LANDASAN KEPENDIDIKAN BERDASARKAN TINJAUAN SOSIOLOGIS

A. LATAR BELAKANG Untuk menyiapkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang mampu bersaing dalam era globalisasi seperti sekarang ini, merupakan hal yang sangat penting dan perlu diperhatikan karena dengan generasi muda yang berkualitas maka akan membawa kemakmuran bagi bangsa dan negara. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi juga berpengaruh terhadap perubahan dihampir semua aspek kehidupan, berbagai masalah tersebut dapat terpecahkan dengan penguasaaan serta peningkatan ilmu pengetahuan dan teknologi, perubahan tersebut akan membawa ke era persaingan global yang semakin ketat. Salah satu usaha untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan bermutu yaitu pendidikan. Manusia merupakan makhluk sosial dimana dalam kehidupan seharihari saling berhubungan satu sama lain. Sehingga terjadinya suatu komunikasi dan interaksi yang dapat dilakukan dimana saja, kapan saja dan dengan siapa saja. Potensi dalam diri manusia perlu dikembangkan yaitu salah satunya melalui pendidikan. Pendidikan dalam era modern seperti sekarang ini memegang peranan yang sangat penting, sehingga pendidikan perlu diutamakan agar tercipta generasi muda yang trampil dan cendikiawan. Dengan pendidikan memberikan andil yang sangat besar untuk kemajuan bangsa dan negara. Secara factual manusia tidak terlepas dari kegiatan pendidikan yaitu merupakan kegiatan antar manusia, oleh manusia dan untuk manusia. Kegiatan pendidikan merupakan usaha manusia yang disengaja untuk memberikan jawaban terhadap hidup dan kehidupan, baik secara pribadi maupun kelompok. Kegiatan ini bukan terfokus dari salah satu kelompok masyarakat, tetapi dilakukan dan merupakan kebutuhan dari setiap kelompok dan anggota kelompok masyarakat.

Menurut Mohammad (2002: 1). Sedangkan sosiolagi menurut Suyata (2000: 4). Landasan kependidikan berdasarkan tinjauan sosiologis yaitu merupakan suatu tolak ukur ataupun alas dari penyelenggaraan pendidikan yang berkaitan dengan aspek social yaitu hubungan manusia satu dengan yang lainnya. “Sosiologi melihat masyarakat masa kini sebagai kesatuan-kesatuan kolektif. landasan kependidikan merupakan suatu pemikiran-pemikiran yang melandasi penyelengaraan pendidikan pada umunya. masalah dalam makalah ini dapat dirumuskan sebagai berikut: Apakah tinjauan sosiologis penting dalam pelakasanaan pendidikan jasmani? . Jadi landasan kependidikan adalah sperangkat asumsi yang dijadikan titik tolak dalam dalam rangka pendidikan.” Jadi pendidikan diselenggarakan secara sadar dan dalam rangka mengembangkan seluruh potensi manusia ke arah yang positif. Rumusan Masalah Atas dasar latar belakang masalah seperti tersebut di atas. Dimana dalam penjas khusunya ditinjau dari segi sosiologis memberikan andil dalam memberikan pencapaian tujuan pembelajaran. Landasan merupakan suatu acuan atupun tolak ukur dari sesuatu hal.” Dapat disimpulkan bahwa sosiologi merupakan ilmu yang mempelajari bagaimana manusia itu berhubungan satu dengan yang lain dalam kelompoknya dan bagaimana susunan unit-unit masyarakat atau sosial di suatu wilayah serta kaitannya satu dengan yang lain. Pendidikan penjas merupakan salah satu gerbang dalam mencapai generasi muda yang trampil dan cendikiawan. B. Landasan dalam pendidikan juga perlu dipahami sehingga dalam melaksanakan pembelajaran pendidikan dapat berjalan lancar dan sesuai tujuan yang diharapkan. ”Pendidikan merupakan usaha secara sengaja dari orang dewasa untuk meningkatkan kedewasaan yang selalu diartikan sebagai kemampuan untuk bertanggung jawab terhadap segala perbuatannya.Menurut Poebakawatja dan Harahap yang dikutip oleh Sugihartono dkk (2007: 3).

Karena itu aspek sosial melekat pada individu-individu yang perlu dikembangkan dalam perjalanan hidup peserta didik agar menjadi matang. 20 Tahun 2003 yang dikutip oleh Dwi Siswoyo (2008: 19). Dalam kamus bahasa Indonesia (2008: 782 ). kepribadian. bangsa dan negara. atau tumpuan. artinya aspek tersebut telah ada sejak manusia dilahirkan. akhlak mulia. dasar. Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan. secra berguna dan bermakna. Sosial mengacu terhadap hubungan antarindividu. Landasan kependidikan berdasarkan tinjauan sosiologis adalah suatu pemikiran –pemikiran yang mendasari atau melandasi penyelengaraan pendidikan berdasarkan hubungan antarindividu dan antar sesame manusia. selaku warga Negara masyarakat. landasan kependidikan merupakan suatu pemikiran-pemikiran yang melandasi penyelengaraan pendidikan pada umunya. “Landasan adalah alas. Unsur sosial ini merupakan aspek individu secara alami. antarmasyarakat. serta ketrampilan yang diperlukan dirinya. bangsa dan Negara.” Jadi dapat disimpulakan jika landasan merupakan suatu landasan ataupun tolak ukur tentang suatu hal. Menurut Andriyani Purwastuti (2002: 1). Pengertian landasan kependidikan berdasarkan tinjuaun sosiologis Landasan mengandung arti sebagai alas. Landasan pendidikan adalah sperangkat asumsi yang dijadikan titik tolak dalam dalam rangka pendidikan. Menurut Mohammad (2002: 1). Menurut UU No. dan individu dengan masyarakat. Pembahasan Masalah 1. pendidikan pada hakikatnya adalah upaya sadar dari suatu masyarakat dan pemerintah suatu negara untuk menjamin kelangsungan hidup dan kehidupan generasi penerusnya. . bantalan.C. masyarakat. pengendalian diri. kecerdasan. Jadi landasan adalah suatu alas atau dasar pijakan dari sesuatu hal.

kerjasama antar guru-guru. Menurut Made Pidarta (1997 : 150-151) Bentuk-bentuk interaksi sosial meliputi : a. mencari kestabilan. Dasar-dasar dari proses sosial dan interaksi sosial. Interaksi sosial terjadi bila memenuhi dua syarat yaitu kontak sosial dan komunikasi. b. Kerjasama. d. Interaksi sosial Dalam proses sosial terdapat interaksi sosial yaitu suatu hubungan sosial yang dinamis. Imitasi Imitasi atau peniruan bisa bersifat positif dan bisa pula bersifat negatif. serta kondisi berimbang diantara para anggota . Kalau anak meniru orang tuanya atau gurunya berpakaian rapi. Tetapi kalau seorang anak meniru orang-orang lain meminum minuman keras. seperti yang dikutip joni dari Made Pidarta adalah: a. maka anak ini sudah mensosialisasi diri secara positif baik terhadap orang tuanya maupun terhadap gurunya. Identikasi Apabila seorang anak berusaha atau mencoba menyamakan dirinya dengan orang lain. Akomodasi adalah usaha untuk meredakan pertentangan. Sugesti Terjadi kalau seorang anak menerima atau tertarik pada pandangan atau sikap orang lain yang berwibawa atau berwewenang atau mayoritas. baik secara`sadar maupun di bawah sadar. guru-guru dengan para orang tua siswa dan sebagainya. misalnya kerjasama dalam kelompok belajar pada anakanak.2. Simpati Simpati akan terjadi manakala seseorang merasa tertarik kepada orang lain. b. Dasar-dasar dari proses sosial dan interaksi sosial Suatu proses sosial dimulai dari interaksi sosial. maka ia melakukan sosialisasi negatif. Faktor perasaan memegang peranan penting dalam simpati 3. c.

Pentingnya tinjauan sosiologis dalam pelakasanaan pendidikan jasmani Seperti kita tahu sosiologis berhubungan dengan hubungan manusia satu dengan yang lain. e. Identikasi .c. sikap dan tindakan dengan memperhatikan tujuan-tujuan bersama.dalam proses social penerapan sosiologis dalam pelaksanaan pendidikan jasmani dapat kita lihat: AQ PENGEN NGASIH CONTOHNYA DALAM KEHIDAPN NYATA MZ…………………………………. Pertikaian adalah proses sosial yang menunjukkan pertentangan atau konflik satu dengan yang lain. Sugesti Terjadi kalau seorang anak menerima atau tertarik pada pandangan atau sikap orang lain yang berwibawa atau berwewenang atau mayoritas. Dengan contoh tersebut dapat kita lihat jika ……………. Persaingan sebagai bentuk interaksi sosial yang negatif.. Asimilasi atau akulturasi ialah usaha mengurangi perbedaan pendapat antar anggota serta usaha untuk meningkatkan persatuan pikiran. “Pendidikan jasmani adalah pendidikan yang dilakukan melalui aktivitas fisik sebagai media utama untuk mencapai tujuan.” Maka dapat disimpulkan bahwa pendidikan jasmani adalah usaha dan proses yang dilakukan seseorang secara sadar dan sistematis melalui kegiatan jasmani dalam rangka memperoleh kecerdasan dan kesehtan. a. 4. dimana terjadi suatu interaksi dan terjadi suatu kejasama antarmanusia. a. Agus Kristianto (2011: 20). d. b. Dalam pendidikan jasmani faktor sosial sangat berpengaruh karena memberikan peran yang berarti. Imitasi Imitasi atau peniruan bisa bersifat positif dan bisa pula bersifat negatif. Dalam pendidikan jasmani contohnya jika seorang anak meniru pemain sepak bola idolannya untuk selalu bersikap santun dan fair play dilapangan (saat bertanding).

Yogyakarta: UNY Press.Apabila seorang anak berusaha atau mencoba menyamakan dirinya dengan orang lain. c. (2008). Surakarta: Universitas Sebelas Maret.(2000). Pendidikan Pancasila. Media. DISELESAIKAN BSK SAAT DISMG YA MZ………………. FAIR PLAY. Andriani Purwastuti. (2007). DLL…TAPI G ISO MENGUNGKAPKAN DENGAN KATA2 AQ MZ…… E. (2002). Modul Mata Kuliah Sosio-Atropologi. .KOMUNIKASI DLL LHA SIKAP YANG DITUNJUKKAN BISA DENGAN KERJASAMA.CONTONE GNI DLM PEMBELAJARAN PENJAS KAN DITUNTUT SUATU INTERAKSI. Yogyakarta: UNY Press Kamus Besar Bahasa Indonesi. Dasar-dasar Kependidikan di SD. Psikologi Pendidikan. Jakarta: GramediaPustaka Utama. Daftar Pustaka Agus Kristianto dkk. SUMBER YANG LAIN DR INTERNET YANG MADE PIDARTA………………………. Dwi Siswoyo. Jakarta: Universitas Terbuka. Yogyakarta: UNY Press. Simpati Simpati akan terjadi manakala seseorang merasa tertarik kepada orang lain. Suyata. Kesimpulan ??????????????????????????????????????/ BELUM TAK BUAT………HEHEHEHEHE INI INTINE APA JUGA KAGAK MUDENG MZ……….WONG SUMBER BUKU YANG VALID KAGAK ADA…………… AQ INTINE CM PGEN MENYAMPAIKAN JIKA LANDASAN KEPENDIDIKAN DITINJAU D SOSIOLOGIS SANGAT PENTING TERHDAP PENJAS…. Faktor perasaan memegang peranan penting dalam simpa D. Mohammad Surya.. Yogyakarta: UNY. Ilmu Pendidikan.. Sugiharto dkk. baik secara`sadar maupun di bawah sadar. (2002). dan Evaluasi Pembelajaran Guru Penjasorkes. (2011). (2008). Model.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful