dll. - ilmu pertanian 2. ilmu kemasyarakatan (social science) - hukum - politik - ekonomi - pendidikan - jiwa social - publistik dan jurnalistik - sejarah - dll 3. Humaniora (studi humanitas, humanites science) - ilmu agama - seni - filsafat - jiwa dsb. - bahasa Prof. Harsojo mengatakan bahwa apabila semua ilmu dipelajari dan dikembangkan dengan tujuan untuk memajukan ilmu itu sendiri, memperkaya diri sendiri dengan cara pengertian yang lebih mendalam dan lebih sistematis mengenai ruang lingkup atau bidang perhatiannya, maka ilmu seperti itu digolongkan dalam ilmu murni. Ilmu-ilmu terapan mempunyai tujuan untuk memecahkan masalah praktis yang dapat dirasakan guna dan manfaatnya secara langsung dan bersifat social. Prof. Harsojo mengutip pendapat Robert Bierstedt dalam bukunya The social order, yang menyusun sejumlah ilmu murni yang erat hubungannya dengan ilmu-ilmu terapan. Ilmu-ilmu murni : Fisika, astronomi, matematika, kimia, fisiologi, ilmu politik, jurisprudence, zoology, botani, geologi, sejarah, ekonomi, sosiologi. Ilmu-ilmu terapan : bangun karya, navigasi, akuntansi, farmasi, ilmu obat-obatan, politik, hokum, peternakan, pertanian, bangun karya minyak, jurnalistik, tata Negara, administrasi, diplomasi. Perkembangan ilmu komunikasi Dari pengelompokan ilmu, publistik, jurnalistik, istilah lain dari komunikasi dianggap pengelompokan pada ilmu social dan merupakan ilmu terapan. Memang para ahli komunikasi menganggap demikian. Dan karena

Hazel Gaudon. Sehingga di AS muncul communication science ini yang dimaksud adalah suatu ilmu yang mempelajari gejala-gejala social sebagai akibat komunikasi massa. Pengambilan keputusan banyak dilakukan atas dasar komunikasi antar personal.Menampilkan kompetensi klinikus . pengendalian terganggu. Penelitian yang dilakukan oleh PauLazarfeld. pengendalian yang ideal. PENGANTAR PSIKOLOGI KLINIS Pengertian-pengertian dasar . Aspek-aspek kepribadian . 2. psikologi klinis adalah suatu wujud psikologi terapan yang bermaksud memahami kapasitas perilaku dan karakteristik individu yang dilaksanakan melalui metode pengukuran. Konsultasi 5. pengendalian lemah.Pada tahun 1912 Witmer dalam suatu jurnal psikologi klinis menyatakan bahwa psikologi klinis adalah metode yang digunakan untuk mengubah atau mengembangkan jiwa seseorang berdasarkan hasil observasi darii eksperimen dengan menggunakan teknik penanganan pedagosis. Ada beberapa cirri atau sifat yang terdapat dalam psikologi klinis . dan antar persona. Elihu Katz.Kapasita .Menurut APA (American Phsycology Association). Titik pandang dasar psikologi klinis Tugas yang dihadapi psikologi klinis adalah memahami masalah-masalah yang dihadapi oleh pasien dan cara pasien menyelesaikan atau berusaha untuk menyelesaikan masalah-masalah itu. Assesmen 3. menyatakan bahwa subtansi atau materi psikologi adalah gabungan dari faal tubuh malaikat. Bernard Berelson. kelompok. Roogers dan para cendikiawan lainnya menunjukkan bahwa gejala sosial yang diakibatkan oleh media massa tidak hanya berlangsung satu tahap. Robert Merton.. (inter personal communication).Ilmiah . setan dan Tuhan yang muncul dalam segala prilaku . Penelitian . Kalau penyelesaian masalah tepat disebut sebagai penyelesaian yang baik.Motivasi . pengendalian tentative. Ini dikenal dengan step flow communication dan multi step communication. Ini sebabnya objek materinya sama dengan ilmu-ilmu lainnya terutama yang termasuk ilmu sosial/kemasyarakatan. analisis. Everest M. tetapi apabils tidak tepat mengindikasikan adanya ketidaksesuaian maladaptive atau psikopatologi. . Peranan Psikologi 1. Sehingga dikatakan seorang komunikolog adalah seorang ahli komunikasi. serta pemberian saran dan rekomendasi agar individu mampu melakukan penyesuaian diri secara patut.termasuk ilmu sosial.Pengendalian : pengendalian berlebih. Dalam perkembangan selanjutnya mass communication dianggap tidak tepat lagi karena merupakan proses komunikais yang menyeluruh.Menurut Philip Mechton 1530an mencanangkan adanya psikologi. Administrasi 6. Frank Stantun.Memiliki orienyasi ilmiah professional . sifat-sifatnya interdisipliner atau multi disipliner. Wilbur Schramm.Professional Orientasi psikologi klinis 1. Mengajar 4. Terapi 2.

Perilaku abnormal (abnormal behavior): untuk menggambarkan tampilan kepribadian dalam (linear personality) atau Perilaku luar (outer personality) atau keduanya. Decrates ( 1596-1650) manusia itu terdiri dari 2 macam zat yang berbeda secara hakiki yaitu : a. Semua pengetahuan. pemikiran yang bersifat filsafat terutama untuk mencari pengetahuan mengenai dasar-dasar dan hakekat jiwa itu.Ada 3 landasan kompetitif Psikologi Klinis . Plato (400 SM) manusia itu terbagi atas 2 bagian. sebagai pelengkap teori Jonh Locke bahwa selain sensasi dan refleksi terdapat pula unsur-unsur pengalaman lainnya seperti impresa (rasa) dan idea. Ada 3 gejala yang membuktikan adanya dinamika alam tak sadar yaitu gejala tingkah laku keliru. turut menentukan nasib riwayat kehidupan anggota keluarga . Yang dimaksudkan dengan istilah ini adalah perilaku spesifik seperti fobia atau pola gangguan lainnya. Sigmund Freud (1856 – 1939) merupakan penemu alam tak sadar individual. Res extensa atau zat yang mempunyai luas Menurut Descartes ilmu jiwa adalah ilmu pengetahuan mengenai gejala-gejala pemikiran atau gejala-gejala kesadaran manusia terlepas dari badannya. Unsur-unsur pengalaman ini terdiri atas 2 macam yaitu sensasi dan refleksi.Pemahaman akademik : Pemahaman landasan teoritik yang menyangkut bidang-bidang psikologi secara umumnya (bukan sekedar psikologi umum) . Aristoteles (384-323 SM). Manusia telah memikirkan hakekat dari ilmu jiwa. yaitu jiwa rohaniah dan badaniah 2. Dengan demikian. Normal-Abnormal dalam psikologi Istilah-istilah gangguan kejiwaan .Pengalaman Riset : bahwa pada setiap jenis pendidikan tinggi. tanggapan dan perasaan jiwa manusia diperoleh karena pengalaman melalui alat-alat indera sejak lahir b. Jiwa manusia atau jiwa intelektif. Susunan jiwa manusia terdiri dari unsur-unsur pengalaman sederhana yang menggabungkan diri menjadi gejala-gejalanya yang lebih rumit seperti komplekskompleks perasaan. Szondi. Jiwa vegetatif yakni jiwa tumbuh-tumbuhan b. Kelangsungankelangsungan dalam jiwa manusia diuraikan menjadi 4 unsur yaitu : . 1. PSIKOLOGI Defenisi Psikologi berasal dari kata Psyce dalam bahasa Yunani berarti Jiwa dan kata Logos diterjemahkan dengan kata ilmu. Res cogintans atau zat yang berfikir b. ilmu jiwa adalah ilmu mengenai gejala-gejala hidup karena setiap makhluk itu sebenarnya mempunyai jiwa terbagi atas 3 macam a.Pengalaman klinis : pengalaman menerapkan ilmu dan keterampilan yang dimiliki untuk menghadapi klien in concreto atau in vivo. merupakan penemu alam tak sadar keluarga (Familiane Unbewusstee). Jiwa sensitif atau jiwa hewan c. David Hume (1711-1776). 4. Pembagian jiwa ini berdasarkan pada taraf daya kemampuannya 3. gejala-gejala mimpi dan gejala-gejala neurosis 7. seyogyanya berbagai macam jenis dan tahapan riset perlu selalu dikembangkan karena tanpa riset tidak ada ilmu . alam tak sadar keluarga merupakan suatu gejala yang dimiliki oleh suatu keluarga dan turunannya. istilah ilmu jiwa merupakan terjemahan dari istilah psikologi Sejarah Ilmu Jiwa Sejak berabad-abad lamanya orang sudah mengenal ilmu jiwa. Jonh Locke (1632-1704) a. 5. berteori yang sulit dan lain-lain.Asosiasi karena kedekatan dalam waktu dan ruang 6.

dinamika kelompok 8. . intelegensi. yang berdasarkan dalil-dalil dan menghasilkan teori-teori yang terbagi atas 2 yaitu a. Carl.. Psikologi umum : menyelidiki psikologi secara umum dari manusia dewasa normal.. bangsa dan umat manusia. observasi atau menyediakan angket. sikap (attitude) sosial 9. metode eksperimen seperti bahwa metode itu timbul karena disengaja sebagai suatu gejala dan mengamati berlangsungnya dengan persiapan yang cukup dan perhatian khusus 2. motif-motif dsb. Metode diagnostik psikis – termasuk tes kepribadian . metode survey yaitu mengumpulkan data dan keterangan sebanyak-banyaknya mengenai suatu kelompok tertentu.8. kehendak. 3. Psikologi khusus : menyelidiki secara khusus dan kegiatan psikis manusia yang meliputi psikologi perkembangan. Kehidupan manusia dengan kelompok 3. Jung. diferensial. C. berhadapan langsung. kepribadian.objektivitas . Ilmu Jiwa Sosial Pokok-pokok ilmu jiwa sosial 1. Objek Psikologi Objeks psikologi modern adalah manusia berikut kegiatan-kegiatannya dalam hubungan dengan lingkungannya.. bahwa disamping adanya alam tak sadar individual dan alam tak sadar keluarga. Psikologi teoritis. termasuk kegiatan pengamatan. kepemimpinan 7. Ikhtisar Lapangan Psikologi Dibedakan atas 2 macam 1.. dan psikodiagnostik dan psikopatologi 2.. pendidikan. Kegiatan keTuhanan Dari ketiga ini.ketelitian . peranan kelompok dalam perkembangan individu 6. pembentukan norma sosial 5. psikologi anak Objek Material Fakta dan kejadian dalam kehidupan sosial manusia dalam masyarakat atau dengan kata lain gejalagejala sosial METODE-METODE PSIKOLOGI Dalam psikologi metode yang digunakan harus : . sifat dan struktur kelompok 4. Hubungan antar manusia 2. b. kegiatan ketigalah yang membedakan manusia dengan makhlu lainnya di dunia. perubahan sikap sosial 10. Kegiatan-kegiatan ini dapat digolingakan dalam 3 hakiki yaitu : 1. Kegiatan sosial 3.kepastian metode yang digunakan Persyaratan metode empiris (metode psikologi) 1. perasaan. kegiatan individula 2. mencatat. yang umumnya dimiliki bersama oleh suatu masyarakat. Sistem yang digunakan adalah wawancara. terdapat juga semacam alam tak sadar kolektif. sosial.

Kelompok sekunder – interaksi dalam kelompok sekunder tidak saling berhubungan langsung. Penyesuaian diri Kepribadian adalah suatu organisasi dinamis dari sistem psikofisik dalam individu yang turut menentukan cara-cara yang khas dalam menyesuaikan dirinya dengan lingkungannya. Grup Situation (situais kelompok sosial) merupakan suatu situasi sosial dimana suatu kelompok sosial yang lengkap dnegna perangkat-perangkat atau personil yang melakukan kegiatan sosial secara bersama-sama dengan tujuan yang sama pula. 3. orang tiba-tiba tertarik pada orang lain bukan hanya karena satu ciri tetapi karena keseluruhan cara bertingkah laku orang tersebut Situasi sosial Situasi sosial merupakan keadaan dimana terjadi inetraksi sosial. . Peranan dan fungsi kelompok sekunder adalah untuk mencapai suatu tujuan tertentu dalam masyarakat dengan bersama. kelompok agama dsb. situais dimana terjadi hubunganantara manusia satu dengan manusia lainnya. Faktor identifikasi – yaitu pengetahuan atau pengalaman uang diperoleh secara sengaja ataupun tidak sengaja dari lingkungan dan yang kita alami. individu dengan kelompok atau kelompok dengan kelompok lainnya dan saling mempengaruhi.hasil penelitian dari sosiometri terhadap hasil analisis sehingga kita dapat mengambil berbagai macam kesimpulan apakah itu hasil hubungsn antar anggota dalam suatu kelompok atau hasil hubungan antar kelompok yang lain. Faktor imitasi – mengikuti atau meniru sesuatu yang diluar dirinya dari lingkungannya 2.4. Faktor simpatis – perasaan tertariknya seseorang pada orang lain. suatu penggolongan utama telah membedakan primary group dan secondary group atau kelopmpok primer dan sekunder 1. Metode sosiometri – suatu metode yang baru yang bertujuan bagaimana kita saling berinteraksi dalam kelompok itu setiap berinteraksi dengan kelompok ini dengan kelompok yang lain Sosiogram . Kelompok primer – juga disebut face to face gru yaitu kelompok sosial yang anggotanya saling berhadapan muka dan saling mengenal dari dekat oleh karenanya hubungan lebih erat. jauh dari formal dan tidak berhubungan kekeluargaan. Kelompok primer adalaha keluarga. 4. Ciri-ciri kelompok resmi mirip dengan kelompok sekunder sedagkan kelompok tak resmi mirip dengan kelompok primer yang bersifat kekeluargaan dan bercorak simpatik. Rumusan ada beberapa faktor yang mendasarinya antara lain 1. (saling berhadapan muka) 2. secara objektif dan rasional. Jenis-jenis kelompok sosial Kelompok sosial dapat digolongkan dalam beberapa jenis. Situasi-situais sosial dibagi dalam 2 golongan utama yaitu: 1. Rumusan Untuk menggambarkan adanya hubungan maka perlu adanya rumusan. Contoh kelompok sekunder adalah partai politik dan serikat pekerja. INTERAKSI SOSIAL Pengertian dan dasar Interaksi adalah suatu hubungan timbal balik antara 2 subjek yang saling mengerti dan memahami komunikasi yang dimaksudkan disini adalah manusia sebagai mahkluk sosial yang melakukan hubungan timbal balik antara 2 individu atau lebih. rukun tetangga. Kelompok formal dan informal – yaitu kelompok dengan status resmi dan tidak resmi. 3. Toghetherness situation (situasi kebersamaan) merupakan situasi sosial dimana individu-individu yang turt serta dalam situasi tersebut belum mempunyai hubunga yang teratur 2. Faktor Sugesti – sesuatu yang dikeluarkan atau diperlihatkan diri pribadi dan dapat diterima dan bahkan diikuti atau dilakukan oleh orang lain. kelompok kawan sepermainan.

terdapat akibat-akibat ineteraksi yang berlaianan terhadap individu yang satu dengan lainnya 2. Kesadaran. Sehingga dapat dikatakan motivasi sangat berperan .Pengaruh kegiatan kelompok makin kokok dalam kegiatan individu anggotanya dimana pada mereka itu akan timbul behaviorisme yang mempunyai arti yang cukup dalam tiap individu 2.norma-norma tingkah laku yang khas dalam suatu kelompok yang mengatur anggota-anggotanya. reaksi-reaksi dan kecakapan yang berlaianan . .setelah suatu kelompok sosial dibentuk. motif yang sama antar anggota kelompok .di dalam diri akan terasa adanya reaksi lain pada saat kebersamaan dengna kelompok terhadap perilaku individu dibandingkan dengn kebiasaan tingkah laku individu sosial dalam keadaan sendiri 3. setiap kelompok harus merasa setara dikatakan sebagai produktivitas atmosfir yang memberikan suasana kerja yang berkesan 2.Ciri-ciri utama kelompok Suatu kelompok memiliki 4 ciri-ciri uata adalah sebagai berikut terhadap dorongan (motivasi) : 1. semua kebijakan yang diambil harus disetujui dan dijalankan. 7. Apa yang dilakukan harus penuh dengan tanggung jawab 8. biasanya lambat laun timbul pula motif baru kelompok serta tujuan-tujuan tambahan yang semuanya dapat memperkokok kehidupan kelompok itu. pembentukan dan penegasan struktur organisasi kelompok yang jelas dan terdiri atas perananperanan dan kedudukan yang hirarkis yang lambat laun berkembang dengan sendirinya dalam usaha pencapaian tujuan. 3. 6. terjadi penegasan dan peneguhan norma-norma pedoman tingkah laku anggota kelompok yang mengatur interaksi dan kegiatan anggota kelompok dalam merealisasikan tujuan kelompok. Semua yang dilakukan ini harus didasari adanya motivasi. DINAMIKA KELOMPOK Dinamika kelompok adalah analisis dari hubungan-hubungan kelompok sosial yang berdasrkan prinsip bahwa tingkah laku dalam kelompok adalah hasil dalam interaksi yang dinamis antar individu dalam situasi sosial. Yang membedakan kelompok sosial dengan interaksi sosial lainnya adalah : 1. Motivasi dapat datang dari diri sendiri. 4. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam kelompok kecil secara psikis 1. penilaian terhadap setiap kegiatan-kegiatan yang dilakukan 9.setiap kelompok adalah sistem yang cukup tegas mengenai hubungan-hubungan antara anggota kelompok berdasaran peranan-peranan dan status-status mereka sesuai dengan kontribusi masing-masin dalam interaksi kelompok menuju ke tujuannya. penegasan struktur kelompok . penegasan norma-norma kelompok .terbentuknya kelompok sosial adalah karena bakal anggotanya berkumpul untuk mencapai satu tujuan tertentu dengan kegiatan bersama lebih mudah dicapai daripada dengan kegiatan sendiri . Dinamika kelompok merupakan objek utama dari penelitian psikologi kelompok zaman sekarang. 4. harus ada rasa aman (tanpa intimidasi) satu terhadap yang lain dan tidak ada rasa curiga seba dapat menghambat produktivitas kelompok. tingkah laku maupun tingkah laku orang lain. 3. evaluasi. perumusan tujuan harus betul-betul jelas supaya bisa tercapai dengan mudah 5. kepemimpinannya harus bergilir jadi dengan demikian masing-masing anggota merasa mempunyai kemampuan dan juga bisa mengenal kewajiban-kewajiban walaupun di dalam produktifitas kelompok bisa bekerja tanpa adanya pemimpin. Norma kelompok merupakan pedoman-pedoman untuk mengatur pengalaman dan tingkah laku individu manusia dalam bermacam-macam situasi sosial.motif yang sama disertai dengan kesadaran bahwa tujuan-tujuan tersebut haruslah dicapai dengan kerjasama antar orang-orang yang bermotif sama . harus fleksibel artinya kadang-kadang keadaan itu bisa berubah apakah itu keadaan di luar kelompok atau di dalam kelompok. Harus mufakat.

juga peristiwa-peristiwa. terwujud dalam bentuk ibadah dalam kehidupan seharihari. Hal ini dibantu karena adanya rangsangan di lingkungan kita. Attitude mempunyai segi-segi motivasi dan segi-segi sifat. attitude selalu terarahkan pada suatu hal.terhadap pengamatan sesuatu sekita kita. Sehingga motif itu memberikan tujuan dan arahankepada tingkah laku kita. orang-orang.sebab apabila sudah dibentuk dalam dir manusia maka attitude-attitude itu akan menentukan tingkah lakunya terhadap objek-objek attitudenya Attitude sosial dinyatakan cara kegiatan yang sama dan berulang-ulang terhadap objek sosial dan biasanya dinyatakan tidak hanya oleh satu orang bahkan juga orang lain yang sekelompok atau semasyarakat. Peranan motif dalam pengamatan Motif sangat berperan dalam pengamatan terhadap sesuatu disekitar kita seperti pada pengamatan berupa mendengar. Motif Teogenesia Motif ini adalah motif antar manusia dan Tuhan. Attitued mungkin terarah pada benda-benda. inilah yang membedakan Attitude dari kecakapan-kecakapan atau pengetahuan2 yang dimiliki orang lain . Attitude dapat berubah-ubah. mencium atau merasa. kegiatan yang kita lakukan sehari-hari juga memiliki motif Motif tunggal dan Motif bergabung Motif tungga adalah motif yang dilakukan sendiri sedangkan motif bergabung adalah motif yang dilakukan secara bersama dalam suatu kelompok dan tidak menutup kemungkinan dalam kelompok sendiri terdapat berbagai macam motif. mencium. Dapat juga diperoleh dari melihat. Motif Sosiogenesis Motif sosiogenesis adalah motif-motif yang mempelajari orang dan berasal dari lingkungan kebudayaan tempat orang itu berada dan berkembang. 2. pemandangan. keinginan. (motivasi bersifat tunggal. dapat dipelajari sehinga Attitude. tidak ada attitude tanpa objek. Attitude tidak berdiri sendiri tetapi senantiasa mengandung relasi tertentu terhadap suatu objek 4. Attitude Sosial dan Individual Attitude berperan penting dalam kehidupan manusia. hasrat dan tenaga penggerak lainnya yang berasal dari dalam dirinya untuk melakukan sesuatu. Dilakukan bersama dalam suatu kelomok. merasa dll. berasal dari diri sendiri. sgt berperan untuk menutup kemungkinan dalam kelompok sendiri terhadap bermacam-macam motif. dimana pengamatan dilakukan karena rangsangan dari lingkungan kita.attitude berubah pada seseorang bila terdapat keadaan atau syarat-syarat tertentu yang mempermudah berubahnya Attitude seseorang itu. Attitude tidak dibawa sejak lahir tetapi dibentuk atau dipelajari sepanjang perkembangan orang itu dalam hubungannya dengna objek. objek Attitude merupakan suatu hal tertentu dapat juga merupakan kumpulan-kumpulan dari halhal tersebut 5. Attitude (sikap) Ialah sikap terhadap objek tertentu yang dapat merupakan suatu pandangan atau sikap perasaan terhadap sikap tersebut yang disertai dengan kecendrungan bertindak sesuai dengan sikap objek itu. mendengar. MOTIF DAN SIKAP Motif manusia Motif manusia merupakan dorongan. Ciri-ciri : 1. suatu objek. norma dan nilai. 3. lembaga.

Interaksi kelompok Dalam perkembangannya orang memiliki kelompok-kelompok dalam kehidupan ini contohnya kelompok kecil adalah dalam lingkup rumah tangga. daya pilihnya sendiri atau minat perhatiannya untuk menerima atau mengelola pengaruh-pengaruh dari luar dirinya Faktor-faktor internal Pada setiap saat kehidupan kita suatu pilihan diantara berbagai rangsangan yang kemudian kita perhatikan dan tafsirkan dengan mendalam pilihan tersebut sangat terkait dengan motif-motif dan Attitude yang bekerja di dalam diri kita pada waktu itu dan mengarahkan minat perhatian kita terhadap objek-objek tertentu yang mungkin kita perhatikan pada waktu itu. ----&&&--- . bagaimana menerangkannya dan kepada dan situasi bagaimana pandangan dapat dikemukakan. dimana interaksi ini sangat erat. siapa yang mengemukakannya. isi pandangan baru yang ingin diberikan. dimana terdapat ayah. Faktor lain yang berperan dalam pembentukan dan perubahan Attitude adalah faktor2 internal dalam diri manusia yaitu selektivitasnya sendiri. Faktor-faktor eksternal Yaitu sifat.Pembentukan dan Perubahan Attitude Interaksi sosial dalam kelompok maupun diluar kelompok dapat mengubah Attitude atau membentuk Attitude yang baru. siapa yang mendukung. ibu dan anak-anak.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful