OLEH

ROSLENA SIHALOHO
Psik 1_2 DOSEN PANBIMBING: DRS.ROMLIS PASARIBU

STIKES DELITUA

juni 2010 Penyusun. dan untuk itu Penulis juga mengharapkan kritik dan saran atas Makalah ini untuk pembenahan lebih bagus lagi. suatu permasalahan yang selalu dialami bagi masyarakat diperkotaan maupun pedesaan.Dalam makalah ini Penulis membahas “Penghijauan Hutan”.MEDAN 2010 KATA PENGANTAR Rasa syukur yang dalam Penulis sampaikan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa. Demikian makalah ini saya buat semoga bermanfaat Medan. Makalah ini dibuat dalam rangka memperdalam pemahaman tentang Penghijauan Hutan yang sangat diperlukan demi Pelestarian Lingkungan dan Alam yang kita cintai. Kiranya Makalah ini dapat berguna bagi kita. Roslena Sihaloho DAFTAR ISI . karena berkat kemurahanNya makalah ini dapat diselesaikan sesuai yang diharapkan.

..1 DAFTAR ISI.................................... TEHNIK PENANAMAN.................................................................................................................5 BAB II PEMBAHASAN............................ PERANAN DAN FUNGSI DARI PENGHIJAUAN.................... KESIMPULAN........................................................................................................................................10 B...........................................................................................10 DAFTAR PUSTAKA.................................................................................................................................... SARAN.......................... AKIBAT KERUSAKAN HUTAN...............................................KATA PENGANTAR................................... PENYEBAB KERUSAKAN HUTAN...................................2 BAB I PENDAHULUAN...........................................................................................................................................................................................3 A.......................................................8 C................7 B.................. MANFAAT DARI PEANGHIJAUAN HUTAN......................................................11 o o o o o o 000 o o o o o o BAB I PENDAHULUAN ....10 A.....................................................................................7 A...............9 BAB III PENUTUP............................................3 B........................

Kemudian beban hutang luar negeri yang berat juga telah ikut membuat Indonesia terpaksa mengexploitasi sumber daya alamnya dengan berlebihan untuk dapat membayar hutang negara. Menurut Kaban penegakan hukum barulah menjangkau para pelaku di lapangan saja. Proses ini berjalan linear dengan akselerasi perekonomian global dan pasar bebas. Mereka hanyalah suruhan dan bukan orang yang paling bertanggungjawab. Negara yang kapabilitas teknologinya rendah seperti Indonesia cenderung akan membasiskan industrinya pada bidang yang padat yaitu sumber daya alam. PENYEBAB KERUSAKAN HUTAN Kerusakan hutan di Indonesia disebabkan oleh beberapa faktor. Mereka biasanya mempunyai modal yang besar dan memiliki jaringan kepada penguasa. Inilah yang membuat ekspor nonmigas Indonesia masih didominasi dan bertumpu pada produk-produk yang padat seperti hasil-hasil sumber daya alam.Kepentingan Ekonomi Dalam mengelola hutan kepentingan ekonomi kelihatannya masih lebih dominan daripada memikirkan kepentingan kelestarian ekologi. Pasar bebas pada umumnya mendorong setiap negara mencari komposisi sumberdaya yang paling optimal dan suatu spesialisasi produk ekspor. Biasanya mereka hanya orang-orang upahan yang bekerja untuk mencukupi kebutuhan hidup mereka sehari-harinya. yaitu : 1. Akibatnya agenda yang berdimensi jangka panjang yaitu kelestarian ekologi menjadi terabaikan.Orang yang menyuruh mereka dan paling bertanggungjawab sering belum disentuh hukum.Msi menyebutkan bahwa lemahnya penegakan hukum di Indonesia telah turut memperparah kerusakan hutan Indonesia. Kejahatan .S. 2. Ekspor kayu.A. Industrialisasi di Indonesia yang belum mencapai taraf kematangan juga telah membuat tidak mungkin ditinggalkannya industri padat seperti itu. Hal ini ditambah dengan adanya pemahaman bahwa mengexploitasi sumber daya alam termasuk hutan adalah cara yang paling mudah dan murah untuk mendapatkan devisa ekspor.Kaban SE. Ironisnya kegiatan-kegiatan ini sering dilakukan dengan cara yang exploitative dan disertai oleh aktivitas-aktivitas illegal yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar atau kecil bahkan masyarakat yang akhirnya memperparah dan mempercepat terjadinya kerusakan hutan. bahan tambang dan eksplorasi hasil hutan lainnya terjadi dalam kerangka seperti ini.Penegakan Hukum yang Lemah Menteri Kehutanan Republik Indonesia M.

Bahkan posisi seperti ini sering ditafsirkan memberi lisensi kepada manusia untuk “menguasai” hutan. maka keputusan dan tindakan yang dilaksanakanpun sering lebih banyak di dominasi untuk kepentingan manusia dan sering hanya memikirkan kepentingan sekarang daripada masa yang akan datang. AKIBAT KERUSAKAN HUTAN Kerusakan hutan akan menimbulkan beberapa dampak negatif yang besar di bumi : . baik untuk kepentingan generasi sekarang maupun untuk anak cucunya. Akhirnya hutanpun dianggap hanya sebagai sumber penghasilan yang dapat dimanfaatkan dengan sesuka hati. 3. Kalangan pengusaha menjadikan hutan sebagai lahan perkebunan atau penambangan dengan alasan untuk pembangunan serta menampung tenaga kerja yang akan mengurangi jumlah pengangguran. Keadaan ini sering menimbulkan tidak adanya koordinasi yang maksimal baik diantara kepolisian. Dalam struktur birokrasi pemerintahan mentalitas demikian juga seakanakan telah membuat aparat tidak serius untuk menegakkan hukum dalam mengatasi kerusakan hutan bahkan terlibat di dalamnya. Karena manusia memposisikan dirinya sebagai pihak yang dominan. Pemikiran antrhroposentris seperti ini menjadikan manusia sebagai pusat. Tetapi semua itu dilaksanakan dengan cara pengelolaan yang exploitative yang akhirnya menimbulkan kerusakan hutan. Hal ini kemungkinan disebabkan karena manusia sering menganggap dirinya sebagai ciptaan yang lebih sempurna dari yang lainnya.Mentalitas Manusia.seperti ini sering juga melibatkan aparat pemerintahan yang berwenang dan seharusnya menjadi benteng pertahanan untuk menjaga kelestarian hutan seperti polisi kehutanan dan dinas kehutanan. kejaksaan dan pengadilan sehingga banyak kasus yang tidak dapat diungkap dan penegakan hukum menjadi sangat lemah. Masyarakat biasa melakukan pembukaan hutan dengan berpindah-pindah dengan alasan akan dijadikan sebagai lahan pertanian. Manusia sering memposisikan dirinya sebagai pihak yang memiliki otonomi untuk menyusun blue print dalam perencanaan dan pengelolaan hutan.

3. Melalui lubang-lubang itu sinar ultraviolet akan menembus sampai ke bumi. pendapatan dari sektor kehutanan sangat besar. sehingga beberapa kota dan wilayah di pinggir pantai akan terbenam air. . sehingga gumpalan es di kutub utara dan selatan akan mencair. Sebenarnya bila pemerintah mau mengelola hutan dengan lebih baik. sehingga terjadi pemanasan di permukaan bumi. Lapisan Ozon (O3) yang menyelimuti bumi berfungsi menahan radiasi sinar ultraviolet yang berbahaya bagi kehidupan di bumi. Hal ini akhirnya akan berakibat naiknya permukaan air laut. sementara daerah yang kering karena kenaikan suhu akan menjadi semakin kering. Hutan merupakan paru-paru bumi yang mempunyai fungsi mengabsorsi gas Co2. Akibatnya energi panas akan dipantulkan kembali ke permukaan bumi oleh lapisan Co2 tersebut. Kerusakan itu akan menimbulkan lubang-lubang pada lapisan ozon yang makin lama dapat semakin bertambah besar. Gas ini makin lama akan semakin banyak. Kalau ini berlangsung terus maka suhu bumi akan semakin meningkat.Efek Rumah Kaca (Green house effect). Berkurangnya hutan dan meningkatnya pemakaian energi fosil (minyak. Dalam peringatan Hari Keragaman Hayati Sedunia dua tahun yang lalu Departemen Kehutanan mengumumkan bahwa setiap harinya Indonesia kehilangan satu species (punah) dan kehilangan hampir 70% habitat alami pada sepuluh tahun terakhir ini.Kepunahan Species.1. Tetapi yang terjadi adalah sebaliknya. 2. Inilah yang disebut efek rumah kaca. Dengan rusaknya hutan sudah pasti keanekaragaman ini tidak lagi dapat dipertahankan bahkan akan mengalami kepunahan. sehingga dapat menyebabkan kanker kulit dan kerusakan pada tanaman-tanaman di bumi. Hutan di Indonesia dikenal dengan keanekaragaman hayati di dalamnya. Keadaan ini menimbulkan kenaikan suhu atau perubahan iklim bumi pada umumnya.Kerusakan Lapisan Ozon. 4. batubara dll) akan menyebabkan kenaikan gas Co2 di atmosfer yang menyelebungi bumi. meningkatnya zat-zat kimia di bumi akan dapat menimbulkan rusaknya lapisan ozon. yang akhirnya membentuk satu lapisan yang mempunyai sifat seperti kaca yang mampu meneruskan pancaran sinar matahari yang berupa energi cahaya ke permukaan bumi. jujur dan adil. Di tengah-tengah kerusakan hutan.Merugikan Keuangan Negara. tetapi tidak dapat dilewati oleh pancaran energi panas dari permukaan bumi.

Kesenjangan teramat besar ini dipenuhi dari pencurian kayu (illegal loging). tetapi nyawa manusia akan menjadi taruhannya. Bencana banjir dapat akan semakin bertambah dan akan berulang apabila hutan semakin mengalami kerusakan yang parah. Hal inilah yang menyebabkan pendapatan sektor kehutanan dianggap masih kecil yang akhirnya mempengaruhi pengembangan program pemerintah untuk masyarakat Indonesia. sehingga air hujan yang mengalir di permukaan tanah jumlahnya semakin besar dan mengerosi daerah yang dilaluinya. Tidak hanya akan menimbulkan kerugian materi. BAB II PEMBAHASAN . Banjir di Jawatimur dan Jawa tengah adalah contoh nyata . Dalam peristiwa banjir yang sering melanda Indonesia akhir-akhir ini. akibat kerusakan hutan makin hari makin berkurang luasnya. Limpahannya akan menuju ke tempat yang lebih rendah sehingga menyebabkan banjir. Padahal kebutuhan konsumsi kayu keseluruhan sebanyak 98 juta m3/tahun. Dari praktek tersebut diperkirakan kerugian yang dialami Indonesia mencapai Rp. 5.30 trilyun/tahun.Misalnya tahun 2003 jumlah produksi kayu bulat yang legal (ada ijinnya) adalah sebesar 12 juta m3/tahun. Hutan yang berfungsi untuk mengendalikan banjir di waktu musim hujan dan menjamin ketersediaan air di waktu musim kemarau. Tempat-tempat untuk meresapnya air hujan (infiltrasi) sangat berkurang. disebutkan bahwa salah satu akar penyebabnya adalah karena rusaknya hutan yang berfungsi sebagai daerah resapan dan tangkapan air (catchment area). Data ini menunjukkan terdapat kesenjangan antara pasokan dan permintaan kayu bulat sebesar 86 juta m3.Banjir.

dan lain sebagainya. malah terkesan asal jadi. Oleh karena itu. Ada pula yang mengatakan bahwa penghijauan Hutan adalah suatu usaha untuk menghijaukan Hutan dengan melaksanakan pengelolaan tumbuhan-tumbuhan. juga berperan estetika serta kesehatan jiwa.A. Mengingat pentingnya peranan vegetasi ini terutama di perkotaan untuk menangani krisis lingkungan maka diperlukan perencanaan dan penanaman vegetasi untuk penghijauan secara konseptual. peranan tumbuhan hijau sangat diperlukan untuk menjaring CO2 dan melepas O2 kembali ke udara. Di samping vegetasi berperan dalam kehidupan dan kesehatan lingkungan secara fisik. taman keras. PERANAN DAN FUNGSI DARI PENGHIJAUAN . Di samping itu berbagai proses metabolisme tumbuhan hijau dapat memberikan berbagai fungsi untuk kebutuhan makhluk hidup yang dapat meningkatkan kualitas lingkungan. Begitu pentingnya sehingga penghijauan sudah merupakan program nasional yang dilaksanakan di seluruh Indonesia. memelihara dan meningkatkan kondisi lahan agar dapat berproduksi dan berfungsi secara optimal. MANFAAT DARI PENGHIJAUAN HUTAN Penghijauan adalah salah satu kegiatan penting yang harus dilaksanakan secara konseptual dalam menangani krisis lingkungan. Dalam hal ini penghijauan Hutan. Pada proses fotosintesa tumbuhan hijau mengambil CO2 dan mengeluarkan C6H12O6 serta peranan O2 yang sangat dibutuhkan makhluk hidup. B. Padahal tumbuhan dalam ekosistem berperan sebagai produsen pertama yang mengubah energi surya menjadi energi potensial untuk makhluk lainnya dan mengubah CO2 menjadi O2 dalam proses fotosintesis. Sehingga dengan meningkatkan penghijauan di perkotaan berarti dapat mengurangi CO2 atau polutan lainnya yang berperan terjadinya efek rumah kaca atau gangguan iklim. Memilih jenis tanaman dengan alasan mudah diperoleh. baik sebagai pengatur tata air atau pelindung lingkungan. Dari berbagai pengamatan dan penelitian ada kecenderungan bahwa pelaksanaan penghijauan belum konseptual. murah harganya dan cepat tumbuh. Banyak fakta yang menunjukkan bahwa tidak jarang pembangunan dibangun di lahan pertanian maupun ruang terbuka hijau. Penghijauan dalam arti luas adalah segala daya untuk memulihkan.

vegetasi akan menimbulkan hawa lingkungan setempat menjadi sejuk. Manfaat hutan yang lain adalah: 1. gas atau debudebu) (6) Keindahan (estetika) (7) Kesehatan (hygiene) (8) Rekreasi dan pendidikan (edukatif) (9) Sosial politik ekonomi. Sebagai penyejuk alam 4. TEHNIK PENANAMAN . (5) Perlindungan (protektif) terhadap kondisi fisik alami sekitarnya (angin kencang. Sebagai pencegah banjir 3. sangat tepat jika keberadaan tumbuhan mendapat perhatian serius dalam pelaksanaan penghijauan sebagai unsur hutan yang ideal dan harmonis.Begitu pentingnya peranan tumbuhan di bumi ini dalam menangani krisis lingkungan terutama di Lingkungan Hutan. pada pertumbuhannya menghasilkan zat asam (O2) yang sangat diperlukan bagi makhluk hidup untuk pernapasan (2) Sebagai pengatur lingkungan (mikro). Sebagai suplyer Oksigen yang merupakan bahan baku utama untuk pernafasan manusia 2. terik matahari. nyaman dan segar (3) Pencipta lingkungan hidup (ekologis) (4) Penyeimbangan alam (adaphis) merupakan pembentukan tempat-tempat hidup alam bagi satwa yang hidup di sekitarnya. Penghijauan berperan dan berfungsi : (1) Sebagai paru-paru Dunia Tanaman sebagai elemen hijau. Sebagai paru-paru dunia C.

Lubang tanam perlu dipersiapkan sedikitnya satu minggu sebelum penanaman dilakukan. Bibit yang baik sekurang-kurangnya telah tumbuh di wadahnya selama 6 bulan dengan batang tinggi minimal + 1. Bibit vegetatif umumnya kurang kokoh dan perakarannya dangkal sehingga cepat merusak trotoar. sebaliknya jika sulit dilepaskan berarti perakarannya sudah terbentuk dengan baik dan dapat ditanam di lapangan. Pemilihan bibit tanaman. Memupuk tanaman 3 bulan sekali dengan pupuk NPK 25 gram per lubang BAB III PENUTUP . Penanaman.50 m dan diameter 0. jalan atau saluran drainase. (3) Perawatan pascatanam. Bibit vegetatif.Faktor-faktor utama yang perlu diperhatikan yaitu dalam teknik penanaman pohon adalah : 1. untuk mengujinya cukup dengan mencabut bibit tersebut.05 m. daun dan akar. Menyiram tanaman 2-3 hari sekali terutama di musim kemarau sambil membuang rantingranting yang kerimg.75 m (tinggi) x 0. adalah bibit yang berasal dari bagian-bagian vegetatif tanaman. merupakan bibit yang lebih tepat karena mempunyai akar tunggang dan dapat hidup lebih lama. Ukuran lubang tanam sangat bergantung pada besarnya tanaman.90 m (panjang). Ukuran standar lubang tanam adalah 0. Mempertahankan posisi tumbuh agar tetap tegak dan stabil. Bibit generatif adalah berasal dari biji.90 m (lebar) x 0. Apabila bibit mudah lepas dari wadahnya berarti baru dipindahkan dan belum cukup baik ditanam di lapangan. 2. seperti batang.

Tanaman apa yang cocok/memenuhi syarat untuk reboisasi dan juga mudah untuk dicangkok serta ditemukan oleh siswa-siswi. SARAN Dengan telah selesainya Makalah ini kiranya siswa-siswi dapat mengerti akan manfaat dan pentingnya Penghijauan Hutan demi menjaga kelestarian Hutan. Siapa yang akan mau melaksanakan Penghijauan Hutan dan disosialisasikannya. B. Ketiga. Yang pertama. Kedua. Akan tetapi saya juga melihat beberapa hambatan mengenai Makalah ini. karena Hutan merupakan Paru-paru Dunia. melaksanakan dan mengawasi proses reboisasi itu. KESIMPULAN Manfaat dari Makalah ini menurutku cukup banyak antara lain. DAFTAR PUSTAKA . Jika tanaman tersebut siap ditanam.A. Dan kita juga harus sadar bahwa penebangan hutan secara liar akan dapat mengakibatkan Banjir dan erosi. mengenalkan siswa terhadap bahaya Global Warming. siapa yang bertugas untuk mengumpulkan. Masih banyak manfaat positif lainnya. melatih siswa untuk melaksanakan kegiatan reboisasi sejak dini dan juga mendidik siswa untuk peduli dan cinta terhadap lingkungan.

2008 by Eko Prasetyo Filed under General Dari Wikipedia bahasa Indonesia.July 18. ensiklopedia bebas .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful